Jumat, 12 Mei 2017

Ini Alasan Bright Gas Kurang Diminati

PATI-KOTA – Tabung elpiji bright gas yang diluncurkan Perseroan Terbatas (PT) Pertamina pada 2016, sampai saat ini masih kurang diminati masyarakat. Bahkan diwilayah pelosok seperti di Desa Suwatu, Tlogowungu, tabung lima setengah kilo ini amat jarang dibeli.
Sebagian besar masyarakat masih banyak yang belum memahami peruntukan tabung bright gas dengan tabung berwarna pink tersebut. Selain itu, dibanding dengan gas elpiji tiga kilogram, harga bright gas terbilang mahal, hingga membuat sebagian masyarakat enggan untuk membelinya.
Hal tersebut dibenarkan oleh pemilik agen Elpiji, Kalim. Sampai saat ini tabung bright gas masih kurang diminati masyarakat sekitar. “Jika saya dikasih pilihan tabung bright gas  dan tabung 12 kilogram, menurut saya tabung bright gas ini yang kurang laku bahkan warga sekitar belum banyak yang tahu,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebenarnya masuknya tabung bright gas tersebut diperuntukkan bagi masyarakat golongan menengah keatas. Tapi hal ini tidak dapat menjamin masyarakat golongan tersebut tidak membeli tabung gas 3 kilogram. Sebab pengawasan terhadap konsumen sulit dilakukan.
Sementara itu Muntamah salah satu warga mengatakan, dirinya tetap memilih tabung gas 3 kilogram dengan alasan lebih ekonomis. “Saya baru tahu ada gas warna pink yang dijual. Tapi saya pernah tanya harganya ternyata mahal. Ya saya lebih memilih gas tiga kilogram saja,” ujarnya. 

Sumber Berita : https://www.patikab.go.id/v2/id/2017/05/12/ini-alasan-bright-gas-kurang-diminati/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar