Rabu, 08 Maret 2017

PKL Taman Hutan Kota Diimbau Patuhi Jam Berjualan







PATI – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Tata Ruang (TR), Suharyono meminta kepada para PKL yang berjualan di Taman Hutan Kota meremajakan tenda yang digunakan untuk berjualan. Selain tampak lusuh, aturan berjualan nampaknya kerap diabaikan oleh PKL.
Suharyo juga berharap, instansi yang memiliki wewenang melakukan pembinaan terhadap PKL segera bertindak mencari solusi terbaik. Paling tidak para PKL itu diajak bicara, bagaimana caranya mengganti tendatenda yang sudah usang dan tak layak tersebut.
Dirinya mengambil contoh keberhasilan dalam melakukan pembinaan terhadap PKL di depan halaman Stadion Joyokusumo.
Para PKL di sana membongkar semua tenda yang telah usang dan waktu berjualan sore hari bisa dipenuhi. Setelah selesai berjualan, mereka memindahkan tendanya dari lokasi. “Tetapi untuk PKL di Taman Hutan Kota mengapa tidak bisa,” kata Suharyo.
PKL di Taman Hutan Kota Pati selama ini dinilai berlaku seenaknya. Selain lusuh, sehabis berjualan perlengkapan ditinggalkan begitu saja di lokasi.
Jam berjualan yang sudah menjadi kesepakatan, yaitu mulai pukul 16.00 pun diabaikan. Padahal, katanya lagi, semua PKL yang mengambil tempat berjualan di pinggir jalan raya yang merupakan fasilitas publik semua bisa memenuhi ketentuan tersebut. Seperti di Alun-alun Simpanglima, misalnya.
Jumlah mereka ratusan belum yang di pinggir ruas jalan lainnya dalam Kota Pati semua mematuhi jam mulai berjualan.
Akan tetapi PKL di Taman Hutan Kota, justri sebaliknya dan bahkan selalu berjualan pada pagi hingga sore hari. Pihaknya menghimbau pihak yang berkompeten melakukan pembinaan ikut memikirkan solusi terbaik.
Untuk penggantian tenda yang sudah tidak layak misalnya, bisa diberikan bantuan atau dengan cara lain seperti membeli tapi pembayarannya diangsur.
“Para PKL juga harus mematuhi jam berjualan yang telah ditentukan yakni mulai 16.00.” ucapnya. 

Sumber Berita :  http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/pkl-taman-hutan-kota-diimbau-patuhi-jam-berjualan/