Jumat, 26 Mei 2017

Area Parkir Bus Peziarah Diminta Dipertahankan Proyek Rest Area Makam Sunan Muria

KUDUS- Warga Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus menolak rencana pembangunan rest area di kawasan wisata religi makam Sunan Muria andai menggusur areal parkir bus peziarah.
Tokoh pemuda Colo, Sofil Fuad Pranyoto mengatakan, pemindahan terminal bus peziarah akan mematikan ekonomi masyarakat desa tersebut. ”Kami setuju bila proyek rest area tetap mempertahankan areal parkir bus. Jika dengan proyek itu parkir bus peziarah dipindah, kami akan tegas menolak,” katanya, Kamis (25/5).
Pemindahan area parkir bus dikhawatirkan membuat kunjungan peziarah ke makam Sunan Muria berkurang. Pasalnya, peziarah menghitung biaya dan waktu yang dihabiskan untuk mengunjungi objek wisata religi tersebut. Sebelumnya sempat muncul kabar pemindahan area parkir bus peziarah makam Sunan Muria. Alternatif pertama, dijadikan satu dengan terminal wisata di Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu.
Angkutan Wisata
Peziarah yang hendak ke Colo, akan diangkut dengan angkutan wisata yang ukurannya lebih kecil. Alternatif kedua, dipindah ke Desa Kajar, Kecamatan Dawe. Namun rencana kedua itu hingga kini belum ada kepastian. Pasalnya, hingga kini belum disetujui anggaran untuk membangun terminal wisata baru tersebut.
ìBeberapa waktu lalu sudah ada simulasi parkir bus, dengan menempatkan tong di tempat tiang penyangga rest area. Hasilnya para sopir bus tetap bisa memarkir bus dengan mudah.” Pemkab Kudus tahun ini mengucurkan dana Rp 23 miliar untuk pembangunan rest area di kawasa wisata religi itu.
Fasilitas berbentuk seperti pasar modern itu juga untuk menampung ratusan pedagang. Selain membangun deretan kios untuk pedagang di kawasan wisata, di bagian bawah akan dibangun lahan parkir untuk bus pariwisata. Hampir mirip konsep pembangunan Pasar Piji Kecamatan Dawe.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Sudiharti mengatakan, proyek pembangunan rest area Colo akan tetap dikerjakan. ìKami sudah mendengar masukan dari masyarakat. Proyek ini diharapkan makin menghidupkan kegiatan ekonomi di desa itu.”  

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/area-parkir-bus-peziarah-diminta-dipertahankan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar