Jumat, 02 Juni 2017

Goa Pancur Jadi Pilihan Ngabuburit

PATI-KAYEN – Menunggu buka puasa, paling asyik di tempat-tempat yang memiliki pemandangan bagus dan nyaman untuk santai. Di Kayen, warga setempat memilih menunggu waktu berbuka di obyek wisata Goa Pancur Dukuh Gasong, Desa Jimbaran.
Keindahan alam pegunungan yang masih alami dengan udara sejuk menjadi kenikmatan tersendiri dalam menunggu berbuka puasa. Hal ini, sekaligus melestarikan keberadaan wisata yang ada di sekitarnya.
”Lokasi Goa Pancur itu berjarak dua kilometer dari Makam Syekh Jangkung, tepatnya sebelah selatan Desa Jimbaran. Lokasi itu dikelola oleh pemuda Dukuh Gasong Desa Jimbaran,” terang pengunjung, Suntoyo.
Ia menambahkan, wisata ini dimanfaatkan pengunjung untuk ngabuburit. Utamanya para pemuda yang datang bersama kekasih atau temannya. Biasanya pengunjung datang setelah Ashar sampai menunggu waktu berbuka puasa. ”Namun untuk awal Puasa ini, jumlah pengunjung hanya puluhan orang. Biasanya akan naik kembali saat mendekati Lebaran,” jelasnya.
Tak hanya itu, pengunjung juga ada yang mengambil air di gua. Yakni dengan meletakkan botol di bawah stalagtit. Sebab, air tetesan dari stalagtit itu dipercaya bersih dan memiliki kasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. ”Biasanya orang dari luar desa. Seingat saya orang dari Kudus atau Demak,” paparnya.
Dari informasinya, air tersebut diyakini mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Oleh karena itu, ramai pengunjung yang berasal dari luar daerah yang mengambil air di tempat tersebut. Terlebih bertepatan dengan momen Ramadan, yang dipercaya akan semakin berkah.

Sumber Berita : https://www.patikab.go.id/v2/id/2017/05/31/goa-pancur-jadi-pilihan-ngabuburit/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar