Cari Blog Ini

Senin, 27 Juli 2026

Pemerintah Pastikan Transisi Kepemimpinan Bank Indonesia Berjalan Sesuai Ketentuan, Stabilitas Ekonomi Tetap Terjaga

 


Presiden Prabowo Subianto resmi menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia pada hari Minggu, 26 Juli 2026. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Bank Indonesia, Senin, 27 Juli 2026.

Presiden menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi Perry Warjiyo yang memimpin Bank Indonesia selama kurang lebih tujuh tahun dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan nasional. Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan memproses penerbitan Keputusan Presiden mengenai pemberhentian secara hormat Perry Warjiyo sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang tentang Bank Indonesia.

Sesuai Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur Indonesia untuk sementara akan dijalankan secara otomatis oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, hingga ditetapkannya Gubernur Bank Indonesia yang definitif melalui mekanisme yang berlaku.

Masyarakat dan pelaku pasar diharapkan tetap tenang menyikapi proses transisi ini, mengingat seluruh tahapan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai koridor hukum yang berlaku. Kesinambungan tugas Bank Indonesia juga akan tetap berjalan baik sehingga proses pergantian kepemimpinan tidak akan mengganggu keberlangsungan kebijakan moneter maupun stabilitas perekonomian nasional secara keseluruhan.

Dalam hal ini, Bank Indonesia tetap menjalankan peran menjaga stabilitas moneter, sementara Kementerian Keuangan menjalankan fungsi menjaga kesehatan fiskal, dengan koordinasi yang erat di antara keduanya.

 

 

Sumber : https://setkab.go.id/pemerintah-pastikan-transisi-kepemimpinan-bank-indonesia-berjalan-sesuai-ketentuan-stabilitas-ekonomi-tetap-terjaga/ 

Baca Terusannya »»  

Pemerintah Resmi Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jalankan Tugas Gubernur BI Sementara

 



Pemerintah secara resmi menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia. Dalam keterangannya di Bank Indonesia, Jakarta, pada Senin, 27 Juli 2026, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menerima pengunduran diri tersebut.

“Bapak Presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo. Tentu disertai dengan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama kurang lebih tujuh tahun lamanya memimpin Bank Indonesia,” ucap Menteri Pras.

Selanjutnya, Menteri Pras mengatakan bahwa pemerintah akan memproses penerbitan Keputusan Presiden mengenai pemberhentian secara hormat Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia. Sesuai ketentuan perundang-undangan, jabatan Gubernur Bank Indonesia untuk sementara akan dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior, Destry Damayanti.

“Untuk selanjutnya sesuai dengan Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur Bank Indonesia akan secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior yang selanjutnya akan menjalankan seluruh tugas sebagai pejabat gubernur sementara. Di dalam catatan yang dimaksud dengan Deputi Gubernur Senior adalah Ibu Destry Damayanti,” katanya.

Lebih lanjut, Menteri Pras menegaskan bahwa pemerintah terus memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas Bank Indonesia tetap berjalan dengan baik. Pemerintah juga akan terus menjaga koordinasi yang erat dengan Bank Indonesia dalam menjalankan kebijakan ekonomi nasional, termasuk menjaga stabilitas moneter dan fiskal.

“Kami mewakili pemerintah menyampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa marilah kita terus menjalankan tugas kita sesuai dengan kewenangan kita yang sudah diberikan oleh undang-undang, di mana BI memiliki peranan untuk menjaga moneter kita, sementara pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, juga menjalankan fungsi menjaga fiskal tentunya tetap di dalam koordinasi yang erat,” tutupnya.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/pemerintah-resmi-terima-pengunduran-diri-perry-warjiyo-destry-damayanti-jalankan-tugas-gubernur-bi-sementara/ 

Baca Terusannya »»  

Penetapan Deputi Gubernur Senior Sebagai Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia

 


Sehubungan dengan pengunduran diri Saudara Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia secara sukarela karena alasan pribadi pada tanggal 25 Juli 2026, sesuai dengan pasal 48 ayat (1) huruf (a) UU No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan UU No. 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU BI), maka Dewan Gubernur dalam Rapat Dewan Gubernur tanggal 26 Juli 2026 menetapkan Deputi Gubernur Senior, Saudari Destry Damayanti, sebagai pejabat Gubernur sementara sesuai pasal 50 ayat (2) UU BI.

Bank Indonesia senantiasa memastikan keberlangsungan tugas dan wewenang untuk mencapai stabilitas nilai rupiah, memelihara stabilitas Sistem Pembayaran, dan turut menjaga stabilitas Sistem Keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, yang dapat menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif bagi pertumbuhan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja sesuai dengan amanat UU BI. Dalam melaksanakan tugas dan wewenang tersebut, Bank Indonesia tetap mengutamakan tata kelola kelembagaan yang baik dan profesional, dan akan terus bersinergi dan berkoordinasi dengan pemerintah dalam menjalankan tugas dan amanat masing-masing.​

 

 

 

Sumber : https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2814626.aspx 

Baca Terusannya »»  

Minggu, 26 Juli 2026

F1 GP Hungaria 2026: Norris Menang, Antonelli Jauhi Hamilton di Klasemen

 

SPORT.DETIK.COM Mogyorod - Pebalap McLaren Lando Norris meraih kemenangan pertamanya di Formula 1 2026 usai berhasil finis terdepan di GP Hungaria. Max Verstappen dan Kimi Antonelli melengkapi podium tiga besar dalam adu cepat 70 lap tersebut.

Dalam balapan terakhir sebelum jeda musim panas yang digelar di Sirkuit Hungaroring, Minggu (26/7), Norris yang memulai balapan dari pole position tampil dominan sejak awal. Ia konsisten bersaing di baris depan.

Puncaknya adalah saat ia menyalip Antonelli di lap ke-46 untuk mengambil alih posisi pertama dan dari situ tak lagi terbendung. Ini menjadi kemenangan ke-12 miliknya di F1.

Verstappen juga menjalani hari baik dengan finis kedua. Saat Oscar Piastri, yang sedang berada di urutan kedua harus retired karena masalah gear box di lap ke-56, ia memilih tetap di trek saat Lewis Hamilton, yang saat itu di urutan tiga, masuk pit.

Pebalap Red Bull itu juga mampu menjaga posisi tersebut hingga garis finis. Antonelli dengan segala lika-liku di pengujung balapan berhasil finis ketiga untuk mengamankan podium.

Hamilton gagal memangkas jarak dengan Antonelli di klasemen usai hanya finis kelima. Ia sejatinya ada di urutan empat, namun dihukum penambahan waktu lima detik karena melanggar kecepatan saat di pit lane. Posisi keempat menjadi milik Charles Leclerc.

Dengan hasil ini, Antonelli menutup paruh musim pertama di puncak klasemen dengan 219 poin dari 11 balapan, unggul 50 poin dari Hamilton di urutan kedua. George Russell yang finis ketujuh di Hungaria membuntuti keduanya dengan 160 poin.

Formula 1 akan menjalani jeda musim panas selama sekitar empat pekan. Seri ke-12, yakni GP Belanda, akan digelar pada 23 Agustus mendatang.

 

 

Hasil F1 GP Hungaria 2026:

PosDriverNat.TeamLaps
1Lando NorrisGBRMcLaren Mastercard F1 Team70 Laps
2Max VerstappenNEDOracle Red Bull Racing+15.0s
3Kimi AntonelliITAMercedes AMG Petronas F1 Team+18.7s
4Charles LeclercMONScuderia Ferrari HP+23.8s
5Lewis HamiltonGBRScuderia Ferrari HP+24.5s
6Isack HadjarFRAOracle Red Bull Racing+55.4s
7George RussellGBRMercedes AMG Petronas F1 Team+57.5s
8Liam LawsonNZDRacing Bulls+1 Lap
9Nico HulkenbergGERAudi Revolut F1 Team+1 Lap
10Arvid LindbladGBRRacing Bulls+1 Lap
11Gabriel BortoletoBRAAudi Revolut F1 Team+1 Lap
12Pierre GaslyFRABWT Alpine F1 Team+1 Lap
13Lance StrollCANAston Martin Aramco F1 Team+1 Lap
14Fernando AlonsoESPAston Martin Aramco F1 Team+1 Lap
15Franco ColapintoARGBWT Alpine F1 Team+2 Laps
16Esteban OconFRATGR Haas F1 Team+2 Laps
17Alex AlbonTHAAtlassian Williams F1 Team+2 Laps
18Carlos SainzESPAtlassian Williams F1 Team+2 Laps
19Ollie BearmanGBRTGR Haas F1 Team+2 Laps
DNFOscar PiastriAUSMcLaren Mastercard F1 Team
DNFSergio PerezMEXCadillac F1 Team
DNFValtteri BottasFINCadillac F1 Team

 

 

Klasemen sementara F1 2026

PosDriverNat.TeamWinsPoints
1Andrea Kimi AntonelliITAMercedes AMG Petronas F1 Team6219
2Lewis HamiltonGBRScuderia Ferrari HP1169
3George RussellGBRMercedes AMG Petronas F1 Team2160
4Charles LeclercMONScuderia Ferrari HP1138
5Lando NorrisGBRMcLaren Mastercard F1 Team1128
6Max VerstappenNEDOracle Red Bull Racing0109
7Oscar PiastriAUSMcLaren Mastercard F1 Team092
8Isack HadjarFRAOracle Red Bull Racing068
9Liam LawsonNZLVisa Cash App Racing Bulls F1 Team043
10Pierre GaslyFRABWT Alpine F1 Team042
11Arvid LindbladGBRVisa Cash App Racing Bulls F1 Team023
12Franco ColapintoARGBWT Alpine F1 Team019
13Oliver BearmanGBRTGR Haas F1 Team018
14Gabriel BortoletoBRAAudi Revolut F1 Team010
15Carlos SainzESPAtlassian Williams F1 Team06
16Alex AlbonTHAAtlassian Williams F1 Team05
17Esteban OconFRATGR Haas F1 Team03
18Nico HulkenbergGERAudi Revolut F1 Team02
19Fernando AlonsoESPAston Martin Aramco F1 Team01
20Sergio PerezMEXCadillac F1 Team00
21Valtteri BottasFINCadillac F1 Team00
22Lance StrollCANAston Martin Aramco F1 Team00


Sumber : https://sport.detik.com/f1/d-8591409/f1-gp-hungaria-2026-norris-menang-antonelli-jauhi-hamilton-di-klasemen

 

 

 


Baca Terusannya »»  

Tutup KUII ke-8, Menag Bicara Cita Peradaban Islam dan Urgensi Literasi Ekonomi Syariah

 


Jakarta(Kemenag) --- Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, mengimbau umat Islam Indonesia untuk mengambil peran strategis sebagai episentrum peradaban Islam dunia di masa depan. Bersamaan itu, Menag juga menggarisbawahi urgensi penguatan literasi ekonomi syariah.

Hal tersebut disampaikan Menag saat memberikan sambutan pada Penutupan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-8 dan Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta. Menurutnya, menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban didukung oleh indikator stabilitas ekonomi nasional yang solid serta iklim sosial politik yang kondusif dibanding dinamika kawasan Timur Tengah.

Menag memaparkan bahwa di tengah ketidakpastian global dan penurunan pertumbuhan ekonomi di sejumlah negara muslim kawasan konflik, Indonesia justru mencatatkan kinerja makro yang sangat baik. Inflasi Indonesia terjaga rendah di kisaran 1–2 persen dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,2 persen.

"Di kawasan yang sibuk dengan konflik, tentu yang banyak lahir adalah para jenderal. Tetapi di tengah masyarakat yang menikmati ketenangan dan kedamaian, yang akan lahir adalah para profesor dan kiai. Oleh karena itu, mari kita merawat ketenangan dan keselamatan ini. Indonesia berpeluang besar menjadi episentrum peradaban dunia Islam yang akan datang," ujar Menag, Minggu (26/7/2026).

Meski memiliki modal sosial dan ekonomi yang kuat, Menag memberikan catatan kritis terkait tingkat kesadaran ekonomi syariah di tanah air yang dinilai belum simetris dengan jumlah populasi umat Islam.

Dari total 240 juta penduduk muslim Indonesia, tingkat kesadaran dan keterlibatan dalam ekonomi syariah saat ini baru terukur sekitar 7,5 persen. Menag membandingkannya dengan Malaysia yang memiliki populasi 20 juta umat Islam, namun mampu mencatatkan tingkat kesadaran ekonomi syariah hingga 27 persen.

"Kita sudah sekian lama, hampir dua dekade memperkenalkan perbankan syariah, tetapi pangsanya masih berputar di bawah angka 10 persen. Ada pendekatan non-ekonomi yang harus kita lakukan bersama dalam rangka meningkatkan kualitas ekonomi umat secara holistik," tegas Menag.

Menurut Menag, peningkatan literasi keuangan dan ekonomi syariah tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan teknis perbankan, melainkan memerlukan terobosan pendekatan kultural, keagamaan, serta edukasi masif di pesantren dan lembaga pendidikan.

Menag optimistis, apabila penguatan ekonomi syariah dapat diakselerasi beriringan dengan pemahaman agama yang mendalam dan stabilitas nasional yang terjaga, Indonesia tidak hanya menjadi negara berpenduduk muslim terbesar secara kuantitas, tetapi juga unggul secara kualitas dan prestasi di panggung internasional.

 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/tutup-kuii-ke-8-menag-bicara-cita-peradaban-islam-dan-urgensi-literasi-ekonomi-syariah-T3ueL 

Baca Terusannya »»  

Jember Fashion Carnaval Perkuat Daya Saing Pariwisata Indonesia

 


Jember, 26 Juli 2026 - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 sebagai salah satu event unggulan nasional yang tidak hanya memperkuat citra pariwisata Indonesia di tingkat global, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan industri kreatif, pemberdayaan UMKM, dan penciptaan lapangan kerja.

Dalam sambutannya pada puncak penyelenggaraan JFC 2026 di Alun-Alun Kabupaten Jember, Minggu (26/7), Menpar Widiyanti mengatakan JFC merupakan karnaval fesyen bertaraf internasional yang telah diselenggarakan secara konsisten sejak 2003. Selama lebih dari dua dekade, JFC berkembang menjadi identitas pariwisata Kabupaten Jember sekaligus etalase kreativitas Indonesia di mata dunia.

Perpaduan fesyen, seni pertunjukan, budaya, dan kreativitas menjadikan JFC sebagai panggung yang memperlihatkan kemampuan anak bangsa dalam menghadirkan karya yang mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai negara.

“Kita tidak hanya menyaksikan sebuah karnaval. Kita menyaksikan sebuah gagasan besar bahwa kreativitas adalah kekuatan yang mampu membangun identitas, menggerakkan perekonomian, dan memperkenalkan Indonesia kepada dunia," kata Menpar Widiyanti.

Menpar menilai konsistensi JFC dalam menjaga kualitas penyelenggaraan menjadikannya salah satu event terbaik di Indonesia. Hal itu tercermin dari keberhasilannya masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) selama enam tahun berturut-turut sejak 2021. Pada 2026, JFC juga kembali masuk dalam jajaran Top 10 Karisma Event Nusantara untuk keempat kalinya.

Menurut Menpar, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa JFC memiliki standar penyelenggaraan yang semakin baik, kreativitas yang terus berkembang, serta daya tarik wisata yang mampu bersaing di tingkat internasional.

"Atas nama Kementerian Pariwisata, saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember, Yayasan Jember Fashion Carnaval, serta seluruh pihak yang selama lebih dari dua dekade menjaga semangat dan kualitas penyelenggaraan JFC," kata Menpar.

Jember Fashion Carnaval 2026 diselenggarakan pada 24–26 Juli 2026 dengan mengusung tema "HEAL: Humanity, Earth and Life". Tema tersebut mengajak masyarakat membangun hubungan yang lebih harmonis antara manusia, bumi, dan kehidupan melalui karya-karya kreatif yang mengangkat pesan pelestarian lingkungan.

Pesan tersebut diwujudkan melalui empat agenda utama dan delapan defile teatrikal yang mengangkat nilai kemanusiaan, keberagaman budaya, serta kepedulian terhadap lingkungan. Pendekatan kreatif tersebut memperkuat peran pariwisata sebagai media edukasi sekaligus mendukung pengembangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Selain menghadirkan pertunjukan kelas dunia, JFC juga memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah. Pada penyelenggaraan tahun 2025, JFC menarik 557.509 wisatawan nusantara dan 284 wisatawan mancanegara, melibatkan 106 pelaku UMKM, 2.643 pekerja seni, serta 558 tenaga kerja, dengan nilai perputaran ekonomi mencapai Rp60,21 miliar.

Menurut Menpar, capaian tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan event berkualitas mampu memberikan manfaat yang luas, mulai dari memperkuat promosi destinasi, membuka peluang usaha bagi masyarakat, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, hingga menciptakan lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dengan pengalaman penyelenggaraan lebih dari dua dekade serta konsistensinya sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara, Menpar berharap JFC terus berkembang sebagai karnaval fesyen berkelas dunia yang semakin memperkuat daya saing pariwisata Indonesia sekaligus memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

"Kementerian Pariwisata akan terus mendukung Jember Fashion Carnaval agar semakin berkualitas, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat."

“Pariwisata tidak hanya tentang menghadirkan lebih banyak wisatawan, tetapi juga menciptakan lebih banyak peluang, lebih banyak manfaat ekonomi, serta lebih banyak ruang bagi pelaku seni, UMKM, dan masyarakat untuk tumbuh bersama," kata Menpar Widiyanti.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan pariwisata menjadi salah satu sektor strategis yang menopang pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember, dengan Jember Fashion Carnaval sebagai salah satu penggerak utamanya.

"JFC adalah produk daerah yang kini telah menjadi kebanggaan nasional bahkan dikenal di tingkat internasional. JFC memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat," kata Fawait.

 

Menjaga Konsistensi

Selama lebih dari dua dekade, Jember Fashion Carnaval berkembang menjadi identitas pariwisata sekaligus ruang pengembangan kreativitas generasi muda. Melalui semangat kolaborasi dan pelestarian budaya, JFC terus menghadirkan inovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi fondasinya.

Presiden Jember Fashion Carnaval Budi Setiawan mengatakan JFC kini tidak lagi sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi telah berkembang menjadi sebuah gerakan yang membuka ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berpartisipasi, dan tumbuh bersama.

Menurutnya, JFC juga menjadi sarana memperkuat daya tarik Jember sebagai destinasi wisata sekaligus membuka peluang investasi melalui pengembangan ekonomi kreatif.

"JFC adalah sebuah pergerakan untuk membawa perubahan, baik bagi manusianya, generasi mudanya, maupun kotanya," ucap Budi.

Ia menjelaskan regenerasi menjadi salah satu kekuatan utama JFC. Jika pada masa awal penyelenggaraan proses kreatif masih banyak didampingi penyelenggara, kini hampir seluruh proses mulai dari penggalian ide hingga eksekusi karya telah dilakukan secara mandiri oleh generasi muda.

"Di tahun ini, 99 persen konten kreatif sudah berada di tangan adik-adik generasi muda. Kami hanya mendampingi agar nilai-nilai Jember Fashion Carnaval tetap terjaga," katanya.

Menurut Budi, setiap karya yang ditampilkan tidak hanya menonjolkan keindahan kostum, tetapi juga menyampaikan pesan yang kuat kepada masyarakat.

"Karena sebuah pertunjukan bukan sekadar tentang membuat kostum yang indah, tetapi juga menyampaikan sebuah pesan. Kami optimistis pada masa mendatang JFC akan sepenuhnya dijalankan oleh generasi muda, sementara kami menyiapkan jejaring dan penguatan ekosistemnya," tutur Budi.

Budi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Pariwisata yang secara konsisten menempatkan JFC dalam jajaran Top 10 Karisma Event Nusantara.

"Kami berharap Jember Fashion Carnaval dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan kegiatan kreatif dan melahirkan destinasi wisata berbasis seni di berbagai wilayah Indonesia," katanya.

Turut mendampingi Menpar Widiyanti dalam kegiatan tersebut Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Reza Fahlevi, Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Hafiz Agung Rifai, serta Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II Dwi Marhen Yono. 

 

Sumber : https://kemenpar.go.id/berita/siaran-pers-menpar-jember-fashion-carnaval-perkuat-daya-saing-pariwisata-indonesia 

 

Baca Terusannya »»  

Peringatan Asalha Mahapuja, Ribuan Umat Buddha Jalani Kirab dari Mendut ke Borobudur

 


Magelang (Kemenag) --- Ribuan umat Buddha mengikuti kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur sebagai bagian dari rangkaian peringatan Āsāḷha Mahāpūjā 2570 BE Tahun 2026. Prosesi yang dimulai pada sekitar pukul 14.00 WIB tersebut diikuti umat Buddha dari berbagai wilayah di Indonesia serta sejumlah peserta dari luar negeri yang tumpah ruah memadati jalur kirab sepanjang kurang lebih tiga kilometer.

Dalam kirab tersebut, ada empat kereta yang masing-masing membawa Tugu Asoka, Kitab Suci Tipitaka, Roda Dhamma atau Dhammacakka, serta Saririka Dhatu atau Mahadhatu berupa relik Guru Agung Buddha. Rangkaian kereta itu diiringi para bhikkhu, samanera, atthasilani, pandita, peserta Indonesia Tipitaka Chanting (ITC), serta umat Buddha.

Kehadiran empat kereta menjadi simbol penghormatan terhadap ajaran, peninggalan suci, dan nilai-nilai luhur Buddha yang terus dijaga serta diwariskan kepada generasi penerus. Prosesi berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Bhikkhu Subhapanno Mahāthera menyampaikan bahwa prosesi kirab merupakan bentuk penghormatan untuk meluhurkan Guru Agung Buddha sekaligus mengingatkan umat tentang inti ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, perjalanan dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan fisik, tetapi juga sebagai perjalanan batin untuk membersihkan hati dan pikiran.

“Puja kirab merupakan salah satu bentuk praktik yang dilakukan umat dengan suasana hati yang sejuk dan nyaman. Dalam prosesi tersebut, umat mengarahkan pikirannya pada nilai-nilai luhur, yaitu dengan merenungkan keutamaan Sang Buddha, cinta kasih, welas asih, kesucian, serta kebijaksanaan Sang Buddha. Terdapat sembilan sifat luhur Sang Buddha yang hendaknya direnungkan,” ujar Bhante Subhapanno Mahāthera, Minggu (26/7/2026).

Kesan senada juga dirasakan para peserta kirab umat Buddha asal Bekasi, Yayang Riyadi yang mengatakan bahwa prosesi Āsāḷha Mahāpūjā tahun ini menjadi pengalaman spiritual yang mendalam. Ia mengungkapkan bahwa sebelum kirab dimulai, para peserta diingatkan agar mengikuti seluruh rangkaian dengan penuh kesungguhan karena perjalanan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada Buddha.

"Bhante menyampaikan ketika nanti prosesi Asadha ini coba lakukanlah dengan baik. Ini bukan perjalanan biasa, ini adalah perjalanan puja. Kita mengiringi relik Buddha menuju dari Candi Borobudur. Diharapkan kegiatan ini menumbuhkan keyakinan dan tumbuh menjadi umat Buddha yang lebih baik lagi. Ketika prosesi ini lakukanlah dengan tepun, dengan kusuk. Jangan banyak juga main-main di jalanan. Ini bukan perjalanan biasa, ini adalah perjalanan puja yang baik," tutur Yayang.

Sementara itu, Oki Reni, warga Borobudur, merasa senang dan terhibur atas pelaksanaan kirab yang dilaksanakan oleh umat Buddha. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap keberagaman.

“Hal ini menjunjukkan kebaragaman umat beragama di Indonesia, dan kami sangat menghargai dan terhibur. Semoga acara ini bisa terus berlangsung setiap tahunnya,” ujar Oki.

 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/peringatan-asalha-mahapuja-ribuan-umat-buddha-jalani-kirab-dari-mendut-ke-borobudur-5Wic3 

Baca Terusannya »»  

Mimpi Juara Dunia Dimulai dari Pertamina Mandalika Racing Series, Ini Bukti Nyatanya

 


Lombok, Nusa Tenggara Barat, 26 Juli 2026 – Bagi banyak pembalap muda Indonesia, Pertamina Mandalika Racing Series (Pertamina MRS) bukan sekadar ajang berburu podium. Dari lintasan inilah mimpi menuju panggung balap dunia mulai dibangun.

Memasuki Round 3 yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, kejuaraan nasional ini kembali menjadi arena lahirnya talenta-talenta muda terbaik Indonesia.

Setiap putaran menjadi ruang pengembangan talenta pembalap muda yang mempertemukan kemampuan, mental bertanding, dan pengalaman berkompetisi sebagai bekal menembus level internasional.

Jejak keberhasilan pembalap Indonesia membuktikan bahwa Pertamina MRS menjadi salah satu jalur pengembangan talenta yang mampu mengantarkan pembalap muda mendunia.

Salah satunya adalah Veda Ega Pratama, juara Asia Talent Cup 2023 yang kemudian mencatatkan prestasi sebagai runner-up Red Bull Rookies Cup dan Moto3. Sebelum bersinar di level internasional, Veda lebih dulu mengasah kemampuannya di Pertamina MRS pada kelas 250cc tahun 2023 dan kelas 600cc tahun 2024.

Nama lain yang juga berkembang melalui ajang ini adalah Muhammad Kiandra Ramadhipa. Pembalap muda yang kini berlaga di Red Bull MotoGP Rookies Cup dan Moto3 Junior tersebut pernah bersaing di kelas 250cc Pertamina MRS pada musim 2023.

Tak kalah membanggakan, Fadillah Arbi Aditama juga menjadikan Pertamina MRS sebagai bagian penting dalam perjalanan kariernya. Lulusan Astra Honda Racing School angkatan 2018 ini mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang memenangi balapan FIM JuniorGP Moto3 di Catalunya pada 2023 serta pernah tampil di Kejuaraan Dunia Moto3 Mandalika.

Setelah tiga musim berkompetisi di Eropa dan berlaga di Asia Road Racing Championship (ARRC) AP250 pada 2025, Arbi kini naik ke kelas Supersport 600 bersama Astra Honda Racing Team melalui Pertamina MRS 2026. Menurut Arbi, kejuaraan ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter seorang pembalap.

"Pertamina MRS menurut saya sangat penting karena membentuk mental dan mindset pembalap. Saya berharap dari ajang ini akan melahirkan banyak talenta Indonesia yang mampu bersaing di level internasional," ujarnya.

Semangat yang sama dirasakan Giovanni Cornelius Gani, pembalap muda asal Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, dari tim Honda MTS AR Speed ASH21. Baginya, Pertamina MRS menjadi tempat belajar sekaligus mengasah kepercayaan diri untuk menghadapi persaingan yang lebih tinggi.

"Pertamina MRS sangat bagus karena membimbing calon pembalap masa depan Indonesia agar lebih fokus, teliti, dan percaya diri saat balapan," kata Giovanni.

Prestasi Giovanni pun terus menunjukkan perkembangan. Pada musim ini ia berhasil meraih podium ketiga Indonesia Junior Talent Cup U-15 di Pertamina Mandalika Racing Series 2026. Sebelumnya, ia juga menjadi Juara Nasional Motoprix 2025 serta menorehkan prestasi internasional melalui podium ketiga Race 2 SIC Ohvale Junior Championship di Johor, Malaysia, dan podium FIM MiniGP Malaysia.

CEO Pride Motorsport Eddy Saputra menilai dukungan Pertamina terhadap Pertamina MRS merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan olahraga balap Indonesia.

"Dukungan Pertamina merupakan investasi untuk membuka jalan bagi pembalap-pembalap muda Indonesia menuju level dunia. Kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk terus berkembang," ujarnya.

Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan Pertamina berkomitmen mendukung pengembangan talenta pembalap muda secara berkelanjutan melalui ekosistem kompetisi yang konsisten.

"Pertamina MRS menjadi salah satu bentuk komitmen kami dalam mendampingi perjalanan pembalap muda Indonesia. Kami ingin menghadirkan ekosistem pengembangan talenta yang mampu melahirkan pembalap berprestasi hingga siap bersaing di tingkat internasional," ujar Baron.

Melalui Pertamina Mandalika Racing Series, Pertamina tidak hanya menghadirkan kompetisi balap nasional, tetapi juga membangun jalur pengembangan talenta yang memberi kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk mengejar mimpi, mengukir prestasi, sejalan dengan semangat Energizing Indonesia.

Pertamina MRS merupakan bagian dari perjalanan menuju puncak penyelenggaraan event motosport dunia Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, yang akan digelar Oktober mendatang.

 

 

Sumber : https://pertamina.com/news/mimpi-juara-dunia-dimulai-dari-pertamina-mandalika-racing-series-ini-bukti-nyatanya 

Baca Terusannya »»  

Hasil Race 2 Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 3

 


The Mandalika, 26 Juli 2026 – Putaran ketiga Kejuaraan Nasional Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 resmi ditutup dengan pelaksanaan Race 2 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (26/7/2026). Sejak balapan pertama hingga kelas terakhir, seluruh kategori menyuguhkan duel ketat yang membuat persaingan perebutan poin kejuaraan nasional semakin menarik menjelang putaran berikutnya.

Mulai dari pembalap belia Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15 hingga para rider National Supersport 600cc, setiap kelas menghadirkan cerita berbeda. Ada kemenangan dramatis dengan selisih hanya dua perseribu detik, aksi saling salip dalam rombongan besar, hingga penampilan dominan yang memastikan kemenangan meyakinkan.

 

Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15: Bintang Pranata Sukma Menang dengan Selisih 0,002 Detik

Balapan pembuka Race 2 langsung menyuguhkan drama luar biasa. Bintang Pranata Sukma dari Astra Motor Racing Team Yogyakarta berhasil merebut kemenangan setelah mengalahkan Resky YH hanya dengan selisih 0,002 detik saat melintasi garis finis.

Bintang menyelesaikan delapan lap dalam waktu 16 menit 59,108 detik, sementara Resky mencatat 16 menit 59,110 detik. Posisi ketiga diamankan Edrin Ahza Hartqe yang terpaut 0,311 detik dari pemenang.

Ketatnya persaingan tidak hanya terjadi di tiga besar. Hingga posisi kesepuluh, jarak antar pembalap masih sangat rapat, memperlihatkan kualitas regenerasi pembalap muda Indonesia yang semakin kompetitif.

 

National Sport 150cc: Fahmi Basam Dominan Sejak Start

Memasuki kelas National Sport 150cc, Fahmi Basam tampil sangat impresif. Pembalap asal DKI Jakarta tersebut mampu mengontrol jalannya balapan sejak awal dan terus menjaga ritme hingga bendera finis dikibarkan.

Fahmi menjadi pemenang dengan catatan waktu 15 menit 30,096 detik, unggul 4,477 detik atas Fadli Rigani. Posisi ketiga diraih Husni Zainul Fuadzy, diikuti Gerry Salim dan Aldiaz Aqsal Ismaya yang melengkapi lima besar.

Dominasi Fahmi di Race 2 menjadi modal penting dalam perburuan gelar juara nasional musim ini.

 

Junior Sport 250cc U-18: Bintang Pranata Sukma Lengkapi Double Winner

Performa gemilang Bintang Pranata Sukma belum berhenti di IJTC. Pada kelas Junior Sport 250cc U-18, pembalap muda asal Banten itu kembali menunjukkan kualitasnya.

Bintang menyelesaikan delapan lap dalam waktu 14 menit 52,092 detik, unggul 0,951 detik atas Ahmad Azel Savero. Posisi ketiga menjadi milik Andra Arya Setya Ismaya.

Kemenangan tersebut memastikan Bintang membukukan double winner pada Race 2 Putaran 3, sebuah pencapaian yang semakin menegaskan potensinya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di balap motor nasional.

 

National Sport 250cc: Rombongan Besar Bertarung Hingga Lap Terakhir

Kelas National Sport 250cc kembali menjadi sajian paling menarik dengan persaingan ketat dalam rombongan besar. Lebih dari sepuluh pembalap silih berganti memimpin balapan, membuat hasil akhir baru benar-benar ditentukan pada lap terakhir.

Irfan Ardiyansyah akhirnya keluar sebagai pemenang setelah mencatat waktu 21 menit 45,658 detik. Ia hanya unggul 0,560 detik atas Candra H, sedangkan Fahmi Basam mengamankan podium ketiga dengan selisih 0,815 detik.

Menariknya, hingga posisi kesembilan seluruh pembalap finis dalam rentang waktu kurang dari satu detik dari pemimpin lomba. Persaingan sedemikian rapat menunjukkan betapa kompetitifnya kelas National Sport 250cc pada musim 2026.

 

National Supersport 600cc: Arai Agaska Taklukkan Rival-rivalnya

Balapan National Supersport 600cc berlangsung cepat dan intens selama 10 lap. Pembalap NTB Arai Agaska Dibani Laksana tampil konsisten sejak awal hingga akhirnya mengamankan kemenangan.

Arai finis pertama dengan waktu 16 menit 28,407 detik, unggul 0,134 detik atas Herjun Atna Firdaus yang terus memberikan tekanan sepanjang balapan. Wahyu Nugroho melengkapi podium setelah finis hanya terpaut 0,280 detik dari pemenang

Tipisnya selisih waktu tiga pembalap terdepan memperlihatkan bahwa kelas Supersport 600cc semakin kompetitif dengan performa yang relatif seimbang di antara para kandidat juara.

 

Underbone 150cc: Fadli Rigani Akhiri Akhir Pekan dengan Kemenangan

Fadli Rigani berhasil menjadi pemenang setelah menyelesaikan delapan lap dalam waktu 15 menit 37,139 detik. Riyan Ananda finis kedua dengan selisih 1,164 detik, sementara Ilham Elsan Efendi mengamankan posisi ketiga dengan selisih 1,312 detik.

Meski berlangsung hanya delapan lap, kelompok depan terus saling menempel hingga akhir balapan. Hal tersebut kembali menunjukkan karakter khas kelas Underbone yang selalu menghadirkan pertarungan rapat di setiap tikungan dan lintasan lurus Mandalika.

Berakhirnya Race 2 sekaligus menutup rangkaian Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 3 yang berlangsung selama tiga hari di Pertamina Mandalika International Circuit. Hasil yang diraih para pembalap pada akhir pekan ini semakin memanaskan persaingan klasemen Kejuaraan Nasional 2026. Dengan beberapa putaran yang masih tersisa, perebutan gelar juara di seluruh kelas dipastikan akan berlangsung semakin sengit hingga akhir musim. 

 

 

Sumber : https://www.themandalikagp.com/news/2026/07/26/hasil-race-2-pertamina-mandalika-racing-series-putaran-3 

Baca Terusannya »»  

Kelola 2,73 Juta Hektar Mangrove di Kawasan Hutan, Kemenhut Perkuat Rehabilitasi dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

 


Denpasar, 26 Juli 2026. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus menegaskan peran sentralnya dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir Indonesia. Dari total 3,45 juta hektare mangrove nasional yang merepresentasikan sekitar 23 persen dari total mangrove dunia berdasarkan Peta Mangrove Nasional Tahun 2025, seluas 2,73 juta hektare atau sekitar 80% berada di dalam Kawasan Hutan yang menjadi tanggung jawab langsung Kementerian Kehutanan.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Bali, Minggu (26/7). Agenda nasional ini diinisiasi bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta Pemerintah Provinsi Bali.

"Anugerah sumber daya alam ini sekaligus menjadi amanah besar bagi Indonesia untuk memimpin pengelolaan mangrove dunia secara berkelanjutan. Menjaga mangrove berarti menjaga kehidupan sekaligus mengamankan masa depan generasi mendatang," tegas Wamenhut Rohmat Marzuki.

Wamenhut memaparkan rekam jejak dan langkah konkret Kemenhut dalam pemulihan ekosistem. Hingga akhir tahun 2025, Kemenhut bersama para mitra telah berhasil merehabilitasi mangrove seluas 91.678 hektare. Meneruskan komitmen tersebut, pada tahun 2026 Kemenhut menargetkan rehabilitasi pada lebih dari 17.000 hektare di berbagai wilayah Indonesia melalui kolaborasi lintas mitra pembangunan, seperti Mangroves for Coastal Resilience (M4CR), Forest Programme VI, Japan International Cooperation Agency (JICA), hingga Nature-based Solutions for Climate-Smart Livelihoods in Mangrove Landscapes (Nasclim).

Tidak hanya berdampak pada perbaikan lingkungan, program rehabilitasi dan perlindungan kawasan hutan mangrove ini terbukti memberikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi masyarakat pesisir.

"Dukungan kolaboratif ini telah menciptakan lapangan kerja bagi 64.386 orang, mendukung lahirnya 63 Peraturan Desa tentang perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove, serta menyalurkan hibah usaha masyarakat sebesar Rp 16,29 miliar. Ini menunjukkan bahwa rehabilitasi mangrove mampu memulihkan ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung," tambah Wamenhut.

Atas dasar itulah, Wamenhut menggarisbawahi tiga pilar utama yang menjadi pondasi keberlanjutan ekosistem mangrove ke depan.

"Oleh karena itu, komitmen, kolaborasi, dan inovasi dari seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam melestarikan ekosistem mangrove," ujarnya.

Langkah strategis Kemenhut ini sejalan dengan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2025 dan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove (RPPEM) Nasional 2026-2055, sekaligus menjadi wujud nyata eksekusi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam menyelaraskan kehidupan yang harmonis dengan alam, mengoptimalkan blue carbon, serta mendorong pertumbuhan ekonomi hijau berbasis masyarakat pesisir.

Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi penanaman bibit mangrove bersama di Ekowisata Mangrove Batu Lumbang kawasan Tahura Ngurah Rai, diikuti penyerahan bibit secara simbolis, dialog telekonferensi penanaman serentak se-Indonesia, serta sesi diskusi interaktif penataan Kesatuan Lanskap Mangrove (KLM).

Melalui momentum ini, Kementerian Kehutanan mengukuhkan komitmennya untuk terus mengawal kelestarian kawasan hutan mangrove di tingkat tapak demi keselamatan ekologis dan kesejahteraan masyarakat pesisir Indonesia.

 

 

Sumber : https://www.kehutanan.go.id/news/kelola-2-73-juta-hektar-mangrove-di-kawasan-hutan-kemenhut-perkuat-rehabilitasi-dan-ekonomi-masyarakat-pesisir 

Baca Terusannya »»  

100 Generasi Muda Pelestari Hutan Ambil Bagian dalam Puncak Hari Mangrove Sedunia 2026 di Bali, Wujud Kolaborasi Nyata Menjaga Pesisir Indonesia

 


Denpasar, 26 Juli 2026 – Sebanyak 100 generasi muda binaan Kementerian Kehutanan turut bergabung dalam Gerakan Nasional Peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kawasan Ekowisata Mangrove Batu Lumbang dan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Kehadiran mereka menjadi simbol semakin kuatnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga ekosistem mangrove sebagai benteng pesisir sekaligus investasi bagi masa depan bangsa, sejalan dengan tema peringatan tahun ini, “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang.”

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kehutanan bersama Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) ini menjadi momentum nasional untuk memperkuat kepemimpinan Indonesia dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove, memperluas partisipasi masyarakat dalam rehabilitasi pesisir, serta menegaskan pentingnya mangrove sebagai benteng ekologi dan bagian penting dari aksi iklim Indonesia.

Seratus Generasi muda yang hadir merupakan generasi muda binaan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, yang terdiri atas anggota Saka Wanabakti, komunitas generasi muda peduli lingkungan, serta mitra pembinaan konservasi. Kehadiran mereka merupakan bagian dari upaya Kementerian Kehutanan untuk memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan dan pelopor konservasi sumber daya alam melalui aksi nyata di lapangan.

Dalam laporannya pada Puncak Peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026, Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara dengan ekosistem mangrove terbesar di dunia, dengan luas sekitar 3,45 juta hektare atau sekitar 23 persen dari total mangrove dunia. Potensi tersebut merupakan anugerah sekaligus amanah yang harus dijaga bersama melalui komitmen, kolaborasi, dan inovasi seluruh pemangku kepentingan.

Wamenhut Rohmat Marzuki menegaskan bahwa mangrove bukan hanya berfungsi sebagai pelindung wilayah pesisir dari abrasi dan dampak perubahan iklim, tetapi juga sebagai penyimpan karbon biru, habitat keanekaragaman hayati, serta sumber penghidupan masyarakat pesisir.

“Menjaga mangrove bukan hanya tentang melindungi pohon di kawasan pesisir. Kita sedang menjaga kehidupan, memperkuat ketahanan iklim, melindungi masyarakat pesisir, dan yang terpenting mengamankan masa depan generasi mendatang. Karena itu, saya mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor perubahan, bukan sekadar penonton. Generasi muda hari ini adalah penjaga keberlanjutan mangrove Indonesia di masa depan,” tegasnya.

Sejalan dengan arahan tersebut, Kementerian Kehutanan terus memperkuat keterlibatan generasi muda dalam berbagai program pelestarian hutan dan lingkungan. Melalui Pusgenri, pembinaan dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan konservasi, aksi rehabilitasi, pengembangan kepemimpinan, hingga penguatan jejaring generasi muda pelestari hutan di berbagai daerah.

Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah penyerahan simbolis bibit mangrove kepada perwakilan generasi muda, Sdri. I Dewa Ayu Agung Pradnyanita, perwakilan dari Genries yang juga merupakan Kader Konservasi Alam binaan Balai KSDA Bali. Penyerahan tersebut menjadi simbol kepercayaan sekaligus harapan agar generasi muda terus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan memulihkan ekosistem mangrove di Indonesia.

Bagi generasi pelestari hutan, keterlibatan dalam Peringatan Hari Mangrove Sedunia bukan sekadar menghadiri sebuah acara nasional, tetapi menjadi pengalaman belajar sekaligus ruang untuk menunjukkan bahwa generasi muda mampu mengambil peran nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Salah seorang peserta Genries menyampaikan antusiasmenya mengikuti kegiatan tersebut. “Bagi kami, menanam mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah cara kami menunjukkan bahwa generasi muda siap mengambil bagian dalam menjaga alam. Kami ingin menjadi generasi yang tidak hanya menikmati manfaat hutan dan pesisir, tetapi juga mewariskannya kepada generasi berikutnya,” ujar salah satu peserta.

Selain penanaman mangrove bersama, rangkaian Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 juga diisi dengan berbagai kegiatan edukatif, antara lain bimbingan teknis inovasi dan pemulihan ekosistem mangrove, peluncuran video dokumenter, podcast, sarasehan multipihak, talk show, hingga dialog nasional mengenai perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove Indonesia.

Melalui keterlibatan 100 generasi muda tersebut, Peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum penanaman mangrove, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran, kolaborasi, dan regenerasi kepemimpinan lingkungan. Kementerian Kehutanan meyakini bahwa keberhasilan rehabilitasi mangrove akan semakin kuat apabila didukung oleh generasi muda yang memiliki kepedulian, pengetahuan, serta keberanian untuk mengambil aksi nyata dalam menjaga kelestarian alam Indonesia.

 

 

Sumber : https://www.kehutanan.go.id/news/100-generasi-muda-pelestari-hutan-ambil-bagian-dalam-puncak-hari-mangrove-sedunia-2026-di-bali-wujud-kolaborasi-nyata-menjaga-pesisir-indonesia 

Baca Terusannya »»  

Menteri KLH/BPLH Moh Jumhur Hidayat : Pemulihan Mangrove Buka Jalan Ekonomi Hijau dan Green Jobs

 




Bali, 26 Juli 2026 – Menjaga bumi bukan berarti menghentikan pertumbuhan ekonomi. Justru, melalui pemulihan lingkungan, Indonesia memiliki peluang menciptakan sumber ekonomi baru yang memberi manfaat bagi alam sekaligus masyarakat. Salah satunya melalui mangrove yang kini menjadi simbol pertemuan antara kelestarian lingkungan dan peluang ekonomi masa depan. Pesan tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat, dalam puncak peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 di Pelabuhan Ekowisata Mangrove Batu Lumbang, Kota Denpasar.

Menurut Menteri Jumhur, pemulihan lingkungan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga dapat menciptakan nilai ekonomi, membuka lapangan pekerjaan hijau (green jobs), serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam menjaga ekosistem. Menteri Jumhur menjelaskan, mangrove memiliki kemampuan yang sangat besar dalam menyerap karbon. Bahkan, kemampuan penyerapan karbon mangrove disebut mencapai empat hingga lima kali lebih kuat dibandingkan tanaman lainnya.

"Saat ini di seluruh dunia emisi global terus meningkat yang terjadi karena kegiatan ekonomi. Untuk itu diperlukan upaya untuk mengurangi karbon. Sehingga karbon tersebut harus di-offset atau dikompensasi dengan banyaknya paru-paru di bumi agar bisa menghisap karbon tadi. Kegiatan mengurangi karbon itulah yang menjadi potensi ekonomi bisnis. Wajar kalau kita sekarang sangat serius dan peduli menanam mangrove," kata Menteri Jumhur.

Menteri Jumhur mengungkapkan, selama ini kegiatan penanaman mangrove masih banyak dilakukan melalui dukungan pemerintah. Namun ke depan, upaya tersebut dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan dunia usaha dan investor sebagai bagian dari kegiatan ekonomi berbasis lingkungan.

Melalui mekanisme pasar karbon, kawasan mangrove yang dipulihkan dapat menghasilkan nilai ekonomi dari kemampuan menyerap karbon. Pada saat yang sama, masyarakat lokal yang terlibat dalam penanaman dan pemeliharaan mangrove juga menjadi bagian penting dalam rantai manfaat ekonomi tersebut.

"Lalu ketika karbon itu dijual, mereka (pekerja tapak-warga lokal) juga akan mendapatkan benefit sharing dari hasil penjualan karbon tersebut. Jadi menanam mangrove adalah kegiatan yang menguntungkan," kata Menteri Jumhur.

Menteri Jumhur menambahkan, KLH/BPLH saat ini terus menghitung potensi ekonomi dari kegiatan menjaga, memelihara, dan memulihkan lingkungan melalui mekanisme pasar karbon. Ke depan, gerakan pemulihan lingkungan diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan hijau.

Sementara itu, Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, juga mendorong pengembangan skema perdagangan karbon di kawasan mangrove dengan melibatkan masyarakat agar manfaat ekonomi dari pengelolaan lingkungan dapat kembali dirasakan oleh warga sekitar.

"Kami mendorong banyak skema perdagangan karbon di kawasan mangrove yang melibatkan masyarakat sehingga benefit-nya juga kembali kepada masyarakat," ungkap Wamen Rohmat.

Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 menjadi momentum untuk menegaskan bahwa perlindungan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi dapat berjalan beriringan. Melalui pemulihan mangrove, Indonesia tidak hanya menjaga benteng alami pesisir, tetapi juga membangun peluang ekonomi hijau yang melibatkan masyarakat sekitar.

 

 

Sumber : https://kemenlh.go.id/news/detail/menteri-jumhur-pemulihan-mangrove-buka-jalan-ekonomi-hijau-dan-green-jobs 

Baca Terusannya »»  

Hari Mangrove Sedunia 2026: Ajak Masyarakat Tanam 1 Juta Mangrove untuk Amankan Generasi Mendatang

 



Bali, 26 Juli 2026 – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyelenggarakan peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 dengan aksi penanaman serentak lebih dari satu juta bibit mangrove di 162 titik pada 37 provinsi di Indonesia. Mencakup area seluas 364,11 hektare dan melibatkan lebih dari 25.000 peserta dari kalangan pelajar, komunitas, serikat pekerja, hingga masyarakat umum, agenda masif ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjaga ekosistem pesisir. 

Inisiatif berskala nasional ini sekaligus menjadi bukti nyata kemitraan strategis KLH/BPLH bersama Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pertahanan ekologis secara terpadu demi melindungi masa depan bangsa dari ancaman perubahan iklim. 

Terkait hal tersebut, Menteri LH/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa mangrove adalah kunci dalam menjaga keseimbangan ekologis dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Mangrove bukan hanya sekumpulan pohon di kawasan pesisir. Mangrove adalah benteng kehidupan yang melindungi daratan, menjaga sumber kehidupan masyarakat pesisir, menyimpan karbon, dan menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, menjaga mangrove berarti menjaga kehidupan dan mengamankan masa depan generasi Indonesia,” tutur Menteri Jumhur.

Mangrove memiliki peran strategis yang tidak bisa digantikan oleh infrastruktur buatan manusia mana pun. Saat ini, Indonesia memegang posisi penting secara global dengan kawasan mangrove seluas lebih dari 3,45 juta hektare berdasarkan Peta Mangrove Nasional Tahun 2025, yang mewakili 20 hingga 25 persen dari total mangrove dunia. Kekayaan tersebut menjadi tanggung jawab besar bagi Indonesia untuk memastikan ekosistem mangrove dikelola secara berkelanjutan sebagai pelindung pesisir, penjaga keanekaragaman hayati, serta penopang kehidupan masyarakat.

Di tengah peran esensialnya, ekosistem mangrove terus dihadapkan pada ancaman alih fungsi lahan, pencemaran, hingga eksploitasi yang tidak terkendali. Merespons tantangan ini, KLH/BPLH telah menetapkan serangkaian kebijakan dan program strategis untuk memperkuat perlindungan pesisir. Melalui Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2025 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove, pemerintah menjamin upaya perlindungan dan pemulihan dapat berjalan terpadu.

Sebagai penguatan langkah pelaksanaan di lapangan dan orkestrasi dengan para pihak, KLH/BPLH juga telah menetapkan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove (RPPEM) Nasional 2026–2055 sebagai pedoman pengelolaan jangka panjang. Melalui pendekatan Kesatuan Lanskap Mangrove (KLM), fungsi perlindungan alam diselaraskan dengan pemanfaatan berkelanjutan. Sementara di tingkat tapak, program Desa Mandiri Peduli Mangrove (DMPM) terus didorong untuk mengubah kebiasaan eksploitasi menjadi pengelolaan lestari, seperti ekowisata dan produk berbasis mangrove yang menciptakan lapangan kerja hijau.

Sejalan dengan upaya perlindungan dan pemulihan ekosistem mangrove yang terus dimasifkan KLH/BPLH, Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, menegaskan komitmen Kementerian Kehutanan untuk terus memperkuat rehabilitasi mangrove, khususnya pada kawasan mangrove yang berada dalam kewenangannya.

“Kami dari Kementerian Kehutanan berkomitmen untuk terus meningkatkan rehabilitasi mangrove, karena ada 2,73 juta hektare mangrove dalam kawasan hutan yang menjadi tanggung jawab kami. Kami juga dalam rehabilitasi mangrove melibatkan masyarakat sekitar, salah satunya melalui Kebun Bibit Rakyat Mangrove,” ungkap Wamen Rohmat.

Keberhasilan dalam menjalankan berbagai program strategis ini menuntut sinergi yang kuat. Oleh sebab itu, KLH/BPLH berkeinginan untuk terus melakukan penguatan kemitraan strategis antar kementerian dan lembaga pemerintah. Kolaborasi lintas sektoral ini dipastikan agar upaya pemulihan ekosistem pesisir tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi gerakan nasional yang terpadu dari pusat hingga ke daerah.

“Kita selalu melalui Menteri Lingkungan Hidup menyuarakan kembali pentingnya lingkungan itu harus dijaga. Kementerian Kelautan dan Perikanan sangat concern dan sangat berkomitmen menyeimbangkan antara ekologi dan ekonomi (ekonomi biru). Salah satu program yang akan dilakukan adalah revitalisasi Pantura Jawa, termasuk restorasi mangrove,” jelas Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, sebagai wujud dukungan kolaborasi multipihak dalam perlindungan ekosistem mangrove.

Momentum peringatan Hari Mangrove Sedunia ini menjadi pengingat bahwa kebijakan berbasis data, tata kelola yang terintegrasi, serta kemitraan lintas kementerian/lembaga bermuara pada satu komitmen utama. Seluruh upaya pemulihan, perlindungan, dan pengelolaan yang dilakukan hari ini merupakan fondasi mutlak dalam upaya menjaga mangrove, mengamankan generasi mendatang.

 

 

Sumber : https://kemenlh.go.id/news/detail/hari-mangrove-sedunia-2026-ajak-masyarakat-tanam-1-juta-mangrove-untuk-amankan-generasi-mendatang 

Baca Terusannya »»  

Canangkan Revitalisasi Kawasan Tugu Koperasi Tasikmalaya, Menteri Kebudayaan Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Kemandirian Ekonomi Bangsa

 


Tasikmalaya, 26 Juli 2026 – Dalam rangka Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menghadiri  Pencanangan Revitalisasi Kawasan Tugu Koperasi di Tasikmalaya yang diselenggarakan di Tugu Koperasi, Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Mengusung tema Harkopnas “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, Pencanangan Revitalisasi dan Penetapan Cagar Budaya Kawasan Tugu Koperasi ini menjadi upaya strategis pemerintah dalam melestarikan kawasan bersejarah dan memperkuat nilai-nilai ekonomi kerakyatan berbasis koperasi. 

Kawasan Tugu Koperasi di Kota Tasikmalaya merupakan gedung Pusat Koperasi Kabupaten Tasikmalaya (PKKT) yang menjadi situs bersejarah bagi gerakan koperasi Indonesia. PKKT didirikan pada tahun 1934 oleh para pelopor gerakan koperasi di Tasikmalaya. Gedung PKKT menjadi lokasi penyelenggaraan Kongres Koperasi Pertama Indonesia pada 12 Juli 1947 yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi. 

Akan tetapi dalam peristiwa sejarah, ​Agresi Militer Belanda ke-2 pada 1949 meluluh-lantahkan Gedung PKKT Tasikmalaya, termasuk menyebabkan hilangnya beberapa dokumen Kongres Koperasi Pertama. Meski bangunan asli telah hancur, kawasan ini tetap dikenang sebagai salah satu tonggak penting dalam sejarah lahir dan berkembangnya gerakan koperasi Indonesia.

Revitalisasi Kawasan Tugu Koperasi menjadi langkah strategis dalam menata kembali kawasan yang memiliki nilai historis tinggi. Program ini tidak hanya berfokus pada penataan fisik, tetapi juga pada penguatan nilai edukatif, budaya, dan ekonomi masyarakat sekitar. Kawasan ini memiliki makna penting sebagai simbol semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi bangsa.

Melalui program revitalisasi, pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan berupaya menjadikan kawasan ini sebagai destinasi edukasi sejarah sekaligus daya tarik wisata budaya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

Menbud Fadli Zon dalam sambutannya menyampaikan bahwa kongres koperasi pertama di Tasikmalaya dari sisi sejarah mempunyai makna yang penting karena wilayah Tasikmalaya merupakan salah satu pusat produksi dan ekonomi rakyat di Jawa Barat, bahkan Indonesia. 

“Konteks ini harus kita tempatkan di dalam sejarah yang sangat penting, terlebih bagaimana mengubah Kawasan Tugu Koperasi ini menjadi tempat living heritage atau situs budaya yang hidup, karena memang dari sinilah semangat koperasi. Koperasi sekarang ini menjadi prioritas Presiden, dan tertuang dalam Asta Cita, sehingga kami berharap dalam waktu dekat situs kawasan dari Tugu Koperasi bisa kita umumkan sebagai cagar budaya nasional,” ungkap Menbud. 

Kehadiran Menteri Kebudayaan pada kesempatan ini diharapkan dapat memberikan dorongan strategis dalam pengembangan kawasan berbasis warisan budaya serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelestarian nilai-nilai sejarah bangsa.

Turut hadir dalam kesempatan ini sejumlah tokoh, antara lain Menteri Koperasi, Ferry Juliantono; Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah; Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi; Wakil Walikota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara; serta Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat. Hadir mendampingi Menteri Kebudayaan, antara lain Direktur Sejarah dan Permuseuman, Agus Mulyana; Direktur Bina Sumber Daya Manusia, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan, Syukur Asih Suprojo; dan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Barat, Retno Raswaty. 

Kementerian Kebudayaan terus mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam pengembangan kawasan berbasis warisan budaya. Pencanangan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama terhadap pelestarian sejarah sekaligus pembangunan kebudayaan yang berkelanjutan.

 

 

Sumber : https://kemenbud.go.id/publikasi/berita/canangkan-revitalisasi-kawasan-tugu-koperasi-tasik 

Baca Terusannya »»  

Cetak Agen Perubahan, Kemenpora Dorong Akses Olahraga Disabilitas lewat ToT

 


Semarang: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) terus mempercepat langkah pembinaan olahraga inklusif di tanah air. Guna meruntuhkan keterbatasan akses dan fasilitas, Kemenpora menggelar Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas di Kota Semarang, Jawa Tengah pada 25-26 Juli 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh 115 peserta dari National Paralympic Committee (NPC) Jawa Tengah dan Special Olympics Indonesia (SOIna) ini dibuka secara resmi oleh Analis Kebijakan Ahli Utama pada Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora,  Dwijayanto Sarosa Putera.

Dalam sambutannya, Dwijayanto menyoroti angka partisipasi olahraga penyandang disabilitas di Indonesia yang saat ini baru menyentuh 11,6 persen. Menurutnya, ToT ini menjadi salah satu jawaban konkret pemerintah atas ketimpangan tersebut.

"Fakta di lapangan menunjukkan rendahnya partisipasi ini bukan karena teman-teman disabilitas tidak ingin berolahraga, melainkan akibat minimnya akses, keterbatasan fasilitas yang ramah disabilitas, serta langkanya dukungan tenaga pelatih yang memiliki kompetensi inklusi," tegas Dwijayanto.

Oleh karena itu, ia menekankan bahwa pelatihan ini lebih dari sekadar transfer ilmu teknis. "Kami berharap para peserta pulang bukan sekadar sebagai master trainer, melainkan sebagai agen perubahan, pemandu bakat (talent scout), dan penyala harapan di komunitas masing-masing untuk menemukan talenta-talenta berprestasi," tambahnya.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan komprehensif yang dimulai dari pemaparan materi oleh narasumber, sesi praktik olahraga secara langsung, dan ditutup dengan evaluasi atau post-test untuk mengukur penyerapan kompetensi.

Langkah Kemenpora ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah, Anton Asfihani, yang hadir mewakili Kepala Dinas, menyebut kegiatan ini sebagai langkah vital bagi ekosistem olahraga disabilitas.

"Pelaksanaan Training of Trainers ini merupakan agenda strategis untuk menjaga keberlanjutan pembinaan olahraga disabilitas di Indonesia. Kami berharap program ini memberikan dampak signifikan bagi keolahragaan disabilitas, khususnya di wilayah Jawa Tengah," ujar Anton.

Apresiasi senada turut disampaikan oleh Ketua Bidang Organisasi NPCI Jawa Tengah, Slamet Widodo, Ia menilai program ToT ini sebagai bentuk nyata kepedulian dan keberpihakan Kemenpora terhadap penyandang disabilitas.

Kepada para peserta, Slamet berpesan agar mereka menyadari pentingnya peran yang kini diemban. "Menjadi penggerak olahraga adalah tugas yang sangat strategis, bukan hal remeh. Melalui olahraga, sudah terbukti seseorang bisa meningkatkan kualitas dirinya, bahkan bisa 'naik level' melalui jalur prestasi," tuturnya.

Dampak dari pelatihan ini pun langsung dirasakan oleh peserta. Widyawati, salah satu peserta yang berlatar belakang relawan organisasi olahraga disabilitas, mengaku bersyukur atas pembekalan yang diterimanya.

"Ilmu yang saya dapatkan di sini akan saya gunakan untuk menjaring teman-teman disabilitas di pelosok daerah agar mau bergerak aktif. Syukur-syukur dari pergerakan ini, kita bisa mendapatkan talenta baru yang siap dibina untuk mencetak prestasi," ungkap Widyawati.

Lewat lahirnya ratusan penggerak baru ini, Kemenpora menargetkan adanya efek bola salju (snowball effect) dalam penyebarluasan ilmu keolahragaan disabilitas di daerah, sehingga pembinaan olahraga inklusif dapat berjalan secara berkesinambungan. 

 

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/6903/cetak-agen-perubahan-kemenpora-dorong-akses-olahraga-disabilitas 

Baca Terusannya »»  

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra : Ibadah Haji Bukan Sekadar Perjalanan Fisik

 


PATI – Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik ke Tanah Suci, melainkan ujian kesabaran dan keikhlasan hati. Pesan itu disampaikan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat membuka Manasik Calon Jamaah Haji KBIHU Jabal Nur Tahun 2027 di Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (26/7/2026). Melalui manasik tersebut, calon jamaah dibekali pemahaman syariat, kesiapan fisik, mental, serta tata cara ibadah agar mampu meraih haji mabrur.
 
Chandra mengatakan, manasik menjadi bekal penting agar setiap calon jamaah memahami rangkaian ibadah sekaligus mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan selama berada di Tanah Suci.
 
"Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik ke Tanah Suci, melainkan ujian kesabaran dan keikhlasan hati. Luruskan niat hanya karena Allah SWT, jaga kebersamaan, dan saling membantu antarsesama jamaah," kata Chandra.
 
Ia juga mengapresiasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Jabal Nur yang dinilai konsisten mendampingi dan membimbing calon jamaah haji di Kabupaten Pati.
 
Menurutnya, peran lembaga bimbingan sangat strategis dalam membantu jamaah memahami tata cara ibadah sesuai tuntunan syariat.
 
"Kesehatan fisik dan mental harus benar-benar dijaga. Ibadah haji membutuhkan stamina yang prima serta kesabaran yang tinggi," tegas Plt Bupati.
 
Selain itu, Chandra memohon doa dari seluruh calon jamaah agar Kabupaten Pati senantiasa diberi kedamaian, keberkahan, kesejahteraan, serta dijauhkan dari berbagai bencana. 
 
Ia berharap para jamaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
 
Pemerintah Kabupaten Pati, lanjut Chandra, akan terus memperkuat koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati untuk memastikan pelayanan jamaah berjalan optimal. Sinergi tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan, penyediaan katering, hingga armada transportasi menuju Asrama Haji Donohudan.
 
Sementara itu, KBIHU Jabal Nur akan melanjutkan rangkaian pembinaan melalui sejumlah pertemuan manasik teori dan praktik lapangan sebelum keberangkatan, sehingga calon jamaah semakin siap menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
 
Selain dihadiri Plt Bupati Pati beserta jajaran Forkopimda, kegiatan tersebut juga diikuti oleh Staf Ahli Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, Asisten Sekda, serta Ketua dan Pengurus KBIHU Jabal Nur Pati. 
 
Adapun peserta kegiatan adalah seluruh calon Jamaah Haji KBIHU Jabal Nur Kabupaten Pati.
 
 
 
Baca Terusannya »»  

Sabtu, 25 Juli 2026

Opening Ceremony Berjalan Meriah, Piala Presiden 2026 Jadi Ajang Bangkitkan UMKM dan Beri Dampak Ekonomi bagi Masyarakat

 


Kab Bandung: Opening ceremony Piala Presiden 2026 berlangsung meriah di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7) malam. Tidak hanya serunya laga Persib Bandung menghadapi Arema FC, Piala Presiden tahun ini juga menjadi ajang pemberdayaan UMKM. 

Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026 Maruarar Sirait mengatakan penyelenggaraan Piala Presiden tahun ini meningkat dibanding edisi sebelumnya. Selain total hadiah juara yang naik menjadi Rp6 miliar, jumlah peserta dari luar negeri juga bertambah sehingga kualitas persaingan semakin meningkat.

"Hadiahnya naik, tadinya 5,5 miliar jadi 6 miliar. Kemudian peserta luar negerinya juga nambah. Dulu cuma dua ya tahun lalu dua ya? Port FC sama Oxford United. Sekarang ada tiga ya," kata Maruarar.

Tak hanya dari sisi pertandingan, Maruarar menyebut panitia juga memberi perhatian besar terhadap pemberdayaan pelaku UMKM di sekitar stadion. Menurutnya, proses kurasi dilakukan agar pelaku usaha yang sudah berkembang maupun yang sedang merintis sama-sama mendapat kesempatan memasarkan produknya.

"Saya lihat pengelolaan UMKM-nya lebih bagus sekarang. Lebih bersih, terus tempat-tempatnya disiapkan, lebih ramai juga. Karena saya minta sama Ketua Pelaksana, untuk UMKM itu serius ditangani dengan cara tadi, pilih yang brand-brand-nya yang sudah besar dan yang belum besar tapi punya potensi untuk besar," ujarnya.

Maruarar juga menilai harga tiket yang dipatok Rp50 ribu menjadi salah satu alasan tingginya antusiasme masyarakat. Menurutnya, sepak bola harus menjadi hiburan yang berkualitas namun tetap terjangkau.

"Kan buat hiburan rakyat, dan supaya rakyat itu bisa mendapatkan hiburan yang berkualitas ya. Terjangkau, berkualitas, aman, makanannya juga terjangkau juga. Kan harusnya negara begitu kan, kalau negara hadir itu ya membuat hiburan yang berkualitas, bayar tiketnya murah, makanannya juga oke, tempatnya bersih, aman," tegasnya.

"Saya pikir ini harus jadi model buat pengelolaan sepak bola, supaya industri olahraga kita makin maju. Makanya kita diaudit kan selalu oleh PwC dengan sebaik-baiknya. Dan juga tidak menggunakan uang negara ya, tidak ada dari BUMN, tidak ada dari APBN. Jadi semuanya dari swasta," sambungnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2026 Tsamara Amany mengungkapkan seluruh tiket pertandingan pembuka ludes terjual sebelum kick-off. Sebanyak 24 ribu penonton memadati Stadion Si Jalak Harupat untuk menyaksikan rangkaian pertandingan hari pertama.

"Antusiasme penonton luar biasa, tiket yang terjual sebanyak 24.000 lembar dan sudah habis terjual (sold out)," ujar Tsamara.

Ia mengatakan panitia telah menyiapkan seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari pengamanan hingga kebersihan stadion dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk membangun budaya baru di kalangan suporter.

"Kami ingin meninggalkan budaya yang baik bagi suporter dan penonton ke depannya. Jadi malam ini tinggal kita lihat apakah pertandingannya berlangsung seru atau tidak. Insyaallah semuanya berjalan lancar," tuturnya.

Menurut Tsamara, pertandingan Persib melawan Arema juga menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa rivalitas suporter dapat berjalan secara positif dalam suasana yang aman dan tertib.

"Bahwa selama semuanya dapat dijaga dengan baik, kualitas pertandingan baik, keamanan baik, penempatan penonton tertata rapi, dan seluruh aspek dipastikan berjalan sesuai rencana, maka ini akan menjadi pertemuan dua kelompok suporter yang positif," harapnya.

Selain menghadirkan pertandingan berkualitas, Piala Presiden 2026 juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Panitia melibatkan 100 UMKM, masing-masing 50 pelaku usaha di Bandung dan 50 di Surabaya, yang dipilih melalui proses kurasi ketat.

Tsamara berharap kehadiran puluhan ribu suporter selama turnamen dapat menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga berbagai usaha lokal lainnya.

"Karena itu kami melibatkan UMKM dan berharap kehadiran suporter dari luar daerah dapat mendorong sektor perhotelan, transportasi, kuliner, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya. Ada efek berganda (multiplier effect) yang ingin kami hadirkan," pungkasnya.

Sejumlah pejabat turut menghadiri seremoni pembukaan, di antaranya Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/6902/opening-ceremony-piala-presiden-2026-berlangsung-meriah-di-stadio 

Baca Terusannya »»  

Menpar Pastikan Kesiapan Ijen Jelang Revalidasi UNESCO Global Geopark

 


Banyuwangi, 25 Juli 2026 — Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi untuk memastikan pengelola Geopark Ijen bersama seluruh pemangku kepentingan siap menghadapi proses revalidasi UNESCO Global Geopark (UGGp). 

Ijen dijadwalkan menjalani proses revalidasi oleh tim asesor UNESCO pada 3–7 Agustus 2026. Revalidasi merupakan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pengelolaan kawasan guna memastikan standar UNESCO tetap dipenuhi secara berkelanjutan.

"Target kita adalah mempertahankan predikat green card sebagai bukti bahwa pengelolaan kawasan telah mampu menyeimbangkan aspek konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat," kata Menpar Widiyanti saat berdiskusi bersama pemerintah daerah dan pengelola Geopark Ijen di Pendopo Sabha Swagatha, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (25/7/2026).

Menpar menjelaskan, Ijen resmi menyandang status UNESCO Global Geopark sejak 9 September 2023. Kawasan geopark ini memiliki luas sekitar 4.723 kilometer persegi yang mencakup wilayah Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, dengan kekayaan berupa 21 geosite, 6 biosite, 10 culture site, dan 8 warisan budaya tak benda (intangible heritage). Salah satu daya tarik utamanya adalah fenomena blue fire serta danau kawah dengan tingkat keasaman tertinggi di dunia.

Menurut Menpar, proses revalidasi tidak hanya menjadi upaya mempertahankan pengakuan internasional, tetapi juga momentum memperkuat tata kelola destinasi berbasis konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Oleh karena itu, Menpar menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak agar setiap rekomendasi asesor UNESCO dapat ditindaklanjuti secara optimal, mulai dari penguatan promosi warisan geologi, peningkatan aksesibilitas, hingga pengembangan kemitraan. Kementerian Pariwisata juga akan terus memberikan pendampingan sampai seluruh tahapan revalidasi selesai.

"Pengelolaan Kawah Ijen harus selalu mengedepankan aspek keselamatan wisatawan dan prinsip-prinsip pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," kata Menpar.

Kunjungan wisatawan ke Banyuwangi terus menunjukkan tren positif, salah satunya didukung oleh daya tarik Geopark Ijen. Sepanjang 2025, Provinsi Jawa Timur mencatat lebih dari 82,3 juta kunjungan wisatawan nusantara dan sekitar 521 ribu kunjungan wisatawan mancanegara.

Sementara itu, Kabupaten Banyuwangi menerima sekitar 529 ribu kunjungan wisatawan nusantara dan 73 ribu kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025.

Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan, Menpar menegaskan pentingnya terus meningkatkan kualitas amenitas, kebersihan, keamanan, kenyamanan, pengelolaan sampah, penguatan storytelling destinasi, serta kapasitas sumber daya manusia agar pengalaman wisata semakin berkualitas.

"Pengalaman wisata yang berkualitas akan menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing destinasi sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat," kata Menpar.

 

Konektivitas Destinasi 4B

Dalam kunjungan tersebut, Menpar Widiyanti juga meninjau kesiapan infrastruktur dan konektivitas kawasan wisata 4B (Banyuwangi–Bali Barat–Bali Utara–Bali Timur) di Pantai Marina Boom Banyuwangi yang menjadi salah satu gerbang penghubung antara Banyuwangi dan Pulau Bali.

Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi Tingkat Menteri tentang Pengembangan Wilayah Bali yang diinisiasi Kementerian Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan pada 20 Juli 2026, sekaligus mendukung pemerataan pergerakan wisatawan di kawasan Bali dan sekitarnya.

Menpar menjelaskan Kementerian Pariwisata saat ini tengah menyusun dan memperbarui pola perjalanan wisata dari konsep 3B menjadi 4B dengan memasukkan kawasan Bali Timur sebagai bagian dari jalur perjalanan wisata. Penyusunan pola perjalanan ini dilakukan melalui pemetaan rute wisata berkelanjutan sejak titik masuk wisatawan.

Rute tersebut dimulai dari Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, dilanjutkan ke KBS Park di Jembrana, kawasan Pemuteran dan Lovina di Bali Utara, Desa Wisata Les, hingga destinasi wisata selam unggulan di Tulamben dan Amed, Bali Timur.

 

Desa Wisata Osing Kemiren

Menutup rangkaian kunjungan kerja di Banyuwangi, Menpar Widiyanti melakukan visitasi ke Desa Wisata Osing Kemiren yang sebelumnya meraih penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 dan terpilih dalam UN Tourism Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025. 

Menpar menilai capaian tersebut menjadi peluang strategis bagi Desa Kemiren untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, inovasi, digitalisasi, keberlanjutan, dan daya saing sehingga mampu meraih predikat UN Tourism Best Tourism Villages pada masa mendatang.

"Atas capaian ini, saya mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Desa Adat Osing Kemiren. Prestasi ini adalah milik bersama dan menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Banyuwangi maupun Jawa Timur, tetapi juga bagi Indonesia," ucap Menpar.

Menurut Menpar, Desa Kemiren telah membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi masyarakat melalui pengembangan desa wisata. Pendekatan tersebut sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Kabinet Merah Putih.

"Saya berharap masyarakat Desa Kemiren terus menjaga keaslian budaya Osing, meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat UMKM lokal, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas promosi desa wisata sehingga semakin dikenal di tingkat dunia," kata Menpar.

 

 

 

Sumber ; https://kemenpar.go.id/berita/siaran-pers-menpar-pastikan-kesiapan-ijen-jelang-revalidasi-unesco-global-geopark 

Baca Terusannya »»  

Menteri PKP Percepat Bedah Rumah BSPS di Bandung, Tegaskan Bantuan Harus Transparan dan Gratis untuk Rakyat

 


Kabupaten Bandung – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terus memastikan Program 3 Juta Rumah berjalan tepat sasaran, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Menteri PKP Maruarar Sirait saat mengunjungi lokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Cilampeni, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (25/07/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP meninjau langsung rumah calon penerima bantuan (CPB) BSPS milik Tardi, seorang pemulung yang rumahnya berada dalam kondisi rusak berat. Berdasarkan hasil survei dan verifikasi lapangan, rumah tersebut dinilai memenuhi seluruh persyaratan sebagai penerima bantuan BSPS, sehingga menunjukkan bahwa proses pendataan dan verifikasi telah berjalan secara tepat sasaran.

Menteri PKP meminta agar proses pembangunan rumah Pak Tardi yang semula dijadwalkan berlangsung pada 26 Agustus hingga 30 November 2026 dapat dimulai lebih cepat. Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses pelaksanaan BSPS tidak boleh dipungut biaya dalam bentuk apa pun kepada masyarakat.

"Kami ingin rakyat segera merasakan manfaat program ini. Jangan diperlambat, dan jangan sampai ada pungutan apa pun kepada masyarakat. Program ini adalah hak rakyat dan harus dilaksanakan secara bersih, transparan, serta penuh tanggung jawab," tegas Menteri PKP.

Kabupaten Bandung pada tahun 2026 memperoleh alokasi BSPS sebanyak 3.235 unit rumah yang tersebar di 31 kecamatan dan 196 desa. Jumlah tersebut meningkat sangat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang hanya memperoleh alokasi 35 unit rumah, sekaligus menjadi rekor peningkatan alokasi BSPS di daerah tersebut.

Khusus Kecamatan Katapang, alokasi BSPS mencapai 33 unit rumah. Secara nasional, Provinsi Jawa Barat juga menjadi provinsi dengan alokasi BSPS terbesar pada tahun 2026, yakni sebanyak 46.817 unit rumah, sebagai bentuk komitmen pemerintah mempercepat penanganan rumah tidak layak huni dan meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

Pada kesempatan yang sama, Menteri PKP juga berdialog dengan masyarakat mengenai berbagai program pemerintah di sektor perumahan, termasuk kemudahan memiliki rumah melalui Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP).

Masyarakat juga diperkenalkan dengan aplikasi SIKUMBANG Tapera sebagai sarana untuk memperoleh informasi rumah subsidi yang telah siap huni.

Menteri PKP mengingatkan jajaran Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Jawa II agar lebih aktif menyosialisasikan berbagai program Kementerian PKP sehingga semakin banyak masyarakat yang mengetahui berbagai kemudahan yang telah disiapkan pemerintah.

"Arahan Presiden Prabowo jelas bahwa untuk rumah subsidi bukan hanya gambar tapi rumahnya sudah jadi dan saya ingin perangkat daerah dan Balai Perumahan dapat mensosialisasikan lebih aktif lagi agar program Presiden Prabowo dapat diketahui oleh seluruh rakyat," ujar Menteri PKP Maruarar Sirait.

Selain melakukan peninjauan BSPS, Menteri PKP juga menyaksikan pelaksanaan Simulasi Tender Rakyat melalui Pemilihan Terbuka Toko (PTT) sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan efisiensi pelaksanaan program BSPS.

Simulasi tersebut didampingi Direktur Pengembangan Kawasan dan Permukiman Anggoro, Kepala Pusat Irianto, serta Sesditjen Kawasan Permukiman Musrifah.

Sebanyak tiga toko berpartisipasi dalam proses pemilihan terbuka, yakni PT Sukamenag Jaya, Toko Sumber Berkah, dan TB Yeni, untuk memenuhi kebutuhan material bagi empat penerima bantuan.

Hasil simulasi menunjukkan adanya efisiensi anggaran sebesar Rp2.898.000 atau 4,14 persen dari total pagu Rp70.000.000, dengan PT Sukamenag Jaya terpilih sebagai pemenang.

Menteri PKP menegaskan bahwa mekanisme Pemilihan Terbuka Toko merupakan bentuk reformasi tata kelola pelaksanaan BSPS agar seluruh proses berlangsung terbuka, kompetitif, akuntabel, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

"Program ini adalah program untuk rakyat sehingga seluruh prosesnya harus transparan, terbuka, dan tidak boleh ada pungutan apa pun. Efisiensi anggaran yang dihasilkan juga akan dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk tambahan bantuan perumahan," tegas Menteri PKP.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem Daerah Pemilihan Jawa Barat II, Rajiv Singh, menyampaikan apresiasi atas komitmen Kementerian PKP dalam memperbesar alokasi bantuan perumahan bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

"Terima kasih Pak Menteri, Kementerian PKP sudah bantu banyak untuk kami, dan dari bantuan itu saya juga akan menambah bantuannya secara pribadi untuk rakyat," ujar Rajiv Singh.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian,Sekda Jawa Barat, Bupati Bandung Dadang Supriatna, Plt. Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Rini Dyah Mawarty, Staf Khusus Bidang Perbankan dan Pembiayaan Dwidadi Sugito, Staf Khusus Bidang Internal dan Penjadwalan Novelin Silalahi, jajaran BP3KP Jawa II, serta pejabat Eselon II dan III Kementerian PKP.

 

 

Sumber : https://pkp.go.id/berita/detail/menteri-pkp-percepat-bedah-rumah-bsps-di-bandung-tegaskan-bantuan-harus-transparan-dan-gratis-untuk-rakyat 

Baca Terusannya »»