Kamis, 09 Maret 2017

Gelontorkan Rp 200 Juta untuk Pengadaan Gembok Upaya Dishub Minimalisasi Parkir Liar

KUDUS-KOTA – Rencana penggembokan kendaraan yang parkir liar tidak hanya isapan jempol belaka. Sebab, Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus sudah menggarkan Rp 200 juta untuk pengadaan gembok.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus, masih banyak mobil yang diparkir di sembarang tempat, seperti di trotoar. Kondisi ini, bisa membuat kondisi tidak nyaman pejalan kaki dan pengguna jalan.

Kepala Dishub Kudus Didik Sugiharto mengatakan, pihaknya sudah menganggarkan pengadaan gembok. Hal ini untuk menertibkan parkir liar. Sebab, parkir liar masih banyak ditemukan, seperti di trotoar. ”Ini bentuk penertiban dari kami,”ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya masih melakukan pengkajian. Mulai dari jumlah personel penggembok, peralatan, hingga sistem yang akan diberlakukan.

Sementara ini, dia memastikan personel yang akan diterjunkan sudah memenuhi syarat. Bahkan, beberapa personel sudah melakukan giat keliling untuk menindaklanjuti kendaraan yang parkir liar. Namun, untuk semenatara peralatan berupa gembok belum ada.

Rencananya, Dishub Kudus akan membeli 20 hingga 30 gembok. Dengan rincian, gembok untuk motor, mobil pribadi, truk, dan tronton. ”Jadi kami bedakan sesuai ukuran. Semakin besar kendaraan, semakin besar pula gemboknya. Tentunya semakin mahal harganya,” katanya.

Terkait sistem, dia mengaku akan menggembok kendaraan yang parkir liar. Sehingga kendaraan yang sudah digembok tak dapat jalan. ”Akan kami pasang pemberitahuan penggembokan parkir liar. Jadi, pemilik kendaraan akan mendatangai kantor Dishub Kudus untuk diberi pengarahan,” ujar Didik.
Dia menambahkan, pihaknya sudah memantau beberapa kota yang telah melakukan sistem gembok ini. Di antaranya di Jakarta. Sistem ini terbukti berhasil mengurangi jumlah parkir liar. ”Beberapa kota sudah melakukannya. Kebanyakan berhasil,” ujarnya. Sebelum rencana ini dilaksanakan, dia memastikan giat penertiban masih terus dijalankan.

Sumber Berita : http://radarkudus.jawapos.com/read/2017/03/09/3324/gelontorkan-rp-200-juta-untuk-pengadaan-gembok/