Kamis, 09 Maret 2017

Kalidoro Kembali Banjir Sampah Sumbat Aliran Sungai




PATI – Untuk kali ke sekian pada Selasa (7/3) malam sebagian wilayah Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Pati Kota terendam banjir.
Sungai yang melintasi kelurahan tersebut meluap setelah wilayah hulu, Gunung Muria diguyur hujan deras. Lurah Kalidoro, Sugarwo mengatakan, air sungai melimpas setelah debitnya meningkat tajam.
Kondisi itu diperparah dengan sampah yang menyumbat saluran di bawah jembatan Kalidoro yang berada di Jalan Pemuda. Limpasan air bercampur lumpur dan sampah yang meluber ke permukiman padat itu mencapai sekitar 40 sentimeter.
Kendati banjir cepat surut, warga kerepotan membersihkan lingkungannya dari sisa lumpur dan sampah. ”Aliran Sungai Kalidoro sering tersumbat karena sampah menumpuk di bawah jembatan. Itu karena ada kabel telepon melintang.”
Ditinggikan
Menurutnya, kondisi jembatan Kalidoro yang terlalu rendah perlu ditinggikan untuk memperlancar aliran air saat debit meningkat. Dia berharap renovasi jembatan segera terealisasi untuk mengurangi dampak limpasan air Sungai Kalidoro.
”Kabarnya April jembatan akan dibongkar dan ditinggikan. Mudah-mudahan terlaksana sesuai rencana.” Sugarwo juga berharap kabel telepon yang melintang di bawah jembatan dibongkar.
Hal itu mengingat keberadaannya sangat mengganggu aliran air sungai lantaran sampah menumpuk tersangkut kabel. Setiap debit air Sungai Kalidoro naik tajam, ketersumbatan aliran selalu terjadi.
Dalam kondisi tersebut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) sering menurunkan alat berat untuk mengambil sampah yang tersangkut di jembatan dan kabel telepon.
Sebelumnya, Kabid Bina Marga DPUPR Ahmad Faisal mengatakan, jembatan Kalidoro akan dibenahi tahun ini.
Untuk pekerjaan itu dialokasikan anggaran Rp 5 miliar, dan saat ini telah proses lelang. Selain Kalidoro, pihaknya menjadwalkan perbaikan dua jembatan lain, yakni jembatan Mojoagung-Sitimulyo dan jembatan Gunungsari-Sonean.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/kalidoro-kembali-banjir/