Rabu, 05 April 2017

Rp 478 juta Dana APBD Kabupaten Untuk TMMD Sengkuyung Tahap I

PATI-Dana APBD Kabupaten Pati sejumlah Rp 478 juta rencananya akan dialokasikan untuk kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)  Sengkuyung Tahap I Tahun 2017 di Desa Sumberagung Kecamatan Jaken dan Desa Sumur Kecamatan Cluwak. Selain dari APBD Kabupaten, kegiatan yang akan berlangsung 5 April hingga 4 Mei 2017 ini juga berhasil menghimpun dana swadaya masyarakaat sebesar masing-masing Rp 30 juta dari Desa Sumberagung dan Rp 25 Juta di Desa Sumur.
“Itu belum termasuk Dana APBD Provinsi sebesar Rp 130 juta yang akan digunakan untuk pembangunan sasaran fisik di Desa Sumur”, terang Mujima, Pasiter Kodim 0718/Pati usai menyampaikan laporannya kepada Bupati Pati Haryanto pada acara Pembukaan TMMD Sengkuyung I di Desa Sumberagung Kecamatan Jaken, Rabu (5/4). Kegiatan yang secara resmi dibuka oleh Bupati Pati Haryanto ini dihadiri pula oleh Pangdam Dandim 0718/ Pati, Muspida Plus dan para tamu undangan lainnya.
Secara simbolis, pembukaan ditandai dengan penyerahan alat kerja berupa cangkul dan sekop dan dilanjutkan dengan pemukulan kentongan yang dilakukan oleh Bupati Pati Haryanto.
Haryanto mengatakan bahwa TMMD Sengkuyung I Tahun 2017 merupakan salah satu cara merawat kebersamaan dan semangat gotong royong karena TMMD melibatkan TNI, Kepolisian, Linmas, dan masyarakat.
"Pembangunan ini melibatkan semua unsur sebagai wujud gotong royong," imbuhnya. Dengan dukungan 98 personel Kodim 0718 Pati bersinergi dengan warga desa, dengan sasaran kegiatan yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu sasaran fisik dan non fisik.
Sasaran fisik di Desa Sumberagung antara lain berupa pengaspalan jalan desa sepanjang 1.900 meter dengan lebar jalan 3 meter. Selain itu, juga ada tiga sasaran tambahan yang meliputi rehap rumah tidak layak huni sebanyak tiga unit, pembuatan talud jalan ukuran 100 x 0,8 x 0,3 meter, serta pembuatan tugu monument TMMD. 
Untuk Desa Sumur, sasaran fisiknya berupa pengaspalan jalan desa ukuran 2.375 x 2,3 meter. Sementara itu, untuk sasaran non-fisik, lanjut Mujima, program yang akan dilaksanakan di kedua desa antara lain pelayanan KB dan pengobatan gratis, workshop cara hidup sehat, teknologi tepat guna, dan budidaya ikan kolam. “Direncanakan ada pula penyuluhan pertanian, sertifikasi tanah,akte, serta e-KTP”,ungkap Mujima.  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar