Cari Blog Ini

Minggu, 16 Agustus 2026

Antusias Warga Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI: Berburu Undangan hingga Tunggu Atraksi Pesawat


 

Mendapatkan undangan untuk mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan bukan perkara mudah bagi sejumlah warga. Mereka harus berjibaku dalam perebutan atau “war” undangan secara daring, bahkan ada yang baru berhasil memperoleh kuota tambahan setelah beberapa hari mencoba.

Suasana itu terasa di Gedung Krida Bhakti, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Sabtu (15/08/2026). Sejumlah masyarakat datang untuk mengambil undangan yang telah berhasil mereka dapatkan secara daring. Salah satunya Alin, model asal Serang, Banten, yang mengaku baru berhasil mendapatkan undangan pada hari kedua setelah ikut “war”.

“Jujur susah banget. Ini benar-benar perjuangan banget. Aku tuh sebenernya udah nge-alarm ya, cuma ketiduran, dan pas hari kedua begitu aku bangun, aku langsung nge-war dan ternyata dapat,” ujar Alin.

Alin bahkan sudah mempersiapkan pakaian yang akan dikenakannya saat menghadiri upacara. Ia juga mengaku antusias karena upacara akan dipimpin Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara. Pertemuan secara langsung dengan Presiden Prabowo menjadi salah satu hal yang membuatnya semakin bersemangat.

“Pastinya kagum banget ya dan pasti kayak aku udah ngefans banget, pengen banget foto sebenernya ya, dan aku bakal ngerasa... wow, excited. Iya, excited banget. Dan bangga banget sih ya sama Pak Prabowo,” ungkapnya.

Cerita perjuangan mendapatkan undangan juga dialami Ilham, pengemudi ojek daring asal Lampung yang berdomisili di Cipondoh, Tangerang. Ilham mengatakan dirinya telah mencoba mendapatkan undangan selama lima hari pertama, tetapi selalu gagal. Ia kemudian kembali mencoba setelah mendapat informasi mengenai tambahan kuota.

“Pas ada info dari Menteri Sekretaris Negara katanya ada tambahan, jadi stay lagi tuh di hari Selasa, tanggal 11. Akhirnya alhamdulillah dapat,” katanya.

Sementara untuk rangkaian upacara, Ilham paling menantikan atraksi pesawat. Baginya, menyaksikan pertunjukan tersebut secara langsung akan menghadirkan pengalaman yang berbeda dibandingkan melihatnya melalui televisi.

“Lebih ke atraksi pesawat segala macam karena kan kita biasa lihat di TV ya. Sekarang ngelihat langsung lebih senang aja gitu. Di atas kepala sendiri tinggal nengok,” tuturnya.

Pengalaman serupa juga dialami Nurul, warga Jakarta Pusat, dan Aulia, warga Bekasi. Keduanya sama-sama mendapatkan undangan setelah melewati proses “war”. Bagi Nurul, salah satu momen yang paling ingin dirasakan secara langsung adalah ketika lagu “Mengheningkan Cipta” berkumandang.

“Kalau aku jujur pengin dengerin lagu Mengheningkan Cipta secara langsung, kayaknya bikin merinding ya,” ujarnya.

Berbeda dengan mereka yang harus mencoba berkali-kali, Bagas Prasetyo, karyawan swasta asal Sukabumi, justru mendapatkan undangan dengan relatif mudah. Bagas mengaku baru bersiap lima menit sebelum proses perebutan undangan dimulai. Namun, keberuntungan langsung berpihak kepadanya.

“Dibilangin kok saya emang hoki, karena saya lima menit mau mulainya baru siap-siap. Langsung dapet. Orang kan berkali-kali refresh tuh nggak dapat-dapat, aku sekali masuk langsung isi data, beres semua langsung ke-kirim, langsung dapet,” kata Bagas.

Saat mengambil undangan di Gedung Krida Bhakti, Bagas juga menilai prosesnya tidak sesulit yang dibayangkan. Antrean berlangsung relatif cepat meski sebelumnya ia sempat mendengar banyak kabar mengenai antrean panjang.

“Bisa dibilang lumayan cukup mudah lah. Dan waktunya juga lumayan cepat. Kan banyak berita kan orang ngantrinya lama segala macam, ternyata tidak kok,” tuturnya.

Beragam cerita tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan menuju upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI bagi sebagian masyarakat telah dimulai jauh sebelum mereka tiba di Istana. Ada yang harus berkali-kali mencoba, ada yang menunggu kuota tambahan, dan ada pula yang beruntung mendapatkannya hanya dalam sekali percobaan. Namun, semua bertemu pada satu hal: keinginan untuk merasakan langsung suasana peringatan kemerdekaan, menyaksikan upacara dari dekat, dan menjadi bagian dari momen bersejarah yang selama ini lebih sering mereka saksikan melalui layar televisi.

 

sumber :  https://setneg.go.id/baca/index/antusias_warga_jelang_hut_ke_81_kemerdekaan_ri_berburu_undangan_hingga_tunggu_atraksi_pesawat

Baca Terusannya »»  

Pembangunan Posko Terpadu hingga Percepatan Rehab-Rekon, Pemerintah Perkuat Sinergi Penanganan Pascagempa NTT


 

Pemerintah menegaskan langkah cepat dan terpadu dalam penanganan pascabencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut meliputi pembentukan posko bencana terpadu di wilayah terdampak hingga percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur utama.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam keterangannya kepada awak media usai menggelar rapat koordinasi penanganan darurat pascabencana gempa bumi pada Minggu, 16 Agustus 2026, di Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT.

“Tadi sudah disampaikan, ini akan segera dibentuk posko. Dalam hari kedua ini sudah terbentuk posko, pemerintah pusat ada posko, posko nasional. Nanti Kepala BNPB sampaikan bahwa bantuan logistik dari Jakarta, dari daerah lain terkonsolidasi nanti di Halim, dikirimkan ke sini,” jelas Menteri Pratikno.

Menurut Menko PMK, dalam tahap tanggap darurat, pemerintah memprioritaskan penyelamatan dan pemulihan warga serta wilayah terdampak. Pemerintah juga akan segera memulihkan infrastruktur utama agar dapat kembali berfungsi dalam waktu sesingkat-singkatnya.

“Dalam tahap tanggap darurat ini, yang utama tentu saja adalah menyelamatkan warga yang terdampak, kemudian mengembalikan infrastruktur yang rusak agar segera fungsional, apakah itu jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, kemudian juga jaringan internet dan lain-lain, itu recover dalam waktu sesingkat-singkatnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Menteri Pratikno menuturkan bahwa pemerintah juga berkomitmen melakukan pemulihan secara berkelanjutan melalui pembangunan kembali wilayah terdampak. Selain itu, Menteri Pratikno menuturkan bahwa pemerintah akan memperkuat ketangguhan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi bencana.

“Bencana tidak bisa sepenuhnya kita hindari, tapi kita harus membangun pemda yang tangguh, masyarakat yang tangguh, infrastruktur yang tangguh, dan juga masyarakat yang tangguh dalam menghadapi bencana,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pratikno menegaskan bahwa langkah cepat dan terpadu yang dilakukan pemerintah menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi bencana. Menurutnya, sinergi dan sinkronisasi seluruh jajaran pemerintah menjadi hal penting untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat.

“Pemerintah pusat ini benar-benar full team hadir ke sini. Hadir ke sini. Masing-masing menanyakan ada problem apa dan apa yang sudah dilakukan, apa yang akan dilakukan, dan seterusnya. Jadi, sinkronisasi ini menjadi sesuatu yang sangat penting karena memang resources pusat untuk tanggap darurat dan juga rehab-rekon ini sangat besar,” ucapnya.

Menteri Pratikno turut menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban bencana. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam mempercepat penanganan tanggap darurat serta mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Kami menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada para korban, dan mohon kepada seluruh jajaran masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, segera melakukan aksi cepat dalam tanggap darurat dan mendukung secepatnya rehab-rekon,” pungkasnya.

 

sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/pembangunan-posko-terpadu-hingga-percepatan-rehab-rekon-pemerintah-perkuat-sinergi-penanganan-pascagempa-ntt/

Baca Terusannya »»  

Tangani Gempa M 7,7 Flores, Kepala BNPB Instruksikan Delapan Langkah Strategis Penanganan Darurat


 

LABUAN BAJO - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., memberikan arahan terkait penanganan darurat pascagempa bumi Magnitudo 7,7 yang melanda kawasan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Dalam rapat koordinasi bersama seluruh jajaran kementerian/lembaga dan pemerintah daerah di Kantor Bupati Manggarai Barat, NTT, Minggu (16/8), Kepala BNPB menetapkan delapan fokus langkah strategis yang wajib segera dieksekusi demi mempercepat evakuasi, pemenuhan logistik, hingga pemulihan awal wilayah terdampak.

Sebagai langkah pertama, Kepala BNPB mendorong pemerintah daerah di enam kabupaten terdampak parah (Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Ende, Nagekeo, dan Sikka) serta Pemerintah Provinsi NTT untuk segera menerbitkan penetapan status darurat resmi. Menurutnya, kepastian status hukum kedaruratan ini sangat vital agar BNPB, Kementerian PU, dan lembaga terkait memiliki payung hukum untuk menyalurkan dukungan anggaran serta bantuan teknis secara maksimal ke wilayah terdampak.

“Mohon hari ini segera dikeluarkan status daruratnya. Status kedaruratan ini perlu agar BNPB, kementerian/lembaga terkait dari PU dan lain sebagainya bisa membantu secara maksimal," tegas Suharyanto.

Sejalan dengan penetapan status tersebut, pada poin kedua Kepala BNPB meminta percepatan pembentukan Pos Satuan Tugas (Posko) di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi dengan mengoptimalkan peran unsur TNI-Polri sebagai komandan satgas. Pembentukan posko kedaruratan daerah ini krusial agar seluruh pergerakan taktis, penataan pengungsi, serta pendistribusian logistik di tingkat lokal dapat terkendali dalam satu komando yang terintegrasi.

“Pak Bupati boleh menunjuk Komandan Satuan TNI dan Polri sebagai komandan lapangan. Termasuk Pak Gubernur, untuk mengendalikan kabupaten yang terdampak, mohon juga segera dibentuk Posko provinsi," instruksinya.

Untuk mendukung penanganan di tingkat daerah, poin ketiga menetapkan bahwa Kepala BNPB mengomandoi langsung pembentukan Posko Utama Pendampingan Nasional di Labuan Bajo dan Posko Taktis di Maumere. Pembagian dua titik wilayah operasi ini dirancang untuk menjangkau seluruh kabupaten terdampak di Flores bagian barat dan timur secara cepat, presisi, serta merata.

“Kami membentuk Posko Nasional Pendampingan Provinsi yang pertama pusatnya di sini, di Labuan Bajo. Kemudian karena luas wilayah, kami juga membuka Posko di Maumere untuk melayani Sikka, Nagekeo, dan Ngada. Dua titik ini harapannya bisa mengular semua langkah penanganan bencana," paparnya.

Guna memastikan ketersediaan bantuan logistik dari luar daerah, pada poin keempat Kepala BNPB mengordinasikan pembukaan Posko Logistik Nasional di Halim Perdanakusuma, Jakarta. Pos penampungan terpusat ini bertugas menerima serta menyalurkan berbagai jenis bantuan dari kementerian, lembaga, BUMN, swasta, maupun masyarakat luas secara langsung menuju titik penerimaan di Flores melalui jalur udara.

“Masyarakat atau pihak yang ingin membantu, semuanya bisa melalui Posko Nasional yang sekarang sudah berdiri di Halim Perdanakusuma. Nanti dari Halim masuk ke Labuan Bajo, bisa juga masuk ke Maumere," jelas Kepala BNPB.

Sementara itu pada poin kelima, terkait keselamatan warga, Kepala BNPB menginstruksikan seluruh tim gabungan di bawah koordinasi Basarnas untuk memimpin pencarian dan pertolongan (SAR) hingga memastikan tidak ada lagi korban yang terjebak atau hilang. Operasi penyisiran reruntuhan ini terus dipacu bersama unsur TNI, Polri, dan relawan sampai lokasi terdampak dinyatakan benar-benar aman.

“Kami mohon Kepala Basarnas sesuai undang-undang memimpin langsung proses pencarian pertolongan. Mohon unsur TNI-Polri dan relawan bergabung di bawah kepemimpinan Kabasarnas," katanya.

Menanggapi pemulihan layanan dasar di poin keenam, Kepala BNPB menargetkan pemulihan fasilitas vital seperti jaringan listrik, air bersih, BBM, dan komunikasi dapat berfungsi normal secara terbatas dalam waktu 7 hari, sekaligus menegaskan agar pendataan kerusakan rumah warga dilakukan secara paralel tanpa menunggu masa tanggap darurat selesai. Pendataan awal yang cepat sangat dibutuhkan agar skema pembangunan Hunian Sementara (Huntara) atau perbaikan rumah dapat langsung dieksekusi.

“Saya mohon tidak usah menunggu sampai tanggap darurat selesai. Silakan mulai didata secara paralel. Begitu sudah jelas, segera kita tetapkan pembangunan, jangan sampai pendataan sekali lagi berlarut-larut," imbaunya.

Mendukung kelancaran distribusi logistik ke daerah terisolasi, pada poin ketujuh Kepala BNPB mengordinasikan pengerahan alutsista lintas lembaga, termasuk armada helikopter dan kapal laut milik TNI, Basarnas, serta BNPB. Seluruh alutsista udara dan laut ini difokuskan penuh untuk menembus titik-titik tersulit demi mengangkut bahan pangan, selimut, dan tenda pengungsian.

“Dari TNI ada 4 helikopter dan kapal laut, Basarnas mengerahkan kapal dan pesawat, serta BNPB 2 pesawat sayap lebar dan 1 helikopter. Alutsista ini kita fokuskan untuk pendistribusian logistik," ungkapnya.

Sebagai poin penutup, Kepala BNPB menginstruksikan pengoperasian Media Center resmi yang menggelar press briefing rutin setiap sore pukul 17.00 WITA. Kehadiran media center ini ditujukan untuk menyajikan pembaruan data secara transparan dari hari ke hari (day-to-day) sekaligus meredam simpang siur informasi dan disinformasi di tengah masyarakat.

“Mulai hari ini setiap sore jam 17.00 WITA, Media Center mulai beroperasi memberikan informasi day-to-day. Apa yang sering terjadi terkait simpang siur informasi di lapangan bisa kita minimalkan dengan memberikan informasi resmi setiap sore," tutup Suharyanto..

 

sumber :  https://www.bnpb.go.id/berita/tangani-gempa-m-77-flores-kepala-bnpb-instruksikan-delapan-langkah-strategis-penanganan-darurat

Baca Terusannya »»  

Menteri PU Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Pasca Gempa NTT


 

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 05.00 WITA. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan sekitar 7,7 magnitudo berpusat di wilayah pantai utara Pulau Flores atau 30 Km timur laut Nagekeo-Mbay, NTT.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan duka cita yang mendalam kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT. Ia juga mendoakan agar masyarakat yang menjadi korban diberikan kekuatan dan keselamatan dalam menghadapi kondisi tersebut

"Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan keselamatan, serta proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan dengan baik. Kementerian PU akan terus mendukung upaya penanganan di lapangan sesuai kebutuhan," kata Menteri Dody.

Menteri PU Dody Hanggodo menginstruksikan jajaran balai di wilayah NTT untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memberikan dukungan penuh dalam penanganan pascabencana.

"Kesiapan personel, alat berat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan infrastruktur yang terdampak dapat segera dipulihkan," kata Menteri Dody. 

Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Ditjen Bina Marga telah berada di lapangan untuk melakukan pemantauan dan identifikasi kondisi infrastruktur secara bertahap karena masih terdapat potensi gempa susulan. Dari hasil pemantauan awal, ditemukan sejumlah longsoran tebing yang menutup badan jalan nasional, di antaranya ruas Malwatar - Bts Kota Ruteng, Ruteng - Km 210, Ruteng - Reo - Kedindi, Km 210 - Bts. Kab, Manggarai, Gako - Aigela - Bts, Kota Ende, Danga - Maropokot, Kota Ende - Wolowaru dan Wolowaru - Maumere.

Untuk menjaga konektivitas dan memastikan ruas jalan tetap dapat difungsikan, Kementerian PU telah mengerahkan alat berat ke sejumlah lokasi terdampak. Pada wilayah kerja PPK 3.3, satu unit loader telah bergerak menuju lokasi. Di wilayah PPK 3.4, satu unit excavator juga telah dikerahkan untuk menangani material longsoran.

Sementara itu, pada wilayah PPK 4.1, dua unit loader telah menuju lokasi dan satu unit excavator disiagakan di Ende. Peralatan tersebut digunakan untuk mempercepat pembersihan material longsoran yang menutup atau mengganggu badan jalan sehingga akses masyarakat dan mobilitas penanganan bencana tetap terjaga.

Kepala BPJN NTT Janto menyampaikan, untuk sementara tim di lapangan masih memprioritaskan pembersihan material longsoran pada badan jalan. Pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jembatan dan seluruh ruas jalan nasional belum dapat dilakukan karena petugas masih mempertimbangkan faktor keselamatan di tengah kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Kementerian PU akan terus melakukan pemantauan dan pemutakhiran data kerusakan di lapangan seiring dengan kondisi yang memungkinkan. Penanganan akan dilakukan secara bertahap berdasarkan hasil asesmen untuk memastikan infrastruktur jalan nasional di wilayah terdampak kembali berfungsi dan mendukung proses pemulihan pascagempa.

 

sumber :  https://pu.go.id/berita/menteri-pu-kerahkan-alat-berat-tangani-longsoran-pasca-gempa-ntt

Baca Terusannya »»  

Pengiriman Logistik Hingga Kolaborasi Lintas Sektor, Pemerintah Gerak Cepat Tangani Pascagempa di NTT


 

Pemerintah terus mendorong percepatan penanganan pascagempa bumi di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya pada Minggu, 16 Agustus 2026, menyampaikan bahwa hingga Sabtu (15/8) malam, pemerintah telah mengirimkan total 27 ton logistik ke wilayah terdampak bencana.

“Ini adalah kloter terakhir penerbangan hari Sabtu. Dari total 27 ton logistik sudah terkirim ke NTT dengan berbagai kloter penerbangan Hercules di hari itu juga,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Selain pengiriman logistik, Seskab Teddy menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus mendorong kerja sama lintas sektor untuk memastikan penanganan pascagempa berjalan cepat dan tepat sasaran. Presiden juga telah memerintahkan jajaran terkait untuk melihat secara langsung kondisi di lokasi bencana.

“Presiden Prabowo juga telah memerintahkan Menko PMK, Mendagri, Menteri PU, Kepala BNPB, dan Kepala Basarnas serta Wamen Kesehatan dan Wamen Sosial beserta unsur PLN, Pertamina, dan Telkom untuk langsung terbang ke NTT pada hari kejadian untuk sesegera mungkin memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran,” tulis Seskab Teddy.

Seskab Teddy juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan pascagempa dengan mengerahkan personel TNI dan Polri untuk membantu proses pemulihan dan evakuasi di wilayah terdampak.

“Selain itu, langsung di hari kejadian, TNI Polri telah mengerahkan lebih dari 3.500 prajurit TNI Polri ke berbagai daerah di Flores pada hari Sabtu, disebar ke Manggarai, Maumere, Flores, dan daerah terdampak lainnya di NTT,” pungkasnya.

 

sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/pengiriman-logistik-hingga-kolaborasi-lintas-sektor-pemerintah-gerak-cepat-tangani-pascagempa-di-ntt/

Baca Terusannya »»  

Sabtu, 15 Agustus 2026

[Update] – Dampak Gempa M7.7 NTT, Lebih dari 40 Warga Meninggal Dunia


 

JAKARTA – Kaji cepat dampak gempa M7,7 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus dilakukan petugas gabungan. Lebih dari 40 warga meninggal dunia dan ratusan rumah mengalami kerusakan. 

Berdasarkan data sementara pada Sabtu (15/8), pukul 18.48 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis total jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang. Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Mamggarai Barat 1 orang, Ngada 1 orang dan Ende 1 orang.  Selain korban ini, petugas mengevakuasi dan melakukan perawatan medis terhadap para korban luka-luka. 

Data sementara sore tadi, pukul 17.00 WIB, Sabtu (15/8), total rumah rusak berat mencapai 157 unit, rusak sedang 41 unit dan rusak ringan 148 unit. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti fasilitas Pendidikan 87 unit, kesehatan 18 unit, tempat ibadah 5 unit, kantor 6 unit dan sejumlah fasilitas umum lain.  

Merespons gempa di NTT, BNPB mengirimkan bantuan pangan dan non-pangan ke wilayah bencana. Sejumlah bantuan dikerahkan melalui gudang logistik yang berada di Kabupaten Flores Timur, NTT. 

Sedangkan dari Jakarta, BNPB juga mengirimkan bantuan melalui baseops TNI AU Halim Perdanakusuma. Total bantuan sebanyak 50 ribu paket dengan berat 275 ton. Saat ini, bantuan yang baru tiba di baseops sebanyak 10.500 paket, yang berasal dari Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu, guncangan gempa juga dirasakan warga Kabupaten dan Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan. 

Kondisi masyarakat di Kabupaten dan Kota Bima secara umum kondusif. BPBD Kota Bima melakukan pendataan dan verifikasi situasi di lapangan. Pusat Pengendalian Operasi BNPB mendapatkan laporan di Kepulauan Selayar, BPBD setempat mendirikan pos pengungsian di tiga titik. Sebaran pengungsian berada di Kecamatan Pasirmarannu, Pasilambena dan Takabonerate.

 

sumber ;  https://bnpb.go.id/berita/update-dampak-gempa-m77-ntt-lebih-dari-40-warga-meninggal-dunia

Baca Terusannya »»  

Closing Ceremony Futsal, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Gagas Kompetisi Pelajar Berkelanjutan


 

PATI - Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan bahwa 2026 bukan lagi masanya tawuran, melainkan momentum bagi generasi muda untuk mengukir prestasi. Pesan tersebut disampaikan Chandra saat menghadiri Closing Ceremony Futsal Dandim Pati Cup di GOR Safin Arena, Trangkil, Sabtu malam (15/8/2026).

Kompetisi yang digelar Kodim 0718/Pati itu diikuti tim futsal pelajar SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Pati.

Chandra menyampaikan bahwa prestasi pelajar perlu terus didorong melalui ruang kompetisi yang sehat. Menurutnya, kegiatan olahraga dapat menjadi wadah untuk membentuk karakter sekaligus memperkuat persaudaraan antarpelajar.

“Terus tingkatkan prestasi dan bawa nama baik Kabupaten Pati di berbagai kompetisi,” ujar Chandra.

Ia menilai kompetisi pelajar seperti Futsal Dandim Pati Cup dapat menjadi bagian dari proses pencarian bibit-bibit olahraga daerah. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan melahirkan atlet muda Pati yang mampu bersaing hingga tingkat nasional.

“Yang paling penting dalam setiap cabang olahraga adalah sportivitas,” kata Chandra.

Plt Bupati juga mengungkapkan bahwa pembinaan olahraga pelajar akan dilanjutkan melalui rangkaian Bupati Cup. Berbagai cabang olahraga, seperti sepak bola, futsal, tenis, dan baseball, akan dipertandingkan mulai September hingga akhir tahun 2026.

“Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kita laksanakan secara rutin melalui Bupati Cup,” ucap Chandra.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati pun memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi dengan aman dan sportif. Ia juga menyampaikan selamat kepada para juara Futsal Dandim Pati Cup.

“Selamat kepada para pemenang. Terima kasih kepada seluruh peserta karena kompetisi ini dapat berjalan lancar, aman, dan sportif,” tutur Chandra.

Futsal Dandim Pati Cup menempatkan SMKN 2 Pati sebagai juara pertama. SMAN 3 Pati menjadi runner-up, disusul MAN 1 Pati sebagai juara ketiga dan SMAN 2 Pati sebagai juara keempat.

Closing Ceremony Futsal Dandim Pati Cup juga dihadiri Dandim 0718/Pati, Wakil Kapolresta Pati, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pati, Kasdim 0718/Pati, dan Camat Trangkil. 

Adapun peserta kompetisi tersebut terdiri atas tim futsal pelajar tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Pati beserta pendamping, pelatih, dan suporter.

 

sumber ;  https://patikab.go.id/frontpanel/berita/detail/WVFwYXplRFBWOEpDTGtPMGMraWx0dz09

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Tugaskan Tim Gabungan dan Kirim Bantuan, Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT Sejak Pagi


 

Pemerintah bergerak cepat menangani masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejak pagi tadi Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk segera melakukan penanganan serta memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan yang dibutuhkan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 15 Agustus 2026, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah menugaskan sejumlah pejabat pemerintah pusat untuk langsung turun ke wilayah terdampak di Labuan Bajo dan Maumere pada hari ini.

“Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Presiden Prabowo juga telah menugaskan beberapa pejabat pusat untuk langsung ke Labuan Bajo dan Maumere hari ini,” ujar Seskab Teddy.

Menurut Seskab Teddy, adapun pejabat yang ditugaskan untuk langsung ke Labuan Bajo dan Maumere yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Wakil Menteri Kesehatan, serta Wakil Menteri Sosial.

Turut diberangkatkan tim dari sejumlah BUMN dan lembaga terkait, yakni PLN, Telkom, Pertamina, dan Bulog, untuk mendukung penanganan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Selain itu, Seskab Teddy mengatakan bahwa pemerintah juga telah mengirimkan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak. Sebanyak 50.000 paket sembako dari Bantuan Presiden (Banpres) telah diberangkatkan menuju Maumere.

“Selain itu telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak,” imbuh Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menyebut pemerintah memastikan penanganan di lapangan akan terus dilakukan secara cepat dan tepat dengan melibatkan seluruh unsur terkait. “Pemerintah terus bergerak cepat menangani saudara-saudara kita di NTT,” pungkas Seskab Teddy.

 

sumber ;  https://presidenri.go.id/berita-lainnya/presiden-prabowo-tugaskan-tim-gabungan-dan-kirim-bantuan-gerak-cepat-tangani-dampak-gempa-ntt-sejak-pagi/


Baca Terusannya »»  

TNI Terus Perkuat Dukungan Penanganan Gempa NTT


 

(Puspen TNI). TNI terus memperkuat dan mengerahkan personel tambahan untuk membantu penanganan dampak gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Hingga Sabtu malam ini (15/8/2026), sebanyak 1.892 personel TNI dari Kodam IX/Udayana dan Kodaeral VII Kupang telah dikerahkan.

Dalam penanganan bencana tersebut, tercatat 38 orang meninggal dunia dan 23 orang mengalami luka-luka. Personel TNI bersama Basarnas, BPBD, instansi terkait, dan masyarakat terus melaksanakan pencarian serta penanganan korban, membantu perawatan korban, dan mendukung penanganan dampak kerusakan di wilayah terdampak.

Dalam mendukung penanganan bencana, TNI mengerahkan 75 unit kendaraan, 7 tenda lapangan, dan 40 velbed. TNI AL juga menyiapkan 1 unit helikopter Bell 412 dari Lanudal Juanda untuk mendukung penanggulangan bencana di wilayah Flores, termasuk membantu mobilitas personel dan distribusi dukungan.

Pengerahan personel dan alutsista tersebut merupakan bentuk respons cepat TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana. TNI bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan penanganan secara terpadu untuk mendukung proses pencarian, evakuasi, perawatan korban, serta pemulihan kondisi masyarakat dan wilayah terdampak.

 

sumber ;  https://tni.mil.id/view-267022-tni-terus-perkuat-dukungan-penanganan-gempa-ntt.html

Baca Terusannya »»  

Kisah Perjuangan para Anggota Paskibraka Nasional 2026 Hingga Dikukuhkan di Istana Negara


 

Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti momentum pengukuhan 76 putra-putri terbaik bangsa sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2026 di Istana Negara, Jakarta, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Di balik momentum tersebut, tersimpan berbagai cerita perjuangan yang mengantarkan para Paskibraka hingga berhasil terpilih untuk mengemban tugas mengibarkan Sang Merah Putih di Istana Merdeka.

Muhammad Furqoen Hakim, perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengungkapkan bahwa proses yang dilaluinya hingga terpilih menjadi anggota Paskibraka Nasional tidaklah mudah. Furqoen menuturkan, dirinya harus melalui rangkaian proses seleksi yang panjang, mulai dari tingkat sekolah hingga tingkat pusat.

“Prosesnya banyak banget, Kak. Yang pertama itu dari proses seleksi sekolah, seleksi Kabupaten, provinsi, dan juga verifikasi tingkat pusat kemarin,” jelas Furqoen.

Perjuangan menjadi anggota Paskibraka Nasional tidak hanya melalui proses seleksi dan latihan yang panjang, tetapi juga menuntut keberanian untuk melawan keraguan terhadap diri sendiri. Angelica Theona Putri, perwakilan dari Jawa Timur, menceritakan bahwa membangun rasa percaya diri menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapinya.

Saya sendiri kurang percaya diri, udah minder duluan ngelihat teman yang lebih baik dari saya, saya kayak ah pasti gak bisa, ternyata bisa ngelawan ketidakpercayaan diri itu, berhasil kak,” tuturnya.

Hal serupa juga dirasakan Gladys Manuella Aibekob, perwakilan dari Papua Tengah. Dengan terus berusaha, dirinya mampu melawan rasa ragu hingga akhirnya terpilih untuk mewakili daerahnya sebagai anggota Paskibraka Nasional.

“Awalnya saya ragu, namun saya terus berusaha dan mencoba untuk hilangkan rasa ragu itu,” tuturnya.

Perjuangan panjang tersebut berbuah kebanggaan, tidak hanya bagi para Paskibraka, tetapi juga bagi daerah yang mereka wakili. Julita Rita Lestari, perwakilan dari Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mengungkapkan kebahagiaannya karena berhasil membawa nama daerahnya hingga ke tingkat nasional.

“Saya juga bangga, kenapa? Karena akhirnya setelah 15 tahun Kabupaten Kutai Kartanegara tidak mengirimkan untuk ke tingkat pusat, akhirnya setelah dari 26 ini saya bisa terpilih, puji Tuhan sekali Kak,” ungkapnya.

Perjuangan para Paskibraka yang dikukuhkan tersebut masih berlanjut. Setelah melalui proses seleksi dan latihan, mereka kini bersiap melaksanakan tugas pada upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gladys menuturkan, menjelang pelaksanaan tugas tersebut, dirinya berusaha menjaga kondisi fisik agar tetap prima.

“Saya mulai jaga makan kak, supaya kesehatan saya tetap terjaga. Terus saya menyiapkan perlengkapan-perlengkapan saya agar tampil rapi dan baik,” pungkasnya.

Hal serupa dilakukan Ismi Ulfaida, perwakilan Sulawesi Barat yang merupakan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar. Ia juga berupaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh hingga hari pelaksanaan tugas tiba. “Tetap fokus latihan, menjaga kesehatan, tidur teratur,” pungkasnya.

 

 

sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/kisah-perjuangan-para-anggota-paskibraka-nasional-2026-hingga-dikukuhkan-di-istana-negara/

Baca Terusannya »»  

Resmi Dikukuhkan, 76 Anggota Paskibraka Siap Bertugas pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI


 

Sebanyak 76 pelajar dari 38 provinsi di Indonesia resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam upacara yang digelar pada Sabtu, 15 Agustus 2026 di Istana Negara, Jakarta. 

Dalam upacara tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming bertindak sebagai pembina upacara, sementara Julita Rista Lestari dari Kalimantan Timur bertindak selaku pemimpin upacara. Rangkaian upacara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara. 

Selanjutnya, Julita mewakili seluruh calon anggota Paskibraka untuk memegang bendera Merah Putih saat pengucapan ikrar Putra Indonesia. Ikrar tersebut dipimpin oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi dan diikuti oleh seluruh anggota Paskibraka Tahun 2026. 

Setelah pengucapan Ikrar Putra Indonesia, Wakil Presiden Gibran kemudian membacakan pernyataan pengukuhan sebagai tanda resmi dikukuhkannya 76 pelajar sebagai anggota Paskibraka Tahun 2026. 

“Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Pusat Tahun 2026 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus, tahun 2026. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara,” ucap Wakil Presiden Gibran. 

Sebagai tanda pengukuhan Paskibraka, Wakil Presiden Gibran selaku pembina upacara secara simbolis menyematkan Lencana Merah Putih Garuda dan pemasangan kendit kepada pemimpin upacara. Adapun 76 nama anggota Paskibraka yang dikukuhkan, yakni: 

  1. Aceh: Muhammad Hibban Annafis dan Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang;
  2. Sumatra Utara: Gussa Oliver Nainggolan dan Felesia Rismaito Munthe;
  3. Sumatra Barat: Ahmad Alfatih dan Ulya Kireina Halim;
  4. Riau: Rizqy Aditya Siregar dan Arifa Rahma Maulydha;
  5. Jambi: Achmad Fachri Mubarok dan Rizkia Putri;
  6. Sumatra Selatan: Muhammad Ikhsan Nugroho dan Khalyana Zahira Sandi;
  7. Bengkulu: M. Aryo Wira Zandhyka Y. dan Nadine Permata Vanza;
  8. Lampung: Naufal Ghaly Oktora dan Chika Azahra Salsabila;
  9. Kepulauan Bangka Belitung: Muhammad Furqoen Nul Hakim dan Fira Haniyah;
  10. Kepulauan Riau: Muhammad Salman Farisi dan Raudah Mabrura;
  11. DKI Jakarta: Muazzam Saqif Hasani Siregar dan Latiesha Firenzie Bharata;
  12. Jawa Barat: Baruno Wicaksono dan Aisha Calista Permata;
  13. Jawa Tengah: Hilmi Tisna Yuwanda dan Qothrunnada Azzahra Husna;
  14. Daerah Istimewa Yogyakarta: Ahmad Raditya dan Anggita Ayu Mahanani Hanifah;
  15. Jawa Timur: Reihan Nifan Arkana dan Angelica Theona Putri;
  16. Banten: Chaysar Purnama Putra dan Adzra Khairy Fadian;
  17. Bali: I Made Dwi Sathya Kurniawan dan Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani;
  18. Nusa Tenggara Barat: Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dan Belvana Rolanda Vindia Kurniawan;
  19. Nusa Tenggara Timur: Atanasius Meyllano Frans Yogar dan Eighteen Jeanette Hekboy; 
  20. Kalimantan Barat: Mirza Rafi Navazani dan Celine Olivia Apriani Theo;
  21. Kalimantan Tengah: Muhammad Azham Alfarizqi dan Ajeng Bunga Safitri;
  22. Kalimantan Selatan: I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dan Siti Nur Adlina;
  23. Kalimantan Timur: Gus Luthfy Azka Nararya dan Julita Rista Lestari;
  24. Kalimantan Utara: Muhammad Zainal Ihsan dan Desy Natalia;
  25. Sulawesi Utara: Gabriel Gilbert Miller Kamasi dan Faith Louisa Tabita Maengkom;
  26. Sulawesi Tengah: Fahriansyah Rihama dan Chintya Graciella Rorong;
  27. Sulawesi Selatan: Juan Pablo dan Taswina Putri;
  28. Sulawesi Tenggara: Laode Reyhan Putra Satria Korwa dan Waode Bintang Adisya;
  29. Gorontalo: Muhammad Azka Gaib dan Khasyifa Anindi Sudarmanto;
  30. Sulawesi Barat: M. Deni Fikri dan Ismi Ulfaida;
  31. Maluku: Louise Adriano Hutasoit dan Cinzia Christovani Marantika;
  32. Maluku Utara: Haikal Khadafi H. Laode dan Mardhatilla A. Putri;
  33. Papua: Johanes Matius Paulus Rumsayor dan Neeltje Deliana Insjowi Werimon;
  34. Papua Barat Daya: Pieter Felix Paskah Yapen dan Vila Delvia Nauri;
  35. Papua Barat: Marco Marcel Kurei dan hasna Iriani Rumbiak;
  36. Papua Selatan: Vinsensius Renaldi Oey Yolmen dan Kristina Ndiken;
  37. Papua Tengah: Christopher Leon Bringga Tabuni dan Gladys Manuella Aibekob; dan.
  38. Papua Pegunungan: Michael Marchel Winka Fakdawer dan Julia Maharani Dabi.

Acara pengukuhan diakhiri dengan ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka oleh Wakil Presiden dan diikuti oleh para tamu undangan lainnya. Tampak hadir dalam acara pengukuhan yakni para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

 

 

sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/resmi-dikukuhkan-76-anggota-paskibraka-siap-bertugas-pada-upacara-hut-ke-81-kemerdekaan-ri/


Baca Terusannya »»  

Wapres Kukuhkan Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Siap Laksanakan Tugas Pada HUT Ke-81 RI


 

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Sabtu (15/08/2026). Pengukuhan ini menjadi bagian dari persiapan para putra-putri terbaik bangsa untuk mengemban tugas negara pada Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, 17 Agustus mendatang.

Dalam pengukuhan tersebut, Wapres bertindak selaku Pembina Upacara, sementara Julita Rista Lestari, anggota Paskibraka asal Provinsi Kalimantan Timur, ditunjuk menjadi Pemimpin Upacara.

Rangkaian pengukuhan diawali dengan laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara, serta pengucapan ikrar yang dipimpin oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi. Selanjutnya, Pembina Upacara membacakan pernyataan pengukuhan Paskibraka Tingkat Pusat Tahun 2026.

“Dengan memohon rida Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Pusat Tahun 2026 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus Tahun 2026. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara,” ucap Wapres.

Usai pengukuhan, Pembina Upacara secara simbolis menyematkan Lencana Merah Putih Garuda dan memasangkan kendit kepada Pemimpin Upacara. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka oleh Wapres dan para tamu undangan.

Bagi para anggota Paskibraka, pengukuhan ini menjadi salah satu momen penting sebelum menjalani tugas pada 17 Agustus. Salah seorang petugas Paskibraka asal Provinsi DKI Jakarta, Muazzam Saqif Hasani Siregar, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya dapat menjadi bagian dari momen tersebut.

“Rasa syukur dan bangga yang bisa saya dapatkan di sini, di Gedung Istana Negara, karena ini merupakan sebuah momen yang sudah kami tunggu-tunggu,” ungkapnya pada saat diwawancara.

Sebelum meninggalkan lokasi, Wapres memberikan kejutan kepada salah seorang anggota Paskibraka asal Provinsi Papua Tengah, Gladys Manuella Aibekob, dengan menghubungi kedua orang tuanya melalui panggilan video.

“Tadi saya sempat video call sama orang tua saya bersama dengan Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia,” ujar Gladys mengisahkan.

“Bapak Wakil Presiden tanya, saya kangen tidak sama orang tua. Pastinya kangen, tapi dikuatkan lagi. Sedikit lagi sudah selesai, jadi harus tetap semangat,” lanjutnya.

Gladys juga mengaku bahagia karena dapat mengikuti pengukuhan secara langsung oleh Wapres.

“Saya sangat senang karena dilantik langsung Bapak Wakil Presiden,” tuturnya.

Dalam percakapan melalui panggilan video tersebut, Wapres turut meminta dukungan dan doa dari orang tua Gladys bagi kelancaran tugas seluruh anggota Paskibraka yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia.

“Minta doanya, Bapak, Ibu. Ini doakan, ya. Gladys sama teman-temannya biar lancar semua hari Senin besok. Ini teman-temannya Gladys banyak banget, nih, dari Sabang sampai Merauke. Hari Senin nanti nonton di TV,” ujar Wapres.

“Siap, Bapak,” jawab orang tua Gladys.

Turut hadir pada kesempatan ini di antaranya Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo

 

sumber :  https://wapresri.go.id/wapres-kukuhkan-paskibraka-tingkat-pusat-2026-siap-laksanakan-tugas-pada-hut-ke-81-ri/

Baca Terusannya »»  

Plt.Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Bekali Paskibraka: Nikmati Tugas, Ukir Sejarah untuk Pati

PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra meminta anggota Paskibraka Kabupaten Pati Tahun 2026 menjaga kondisi fisik dan mental menjelang tugas pengibaran serta penurunan bendera Merah Putih pada HUT ke-81 RI, 17 Agustus 2026. Pesan tersebut disampaikan Chandra saat mengukuhkan Paskibraka Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu (15/8/2026).

Chandra mengingatkan para anggota Paskibraka agar tidak terlalu tegang saat menjalankan tugas. Menurutnya, ketenangan diperlukan agar seluruh rangkaian tugas dapat dilaksanakan dengan baik.

“Jangan terlalu tegang dan stres saat bertugas. Nikmati prosesnya dengan gembira karena kalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Pati yang siap mengukir sejarah pada pengibaran bendera 17 Agustus 2026,” ujar Chandra.

Ia juga meminta para anggota Paskibraka menjaga kebugaran menjelang pelaksanaan upacara. Pola aktivitas harian, istirahat, dan olahraga, perlu diperhatikan agar kondisi fisik tetap prima.

“Jangan begadang. Tetap olahraga pagi, rajin beribadah, dan nikmati prosesnya. Ikuti arahan pembina dan pelatih agar semuanya terasa lebih ringan,” kata Chandra.

Plt Bupati juga menyebut anggota Paskibraka yang dikukuhkan merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Pati yang telah melewati proses pelatihan. Ia berharap hasil latihan tersebut dapat ditampilkan secara maksimal pada upacara 17 Agustus.

“Dari yang awalnya benar-benar masih nol, sekarang sudah sampai seperti hari ini. Terima kasih kepada TNI, Polri, para pembina, dan pelatih yang sudah bekerja keras membimbing mereka,” ucap Chandra.

Ia menekankan bahwa kekompakan menjadi bagian penting dalam penampilan Paskibraka. Gerakan yang harmonis dan rapi diharapkan mampu memberikan kesan terbaik bagi masyarakat yang menyaksikan upacara di Alun-Alun Pati.

“Latihan yang sungguh-sungguh harus ditunjukkan melalui gerakan yang harmonis dan rapi. Adik-adik semua akan mengisi sejarah Kabupaten Pati pada tahun 2026,” tutur Chandra.

Pengukuhan tersebut menjadi penanda bahwa anggota Paskibraka Kabupaten Pati Tahun 2026 telah siap menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Mereka akan bertugas dalam pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih pada 17 Agustus 2026 di Alun-Alun Pati.

Chandra berharap seluruh anggota Paskibraka mampu menjaga semangat hingga hari pelaksanaan. Ia juga meminta mereka tetap fokus menjalankan setiap arahan yang diberikan selama masa persiapan.

“Jaga fisik, cermati semua yang sudah dilatih oleh para pelatih, dan tetap semangat. Semoga pelaksanaan tanggal 17 Agustus berjalan lancar,” pungkas Chandra.

 sumber : https://humas.patikab.go.id/berita/detail/chandra-bekali-paskibraka-nikmati-tugas-ukir-sejarah-untuk-pati

Baca Terusannya »»  

Genjot Logistik Kawasan Industri, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Targetkan Pembangunan “Dry Port” Selesai 2 Tahun


BEKASI – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mempercepat penguatan infrastruktur penunjang logistik kawasan industri di wilayahnya. Salah satunya, melalui rencana pembangunan dry port (pelabuhan darat) di sejumlah tempat.

Guna mematangkan konsep tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memboyong sejumlah pengelola kawasan industri, BUMD, hingga dinas terkait, untuk melakukan studi komparatif ke Cikarang Dry Port, Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/8/2026).

Luthfi mengatakan, kunjungannya tersebut untuk melihat gambaran secara komprehensif, bagaimana efektivitas dry port untuk mendukung pergerakan logistik di kawasan industri. Mengingat sekitar 70% kontainer di Jawa Tengah, pengirimannya masih banyak ke Jakarta dan Surabaya.

“Untuk menopang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang kurang maksimal, salah satu solusinya adalah pembangunan dry port,” katanya, seusai meninjau dan berdiskusi dengan pengelola dry port Cikarang.

Terkait pembangunan dry port di Jawa Tengah, imbuh Luthfi, sudah ada dua gambaran lokasi dengan luas masing-masing sekitar 50 hektare. Yaitu di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), dan di Weleri, Kendal.

Sejauh ini pembangunan dry port di Batang sudah ada perjanjian kesepahaman antara PT KAI, Pelindo, KITB, PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), dan BUMD Batang. Saat ini sudah memasuki tahap studi kelayakan dan pemilihan konsultan perencana.

“Yang sudah kita kerjakan sekarang adalah di KITB, sudah MoU, tapi juga nunggu perkembangan situasi. Prinsipnya, dua tahun ke depan dry port harus jadi,” terangnya.

Direktur Cikarang Dry Port, Noor Yusuf, mengatakan Cikarang Dry Port sudah beroperasi sejak 2010, dan melayani sekitar 500 perusahaan yang memanfaatkan ekspor-impor, mulai dari Tangerang, Cikampek, hingga Bandung.

“Konsep dry port ini memiliki fasilitas lebih luas, termasuk storage (tempat penyimpanan). Jababeka juga sedang menyiapkan rencana pembangunan dry port di Weleri, Kendal,” ucapnya.


 sumber : https://jatengprov.go.id/publik/genjot-logistik-kawasan-industri-ahmad-luthfi-targetkan-pembangunan-dry-port-selesai-2-tahun/

Baca Terusannya »»  

TNI Kerahkan 1.267 Personel Tangani Dampak Gempa di Flores


 

(Puspen TNI). TNI terus mengerahkan personel untuk membantu penanganan dampak gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Hingga siang  ini Sabtu, (15/8/2026), sebanyak 1.267 personel TNI telah dikerahkan di sejumlah wilayah terdampak, terdiri dari 263 personel di Kabupaten Sikka, 105 personel di Kabupaten Ngada, 400 personel di Kabupaten Nagekeo, 120 personel di Kabupaten Ende, 295 personel di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, serta 84 personel di Kabupaten Manggarai Barat.

Personel TNI bersama Basarnas, BPBD, instansi terkait, dan masyarakat terus melaksanakan pencarian serta penanganan korban bencana, membantu perawatan korban, serta mendukung penanganan dampak kerusakan di wilayah terdampak. TNI juga mendukung pengoperasian posko dan dapur lapangan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Dalam mendukung penanganan bencana, TNI hingga saat ini telah mengerahkan berbagai sarana pendukung, di antaranya 89 unit kendaraan, mendirikan 21 tenda lapangan, dan menyiapkan 120 velbed. Selain itu, TNI AL telah menyiapkan 1 unit helikopter Bell 412 dari Lanudal Juanda untuk mendukung penanggulangan bencana di wilayah Flores, termasuk membantu mobilitas personel dan distribusi dukungan ke wilayah terdampak.

Pengerahan personel dan alutsista tersebut merupakan bentuk respons cepat TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana. TNI bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan penanganan secara terpadu untuk mendukung proses pencarian, evakuasi, perawatan korban, serta pemulihan kondisi masyarakat dan wilayah terdampak.

Baca Terusannya »»  

TNI Kerahkan Personel, Hercules, dan KRI Bantu Masyarakat Terdampak Gempa NTT


 

TNI mengerahkan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari.

Jajaran TNI di wilayah NTT langsung bergerak dengan mengerahkan personel dari Kodim 1603/Sikka, Kodim 1612/Manggarai, Kodim 1602/Ende, serta Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/WM, Lanal Maumere  untuk membantu evakuasi dan penanganan masyarakat terdampak.

Selain pengerahan personel di wilayah, TNI juga menyiapkan kekuatan dan sarana pendukung untuk mempercepat distribusi bantuan serta mobilisasi personel dan logistik. Pesawat Hercules dan KRI disiapkan untuk mendukung penanganan bencana, sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyampaikan bahwa TNI turut mengerahkan alutsista untuk mendukung penanganan bencana tersebut. "TNI mengerahkan Hercules dan KRI untuk membantu penanganan bencana serta mendukung kebutuhan masyarakat terdampak," ujar Kapuspen TNI.

TNI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, BPBD, Basarnas, Polri, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terpadu. Personel TNI juga tetap disiagakan untuk memberikan bantuan lanjutan sesuai perkembangan kondisi di wilayah terdampak.

 

sumber :  https://tni.mil.id/view-267020-tni-kerahkan-personel-hercules-dan-kri-bantu-masyarakat-terdampak-gempa-ntt.html

Baca Terusannya »»  

Wagub Jateng Taj Yasin Dorong Tradisi Keagamaan dan Keilmuan Terus Tumbuh Subur di Jateng


 

MAGELANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendorong agar tradisi keagamaan dan keilmuan pesantren terus dilestarikan, serta tumbuh subur di seluruh pelosok Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Haflah Akhirussanah ke-8 Pondok Pesantren Darussalam Timur Watucongol, Muntilan, Kabupaten Magelang, Sabtu (15/8/2026).

Sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini mengatakan, keberadaan pesantren dan majelis ilmu yang masih aktif, menjadi hal yang menggembirakan bagi pemerintah. Dia berharap tradisi keagamaan dan keilmuan seperti yang dijalankan Watucongol, terus tumbuh di berbagai daerah Jawa Tengah.

“Atas nama pemerintah, saya senang kalau pengajian-pengajian seperti ini masih berjalan di wilayah Jawa Tengah,” katanya.

Sejarah pesantren di Watucongol, sendiri menunjukkan panjangnya perjalanan pesantren dalam menjaga pendidikan dan kehidupan keagamaan masyarakat. Kementerian Agama mencatat para pendiri Pesantren Darussalam sebagai ulama sekaligus mujahid, yang terlibat dalam perjuangan melawan kolonialisme.

Pesantren yang didirikan Kiai Abdurrauf bin Hasan Tuqa sekitar 1820 itu tidak hanya menjadi tempat pendidikan agama. Sang pendiri juga dikenal sebagai salah seorang senopati atau panglima Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa.

Jejak sejarah tersebut menjadi bagian dari perjalanan Watucongol hingga kini. Tradisi pendidikan dan keagamaan terus dijalankan, salah satunya melalui pembacaan Al-Qur’an dan Dalailul Khairat, kitab berisi kumpulan shalawat dan doa yang diamalkan secara rutin di lingkungan pesantren.

Gus Yasin menilai, tradisi membaca Al-Qur’an dan Dalailul Khairat memiliki peran dalam membentuk lingkungan keilmuan pesantren. Menurutnya, banyak orang menjadi alim melalui proses pendidikan dan tradisi keagamaan yang dijalankan secara konsisten.

Di tempat yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Timur Watucongol, Aly Qoishor Ahmad Abd Haq, mengatakan keberlangsungan pesantren hingga saat ini tidak terlepas dari amanah para orang tua, yang menitipkan pendidikan anak-anak mereka.

Menurutnya, para pengasuh, keluarga, dan seluruh unsur pesantren berupaya menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya, agar Ponpes Darussalam Timur terus memberikan manfaat.

 

 

sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/taj-yasin-dorong-tradisi-keagamaan-dan-keilmuan-terus-tumbuh-subur-di-jateng/

Baca Terusannya »»  

Layanan Tiga Operator Seluler Terdampak Gempa M 7,7 di NTT, Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS

 


Setelah gempa Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan pemantauan dan pemulihan jaringan telekomunikasi terus dilakukan bersama para operator seluler.

Gempa terjadi pukul 05.58 WITA (04.58 WIB) dengan pusat gempa di Timur Laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Berdasarkan pemantauan operator telekomunikasi melalui dashboard monitoring hingga pukul 07.00 WIB, sebanyak 200 site atau BTS teridentifikasi mengalami gangguan yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di NTT.

“Sebanyak 16.35 % BTS diwilayah yang teridentifikasi terdampak mengalami gangguan. Komdigi terus memantau kondisi jaringan dan berkoordinasi langsung dengan operator seluler untuk memastikan gangguan dapat segera ditangani. Keselamatan petugas dan akses publik terhadap akses telekomunikasi menjadi pertimbangan utama dalam proses pemeriksaan dan pemulihan di lapangan,” ujar Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi Wayan Toni Supriyanto di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

Dari hasil pemantauan sementara, tiga operator seluler, yaitu Telkomsel, XLsmart, dan Indosat, terkonfirmasi mengalami dampak pada jaringan di sejumlah wilayah.

Pada jaringan Telkomsel, sejumlah BTS mengalami gangguan akibat terganggunya pasokan listrik di wilayah terdampak. XLsmart juga melaporkan gangguan layanan, terutama di area yang berdekatan dengan pusat gempa. Sementara itu, Indosat masih melakukan pemantauan intensif melalui tim teknis.

Selain gangguan pasokan listrik, koordinasi dengan operator telekomunikasi menunjukkan adanya gangguan pada jaringan transmisi sebagai dampak gempa bumi.

Rincian kondisi infrastruktur telekomunikasi pada masing-masing kabupaten/kota adalah sebagai berikut:

  • Kabupaten Sikka: 51 site/BTS terdampak dari 192 BTS eksisting atau 26,56%;
  • Kabupaten Ende: 31 site/BTS terdampak dari 118 BTS eksisting atau 26,27%;
  • Kabupaten Flores Timur: 26 site/BTS terdampak dari 161 BTS eksisting atau 16,15%;
  • Kabupaten Manggarai: 22 site/BTS terdampak dari 150 BTS eksisting atau 14,67%;
  • Kabupaten Manggarai Barat: 17 site/BTS terdampak dari 141 BTS eksisting atau 12,06%;
  • Kabupaten Manggarai Timur: 16 site/BTS terdampak dari 80 BTS eksisting atau 20,00%;
  • Kabupaten Ngada: 13 site/BTS terdampak dari 101 BTS eksisting atau 12,87%;
  • Kabupaten Nagekeo: 11 site/BTS terdampak dari 73 BTS eksisting atau 15,07%;
  • Kabupaten Lembata: 10 site/BTS terdampak dari 73 BTS eksisting atau 13,70%; dan
  • Kabupaten Timor Tengah Utara: 3 site/BTS terdampak dari 134 BTS eksisting atau 2,24%.

Secara jumlah, site/BTS terdampak paling banyak berada di Kabupaten Sikka sebanyak 51 site/BTS, diikuti Kabupaten Ende sebanyak 31 site/BTS dan Kabupaten Flores Timur sebanyak 26 site/BTS.

Hingga pukul 07.00, terdapat 200 site terdampak bencana gempa dan sedang dalam proses pemulihan.

Tim Pemantauan Telekomunikasi (PMT) Komdigi melalui dashboard monitoring terus memperbarui kondisi jaringan. Pemantauan juga dilakukan bersama Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR), pemerintah daerah, dan para penyelenggara telekomunikasi.

“Kondisi jaringan sangat dinamis setelah terjadi bencana. Karena itu, data terus kami perbarui berdasarkan laporan operator dan hasil pemantauan di lapangan. Begitu kondisi memungkinkan, penanganan teknis akan dilakukan pada site yang mengalami gangguan,” ujar Wayan.

Kementerian Komdigi mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti informasi serta arahan resmi BMKG, pemerintah daerah, dan lembaga penanganan bencana. Perkembangan kondisi jaringan dan proses pemulihan layanan telekomunikasi akan terus dipantau secara berkala dan diperbarui sesuai situasi di lapangan.

Baca Terusannya »»  

BNPB Kerahkan Tim dan Helikopter Tangani Dampak Gempa M7,7 di Nagekeo

 


Jakarta, InfoPublik - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno akan segera menuju wilayah terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).

Gempa terjadi pada pukul 04.58.24 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer. Guncangan kuat dirasakan di sejumlah wilayah NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga Sulawesi Selatan. Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami.

"Sebagai langkah percepatan penanganan, BNPB langsung mengerahkan tim penanganan darurat untuk mendukung pemerintah daerah dalam melakukan kaji cepat, penanganan korban, pendataan dampak, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak. Dukungan logistik dan peralatan juga disiapkan untuk memperkuat penanganan di lapangan," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/8/2026).

Kepala BNPB juga mengarahkan dukungan satu unit helikopter untuk membantu mobilisasi logistik dan mendukung kebutuhan operasional penanganan darurat, termasuk kemungkinan evakuasi apabila diperlukan. Dukungan udara tersebut dinilai penting mengingat karakteristik wilayah NTT yang terdiri atas banyak pulau dan memiliki tantangan akses antardaerah.

Berdasarkan pemutakhiran dan validasi data di lapangan hingga pukul 08.00 WIB, tercatat satu orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka. Korban meninggal dunia merupakan warga Kabupaten Sikka, sedangkan korban luka tercatat di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Nagekeo.

Sebelumnya, laporan awal menyebutkan terdapat dua korban meninggal dunia. Namun, setelah dilakukan verifikasi dan validasi oleh petugas di lapangan, data tersebut diperbarui menjadi satu orang meninggal dunia.

BNPB menyampaikan permohonan maaf atas ketidakakuratan pada laporan awal tersebut dan memastikan setiap informasi yang disampaikan telah melalui proses verifikasi. Pendataan dan verifikasi terhadap korban maupun dampak lainnya masih terus dilakukan oleh BPBD bersama unsur terkait di lapangan.

Selain itu, sekitar 2.000 warga di Kabupaten Nagekeo melakukan evakuasi mandiri sebagai langkah kewaspadaan setelah gempa dan adanya peringatan dini tsunami. Sementara itu, di Kota Bima tercatat satu kepala keluarga atau enam jiwa terdampak.

Dampak kerusakan sementara yang telah teridentifikasi meliputi dua unit rumah rusak berat, satu unit rumah rusak sedang, dua unit rumah rusak ringan, satu gudang Bulog terdampak, tiga fasilitas umum rusak ringan, serta enam kantor pemerintahan terdampak. Data tersebut masih bersifat sementara dan terus diverifikasi oleh BPBD bersama unsur terkait.

Wilayah yang dilaporkan merasakan guncangan antara lain Kabupaten Nagekeo, Sikka, dan Manggarai Barat di NTT; Kota Bima dan Kabupaten Bima di NTB; serta Kabupaten Jeneponto, Kepulauan Selayar, dan Maros di Sulawesi Selatan. Di sejumlah wilayah pesisir, masyarakat sempat melakukan evakuasi sebagai respons terhadap peringatan dini tsunami.

Berdasarkan hasil observasi tinggi muka laut di wilayah terdampak, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan tidak terdapat lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan. Peringatan dini tsunami kemudian dinyatakan berakhir pada pukul 07.31.30 WIB.

Meski demikian, BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan atau retak akibat gempa. Masyarakat juga diminta mengikuti arahan pemerintah daerah serta memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi.

Hingga saat ini, kondisi masyarakat di Kota Bima secara umum kondusif. Sementara itu, pendataan dan verifikasi lapangan masih dilakukan. Di Kabupaten Nagekeo, petugas masih melakukan penanganan situasi, dengan kondisi jalan dilaporkan mengalami kemacetan dan aliran listrik masih padam.

BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTT, BPBD kabupaten/kota terdampak, BMKG, Basarnas, TNI, Polri, serta kementerian/lembaga dan unsur terkait lainnya untuk memastikan penanganan berlangsung cepat dan terpadu.

BNPB memastikan dukungan pemerintah pusat akan terus diberikan sesuai perkembangan kebutuhan di lapangan, terutama dalam penanganan korban, evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, dukungan logistik dan peralatan, serta percepatan pemulihan masyarakat terdampak.

 

 

Sumber : https://infopublik.id/kategori/bencana/984060/bnpb-kerahkan-tim-dan-helikopter-tangani-dampak-gempa-m7-7-di-nagekeo 

Baca Terusannya »»  

BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Pasca-Gempa M7.7 NTT, Masyarakat Dimbau Tetap Tenang dan Waspada


 

Jakarta, 15 Agustus 2026 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengakhiri Peringatan Dini Tsunami pada pukul 07.30 WIB, setelah gempa bumi tektonik M7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu pagi (15/8) pukul 04.58 WIB. BMKG mencatat bahwa pergerakan sesar naik (thrust fault) menyebabkan guncangan kuat dan potensi tsunami.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menjelaskan BMKG mengidentifikasi bahwa gempa bumi dangkal berkedalaman 15 km ini bersumber dari aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Hasil analisis pemutakhiran parameter menunjukkan episenter gempa bumi berada di laut pada koordinat 8,41° LS dan 121,39° BT, atau tepatnya 30 km arah timur laut Nagekeo, NTT.

“BMKG tidak lagi mencatat adanya kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat di sepanjang pesisir terdampak,” kata Nelly di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta, Sabtu (15/8).

Lebih lanjut stasiun pemantauan BMKG mencatat gelombang tsunami tiba di sepuluh titik pesisir, antara lain: Sikka: Ketinggian 0,20 meter (pukul 05.03 WIB); Pelabuhan Kewapante-Sikka: Ketinggian 0,38 meter (pukul 05.16 WIB); Flores Timur: Ketinggian 0,25 meter (pukul 05.24 WIB); Labuan Bajo: Ketinggian 0,36 meter (pukul 05.26 WIB); Maurole-Ende: Ketinggian 0,94 meter (pukul 05.27 WIB); Dompu: Ketinggian 0,17 meter (pukul 05.29 WIB); Bakalang-Alor: Ketinggian 0,14 meter (pukul 05.41 WIB); Baubau: Ketinggian 0,30 meter (pukul 05.47 WIB); Bulukumba: Ketinggian 0,54 meter (pukul 05.58 WIB); dan Kolaka: Ketinggian 0,23 meter (pukul 06.27 WIB)

Di sisi lain, masyarakat merasakan dampak guncangan gempa tersebut dalam beberapa tingkat skala intensitas Modified Mercalli Intensity (MMI). Skala V MMI (membangunkan banyak orang tidur dan terasa oleh hampir semua penduduk): berdampak pada masyarakat di Kota Ende, Kota Borong, serta Kota Ruteng dan Skala VI MMI (mengejutkan semua penduduk hingga berlari keluar): berdampak pada masyarakat di Wolowae (Kabupaten Nagekeo) dan Kota Bajawa.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan hingga pukul 07.07 WIB, BMKG mendeteksi sebanyak 37 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan rentang magnitudo M3,6 hingga M6,2, di mana masyarakat merasakan 1 gempa bumi di antaranya.

“Di busur belakang Flores ini terdapat potensi gempa maksimum M7.8 hingga M7.9. Berdasarkan catatan sejarah, gempa serupa pernah terjadi pada tahun 1992 dengan kekuatan M7.5 yang menimbulkan kerusakan dan terjadi tsunami. Setelah hampir 30 tahun, pelepasan energi besar kembali terjadi di busur belakang Flores,” terang Wijayanto.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, memaparkan hasil pemantauan awal Stasiun Geofisika Kupang serta koordinasi dengan BPBD setempat terkait dampak skala intensitas gempa. Hasilnya, guncangan gempa merobohkan beberapa bagian tembok rumah sederhana di wilayah Maumere, Manggarai Barat, dan Labuan Bajo. Selain itu, gempa juga merusak fasilitas Pelabuhan Maumere dan bangunan Hotel Jayakarta Bajo.

“Tim BMKG mulai hari ini diterjunkan langsung ke lokasi terdampak untuk melakukan survei kerusakan secara menyeluruh,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Berton SP. Panjaitan, menyampaikan bahwa prioritas utama BNPB saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat serta mencegah adanya korban tambahan dari bahaya pascagempa.

“Data terbaru yang masuk mengonfirmasi ada dua orang yang meninggal dunia. Informasi ini terus kami pantau dan verifikasi bersama BMKG, BPBD, Pemda, serta unsur terkait agar dapat mengeluarkan data resmi mengenai total kerusakan dan korban jiwa,” ujar Berton.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas dampak musibah ini dan mengonfirmasi berakhirnya status peringatan dini tsunami.

“Peringatan dini tsunami sudah dinyatakan berakhir, namun gempa susulan masih terus terjadi. Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab, serta selalu memperbarui informasi dari saluran resmi BMKG,” tutur Nelly.

Berdasarkan kejadian ini, BMKG terus memonitor perkembangan gempa bumi susulan serta dinamika tinggi muka laut secara real-time. BMKG menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan menyaring setiap informasi agar terhindar dari isu atau hoaks yang beredar. BMKG juga mengimbau warga agar menjauhi serta memeriksa kondisi bangunan yang mengalami retakan atau kerusakan struktur akibat guncangan gempa, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi susulan.

Untuk mendapatkan informasi akurat, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi resmi melalui kanal komunikasi terverifikasi BMKG di akun Instagram/X @infoBMKG, situs resmi http://www.bmkg.go.id / inatews.bmkg.go.id, serta aplikasi ponsel InfoBMKG atau WRS-BMKG.



Sumber : https://www.bmkg.go.id/siaran-pers/bmkg-akhiri-peringatan-dini-tsunami-pasca-gempa-m7-7-ntt-masyarakat-dimbau-tetap-tenang-dan-waspada

Baca Terusannya »»  

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Nagekeo, Dua Orang Meninggal Dunia di Sikka

 

JAKARTA – Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) pukul 04.58.24 WIB. Berdasarkan pemutakhiran informasi, pusat gempa berada di laut pada kedalaman 15 kilometer, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Gempa dirasakan kuat di sejumlah wilayah NTT hingga Sulawesi Selatan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusdalops dan seluruh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang merasakan dampak guncangan gempa terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan kondisi masyarakat dan dampak yang ditimbulkan.

Berdasarkan laporan pendahuluan Kodim Sikka, gempa bumi berdampak di wilayah Pelabuhan El Say, Kabupaten Sikka. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka. Dua korban meninggal dunia terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. Data korban masih dalam proses verifikasi dan pendataan lebih lanjut oleh tim di lapangan.

Tim gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI dan Polri masih melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian. BNPB bersama BPBD Kabupaten Sikka terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk penanganan korban serta memastikan kondisi masyarakat di sekitar wilayah terdampak.

Di Kabupaten Nagekeo, gempa dirasakan sangat kuat selama kurang lebih satu menit. Sebagian besar masyarakat merasakan guncangan dan berhamburan keluar rumah. BPBD Kabupaten Nagekeo berkoordinasi dengan instansi terkait menyusul adanya peringatan dini tsunami serta melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang berada di wilayah pesisir.

Kondisi serupa dilaporkan di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Manggarai Barat. Masyarakat merasakan gempa sangat kuat selama kurang lebih satu menit dan sebagian besar warga keluar rumah. BPBD di kedua wilayah tersebut melakukan koordinasi dengan unsur terkait dan mengarahkan evakuasi masyarakat yang berada di kawasan pesisir.

Gempa juga dirasakan di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, serta sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, antara lain Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Kepulauan Selayar dan Kabupaten Maros. Masyarakat di beberapa wilayah tersebut turut merasakan guncangan dan sebagian berhamburan keluar rumah.

Pascagempa utama, tercatat beberapa aktivitas gempa susulan. Gempa susulan dengan kekuatan Magnitudo 6,2 terjadi pada pukul 05.13.53 WIB, kemudian Magnitudo 6,2 pada pukul 05.28.40 WIB dan Magnitudo 5,6 pada pukul 05.37.19 WIB. Sejumlah gempa susulan lainnya juga tercatat, termasuk Magnitudo 5,5. Berdasarkan informasi sementara, gempa-gempa susulan tersebut tidak berpotensi tsunami.

BNPB masih melakukan pemutakhiran data terkait dampak gempa bumi di wilayah terdampak. Pendataan meliputi korban jiwa, korban luka-luka, kerusakan bangunan, maupun dampak lainnya. Informasi mengenai perkembangan korban dan kerusakan akan disampaikan berdasarkan hasil verifikasi petugas di lapangan.

BNPB mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir, untuk tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah serta informasi peringatan dini dari BMKG. Masyarakat juga diminta menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan atau retak akibat gempa karena berpotensi membahayakan keselamatan.

Masyarakat diminta tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Informasi resmi mengenai perkembangan gempa dan potensi tsunami dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah, serta TNI-Polri.

BNPB bersama BPBD, Basarnas, TNI, Polri dan unsur terkait terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak, melakukan evakuasi dan penanganan korban, serta memastikan keselamatan masyarakat.

Data dan informasi dalam laporan ini bersifat sementara dan masih dapat berkembang sesuai hasil pendataan serta verifikasi di lapangan. Perkembangan data dan informasi akan kami sampaikan secara berkala.



Sumber : https://www.bnpb.go.id/berita/gempa-magnitudo-77-guncang-nagekeo-dua-orang-meninggal-dunia-di-sikka


Baca Terusannya »»  

Jumat, 14 Agustus 2026

Siapkan Mesin Pertumbuhan Sektoral Berbasis Transformasi, Pemerintah Bidik Pertumbuhan 6% pada 2027

 

Kondisi perekonomian nasional masih dihadapkan dengan beragam risiko ekonomi global yang membayangi, mulai dari konflik geopolitik, gejolak harga energi dan pangan, hingga tingginya suku bunga yang masih terus berlanjut. Meski demikian, pertumbuhan ekonomi domestik dinilai masih memiliki prospek yang positif sejalan dengan proyeksi sejumlah lembaga dunia terhadap perekonomian global yang diperkirakan tumbuh di angka 2,8% pada 2026 dan 3,1%  pada 2027 mendatang.

Sebelumnya pada Semester I-2026, ekonomi nasional tumbuh sebesar 5,45% (ctc), dimana angka tersebut tertinggi untuk periode yang sama dalam 13 tahun terakhir. Tingkat inflasi juga masih menunjukkan capaian yang terkendali dalam sasaran sebesar 2,88%. Dari sisi investasi, realisasi pada periode yang sama telah mencapai Rp1.010,6 triliun, mencerminkan terjaganya kepercayaan dan sentimen positif investor terhadap perekonomian nasional. Sejalan dengan perkembangan positif tersebut, S&P Global Ratings juga mempertahankan peringkat Indonesia pada BBB/A-2 dengan outlook stabil, sementara Lianhe Ratings memberikan peringkat AAA dengan outlook stabil untuk penerbitan Panda Bond.

"Rasio Gini turun ke 0,368 di bulan Maret, dan diikuti dengan Tingkat Pengangguran Terbuka itu sebesar 4,65% di bulan Mei. Kemudian kalau kita lihat dari sisi konsumen, konsumen juga masih positif, Indeks Keyakinan Konsumen 116,8, PMI Manufaktur juga masuk ke jalur positif yaitu 50,2,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jumat (14/08).

Aktivitas ekonomi riil juga menunjukkan pertumbuhan yang solid, terlihat pada penjualan mobil yang meningkat sebesar 33,3% (yoy), konsumsi listrik yang tumbuh sebesar 10,8% (yoy), serta penjualan semen yang naik 13,5% (yoy). Dari sisi sektor keuangan, kondisi juga tetap terjaga dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Juni 2026 sebesar 10,21% (yoy) dan kredit sebesar 12,67% (yoy). Pertumbuhan kredit juga didukung oleh kredit investasi yang melesat sebesar 24,9% (yoy), sementara kredit UMKM mulai menunjukkan pemulihan dengan pertumbuhan sebesar 1,05% pada Juni 2026.

Ketahanan eksternal Indonesia juga tetap kuat, didukung oleh posisi cadangan devisa yang mencapai USD145,3 miliar atau setara dengan 5,5 bulan impor. Selain itu, neraca perdagangan mencatatkan surplus kumulatif sebesar USD3,58 miliar sepanjang Januari–Juni 2026. Di tengah dinamika perekonomian global, nilai tukar Rupiah juga menunjukkan penguatan sebesar 0,69% dalam sepekan terakhir, mencerminkan tetap terjaganya fundamental ekonomi dan kepercayaan terhadap perekonomian nasional.

“Kemudian Pemerintah juga selama ini terus mendorong untuk menjaga daya beli dengan stimulus yang dikeluarkan. Di kuartal pertama totalnya Rp70 triliun, kuartal kedua Rp26,34 triliun untuk insentif pajak, transportasi, pembebasan biaya masuk LPG, magang, vokasi, dan bantuan pangan,” tambah Menko Airlangga.

Sejumlah kebijakan prioritas di bidang ekonomi juga terus menunjukkan capaian positif dalam memperkuat ketahanan dan transformasi ekonomi nasional, diantaranya program B50 yang diperkirakan dapat menghemat devisa mencapai Rp170 triliun, 26 proyek hilirisasi yang telah melakukan groundbreaking, pendirian Bank Emas (Bulion Bank) yang saat ini mengelola sekitar 153 ton emas senilai USD20 miliar, pendirian PT DSI yang mengelola hasil ekspor tiga komoditas strategis dan dinilai positif oleh S&P Ratings dalam mendukung upaya mengatasi praktik under invoicing dan transfer pricing.

Selanjutnya, Pemerintah juga telah mendorong reformasi bursa saham dan rencana demutualisasi pasar modal, mengimplementasikan sebanyak 25 perjanjian dagang internasional, hingga konsolidasi dan efisiensi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terus dilakukan, dengan menutup sebanyak 290 BUMN dari total 1.074 BUMN.

Selanjutnya untuk tahun 2027 mendatang, Pemerintah bersama DPR telah menyepakati Asumsi Dasar Ekonomi Makro dalam RAPBN 2027, dengan pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 6% dan laju inflasi sebesar 2,5%. Pemerintah juga menetapkan sasaran pembangunan yang mencakup tingkat kemiskinan sebesar 6–6,5% dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada kisaran 4,3–4,87%.

Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah mengarahkan perekonomian nasional tahun 2027 pada penguatan mesin pertumbuhan sektoral berbasis transformasi untuk mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Penguatan tersebut dilakukan melalui pengembangan sektor bernilai tambah tinggi, seperti digitalisasi, semikonduktor, dan Artificial Intelligence (AI), disertai revitalisasi sektor yang resilien seperti pertanian dan energi, termasuk melalui pendirian bursa komoditas mineral sebagai acuan Indonesia Reference Price.

Di sisi lain, daya saing investasi dan ekspor akan terus ditingkatkan melalui deregulasi, optimalisasi perjanjian internasional, serta pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia. Arah kebijakan tersebut akan diperkuat melalui bauran kebijakan makro yang memadukan kebijakan fiskal sebagai katalis, kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas, serta akselerasi investasi dengan melibatkan Danantara dan sektor swasta. Seluruh arah kebijakan tersebut akan ditopang oleh empat prasyarat utama, yakni iklim investasi yang atraktif, kepastian regulasi, stabilitas makroekonomi yang terjaga, serta APBN yang prudent dan sustainable.

Sejalan dengan upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi, Pemerintah juga memastikan keberlanjutan program perlindungan sosial pada 2027 dengan alokasi sebesar Rp549,9 triliun. Anggaran tersebut akan diarahkan untuk mendukung berbagai program, antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, bantuan iuran Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), penanganan bencana, subsidi BBM, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, subsidi Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta berbagai program perlindungan sosial lainnya.

“Komitmen Pemerintah tentu untuk tahun 2027 ini fokusnya memperkuat ketahanan perekonomian nasional sekaligus mempercepat pencapaian sasaran pembangunan. Pemerintah akan memastikan setiap kebijakan dan alokasi anggaran memberikan dampak nyata, baik dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperluas kesempatan kerja, maupun meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” imbuh Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya yakni Menteri Koordinator Bidang Pangan, Ketua Dewan Komisioner OJK, Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas, Menteri Dalam Negeri, Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM, Menteri Kesehatan, Kepala Badan Pengelola Inevstasi Danantara, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Wakil Menteri Hukum, serta Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

 

 

Sumber : https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/7052/siapkan-mesin-pertumbuhan-sektoral-berbasis-transformasi-pemerintah-bidik-pertumbuhan-6-pada-2027 


Baca Terusannya »»