Jumat, 17 Maret 2017

Dana Operasional Persiku Masih Kurang

KUDUS – Persiku Kudus yang akan mengikuti Liga 3 hingga kemarin masih terus mempersiapkan diri. Selain fisik, teknik dan strategi, persiapan lain yang dilakukan yakni terkait penggalangan dana. Ketua KONI Kabupaten Kudus, Muhammad Ridwan mengatakan, biaya satu kompetisi mencapai Rp 2,5 miliar.
”Itu biaya kompetisi di wilayah Jateng saja dan belum ke level berikutnya,” kata Rudwan. Sedangkan saat ini, biaya yang dimiliki baru mencapai Rp 800 juta. Terkait kondisi tersebut, pihaknya sejauh ini masih terus mengupayakan sumber pendanaan lainnya.
”Sepanjang tidak ada aturan yang dilanggar, kita akan upayakan,” paparnya. Meskipun demikian, pihaknya memastikan akan tetap mengikutsertakan tim di kompetisi tersebut. Satu hal yang pasti, persiapan tim masih tetap berjalan sesuai rencana.
Terus Berbenah
Menjelang dimulainya kick off Liga 3 yang diperkirakan dimulai akhir April mendatang, tim besutan Hidayat masih terus berbenah. Salah satunya, dengan menggelar serangkaian uji coba melawan PS Profotex, PS USM dan PS Unnes akhir pekan ini. Satu hal yang pasti, pihaknya tetap akan mendorong Persiku akan tetap eksis.
Sementara itu, Manajer Persiku Sutrisno menyatakan siang kemarin pihaknya menerima pemberitahuan terakhir soal atasan umur. Bila sebelumnya pemain maksimal harus U-23 saat sekarang maksimal 30 tahun. Sebelumnya, empat pemain tersebut yakni Dony Pamungkas, Irfan Fahrizal, Mayong dan Arya Fuad. Namun, dengan ketentuan baru tersebut dimungkinkan pihaknya dapat menambah lima pemain lagi yang berusia maksimal 30 tahun.
Seperti diketahui, sebenarnya banyak pemain pilar Persiku musim kompetisi sebelumnya yang usianya berada di bawah 30 tahun. Meskipun begitu, soal siapa yang akan direkrut tetap harus menunggu kedatangan pelatih kepala Hidayat yang saat ini sedang diklat.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/dana-operasional-persiku-masih-kurang/