Kamis, 23 Maret 2017

Aksi Simpati Peduli Patmi Digelar di Kayen

PATI – Kabar duka meninggalnya Patmi, salah satu aktivis tolak pendirian pabrik semen dalam aksi pasung kaki di depan Istana negara menuai banyak simpati. Aksi simpati itu seperti yang ditunjukkan oleh Komunitas Pemuda Pemerhati Lingkungan (KPPL) dan jaringan rumah merdeka pada Rabu(22/3) kemarin. Puluhan pemuda itu menggelar longmarch aksi simpati di tugu Pancasila yang berada tepatnya di pertigaan Kayen turut Desa Kayen, Kecamatan Kayen.
Selain melakukan aksi teatrikal para aktivis itu juga membacakan orasinya hingga menyita perhatian para pengendara yang melintas di jalan Pati-Purwodadi. Dalam aksinya itu mereka juga membawa sebuah replika bumi berukuran besar. Kemudian adapula seorang wanita yang nampak memainkan tarian dengan membawa kendi dan bibit tanaman.
Tak Sia-sia
Sejumlah spanduk berisi sejumlah tulisan seperti ”Kendeng Berduka Perjuanganmu Tak Akan Sia-Sia” dan ”Ibu Bumi Wis Maringi” turut dibawa peserta aksi. Ari Saputra, perwakilan aksi menyebut kegiatan itu sengaja digelar sebagai wujud simpati mereka akan gugurnya Kartini Kendeng, Patmi. Bagi mereka perjuangan Patmi tidak akan pernah sia-sia. ”Kami akan menggelar aksi tanda terima kasih pada Ibu Patmi.
Karena bagi kami perjuangan beliau tidak akan sia-sia. Beliau akan tetap menjadi suri teladan bagi kami generasi muda,” ujarnya kepada Suara Merdeka, kemarin. Dia juga mengatakan kegiatan tersebut sebagai langkah dukungan kepada para petani Kendeng yang melakukan aksi cor kaki di depan Istana Negara.
Mereka juga tetap tegas menyatakan menolak keras rencana pendirian pabrik semen di pegunungan Kendeng. ”Harapan kami masih tetap yakni agar pegunungan Kendeng tetap lestari dan jangan sampai ada pebarik semen di sana,” tegasnya.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/aksi-simpati-peduli-patmi-digelar-di-kayen/