Kamis, 30 Maret 2017

Kendaraan Berat Dikeluhkan Hilir Mudik di Jalan Desa

REMBANG – Sebagian warga Desa Kasreman Kecamatan Kota Rembang mengeluhkan adanya hilir-mudik kendaraan berat pengangkut material proses pembangunan pabrik PT Malindo Feedmill Tbk, di wilayah setempat.
Pasalnya, hilir-mudik kendaraan berat untuk pembangunan pabrik berbendera Malaysia itu diyakini menjadi penyebab rusaknya beberapa titik jalan desa yang hanya terlapisi aspal biasa. Sebab, truk-truk tersebut masuk dari akses utama jalan yang melintasi permukiman penduduk.
Seorang warga Rt 5 Rw 2 Desa Kasreman, Muhamad Anwar mengatakan, kerusakan jalan merupakan salah satu dampak negatif dari rencana keberadaan pabrik ayam tersebut. Oleh karena itu ia berharap agar Pemerintah Desa Kasreman bisa menjadi fasilitator untuk penyelesaian persoalan ini.
Melalui Utara
”Kalau dampak positifnya, tentu ada harapan perubahan tingkat ekonomi warga setelah adanya pabrik. Untuk mengatasi masalah ini, perlu ada fasilitator dari Pemerintah Desa Kasreman,” terang dia. Syarifudin warga lainnya berujar, setelah adanya hilirmudik kendaraan berat, beberapa titik jalan di desanya rusak.
Selain itu, polusi udara di desanya saat ini kerap terjadi setelah adanya aktivitas kendaraan berat menuju pabrik. Ia juga menyebut, sebagian warga, terutama kalangan ibuibu juga khawatir atas keselamatan anak-anak mereka saat bermain di jalan.
Sebab, intensitas hilir-mudik kendaraan berat menuju pabrik cukup tinggi. Sebelumnya, Kades Kasreman Karyono mengakui, akibat banyaknya truk masuk ke jalan desa warga yang tinggal di tepi jalan banyak yang terdampak polusi.
Sebagai solusi, ia berencana untuk mengarahkan truk menuju pabrik agar bisa masuk melalui utara atau jalur pantura. ”Selama ini, truk masuk lewat gapura Desa Kasreman, sehingga melewati permukiman warga.
Setelah ada perbaikan gorong-gorong yang menghubungkan Desa Punjulharjo dan Kasreman selesai, kami akan mengarahkan truk lewat sana,” tandasnya.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/kendaraan-berat-dikeluhkan/