Selasa, 02 Mei 2017

Promosi Pacu Industri Pariwisata

KUDUS – Kegiatan promosi yang diselenggarakan oleh berbagai pihak diyakini mampu meningkatkan industri pariwisata daerah.
 Seperti diungkapkan Kabid Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Sri Wahyuningsih, promosi selama ini jadi cara efektif untuk mengenalkan pariwisata daerah.
Dampaknya, kata dia, industri terkait yang masuk dalam pariwisata secara tidak langsung ikut terangkat. ‘’Promosi yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun asosiasi dan kelompok tertentu, mampu meingkatkan industri pariwisata,’’ kata dia, kemarin.
Industri pariwisata, lanjut dia, terdiri atas dari banyak pelaku, mulai dari UMKM penyedia jajanan, oleh-oleh, suvenir, hingga biro perjalanan.
Lebih luas lagi, kegiatan promosi pariwisata bisa turut meningkatkan perekonomian masyarakat. Kegiatan promosi yang cukup efektif di antaranya seperti yang dilakukan oleh Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (Asppi) Jateng melalui Jawa Tengah Travel Mart (JTTM).
Terkenal
Potensi pariwisata yang tidak terkenal sekalipun bisa menjadi destinasi wisata menarik dan terkenal, seperti desa wisata Loram Kulon yang terkenal dengan budaya dan kerajinannya.
‘’Wisata Kudus yang sudah terkenal adalah Menara Kudus dan makan Sunan Muria. Tapi banyak yang belum terkenal dan perlu pengenalan makanya promosi sangat penting.’’
Pelaku pariwisata oleholeh jenang Kudus, M Kirom mengatakan, pariwisata merupakan bagian penting pada pemasaran produk oleh-oleh.
Semakin tinggi suatu wilayah di kunjungi maka kebutuhan oleh-oleh akan makin banyak. Di sinilah peluang industri oleh-oleh untuk memasarkan produknya. ‘’Seperti di Kudus, jenang adalah salah satu ikon dari makanan khas Kudus dan Indonesia.’’ 

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/promosi-pacu-industri-pariwisata/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar