Cari Blog Ini

Senin, 23 September 2019

Jadwal Pertandingan Shopee Liga 1, Senin 23 September 2019

Jakarta - Empat pertandingan seru bakal tersaji pada pekan ke-20 Shopee Liga 1 2019, Senin (23/9/2019). Persipura Jayapura akan kembali menjamu tim lawan di Sidoarjo dalam laga lanjutan Shopee Liga 1 2019. Ini menjadi kali kedua bagi tim Mutiara Hitam menggelar laga kandang di Kota Udang sepanjang musim ini.

Pada Senin (23/9/2019), Persipura Jayapura bakal meladeni tantangan Persib Bandung di Stadion Gelora Delta. Selain itu, pertandingan pekan ke-20 itu akan dimainkan tanpa penonton.
Sementara itu, misi keluar dari zona degradasi diusung oleh Persija Jakarta dan Barito Putera menyusul pertemuan kedua tim pada pekan ke-20 Shopee Liga 1 2019. Pertandingan tersebut bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (23/9/2019).
Kedua tim saat ini masih berada di zona merah. Persija Jakarta menempati peringkat ke-16 dengan 17 poin dari 17 laga. Adapun, Barito Putera satu strip di bawahnya setelah meraup 16 poin dari 19 pertandingan.
Misi yang sama juga diusung oleh Semen Padang. Semen Padang ingin menjadikan duel kontra PSM Makassar sebagai momen untuk memperbaiki peringkat di klasemen sementara Liga 1.
Sementara, Tira Persikabo, ingin kembali ke jalur positif saat meladeni tim tuan rumah, Badak Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.

Jadwal Pertandingan : 

Persipura Jayapura Vs Persib Bandung
Stadion Gelora Delta, Sidoarjo
Pukul 15.30 WIB
Live delay Indosiar

Persija Jakarta Vs Barito Putera
Stadion Utama Gelora Bung Karno
Pukul 15.30 WIB
Live Indosiar
Streaming Vidio Premier (berbayar)

Semen Padang Vs PSM Makassar
Stadion H. Agus Salim
Pukul 15.30 WIB
Live streaming Vidio

Badak Lampung Vs Tira Persikabo
Stadion Sumpah Pemuda
Pukul 18.30 WIB
Live streaming Vidio


Sumber : https://www.bola.com/indonesia/read/4068741/jadwal-pertandingan-shopee-liga-1-senin-23-september-2019

Untuk jadwal lengkap Shopee Liga 1 2019, silakan ke halaman berikutnya.


Baca Terusannya »»  

Tiba di New York, Wapres Jusuf Kalla Hadiri Sidang Umum PBB ke-74

Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mewakili Presiden Joko Widodo memimpin delegasi Indonesia pada sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-74, di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS), yang akan dibuka Selasa (24/9) waktu setempat. Rombongan Wapres Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla telah tiba di Hotel Westin New York, Grand Cetral, tempatnya menginap selama berada di New York, Sabtu (21/9) malam pukul 20.20 waktu setempat. Kedatangan Wapres didambut oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Menkominfo Rudiantara, Menteri ESDM Ignasius Jonan, dan Duta Besar RI untuk AS Mahendra Siregar. Sidang Umum PBB yang bertajuk “Galvanizing Multilateral Effort for Poverty, Eradication, Quality Education, Climate Action and Inclusion” itu diikuti oleh 193 negara anggota PBB, dan dihadiri 100 Kepala Negara, 3 Wakil Presiden, 47 Perdana Menteri, 36 Menteri, dan 36 Menteri serta 2 Chairman of Delegation. Menlu Retno Marsudi dalam keterangannya kepada wartawan di Kantor Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Amerika Serikat, Minggu (22/8) waktu setempat menyampaikan, jumlah pertemuan yang akan dilakukan oleh Wapres yang teragendakan sampai sekarang sekitar 25. “Termasuk di antaranya menghadiri undangan jamuan santap malam dari Presiden AS, Donald Trump, di Latte New York Hotel,” jelas Menlu.

Sumber: https://setkab.go.id/tiba-di-new-york-wapres-jusuf-kalla-hadiri-sidang-umum-pbb-ke-74/
Baca Terusannya »»  

Dialog Lintas Agama di Papua Hasilkan 13 Rekomendasi

Jayapura (Kemenag) --- Dialog Lintas Agama dengan tema Pemeliharaan dan Penguatan Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Papua menghasilkan 13 rumusan rekomendasi. Dialog yang digelar Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag ini berlangsung di Kota Jayapura, 20-22 September 2019.
Hadir, para tokoh agama yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se Provinsi Papua dan Papua Barat. Mereka mendiskusikan beragam permasalahan dan alternatif penyelesaian konflik terkait kerukunan umat beragama.


Ragam permasalahan meliputi, deteksi dini potensi konflik antar umat beragama, deteksi dini paham radikal dan politisasi agama, strategi FKUB dalam pemecahan konflik, serta strategi FKUB dalam pemecahan intoleransi dan aliran keagamaan masyarakat yang menyimpang.
Dialog lintas agama ini menghadirkan narasumber yakni, Pendeta Zadrak selaku Sekretaris FKUB Papua Barat, Kapolda Papua, Kepala PKUB Kemenag, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Papua serta sejumlah para Kakankemenag.
Dari diskusi dan sidang pleno yang dibagi kedalam empat komisi tersebut, dihasilkan sejumlah alternatif penyelesaian yang selanjutnya menjadi rumusan dan rekomendasi. Rumusan itu dibacakan oleh Kepala PKUB Nifasri pada penutupan dialog, Sabtu (21/09) malam.

Rekomendasi ini nantinya akan disampaikan kepada kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah dan FKUB.

Berikut 13 rekomendasi yang dihasilkan dalam Dialog Lintas Agama dengan tema Pemeliharaan dan Penguatan Kerukunan Umat Beragama di Provinsi Papua: 

1. Potensi konflik tindakan kriminal dengan penyelesaian lewat pembinaan agama masyarakat dan pendekatan adat.
2. Potensi konflik radikalisme dengan solusi membangun dan mengembangkan Moderasi Beragama serta toleransi antar umat beragama di Papua.
3. Terjadinya kesalahpahaman yang berpotensi timbulnya konflik antar agama, (solusi) melalui pendekatan dialog tokoh agama, tokoh adat, tokoh msyarakat, pemerintah pusat dan daerah.
4. Munculnya aliran yang menyimpang, (solusi)  lewat pembuatan regulasi untuk pembinaan dan penindakan.
5. Pendirian rumah ibadah yang tidak sesuai ketentuan, (solusi) dengan sosialisasi PBM No 9 dan 8 tahun 2006.
6. Intoleran, dengan solusi memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan masyarakat tentang dokrin dan ritual keagamaan.
7. Materi dakwah dan khotbah yang (provokatif), (solusi) perlu dilakukan sosialisasi tentang regulasi materi dakwah.
8. Penyebaran informasi yang berpotensi timbulnya konflik melalui media sosial, (solusi) dengan melakukan sosialisasi dan klarifikasi pemberitaan media sosial.
9. Kesenjangan ekonomi, ketidakadilan, dan diskriminasi penegakan hukum, (solusi) dengan penyelesaian kebijakan ekonomi yang berpihak pada masyarakat dan penegakan hkum secara adil.
10. Penyakit Sosial
11. Politisasi Agama untuk kepentingan kelompok, dengan solusi rumah ibadah tidak boleh digunakan untuk kepentingan politik.
12. Pembangunan Gedung Sekretariat Bersama FKUB
13 Kurangnya perhatian pemerintah daerah dalam alokasi anggaran FKUB, dengan solusi perlu adanya peneribitan peraturan presiden tentang pemberdayaan dan pangalokasian dana hibah untuk FKUB. 



Sumber : https://kemenag.go.id/berita/read/511630/dialog-lintas-agama-di-papua-hasilkan-13-rekomendasi
Baca Terusannya »»  

Serangan siber personal KPU jadi tantangan Pilkada 2020


Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi Pemilihan Umum RI Arief Budiman mengingatkan serangan siber terhadap personal penyelenggara pemilu akan menjadi tantangan baru di pemilihan umum kepala daerah 2020.
​​​​
"Serangan siber pada pemilu mulai banyak sejak 2014, 2014 serangan itu banyak menuju KPU sedangkan yang bersifat personal itu sedikit sekali," kata Arief Budiman pada kegiatan Konsolidasi Nasional KPU 2019 dan peluncuran Pilkada 2020, di Jakarta, Senin.

Kemudian, tren serangan siber itu berubah pada Pemilu 2019, sebagian besar dari lebih 5.000 serangan yang tercatat ditujukan kepada personal penyelenggara KPU.


"Ini yang perlu kita waspadai pada Pilkada 2020, ada perubahan kultur dalam aktivitas penyelenggaraan pemilu kita, dan cara merespon pemilu pada era teknologi informasi ini," kata dia.

Arief Budiman meminta penyelenggara daerah agar siap menghadapi potensi serangan siber tersebut selama tahapan penyelenggaraan Pilkada 2020 berlangsung.

Setidaknya kata dia ada tiga cara menangkal serangan siber khususnya yang menyerang KPU dengan informasi hoaks, yakni dengan meningkatkan transparansi, akurasi dan kecepatan.

"Transparansi harus didukung oleh teknologi informasi dan kecepatan informasi itu sampai ke publik, semakin cepat semakin efektif menekan hoaks," ujarnya.

KPU pada 21-24 September 2019 menggelar kegiatan Konsolidasi Nasional untuk mematangkan persiapan penyelenggaraan, dan peluncuran secara resmi tahapan Pilkada serentak 2020.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/1075950/serangan-siber-personal-kpu-jadi-tantangan-pilkada-2020
Baca Terusannya »»  

Mendagri nyatakan anggaran Pilkada 2020 cukup tercukupi


Jakarta (ANTARA) - Menteri dalam negeri Tjahjo Kumolo saat menghadiri peluncuran Pemilihan umum kepala daerah serentak 2020 mengatakan anggaran biaya Pilkada itu cukup dan tercukupi.

"Mengenai anggaran sudah kita koordinasikan di 270 daerah, intinya cukup tercukupi walaupun masih ada yang belum tandatangani NPHD," kata Tjahjo Kumolo di Jakarta, Senin.

Secara prinsip anggaran tersebut kata dia sudah dipersiapkan oleh daerah yang menyelenggarakan Pilkada serentak, semuanya sudah masuk dalam revisi APBD 2020.

"Belum tandatangani tinggal masalah harga dan kompromi saja, tinggal ada sejumlah daerah yang jumlah anggarannya sedang dibicarakan dengan KPU," ungkap dia.


Kemendagri, kata dia terus berkomunikasi dengan kepala daerah yang belum menemui titik temu dengan KPU daerah soal jumlah anggaran yang harus disiapkan untuk Pilkada 2020.

"Tiap hari kita telepon kepala daerah agar naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) bisa selesai tepat waktu, dan teman-teman KPU di daerah tidak merasa kesulitan, tidak merasa terganggu," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum RI Arief Budiman mengingatkan Pemilihan kepala daerah 2020 jangan sampai terganggu jika terjadi keterlambatan penandatanganan NPHD untuk anggaran Pilkada.

"Tahapan pemilu kepala daerahnya tidak boleh terganggu atau terhalangi kalau tanggal 1 Oktober itu belum bisa ditandatangani," kata Arief Budiman.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/1075998/mendagri-nyatakan-anggaran-pilkada-2020-cukup-tercukupi
Baca Terusannya »»  

Sekjen Kominfo: Aplikasi Kosmo Kominfo Permudah Pekerjaan

Jakarta, Kominfo - Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rosarita Niken Widiastuti mengharapkan peluncuran aplikasi Kosmo Kominfo dapat mempermudah pekerjaan. Menurut Sekjen Kementerian Kominfo melalui Kosmo Kominfo, aplikasi internal Kementerian Kominfo yang tadinya membutuhkan perangkat tablet atau komputer saat ini lebih nyaman dan mudah diakses menggunakan ponsel pintar.

"Dengan adanya Kosmo Kominfo ini tentunya akan mempermudah kita dalam bekerja," kata Sekjen Niken dalam acara Bimbingan Teknis Aplikasi E-Government di Hotel Harris Vertu, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019).

Sekjen Kementerian Kominfo mengupas beberapa fitur aplikasi yang diluncurkan, yaitu Kosmo (Kominfo Mobile), Helpdesk Mamayanti, dan modul Cuti APIK. Menurut Sekjen Niken, dengan adanya modul cuti, maka PNS Kominfo dapat dengan mudah mengecek sisa cuti tahunannya tanpa harus mengecek secara manual kepada Biro Kepegawaian dan Organisasi.

Sementara, melalui Helpdesk Mamayanti, Sekjen Kementerian Kominfo berharap laporan komplain terhadap pelayanan di kantor Kominfo dapat diketahui proses tindak lanjutnya. "Jadi di Mamayanti ini kalau ada laporan di situ ada notifikasi, sampai di mana laporannya itu, apakah sudah selesai ditindaklanjuti atau belum, jadi tidak hanya sekadar laporan tapi ada notifikasi memastikan bahwa laporan tersebut benar-benar sudah ditindaklanjuti," ujarnya.

Selain itu, Sekjen Niken juga menyoroti pentingnya aplikasi e-SKP yang nantinya akan dijadikan dasar untuk memberikan tunjangan kinerja dinamis. Menurutnya, dengan sistem tunjangan kinerja dinamis ini, PNS yang bekerja lebih keras akan mendapatkan tambahan tunjangan kinerja. "Dengan adanya tunkin dinamis yang sekarang sedang kita godok ini, nanti tunkin itu akan bertambah sendiri kalau kita bekerja lebih," jelasnya.

Sekjen Kementerian Kominfo menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras ASN di Pusat Data dan Sarana Informatika (PDSI) Kementerian Kominfo yang telah bekerja keras mengembangkan berbagai aplikasi internal Kominfo. Bahkan, ia berharap agar aplikasi-aplikasi ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh kementerian atau lembaga lain sejalan dengan posisi Kementerian Kominfo sebagai leading sector bidang teknologi informasi dan komunikasi.

"Jangan sampai anggaran tiap-tiap kementerian punya anggaran untuk membuat aplikasi padahal leading sector-nya itu di Kominfo," tegasnya.

Senada dengan Sekjen Niken, Kepala Bidang Sistem dan Data, Pusat Data dan Sarana Informatika, Yessi Arnaz Ferari menceritakan pengalamannya ketika bertemu dengan pegawai kementerian dan lembaga lain.  Kebanyakan mereka menganggap Kementerian Kominfo adalah kementerian yang terdepan di bidang IT.

Peluncuran aplikasi ini, menurut Yessi Arnaz, merupakan bagian dari sosialisasikan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Kementerian Kominfo. Oleh karena itu, PDSI melaksanakan akselerasi implementasi e-Government di lingkungan Kementerian Kominfo melalui pembangunan atau pengembangan aplikasi layanan terintegrasi.
Dalam kesempatan itu, Yessi juga mengungkapkan kebanggaan kepada ASN di PDSI yang telah berhasil mengembangkan berbagai aplikasi secara mandiri tanpa menggunakan vendor. "Rata-rata aplikasi yang dibuat di Kominfo itu bukan vendor-driven, semuanya adalah pegawai PDSI yang PNS dan non-PNS yang mengerjakan," ujarnya.

Bimbingan Teknis Aplikasi e-Government digelar untuk meningkatkan kualiatas sistem pemerintahan berbasis elektronik dan juga mendukung penerapan good government governance agar dapat mencapai tujuan dan rencana strategis Kementerian Kominfo. Acara ini dihadiri oleh para pejabat struktural dari seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Kominfo. 

Sumber : https://kominfo.go.id/content/detail/21660/sekjen-kominfo-aplikasi-kosmo-kominfo-permudah-pekerjaan/0/berita_satker

Baca Terusannya »»  

Menko Perekonomian buka Indonesia Fintech Summit and Expo 2019


Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution membuka Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2019 pertama di Jakarta.

"Tentu saja fintech berperan penting, negara yang sangat besar ini lebih membutuhkan peranan digital, fintech, dan sebagainya," ujar Darmin Nasution di Jakarta, Senin.

Darmin Nasution menjelaskan bahwa digitalisasi dan fintech tersebut sangat cepat membuka akses yang selama ini sulit terjangkau perbankan konvensional, seperti membuka kantor cabang yang ke depannya hal ini tidak diperlukan lagi.

"Fintech dalam waktu mendatang pasti sangat besar peranannya," kata Menko Perekonomian tersebut.

Selain Darmin Nasution, acara pembukaan Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta pejabat-pejabat terkait.

Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Kepala OJK Wimboh Santoso juga berkesempatan menjadi narasumber diskusi panel pertama Indonesia Fintech Summit and Expo 2019.

Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 merupakan pameran terbesar di Indonesia tahun ini dengan menghadirkan lebih dari 100 perusahaan fintech yang dalam beberapa tahun terakhir sudah menyajikan berbagai inovasi produk dan layanan jasa keuangan berbasis teknologi kepada masyarakat luas di Indonesia, khususnya untuk segmen unbanked dan undeserved yang selama ini belum terjangkau oleh sektor keuangan konvensional.

Penyelenggaran Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 ini merupakan upaya regulator dalam hal ini OJK dan Bank Indonesia, yang didukung AFTECH untuk lebih mendorong industri Fintech berkembang di Tanah Air dan semakin berperan dalam peningkatan inklusi keuangan masyarakat.

Pameran terbuka gratis untuk umum, publik bisa menikmati pameran dan secara langsung mempelajari lebih jauh bagaimana perkembangan industri fintech di Indonesia, mulai dari keragamanan produk dan layanan jasa serta teknologi canggih yang digunakan oleh berbagai perusahaan fintech.

Lebih lanjut, perusahaan-perusahaan fintech yang berpartisipasi di dalam ajang pameran Indonesia Fintech Expo 2019 ini mewakili beberapa sektor fintech yang ada di Indonesia, yaitu fintech pinjaman online (fintech p2p lending), sistem pembayaran digital (digital payment), wealth management, inovasi keuangan digital (fintech pendukung pasar, market aggregator, dan lain-lain), insuretech dan fintech Syariah.

Selain pameran yang menyajikan perusahaan-perusahaan fintech yang merupakan anggota dari AFTECH, AFPI dan AFSI, di Indonesia Fintech Expo 2019 publik juga bisa menikmati sajian program literasi keuangan menarik secara gratis.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/1075898/menko-perekonomian-buka-indonesia-fintech-summit-and-expo-2019
Baca Terusannya »»  

Resmi Diluncurkan, Ini Hal-hal yang Harus Diketahui dari Smart SIM


JAKARTA, KOMPAS.com - Smart Surat Izin Mengemudi ( Smart SIM) atau SIM Pintar resmi diluncurkan Korps Lalu Lintas ( Korlantas) Polri, pada Minggu (22/9/2019) kemarin.
Peluncuran itu bertepatan dengan peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-64, yang diselenggarakan di Gedung Basket Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (22/9/2019).
SIM yang dilengkapi chip ini memiliki sejumlah keunggulan daripada SIM terdahulu, seperti merekam data pelanggaran pengemudi hingga sebagai uang elektronik.

Berikut fakta lengkap mengenai Smart SIM seperti dirangkum Kompas.com:

1. Keunggulan
Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol Refdi Andri mengungkap ada beberapa keunggulan utama dari Smart SIM.
Pertama, Smart SIM merekam data forensik pengemudi. Kemudian, pelanggaran yang dilakukan pengemudi juga terekam dalam SIM Pintar tersebut.
"Keunggulannya, satu, yang sangat penting yaitu adalah bagaimana kita mencatat perilaku pengemudi, ketika pengemudi melakukan pelanggaran lalu lintas itu tercatat pada chip kartu dan server kita," kata Refdi usai acara peluncuran.

"Kemudian lebih jauh juga kita bisa mengetahui forensik kepolisian yang berkaitan si pengemudi," sambungnya.
Data lain yang akan termuat dalam Smart SIM adalah data rekam jejak kecelakaan yang dialami si pengguna.
Ia menegaskan, SIM pada dasarnya merupakan bentuk legitimasi pengemudi. Dengan demikian, rekam jejak pengemudi yang terekam dalam chip Smart SIM akan menjadi bahan evaluasi.

Selain itu, Smart SIM juga dapat berfungsi sebagai uang elektronik untuk membayar parkir, tol, maupun berbelanja. Pemiliknya dapat mengisi saldo maksimal Rp 2 juta.
Tak hanya itu, dalam sajian video saat peluncuran, Smart SIM juga menyajikan fitur augmented reality yang bisa digunakan pengguna untuk mengakses layanan edukasi keselamatan berlalu lintas.

2. Perbedaan secara fisik
Selain fungsi, Smart SIM juga mendapat perubahan secara tampilan atau desain.
Ketika ditemui pada 27 Agustus 2019, Refdi sempat menujukkan wujud Smart SIM.
Kartu tersebut berwarna merah-putih, disertai tulisan "Indonesia" di bagian atas.

Kemudian tertera identitas pemilik SIM, yakni nama, tempat tanggal lahir, golongan darah, jenis kelamin, alamat, dan pekerjaan.
Terdapat pula dua foto pemilik. Salah satu foto berwarna, sementara satu foto lain berada di pojok kanan bawah, berukuran lebih kecil dan tidak berwarna.
Di bagian belakang Smart SIM, warnanya berlatar putih. Ini berbeda dengan desain SIM sebelumnya yang berwarna latar belakang biru.

Keterangan seperti "nama" dan "alamat" dihilangkan dari Smart SIM. Mereka pun menambah keterangan golongan darah, yang bertujuan agar pemberian darah dapat dilakukan dengan cepat seandainya terjadi hal darurat.

3. Kapan pengemudi memperoleh Smart SIM?
Calon pengemudi yang belum memiliki SIM dapat langsung mengajukan permohonan Smart SIM.
Namun, pemilik lama dapat memiliki SIM Pintar tersebut ketika melakukan perpanjangan SIM.

Refdi pun secara khusus mengimbau pengemudi dengan SIM lama untuk menggunakan SIM tersebut hingga masa berlakunya habis.
"Kalau yang sudah akan habis masa berlakunya boleh segeralah perpanjangan, ajukan perpanjangan ya dan registrasi online sudah mulai bisa dilakukan," kata Refdi.

4. Cara mendapatkan Smart SIM
Untuk memeroleh Smart SIM, pemohon harus melakukan registrasi lewat layanan SIM online di situs sim. korlantas.polri.go.id.
Melalui situs tersebut, pemohon SIM mengisi formulir registrasi, seperti jenis permohonan SIM, golongan SIM, alamat surat elektronik, nomor telepon seluler aktif, Polda kedatangan, Satpas kedatangan, hingga data pribadi.

Setelah semua formulir registrasi terisi, pemohon akan mendapatkan kode bayar registrasi.
Pembayaran bisa melalui layanan ATM, m-banking hingga internet banking BRI, dengan waktu maksimal 3 jam setelah registrasi.
Setelah pembayaran selesai, kode registrasi akan diterima lewat SMS dan surat elektronik. Dengan begitu, pemohon tak perlu mengantre lagi saat mengurus registrasi ke Satpas.

Di Satpas, pemohon wajib mengikuti rangkaian prosedur penerbitan SIM, seperti identifikasi dan verifikasi, ujian teori, ujian keterampilan mengemudi hingga tertib berlalu lintas.
Sebagai catatan, layanan online tersebut baru berlaku untuk permohonan SIM C dan SIM A.

5. Biaya pembuatan
Refdi mengatakan bahwa biaya pembuatan Smart SIM tidak berubah.
"Soal biaya tidak ada perubahan biaya, semua tetap mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 (Tahun 2016). Tidak ada penambahan biaya. Yang kita tambah kualitas pelayanannya, kualitas SIM-nya menjadi lebih baik, lebih simpel, lebih enak dilihat," ucap Refdi.

Biaya Pembuatan SIM sendiri sudah diatur dalam ketentuan PP Nomor 60 Tahun 2016. Berikut daftarnya:

- Penerbitan SIM A Rp 120.000
- Penerbitan SIM A Umum Rp 120.000
- Penerbitan SIM B1 Rp 120.000
- Penerbitan SIM B1 Umum Rp 120.000
- Penerbitan SIM B2 Rp 120.000
- Penerbitan SIM B2 Umum Rp 120.000
- Penerbitan SIM C Rp 100.000

Berikut tarif perpanjangan SIM:

- Perpanjang masa berlaku SIM A Rp 80.000
- Perpanjang masa berlaku SIM B Rp 80.000
- Perpanjang masa berlaku SIM C Rp 75.000
- Perpanjang masa berlaku SIM D Rp 30.000

6. Akan dievaluasi
Refdi mengatakan, pihaknya akan terus memantau dan mengevaluasi perkembangan Smart SIM.
"Sesungguhnya Smart SIM yang kita launching beberapa hari lalu dan kita lakukan grand lauching hari ini, kita akan melihat evaluasi ke depan dari hari ke hari, masukan masyarakat seperti apa akan kita lihat," tutur Refdi seusai peluncuran.

Sumber : https://nasional.kompas.com/read/2019/09/23/08033031/resmi-diluncurkan-ini-hal-hal-yang-harus-diketahui-dari-smart-sim?page=all
Baca Terusannya »»  

PEMBUKAAN KEJUARAAN NASIONAL TENIS YUNIOR PELTI PATI OPEN TAHUN 2019

PATI-Kejuaraan nasional tenis yunior PELTI PATI OPEN TAHUN 2019,  dibuka oleh Bupati Haryanto dihadiri Wakil Bupati Saiful Arifin dan segenap jajaran Forkopimda, senin (23/09).
Bertempat di Lapangan Tenis eks-Karesidenan Pati SMA Negeri 1 Pati, kejuaraan ini bertujuan untuk menambah pengalaman bertanding bagi atlet yunior serta memberikan kesempatan berkompetisi bagi atlet yunior pada umumnya guna meningkatkan prestasi.
Pengurus PELTI, Ponco Sugiharto melaporkan bahwa acara ini diikuti oleh 122 peserta dengan 22 kategori. Diikuti oleh atlet-atlet dari berbagai wilayah Indonesia antara lain dari Palembang, Surabaya, Depok, Sidoarjo, Lamongan, Tegal, Sukoharjo, Sragen, Salatiga, Wonogiri,Temanggung, Gresik, Tangerang Selatan, Blora, Ciamis, Madiun, Kudus, Semarang dan Pati sebagai tuan rumah.
Bupati Haryanto selaku pembina upacara pembukaan kejuaraan tenis yunior, dalam sambutannya selain mengucapkan selamat datang pada para atlet yunior dari luar daerah Provinsi Jawa Tengah. Bupati memberikan apresiasi, " Saya memberikan apresiasi kepada pengurus PELTI yang telah antusias membimbing atlet-atlet tenis yunior maupun senior maupun para atlet pecinta tenis lainnya," ujar Bupati Haryanto.
Lebih lanjut bupati mengatakan, " Tak hanya diselenggarakan di Kabupaten saja, di berbagai kecamatan juga menyelenggarakan event-event tersendiri sesuai dengan event tahunan mulai dari Margoyoso, Juana, Kayen, Tambakromo kemudian di kecamatan yang lainnya," tambah Bupati Haryanto.

Menurut bupati, acara ini sebagai sarana menyemangati dan memotivasi bibit-bibit atlet yunior yang ada di Kabupaten Pati. Oleh karena itu, lanjut Bupati Haryanto, karena bisa bertanding dengan atlet dari luar daerah dan akhirnya nanti bisa menjadi atlet nasional. "Menang kalah itu bukan menjadi suatu tujuan yang terpenting kita bisa berebut bersama," lanjutnya.
" Perlu diingat, menjadi juara tanpa berlatih itu mustahil, tapi kalau kita selalu mengevaluasi kekurangan kita dan kegagalan bukan suatu keberhentian kepada kita untuk terus melangkah tetapi sebagai hikmah dan evaluasi agar kita terus berlatih," pesan Bupati Haryanto untuk para peserta. 



Baca Terusannya »»  

Peringati HUT Lalu Lintas ke 64, Polres Pati Sosialisasikan Smart SIM dan Launching E- TLE

Pati – Dalam rangka memperingati HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 64 Tahun 2019, Satlantas Polres Pati menggelar olahraga bersama dan tasyakuran di depan Mako Satlantas Polres Pati, Minggu (22/09/2019).

Olahraga di ikuti oleh Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto didampingi Ketua Bhayangkari cabang Pati, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan, S.Sos beserta Ketua Persit Candra Kirana Pati dan Personil Kodim 0718/Pati, Komandan Sub Denpom IV/3-2 Pati Lettu CPM Agung Suryo Utomo, PJU Polres, jajaran Kapolsek, anggota Polres, ASN Polri, Bhayangkari.

Rangkaian kegiatan tersebut dengan olah raga senam aerobik bersama, Pemutaran vidio tetang peningkatan pelayanan publik di Kantor Sat Lantas Polres Pati, Sosialisasi SIM Online/Smart SIM, Launching E- TLE (Electronic-Traffic Law Enforcement) oleh Forkopimda Kab. Pati, Pemotongan Kue Ulang Tahun oleh Kasat Lantas Polres Pati AKP Christian Chrisye Lolowang yang diberikan kepada Kapolres Pati, Dandim 0718 Pati dan Wakil Bupati Pati, Pemberian Tali Asih kepada 30 anak Yatim, Peragaan Polcil Polres Pati dari SDIT Abu Bakar yang menjadi juara 1 Tingkat Polres Pati dan Pembagian Dorprize.
Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka memperingati hari lalu lintas Bhayangkara yang ke 64, yang nantinya mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang optimal dan nantinya tetap di percaya oleh masyarakat.
“selamat ulang tahun kepada Satlantas yang ke 74 semoga sukses selalu, terimakasih kepada Kasat lantas yang telah memberikan dan meningkatkan pelayanan publik dibidang lantas;,” Ujar Kapolres. 

Baca Terusannya »»  

Bupati Semarakkan Boyolali Berlari 7K


BOYOLALI-Bersama ribuan pelari dari berbagai daerah, Bupati Pati Haryanto pagi tadi turut menyemarakkan kegiatan Boyolali Berlari 7k di Alun-Alun Kidul Boyolali.
Usai mencapai finish dengan catatan waktu 47 menit, Haryanto pun didaulat oleh panitia untuk menyampaikan pidato di hadapan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Bupati menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan sehingga ia bersama 30 ASN Run Kabupaten Pati dapat turut serta menyemarakkan kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Boyolali Seno Samudro tersebut.
"Dan kami pun mengundang runners di manapun berada untuk mengikuti event lari kami yaitu Pati Sport Tourism yang akan diselenggarakan 29 September 2019 dengan kategori 5k dan 7k", ujar Bupati.
Sebagai apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Pati, panitia pun memberikan kenang-kenangan berupa souvenir berbentuk Sapi Boyolali yang merupakan icon kabupaten tersebut.

Sumber : https://www.patikab.go.id/v2/id/2019/09/22/bupati-semarakkan-boyolali-berlari-7k/
Baca Terusannya »»  

Peringati World Clean Up Day, Waduk Seloromo Jadi Sasaran Pungut Sampah

PATI-Gerakan pungut sampah bersama dalam rangka  memperingati Hari Sampah Sedunia (World Clean Up Day) dilaksanakan di Waduk Seloromo Gembong, Sabtu (21/9). Kegiatan ini diikuti Bupati Pati, Kepala Balai PSDA Serang Lusi Juwana, Kepala DPUTR, Kepala DLH, Camat, seluruh Kepala Desa se Kecamatan Gembong dan para pelajar.
Bupati Haryanto dalam sambutannya mengatakan bahwa pungut sampah bersama ini untuk memberi contoh kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. Ia menyayangkan banyaknya masyarakat yang membuang sampah di sekitar rumah dan di sungai setiap hari. Kebiasaan tersebut, menurut Bupati akan berdampak saat waktu musim penghujan.
"Yang pertama kali kita akan mengalami kesulitan karena sungai penuh sampah, potongan ranting atau apa saja terutama potongan kasur yang dibuang di sungai dan akhirnya menjadi banjir. Kalau sudah seperti itu biasanya yang disalahkan pemerintah dan Bupati," sesal Bupati.
Haryanto mengungkapkan, Pemkab Pati sudah menyiapkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan kontainer sampah, namun masih ada masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.
"Meskipun sudah ada kontainer, sering kali saya melihat masyarakat yang membuang sampahnya malah di sebelah kontainer," ujar Bupati.
Dengan kondisi yang demikian Bupati merasa prihatin. Oleh karena itu ia berharap kegiatan seperti ini bukan hanya seremonial belaka. Paling penting, lanjut Bupati adalah kelangsungan untuk diterapkan di kehidupan sehari-hari
"Jika perlu kepala desa bisa membuat peraturan desa bahwa kalau ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan akan diberikan sanksi," tegas Haryanto.
Bupati mengimbau kepada para kepala desa agar tidak mengesampingkan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, irigasi dan sebagainya. Namun perlu juga diperhatikan untuk pengelolaan sampah.
"Dana desa juga diperbolehkan dipakai untuk pengelolaan sampah atau BUMDes, bisa dialokasikan untuk membuat sarana prasarana dan sekaligus juga penanganan sampah," tandas Bupati.

Sumber :  https://www.patikab.go.id/v2/id/2019/09/22/peringati-world-clean-up-day-waduk-seloromo-jadi-s/

Baca Terusannya »»  

Dukung Atlet Muda Berprestasi, Safin Miliki Impian Dirikan Sekolah Atlet

PATI-Sebagai wujud nyata partisipasi dalam pembinaan atlet renang, Pemerintah Kabupaten Pati dalam hal ini Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) menggandeng PRSI menggelar Kejuaraan Renang Bupati Cup Ke- 8 tahun 2019. Event ini dilaksanakan di kolam renang Ambang Margorejo Kecamatan Wedarijaksa, Minggu (22/9).
Wakil Bupati Saiful Arifin, hadir untuk membuka kegiatan ini dan didampingi Camat Wedarijaksa, Sekretaris Disdikbud, Dinporapar serta pengurus PRSI.
Wakil Bupati memberikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan ini, sebagai ajang kompetisi yang tidak sebatas menang kalah saja. Ia pun mengajak para peserta dan panitia untuk menjunjung sportivitas, kejujuran dan kebanggaan Kabupaten Pati.
"Karena hanya dengan usaha yang maksimal menjadikan atlet- atlet kita meraih prestasi yang lebih tinggi lagi," ujar Safin.
Kepada orang tua dan atlet, Wakil Bupati berpesan agar jangan mempunyai pikiran bahwa menjadi seorang atlet tidak bisa mempunyai penghasilan yang mapan. Menurutnya, selain menjadi pegawai, TNI, Polri, pengusaha atau profesi lainnya, saat ini profesi atlet bisa menjamin masa depan.
Ia mengajak para atlet muda untuk giat berlatih  dan memiliki semangat untuk meraih cita cita dengan prestasi. Wabup optimis, apabila prestasi diraih dengan baik maka secara otomatis rejeki akan mengikuti dengan sendirinya.
"Saya berangan - angan mempunyai sekolah yang fokus untuk prestasi olahraga, karena ini penting untuk mewadahi adik adik kita yang fokus di bidang olahraga," ungkap Safin.
Lebih lanjut ia mengatakan, pembinaan olahraga tidak bisa hanya mengandalkan dari pemerintah saja. Untuk itu ia mengajak pihak swasta untuk bersama sama ikut berpartisipasi.
"Karena olahraga itu butuh fasilitas, seandanya saja beberapa perusahaan menjadi bapak asuh pembinaan salah satu cabang olahraga saja itu tentu luar biasa," tegas Safin.
Dalam laporannya Ketua Panitia Santosa menyampaikan bahwa peserta terdiri dari Pelajar dari TK, SD/ MI, SMP/ MTs, SMA/ SMK/ MA se Kabupaten Pati. Adapun jumlah peserta secara keseluruhan sebanyak 374 peserta, yang terbagi dalam 5 kelompok umur.

Sumber :  https://www.patikab.go.id/v2/id/2019/09/22/dukung-atlet-muda-berprestasi-safin-miliki-impian-/
Baca Terusannya »»  

Hadiri Kejuaraan Karate Pelajar, Safin Tekankan Pentingnya Sportivitas Atlet Muda

PATI-Wakil Bupati Saiful Arifin menghadiri Pembukaan Kejuaraan Karate Pelajar Kabupaten Pati Bupati Cup tahun 2019 di GOR Pesantenan, Sabtu (21/9). Turut hadir perwakilan dari Dinporapar , KONI dan seluruh jajaran panitia & pengurus Forki Kabupaten Pati.
Wakil Bupati Saiful Arifin mengatakan Kabupaten Pati dari kejuaraan ini bisa mendapatkan bibit-bibit yang tentunya bisa dipertandingkan di tingkat yang lebih tinggi lagi baik itu di Porprov maupun di tingkat nasional. Ia melihat dan mengikuti cabang olahraga karate ini adalah salah satu yang patut dibanggakan oleh Kabupaten Pati.
"Mari kita jaga terus dengan adanya pembinaan kontingen ini untuk mendapatkan bibit-bibit muda. Kompetensi ini bisa memberikan satu gambaran, prestasi dan tentunya saya titip kepada wasit dinilai dengan sebaik-baiknya dan sportif," ujar Safin.
Safin mengungkapkan, pembinaan atlet- atlet muda bisa dilakukan dengan mendorong mereka berprestasi ini tanpa adanya intervensi dengan titip-titipan. Menurutnya dalam olahraga penting untuk melatih sportivitas para atlet muda. Ia meyakini suatu negara yang berprestasi dalam olahraga pasti negara itu hebat pula.
"Itu yang perlu kita pegang pula, untuk mendidik anak-anak dengan kejujuran, sportivitas dan berusaha keras agar mendapatkan prestasi yang lebih baik," tegas Wabup.
Untuk itu ia berpesan pada pengurus karate, Dinporapar dan KONI agar membuat Pati menjadi bangga dengan prestasi olahraga. Saiful Arifin juga mengajak untuk mencari bibit-bibit unggul agar bisa berlaga di Porprov tahun 2022. "Dengan menjadikan atlet-atlet di tingkat pelajar ini tentunya bisa mendapatkan hasil dan mendapatkan juara-juara yang layak dan bisa di pertandingan di tingkat yang lebih tinggi," tegasnya.
Sementara itu Aris Ketua panitia mengatakan peserta adalah karateka pelajar dari sekolah se Kabupaten Pati dari taman kanak-kanak, SD/Madrasah, SMP, SMA/ Madrasah Aliyah dan SMK dengan jumlah peserta 247 dari 39 kontingen. "Kejuaraan Ini mempertandingkan kata perorangan putra putri ,kata beregu putra putri dan komite perorangan putra putri," jelasnya.


Sumber :  https://www.patikab.go.id/v2/id/2019/09/22/hadiri-kejuaraan-karate-pelajar-safin-tekankan-pen/

Baca Terusannya »»  

China Open 2019 Minions rebut gelar juara China Open setelah kalahkan The Daddies


Jakarta (ANTARA) - Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil menjadi juara kejuaraan bulu tangkis China Open 2019 nomor ganda putra setelah di babak final mengalahkan rekan senegara Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Pada pertandingan yang berlangsung di Changzho China, Minggu petang, pasangan yang akrab dipanggil Minions unggul melalui rubber game 21-18, 17-21, 21-15 atas pasangan The Daddies itu, melansir data bwfbadminton.com.

Hendra/Ahsan pun belum bisa menambah angka kemenangan 2-9 dalam catatan pertemuan kedua pasangan.

Selain di nomor ganda putra, Indonesia juga sempat berpeluang meraih gelar juara bertahan dari Anthony Sinisuka Ginting di sektor tunggal putra.

Namun sayang, Ginting tidak bisa mempertahankan gelar juaranya dari tahun 2018 setelah dikalahkan oleh peringkat pertama dunia Kento Momota (Jepang), juga melalui rubber game dengan skor 19-21, 21-17, 21-19.

Momota dan Ginting juga bertemu di babak final China Open 2018, namun saat itu pemain andalan Indonesia itu yang beruntung dengan meraih kemenangan.


Sumber : https://www.antaranews.com/berita/1075242/minions-rebut-gelar-juara-china-open-setelah-kalahkan-the-daddies
Baca Terusannya »»  

Kualifikasi Piala Asia U-16 : Indonesia dipastikan lolos ke Piala Asia U-16 2020


Jakarta (ANTARA) - Indonesia dipastikan lolos ke Piala Asia U-16 2020 sebagai salah satu dari empat "runner up" atau peringkat kedua terbaik kualifikasi karena selisih golnya tidak terkejar oleh para pesaingnya.

Dipantau dari laman resmi AFC di Jakarta, Senin, sampai semua pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Asia U-16 2020 selesai pada Senin (23/9) dini hari WIB, tidak ada tim lain yang bisa melampaui catatan Indonesia.

Yordania, yang seharusnya bisa saja menyodok, justru kalah dari Tajikistan dengan skor 2-3 di laga pamungkas Grup A yang baru dimulai pukul 00.00 WIB.

Lalu, laga Grup D Oman versus Arab Saudi yang digelar mulai pukul 01.20 WIB berakhir dengan skor imbang 0-0.

Dengan demikian, Indonesia akan tampil di Piala Asia U-16 untuk kedelapan kalinya. Terakhir kali Indonesia berkompetisi di Piala Asia U-16 pada tahun 2018, dimana Indonesia berhasil mencapai perempat final.


Indonesia pun berpeluang tampil di Piala Dunia U-17 tahun 2021 jika dapat menembus semifinal Piala Asia U-16.

Timnas U-16 Indonesia sendiri memiliki catatan cukup baik sepanjang Kualifikasi Piala Asia U-16 2020.

Tim berjuluk Garuda Asia ini belum pernah tersentuh kekalahan dari empat laga. Mereka tiga kali meraih kemenangan, yakni atas Filipina, Brunei Darussalam serta Kepulauan Mariana Utara dan sekali seri kala berhadapan dengan China.

Marselino Ferdinan dan kawan-kawan pun mampu melesakkan 27 gol dan hanya kemasukan satu gol di kualifikasi.

Selain itu, gelandang serang Marselino Ferdinan juga berhasil menjadi pencetak gol terbanyak kualifikasi dengan tujuh gol, sama dengan Choe SongJin dari Korea Utara dan Abdulfatohi Khudoidodzoda dari Tajikistan.


Sumber : https://www.antaranews.com/berita/1075696/indonesia-dipastikan-lolos-ke-piala-asia-u-16-2020
Baca Terusannya »»  

Hasil Pertandingan Bhayangkara FC vs Borneo FC: Skor 1-1

BEKASI - Bhayangkara FC hanya mampu bermain imbang 1-1 kala menjamu Borneo FC dalam laga lanjutan Shopee Liga 1 2019 yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (22/9/2019). Bhayangkara dan Borneo FC sama-sama berbekal kemenangan menghadapi laga ini. Bhayangkara sukses menjinakan Barito Putera 4-1, sementara Borneo menundukan Madura United 2-1.
Formasi terbaik pun diturunkan kedua tim. Pelatih Bhayangkara, Paul Munster memilih formasi 4-3-3 dengan trio Dendi Sulistyawan, Bruno Matos, dan Adam Alis di depan.
Sementara, Borneo FC yang dipimpin pelatih Mario Gomez memilih formasi 4-4-1-1. Sebagai ujung tombak, Gomez menaruh Matias Conti.
Bhayangkara FC dan Borneo FC masih kesulitan untuk menciptakan pe,uang berarti. Hingga menit ke-33, belum ada peluang yang nyaris berbuah gol baik dari Bhayangkara maupun Borneo.
Hingga pertandingan babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu menciptakan gol. Skor kacamata pun bertahan sampai Bhayangkara FC dan Borneo FC masuk ruang ganti.

Pada awal babak kedua, Bhayangkara FC dan Borneo belum terlalu mengubah taktik masing-masing. Namun memasuki menit ke-60, kedua tim mulai lebih agresif.
Borneo FC pun mencteak gol lebih dahulu lewat tendangan keras Renan Silva di menit ke-60. Sayangnya, keunggulan itu hanya berumur empat menit.
Adalah Adam Alis yang membuat Bhayangkara menyamakan kedudukan. Gelandang berusia 25 tahun ini membobol gawang Borneo lewat tendangan jarak dekat.
Jelang akhir pertandingan, Bhayangkara mencoba menyerang pertahanan Borneo FC. Namun kedua tim ternyata harus puas berbagi satu poin setelah tak ada gol tambahan tercipta.

Susunan Pemain

Bhayangkara FC: Wahyu Nugroho, Bagas Adi, Anderson Salles, Jajang Mulyana, Alsan Sanda, Hedipo, T. Ichsan, Lee Yoo-Joon, Sulistyawan, Bruno Matos, Setyanto.


Borneo FC: Nadeo; Wildansyah, Abdul Rahman, Guseynov, Alsina, Sutasn Samma, Renan Silva, Amrullah, Suruan, Matias Conti, Terens Puhiri 

Sumber : https://www.bola.net/indonesia/hasil-pertandingan-bhayangkara-fc-vs-borneo-fc-skor-1-1-a7f43e.html
Baca Terusannya »»