Cari Blog Ini

Selasa, 14 April 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Tiba di Paris Usai Pertemuan Intensif 5 Jam dengan Presiden Putin di Kremlin


 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melanjutkan langkah diplomasi strategisnya di Eropa dengan tiba di Paris, Prancis, pada Senin malam, 13 April 2026, pukul 23.50 waktu setempat, usai menjalani pertemuan intensif bersama Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin di Kremlin.

“Setelah melakukan pertemuan yang berlangsung selama lima jam dengan Presiden Putin di Istana Kremlin, Bapak Presiden langsung bertolak menuju Prancis dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam dan tiba tengah malam di Paris,” ujar Seskab Teddy.

Menurut Seskab, durasi pertemuan yang cukup panjang tersebut mencerminkan kedalaman pembahasan serta keseriusan Indonesia dan Rusia dalam memperkuat kemitraan strategis, khususnya di sektor energi, sumber daya mineral, dan pengembangan industri nasional.

Setibanya di Paris, Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melanjutkan agenda diplomasi strategis melalui pertemuan empat mata dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang akan berlangsung di Istana Élysée.

“Besok Bapak Presiden akan melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Macron di Istana Élysée untuk membahas peningkatan kerja sama strategis kedua negara,” ungkap Seskab.

Lebih lanjut, Seskab menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan kerja sama bilateral, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menyampaikan pandangan strategis terkait dinamika global.

“Dalam pertemuan tersebut, Bapak Presiden selain memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Prancis, juga akan menyampaikan posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian dunia,” pungkas Seskab Teddy.

 

Sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/seskab-teddy-presiden-prabowo-tiba-di-paris-usai-pertemuan-intensif-5-jam-dengan-presiden-putin-di-kremlin/

Baca Terusannya »»  

Senin, 13 April 2026

OJK Dukung Akselerasi Program 3 Juta Rumah Melalui Sinergi dan Penguatan Kebijakan SLIK


 

Jakarta, 13 April 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung penuh upaya percepatan program prioritas pembangunan nasional dalam pengembangan UMKM antara lain melalui penyediaan tiga juta rumah melalui penguatan kebijakan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dan sinergi dengan kementerian/lembaga, serta pemangku kepentingan terkait.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait di Kantor OJK Menara Radius Prawiro, Senin, menyampaikan bahwa OJK sangat mendukung program prioritas pembangunan perumahan tiga juta rumah tersebut.

Friderica menjelaskan, OJK telah melaksanakan Rapat Dewan Komisioner pada pekan lalu dan memutuskan sejumlah langkah kebijakan untuk mendukung implementasi program tersebut.

Kebijakan pertama, OJK memutuskan bahwa informasi yang akan ditampilkan dalam laporan SLIK adalah kredit atau pembiayaan dengan nominal di atas Rp1 juta, baik berdasarkan plafon maupun baki debet setiap debitur.

​“Dalam Rapat Dewan Komisioner kemarin, kami memutuskan bahwa dalam laporan SLIK, informasi yang akan ditampilkan adalah kredit dengan nominal di atas Rp1 juta, baik berdasarkan akumulasi catatan kredit debitur maupun baki debetnya," kata Friderica.

Kebijakan kedua, OJK juga memutuskan percepatan pembaruan status pelunasan pinjaman dalam SLIK menjadi paling lambat tiga hari kerja setelah pelunasan dilakukan. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses pengajuan pembiayaan perumahan.

“Ketika seseorang telah melunasi pinjamannya, maksimal dalam tiga hari status pelunasan tersebut sudah muncul dalam SLIK yang akan diimplementasikan paling lambat akhir Juni 2026. Hal ini penting untuk membantu rekan-rekan pengembang mempercepat proses pembiayaan perumahan," ujar Friderica.

Selain itu, untuk mendukung percepatan program perumahan, OJK juga memberikan akses kepada BP Tapera terhadap data SLIK sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat mendukung percepatan proses pemberian fasilitas pembiayaan perumahan yang menjadi tugas BP Tapera.

Selanjutnya, OJK melalui Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun akan menerbitkan penegasan mengenai pengakuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi sebagai program prioritas pemerintah. Penegasan tersebut dinilai penting karena memiliki implikasi terhadap aspek penjaminan dalam pembiayaan perumahan.

OJK bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman juga akan membentuk Satuan Tugas Percepatan Program 3 Juta Rumah. Satuan tugas ini akan melibatkan OJK, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, BP Tapera, asosiasi pengembang, dan pemangku kepentingan terkait lainnya guna memperkuat koordinasi serta mempercepat penyelesaian berbagai kendala program perumahan yang berkaitan dengan sektor jasa keuangan.

Di samping itu, OJK akan menambahkan penegasan  informasi di SLIK bahwa data dalam SLIK tidak secara otomatis menentukan diterima atau ditolaknya pemberian kredit atau pembiayaan oleh pelaku usaha jasa keuangan. SLIK merupakan catatan informasi yang digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam proses analisis kredit atau pembiayaan.

Sebelumnya, OJK juga telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung program pemerintah dalam pengadaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), antara lain melalui Surat OJK Nomor S-2/D.03/2025 tanggal 14 Januari 2025 perihal Dukungan terhadap Program Pemerintah dalam Pengadaan Rumah kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan Peningkatan Kualitas Pelaporan SLIK. Melalui surat tersebut, OJK menegaskan bahwa SLIK berisi informasi yang bersifat netral dan bukan merupakan daftar hitam. OJK juga menegaskan bahwa tidak terdapat ketentuan yang melarang pemberian kredit atau pembiayaan kepada debitur yang memiliki kredit dengan kualitas selain lancar, termasuk apabila dilakukan penggabungan dengan fasilitas kredit atau pembiayaan lain, khususnya untuk kredit atau pembiayaan bernilai kecil.

Selain itu, keputusan pemberian KPR kepada MBR tetap merupakan kewenangan masing-masing bank dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan mitigasi risiko. OJK juga terus meminta bank untuk meningkatkan kualitas data SLIK, termasuk melakukan pengkinian data secara berkala.

“OJK akan terus mendukung dan mendorong berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk mempercepat pencapaian program 3 juta rumah tersebut. Ini adalah salah satu bentuk dukungan kami," tutup Friderica.

 

Sumber :  https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-Dukung-Akselerasi-Program-3-Juta-Rumah-Melalui-Sinergi-dan-Penguatan-Kebijakan-SLIK.aspx

Baca Terusannya »»  

BPDP Buka Program Grant Riset 2026, Dorong Inovasi Sektor Perkebunan


 Jakarta, 13/4/2026 Kemenkeu – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang merupakan salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan kembali membuka Program Grant Riset Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan riset yang inovatif, aplikatif, dan berdampak nyata bagi sektor perkebunan nasional.

Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, menjaga keberlanjutan, serta mendorong lahirnya produk dan pasar baru yang bernilai tambah, khususnya pada komoditas kelapa sawit, kakao, dan kelapa. Dukungan pendanaan riset diharapkan mampu memperkuat sektor perkebunan dari hulu hingga hilir serta memberikan manfaat bagi industri, pemerintah, hingga masyarakat.

Dalam rangka pelaksanaan program tersebut, BPDP mengundang lembaga penelitian dan pengembangan di Indonesia untuk mengajukan proposal riset melalui laman resmi https://program-riset.bpdp.or.id/ paling lambat 30 Juni 2026. Adapun ruang lingkup bidang riset yang dapat diajukan dalam program ini meliputi bioenergi; biomaterial dan oleokimia; pangan, pakan, dan kesehatan; lahan, tanah, dan budidaya; pascapanen dan pengolahan; pengolahan limbah dan lingkungan; serta sosial ekonomi, manajemen, bisnis, pasar, dan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Melalui berbagai bidang tersebut, BPDP mendorong lahirnya penelitian yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada penguatan aspek ekonomi, lingkungan, serta tata kelola industri perkebunan yang berkelanjutan.

Sejalan dengan komitmen menjaga integritas dan kualitas layanan, BPDP menegaskan pelaksanaan program ini dilakukan dengan prinsip Bersih, Akuntabel, Integritas, dan Kesempurnaan (BAIK), guna mendukung terwujudnya zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi.

Dengan dibukanya Program Grant Riset 2026, BPDP berharap partisipasi aktif dari kalangan akademisi, peneliti, dan praktisi semakin meningkat, sehingga mampu menghasilkan inovasi yang memperkuat daya saing dan keberlanjutan sektor perkebunan Indonesia. 

 laman https://program-riset.bpdp.or.id/.

 

Sumber : https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/BPDP-Buka-Program-Grant-Riset-2026

Baca Terusannya »»  

Melaju di Tengah Tantangan Global, Ekonomi Indonesia Tunjukkan Resiliensi dan Optimisme


 

Di tengah berbagai tantangan dan pertumbuhan ekonomi global dimana menurut IMF, OECD, dan Bank Dunia, pertumbuhan global sekitar 2,6% hingga 3,3%, Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang kuat, sebesar 5,11% pada tahun 2025, menjadi salah satu yang tertinggi di antara negara anggota G20. Ketahanan Indonesia ditopang oleh ekonomi domestik yang kuat, dengan didukung sektor konsumsi, investasi, dan belanja Pemerintah, serta diperkuat oleh stabilitas sektor eksternal, kebijakan yang disiplin, dan koordinasi kelembagaan yang erat.

Sektor konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama pertumbuhan dengan kontribusi 54% terhadap PDB, sementara Mandiri Spending Index tetap berada pada level kuat, yakni 360,7. Di sektor pangan, produksi beras nasional tercatat hampir mencapai 34,7 juta ton dengan stok cadangan beras Bulog mendekati 4,6 juta ton, ini menjadi salah satu cadangan beras terkuat yang pernah dimiliki Indonesia. Sementara itu, di sektor energi, Pemerintah terus memperkuat kemandirian melalui implementasi program B50 dan mencatat surplus energi sebesar 4,84 juta kiloliter

“Proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini di atas 5,3%. Dan pada kuartal pertama tahun ini, optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 5,5%,” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Media Briefing: Update on Economic and Reform Measures di Badan Komunikasi Pemerintah RI, Senin (13/04).

Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia memasuki triwulan II tahun 2026 dalam posisi yang kuat. Hal ini tercermin dari inflasi yang terkendali, surplus neraca perdagangan yang telah berlangsung selama 70 bulan berturut-turut, serta tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi. Sektor manufaktur masih berada pada fase ekspansi dengan indeks 50,1, sementara cadangan devisa tetap kuat sebesar USD148,2 miliar. Kemudian, sektor perbankan nasional tetap solid dengan rasio permodalan yang kuat dan risiko kredit yang terkendali.

Dari sisi sektor eksternal, kenaikan ekspor komoditas unggulan seperti batu bara, karet, nikel, tembaga, dan aluminium yang mencapai USD47 miliar turut memberikan natural hedging terhadap tekanan dari sektor minyak dan gas. Dari sisi fiskal, APBN terus berfungsi sebagai bantalan ekonomi melalui penyaluran bantuan pangan, diskon transportasi, subsidi bahan bakar, dan kompensasi senilai sekitar Rp11,92 triliun. Selain itu, defisit APBN tetap terjaga rendah di level 0,93% terhadap PDB (per Maret 2026).

“Lalu transaksi mata uang lokal Indonesia tahun 2025 meningkat menjadi USD25,6 miliar. Angka ini dua kali lipat dibandingkan tahun 2024, dengan negara-negara seperti Malaysia, Korea Selatan, Thailand, Jepang, dan China, yang sudah menerima transaksi pembayaran QRIS Indonesia,” ujar Menko Airlangga.

Berbagai indikator sosial ekonomi juga menunjukkan tren perbaikan. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 8,25%, diikuti dengan penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,7%, serta rasio gini yang menurun menjadi 0,363. Sejalan dengan itu, peningkatan kualitas pertumbuhan juga didukung oleh realisasi investasi yang mampu menyerap tenaga kerja secara signifikan. Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi tercatat berhasil menyerap sekitar 2,71 juta tenaga kerja baru.

Selain itu, Menko Airlangga menyampaikan salah satu program yang didorong oleh Presiden Prabowo Subianto yaitu hilirisasi. Pada 2025, realisasi investasi hilirisasi mencapai Rp584,1 triliun (USD36,5 miliar), tumbuh 43,3 persen (yoy) dan berkontribusi 30,2% terhadap total realisasi investasi 2025. Kontribusi terbesar berasal dari sektor mineral dan batu bara, diikuti perkebunan dan kehutanan, serta minyak dan gas, perikanan, dan kelautan.

Pemerintah juga terus memperkuat kemudahan berusaha dengan pembentukan Satgas Percepatan dan Penyelesaian Permasalahan Investasi (Satgas P2SP) dan reformasi regulasi melalui Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 guna mendorong penyederhanaan perizinan melalui penerapan SLA, penguatan kebijakan berbasis risiko, serta digitalisasi melalui OSS-RBA, sekaligus membuka peluang investasi lebih luas. Selain itu, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) terus menunjukkan kinerja positif sebagai motor investasi dan pertumbuhan sektor bernilai tambah. KEK telah berkembang di sektor strategis seperti manufaktur maju, hilirisasi mineral, ekonomi digital, serta pariwisata dan kesehatan.

Dari sisi hubungan kerja sama internasional, selama masa pemerintahan Presiden Prabowo, berbagai capaian strategis telah diraih melalui kemajuan sejumlah kerja sama ekonomi dan perdagangan internasional, termasuk dengan Uni Eropa, Kanada, kawasan Eurasia, serta penguatan peran Indonesia di berbagai forum global seperti BRICS, G20, OECD, RCEP, ASEAN, dan CPTPP.

Lebih lanjut, dalam sesi diskusi, Menko Airlangga menegaskan bahwa kebijakan subsidi energi yang dilakukan Pemerintah tetap difokuskan untuk menjaga stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Di tengah fluktuasi harga minyak dunia, Pemerintah juga menyiapkan cadangan fiskal yang memadai sehingga kebijakan harga energi dapat dievaluasi secara berkala sesuai perkembangan global. Sedangkan di sektor investasi, komitmen penanaman modal asing (FDI) terus menunjukkan tren positif, mencakup proyek-proyek strategis, termasuk sektor energi, semikonduktor, dan pusat data.

“Indonesia memiliki lahan, Indonesia memiliki harga energi yang kompetitif, dan kita juga memiliki energi bersih. Harga air kita juga kompetitif. Jadi, sebagian besar perusahaan AS, atau bahkan perusahaan regional, termasuk China, berkomitmen untuk berinvestasi di pusat data Indonesia. Indonesia memiliki populasi lebih dari 280 juta jiwa. Saya pikir digital adalah salah satu hal yang masih menarik bagi sebagian besar investor, terutama dengan AI, komputasi kuantum, mereka membutuhkan lebih banyak pusat data,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya yaitu Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari, dan Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Angga Raka Prabowo.

 

Sumber :  https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6882/melaju-di-tengah-tantangan-global-ekonomi-indonesia-tunjukkan-resiliensi-dan-optimisme

Baca Terusannya »»  

Penguatan Jejaring Global Jadi Kunci Mitigasi Haji


 

Tangerang Selatan (Kemenhaj) — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menilai penguatan jejaring global menjadi faktor kunci dalam menghadapi kompleksitas penyelenggaraan ibadah haji di tengah ketidakpastian global.

Direktur Bina Jemaah Haji Reguler Kemenhaj, Afief Mundzir, mengatakan dinamika global saat ini menghadirkan tantangan yang semakin beragam, mulai dari aspek kesehatan, keselamatan jemaah, hingga perubahan iklim dan geopolitik.

“Penguatan jejaring global menjadi kunci penting dalam mitigasi penyelenggaraan haji. Kita tidak bisa bekerja sendiri menghadapi kompleksitas ini,” kata Afief dalam kegiatan Studium General dan Pelantikan Pusat Studi Haji dan Umrah (PSHU) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin (13/4/2026).

Menurut Afief, pemerintah masih menghadapi keterbatasan dalam membangun jejaring kelembagaan, sehingga diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kalangan akademik.

“Perguruan tinggi bisa menjadi mitra strategis dalam memperkuat riset, analisis kebijakan, serta solusi yang aplikatif,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan PSHU diharapkan tidak hanya menjadi pusat kajian, tetapi juga berperan sebagai laboratorium penelitian yang mampu menjembatani kebutuhan antara teori dan praktik penyelenggaraan haji.

Selain penguatan jejaring, Afief menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi ketidakpastian global.

“Kita sedang menyiapkan SDM yang adaptif dan profesional agar mampu merespons dinamika global dengan cepat dan tepat,” katanya.

Afief juga memastikan bahwa sistem antrean haji nasional tetap berjalan sesuai prinsip keadilan dan transparansi, meski muncul berbagai wacana di masyarakat.

“Kami pastikan sistem antrean tetap berjalan dengan baik dan tidak terganggu,” ucapnya.

Kegiatan Studium General dan pelantikan PSHU ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia akademik dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia.

 

Sumber :  https://haji.go.id/berita/penguatan-jejaring-global-jadi-kunci-mitigasi-haji-1776090203398

Baca Terusannya »»  

Dorong Pembiayaan Pembangunan, OJK Perkuat Regulasi Tata Kelola dan Pengawasan Industri Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun, PPDP Regulatory Dissemination Day 2026


 

“PPDP Regulatory Dissemination Day 2026"

Jakarta, 13 April 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat tata kelola dan pengawasan di sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) dengan menerbitkan sejumlah ketentuan tata kelola, prudensial, serta penyempurnaan pengawasan berbasis risiko guna semakin memperkuat industri PPDP.

Industri PPDP yang kuat diharapkan dapat menjadi motor penguatan pembiayaan domestik sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan nasional secara berkelanjutan.

Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK (KE PPDP) Ogi Prastomiyono dalam sambutannya pada kegiatan PPDP Regulatory Dissemination Day 2026 di Jakarta, Senin.

Ogi dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa sektor PPDP memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, tidak hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai penggerak utama stabilitas dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

“Sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun memiliki peran strategis di dalam perekonomian nasional, tidak hanya sebagai sektor pelengkap, tetapi sebagai pilar stabilitas dan akselerator pertumbuhan ekonomi jangka panjang," ujar Ogi.

Ogi juga menambahkan bahwa sektor PPDP juga berperan sebagai pengelola risiko sekaligus investor institusional yang mendukung pembiayaan jangka panjang.

“Sektor PPDP berperan sebagai risk management engine yang memberikan pelindungan terhadap berbagai risiko yang dialami masyarakat, serta memperkuat akses pembiayaan, khususnya bagi UMKM dan sektor produktif," tambahnya.

Untuk itu, ke depan OJK melihat diperlukan upaya yang lebih terarah agar pertumbuhan industri PPDP dapat lebih optimal dan mampu menjawab kebutuhan pembiayaan jangka panjang.

Menurut Ogi, tantangan utama sektor PPDP adalah memastikan pertumbuhan industri dapat melampaui pertumbuhan ekonomi nasional mengingat target pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5-8 persen dalam beberapa tahun ke depan.

“Untuk itu, dalam pertemuan tahunan IJK 2026 ditargetkan industri asuransi mencapai pertumbuhan sebesar 5-7 persen per tahun untuk aset dana pensiun diharapkan tumbuh 10-12 persen, namun untuk mencapai target dari RPJMN 2029 dibutuhkan pertumbuhan yang lebih tinggi yaitu sebesar 7-9 persen untuk asuransi dan bahkan 23-25 persen per tahun untuk dana pensiun," katanya.

Ogi memaparkan, total aset sektor PPDP per akhir Februari 2026 telah mencapai Rp2.992 triliun atau tumbuh sebesar 9,94 persen secara year-on-year dengan nilai investasi sebesar Rp2.313 triliun yang juga tumbuh sebesar 7,94 persen year-on-year.

Kontribusi terbesar berasal dari sektor dana pensiun sebesar Rp1.700 triliun, asuransi sebesar Rp1.219 triliun yang menunjukkan peran dominan kedua sektor ini dalam menopang industri PPDP.

Selanjutnya, seiring dengan dinamika global yang semakin kompleks, OJK menilai diperlukan penguatan kebijakan yang lebih terarah untuk menjaga kinerja industri sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

OJK saat ini tengah mengkaji sejumlah kebijakan dan regulasi yang tepat dan dapat bermanfaat bagi industri PPDP untuk menjaga stabilitas kinerja PPDP menyesuaikan dengan perkembangan perekonomian yang terjadi. Adapun regulasi yang akan diterbitkan OJK di tahun 2026 akan berfokus pada pemuatan tata kelola aspek potensial dan penyempurnaan pengawasan berbasis risiko.

Dalam rangka mendukung penguatan peran tersebut, OJK tengah menyusun Peta Jalan Pengembangan Keuangan Berkelanjutan Sektor PPDP 2026–2030 sebagai panduan bagi industri dalam mengimplementasikan prinsip keuangan berkelanjutan serta mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) dan Sustainable Development Goals (SDGs).

 

Sumber :  https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/PPDP-Regulatory-Dissemination-Day-2026.aspx

Baca Terusannya »»  

Seskab Teddy: Presiden Putin Apresiasi Ucapan Paskah Presiden Prabowo, Simbol Toleransi dan Persahabatan Antarbangsa


 

Ada momen hangat dan menarik saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan 5 jam dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026. Di tengah pembahasan isu-isu strategis, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat Hari Paskah kepada Presiden Putin dan seluruh masyarakat Rusia.

“Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan perayaan keagamaan di Rusia,” ujar Sekretaris Kabinet

Menanggapi hal tersebut, Presiden Putin menyampaikan apresiasi mendalam atas ucapan yang diberikan Presiden Prabowo. Ia menilai ucapan tersebut memiliki makna khusus, mengingat Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

“Presiden Putin menyambut baik dan sangat apresiasi kepada Presiden Prabowo dan sangat senang mendengar ucapan selamat Hari Suci Paskah, karena terucap dari kepala negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia,” ujarnya

Presiden Putin juga menegaskan bahwa Rusia merupakan negara multikonfesional yang menjunjung tinggi keberagaman dan toleransi antarumat beragama. Dalam tradisi tersebut, berbagai perayaan keagamaan dihormati dan dirayakan bersama sebagai bagian dari kehidupan berbangsa.

“Beliau menyampaikan bahwa Negara Rusia adalah negara multikonfesional, yang menganut agama-agama, tetapi tetap merayakan semua hari raya agama,” imbuhnya.

Pertemuan kedua pemimpin tidak hanya membahas hubungan bilateral dan kerja sama strategis sejumlah bidang, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai saling menghormati dan toleransi yang menjadi fondasi penting dalam hubungan antarnegara.

Momen tersebut menjadi simbol kuat persahabatan Indonesia dan Rusia, sekaligus menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang agama tidak menjadi penghalang, melainkan jembatan untuk mempererat hubungan dan saling pengertian di tengah dinamika global.

 

Sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/seskab-teddy-presiden-putin-apresiasi-ucapan-paskah-presiden-prabowo-simbol-toleransi-dan-persahabatan-antarbangsa/

Baca Terusannya »»  

Di Tengah Ketidakpastian Global, Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Arah Baru Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia


 

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026. Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan kerja sama strategis Indonesia–Rusia di tengah dinamika geopolitik global yang berkembang pesat.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya hubungan bilateral yang makin intensif dalam beberapa bulan terakhir. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa komunikasi antara kedua negara menunjukkan perkembangan yang produktif dan saling menguntungkan.

“Saya sudah jumpa dengan banyak delegasi dari Rusia di Jakarta, dan juga di Moskow baru saja saya ketemu beberapa pejabat dari Rusia, dan beberapa perusahaan dari Rusia. Saya sangat berterima kasih karena perbicaraannya sangat produktif,” ucap Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Rusia terhadap berbagai kepentingan strategis Indonesia, termasuk dalam proses aksesi Indonesia ke kelompok ekonomi global BRICS. Menurut Presiden Prabowo, dukungan tersebut menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional.

“Dalam beberapa hal yang sangat penting bagi Indonesia, Presiden Putin mendukung dan memberi dukungan kepada keperluan-keperluan Indonesia,” lanjut Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa sejumlah kesepakatan kerja sama yang telah dibahas sebelumnya kini menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai sektor. “Hampir semua bidang yang kita sepakati beberapa bulan yang lalu mengalami kemajuan yang pesat. Ada satu-dua yang perlu kita percepat, saya akan segera menangani sendiri,” tegasnya.

Selain membahas kerja sama bilateral, Presiden Prabowo menekankan pentingnya konsultasi strategis dengan Rusia dalam menghadapi perubahan geopolitik global yang berlangsung cepat. Indonesia memandang Rusia sebagai mitra penting yang memiliki peran konstruktif dalam menjaga stabilitas di tengah ketidakpastian dunia.

“Saya juga datang untuk konsultasi, karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat cepat. Kami memandang bahwa Rusia telah berperan sangat positif dalam menghadapi kondisi geopolitik yang penuh ketidakpastian ini,” ucap Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo turut menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mempererat kerja sama dengan Rusia, terutama di sektor ekonomi dan energi sebagai pilar utama hubungan kedua negara ke depan. Presiden Prabowo menyatakan bahwa sinergi yang makin kuat di bidang tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.

“Kalau bisa kita terus mempererat kerja sama, terutama di bidang ekonomi dan energi,” tuturnya.

Pertemuan di Kremlin ini menegaskan arah baru kemitraan Indonesia–Rusia yang lebih strategis, konkret, dan relevan dalam menjawab tantangan global masa kini.

 

 

Sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/di-tengah-ketidakpastian-global-presiden-prabowo-dan-presiden-putin-perkuat-arah-baru-kemitraan-strategis-indonesia-rusia/

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan


 

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendapat sambutan hangat dari Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, saat melakukan pertemuan di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026. Dalam pengantarnya, Presiden Putin menegaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan strategis kedua negara di tengah dinamika global saat ini.

“Kami lihat bahwa kunjungan Yang Mulia memiliki makna yang sangat besar dan sangat penting, terutama di situasi dan perkembangan sekarang di dunia, juga dari segi peningkatan kerja sama bilateral terutama di bidang ekonomi,” ucap Presiden Putin.

Presiden Putin menyampaikan bahwa hubungan antara Indonesia dan Rusia terus berkembang secara konsisten dan memiliki substansi yang makin kuat. Apalagi setelah disepakatinya deklarasi kemitraan strategis antara Indonesia dan Rusia pada tahun 2025 lalu.

“Saya sangat senang bahwa kita melaksanakan langkah-langkah yang memberikan makna dan isi yang cukup besar antara hubungan kedua negara kita,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden Putin menyoroti perkembangan kerja sama ekonomi dan perdagangan yang menjadi salah satu pilar utama hubungan bilateral kedua negara. Menurutnya, nilai perdagangan antara Indonesia dan Rusia mengalami peningkatan signifikan mencapai angka 12 persen.

“Pada awal tahun ini, kita menyaksikan sedikit perlambatan dalam perdagangan bilateral, tetapi kami punya berbagai cara untuk meningkatkannya. Kami memberikan makna besar kepada komisi bersama antarpemerintah, dan kami berharap bahwa dalam pertemuan hari ini, Yang Mulia, kita akan sempat mencari berbagai solusi untuk tetap meningkatkan kemitraan antara kedua negara kita,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Putin menegaskan bahwa kedua negara terus memprioritaskan penguatan kerja sama di sejumlah sektor strategis yang dinilai memiliki peran kunci dalam hubungan bilateral. Ia menyebut bahwa berbagai peluang pengembangan kerja sama telah secara intensif dibahas oleh kedua pihak.

“Antara lain, kita bicara mengenai kerja sama di bidang energi, di bidang antariksa, juga di bidang pertanian, di bidang penghasil industri, serta di bidang farmasi. Kami memberikan makna besar untuk mengembangkan kerja sama di bidang humaniter, antara lain di bidang pendidikan,” kata Presiden Putin.

Selain itu, Presiden Putin turut menyoroti eratnya koordinasi antara Kementerian Luar Negeri kedua negara dalam berbagai forum internasional. Menutup pengantarnya, Presiden Putin menilai keanggotaan Indonesia dalam kelompok BRICS membuka peluang baru yang semakin luas bagi kolaborasi strategis, termasuk dengan kawasan Uni Ekonomi Eurasia.

“Indonesia sudah menjadi anggota BRICS, hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama kita. Hal sama kita bisa bicara mengenai kerja sama dengan Uni Ekonomi Eurasia,” tandasnya.

Pertemuan ini menegaskan komitmen kuat Indonesia dan Rusia untuk melangkah lebih jauh yang tidak hanya sebagai mitra bilateral, tetapi sebagai kekuatan kolaboratif dalam mendorong stabilitas dan kemajuan global.

 

Sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-dan-presiden-putin-perkuat-kerja-sama-energi-antariksa-hingga-pendidikan/

 

 

Baca Terusannya »»  

Hangat dan Penuh Keakraban di Kremlin, Presiden Prabowo dan Presiden Putin Pererat Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia


 

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin pada Senin, 13 April 2026. Pertemuan kedua pemimpin berlangsung di ruang kerja di Istana dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Dalam pengantarnya saat pertemuan, Presiden Putin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Prabowo ke Moskow. “Pertama-tama izinkanlah menyampaikan terima kasih banyak paling tulus atas Yang Mulia sempat menerima undangan kami dan berkunjung ke Moskow,” ucap Presiden Putin.

Senada, Presiden Prabowo turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan di tengah padatnya agenda dari Presiden Putin.

“Di tengah kesibukan Yang Mulia, Yang Mulia bisa terima saya. Saya sangat terima kasih,” ucap Presiden Prabowo.

Pada pertemuan tersebut, kedua Kepala Negara membahas berbagai isu strategis serta peluang peningkatan kerja sama bilateral di berbagai bidang. Usai pertemuan, agenda dilanjutkan dengan pertemuan terbatas dengan format tête-à-tête yang dikemas dalam jamuan santap siang di Blue Hall, Istana Kremlin.

Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Rusia telah terjalin selama 76 tahun sejak dibuka secara resmi pada tahun 1950. Selama lebih dari tujuh dekade, kedua negara terus memelihara hubungan yang dilandasi prinsip saling menghormati dan kepentingan bersama.

Bagi Indonesia, Rusia merupakan mitra penting dan strategis yang memiliki arti signifikan baik secara geopolitik maupun geoekonomi. Sementara itu, Indonesia merupakan salah satu mitra utama Rusia di kawasan Asia Pasifik, khususnya di lingkup ASEAN.

Pertemuan di Kremlin ini tidak hanya mempererat hubungan bilateral, tetapi juga menegaskan peran aktif Indonesia dan Rusia dalam menjaga stabilitas serta mendorong kemakmuran kawasan dan dunia.

 

Sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/hangat-dan-penuh-keakraban-di-kremlin-presiden-prabowo-dan-presiden-putin-pererat-kemitraan-strategis-indonesia-rusia/

Baca Terusannya »»  

Kemenhaj Perkuat Layanan Haji Ramah Lansia dan Disabilitas, Dirjen Bina PHU: Harus Aman, Manusiawi, dan Aksesibel


 

Jakarta (Kemenhaj) — Kementerian Haji dan Umrah terus memperkuat kebijakan dan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji yang ramah bagi jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya pada musim haji 1447 H/2026 M.

Penguatan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi bersama Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Senin (13/4/2026), sebagai bagian dari upaya transformasi pelayanan haji nasional menuju sistem yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo menegaskan bahwa pelayanan haji tidak hanya berfokus pada aspek operasional, tetapi juga harus menjamin kualitas pelayanan yang menghormati martabat setiap jemaah.

“Penyelenggaraan ibadah haji adalah layanan publik strategis yang harus memastikan seluruh jemaah mendapatkan akses yang setara, termasuk lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan. Karena itu, layanan kita harus aman, manusiawi, dan aksesibel,” ujar Puji.

Menurutnya, pemerintah berkomitmen menghadirkan pelayanan haji yang inklusif melalui penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas petugas, serta penyediaan fasilitas yang lebih ramah bagi jemaah berkebutuhan khusus.

Data penyelenggaraan haji menunjukkan bahwa proporsi jemaah lansia dan jemaah dengan keterbatasan fisik terus meningkat setiap tahun. Pada musim haji sebelumnya, tercatat lebih dari 44 ribu jemaah lansia serta ratusan jemaah disabilitas yang membutuhkan layanan khusus.

Kondisi ini, kata Puji, menuntut kesiapan layanan yang lebih komprehensif dan berbasis kebutuhan.

“Kita tidak bisa lagi melihat pelayanan haji secara umum. Harus ada pendekatan spesifik berbasis kebutuhan jemaah, terutama bagi lansia dan disabilitas yang memerlukan pendampingan lebih intensif,” jelasnya.

Lebih lanjut demi menjawab tantangan tersebut, Kemenhaj telah menyiapkan sejumlah strategi penguatan layanan haji 2026, di antaranya:

  • Integrasi data kesehatan, istitha’ah, serta kondisi lansia dan disabilitas sejak tahap awal verifikasi
  • Penguatan pelatihan petugas haji terkait pelayanan jemaah berkebutuhan khusus
  • Penyediaan fasilitas mobilitas seperti kursi roda dan jalur prioritas
  • Penguatan sistem pendataan dan monitoring kondisi jemaah
  • Koordinasi dengan otoritas Arab Saudi untuk mendukung fasilitas aksesibilitas

Selain itu, pelayanan di lapangan dilakukan secara menyeluruh mulai dari kedatangan, akomodasi, mobilitas ibadah, hingga pemulangan, termasuk pendampingan intensif bagi jemaah lansia dan disabilitas.

Puji menegaskan bahwa pelayanan haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan merupakan bagian dari transformasi besar penyelenggaraan haji Indonesia.

“Haji bukan hanya soal perjalanan ibadah, tetapi juga pelayanan publik yang harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Kita ingin memastikan setiap jemaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan bermartabat,” tegasnya.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas kementerian dan pemangku kepentingan akan terus diperkuat untuk memastikan standar pelayanan yang semakin adaptif dan inklusif.

Kemenhaj menargetkan penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M menjadi momentum penting dalam mewujudkan sistem pelayanan haji Indonesia yang lebih inklusif, responsif, dan berkeadilan.

Seluruh jemaah, tanpa terkecuali, dipastikan mendapatkan hak pelayanan yang sama dalam menjalankan ibadah haji.

 

Sumber :  https://haji.go.id/berita/kemenhaj-perkuat-layanan-haji-ramah-lansia-dan-disabilitas-dirjen-bina-phu-harus-aman-manusiawi-dan-aksesibel-1776073648521

Baca Terusannya »»  

Tekan “Open Dumping”, Jateng Miliki Tiga Aglomerasi Pengolahan Sampah


 

JAKARTA — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama tujuh bupati dan wali kota di Pekalongan Raya dan Tegal Raya, membuktikan komitmennya dalam upaya mewujudkan pengolahan sampah berbasis regional atau aglomerasi.

Upaya yang dilakukan sejalan dengan upaya pemerintah pusat, untuk mengurangi praktik open dumping (pembuangan sampah di tanah terbuka) di daerah.

Komitmen itu ditunjukkan dengan dengan penandatanganan kesepahaman dan kesepakatan bersama dengan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Kuningan, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Selain Gubernur Ahmad Luthfi dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jateng Widi Hartanto, penandatanganan nota kesepahaman dan kesepakatan tersebut juga ditandatangani tujuh kepala daerah dan kepala dinas di aglomerasi Pekalongan Raya dan Tegal Raya. Di antaranya, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Plt Bupati Pekalongan Sukirman, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Bupati Batang M Faiz Kurniawan, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, dan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.

Sebagai informasi, aglomerasi Pekalongan Raya terdiri atas Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, dan Batang. Tempat pengolahan sampahnya akan ditempatkan di Kota Pekalongan.

Sedangkan aglomerasi Tegal Raya meliputi Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Brebes. Tempat pengolahan sampah ada di Kabupaten Tegal.

Dua aglomerasi tersebut menambah jumlah penyelenggaraan aglomerasi pengolahan sampah di Provinsi Jawa Tengah menjadi tiga aglomerasi. Sebelumnya sudah ada aglomerasi pengolahan sampah Semarang Raya.

“Pengelolaan ini harapannya berkontribusi langsung dalam pengurangan sampah nasional sebesar 3.000 ton per hari,” kata Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, seusai acara.

Dengan angka itu, diharapkan juga mengurangi sampah di Provinsi Jawa Tengah yang totalnya 17.300 ton per hari.

Kementerian Lingkungan Hidup juga mengapresiasi keseriusan Gubernur Ahmad Luthfi dalam penanganan masalah sampah di wilayahnya. Hanif membeberkan, penanganan sampah di Jawa Tengah tercatat sudah 30 persen. Artinya sudah di atas rata-rata nasional yang baru 26 persen.

“Terima kasih atas antusiasme dan kerja keras Gubernur, yang cukup cepat mengatasi dinamika yang terjadi di Jawa Tengah. Apalagi didukung Kepala Dinas yang paling trengginas di Indonesia,” ungkap Hanif.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap, setelah penandatanganan itu, segera ada eksekusi pelaksanaan pengelolaan sampah di dua wilayah aglomerasi itu.

“Selain pengelolaan sampah secara aglomerasi, Pemprov Jateng yang mulai mengembangkan refuse derived fuel (RDF) di sejumlah daerah, di antaranya di Magelang, Banyumas, Cilacap dan lain sebagainya,” jelas Luthfi.

Pihaknya, juga sudah menyusun langkah strategis, dimulai dengan membentuk Satgas Sampah hingga tingkat desa/kelurahan. Kemudian memantapkan roadmap pengelolaan sampah, untuk mendukung program zero sampah 2029.

Upaya lain yang dilakukan adalah pengurangan sampah dari hulu berbasis kearifan lokal, penanganan sampah di hilir berbasis teknologi ramah lingkungan, menerbitkan SE Gubernur tentang Akselerasi Pengelolaan Sampah, memfasilitasi transformasi TPA menjadi TPST berbasis teknologi ramah lingkungan, dan mencanangkan Gerakan Jawa Tengah ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

“Tidak kalah pentingnya adalah bagaimana memilah dan memilih sampah. Artinya, di tingkat hulu dan hilir harus bekerja sama, sehingga ini akan tuntas secara bersama-sama,” tandas Luthfi. 

 

 

Sumber ;  https://jatengprov.go.id/publik/tekan-open-dumping-jateng-miliki-tiga-aglomerasi-pengolahan-sampah/

Baca Terusannya »»  

Menag Kedatangan Dubes Palestina, Bicara Persaudaraan Dua Negara


 

Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, menerima audiensi Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, di ruang kerjanya, Kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (13/4/2026). Pertemuan ini tidak hanya menjadi simbol diplomasi antar negara, tetapi juga mempertegas ikatan persaudaraan yang mendalam antara kedua bangsa.

Dubes Al-Sattari menyampaikan apresiasi atas dukungan yang konsisten dari pemerintah dan rakyat Indonesia terhadap Palestina. Ia menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Palestina telah melampaui batas-batas formal diplomasi.

"Terima kasih Menteri Agama untuk pertemuan hari ini. Hubungan kita bukan secara diplomatik semata, hubungan kita sudah seperti saudara, bahkan melebihi saudara," ujar Dubes Al-Sattari.

Menteri Agama Nasaruddin Umar memaparkan visinya mengenai pengelolaan dana umat yang sangat besar di Indonesia sebagai instrumen kesejahteraan dan kemanusiaan. Menag menekankan bahwa jika dikelola dengan profesional dan holistik, dana umat dapat menjadi kekuatan besar untuk membantu sesama.

Menag mencontohkan ekosistem perputaran dana umat di Masjid Istiqlal. Menurutnya, partisipasi umat sangat besar. "Potensi dana umat kita sangat luar biasa. Ini adalah modal sosial sekaligus spiritual yang kuat," papar Menag.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus memperkuat kolaborasi, tidak hanya dalam bentuk dukungan moral, tetapi juga melalui aksi-aksi kemanusiaan yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/menag-kedatangan-dubes-palestina-bicara-persaudaraan-dua-negara-gVQWx

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Tiba di Moskow, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia di Tengah Dinamika Global


 

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Bandara Vnukovo-2 di Moskow, Federasi Rusia, pada Senin, 13 April 2026, pukul 07.45 waktu setempat (WS), guna melakukan kunjungan kerja. Ketibaan Kepala Negara menandai komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan bilateral, serta meningkatkan kerja sama strategis dengan Rusia.

Di bawah tangga pesawat, ketibaan Presiden disambut oleh Deputy Foreign Minister Rusia Andrey Rudenko, Director of State Protocol Department Rusia Igor Bogdashev, Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia Jose Tavares, dan Atase Pertahanan RI di Moskow Marsma TNI Budi Susilo.

Selama berada di Moskow, Kepala Negara diagendakan untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk mempererat kemitraan kedua negara, utamanya di bidang energi dan sektor-sektor prioritas lainnya.

Kunjungan ini juga mencerminkan langkah aktif diplomasi Indonesia dalam membangun kemitraan yang saling menguntungkan dengan negara-negara sahabat. Pemerintah Indonesia memandang Rusia sebagai mitra penting dalam mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi global.

Sebelumnya, Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Minggu, 12 April 2025, pukul 23.10 WIB. Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Rusia yakni Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Langkah diplomasi ini menegaskan komitmen Indonesia untuk terus aktif, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan nasional di panggung global.

 

 Sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-tiba-di-moskow-perkuat-kemitraan-strategis-indonesia-rusia-di-tengah-dinamika-global/

 

Baca Terusannya »»  

Bank Indonesia Terus Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah di Tengah Volatilitas Global


Bank Indonesia terus mengoptimalkan bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Eskalasi konflik di Timur Tengah turut mendorong tekanan pada pasar keuangan, pergerakan harga komoditas, dan perdagangan internasional. Kondisi tersebut dinilai sebagai situasi yang tidak biasa, sehingga memerlukan penguatan respons kebijakan yang konsisten, pre-emptive, dan terukur guna menjaga ketahanan ekonomi domestik. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, saat menyampaikan keynote speech pada seminar bertajuk “Ketahanan Ekonomi Indonesia dalam Menghadapi Volatilitas Nilai Tukar Global", di Jakarta (13/4).

Destry menegaskan bahwa dinamika global mendorong meningkatnya tekanan di pasar keuangan dan nilai tukar. Di tengah kondisi ini, Bank Indonesia mengoptimalkan seluruh instrumen moneter yang dimiliki secara terukur, kontinyu, dan timely dengan memperkuat intervensi di pasar off-shore melalui Non-Deliverable Forward (NDF) serta intervensi di pasar domestik melalui pasar spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Bauran kebijakan tersebut didukung oleh kecukupan cadangan devisa Indonesia. Posisi cadangan devisa pada akhir Maret 2026 tercatat sebesar USD148,3 miliar, setara dengan pembiayaan 5,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, sehingga memberikan ruang yang memadai bagi Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah serta ketahanan sektor eksternal.

Sejalan dengan langkah tersebut, Chief Economist BCA, David Sumual, menyampaikan bahwa stabilitas Rupiah tidak hanya dilihat dari level nilai tukar, tetapi juga dari stabilitas volatilitasnya. “Bagi pasar, yang menjadi perhatian utama bukan hanya level nilai tukar, tetapi juga stabilitas volatilitasnya. Stabilitas tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga keyakinan investor dan pelaku usaha," ujar David. Sebagai bagian dari penguatan stabilitas, Bank Indonesia juga memperkuat tata kelola dalam transaksi valas domestik dengan mewajibkan transaksi valas di atas USD50 ribu untuk disertai dengan dokumen underlying yang lengkap. Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan transaksi yang dilakukan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi.

Sejalan dengan langkah stabilisasi Bank Indonesia, Direktur Strategi Stabilisasi Ekonomi Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) Kementerian Keuangan Noor Faisal Achmad, menegaskan bahwa Pemerintah terus menjaga kepercayaan pasar melalui pengelolaan APBN yang prudent dan terukur. Sementara itu, Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, menekankan pentingnya stabilitas nilai tukar untuk meredam risiko inflasi dari potensi kenaikan harga energi dan pangan, serta mengapresiasi langkah stabilisasi Bank Indonesia yang dilakukan secara terukur dan sinergi dengan Pemerintah.

Bank Indonesia juga memastikan kecukupan likuiditas Rupiah tetap terjaga untuk mendukung kegiatan ekonomi. Pertumbuhan uang primer (M0) tetap tinggi sebagai indikasi kebijakan ekspansi likuiditas tetap berlangsung. Kebijakan tersebut didukung melalui penguatan operasi moneter yang ekspansif.

Dalam menjaga stabilitas pasar keuangan, Bank Indonesia memperkuat koordinasi dengan pemerintah, termasuk melalui langkah pembelian Surat Berharga Negara (SBN) saat dibutuhkan serta penjualan SBN pada waktu yang tepat sesuai kondisi pasar. Daya tarik instrumen domestik juga tetap dipertahankan agar aliran modal masuk tetap terjaga.

Guna mengurangi ketergantungan terhadap Dolar AS dalam transaksi bilateral, Bank Indonesia terus memperluas implementasi Local Currency Transaction (LCT) dengan berbagai negara mitra. Destry menyampaikan bahwa nilai transaksi LCT pada akhir 2025 mencapai USD25,72 miliar atau meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2024.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia, Erwin Gunawan Hutapea, menegaskan bahwa Bank Indonesia memastikan mekanisme pasar berjalan efektif, serta menjaga ketersediaan likuiditas untuk mendukung kegiatan ekonomi. Strategi operasi moneter terus diperkuat, termasuk melalui lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dengan kalibrasi imbal hasil secara bertahap agar tetap kompetitif dan menarik bagi investor.

Bank Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, memperkuat daya tarik aset domestik, serta memastikan kecukupan likuiditas guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Koordinasi dengan Pemerintah dan komunikasi kebijakan dengan mitra kerja juga menjadi langkah penting yang akan terus dijalankan untuk menjaga ekspektasi serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional.


 Sumber : https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_287526.aspx

Baca Terusannya »»  

Mensos Gus Ipul Ingatkan Pemda Sekolah Rakyat Tak Membuka Pendaftaran Siswa


 

Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran, melainkan menggunakan mekanisme penjangkauan langsung berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan program tepat sasaran bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul saat menerima audiensi Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian dan Bupati Ogan Komering Ulu Teddy Meilwansyah di ruang rapat Menteri Sosial, Gedung Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). 

“Tidak ada pembukaan pendaftaran, ingat semua harus paham ini. Data (calon siswa) dijangkau lewat desil 1 dan desil 2 (DTSEN) di daerah tersebut, verifikasi lapangan oleh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), BPS, dan Pemerintah Daerah (Pemda). Jadi Sekolah Rakyat tidak ada pendaftaran, yang ada adalah penjangkauan,” kata Gus Ipul. 

Hasil verifikasi kemudian harus mendapat persetujuan orang tua calon siswa dan kepala daerah sebelum ditetapkan secara resmi oleh Kemensos. Gus Ipul menekankan, ketepatan proses di tingkat daerah menjadi kunci keberhasilan program. 

“Kalau Bupati salah, kita salah. Bupati benar, kita benar. Tapi dari awal prosesnya kita ikut mengawal,” jelas Gus Ipul.   

Selain itu, Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi terpadu pengentasan kemiskinan. Program ini tidak hanya menyasar anak, tetapi juga memperkuat kondisi sosial dan ekonomi keluarga.

Ia menjelaskan, anak yang bersekolah akan diikuti dengan pemberdayaan orang tua, termasuk perbaikan rumah, akses Koperasi Desa Merah Putih, serta jaminan kesehatan melalui skema PBI JKN. Dengan pendekatan tersebut, keluarga diharapkan dapat meningkat taraf hidupnya dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial (Bansos).

“Jadi nanti anaknya lulus Sekolah Rakyat, orang tuanya naik kelas dan (mandiri) tidak terima bansos lagi,” kata Gus Ipul. 

Ia menambahkan, lulusan Sekolah Rakyat diarahkan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi atau menjadi tenaga kerja terampil sesuai potensi masing-masing. “Tidak boleh menganggur. Kalau menganggur, gagal Sekolah Rakyat,” katanya.

Saat ini, pembangunan Sekolah Rakyat permanen telah berjalan di lebih dari 100 titik di berbagai daerah. Program ini menyasar sekitar 4 juta anak di Indonesia yang belum sekolah, tidak sekolah, atau putus sekolah, termasuk di Kabupaten Pesawaran dan Ogan Komering Ulu.

Dalam implementasinya, Sekolah Rakyat juga tidak menggunakan tes akademik. Seleksi dilakukan melalui tes kesehatan dan pemetaan bakat (talent mapping) untuk mengidentifikasi potensi siswa sejak dini, termasuk kecenderungan di bidang sosial, sains dan teknologi, maupun bahasa.

Fasilitas yang disediakan meliputi asrama, makan bergizi gratis, perlengkapan sekolah, serta dukungan pembelajaran digital. Setiap siswa dan guru difasilitasi perangkat laptop, dengan ruang kelas yang dilengkapi papan tulis digital (smartboard).

“Ini bukan sekolah biasa tapi bagian dari pengentasan kemiskinan,” pungkasnya. 

Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian menyambut positif program Sekolah Rakyat. Ia berharap daerahnya dapat menjadi prioritas pelaksanaan program tersebut, mengingat masih banyak anak dari keluarga prasejahtera yang belum memperoleh akses pendidikan berkualitas. 

“Yang pasti Bapak Mensos, untuk lahan pembangunan (Sekolah Rakyat), Insya Allah kami sudah siap. Proposalnya sudah kami kirim,” kata Nanda.

Senada, Bupati Ogan Komering Ulu Teddy Meilwansyah menyatakan kesiapan Pemda untuk menggunakan APBD demi mendukung pembangunan Sekolah Rakyat sesuai standar Kementerian PU. 

“Kalau perlu pemerataan tanah (untuk pembangunan Sekolah Rakyat), kami siap menggunakan dana kami sendiri supaya nanti bisa memenuhi standar dari Satker KemenPU. Kami juga mohon dukungan Pak Menteri mudah-mudahan Oktober bisa berjalan dan anak-anak kami yang dari OKU bisa tertampung karena animo tinggi,” kata Teddy. 

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Perencanaan dan Evaluasi Kebijakan Strategis Andy Kurniawan, Kepala Biro Umum Kemensos Salahuddin Yahya, serta Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos Joko Widiarto.

Dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran hadir Kepala Bappeda Adhytia Hidayat dan Kepala Dinas Sosial M. Zuriadi. Sementara dari Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu hadir Asisten III Bidang Administrasi Umum Romson Fitri dan Kepala Dinas Sosial Iwarman.

 

Sumber :  https://kemensos.go.id/berita-terkini/menteri-sosial-1/Gus-Ipul-Ingatkan-Pemda-Sekolah-Rakyat-Tak-Membuka-Pendaftaran-Siswa

Baca Terusannya »»  

Bangun Kesadaran Pelestarian Lingkungan, Menag Tekankan Urgensi Pendekatan Keagamaan


 

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan peran strategis pendekatan keagamaan dalam membangun kesadaraan kolektif terkait pelestarian lingkungan. Sejalan dengan itu, Kementerian Agama terus melakukan penguatan kesadaran ekologis baik melalui pendidikan agama dan keagamaan maupun bimbingan kemasyarakatan.

Hal ini disampaikan Menag saat menerima audiensi Yayasan Alam Melayu Sriwijaya (MALAYA), sebuah lembaga yang bergerak di bidang kebudayaan, kemelayuan, keislaman, pendidikan, dan lingkungan hidup. Audiensi tersebut membahas rencana penyelenggaraan seminar nasional bertema keislaman, spiritualitas, dan lingkungan (ekoteologi) yang akan digelar di Palembang bekerja sama dengan UIN Raden Fatah Palembang.

Menag menyambut positif inisiatif MALAYA yang dinilai sejalan dengan arah kebijakan Kemenag dalam memperkuat kesadaran ekologis berbasis nilai agama. Menurutnya, pendekatan keagamaan memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Palembang mayoritas entitasnya adalah Melayu. Saya rasa ini sangat cocok dengan program ekoteologi yang sedang kita gencarkan,” ujarnya di Jakarta, Senin (13/04/2026).

Ia menambahkan bahwa gerakan berbasis kultural dan keagamaan seperti ini memiliki potensi besar dalam menanamkan kesadaran ekologis yang lebih membumi dan berkelanjutan.

Menag juga menekankan pentingnya mendorong transformasi pemahaman keagamaan dari sekadar aspek ritual menuju praktik yang berdampak nyata bagi kehidupan, termasuk dalam menjaga keseimbangan alam. Menurutnya, nilai keimanan tidak hanya berhenti pada dimensi spiritual personal, tetapi harus hadir dalam bentuk tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan.

“Saya mendukung dan menyukai perubahan seperti ini. Kegiatannya mandiri dan berdampak besar bagi lingkungan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menag menilai bahwa penguatan ekoteologi dapat menjadi pintu masuk dalam membangun kesadaran baru bahwa krisis lingkungan bukan semata persoalan teknis, melainkan juga persoalan moral dan spiritual. Karena itu, keterlibatan institusi keagamaan, akademik, dan masyarakat sipil menjadi kunci dalam memperluas jangkauan gerakan ini.

Rencana seminar nasional yang diinisiasi MALAYA diharapkan tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga melahirkan gagasan dan langkah konkret dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan upaya pelestarian lingkungan. Kolaborasi ini sekaligus mempertegas pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjawab tantangan ekologis yang semakin kompleks.

Dengan menjadikan ekoteologi sebagai agenda prioritas, Kemenag menegaskan peran strategis agama dalam merespons isu-isu kontemporer, termasuk krisis lingkungan. Melalui pendekatan ini, nilai keimanan diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga menghadirkan tanggung jawab etis dalam menjaga bumi sebagai amanah bersama.

 

Sumber :  https://kemenag.go.id/nasional/bangun-kesadaran-pelestarian-lingkungan-menag-tekankan-urgensi-pendekatan-keagamaan-AKLV0


Baca Terusannya »»  

Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Hadiri Pembukaan Mini Expo Bank Jateng


 

PATI, 13 April 2026 — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Mini Expo Bank Jateng yang digelar di halaman Bank Jateng Kabupaten Pati, Senin (13/4). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-63 Bank Jateng.

Mini expo tersebut menghadirkan berbagai layanan dan penawaran menarik bagi masyarakat. 

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai layanan tambahan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk layanan otomotif.

“Tadi juga ada kepemilikan sepeda motor, dan yang luar biasa adalah selama lima hari ada servis gratis untuk motor tertentu di halaman BPD Jateng,” tambahnya.

 

Sumber :  https://diskominfo.patikab.go.id/frontpanel/berita/detail/b1RrMGVaN2RsZC90NmFqYiswczZGdz09

Baca Terusannya »»  

Minggu, 12 April 2026

Seskab Teddy: Bertolak ke Rusia, Presiden Prabowo akan Bertemu Presiden Vladimir Putin

 



Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Federasi Rusia, pada Minggu malam, 12 April 2026. Kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo bertolak menuju Moskow untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. “Jelang tengah malam di hari Minggu ini, 12 April 2026, Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Rusia,” ujar Seskab.

Perjalanan menuju Moskow ditempuh selama kurang lebih 12 jam penerbangan non-stop menggunakan maskapai nasional Garuda Indonesia, dengan perkiraan tiba pada Senin pagi waktu setempat. “Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Vladimir Putin di siang harinya,” jelas Seskab Teddy.

Menurut Seskab Teddy, pertemuan antara kedua pemimpin memiliki arti penting di tengah perubahan lanskap global yang dinamis. “Di tengah dinamika global yang terus berubah, pertemuan ini menjadi sangat krusial,” ungkapnya.

Dalam agenda pertemuan tersebut, Seskab Teddy menyampaikan bahwa kedua pemimpin akan membahas sejumlah isu strategis, termasuk penguatan ketahanan energi nasional melalui kelanjutan kerja sama dengan pemerintah Rusia.

“Melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Rusia dan memastikan pasokan energi nasional yang stabil, termasuk ketersediaan minyak,” ujar Seskab Teddy.

Selain itu, menurut Seskab Teddy, kedua kepala negara juga akan bertukar pandangan terkait perkembangan geopolitik dunia. “Menyuarakan posisi strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global,” pungkas Seskab Teddy.

Untuk diketahui, sebelumnya Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 23.10 WIB. Keberangkatan Presiden Prabowo dilepas langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan ini antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

 

 

Sumber ; https://presidenri.go.id/siaran-pers/seskab-teddy-bertolak-ke-rusia-presiden-prabowo-akan-bertemu-presiden-vladimir-putin/ 

Baca Terusannya »»  

Wapres RI Gibran Rakabuming Lepas Keberangkatan Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia

 


Menjelang tengah malam, Minggu (12/04/2026), Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melepas keberangkatan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Moskow, Federasi Rusia. Kunjungan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama strategis di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Menurut keterangan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, penerbangan menuju Moskow ditempuh dalam waktu kurang lebih 12 jam dan diperkirakan tiba pada Senin pagi waktu setempat.

“Presiden Prabowo dijadwalkan langsung melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Vladimir Putin di siang harinya,” ungkap Seskab.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menyampaikan bahwa pertemuan kedua kepala negara memiliki arti penting di tengah perubahan lanskap global yang dinamis.

“Di tengah dinamika global yang terus berubah, pertemuan ini menjadi sangat krusial,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, sambung Seskab, kedua pemimpin akan membahas sejumlah isu strategis, termasuk penguatan ketahanan energi nasional melalui kelanjutan kerja sama dengan pemerintah Rusia.

“Melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Rusia dan memastikan pasokan energi nasional yang stabil, termasuk ketersediaan minyak,” ujarnya.

Di samping itu, tutur Seskab, kedua kepala negara juga akan bertukar pandangan mengenai perkembangan geopolitik dunia.

“Menyuarakan posisi strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global,” pungkas Seskab.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan ini, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Seskab Teddy Indra Wijaya.

Selain Wapres, tampak melepas keberangkatan Presiden, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra.

 

 

Sumber : https://www.wapresri.go.id/wapres-lepas-keberangkatan-kunjungan-presiden-prabowo-ke-rusia/ 

Baca Terusannya »»  

Perkuat Promosi di Pasar Makau, Paviliun Wonderful Indonesia Hadir di MITE 2026


 

Makau, 12 April 2026 -  Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali memperkuat eksistensi brand Wonderful Indonesia di pasar Asia Timur dengan berpartisipasi dalam ajang Macao International Travel (Industry) Expo (MITE) 2026.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya di Makau, Minggu (12/4), menyampaikan bahwa kehadiran Indonesia di MITE 2026 merupakan wujud komitmen untuk menggaungkan pariwisata berkelanjutan di tingkat global.

“Partisipasi ini bertujuan memperkuat awareness terhadap pariwisata Indonesia yang kini bertransformasi menuju pariwisata berkelanjutan,” kata Ni Made Ayu.

Ia menegaskan, keikutsertaan ini menjadi langkah strategis untuk mempromosikan wajah baru pariwisata Indonesia yang berfokus pada kualitas dan keberlanjutan.

Paviliun Wonderful Indonesia di MITE 2026 mencerminkan sinergi antara Kemenpar, KJRI Hong Kong merangkap Makau, serta maskapai nasional Garuda Indonesia untuk wilayah Tiongkok, Hong Kong, dan Greater China.

Berlokasi di The Venetian Macao – Cotai Expo, Hall ABC booth C36 pada 10–12 April 2026, paviliun ini menampilkan Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) serta Destinasi Pariwisata Regeneratif (DPR). 

Selama tiga hari penyelenggaraan, paviliun memfasilitasi pertemuan Business-to-Business (B2B) melalui sistem Pre-scheduled Appointment (PSA) serta aktivitas Business-to-Consumer (B2C) guna mendorong transaksi paket wisata secara langsung.

Fokus promosi mencakup Jakarta, Bali, Bintan, Yogyakarta–Borobudur, Jawa Timur, dan Labuan Bajo, dengan penekanan pada wisata minat khusus seperti gastronomi, wellness, bahari, serta cultural immersion berbasis wastra.

Sepanjang pameran, paviliun Indonesia mencatat 109 permintaan penjajakan dari potential buyers. 

Selain negosiasi bisnis, Paviliun Wonderful Indonesia juga menyediakan layanan informasi serta distribusi materi promosi guna memastikan penyampaian informasi destinasi unggulan Indonesia secara komprehensif kepada calon wisatawan.

“Melalui Paviliun Wonderful Indonesia, kami memperluas jejaring kemitraan bagi masyarakat Makau, wisatawan internasional, maupun diaspora Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia menghadirkan pariwisata yang berkelanjutan dan regeneratif. Kami mengundang dunia untuk melihat Indonesia melampaui sekadar keindahan alam, #GoBeyondOrdinary,” kata Ni Made Ayu.

Ia menambahkan, konektivitas menjadi faktor kunci dalam mengakselerasi kunjungan wisatawan dari pasar Asia Timur, khususnya Makau. Akses perjalanan saat ini didukung maskapai nasional maupun internasional melalui Hong Kong, termasuk Garuda Indonesia sebagai mitra strategis.

“Kemenpar berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan maskapai nasional untuk menambah frekuensi dan memperluas jaringan penerbangan langsung ke depan,” ujarnya.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II Kemenpar Yulia menyampaikan pasar Makau menunjukkan tren pertumbuhan positif. Peningkatan aksesibilitas penerbangan diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan tersebut.

Pada 2024 tercatat 1.573 kunjungan wisatawan dari Makau ke Indonesia, meningkat 54,48 persen menjadi 2.430 kunjungan pada 2025.

“Melalui MITE 2026 dan dukungan konektivitas yang terus diperkuat, kami optimistis tren ini akan berlanjut seiring meningkatnya minat wisatawan terhadap produk wisata minat khusus seperti wellness dan bahari di Indonesia,” kata Yulia.

 

Sumber :  https://kemenpar.go.id/berita/siaran-pers-perkuat-promosi-di-pasar-makau-paviliun-wonderful-indonesia-hadir-di-mite-2026

Baca Terusannya »»  

Apresiasi Peran Media dan Dapat Nilai WTP, Penutupan Piala Presiden 2025 Berlangsung Meriah


Jakarta: Penutupan Piala Presiden 2025 berlangsung meriah dan penuh energi pada Minggu (12/4) malam. Acara yang digelar di Studio 8 SCTV Tower, Senayan City, Jakarta, menjadi puncak perayaan turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia.

Acara dimulai pukul 20.00 WIB dan disiarkan langsung melalui sejumlah platform nasional, termasuk Indosiar, Vidio, serta kanal resmi PSSI. Kehadiran Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Ketua Steering Committee Piala Presiden Maruarar Sirait menegaskan pentingnya turnamen tersebut dalam kalender sepak bola nasional.

"Ini keberhasilan bersama sebuah tim yang bekerja keras selama beberapa bulan. Saya terima kasih kepada PSSI, Emtek, Sponsor, dan rekan media yang mendukung Piala Presiden 2025 hingga berjalan dengan lancar dan sukses," kata Maruar Sirait. 

Sukses Piala Presiden 2025 juga meninggalkan catatan positif dari sisi keuangan yang mendapatkan hasil bersih sebesar Rp 16 miliar, dan mendapatkan penilaian dari PricewaterhouseCoopers (PwC) sebagai salah satu firma jasa profesional terbesar di dunia (bagian dari "Big Four") yang menyediakan layanan audit, pajak, dan konsultasi dengan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 

"Tanpa dukungan semua pihak kita tidak bisa mendapatkan penilaian WTP. Kepercayaan dari ekosistem sepak bola di Indonesia  sangat penting untuk kesuksesan Piala Presiden," tambah Maruar Sirait. 

Pada acara tersebut, OC Piala Presiden 2025 juga memberikan penghargaan kepada media dengan dengan total Rp 210 juta. Untuk juara: Rp15 juta, runner-up Rp10 juta, peringkat ketiga Rp7 juta, dan 2 pemenang harapan terbaik Rp5 juta masing-masing. 

Malam penutupan Piala Presiden 2025 pun berakhir dengan kemeriahan dan antusiasme tinggi.Suasana semakin semarak saat Faris Adam, Tasya DA7, dan Valen DA7 naik ke panggung utama. Mereka membawakan dua lagu khas Timur, yakni “Stecu-Stecu” dan “Tabola-Bale”.

 

 

Sumber :  https://www.kemenpora.go.id/detail/6697/apresiasi-peran-media-dan-dapat-nilai-wtp-penutupan-piala-presi

 

 

 

Baca Terusannya »»  

Arab Saudi Berlakukan Pembatasan Masuk ke Makkah Tanpa Izin Mulai 13 April 2026

 

Jakarta (Kemenhaj) — Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Dalam Negeri menetapkan kebijakan pembatasan akses masuk ke Kota Suci Makkah bagi siapapun yang tidak memiliki izin resmi, yang mulai berlaku pada Senin, 13 April 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah pengaturan menjelang penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.

Berdasarkan ketentuan tersebut, hanya individu dengan kriteria tertentu yang diperbolehkan memasuki wilayah Makkah, yaitu:

  1. Pemegang izin tinggal (iqamah) yang diterbitkan di Makkah;
  2. Pemegang visa haji resmi;
  3. Pekerja yang memiliki izin kerja di area tempat-tempat suci.

Sementara itu, siapapun yang tidak memenuhi ketentuan di atas akan ditolak masuk dan diminta kembali di pos pemeriksaan yang tersebar di pintu-pintu masuk Kota Makkah.

Selain pembatasan tersebut, Pemerintah Arab Saudi juga menetapkan bahwa:

  • Batas akhir keberangkatan jemaah umrah dari Arab Saudi adalah 18 April 2026;
  • Penerbitan izin umrah melalui platform Nusuk akan dihentikan sementara mulai 18 April hingga 31 Mei 2026;
  • Seluruh pemegang visa selain visa haji tidak diperkenankan memasuki atau berada di Makkah selama periode tersebut.

Kebijakan ini merupakan implementasi dari prinsip “Tidak Ada Haji Tanpa Izin” yang secara konsisten diterapkan Pemerintah Arab Saudi guna menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan pelaksanaan ibadah haji.

Menanggapi kebijakan tersebut, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan kebijakan rutin yang diberlakukan menjelang musim haji untuk memastikan kualitas layanan ibadah tetap terjaga.

“Pemerintah Arab Saudi setiap tahun menerapkan pengendalian akses ke Makkah menjelang puncak musim haji. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan ibadah berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan kapasitas yang telah ditetapkan,” ujar Ichsan Marsha di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Ia juga mengimbau warga negara Indonesia yang akan menjalankan ibadah haji tidak mencoba menggunakan jalur haji ilegal.

“Kami mengingatkan bagi yang akan menjalankan ibadah haji untuk memastikan visa yang digunakan adalah visa haji. Bukan visa umrah, amil/kerja, turis, ziarah, atau visa lainnya selain visa haji. Jangan mau dirayu berangkat haji dengan tanpa visa haji. Itu Ilegal. selain ditolak masuk Makkah, juga berpotensi dikenakan sanksi sesuai ketentuan hukum di Arab Saudi,” tambahnya.

Ichsan mengimbau kepada seluruh Warga Negara Indonesia, khususnya jemaah umrah dan calon jemaah haji, untuk:

  • Mematuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi;
  • Tidak memaksakan diri memasuki Makkah tanpa izin resmi;
  • Mengikuti arahan dari penyelenggara perjalanan ibadah dan otoritas terkait.

Kemenhaj juga terus melakukan koordinasi dengan otoritas Arab Saudi guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah Indonesia dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

 

Sumber : https://haji.go.id/berita/arab-saudi-berlakukan-pembatasan-masuk-ke-makkah-tanpa-izin-mulai-13-april-2026-1776052269263 


Baca Terusannya »»  

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Dorong Replikasi PPRT Batang di Seluruh Jawa Tengah


 

BATANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong agar Perkumpulan Pengurus Rukun Tetangga (PPRT) Kabupaten Batang menjadi percontohan daerah lain di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri acara Ziarah Kebangsaan PPRT Kabupaten Batang dalam rangka memperingati HUT ke-60 Kabupaten Batang, di Kompleks Makam Sunan Kajoran, Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (12/4/2026).

“Saya akan coba Kabupaten Batang ini menjadi percontohan atau role model PPRT di seluruh kabupaten/ kota di Jawa Tengah, ” kata Luthfi.

Dia menjelaskan, ketua RT memiliki tugas dan peran yang sangat penting, terutama dalam penyampaian informasi dan pembangunan. Di Jawa Tengah, RT akan menjadi peran sentral dan ujung tombak untuk pembangunan. Seorang RT harus hafal dan tahu perihal seluk-beluk warganya.

“Pembangunan kita berangkat dari RT. Di Jawa Tengah itu ada sekitar 204 ribu RT. Nah, salah satu syarat pembangunan adalah jaminan keamanan dan ketertiban. Soliditas tingkat RT ini akan menjamin kepastian ketentraman warga,” ujarnya.

Untuk mendorong PPRT Kabupaten Batang menjadi percontohan seluruh kabupaten/ kota, Luthfi memiliki inisiatif untuk memberikan pendidikan atau pelatihan kepada ketua RT.

Apalagi, PPRT Kabupaten Batang ini merupakan satu-satunya perkumpulan RT yang ada di Jawa Tengah dan nasional. Terbentuk sekitar 2017 silam, PPRT Batang terus bertahan dan berkembang, sehingga memiliki anggota ribuan, hampir seluruh RT di masing-masing desa di Kabupaten Batang bergabung di dalamnya.

Dewan Pendiri PPRT Kabupaten Batang, Zainal Muttaqin menjelaskan, organisasinya berdiri pada 7 Juli 2017. Sejak tahun itu, setiap tahun digelar ziarah kebangsaan, sebagai rasa syukur dan penghormatan kepada jasa para pahlawan. Juga menghayati perjuangan para leluhur.

“Kepada gubernur dan bupati, kami berharap para  RT ini  mendapatkan bimbingan pelatihan, sehingga tahu apa yang jadi tugas pokoknya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Batang M Faiz Kurniawan, akan berupaya meningkatkan kesejahteraan para pengurus RT. Kuncinya adalah pemerintah daerah bagus bisa mandiri secara fiskal lebih dulu. Salah satu caranya adalah meningkatkan kepercayaan agar investasi ramai masuk ke Batang, juga pada sektor perhotelan, pariwisata, dan lainnya.

“Kita jaga keguyuban agar Batang tambah ramai, sehingga PAD bisa ditingkatkan dan mandiri secara fiskal,” katanya.

Menurut dia, peran RT sangat penting dalam menjaga keharmonisan sosial, serta menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat di lingkungannya masing-masing.

“Kegiatan ini diharapkan, dapat memperkuat peran RT sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di Kabupaten Batang maupun Jawa Tengah,” ujarnya. 

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/ahmad-luthfi-dorong-replikasi-pprt-batang-di-seluruh-jawa-tengah/ 

Baca Terusannya »»