Jumat, 24 Maret 2017

Menteri Perhubungan Bakal Beli Kapal Buatan Juwana Senilai Rp 200 Miliar

Pati – Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi rencananya akan membeli seratus kapal buatan Juwana senilai Rp 2 miliar per kapal. Hal itu dikatakan Budi, usai mengunjungi lokasi galangan kapal di Desa Bumirejo, Juwana, Pati, Kamis (23/3/2017). Rencananya, kapal-kapal di bawah 50 gross tonage (GT) itu akan digunakan untuk distribusi logistik, transportasi laut dan berbagai keperluan maritim lainnya di kawasan kepulauan terpencil di Indonesia. Karena itu, kapal-kapal yang akan dipesan Kementerian Perhubungan tidak dilengkapi alat tangkap ikan.
“Kompetisi industri perkapalan di dunia sangat ketat.Kalau dibiarkan, perajin kapal tradisional akan tersingkir. Hal itu yang membuat kami memutuskan untuk membeli kapal buatan dalam negeri. Saya kira, kapal asal Juwana punya kualitas yang tidak kalah bagusnya dengan kapal buatan luar negeri,” ujar Budi kepada MuriaNewsCom.
Lasdi, pemilik galangan kapal asal Bajomulyo, Juwana menuturkan, badan kapal sebetulnya harganya berkisar antara Rp 300 juta sampai Rp 350 juta. Namun, harga itu belum termasuk kelengkapan dan aksesori lainnya.
“Kalau pesannya badan kapal saja, harganya segitu. Tapi kalau pesannya kapal sudah siap digunakan, tentu lebih mahal karena kami harus memesan peralatan dan kelengkapan kapal,” ucap Lasdi.
Sementara itu, Bupati Pati Haryanto mengungkapkan, pemesanan kapal dari Kementerian Perhubungan tersebut ikut membuat para perajin kapal di Juwana menjadi lebih produktif. Produksi kapal di Juwana diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Pati.
“Kami berharap Pati juga mendapatkan bantuan kapal transportasi barang antarpulau. bila ada bantuan, distribusi produksi dari Pati bisa lebih cepat diantar dan lebih efisien,” harap Haryanto.

Sumber Berita : http://www.murianews.com/2017/03/23/110613/menteri-perhubungan-bakal-beli-kapal-buatan-juwana-senilai-rp-200-miliar.html