Senin, 20 Maret 2017

Kantong Krisis Air Dihilangkan Layanan Paripurna 2018 PDAM

KUDUS – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kudus memastikan tidak akan ada lagi kantong-kantong krisis air bersih seperti beberapa tahun silam. Melalui upaya komprehensif, sejak 2015 jaringan air bersih sudah menjangkau semua kawasan di Kudus.
”Saat ini, kami mengejar target layanan paripurna 2018,” kata Direktur PDAM, Achmadi Safa, kemarin. Dikatakan, proses panjang hingga menuju kondisi seperti sekarang merupakan penerjemahan instruksi Bupati Musthofa untuk memberikan pelayanan prima kepada publik.
Ditambahkannya, ketersediaan kebutuhan dasar itu secara signifikan mendukung pertumbuhan perekonomian 5 persen yang sudah diproyeksikan sebelumnya. ”Tidak ada lagi kawasan yang mengalami krisis air bersih saat kemarau.”
Saat ini, selain keterjangkauan jaringan sudah 100 persen, pihaknya akan mengejar target kualitas, kontinuitas, dan ketersediaan air bersih secara paripurna pada 2018 atau lebih cepat dari target pemerintah pusat pada 2019.
Beberapa wilayah yang sebelumnya menjadi zona krisis air bersih setiap musim kemarau seperti Kudus bagian selatan, timur dan barat, saat ini sudah tidak lagi.
Reservoir
Langkah terbaru dilakukan PDAM dengan memastikan wilayah Kudus bagian selatan seperti Desa Medini, Kutuk, Lambangan dan Glagahwaru, Kecamatan Undaan yang sebelumnya hanya terlayani 10-12 jam, sekarang sudah 24 jam.
Namun dia mengakui masih mempunyai pekerjaan rumah untuk mengondisikan hal serupa di Desa Sidomulyo, Kecamatan Jekulo dan Kaliwungu serta Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu. ”Pelanggan kami yang saat ini berjumlah 43 ribu terlayani dengan baik.”

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/kantong-krisis-air-dihilangkan/