Kamis, 22 Juni 2017

Layanan Kawin Suntik Ternak Sapi Capai 300 Ekor per Hari

BLORA – Antusiasme peternak sapi di Blora untuk mengikutsertakan sapinya dalam program nasional Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) sangat tinggi. Rata-rata jumlah sapi yang mendapatkan inseminasi buatan (IB) dalam program tersebut 300 hinga 400 ekor per hari.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Blora Wahyu Agustini menyebut pada bulan Ramadan ini antusiasme peternak sapi itu tidak surut.
ëíPada bulan puasa ini petugas kami setiap hari turun ke desa-desa baik untuk melakukan identifikasi ataupun penyuntikan IB,íí ujarnya, kemarin.
Dalam waktu tiga bulan pelaksanaan Upsus Siwab, Maret hingga Mei, jumlah sapi akseptor yang telah mendapatkan IB 36.212 ekor atau 38,8 persen dari target jumlah sapi akseptor 79.432 ekor.
ëíKami menargetkan pada Oktober, sapi-sapi yang memenuhi kriteria telah mengikuti IB semua.” Upsus Siwab merupakan program nasional untuk meningkatkan populasi sapi di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan IB gratis.
Hanya, kata Wahyu Agustini, tidak semua sapi betina dewasa bisa mengikuti IB gratis. Selain dalam kondisi sehat dan tidak mengalami gangguan reproduksi, sapi yang akan mengikuti IB hendaknya dalam kondisi birahi.
Sehingga besar kemungkinan sapi tersebut bisa bunting. ëíKarena itulah petugas kami terlebih dahulu melakukan identifikasi di lapangan terhadap sapi-sapi yang ada di desa-desa sebelum melakukan IB,íí kata dia, yang mantan kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH).
Dalam identifikasi tersebut, petugas mendata sekaligus memeriksa sapi yang dipelihara warga. Dalam pemeriksaan itulah akan diketahui kondisi sapi yang memenuhi kriteria mendapatkan pelayanan kawin suntik gratis. Sapi yang telah diidentifikasi selanjutnya diberi tanda.
ëíKawin suntik gratis diberikan kepada sapi indukan yang tidak mengalami gangguan reproduksi.” Setelah dilakukan identifikasi dan sapi betina itu dinyatakan memenuhi kriteria mengikuti IB, para petani diharapkan mengamati sapi tersebut.
Jika mengetahui ada tanda-tanda birahi, segera dilaporkan kepada petugas. Kalaupun saat dilakukan identifikasi tenyata sapinya menunjukan tanda-tanda birahi, saat itu juga dilakukan IB.
Berdasarkan data yang dihimpun ciriciri sapi betina dalam kondisi birahi (estrus) di antaranya gelisah, sering bersuara keras, suka menaiki dan dinaiki sesamanya, vulva bengkak berwarna merah dan bila diraba terasa hangat. Dari vulva tersebut keluar lendir yang bening dan tidak berwarna.
Para pemilik sapi di Blora diminta segera melapor kepada petugas inseminator jika mengetahui sapi yang dipeliharanya sedang dalam masa birahi.
ëíSetelah mendapatkan laporan, petugas kami akan memberikan IB kepada sapi tersebut. IB diberikan dalam kondisi cuaca tidak panas, idealnya pada pagi atau sore hari.” Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam program Upsus Siwab, Blora mendapatkan kuota sebanyak 79.432 ekor sapi indukan wajib bunting.
Melalui program tersebut, pemerintah menggratiskan biaya kawin sutik atau IB satu hingga dua kali. Pemerintah pun menyediakan semen beku sapi yang dibagikan ke daerah-daerah untuk melaksanakan Upsus Siwab. Upsus Siwab dilaksanakan hingga akhir tahun ini.  

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/layanan-kawin-suntik-ternak-sapi-capai-300-ekor-per-hari/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar