Sabtu, 21 April 2018

SELAMAT HARI KARTINI 21 APRIL 2018


Baca Terusannya »»  

Peringatan Hari Kartini Penuh Warna – Warni

Pati Kota, Peringatan hari Kartini di Pati dipusatkan di halaman Setda Kabupaten Pati, ratusan peserta tampak mengenakan kebaya warni – warni. (Sabtu, 21 April 2018).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Pati Haryanto, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, Dandim 0718 Pati Letkol Arm. Arief Darmawan serta jajaran tamu undangan lainnya.
“Bersyukurlah perempuan Indonesia yang pernah memiliki seorang pelopor pejuang nasib kaum perempuan sehingga derajat kaum perempuan terangkat dari jurang kenistaan dan keterbelakangan. Untuk itu, Perempuan Indonesia wajib meneruskan kepeloporan dan cita-cita Raden Ajeng Kartini,” ujar Bupati Pati dalam sambutannya.
Seiring dengan peringatan Hari Kartini ke-139, tema yang kita bumikan adalah “Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Kualitas Keluarga Dalam Menguatkan Pendidikan Karakter Generasi Penerus Bangsa”.
“Hal ini mengisyaratkan kepada kita akan peran perempuan utamanya peran sebagai ibu dalam memberikan pendidikan kepada anak tidak hanya ilmu eksak namun pendidikan karakterpun perlu ditanamkan pada jiwa dan pemikiran setiap anak,” imbuhnya
Untuk itu, “marilah momentum peringatan Hari Kartini yang ke-139 ini, saya tiada henti-hentinya mengajak kaum perempuan khususnya di Kabupaten Pati ini untuk menjawab tantangan dan tanggung jawab tersebut dengan terus meningkatkan kualitas diri dan keluarga. Baik dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, maupun ilmu keagamaan seiring dengan upaya mempertebal keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan kesadaran itulah kaum perempuan akan senantiasa mampu mewujudkan peranannya yang demikian penting dan strategis dalam kehidupan keluarga. Tidak hanya menjadi wanita karier yang sukses, namun juga diharapkan mampu dalam mengemban peran kodratinya mendukung tenlvujudnya keluarga sebagai tempat tumbuhnya generasi penerus yang beriman. bertaqwa. cerdas, terampil. tanggap, tangguh dan berakhlakul karimah dan berkarakter,” urainya.
“Saya yakin dan percaya tongkat estafet pembangunan dan upaya mewujudkan, masa depan Bangsa Indonesia yang cerah akan mampu kita raih bersama. Paling tidak, cita cita menjadikan generasi Indonesia Emas tahun 2045 akan mampu kita wujudkan. Mari kita mulai upaya tersebut dengan memberikan kasih saya dan pendidikan terbaik bagi anak-anak dalam keluarga kita,” pungkasnya.


Sumber Berita : https://www.patinews.com/di-pati-peringatan-hari-kartini-penuh-warna-warni/
Baca Terusannya »»  

Bhakti Kesehatan, Polres Pati Gelar Pengobatan Gratis di Desa Jimbaran

PatiKayen, Dalam rangka Bhakti Kesehatan, Polres Pati bekerjasama dengan Asuransi Jasa Raharja dan Puskesmas Kecamatan Kayen mengadakan Pengobatan Gratis di Desa Jimbaran Kec. Kayen Kab. Pati. Jum’at,  20 April 2018.
“Kebetulan Polres Pati mendapat bagian untuk mengurusi masalah kesehatan oleh polda jateng kegiatan ini semoga dapat bermanfaat bagi warga Desa Jimbaran sehingga sedikit dapat membantu warga dalam mengatasi masalah kesehatan,” ujar Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati dalam sambutannya.
“Kami juga membawa team bola voli agar mendorong generasi muda dapat berprestasi dan menjaga kesehatan serta dapat menjalin keakraban antara warga masyarakat dan aparat kepolisian di wilayah Polsek Kayen dan Polres Pati. Jika ada suatu permasalahan sekecil apapun jangan segan – segan untuk menghubungi Bhabinkamtibmas ataupun Polsek Kayen sehingga masalah ataupun persoalan dapat secepatnya memfasilitasi dan menyelesaikan permasalahan di desa Jimbaran,” imbuhnya.
Kades Jimbaran, Sulistyo Agung mengatakan, “Selama ini anggota dari Polsek dan Koramil sudah sangat bekerja dengan baik dalam menjaga keamanan di desa kami ini secara khusus dan di wilayah kecamatan Kayen secara umum. Kami juga meminta maaf sebesar – besarnya jika dalam penyambutan dan fasilitas yang kami siapkan untuk terselenggaranya kegiatan ini ada banyak kekurangan sekali lagi kami ucapkan banyak terimakasih atas perhatian dari Polres Pati untuk kegiatan Bakti sosial kesehatan di desa kami ini,”.

Sumber Berita : https://www.patinews.com/bhakti-kesehatan-polres-pati-gelar-pengobatan-gratis-di-desa-jimbaran/
Baca Terusannya »»  

Emansipasi dalam Sinergitas TNI-Polri

PATI,- Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0718/Pati Hari ini tidak seperti pada hari-hari sebelumnya. Pelaksanaan TMMD hari ini diwarnai dengan pemandangan yang unik tapi sangat bermakna, jika dalam hari-hari sebelumnya kegiatan-kegiatan yang bersifat fisik pembuatan rabat beton jalan yang menghubungkan Desa Godo dengan dukuh Selowire, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati yang biasanya dikerjakan oleh Satgas TNI, dan Polri serta masyarakat didominasi kaum Pria.
Kamis, (19/4) tampak Srikandi-Srikandi dari TNI sebanyak 10 personil anggota KOWAD, juga melibatkan POLWAN dari Kepolisian sejumlah 20 personil mewarnai kegiatan dalam Program TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat Fisik tersebut.
“Dalam memperingati Hari kartini yang jatuh pada tanggal 21 April 2018, emansipasi wanita pun telah memberikan kehidupan luar biasa bagi perempuan Indonesia, bahwa laki - laki dan perempuan adalah setara. setara bukan dimaknai serba sama  dan harus semua sama karena ini tentu tidak mungkin secara kodrati fisikal,” kata AKBP Uri Nartanti Istiwidayati,  SIK M Si.
“laki - laki dan perempuan tetap memiliki khas masing - masing dalam tugas, fungsi dan pokok yang tidak bisa digeneralisasi pula," ujar Kapolres Perempuan pertama di Kabupaten Pati tersebut.


Sumber Berita : http://www.suaramerdeka.com/news/detail/23820/Emansipasi-dalam-Sinergitas-TNI-Polri
Baca Terusannya »»  

Diikuti 674 Peserta, Lomba Mural di Pati Pecahkan Rekor Muri

Pati Kota, Ratusan peserta lomba lukis tembok (Mural) tampak memadati areal Stadion Joyokusumo Kusumo Pati. Jum’at, 20 April 2018.
Sekitar 674 peserta ini ternyata sedang melukis tembok stadion Joyokusumo untuk memecahkan rekor Muri dengan tema Taat berlalu lintas.
Kegiatan yang yang digagas Satlantas Polres Pati dengan FKPM (Forum Kemitraan Polisi Dan Masyarakat) ini dihadiri oleh Bupati Pati Haryanto, Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan, Kasat Lantas Polres Pati Ikrar Potawari.
Kapolres Pati , AKBP Uri Nartanti Istiwidayati dalam sambutannya mengungkapkan terima kasih atas terselenggaranya acara Mural dengan baik dan semoga dapat menjadi wadah para pelajar dalam mengekspresikan bakat- bakat seni yang ada. “Melalui Mural bertema Taat Lalu Lintas dapat diimplementasikan masyarakat untuk tertib dan taat dalam berlalu lintas,” lanjutnya
Bupati Pati Haryanto mengapresiasi terselenggaranya mural yang diprakarsai FKPM dan Satlantas Polres itu. “Mural yang dituangkan para pelajar dan masyarakat umum tersebut mampu diimplementasikan dan menggugah kesadaran masyarakat,” harapnya.
Rekor Mural sebelumnya dipegang oleh Satlantas Polres Rembang dengan jumlah peserta 524 peserta kini dipecahkan oleh Satlantas Polres Pati dengan jumlah peserta mencapai 674 orang baik dari kalangan pelajar dan umum.


Sumber Berita : https://www.patinews.com/diikuti-674-peserta-lomba-mural-di-pati-pecahkan-rekor-muri/

Baca Terusannya »»  

Satgas TMMD Kenalkan Makna Hari Kartini

PATI , - Ada yang berbeda dalam suasana pagi di depan Lapangan Desa Godo. Lapangan yang biasanya sepi, kali ini sekelompok anak-anak TK dan Paud, dengan berpakaian baju daerah berdiri rapi, bergandengan tangan, berbaris rapi di sepanjang jalan.
Mereka turut serta dalam peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan Tim Satgas TMMD Reguler ke-101 Kodim Pati di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Mereka mengajak anak-anak PAUD, TK dan SD untuk memperingati Hari Kartini dengan menggelar karnaval kecil dan beberapa permainan yang bersifat mendidik.
Tak jauh dari rombongan, turut mengiringi para orang tua serta para guru sebuah Taman Kanak-kanak yang ada di Desa Godo yang memandu anak-anak yang sedang mengikuti karnaval agar tertib dan lancar. Satgas TMMD juga turut andil dalam kegiatan ini.
Pada akhir pelaksanaan karnaval, Tim Satgas juga berinteraksi dan memberikan motivasi dalam rangka memaknai perjuangan RA Kartini.
"Saat ini kegiatan untuk memperingati hari Kartini tidak hanya sebatas menggunakan pakaian adat saja, namun juga digelar berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak, seperti menggambar, menari dan yang lainnya. Namanya juga anak-anak, mereka mungkin menikmati berbagai kegiatan tanpa mengerti apa makna hari Kartini tersebut," jelas Serda Tejo Purnomo, salah satu anggota Satgas.
Lebih lanjut Tejo menyampaikan kepada anak-anak peserta karnaval, bahwa setiap 21 April diperingati sebagai Hari Kartini untuk mengenang jasa-jasa Raden Ajeng Kartini yang memperjuangkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Pada masa itu wanita pribumi berada pada status sosial yang rendah dan memiki peran terbatas mengurus anak dan rumah tangga saja.
"Raden Ajeng Kartini memperjuangkan kesetaraan laki-laki dan perempuan dengan mengenalkan pentingnya pendidikan bagi kaum wanita, dengan mendirikan sekolah-sekolah. Wanita berhak menuntut ilmu setinggi-tingginya tanpa meninggalkan kodrat sebagai seorang ibu untuk anak-anaknya," pungkasnya. 


Sumber Berita : http://www.suaramerdeka.com/news/detail/23916/Satgas-TMMD-Kenalkan-Makna-Hari-Kartini
Baca Terusannya »»  

Ibu-ibu Persit Kodim Pati Turut Dukung Karnaval Peringatan Hari Kartini

PATI, - TMMD Reguler ke-101 diwarnai semarak kemeriahan dalam rangka memperingati Hari Kartini yang dilaksanakan di desa Godo Kecamatan Winong Kabupaten Pati. Sejumlah siswa Taman Kanak-Kanak [TK] dan Paud berpakaian adat menggelar karnaval peringatan hari Kartini tahun 2018, Jumat (20/4).
Karnaval dimulai pukul 07.30 Wib dengan rute menyusuri sebagian jalan desa Godo dengan melewati lokasi sasaran fisik TMMD Reguler ke-101 yang saat ini dilaksanakan di desa Godo. Untuk kelancaran pelaksanaan karnaval, ibu-ibu Persit dari Kodim Pati juga turut mendukung dengan membagikan snack dan minum kepada perserta karnaval.
Pada kesempatan tersebut para siswa TK dan Paud yang didampingi masing-masing orang tuanya terlihat antusias pengikuti karnaval peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan oleh Satgas TMMD Reguler ke-101. Dengan penuh semangat dan keceriaan mereka berjalan dengan mengenakan pakaian adat suku-suku di Indonesia yang melambangkan persatuan antar suku.
Salah satu orang tua siswa Dewi Supriyati [27] warga RT.07 RW.01 desa Godo Kecamatan Winong mengatakan, Dia sangat bangga dan berkesan dengan adanya Karnaval
perayaan hari Kartini bagi siswa TK dan Paud di desa Godo. "Menurut saya, kegiatan ini merupakan pelajaran yang sangat berharga untuk anak-anak, guna mencetak Kartini-Kartini Kecil generasi penurus bangsa," ujarnya.  


Sumber Berita :  http://www.suaramerdeka.com/news/detail/23951/Ibu-ibu-Persit-Kodim-Pati-Turut-Dukung-Karnaval-Peringatan-Hari-Kartini
Baca Terusannya »»  

Kapolres Kudus : Jadilah Polwan Zaman Now

Kudus – Pelaksanaan apel yang dilaksanakan di Mapolres Kudus terlihat berbeda dengan kegiatan apel-apel sebelumnya. Lantaran para petugas apel seluruhnya diikuti oleh anggota polwan Polres Kudus. Hal itu dilakukan dalam rangka memperinghati Hari Kartini yang jatuh pada Sabtu (21/4/2018). Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning dalam sambutannya menjelaskan perempuan yang hebat tidak hanya yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga perempuan yang ikut berprestasi dalam memberi warna kehidupan masyarakat.
”Berbagai kegiatan pembangunan dan sosial salah satunya dalam kepolisian sebagai polwan. Hal ini membuktikan bahwa institusi kepolisian sudah mengakui kemampuan para polwan yang berprestasi dalam membangun citra Polri,” jelas AKBP Agusman Gurning Jumat (20/4/2018).
Kapolres juga meminta kepada para anggota polwan zaman now, dengan menunjukan semangat bekerja dengan menghilangkan keterbatasan sebagai seorang perempuan.
”Jagalah kehormatan polwan dengan menghindari perbuatan-perbuatan yang dapat menurunkan citra polwan dalam Polri,” lanjut dia.
Oleh karena itu, dirinya berharap kepada anggota polwan Polres Kudus untuk menjadi Kartini-Kartini masa kini yang cerdas dan berdaya guna. ”Mampu memberikan manfaat baik untuk diri sendiri, keluarga maupun lingkungan dan institusinya,” pungkasnya.
Sementara itu, turut hadir dalam giat apel memperingati Hari Kartini pejabat utama Polres Kudus, Kapolsek beserta jajaran, anggota Polres Kudus maupun perwakilan Polsek serta ASN Polres Kudus.


Sumber Berita : http://www.murianews.com/2018/04/20/140993/kapolres-kudus-jadilah-polwan-zaman-now.html

Baca Terusannya »»  

Hari Kartini Buruh Rokok pun Baca Puisi

KUDUS – Cara unik dilakukan buruh rokok PT Djarum brak Pengkol untuk memperingati Hari
Kartini. Dengan berpakaian kebaya, para buruh yang hampir semua perempuan menyempatkan waktu sejenak untuk memperingati kelahiran Kartini dengan berpuisi, Jumat (20/4).
Ya, meski berkebaya dan bersanggul, para buruh sebenarnya beraktifitas seperti biasa. Namun, suasana berubah khidmat saat buruh dikomando berdiri dan menyanyikan lagu Indonesia raya. Sulistyani, pengawas brak meneruskan dengan membaca puisi “Kartini” karya Jumari HS, penyair yang juga kepala brak (rumah produksi rokok) Pengkol. "Habis gelap terbitlah terang, terangnya menerangi dirinya. Menerangi kaumnya dan menerangi negerinya, di lubang keterbelengguan. Habis gelap terbitlah terang, Habis lelap terangnya tak padam-padam, di dada kaum wanita".
Peringatan Hari Lahir Kartini memang menjadi tradisi para buruh di brak Pengkol setiap tanggal 21 April. Karena tanggal 21 bertepatan hari Sabtu, di mana brak rokok libur, pekerja menggantinya sehari lebih cepat.
“Kartini itu sosok perempuan modern. Karena itu buruh pabrik yang sebagian besar perempuan di Brak Pengkol mentradisikan peringatan Hari Kartini setiap tahun,” katanya.
Bagi Jumari, buruh perempuan pabrik rokok adalah Kartini-Kartini masa kini. Mereka tak hanya bekerja membanting tulang untuk nafkah keluarganya, namun juga tak lupa tugas dan kewajibannya sebagai ibu rumah tangga.  


Sumber Berita : http://www.wawasan.co/home/detail/3694/Hari-Kartini-Buruh-Rokok-pun-Baca-Puisi
Baca Terusannya »»  

Peringati Hari Kartini, Polwan Cantik di Jepara Ini Kenakan Kebaya saat Layani Masyarakat

Jepara– Dengan lenggak lenggok berbalut jarik dan berdandan cantik, sesekali berjalan kesana kemari di ruangan penuh berkas, meski terlihat tidak terbiasa dan kesusahan saat berjalan dengan balutan kebaya, namun Polisi Wanita (Polwan) cantik itu tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jepara. Bribda Anif Rahmawati namanya. Polwan yang bertugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Jepara ini terlihat tak biasa dengan hari biasanya. Setiap hariinya Anif panggilannya, selalu mengenakan seragam kepolisian dan bercelana panjang.
Namun, untuk memeriahkan dan  memperingati Hari Kartini, seluruh Polwan di Polres Jepara mengenakan kebaya dan berdandan cantik saat memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat, Jumat (20/4).
Tak hanya di bagian SPKT saja, Polwan yang mengenakan kebaya saat melayani masyarakat ada di sejumlah kesatuan atau unit. Beberapa unit yang banyak menggunakan kebaya diantaranya, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) hingga di pelayanan pembuatan SIM dan Samsat Jepara.
Bripda Anif Rahmawati mengatakan, dengan memakai kebaya, ia merasa lebih menjiwai sebagai perempuan. Sebab dengan kebaya, nilai kesopanan lebih terjaga. Selain itu, pada massa ibu Kartini saat itu, seluruh perempuan menggunakan jarik dalam keseharianya.
“Dahulu, semua perempuan tidak boleh mengenakan pakaian lain selain kebaya, oleh karena itu, untuk memperingati Hari Kartini, kami berusaha mengenang masa-masa perjuangan Kartini dengan mengenakan kebaya saat bekerja,” jelasnya.
Meski tidak sebebas pada hari biasa, namun Polwan Berkebaya Orange itu merasa senang dan tetap memeberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang datang.
“Tidak ada kesulitan saat melayani masyarakat dengan kebaya. Sebab memang merupakan pakaian wanita,” terang Anif.
Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho menjelaskan, untuk memeringati hari Kartini pihaknya memang sengaja memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menggunakan kebaya kartinian.
“Ya semua ini untuk memeriahkan dan memeperingati hari Kartini. Makanya kita meminta seluruh Polwan berdandan cantik dan menggunakan kebaya sebagai budaya Bangsa Indonesia,” tegas Kapolres.
Dia menambahkan selain menggunakan kebaya, di hari yang sama Polwan Polres Jepara juga mengadakan Baksos ke Pesantren khusus Wanita di Mantingan. ” Kami juga mengadakan Baksos ke pesantren wanita agar seleuruh wanita terus meneruskan perjuangan Ibu Kartini,” katanya.
 

Sumber Berita : http://www.murianews.com/2018/04/20/140968/peringati-hari-kartini-polwan-cantik-di-jepara-ini-kenakan-kebaya-saat-layani-masyarakat.html
Baca Terusannya »»