Bhinneka_Tunggal_Ika TAHUN BARU 2019

Cari Blog Ini

Rabu, 23 Januari 2019

Tiga Agenda Indonesia dalam Pertemuan Tahunan WEF 2019

Davos, Kominfo - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menghadiri perhelatan tahunan Annual Meeting World Economic Forum (WEF) AM 2019 yang berlangsung tanggal 22-25 Januari 2019 di Davos, Swiss
Pertemuan itu juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto; serta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Thomas Lembong. 
Delegasi Indonesia membawa agenda pembahasan mengenai (1) perkembangan teknologi digital dan potensi Indonesia dalam sektor ekonomi digital, (2) isu ekonomi 4.0, serta (2) isu lingkungan dan pengaruh teknologi terhadap perekonomian dunia.
Selama lima hari agenda WEF, Menteri Rudiantara telah menjadwalkan 13 forum pertemuan dengan berbagai pihak. Semua pertemuan itu diisi dengan agenda untuk menyampaian kemudahan dan iklim investasi yang semakin baik di Indonesia.
"Kita akan menyampaikan bahwa saat ini di Indonesia telah terjadi perubahan. Pemerintah menerapkan pendekatan light touch regulations  di mana pemerintah tidak lagi mengedepankan peran sebagai regulator, tetapi lebih dari itu menjadi fasilitator  dan akselerator," ungkap Menteri Rudiantara. 
Salah satu bentuk nyata upaya untuk melakukan percepatan ekonomi digital, dalam ajang ekonomi global itu, Kementerian Kominfo menggelar Next Indonesia Unicorn (NextIcorn). Salah satu ajang yang mengangkat tentang perekonomian digital bangsa.
Menteri Kominfo menegaskan Indonesia akan membuka berbagai peluang investasi dengan syarat bisa memberikan nilai tambah kepada Indonesia. "Terutama untuk meningkatkan nilai sumberdaya manusia Indonesia," ungkapnya.
Menteri Rudiantara menjelaskan saat ini Indonesia tengah menyiapkan sumberdaya manusia digital di level teknis. Program itu merupakan kolaborasi pemerintah, perusahan digital dan universitas terkemuka di Indonesia.
"Kita berikan beasiswa untuk 20 ribu orang digital talent. Langkah ahead the curve untuk menyiapkan sumberdaya manusia yang bisa membangun TIK di Indonesia," ungkapnya.
Melalui Program Digital Talent Scholarship, Indonesia meningkatkan investasi sektor sumberdaya manusia dengan memberikan pelatihan non-gelar  berdurasi 2 bulan. Bidang keahlian yang diajarkan antara lain artificial intelligence, big data, cyber security, cloud computing dan bisnis digital.
Sejumlah inisiatif yang telah dibahas di level regional juga akan menjadi agenda bahasan. Tahun lalu, Indonesia mengambil peran untuk membangun ekonomi digital dengan mengadopsi pendekatan regional dalam membangun integrated digital region across ASEAN. Menteri Kominfo Rudiantara menjadi salah satu anggota Board of Governors for Digital ASEAN.




Baca Terusannya »»  

Pemerintah Siapkan Rp975 Miliar, Presiden Jokowi Minta Nelayan Manfaatkan Bank Mikro

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para nelayan agar memanfaatkan bank mikro nelayan untuk modal kerja, untuk modal investasi. Pemerintah menargetkan bisa menyalurkan Rp975 miliar untuk bank mikro nelayan, namun sejauh ini yang tersalur baru Rp132 miliar.
“Jadi masih jauh sekali. Tolong ini dimanfaatkan. Tapi ya kalau sudah ngambil ya ngangsur, nyicil. Harus itu,” kata Presiden Jokowi saat bersilaturahmi dengan sekitar 300 nelayan dari  seluruh Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/1) siang. Para nelayan itu termasuk pembudi daya ikan, pengolah ikan, pedagang, pembuat jaring ikan, dan unsur nelayan lainnya.
Menurut Kepala Negara, bunga yang ada di bank mikro nelayan ini juga sangat kompetitif, hanya 3%, jumlah yang kecil sekali. “Jadi manfaatkanlah bank mikro nelayan ini sebaik-baiknya. Tapi gunakan untuk usaha, gunakan untuk modal kerja, gunakan untuk mudah investasi, gunakan. Ini memang disiapkan untuk para nelayan. Bunganya sangat murah sekali, 3%, murah sekali,” ujarnya.
Namun Kepala Negara mengingatkan, kalau pinjam misalnya Rp300 juta, yang Rp150 juta jangan untuk beli mobil. Atau dapat Rp30 juta, tambah Presiden, Rp15 juta untuk beli motor. “Hati-hati yang namanya pinjam itu hati-hati. Ada konsekuensi untuk mengangsur, untuk mencicil,” tuturnya.
Presiden juga menyampaikan, bahwa pemerintah akan mengembangkan bank mikro ini supaya semakin gede. Yang di pesantren itu, sambung Presiden, punya bank wakaf mikro, nelayan punya bank mikro nelayan.
“Gunakan. Sangat sayang kalau ini tidak dimanfaatkan,” tegas Presiden seraya menambahkan, apalagi untuk budidaya mestinya ini bisa digunakan, karena kalau 3% ya murah banget .
Juga untuk industri-industri, pengolah ikan, pedagang-pedagang yang ada, Presiden Jokowi mengimbau agar memanfaatkan bank mikro nelayan itu.

Asuransi Nelayan
 
Mengenai asuransi nelayan sebagaimana disampaikan perwakilan nelayan Iin Rohimin, Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk ditingkatkan terus, tambah terus, agar yang dapat asuransi itu semakin banyak.
“Bapak/Ibu ini berada pada pekerjaan yang memiliki risiko yang tinggi. Apalagi sekarang yang namanya cuaca itu tidak bisa dihitung, enggak bisa diprediksi,” ucap Presiden.
Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi juga menyampaikan, bahwa sejak 2014 pemerintah sudah menenggelamkan 488 kapal yang terlibat pencurian ikan atau illegal fishing. Untuk itu, Presiden berharap produksi ikan tangkap para nelayan juga bisa naik.
“Dari angka-angka yang kita dapatkan ya memang naik, tapi mestinya bisa naik drastis karena 7.000 kapal ilegal yang biasanya lalu lalang di seluruh perairan kita ini, sekarang sudah betul-betul dapat dihilangkan, dikurangi sangat banyak sekali,” ujar Presiden.
Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.


Sumber :  http://setkab.go.id/pemerintah-siapkan-rp975-miliar-presiden-jokowi-minta-nelayan-manfaatkan-bank-mikro/


Baca Terusannya »»  

Menlu RI: Merupakan Hak Palestina untuk Menjadi Anggota Penuh PBB

New York, 22 Januari 2019:  Menlu RI Retno L.P. Marsudi sengaja hadir pada pertemuan Dewan Keamanan PBB ini, untuk menegaskan dukungan penuh Indonesia atas perjuangan Palestina. Pernyataan ini disampaikannya  pada Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB (DK PBB) mengenai Situasi di Timur Tengah, di New York, AS (22/01).
Di hadapan anggota DK PBB, Menlu Retno menegaskan bahwa merupakan hak alami dan hak hukum Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB. Disampaikannya, walaupun perjalanan menuju kemerdekaan dan keanggotaan PBB bergejolak, hal tersebut tidak akan melemahkan upaya Palestina dan masyarakat internasional untuk memenuhi hak Palestina.
Dalam konteks ini, Menlu Retno menekankan bahwa isu Palestina harus mendapat perhatian penuh Dewan Keamanan PBB. “Keberhasilan menyelesaikan isu Palestina akan menentukan kredibilitas dan kepercayaan komunitas internasional terhadap Dewan Keamanan PBB," tegasnya.
Menlu Retno menyampaikan 3 hal yang perlu mendapat perhatian dalam mendorong penyelesaian konfik antara Palestina dan Israel. 
Pertama, pentingnya semua pihak untuk mematuhi hukum internasional dan semua resolusi PBB terkait, serta untuk tidak mengambil langkah-langkah provokatif. Menlu Retno menekankan berbagai kekerasan dan pelanggaran terhadap hukum internasional harus segera dihentikan. Ia juga menegaskan agar pembangunan pemukiman ilegal oleh Israel segera dihentikan. 
“Pembangunan pemukiman ilegal secara moral dan hukum salah, sehingga harus segera dihentikan," tegas Menlu Retno.
Hal kedua yang disoroti Menlu Retno terkait pentingnya suatu proses perdamaian penyelesaian konflik Palestina-Israel yang memiliki legitimasi. Ditegaskan pentingnya proses perdamaian mematuhi parameter internasional yang telah disepakati dan yang mendapat dukungan mekanisme multilateral. Untuk itu, Menlu Retno menyampaikan keprihatinan adanya upaya saat ini untuk keluar dari prinsip Solusi Dua Negara dalam penyelesaian konflik Palestina-Israel. 
“Indonesia menegaskan Two-State Solution merupakan satu-satunya jalan untuk memajukan proses perdamaian Palestina dan Israel," tegas Menlu Retno.
Hal ketiga yang mendapat perhatian Menlu Retno menyangkut krisis kemanusiaan yang dialami Palestina. Indonesia sangat prihatin terhadap krisis kemanusiaan berkepanjangan yang dihadapi Palestina khususnya di Gaza. Menlu RI menegaskan bahwa blokade Israel di Gaza, yang telah berlangsung selama 11 tahun dan menyebabkan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan harus segera dihentikan. Dalam kaitan ini, Menlu Retno mengapresiasi negara-negara anggota PBB yang telah mendukung UNRWA untuk mengatasi defisit keuangan yang dialaminya, dan membantu mengatasi masalah kemanusiaan di Gaza. 
“Indonesia telah meningkatkan kontribusinya kepada UNRWA dan akan terus tingkatkan bantuan kemanusiaan kepada Palestina," jelasnya.
Selain isu Palestina, Debat Terbuka DK PBB juga membahas konflik di Suriah dan Yaman. Menyoroti kedua konflik tersebut, Menlu Retno kembali mendorong penyelesaian konflik melalui solusi politik yang damai dan inklusif. Menlu RI juga menekankan pentingnya peningkatan peran PBB dalam memfasilitasi upaya rekonsiliasi nasional di kedua negara tersebut.
Dalam pertemuan DK PBB yang pertama kali dihadiri oleh Menlu Retno sejak Indonesia menjadi anggota tidak tetap DK pada tanggal 1 Januari 2019 ini, Menlu RI mengakhiri pernyataannya dengan mendorong semua pihak untuk menahan diri dari tindakan kekerasan dan terus bekerja untuk memajukan proses perdamaian dan menghidupkan kembali semangat multilateralisme.


Sumber :  https://www.kemlu.go.id/id/berita/Pages/Menlu-RI-Merupakan-Hak-Palestina-untuk-Menjadi-Anggota-Penuh-PBB.aspx

Baca Terusannya »»  

Indonesia Sampaikan Peran Sawit Bagi SDG’s Dalam Pertemuan ASEAN-Uni Eropa


JAKARTA, Pemerintah Indonesia konsisten menghadapi kebijakan diskriminatif terhadap sawit di Uni Eropa. Isu ini akan menjadi bagian fokus utama Indonesia dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN dan Uni Eropa (UE) ke-22 di Brussels, Belgia (21 Januari 2019).
Wakil Menteri A.M. Fachir akan memimpin Delegasi RI dalam pertemuan tersebut. Yang direncanakan akan menyampaikan fakta kontribusi sawit bagi perekonomian dan kontribusinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
“Sawit adalah komoditas strategis bagi Indonesia khususnya bagi petani kecil. Sekitar 20 juta masyarakat ASEAN bergantung kehidupannya pada industri sawit dan lebih dari 5 juta petani kecil di Indonesia, Thailand, dan Filipina menyandarkan kehidupannya dari kelapa sawit,” ujar Wamenlu Fachir.
Dalam konteks global, komoditas sawit berperan penting mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Sawit telah berkontribusi dalam pencapaian 12 dari 17 tujuan yang tecakup dalam SDGs dari pengentasan kemiskinan hingga pengurangan kemiskinan, dari penghapusan kelaparan hingga pencapaian energi bersih dan terjangkau.
“Menolak sawit sama artinya menolak SDGs yang merupakan suatu kesepakatan global,” tegas Wamenlu Fachir.
Selain isu sawit, Indonesia juga mengajak ASEAN dan UE untuk meningkatkan kontribusi dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Solusi dua negara dan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina adalah dua isu paling krusial dimana ASEAN dan UE harus terus bekerja sama.
“Perbedaan politik masyarakat internasional tidak boleh menyurutkan komitmen terhadap isu kemanusiaan yang dihadapi rakyat Palestina,” kata Wamenlu.
Kemitraan ASEAN-UE sangat penting dalam menyikapi situasi global dewasa ini. Maraknya kebijakan “inward-looking” yang didasari kepentingan domestik jangka pendek mengharuskan ASEAN-UE memperkokoh kerja sama demi kepentingan rakyat kedua negara dan dunia. Wamenlu Fachir menyampaikan bahwa di tengah ketidakpastian dunia saat ini, ASEAN dan UE sebagai dua kekuatan regional harus berkolaborasi untuk mengisi kevakuman kepemimpinan kolektif global.
Lebih lanjut ia menekankan pentingnya Kemitraan ASEAN-UE yang harus didasarkan pada sikap saling percaya dan saling menghormati nilai dan kepentingan masing-masing.
Sikap saling percaya dan menghargai tersebut dapat diterjemahkan dalam kebijakan-kebijakan yang memajukan kepentingan bersama ASEAN dan UE termasuk menghentikan kebijakan diskriminatif terhadap sawit yang menjadi kepentingan masyarakat ASEAN khususnya Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Wamenlu Fachir mengajak ASEAN dan Uni Eropa untuk memperkuat kemitraan dalam berkontribusi untuk menyelesaikan berbagai tantangan global.
Terkait isu perdamaian, sebagai dua kawasan yang berhasil menjaga perdamaian dan stabilitas, ASEAN dan UE diharapkan dapat menginspirasi kawasan-kawasan lain untuk terus kedepankan budaya dialog dan penyelesaian konflik secara damai.
Selain itu, ASEAN dan UE juga perlu memperkuat kerja sama dalam menghadapi tantangan bersama lintas negara seperti terorisme, radikalisme, dan migrasi ireguler. Dalam bidang ekonomi, Indonesia mengajak ASEAN dan UE untuk memperkuat kerja sama ekonomi serta melawan kecenderungan proteksionisme.
Pertemuan Tingkat Menteri tersebut dihadiri oleh para menteri luar negeri atau yang mewakili dari 10 negara anggota ASEAN, 28 negara angggota EU serta Sekjen ASEAN. Pertemuan dipimpin bersama oleh Menlu Singapura Vivian Balakrishnan serta Komisioner UE untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Federica Mogherini. Pertemuan membahas berbagai isu kawasan dan global serta melakuan evaluasi terhadap kemitraan ASEAN dan Uni Eropa yang tahun ini berusia 42 tahun.


Sumber :  http://www.bumn.go.id/ptpn5/berita/1-Indonesia-Sampaikan-Peran-Sawit-Bagi-SDG--s-Dalam-Pertemuan-ASEAN-Uni-Eropa

Baca Terusannya »»  

Panglima TNI : Pertahankan dan Tingkatkan Kerja sama Antara Kedua Angkatan Bersenjata

KBRN, Jakarta :Pertahankan dan tingkatkan kerja sama antara kedua Angkatan Bersenjata khususnya Angkatan Udara dalam bidang pendidikan dan latihan untuk meningkatkan kemampuan para prajurit.
Demikian disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada saat menerima kunjungan kehormatan Commander-in-Chief of the Royal Thai Air Force (Kasau Thailand) Air Chief Marshal (ACM) Chaiyapruk Didyasarin di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, dalam rilis yang diterima, Rabu (23/I/2019).
Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya ACM Chaiyapruk Didyasarin sebagai Kasau Thailand beberapa waktu yang lalu.
Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa latihan antara kedua Angkatan Bersenjata dapat memperkokoh jaringan kerjasama khususnya TNI Angkatan Udara dengan RTAF.
Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan kegiatan patroli laut yang dilaksanakan oleh Indonesia, Thailand, Singapura dan Malaysia sangat bermanfaat bagi kedaulatan tiap-tiap negara.
Panglima TNI menyampaikan juga mengenai pentingnya pertukaran informasi antara Indonesia dengan Thailand dalam rangka penanggulangan terorisme untuk menjaga stabilitas nasional masing-masing negara.
Pada kesempatan yang sama ACM Chaiyapruk Didyasarin mengucapkan terima kasih atas ucapan dan sambutan yang diberikan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.
Selanjutnya ACM Chaiyapruk Didyasarin menuturkan bahwa kedua Angkatan Bersenjata dapat terus meningkatkan kerjasama dibidang pendididikan dan latihan serta pertukaran informasi. 


Sumber :  http://rri.co.id/post/berita/626626/nasional/panglima_tni_pertahankan_dan_tingkatkan_kerja_sama_antara_kedua_angkatan_bersenjata.html
Baca Terusannya »»  

PM Sudan Antusias Lihat Produk Indonesia di Khartoum International Fair

 
Khartoum, 21 Januari 2019: Selesai membuka Pameran Dagang Internasional Khartoum ke-36 (the 36th International Fair of Khartoum/IFK), Perdana Menteri Sudan (Mutaz Musa) berkunjung ke stand Indonesia di IFK 2019.
Welcome to the Indonesian stand, Mr. Prime Minister," ujar Dubes RI (Rossalis R. Adenan) saat menyambut PM Mutaz.
Pada kesempatan tersebut, Dubes RI Khartoum juga berkesempatan menyerahkan kenang-kenangan berupa kerajinan perak motif wayang khas Indonesia kepada PM Mutaz.  
PM Mutaz dengan antusias melihat secara langsung berbagai barang karya UMKM Indonesia yang dipamerkan di stand Indonesia, antara lain produk tekstil, pakaian jadi, activated carbon dan briquette charcoal, minuman herbal, dan makanan kemasan. PM Mutaz juga menikmati kesenian musik rebana “Hadroh" yang ditampilkan oleh sejumlah mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Khartoum.
Sebanyak 9 (sembilan) perusahaan UMKM Indonesia berpartisipasi pada IFK ke-36 ini yang berlangsung dari tanggal 21-28 Januari 2019 dan diikuti oleh sekitar 14 negara asing dan sejumlah perwakilan Negara Bagian di Sudan serta pelaku usaha Sudan.  
Walaupun kondisi ekonomi dalam negeri Sudan saat ini belum begitu pulih dari krisis, namun hubungan perdagangan bilateral Indonesia-Sudan menunjukkan peningkatan, khususnya pada tahun 2018 dimana volume perdagangan untuk periode Januari-November 2018 tercatat sebesar US$ 292,1 juta atau mengalami kenaikan sebesar 178,63 persen dibanding dengan tahun 2017 (sumber: BPS). Untuk itu, KBRI Khartoum terus berupaya meningkatkan volume perdagangan kedua negara, termasuk melalui keikutsertaan pelaku bisnis Indonesia pada International Khartoum Fair (IFK) maupun keikutsertaan pelaku bisnis Sudan pada Trade Expo Indonesia (TEI). ​ 



Baca Terusannya »»  

Gandeng 18 industri, Indonesia ikuti pameran internasional pariwisata di Spanyol


Madrid (ANTARA News) - Indonesia melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengandeng 18 industri pariwisata di Tanah Air dalam upaya menjaring wisatawan mancanegara, khususnya asal Spanyol, dalam pameran pariwisata terbesar di Spanyol Feria Internacional de Turismo (FITUR) Madrid 2019, pada 23-27 Januari.

"Menteri Pariwisata, Arief Yahya langsung memimpin delegasi dalam pameran pariwisata yang diadakan untuk ke-39 kalinya,"  kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II, Kemenpar Nia Niscaya kepada Antara London, Inggris, Rabu.

Nia Niscaya mengatakan dalam pameran kali ini, Paviliun Indonesia masih tetap mengusung Phinisi yang menggambarkan Indonesia sebagai the biggest archipelagic country dan bangsa yang masih mempertahankan heritagenya.

Menurut Nia, Spanyol menjadi salah satu penyumbang wisatawan mancanegara (wisman) besar ke Indonesia. Posisinya berada di peringkat ke-7 dalam hal jumlah kunjungan wisatawan dari Eropa ke Indonesia. "Grafik pertumbuhan wisman Spanyol pun terus terkatrol positif," ujarnya.

Spanyol tercatat menyumbang sebanyak 81.690 wisman pada tahun 2017. Torehan ini pun terkoreksi positif di tahun 2018. Di mana Spanyol menyumbang 86.558 wisman atau naik sebesar 5,95 persen pada 2018.

Kemenpar menyewa lahan seluas 130,5 m2 yang akan didesain dengan sentuhan Kapal Phinisi yang melegenda serta dikuatkan dengan nuansa Bali yang mendunia. Paviliun Kemenpar terletak di hall 6 stan nomor 6D07 menfasilitasi 18 industri pariwisata yang terdiri dari tiga hotel/akomodasi, 14 travel agent/tour operator, serta BUMN pariwisata.

Ke-18 industri pariwisata yang berpartisipasi adalah Melia Bali Hotel, PT. Bali Catur Cemerlang Travel Agent, Come2indonesia, Explore Sumba Tour Operator, PMG Hotels & Resorts Hotel, Lotus Asia Tours DMC, Ravelino Tours & Travel, East of Nusa Tenggara DMC (NTT DMC), Kura Kura Resort, Indonature Travel, Alliance Indonesia, Pacto Ltd. Indonesia, Manumadi Tours & Travel, PT. Asean Tour & Travel, Dewi Wisata Tour and Travel Tour Operator, Sofitel Bali Nusa Beach Resot, PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia/ITDC, BUMN Pariwisata/ Soe-Tourism dan Batra.

Pada tahun 2018 lalu FITUR Madrid diikuti oleh 10.190 peserta dan dihadiri oleh 250.980 pengunjung dari 165 negara dengan skema tiga hari pertama untuk trade fair (B2B) dan dua hari terakhir untuk consumer day (B2C).

Paviliun Indonesia juga akan menampilkan pertunjukan budaya yang bertujuan memberikan gambaran kekayaan budaya Indonesia berupa pertunjukan tari tradisional Indonesia serta karnaval. Selain itu, juga terdapat demo body painting/henna serta pemutaran film di TVC Wonderful Indonesia yaitu explore further, ajakan untuk mengeksplor keindahan alam, kesenian dan kerajinan yang unik, musik yang khas, kekayaan gastronomi, serta destinasi wisata.

Selain itu Paviliun Indonesia menyediakan hospitality corner yang merepresentasikan keramahan masyarakat Indonesia di mana akan disajikan kopi tradisional Indonesia.


Sumber :  https://www.antaranews.com/berita/790520/gandeng-18-industri-indonesia-ikuti-pameran-internasional-pariwisata-di-spanyol
Baca Terusannya »»  

Buka Paviliun Indonesia WEF 2019, Gelar NextIcorn @Davos

Davos, Kominfo - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Duta Besar Indonesia untuk Swiss Muliaman Hadad dan Wakil Tetap Indonesia di PBB Hasan Kleib membuka Indonesia Pavillion dalam ajang Pertemuan Tahunan World Economi Forum 2019 di Davos, Swiss, Selasa (22/01/2019) siang waktu setempat.
Tahun ini ada yang berbeda dalam Paviliun Indonesia. Jika pada tahun sebelumnya selalu ditampilkan keragaman budaya, tempat wisata serta potensi investasi selara dengan tema ekonomika Tahun ini digelar Next Indonesia Unicorn (NextIcorn). Program yang diharapkan bisa mengukuhkan Indonesia sebagai surga industri digital serta bentuk komitmen pemerintah ikut mempromosikan startup potensial Indonesia. 
NextIcorn menjadi agenda khusus Kementerian Kominfo di Davos tahun ini. "NextIcorn atau Next Indonesian Unicorn merupakan wujud peran negara melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menghadapi isu digitalisasi global," ungkap Staf Khusus Menteri Kominfo Bidang Ekonomi Digital, Lis Sutjiati
Gelaran NextICorn ditargetkan agar Indonesia dapat menghasilkan lebih banyak lagi unicorn dari startup digital potensial yang ada di Indonesia dengan melibatkan investor dari Jepang, Singapura, Korea Selatan dan Amerika Serikat. Unicorn merupakan starup digital yang memiliki valuasi lebih dari USD 1 Miliar.
Pertemuan Nexticorn ini telah digelar di Bali tahun lalu dengan hasil dari 1035 pertemuan bilateral terfasilitasi dan 2020 koneksi terjadi diantara 70 rintisan Indonesia dengan 89 Investor lokal dan asing.



Sumber :  https://www.kominfo.go.id/content/detail/16004/buka-paviliun-indonesia-wef-2019-gelar-nexticorn-davos/0/berita_satker
Baca Terusannya »»  

Diaspora RI Buka "Rendang & Co" di Negeri Paman Sam

Houston, 18 Januari 2019: ​Rasa nasionalisme tak memudar ketika seseorang bermukim di negeri seberang. Bahkan, hasrat mengangkat citra Indonesia kian menguat. Hal ini nampak dari apa yang dilakukan Diaspora Indonesia, Dr. Asnur Bahar, pria kelahiran Padang yang bekerja di perusahaan minyak Schlumberger di AS. Dr. Asnur berencana akan membuka warung padang “Rendang and Co” di Tulsa, Oklahoma, 1 Februari 2019 ini. 
“Kami bukan hanya menjual Rendang yang sudah terkenal di seluruh dunia. Tapi juga makanan Indonesia lain,” cetus Dr. Asnur. 
Asnur Bahar yang lulus dari Petroleum Engineering dari University of Tulsa (UOT) di Oklahoma State itu lama berkerja di Perusahaan Minyak Schlumberger. Ia sekarang sudah menjadi konsultan dan pengajar perminyakan dan berkelana ke seluruh dunia termasuk biasa mampir bolak-balik ke Jakarta dalam setahun.
Dari hanya kecil - kecilan, tak disangka kini pesanan membludak dan rata-rata mencapai 130 kg bumbu masakan padang berbagai rasa. 
Asnur dan istri menjual bumbu tersebut secara online di Amerika dan beberapa di antaranya dipromosikan di berbagai acara, terutama dalam event-event KJRI Houston. Acara seperti itu rutin diselenggarakan oleh Konjen Dr. Nana Yuliana untuk mempromosikan Produk Indonesia sekaligus memacu semangat kewirausahaan pada diaspora Indonesia di 12 States, wilayah kerja Konjen.
Selain Asnur Bahar, ada Fifi Manan bersama suaminya Robert Manan yang juga akan membuka Restoran WIND singkatan Wonderful Indonesia di Atlanta, Georgia. Rencananya Dubes Indonesia untuk AS Budi Bowo Leksono dari Washington DC dan Konjen Nana Yuliana akan meresmikan rumah makan tersebut.​
Berformat “Fine Dining”, WIND akan melibatkan Chef Yono yang namanya sangat populer dan juga mempunyai usaha kuliner di Albany, New York. Bahkan rencananya Dubes Indonesia untuk AS Budi Bowo Leksono dari Washington DC dan Konjen Nana Yuliana akan meresmikan rumah makan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Konjen Nana Yuliana juga mengundang tiga pengusaha yang punya sepuluh bisnis, pejabat Port of Hosuton dan FDA (Food & Drug Adninistration) salah satunya untuk mempresentasikan tentang bagaimana “berbisnis di Houston”. 
“Mari kita jadikan 1 Februari sebagai Hari Kebangkitan Kuliner Indonesia di Amerika,” seru Nana.
Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UKM Hermawan Kartajaya yang juga hadir dalam acara itu menyambut baik semangat kewirausahaan diaspora Indonesia sekaligus memberikan tips agar sukses berwirausaha. Hermawan yang juga pakar marketing itu berpesan kepada diaspora Indonesia agar pantang menyerah dan tetap mempromosikan Indonesia dengan brand-brand yang menarik. Hermawan Kartajaya mengatakan dirinya melihat semangat berbisnis dengan semangat nasionalisme yang tinggi baik yang masih WNI maupun yang sudah menjadi warga negara AS. 
Kementerian Koperasi dan UKM dan ICSB (International Council for Small Business) Indonesia siap menjadi platform produk-produk Indonesia yang dibutuhkan,” kata Hermawan yang juga Pendiri ICSB-Indonesia bersama Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga. Ia berharap Dr. Asnur Bahar dan diaspora Indonesia yang lain bisa menjadi pemicu semangat para UKM Indonesia sekaligus membuka peluang bagi produk-produk Indonesia lain untuk masuk ke Amerika. 



Baca Terusannya »»  

Integrasi Data, NISN Diganti dengan Nomor Induk Kependudukan

Jakarta, Kemendikbud --- Mulai tahun ajaran 2019/2020, Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) akan diganti dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggandeng Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan integrasi data kependudukan dengan data pendidikan.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, kedua kementerian akan mengintegrasikan data pokok pendidikan (dapodik) di Kemendikbud dengan data kependudukan dan catatan sipil di Kemendagri. Salah satu tujuannya adalah untuk mendukung kebijakan zonasi dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
“Banyak manfaatnya termasuk untuk sistem zonasi  ini. Nanti kita bisa menggunakan sumber data dua-duanya baik dari data kependudukan maupun dapodik. Kami mendapatkan dukungan penuh dari Kemendagri, terutama untuk mengatur sistem PPDB,” ujar Mendikbud saat memberikan keterangan pers setelah pertemuan dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrulloh, di Kantor Kemendikbud, Senin (21/1/2019).
Mendikbud menuturkan, melalui integrasi data kependudukan dengan data pendidikan, salah satu hal yang akan diubah dari sistem PPDB tahun ini adalah teknis pendaftaran anak ke sekolah tujuan. Ke depannya, orang tua tidak perlu datang ke sekolah untuk mendaftarkan anaknya. “Nanti kita harapkan dengan dukungan aparat Kemendagri itu justru sekolah bersama-sama dengan aparat desa dan aparat kelurahan mendata anak ini harus masuk sekolah mana, itu ditetapkan oleh pemerintah terutama untuk masuk sekolah negeri,” tuturnya.
Tidak hanya itu, integrasi data tersebut juga bertujuan untuk mendukung tercapainya rencana pemerintah dalam mewujudkan program wajib belajar 12 tahun. Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakhrulloh menjelaskan, Kemendagri mendukung kebijakan pendidikan yang berlaku secara nasional, termasuk zonasi dalam PPDB dan wajib belajar 12 tahun.
Ia menuturkan, setelah dilakukan integrasi data, dengan mengetik NIK di basis data akan keluar data lengkap siswa yang bersangkutan. “Kalau nanti misalnya dia putus sekolah di kelas 5, Pak Menteri (Mendikbud) bisa memerintahkan dinas (pendidikan), aparat, dirjen, atau Mendagri memerintahkan bupati atau walikota untuk mengecek anak ini putus sekolahnya kenapa? Kalau nggak punya biaya, (kita) urus beasiswanya, bisa dari APBN atau APBD,” kata Zudan Arif. Dengan demikian, lanjutnya, pemerintah bisa memastikan wajib belajar 12 tahun bisa dicapai karena anak usia sekolah bisa dilacak dengan basis data kependudukan melalui integrase data.

Integrasi data kependudukan dengan dapodik ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama antara Mendikbud Muhadjir Effendy dengan Mendagri Tjahyo Kumolo tentang Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik dalam Lingkup Tugas Kemendikbud pada 10 November 2016 lalu.



Sumber :  https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2019/01/integrasi-data-nisn-diganti-dengan-nomor-induk-kependudukan

Baca Terusannya »»  

Per Tanggal 21 Januari 2019, BKN Telah Tetapkan 4.533 NIP CPNS TA 2018

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana menjelaskan dalam proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran (TA) 2018, saat ini BKN sedang memroses usul penetapan NIP CPNS TA 2018 yang diajukan instansi pembuka rekrutmen CPNS.
Dari 5.952 usulan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang diterima BKN, per tanggal 21 Januari 2019 BKN telah menetapkan sejumlah 4.533 NIP.
“BKN sudah menyampaikan kepada seluruh instansi yang ditujukan kepada para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) baik pusat maupun daerah agar penyampaian berkas usul penetapan NIP paling lambat diterima BKN pada akhir Februari 2019,” ujar Kepala BKN dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Menteri PANRB dan Komisi II DPR RI, Selasa (22/1/2019) di Gedung DPR, Jakarta.
Pada kesempatan itu, Kepala BKN juga menjelaskan pelamar rekrutmen CPNS yang lulus seleksi dan telah mendapat NIP harus ditempatkan dan bekerja pada formasi yang dipilih minimal selama 10 tahun.
“Jika sebelum 10 tahun mereka sudah pindah ke instansi/daerah lain maka itu akan mengacaukan analisis beban kerja yang menjadi salah satu acuan pemenuhan formasi yang diajukan instansi pembuka rekrutmen,” tambahnya.
Secara umum, Komisi II DPR memberi apresiasi atas proses rekrutmen CPNS TA 2018. Apresiasi positif di antaranya disampaikan oleh Tamanuri dari Partai Nasional Demokrat, Dadang Muchtar dari Partai Golkar dan Sutriyono dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
“Saya mengapresiasi proses rekrutmen CPNS 2018. Proses tes sangat objektif, tidak ada yang bisa titip-titip untuk bisa lulus seleksi,” jelas Dadang Muchtar.



Sumber :  http://setkab.go.id/per-tanggal-21-januari-2019-bkn-telah-tetapkan-4-533-nip-cpns-ta-2018/
Baca Terusannya »»  

Hingga 5 Februari Tak Kumpulkan Berkas, CPNS Kemenag Dianggap Mengundurkan Diri

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama memberikan waktu selama 15 hari kerja bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 untuk mengumpulkan berkas data diri. Waktu pemberkasan dibuka selama 15 hari kerja, dari 16 Januari sampai 5 Februari 2019.
Penegasan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama M. Nur Kholis Setiawan saat memberikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Persiapan Usul Penetapan NIP CPNS Kementerian Agama Tahun 2019, di Jakarta. Rapat Koordinasi tersebut diikuti oleh 128 admin urusan kepegawaian satuan kerja Kemenag se-Indonesia.
“Bila hingga 5 Februari 2019  CPNS tidak mengumpulkan berkas, maka yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri,” tegas M. Nur Kholis, Selasa (22/01).
Sebelumnya, pada 15 Januari 2019 lalu Kemenag telah mengumumkan hasil seleksi CPNS 2018. Sebanyak 14.653 orang dinyatakan lulus, dari total 265.273 pendaftar online CPS Kemenag tahun 2018.
“Saya ingin tegaskan, jangan sampai ada satu pun CPNS yang lulus, tertinggal dalam proses pemberkasan,” kata M. Nur Kholis.
Pemberkasan dilakukan pada jam kerja, mulai 08.00 – 16.00 waktu setempat di satuan kerja masing-masing (alamat satker bisa dilihat pada lampiran pengumuman). Total terdapat 128 satuan kerja, yaitu : 11 unit Eselon I Pusat, 34  Kantor Wilayah Provinsi, 72 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, dan 11 Balai Litbang/Diklat Kementerian Agama. 
Sekjen juga mengapresiasi kinerja para admin urusan kepegawaian yang telah bekerja keras selama proses seleksi CPNS Kemenag 2018. “Lakukan ini semua dengan ikhlas agar ini bisa memiliki nilai ibadah,” pesan Sekjen. 
Sebelumnya, Kepala Biro Kepegawaian Ahmadi mengungkapkan sekurangnya terdapat tujuh tahapan seleksi CPNS Kemenag. “Mulai dari perencanaan formasi, penetapan formasi, seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), saat ini kita masuk pada tahapan keenam pemberkasan. Tahap akhir adalah penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP),” jelas Ahmadi.   


Sumber :  https://kemenag.go.id/berita/read/509837/hingga-5-februari-tak-kumpulkan-berkas--cpns-kemenag-dianggap-mengundurkan-diri

Baca Terusannya »»  

Jateng Alokasikan Rp205 M untuk Insentif Guru Madin

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mengucurkan dana hibah sebesar Rp205 miliar untuk insentif guru Madrasah Diniyah (Madin), pengajar TPQ dan pengasuh pondok pesantren di Jateng yang jumlahnya mencapai 170.949 orang.
Menurut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, pemberian dana itu sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jateng terhadap kondisi guru madrasah, agar semakin bermutu dan profesional dalam mendidik generasi ke depan.
“Kami ingin generasi nantinya menjadi manusia baik, mempunyai pemahaman baik tentang kehidupan. Bantuan ini juga karena para guru yang mengajarkan keagamaan belum semua terkover Kementerian Agama,” katanya dalam dialog interaktif Mas Ganjar Menyapa (MGM) dengan tema Insentif untuk Guru Madrasah Diniyah, di Rumah Dinas Gubernur (Puri Gedeh), Selasa (22/1/2019).
Pola pencairannya, menurut gubernur, sama seperti dana hibah lain melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jateng. Para penerima akan menerima dana itu melalui rekening dan alamat yang sudah didata sebelumnya.
“Ada 170.949 guru madin, TPQ dan pengasuh pondok pesantren yang terverifikasi Kemenag,” papar mantan anggota DPR RI ini.
Ganjar berpesan kepada para guru madin, TPQ, dan pengasuh pondok pesantren, untuk selalu memberikan pengajaran yang baik, begitu pula dengan para santri dan siswa agar terus mengormati guru. Sehingga terwujud rasa saling peduli dan memahami.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berharap, para guru Madin, TPQ dan pengasuh pondok pesantren membantu penguatan paham Islam rahmatan lil ‘alamin.
“Semoga dengan bantuan ini  bermanfaat dan tidak ada keluh kesah lagi dari para guru maupun ustad. Pondok pesantren, madrasah di Jateng ini penyumbang pendidikan keagamaan terbesar ketiga di Indonesia sejak sebelum kemerdekaan,” beber pria yang akrab disapa Gus Yasin ini.
Ditambahkan, para kiai zaman dahulu berinisiatif membangun negara dengan agama. Para penerus dan santri pun harus dikembalikan pemahamannya mengenai hal tersebut.
“Di Rembang, Batang, Tegal, Batang, Pekalongan, Kudus, Kebumen bantuan seperti itu sudah dilakukan melalui pemerintah setempat. Ketika sudah berikan bantuan, kita ajak kerja sama untuk menanggulangi paham radikal,” tandasnya.



Sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/jateng-alokasikan-rp205-m-untuk-insentif-guru-madin/

Baca Terusannya »»  

Kembali Bagikan Sertifikat PTSL, Bupati Himbau Masyarakat Tak Terprovokasi Berita Negatif

PATI-Bupati Pati Haryanto hari ini (22/1) kembali menyerahkan sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di desa Lahar Kecamatan Tlogowungu.
Penyerahan sertifikat bersama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), ini merupakan kali ketiga setelah penyerahan pertama yakni di Kecamatan Cluwak dan di Kecamatan Pucakwangi. Program PTSL sendiri merupakan program pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak bagi semua objek pendaftaran tanah di seluruh wilayah RI dalam satu wilayah desa atau kelurahan maupun yang setingkat.
Bupati Pati Haryanto menyebut bahwa PTSL ini merupakan program yang memudahkan masyarakat untuk memiliki bukti hak milik sah tanah, yaitu sertifikat dengan biaya terjangkau bukan gratis.
"Murah dan mudah, disepakati bersama oleh  karenanya jangan sampai ada ribut saling lapor melapor terkait biaya, itu semua jelas dan ada aturannya serta legal," tegas Bupati.
Sebanyak 800an sertifikat dibagikan kepada 8 desa yang berada di kecamatan Tlogowungu yakni, Desa Cabak, Desa Suwatu, Desa Lahar, Desa Tanjungsari, Desa Lahar, Desa Guwo, Desa Regaloh dan Desa Gunungsari.
Bupati tak lupa mengajak masyarakat agar setelah mendapat sertifikat tersebut, digunakan sebagaimana mestinya dan mempunyai kebermanfaatan. Bupati menjelaskan, kalaupun digunakan sebagai jaminan di bank, tidak masalah namun diharapkan setelah itu dapat digunakan sebagai modal usaha.
"Monggo saja kalau sertifikat tersebut mau di pakai sebagai agunan, namun kalau sudah cair, ya dipakai modal, agar mendapatkan hasil. Kalau cuma untuk membangun rumah saja, ya ujung - ujungnya pasti merasa keberatan," imbuhnya.
Karena itu, Haryanto mengajak masyarakat untuk menyengkuyung program ini bersama-sama. "Kita dukung program-program seperti ini, jangan sampai masyarakat terprovokasi dengan berita - berita negatif terkait PTSL. Disamping itu yang terpenting, manfaatkan dengan baik atau disimpan dengan baik," tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPN Kabupaten Pati Yoyok Hadi Mulyo Anwar mengatakan bahwa sertifikasi tanah melalui program PTSL merupakan salah satu program strategis BPN yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.
“Program PTSL ini biayanya ditanggung pemerintah pusat sehingga tidak ada biaya di BPN dan diberikan secara gratis kepada masyarakat. Namun untuk tahap pra-permohonan diperlukan biaya pada tingkat kelurahan dan desa berupa biaya materai dan biaya patok. Selain itu juga dikenakan biaya perolehan hak atas tanah bangunan (BPHTB) yang merupakan kewenangan pemerintah daerah,” pungkasnya.



Sumber :  https://www.patikab.go.id/v2/id/2019/01/22/kembali-bagikan-sertifikat-ptsl-bupati-himbau-masy/
Baca Terusannya »»  

Batituud Ramil 13/Tlg Dampingi penyerahan Sertifikat Jalur PTSL

Pati – Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar pembagian sertifikat tanah untuk ribuan masyarakat di Jawa Tengah. Sejumlah warga yang memiliki aset tanah dan bangunan dipersilakan untuk mengurus Sertifikat Hak Milik (SHM) secara gratis.
Salah satu bukti nyata kegiatan tersebut diberikannya sertifikat secara gratis bagi masyarakat Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati. Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati, Batituud Koramil 13/Tlg, Kapolsek Tlogwungu dan masyarakat ini berlangsung di Balai Desa Lahar Kecamatan Tlogowungu.
Dijelaskan oleh Kepala BPN Kabupaten Pati Bpk Yoyok Hadi Mulyo Anwar SH. bahwa sertifikasi tanah melalui program Prona merupakan salah satu program strategis BPN yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.
“ Program Prona ini biayanya ditanggung pemerintah pusat sehingga tidak ada biaya di BPN dan diberikan secara gratis kepada masyarakat. Namun untuk tahap pra-permohonan diperlukan biaya pada tingkat Kelurahan dan Desa berupa biaya meterai dan biaya patok. Selain itu juga dikenakan biaya perolehan hak atas tanah bangunan (BPHTB) yang merupakan kewenangan pemerintah daerah,” jelas Bpk Yoyok Hadi Mulyo Anwar SH.
Ditambahkan bahwa selama ini tidak ada kendala berarti dalam penyelesaian administrasi untuk program sertifikat PRONA. Hanya saja, masyarakat terkadang enggan untuk melengkapi persyaratan-persyaratan administrasi yang dibutuhkan oleh pihak BPN. Jadi tak jarang pula petugas dari BPN bolak-balik ke Desa untuk melengkapi persyaratan.
Sementara itu salah satu warga yang menerima sertifikat tanah melalui program PRONA mengaku sangat senang karena dengan adanya sertifikat tanah tersebut, diharapkan bisa dijadikan akses untuk mengembangkan usaha bagi para pemilik tanah.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Pati H. Haryanto, SH, MM, M.Si meminta agar sertifikat yang sudah diterima jangan sampai hilang dan juga jangan sampai jatuh ketangan orang lain, karena sertifikat ini satu satunya bukti kepemilikan tanah sah secara hukum.
“ Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh panitia atas kerja keras nya sehingga kegiatan pengurusan sertifikat prona ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” Tambahnya.



Sumber :  http://www.kodimpati.com/warta-tni/batituud-ramil-13-tlg-dampingi-penyerahan-sertifikat-jalur-ptsl.html#!prettyphoto/0/

Baca Terusannya »»  

Dari Balai Benih Ikan Donorejo, Optimis Nila Salin Semakin Maju

PATI-Wakil Bupati Saiful Arifin hari ini (22/1) meresmikan Balai Pembenihan Ikan di Desa Dororejo, Kecamatan Tayu. Acara ini juga dihadiri oleh Dinas Kelautan, Penyuluh Perikanan, pemerintah desa dan petani tambak pembudidaya nila salin setempat.
Wakil Bupati Saiful Arifin berharap dengan adanya kantor ini bisa menjadikan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Lantaran tempat tersebut saat ini sudah bisa memproduksi bibit nila salin yang bagus sehingga tidak tergantung dengan wilayah lain.
"Ditambah lagi dengan adanya kantor ini nantinya diharap bisa ditunjang dari beberapa sektor lain yang tidak hanya pembudidayaan bibit saja tetapi juga dalam hal pemasaran dan lainnya. Kami percaya budidaya nila salin alam bisa berkembang," ujarnya optimis.
Saiful Arifin juga berharap para pedagang ikan juga tidak menekan harga panen kepada petani agar mendapat keuntungan. Tetapi juga harus berfikir agar petani dan pedagang juga untung.
Zaman sekarang lanjut Safin, tidak berlaku lagi bisnis monopoli tetapi bisnis kolaborasi bersama untuk maju dan berkembang. Pihaknya juga bersyukur kelompok pembudidaya untuk berdiskusi dalam hal budidaya nila salin. Selain komoditi lain yang bagus seperti garam, bandeng dan lainnya.
"Kami berharap gedung bagus ini selalu diramaikan untuk diskusi yang positif. Sehingga kebutuhan bibit petani di Kabupaten Pati bisa dipenuhi di kantor yang ada di Desa Donorejo Kecamatan Tayu," himbaunya.
Safin juga mengajak masyarakat pembudidya ikan nila salin agar memotivasi masyarakat yang merantau untuk menggeluti bisnis ini. "Agar bisa memacu teman lain setelah merantau bisa berkarya dengan modal yang telah didapat, pungkas Wabup.



Sumber :  https://www.patikab.go.id/v2/id/2019/01/22/dari-balai-benih-ikan-donorejo-optimis-nila-salin-/
Baca Terusannya »»  

Hujan Disertai Angin Kencang, Polres Pati Himbau Masyarakat Diminta Waspadai Pohon Tumbang

Pati –  Hujan disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten Pati beberapa hari terakhir, setidaknya telah menyebabkan beberapa pohon tumbang. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun,Polisi selalu menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, mengingat hingga saat ini hujan masih terus terjadi.
Dari pantauan, sejumlah pohon tumbang yang terjadi adalah di Jalan Pati-Kayen, tepatnya di Dukuh Ngeluk, Desa Panjunan Kecamatan Pati. Kejadian itu sempat membuat kemacetan, lantaran posisi  pohon yang tumbang menutupi badan jalan.
Namun, Sat Sabhara Polres Pati tak lama kemudian langsung menuju lokasi dan memotong kayu serta membersihkan sisa pemotongan ke pinggir jalan.
“Untuk pohon tumbang di jalan Pati-Kayen sekitar pukul 06.45 WIB. Namun saat ini sudah berhasil kami singkirkan dan aktifikas kendaraan kembali normal,” ungkap Kasat Sabhara Polres Pati AKP Sugino, Selasa (22/01/2019).
Pohon tumbang juga terjadi di jalan turut Desa Pohgading-Klakahkasihan, Kecamatan Gembong, tepatnya di Alas Tuo dukuh Ngablak. Pohon membentang menutupi badan jalan, sehingga kendaraan tidak bisa melintas.
Warga setempat yang melihat kejadian itu langsung menuju lokasi dan memotong pohon tumbang hingga bisa di lewati kembali. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Penyebabnya diperkirakan karena terpaan hujan disertai angin kencang yang terjadi di wilayah setempat.
“Kami imbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara, apalagi saat ini sudah musim hujan. Jangan berteduh di pohon yang mudah patah,” tandasnya. 




Baca Terusannya »»  

Empat Desa di Dukuhseti Banjir

PATI, suaramerdeka.com - Setidaknya empat desa di Kecamatan Dukuhseti dilanda banjir, Selasa (22/1). Sebagian wilayah di empat Desa Puncel, Tegalombo, Banyutowo, dan Dukuhseti, terendam pada pukul 16.30.
Banjir akibat luapan sungai setelah turun hujan tanpa henti sejak Senin (21/1) malam, hingga ketinggian air antara 15-40 sentimeter.
Perangkat Desa Puncel Sumarlan mengemukakan, banjir di wilayahnya akibat limpasan Sungai Pasokan. Aliran sungai tersebut berasal dari Clering, Jepara dan bermuara di Puncel, desa pesisir pantai.
"Wilayah di sini yang terkena banjir di RT 2, 3, 4 RW 5. Ada puluhan rumah yang kemasukan air. Selebihnya air menggenangi jalan dan halaman rumah,"  ujarnya.
Dia menjelaskan, Sungai Pasokan kerap melimpas saat hujan berhari-hari. Selain itu, debit air di sungai itu juga dipengaruhi kondisi hulu di dataran tinggi Clering, Jepara.
Wilayah di sisi tanggul Sungai Pasokan sepanjang 500 meter rawan terdampak limpasan. Tidak hanya permukiman warga, sejumlah fasilitas umum seperti tempat pelelangan ikan (TPI), madrasah, dan mushala kerap terendam banjir.
Menurutnya, warga di wilayah tersebut siaga jika air meninggi. Mereka mengevakuasi barang-barang ke tempat yang lebih tinggi.Warga yang merupakan nelayan juga mengevakuasi perahu beserta peralatan melaut.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati Sanusi membenarkan sebagian wilayah di empat desa tersebut tergenang air. ‘’Mudah-mudahan air cepat surut. Warga kami minta semakin waspada karena diperkirakan curah hujan masih tinggi," tandasnya.


Sumber :  https://www.suaramerdeka.com/news/baca/162339/empat-desa-di-dukuhseti-banjir
Baca Terusannya »»  

Polsek Margorejo Cek TKP dan Dalami Kasus Pencurian Di Rumah Warga Desa Pegandan

Pati –   Maling satroni satu rumah di Perumahan Gunung Bedah turut Desa Pegandan Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati. Senin (21/01/2019).
Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto, SIK melalui Kapolsek Margorejo AKP Endah Setianingsih mengungkapkan setelah menerima laporan Polisi langsung Olah TKP dan dalami Kasus tersebut.
“Modus operandi Pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel pintu samping kanan rumah”. Ungkap Kapolsek
Kronologis kejadian, lanjutnya, Pada hari Senin tanggal 21 Januari 2019, sekira pukul 17.00 Wib korban pulang kerumah melihat pintu rumah dalam keadaan terbuka kemudian melihat isi rumah mendapati bahwa rumah dalam keadaan acak acakan selanjutnya korban menghubungi saksi 1 dan 2 untuk mengecek isi rumah, dan mendapati bahwa barang barang milik korban yang berada di rumah hilang antara lain, uang tunai Rp 10.000.000,- ( sepuluh juta rupiah ), 1 buah TV LED 32 Inci, 1 buah jam tangan dan 2 buah tas.
 “Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian material lebih kurang Rp 15.000.000,- ( lima belas juta rupiah). Selanjutanya korban melapor ke Polsek Margorejo, guna untuk proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek.




Baca Terusannya »»  

Bhabinkamtibmas Problem Solving Penyelesaian Perkelahian Pelajar di Semampir Pati

Pati – Bhabinkamtibmas Desa Semampir Pati Brigadir Canggih melaksanakan problem solving perkelahian antara sekelompok pemuda TKP Di terminal sleko turut Desa Semampir, Pati. Senin (21/01/2019).
Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto, SIK melalui Kapolsek Pati Kota Iptu Sudari mengatakan bahwa kejadian berawal saat korban/pelapor bermaksud menyaksikan pagelaran musik dangdut di simpanglima Pati, diajak berangkat bersama saksi. Dalam perjalanan saksi meminta urunan kepada pelapor uang untuk membayar denda tilang yang terjadi pada Terlapor, karena pelapor tidak merasa tahu-menahu masalah tilang tersebut pelapor menolak memberi urunan. tiba-tiba terlapor memukul pelapor dan diikuti teman-teman terlapor sehingga pelapor melarikan diri pulang.
“Sehubungan terhadap pelapor dan para terlapor merupakan pelajar dan anak dibawah umur maka penyidik mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan. selanjutnya dengan melibatkan peran bhabinkamtibmas,penyidik mempertemukan keduabelah pihak dengan didampingi orangtuanya.”. Ungkapnya
Kemudian dari pertemuan tersebut pihak pelapor menghendaki upaya damai mengingat para terlapor adalah teman nongkrongnya.selanjutnya penyidik menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. Dengan dibuatkan surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dengan disaksikan orang tua masing-masing. 



Baca Terusannya »»  

Bupati Kudus Resmikan Dua Jurusan Baru di SMK NU Ma'arif

KUDUS - Bupati Kudus H. M. Tamzil meresmikan dua jurusan baru di SMK NU Ma'arif yaitu Teknik Pengelasan dan Automasi Industri pada selasa pagi (22/1). Program tersebut terbentuk berkat kerjasama antara SMK NU Ma'arif dengan DJARUM foundation, SMBC (Bank Sumitomo Mitsui Indonesia), PT. OMRON Electronics dan PT. Kampuh Welding Indonesia sebagai penyedia sarana dan prasarana pada Welding Shop dan Automation Engineering Lab.

H. M. Tamzil mengapresiasi pihak sekolah dan Djarum Foundation beserta mitra atas suksesnya pembukaan dua jurusan baru tersebut. "Saya atas nama Pemerintah Kabupaten dan pribadi mengapresiasi Djarum foundation yang selama ini telah memberikan perkembangan dalam bidang pendidikan di Kabupaten Kudus. Baik sarana prasarana, manajemen dan kurikulum," ujarnya. Selama ini, Djarum Foundation beserta mitranya telah banyak membantu mengembangkan sekolah vokasi di Kabupaten Kudus melalui peningkatan sarana dan prasarana.

Dirinya optimis dengan dibukanya dua program baru tersebut dapat turut serta menjawab tantangan global dalam persaingan sumber daya manusia. "Arus global tidak dapat dihindari, peningkatan SDM menjadi sangat penting. Untuk itu peran pendidikan penting sebagai investasi mencetak sumber daya manusia berkualitas," ujarnya. Diharapkan, dengan dukungan Djarum Foundation beserta mitranya dapat mencetak teknisi pengelasan dan otomasi industri bersertifikat internasional sehingga dapat bersaing di tingkat global.

President Director PT. Kampuh Welding Indonesia M. Moenir menyampaikan mendukung penuh kolaborasi dengan Djarum Foundation di SMK NU Ma’arif dalam teknik pengelasan. Sejak berdirinya pada maret 2015, PT. Kampuh telah mencetak 2259 sumber daya manusia bersertifikat internasional dan telah bekerjasama dengan 87 perusahaan.

Dia mengungkapkan, saat ini di Jepang membutuhkan sebanyak 3,3 juta untuk tenaga pengelasan profesional. “Jika kita bisa mengisi setidaknya 1% dari jumlah tersebut, maka kita memiliki kesempatan mengirim 33.000 tenaga pengelasan professional ke Jepang,” ungkapnya.

Managing Director PT. OMRON Electronics, Don Teng mengutarakan misi OMRON bagi Indonesia adalah untuk membawa inovasi dibidang manufaktur dengan otomatisasi untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia di seluruh dunia.

“Oleh karena itu, kami merasa tersanjung telah mendapatkan kesempatan dari Djarum Foundation dan mitranya SMBC, untuk berkolaborasi dan berkontribusi dengan solusi otomasi kami untuk meningkatkan kemampuan Indonesia dibidang industri manufaktur melalui pembukaan Bengkel Pengelasan & Laboratorium Teknik Otomasi,” ujarnya. Pihaknya yakin dengan dibukanya dua program tersebut dapat turut serta menudukung penerapan industri 4.0 yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

Managing Executive Officer SMBC divisi Asia Pasifik Chow Ying Hoong mengungkapkan sebagai penyedia layanan keuangan global memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi di Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya berupaya untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia dengan memberikan keterampilan teknis (Vokasi) kepada para siswa kejuruan di berbagai bidang keahlian.

“Dalam tahun ke-4 kemitraan kami dengan Djarum Foundation, kami telah memperluas kontribusi kami untuk membekali generasi muda Indonesia dengan keterampilan dalam pengelasan dan teknik otomatisasi, melengkapi yang telah kami lakukan di bidang maritim dan animasi,”

Kepada SMK NU Ma'arif, SMBC Indonesia dan Djarum Foundation menyumbang 30 mesin las yang dibeli dari Daihen Corporation, produsen mesin las dan produk listrik yang dilengkapi dengan seperangkat ‘Programmable Logic Controllers’ (PLC) dari OMRON sebagai produsen peralatan otomatisasi industri dunia.



Sumber :  http://kudusnews.com/main/read/1/news/1553/bupati-kudus-resmikan-dua-jurusan-baru-di-smk-nu-maarif
Baca Terusannya »»  

Rapat Koordinasi Rancangan Sistem Retribusi Online

KUDUS (22/1) - Bertempat di Command Center, Bupati Kudus H. M. Tamzil dan Wabup H. M. Hartopo melakukan rapat koordinasi bersama PT. Pura Barutama Kudus serta pihak terkait dalam upaya pembangunan sistem pengelolaan pajak dan sistem retribusi online guna menuju Kabupaten Kudus yang modern.

Tim dari PT. Pura, N. Faiz dan Iqbal memaparkan sistem pengelolaan pajak online dan sistem retribusi online yang telah digunakan di beberapa kota lain. Pada dasarnya kedua sistem tersebut memiliki arsitektur yang sama, hanya pada alat untuk mengoperasikannya saja yang berbeda. Pada sistem pengelolaan parkir 'on street' misalnya, dibutuhkan Terminal Payment Electronic dan Mobile Handheld sedangkan pada 'off street' dibutuhkan single combined cabinet on lane station. "Untuk monitoring sistem dapat dilakukan di desktop maupun mobile, admin juga dapat melihat rekap harian hasil retribusi," jelasnya. Sistem pembayaran akan dilakukan dengan menggunakan kartu yang terintegrasi dengan bank yang dipilih.

H. M. Tamzil mengungkapkan rencana pembangunan sistem pengelolaan pajak online dan sistem retribusi online merupakan langkah awal untuk mewujudkan salah satu visi Kabupaten Kudus yaitu Kudus yang modern. "Dari waktu ke waktu bisa mengarah kesana sesuai dengan visi kami, dengan memanfaatkan teknologi, aplikasi dan sistem yang ada untuk menuju kesana dalam lima tahun kedepan," ujarnya.

Untuk rencana lebih lanjut apabila masing-masing sistem berbasis online sudah berjalan dengan baik akan disinergikan kedalam sebuah satu sistem utama. "Setelah masing-masing berjalan mungkin kita jadikan satu sistem, dimana dengan kartu itu bisa membayar parkir, retribusi, pajak dan lain-lain," jelasnya.

H. M. Hartopo mengingatkan bahwa menggunakan sistem pembayaran elektronik rawan terjadi kendala, oleh karena itu dirinya menghimbau kepada penyedia layanan untuk menyiapkan solusi untuk hal tersebut. "Untuk alat E-money saya lihat dimana-mana banyak trouble, terus antisipasi barangkali trouble," tuturnya.



Sumber :  http://kudusnews.com/main/read/1/news/1555/rapat-koordinasi-rancangan-sistem-retribusi-online
Baca Terusannya »»  

Program KB Wujudkan Keluarga Sejahtera

KUDUS (22/1) - Keluarga merupakan harta yang paling berharga. Tanpa pembinaan keluarga yang baik dan berkelanjutan, keluarga tak akan menjadi lebih sejahtera. Salah satu program yang ditujukan untuk mencapai kesejahteraan keluarga adalah Kampung KB. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kudus, Hj. Rina Tamzil di aula Balai Desa Papringan, Kaliwungu dalam rangka Monitoring Kesatuan Gerak PKK, KKBPK dan Kesehatan, Selasa (22/1) siang.

"Kampung KB merupakan program dari bupati Kudus dan dicanangkan sejak 3 Desember 2018. Diharapkan adanya kampung KB, masyarakat dapat merasakan manfaat program KB yaitu keluarga dapat lebih sejahtera," katanya.  Lanjut Rina, PKK digadang mampu menjadi gerakan masyarakat secara masif dalam rangka membangun masyarakat agar lebih sejahtera. "PKK adalah gerakan masyarakat dan gerakan nasional, harapannya dapat membangun masyarakat dari kalangan bawah hingga atas," imbuhnya.

Rina Tamzil juga menyinggung tentang peranan keluarga dalam mewujudkan keluarga sejahtera. Menurutnya, ada tiga hal yang harus dijadikan pedoman yakni bebas kebodohan, bebas kemiskinan dan bebas keterbelakangan. "Keluarga sejahtera harus bebas kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan," tuturnya.

Sementara itu, kegiatan yang sama dilaksanakan oleh Mawar Hartopo pada Selasa (22/1) pagi di Sekretariat Kampung KB desa Kramat, kecamatan Kota. Mawar Hartopo juga menekankan bahwa lingkungan yang sehat dapat membantu mewujudkan keluarga sejahtera. "Keberadaan lingkungan yang sehat diharapkan mampu mewujudkan keluarga yang sejahtera," ungkapnya.


Sumber :  http://kudusnews.com/main/read/1/news/1554/program-kb-wujudkan-keluarga-sejahtera
Baca Terusannya »»  

Gelar Apel Deklarasi, Rutan Kudus Janji Tingkatkan Pelayanan Publik

Kudus – Apel Deklarasi Janji Kinerja Petugas, hari ini dilaksanakan oleh seluruh pegawai Rumah Tahanan (Rutan) IIB Kudus. Apel ini digelar di Aula Rutan IIB  Kudus, Selasa, (22/01/2019).
Kepala Rutan IIB Kudus, Budi Prajitno menerangkan jika deklarasi ini digelar untuk awal membangun Kerja Zona Integritas menuju  Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Selain itu juga ditujukan untuk membangun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Ada lima poin janji yang harus dipenuhi oleh para petugas Rutan IIB Kudus,” kata Budi.
Ia menerangkan, keenam janji tersebut adalah, menjadi role model dan memberikan kinerja terbaik pada organisasi guna mencapai WBK dan WBBM. Meningkatkan potensi dan mengembangkan diri sesuai kompetensi.
“Lalu ada melaksanakan dan mengembangkan E-Goverment serta tertib perkantoran,” sambung Budi.
Selain itu, apel itu juga untuk mengembangkan budaya kerja ”Kami Pasti dan Kolaborasi” dalam rangka memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
“Serta untuk tetap menjaga netralitas sebagai Aparatur Sipil Negara, (ASN, red),” jelas Budi.
Disinggung terkait penerapannya, hingga saat ini semua elemen Rutan sudah menjalankan tugasnya dengan baik. Dirinya juga menyampaikan jika kondusifitas Rutan dalam keadaan stabil.
“Mereka sudah melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga aman dan kondusif,” kata Budi.
Terkait kiatnya untuk menuju WBK dan WBBM, pihaknya juga sudah menerapkan penyediaan loker hp bagi petugas dan pengunjung. Selain itu mereka juga telah menerapkan Uang elektronik bekerja sama dengan bank terkait untuk warga binaan.
“Pelayanan Publik yang terus kami tingkatkan secara humanis dan tidak dipungut biaya,” jelas Budi.
Sekalipun demikian, Budi menggaris bawahi beberapa hal yang perlu dibenahi untuk menjadi lebih baik lagi. Di antaranya adalah  melakukan pengembangan SDM guna tercapainya pelayanan publik yang cepat, tepat dan evisien.
“Tentunya E-Gov (E-Government, red) akan jadi pilot project dan target kami bersama, serta menambah inovasi-inovasi lainnya,” sambungnya.


Sumber :  http://www.murianews.com/2019/01/22/155625/gelar-apel-deklarasi-rutan-kudus-janji-tingkatkan-pelayanan-publik.html
Baca Terusannya »»  

Gerebek 5 Gudang di Jepara, Bea Cukai Kudus Amankan 1,15 Juta Rokok Ilegal

Kudus – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus kembali melakukan penindakan terhadap tempat penimbulan rokok ilegal. Kali ini, Bea Cukai Kudus berhasil menindak lima titik sekaligus tempat rokok ilegal di Kabupaten Jepara.
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus Iman Prayitno mengungkapkan bahwa pihaknya kembali berhasil menindak tempat rokok ilegal rokok ilegal. Ada sebanyak 1,15 juta batang rokok jenis sigarte kretek mesin (SKM).
“Kami behrasil melakukan pengamanan rokok ilegal sebanyak 1,15 juta batang rokok SKM, kemudian sebanyak 370 keping pita cukai. Perkirakaan nilai barang ada sebanyak Rp 828,82 juta. Total kerugian negara sebesar Rp 547,21 juta,” terangnya.
Ia mengatakan, sebelumnya tim intelejen dan penindakan Bea Cukai Kudus pada hari Kamis (17/1/2019) lalu berhasil melakukan penindakan. Penindakan di lakukan di lima tempat penimbunan dan pengemasan rokok ilegal jenis SKM di Kabupaten Jepara.
“Penindakan pertama dilakukan di Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara. Kami berhasil mengamankan lima buah alat pemanas, 37p kepiting pita cukai diduga palsu, rokok ilegal jenis SKM sebanyak 252 ribu batang,” ujarnya.
Selanjutnya, penindakan kedua di Desa Robayan RT 22 RW 3 Kecamatan Kalinyamat, Kabupaten Jepara. Barang Bukti berupa rokok ilegal jenis SKM sebanyak 156 ribu batang.
“Ketiga penindakan di Desa Robayan RT 22 RW 03, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Barang bukti berupa rokok ilegal jenis SKM sebanyak 125.8 ribu batang,” lanjutnya.
Keempat penindakan di Desa Robayan RT 09 RW 02, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Barang bukti berupa rokok ilegal sebanyak 101.6 ribu batang.
“Serta Penindakan kelima dilakukan di Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Barang bukti berupa rokok ilegal jenis SKM sebanyak 523.8 ribu batang,” ungkapnya.
Saat ini barang bukti dibawa ke kantor Bea Cukai Kudus untuk diproses lebih lanjut. Selanjutnya akan dilakukan pendalaman informasi mengenai pemilik bangunan dan pemilik rokok illegal tersebut.


Sumber :  http://www.murianews.com/2019/01/22/155629/gerebek-5-gudang-di-jepara-bea-cukai-kudus-amankan-115-juta-rokok-ilegal.html
Baca Terusannya »»  

Kapolres Kudus Resmikan Pos Kamling

KUDUS– Kapolres Kudus AKBP Saptono meresmikan Pos Kamling di Desa Ploso Kecamatan Jati Kudus, Senin (21/1). Peresmian itu sebagai tindak lanjut program Polres Kudus “Jagong Kamling” sebagai program terebosan kreatif.
Kapolres Kudus mengharapkan, dengan adannya Poskamling baru yang dibanguan secara swadaya masyarakat itu dapat membantu pihak Kepolisian dalam hal menjaga Kamtibmas di wilayahnya.
“Dengan berdirinya Pos kamling baru ini, saya berharap dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, dengan kegiatan yang bersifat positif dan membantu menjaga kamtibmas, karena kamtibmas merupakan tanggung jawab kita semua,” kata Kapolres.
Kapolres mengimbau kepada masyarakat jika menemukan suatu tindak kejahatan masyarakat cepat tanggap menghubungi pihak Kepolisian terutama anggota Bhabinkamtibmas yang ada di wilayah tersebut.
Peresmian Pos Kamling sendiri dihadiri Kasat Intelkam, Kasat Binmas, Kapolsek Jati, Danramil Jati, Kepala Desa setempat, perangkat desa dan perangkat desa serta ratusan warga. 



Baca Terusannya »»  

Awasi Pelayanan, Kasi Propam : Kami Tidak Ingin Ada Yang “Main-Main”

KUDUS– Propam Polres Kudus rutin melakukan pemantauan dan pencegahan dalam penyalahgunaan wewenang dan pungutan liar diruang pelayanan Polres Kudus, Selasa (22/1).
Kasi Propam, Ipda TM. Effendi menyampaikan pada setiap ruang pelayanan masyarakat ditempatkan  personil Propam dan juga dipantau CCTV untuk mencegah penyalahgunaan wewenang anggota Polri dan mencegah terjadinya pungutan liar (pungli).
Selain itu, Propam juga memasang baner himbauan kepada masyarakat untuk tidak memberikan sesuatu kepada anggota Polri dan melaporkan apabila ada pelayanan Polri yang tidak sesuai prosedur.
“Kami akan terus meningktakan kinerja dalam pengawasan tugas Kepolisian terutama yang berhubungan langsung dengan masyarakat seperti pelayanan SIM, SKCK, Samsat dan SPKT,” papar Effendi.
Dalam upaya mencegah pungli, Propam juga bekerja sama dengan Satgas Saber Pungli Kabupaten untuk melakukan sosialisasi kepada petugas dan masyarakat serta ikut serta melakukan pemantauan di kantor Pelayanan Polri.
“Sudah menjadi komitmen bersama untuk mencegah terjadinya pungutan liar baik oleh oknum anggota Polri ataupun calo,” pungkanya.



Baca Terusannya »»  

Kapal Karimunjawa-Jepara Tidak Berlayar

JEPARA, suaramerdeka.com -  Dua kapal penumpang, KMP Siginjai dan KMC Express Bahari yang melayani Jepara-Karimunjawa, tidak  berlayar lantaran ombak laut mencapai 2,5 meter. Pihak terkait sudah memberitahu pembatalan jadwal itu.
‘’Kapal tidak berani berlayar karena gelombang tinggi. Pelayaran menunggu cuaca membaik,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara Deni Hendarko, Selasa (22/1).
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatoligi dan Geofisika (BMKG) pada pertengahan Januari ini  berpotensi terjadi gelombang tinggi dan anggin kencang di kawasan Laut Jawa.
Dalam beberapa hari terakhir ini, dalam pantauan di perairan Jepara-Karimunjawa , ketinggian gelombang mencapai 2,5 m.
KMP Siginjai yang sedang sandar di Pelabuhan Karimunjawa, tidak berlayar ke Jepara, Selasa (22/1). Demikian juga, manajemen Kapal Express Bahari sudah mengumumkan pembatalan pelayaran Rabu (23/1) ini.
Camat Karimunjawa Saptagus Karnanejeng Rahmadi berharap musim baratan tidak berlangsung lama, sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.  Berdasarkan pengalaman, musim baratan yang ditandai hujan lebat dan angin kencang, dan ombak tinggi di laut biasa melanda kawasan Karimunjawa pada Desember hingga Januari.
Musim itu kadang bisa lebih panjang lagi.  Namun, musim baratan terkadang berlangsung hanya sepekan,  atau di sela-sela itu ada cuaca normal, sehingga kapal dan perahu nelayan berani berlayar.
Menurut camat, pernah juga musim baratan berlangsung tanpa putus hinggg dua pekan lebih. Pada pergantian tahun 2018 ke 2019 lalu. Awal tahun ini, kata dia, musim baratan datang sehinga kapal tidak berani berlayar.
Saat itu, sejumlah penumpang terjebak di Karimunjawa, tidak bisa pulang. Namun kehadiran pesawat udara yang melayani jalur Semarang-Karimunjawa membantu mengatasi persoalan itu.



Sumber :  https://www.suaramerdeka.com/news/baca/162219/kapal-karimunjawa-jepara-tidak-berlayar

Baca Terusannya »»  

Sehari, Dua Longsor Terjadi di Tempur Akses Jalan Tertutup

JEPARA - Longsor terjadi di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Selasa (22/1) di dua titik berbeda.Longsor pertama terjadi di jalan penghubung Desa Tempur menuju Dukuh Duplak desa setempat. Longsor lainnya terjadi di Dukuh Kemiren RT 2/RW1 yang menyebabkan material tanah masuk ke dalam dua rumah warga.
Petinggi Desa Tempur Sutoyo menjelaskan, longsor di jalan penghubung terjadi pada tebing setinggi 12 meter yang berada di kawasan tanpa permukiman.
Lebar tebing yang longsor sekitar sembilan meter. Tidak hanya material tanah, longsor juga membawa beberapa batu berukuran besar dan kecil.
Sehingga untuk pembersihan material membutuhkan alat berat. ”Seluruh badan jalan di titik longsor tertutup material. Bahkan sebagian badan jalan ikut longsor ke jurang,” beber Sutoyo.
Dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sebab selain terjadi saat dini hari, juga jauh dari kawasan permukiman. Hanya saja, jalan penghubung tersebut mengalami kerusakan.
Banyak aspal jalan kabupaten di titik longsor itu yang pecah akibat tertimpa batu besar. Selain jalan, fasilitas umum lainnya tidak ada yang rusak. Baik saluran air maupun jaringan listrik.
Pihaknya mencatat sejumlah area sawah dan kebun warga rusak akibat longsor itu. Akibat longsor tersebut, warga Dukuh Duplak untuk sementara waktu terisolasi.
Di dukuh tertinggi di Jepara itu terdapat 123 kepala keluarga. Sutoyo memerinci, di sana ada 22 warga lanjut usia, ibu hamil lima orang, 34 balita, 15 warga rentan, dan anak usia sekolah sebanyak 43 anak.
”Warga sebenarnya hendak membersihkan material longsoran pagi ini (kemarin-Red). Namun karena hujan belum reda, sukarelawan dan masyarakat tidak berani membersihkan material longsoran.
Sebab batu dari atas tebing masih berjatuhan. Longsor susulan masih berpotensi terjadi,” ucapnya. Hingga kemarin siang, sukarelawan, warga hingga alat berat belum berani membersihkan material longsoran karena masih sangat rawan.
Rencanannya, material longsoran, termasuk batu besar akan dijatuhkan ke bawah jurang. Pihaknya dan sukarelawan membuat tenda darurat sebagai posko.
Hal tersebut untuk memantau kondisi di lapangan. Sementara itu, longsor di Dukuh Kemiren menyebabkan material tanah masuk ke dalam rumah Sukar dan Riyanto pukul 12.40. Longsoran terjadi di tebing setinggi 25 meter. Lebar longsor mencapai 11 meter. ”Tanah masuk hingga ke dalam rumah warga.
Satu sepeda motor tertimbun material tanah. sebanyak 10 sepeda motor terjebak di dalam rumah. Tidak ada korban jiwa pada kejadian kedua ini.
Kondisi rumah hanya mengalami kerusakan ringan,” ucapnya. Di Desa Tempur memang seringkali terjadi longsor. Nyaris tiap musim hujan, di wilayah itu selalu terjadi longsor.
Longsor terjadi baik di tebing yang jauh maupun dekat dengan permukiman. Seperti awal tahun lalu, longsor terjadi di jalan penghubung DesaTempur dan Damarwulan, Kecamatan Keling yang menyebabkan akses jalan terputus sementara.





Sumber :  https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/162277/sehari-dua-longsor-terjadi-di-tempur
Baca Terusannya »»  

Dengan Segera Bhabinkamtibmas Cek Lokasi Tanah Longsor di Desa Tempur


Jepara – Curah hujan yang tinggi mengakibatkan tanah longsor di Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara, Selasa (22/01/19).
Bhabinkamtibmas Polsek Keling Polres Jepara Polda Jateng yang mendapat laporan dari warga desa setempat langsung bergegas mengecek lokasi tersebut dengan didampingi Babinsa dan warga.
Longsoran tanah yang disertai batu tersebut membuat akses jalan utama menuju Tempur – Duplak menjadi terputus karena menutup semua bagian jalan, ketinggian tebing sekitar 12 m dengan lebar longsor sekitar 9 m dan juga sebagian badan jalan ikut longsor.
Kapolsek Keling Iptu Dafiid Paradi, S.H., mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Instansi terkait, Pemerintah Desa dan tokoh masyarakat dengan melakukan musyawarah darurat untuk mencari solusi terbaik.
“Kami berharap semoga hujan cepat reda agar longsoran tanah ini  bisa disingkirkan untuk akses jalan bisa dilewati kembali, dan kami menghimbau terhadap masyarakat khususnya yang berada di daerah ketinggian untuk selalu berhati-hati karena curah hujan yang masih tinggi di khawatirkan adanya longsor susulan”, imbuhnya.


Sumber :  http://tribratanewsjepara.com/index.php/2019/01/22/dengan-segera-bhabinkamtibmas-cek-lokasi-tanah-longsor-di-desa-tempur/
Baca Terusannya »»  
close
Banner iklan disini