Rabu, 05 April 2017

TPA Dilengkapi Bak Pengolah Limbah Ideal Se-Eks Karesidenan Pati

PATI – Tempat pembuangan akhir (TPA) sampah baru dengan model sanitary landfill di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Pati, disebut-sebut paling ideal, setidak-tidaknya di Eks Karesidenan Pati.
Pasalnya, TPA tersebut dilengkapi empat unit bak instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang cukup representatif sehingga sisa air pembuangan benar-benar sudah bersih.
Staf ekanan pemenang tender proyek bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, Didik mengatakan hal itu kemarin.
Menurutnya, dengan cara seperti itu, air buangan dari TPA tersebut tidak mencemari lingkungan. Dinding dan dasar lubang tempat menimbun sampah juga dijamin tidak bocor.
”Selain kami beri pelapis dari geotekstil, di bawahnya masih diberi peresapan.” Hanya ia mengakui sampai saat ini mobilisasi pelaksanaan pekerjaan di lapangan belum maksimal.
Sebab belum seluruh alat berat, baik ekskavator maupun buldoser tiba di lokasi. Tetapi pihaknya tidak mau kehilangan waktu, sehingga satu unit ekskavator yang sudah datang Jumat (31/3) dimanfaatkan untuk pembuatan lubang fondasi IPAL. Sekaligus untuk membersihkan lahan calon lokasi proyek.
Dengan ditunjang empat unit bak IPAL, kata dia, pengaliran air sisa pembusukan sampah atau licit harus melalui satu pipa berukuran besar yang terpasang di dasar lubang. ”Pipa tersebut akan menerima aliran limbah cair yang harus masuk ke bak penampung utama.”
Setelah melalui proses pengolahan, air hasil pengolahan dialirkan ke bak kedua, lalu ketiga, dan terakhir ke bak keempat dalam keadaan air sudah bersih. Air dari bak keempat bisa dimanfaatkan warga di hilir untuk bercocok tanam.
Mengacu pengalaman sebelumnya, saat pihaknya menggarap pekerjaan yang sama di Pemalang, Cilacap, dan Bawen (Kabupaten Semarang), pengolahan limbah dari pembusukan sampah benar-benar maksimal.
Lokasi lubang penimbunan justru di lahan yang tidak terlalu sulit untuk mobilisasi alat berat. Kemiringan lahan juga dinilai tepat karena sisi depan dan belakang ada perbedaan cukup siginifikan.
Hanya pada dinding luar tanggul bagian belakang harus dipasang talut penahan dari batu kali. Soal berapa ketinggian talut penahan, dikatakan hal itu bergantung tinggi dan rendahnya masing-masing tanggul mengingat ada perbedaan tekanan beban.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/tpa-dilengkapi-bak-pengolah-limbah/



Tidak ada komentar:

Posting Komentar