Jumat, 24 Maret 2017

PUAPPercepat Ketahanan Pangan

KUDUS – Program bantuan Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) dinilai sangat bermanfaat. Kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan pendapatan petani. Salah satu target menekan angka kemiskinan dan pengangguran.
Menurut Camat Dawe Kudus, Eko Budi Santoso, meningkatnya kesejahteraan rumah tangga petani, sekaligus menjadi support tercapainya percepatan ketahanan pangan. Program tersebut pada masa mendatang diharapkan dioptimalkan. ‘’Dari 18 gapoktan di daerah kami, terdapat satu dua atau sekitar 10 persen gapoktan yang masih perlu mendapatkan penanganan khusus.’’ Di Kabupatem Kudus, saat ini terdapat 113 gapoktan di delapan kecamatan di luar Kecamatan Kota.
Dana yang diterima masingmasing Rp 100 juta dan digulirkan ke anggota melalui koperasi. Namun belum seluruh koperasi gapoktan mampu mengelola program secara maksimal. Program PUAP gapoktan sudah berjalan sejak 2007. Bantuan PUAP tidak dapat dilakukan seenaknya, karena sudah ada pedoman pengelolaannya. Pihaknya terus melakukan evaluasi setiap enam bulan.
Sebanyak 90 persen Gapoktan di Dawe sudah mampu mengelola bantuan dengan baik. Dia tidak membantah jika terdapat sejumlah petani anggota yang tidak tertib dalam pengembalian pinjaman dana PUAP. Namun kondisi itu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, dan harus segera diperbaiki ‘’Sebagian besar koperasi gapoktan sangat bagus. Dana yang digulirkan mampu dimanfaatkan dengan baik.’’
Gelar RAT
Tahun 2017 ini, delapan koperasi gapoktan di Dawe telah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT) untuk mempertanggungjawabkan bantuan. RATselalu dihadiri dinas terkait dan pihak kecamatan. Adapun 10 gapoktan lain akan menggelar RAT paling lambat April nanti.
Pengelolaan modal PUAP telah dimanfaatkan petani anggota, antara lain untuk penanaman padi, jagung, kencur, serta agribisnis buah- buahan, budi daya jamur, produksi hasil pertanian seperti pembuatan ceriping ketela, dan juga untuk jual beli hasil bumi. ‘’Pengelolaan dana PUAP harus dipertanggungjawabkan.’’

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/puappercepat-ketahanan-pangan/