ASIAN GAMES 2018 JAKARTA PALEMBANG

Cari Blog Ini

Senin, 25 Juni 2018

Sukseskan Pilkada Serentak, Presiden Jokowi Tetapkan 27 Juni Jadi Hari Libur Nasional

Dengan pertimbangan dalam rangka memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang dilaksanakan secara serentak di beberapa provinsi dan kabupaten/kota, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan bahwa hari Rabu, tanggal 27 Juni 2018, yang merupakan hari pemungutan suara serentak sebagai hari libur nasional.
Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 15 Tahun 2018 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2018 Sebagai Hari Libur Nasional.
Menetapkan hari Rabu tanggal 27 Juni 2018 sebagai hari libur nasional dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” bunyi diktum PERTAMA Keppres Nomor 15 Tahun 2018.
Dalam diktum KEDUA disebutkan, Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, yaitu di Jakarta pada 25 Juni 2015 itu.



Sumber Berita :  http://setkab.go.id/sukseskan-pilkada-serentak-presiden-jokowi-tetapkan-27-juni-jadi-hari-libur-nasional/
Baca Terusannya »»  

Ekspor Mei 2018 Mencapai US$ 16,12 Miliar, Sedangkan Impor Mei 2018 sebesar US$ 17,64 Miliar, naik 9,17 persen dibanding April 2018


EKSPOR INDONESIA:

Nilai ekspor Indonesia Mei 2018 mencapai US$16,12 miliar atau meningkat 10,90 persen dibanding ekspor April 2018. Demikian juga dibanding Mei 2017 meningkat 12,47 persen.

Ekspor nonmigas Mei 2018 mencapai US$14,55 miliar, naik 9,25 persen dibanding April 2018. Demikian juga dibanding ekspor nonmigas Mei 2017, naik 11,58 persen.

Secara kumulatf, nilai ekspor Indonesia Januari–Mei 2018 mencapai US$74,93 miliar atau meningkat 9,65 persen dibanding periode yang sama tahun 2017, sedangkan ekspor nonmigas mencapai US$68,09 miliar atau meningkat 9,81 persen.

Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Mei 2018 terhadap April 2018 terjadi pada tmah sebesar US$177,5 juta (200,74 persen), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada perhiasan/permata sebesar US$88,0 juta (16,83 persen).

Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–Mei 2018 naik 6,16 persen dibanding periode yang sama
tahun 2017, demikian juga ekspor hasil tambang dan lainnya naik 32,27 persen, sementara ekspor hasil pertanian turun 4,34 persen.

Ekspor nonmigas Mei 2018 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$2,09 miliar, disusul Amerika Serikat US$1,57 miliar dan Jepang US$1,40 miliar, dengan kontribusi ketganya mencapai 34,82 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (28 negara) sebesar US$1,74 miliar.

Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–Mei 2018 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$12,84 miliar (17,14 persen), diikut Jawa Timur US$8,02 miliar (10,70 persen) dan Kalimantan Timur US$7,45 miliar (9,94 persen

IMPOR INDONESIA :

Nilai impor Indonesia Mei 2018 mencapai US$17,64 miliar atau naik 9,17 persen dibanding April 2018, demikian pula jika dibandingkan Mei 2017 meningkat 28,12 persen.

Impor nonmigas Mei 2018 mencapai US$14,83 miliar atau naik 7,19 persen dibanding April 2018, demikian pula jika dibanding Mei 2017 meningkat 23,77 persen.

Impor migas Mei 2018 mencapai US$2,82 miliar atau naik 20,95 persen dibanding April 2018 dan naik 57,17 persen dibanding Mei 2017.

Peningkatan impor nonmigas terbesar Mei 2018 dibanding April 2018 adalah golongan mesin dan pesawat mekanik US$334,3 juta (15,19 persen), sedangkan penurunan terbesar adalah golongan kapal terbang dan bagiannya sebesar US$196,5 juta (82,46 persen).

Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–Mei 2018 ditempat oleh Tiongkok dengan nilai US$18,36 miliar (27,87 persen), Jepang US$7,59 miliar (11,53 persen), dan Thailand US$4,56 miliar (6,93 persen). Impor nonmigas dari ASEAN 20,41 persen, sementara dari Uni Eropa
9,25 persen.

Nilai impor semua golongan penggunaan barang baik barang konsumsi, bahan baku/penolong dan barang modal selama Januari–Mei 2018 mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya masing-masing 27,75 persen, 22,59 persen, dan 33,73 persen. 



Sumber Berita :   https://www.bps.go.id/pressrelease/2018/06/25/1501/-ekspor-mei-2018-mencapai-us--16-12-miliar--sedangkan-impor-mei-2018-sebesar-us--17-64-miliar--naik-9-17-persen-dibanding-april-2018.html
Baca Terusannya »»  

Dukung Asian Games, Pemerintah Optimis LRT Sumatra Selatan Siap Beroperasi Juli 2018

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) optimis Light Rail Transit (LRT) Sumatra Selatan akan selesai dan dioperasikan pertengahan Juli 2018.
LRT tersebut rencana akan digunakan untuk mendukung perhelatan akbar Asian Games 2018. “Kementerian Perhubungan memastikan tingkat keamanan dan keselamatan dalam pengoperasiannya nanti,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri, dalam keterangan persnya yang diterima Minggu (24/6).
Terkait hal tersebut, lanjut Zulfikri, Kemenhub telah melakukan serangkaian pengujian sarana dan prasarana LRT pada bulan Mei 2018 dan uji coba dinamis telah dilakukan pada Kamis (21/6) dari stasiun Jakabaring menuju stasiun Palembang Icon.
Pembangunan LRT Sumatra Selatan, menurut Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, merupakan amanah dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 116 Tahun 2015 dan Perpres 55 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 116 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit di Provinsi Sumatra Selatan.
“Perpres tersebut menugaskan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, sebagai pelaksana Pembangunan Prasarana Kereta Api Ringan/LRT di Sumatra Selatan serta PT. KAI (Persero) sebagai operator LRT Sumatra Selatan,” tambah Zulfikri.
Pekerjaan pembangunan LRT Sumsel, tambah Dirjen Perkeretaapian, sepanjang ± 23 kilometer (km) dilengkapi dengan 13 stasiun, 1 depo dan 9 gardu listrik dengan menggunakan lebar jalur rel 1067mm dan third rail electricity 750 VDC telah dimulai sejak Oktober tahun 2015 dengan pembiayaan APBN.
“LRT Sumsel ini akan menghubungkan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin menuju kawasan sport city Jakabaring. Selain digunakan sebagai sarana transportasi yang dapat mengurangi beban jalan raya dan penggunaan kendaraan pribadi, juga akan digunakan sebagai venue untuk perhelatan Asian Games tahun 2018,” ujarnya.
Jenis pekerjaan LRT Sumsel ini, tambah Dirjen Perkeretapian, sangat bervariasi mulai dari pekerjaan konstruksi, stasiun, sarana, depo yang luas, penanganan tanah yang disebabkan oleh karakteristik yang berbeda serta pekerjaan yang memerlukan penguasaan teknologi tinggi baik untuk jenis sarana, infrastruktur dan sistem fasilitas operasinya, dimana secara keseluruhan berupa konstruksi layang (elevated track) dengan dilengkapi third rail untuk power supply serta menggunakan teknologi slab track (tanpa ballast) pada jalur rel serta menggunakan sistem persinyalan fixed Block.
Nilai Investasi LRT Sumsel telah Di-review
“Berbeda dengan LRT Jabodebek yang menggunakan U-shaped Girder, LRT Jakarta menggunakan Box Girder, sedangkan LRT Sumsel menggunakan I Girder. Lebar spoor LRT Sumsel adalah 1.067 mm sedangkan LRT Jabodebek dan LRT Jakarta lebar spoor-nya adalah 1.435 mm,” jelas Zulfikri seraya menyampaikan bahwa itulah penyebab perbedaan karakteristik jenis konstruksi tersebut di atas mengakibatkan adanya variasi biaya konstruksi masing-masing LRT yang telah sesuai dengan harga pasar.
Nilai investasi secara keseluruhan dalam pembangunan LRT Sumsel ini, menurut Dirjen Perkeretaapian, merupakan total biaya sarana dan prasarana LRT yang tidak dapat terpisahkan.
“Sehingga, nilai investasi apabila dibagi panjang jalur kereta api tersebut dinilai masih cukup realistis dan telah dilakukan perbandingan dengan negara-negara di kawasan ASEAN. Sebagai contoh, seperti di Malaysia biaya untuk pembangunan LRT Kelana Jaya Line diketahui sebesar Rp817 miliar/km sedangkan untuk biaya pembangunan LRT di Manila sebesar Rp907 miliar/km,” jelasnya.
Anggaran pemerintah yang digunakan dalam pembangunan LRT Sumsel ini, menurut Zulfikri, telah diproses secara akuntabel dimana telah dilakukan review secara berlapis mulai dari review oleh konsultan independen yang berkualifikasi internasional, audit internal maupun audit eksternal oleh instansi terkait agar sesuai dengan prinsip Good Coorporate Governance.
“Sebelumnya, usulan pembiayaan untuk proyek LRT ini oleh kontraktor awalnya diajukan sebesar 12 T, namun setelah melalui beberapa tahapan review biaya tersebut dapat ditekan menjadi 10,9 T,” kata Zulfikri.
Dalam pelaksanaan pembangunannya, menurut Zulfikri, PT. Waskita Karya (Persero) dibantu oleh konsultan pengawas (supervisi) yang berkualifikasi Internasional yakni SMEC Internasional asal Australia.
“Perusahaan tersebut telah mempunyai pengalaman yang cukup luas di beberapa negara di kawasan Asia, Australia, dan Afrika, Eropa, serta Amerika,” pungkas Dirjen Perkeretaapian di akhir siaran pers.


Sumber Berita : http://setkab.go.id/dukung-asian-games-pemerintah-optimis-lrt-sumatra-selatan-siap-beroperasi-juli-2018/
Baca Terusannya »»  

Pecahan uang lama ditarik, batas penukaran 30 Desember

Pekanbaru (ANTARA News) - Bank Indonesia menarik uang kertas pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 tahun emisi 1998 dan uang kertas pecahan Rp50.000 dan Rp100.000 tahun emisi 1999. Batas penukaran sampai dengan 30 Desember 2018.

"Hak masyarakat untuk menuntut penukaran uang yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran tersebut (akan) hilang sejak 31 Desember 2018," kata Manajer Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan Ban Indonesia (BI) Provinsi Riau, Murdianto, di Pekanbaru, Senin.

Penukaran uang emisi lama bisa dilakukan di seluruh kantor perwakilan BI di jam operasional pada pukul 09.00-12.00 WIB.

"Yang masih pegang uang tersebut  buruan ditukar," katanya.

Peraturan BI No. 33/PBI/2018 mengatur pencabutan dan penarikan dari peredaran empat uang kertas yang telah beredar.

Uang kertas tersebut antara lain dua pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 tahun emisi 1998.

Uang kertas Rp10.000 itu bergambar muka berupa pahlawan nasional Cut Nyak Dien. Sedangkan pada uang Rp20.000 bergambar pahlawan nasional Ki Hajar Dewantara.

Kemudian peraturan BI itu juga menyatakan dua uang kertas tahun edisi 1999 untuk pecahan Rp50.000 dan Rp100.000 sudah ditarik dari peredaran. Pecahan Rp50.000 tersebut bergambar muka pahlawan nasional WR Soepratman, penyipta lagu Indonesia Raya.

Sementara itu, pecahan Rp100.000 bergambar muka dua proklamator Indonesia, Soekarno dan M. Hatta. Uang kertas tersebut berbahan polymer atau plastik.




Sumber Berita : https://www.antaranews.com/berita/721027/pecahan-uang-lama-ditarik-batas-penukaran-30-desember

Baca Terusannya »»  

Jangan Terkecoh Hoax Penetapan Formasi Tenaga Honorer

KBRN, Jakarta : Kabar bohong atau hoax penetapan formasi tenaga honorer untuk pengangkatan CPNS kembali beredar. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan bahwa tidak pernah menerbitkan laporan penetapan e-formasi tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak pengangkatan CPNS tahun 2016–2019.

"Kami kembali menegaskan bahwa hal itu tidak benar. Jangan sampai terkecoh hoax," ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Infomasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman di Jakarta, Minggu (24/6/2018).

Herman mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya dengan kabar yang tidak jelas sumbernya. "Waspada dan selalu mengecek kebenaran setiap informasi ke sumber resmi. Silahkan up date berbagai informasi tentang pendayagunaan aparatur negara di website resmi menpan.go.id," tegasnya.

Berita yang beredar di media sosial itu seolah-olah dikeluarkan Kementerian PANRB pada tanggal 1 November 2017. Isinya, berupa kuota formasi dari sejumlah instansi pemerintah pusat serta pemda yang ditetapkan dalam e-formasi. Informasi tersebut menyebutkan Kanreg, kode cepat, nama instansi, formasi, usul masuk, dan ditetapkan.

Tidak jelas apa maksud pembuat surat tersebut menyebarkan berita bohong itu melalui media sosial, karena Kementerian PANRB tidak pernah menerbitkan kebijakan e-formasi untuk non CPNS. Jelas ada motif tidak baik dibalik penyebarannya. E-formasi sendiri merupakan usulan dari instansi pemerintah untuk formasi CPNS, hanya pihak berwenang yang bisa mengakses e-formasi.

Beberapa waktu yang lalu, telah beredar juga persyaratan dan pemberkasan usulan CPNS di daerah dari tenaga honorer di kabupaten di Indonesia yang dikeluarkan oleh BKN. Namun BKN telah mengkonfirmasi bahwa informasi tersebut hoax. "Berdasarkan pengalaman, beredarnya hoax seperti itu berujung aksi penipuan CPNS. Jadi berhati-hatilah," pungkas Herman.


Sumber Berita :  http://www.rri.co.id/post/berita/542360/nasional/jangan_terkecoh_hoax_penetapan_formasi_tenaga_honorer.html

Baca Terusannya »»  

FESTIVAL BALON DITARGET JADI DESTINASI BARU KOTA PEKALONGAN

PEKALONGAN – Gelaran Festival Balon Udara di Kota Pekalongan diharapkan dapat menjadi magnet dan destinasi wisata baru di Kota Batik. Festival balon udara yang dilaksanakan sebagai solusi menjaga tradisi itu digelar oleh AirNav Indonesia bekerjasama dengan Pemkot Pekalongan yang berakhir jum’at kemarin (22/6).
Sebanyak 12 tim, turut serta dalam penyelenggaraan festival balon hari pertama di Lapangan Kuripan Lor. Pada hari kedua, panitia membuka pendaftaran seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin turut serta, dan dapat mendaftarkan diri hari itu juga. Balon udara berwarna warni yang diterbangkan dengan tambatan, mampu menyedot perhatian. Ribuan warga terpantau memadati lokasi penyelenggaraan festival.
Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih berharap, adanya festival balon udara tersebut bisa menjadi destinasi wisata baru di Kota Pekalongan khususnya untuk momen Syawalan. “Sehingga kami berharap kegiatan ini bisa digelar rutin setiap tahun bersama dengan AirNav, sehingga bisa menjadi tujuan wisata bagi masyarakat,” harapnya.
Festival balon udara digelar sebagai solusi agar tradisi penerbangan balon udara di Kota Pekalongan tidak hilang, namun juga tidak membahayakan penerbangan. “Keselamatan penerbangan menjadi perhatian utama bagi kita semua. Namun tradisi juga harus terjaga. Sehingga kegiatan ini bisa menjadi solusi alternatif agar keduanya dapat berjalan bersama,” kata Sekda.
Ia juga berharap adanya festival balon udara dapat menjadi wadah kreativitas bagi masyarakat. Juga dapat mendorong munculnya komunitas-komunitas baru yang lebih kreatif, dan dapat mendukung upaya pengembangan Kota Pekalongan.
Manager Humas AirNav Indonesia, Yohannes HD Sirait menambahkan, festival balon udara diharapkan mampu menjadi tradisi baru bagi masyarakat Kota Pekalongan. Dengan digelar festival, maka tradisi dapat terwadahi sekaligus tidak membahayakan penerbangan. “Memang belum semua siap menerima. Kami juga memahami bahwa tradisi tidak mudah diubah. Namun dengan penyelenggaraan ini kami berharap semakin ada trust dari masyarakat dan menyadari bahwa kegiatan ini juga berpotensi memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.
Di tahun pertama penyelenggaraan ini, lanjutnya, ada sebanyak 35 hingga 40 tim yang menjadi peserta. Ia berharap, di tahun-tahun mendatang jumlah peserta bisa terus bertambah. “Besok (hari ini) masih ada festival dan siapapun silakan mendaftar langsung kami tidak batasi. Bisa langsung hadir di lokasi acara,” katanya.
Berdasarkan data AirNav, penerbangan balon udara yang dilepas tahun ini masih tinggi. Hari pertama Idulfitri, ada 74 laporan balon udara dari pilot. Jumlah itu lebih banyak dari tahun 2016 yakni ada 14 laporan, dan tahun 2017 sebanyak 63 laporan. Catatan AirNav, untuk wilayah Jawa Tengah pada 14 Juni ada 1 laporan balon udara yang dilepas ke udara, 74 balon udara pada 15 Juni, 13 balon pada 16 Juni, 5 balon pada 17 Juni, 4 balon pada 18 Juni dan 3 balon udara pada 19 Juni.
“Bahkan kemarin ada pilot yang meminta geser ke kanan atau ke kiri karena bertemu dengan balon udara. Saat ini kondisi penerbangan Indonesia masih positif, sehingga kami harap tidak ada hal-hal yang dapat merusak kondisi itu,” harapnya.
Ahmad Mufikin, salah satu peserta Festival Balon Udara dari Medono mengatakan bahwa adanya festival tersebut dapat memberikan solusi bagi masyarakat agar tetap dapat menjalankan tradisi. “Positif, karena masih bisa menjaga tradisi, namun aman bagi semua. Yang terpenting tradisi masih terjaga,” katanya.
Mengenai balon udara yang diikutsertakan dalam festival, sudah sejak awal puasa lalu disiapkan. Biaya yang dibutuhkan mencapai Rp1 juta yang berasal dari iuran pemuda  dan masyarakat. “Semoga kedepan bisa lebih  baik. Motivasi kami ikut disini adalah untuk menjaga tradisi,” tambah Mufikin.
Hal yang sama disampaikan Saparun, peserta dari Sapuro. Ia menyadari adanya  bahaya jika balon udara dilepas. Sehingga melalui festival tersebut tradisi dan budaya masyarakat tetap terjaga dan tidak serta merta dilarang. “Harapannya ini diadakan tiap tahun agar menjadi solusi bagi masyarakat,” tandasnya.


Sumber Berita :  https://jatengprov.go.id/beritadaerah/festival-balon-ditarget-jadi-destinasi-baru-kota-pekalongan/
Baca Terusannya »»  

Pemprov Jateng Turunkan Tim Pemantau Pilkada

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menurunkan tim pemantau pilkada untuk memantau jalannya pemilihan gubernur pada 27 Juni nanti. Tim akan bekerja dua hari, yakni 26 – 27 Juni 2018.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP pada Doa Bersama Menjelang Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, di Kantor KPU Jateng, Minggu (24/6) malam. Menurutnya, dengan adanya tim pemantau diharapkan bisa membantu meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu. Salah satunya peningkatan partisipasi masyarakat dalam memberikan hak pilih.
“Kami Pemprov Jateng juga menurunkan tim pemantau pilkada dan Insya Allah tanggal 26 dan 27 Juni bekerja. Saya minta untuk juga mengurus formulir A5 (formulir untuk pemilih pindahan, red). Jangan sampai karena tugas, terus tidak nyoblos. Besok akan kami briefing sebelum berangkat ke lapangan,” tuturnya.
Sri Puryono berpendapat, segala keperluan untuk pesta demokrasi yang akan diselenggarakan dua hari lagi, sudah disiapkan secara matang oleh KPU Jateng. Mulai dari semua tahapan, hingga keamanan penyelenggaraannya. Secara lahiriyah, Jateng optimistis bisa melaksanakan pilkada dengan baik. Namun, dia mengingatkan, doa sangat penting agar penyelenggaraan pilkada terlaksana sesuai harapan semua pihak.
“Tidak kalah penting, mohon doa. Itu sangat penting. Malam hari ini memang sengaja diselenggarakan oleh KPU dan saya sangat senang Pak Joko (Ketua KPU Jateng, red) menyelenggarakannya. Harapan kita bersama bisa terlaksana sesuai dengan slogan KPU, Becik Tur Nyenengke.  Becik artinya siapapun yang menang atau kalah, saya kira kita sudah sama-sama dewasa untuk menyikapi. Meski demikian, kita harus tetap waspada,” tuturnya seraya mengingatkan.
Ketua KPU Provinsi Jateng, Joko Purnomo menyambung, sebaran daerah pelaksanaan Pilgub Jateng yang cukup luas, memang menjadi tantangan. Pihaknya sudah berupaya maksimal agar penyelenggaraan, baik pemilihan gubernur maupun pemilihan bupati/ wali kota yang dilaksanakan seretak di tujuh kabupaten/ kota, bisa dilaksanakan dengan lancar. Segala persiapan yang sudah dilakukan, menurutnya, merupakan kemampuan normatif dan lahiriah  sebagai manusia. Maka, pihaknya menyelenggarakan doa bersama, agar penyelenggaraannya nanti mendapat ridho Tuhan.
Pada acara doa bersama tersebut, para tokoh lintas agama secara bergantian mendoakan agar jalannya pemilihan gubernur maupun pemilihan bupati/ wali kota berjalan lancar, aman, jujur dan adil.


Sumber Berita :  https://jatengprov.go.id/publik/pemprov-jateng-turunkan-tim-pemantau-pilkada/

Baca Terusannya »»  

Pejabat Nobar Dimsum Vs Martabak Putar Perdana Bioskop Pati

PATI, - Setelah hampir satu bulan soft launching, keberadaan Bioskop New Star Cineplex (NSC) di Pragola Plaza, resmi dibuka pada Jumat (22/6). Grand launching itu pun dibuka dengan nonton bareng film Dimsum Vs Martabak.
Sejumlah pejabat dari Forkopimda dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Pati menikmati film dengan bintang Ayu Ting Ting tersebut. Film itu pun digratiskan saat grand launching tersebut.
Bupati Pati, Haryanto, mengapresiasi kehadiran bioskop tersebut dan berharap keberadaan bioskop itu mampu menarik kedatangan masyarakat ke Pragola Plaza. Dengan begitu ada peningkatan omzet dan pembeli di pusat produk unggulan Pati itu bisa signifikan.
"Dengan adanya bioskop tentu juga bisa menarik pengunjung untuk berbelanja ke Pasar Produk Unggulan Pragola Pati. Tentu itu akan mampu meningkatkan roda perekonomian usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Pati," imbuhnya.
Keberadaan bioskop di Pati bisa mengobati kerinduan masyarakat yang ingin menikmati film berkualitas. Sudah lebih dari 20 tahun tidak ada hiburan bioskop di Pati. "Jadi tak perlu jauh-jauh ke luar kota untuk menyaksikan bioskop. Di Pati saja," terangnya.
Manager Cineplek, Tonny Kusuma menambahkan bioskop itu memiliki dua studio. Kedua studio bioskop memiliki jam tayang sama, yaitu empat jam tayang. Yakni pada jam 12, 14, 16 dan 20. Pada hari Senin-Rabu HTM hanya Rp 25 ribu. Sedangkan Kamis dan Jumat Rp 30 ribu. Namun untuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur HTM 35 ribu rupiah.


Sumber Berita :   https://www.suaramerdeka.com/news/baca/97127/pejabat-nobar-dimsum-vs-martabak

Baca Terusannya »»  

Distribusi Logistik Pilgub Jateng Truk Dikawal Polisi

PATI– Distribusi logistik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018 telah dilakukan mulai pagi kemarin (23/6). Sebanyak empat unit truk dikerahkan untuk mendistribusikan logistik di 21 kecamatan di Kabupaten Pati.
Ketua KPU Kabupaten Pati Much Nasich kepada Jawa Pos Radar Kudus mengungkapkan, distribusi logistik hingga tanggal 25 Juni. Dari gudang kantor KPU pendistribusian akan dilakukan selama tiga hari bergiliran tiap-tiap kecamatan.
”Beberapa kecamatan seperti Kota, Cluwak, Sukolilo, Kayen sudah didistribusikan, nanti terus dilakukan pendistribusian di kecamatan lainnya, sampai 25 Juni. Lalu pada 26 Juni seluruh logistik sudah harus ada di masing-masing kecamatan atau PPK. Kemudian diteruskan ke masing-masing desa dan diteruskan di masing-masing TPS,” terang Nasich di sela-sela mengawasi pendistribusian logistik pagi kemarin.
Untuk menjamin keamanan logistik pilgub tersebut, satu personel polisi ikut naik truk mengawal tiap perjalanan logistik hingga sampai di kecamatan-kecamatan. Seperti diketahui, logistik pilgub ditarget sampai di TPS pada pukul 06.00 di hari pencoblosan yang digelar serentak pada Rabu (27/6) nanti.
”Pada pilgub 2018 ini ada 2337 TPS yang tersebar di seluruh Kabupaten Pati. Kami harap tak ada kendala, dan logistik benar-benar sampai dengan aman,” imbunya.
Sementara itu, terkait keamanan logistik saat berada di sekretariat PPK, pihak kepolisian sudah berkordinasi mengenai masalah ini. ”Saya rasa dari polres sudah berkordinasi terkait keamanan logistik pilgub di kecamatan-kecamatan nanti. Karena ini juga merupakan hajatan nasional,” imbuh Nasich.



Sumber Berita :   https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/06/25/82837/distribusi-logistik-pilgub-jateng-satu-truk-dikawal-satu-polisi
Baca Terusannya »»  

Sempat Terkendala Regulasi, Pembahasan Raperda Toko Modern Dimatangkan

PATI- – Pembahasan mengenai rancangan peraturan daerah (raperda) toko modern telah berlangsung kurang lebih setahun lalu. Hingga kini raperda yang digadang-gadang bakal melindungi keberadaan pasar tradisional masih terus digodok.
Demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati Sismoyo. Ia mengatakan, raperda yang merupakan inisiatif dari Komisi B ini akan segera ditingkatkan menjadi perda.
”Saat ini untuk mengatur keberadaan toko modern, Pati baru memiliki perbup. Secepatnya akan ada perda tersebut untuk mengganti perbup,” kata dia kepada harian Jawa Pos Radar Kudus.
Mengenai pembahasan raperda yang bisa dibilang tertunda, Sismoyo mengaku hal tersebut terjadi lantaran saat konsultasi ke Kementerian Perdagangan. ”Pembahasan raperda diminta untuk ditunda dulu, karena bakal ada regulasi anyar dari Kementrian Perdagangan terkait  hal tersebut,” imbuh Sismoyo.
Regulasi dari Kementerian Perdagangan itu terkait perizinan mengenai toko modern. Rencananya akan ditata ulang. Namun, lanjut Sismoyo hingga kini regulasi yang dimaksud dari Kementrian Perdagangan belum juga turun.
Seperti diketahui, raperda yang masih digodok DPRD Kabupaten Pati tersebut pada intinya mengatur tentang pembatasan toko modern. Selain itu penguatan pasar tradisional dan UMKM juga ditekankan dalam raperda tersebut.
Tahapan-tahapan seperti public hearing dan konsultasi telah dilakukan. Kini rancangan tersebut akan dibahas di pansus. ”Secepatnya akan diselesaikan. Memang sempat diarahkan untuk ditunda terkait bakal adanya regulasi baru dari Kementerian Perdagangan, namun hingga kini belum ada kejelasan, dan regulasi tersebut belum keluar. Makanya penggodokan raperda ini jalan terus agar makin matang,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bapemperda, Bambang Susilo menuturkan, rapat beberapa waktu lalu memutuskan raperda tersebut untuk dilanjutkan. Meskipun disarankan Kementerian Perdagangan untuk ditunda.
”Hal tersebut lantaran regulasi belum juga ada dari Kementerian Perdagangan, untuk itu agar menghindari kekosongan regulasi di daerah, raperda tersebut dilanjutkan ke tahap-tahap berikutnya sesuai tahapan penggodokan perda. Selain itu, di daerah regulasi hanya ada peraturan bupati. Supaya tak menjadikan polemik lebih lanjut,” papar Bambang.
Lebih lanjut, target penyelesaian perda toko modern ini bisa digedok 2018 ini. Sebab perda inisiatif dari Komisi B ini masuk dalam Program Pembentukan Perda (Propemperda) 2018.


Sumber Berita :   https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/06/25/82836/sempat-terkendala-regulasi-pembahasan-raperda-toko-modern-dimatangkan

Baca Terusannya »»  

Dua Kepala Kambing Dilarung Saat Sedekah Laut Bajomulyo, Juwana.

PATI JUWANA – Larung sesaji dalam ritual sedekah laut Desa Bajomulyo, Juwana menggunakan dua kepala kambing. Prosesi melarung sesaji yang ditempatkan pada miniatur kapal berlangsung lancar. Kali ini pihak panitia sedekah laut menggunakan dua miniatur kapal yang dilarung hanya ngga muara Laut Jawa.
Seperti biasa, banyak ritual sebelum puncak acara, yakni larung sesaji. Seperti Kiran budaya lokal, berebut gunungan makanan ringan hingga pentas hiburan yang yang digelar setelah pemberangkatan kapal-kapal tangen hantarkan sesaji menuju ke muara.
Mulai dari awak kapal hingga polisi air turut menjaga keselamatan warga selama ritual menuju muara.
Bupati Pati, Haryanto saat sambutan berharap dari ritual itu bisa memberi keselamatan nelayan-nelayan dari Kabupaten Pati.
“Bismillahirohmanirohim maka acara larung saji yang akan kita laksanakan hingga ke muara saya serahkan kepada panitia,” ungkapnya, Minggu (24/6/2018) di TPI II Juwana.
Kepala Unit TPI II Juwana, Tri Widodo mengatakan, kali ini memang berbeda dalam hal saji yang dilarung, yakni menggunakan dua kepala kambing. Jika tahun-tahun sebelumnya, ritual ini menggunakan kepala kerbau untuk warga Desa Bajomulyo.
“Dulu-dulu adalah kepala kerbau, kalau kepala kambing alasannya saya sendiri kurang tahu, saya di sini baru tiga bulan ini. Harapan kedepan adanya larung saji ini agar supaya masyarakat nelayan Desa Bajomulyo dan sekitarnya bisa mendapat keselamatan yang banyak agar membangun desa maupun Kabupaten Pati,” kata Tri Widodo.
Tutur Kepala Unit TPI II Juwana, tradisi Larung sesaji dalam sedekah laut sudah berlangsung sekitar 30 tahun yang lalu. Pertama kali yang mengadakan adalah warga Desa Bendar, Juwana dimana dahulu menggunakan pohon pisang untuk melarung ke sungai. 



Baca Terusannya »»  

Hari Ini Distribusi Logistik Pilgub dan Pilbup Dimulai

KUDUS – Distribusi logistik pemilihan gubernur (pilgub) dan pemilihan bupati (pilbup) dimulai hari ini (25/6). Logistik Pilkada Serentak 27 Juni 2018 akan bergeser dari gudang KPU Kudus menuju panitia pemilu kecamatan (PPK), selanjutnya sampai tingkat tempat pemungutan suara (TPS).
Komisioner KPU Kudus Eny Misdayani mengatakan, untuk distribusi logistik akan dimulai hari ini (25/6) ke PPK. Selanjutnya pada 26 Juni bergeser ke panitia pemungutan suara (PPS) atau di tingkat desa. ”Kami lakukan serentak dan berjenjang,” katanya kemarin.
Dari tingkat PPS, logistik pemilu akan didistribusikan ke tingkat TPS, sebelum pukul 07.00 harus sudah terdistrbusi ke 1.491 TPS yang ada di Kudus. Tahapan tersebut sudah dipersiapkan oleh pihaknya, termasuk dari sisi armada juga sudah disiapkan.
”Untuk proses penyegelan sudah dilakukan sejak Sabtu dan hari ini (kemarin, Red). Besok (hari ini, Red) proses distribusi sudah bisa dilakukan karena penyegelan juga sudah rampung,” ungkapnya.
Proses pengamanan distribusi juga sudah dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk kepolisian. Pengamanan menjadi vital untuk logistik, sehingga menjadi prioritas.
Untuk sisa surat suara, rencananya akan dimusnahkan pada 26 Juni malam. Pemusnahan sisa surat suara disaksikan oleh Panwaslu, polres, paslon atau tim sukses. ”Semua kami lakukan sesuai regulasi yang ada,” ujarnya.
Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan, untuk pengamanan logistik atau surat suara sudah dilakukan sejak awal. Pertama sejak proses distribusi surat suara dari perusahaan percetakan ke kantor KPU Kudus. ”Distribusi juga menjadi kewajiban kami,” jelasnya.
Untuk distribusi nantinya akan dilakukan pengamanan pihak kepolisian sampai tingkat TPS. Sehingga proses distribusi diharapkan berjalan dengan baik dan pilkada berjalan dengan aman dan kondusif.



Sumber Berita :   https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/06/25/82830/hari-ini-distribusi-logistik-pilgub-dan-pilbup-dimulai
Baca Terusannya »»  

Hari Tenang, Petugas Gabungan Bersihkan Alat Peraga Kampanye

KUDUS – Alat peraga kampanye (APK) dilakukan pembersihan memasuki hari tenang kemarin. Termasuk baliho yang menyimbolkan nomor yang merujuk salah satu paslon tertentu juga dibersihkan. Pembersihan dilakukan secara serentak di seluruh kecamatan di Kudus.
Ketua KPU Kudus Moh Khanafi mengatakan, proses pembersihan APK dilakukan juga oleh panitia pemilu kecamatan (PPK) bersama instansi terkait lainnya. Sehingga diharapkan di masa tenang APK bisa dibersihkan dengan maksimal. “Terutama APK yang ukurannya besar dan berada di pinggir jalan,” katanya kemarin.
Untuk baliho yang menunjukkan simbol angka salah satu paslon memang tidak menyebutkan bahwa baliho milik paslon. Namun pihaknya juga melakukan koordinasi ternyata tidak diketahui siapa yang memasang.
Akhirnya, pihaknya langsung memutuskan untuk menurunkan karena untuk menjaga kondusifitas wilayah jelas pencoblosan. Karena jika dibiarkan tentu akan membuat suasana di masa tenang tidak baik. ”Semua tim sukses juga sudah menyepakati pembersihan APK tersebut,” ucapnya.
APK yang diturunkan disimpan, tujuannya agar tidak ada paslon yang memasang kembali selama masa tenang. Pada 28 Juni 2018 atau usai pencoblosan jika memang ingin diambil, pihaknya mempersilakan.
Untuk baliho milik KPU, pencopotannya dilakukan sendiri, tentunya dengan membayar tenaga yang sudah terbiasa memasang dan mencopot baliho. Karena ada baliho permanen besar yang dibuat pihaknya untuk sosialisasi pilkada.
Tak hanya APK, media sosial milik paslon yang didaftarkan sebelumnya juga harus nonaktif. Medsos paslon tidak boleh lagi melakukan aktivitas saat memasuki masa tenang kampanye.
Ketua Panwaslu Kudus Moh. Wahibul Minan mengatakan, untuk proses pencopotan APK memang dilakukan mulai hari tenang. Semua jajarannya juga turut dalam proses pembersihan tersebut.
   Pada masa tenang paslon tidak diperbolehkan melakukan kampanye. Jika tetap melaksanakan tentu menjadi sebuah pelanggaran dan pihaknya tidak segan untuk memberikan sanksi.



Sumber Berita :   https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/06/25/82835/hari-tenang-petugas-gabungan-bersihkan-alat-peraga-kampanye
Baca Terusannya »»  

Butuh Dua Jam Raih Hadiah di Pucak Pinang

JEPARA-- Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk menyemarakkan tradisi lomban di Jepara. Salah satunya sebagaimana digelar masyarakat di Kelurahan Demaan. Mereka menggelar panjat pinang di laut yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Hadiah di puncak atas pinang berhasil diraih setelah manjat dua jam.
Panjat pinang di laut tersebut diselenggarakan warga RT 3/RW 5, Kelurahan Demaan, Jepara. Kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap tahun dalam rangka memeriahkan tradisi lomban Jepara.
Berlokasi di laut turut wilayah Kelurahan Demaan, tahun ini pelaksanaan panjat pinang tersebut lebih meriah. Hal ini dikarenakan tahun ini ada dua kategori panjat pinang yang digelar. Yakni untuk anak-anak dan dewasa.
Selain itu, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan lomba tangkap bebek yang berhadiah ratusan ribu rupiah bagi warga setempat.
Panitia kegiatan, Ulil Absor mengatakan, setiap kali digelar kegiatan tersebut mampu menyedot perhatian warga. Hal ini karena keunikan dari panjat pinang tersebut. ”Panjat pinang ini diadakan di laut, berbeda dengan panjat pinang pada umumnya yang diadakan di darat,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Dalam panjat pinang tersebut, setiap kelompok ada tiga orang yang bekerja sama untuk naik sampai puncak. Mereka beraksi dan disaksikan para penonton dari pinggir pantai. Ada pula penonton yang menyaksikan dari atas perahu.
Tak hanya disaksikan warga di Kelurahan Demaan, acara ini juga disaksikan ratusan warga dari berbagai wilayah di Jepara. ”Penonton sangat senang menyaksikan acara tersebut karena unik dan banyak hal lucu yang bisa menghibur,” terangnya.
Bagi masyarakat di wilayah tersebut kegiatan ini dijadikan momen untuk mempererat rasa kekeluargaan. ”Tidak sekadar main-main di sini mereka juga dilatih untuk semangat, sabar dan kompaks dalam menyelesaikan tantangan,” ujarnya.
Karena antusias penonton, Ulil menyatakan, kegiatan ini akan rutin dilaksanakan setiap tahunnya. ”Ini jadi salah satu atraksi desa kami,” katanya.
Sementara itu salah satu penonton, Naila menyatakan, dia sengaja datang ke Kelurahan Demaan untuk menyaksikan panjat pinang tersebut. ”Datang untuk menonton bersama teman-teman. Kegiatannya unik dan lucu,” imbuh gadis yang tinggal di Desa Tahunan tersebut.



Sumber Berita :   https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/06/25/82847/unik-butuh-dua-jam-raih-hadiah-di-pucak-pinang

Baca Terusannya »»  

Liburan Usai, Jumlah Wisatawan Tetap Tinggi

JEPARA-– Jadwal reguler penyeberangan kapal dari Jepara menuju Karimunjawa maupun sebaliknya kembali diberlakukan kemarin. Selama libur Lebaran, sejak 8 Juni hingga 23 Juni diberlakukan tambahan penyeberangan. Tercatat kapasitas KMP Siginjai dan KMC Expres Bahari mencapai 14.730 penumpang selama libur Lebaran.
Walaupun telah kembali ke jadwal reguler, jumlah wisatawan ke Karimunjawa tetap tinggi. Hingga kemarin jumlah penumpang KMC Expres Bahari tujuan Karimunjawa sekitar 300 orang. Penumpang didominasi wisatawan. Pada jam reguler atau hari biasa, jumlah penumpang hanya 200 orang. Jumlah itu antara wisatawan dan penumpang penduduk lokal atau pekerja perbandingannya imbang.
Pada libur Lebaran, KMC Expres Bahari melayani perjalanan pulang pergi. Begitu juga dengan KMP Siginjai. Hal itu dikarenakan lonjakan pengunjung ke Karimunjawa. Wisatawan datang dari dalam maupaun luar kota. Bahkan sejak H+1 lebaran, lahan parkir dermaga Pantai Kartini tidak mampu menampung lonjakan pengunjung. Parkir kendaraan mengular sampai satu kilomater.
Staf Oprasional KMP Siginjai Jepara Susianto mengatakan, di hari ketujuh paska Lebaran jumlah penumpang masih mengalami peningkatan dari hari biasa. Disebutkannya, jumlah penumpang yang melakukan penyeberangan pada hari itu pukul 06.20 dari Pelabuhan Pantai Kartini Jepara sebanyak 311 orang. Jumlah tersebut meningkat dibanding hari-hari biasa sejumlah 200an orang. "Peningkatan dimulai setelah Lebaran, pemberangkatan ada 311 didominasi turis lokal," ujarnya.
Hal Senada juga dikatakan Kepala Cabang KMC Express Bahari, Sugeng Riyadi. Dia mengungkapkan, tiket KMC Express Bahari saat libur Lebaran sudah ludes terjual sebelum hari H. Kebanyakan tiket tersebut didapatkan para calon penumpang melalui online, dengan begita calon penumpang tinggal menunjukkan tiket yang telah diprint kepada petugas di pelabuhan saat check-in. Dua armada KMC Express Bahari yang beroperasi ini, kata Sugeng mampu mengangkut 751 orang, dengan masing-masing kapal memiliki daya angkut sebanyak 400 seat dan 351 seat. "Kami sudah buka paket satu bulan sebelumnya, jadi kalau sampai sini (pelabuhan-red) penumpang tinggal check-in saja dengan menunjukkan tiket yang sudah diprint. Jadi kalau penjualan hari H sudah tidak ada lagi," ungkapnya.



Sumber Berita :  https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/06/25/82841/liburan-usai-jumlah-wisatawan-tetap-tinggi

Baca Terusannya »»  

Penampilan Tradisi Pesta Baratan Tanpa Ratu Kalinyamat

JEPARA-– Tradisi Pesta Baratan ditampilkan dalam rangkaian Management Expo di Alun-alun Jepara akhir pekan lalu. Lembayung Kalinyamatan menampilkan tradisi Pesta Baratan tersebut sebagaimana yang digelar di Kalinyamatan jelang Ramadan.
Ketua Yayasan Lembayung Kalinyamatan, Winahyu Widayanti mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan penyelenggara Management Expo 2018 untuk pementasan tersebut.”Kami pilih tradisi pesta baratan untuk ditampilkan, karena meski rutin digelar belum semua masyarakat Jepara mengetahuinya,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Untuk penampilan itu, Winahyu menyatakan, pihaknya sudah mempersiapkan diri sejak beberapa waktu terakhir. Mereka berlatih di Pasar Kerajinan Kalinyamatan. ”Kami ingin menampilkan yang terbaik karena ini menjadi kali pertama kali membawakan pementasan Pesta Baratan di Alun-alun Jepara. Biasanya kami gelar di Kalinyamatan,” jelasnya.
Mengenai detail yang ditampilkan, Winahyu menjelaskan, kemasannya sedikit berbeda dengan gelaran Pesta Baratan biasanya. Ada bagian yang dihilangkan di antaranya tokoh Ratu Kalinyamatan dan prosesi salat taubat yang biasanya digelar sebelum prosesi Pesta Baratan. Meski begitu, pihaknya tetap memasukkan simbol gerakan lain sebagai pengganti hal yang tak bisa ditampilkan di pementasan kali ini.
Beberapa hal yang ditampilkan yakni tari obor, tari lampion hingga tari puli. ”Kami kemas menjadi satu rangkaian yang merepresentasikan tradisi Pesta Baratan sebagaimana yang kami gelar setiap tahunnya,” jelasnya.
Pementasan ini, dikatakan Winahyu, bukan kali pertama ditampilkan di luar Kalinyamatan. Tahun lalu mereka didaulat tampil mewakili Kabupaten Jepara dalam even promosi wisata dan budaya Pakudjembara 2017 di Blora. ”Kami senang bisa mengenalkan tradisi pesta baratan di berbagai wilayah, termasuk luar Jepara,” imbuhnya.



Sumber Berita :   https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/06/25/82838/penampilan-tradisi-pesta-baratan-tanpa-ratu-kalinyamat

Baca Terusannya »»  

Pembangunan Pasar Kota Ditaksir Telan Anggaran Rp 85 Miliar

REMBANG– Rencana pemindahan Pasar Kota Rembang di eks pasar hewan, Sumberjo, terus berjalan. Terbaru, pemkab telah merampungkan penyusunan Detail Engineering Design (DED) hingga proses pengadaan tanah. Proyek pasar semi modern tersebut ditaksir menelan anggaran sekitar Rp 85 miliar.
Kepada Bidang Bina Pasar Isnan Suprayoga menyebutkan, tahapan ini pembangunan pasar berlangsung pada tahun 2019. Adapun anggarannya ditaksir mencapai Rp 85 miliar. Pihaknya ingin proyek terbesar di Rembang dan di Jateng tersebut berjalan dengan baik.
”Ini proyek paling besar di Kabupaten Rembang. Bahkan di Jateng. Jadi butuh pemikiran yang luar biasa,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Kudus baru-baru ini.
Menurutnya, pemindahan pasar memang mendesak. Mengingat kondisinya overload dipenuhi pedagang hingga meluber di tengah jalan. Makanya jalan satu-satunya lokasi lama harus dipindah yang lebih representatif.
”Pemkab kebetulan sudah ada sebagian tanah di lokasi baru. Cuma masalah kekurangan tanah kita belum koordinasi dengan bagian desainya,” terangnya.
Namun begitu, yang pasti terkait proses pengadaan tanah yang tengah berjalan tersebut, Pemkab tidak sendirian. Namun melibatkan appraisal sehingga sangat independen. Intinya ke depan ada basement dengan tingkat dua.
“Jadi alur keluar masuk sudah ditata sedemikian rupa. Ini setelah belajar pengalaman studi banding dilakukan pasar Rejowinangun, Magelang. Semua yang basah berada di bawah dan kering ditempatkan diatas,” jelasnya.
Dia menambahkan, lahan tanah memang harus di tambah. Sehingga saat ini perlu koordinasi dengan warga sekitar Sumberjo. “Luasnya sekitar 2.282 hektare,” paparnya.



Sumber Berita :   https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/06/25/82814/pembangunan-pasar-kota-ditaksir-telan-anggaran-rp-85-miliar

Baca Terusannya »»  

Akhir Juni Batas Akhir Pencairan Bankeu Desa

REMBANG– Jelang batas akhir pencairan dana desa, masih ada 54 desa yang belum cair. Hingga pekan lalu, berkas pengajuan pencairannya masih diteliti di Dinpermades. Pekan ini, berkas mulai dikirimkan ke BPPKAD agar bisa cair sebelum 30 Juni 2018.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Sulistiyono melalui Kabid Penyelenggaraan Pemberdayaan Pemerintahan Desa (P3D) M. Mahfudz menjelaskan, berkas pengajuan pencairan 54 desa itu sudah masuk di pihaknya.
Sebelumnya memang ada beberapa hal yang harus diperbaiki oleh desa. Yang jelas, pertanggungjawaban dana desa tahap I sudah selesai semua. Dari 287 desa di Rembang, sudah ada 233 dana desa yang cair.
Desa Sumber menjadi yang terakhir mengajukan pencairan ke Dinpermades. Mahfudz memaklumi hal itu. Karena pemerintahan desa setempat sempat mengalami permasalahan. Namun, pihaknya terus mendorong agar pejabat kepala desa dan perangkat segera mengajukan pencairan.
”Sumber sudah kita dorong terus. Sehingga, totalnya ada 54 desa yang belum pencairan. Pekan terakhir bulan ini kami targetkan sudah cair,” jelasnya.
Pekan ini, berkas pengajuan pencairan 54 desa itu rencananya dikirim ke Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD). Proses pencairan di BBPKAD diperkirakan memakan waktu dua sampai tiga hari.
Sehingga sebelum batas akhir pencairan pada 30 Juni 2018, dana desa tahap II sudah cair. Tahun ini, pencairan bantuan keuangan dari pemerintah pusat itu dibagi menjadi tiga tahap.
Tahap I dicairkan antara Januari sampai akhir Juni 2018. Persentasenya 20 persen dari pagu yang diterima setiap desa. Tahap I sudah cair semua sebelum Mei 2018. Sedangkan untuk tahap II, pencairannya juga di-deadline sampai 30 Juni 2018. Persentasenya 40 persen dari nilai pagu.



Sumber Berita : https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/06/25/82821/akhir-juni-batas-akhir-pencairan-bankeu-desa

Baca Terusannya »»  

KPU Kirim Logistik Pilgub 1.300 TPS dengan Truk Pos

REMBANG-Mulai kemarin, KPU Kabupaten Rembang mengirimkan logistik untuk Pilgub Jawa Tengah (Jateng). Logistik bagi 1.300 TPS itu dikirimkan dari gudang KPU ke masing-masing kecamatan dengan bantuan truk dari PT Pos Indonesia dan pengawalan polisi.
Truk tronton milik PT Pos Indonesia sudah berada di gudang KPU di Desa Sawahan, Rembang. Truk itu memuat logistik untuk Pilgub Jateng. Seperti kotak suara, bilik dan surat suara. Kondisinya tersegel semua.
Total ada 488.315 lembar surat suara yang sudah disiapkan untuk Kabupaten Rembang. Jumlah tersebut sudah termasuk tambahan 2,5 persen yang dihitung dari Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Ketua KPU Kabupaten Rembang Minanus Su’ud menjelaskan, ada dua armada truk milik PT Pos Indoesia yang dipakai untuk mengangkut logistik. Logistik dikirim secara bergiliran.
Pengiriman pertama untuk Kecamatan Rembang, Kaliori dan Sumber. Setiap pengiriman, ada dua personel kepolisian yang ikut mengawal. KPU juga menerjunkan tim untuk mengawal pengiriman.
”Logistik untuk 1.300 TPS kita dropping di masing-masing kecamatan. Target kami selesai dalam sehari semalam,” jelasnya.
Logistik disimpan di masing-masing kantor kecamatan sampai 25 Juni 2018. Kemudian sehari setelahnya, logistik kembali didistribusikan. Pendistribusiannya oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ke Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Pada hari itu juga, logistik pilgub dikirim ke setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) oleh PPS. Total ada 1.300 TPS di Rembang untuk Pilgub Jateng. Sedangkan jumlah pemilih sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 475.730 orang.




Sumber Berita :  https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/06/25/82817/kpu-kirim-logistik-pilgub-1300-tps-dengan-truk-pos

Baca Terusannya »»  

Progres Pembangunan Wisata Sumber Semen Baru 40 Persen

REMBANG,  – Pembangunan Taman Wisata Alam (TWA) Sumber Semen di Desa Gading Kecamatan Sale sampai akhir Juni ini baru mencapai 40 persen. Ada beberapa item pengerjaan yang belum tersentuh sama sekali, seperti paving jalan, jembatan di atas sungai dan satu unit kolam renang.
Pantauan suaramerdeka.com, Minggu (24/6), beberapa item pengerjaan masih acak-acakan dan belum sempurna. Beberapa item yang sudah dalam tahap pengerjaan di antaranya adalah empat unit kamar mandi, ruang informasi, gapura masuk, paving bawah, dua unit kolam renang serta mushola.
Seorang pekerja proyek, Agus Supriyadi mengungkapkan, lanjutan proyek baru akan dimulai Senin (25/6). Sebelumnya, seluruh pekerja diliburkan sejak H-3 lebaran kemarin. Pekerja dari luar kota mulai berdatangan pada Minggu kemarin.
“Total ada 40 pekerja yang mengerjakan proyek ini. Sebagian besar warga dari Sale dan sekitarnya, sisanya berasal dari luar kota seperti Kudus. Informasi yang kami terima, dua bulan lagi proyek harus selesai,” terang dia.
Sayangnya, tidak ada papan mengenai informasi proyek yang dikerjakan PT Macro Albana itu terpampang di lokasi pengerjaan. Sehingga, tidak diketahui jelas kapan dimulainya proyek dengan pagu Rp 3.878.536.000,- itu, termasuk batas akhir pengerjaannya.
“Papan proyek kemarin sempat dipasang, tetapi dicopot kembali. Dengan sisa waktu dua bulan, kami tetap optimistis pengerjaan bisa tepat waktu, karena sebagian besar tinggal penyelesaian saja,” imbuh dia.
Dibuat Kecewa
Sementara itu, selama libur lebaran ratusan pengunjung Sumber Semen dibuat kecewa. Sebagian dari mereka datang dari luar kota, seperti Blora, Tuban atau Bojonegoro. Pengunjung tidak menyadari bahwa wisata alam itu tengah dalam tahap renovasi.
Menurut seorang pengelola warung di area Sumber Semen, Siti Ngarwati, selama libur lebaran rata-rata 100 pengunjung datang setiap hari. Meski pun belum ada kolam renang yang berfungsi, petugas tetap menarik biaya masuk sebesar Rp 7.500,-/orang.
“Mulai sepi sejak Sabtu (23/6). Sebelumnya selama musim liburan lebaran, rata-rata 100 pengunjung setiap hari. Setelah masuk, mereka merasa kecele karena kolam masih belum selesai dikerjakan,” kata dia.
Meski pun demikian, Siti mengaku meraup berkah dari banyaknya pengunjung yang datang. Selama liburan, dari berjualan makanan dan minuman ia bisa mendapatkan penghasilan kotor hingga mencapai Rp 600 ribu dalam hari.




Sumber Berita :   https://www.suaramerdeka.com/news/baca/97106/progres-pembangunan-wisata-sumber-semen-baru-40-persen
Baca Terusannya »»  

BUPATI MINTA PANWAS JADI WASIT PILGUB YANG ADIL

BLORA – Pimpin Apel Siaga Pengawasan Pilgub Jateng 2018 di Alun-alun Blora, Minggu (24/6), Bupati Djoko Nugroho meminta seluruh jajaran Pengawas di Kabupaten Blora untuk menjadi wasit yang baik dan adil dalam menjaga integritas pelaksanaan hari pemungutan suara pada 27 Juni 2018 mendatang.
“Ibarat pertandingan sepak bola, panwas adalah menjadi wasit, jika wasit bertindak dengan baik maka pertandingan akan enak ditonton dan menyenangkan, maka panwas mulai dari kabupaten hingga TPS harus bersikap adil dan bertanggungjawab,” kata Djoko Nugroho.
Dirinya memberikan apresiasi atas kinerja Panwas selama ini, karena telah bertindak tegas terhadap pelanggaran yang ada. Serta mampu menjalin komunikasi dengan stakeholder lainnya.
“Mari lakukan pengawasan dengan sunguh-sunguh dan sehingga Pilgub berjalan lancar, dan Blora menjadi yang terbaik dan contoh yang baik,” pesannya.
Dalam apel tersebut dihadiri oleh 2.173 pengawas yang terdiri dari Pengawas TPS (PTPS), Pengawas Pemilu Desa/Kelurahan, Panwascam, Panwaskab dan staf sekretariat. Selain Bupati Blora, Wakil Ketua DPRD Sri Handayani, Kasdim 0721/Blora Mayor Hyasintus Welang dan Kabag Ops Polres Blora Kompol Suwono.
Ketua Panwaskab Blora Lulus Mariyonan mengatakan bahwa apel siaga dilakukan agar untuk memastikan kalau jajaran Panwas Kabupaten Blora telah siap melakukan pengawasan khususnya di masa tenang dan voting day.
“Seluruh jajaran Panwas telah siap, sebelum terjun melakukan pengawasan di TPS telah dilakukan pembekalan secara intensif terhadap pengawasan di TPS,” ujar Lulus Mariyonan.
Lulus menambahkan kegiatan Apel kesiapan pengawasan yang diikuti oleh seluruh jajaran pengawas mulai dari PTPS, PPD/K, Panwascam, Panwaskab dan seluruh Staff dimaksudkan untuk menguatkan dan menambah motivasi saat pengawasan menjelang votting day dan masa tenang.
Dalam kesempayan itu Lulus juga mengingatkan agar  selama masa tenang yang simulai 24-26 serta saat Pemungutan Suara 27 Juni, semuanya  agar tidak melakukan kampanye. Bahkan dirinya meminta agar rutin melakukan patroli di wilayahnya agar bisa mendeteksi segala jenis pelanggaran yang akan terjadi.
“Lakukan pengawasan sesuai dengan regulasi yang ada, dan upaya pencegahan dikedepankan, namun jika ada pelanggaran tetap akan di tindak sesuai dengan aturan yang ada,” tandasnya.



Sumber Berita :   https://jatengprov.go.id/beritadaerah/bupati-minta-panwas-jadi-wasit-pilgub-yang-adil/

Baca Terusannya »»  

Polisi Perketat Keamanan Distribusi Logistik Pilgub Jateng di Blora

BLORA-Polres Blora intensif melakukan pengawalan pendistribusian logistik pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora kepada Panitia Pemilikah Kecamatan (PPK). Pengawalan ketat dilakukan jajaran Sat Sabhara Polres Blora dengan bersenjata lengkap.
Kapolres Blora AKBP Saptono, SIK, MH, mengatakan, jajaran Polres Blora dalam pendistirbusian dan pengamanan logistik Pilgub Jateng 2018 menerjunkan personelnya untuk berjaga di setiap PPK dengan senjata lengkap.
“Selama logistik Pilgub Jateng tahun 2018 ini disimpan di tiap PPK, kami menerjunkan personel yang terbagi tiga shift di setiap Polsek untuk menjaganya. Setiap shift ada 2 personel Polisi dengan senjata lengkap dibantu TNI dari Koramil Satpol PP dan petugas dari PPK. Nanti personel kepolisian akan kami tambah ketika logistik pilkada didisribusikan ke masing-masing desa, sehingga dokumen negara ini benar-benar aman sampai pelaksanaan Pilkada nanti,” ujar Kapolres.
Kapolres menambahkan, pengamanan dan pengawalan logistik tidak hanya saat di PPK. Tapi dimulai sejak logistik disimpan di gudang hingga keluar dari gudang KPUD Blora yang saat ini masih tahapan pendistribusian ke tiap-tiap PPK.
“Pengawalan dan pengawasan logistik Pilkada ini diberlakukan secara ketat dan berlapis. Petugas jaga logistik juga diwajibkan setiap 2 jam sekali harus melakukan patroli disekitar gudang penyimpanan untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan surat suara,” Ujar Kapolres.
Dikatakan lebih lanjut, pada hari Senin tanggal 25 Juni 2018 atau dua hari sebelum pencoblosan, Polres Blora akan menggelar apel pergeseran pasukan.
Sebanyak 550 personil akan disebar dan berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 1.735 Desa/Kelurahan.
”Bahkan, untuk mensukseskan pelaksanaan Pilgub Jawa Tengah Tahun 2018, kami akan menerjunkan satu anggota polisi akan mengamankan di 5 TPS,” ujarnya.



Sumber Berita :  http://www.blorakab.go.id/index.php/public/berita/detail/589/polisi-perketat-keamanan-distribusi-logistik-pilgub-jateng-di-blora

Baca Terusannya »»  

Pemkab Blora Bekali Perantau Keterampilan

BLORA, – Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Blora, Suryanto mengatakan, fenomena boro dimana warga Blora bekerja merantau setelah Lebaran dinilai lumrah dan terjadi hampir setiap tahun. Untuk membantu mereka, pihaknya memberi bekal pelatihan keterampilan yang dibutuhkan.
‘’Biasanya itu terjadi setelah ada saudara atau tetangga yang pulang kampung saat Lebaran. Mereka menceritakan mudahnya mencari uang di kota lain, sehingga warga lain atau anggota keluarganya tergiur ingin mengikuti jejaknya. Mereka kemudian berangkat bersama-sama setelah Lebaran,’’ ujar Suryanto kemarin.
Namun dia mengingatkan sebaiknya para perantau membekali diri dengan keterampilan yang dibutuhkan lapangan kerja di daerah lain. ‘’Kami kerap menggelar pelatihan keterampilan bagi warga Blora. Mudah-mudahan keterampilan itu juga bisa menjadi bekal bagi perantau untuk mengadu nasib keluar kota,’’ katanya.
Suryanto mengakui banyak lapangan pekerjaan di luar daerah dengan gaji lebih besar daripada bekerja di Blora. Potensi warga ikut merantau ini sudah terlihat sejak Ramadan. ‘’Saat itu mulai banyak warga yang meminta kartu kuning ke kantor kami di Dinperinaker. Kartu tersebut sebagai pengantar untuk masuk pekerjaan baru,’’ ungkapnya.
Kabid Pencatatan Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil) Blora, Agus Listiyono mengatakan, setelah libur Lebaran banyak warga Blora mengurus dokumen administrasi kependudukan. Baik memperbarui dokumen mau pun mengurus dokumen baru.



Sumber Berita :  https://www.suaramerdeka.com/news/baca/97207/pemkab-blora-bekali-perantau-keterampilan
Baca Terusannya »»  

Ki Sigid Sosialisasi Pembangunan di Kota Samin

BLORA– Ki Sigid Aryanto dalang kondang asli Rembang menjadi pengisi acara sosialisasi hasil pembangunan Kabupaten Blora tahun 2017-2018 kemarin malam. Berbagai informasi tentang pembangunan infrastruktur seperti, jalan, jembatan, taman kota, gedung pelayanan masyarakat hingga pembangunan di kawasan lapangan terbang Ngloram disampaikan secara gamblang di hadapan masyarakat.
Rencana pagelaran serupa akan di laksanakan di setiap 16 kecamatan di kabupaten setempat. Sebab cara seperti ini dinilai efektif dan komunikatif. Acara yang dipelopori oleh pemerintah Kabupaten Blora, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) ini berjalan sukses. Ribuan masyarakat membanjirinya hingga selesai.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Blora, Sugiyono, mengatakan selain untuk memberi hiburan kepada warga masyarakat, sosialisasi lewat pagelaran wayang kulit ini juga dinilai efektif dan komunikatif. “Acara ini adalah hasil sinergi antara Dinkominfo, Pemkab dan DPRD Blora. Tanggal 29 Juni 2018 nanti, juga akan digelar wayang kulit dengan agenda yang sama di kompleks pasar Kecamatan Randublatung,” terangnya.
Dia menambahkan, pagelaran wayang kulit kali ini menampilkan dalang Ki Sigid Ariyanto dari Kabupaten Rembang. Yaitu dengan mengambil lakon Semar Bangun Kahyangan. Dia Selain itu dihibur oleh pelawak lokal asal Kecamatan Cepu serta pesinden yang tergabung dengan Sanggar Seni Cakraningrat pimpinan Sigid Ariyanto.
“Siapa saja bisa memanfaatkan pertunjukan wayang kulit untuk berbagi sosialisasi. Kami harapkan tidak hanya sebagai tontonan, tetapi juga sebagai tuntunan, serta diapresiasi masyarakat khususnya terkait capaian dan rencana pembangunan,” katanya.
Sekda Blora Komang Gede Irawadi, mewakili Bupati Blora Djoko Nugroho juga mengapresiasi dan mendukung terselenggaranya acara pelestarian seni tradisi tersebut.  Dia meminta, agar acara yang sama digelar di setiap kecamatan. “Kami berharap, acara yang sama digelar di 16 Kecamatan. Tidak hanya di dua kecamatan saja. Ini merupakan upaya pelestarian seni tradisi. Ini juga sangat menarik, karena pertunjukan wayang kulit digelar di hotel,” ucapnya.
Pagelaran wayang kemarin dimulai pukul 20.30. Ditandai dengan penyerahan tokoh wayang Semar oleh Sekda Blora Komang Gede Irawadi kepada Ki Dalang Sigid Ariyanto. Penyerahan sendiri didampingi Kepala Dinkominfo Sugiyono, Anggota DPRD Blora Siswanto dan Forkopimca Cepu.
Dalam acara itu, Anggota DPRD Blora, Siswanto yang hadir ikut menyumbangkan lagu pada acara limbukan. Dia mengaku baru kali pertama selama empat tahun menjadi anggota DPR, melihat ribuan warga Cepu dan sekitarnya yang antusias menonton wayang kulit. “Selamat kepada Dinkominfo dan Pemkab Blora atas susksesnya acara ini,” ujarnya.


Sumber Berita : https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/06/25/82810/ki-sigid-sosialisasi-pembangunan-di-kota-samin


Baca Terusannya »»  

Hari Tenang, Tim Gabungan Cek Kesiapan Logistik Pilgub

PURWODADI – Memasuk masa tenang dalam Pilgub Jawa Tengah Polres Grobogan dan Kodim 0717 Purwodadi dan Satpol PP bersinergi melaksanakan patroli bersama, Minggu (24/6) kemarin. Tujuanya menciptakan situasi dan kondisi yang aman di wilayah Kabupaten Grobogan dengan menggunakan kendaraan dinas Polres dan Satpol PP.
Sebelum melakukan patroli terlebih dulu dilaksanakan arahan dari Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq di Mapolsek Purwodadi. Dalam arahannya Kapolres menyampaikan, patroli sinergitas ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta untuk antisipasi gangguan kamtibmas diwilayah hukum Polres Grobogan yang aman dan kondusif.
”Patroli sinergitas tersebut berkeliling menyambangi obtek vital dan kantor penyelenggara Pemilu baik KPU dan Panwaslu serta di PPK Kecamatan Purwodadi,” kata Kapolres Choiron.
Saat menjalankan patroli tersebut  juga berdialog dengan masyarakat yang dijumpai selama berpatroli. Anggota mengajak masyarakat agar turut serta menjaga keamanan lingkungan selama masa tenang hingga pelaksanaan pilkada selesai.
”Patroli ini kami laksanakan untuk menciptakan situasi aman dan kondusif saat masa tenang dan menjelang pilgub,” ujarnya.
Dengan adanya patroli sinergitas antara Polri, TNI dan Satpol PP diharapkan mampu meningkatkan keamanan wilayah menjelang maupun selama pelaksanaan pilkada serentak 2018.



Sumber Berita :   https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/06/25/82811/hari-tenang-tim-gabungan-cek-kesiapan-logistik-pilgub
Baca Terusannya »»  

Perluasan Pasar Pagi Masuki Lelang, Ratusan Pedagang Belum Tertampung

PURWODADI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan melakukan perluasan Pasar Pagi Purwodadi. Perluasan dilakukan karena ratusan pedagang selama ini belum kebagian tempat. Kini proyek itu telah memasuki proses lelang.
Kepala Disperindag Grobogan Karsono mengatakan, perluasan tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 2,5 miliar. Dana tersebut dipakai untuk pembuatan satu los yang diisi 153 pedagang. Serta kios penggilingan daging yang diisi 10 pedagang.
Selain itu juga didirikan fasilitas penunjang seperti dua toilet. Menurutnya pengerjaan harus sudah dilakukan mulai 19 Juli nanti. Untuk itu, pihaknya berharap proses pelelangan agar bisa segera selesai.
Perluasan itu akan dilakukan tepatnya berada di sisi selatan Pasar Pagi Purwodadi. Dilakukan perluasan karena masih banyak pedagang yang belum mendapatkan tempat. ”Jumlah kapasitas pasar pagi itu kurang mencukupi dengan jumlah pedagang yang cukup banyak tersebut. Nanti yang ada di dalam di suruh keluar ke los dan kios baru tersebut,” ungkapnya.
Diketahui pada awal tahun lalu, pembuatan pasar pagi di atas lahan seluas 9.000 meter persegi itu mulai ditempati. Saat itu total dana yang dialokasikan untuk pembangunan pasar di Jalan Gajah Mada Purwodadi ini senilai Rp 10,87 miliar
”Bangunan itu sebelumnya menampung sekitar 900 pedagang. Namun masih ada sekitar 153 pedagang yang belum memiliki tempat. Maka ini dilakukan perluasan. Sehingga semua bisa mendapatkan tempat jualan di sini dan tidak kembali ke pasar pagi lama yang berada di eks koplak dokar,” harapnya.


Sumber Berita :  https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/06/25/82812/perluasan-pasar-pagi-masuki-lelang-ratusan-pedagang-belum-tertampung

Baca Terusannya »»  
close
Banner iklan disini