Minggu, 12 Maret 2017

Panjat Tebing Kudus Jaga Kualitas

KUDUS – Penampilan atlet panjat tebing Kudus di ajang kompetisi panjat dinding tingkat nasional ”Aldakawanaseta Climbing Competition (ACC) III” di Universitas Dian Nuswantoro Semarang, Jumat-Senin (3-6/3) masih kurang optimal.
Meski demikian, para atlet masih mampu menjaga kualitas penampilan dengan baik kendati harus puas di posisi 15 besar.
Ketua Federasi Olahraga Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kudus, Yoyok Supriyanto usai kejuaraan kemarin menjelaskan, saat mengikuti kompetisi tersebut, dua atlet yang dikirim yakni Gressia dan Syaebudiluhur Budiarti dalam kondisi kurang begitu fit.
”Hanya saja penampilan mereka cukup optimal untuk menyelesaikan kejuaraan di level Jateng tersebut,” kata Yoyok.
Di ajang tersebut, pemanjat Kudus mengikuti dua nomor, yakni lead umum putri dan lead pelajar putri. ”Gressia turun di nomor lead umum putri berada di urutan sepuluh dan Syaeluhur berada di urutan sebelas.
Sedangkan di nomor lead pelajar putri Gressia di urutan sebelas dan Syaeluhur di urutan sembilan,” ujarnya. Dikatakan Yoyok, kompetisi tersebut menjadi ajang perdana yang diikuti tahun ini.
Baginya, pencapaian tersebut cukup bagus karena mereka masih bisa menjaga kualitas penampilan. ”Meski saat bertanding Syaeluhur mengalami gangguan kesehatan, sehingga staminanya kurang baik,” terangnya.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/panjat-tebing-kudus-jaga-kualitas/