Kamis, 30 Maret 2017

Terancam Tak Beroperasi, Paguyuban Bentor Pati Datangi Kantor SHEEP

Pati – Belasan orang dari paguyuban becak motor (bentor) Pati Kota mendatangi Kantor Yayasan SHEEP Area Jawa Tengah di Perumahan Wijayakusuma, Pati, Rabu (29/3/2017). Mereka meminta pertimbangan atas larangan penggunaan bentor di wilayah Pati. Surono, penarik bentor asal Kutoharjo, Pati mengaku akan kehilangan pekerjaan dengan munculnya spanduk larangan penggunaan bentor yang dilakukan Satlantas Polres Pati. Pasalnya, dia bekerja menarik bentor setiap harinya.
“Kalau dilarang, kasihan anak-anak, karena setiap hari saya bekerja menarik bentor. Kalau dilarang tidak bisa narik lagi. Narik bentor satu-satunya pekerjaan yang bisa saya lakukan,” ungkap Surono.
Bahkan, hasil dari narik bentor digunakan untuk membiayai anak-anaknya sekolah. Karena itu, dia bersama penarik bentor yang merasa satu nasib mencoba mengonsultasikan persoalan tersebut kepada Yayasan SHEEP.
Staf Yayasan SHEEP Husaini menuturkan, penarik bentor memang kalah dari aspek hukum, kerena penggunaan bentor dilarang undang-undang. Hanya saja, dia akan ikut memperjuangkan nasib penarik bentor lantaran menyangkut kemanusiaan.
“Dari aspek hukum memang jelas menyalahi aturan. Namun, ini bicara soal kemanusiaan. Bentor sudah dijadikan sarana untuk bekerja sehari-hari, menghidupi anak dan istri, bahkan menyekolahkan anak-anaknya,” ucap Husaini.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari mengatakan, larangan penggunaan mentor menjadi bagian dari penegakan hukum dari UU. Ditanya soal kemanusiaan, AKP Ikrar justru sudah memperhatikan aspek kemanusiaan dengan memberikan sosialisasi sebelum melakukan penegakan.
“Sosialisasi itu bagian dari kemanusiaan. Kami tidak langsung melakukan penegakan, tapi memberikan sosialisasi terlebih dahulu biar mereka paham bahwa bentor melanggar UU. Penegakan kami lakukan pada akhir April 2017 mendatang,” tandas AKP Ikrar.


Sumber Berita : http://www.murianews.com/2017/03/29/110979/terancam-tak-beroperasi-paguyuban-bentor-pati-datangi-kantor-sheep.html