Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Umar memberi pesan khusus kepada pengurus Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI). Menag menegaskan bahwa syiar Islam harus mampu menghadirkan pengaruh positif dalam kehidupan sosial, mulai dari membentuk karakter umat hingga memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk.
Hal tersebut disampaikan Menag saat menerima jajaran pengurus DMDI di kantor pusat Kementerian Agama Jakarta. Pertemuan ini membahas sejumlah agenda penguatan syiar Islam dan pelestarian budaya, termasuk rencana penyelenggaraan MTQ Internasional DMDI dan Festival Bedug Nusantara. Menurut
Menag, keberadaan organisasi keagamaan harus mampu memberikan dampak nyata dalam kehidupan masyarakat, tidak berhenti pada simbol atau kegiatan seremonial semata. “Keberadaan DMDI harus memberi pengaruh yang baik bagi umat Islam, mulai dari penguatan ketaatan terhadap ajaran agama hingga membentuk karakter yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Menag, Kamis (7/5/2026).
Ia menambahkan, Indonesia membutuhkan pendekatan dakwah yang menyejukkan dan mampu menjaga harmoni sosial. Karena itu, penyebarluasan moderasi beragama perlu terus diperkuat di berbagai lapisan masyarakat.
“Kita perlu terus menyebarluaskan paham moderasi beragama di seluruh Indonesia. Islam harus hadir sebagai rahmat yang menjaga persaudaraan, keseimbangan, dan kedamaian,” lanjutnya.
Menag juga menekankan bahwa nilai Islam tidak hanya berhenti pada aspek ritual dan spiritualitas pribadi, tetapi juga harus tercermin dalam kehidupan sosial yang harmonis. “Dalam Islam ada dua hal yang harus berjalan seiring, yaitu penghayatan dan keselarasan. Kesalehan tidak cukup hanya secara pribadi, tetapi juga harus menghadirkan hubungan sosial yang baik dan penuh empati,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, DMDI menyampaikan bahwa organisasinya terbuka bagi seluruh umat Islam tanpa terbatas pada identitas kemelayuan. Berbagai kegiatan sosial yang dijalankan juga melibatkan masyarakat lintas agama sebagai bagian dari penguatan nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
Selain agenda keagamaan dan budaya, DMDI juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di berbagai daerah sebagai bentuk kontribusi terhadap penguatan harmoni sosial dan kerukunan umat beragama.







