Cari Blog Ini

Senin, 02 Februari 2026

Presiden Prabowo: MBG, CKG, dan Pendidikan Jadi Motor Kesejahteraan serta Kemandirian Bangsa

 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari makan bergizi gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis (CKG), hingga pemerataan pendidikan, telah menunjukkan capaian nyata sekaligus memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Seluruh kebijakan tersebut, kata Presiden, dijalankan secara terintegrasi sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional untuk memperkuat fondasi ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mewujudkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam taklimatnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (02/02/2026).

Presiden menambahkan bahwa MBG telah berkembang pesat dan menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia serta memberikan dampak ekonomi yang luas. Program tersebut menciptakan ekosistem usaha dan lapangan kerja di berbagai daerah.

“Dan MBG kita ini sudah sampai 60 juta hari ini. Kita akan mencapai 82 juta paling lambat Desember 2026. Paling lambat. Dengan kondisi sekarang saja, hari ini, MBG telah ada dapur ya, SPPG yang sudah operasional 22.275 dapur operasional. Dalam proses penilaian dan pengajuan, 13.829. Dengan 22.000 saja, sekarang menciptakan lapangan kerja 1 juta, 22.000 x 50 orang yang digaji tiap hari,” ungkap Presiden Prabowo.

Di sektor kesehatan, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah telah memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat. Pemeriksaan kesehatan gratis menjadi salah satu program unggulan yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

“Tujuh puluh juta rakyat kita sudah dicek kesehatan gratis. Pertama kali dalam sejarah,” imbuh Kepala Negara.

Dalam bidang pendidikan, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah. Pemerintah memastikan distribusi bantuan dan fasilitas pendidikan menjangkau seluruh sekolah, termasuk di daerah tertinggal.

“Saudara bisa lihat hasil-hasil kita yang lain, 282.180 sekolah telah menerima interactive flat panel (IFP). Tahun ini sudah selesai. Hampir semua sekolah termasuk yang terluar dan yang terpencil, yang tertinggal sudah menerima. Di pulau-pulau terpencil, di gunung-gunung tertinggi mereka sudah punya panel interaktif,” ujar Presiden.

Selain itu, Kepala Negara juga menyoroti langkah strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional. Konsolidasi aset negara melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dilakukan untuk memastikan pengelolaan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang.

“Kita telah bentuk dana Sovereign Wealth Fund. Saya telah menghimpun semua kekuatan milik negara dalam satu manajemen, satu pengelolaan, yang nilainya adalah 1 triliun USD. Lengkapnya adalah 1.040 miliar dolar asset under management,” ucap Presiden Prabowo.

Menutup paparannya, Kepala Negara menegaskan komitmen pemerintah untuk terus bekerja secara konsisten dan disiplin. Seluruh capaian dan kebijakan diarahkan untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan bangsa



Sumber : https://www.setneg.go.id/baca/index/presiden_prabowo_mbg_ckg_dan_pendidikan_jadi_motor_kesejahteraan_serta_kemandirian_bangsa

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo: Swasembada Pangan dan Energi adalah Fondasi Strategi Transformasi Bangsa

 

 

Presiden Prabowo Subianto memaparkan arah besar pembangunan nasional melalui strategi transformasi bangsa. Strategi ini bertujuan untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju modern dengan tolok ukur utama peningkatan kualitas hidup seluruh rakyat.

“Kita tidak bermimpi untuk menjadi high income country. Kita tidak bermimpi kita mau hidup seperti Norwegia atau Kanada. Kita hanya mau supaya semua rakyat kita hidup, kualitas hidupnya baik. Artinya, makan harus cukup sehat, kesehatannya harus dijamin, anak-anaknya harus sekolah dengan baik. Dia punya penghasilan yang cukup,” ucap Presiden Prabowo di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (02/02/2026).

Presiden menjelaskan bahwa strategi tersebut dijalankan melalui delapan misi Asta Cita, 17 program prioritas, serta program hasil terbaik cepat. Lebih lanjut, Kepala Negara menempatkan swasembada pangan dan swasembada energi sebagai pilar utama.

“Kalau bisa saya ringkas, lebih sederhana, yaitu fondasi pertama kita, mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus swasembada pangan. Swasembada pangan, tidak ada alternatif. Kalau kita mau merdeka, kalau kita mau sejahtera, kita harus jamin produksi pangan sehingga pangan bisa dinikmati oleh seluruh rakyat kita. Swasembada pangan adalah syarat, itu adalah pilar yang utama dari strategi,” imbuh Kepala Negara.

Sementara pada sektor energi, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kemandirian energi merupakan pilar penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Pemerintah pun terus mendorong optimalisasi sumber daya nasional agar Indonesia tidak bergantung pada pihak luar.

“Swasembada energi, harus! Nanti ada kelompok, apa bisa? Bisa! Kita sudah hitung, tapi kita punya kelebihan-kelebihan luar biasa,” kata Presiden.

“Swasembda energi, swasembada pangan, baru kita harus mengubah aliran uang yang dari desa ke kota, ke ibu kota dan ke luar negeri. Kita harus hentikan dan membalikkan antara lain dengan makan bergizi gratis. Anak-anak kita harus makan cukup,” lanjutnya


Sumber : https://www.setneg.go.id/baca/index/presiden_prabowo_swasembada_pangan_dan_energi_adalah_fondasi_strategi_transformasi_bangsa

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Kenalkan Gerakan "Indonesia Asri", Sejalan dengan Ekoteologi Kemenag



 

Bogor (Kemenag) --- Presiden Prabowo Subianto mengenalkan Gerakan "Indonesia Asri" seraya memerintahkan seluruh pimpinan lembaga negara dan kepala daerah untuk turun tangan mengatasi permasalahan sampah secara masif. Amanat ini disampaikan Kepala Negara dalam perhelatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026).

Rakornas ini diikuti 4.011 elemen pimpinan kementerian dan lembaga negara, serta kepala daerah dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Indonesia. Dalam momentum strategis tersebut, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bersama Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo H.R. Muhammad Syafi'i dan jajaran Pejabat Eselon I Kementerian Agama turut hadir menjadi peserta aktif guna menyelaraskan langkah dengan visi besar pemerintah pusat.

Dalam taklimatnya yang tegas di hadapan para Menteri, Kepala Lembaga, hingga Kepala Daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo menyoroti ancaman serius kerusakan lingkungan akibat sampah yang menggunung. Kepala Negara menyebut "sampah itu bencana" dan "sampah itu penyakit" yang tidak hanya merusak pemandangan tetapi juga kesehatan bangsa. Presiden lantas memerintahkan seluruh pimpinan instansi untuk mengerahkan "pasukan" mereka demi menjaga kebersihan lingkungan kerja secara masif.

"Saya perintahkan para pimpinan kementerian dan lembaga untuk bersih-bersih. Kalau bisa setiap hari 30 menit sebelum masuk kantor, kita pastikan lingkungan kerja bersih dan asri," tegas Presiden Prabowo memberikan instruksi langsung.

Instruksi Presiden ini bak gayung bersambut bagi Kementerian Agama. Konsep "Indonesia Asri" senafas dengan gagasan Ekoteologi. Bagi Kemenag, menjaga lingkungan bukan sekadar aktivitas fisik semata, melainkan manifestasi nyata dari nilai-nilai spiritual. Ekoteologi mengajarkan bahwa agama mewajibkan harmonisasi hubungan manusia dengan alam semesta, selain hubungan dengan Tuhan dan sesama manusia.

Langkah konkret menuju visi tersebut sejatinya telah dimulai oleh Kementerian Agama. Jauh sebelum instruksi ini digemakan, Kemenag telah mengambil kebijakan progresif untuk meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai secara bertahap, khususnya di lingkungan pegawai Kemenag pusat hingga daerah. Kebijakan pengurangan sampah plastik ini menjadi bukti bahwa Kemenag serius dalam mengedukasi aparatur sipilnya untuk lebih peduli pada kelestarian bumi melalui langkah kecil namun berdampak besar.

Penerapan prinsip Ekoteologi ini juga menjadi respons strategis Kemenag terhadap tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan. Dengan struktur organisasi yang menjangkau hingga ke pelosok negeri melalui Kantor Urusan Agama (KUA), madrasah, hingga perguruan tinggi keagamaan, Kemenag memiliki "pasukan" besar untuk mengamplifikasi pesan "Indonesia Asri". Edukasi menjaga lingkungan akan terus disisipkan dalam setiap mimbar agama dan kurikulum pendidikan.

 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/presiden-prabowo-kenalkan-gerakan-indonesia-asri-sejalan-dengan-ekoteologi-kemenag-clhWS 

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Tegaskan Penanganan Sampah Nasional Terpadu melalui Gerakan Indonesia ASRI

 



Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi. Dalam taklimatnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Presiden menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.

“Resik saya tanya artinya apa? Artinya bersih, tertib, dan sebagainya. Ini hanya suatu katakanlah nama, tapi wujudnya tadi, semua instansi pemerintahan harus memimpin korve. Anak sekolah enggak apa-apa. Pagi-pagi 10 menit, 15 menit, setengah jam. Kalau ratusan ribuan itu, cepat itu,” ucap Presiden di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026.

Persoalan sampah, menurut Presiden telah menjadi masalah krusial di berbagai daerah. Dalam taklimatnya, Kepala Negara memaparkan bahwa hampir seluruh tempat pembuangan akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan mengalami kelebihan kapasitas paling lambat pada 2028.

“Sampah ini menjadi masalah, diproyeksi hampir semua TPA sampah akan mengalami overcapacity pada tahun 2028, bahkan lebih cepat,” katanya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah akan segera memulai pembangunan 34 proyek waste to energy di 34 kota pada tahun ini. Selain pembangunan proyek, Presiden menekankan pentingnya sinergitas seluruh pemangku kepentingan baik di pusat maupun daerah untuk mengatasi permasalahan sampah.

“Sampah itu bencana, sampah itu penyakit. Kita akan berbuat, kita akan dukung, saudara-saudara. Ini 34, kita segera mulai. Begitu ada uang, kita arahkan ke sini juga. Bagaimana kita mau jual, kita mau harapkan pariwisata, kalau lingkungan kita enggak benar, jorok, kotor,” kata Presiden.

Selain pengelolaan sampah, Presiden Prabowo juga memperkenalkan gagasan proyek “gentengisasi” sebagai bagian dari upaya memperindah lingkungan permukiman. Presiden menilai penggunaan atap seng yang meluas membuat kawasan menjadi panas dan kurang estetis.

“Seng ini panas untuk penghuni, Seng ini juga berkarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng,” ucap Presiden.

“Saya berharap dalam 2-3 tahun, Indonesia tidak akan kelihatan karat, karat lambang degenerasi. bukan lambang kebangkitan. Indonesia bangkit, Indonesia harus kuat, Indonesia harus indah. Rakyat kita harus bahagia,” tandasnya.

 
 
Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo: Pengentasan Kemiskinan Butuh Persatuan dan Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab

 


Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Presiden mengingatkan bahwa meskipun Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar, masih banyak rakyat yang hidup dalam kesulitan dan hal tersebut harus dihadapi secara jujur dan bersama-sama.

“Kita harus paham bahwa kita masih menghadapi kesulitan. Kita masih menghadapi tantangan. Kita masih menghadapi kekurangan. Kita tahu bahwa rakyat kita masih banyak yang mengalami kesulitan hidup,” ujar Presiden dalam taklimatnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026.

Presiden Prabowo pun mengajak seluruh elemen bangsa, tanpa memandang latar belakang politik, golongan, maupun kepentingan, untuk bersatu dan berjuang bersama menghapus kemiskinan dari Indonesia. Menurut Presiden, tantangan tersebut tidak boleh dihadapi dengan keraguan atau sikap menyerah, melainkan dengan tekad dan kerja nyata.

“Kita harus berjuang bersama-sama. Semua unsur, semua tingkatan, semua latar belakang, semua partai manapun. Kita harus bersatu, kita harus berjuang menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Kita tidak boleh menyerah, kita tidak boleh takut dengan kesulitan,” tegas Presiden.

Dalam arahannya, Presiden juga secara terbuka mengingatkan peran dan tanggung jawab para pemimpin di semua tingkat. Ia menekankan bahwa unsur kepemimpinan dan elit di berbagai bidang memiliki kewajiban moral untuk menjaga dan mengelola kekayaan bangsa agar dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat.

“Sekarang saya gugah kita semua, saya gugah, mari kita semua sebagai pemimpin, mari kita sekarang membulatkan tekad kita, membenahi diri kita dan unsur kita, dan lingkungan kita, dan lingkaran kita. Mari kita bertekad untuk menyelamatkan, menjaga, dan mengelola kekayaan alam kita untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat kita,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya persatuan nasional dan menolak sikap saling bermusuhan akibat perbedaan politik. Ia menilai bahwa persaingan dalam demokrasi adalah hal yang wajar, namun setelah proses politik selesai, seluruh pihak harus kembali bersatu untuk bekerja melayani rakyat.

“Kalah menang biasa karena kita mengabdi untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” katanya.

Presiden juga menegaskan komitmennya untuk memimpin secara inklusif dan adil, tanpa membedakan latar belakang politik daerah atau hasil pemilihan. “Tugas saya, kewajiban saya adalah seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Presiden.

 
 
 
Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo: Indonesia Harus Waspada Hadapi Gejolak Dunia, Teguh pada Politik Bebas Aktif

 

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kewaspadaan nasional dalam menghadapi dinamika dan ketegangan global yang makin kompleks. Presiden mengingatkan bahwa sejak awal berdirinya Republik Indonesia, dunia telah berada dalam pusaran konflik ideologis dan geopolitik yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap Indonesia.

“Dari mulai presiden pertama, kita, Indonesia, tapi seluruh dunia, berada di tengah perang ideologi besar. Perang ideologi besar di dunia, di mana dunia dipecah menjadi blok, ada blok komunis dan blok antikomunis, bisa dikatakan blok demokrasi, blok kapitalis,” ujar Presiden dalam taklimatnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa konflik global seperti perang di Ukraina dan krisis kemanusiaan di Gaza memberikan dampak luas, termasuk terhadap stabilitas ekonomi, keamanan, dan ketahanan nasional Indonesia. Oleh karena itu, seluruh jajaran pemerintahan diminta untuk memahami secara utuh tantangan global yang dihadapi saat ini.

“Jadi saudara-saudara, ini yang saya ingin sampaikan ke seluruh barisan pemerintahan. Marilah kita waspada, marilah kita mengerti tantangan-tantangan yang ada di dunia ini,” tegasnya.

Presiden Prabowo juga menyampaikan hasil pengamatannya dari berbagai pertemuan internasional yang baru saja dihadirinya di Eropa, termasuk forum ekonomi dunia atau World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Menurutnya, dalam pertemuan tersebut, terjadi peningkatan kekhawatiran terhadap potensi pecahnya Perang Dunia Ketiga dari para pemimpin dunia.

“Hampir semua pemimpin dunia merisaukan kemungkinan terjadinya Perang Dunia Ketiga,” ungkap Presiden.

Presiden pun mengingatkan bahwa konflik berskala global, khususnya yang melibatkan senjata nuklir, akan berdampak luas bahkan bagi negara-negara yang tidak terlibat langsung. Dampak tersebut dapat berupa kontaminasi lingkungan, gangguan pangan dan perikanan, hingga perubahan iklim ekstrem akibat fenomena nuclear winter yang berpotensi berlangsung puluhan tahun.

Dalam konteks tersebut, Presiden menegaskan kembali komitmen Indonesia terhadap politik luar negeri bebas aktif, serta prinsip nonblok. Indonesia, kata Presiden, tidak akan bergabung dalam pakta militer mana pun dan akan terus mengedepankan persahabatan dengan seluruh bangsa.

“Filosofi luar negeri saya adalah seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak,” tegas Presiden.

Namun demikian, Presiden mengingatkan bahwa sikap nonblok dan persahabatan global juga menuntut kemandirian nasional yang kuat. Jika Indonesia memilih untuk tidak bergantung pada aliansi militer, maka bangsa ini harus mampu berdiri di atas kekuatannya sendiri, sebagaimana ditekankan oleh Presiden Sukarno dan Panglima Besar Jenderal Sudirman.

“Dari awal, Bung Karno mengatakan, kita harus berdiri di atas kaki kita sendiri! Dan Panglima Besar kita yang pertama, Panglima Besar Sudirman mengajarkan kepada kita, kita harus percaya kepada kekuatan kita sendiri!” ungkapnya.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa dunia internasional saat ini tidak selalu berjalan berdasarkan prinsip ideal, melainkan realitas kekuatan. “Saya selalu mengingatkan, mengajarkan, yang berlaku di dunia ini sekarang adalah yang kuat akan berbuat apa yang mereka kehendaki, yang lemah akan menderita,” kata Presiden.

Oleh karena itu, sebagai Presiden dan pemegang mandat rakyat, Presiden
menegaskan kewajibannya untuk menjaga keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia dengan kebijakan yang rasional, tenang, dan tidak emosional. “Kita tidak bisa emosional, kita tidak bisa terlalu idealis karena yang berlaku adalah dunia nyata. Karena kita tidak mau perang, kita harus siap untuk perang,” pungkas Presiden.

 
 
 


Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo: Kepemimpinan Adalah Pengabdian, Bukan Kepentingan Pribadi

 


Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintahan mulai dari tingkat pusat hingga daerah harus memahami secara utuh peran dan tanggung jawabnya. Dalam taklimatnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Presiden menekankan keinginan rakyat Indonesia untuk memiliki kehidupan yang tenteram, harmonis, serta kepemimpinan yang adil dan jujur.

“Mereka berharap, bahkan mereka mendambakan selalu pemimpin yang baik, pemimpin yang adil, pemimpin yang jujur, pemimpin yang bekerja untuk kepentingan rakyat semuanya, bukan segelintir orang. Bahkan mereka tidak suka pemimpin yang hanya memajukan kepentingan pribadinya saja,” ujar Presiden di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026.

“Dan hari ini bagi saya adalah suatu kesempatan yang baik. Bahwa saya bisa bertatap muka dengan hampir bisa dikatakan 99 persen pemerintah Republik Indonesia dari tingkat pusat sampai tingkat daerah,” katanya.

Dalam taklimatnya, Presiden mengatakan bahwa Indonesia kerap dianggap sebagai negara yang tidak mungkin atau the impossible nation. Hal tersebut, menurut Presiden justru menuntut kepemimpinan yang waspada, memahami situasi, serta berlandaskan pengetahuan sejarah bangsa.

“Kita harus jadi pemimpin yang mengerti sejarah kita, yang mengerti latar belakang bangsa kita, yang mengerti sejarah nusantara, yang mengerti sejarah daerah-daerah, yang mengerti sejarah nusantara dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Indonesia, menurut Presiden dibangun atas pengorbanan besar rakyat, sehingga seluruh pemimpin wajib mengabdi sepenuhnya kepada kepentingan bangsa dan negara. “Negara ini yang sekarang, saudara-saudara, yang sekarang ada dalam kendali kita, dibangun atas pengorbanan rakyat yang sangat besar. Karena itulah kita tidak boleh lupa adanya kita adalah untuk berbakti, mengabdi kepada rakyat kita. Ini hal yang selalu mudah kita ucapkan, tapi harus kita buktikan,” lanjutnya.

 
 
 
Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Tegaskan Sinergi untuk Lompatan Pembangunan

 


Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Kehadiran Presiden pada rakornas ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan kesinambungan arah pembangunan nasional.

Rakornas dimulai penuh semangat dengan nyanyian lagu “Maju Tak Gentar” oleh seluruh peserta saat Presiden memasuki ruang pertemuan. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti secara khidmat oleh seluruh peserta rakornas.

Pada rakornas ini, turut ditayangkan video bertajuk “Indonesia Berdikari” yang menggambarkan rangkaian kebijakan, capaian, dan arah strategis nasional dalam mendukung program prioritas pemerintah.

Dalam pengantar taklimatnya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan bangganya hadir dalam acara rakornas dan bertemu dengan jajaran pemerintahan di seluruh Indonesia. Presiden pun menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan rakornas yang diikuti dengan penuh semangat oleh para peserta.

“Hati saya bergetar melihat, mendengar, dan merasakan semangat saudara-saudara sekalian. Kalau semangat saudara sungguh-sungguh berasal dari kalbu saudara-saudara sekalian yang paling dalam, masa depan bangsa kita, saya yakin aman dan saya yakin kita akan berhasil,” ujar Presiden optimistis.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dalam laporannya, mengatakan bahwa penyelenggaraan rakornas ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden kepada Mendagri. Tahun 2026 menjadi tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dengan tahun pertama pelaksanaan telah banyak keberhasilan yang dicapai.

“Keberhasilan akan dapat dioptimalkan di tahun 2026 dengan kesamaan gerak langkah pusat dan daerah. Untuk menciptakan kesamaan tersebut, maka diselenggarakan acara Rakornas Nasional ini dengan tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas Tahun 2045,” ucap Mendagri.

Lebih lanjut, Tito mengatakan bahwa rakornas pemerintah pusat dan daerah tahun ini diikuti oleh 4.011 peserta dari berbagai instansi dan jajaran pemerintahan. “Seluruh jajaran pemerintahan provinsi, kabupaten, kota, dan forkopimda siap untuk mendukung program Bapak Presiden untuk melompat, bukan hanya bergerak, memajukan Indonesia,” katanya.

 
 
 


Baca Terusannya »»  

Pimpin Doa Rakornas 2026, Menag Langitkan Harapan Sinergi dan Integritas demi Kedaulatan Bangs

 


Bogor (Kemenag) --- Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bersama Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo H.R. Muhammad Syafi'i menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Kegiatan yang menjadi wadah penyelarasan visi pembangunan nasional ini digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026).

Momentum ini menjadi titik temu para pimpinan untuk menyamakan frekuensi antara kebijakan pusat dan eksekusi di level daerah. Rakornas 2026 ini tercatat sebagai salah satu pertemuan terbesar pasca-pergantian tahun, dengan dihadiri 4.011 pejabat negara. Forum ini mempertemukan para pengambil kebijakan utama, mulai dari jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Wakil Menteri, Kepala Lembaga, hingga Kepala Daerah dari seluruh tingkatan, baik Gubernur, Bupati, maupun Wali Kota dari Sabang sampai Merauke.

Dalam agenda kenegaraan ini, Kementerian Agama turun dengan formasi lengkap. Menag dan Wamenag didampingi jajaran Pejabat Eselon I, meliputi Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Dirjen Pendidikan Islam, Dirjen Bimas Kristen, Dirjen Bimas Katolik, Dirjen Bimas Hindu, hingga Dirjen Bimas Buddha. Kehadiran formasi penuh ini menyimbolkan kesiapan Kemenag untuk bergerak serentak melayani seluruh umat beragama.

Suasana di SICC berubah menjadi hening dan khidmat ketika Menteri Agama Nasaruddin Umar didaulat memimpin pembacaan doa. Di hadapan ribuan pemimpin bangsa, Menag melantunkan munajat, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar bangsa ini senantiasa dilimpahi kekuatan untuk menjaga persatuan.

Dalam doanya, Menag secara khusus menyelipkan harapan agar forum Rakornas ini menjadi wasilah bagi penguatan sinergi dan integritas para pejabat negara. Menag mendoakan agar internalisasi nilai-nilai kebangsaan dapat masuk ke dalam sanubari setiap pemimpin yang hadir, demi terciptanya pemerintahan yang bersih, melayani, dan berdaulat.

"Kiranya rapat koordinasi ini juga bisa melahirkan pikiran-pikiran cerdas, kreatif, dan sekaligus menjadi direction terbaik di dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan kami," ujar Menag dalam doa yang dipanjatkan.

Menag juga mendoakan agar negeri ini dapat terangkat citranya di mata dunia. Ia memohon agar Indonesia selalu dilindungi dari fitnah, bencana, dan perpecahan yang dapat melemahkan struktur kekuatan bangsa.

Berikut naskah lengkap doa Menag pada 
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026:

Ya Allah, Ya Hamid, Ya Syakir,

Puji syukur kami panjatkan kehadirat-Mu, karena pagi hari ini bersama Presiden dan Wakil Presiden kami dapat menghadiri Taklimat Presiden pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah tahun 2020.

Tiada lain harapan kami kecuali memohon berkah dan petunjuk agar rapat koordinasi ini berlangsung dengan lancar, efektif, dan produktif. Kiranya rapat koordinasi ini juga bisa melahirkan pikiran-pikiran cerdas, kreatif, dan sekaligus menjadi direction terbaik di dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan kami.

Ya Allah, Ya Aziz, Ya Fattah,

Bukakanlah pintu hati dan kesadaran kepada segenap warga bangsa kami untuk mau mengakui dan mensyukuri nikmat dan karunia yang telah diupayakan bersama oleh anak-anak bangsanya sendiri. Kami betul-betul memohon kepada-Mu

Ya Allah, sinergikanlah hati dan pikiran kami untuk bisa terus-menerus berikhtiar mengangkat citra dan martabat positif bangsa kami menjadi sebuah negeri yang baldatun thayyibatun warabun ghafur, Negeri Gemah Ripah, Loh Jinawi, Tata Tentrem, Kerta Raharja.

Ya Allah, Ya Sami' Al-Duha,

Engkau pernah menjanjikan kepada kami, "ud'uni astajib lakum", berdo'alah kepada-Ku, niscaya Kami akan kabulkan. Saat ini kami memohon kepada-Mu, berikanlah kekuatan kepada kami untuk mengemban warisan amanah dan cita-cita luhur para pendiri bangsa kami. Jauhkan kami dari berbagai fitnah, bencana, dan perpecahan yang dapat melemahkan sendi-sendi kekuatan bangsa kami.

Ya Allah, Ya Ghafur,

Ampunilah dosa-dosa kami, bimbinglah kami dan tampakkanlah kebenaran itu benar dan berikan kekuatan untuk menjalannya. Tunjukkanlah yang batil itu batil dan berikan kekuatan untuk menghindarinya.

Ya Allah, kabulkanlah permohonan kami, kami menyembah, dan memohon (kepada-Mu)

Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil-aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaabannaar. Walhamdulillahi rabbil alamiin.

 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/pimpin-doa-rakornas-2026-menag-langitkan-harapan-sinergi-dan-integritas-demi-kedaulatan-bangsa-mtiVV 

Baca Terusannya »»  

Kinerja Hulu Migas PHE 2025: Produksi Stabil, Cadangan Bertambah

 

 

Kinerja hulu migas PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Hulu Energi (PHE) terus mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang 2025.

Hingga akhir Desember 2025, Subholding Upstream Pertamina ini membukukan produksi minyak dan gas bumi sebesar 1,03 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD).

Angka tersebut berasal dari produksi minyak sebesar 557 ribu barel per hari (MBOPD) dan gas bumi mencapai 2,76 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD), yang menegaskan peran PHE dalam menjaga ketahanan pasokan energi nasional.

Selain capaian produksi, kinerja operasional PHE sepanjang 2025 juga menunjukkan hasil yang solid.

Perusahaan merealisasikan pemboran eksploitasi sebanyak 886 sumur, workover pada 1.288 sumur, serta pelaksanaan well service hingga 37.259 pekerjaan.

Di sektor eksplorasi, PHE menjalankan survei seismik 2D sepanjang 2.931 kilometer dan seismik 3D seluas 855 kilometer persegi, serta melakukan pemboran eksplorasi pada 20 sumur sebagai upaya menjaga keberlanjutan cadangan migas nasional.

Dari sisi sumber daya dan cadangan, PHE mencatatkan penemuan sumber daya migas kategori 2C sebesar 1.097 juta barel setara minyak (MMBOE).

Kontribusi terbesar berasal dari sumur Migas Non-Konvensional (MNK) di area Aman Trough, Wilayah Kerja Rokan.

Sementara itu, penambahan cadangan terbukti (P1) berhasil dibukukan sebesar 313,7 juta barel setara minyak (MMBOE).

Corporate Secretary Subholding Upstream Pertamina, Hermansyah Y Nasroen, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam mengelola operasi hulu migas secara efisien dan berkelanjutan.

“Pencapaian produksi dan penambahan cadangan ini mencerminkan komitmen kami untuk terus menjaga keberlanjutan energi nasional. Di tengah tantangan industri, kami tetap fokus pada optimalisasi lapangan, percepatan proyek strategis, dan peningkatan kinerja eksplorasi,” ujar Hermansyah.

PHE terus menggali potensi dari berbagai aspek untuk pencapaian target di tahun 2025, diantaranya melalui Put on Production and Exploration (POPE) sumur Astrea, Pinang East dan Akasia Prima.

Selain itu, keberhasilan pemboran di beberapa struktur strategis, antara lain Lembak – Kemang – Tapus, Benuang, Gunung Kemala, Karangan – Tanjung Miring Barat, membuat Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Regional Sumatra Subholding Upstream Pertamina berhasil membukukan rekor produksi minyak tertinggi hingga mencapai 30 ribu barel minyak per hari (BOPD).

Untuk mendukung ketahanan energi nasional sekaligus menekan laju penurunan produksi di lapangan tua, Subholding Upstream Pertamina menerapkan teknologi Multistage Fracturing (MSF) pada sumur KB525 dan KB570 di WK Rokan.

Terobosan ini menjadikan Pertamina sebagai pionir penerapan teknologi MSF di Indonesia.

Keberhasilan kinerja tersebut turut didukung oleh sejumlah proyek strategis yang sudah onstream di tahun 2025.

Proyek tersebut di antaranya Proyek Sisi Nubi Area of Interest 1-3-5 yang dikelola Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Proyek CEOR Lapangan Minas Area A Stage-1 oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR), serta proyek Lapangan Gas Senoro Selatan yang dikelola PHE Tomori Zona 13 Regional 4.

Menurut Hermansyah, penyelesaian proyek-proyek tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat produksi dan cadangan migas nasional.

“Proyek-proyek ini tidak hanya menambah kapasitas produksi, tetapi juga menjadi bukti bahwa teknologi dan inovasi perwira Subholding Upstream, mitra kerja, serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi migas Indonesia,” katanya.

Menutup tahun 2025, sumur eksplorasi PPC-01 di Struktur Padang Pancuran yang dioperasikan oleh PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang, berhasil on stream dengan produksi melampaui target.

Hingga 26 Desember 2025, realisasi produksi sumur PPC-01 tercatat mencapai 451,42 BOPD, atau melampaui target awal sebesar 400 BOPD.

Ke depan, PHE sebagai Subholding Upstream Pertamina akan terus mendorong eksplorasi dan pengembangan lapangan migas guna memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan.

Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.

 

 

Sumber : https://www.kabarbumn.com/rilis-bumn/117142321/kinerja-hulu-migas-phe-2025-produksi-stabil-cadangan-bertambah?page=all 

Baca Terusannya »»  

Konsumsi Listrik Nasional Tumbuh, PLN Catat Penjualan 317,69 TWh di 2025

 


Jakarta,  – Konsumsi listrik nasional sepanjang 2025 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan dunia usaha. PT PLN (Persero) mencatat penjualan listrik mencapai 317,69 terawatt hour (TWh), tumbuh 3,75% secara year on year (YoY) dibandingkan 2024 yang sebesar 306,22 TWh.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa peningkatan konsumsi listrik nasional ini tak lepas dari dukungan Pemerintah dan sinergi lintas lembaga dalam memperkuat ketahanan sektor ketenagalistrikan di tengah dinamika geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.

“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah dalam memperkuat ekosistem ketenagalistrikan nasional. Kebijakan yang berkelanjutan menjadi fondasi penting untuk menjaga keandalan pasokan listrik, meningkatkan kualitas layanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Darmawan.

Ia menambahkan, transformasi yang dijalankan PLN sejak 2020 turut memperkuat kesiapan perseroan dalam merespons pertumbuhan permintaan listrik secara berkelanjutan. Transformasi ini tidak hanya menyederhanakan proses bisnis, tetapi juga membangun budaya kerja yang lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelanggan.

“Transformasi yang kami jalankan membuat PLN semakin responsif terhadap dinamika global sekaligus mampu menghadirkan layanan listrik yang lebih andal dan berkualitas bagi masyarakat,” tutur Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menjelaskan bahwa pertumbuhan konsumsi listrik pada 2025 didorong oleh meningkatnya kebutuhan listrik di berbagai sektor seiring menguatnya aktivitas industri, bisnis, dan masyarakat.

“Pertumbuhan konsumsi listrik sepanjang 2025 ditopang segmen rumah tangga, industri, dan bisnis yang menjadi kontributor terbesar. Hal ini menunjukkan bahwa listrik semakin berperan sebagai enabler utama aktivitas ekonomi dan produktivitas nasional,” jelas Adi

PLN mencatat sektor rumah tangga menjadi kontributor terbesar konsumsi listrik nasional, dengan capaian hingga 133,41 TWh pada 2025. Jumlah ini tumbuh 3,2% YoY atau 4,09 TWh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan menyumbang sekitar 41,99% dari total penjualan listrik nasional.

Konsumsi listrik di sektor industri mencapai 93,35 TWh, tumbuh sebesar 2,5% secara tahunan atau setara dengan 2,31 TWh. Pertumbuhan ini didorong oleh sektor industri makanan dan minuman, besi, baja dan logam, serta barang galian bukan logam.

Sementara itu, konsumsi listrik di sektor bisnis mencapai 60,74 TWh. Angka tersebut tumbuh 3,11 TWh atau 5,4% secara YoY yang didorong oleh pertumbuhan permintaan listrik di sektor data center, mall atau shopping center, perdagangan bukan otomotif, serta pergudangan dan logistik.

Adi menambahkan, meningkatnya konsumsi listrik nasional juga diiringi penambahan 3,29 juta pelanggan baru. Hingga Desember 2025, PLN mencatat total pelanggan mencapai 96,2 juta. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap PLN terus tumbuh.

“Pertumbuhan jumlah pelanggan dan konsumsi listrik di berbagai sektor mencerminkan aktivitas ekonomi yang semakin masif. Ke depan, PLN berkomitmen terus mengoptimalkan infrastruktur dan layanan kelistrikan untuk menjawab kebutuhan energi yang semakin berkembang,” tutup Adi.

 

 

Sumber : https://web.pln.co.id/media/siaran-pers/2026/02/konsumsi-listrik-nasional-tumbuh-pln-catat-penjualan-31769-twh-di-2025 

Baca Terusannya »»  

KKP Sukses Tambah 40 UPI Jadi Eksportir Perikanan ke Tiongkok

 

Jakarta, - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil meyakinkan General Administration of Customs of the People's Republic of China/GACC (otoritas kompeten Tiongkok-red) untuk menyetujui 40 UPI (Unit Pengolahan Ikan-red) mendapatkan approval number ekspor ikan ke Negara Tirai Bambu tersebut.

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini, mengutarakan telah memiliki perjanjian bilateral kesetaraan sistem jaminan mutu produk perikanan atau Mutual Recognition Arrangement (MRA) dengan GACC, sehingga bisa melakukan negosiasi untuk meyakinkan otoritas Tiongkok menyetujui usulan approval number baru bagi UPI.

"Baru-baru ini saya mendapatkan notifikasi dari mitra kami GACC bahwa mereka menyetujui menerbitkan approval number bagi 40 UPI, hal ini tentunya menjadi angin segar bagi dunia usaha perikanan Indonesia serta peluang diversifikasi produk ekspor apalagi menjelang Tahun Baru Imlek 2026,” ujar Ishartini. 

Untuk mendapatkan approval number, Badan Mutu KKP dengan GACC sebelumnya melaksanakan serangkaian proses baik bersifat teknis maupun administratif yang merupakan ruang lingkup MRA, diantaranya registrasi resiprokal, joint pre-border inspection, joint corrective action consultation serta submission di dalam sistem GACC melalui Badan Mutu KKP sebagai Competent Authority (CA).

Sebanyak 40 UPI yang telah lolos dan segera bisa memulai kegiatan ekspor ikan ke Tiongkok diantaranya PT CITRADIMENSI ARTHALI, CV ANUGERAH LIN PERKASA, PT. MAJUr BERSAMA INTERNASIONAL, PT BAHARI MAKMUR SEJATI CABANG BANYUWANGI, PT PUTRA LAUT BIRU, PT HASIL LAUT ANUGRAH dan PT KIMCI JAYA BERSAUDARA. 

Ishartini menambahkan, saat ini terdapat 1.080 jenis komoditas perikanan yang diekspor dari Indonesia ke Tiongkok. Adapun untuk kinerja ekspor ke Tiongkok tahun 2025 volumenya sebesar 491.528 ton dengan nilai USD1.040.346.614 atau sekitar Rp17,46 triliun. Sebanyak 10 komoditas perikanan utama di antaranya Frozen Squid, Eucheuma Cottonii Seaweed, Gracilaria Seaweed, Frozen Ribbon Fish, Eucheuma Cottonii, Dried Eucheuma Cottonii Seaweed, Dried Gracilaria Seaweed, Eucheuma Spinosum, Frozen Leather Jacket Fish, dan Frozen Croaker Fish.

Ishartini mengimbau seluruh pelaku usaha dan stakeholder yang telah mendapatkan akses ekspor ke berbagai negara untuk senantiasa menjaga komitmen dan konsistensi dalam menerapkan standar sanitasi, higiene serta prinsip keamanan pangan baik di dalam rantai produksi maupun lingkungan sekitar fasilitasnya. Hal ini untuk menjaga keberterimaan produk serta penguatan kepercayaan internasional yang akan menambah daya saing.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa quality assurance di setiap sekuen rantai produksi hulu-hilir sangat penting untuk memastikan kualitas produk terjaga atau istilahnya from sea and farm to table yang akan menjadikan industri perikanan Indonesia makin maju dan menjadi champion di era pasar bebas dewasa ini.



Sumber : https://kkp.go.id/news/news-detail/kkp-sukses-tambah-40-upi-jadi-eksportir-perikanan-ke-tiongkok-mYEr.html

Baca Terusannya »»  

Gandeng Startup, Kemenperin Perluas Akses Kerja Penyandang Disabilitas di Industri

 

Pemerintah terus mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri manufaktur karena merupakan penggerak dan penopang perekonomian nasional, salah satunya melalui penyediaan lapangan kerja yang berkelanjutan.

 

Selain kuantitas, aspek inklusivitas juga menjadi perhatian utama, termasuk keterbukaan dan kesetaraan kesempatan kerja bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk penyandang disabilitas, agar dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan industri nasional.

 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, penguatan sektor industri manufaktur harus berjalan seiring dengan prinsip keadilan sosial dan inklusivitas. Sebab, sektor industri manufaktur memiliki peran strategis dalam menyerap tenaga kerja nasional.

 

“Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian berkomitmen memastikan agar pembangunan industri juga membuka ruang partisipasi yang setara bagi penyandang disabilitas, sehingga mereka dapat berkontribusi secara produktif dan mandiri dalam ekosistem industri nasional,” ujar Menperin dalam keterangannya, Senin (2/2).

 

Sejalan dengan komitmen tersebut, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) berkolaborasi dengan startup Top Loker (TopLoker.com) menyelenggarakan kegiatan “Pengembangan Inklusi Sektor Manufaktur untuk Disabilitas” di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Semarang pada 28 Januari 2026.

 

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan dunia usaha dalam memperluas akses kerja inklusif bagi penyandang disabilitas di sektor industri strategis.

 

“Kami bersama startup Top Loker menginisiasi kegiatan ini sebagai wadah yang membuka kesempatan dan peluang bagi teman-teman disabilitas untuk dapat berkarya dan berpartisipasi di sektor industri,” jelas Reni.

 

Hingga Agustus 2025, Kemenperin mencatat jumlah tenaga kerja di sektor manufaktur mencapai 20,26 juta orang, atau sekitar 13,83 persen dari total tenaga kerja nasional. Dengan prinsip inklusivitas, sektor manufaktur diharapkan dapat melibatkan peran yang lebih besar dari tenaga kerja penyandang disabilitas.

 

Namun demikian, Reni menjelaskan bahwa akses penyandang disabilitas ke sektor manufaktur masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan akses informasi pekerjaan, kesenjangan kompetensi dengan kebutuhan industri, minimnya jejaring kemitraan formal, serta lingkungan kerja yang belum sepenuhnya inklusif.

 

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan serapan tenaga kerja penyandang disabilitas di sektor industri sekaligus membuka akses kerja sama antara Sekolah Luar Biasa dengan industri manufaktur,” ujar Reni. Melalui kegiatan ini, peserta didik disabilitas tingkat SMA/sederajat dapat memahami kebutuhan kompetensi industri sehingga mampu menyesuaikan diri dengan standar dan ekspektasi dunia kerja.

 

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun jejaring kemitraan berkelanjutan antara satuan pendidikan disabilitas, peserta didik, dan dunia usaha, khususnya sektor industri manufaktur.

 

Sebanyak 45 siswa disabilitas kelas XII SLB dari delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah berkesempatan bertemu langsung dengan 24 perusahaan manufaktur dari sektor industri agro, elektronik, tekstil dan produk tekstil, serta industri aneka di wilayah Jawa Tengah.

 

“Perusahaan manufaktur akan berdiskusi langsung dan menjalin komunikasi berkelanjutan dengan kelompok disabilitas yang didampingi oleh SLB Negeri Semarang dan Top Loker,” tambah Reni.

 

Dirjen IKMA menegaskan bahwa sektor manufaktur membutuhkan sikap kerja yang tekun, teliti, konsisten, dan loyal, yang justru sering kali menjadi keunggulan dari penyandang disabilitas. Menurutnya, inklusivitas di sektor industri bukan hanya pemenuhan regulasi, melainkan juga investasi sumber daya manusia yang bernilai bagi produktivitas dan keberlanjutan industri.

 

Sebagai Juara 1 Program Startup for Industry Kemenperin Tahun 2022, Top Loker menghadirkan platform khusus yang dirancang untuk menjembatani penyandang disabilitas dengan peluang kerja di sektor manufaktur.

 

“Kami ingin semakin banyak pelaku industri yang peduli dan membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk bekerja dan berkembang,” ujar CEO Top Loker Josep Teguh Santoso, yang juga Rektor Universitas Stekom Semarang.

 

Program Pengembangan Inklusi Sektor Manufaktur untuk Disabilitas ini turut didukung oleh SLB Negeri Semarang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, serta Universitas Stekom, guna memastikan keberlanjutan kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.

 

 

Sumber : https://www.kemenperin.go.id/artikel/72482541/Gandeng-Startup,-Kemenperin-Perluas-Akses-Kerja-Penyandang-Disabilitas-di-Industri 


Baca Terusannya »»  

Kemenhaj Kedepankan Mediasi Berkeadilan dalam Penanganan Aduan Jemaah

 


Jakarta (Kemenhaj) – Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah terus menindaklanjuti setiap aduan masyarakat secara profesional, terstruktur, dan berkeadilan. Salah satu pendekatan yang dikedepankan dalam tahap awal penanganan aduan adalah mediasi dan musyawarah, guna mendorong penyelesaian yang adil dan berimbang bagi seluruh pihak.

Dalam periode 26–29 Januari 2026, Direktorat Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah telah melakukan pemanggilan dan klarifikasi terhadap 5 (lima) kasus aduan yang dilaporkan masyarakat. Seluruh proses dilaksanakan secara kondusif dengan mengedepankan klarifikasi fakta, keterbukaan informasi, serta perlindungan hak masing-masing pihak.

Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, mengatakan bahwa mediasi merupakan bagian dari mekanisme resmi penanganan pengaduan yang mengedepankan prinsip win-win solution, tanpa mengurangi kewenangan negara sebagai regulator.

“Pendekatan mediasi kami lakukan sebagai upaya penyelesaian awal yang berkeadilan. Namun demikian, apabila tidak tercapai kesepakatan, Kementerian Haji dan Umrah tetap akan menindaklanjuti melalui mekanisme pengawasan dan langkah administratif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas Harun di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Pada 29 Januari 2026, Direktorat Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah memfasilitasi proses mediasi atas aduan jemaah umrah terhadap salah satu Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Aduan tersebut berkaitan dengan ketidaksesuaian fasilitas akomodasi hotel yang diterima jemaah dengan penawaran awal paket perjalanan.

Melalui proses mediasi yang dilaksanakan secara terbuka dan berimbang, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan bersama. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam berita acara mediasi dan ditandatangani oleh para pihak sebagai dasar penyelesaian perkara.

Sementara itu, dari keseluruhan aduan yang ditangani dalam periode tersebut, sebagian kasus lainnya masih berada dalam tahapan klarifikasi dan pendalaman. Harun mengungkapkan, Direktorat Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah akan terus memastikan agar seluruh proses penanganan tetap berada dalam koridor pengawasan dan akuntabilitas.

"Kemudian apabila penyelesaian melalui musyawarah tidak tercapai, langkah lanjutan akan ditempuh sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku," tandasnya.

Kementerian Haji dan Umrah terus membuka kanal pengaduan resmi bagi masyarakat. Setiap laporan yang masuk ditangani secara objektif, transparan, dan akuntabel, dengan mengutamakan perlindungan hak jemaah serta kepastian hukum dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

 
 
 
Baca Terusannya »»  

Tim Pelajar Garuda Muda Siap Berlaga di Bangkok, Sesmenpora Tekankan Percaya Diri dan Sportivitas

 

Jakarta: Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora RI) Gunawan Suswantoro melepas Tim Pelajar Garuda Muda Indonesia untuk mengikuti ajang Bangkok International Youth Football Festival 2026, Senin, (2/2) di Media Center Kemenpora.

Indonesia mengirimkan total 24 pelajar dengan perincian tim U-12 sebanyak 12 orang dan U-13  sebanyak 12 orang. Para pelajar akan membawa nama Indonesia dalam kompetisi sepak bola usia muda tingkat internasional yang akan digelar hari Sabtu-Minggu, 7-8 Februari 2026 di Bangkok, Thailand.

Sesmenpora Gunawan, mengaku sangat bangga saat melepas Tim Pelajar Garuda, ia menekankan kepada anak-anak agar membuka segala peluang yang ada saat berkompetisi.

“Tujuan utama tentunya menang kompetisi, namun kalian perlu juga berkenalan dengan anggota dari tim dari negara lain, supaya belajar membangun komunikasi yang baik sehingga bermanfaat di masa mendatang," ungkapnya

Sesmenpora Gunawan juga mengucapkan terima kasih kepada PT Gold Coin sebagai suporter utama dalam mendukung anak-anak berlaga di Thailand.  Sesmenpora Gunawan menguatkan Tim Pelajar Garuda agar selalu percaya diri dan bangga menjadi tim Indonesia.

“Jangan pesimis dan menganggap tim kita lebih rendah dari Thailand, kita harus tetap percaya diri dan terus berjuang semaksimal mungkin. Kalah dan menang sudah biasa, jangan patah semangat, yang penting kita harus jaga nama baik Indonesia,” tutup Sesmenpora dalam sambutannya.

Pelatih utama Tim Pelajar Garuda Muda Indonesia, Sapran Oktari menuturkan bahwa dirinya sangat bersyukur Kemenpora mendukung tim dan berharap pelajar yang diberangkatkan dapat berprestasi dan membanggakan Indonesia.

Prosesi pelepasan berlangsung dengan penuh semangat. Para pemain yang tergabung dalam Tim Pelajar Garuda Muda Indonesia tampak antusias dan siap bersaing dengan tim-tim pelajar dari berbagai negara. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Vice Presiden PT Gold Coin Indonesia selaku sponsor utama, Pelatih Tim Pelajar Garuda Muda Indonesia, Sapran Oktari dan M Syukur, para atlet, official dan para orang tua.

 

 

Sumber : https://kemenpora.go.id/detail/6590/tim-pelajar-garuda-muda-siap-berlaga-di-bangkok-sesmenpora-tekan 


Baca Terusannya »»  

Minggu, 01 Februari 2026

Film Indonesia di Clermont Ferrand International Short Film Festival: Membuka Pasar Film Pendek Dunia

 


Clermont-Ferrand, Prancis, 1 Februari 2026 — Sebagai upaya berkelanjutan untuk memperluas jangkauan film pendek Indonesia di tingkat internasional, Indonesia berpartisipasi dalam Clermont-Ferrand International Short Film Festival (CFISFF) 2026. Partisipasi delegasi ini bertujuan mendorong dan memperkuat posisi talenta dan karya film pendek Indonesia dalam ekosistem festival, pasar, dan jejaring industri film pendek dunia. Keberangkatan delegasi Indonesia kali ini didukung pembiayaan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan diorganisir Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya, serta melibatkan Minikino Film Week, Bali International Short Film Festival dalam proses kuratorialnya.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengatakan bahwa kehadiran delegasi Indonesia pada perhelatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi film pendek Indonesia di kancah global, sekaligus membuka ruang jejaring, akses pasar, dan peluang kolaborasi internasional sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung penguatan ekosistem perfilman nasional.

“Kehadiran delegasi Indonesia di Clermont-Ferrand International Short Film Festival 2026 merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi film pendek Indonesia di kancah global. Tidak hanya berkompetisi, para sineas kita juga hadir untuk membangun jejaring, membuka akses pasar, dan memperluas peluang kolaborasi internasional. Dari kompetisi hingga pasar film dunia, partisipasi ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendukung ekosistem perfilman nasional agar semakin berdaya saing dan berkelanjutan di tingkat internasional”, ujarnya.

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, juga menyebutkan bahwa kehadiran delegasi Indonesia adalah wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem perfilman nasional serta mendorong talenta dan karya Indonesia untuk membangun jejaring global.  “Kehadiran delegasi Indonesia di Clermont-Ferrand merupakan bagian dari komitmen Kementerian Kebudayaan dalam mendukung penguatan ekosistem film Indonesia. Melalui platform internasional seperti ini, kami mendorong talenta dan karya Indonesia untuk membangun jejaring global dan mendapatkan rekognisi tingkat dunia”, ucapnya.

Clermont-Ferrand International Short Film Festival (CFISFF) berlangsung pada 30 Januari–7 Februari 2026, dengan sub-acara Short Film Market yang digelar pada 2–5 Februari 2026. Festival ini merupakan salah satu platform terpenting bagi pertemuan film pendek dunia, baik melalui program kompetisi, non-kompetisi, maupun kegiatan pasar film dan industrinya.

“One Tropical Rain of Love and Guilt”, sebuah film pendek produksi Kawan Kawan Media terpilih masuk kompetisi internasional di 48th Clermont-Ferrand International Short Film Festival. Film yang ditulis dan disutradarai oleh Sein Lyan Tun (Myanmar), merupakan kolaborasi produksi lintas negara antara Indonesia, Myanmar, dan Thailand. Karya ini merupakan gambaran bahwa film pendek memiliki potensi ko-produksi yang luas.

Film pendek Indonesia juga hadir melalui sejumlah program non-kompetisi. Dalam FOCUS: South East Asia, terpilih film Basri dan Salma dalam Komedi yang Terus Berputar (Basri and Salma in a Never-Ending Comedy) karya sutradara Khozy Rizal, Prenjak (In the Year of Monkey) karya sutradara Wregas Bhanuteja, serta Ragadi Maparo (Where the Wild Frangipanis Grow) karya sutradara Nirartha Bas Dhiwangkara. Sementara itu, dalam program bertajuk BLOOD menampilkan film pendek Darah Ksatria (Knight of Blood) yang disutradarai oleh Widya Arafah dan Arjuna Asa. Film lain karya Khozy Rizal, Little Rebels Cinema Club, turut tampil dalam program Market Picks.

Talenta film pendek Indonesia turut hadir melalui Talent Connexion, sebuah platform profesional yang mempertemukan pembuat film dengan proyek pengembangan dan para profesional industri internasional. Dalam program ini, Nirartha Bas Dhiwangkara sebagai bagian dari delegasi Indonesia dipilih untuk mempresentasikan proyek film pendek animasi terbarunya berjudul “Haunted”. Talents Connexion menjadi ruang untuk memperluas jejaring profesional serta membuka peluang kolaborasi dan pengembangan proyek di tingkat internasional.

Vivian Idris, mewakili Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya turut menyebutkan bahwa partisipasi pembuat film Indonesia dalam program seperti Talents Connexion di Clermont-Ferrand akan membuka dialog, memperluas perspektif, dan membangun jalur kolaborasi yang berkelanjutan bagi talenta film Indonesia.

Fokus Asia Tenggara di Clermont-Ferrand International Short Film Festival

Tahun ini CFISFF untuk pertama kalinya menghadirkan Asia Tenggara sebagai fokus kawasan. Kehadiran Asia Tenggara di dalam festival film pendek terbesar di dunia ini diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari representasi film-film pendek Asia Tenggara di sejumlah program non-kompetisi, partisipasi berbagai organisasi dan delegasi negara-negara Asia Tenggara dalam Short Film Market melalui Market Screening, hingga kehadirannya dalam bentuk stan atau bilik Market pada sesi pasar film pendek internasional.

Tahun ini, pasar film CFISFF juga menjadi ruang pertemuan penting bagi kawasan Asia Tenggara, dengan kehadiran booth (bilik) Asian Film Alliance Network (AFAN). Bilik AFAN akan berfungsi sebagai simpul showcase dan titik pertemuan para delegasi Asia Tenggara yang hadir. Kehadiran AFAN bisa terwujud berkat kerja sama dengan Thai Film Foundation, bertujuan memperkuat visibilitas Asia di ekosistem pasar film pendek internasional.

Sebagai bagian dari Southeast Asian Festival Focus, CFISFF juga menampilkan seleksi film khusus yang menyoroti kawasan Asia Tenggara, disertai dengan kehadiran delegasi pembuat film yang diundang melalui kerja sama dengan AFAN.

AFAN merupakan sebuah program jejaring yang mempertemukan badan perfilman nasional di Asia untuk memperkuat kemitraan, pertukaran informasi, serta merayakan warisan, cerita, dan sumber daya bersama di kawasan ini dan seterusnya. Saat ini, AFAN diikuti oleh lembaga perfilman nasional dari Korea Selatan (KOFIC), Indonesia (Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia), Malaysia (FINAS), Mongolia (MNFC), Filipina (FDCP), Singapura (IMDA/SFC), dan Taiwan (TAICCA). AFAN pertama kali terbentuk pada perhelatan Cannes Film Festival 2023 atas inisiatif Korean Film Council, dan sejak itu terus mengembangkan jejaring lintas kawasan.

Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah melakukan kemitraan dengan European Film Agency Directors Association pada Mei 2024,memperkuat kolaborasi Asia–Eropa. Pada Mei 2025, Thailand resmi bergabung dengan AFAN di Cannes Film Festival, menandai langkah penting selanjutnya dalam perluasan jejaring kawasan ini.

 

Dalam rangka Short Film Market 2026 di CFISFF, Short Film Conference dengan Minikino sebagai salah satu anggota aktif akan menggelar diskusi panel bertajuk “Money Flow in the Short Film Industry” pada Senin, 2 Februari, yang membahas pengaruh realitas ekonomi terhadap distribusi film pendek. Pada rangkaian kegiatan profesional yang sama, pembuat film Indonesia Khozy Rizal juga dilibatkan sebagai panelis dalam diskusi tersebut. Khozy Rizal juga akan terlibat dalam dalam sesi Industry Round Table: SEA Upcoming Talents yang berlangsung keesokan harinya bersama talenta pembuat film Asia Tenggara lainnya.

Program Indonesian Entourage: A Sleeping Giant, yang menjadi bagian dari Market Screening dalam 41st Short Film Market Clermont-Ferrand, menghadirkan enam film pendek Indonesia. Program ini menggambarkan berbagai kenangan, impian, dan harapan yang hampir dilupakan, dikubur, dan berubah, dengan Indonesia diibaratkan sebagai raksasa yang sedang tidur, dilihat dari berbagai perspektifnya.

Fransiska Prihadi, Direktur Program Minikino Film Week, Bali International Short Film Festival, sebagai kurator program mempertimbangkan kualitas karya yang dinilai mampu merepresentasikan pencapaian terkini film pendek Indonesia. “Film-film yang terpilih memiliki nilai tawar yang relevan dan diminati oleh industri internasional. Sebagian film pendek yang terpilih merupakan karya yang diproduksi melalui program Layar Indonesiana 2025 yang diinisiasi oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia,” jelasnya.

Daftar film di dalam program Indonesian Entourage: A Sleeping Giant adalah: Anak Macan (My Plastic Mother) karya sutradara Amar Haikal; Dengarlah Nyanyian Ping Pong (Hear the Ping Pong Sing) karya sutradara dan penulis Andrew Kose; αLPα karya sutradara dan penulis Dhiwangkara Seta; Pengais Mimpi (When The Blues Goes Marching In) karya sutradara Beny Kristia; Dihapus dari Peta (Erased from the Map) karya sutradara dan penulis Maarij Reka; serta Anaktana (Child of the Land) karya sutradara Theogracia Rumansara dan Richard Suwae. Adapula Olivia Griselda produser indonesia yang masuk ke dalam Animation Lab (co-organised by Clermont Ferrand Short Film Market and the CEE Animation Workshop) melalui film animasi My Dear Little Red Monster yang merupakan kolaborasi dua negara Indonesia dan Singapura,

Melalui Market Screening ini, film-film pendek ini memberikan akses kepada para profesional industri film pendek dunia. Program ini diharapkan dapat membuka peluang perjalanan lanjutan di sirkuit festival film pendek internasional lainnya, selain membuka kemungkinan akuisisi dan kolaborasi lanjutan dengan distributor dan mitra industri film global.

 

Sumber : https://www.kemenbud.go.id/publikasi/berita/film-indonesia-di-clermont-ferrand-international-s 

Baca Terusannya »»  

Hasil Lengkap Final Thailand Masters 2026: Indonesia Borong 4 Gelar Juara

 


SPORTS.OKEZONE.COM BANGKOK – Tim bulu tangkis Indonesia tampil luar biasa dengan mendominasi podium tertinggi dalam ajang Thailand Masters 2026. Dari lima sektor yang dipertandingkan di Nimibutr Stadium, Minggu (1/2/2026), pasukan Merah Putih sukses membawa pulang empat gelar juara, termasuk memenangi dua laga bertajuk All Indonesian Final.

Dominasi ini menjadi sinyal positif bagi regenerasi bulu tangkis Indonesia di awal tahun. Selain kemenangan para pemain unggulan, munculnya nama-nama baru di podium juara membuktikan kedalaman skuad Garuda yang kian merata di berbagai nomor.

1. Kegemilangan Zaki Ubaidillah dan Tiwi/Fadia

Salah satu sorotan utama jatuh pada tunggal putra masa depan Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah. Melalui drama rubber game yang melelahkan selama 1 jam 18 menit, Zaki sukses membungkam wakil tuan rumah, Panitchaphon Teeraratsakul, dengan skor ketat 21-19, 20-22, dan 21-19.

Ini merupakan gelar perdana Zaki di tahun 2026, menebus kegagalannya yang sempat terhenti di babak awal Indonesia Masters beberapa waktu lalu. Keberhasilan Zaki disempurnakan oleh ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Meski sempat kehilangan gim pertama dari unggulan ketujuh asal China, Bao Li Jing/Li Yi Jing, Tiwi/Fadia berhasil bangkit dan membalikkan keadaan. Mereka mengunci gelar juara setelah menang dengan skor akhir 15-21, 21-15, dan 21-18.

2. Dominasi Ganda Putra dan Campuran di Perang Saudara

Indonesia juga memastikan dua gelar tambahan melalui skenario All Indonesian Final. Di sektor ganda putra, unggulan pertama Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana masih terlalu tangguh bagi juniornya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Leo/Bagas menang dua gim langsung dengan poin 21-10 dan 21-17.

Sementara itu, di sektor ganda campuran, pasangan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil harus bekerja ekstra keras saat menghadapi Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti. Sempat tertinggal di gim pembuka, Adnan/Indah akhirnya keluar sebagai kampiun setelah menyudahi perlawanan Bobby/Melati dengan skor 18-21, 21-19, dan 21-17. Satu-satunya gelar yang lepas dari genggaman Indonesia adalah sektor tunggal putri yang dimenangi wakil India, Devika Sihag.

 

Berikut Hasil Lengkap Final Thailand Masters 2026:

Ganda Putri | Amallia Pratiwi/Siti Fadia (8) vs Bao Li Jing/Li Yi Jing (China/7): 15-21, 21-15, 21-18

Ganda Putra | Leo R. Carnando/Bagas Maulana (1) vs Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (2): 21-10, 21-17

Tunggal Putri | Devika Sihag (India) vs Goh Jin Wei (Malaysia) 21-8, 6-3 (Ret)

Ganda Campuran | Adnan Maulana/Indah C.S. Jamil (6) vs Bobby Setiabudi/Melati Daeva: 18-21, 21-19, 21-17

Tunggal Putra | Moh Zaki Ubaidillah vs Panitchaphon Teeraratsakul (Thailand): 21-19, 20-22, 21-19

 

 

Sumber : https://sports.okezone.com/read/2026/02/01/40/3198955/hasil-lengkap-final-thailand-masters-2026-indonesia-borong-4-gelar-juara?page=all 

Baca Terusannya »»  

Menag Apresiasi Peran Media dan Relawan Bangkitkan Solidaritas Nasionalasi ter

 


Bandung Barat (Kemenag) — Di tengah duka yang masih menyelimuti Bandung Barat, aktivitas kemanusiaan tak pernah benar-benar berhenti. Relawan bergerak tanpa lelah, aparat bekerja dalam senyap, kamera media terus menyala, dan doa mengalir dari berbagai penjuru negeri. 

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyaksikan langsung bagaimana empati bangsa Indonesia bertemu dalam satu titik: kepedulian terhadap sesama. Menag mengatakan, penanganan bencana tidak pernah bisa ditopang oleh satu pihak saja. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan media menjadi fondasi penting dalam membangkitkan solidaritas nasional. 

“Tanpa peran aktif media, sulit membayangkan bagaimana partisipasi masyarakat bisa bangkit sekuat ini. Pemberitaan yang terus berlangsung membuat masyarakat terenyuh dan tergerak untuk ikut membantu,” ujar Menag saat meninjau lokasi bencana, Minggu (1/2/2026).

Bagi Menag, media bukan sekadar penyampai informasi, melainkan penghubung rasa. Melalui berita yang faktual dan berkesinambungan, penderitaan di satu wilayah dapat dirasakan oleh masyarakat di wilayah lain. 

“Satu orang yang tertimpa musibah di negeri ini, ikut dirasakan oleh saudara-saudaranya di tempat lain. Itu salah satunya karena peran media,” tambahnya. Dari sanalah empati tumbuh, lalu menjelma menjadi aksi nyata.

Namun, Menag menekankan bahwa kemanusiaan dalam bencana tidak berhenti pada bantuan logistik atau penyelamatan korban yang masih hidup. Ada dimensi lain yang kerap luput dari perhatian, yakni penghormatan terakhir bagi mereka yang wafat. Kementerian Agama, kata Menag, hadir untuk memastikan bahwa para korban diperlakukan secara bermartabat, mulai dari proses pemulasaraan hingga penguburan sesuai tuntunan agama.

“Bantuan kemanusiaan tidak hanya untuk mereka yang masih hidup. Saudara-saudara kita yang sudah wafat pun memiliki hak untuk dibantu, dimandikan, dikafani, dishalatkan, dan didoakan agar mereka tenang di sisi-Nya,” tuturnya. Penanganan ini justru diuji pada saat-saat paling sunyi, ketika duka tak lagi terucap dengan kata-kata.

Untuk mendukung layanan tersebut, Kementerian Agama telah menyiapkan panduan praktis tata cara pemulasaraan jenazah (tajhizul mayit) yang bersifat universal bagi umat Islam. Panduan ini dicetak dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa agar dapat dimanfaatkan secara luas, termasuk oleh masyarakat Indonesia di luar negeri. Dalam situasi darurat, kejelasan panduan menjadi penopang ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Di balik seluruh proses itu, Menag juga menyampaikan apresiasi kepada relawan dan petugas yang bekerja di garis depan, termasuk tim DVI yang menghadapi beban fisik dan emosional berat. “Mereka bekerja dengan kekuatan luar biasa. Kuat saat bertugas, tapi manusiawi ketika kesedihan datang. Ini adalah kerja kemanusiaan yang tidak ringan,” ungkapnya.

Menag berharap sinergi yang terbangun selama masa tanggap darurat dapat terus dirawat hingga tahap pemulihan. Bagi Kementerian Agama, bencana bukan hanya soal kerusakan fisik, tetapi juga tentang menjaga harapan, memulihkan batin, dan memastikan bahwa di tengah duka, bangsa ini tetap saling menopang dengan aksi, empati, dan doa.


 

 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/menag-apresiasi-peran-media-dan-relawan-bangkitkan-solidaritas-nasional-UQUrt 

Baca Terusannya »»  

Kemenag akan Renovasi Madrasah dan Pesantren Terdampak Longsor Cisarua

 


Bandung Barat (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian khusus dalam proses rehabilitasi dan renovasi madrasah serta pesantren yang terdampak longsor dan banjir di Cisarua, khususnya yang telah beralih fungsi sementara menjadi pusat layanan kemanusiaan.

Hal tersebut disampaikan Menag saat meninjau Madrasah dan Pondok Pesantren Daarut Tahfidz Cisarua, Bandung Barat, yang saat ini digunakan sebagai lokasi pemulasaraan jenazah dan posko operasi Disaster Victim Identification (DVI), Minggu (1/2/2026).

Menag menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengelola madrasah dan pesantren yang dengan tulus membuka ruang pendidikannya untuk kepentingan kemanusiaan yang mendesak. Menurut Menag, keterlibatan lembaga pendidikan dalam penanganan bencana merupakan wujud nyata pendidikan karakter bagi para siswa.

“Ini menjadi pembelajaran kemanusiaan yang luar biasa bagi para siswa dan santri. Kepedulian ini adalah nilai yang sangat berharga,” ujar Menag.

Dalam dialog bersama pengelola pesantren dan tim DVI, Menag memastikan bahwa Kementerian Agama akan terus mengawal proses pemulihan pascabencana. Ia menegaskan bahwa perbaikan fasilitas pendidikan akan segera dilakukan begitu masa tanggap darurat selesai, demi mengembalikan kenyamanan belajar mengajar bagi para santri.

“Yang segera menyusul adalah rehabilitasi dan renovasi madrasah serta masjid. Kami pastikan keluarga besar madrasah tidak akan merasa sendirian. Pascabencana akan tetap kami kawal agar aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal dan nyaman,” tegas Menag.

Menag juga menyetujui usulan perbaikan kelas secara menyeluruh. Langkah ini diambil tidak hanya untuk memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga untuk menciptakan suasana baru yang kondusif bagi para santri setelah fasilitas tersebut digunakan untuk penanganan jenazah.

“Begitu masa operasi kemanusiaan ini selesai, kita langsung lakukan renovasi,” kata Menag memastikan.

Selain meninjau fasilitas, Menag turut memberikan penguatan mental dan spiritual kepada keluarga korban. Ia mengajak masyarakat untuk tabah dan meyakini bahwa korban yang wafat dalam musibah ini mendapatkan tempat mulia di sisi Tuhan.

“Orang yang meninggal karena tertimpa runtuhan termasuk dalam kategori syuhada. Insyaallah mereka diterima di sisi Allah SWT,” tuturnya memberikan penghiburan.

Menag berharap, peran strategis madrasah dan pesantren sebagai pusat pendidikan sekaligus pusat kemanusiaan dapat terus diperkuat, sehingga keberadaannya dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama di masa-masa sulit.



 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/kemenag-akan-renovasi-madrasah-dan-pesantren-terdampak-longsor-cisarua-q8xRd 

Baca Terusannya »»