Senin, 27 Maret 2017

Bupati Optimistis Raih Adipura Buana

BLORA – Tahun lalu, Blora meraih penghargaan kota bersih Adipura Buana. Tahun ini, program Adipura kembali dilaksanakan. Bahkan penilaian tahap pertama sudah dilakukan Desember 2016, sedangkan penilaian tahap kedua bakal digelar April 2017.
Mengacu tahun lalu, pengumuman sekaligus penyerahan piala Adipura dilaksanakan pada Agustus. Bupati Blora Djoko Nugroho optimistis, Blora akan kembali meraih penghargaan Adipura Buana. ’’Tahun ini, sudah banyak taman-taman yang telah selesai dibangun.
Ruas jalan di dalam kota dan trotoarnya juga sudah diperbaiki. Seharusnya Blora bisa meraih Adipura lagi jika standar penilaiannya tidak berubah atau sama seperti tahun lalu ketika Blora mendapat penghargaan Adipura Buana,’’ ujar Bupati, kemarin.
Namun Djoko Nugroho mengakui, dari 14 titik pantau Adipura, beberapa di antaranya mengalami penurunan nilai. Itu diketahui setelah diumumkannya hasil penilaian tahap pertama. Penurunan nilai paling drastis dialami Terminal Gagak Rimang.
Di penilaian tahap pertama Adipura 2017 Terminal Gagak Rimang Blora mengantongi nilai 68,47. Padahal, pada penilaian Adipura tahun sebelumnya Terminal Gagak Rimang mendapat nilai 74,82.†
Selain Terminal Gagak Rimang, penurunan nilai cukup signifikan dialami tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Temurejo.Tahun lalu, ketika Blora mendapatkan penghargaan Piala Adipura Buana, TPA mengantongi nilai 74,05.
Namun pada penilaian tahap pertama Adipura tahun ini, nilai yang diperoleh TPA Temurejo turun 71,18. ’’Titik pantau yang nilainya turun itu rata-rata karena sampah. Kebersihan dan pengelolaan sampahnya kurang bagus,’’ kata Bupati.
Dia pun meminta dinas dan instansi terkait segera melakukan pembenahan menjelang penilaian tahap kedua Adipura. Seluruh komponen masyarakat juga diharapkan turut membantu mewujudkan Blora menjadi kota bersih.
Menurut Djoko Nugroho, berbagai upaya yang dilakukan untuk mewujudkan kota bersih, sejatinya bukan semata-mata untuk meraih penghargaan Adipura, melainkan untuk mengubah perilaku masyarakat agar terbiasa hidup sehat di lingkungan yang bersih.
’’Upaya-upaya yang dilakukan untuk mewujudkan kota bersih itu agar kita menjadi lebih baik,’’katanya. Djoko Nugroho yang juga mantan komandan Kodim Rembang kemudian mengutip hadis yang menyebut kebersihan sebagian dari iman. ’’Kalau tidak mau menjaga kebersihan berarti bukan orang yang beriman,’’ tegasnya.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/bupati-optimistis-raih-adipura-buana/