Rabu, 31 Mei 2017

Alur Kali Juwana Kembali Dangkal

PATI – Alur Kali Juwana kali pertama dikeruk tahun 2010. Saat ini kondisinya saat ini kembali mengalami pendangkalan, dan bahkan kian parah. Indikasi tersebut bisa dilihat dengan jelas pada setiap hilir jembatan, atau pada setiap bertemunya anak kali yang berhulu baik di kawasan Lereng Muria maupun Pegunungan Kendeng Utara.
Kasi Bina Manfaat Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Sumarto, mengatakan, selama ini upaya pengerukan lumpur di kawasan hilir Kali Juwana tak bisa mencapai lebar yang maksimal.
Padahal, kata dia, secara teknis yang paling tepat, lebih baik alur kali itu dibuat lebar, dan tidak perlu terlalu dalam. Apalagi, upaya mengeruk endapanlumpur di kawasan muara alur kali tersebut juga tak pernah terlaksana.
Munculnya banyak permasalahan tersebut, antara lain adanya sikap warga di sepanjang pinggir kali yang tak bisa kooperatif, serta campur tangannya pihak lain yang dinilai tidak proporsional. Dampaknya, pendangkalan akibat tingginya tingkat sedimentasi pun tak bisa dihindari.
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali- Juwana belum bisa dipastikan kapan mengalokasikan lagi anggaran untuk normalisasi alur Kali Juwana. Kondisi ini menjadi merugikan warga, karena normalisasi tidak bisa berkelanjutan meskipun sudah tujuh tahun berlalu.
Upaya memperbaharui desain untuk proyek tersebut memang pernah ada, termasuk melanjutkan rencana pembangunan bendung kembang-kembis di alur kali itu. “Rencana semula penempatan bendung di alur Kali Juwana yang masuk wilayah Dukuh Guyangan, Desa Purworejo, Kecamatan Kota Pati,” ujar Sumarto.  

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/alur-kali-juwana-kembali-dangkal/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar