Senin, 29 Mei 2017

Dua Gudang Timbun Ratusan Ton Gula Pemiliknya Diduga Terkait Penemuan di Kendal

BLORA – Tim Satgas Mafia Pangan Polda Jateng berhasil menemukan ratusan ton gula yang ditimbun di dua gudang terpisah di Blora.
Timbunan gula pertama ada di gudang milik Abdul Chilil, Desa Berbak, Kecamatan Ngawen, Blora. Adapun gudang kedua milik Slamet, di Dusun Brengus, Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran.
Timbunan gula yang ada di dua gudang tersebut, Minggu (28/5) langsung dicek oleh Direskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Akbar Abriari Lukas didampingi Kapolres Blora AKBP Surisman dan Dandim 0721/Blora Letkol Inf Susilo.
Di gudang yang ada di Desa Berbak Ngawen ditemukan gula 133 ton gula kristal putih dengan merek yang tertera di karung Gendhis. Diduga gula itu milik LK yang merupakan tersangka yang sama pada penemuan 35 ton gula di Kendal.
”Hari ini kami periksa dan sekaligus dipasang police line, temuan sebenarnya pada Kamis (25/5-Red) yang dilakukan oleh Tim Satgas Mafia dan Satreskrim Polres Blora,” ujar Kombes Pol Akbar Abriari Lukas.
Tidak Berlogo
Sementara di gudang yag ada di Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran ditemukan 1.107 ton gula kristal putih dengan merek yang sama yang diduga juga milik LK.
Menurutnya, kasus tersebut saat dini masih dilakukan pendalaman, adapun untuk pemilik gula LK juga masih dalam penyelidikan termasuk pabrik gula yang di Cipiring Kendal.
Mengenai kondisi gula, apakah sudah kadaluwarsa atau tidak, nanti akan dilakukan uji laboratorium oleh dinas terkait.
Selain itu, dalam karung gula tersebut juga tidak ada logo SNI. ìUntuk sementara barang bukti gula dalam penanganan pihak kepolisian, adapun untuk pengawasan dilakukan oleh pihak Polsek Kunduran dan Polsek Ngawen,î tandasnya.
Sementara itu Kapolres Blora AKBP Surisman mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan secara intensif terhadap temuan tersebut. ìIni peringatan bagi yang menimbun bahan pangan, akan kami tindak tegas,î kata AKBP Surisman.
Sementara itu, Direktur Operasional PT Gendhis Multi Manis-Bulog, Saldi Aldryn menjelaskan, gula di dua gudang itu bukan milik PT GMM-Bulog. ”Sejak giling perdana 1 Mei lalu, GMM-Bulog belum pernah jual sebutir pun gula, kami akan jelaskan soal ini pada Polda,” kata Saldi Aldryn. 

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/dua-gudang-timbun-ratusan-ton-gula/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar