Jumat, 17 Maret 2017

Redesain Jembatan Gunakan Skala Prioritas

KUDUS - Sehubungan dengan wacana yang digulirkan soal redesain di sejumlah jembatan yang dinilai menjadi biang penyebab limpasan air saat hujan deras turun di beberapa titik desa di Kabupaten Kudus tampaknya tidak semudah membalikan telapak tangan.
Pasalnya sebelum dilakukan kegiatan tersebut banyak hal yang harus dilakukan, seperti melakukan verifikasi jembatan terkait dengan status kepemilikan, serta sampai seberapa penting jembatan dilakukan redesain.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kudus, Sam’ani Intakoris saat ditemui kemarin menjelaskan, memang pihaknya telah mendengar hal tersebut, namun sampai dengan dari ini belum ada rencana ke arah redesain jembatan. ”Memang beberapa waktu lali sejumlah jembatan disebut-sebut menjadi biang terjadinya limpasan air sungai, sehingga menyebabkan munculnya genangan. Hanya saja rencana redesain tahun ini belum ada,” paparnya.
Di sisi lain ini juga berkaitan dengan kekuatan anggaran yang ada, sebab konsentrasi peningkatan infrastruktur publik tidak hanya berfokus pada jembatan saja, melainkan infrstruktur lainnya juga masih butuh perhatian. ”Pada prinsipnya kami utamakan skala prioritas dulu, mana yang lebih penting,” terangnya.
Skenario Lain Terkait dengan upaya lain apabila redesain jembatan tidak bisa direalisasikan, Sam’ani menjelaskan pihaknya akan melakukan skenario lainnya yang sekiranya tidak menjadi kendala, baik dari segi anggaran atau mengganggu mekanisme lainnya. ”Masih ada mekanisme lainnya tanpa harus meredesain jemnatan supaya tidak menyebabkan limpasan air ketika debit air sungai meningkat,” terangnya.
Sedangkan cara sederhana yang bisa ditempuh dengan melibatkan masyarakat,yakni dilakuakn kerja baktgi secara serempak yang bisa dijadwalkan setiap akhir pekan. ”Itu akan lebih efektif, karena dengan demikian masyarakat akan mempunyai rasa memiliki jembatan,” katanya.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/redesain-jembatan-gunakan-skala-prioritas/