Kamis, 22 Juni 2017

Lima Kawasan Rawan Kecelakaan Diwaspadai Di Pantura Timur Kudus

KUDUS – Peningkatan arus mudik di pantura timur Kudus-Pati hingga Rabu (21/6) makin tersasa. Meskipun begitu, secara umum arus lalu lintas di jalan utama Semarang-Surabaya terpantau masih lancar.
”Namun pemudik diharapkan mewaspadai daerah rawan kecelakaan lalu lintas,” kata Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, melalui Kasatlantas AKP Eko Rubiyanto, kemarin.
Dikatakan, kawasan rawan kecelakaan lalu lintas yakni Jalan Kudus-Pati Ngembalrejo, Jalan Kudus-Pati Klaling, Jalan Jenderal Soedirman, Desa Rendeng, dan Jalan R Agil Kusumadya, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati.
Selain itu, Jalan Kudus- Jepara di Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu. ”Pemudik kami minta lebih meningkatkan kewaspadaan saat melintas di tempat tersebut.”
Salah satu pemicu terjadinya kecelakaan di kawasan tersebut selain kepadatan arus lalu lintas, juga aktivitas warga. Pengguna jala akan menghadapi banyaknya warga yang menyeberang dari satu sisi ke sisi lain.
Waspada
Wilayah lain yang selama ini juga sering terjadi kecelakaan yakni lingkar tenggara, Payaman, Kecamatan Mejobo. Di Payaman misalnya, tikungan cukup tajam. Warga lokal tentu sudah menguasai medan.
Namun warga pendatang disarankan mewaspadai beberapa tikungan. Sebelumnya, lampu penerangan jalan di tempat tersebut rusak. Namun saat ini sudah diperbaiki. ”Beberapa kali terjadi kecelakaan di tempat tersebut.”
Adapun di Gondoharum, risiko terjadinya kecelakaan disebbakan oleh minimnya lampu penerangan jalan. Di tempat tersebut juga terdapat jembatan dengan jurangnya cukup dalam. Selain peningkatan kehati-hatian, Satlantas mengimbau pemudik untuk menjaga stamina.
Bila merasa capai dan bahkan mengantuk diharapkan berhenti untuk beristirahat sejenak. Kesiapan kendaraan juga menjadi hal yang tidak boleh dikesampingkan. ”Perlu juga mencermati kondisi jalur yang dilewati dan mewaspadai perubahan kondisi cuaca selama perjalanan.” 


Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/lima-kawasan-rawan-kecelakaan-diwaspadai/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar