Kamis, 16 Maret 2017

Ratusan Kepala Keluarga Kebanjiran

BLORA - Hujan deras menguyur sebagian wilayah Kabupaten Blora. Hujan yang hampir 10 jam itu merendam sejumlah desa. Yakni, Desa Sumber, Mojorembum, Medalem, Kecamatan Kradenan Blora. Warga yang menjadi korban banjir mencapai ratusan kepala keluarga (KK).
Sekretaris Desa (Sekdes) Sumber Kradenan Abdul Haris mengaku, banjir akibat curah hujan tinggi. Namun, air itu berangsur surut. “Ada 300 KK, mulai Dukuh Wates, Sumber, Tambak, Kalirejo, dan Jompong. Sekarang sudah surut,” ucapnya kemarin.
Haris menambahkan, penyebab banjir ini akibat drainase atau saluran air yang menyempit akibat pembangunan rel kereta api. Setelah tiga jam usai hujan, air turun. “Ketinggian air sempat mencapai 75 sentimeter,” terangnya.
Saat kejadian, semua aparat Kecamatan Kradenan turun tangan, mulai camat, danramil, polsek, BPBD, dan lainnya. mereka ikut membantu warga sekitar agar banjir cepat surut.
“Semuanya bekerja sama menggerakan warga untuk siaga banjir. Selain itu, pihak kepolisian berjaga-jaga dan mengimbau agar tidak terjadi pencurian atau penjarahan harta benda milik warga,”imbuhnya.
Menurutnya, tiap kali hujan deras kawasan tersebut terjadi banjir. Sehingga mereka tidak kaget dan bisa mengantisipasinya.”Tidak ada korban jiwa dan harta benda, kerusakan tanaman masih dalam pendataan,”pungkasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kudus, banjir juga terjadi di Jalan Ngareng hingga pertigaan Kapur Tulis, Jalan Cepu-Randublatung, Gang Trikarya Kelurahan Balun, dan kompleks Muhammadiyah hingga menggenangi PKU Muhammadiyah. Bahkan, sebagian pasien dievakuasi.
Selain itu, banjir terjadi di Desa Wadung dan Ningalan, Desa Kelompok Kecamatan Kedungtuban dengan ketinggian air 20-50 sentimeter. Kecamatan Randublatung terjadi di wilayah Desa Bapangan.

Sumber Berita : http://radarkudus.jawapos.com/read/2017/03/15/3359/ratusan-kepala-keluarga-kebanjiran/