Senin, 20 Maret 2017

Segera Dilelang, Tunggu Desain Ulang Proyek Jalan Tol Semarang-Demak

SEMARANG- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebutkan, anggaran yang dialokasikan Pemerintah Pusat untuk proyek pembangunan tol Semarang-Demak mencapai Rp 9 triliun.
Dia juga mengatakan, proyek jalan tol Semarang-Demak segera ditenderkan. ”Mudah-mudahan tahun ini bisa ditenderkan,” katanya, baru-baru ini. Anggaran Rp 9 triliun yang diinvestasikan itu tidak hanya mencakup jalan tol, tetapi juga proyek yang berkaitan. ”Rp 9 triliun itu juga untuk mengatasi juga rob di Sayung, Kabupaten Demak,” ujar Basuki.
Mengenai pengerjaan fisik jalur tol Semarang-Demak, Basuki menegaskan jika pada tahun ini bisa dilakukan lelang sampai pembebasan lahan, pada 2018 bisa dimulai pengerjaan fisik proyek jalur tol tersebut. Terkait perubahan sehingga memiliki dua fungsi, Pemerintah Pusat akan mendesain ulang jalan tol tersebut.
Ganti Jalur
”Kementerian PUPR mengganti jalur Tol Semarang-Demak sehingga nanti dilewatkan di pinggir laut,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, baru-baru ini.
Ganjar menjelaskan, dengan pembangunan dengan posisi di tepi laut, maka jalan tol Semarang-Demak akan menjadi sabuk pantai guna membendung limpasan air laut atau rob. Menurutnya, keputusan mendesain ulang jalur itu lebih baik. ”Mudah-mudahan ini bisa segera dikerjakan karena (pengerjaan) butuh waktu dua hingga tiga tahun,” ujar politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.
Proyek pembangunan Tol Semarang- Demak direncanakan membutuhkan luasan lahan sekitar 1.887.000 meter persegi yang akan dibagi menjadi dua seksi, yakni Seksi I Kota Semarang dan Seksi II Kabupaten Demak. Di Seksi I Kota Semarang, meliputi Kecamatan Genuk, yang berada di sejumlah kelurahan, seperti Kelurahan Trimulyo, Terboyo Wetan, dan Terboyo Kulon. Sementara untuk Seksi II Kabupaten Demak akan melintasi empat kecamatan, yakni Kecamatan Sayung, Karangtengah, Wonosalam, dan Demak Kota dengan total panjang jalan tol diperkirakan mencapai 24 kilometer.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/segera-dilelang-tunggu-desain-ulang/