Minggu, 19 Maret 2017

Pergantian Komisi Temui Jalan Buntu

KUDUS – Perombakan (rolling) susunan komisi dan alat kelengkapan lainnya di DPRD Kudus kembali menemui jalan buntu.
Pemicunya, belum semua fraksi di DPRD Kudus menyetor namanama anggota yang akan ditempatkan di tiap komisi. DPRD Kudus sedianya menggelar rapat paripurna untuk membahas pergantian komisi, Jumat (17/3). Namun, agenda tersebut batal digelar.
Ketua DPRD Kudus, Masan membenarkan bahwa belum semua fraksi menyetor komposisi anggota di setiap komisi. ”Alasannya banyak, ada yang sudah membuat surat tapi belum diteken pimpinan fraksi.
Ada yang karena pimpinan fraksinya sedang umrah, dan faktor-faktor lain. Karena itu rencana perombakan kami tunda,î katanya. Masan enggan merinci fraksi mana saja yang belum menyetor nama-nama tersebut.
Hanya, wakil rakyat asal PDI Perjuangan itu mengaku terus berkomunikasi dengan semua pimpinan fraksi. Ia belum bisa memastikan kapan perombakan akan digelar. ìTergantung setiap fraksi.
Jika bisa cepat, tentunya rolling akan segera dilaksanakan.” Sesuai ketentuan tata tertib anggota DPRD Kudus, perombakan susunan empat komisi dan alat kelengkapan seperti Badan Kehormatan (BK) dan Badan Legislasi (Banleg) dilaksanakan setelah dua tahun enam bulan.
Masan membantah jika saat ini pimpinan DPRD telah melanggar tatib karena belum merombak susunan komisi dan alat kelengkapan DPRD Kudus. ìBatas waktu dua setegah tahun masih berlaku hingga akhir bulan ini.”
Dua Kubu
Sementara itu, penundaan perombakan komposisi komisi dan alat kelengkapan itu diduga kuat akibat belum finalnya pembagian jatah kursi pimpinan komisi untuk fraksi-fraksi DPRD.
Belakangan santer beredar kabar munculnya dua paket pimpinan komisi yang diusun sejumlah fraksi di DPRD Kudus.
Masan membantah munculnya dua paket pimpinan komisi yang dimunculkan sejumlah fraksi DPRD Kudus menjadi pemicu ditundanya perombakan.
Menurut dia, penundaan itu hal yang wajar karena fraksi tentunya ingin memiliki komposisi terbaik dalam pendistribusian anggotanya di setiap komisi.
ìDinamika politik seperti ini masih wajar.” Sejumlah ketua fraksi enggan mengomentari ditundanya rapat paripurna kemarin.
Ketua Fraksi Nasdem Superiyanto menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan DPRD. Ketua Fraksi Hanura Demokrat (FHD) Sadiyanto juga enggan angkat bicara seputar persoalan tersebut.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/pergantian-komisi-temui-jalan-buntu/