Senin, 27 Maret 2017

Produksi Genting Terkendala Cuaca

BLORA – Produksi genting press di sentra genting Desa Balong, Kecamatan Jepon Blora terkendala cuaca. Sebab, cuaca yang sering hujan menganggu pengeringan dan membutuhkan waktu yang cukup lama dari pada biasanya.
’’Beberapa hari ini belum membuat, karena sering hujan. Jadi, hanya membuat sedikit,’’ujar Damin, salah seorang perajin genting pres di Dusun Wuni Desa Balong Kecamatan Jepon.
Dirinya lebih memilih menghentikan sementara produksinya, lantaran pesanan genting juga belum begitu banyak.
Dalam bisnis genting, dirinya sudah memiliki pemesan sendiri. Pemesan lebih banyak berasal dari Kabupaten Blora sendiri.
Perajin genting lainnya, Muhammad Fauzi, mengaku saat musim hujan seperti sekarang ini justru mendapat pesanan yang cukup banyak. Akibatnya, produksinya tidak bisa cepat sehingga pemesan harus antre. Sebab, waktu pembuatannya menjadi molor lantaran genting tidak cepat kering.
Lelaki yang sudah lebih dari 20 tahun menggeluti bisnis genting ini mengaku, mendapat pesanan dari luar Kabupaten Blora, seperti Jatirogo (Tuban), Bojonegoro, serta Lamongan.
Dengan begitu, saat ini banyak yang ngantre. ’’Biasanya cepat kering lalu di bakar, kini karena cuaca yang sering hujan jadi molor pengirimannya,’’ ujar M Fauzi.
Bagi pengiriman luar daerah, Fauzi menerapkan harga berbeda, seperti di Lamongan dan Bojonegoro harganya berkisar Rp 1,1 juta- Rp 1,2 juta untuk 1.000 biji. Sementara, pembeli dari Blora harganya lebih murah, Rp 950 ribu/1.000 biji. ’’Kalau diambil sendiri malah lebih murah,’’ katanya.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/produksi-genting-terkendala-cuaca/