Cari Blog Ini

Rabu, 27 Mei 2026

Seluruh Jemaah Haji Indonesia Telah Tiba di Mina, Kemenhaj Pastikan Layanan Armuzna Berjalan Terkendali

 

Jakarta (Kemenhaj) — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan seluruh proses pergerakan jemaah haji Indonesia pada fase puncak ibadah haji atau Armuzna berjalan lancar, tertib, dan terkendali.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, menyampaikan bahwa seluruh jemaah haji Indonesia telah berhasil diberangkatkan dari Arafah menuju Muzdalifah dan selanjutnya tiba di Mina untuk melanjutkan rangkaian ibadah mabit serta lontar jumrah.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian pergerakan jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah dan dilanjutkan ke Mina berjalan sesuai rencana operasional. Pergerakan terakhir jemaah dari Arafah menuju Muzdalifah berlangsung pada pukul 02.40 waktu Arab Saudi, sementara proses pergerakan dari Muzdalifah menuju Mina selesai pada pukul 07.00 waktu Arab Saudi dan area Muzdalifah telah dinyatakan steril,” ujar Maria di Jakarta, Rabu (27/5/2026).

Maria menjelaskan, keberhasilan proses Armuzna merupakan hasil sinergi seluruh petugas haji Indonesia, otoritas Arab Saudi, serta kedisiplinan jemaah dalam mengikuti arahan selama fase puncak haji berlangsung.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jemaah haji Indonesia atas kedisiplinan, ketertiban, dan kepatuhan dalam mengikuti seluruh arahan petugas. Ketertiban jemaah menjadi salah satu kunci utama kelancaran pergerakan Armuzna tahun ini,” katanya.

Saat ini, lanjut Maria, fokus pelayanan diarahkan pada pendampingan jemaah selama berada di Mina, khususnya dalam pelaksanaan lontar jumrah Aqabah dan hari-hari tasyrik berikutnya.

Sebanyak 751 petugas haji disiagakan di Mina dan ditempatkan di tenda-tenda jemaah serta sejumlah pos layanan sepanjang jalur menuju Jamarat. Selain itu, Kemenhaj juga menyiapkan petugas yang berjaga di Masjidil Haram.

Para petugas dibagi ke dalam 10 satuan ad-hoc yang masing-masing bertanggung jawab terhadap 11 hingga 13 markas atau kawasan tenda jemaah.

“Penguatan layanan ini dilakukan agar jemaah mendapatkan pendampingan, pelindungan, dan bantuan secara cepat serta terkoordinasi selama fase Mina berlangsung,” ujar Maria.

Kemenhaj juga mengimbau seluruh jemaah untuk tetap mematuhi jadwal lontar jumrah yang telah ditentukan dan tidak memaksakan diri, terutama pada siang hari ketika suhu di Mina mencapai 41 derajat celcius.

“Kami mengimbau jemaah Indonesia untuk tidak melaksanakan lontar jumrah pada pukul 10 pagi hingga 2 siang waktu Arab Saudi guna menghindari cuaca panas dan kepadatan. Jemaah diharapkan tetap berada di dalam tenda dan mengikuti arahan petugas,” kata Maria.

Ia juga meminta jemaah memanfaatkan jalur dua atau jalur atas yang telah disiapkan sebagai jalur resmi pergerakan jemaah Indonesia menuju Jamarat guna mendukung kelancaran arus dan mengurangi potensi kepadatan.

Selain itu, Maria mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama fase Mina dengan memperbanyak minum air putih, mengonsumsi makanan secara teratur, menggunakan payung atau pelindung kepala saat berada di luar tenda, serta membatasi aktivitas fisik di luar keperluan ibadah.

“Khusus bagi jemaah lansia, jemaah disabilitas, dan jemaah risiko tinggi, kami meminta keluarga kloter, ketua rombongan, dan sesama jemaah untuk terus memberikan perhatian dan pendampingan,” ujarnya.

Pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah, Kementerian Haji dan Umrah juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh umat Islam.

“Kami mendoakan seluruh jemaah haji Indonesia diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji serta kembali ke Tanah Air dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh,” tutup Maria.

 

 

Sumber : https://haji.go.id/berita/seluruh-jemaah-haji-indonesia-telah-tiba-di-mina-kemenhaj-pastikan-layanan-armuzna-berjalan-terkendali-1779867428612 


Baca Terusannya »»  

Gema Takbir di Paris, Diaspora Indonesia Rasakan Kehangatan Iduladha Bersama Presiden Prabowo


 

Suasana Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang hadir. Kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam salat Iduladha berjemaah menambah kehangatan dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia di perantauan.

Bagi sebagian WNI yang sedang berada di Paris, kesempatan melaksanakan salat Id di tanah rantau sekaligus bertemu langsung dengan Kepala Negara menghadirkan kebahagiaan tersendiri. Hal tersebut dirasakan oleh empat mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Brawijaya, yakni Zeahita, Yuri, Kezia, dan Sindhu, yang tengah berada di Prancis untuk mengikuti kegiatan akademik.

“Sangat spesial ya. Apalagi pas banget kita lagi di Prancis dan kebetulan bertemu sama Pak Presiden. It’s such an honor,” ujar Zeahita.

Kezia mengaku tidak menyangka perjalanan mereka ke Prancis akan bertepatan dengan momen salat Iduladha bersama Presiden Prabowo. Awalnya, mereka datang ke Prancis untuk mengikuti konferensi dan lomba Model United Nations di Lyon, sebelum akhirnya mampir di Paris.

“Sebenarnya kami tidak pernah expect akan salat di sini juga karena kami awalnya berangkat ke Lyon untuk konferensi atau lomba Model United Nations. Tapi berhubung kami mampir ke Paris sebentar, kami memutuskan untuk salat Id di sini, dan kami sangat bahagia karena bisa bertemu banyak rekan-rekan dari Indonesia dan tentunya juga Bapak Presiden,” tutur Kezia.

Bagi Sindhu, momen tersebut juga menjadi pengobat rindu terhadap Indonesia. Meski baru dua pekan berada di Prancis, ia mengaku suasana Iduladha bersama sesama WNI membuatnya merasa kembali dekat dengan kampung halaman.

“Alhamdulillah sangat bahagia. Tentunya kita kangen banget dengan Indonesia, padahal baru dua minggu di Prancis, tapi sudah kangen banget sama Indonesia,” ucap Sindhu.

Bagi Yuri, salat Iduladha di Wisma Indonesia menjadi pengalaman yang membahagiakan karena dapat bertemu dengan jajaran kepresidenan serta sejumlah menteri yang turut hadir. “Rasanya cukup menyenangkan dan cukup exciting buat kita semua, buat salat di sini sekaligus bertemu dengan jajaran kepresidenan serta beberapa menteri juga,” ujar Yuri.

Tidak hanya para mahasiswa, pengalaman serupa juga dirasakan Myrna Damayanti, WNI asal Jakarta yang sedang melakukan perjalanan bisnis di Paris. Bagi Myrna, suasana salat Iduladha di Paris terasa berbeda namun tetap penuh kedamaian.

“Di sini rasanya damai. Di antara bangunan-bangunan yang sangat cantik dan historical, kita bisa salat Id dan mendengar takbir. Itu senang banget sih,” tuturnya.

Myrna juga mengaku kehadiran Presiden Prabowo menjadi kejutan yang tidak disangka. Ia sebelumnya hanya mendengar kabar dari teman-temannya bahwa Presiden akan melaksanakan salat Id di lokasi yang sama.

“Teman-teman saya bilang, ‘Oh Myrna mau sama Pak Prabowo ya?’ Itu kayak bercandaan aja. Tiba-tiba saya boleh masuk. Ini sih alhamdulillah banget, benar-benar nggak disangka-sangka,” ucapnya.

Dalam momen Iduladha tersebut, Myrna menyampaikan harapan agar Indonesia dan seluruh masyarakatnya senantiasa diberi keberkahan dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan dunia.

“Iduladha tahun ini, saya berharap untuk saya secara pribadi, perusahaan saya, dan negara kita, mudah-mudahan kita semua selalu diberikan keberkahan dan rahmat dari Allah,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat yang hadir pun tampak menyanyikan bersama sejumlah lagu nasional. Momen ini semakin memperkuat rasa kebersamaan dan kehangatan diaspora di perantauan.

Bagi masyarakat Indonesia di Paris, Iduladha kali ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga ruang silaturahmi yang memperkuat rasa kebersamaan di tanah rantau. Kehadiran Presiden Prabowo menjadi pengingat bahwa di mana pun berada, masyarakat Indonesia tetap menjadi bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia.

 

Sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/gema-takbir-di-paris-diaspora-indonesia-rasakan-kehangatan-iduladha-bersama-presiden-prabowo/

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Salat Iduladha 1447 H Bersama Diaspora Indonesia di Paris


 

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan salat sunah Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026, bertepatan dengan 10 Zulhijah 1447 Hijriah. Kehadiran Presiden dalam salat berjemaah tersebut menjadi momen hangat bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang berada di Prancis.

Diiringi alunan takbir, sekitar pukul 08.40 waktu setempat, Presiden Prabowo tiba di Wisma Indonesia dan langsung menuju saf untuk ikut mengumandangkan takbir bersama jemaah yang hadir, untuk kemudian mengikuti rangkaian salat Iduladha. Salat berlangsung khidmat dengan diikuti oleh para WNI dan diaspora Indonesia yang sejak pagi telah hadir di Wisma Indonesia.

Salat Iduladha tersebut dipimpin oleh imam sekaligus khatib, Fakhruddin Arrozi. Ia merupakan alumni S2 Universitas Islam Internasional Islamabad, Pakistan, dan saat ini berprofesi sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Lamongan.

Dalam khotbahnya, Fakhruddin menyampaikan bahwa Iduladha merupakan hari raya yang mengandung dimensi ketuhanan sekaligus kemanusiaan. Ia mengingatkan bahwa ibadah kurban tidak hanya menjadi simbol kepatuhan kepada Allah, tetapi juga ajakan untuk berbagi, menjaga identitas keislaman, meneguhkan keluarga, serta memperkuat persatuan, khususnya bagi umat Islam yang hidup sebagai diaspora di negeri orang.

“Kita tidak diperintahkan menyembelih anak-anak kita sebagaimana Nabi Ibrahim AS, akan tetapi kita diperintahkan menyembelih ego kita demi menaati perintah Allah SWT,” ujar Fakhruddin dalam khotbahnya.

Usai melaksanakan salat Iduladha, Presiden Prabowo bersilaturahmi dengan warga negara Indonesia dan diaspora yang mengikuti salat berjemaah. Dalam suasana penuh keakraban, Presiden tampak menyapa dan menyalami para jemaah yang hadir, kemudian dilanjutkan sesi ramah tamah makan bersama.

Momen tersebut menjadi ruang silaturahmi antara Kepala Negara dan masyarakat Indonesia di luar negeri, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam merayakan Iduladha di tanah rantau.

Sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-salat-iduladha-1447-h-bersama-diaspora-indonesia-di-paris/

Baca Terusannya »»  

Idul Adha, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Ajak Masyarakat Dukung Pertumbuhan Ekonomi Lokal


 

PATI, 27 Mei 2026 — Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra bersama keluarga dan Pj Sekda, melaksanakan Sholat Idul Adha di Masjid Besar Baitunnur, Rabu (27/5). 

Usai pelaksanaan salat, Chandra mengajak masyarakat memperkuat toleransi dan kebersamaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM dan destinasi wisata lokal di Kabupaten Pati.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Chandra menyebut masyarakat Pati memiliki budaya ramah tamah dan semangat kebersamaan yang kuat.

“Masyarakat Pati ini masyarakat yang penuh dengan ramah tamah, penuh toleransi dan kebersamaan. Jadi mari dengan toleransi ini kita upayakan ekonomi masyarakat Pati bisa berkembang dengan baik. UMKM dan destinasi wisata lokal semua kita dukung bersama. Kalau bukan kita, mau siapa lagi,” ujar Chandra.

Momentum Idul Adha juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di tengah semangat kebersamaan hari raya.

Chandra mengajak masyarakat untuk terus mendukung potensi ekonomi lokal agar mampu tumbuh lebih kuat dan berdaya saing. Ia menilai dukungan masyarakat sangat penting bagi keberlangsungan pelaku usaha daerah.

“Mari kita sama-sama mendukung potensi-potensi ekonomi lokal di Kabupaten Pati ini agar lebih tumbuh dan berkembang,” tegasnya.

Selain menyampaikan pesan ekonomi kerakyatan, Plt Bupati turut mendoakan jamaah haji asal Kabupaten Pati pada musim haji tahun ini. 

Ia secara khusus menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah satu jamaah asal Pati di Tanah Suci karena sakit.

Sorotan lain dalam momen tersebut datang dari sarung yang dikenakan Chandra saat Sholat Idul Adha. Kepada wartawan, ia menjelaskan bahwa sarung tersebut merupakan produk sarung Batik Bakaran khas Pati.

“Ini adalah wujud komitmen kami untuk memajukan UMKM yang ada di Kabupaten Pati. Karena sejarah Batik Bakaran ini sudah ada sejak abad ke-15. Motif dan coraknya juga bagus, makanya kita ingin menginformasikan kepada masyarakat luas, di tingkat nasional, agar UMKM kita lebih dikenal lagi,” pungkas Chandra.

 

Sumber ;  https://patikab.go.id/frontpanel/berita/detail/Qzd0a0thQUlXOFN4M09QTC9WWC9VQT09

Baca Terusannya »»  

Kabar Baik bagi Korban Tanah Gerak Tegal, Lahan Hunian Tetap Mulai Disiapkan


TEGAL – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi membersamai warga penghuni hunian sementara (Huntara) di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal pada momentum Iduladha 1447 H, Rabu (27/5/2026).

Selain memberikan sapi kurban seberat 906 kg, Ahmad Luthfi juga ingin memastikan warga penghuni Huntara tersebut mendapatkan fasilitas yang layak, hingga mereka mendapatkan hunian tetap (huntap).

Dia juga membagikan alat tulis dan mainan kepada anak-anak setempat. Juga melayani warga setempat yang meminta foto bersama.

“Kami lakukan pengecekan dari Huntara ini untuk memastikan bahwa tidak ada komplain dari masyarakat,” beber Luthfi.

Sebagai informasi, Huntara tersebut diisi oleh warga terdampak bencana tanah gerak Desa Padasari pada Februari 2026 lalu. Bencana tersebut berdampak kerusakan pada 900 unit rumah warga. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Tegal dan pemerintah pusat telah melakukan percepatan rehabilitasi, dan rekonstruksi huntara berupa rumah modular.

Huntara tersebut didirikan di atas lahan bengkok Desa Capar seluas 47 ribu meter persegi. Pada tahap I sudah selesai dibangun sebanyak 456 unit. Huntara dilengkapi fasilitas listrik, air bersih, masjid, fasilitas olahraga/ lapangan, balai warga, pos kesehatan, taman bermain anak, tempat pembuangan sampah, toilet umum, toilet tiap modul, dan dapur tiap modul.

“Nanti kekurangannya akan ditambah, Bupati Tegal sudah menyiapkan lahan. Artinya ini negara hadir dalam rangka representasi bencana alam. Terima kasih kepada Bupati Tegal dan pemerintah pusat, yang telah memitigasi pascabencana di wilayah kita ini,” kata gubernur.

Luthfi juga menyinggung terkait hunian tetap (huntap) bagi masyarakat setempat. Saat ini prosesnya masih dalam penyiapan lahan oleh Pemerintah Kabupaten Tegal.

“Huntap nanti setelah huntara, lagi disiapkan lahannya. Kalau sudah huntap itu kan hak milik rumah, dan tanah jadi punya warga,” jelasnya.

Penghuni huntara, Wasitoh, sempat terkejut saat Ahmad Luthfi tiba-tiba berdiri di depan pintu rumah blok H5.1 yang dia tinggali. Keduanya kemudian berbincang sebentar terkait kondisi dan fasilitas tempat tinggal sementara itu.

Di huntara itu, Wasitoh mengatakan, selain untuk tempat tinggal juga digunakan berjualan. Dia juga mengucapkan syukur, karena sudah mendapatkan tempat tinggal sementara yang layak dengan fasilitas lengkap.

“Bersyukur sekali. Terima kasih kepada pemerintah, bersyukur sudah diberikan semua fasilitas ini. Senang juga bisa bertemu Pak Gubernur,” ujarnya.

Wasitoh kemudian menyampaikan harapannya ke depan, agar lebih baik lagi. Terutama, terkait hunian tetap untuk ditinggali bersama suaminya.


 Sumber ; https://jatengprov.go.id/publik/kabar-baik-bagi-korban-tanah-gerak-tegal-lahan-hunian-tetap-mulai-disiapkan/

Baca Terusannya »»  

Sapi 906 Kg dari Gubernur Jateng, Kado Iduladha Warga Huntara Tegal


TEGAL — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melaksanakan salat Iduladha 1447 H bersama masyarakat terdampak bencana tanah gerak di Masjid Raya Huntara (Hunian Semantara) Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu (27/5/2026).

Ahmad Luthfi tiba di lokasi sekira pukul 06.00 WIB. Saat itu penghuni huntara sudah banyak yang mengambil tempat masing-masing, untuk menunaikan salat Iduladha. Beberapa lainnya masih tampak berdatangan.

Setelah menyapa warga, Ahmad Luthfi langsung mengambil wudhu dan mengisi shaf paling depan. Ia didampingi oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, dan Wakil Bupati Ahmad Kholid beserta Forkopimda Kabupaten Tegal.

Selanjutnya salat Id dimulai sekira pukul 06.15 WIB dengan imam salat Kiai Tokhib Abu Umar. Bertindak selalu khotib yaitu Ustadz Ahmad Muhtarozi. Pelaksanaan salat id berlangsung khidmat di bawah semburat mentari pagi yang hangat.

“Hari ini kami lihat semua wajahnya cerah, tidak ada yang kusut. Oleh karena itu, saya sebagai gubernur mengucapkan Selamat Hari Raya Iduladha 2026. Semoga seluruh ibadah kita diterima oleh Allah. Saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin,” kata Luthfi, saat memberikan sambutan usai salat dan khutbah Iduladha.

Gubernur menyampaikan, masyarakat yang menunaikan salat Iduladha di Masjid Raya Huntara Tegal maupun di tempat lain, memiliki nilai yang sama dengan umat muslim yang wukuf di Arafah.

Dia memahami betul situasi sulit yang dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di huntara.

“Segala kekurangan dan apa yang diberikan saat ini adalah sesuatu yang tetap harus kita syukuri. Percayalah, Bapak-Ibu sekalian tidak akan ditinggalkan atau ditelantarkan oleh negara,” ungkap gubernur.

Momentum salat Iduladha dengan warga Huntara, merupakan bentuk kebersamaan dan bentuk hadirnya negara, di tengah-tengah masyarakat yang terdampak bencana.

Dalam momen kebersamaan itu juga, Gubernur Luthfi dan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyerahkan hewan kurban kepada masyarakat setempat. Hewan kurban dari Gubernur Jawa Tengah berupa sapi angus seberat 906 kg, yang berasal dari anggaran pribadi.

Ketua Huntara Tegal sekaligus Ketua Panitia Kurban, Ruslani, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Ahmad Luthfi, telah memberikan hewan kurban seekor sapi, yang sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Namun hal yang paling membahagiakan masyarakat adalah kehadiran langsung Ahmad Luthfi dan Bupati Tegal untuk salat Iduladha bersama warga huntara.

“Saya melihat tidak ada warga huntara yang kelihatan wajahnya sukar, semua wajahnya ceria dengan adanya pemberian sapi. Masyarakat sangat antusias dan senang, dari dulu kan nggak pernah salat Idulfitri maupun Iduladha itu didatangi oleh pejabat, seperti gubernur dan bupati,” ujar mantan Kepala Desa Padasari tersebut.

Warga lain, Rifai, juga menyampaikan ucapan terima kasih, karena Gubernur Ahmad Luthfi sudah berkenan datang dan salat Iduladha bersama di Masjid Raya Huntara Tegal. Dia berharap, ke depan masalah hunian tetap bisa segera diwujudkan, agar masyarakat tidak cemas memikirkan masa depan.


 Sumber ; https://jatengprov.go.id/publik/sapi-906-kg-dari-gubernur-jateng-kado-iduladha-warga-huntara-tegal/

Baca Terusannya »»  

Salat di Masjid DPR, Ketua DPR RI Puan Maharani Harap Idul Adha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial

 

PARLEMENTARIA, Jakarta — Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh masyarakat Indonesia menjadikan Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk merajut kebersamaan dan kepedulian. Hari Idul Adha yang yang identik dengan ibadah kurban dan haji dinilai menjadi momen yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai sosial.

“Idul Adha atau Hari Raya kurban mengajarkan kita tentang keikhlasan dan pengorbanan,” kata Puan di momen Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026). Adapun hari ini, Puan melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Baiturrahman yang berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Puan mengikuti Salat Idul Adha bersama pegawai DPR dan warga sekitar.

Salat Idul Adha yang dipimpin oleh Ust. Sahid Darajat itu mengambil tema ‘Idul Adha, Momentum Berkurban Merajut Kebersamaan dan Kepedulian terhadap Sesama’.

Menurut Puan, Idul Adha menjadi momen yang tepat untuk merefleksikan diri tentang makna berbagi. “Hari Raya kurban juga mendidik kita menjadi manusia yang memiliki kepekaan dan kepedulian pada sesama,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Puan menyebut Hari Raya Idul Adha memperlihatkan bagaimana umat Muslim meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim dan ketabahan Nabi Ismail dengan cara memberi kurban dari yang memiliki rezeki lebih kepada sesama.

Oleh karenanya, Puan mengajak masyarakat untuk meresapi makna Idul Adha sebagai panggilan kolektif bangsa untuk memperkokoh solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian sosial dalam menghadapi berbagai tantangan. “Mari kita wujudkan nilai-nilai Idul itu dalam bergotong royong mengatasi masalah-masalah bangsa,” ujar Puan.

Usai Salat Idul Adha, Puan pun sempat diajak berfoto bersama oleh sejumlah jamaah perempuan. Setelahnya, ia lalu melihat hewan kurban DPR yang akan dipotong pada esok hari, Kamis (28/5). Puan sendiri menyumbang 1 ekor sapi limousine seberat 1 ton yang akan dibagikan kepada pegawai dan masyarakat di sekitar DPR.

“Hari Raya Idul Adha selalu ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Saya berharap, momen Idul Adha tahun ini dapat membangun kesadaran mengenai makna pengorbanan yang telah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim,” sebutnya.

“Pengorbanan yang kita rayakan hari ini harus menjadikan kita lebih sensitif terhadap kepentingan bersama dan lebih gigih memperjuangkan keadilan sosial,” imbuh Puan.

Puan berharap, Idul Adha menambah jumlah hati yang luluh dan kelembutan, khususnya kepada kaum papa. “Atas nama pribadi, keluarga, dan DPR RI, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah. Mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

“Semoga setiap pengorbanan yang kita jalani, yang terlihat maupun yang tersembunyi, menjadi jalan untuk memuliakan hidup kita sebagai manusia dan sebagai bangsa,” tutup Puan. 

 

 

 

Sumber : https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Salat-di-Masjid-DPR-Puan-Harap-Idul-Adha-2026-Jadi-Momen-Rajut-Kepedulian-Sosial-65575 


Baca Terusannya »»  

Wapres Salat Iduladha 1447 H di Masjid Istiqlal, Teguhkan Spirit Kurban untuk Merawat Alam dan Kemanusiaan


 

Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Salat Iduladha 1447 H/2026 M di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (27/05/2026). Momentum Iduladha yang sarat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat persatuan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Sejak pagi hari, ribuan jemaah dari berbagai kalangan telah memadati area masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut untuk menunaikan Salat Id berjemaah.

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming dan kedua putra-putrinya turut melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Istiqlal.

Wapres dan keluarga tiba sekitar pukul 06.30 WIB dan disambut oleh jajaran pengurus Masjid Istiqlal serta para jemaah yang telah hadir sejak pagi.

Pelaksanaan Salat Iduladha dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan imam Anshoruddin Ibrahim. Sementara khutbah Iduladha disampaikan oleh Khatib Hamdan Juhannis, Rektor Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, dengan tema “Meneguhkan Spirit Kurban: Merawat Alam dan Kemanusiaan”.

Dalam khutbahnya, Hamdan menekankan bahwa Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, kepedulian kemanusiaan, dan tanggung jawab menjaga lingkungan hidup.

“Spirit Kurban sejatinya harus melampaui batas-batas simbolik,” ungkap Hamdan.

Lebih lanjut, ia mengajak umat Islam menjadikan Iduladha sebagai momentum untuk menghadirkan kebermanfaatan bagi sesama dan lingkungan sekitar.

“Hidup yang secara paripurna berdampak adalah seperti pohon. Ia tidak pernah memakan buahnya sendiri, tapi memberi tanpa henti. Ia tidak memilih siapa yang berteduh, tapi tetap berdiri memberi naungan,” tuturnya.

Usai pelaksanaan Salat Iduladha, Wapres juga menyapa para jemaah dan masyarakat yang hadir di Masjid Istiqlal. Kehangatan interaksi tersebut turut mencerminkan semangat kebersamaan dan persaudaraan yang menjadi makna dalam perayaan Iduladha.

Turut hadir dalam pelaksanaan Salat Iduladha di Masjid Istiqlal sejumlah pejabat negara, tokoh agama, duta besar negara sahabat, serta masyarakat umum yang bersama-sama mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan khusyuk.

 

Sumber :  https://www.wapresri.go.id/wapres-salat-iduladha-1447-h-di-masjid-istiqlal-teguhkan-spirit-kurban-untuk-merawat-alam-dan-kemanusiaan/

Baca Terusannya »»  

Selasa, 26 Mei 2026

Menlu RI: Palestina Menjadi Ujian Nyata Komitmen Internasional Terhadap Implementasi Piagam PBB


 

New York, Amerika Serikat — Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyerukan pentingnya komitmen terhadap Piagam PBB, hukum internasional, dan multilateralisme dalam High-Level Open Debate Dewan Keamanan PBB (DK PBB) bertema: “Upholding the Purposes and Principles of the UN Charter and Strengthening the UN Centered-International System” di Markas Besar PBB, New York, Selasa (26/5).

Pertemuan tingkat tinggi tersebut dipimpin oleh Menteri Luar Negeri RRT selaku Presiden Dewan Keamanan PBB bulan Mei 2026 dan dihadiri Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Dalam pernyataannya, Menlu RI menegaskan bahwa tantangan global saat ini bukan disebabkan karena Piagam PBB kehilangan relevansi, melainkan karena prinsip-prinsip hukum internasional dan multilateralisme terlalu sering diterapkan secara selektif. Indonesia menilai bahwa situasi di Palestina, khususnya di Gaza, menjadi cerminan nyata dari kegagalan komunitas internasional dalam menegakkan prinsip-prinsip tersebut secara adil dan konsisten.

Untuk itu, Indonesia kembali menegaskan bahwa solusi dua negara (two-State solution), berdasarkan hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan, tetap merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina.

Menlu RI juga menyoroti meningkatnya serangan terhadap pasukan perdamaian PBB akhir-akhir ini. Ditekankan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan serangan terhadap prinsip multilateralisme. Untuk itu, Menlu RI tegaskan bahwa perlindungan terhadap pasukan perdamaian PBB mutlak harus dilakukan.

Selanjutnya, Menlu RI turut menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional, termasuk UNCLOS, serta memastikan jalur pelayaran strategis internasional tidak menjadi arena konfrontasi maupun political bargaining.

Menlu RI menggarisbawahi meningkatnya ancaman keamanan global, termasuk dampak perkembangan artificial intelligence dan autonomous weapons terhadap karakter konflik modern.

Dalam konteks tersebut, Indonesia kembali mendorong reformasi Dewan Keamanan PBB agar lebih representatif, transparan, akuntabel, dan mampu mencerminkan suara negara-negara berkembang.

Sebagai penutup, Menlu RI menegaskan bahwa dunia tidak membutuhkan hierarki baru, melainkan pembaharuan komitmen untuk kembali pada prinsip-prinsip Piagam PBB dan memperkuat multilateralisme yang melayani seluruh negara secara setara.

Di sela-sela rangkaian pertemuan, Menlu RI juga melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri RRT Wang Yi dan Menteri Luar Negeri Argentina guna membahas isu-isu strategis bilateral serta perkembangan kawasan dan global. Menlu RI juga melakukan pull-aside dengan Menlu Pakistan, Bahrain, Kyrgyzstan dan Kuba.

 

Sumber :  https://kemlu.go.id/berita/menlu-ri-palestina-menjadi-ujian-nyata-komitmen-internasional-terhadap-implementasi-piagam-pbb

Baca Terusannya »»  

Perkuat Sinergi Investasi Strategis, Menko Airlangga Dorong Kolaborasi Pengembangan Smart Technology dengan Provinsi Hebei Tiongkok


 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan delegasi Pemerintah Provinsi Hebei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Zhao Chenxin di Jakarta, Selasa (26/05). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperdalam kerja sama ekonomi, khususnya dalam penguatan rantai pasok industri dan transformasi melalui pengembangan smart technology.

Dalam diskusi tersebut, Menko Airlangga menekankan signifikansi hubungan ekonomi kedua negara di mana volume perdagangan Indonesia dengan Tiongkok saat ini telah mencapai tiga kali lipat dibandingkan total perdagangan dengan kawasan Eropa maupun Amerika Serikat. Menko Airlangga menggarisbawahi bahwa saat ini Indonesia sangat mendorong masuknya investasi karena terdapat efek pengganda (multiplier effect) yang signifikan bagi perekonomian nasional. Investasi tersebut diproyeksikan mampu memperluas ketersediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat serta meningkatkan perolehan devisa negara melalui hasil produksinya.

Hal ini menjadi fondasi kuat bagi kemitraan strategis, terutama dalam mendukung keberhasilan program hilirisasi nasional yang tengah menjadi fokus Pemerintah, seperti pada sektor nikel dan bauksit. Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi kepada Tiongkok yang telah menjadi salah satu mitra strategis dalam pengembangan produk-produk hilirisasi tersebut.

Sebagai langkan mengakselerasi kawasan ekonomi strategis dalam menangkap peluang pertumbuhan masa depan, Menko Airlangga juga memaparkan kesiapan Indonesia dalam menyediakan sejumlah kawasan ekonomi strategis yang dioptimalkan untuk industri berbasis teknologi tinggi dan pengembangan smart technology, termasuk Artificial Intelligence (AI).

Secara khusus, Menko Airlangga juga menyoroti potensi strategis kawasan Indonesia Timur, khususnya di Sulawesi Utara, sebagai gerbang konektivitas data internasional. Lokasi tersebut dinilai sangat prospektif bagi pengembangan pusat data karena keunggulan geografisnya yang terkoneksi langsung dengan jaringan transmisi global menuju Amerika Serikat, sehingga menjamin efisiensi akses data lintas negara.

Respons positif dan komitmen ditunjukkan oleh Wakil Gubernur Zhao Chenxin dengan menyampaikan apresiasi atas peran Kemenko Perekonomian dalam mengambil langkah strategis untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui berbagai kebijakan yang telah diambil. Wakil Gubernur Zhao Chenxin menegaskan komitmen Provinsi Hebei untuk mendorong partisipasi aktif pengusaha asal Hebei untuk memperluas ekspansi di Indonesia.

Provinsi Hebei memiliki perkembangan pesat di bidang industri berbasis pengembangan smart technology dan AI. Pihak Pemerintah Hebei menyambut baik masukan dari Menko Airlangga dan akan segera mengomunikasikannya kepada komunitas bisnis di Tiongkok agar dapat ditindaklanjuti secara konkret sebagai pertimbangan investasi ke depan.

Pertemuan diakhiri dengan kesepahaman untuk terus menjaga komunikasi intensif, termasuk kedepannya mendiskusikan efisiensi logistik melalui pengembangan jalur pelayaran (shipping line). Menko Airlangga juga menyatakan minat untuk berdiskusi dengan RRT terkait pengalaman dalam menangani masalah shipping line

 

Sumber : https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6953/perkuat-sinergi-investasi-strategis-menko-airlangga-dorong-kolaborasi-pengembangan-smart-technology-dengan-provinsi-hebei-tiongkok 

Baca Terusannya »»  

Kemenpar Kembangkan Sistem API Bersama OTA Perkuat Tata Kelola Akomodasi Pariwisata


 

Jakarta, 26 Mei 2026 – Kementerian Pariwisata memperkuat kolaborasi bersama mitra Online Travel Agent (OTA) dalam menata ekosistem digital pariwisata nasional dengan mengembangkan sistem verifikasi berbasis Application Programming Interface (API) guna memastikan seluruh akomodasi yang dipasarkan melalui platform digital mengantongi Perizinan Berusaha.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana dalam Konferensi Pers “Peningkatan Kualitas Tata Kelola Ekosistem Usaha Pariwisata Sektor Akomodasi” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (26/5/2026), mengatakan penataan ini dirancang untuk menjaga keberlanjutan ekosistem industri pariwisata, melindungi hak dan kepuasan wisatawan, menciptakan iklim usaha yang sehat dan tertib, serta mendorong tata kelola digital yang baik.

"Arah kebijakan kami jelas. Kita ingin menumbuhkan industri pariwisata yang adil dan berdaya saing demi pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan," kata Menpar Widiyanti.

Sistem API saat ini sedang dalam tahap pengembangan internal, sebelum kemudian akan dikembangkan bersama OTA mitra yang akan terhubung, untuk proses integrasi.

Dalam rencana implementasinya, OTA akan mewajibkan pelaku usaha untuk mengisi tiga data utama, yaitu: 1) Nomor Induk Berusaha (NIB), 2) Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), dan 3) Nomor Kegiatan Usaha (NKU), yang kemudianakan digunakan oleh OTA dan Kementerian Pariwisata yang terintegrasi dengan sistem OSS untuk melakukan verifikasi Perizinan Berusaha secara otomatis.Apabila informasi yang disampaikan sesuai, pengelola akomodasi (merchants/hosts) dapat diverifikasi dan disetujui untuk beroperasi di platform OTA. Sebaliknya, apabila data tidak sesuai, pengajuan dapat ditolak atau tidak dapat dilanjutkan.

“Proses ini akan menciptakan mekanisme verifikasi yang lebih cepat dan akurat, memastikan bahwa semua pihak memiliki informasi yang tepat dan relevan, serta mendukung tampilan informasi akomodasi berizin (labeling) di platform OTA,” kata Menpar Widiyanti.

Menpar Widiyanti menargetkan sistem API dapat diluncurkan pada Juni 2027 mendatang. Apabila sistem ini telah aktif beroperasi, pengelola OTA harus memastikan bahwa tidak ada lagi daftar akomodasi, properti, ataupun mitra yang dipasarkan tanpa memiliki NIB yang sah dan KBLI yang sesuai.

Agar upaya ini dapat berjalan efektif dan berdampak luas, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menyusun empat video panduan komprehensif mengenai perizinan berusaha. Menpar Widiyanti.

meminta seluruh platform OTA mendistribusikan video-video tersebut kepada para pemilik akomodasi dan memasukkannya ke dalam halaman situs web mereka untuk dapat menjadi panduan dalam membuka atau menyediakan usaha akomodasi di Indonesia.

Sebelumnya, sejak Maret 2025, Kemenpar telah melakukan serangkaian inisiatif bersama Pemerintah Daerah dan mitra OTA. Upaya tersebut mencakup rangkaian sosialisasi di lima provinsi, pelaksanaan enam coaching clinic yang mengedukasi lebih dari 1.500 pelaku usaha, serta kolaborasi dengan sembilan mitra OTA dalam mengkomunikasikan dan menerapkan persyaratan regulasi bagi pelaku usaha. Melalui berbagai upaya tersebut, kesadaran akan pentingnya legalitas usaha kian meningkat.

Data per 20 Mei 2026 menunjukkan adanya peningkatan sebesar 46,5 persen pada jumlah unit usaha akomodasi jangka pendek yang secara resmi terdaftar memiliki NIB di sistem OSS pada delapan kategori KBLI pariwisata, dibandingkan dengan 31 Maret 2025. Dari seluruh kategori tersebut, akomodasi jenis vila mencatatkan pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan mencapai 76,4 persen.

“Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak bisnis akomodasi pariwisata yang memasuki sistem formal dan memenuhi kewajiban bisnis mereka. Tentu saja, kemajuan positif ini tidak mungkin terjadi tanpa kolaborasi Kemenpar dengan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/ Kota, juga dukungan dari semua mitra OTA kami dan asosiasi,” kata Menpar.

Kementerian Pariwisata juga telah mengidentifikasi sejumlah akomodasi pariwisata yang belum memiliki Perizinan Berusaha. Kemenpar akan menyampaikan daftar ini kepada pihak OTA, yang akan menindaklanjutinya berupa penghentian aktivitas penjualan merchants- non resmi (delisting) dalam waktu dua bulan sejak komunikasi Kementerian Pariwisata. Apabila merchants ternyata telah memenuhi kewajiban Perizinan Berusahanya, tentu mereka dapat kembali ditampilkan dalam platform OTA.

 

 

Sumber ; https://kemenpar.go.id/berita/siaran-pers-kemenpar-kembangkan-sistem-api-bersama-ota-perkuat-tata-kelola-akomodasi-pariwisata 

Baca Terusannya »»  

Di Arafah, Menhaj Tegaskan Haji 2026 Jadi Tonggak Baru Pelayanan Jemaah Indonesia


 

Arafah (Kemenhaj) — Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf, menegaskan bahwa wukuf di Arafah menjadi momentum spiritual sekaligus tonggak baru pelayanan haji Indonesia yang lebih fokus, inklusif, dan berkeadaban.

Hal itu disampaikan Menhaj dalam sambutan Wukuf di Arafah, 9 Dzulhijjah 1447 H/26 Mei 2026 M, di hadapan jemaah haji Indonesia, jajaran Amirulhaj, Tim Pengawas DPR RI, perwakilan Pemerintah Indonesia di Arab Saudi, serta Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

“Hari ini kita berada di Arafah. Di tempat yang mulia ini, jutaan manusia datang dengan pakaian yang sama, doa yang sama, dan harapan yang sama. Semua menundukkan diri di hadapan Allah SWT,” ujar Menhaj.

Menhaj menyebut, penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M memiliki makna historis karena untuk pertama kalinya dilaksanakan dalam kerangka Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Karena itu, seluruh layanan diarahkan agar negara hadir lebih dekat, lebih sigap, dan lebih terukur dalam melayani jemaah.

“Pelayanan haji tahun ini harus menjadi bukti bahwa negara hadir lebih fokus, lebih terarah, dan lebih dekat kepada jemaah,” tegasnya.

Menhaj menjelaskan, seluruh fase keberangkatan jemaah haji Indonesia dari Tanah Air telah selesai. Sebanyak 527 kloter dengan 202.551 jemaah dan 2.098 petugas telah tiba di Makkah. Selain itu, 16.596 jemaah haji khusus juga telah berada di Arab Saudi.

Saat ini, seluruh energi pelayanan difokuskan pada fase Armuzna, meliputi kesiapan tenda, penempatan jemaah, konsumsi, transportasi, kesehatan, pelindungan, serta penugasan petugas di lapangan.

Dalam kesempatan itu, Menhaj menekankan Tri Sukses Haji sebagai arah besar penyelenggaraan. Sukses ritual diwujudkan melalui ibadah yang sah, tertib, dan khusyuk. Sukses ekosistem ekonomi haji diwujudkan melalui tata kelola yang memberi manfaat bagi bangsa. Sementara sukses keadaban dan peradaban diharapkan melahirkan pribadi yang lebih sabar, disiplin, santun, dan membawa kebaikan bagi Indonesia.

Kemenhaj juga menempatkan keselamatan jiwa dan keabsahan ibadah sebagai satu kesatuan kebijakan. Skema murur disiapkan bagi jemaah lansia, risiko tinggi, komorbid, disabilitas, serta pendampingnya agar pergerakan dari Arafah menuju Mina berlangsung lebih aman, tertib, dan tetap sesuai bimbingan manasik.

“Setiap jemaah harus merasa dilindungi. Setiap keterbatasan harus mendapat dukungan. Setiap petugas harus hadir dengan empati, sigap, dan memahami kebutuhan khusus jemaah,” ujar Menhaj.

Untuk mendukung kekhusyukan jemaah, Kemenhaj menyiapkan 15 porsi makanan siap santap cita rasa Nusantara selama fase Armuzna. Distribusi konsumsi juga disiapkan lebih awal sejak 6 Dzulhijjah agar jemaah dapat lebih fokus beribadah.

Layanan haji tahun ini turut diperkuat melalui digitalisasi pengawasan dan pelaporan berbasis Command Center, SIKABAH, dan Kawal Haji. Sistem ini memungkinkan respons petugas lebih cepat, terukur, dan berbasis data.

Dalam tata kelola dam, Kemenhaj mencatat 145.341 jemaah telah membayar dam. Sebanyak 102.364 melalui Adahi di Arab Saudi dan 38.992 melalui mekanisme di Indonesia. Sebagian besar daging dam jemaah Indonesia juga diarahkan untuk membantu masyarakat Palestina melalui koordinasi Adahi dan Pemerintah Arab Saudi.

Menhaj mengajak jemaah memanfaatkan waktu wukuf sebagai ruang muhasabah, memperbanyak doa, zikir, istighfar, serta menjaga kesehatan dan disiplin mengikuti arahan petugas.

“Arafah adalah ruang muhasabah. Doakan keluarga, para pemimpin bangsa, keselamatan Indonesia, dan semoga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur,” tutup Menhaj.

 

Sumber :  https://haji.go.id/berita/di-arafah-menhaj-tegaskan-haji-2026-jadi-tonggak-baru-pelayanan-jemaah-indonesia-1779814636175

Baca Terusannya »»  

Wamen PKP Fahri Hamzah Hadiri Peluncuran IRA Internet Rakyat, Dukung Pemerataan Akses Digital


 

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah menghadiri The Grand Launching Ceremony of IRA (Internet Rakyat) yang diselenggarakan di PT Solusi Sinergi Digital, Jakarta, Selasa (26/5).

Kegiatan tersebut menjadi momentum peluncuran IRA (Internet Rakyat) sebagai layanan internet berbasis teknologi 5G FWA 1.4GHz pertama di dunia yang diharapkan dapat memperluas akses internet dengan jangkauan lebih merata dan harga terjangkau bagi masyarakat.

IRA (Internet Rakyat) ditujukan untuk menjangkau berbagai wilayah Indonesia mulai dari Pulau Jawa hingga Maluku dan Papua dengan layanan internet sekitar Rp100 ribu per bulan.

Dalam kesempatan tersebut, Hashim  Djojohadikusumo menyebut internet rakyat sebagai salah satu game changer yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Target 3 juta perumahan di Indonesia, baik di perkotaan maupun perdesaan. Kalau semuanya tersambung dengan internet murah, saya yakin kita bisa mencapai hampir 7 persen pertumbuhan ekonomi, karena internet murah adalah bagian dari infrastruktur,” ujar Hashim Djojohadikusumo.

Kehadiran Wamen PKP dalam agenda tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pemerataan akses digital dan penguatan infrastruktur berbasis teknologi bagi masyarakat.

 

 

Sumber : https://pkp.go.id/berita/detail/wamen-pkp-fahri-hamzah-hadiri-peluncuran-ira-internet-rakyat-dukung-pemerataan-akses-digital 

Baca Terusannya »»  

Optimalkan Kontribusi Ekspor untuk Ekonomi Nasional, Pemerintah Sosialisasikan Kebijakan DHE SDA dan Tata Kelola Ekspor

 

Ketahanan ekonomi Indonesia yang bergerak impresif di tengah ketidakpastian global tidak lepas dari kuatnya performa ekspor komoditas strategis nasional, yang menjadi salah satu motor utama yang penggerak pertumbuhan ekonomi. Ke depan, fokus utama Pemerintah tidak hanya pada peningkatan nilai ekspor, tetapi juga pada optimalisasi manfaat hasil ekspor agar dapat mendukung penguatan ekonomi nasional secara berkelanjutan sesuai amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Pasal 33 Ayat 3.

Merespons urgensi strategis tersebut, Pemerintah mempertegas langkah sinergi dan edukasi publik melalui penyelenggaraan Sosialisasi Kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) dan Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA Strategis di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (26/05).

“Semuanya akan kita atur kembali untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Jadi mulai dari nanti terkait dengan bagaimana mendorong investasi, realisasi Sumber Daya Alam (SDA), sampai penguatan yang terkait dengan aspek makroekonomi. Sehingga sebenarnya pengaturan kembali DHE SDA ini lebih banyak ingin memastikan kontribusi dari pelaku usaha di sektor SDA ini dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutur Sesmenko Susiwijono dalam kesempatan tersebut.

Sebagai landasan hukum operasional yang kuat, Pemerintah mengimplementasikan aturan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 2 Tahun 2026 dan PP Nomor 21 Tahun 2026. Adapun beberapa pokok-pokok kebijakan terkait DHE, yaitu Eksportir SDA wajib memasukkan DHE SDA 100% (Repatriasi)  ke dalam Sistem Keuangan Indonesia/ SKI dimana tingkat kepatuhannya sudah 100%, Eksportir SDA wajib menempatkan DHE SDA (Retensi) minimal 30% untuk Migas dan 100% untuk Non-Migas pada Rekening Khusus di SKI, untuk jangka waktu minimal 3 Bulan (Migas) dan 12 Bulan (Non-Migas), Pemasukan (Repatriasi) & penempatan (Retensi) DHE SDA wajib dilakukan melalui Bank Himbara, Khusus untuk pelaksanaan Perjanjian Bilateral Perdagangan atau kesepahaman atau kesepakatan, DHE SDA yang yang berasal dari Sektor Pertambangan, penempatan (Retensi) sebesar minimal 30% untuk jangka waktu minimal 3 bulan dan dapat ditempatkan di Bank Non-Himbara, serta Batas konversi DHE Valas ke Rupiah diturunkan dari 100% menjadi maksimal 50%.

Selain penguatan instrumen keuangan, Pemerintah juga menetapkan kebijakan baru yang fundamental di sektor perdagangan, di mana seluruh ekspor komoditas SDA yang bersifat strategis secara bertahap hanya dapat dilakukan melalui BUMN Ekspor. Langkah restrukturisasi ini diambil untuk memperkuat kontrol dan pengawasan atas ekspor dan devisa hasil ekspor atas Komoditas SDA Strategis sehingga akan membangun validitas dan integritas data perdagangan atau menghilangkan trade mis-invoicing, mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengendalikan inflasi melalui stabilisasi nilai tukar dengan mempertebal cadangan devisa, serta meningkatkan posisi tawar Indonesia dalam negosiasi ekspor dengan Buyer di luar negeri, serta menjaga stabilitas harga dan penguatan pasar ekspor.

Untuk tahap awal, kebijakan strategis ini akan diterapkan pada tiga komoditas utama ekspor nasional, yaitu Batubara, Kelapa Sawit, dan Ferro Alloy (Paduan Besi), di mana rincian Daftar Barang/ Pos Tarif (HS Code) akan diatur lebih lanjut melalui Peraturan Menteri Perdagangan.

Lebih lanjut, agar tidak mengganggu kelancaran arus ekspor eksisting dan memberikan ruang penyesuaian transaksi antara eksportir dalam negeri dengan pembeli (buyer) di luar negeri, pelaksanaan kebijakan ini dibagi ke dalam dua tahapan. Tahap I yaitu masa transisi mulai 1 Juni s.d. 31 Desember 2026, dimana dalam 3 bulan ke depan akan dilakukan evaluasi. Kemudian, Tahap II yaitu masa implementasi, paling lambat mulai tanggal 1 Januari 2027.

Menutup paparannya, Sesmenko Perekonomian menegaskan bahwa Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal implementasi kebijakan ini melalui ruang diskusi yang inklusif bersama para pelaku usaha, serta melalui berbagai tahapan evaluasi berkala yang akan dilakukan ke depan. “Mudah-mudahan melalui forum ini kita bisa memberikan gambaran rencana implementasi kebijakan ini kepada seluruh asosiasi usaha dan khususnya para pelaku usaha di bidang ekspor Sumber Daya Alam,” pungkas Sesmenko Susiwijono.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana, Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia Arief Rahman, Kepala Direktorat Pengawasan Bank Pemerintah 1 Otoritas Jasa Keuangan Jati Utomo, Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai (IKC) Kementerian Keuangan Rachmad Solik, dan Managing Director Legal PT Danantara Sumber Daya Indonesia Robertus Bilitea.

 

 

Sumber: https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6950/optimalkan-kontribusi-ekspor-untuk-ekonomi-nasional-pemerintah-sosialisasikan-kebijakan-dhe-sda-dan-tata-kelola-ekspor 


Baca Terusannya »»  

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Serahkan Bantuan Sapi Kurban ke Warga


 

PATI, 26 Mei 2026 — Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyerahkan langsung bantuan kemasyarakatan berupa satu ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bagi warga Dukuh Jati Kebo, Desa Kepohkencono, Kecamatan Pucakwangi, Selasa (26/5/2026).

Dalam penyerahan bantuan tersebut, Plt Bupati Pati didampingi oleh Penjabat (Pj) Sekda Pati, para Asisten Sekda, serta jajaran Staf Ahli Bupati. 

Sapi kurban berjenis Simental berbobot 1.050 kilogram (1,05 ton) yang diberi nama "Arjuno" tersebut dibeli langsung dari peternak lokal, Bapak Musrikan, warga Desa Jimbaran, Kecamatan Margorejo, Pati.

"Hari ini kami menyerahkan amanah bantuan sapi kurban dari Bapak Presiden Prabowo untuk warga Dukuh Jati Kebo, Desa Kepohkencono. Sapinya jenis Simental, namanya Arjuna, beratnya mencapai 1.050 kg. Semoga bantuan ini membawa berkah dan manfaat bagi warga di sini," ujar Plt Bupati Pati di sela-sela penyerahan.

Adi Sudarsono, salah satu  warga Dukuh Jati Kebo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kepedulian jajaran Pemkab Pati.

"Alhamdulillah, warga di sini sangat senang," tutur Adi penuh syukur.

 

Sumber :  https://patikab.go.id/frontpanel/berita/detail/MGRrWFgzQ0dRelRXbXJXbmtCTElGZz09

Baca Terusannya »»  

PKP Pastikan Rusun Subsidi Meikarta Dibangun Cepat dan Tepat untuk Rakyat

 


Bekasi - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Wakil Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN Tedi Bharata, Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, dan CEO Lippo Group James Riady melakukan peninjauan progres pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Selasa (26/5/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan rusun subsidi berjalan sesuai target sekaligus mendukung percepatan penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong berbagai inovasi penyediaan hunian vertikal yang terjangkau, khususnya di kawasan penyangga Jakarta. “Kita ingin masyarakat berpenghasilan rendah memiliki akses terhadap hunian yang layak, terjangkau, dan dekat dengan pusat aktivitas ekonomi maupun tempat kerja,” ujar Menteri Ara.

Menurutnya, pembangunan rusun subsidi menjadi salah satu solusi penting untuk mengatasi backlog perumahan sekaligus keterbatasan lahan di kawasan perkotaan. “Hunian vertikal seperti rusun subsidi ini menjadi solusi masa depan, terutama di wilayah dengan kebutuhan rumah tinggi dan harga tanah yang terus meningkat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ara menyampaikan bahwa progres pembangunan saat ini masih berjalan sesuai rencana. “Saat ini progres pembangunan masih sesuai rencana dan sudah masuk pada tahapan test pile. Dari total 8.600 pile, saat ini sudah terpasang sebanyak 1.836 pile,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa percepatan pembangunan harus tetap memperhatikan kualitas dan aturan yang berlaku. “Kita harus memastikan pembangunan rusun subsidi ini berjalan cepat, tetapi tetap sesuai aturan dan menjaga kualitas pembangunan,” tegas Menteri Ara.

Menteri Ara juga menjelaskan skema kolaborasi dalam pembangunan proyek tersebut. “Posisi Kementerian PKP dalam program ini adalah sebagai pembuat kebijakan atau regulator. Untuk pembiayaan dan pembangunan dilakukan melalui Danantara, sementara tanah merupakan hibah dari Lippo seluas 30 hektare untuk tiga lokasi pembangunan,” ujarnya.

Menurutnya, proyek tersebut direncanakan akan menyediakan total sekitar 141.000 hunian dari tiga lokasi lahan yang telah disiapkan. “Ini merupakan salah satu proyek hunian vertikal terbesar yang diharapkan dapat membantu masyarakat pekerja memiliki rumah layak di dekat pusat ekonomi dan industri,” tambahnya.

Menteri Ara juga menjelaskan timeline pembangunan rusun subsidi tersebut. “Proses pembangunan dimulai dari land clearing pada Februari 2026, kemudian ground breaking pada Maret 2026, dilanjutkan pembangunan struktur ke atas pada Agustus 2026, dan ditargetkan selesai pada Agustus 2028,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ara juga menekankan pentingnya kualitas pembangunan agar masyarakat mendapatkan hunian yang nyaman dan aman. “Kita tidak hanya mengejar jumlah unit, tetapi juga kualitas bangunan, fasilitas, akses transportasi, dan lingkungan yang baik bagi masyarakat,” tambahnya.

Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata menyampaikan bahwa program pembangunan rusun subsidi mendapat perhatian khusus dari Presiden. “Program rusun subsidi ini mendapatkan perhatian khusus dari Presiden dan akan kita rencanakan serta laksanakan dengan baik agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dalam penyediaan hunian rakyat. “Kami mendukung langkah-langkah percepatan pembangunan hunian rakyat yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.

Sementara itu, CEO Lippo Group James Riady menyampaikan pihaknya sangat menantikan masyarakat untuk dapat segera menghuni rusun subsidi tersebut. “Kami sangat menantikan masyarakat yang nantinya akan menghuni rusun subsidi ini. Target kami pembangunan selesai pada Agustus 2028 dan setelah itu akan dilakukan serah terima,” ujarnya.

James Riady juga menjelaskan bahwa kawasan sekitar Meikarta merupakan salah satu pusat industri terbesar di Asia Tenggara. “Kawasan sekitar Meikarta ini merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Sekitar 50 persen industri di Indonesia berada di sekitar sini dengan ribuan pabrik,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan rusun subsidi menjadi solusi penting bagi para pekerja di kawasan industri tersebut. “Kita ingin para pekerja pabrik memiliki hunian yang dekat dengan tempat kerjanya sehingga kualitas hidup mereka menjadi lebih baik dan mobilitasnya lebih efisien,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa proyek pembangunan di Meikarta memiliki dampak ekonomi yang besar terhadap pertumbuhan nasional. “Menurut perhitungan kami, proyek di Meikarta ini bisa menyumbangkan sekitar 0,4 hingga 0,8 persen terhadap GDP sehingga dampaknya sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujar James Riady.

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan perumahan di Kabupaten Bekasi. “Kami mendukung penuh pembangunan hunian bagi masyarakat, termasuk rusun subsidi, karena kebutuhan rumah di Kabupaten Bekasi terus meningkat,” ujarnya.

Ia juga memastikan proses perizinan pembangunan rusun subsidi berjalan lancar. “Saat ini proses perizinan sudah masuk di Dinas Cipta Karya dan seluruh persyaratan sudah terpenuhi 100 persen. Secepatnya akan kami keluarkan surat perizinannya agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat,” tegas Asep Surya Atmaja.

Peninjauan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi percepatan pembangunan kawasan hunian terintegrasi yang diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup penghuni.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dan sektor swasta, Kementerian PKP menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

 

 

Sumber : https://pkp.go.id/berita/detail/pkp-pastikan-rusun-subsidi-meikarta-dibangun-cepat-dan-tepat-untuk-rakyat 

Baca Terusannya »»  

Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Jadi Titik Balik Pemerataan Akses Digital Nasional

 


Layanan internet 100 Mbps dengan harga Rp100 ribu per bulan dapat menjadi titik balik pemerataan akses digital nasional sekaligus menjawab persoalan biaya internet bagi masyarakat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam kualitas layanan internet nasional, meski cakupan jaringan telah menjangkau sebagian besar wilayah berpenduduk.

“Jaringan telekomunikasi kita sudah meng-cover 97 persen wilayah yang didiami di Nusantara. Dari sisi lanskap sudah baik, tetapi kualitas internet kita masih harus ditingkatkan,” ujar Wamen Nezar dalam Grand Launching Ceremony Internet Rakyat di Jakarta Barat, Selasa (26/05/2026).

Menurut Wamen Nezar, tantangan utama saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan perluasan cakupan jaringan, tetapi juga menyangkut kualitas layanan dan keterjangkauan harga internet bagi masyarakat.

Pemerintah menilai kebutuhan terhadap akses internet cepat dan stabil semakin mendesak seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, layanan publik, kesehatan hingga ekonomi digital.

Wamen Nezar menegaskan kehadiran layanan internet dengan kecepatan tinggi dan harga terjangkau dapat menjadi solusi untuk memperluas akses masyarakat terhadap ruang digital yang produktif.

Ia menyebut inisiatif seperti Internet Rakyat menjadi langkah penting untuk menjembatani kesenjangan digital yang masih terjadi di berbagai daerah.

“Kalau kita bisa menyediakan internet 100 Mbps dengan harga Rp100 ribu, ini akan menjadi game changer. Ini bukan hanya soal koneksi internet, tetapi bagaimana masyarakat bisa mendapatkan akses digital yang lebih setara,” tegasnya.

Menurut Wamen Nezar, transformasi digital nasional membutuhkan dukungan infrastruktur yang inklusif agar manfaat ekonomi digital dapat dirasakan secara merata.

Pemerintah ingin memastikan masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan ruang digital untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

“Kita ingin akses digital ini semakin inklusif. Jangan sampai ada masyarakat yang tertinggal hanya karena tidak mampu mengakses internet yang berkualitas,” ujarnya.

Wamen Nezar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, penyedia layanan telekomunikasi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mempercepat pemerataan konektivitas nasional.

Menurutnya, tantangan geografis Indonesia memerlukan pendekatan inovatif agar layanan internet dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efisien.

Selain memperluas akses, Kementerian Komunikasi dan Digital juga terus mendorong peningkatan kualitas jaringan nasional agar mampu mendukung kebutuhan teknologi masa depan seperti artificial intelligence, layanan cloud, Internet of Things, dan pengembangan ekonomi digital nasional.

“Ke depan kebutuhan bandwidth kita akan semakin besar. Karena itu, kualitas internet dan keterjangkauan harga harus berjalan bersama,” kata Wamen Nezar.

Melalui kolaborasi pemerintah dan industri, Wamen Nezar berharap layanan internet cepat dengan harga terjangkau dapat membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan digital, memperluas peluang usaha, serta memperkuat daya saing Indonesia dalam ekonomi digital global. 

 

 

Sumber : https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/internet-100-mbps-rp100-ribu-jadi-titik-balik-pemerataan-akses-digital-nasional 

Baca Terusannya »»  

“Bienvenue, Presiden Prabowo Subianto”: Haru dan Bangga Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris


 

Sejak pagi hari, Selasa, 26 Mei 2026, ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Di antara kerumunan para WNI di hotel tempat Kepala Negara bermalam selama di Paris, Ruth, perempuan asal Blitar yang telah menetap selama 23 tahun di Prancis, tampak tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya saat bertemu Presiden Prabowo untuk pertama kalinya.

“Saya sangat terima kasih sekali kepada beliau, Bapak Prabowo sudah menyempatkan untuk bertemu dengan warga Indonesia di sini. Walaupun sekedar berjabat tangan, saya sangat tersentuh sekali. Saya sangat terhormat ya bisa bertemu dengan beliau,” kata Ruth.

Bienvenue, Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ucapnya.

Selain Ruth, kesan mendalam juga dirasakan oleh para mahasiswa Indonesia di Prancis. Reval bersama Evelyn dan Syeril mengaku bangga mendapat kesempatan untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Menurutnya, hal ini merupakan sebuah pengalaman yang tidak datang setiap hari bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri.

“Perasaannya sangat bangga ya, dan sangat senang bisa bertemu dengan Bapak Presiden secara langsung. Apalagi kami as a student di Prancis ini merupakan suatu opportunity yang tidak semua orang bisa. Jadi kami sangat senang sekali,” kata Reval.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga berbincang singkat bersama para mahasiswa. Presiden menanyakan bidang studi dan jenjang pendidikan para mahasiswa, sekaligus memberikan dorongan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh.

“Tentunya terima kasih untuk Bapak Presiden sudah menyempatkan waktu untuk berdiskusi sama kami, meskipun kita cuma student. Itu bukan approach yang bisa kita dapat setiap hari gitu. Jadi kita merasa bangga dan tentunya senang bisa berdiskusi dengan Bapak Presiden,” ucap Evelyn.

Dengan kunjungan ini, para mahasiswa tersebut turut berharap hubungan Indonesia dan Prancis makin erat di masa mendatang. Menurut mereka, hubungan baik kedua negara telah memberi manfaat nyata bagi mahasiswa Indonesia di Prancis, sekaligus membuka ruang lebih luas untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.

“Terima kasih untuk Bapak Presiden sudah menjalin hubungan yang sangat baik dengan Prancis. Sebagai kita juga mahasiswa merasakan sekali benefit-nya di sini, dan juga semoga ke depannya bisa menyebarkan cultural things tentang Indonesia juga ke seluruh dunia,” ujar Syeril.

Pertemuan tersebut menjadi pengikat rasa, menghadirkan kembali kedekatan dengan Tanah Air, sekaligus menegaskan bahwa di mana pun berada, mereka tetap bagian dari Indonesia.

 

Sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/bienvenue-presiden-prabowo-subianto-haru-dan-bangga-diaspora-sambut-kepala-negara-di-paris/

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Tiba di Paris, Kunjungan Resmi Kenegaraan Perkuat Kerja Sama Super Strategis


 

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Orly, Paris, Republik Prancis, pada Selasa, 26 Mei 2026, sekitar pukul 10.00 waktu setempat (WS) setelah menempuh 16 jam penerbangan. Ketibaan di Prancis menandai dimulainya rangkaian kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo.

“Ketibaan ini menandai dimulainya rangkaian state visit (kunjungan resmi kenegaraan) Presiden Prabowo di Prancis, yang undangannya telah diagendakan sejak tahun lalu dan sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang,” tulis Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya.

Di bawah tangga pesawat, ketibaan Kepala Negara di bandara disambut oleh Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou dan regu jajar kehormatan. Tidak hanya itu, kunjungan Presiden Prabowo di Prancis turut disambut penuh antusias oleh ratusan warga negara Indonesia yang telah menunggu sejak pagi hari di hotel tempat Kepala Negara menginap.

Kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo diharapkan makin memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis. Seskab menyampaikan bahwa saat ini kedua negara memiliki sejumlah kerja sama strategis di berbagai bidang.

“Saat ini, Indonesia memiliki banyak kerja sama super strategis dengan Prancis, dan state visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis,” katanya.

Selain itu, menurut Seskab Teddy, hubungan bilateral Indonesia dan Prancis juga dinilai memiliki peran yang saling melengkapi dalam hubungan global. “Indonesia menjadi salah satu gerbang utama hubungan Eropa ke Asia, sementara Prancis merupakan gerbang penting bagi hubungan Asia—khususnya Asia Tenggara—menuju kawasan Eropa,” tulisnya.

Dalam keterangan tertulisnya, Seskab Teddy turut menyampaikan agenda Presiden Prabowo sebelum memulai rangkaian acara resmi kenegaraan. “Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan salat Iduladha dan silahturahmi dengan WNI di Wisma KBRI Paris,” tandasnya.

 

Sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/seskab-teddy-presiden-prabowo-tiba-di-paris-kunjungan-resmi-kenegaraan-perkuat-kerja-sama-super-strategis/

Baca Terusannya »»  

Gerakan Pangan Murah Digeber Jelang Iduladha

 


JAKARTA — Demi menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di tengah mulai meningkatnya permintaan masyarakat, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) terus digencarkan di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga lebih terjangkau dan tetap tersedia selama periode hari besar keagamaan.

Kepala Pusat Data dan Informasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kelik Budiana menyampaikan pemerintah terus memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga keterjangkauan harga pangan masyarakat menjelang Iduladha.

“Kami terus mendorong adanya Gerakan Pangan Murah, dan hingga Januari-Mei tahun ini telah terjadi sebanyak 4.973 kali di 36 provinsi dan 374 kabupaten kota. Untuk bulan Mei totalnya 518 kali di 21 provinsi dan 143 kabupaten kota,” ujar Kelik di Jakarta, Senin (26/5/2026).

Menurut Kelik, pelaksanaan GPM di berbagai daerah diharapkan mampu membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga stabil dan terjangkau.

“Tentu dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, di samping itu juga bisa menekan harga sesuai HET maupun di bawah HET,” imbuhnya,” tambahnya.

Pelaksanaan GPM terbanyak pada Mei berada di Sumatera Utara sebanyak 99 kali, Jawa Barat 95 kali, dan Sulawesi Selatan 83 kali. Kegiatan ini juga berlangsung di berbagai daerah lain seperti Sulawesi Tenggara, Aceh, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Jawa Timur, hingga Papua Selatan.

Adapun di Kabupaten Barito Utara, GPM dilaksanakan secara keliling atau disebut GPM “On The Road”. Bupati Shalahuddin mengatakan bahwa stabilisasi harga membutuhkan gerakan nyata di tingkat daerah.

“Kami tidak ingin masyarakat terbebani harga kebutuhan pokok yang melambung menjelang Idul Adha. Karena itu, gerakan ini akan terus kami jalankan,” terang Shalahuddin.

Melalui GPM “On The Road” ini, Pemkab Barito Utara berupaya menjaga stabilitas daya beli masyarakat. Berbagai komoditas yang disediakan pun dipastikan memiliki kualitas yang baik dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga eceran tertinggi (HET) di pasaran.

“Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan, mengendalikan laju inflasi daerah, serta memberikan pelayanan yang menyentuh langsung ke masyarakat,” sambungnya.

GPM tersebar luas hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, pasar rakyat, hingga lingkungan permukiman warga. Di Kota Banda Aceh misalnya, kegiatan GPM berlangsung di sejumlah kecamatan, salah satunya Lueng Bata. 

Di kesempatan berbeda, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal menyampaikan bahwa program pangan murah tersebut dihadirkan sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi tantangan, sekaligus untuk menjaga stabilitas inflasi di daerah.

“Kegiatan pangan murah ini rutin kami lakukan di beberapa kecamatan. Namun karena menjelang Iduladha, kami berharap kegiatan ini bisa membantu mengurangi dampak inflasi dan menjaga harga tetap stabil. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau,” ujar Afdhal. 

Afdhal menyebutkan, pemerintah telah menyiapkan 1.200 paket pangan murah untuk warga Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut juga akan diperluas ke sejumlah kecamatan lain dalam beberapa hari ke depan guna menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Pemko juga berencana melanjutkan kegiatan serupa di beberapa kecamatan lain dalam beberapa hari ke depan,” pungkasnya.

Kegiatan GPM pada minggu Iduladha terus berlangsung di berbagai wilayah. Mendatang GPM akan dilaksanakan diantaranya di Kota Bengkulu pada 26 Mei 2026 dan Kabupaten Bekasi pada 30 Mei 2026. 

 

 

Sumber : https://badanpangan.go.id/blog/post/gerakan-pangan-murah-digeber-jelang-iduladha 

Baca Terusannya »»  

Berpihak pada Rakyat, Pemerintah Pastikan Harga Beras SPHP Tak Naik Imbas Fluktuasi Kurs Dolar

 


JAKARTA — Implikasi menguatnya kurs dolar dipastikan pemerintah tidak berimbas pada harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Hal ini memperkuat keberpihakan pemerintah pada rakyat dalam komando Presiden Prabowo Subianto setelah sebelumnya memutuskan pula tidak mengubah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubdisi.

Direktur SPHP Badan Pangan Nasional (Bapanas) Maino Dwi Hartono menuturkan kepastian hal itu, sehingga masyarakat dapat bersikap tenang. Kualitas beras program SPHP pun senantiasa dijaga oleh Perum Bulog agar masyarakat dapat memperoleh beras berkualitas cukup baik dengan harga yang terjangkau.

"Jadi memang dengan nilai kurs dolar yang berubah dapat berpengaruh ke berbagai hal, termasuk sektor pangan. Tapi kaitan dengan beras SPHP, ini karena program pemerintah, sampai hari ini dipastikan tidak ada perubahan, termasuk harga penjualannya," terang Maino dalam webinar Pangan Talk, Jakarta dikutip Selasa (26/5/2026).

"Seluruh masyarakat bisa tenang karena tidak ada masalah. Beras SPHP ini beras program pemerintah tetap masih sama. Termasuk kualitasnya, tetap sama-sama medium, artinya tidak ada yang dikurangi. Tetap sama," tambah Direktur Bapanas Maino Dwi Hartono.

Adapun Bapanas telah menetapkan harga beras SPHP di tingkat konsumen antara lain bagi wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi di Rp 12.500 per kilogram (kg). Kemudian untuk wilayah Sumatera (kecuali Lampung dan Sumatera Selatan), Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan, ditetapkan Rp 13.100 per kg. Sementara bagi wilayah Maluku dan Papua, harga harga beras SPHP maksimal di Rp 13.500 per kg.

Untuk anggaran pelaksanaan program beras SPHP tahun 2026 telah ada di Bapanas sebesar Rp 4,97 triliun. Bujet tersebut setara dengan subsidi penjualan sekitar 828 ribu ton beras bagi masyarakat. Ini untuk menjaga kontinuitas pelaksanaan SPHP beras yang pada Januari dan Februari 2026 telah terlaksana sebagai perpanjangan SPHP beras tahun 2025.

Kemudian, Bapanas telah menetapkan pula ketentuan terbaru mengenai jumlah pembelian maksimal beras SPHP di tingkat konsumen. Masyarakat sebagai konsumen dapat membeli maksimal 5 kemasan ukuran 5 kg dan tersedia pula alternatif kemasan 2 kg dengan pembelian maksimal 2 kemasan. Beras SPHP yang telah dibeli pun tidak boleh dijual kembali, karena ada unsur anggaran subsidi negara di dalamnya.

"Tentunya kenapa sekarang dibatasi 5 pack, boleh 5 pack, kalau kemarin kan maksimal 2 pack. Ini kita juga mempertimbangkan saudara-saudara kita, dalam hal ini misalnya para pedagang nasi goreng, pedagang nasi uduk, warung-warung makan. Kalau dibatasi cuma 2 pack, kasihan, nanti kurang, tidak cukup," jelas Maino.

"Jadi kita membuka ruang bagi konsumen beras SPHP untuk bisa mendapatkan volume dengan yang lebih banyak sampai maksimal 5 pack atau 25 kilogram. Termasuk transaksi pembelian yang tadinya 2 ton, di tahun 2026 ini sudah kita buka ruang, ditambah maksimal 5 ton bagi mitra Bulog. Artinya jangan sampai kosong, pedagang dapat lebih mudah, stoknya selalu tetap ada," tambah Maino.

Dalam berbagai kesempatan, Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman yang juga Menteri Pertanian juga memastikan posisi Indonesia yang telah mencapai swasembada beras. Oleh karena itu, ia mengirimkan sinyal peringatan bagi para mafia pangan yang masih kerap memainkan harga dan praktik anomali di pasaran.

"Swasembada beras kita sudah. Kemudian kita ekspor pupuk, harga pupuk dalam negeri turun 20 persen. Kemudian kita sudah swasembada jagung untuk pakan. Aku kerja keras. Beritahu mafia, hei kamu bersadar mafia, ini pertanian lagi kerja keras. Aku teruskan perjuangan ini. Pokoknya berantas mafia, berantas koruptor," tegas Kepala Bapanas Amran.

Salah satu yang dikuak Amran adalah skandal beras oplosan yang diperkirakan menimbulkan potensi kerugian masyarakat hingga sekitar Rp 99 sampai 100 triliun per tahun. Dari pemeriksaan terhadap 268 sampel beras di 13 laboratorium pada 10 provinsi, ditemukan 212 merek beras premium dan medium tidak memenuhi standar mutu, berat maupun Harga Eceran Tertinggi (HET). 

Kemudian sekitar 85,56 persen beras premium tidak sesuai standar. Ada pula temuan mengenai beras SPHP yang seharusnya dijual sesuai ketentuan, namun ditemukan dikemas ulang dan dipasarkan kembali sebagai beras premium dengan harga yang lebih tinggi.

Untuk itu, petunjuk teknis program SPHP beras tahun 2026 telah diperketat dan dipertajam seiring dengan pengawasan yang diintensifkan pula. Program SPHP beras harus dapat diakses masyarakat secara luas dan harga sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

 

 

Sumber : https://badanpangan.go.id/blog/post/berpihak-pada-rakyat-pemerintah-pastikan-harga-beras-sphp-tak-naik-imbas-fluktuasi-kurs-dolar 

Baca Terusannya »»  

Pemkab Pati Dorong Pengembangan Desa Wisata


 

KUDUS, 26 Mei 2026 — Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menghadiri kegiatan Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Kabupaten Kudus pada Selasa (26/5). Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi pembangunan antar daerah dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Kudus beserta wakilnya, Bupati Rembang, Bupati Blora, Bupati Jepara, serta jajaran Forkopimda dan OPD dari masing-masing kabupaten.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Pati menyampaikan optimisme terhadap pengembangan desa wisata di Kabupaten Pati.

“Kami optimis untuk desa wisata di Kabupaten Pati yang kami usulkan ini bisa terealisasi, sehingga wisata-wisata yang lain di Kabupaten Pati bisa tumbuh,” ujar Chandra.

Ia menjelaskan bahwa potensi pengembangan wisata di Kabupaten Pati memiliki pasar yang cukup jelas, salah satunya berasal dari kegiatan outing class sekolah yang setiap tahunnya rutin dilaksanakan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pati juga terus mengupayakan revitalisasi sejumlah destinasi wisata daerah. Namun demikian, Plt Bupati berharap adanya arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya terkait peningkatan sarana dan prasarana jalan menuju lokasi wisata.

Ia juga menyoroti beberapa potensi wisata alam di Kabupaten Pati yang dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

“Ada desa-desa wisata seperti Goa Wareh, Goa Larangan, Goa Pancur ini juga menjadi perhatian kami. Kalau embung di Goa Pancur dikeruk saya kira ini bisa untuk destinasi wisata kapal-kapalan air dan lainnya,” jelasnya.

Plt Bupati Pati pun berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Pati.

“Untuk pariwisata di Kabupaten Pati minta dukungannya Pak Gubernur, supaya pariwisata di Kabupaten Pati lebih maju lagi,” pungkas Chandra.

 

Sumber :  https://patikab.go.id/frontpanel/berita/detail/YXBvOC8rcGdJVkZDWXBwWnA1eGlJQT09

Baca Terusannya »»