Jumat, 10 Maret 2017

Permintaan Pendirian Pangkalan Elpiji Meningkat

KUDUS - Banyak pihak yang berminat untuk memiliki pangkalan elpiji di Kudus. Bahkan saat ini sudah ada beberapa permintaan dari masyarakat untuk memiliki pangkalan. Hanya saja tidak semuanya dikabulkan oleh sejumlah agen elpiji di Kudus, utamanya yang memasok elpiji subsidi tiga kilogram. Kepala Dinas Perdagangan Kudus, Sudiharti saat ditemui kemarin menjelaskan, memang sampai saat ini peminta untuk menjadi pangkalan elpiji tiga kilogram masih banyak.
“Bahkan ada yang masuk dalam daftar tunggu,” katanya. Hanya saja, rekomendasi untuk menjadi pangkalan tidak di Dinas Perdagangan, dan pihaknya hanya memiliki wewenang melakukan pengawasan pada sejumlah pangkalan yang tersebar di wilayah Kabupaten Kudus.
“Kemudian siapa yang menunjuk menjadi pangkalan yakni para agen, dan di Kudus ada delapan agen yakni dua di wilayah Kecamatan Jati, Kecamatan Kota dua agen, Kecamatan Gebog satu, dan Kecamatan Kaliwungu tiga agen,” paparnya. Mekanismenya, warga yang ingin mendirikan pangkalan elpiji bisa menghubungi salah satu agen. “Hanya saja, apakah kuotanya masih mencukupi untuk menjadi pangkalan elpiji tiga kilogram,” jelasnya.
Jenis Baru
Pihaknya tidak menyebutkan secara rinci berapa batasan kuota saat ini, mengingat harga elpiji tiga kilogram disubsidi oleh pemerintah, sehingga cukup ketat pengawasan terhadap pangkalan. “Dan pangakalan pun harus menjual sesuai dengan harga pemerintah dan tidak boleh melebihi,dan saat ini jumlah pangkalah di Kudus sekitar 800 lebih pangkalan,” terangnya.
Namun sebagai alternatifnya apabila sulit menjadi pangkalan elpiji tiga kilogram, warga bisa menjadi pangkalan elpiji bright 5,5 kilogram. “Hanya saja harganya belum bersubsidi,” katanya.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/permintaan-pendirian-pangkalan-elpiji-meningkat/