Kamis, 20 April 2017

Jalan Lingkar Selatan Kudus Dibeton Rawan Rusak Saat Musim Hujan

KUDUS-Jalan Lingkar Selatan yang digunakan sebagai jalur alternatif Kudus-Jepara mulai dari perempatan Kencing-Jetak, tahun ini akan dibenahi.
Sekitar 2.000 meter ruas mulai dari Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati-Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu yang setiap tahun rawan rusak akan dibeton. Berdasarkan pantauan Suara Merdeka, Rabu (19/4), sejak awal Januari-Maret terdapat banyak sekali lubang jalan di kawasan tersebut. Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sudah beberapa kali melakukan penambalan.’
Perencanaan
’Saat ini memang masih ada beberapa lubang,’’ kata seorang pengendara asal Kecamatan Bae, Dony Setiawan. Menurutnya, Jalan Lingkar Selatan termasuk akses alternatif dari Kudus ke Jepara, terutama untuk pengguna dari arah selatan Kota Keretek yang menghindari kepadatan di sekitar Kaliwungu.
Setiap tahun terutama ketika musim penghujan, biasanya jalan beraspal di tempat tersebut banyak yang berlubang. ‘’Lubang akan membahayakan pengguna jalan terutama saat malam hari,’’tandasnya. Terkait perbaikan, menurut Kadinas PUPR Sam’ani Intakoris, proses perbaikan Jalan Lingkar Selatan saat ini baru memasuki tahapan perencanaan.
Diperkirakan, sekitar Agustus pembangunan fisik akan dimulai. Pembangunan menggunakan dana Bantuan Gubernur (Bangub) Jawa Tengah senilai Rp 10 miliar. ‘’Dapat dikatakan setelah pembetonan dilakukan, kondisi jalan dapat dikatakan mantap,’’ jelasnya.
Dikatakan demikian, karena sejumlah titik yang berpotensi rusak saat musim penghujan sepenuhnya sudah dibeton. Pembetonan sebelumnya sudah dilakukan di sisi timur maupun barat. ‘’Beberapa titik lainnya masih cukup baik kondisinya,’’ tandasnya.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/jalan-lingkar-selatan-kudus-dibeton/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar