Kamis, 30 Maret 2017

Disiapkan, Skenario Lingkar Mijen-Peganjaran

KUDUS – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus telah menyiapkan sejumlah skenario untuk menuntaskan pembangunan Jalan Lingkar Mijen-Peganjaran tahap II.
Selain appraisal tanah yang saat sekarang masih diproses, institusi tersebut juga telah mengantisipasi seandainya penyediaan lahan harus menggunakan mekanisme konsinyasi.
Namun begitu, pendekatan kepada warga dianggap sebagai upaya yang paling tepat agar penyediaan lahan untuk Jalan Lingkar Mijen- Peganjaran tahap II dapat direalisasikan tepat waktu.
Menurut Kadinas PUPR Sam’ani Intakoris, appraisal tanah di Desa Klumpit, Kecamatan Gebog sepanjang 168 meter hingga saat sekarang masih terus diproses.
Upaya tersebut dipastikan dilakukan secara independen dengan mendasarkan pada kondisi terkini di lapangan.
”Berbagai pola pendekatan dilakukan untuk dapat menuntaskan tahapan tersebut,” jelasnya. Pihaknya memang tidak terlibat dalam proses appraisal. Pasalnya, hal itu dilakukan oleh pihak independen dan tidak boleh mendapat intervensi dari pihak manapun.
Bermanfaat
Selain itu, hasil apraisal juga harus dapat dipertanggungjawabkan. ”Kami nanti hanya menyediakan dananya saja,” katanya. Bila segala sesuatunya sudah siap, proses pengadaan tanah diharapkan dapat tuntas sebelum Lebaran tahun ini.
Seandainya ternyata di lapangan dijumpai banyak kendala terkait penyediaan lahan, masih dapat menggunakan mekanisme seperti yang diatur dalam Perpres 71 Tahun 2012, yakni konsinyasi.
”Tetapi kita tetap meyakini dapat menuhtaskannya tanpa harus melalui mekanisme seperti itu,” paparnya. Salah seorang warga Kaliwungu, Faisol berharap Lingkar Mijen- Peganjaran dapat tuntas tahun ini.
Akses penghubung itu akan dapat memperpendek jarak warga yang akan berpergian dari Kaliwungu ke kawasan Kota Kudus. ”Sangat dekat ke kota bila melewati jalan lingkar tersebut,” ujarnya.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/disiapkan-skenario-lingkar-mijen-peganjaran/