ASIANPARAGAMES2018 asianparagames2018 asianparagames2018 ASIANPARAGAMES2018

Cari Blog Ini

Rabu, 26 September 2018

Mus Brother Terjemput, Abi dan Delima Lolos ke Grand Final KDI 2018

JAKARTA, iNews.id - Babak demi babak yang diberikan oleh juri dilahap habis oleh tiga kontestan di Final Tiga Besar Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2018. Semuanya memberikan penampilan terbaik, mulai dari koreografi hingga olah vokal.
Malam ini, Selasa (25/9/2018), Teater Garuda Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, menjadi saksi sejarah lahirnya bintang dangdut baru. Semua pendukung bersorak-sorai menyemangati jagoannya. Berbagai momen haru dan bahagia dibagi kepada pencinta dangdut Indonesia.
Kerja keras dan semangat pantang menyerah kontestan memang patut dihargai. Seperti halnya Delima yang sempat pingsan usai bernyanyi karena kecapekan, menunjukkan bahwa semua kontestan ditempa dengan proses latihan secara intens untuk memberi sebuah penampilan yang keren.
Namun, setiap kompetisi harus ada yang kalah dan menang. Penampilam kali ini menjadi penentu siapa yang berhak untuk tampil di Grand Final KDI 2018. Dari hasil penilaian polling melalui SMS dan Instagram ditentukan bahwa Abi dan Delima lolos ke Grand Final. Sementara itu, langkah Mus Brother harus berhenti dan terjemput malam ini.
Polling mengumumkan bahwa Abi berada di peringkat pertama, sedangkan Delima di peringkat kedua. Sementara Mus Brother otomatis menjadi juara ketiga KDI 2018 dan berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp 10 juta.
Sementara bagi Mus Brother, kekalahan di babak Final Tiga Besar KDI 2018 tidak membuatnya kecewa. Duo kembar ini sudah bangga bisa di posisi saat ini. Mereka tak mempedulikan menang atau tidak, tapi lebih memberikan penampilan terbaik di panggung KDI.
Dalam setiap kompetisi, kata Mus Brother, ada menang dan kalah. Bagi mereka, menang atau kalah tak terlalu berarti, yang paling utama adalah penampilan yang bisa menghibur dan menunjukkan kualitas meraka sebagai calon pendatang baru di dunia dangdut.
"Siap menang dan kalah. Siapa sih yang enggak mau menang dalam kompetisi? Apa pun yang terjadi, ikhlas positif karena ke depannya banyak rintangan," kata Mus Brother kepada iNews.id di Gedung iNews Center, Jakarta, belum lama ini.
Minggu depan akan menjadi saksi siapa yang akan menjadi juara Kontes Dangdut Indonesia. Jangan lupa saksikan terus dan beri dukungan untuk Abi dan Delima agar menjadi juara pertama.



Sumber : https://www.inews.id/lifestyle/read/259493/mus-brother-terjemput-abi-dan-delima-lolos-ke-grand-final-kdi-2018

Baca Terusannya »»  

Obor APG lintasi jembatan emas Pangkalpinang


Pangkalpinang, (ANTARA News) - Obor Asian Para Games (APG) 2018  melintasi Kota Pangkalpinang, tepatnya dimulai dari jembatan emas yang menjadi salah satu ikon pariwisata Babel hingga Alun Alun Taman Merdeka yang menjadi salah satu pusat rekreasi masyarakat di daerah itu.

"Kita mengajak masyarakat untuk menyaksikan pawai obor ini, sebagai wujud memeriahkan dan menyukseskan Asian Para Games 2018," kata Kabid Pengembangan dan Pemberdayaan Pemuda, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Babel, Ferdiyan Loebis, di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan, hari ini obor Asian Para Games akan tiba di jembatan emas sekitar pukul 7.00 pagi, dan akan dilakukan serah terima obor dari Asian Para Games Organizing Commitee (Inapgoc) yang menunggu di seberang jembatan. Saat jembatan tertutup, obor diserahkan kepada Gubernur Babel Erzaldi Rosman dan akan dilakukan serangkaian upacara serah terima di atas jembatan emas.

Tepat pukul 7.45 Wib, obor Asian Para Games akan diarak dari jembatan emas menuju kelenteng di perempatan lampu merah Semabung dengan kendaraan hias, yang selanjutnya dibawa secara estafet menuju Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Kota Pangkalpinang.

Obor dari Medan ini langsung dibawa oleh Ketum Inapgoc, Raja Sapta Oktohari, diserahkan kepada Gubernur Babel. Selanjutnya obor dibawa gubernur dengan parade kendaraan dari jembatan menuju titik pos kedua, yakni kelenteng di perempatan lampu merah semabung, melewati jalan Alexander, dan ke arah Semabung.

Di pos kedua, obor yang dibawa gubernur akan diserahkan kepada  juara dua ASEAN  Para Games  di Kuala Lumpur, juara tiga di Peparnas 2012 Riau (cabang  angkat berat dan tennis meja, atletik), Ketua NPC Babel, Andi takdir, yang selanjutnya akan dibawa berjalan menuju ke alun-alun.

Secara bergantian sebelum tiba di alun-alun obor akan dibawa oleh orang-orang berbeda, dari Pangdam II Sriwijaya, selanjutnya Kapolda Babel, Kepala Kejaksaan Tinggi Babel, Wakil Gubernur Babel dan atlet peraih 2 emas dan 1 perak di Peparnas 2016, Duta obor, Asisten Deputi Keolahragaan, Kementerian Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Anggota komisi X DPR RI, atlet peraih tiga  emas APG 2011, Kepala Kejaksaan Agung RI  dan Walikota Pangkalpinang.

"Pawai obor Asian Para Games akan diiringi barongsai, pembawa bendera, parade mobil Jeep, MW dan kendaraan hias lainnya yang akan mengawal obor hingga ke pos kedua. Estafet ini menempuh perjalanan sekitar 2-3 Km, menuju alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang," ujarnya.

Sore hari, obor akan diserahkan kembali kepada Inapgoc, yang selanjutnya akan membawa obor menuju Jakarta, untuk gelaran pembukaan Asian Para Games pada 6 Oktober 2018.

"Ini suatu kebanggaan bagi kita bisa dilewati obor Asian Para Games, bahkan ini yang pertama dan diharapkan semua masyarakat bisa hadir, menyaksikan perjalanan obor ini," ujarnya.



Sumber :  https://www.antaranews.com/berita/751818/obor-apg-lintasi-jembatan-emas-pangkalpinang
Baca Terusannya »»  

Kemensos tambah 2.000 tiket gratis


Jakarta  (ANTARA News) - Kementerian Sosial akan menambah 2.000 tiket gratis menonton Asian Para Games bagi penyandang disabilitas, sehingga total tiket gratis menjadi 5.000 tiket.

"Kemensos akan berikan kuota sampa 5.000 di arena-arena Asian Para Games untuk 18 cabang olahraga," kata Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial Rahmat Kusnadi di Jakarta, Rabu.

Selain itu, Kemensos juga sedang menyiapkan aplikasi penyediaan tiket gratis yang akan segera beroperasi pada Kamis, 27 September 2018.

Tiket gratis tersebut dikhususkan untuk organisasi penyandang disabilitas, panti, maupun perkumpulan-perkumpulan penyandang disabilitas.

Menurut Rahmat, pendistribusian tiket melalui organisasi atau panti-panti tersebut karena penting ada penanggung jawab sehingga tiket dipastikan sampai ke penyandang disabilitas.

Selain itu, Kemensos juga menyiapkan 2.000 tiket gratis untuk upacara pembukaan Asian Para Games khusus bagi penyandang disabilitas serta 200 pengguna kursi roda.

Kemensos juga menyiapkan enam unit mobil akses bagi penyandang disabilitas untuk mengangkut atlet-atlet yang khusus menggunakan kursi roda.

Sebelumnya Kemensos menyediakan 3.000 tiket gratis untuk penyandang disabilitas menonton pertandingan Asian Para Games yang akan digelar 6-13 Oktober mendatang.




Sumber :  https://www.antaranews.com/berita/751852/kemensos-tambah-2000-tiket-gratis
Baca Terusannya »»  

Strategi INAPGOC untuk Antisipasi Puncak Kedatangan Atlet Asian Para Games 2018

Jakarta: Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) memperkirakan Bandara Soekarno Hatta akan sangat sibuk pada 30 September 2018. Sebab, itulah puncak kedatangan atlet-atlet disabilitas dari luar negeri untuk bertarung di Asian Para Games 2018, Jakarta, pada 6 - 13 Oktober mendatang.

"Kedatangan pertama peserta Asian Para Games (APG) pada Sabtu (29/9) dari delegasi Bahrain. Para peserta lainnya akan segera mengikuti setelah itu dengan puncak kedatangan paling ramai pada 30 September," kata Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari dalam jumpa pers simulasi penanganan kedatangan para atlet dan ofisial perserta APG 2018 di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng, Tangerang, Banten, Selasa (25/9/2018).

Lebih lanjut, kata Okto, puncak kedatangan para peserta APG 2018 setiap hari terjadi pada pukul 16.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB dengan rata-rata setiap pesawat kontingen yang hadir membawa sekitar 20 kursi roda.


Tantangan terberat bagi kami terkait kursi roda elektrik karena punya beban sekitar 100-130 kilogram setiap kursinya. Jumlah kursi roda elektrik total sekitar 100 kursi roda," kata Okto.


Sumber :  https://www.medcom.id/olahraga/sports-lainnya/nbw7m9mb-strategi-inapgoc-untuk-antisipasi-puncak-kedatangan-atlet-asian-para-games-2018


Baca Terusannya »»  

Sebanyak 100 Bus Disiapkan untuk Transportasi Atlet Asian Para Games

Jakarta: Transportasi menjadi salah satu aspek yang jadi perhatian utama Indonesia dalam menyukseskan gelaran Asian Para Games 2018 di Jakarta, 6 - 13 Oktober nanti. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak.

Menhub menegaskan pihaknya sudah menyiapkan moda transportasi bus untuk mengantar atlet dari bandara Soekarno Hatta menuju wisma atlet di Kemayoran dan dari wisma atlet menuju ke venue-venue saat kompetisi berlangsung.

"Kami menyiapkan 100 bus untuk perjalanan para atlet sepanjang Asian Para Games selain tiga skenario perjalanan para atlet dan ofisial. Kami juga menyiapkan skenario jadwal kedatangan terpadat enam pesawat bersamaan," kata Menhub.








Untuk kelancaran dalam perjalanan, Menhub juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait. Targetnya, atlet-atlet sudah tiba di wisma atlet atau di venue-venue pertandingan hanya dalam waktu tak lebih dari 30 menit. 
 


Sumber :  https://www.medcom.id/olahraga/sports-lainnya/0k8Z9w0N-sebanyak-100-bus-disiapkan-untuk-transportasi-atlet-asian-para-games

Baca Terusannya »»  

Buntut Tewasnya Suporter, Menpora Hentikan Kompetisi Liga Indonesia Selama 2 Minggu

Menyikapi adanya peristiwa pengeroyokan yang terjadi dalam laga Persib vs Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/9) lalu, yang mengakibatkan meninggalnya seorang suporter, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta kompetisi Liga Indonesia dihentikan sementara selama 2 minggu.
“Pemerintah setelah mendapat laporan dari berbagai pihak termasuk BOPI, mengambil keputusan liga sepakbola Indonesia dihentikan sementara selama dua minggu,” kata Menpora dalam konferensi pers di kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (25/9) sore.
Penghentian ini, lanjut Menpora, dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada korban, keluarga korban sekaligus ini adalah bentuk belasungkawa nasional. “Ini harus dijadikan momentum introspeksi bagi kita semua bahwa satu nyawa sangat mahal bila dibanding dengan sepakbola,” ujarnya.
Dalam masa penghentian kompetisi ini, Menpora meminta kepada PSSI dan operator untuk melakukan hal luar biasa karena ini peristiwa yang luar biasa maka lakukan upaya-upaya yang luar biasa, tegas, berani dan tegakkan regulasi sebaik mungkin, tidak hanya sanksi-sanksi berbentuk dana tapi sanksi yang lain harus ditegakkan kepada siapapun.
“Pemerintah minta kepada PSSI untuk melakukan upaya-upaya edukasi sekaligus melaksanakan regulasi maupun aturan yang telah dikeluarkan maupun yang sudah ada, baik itu dari FIFA, AFC maupun dari PSSI.  Hubungan yang baik simbiosis mutualisme antara suporter dan klub ini harus betul-betul dilakukan secara komprehensif, bersama-sama, profesional, dan bermartabat,” tambah Menpora.
Menpora juga mengingatkan, saat semua berduka dengan tewasnya seorang suporter akibat pengeroyokan itu, di saat bersamaan pejuang-pejuang sepakbola sedang menggembirakan Indonesia baik Timnas U-16 maupun Timnas U-19 serta Timnas senior.
Untuk itu, Menpora menyerukan, jangan sampai persatuan nasional yang telah digaungkan dan disatukan oleh Timnas U-16 dan Timnas U-19 ini kemudian tercoreng  gara-gara liga Indonesia yang belum bermartabat dan profesional.
Pemerintah, lanjut Menpora, akan sangat serius mengawal hal ini semua sehingga tidak terjadi lagi peristiwa-peristiwa yang membuat kita sedih, menangis, terpukul dan terkoyak nanti kita sebagai warga bangsa Indonesia,” tutup Menpora.
Berduka Cita
Sebelumnya Menpora Imam Nahrawi menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga almarhum Haringga Sirila, yang menjadi korban tewas dalam peristiwa pengeroyokan di Stadion GBLA itu.
“Semoga amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, kesabaran sekaligus rela melepas kepergian Sirila untuk selama-lamanya,” ucap Menpora.
Menpora menilai, kasus pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya Haringga Sirila adalah perbuatan yang sangat keji, tidak berperikemanusiaan dan tidak bisa diterima dengan akal sehat, apapun alasannya.
“Ini bukan lagi tragedi sepakbola atau olahraga melainkan ini tragedi kemanusiaan bagi negeri kita ini,” Yang sangat mengerikan lagi ketika anak-anak di bawah umur 20 sampai bisa melakukan hal seperti itu.
Ditegaskan oleh Menpora, sepakbola dan olahraga seharusnya menjadi tempat pemersatu bangsa, hiburan sekaligus wahana untuk melahirkan prestasi yang gemilang dan menggembirakan. Bukan arena peperangan apalagi permusuhan satu sama lain dan yang paling penting olahraga dan sepakbola.
“Jangan jadikan kuburan massal. Karena sudah  tidak terhitung lagi korban baik fisik maupun nyawa yang begitu saja hilang,” tegas Menpora.
Mendampingi Menpora Imam Nahrawi dalam kesempatan itu adalah Sesmenpora Gatot S. Dewo Broto, Deputi Prestasi Olahraga Mulyana dan Ketua Umum BOPI Richard Sambera




Sumber :  http://setkab.go.id/buntut-tewasnya-suporter-menpora-hentikan-kompetisi-liga-indonesia-selama-2-minggu/
Baca Terusannya »»  

Buka 26 September Pukul 00.01 WIB, Calon Pendaftar CPNS Diimbau Buat Akun di ‘Website’ SSCN

Berdasarkan informasi dari website SSCN (https://sscn.bkn.go.id), pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) paling cepat dilaksanakan pada esok hari Rabu, 26 September 2018 pukul 00.01 WIB.
Proses pendaftaran CPNS sebagaimana tahun lalu akan dilakukan secara terintegrasi melalui situs resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), yaitu sscn.bkn.go.id.
“Jadwal pembukaan pendaftaran CPNS ini berdasarkan setting yang dilakukan oleh masing-masing instansi melalui situs SSCN,” bunyi pengumuman di situs SSCN sebagaimana diunggah akun twitter @BKNgoid, Selasa (25/9).
Dalam website tersebut, diberitahukan pula bahwa pelamar dapat melakukan pendaftaran pada instansi yang telah membuka pendaftaran, dengan catatan bahwa formasi telah direkam dalam SSCN dan telah diverifikasi oleh BKN.
“Jika instansi direkam datanya di situs SSCN dan selesai diverifikasi oleh BKN, maka pilihan instansi belum muncul dan belum dapat dipilih oleh pelamar,” bunyi pengumuman di situs SSCN.
Untuk itu, BKN mengimbau kepada seluruh calon peserta tes CPNS untuk melakukan pendaftaran dengan membuat akun terlebih dahulu.
“Pada tanggal 26 September 2018, seluruh calon pendaftar dapat membuat akun terlebih dahulu sebelum mendaftarkan diri di instansi yang telah siap menerima pendaftaran,” bunyi akhir pengumuman di situs SSCN.


Sumber : http://setkab.go.id/buka-26-september-pukul-00-01-wib-calon-pendaftar-cpns-diimbau-buat-akun-di-website-sscn/
Baca Terusannya »»  

Indonesia-Aljazair Sepakat Tingkatkan Kerjasama Bangun Infrastruktur

KBRN, Algiers : Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan pertemuan dengan Menteri Perumahan, Permukiman dan Perkotaan, dan Kota Aljazair Abdelwahid Temmar di Algiers ibukota Aljazair pada Selasa 25 September 2018.
Dalam pertemuan membahas progres kerjasama di bidang infrastruktur yang sedang berlangsung, keduanya juga sepakat untuk meningkatkan kerjasama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) baru dengan penambahan ruang lingkup kerjasama teknik dalam pengembangan rumah tahan gempa. 

Disamping itu juga dijajaki potensi keterlibatan BUMN Karya pada proyek infrastruktur lainnya di Aljazair terutama PT. Wijaya Karya (WIKA) yang telah merintis ekspor jasa konstruksi di Aljazair. Menteri Basuki mengatakan sangat optimis bahwa ke depan banyak peluang kerjasama salin menguntungkan bagi kedua negara dalam bidang infrastruktur. Pertemuan juga dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Aljazair, Safira Machrusah dan Direktur Utama PT. WIKA Tumiyana.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku pembina jasa konstruksi nasional terus mendorong BUMN, kontraktor maupun operator nasional, untuk dapat meningkatkan kualitas agar memiliki daya saing dalam berkompetisi secara global dan mampu memenuhi standar internasional sehingga akan meningkatkan ekspor jasa konstruksi nasional.

Usai pertemuan, Menteri Basuki melakukan kunjungan lapangan ke lokasi proyek PT. WIKA, yaitu pembangunan 1.700 unit Logement atau Rumah Susun yang berada di Baraki dan El Harrach, Provinsi Alger. Dalam kunjungan lapangan ini, Menteri Basuki menyampaikan bahwa PT. Wijaya Karya telah menunjukkan hasil kerja yang baik, dan mengharapkan kepada seluruh karyawan PT. WIKA di lokasi proyek untuk dapat selalu menunjukkan kinerja yang terbaik.

“Kebanggaan bagi Kementerian PUPR melihat kiprah PT. Wijaya Karya di Aljazair. PT. WIKA sebagai rujukan pembangunan infrastruktur di negara ini. Untuk teknis pekerjaan, kualitas pekerjaan tidak perlu diragukan. _You are in the right hand, you can sleep well_,” ujar Menteri Basuki kepada pemilik pekerjaan.

Menteri Basuki juga membandingkan hasil kerja PT. WIKA dengan pembangunan Grand Mosque yang dikerjakan oleh kontraktor negara lain, dimana hasil pekerjaan PT. WIKA lebih baik. PT. WIKA harus bersiap untuk proyek yang lebih besar selanjutnya. Kepada para pekerja, Menteri Basuki berpesan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga nama baik bangsa Indonesia.

Terdapat empat proyek pembangunan rumah yang tengah dikerjakan oleh PT. Wijaya Karya di Aljazair dengan total nilai Rp 2,1 triliun dan melibatkan sebanyak 480 orang pekerja. Proyek pertama adalah pembangunan 1.700 unit Logement yang terbagi menjadi 70 blok dengan per blok berjumlah 25 unit bangunan terdiri dari 5 lantai. Proyek bernilai Rp 629 miliar dimulai pada September 2017 dan ditargetkan selesai dalam 24 bulan dimana progresnya telah mencapai 20%.

Proyek kedua yakni pembangunan 2.250 Logement di Ain Defla dan Khemis Miliana di Provinsi Ain Defla. Nilai proyek sebesar Rp 851 miliar yang dimulai September 2017 dan waktu penyelesaian 28 bulan. Proyek ketiga, pembangunan 400 Logements di Kourifa dengan nilai Rp 155 miliar yang dimulai sejak Mei 2017 selama 18 bulan. Proyek keempat adalah pembangunan 1.000 Logements di Souidania senilai Rp 390 miliar selama 26 bulan sejak Maret 2017.



Sumber :  http://rri.co.id/post/berita/576303/nasional/indonesiaaljazair_sepakat_tingkatkan_kerjasama_bangun_infrastruktur.html

Baca Terusannya »»  

Menag Gelar Evaluasi Haji 2018 di Wisma Haji Makkah

Makkah (Kemenag) --- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menggelar rapat evaluasi operasional haji tahun 2018. Evaluasi digelar di Kantor Daker Makkah dan diikuti oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, para Kepala Daerah Kerja, serta sejumlah Kepala Bidang layanan haji, mulai dari transportasi, katering, akomodasi, dan perlindungan jemaah.
Tampak hadir juga, Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Muhajirin Yanis. Rapat diawali dengan laporan Ketua PPIH Arab Saudi Ahmad Dumyathi Basori terkait progres pelaksanaan haji. Menurutnya, sampai 24 September 2018, total sudah 191.093 jemaah haji yang sudah kembali ke Tanah Air. Mereka terbagi dalam 475 kloter, 257 kloter terbang dengan Garuda Indonesia dan 218 kloter terbang dengan Saudia Airlines.
“Total ada 358 jemaah wafat, 59 masih dirawat,” ujar Dumyathi, Senin (24/09).
“Sampai hari ini, masih ada 36 kloter dengan 11.836 jemaah di Madinah,” sambungnya.
Terkait layanan transportasi, Dumyathi menjelaskan bahwa PPIH telah mengoperasikan 370 bus shawalat selama gelaran haji. Adapun untuk layanan Makkah – Arafah, 1.470 bus; Arafah – Muzdalifah 490 bus; Muzdalifah – Mina 350 bus, dan Mina – Makkah sebanyak 1.470 bus.
Layanan transportasi lainnya adalah rute Madinah menuju Makkah untuk gelombang pertama dan Makkah menuju Madinah untuk gelombang kedua. Total lebih dari 4600 armada yang digunakan untuk layanan ini.
Jumlah yang tidak kalah banyak adalah layanan transportasi Makkah ke Bandara Jeddah dan sebaliknya. Total lebih dari 4700 armada yang digunakan. Adapun untuk layanan Madinah – Bandara (PP) mencapai 4.500 armada.
Terkait katering, total ada 14.274.042 boks yang didistribusikan kepada jemaah selama di Makkah. Selain itu, 3.606.202 boks yang dibagikan ke jemaah selama di Madinah. “Total ada 2.869.027 boks katering yang diberikan kepada jemaah selama fase Armina. Adapun untuk layanan katering di bandara, total mencapai 205.495 boks,” tuturnya.
Menag Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi kinerja PPIH Arab Saudi pada musim haji 1439H/2018M. Menurutnya, secara umum penyelenggaraan haji tahun ini berjalan dengan baik. “Itu telah diakui publik juga oleh kalangan media massa. Bahkan Presiden Jokowi telah memberikan apresiasi atas suksesnya haji tahun ini,” ujar Menag.
Kepada jajarannya, Menag mengingatkan sejumlah inovasi yang harus dilakukan pada musim haji mendatang. Tahun 2019, setidaknya ada delapan inovasi yang akan dilakukan, dan empat di antaranya relatif baru, yaitu:
a. Fast track untuk proses imigrasi jemaah. Inovasi ini akan berimplikasi positif terhadap layanan jemaah karena tidak perlu antri lama setibanya di Arab Saudi. “Sejak di Tanah Air, perlu dipersiapkan dengan cermat, akurat dan teliti dan perhitungan yang sangat matang,” pesan Menag.
b. Pemondokan Full Musim.  Tahun ini, sejumlah hotel di Madinah sudah disewa full musim. Menag minta, tahun depan seluruh pemondokan jemaah di Madinah sudah full musim. Hal itu akan memudahkan proses penempatan jemaah selama berada di Kota Nabi.
c. Pemberian nomor pada tenda Arafah dan Mina. Ini dimaksudkan agar setiap kloter sudah mengetahui maktab dan tendanya. Dengan demikian, jemaah tidak perlu berebut tenda sesampainya di Arafah dan Mina. “Kita yang harus mengatur, bukan muassasah. Pada saat yang sama, kita bisa mengontrol muassasah dalam menyediakan tenda,” harapnya.
d. Revitalisasi satgas. Ke depan, jumlah dan kulifikasi harus benar-benar dihitung agar sesuai kebutuhan lapangan.
“Catatan dalam evaluasi ini agar bisa dimatangkan sebagai bahan dalam melakukan evaluasi nasional,” tandasnya.



Sumber :  https://kemenag.go.id/berita/read/508822/menag-gelar-evaluasi-haji-2018-di-wisma-haji-makkah
Baca Terusannya »»  

Sri Mulyani Soroti RI yang Masih Impor Ikan hingga Teh

Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyinggung soal jenis teh yang masih diimpor Indonesia. Jenis teh tersebut adalah teh beras merah.

"Aroma beras merah itu impor dari Jepang. Masa Indonesia nggak bisa bikin kaya green tea itu kita impor dan itu ada demand-nya banyak, restoran Jepang di Jakarta," ujar Sri Mulyani dalam Seminar Nasional Peningkatan Ekspor Nasional dan Dukungan Pemangku Kebijakan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Indonesia Eximbank ke-9 di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2018).

Selain teh, Sri Mulyani juga menyoroti sejumlah komoditas yang masih bergantung dari impor. Sri Mulyani menyebutkan ada sejumlah produk perikanan yang juga masih dipenuhi dari impor.

"Indonesia lebih banyak laut daripada darat, harusnya nggak ada impor ikan kecuali ikan langka," kata Sri Mulyani.

Tidak hanya komoditas makanan, untuk jenis tekstil, Indonesia juga masih tergantung dari impor berupa barang mentah atau raw material. Sri Mulyani menginginkan hasil produk tekstil tersebut bisa diekspor lagi dalam bentuk barang jadi.

"Harusnya diekspor juga supaya seimbang," kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga menyinggung idealisme Mahatma Gandhi. Tokoh yang memimpin rakyat India untuk lepas dari penjajahan Inggris memboikot produk sejumlah komoditas, antara lain garam, gula dan baju.

Sri Mulyani mengatakan, langkah Gandhi memboikot pakaian yang diimpor menunjukan perlawanannya terhadap penjajahan dan juga bisa menginspirasi banyak orang India.

"Mendingan pakai baju buatan tangan-tangan orang India sebagai menunjukkan independensi dan meningkatkan semangat merdeka, self sufficent," kata Sri Mulyani.


Sumber :  https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4226495/sri-mulyani-soroti-ri-yang-masih-impor-ikan-hingga-teh

Baca Terusannya »»  

Diusulkan, sektor perikanan dibahas di pertemuan IMF-Bank Dunia


Jakarta (ANTARA News) - Pengamat sektor perikanan Moh Abdi Suhufan menyatakan berbagai isu yang terkait dengan bidang kelautan dan perikanan seharusnya dibahas dalam Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali, Oktober 2018.

"Sepertinya tidak ada isu dan tema spesifik yang membicarakan isu perikanan dalam pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali," kata Abdi Suhufan, Selasa.

Menurut dia, hal ini patut disayangkan sebab banyak isu sektor kelautan dan perikanan yg sebenarnya membutuhkan dukungan internasional, terutama Bank Dunia.

Abdi memaparkan isu pertama adalah pembiayaan infrastruktur perikanan, mengingat dalam tiga tahun terakhir pertumbuhan pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan perikanan sangat rendah, antara lain karena disain utama pembangunan pelabuhan perikanan tidak berjalan baik karena keterbatasn anggaran APBN.

Dikhawatirkan, pelabuhan perikanan yang ada saat ini tidak mampu menampung pertumbuhan kapal ikan yg meningkat. Sedangkan apabila APBN terbatas, mesti ada skema lain untuk membiayai infrastruktur perikanan.

Ketua Harian Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) ini juga ingin pertemuan tersebut membahas mengenai cara-cara guna mengantisipasi perubahan iklim dan bencana di pesisir.

"Saat ini ada sekitar 7.801 desa kawasan pesisir terpapar bencana dan sebanyak 2.266 desa rawan bencana rob. Ada sekitar 15 juta penduduk Indonesia di desa pesisir yg terancam bencana dan rob. Mangrove di pesisir makin berkurang akibat pembangunan perumahan, tambak dan abrasi, 52 persen mangrove kritis," ucapnya.

Kemudian, ujar dia, adalah soal pembiayaan berkelanjutan untuk konservasi laut, agar komitmen internasional utk pembiayaan berkelanjutan konservasi laut di Indonesia perlu ditagih kembali.

Ia mengingatkan bahwa Coral Triangle Initiative (CTI) yang bertujuan melindungi terumbu karang di kawasan pasifik termasuk Indonesia perlu mendapat sokongan pembiayaan internasional melalui skema yang lebih adil bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia.

"Jangan sampai hanya menjadi jualan lembaga-lembaga internasional dan menjadi pepesan kosong bagi Indonesia," tuturnya.

Selanjutnya, ujar Abdi, hal penting lainnya yang perlu dibahas adalah peningkatan SDM dan perlindungan pekerja perikanan, agar pemerintah mesti berkomitmen meningkatkan SDM kelautan dan perikanan, termasuk perlindungan pekerja perikanan di dalam dan luar negeri.

Saat ini, ungkapnya, diperkirakan terdapat sekitar 250.000 pekerja perikanan Indonesia bekerja di kapal-kapal ikan asing, tanpa perlindungan yang memadai, sehingga komitmen internasional sangat dibutuhkan untuk perlindungan melalui pemenuhan hal-hal pekerja perikanan yang bekerja di atas kapal ikan.




Sumber : https://www.antaranews.com/berita/751529/diusulkan-sektor-perikanan-dibahas-di-pertemuan-imf-bank-dunia
Baca Terusannya »»  

Gugus Tugas Pemilu 2019 Dibentuk, KPI Imbau Lembaga Penyiaran Tak Jadikan Programnya Panggung Teatrikal Peserta Pemilu

Jakarta – Gugus Tugas Pengawasan dan Pemantauan Pemberitaan, Penyiaran, dan Iklan Kampanye Pemilu 2019 telah dibentuk atas gagasan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Pembentukan Gugus Tugas itu dikuatkan dalam surat keputusan bersama Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers yang ditandatangani Selasa (25/9/2018) pagi tadi di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.
Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis mengatakan, terbentuknya Gugus Tugas empat lembaga akan mempermudah KPI dalam melakukan pengawasan dan penindakan jika ada indikasi pelanggaran kampanye dan iklan kampanye di media penyiaran. 
“Gugus tugas ini akan jadi ukuran dan koordinasi antar lembaga ketika ditemukan indikasi pelanggaran terhadap aturan berkampanye di lembaga penyiaran,” katanya pada saat ditanyai wartawan usai penandatanganan SKB dan peluncuran Indeks Kerawanan Pemilu 2019 Bawaslu. 
Menurut Andre, panggilan akrab Ketua KPI Pusat, ada sekitar 9000 program acara yang menjadi pengawasan KPI, baik di level induk jaringan maupun di lokal. Pengawasan ini harus melibatkan KPID karena ada ribuan lembaga penyiaran, baik TV maupun radio, yang bersiaran di Indonesia. 
KPI saat ini sedang fokus mengawasi konten acara program talkshow. KPI menilai konten di acara tersebut sudah mulai mengarah ke Pemilu karena dijadikan sebagai panggung teatrikal. 
“Kami mengimbau seluruh program talkshow untuk tidak menjadikan acara tersebut sebagai panggung teatrikal. Jika kami temukan ada dialog yang tidak etis, cacian dan bertengkar, KPI akan melakukan tindakan tegas. Kami concern dengan hal itu. Tolonglah berdialektika yang baik,” pinta Andre.
KPI juga meminta seluruh calon dan tim sukses untuk menghormati dan mengikuti etika penyiaran dengan berkampanye yang baik. 
Terkait aturan kampanye dan iklan kampanye di media penyiaran, KPI sudah sepakat dengan panduan yang ada (PKPU dan UU Pemilu) selain P3SPS. Tidak ada yang dikurangi atau ditambah.
Jika ditemukan ada yang pelanggaran, KPI akan melaporkan ke gugus tugas. Penyelenggara Pemilu akan menindak sesuai dengan kewenangannya yakni kepada peserta Pemilu. Sedangkan KPI akan menindak lembaga penyiaran. “Jika mereka tidak tertib, kita akan melakukan tindakan penghentian program atau mengurangi durasi waktu siar sesuai dengan aturan di UU Penyiaran. Itu dalam konteks media,” tegas Andre. 
KPI menilai aturan kampanye Pemilukada serentak yang lalu dapat menjadi acuan bagi lembaga penyiaran. Karena tafsirannya tidak akan berbeda jauh, meskipun dalam Pemilu 2019 nanti ajangnya pemilihan Legislatif dan Presiden. 
Mengenai aturan kampanye Pemilu 2019 di lembaga penyiaran, Ketua Bawaslu Abhan, mengatakan ada dua cara yakni dengan difasilitasi KPI dan peserta Pemilu. Tetapi masa tenggangwaktu untuk kampanye dan iklan kampanye melalui media penyiaran dibatasi hanya 21 hari sebelum masa tenang. Mulai tanggal 24 Maret hingga 14 April. Aturan ini diatur oleh PKPU dan UU Pemilu. 
“Ini akan jadi konsentrasi pengawasan kami. Jadi jangan sampai ada iklan kampanye dan kampanye sebelum 24 maret ada iklan dan kampanye dari Partai Politik atau peserta Pemilu yang memang secara substansi mengandung unsur kampanye. Kalau itu memenuhi unsur kampanye sebelum masa beriklan, maka akan berpotensi pelanggaran kampanye di luar jadwal. Itu terkait pelanggaran kampanye. Tapi terkait kontennya itu menjadi ranah KPI,” jelasnya.
Abhan menyatakan Gugus Tugas ini dibentuk untuk menciptakan perlakuan dan ruang yang sama kepada peserta pemilu. Untuk mewujudkan pemilu yang luber dan jurdil, lanjutnya, perlu dilakukan pengawasan dan pemantauan pemberitaan, penyiaran, dan iklan kampanye Pemilu 2019 melalui lembaga penyiaran, perusahaan pers, dan pers nasional. Pengawasan tersebut dilakukan secara terkoordinasi dengan Bawaslu, KPU, KPI, dan Dewan Pers.
"Gugus Tugas dibentuk di tingkat pusat dan di tingkat provinsi. Gugus tugas ini bertugas melakukan kajian laporan dugaan pelanggaran, mengambil keputusan terhadap adanya pelanggaran, dan mengawal penegakan hukum atas rekomendasi yang telah dikeluarkan," terang dia.
Abhan mengatakan, penegakan hukum dilakukan oleh masing-masing pihak sesuai dengan wewenangnya. Penegakan hukum terhadap peserta Pemilu, kata dia, dilakukan oleh Bawaslu dan KPU. "Penegakan hukum terhadap lembaga penyiaran dilakukan oleh KPI. Sedangkan penegakan hukum terhadap perusahaan pers dan pers nasional dilakukan oleh Dewan Pers," tutur dia.
Kegiatan Gugus Tugas pertama kali, kata dia, adalah menyusun Petunjuk Teknis tentang Pengawasan dan Pemantauan Pemberitaan, Penyiaran, dan Iklan Kampanye Pemilu 2019 melalui Lembaga Penyiaran, Perusahaan Pers, dan Pers Nasional.
Selanjutnya semua lembaga dalam Gugus Tugas akan berkoordinasi dalam konsolidasi data dan informasi terhadap pengawasan dan pemantauan pemberitaan, penyiaran dan iklan kampanye, mengawal proses penegakan hukum, dan penyusunan dan pemberian rekomendasi atas tindak lanjut hasil pengawasan dan pemantauan pemberitaan, penyiaran dan iklan kampanye kepada masing-masing lembaga. 


Sumber :  https://www.kpi.go.id/index.php/id/umum/38-dalam-negeri/34702-gugus-tugas-pemilu-2019-dibentuk-kpi-imbau-lembaga-penyiaran-tak-jadikan-programnya-panggung-teatrikal-peserta-pemilu

Baca Terusannya »»  

Ribuan Daftar Beasiswa Digital Talent, Kabalitbang SDM: Peluang Bentuk SDM Andal

Jakarta, Kominfo - Seminggu berjalan sejak pendaftaran Beasiswa Pelatihan Intensif Digital Talent Indonesia resmi dibuka Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 17 September 2018 lalu. Hingga Selasa (25/09/2018) pagi, tercatat sudah ada 33 ribu orang pendaftar. Respons luar biasa dari masyarakat ini menumbuhkan optimistisme Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo, Basuki Yusuf Iskandar.
Menurutnya program itu akan dapat menjadi peluang membentuk sumberdaya manusia andal untuk mengisi kesenjangan antara kekurangan teknisi dan ahli di bidang vokasi serta ahli di bidang manajerial tingkat lanjut sesuai dengan kebutuhan industri.
“Saya optimis dengan respons masyarakat yang luar biasa. Untuk bisa sampai ke tahap akhir kan memang ada prosesnya. Tapi yang ingin daftar, yang bersedia akses sampai hari ini hingga 33 ribu, dan masih ada waktu pendaftaran sekitar 2 minggu. Ini menggambarkan potret ketertarikan kepada program kita, juga potret bagaimana kompetensi masih menjadi tantangan bagi masyarakat. Kita kekurangan, tapi demand terhadap teknisi di bidang TIK meningkat,” jelas Basuki Yusuf Iskandar saat ditemui di ruang kerjanya, Gedung Utama Kementerian Kominfo, Senin, Senin (24/09/2018).
Menurut Kabadanlitbang SDM Kementerian Kominfo, penyiapa sumberdaya manusia di bidang teknologi menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah. Terutama untuk mengatasi kesenjangan antara ketersediaan tenaga kerja yang kompeten di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dengan kebutuhan Industri 4.0.
“Kami lihat pasarnya luar biasa. Ini masa emas, big data, cloud, keamanan informasi, AI (kecerdasan buatan). Ini suatu potensi agar industri tertarik dengan anak-anak kita sendiri. Tadi pagi saja kita lihat ada pengumuman investasi dari Amazon. Kalau nanti betul-betul Amazon investasi di sini, tenaga kerja kita siap tidak?” Tidak mungkin juga kalau multi national corporation (perusahaan multi-nasional, red.) atau bahkan perusahaan kita sendiri yang bergerak di level multi-nasional terpaksa harus mencari tenaga kerja asing,” tuturnya.
Program Beasiswa Digital Talent dikelola oleh Balitbang SDM Kementerian Kominfo. Tahun ini, untuk menghasilkan 1000 orang tenaga andal industri 4.0, Kementerian Kominfo bekerja sama dengan lima universitas negeri di Indonesia selaku tuan rumah dan penyedia tenaga pengajar. Institut Teknologi Bandung dan Universitas Indonesia untuk bidang Cybersecurity dan Cloud Computing, Universitas Gadjah Mada dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember untuk bidang Big Data dan Artificial Intelligence, serta Universitas Padjajaran untuk pelatihan Digital Business. Program itu juga didukung oleh Microsoft Indonesia selaku penerbit sertifikat keahlian sesuai dengan tema pelatihan masing-masing.

Topang Pengembangan SKKNI 
Saat ditanya tentang keterkaitan Digital Talent Scholarship dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), Kabalitbang SDM Basuki menyatakan masih butuh proses panjang untuk mendapat pengakuan dari industri bagi produk SKKNI. “Kita masih belum dapatkan pengakuan industri bahwa SKKNI telah mengeluarkan produk yang andal. Saya kira ini long journey untuk bisa sampai ke sana, sementara kebutuhan TIK tidak bisa ditunda lagi,” paparnya.
Hal itu juga menjadi salah satu alasan mengapa sertifikat program Digital Talent dikeluarkan oleh Microsoft Indonesia. “SKKNI belum terlalu tune-in dengan demand industri. Secara konsep mungkin match, tapi dalam prakteknya ada kesulitan. Biasanya industri menggunakan standar yang digunakan vendor karena lebih praktis dan didukung dengan alat. Sementara SKKNI baru sampai pada keahlian, tapi untuk ekosistem yang tumbuh dan berkembang belum muncul. Secara faktual sertifikasi dari Microsoft dan lainnya lebih seksi. Maka kita ambil keduanya, dengan harapan SKKNI (bidang industri 4.0) akan muncul,” ungkap Basuki.
Balitbang SDM Kementerian Kominfo juga terus berdiskusi dan melakukan survei bersama dengan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) mengenai kebutuhan tenaga kerja di bidang TIK. “Agar bisa dipetakan, bisa diproyeksikan jumlahnya, bisa diantisipasi dan disiapkan seperti apa tenaga yang dibutuhkan industri. Jadi bukan hanya 20ribu (melalui program beasiswa Digital Talent, red.), kalau bisa berlanjut besar,” jelas Kabalitbang SDM.


Sumber : https://www.kominfo.go.id/content/detail/14619/ribuan-daftar-beasiswa-digital-talent-kabalitbang-sdm-peluang-bentuk-sdm-andal/0/berita_satker

Baca Terusannya »»  

Perbanyak Tahlilan, Ciptakan Keguyuban

Grobogan – Wakil Gubernur Jawa Tengah KH Taj Yasin Maimoen meminta masyarakat khususnya umat muslim menguri-uri atau melestarikan tradisi haul, yang diwariskan oleh nenek moyang dan dilakukan secara turun-temurun oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.
Menurutnya, tradisi haul yang diadakan bertepatan dengan wafatnya seseorang yang ditokohkan, memberikan dampak positif untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa kepada Allah SWT. Sekaligus sebagai wujud penghormatan kepada para pendahulu, dengan mengenang dan mendoakan jasa-jasa besar dalam mewariskan nilai-nilai kebaikan dan keislaman kepada masyarakat. Selain itu, salah satu manfaat yang dikandung dalam tradisi ini adalah sebagai cerminan dalam memperkuat persaudaraan, kerukunan, keguyuban, dan kegotongroyongan di kalangan masyarakat.
“Selain tujuan utama, di dalam haul tidak ada yang membahas pilpres. Tidak ada yang membahas pileg disini. Yang mungkin njenengan sama yang di sebelahnya beda pilihan dan kemarin tukaran dhewe-dhewe, tapi disini tidak ada yang tukaran. Sehingga pemerintah provinsi, Pak Kapolsek dan Pak Camat ini berterima kasih kepada masyarakat bisa berkumpul seperti ini,” katanya saat menghadiri acara Haul Masyayikh Wa A’wanihim di Desa Bandungsari Kecamatan Ngaringan Kabupaten Grobogan, Selasa (25/9).
Ditambahkan, kerukunan merupakan wajah asli dari Islam yang rahmatan lilalamin,  dan dirindukan banyak orang karena bisa memberikan rahmat kepada alam semesta, penuh toleransi dan menciptakan kesejukan dalam bermasyarakat. Karenanya, pemerintah dan masyarakat harus saling bergandengan tangan untuk terus menciptakan suasana seperti ini agar pembangunan di Jawa Tengah bisa berjalan dengan lancar dan kesejahteraan masyarakat bisa ditingkatkan.
Mantan anggota DPRD Jateng ini menjelaskan, menciptakan situasi yang kondusif memang menjadi kewajiban pemerintah. Namun tanpa dukungan dari masyarakat akan sulit terwujud. Karenanya masyarakat dan pemerintah harus bisa merawat dan memperkuat persatuan dan kesatuan agar stabilitas pemerintah mulai dari pusat, provinsi, dan kabupaten/ kota bisa berjalan dengan baik.
“Ayo kita bersama-sama apalagi sebentar lagi akan ada tahun politik, jangan sampai gonthokgonthokan agar Pemerintah Jawa Tengah bisa kerja dengan baik karena tenang daerahnya, santun masyarakatnya. Dan akhirnya orang-orang mau berinvestasi ke Jawa Tengah, sehingga ekonomi bisa berjalan,” ujarnya.
Maka dari itu, Yasin berpesan kepada masyarakat untuk memperbanyak kegiatan-kegiatan keagamaan yang bisa menciptakan keguyuban warga, meredam perpecahan dan menciptakan kedamaian.
“Saya pesan kepada masyarakat dan kepada diri saya sendiri ayo wujudkan Islam yang rahmatan lilalamin. Ahlus-sunnah wal jamaah yang bisa guyub seperti saat ini kita uri-uri, tahlilan ayo kita tambah yang banyak, maulidan ayo kita besarkan,”pungkasnya.


Sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/perbanyak-tahlilan-ciptakan-keguyuban/

Baca Terusannya »»  

2023, Pertumbuhan Ekonomi Jateng Ditarget Setidaknya 5,5 %

Tuntang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong pertumbuhan ekonomi. Hingga akhir 2023, pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 5,5-5,8 persen.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP pada acara Pra Rapat Koordinasi Pengendalian Pelaksanaan APBD Provinsi Jawa Tengah sampai dengan Agustus 2018, di Tlogo Tuntang, Senin malam (24/9). Untuk mencapai itu, dilakukan berbagai upaya, salah satunya mendorong investasi di provinsi ini.
Ditambahkan, untuk menarik investor, proses perizinan yang mudah melalui online single submission (OSS) diberikan kepada publik. Selain itu, pengembangan kawasan industri juga terus dilakukan.
“Ada beberapa prioritas yang nanti akan dikembangkan di Jawa Tengah, yang sudah diperintahkan Komisi XI kepada Bappenas, di antaranya pengembangan kawasan industri di Brebes. Di sana sudah tersedia lahan seluas 7.500 hektare dan itu sudah dalam penguasaan Pemkab Brebes. Mari kita dorong,” terangnya.
Sri Puryono menjelaskan, selain kawasan industri, potensi destinasi wisata Jateng juga terus dikembangkan. Termasuk pengembangan Karimunjawa sebagai destinasi wisata unggulan yang kini telah didukung dengan hadirnya penerbangan reguler Nam Air dan Wings Air. Penerbangan reguler tersebut mempersingkat waktu tempuh pelancong untuk tiba di Karimunjawa.
Mantan Kepala Dinas Kehutanan itu mengungkapkan, Pemprov Jateng terus berupaya menyediakan tenaga kerja kompetitif. Salah satu caranya adalah mereplikasi kesuksesan SMKN Jateng yang telah mencetak lulusan siap kerja, bahkan cukup banyak siswa yang memeroleh tawaran kerja sebelum mereka lulus.
“Untuk ketersediaan tenaga kerja kompetitif, SMK Jawa Tengah ini ada tiga, nanti kita replikasi. Nanti bisa memanfaatkan kerja sama dua SMK menjadi satu, tidak harus membangun sekolah baru. Teknisnya ada pada dinas pendidikan,” lanjutnya.
Sri Puryono juga berpesan agar SKPD menyusun rencana strategis (renstra) 2019-2023 secara cermat. Inovasi dan kreativitas jajarannya sangat diharapkan untuk bisa mewujudkan visi dan misi gubernur.
“Renstra lima tahun ke depan saya pesan betul, tim internal di dinas itu segera disusun. Renstra jangan hanya as usual. Panjenengan harus punya proyeksi, punya prediksi ke depan mau apa. Inovasi dan kreasi saya tunggu,” pungkasnya.
 



Sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/2023-pertumbuhan-ekonomi-jateng-ditarget-setidaknya-55/

Baca Terusannya »»  

ALUR PENDAFTARAN CPNS DAN FORMASI CPNS 2018

Menyusuli Pengumuman Gubernur Jawa Tengah Nomor 800/0016246 tanggal 19 September 2018 tentang Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018, bersama ini kami umumkan kembali Pengumuman Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 sebagai berikut :
RALAT CPNS 2018 Pemprov Jateng



Sumber : https://jatengprov.go.id/rilis/ralat-cpns-pemprov-jateng-2018/

Baca Terusannya »»  

Bupati turun langsung droping air ke warga terdampak kekeringan

PATI – Kemarau berkepanjangan tahun ini sangat dirasakan warga Pati khususnya daerah yang terdampak  rawan kekeringan, khususnya di wilayah Kecamatan Jakenan. Ada beberapa desa yang terdampak, salah satunya adalah Desa  Kedungmulyo. Rabu(26/9/2018).

Untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan tersebut, Pemda menggandeng beberapa perbankan yang ada di Pati untuk membantu meringankan beban warga dalam hal air bersih. Maka hari ini Pemda Pati bersama instansi perbankan antara lain  BRI, BKK, BNI, BPR dan PMI memberikan droping air bersih yang langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, salah satunya di Desa Kedungmulyo Kecamatan Jakenan.

Bupati H. Haryanto SH, M.M, M.Si didampingi Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawn, S.Sos, Kapolres yang diwakili Kasat Sabhara serta dari pimpinan perbankan yang ada di Pati.  Adapun titik bantuan untuk kali ini adalah warga Rt 7/1 Desa Kedungmulyo yang di koordinir oleh Bapak  Paimin, selaku Kadus Desa Kedungmulyo. Bersama relawan dari PMI, Babinsa dan Polsek Jakenan bahu membahu melaksanakan pembagian air bersih supaya tertib sehingga masyarkat tidak saling berebutan dan supaya merata. Warga RT 7/1 sangat antusias menerima bantuan air bersih ini karena memang kondisi wilayahnya yang  kesulitan air bersih. Droping air kepada warga Kedungmulyo ini sebanyak 6 truk tangki air berkapasitas 5000 liter.

Bapak Paimin selaku Kadus Desa Kedungmulyo mengatakan, “ Kami sangat berterimakasih kepada semua pihak yang peduli atas masalah yang dihadapi warga kami tentang masalah air bersih, memang wilayah kami terdampak parah karena sumur warga sudah mengering sedangkan untuk kebutuhan air bersih warga patungan untuk membeli kepada agen penjual air dengan menggunakan truk tangki,” katanya.


Sumber :  http://www.kodimpati.com/warta-tni/dampak-kekeringan-kemarau-tahun-ini-semakin-meluas.html
Baca Terusannya »»  

LAGI, DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA ADAKAN BIMTEK SMARTCITY

PATI-Bimbingan Teknis ( Bimtek ) Tahap III Penyusunan Master Plan Smartcity Kabupaten Pati, diadakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Selasa,25/9) di ruang Pragolo Setda Kabupaten Pati.
Acara ini berlangsung 2 hari hingga rabu 26 September 2018 mendatangkan Ibu Sita Laksmi sebagai narasumber dari Kementerian Kominfo RI dan dihadiri Wakil Bupati Pati, Kepala Dinas Kominfo Pati bersama jajaran Dewan Smart City Kabupaten Pati dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Acara dibuka oleh Kepala DISKOMINFO Kabupaten Pati dan dilanjutkan pemberian wejangan oleh Wakil Bupati Pati Saiful Arifin. Terpilihnya Kabupaten Pati dalam gerakan ini merupakan sebuah kebanggaan, sekaligus motivasi untuk terus bekerja secara professional. Smart City tidak bisa dijalankan oleh sektor-sektor tertentu saja, melainkan harus didukung oleh seluruh OPD dengan koordinasi dan sinergi antar sektor. Semoga program ini bisa segera diterapkan baik di tingkat kabupaten maupun dipelosok desa.


Sumber : https://www.patikab.go.id/v2/id/2018/09/26/lagi-dinas-komunikasi-dan-informatika-adakan-bimte/

Baca Terusannya »»  

Kampanye di Pasar Boleh, Asal Patuhi Rambu- rambu Berikut Ini

PATI-Larangan adanya kampanye di pasar sempat bergulir, tetapi setelah rapat pembahasan penentuan lokasi kampanye dan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2019 di ruang Pragola Setda Pati hal itu diperbolehkan. Meski demikian, pemasangan APK tidak boleh diletakkan di lingkungan pasar karena akan merusak keindahan lokasi tersebut. Hal itu diungkapkan Bupati Haryanto saat mengikuti rapat tersebut.
"Aturan terkait atribut dan larangan kampanye tidak jauh berbeda pada pemilihan kepala daerah (pilkada). Hanya tadi disempurnakan yang tadinya pasar tidak boleh digunakan untuk kampanye sekarang boleh. Tetapi, kalau untuk pemasangan atribut di pasar tetap tidak boleh," jelasnya.
Tempat yang terlarang untuk pemasangan APK lanjutnya, semua alun-alun di Pati termasuk alun- alun di desa, tempat ibadah, tempat pendidikan, dan tempat milik pemerintah. Kedepan Haryanto akan membuat Surat Keputusan Bupati termasuk larangan dan sanksi ketika melanggar.
"Sanksinya nanti berupa sanksi moral maupun pencabutan dan pengambilan atribut. Dalam pelaksanaannya nanti kerjasama antara Panwaslu dan Satpol PP," jelasnya.
Sementara itu Ketua KPU Pati, Much Nasich menambahkan pada 23 September 2018 kebanyakan partai sudah menyerahkan pelaporan dana kampanye kecuali Partai Amanat Nasional (PAN). Meski demikian, KPU Pati masih tetap berkoordinasi dengan KPU Provinsi dan Pusat.
"Sebab, aturannya bagi tidak menyerahkan pada waktu yang telah ditentukan maka akan dibatalkan sebagai peserta pemilu. Karena syarat untuk mengikuti pesta demokrasi, adalah menyerahkan laporan awal dana kampanye. Hal itu tidak dilakukan oleh PAN, meskipun kita telah melakukan koordinasi, bimtek dan pemberitahuan tetapi hingga tadi malam belum diserahkan pada pukul 18.00 WIB dan baru hadir pada 21.05 dan melampaui batas waktu," ungkapnya.
Sesuai dengan ketentuan PKPU, partai yang tidak menyerahkan pada hari yang ditetapkan untuk sementara dibatalkan keikutsertaannya. "Tetapi masih tetap kita koordinasikan terlebih dahulu kepada KPU Provinsi dan Pusat," tuturnya.
Pihaknya juga mengatakan, terkait jumlah dana kampanye tertinggi saat ini KPU Pati masih melakukan verifikasi. "Karena laporan yang diterima masih dalam pencermatan serta masih berupa tumpukan berkas dan belum diperiksa secara teliti. Nanti kita sampaikan," imbuhnya.
Nasich juga menambahkan, terkait tim kampanye untuk pilpres tingkat kabupaten sudah diserahkan di tingkat provinsi. Disamping itu, tim kampanye untuk pemilihan presiden ada sendiri dan dari partai juga ada sendiri. "Nantinya pertai politik bisa mengampanyekan calon presidennya serta calon legislatif. Tetapi, untuk calon DPD tidak boleh mengampanyekan capres," tandasnya.


Sumber : https://www.patikab.go.id/v2/id/2018/09/25/kampanye-di-pasar-boleh-asal-patuhi-rambu-rambu-be/

Baca Terusannya »»  

Sudah Haji, 10 Tahun Kemudian Baru Bisa Berhaji Lagi

PATI-Pemerintah mengeluarkan peraturan ketat terkait keberangkatan haji dan umrah. Untuk mememberikan kesempatan merata kepada setiap calon haji, orang yang sudah haji tidak bisa langsung mendaftar haji lagi.
Hal itu dikemukakan Bupati Pati Haryanto pada acara tasyakuran kedatangan jamaah haji di Pendopo Kabupaten Pati, kemarin. Acara tasyakuran tersebut juga dihadiri  Wakil Bupati Pati, Sekda Pati, serta Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Setda Pati Edi Sulistyono.
"Setelah kita menunaikan ibadah haji, rentan waktunya adalah 10 tahun kemudian untuk bisa mendaftar ibadah haji lagi. Yang umroh pun juga demikian, baru bisa mendaftar lagi setelah 5 tahun", jelasnya. Jika masyarakat sudah pernah haji namun mendaftar lagi, maka akan dikenakan charge dengan nominal Rp 8 - 9 juta.
Diakui Bupati bahwa untuk bisa mendaftar hingga menunaikan ibadah haji, membutuhkan waktu yang tidak sebentar, namun sangat lama. "Oleh karena itu, kita patut bersyukur atas kedatangan kembali para jamaah haji. Semoga menjadi haji yang mabrur", pungkasnya.


Sumber :  https://www.patikab.go.id/v2/id/2018/09/26/sudah-haji-10-tahun-kemudian-baru-bisa-berhaji-lag/

Baca Terusannya »»  

Asisten Sekda Ungkap Sejumlah Fakta Tak Terduga di Balik Penyelenggaraan Haji 2018

PATI-Seluruh jamaah haji kabupaten Pati yang terdiri dari 6 kloter yaitu kloter 57, 58, 59, 60, 61, 62 yang diberangkatkan tanggal 2, 3 Agustus 2018 lalu sudah kembali ke tanah air sejak tanggal 14 dan 15 September 2018 lalu.
Para haji tersebut kemudian mengikuti kegiatan tasyakuran kedatangan jamaah haji di Pendopo Kabupaten Pati, pagi tadi.
Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Setda Pati Edi Sulistyono melaporkan bahwa jamaah haji yang berangkat riil berjumlah 1595 orang dengan keterangan sakit satu orang, wafat sebelum berangkat satu orang, dan satu lagi wafat namun digantikan oleh anaknya. Sedangkan jamaah haji yang wafat di tanah suci ada lima orang dan berhak mendapatkan santunan kematian masing-masing sebesar Rp 18,5 juta.
"Sedangkan untuk kondisi jamaah haji selama di tanah suci dilaporkan secara umum baik, hanya batuk dan pilek yang banyak di keluhkan para jamaah haji di tanah suci. Pelaksanaan ibadah jamaah haji di tanah suci juga berlangsung aman lancar dan bahkan beberapa Karom sempat mengajak anggotanya untuk bisa melakukan ibadah umroh sunnah berkali-kali", urai Edi.



Sumber :   https://www.patikab.go.id/v2/id/2018/09/25/asisten-sekda-ungkap-sejumlah-fakta-tak-terduga-di/

Baca Terusannya »»  

SIMULASI : Massa Ricuh di Depan KPU Pati, Polres Pati Terjunkan Water Canon

PATI – Suasana Ricuh serta suara Rentetan Tembakan terdengar di halaman Stadion Joyokusumo pagi tadi. Tampak massa semakin anarkis terlihat didekat KPU Pati, Selasa 25 September 2018.
Jangan salah dulu, suara rentetan tembakan tersebut memang merupakan rangkaian adegan dalam Simulasi Pengamanan Kota (Sispamkota) terkait Pemilu 2019. Dimana petugas polisi memperagakan sejumlah adegan terkait pengamaman ketika muncul kerusuhan sebagai dampak dari Pemilu 2019.
Kapolres Pati, mengatakan, “Bahwa simulasi pengamanan Pilpres dan Pileg tahun 2019 ini sebagai kesiapan personel dari tahap kampanye sampai dengan pemungutan suara”.
Kapolres juga mengapresiasi kepada TNI dan Pol PP Pati yang siap mendukung dalam pelaksanaan simulasi ini,” kita berharap pelaksanaan Pilpres dan Pileg berjalan aman, damai dan sejuk, kami berharap apabila ada permasalahan bisa diselesaikan dalam ruangan baik dengan KPU maupun Gakkumdu,”.
Hadir dalam giat tersebut antara lain Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, Forkopimda Kabupaten Pati, Perwakilan Parpol peserta Pemilu 2019 serta PJU Polres Pati.
Dalam Pelaksanaan simulasi ini melibatkan personil Polres Pati dan Polsek jajaran Polres Pati sebanyak 436 Personil, selain itu juga melibatkan PHH Brimob Pati sebanyak 30 pers, Kodim Pati sebanyak 13 pers dan Sap Pol PP Kabupaten Pati sebanyak 10 personel. 





Baca Terusannya »»  

Jelang Pemilu 2019, Polres Bersama Kodim Pati Gelar Simulasi Penanggulangan Unjuk Rasa Anarki

PATI– Simulasi Latihan Pra Operasi Mantap Brata 2018 yang melibatkan ratusan anggota Polres serta anggota TNI untuk pengamanan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 digelar di lapangan Stadion JoyoKusumo Pati,Selasa (25/09/)
Pada apel tersebut hadir pula Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos. serta jajaran Forkompinda Kabupaten Pati. Pada kesempatan itu juga, personel gabungan TNI-Polri menggelar latihan Tactical Floor Game (TFG) sebagai persiapan menghadapi penyelenggaraan pemilu serentak mendatang. Kegiatan diikuti personel Polres, Polsek dan Kodim Pati.
Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidyawati S.IK. dalam sambutannya menyampaikan, agar pasukan yang terlibat dalam kegiatan pemilu mendatang, harus benar siap dan faham akan tugasnya masing-masing. Perkuat sinergitas TNI-Polri agar tercapainya pemilu aman dan damai, dan kepada pasukan yang sudah dipilih, susun rencana kegiatanya secara profesional guna menjamin keamanan dalam pemilu.
“Banyak upaya-upaya yang menyebarkan isu-isu tidak benar dimana yang bertujuan untuk memprovikasi masyarakat. Kapolres mengimbau agar masyarakat tidak ikut menyebar berita-berita yang bisa mengganggu kelancaran pelaksanaan Pemilu” kata Kapolres.
Sambutan Wabup Pati H Sayful arifin mengatakan dalam Simulasi yang baik ini, kita berharap dan kita sama jaga pati tetap damai dalam hal ini merupakan gawe Parpol yg akan melaksanakan Pileg dan Pilpres kita semua menginginkan dalam memilih wakil rakyat dan pemimpin untuk lima tahun kedepan bangsa lebih baik, kita rasakan latihan saja capek apalagi kenyataannya sekali lagi terima kasih kepada kepolisian dan TNI dari Kodim Pati yang telah bekerjasama menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik,”ungkapnya.
Di temui di lokasi Dandim Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos mengatakan Simulasi penanggulangan unjuk rasa anarki bertujuan agar personel yang terlibat pengamanan Pemilu faham akan tugas pokok dan fungsi, serta peran masing-masing satuan, baik di tingkat Polres maupun Polsek, demikian juga dengan TNI dan instansi terkait lainnya, peran masyarakat sangat di butuhkan dalam pelaksanaan Pileg maupun Pilpres, mari kita jaga Pati dalam pelaksanaannya nanti aman damai dan tidak ada kendala,”tegasnya.


Sumber : http://www.kodimpati.com/warta-tni/jelang-pemilu-2019-polres-bersama-kodim-pati-gelar-simulasi-penanggulangan-unjuk-rasa-anarki.html
Baca Terusannya »»  

Bati Wanwil Koramil Pucakwangi Hadiri Pembukaan Lomba MAPSI

PATI– Komunikasi Sosial dalam melaksanakan tugas Aparat Teritorial sangat menunjang tugas sehari – hari, serperti halnya Bati Wanwil Koramil 17/Pucakwangi serma Sugeng, menghadiri  pembukaan lomba MAPSI ( mata pelajaran seni islami) tingkat Sekolah Dasar (SD) ke -21 di Gedung KPRI”Harum Mukti ” Kecamatan Pucakwangi  yang di ikuti + 333 peserta Se-Kecamatan Pucakwangi. (25/09)
Hadir dalam acara Muspika Kecamatan Pucakwangi, Ketua panitia, Kepala Kua. Bati Wanwil Koramil Pucakwangi,  dan Guru – guru pendamping peserta lomba.
Ketua panitia HM. Tohir  S.pd. Dalam sambutan mengucapkan terimakasih atas kehadiran tamu undangn dan peserta lomba MAPSI ke 2 thn 2018 Kecamatan pucakwangi. Mari kita jadikan acara ini sebagai wadah untuk menguji mental anak anak didik kita dalam hal mata pelajaran islami. Tahun 2018 ini ada banyak perlombaan contohya lomba Adzan, rebana, computer islami, kaligrapi ada 13 perlombaan.  mari kita dampingi anak kita untuk mnjadi yang terbaik dmi bangsa dan agama.”jelasnya.
Sementara Sambutan dari Sekcam Pucakwangi, Suwadi SH mengungkapkan  rasa bangga kepada  anak-anak yang sangat antusias mengikuti lomba ini, kedepan lomba seperti ini harus  lebih di tinggkatkan karena ini wadah bagi anak-anak dalam hal pelajaran islami,  Sesuai dengan Tema lomba MAPSI tahun  2018 ke 2 tingkat Kecamatan dengan temaKITA TERAPKAN PENDIDIKAN AGAMA DAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER MUSLIM YANG PANCASILAIS”, semoga nantinya peserta lomba bisa menjadi wakil Kabupaten Pati dalam ajang lomba yang lebih tinggi lagi,”ungkapnya.



Sumber :  http://www.kodimpati.com/warta-tni/bati-wanwil-koramil-pucakwangi-hadiri-pembukaan-lomba-mapsi.html
Baca Terusannya »»  

Kasdim Pati Hadiri Haul Sunan Ngerang ke 16 Di Wilayah Juana

Pati – Kasdim 0718/Pati di dampingi Danramil Juana, Pada hari Selasa tanggal 25 September 2018 dimulai pukul 13.00 Wib menghadiri Haul sunan ngerang ( syeh muhammad Nurul yaqin ) ke 16, bertempat di komplek BCB ( Benda cagar budaya ) makam sunan sentono desa pekuwon Kecamatan Juwana Kabupaten Pati dan pelaksanaan pengajian umum dan lelang selambu dalam yang di hadiri 3000 orang.
Sesepuh Yayasan Sunan Ngerang KH Ahmad Fadil  dalam sambutannya mengucapkan selamat Datang kepada segenap tamu undangan dan Jama’ah Pengajian pada siang hari ini, dalam kesempatan ini mengatakan bagi siapa – siapa yang memuliakan Waliyullah, akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT, kita semua yang hadir di Makam Sentono ini mengharapkan Kharomahnya Sunan Ngerang, Wali itu bermacam-macam ada yang mau diramaikan dan ada yang tidak mau diramaikan Makamnya dan di dunia ini kita diperintahkan untuk bertaqwa dan di dunia ini diibaratkan seperti pasar yakni ramai dengan menggunakan pakaian, apabila kita tidak Sabar di dunia ini maka akan bubar   Kesabaran yang dimiliki Nabi dan para Wali hendaknya sebagai Contoh panutan Kita dalam kehidupan sehari-hari,”ucapnya. .
Malikul Khasan saya selaku Kades Pekuwon mengucapkan banyak terimakasih kepada panitia atas kerja kerasnya sehingga acara demi acara dalam rangka Houl Sunan Ngerang Ke 16 dapat terlaksana dengan baik, tak lupa Saya Ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada masyarakat Desa Pekuwon yang telah guyub rukun membantu Houl Sunan Ngerang, semoga amal Ibadah Bapak Ibu semua mendapatkan ganjaran dari Allah SWT dan warga Desa Pekuwon ini ada 3 agama namun dapat bahu membahu dalam rangka Houl Sunan Ngerang,”ungkapnya.
Sambutan Habib Mustofa  mengatakan kita manusia biasa banyak Dosa baik dengan Orang Tua, saudara, teman maupun tetangga, dan mari Kita ikuti pengajian kumpul dengan Kyai, Alim Ulama, Ziarah kubur untuk instrospeksi diri dan mengingatkan kita semua urusan Akhirat,dunia tidak kekal, yang kekal hanyalah Akhirat dan manusia itu matinya sama seperti kebiasaannya pada saat hidup dan apabila Hidupnya baik maka pada saat matinya juga dalam keadaan baik, Syukur- syukur dalam keadaan Husnul Qotimah dan apabila orang yang hidup di dunia menginginkan Rezeki yang Barokah maka Santuni lah anak Yatim,”jelasnya.
Sementara di temui di lokasi Kasdim Pati Mayor Inf. Moch Sholihin Sag. Msi, di dampingi Danramil Juana Kapten Inf Yahudi mengatakan, “Sungguh merupakan kehormatan, saya diundang hadir dalam acara Haul Sunan Ngerang, sebab dengan begitu saya dapat bersilaturrhami dengan para ulama dengan harapan akan mendapatkan rahmat dari Allah SWT,” ungkapnya.
Salah satu ajaran para ulama yang sampai saat ini tetap lestari dan masih berlangsung karena merupakan tradisi baik adalah mencoba mengenang dan mengingat jasanya dengan menggelar haul. Haul adalah kegiatan bernuansa agama yang digelar saat hari wafatnya ulama dimaksud dengan tujuan untuk mengenang jasa selama hidup. “Inilah bedanya Ulama dengan Nabi. Ulama dikenal saat wafatnya, Nabi Muhammad pada hari lahirnya,” terangnya.



Sumber :  http://www.kodimpati.com/warta-tni/kasdim-pati-hadiri-haul-sunan-ngerang-ke-16-di-wilayah-juana.html

Baca Terusannya »»  

Polsek Juwana Laksanakan Patroli Dialogis Obvit dan Pertokoan

PATI Juwana – Pelaksanaan Patroli merupakan tugas rutin sehari hari anggota Polsek Juwana,  sebagai wujud kegiatan antisipasi gangguan kamtibmas Selasa (25/09/2018),  Polsek Juwana Patroli dengan sasaran Obvit dan Pertokoan dipimpin oleh Ka SPKT I  Aiptu Edi Cahyono.
Sasaran Patroli kali ini yaitu Pasar juwana, Pasar Porda, Bank BPD, Indomart Jl. WR Supratman, dan terakhir di Pertokoan jl. Diponegoro. Patroli ini juga dimaksudkan untuk menjalin kemitraan dan kerja sama yang baik antara Pihak Keamanan Obvit dan Pertokoan dengan Kepolisian demi menjaga situasi yang aman, kondusif di wilayah hukum Polsek Juwana.
Ditempat terpisah, Kapolsek Juwana AKP Eko Pujiyono bahwa kegiatan Patroli ini intensif dilaksanakan guna menekan serta meminimalisir angka kriminalitas sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman khususnya Obvit dan Pertokoan di Juwana.
Kapolsek menambahkan, pesan-pesan Kamtibmas kita sampaikan agar masyarakat merasa nyaman dan aman saat melaksanakan transaksi di Obvit dan Pertokoan di Polsek Juwana.
“Kenyamanan dan Keamanan warga Masyarakat di wilayah Juwana menjadi Prioritas jajaran Polsek Juwana agar sitkamtibmas tetap kondusif ”. Tandasnya




Sumber :  http://tribratanews.pati.jateng.polri.go.id/2018/09/polsek-juwana-laksanakan-patroli-dialogis-obvit-dan-pertokoan/
Baca Terusannya »»  

Direvitalisasi, Pedagang Pasar Juwana Pati Dibuatkan Kios Darurat

Pati – Proses revitalisasi pasar Juwana yang dianggarkan lebih dari Rp 2 miliar akan segera dimulai. Untuk itu, para pedagang dibuatkan kios darurat yang lokasinya berada di lokasi pedagang ikan, atau sebelah barat pasar. Diharapkan, akhir September ini semua pedagang yang ada di dalam pasar, sudah menempati kios darurat tersebut. Salah seorang pedagang pasar Juwana, Ratmi mengaku senang dengan adanya pembangunan pasar tersebut. Dia juga sudah menempati pasar darurat yang sudah disediakan oleh pihak pengelola. Sementara untuk barang dagangannya, hanya dibiarkan di kios tanpa dinding itu.
“Saya sudah puluhan tahun jualan di pasar juwana ini. Semoga saja kios darurat ini bisa membuat pedagang mencari nafkah selama revitalisasi berlangsung,” katanya, Selasa (25/9/2018).
Senada juga dikatakan oleh Painah, dia mengaku senang dengan adanya revitalisasi pasar itu. Meski demikian, dia tetap berharap agar pembangunan bisa cepat selesai. Sehingga, pasar yang baru bisa segera ditempati oleh pedagang seperti biasanya.
“Di kios darurat ini kan sementara. Nanti kalau pembangunannya sudah selesai, kami juga akan kembali ke dalam pasar lagi. Semoga saja proses pembangunannya cepat diselesaikan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pati Riyoso mengatakan, revitalisasi Pasar Juwana 2018 ini membangun petak depan pasar. Hal itu untuk menata pedagang yang selama ini berjualan di sekitar halaman pasar.
“Sesuai dengan rencana, kami akan membangun 130 petak los di depan pasar sisi timur dan selatan,” terangnya.
Lebih dari itu, untuk satu petak pasar rencananya akan diisi pedagang yang mempunyai izin lama. Sebab keberadaan pedagang di depan pasar selama ini membuat semrawut karena lapaknya dibangun sendiri oleh pedadang. Dengan dibuatkan petak los, keberadaan pedagang depan pasar bisa lebih rapi.
“Kami juga akan membangun fasilitas parkir di pelataran depan kios pasar sesuai lokasi saat ini. Desember mendatang proses pembangunan pasar akan rampung,” tandasnya.



Sumber :  http://www.murianews.com/2018/09/25/149177/direvitalisasi-pedagang-pasar-juwana-pati-dibuatkan-kios-darurat.html
Baca Terusannya »»  

Serah Terima Jabatan Bupati dan Ketua Tim Penggerak PKK Kudus

KUDUS-Penyerahan buku memori pelaksanaan tugas oleh Pj Bupati Kudus Riena Retnaningrum, SH kepada Bupati Kudus Ir. H.M. Tamzil, MT dan H.M. Hartopo, ST, MM, MH, mengawali acara Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kudus. Acara dilanjutkan serah terima buku memori oleh ketua tim penggerak PKK Hj. Endah Endayani Sam'ani kepada Hj Rina Budhy Ariani Muhammad Tamzil, SH kemudian penyerahan kepada Ketua Tim Penggerak PKK Jateng yang diwakili Tuti Hendrawan.

Dalam sambutannya, Tamzil mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati Kudus Riena Retnanigrum. "Terima kasih kepada Riena Retnaningrum, SH, selama sebulan telah banyak yang ia kerjakan, telah memberi masukan dan sikronisasi selama masa peralihan dan melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya," ujar Tamzil. Tamzil berharap agar tetap dapat menjalin silaturahim dengan Riena. "Meskipun Ibu Riena tidak menjabat lagi, besar harapan kami silaturahim tidak berhenti di sini dan kami menantikan masukan dan saran dalam melaksanakan tugas kedepan," kata Tamzil.

Tamzil juga mengucapkan selamat berkerja kepada ketua Tim Penggerak PKK & Dekranasda. "Selamat berkerja kepada ketua Tim Penggerak PKK & Dekranasda berserta jajarannya untuk bersama-sama membangkitkan kembali PKK dan Dekranasda di Kabupaten Kudus," ujar Tamzil. Tamzil juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Tim Penggerak PKK Jateng yang diwakili Tuti Hendrawan. "Terima kasih selama ini telah membantu Bu Rina Tamzil selaku sekretaris PKK Jateng," ungkap Tamzil.

Selain itu, Tamzil juga mengapresiasi Tim Penggerak PKK yang selama ini berkerja tanpa pamrih."Terima kasih kepada Tim Penggerak PKK yang selama ini mengabdi kepada masyarakat tanpa pamrih, dan kita merasakaan keberadaannya di masyarakat," ucap Tamzil. Tak lupa, Tamzil berpesan bahwa "mengingat PKK dan Dekranasda memiliki kader hingga ke desa-desa, oleh karenanya PKK dan Dekranasda harus bisa bersinergi untuk meningkatkan perekonomian keluarga,". Hal senada juga disampaikan oleh Tuti Hendrawan. "Saya minta kepada nyonya Hj. Rina Budhy Ariani Muhammad Tamzil, SH selaku ketua tim penggerak PKK yang baru untuk terus bersinergi dengan pemerintah ikut mendukung dan menyukseskan berbagai program pemerintah," ujar Tuti.


Dalam sambutannya, Riena menyampaikan tiga hal untuk Kabupaten Kudus. " Selamat dan sukses kepada Bupati dan Wakil Bupati Kudus, semoga Kudus semakin gemah ripah loh jinawi, yang kedua saya mengucapkan kepada seluruh jajaran Forkopimda atas kerja samanya selama ini, dan maaf apabila dalam menjalankan tugas selama ini ada hal-hal yang kurang berkenan,". Setelah mengakhiri sambutannya, Riena menyerahkan kenang-kenangan berupa bibit tanaman kelengkeng dan tanaman duren kepada Bupati, Wakil Bupati dan unsur Forkopimda. Khusus untuk Bupati Tamzil, Riena menyerahkan sepuluh kijang hasil perkembangbiakan dari BPSDMD Jateng.

Bertempat di pendopo pada Rabu (26/9), acara tersebut juga dihadiri mantan Bupati Kudus H. Soedarsono, Unsur Forkopimda, Tim Penggerak PKK & Dekranasda Kudus dan Jateng dan Perwakilan Dharma Wanita Kudus.



Sumber :   http://kudusnews.com/main/read/1/news/1317/serah-terima-jabatan-bupati-dan-ketua-tim-penggerak-pkk-kudus 
 
Baca Terusannya »»  

Apel Perdana Bupati Tamzil dan Wakil Bupati Hartopo

 
Kudus - Bupati Kudus Ir. H. M. Tamzil, MT dan Wakil Bupati H. M. Hartopo, ST, MM, MH memberikan sambutan perdananya pada apel pagi di pelataran pendopo Kudus pada Rabu (26/9). Apel rutin pada pagi hari ini diikuti oleh Sekda, Para Asisten, dan Kepala Dinas serta pegawai di lingkungan Pemkab.

Dalam sambutannya, Tamzil mengapresisasi pihak yang terlibat menyukseskan acara pelantikan dan penerimaan pada Senin (24/9) kemarin. “Saya menyampaikan terima kasih pada Sekda, jajaran asisten dan seluruh kepala dinas yang telah mempersiapkan pelantikan dan penerimaan di Pendopo, semua berjalan dengan lancar dan baik," ucap Tamzil. Tamzil juga mengapresiasi pelayanan di lingkungan Pemkab yang selama ini telah berjalan dengan baik. “Terimakasih kepada saudara-saudara yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan tulus ikhlas, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik, ” ungkap Tamzil.

Tamzil menghimbau untuk seluruh pegawai Pemkab Kudus dapat segera menyesuaikan dengan visi misi Bupati untuk masyarakat. “Untuk rekan-rekan segera menyesuaikan dengan visi misi kami, karena visi misi ini merupakan program kerja yang kami sampaikan kepada masyarakat, untuk itu saudara-saudara sekalian segera menyesuaikan dan saat ini kami juga dalam proses perubahan APBD 2018,” ujar Tamzil.

Tamzil juga berpesan tentang kegiatan apel di lingkungan Pemkab. “Berkerjalah sesuai dengan aturan yang ada, mengikuti apel pagi dan kalau tidak ada tugas keluar juga apel siang, kita berharap ada apel siang untuk mengetahui siapa yang berhalangan atau ada kegiatan di luar, ” kata Tamzil.

Dalam hal pelayanan kepada masyarakat, Tamzil juga memberikan himbauannya. “Mulai hari ini pelayanan kepada masyarakat untuk betul-betul dilayani dan dipermudah, jangan dipersulit dengan alasan tertentu,” himbau Tamzil. Hartopo menambahkan, “untuk melayani masyarakat, saya berharap semua harus sesuai SOP yang ada, sehingga dapat berjalan dengan baik,”.

Tamzil dan Hartopo juga terbuka kepada seluruh pihak untuk memberikan masukan dan koreksi .”Kalau ada sesuatu yang dirasa kurang, tolong disampaikan kepada kami berdua, kami terbuka untuk menerima masukan dan koreksi, ”. Hartopo juga menambahkan dalam sambutannya berharap kritik dan saran dari Bupati serta pegawai di lingkungan Pemkab. “Saya selalu minta arahan dan petunjuk kepada Bupati, beliau sangat berpengalaman dalam urusan birokrasi dan sebagai Bupati, dan saya minta petunjuk dan koreksi untuk rekan-rekan,”.

Tamzil juga ingin mendengar permasalahan yang dihadapi masyarakat melalui media sosial. “Dalam waktu dekat kami ingin membuat akun medsos, atau melalui akun yang sudah ada, sehingga masyarakat dapat melaporkan hal yang terjadi dilapangan sehingga bisa segera kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Dalam hal kedisiplinan berpakaian, Tamzil berpesan “tolong kerapian dalam berpakaian untuk diperhatikan, termasuk papan nama untuk diperbarui lagi”. Untuk tenaga outsourcing, Tamzil berpesan untuk melengkapinya dengan menyematkan identitas. “Termasuk anak-anak outsourcing perlu identitas yang menandakan sedang berkerja di lingkungan Pemda, sehingga identitasnya jelas ketika tugas diluar,”.


Sumber :  http://kudusnews.com/main/read/1/news/1316/apel-perdana-bupati-tamzil-dan-wakil-bupati-hartopo
Baca Terusannya »»  

Bupati Kudus Dengarkan Pandangan Fraksi-Fraksi tentang Perubahan APBD Kudus TA 2018

KUDUS- Siang Selasa (25/9), Bupati Kudus, HM. Tamzil dan Wakil Bupati Kudus, Hartopo menghadiri rapat paripurna pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda tentang perubahan APBD Kab Kudus TA 2018 yang diselenggarakan di DPRD Kudus. Rapat paripurna juga dihadiri Sekda, pimpinan OPD, maupun unsur Forkopimda.


Rapat paripurna kali ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kudus Achmad Yusuf Roni. Dalam agenda rapat kali ini, masing-masing fraksi mengemukakan pandangannya mengenai perubahan APBD TA 2018. Pandangan fraksi dimulai dari partai Golkar hingga Fraksi Partai Persatuan Bintang Pembangunan. Semua fraksi secara umum mengucapkan selamat atas dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Kudus yang baru.

Jubir fraksi Golkar, H. Mawahib mengharapkan kepemimpinan bisa mengeluarkan potensi daerah dengan baik sehingga pendapatan asli daerah bisa meningkat. Sementara itu, jubir fraksi PDI P, H. Hadi Sucahyono, S.IP., M.Si. berujar bahwa anggaran untuk kebutuhan masyarakat semakin banyak sementara sumber daya semakin menurun. "Maka dari itu, menyamakan persepsi kembali untuk siapa peraturan daerah itu diadakan perlu dilakukan," ujar Hadi.

Sebagai partai pengusung bupati dan wakil bupati terpilih, jubir fraksi PKB H. Sunarto, SH., MH. menyatakan hal ini merupakan sarana perwujudan amal bakti kepada Kudus. "Dalam penyusunan RAPBD ini harus selalu teringat akan mandat dari rakyat, sehingga penyusunan RAPBD walaupun dalam waktu yang singkat bisa strategis dalam upaya untuk kesejahteraan rakyat," ujarnya. Jubir fraksi Gerindra Kusma Hendriyanto, SH. juga menyatakan memberikan apresiasi kepada pendapatan daerah yang mengalami peningkatan sekaligus tetap memberikan kritik yang membangun.


Sementara itu, jubir fraksi PKS, H. Sayid Yunanta, S.Si. menyatakan sarannya agar mengoptimalkan waktu yang ada sehingga semua kegiatan terealisasi dengan baik. "Harus ada kerjasama yang baik antara legislatif dan eksekutif," ujarnya. Sependapat, jubir fraksi Nasdem H. Muhtamat menyatakan selamat bekerja kepada kepemimpinan yang baru.

Di lain pihak, Jubir Fraksi Hanura Demokrat, Sumarjono meminta pemimpin OPD terkait untuk menyelesaikan permasalahan kekosongan pemimpin desa yang masih terjadi di beberapa tempat. "Sehingga, pelaksanaan pemerintahan daerah bisa optimal," ujarnya. Terakhir, jubir fraksi Partai PBP yang merupakan gabungan dari PPP dan PBB, H. Soetiyono, SE., MH. menyatakan mengapresiasi peningkatan kinerja jajaran pendapatan daerah dan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.


Semua fraksi melampirkan kritik dan saran perubahan APBD TA 2018 kepada Bupati Kudus untuk dijawab. Sementara, sidang paripurna penjelasan dan jawaban Bupati Kudus diagendakan Rabu (26/9)


Sumber :  http://kudusnews.com/main/read/1/news/1315/bupati-kudus-dengarkan-pandangan-fraksi-fraksi-tentang-perubahan-apbd-kudus-ta-2018
Baca Terusannya »»  

ASN Harus Netral, Tapi Jangan Golput

JEPARA- Pemerintah Kabupaten Jepara meminta aparatnya benar-benar bisa menjunjung tinggi netralitas mereka di arena Pemilu 2019 mendatang. Sejumlah sanksi sudah disiapkan oleh Pemkab Jepara terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan pelanggaran netralitas. Sanksi yang akan diberikan bervariasi dengan melihat tingkat kesalahan. Jika hanya ringan, maka akan ada sanksi lisan dan teguran. Namun jika lebih, maka ada sanksi berupa penundaan kenaikan pangkat golongan hingga pemberhentian secara tidak hormat.
Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Pemkab Jepara, Ir. Sholih memberikan pernyataan terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2019, Selasa (25/9). Sholih menegaskan, posisi paling aman untuk para ASN adalah netral. Disamping aman, hal ini juga akan membuat aman keabsahan penyelenggaran Pemilu.  ASN harus profesional bekerja untuk melayani masyarakat, dan harus menjauhkan keterlibatan politis secara langsung.
Sikap netral itu harus benar-benar dipegang. Bahkan sikap terlalu agresif dalam mengikuti akun media sosial (medsos) pasangan calon, juga tidak diperkenankan. Misalnya saja, bentuk menyukai status atau me-like, memberi komentar, hingga membagikan, bisa dijadikan sebagai dasar untuk ditindaklanjuti. Sehingga para ASN diminta benar-benar berhati-hati dalam hal ini.
“Netral harus dan wajib. Namun sebagai warga negara yang baik, kami tetap meminta agar ASN tidak menjadi Golongan Putih (Golput). Mereka harus tetap ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memberikan hak suaranya pada 17 April 2019 nanti,” ujar Sholih.
Sementara itu, secara terpisah Ketua Bawaslu Jepara Sujiantoko, menyatakan pengalaman sebelumnya di Kabupaten Jepara harus bisa dijadikan pelajaran. Pada perhelatan Permilu Gubernur lalu, di Jepara masih ada ASN yang menghadiri deklarasi hingga foto bersama salah satu calon. Kejadian itu harus bisa menjadi perhatian bersama, agar tidak kembali terulang.
Dikatakan juga, factor kekerabatan antara ASN dan keluarga yang maju sebagai calon masih menjadi faktor potensi kerawanan munculnya pelanggaran terkait netralitas ASN. Baik itu secara langsung ataupun tidak langsung, potensi ini bisa terjadi. Karena itu pihaknya menyatakan akan konsen terhadap permasalahan ini.
 “Keterlibatan ASN menjadi bagian tim kampanye ataupun tim pelaksana kampanye, di Jepara kayaknya tidak ada. Adanya pelanggaran di Pemilu Gubernur lalu, semoga bisa menjadi perhatian bersama,” terangnya, Selasa (25/9).




Sumber :  http://www.wawasan.co/home/detail/6257/ASN-Harus-Netral-Tapi-Jangan-Golput
Baca Terusannya »»  
close
Banner iklan disini