##JATENG FAIR 2026

Cari Blog Ini

Sabtu, 20 Juni 2026

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur

 

Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam Presiden RI Ke-4 K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Kabupten Jombang, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (20/6/2026).

Ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2026 mendatang.

Dalam ziarah tersebut, Sigit datang mengenakan peci. Kemudian, Sigit juga langsung mendoakan serta menaburkan bunga ke makam mantan Presiden tersebut.

Kapolri sendiri disambut langsung  oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Machfudz (Gus Kikin). Kemudian dilanjutkan menerima pengalungan Surban.

Untuk diketahui, Gus Dur menjabat sebagai Presiden ke-4 Republik Indonesia dari tanggal 20 Oktober 1999 sampai 23 Juli 2001.

Presiden Gus Dur melanjutkan agenda reformasi dengan mendorong profesionalisme militer dan supremasi sipil dalam Pemerintahan.

Dalam masa kepemimpinannya, pemisahannantara TNI dan Polri dikukuhkan secara konstitusional melalui TAP MPR No. VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI 
dan Polri, dan TAP MPR No. VII Tahun 2000 tentang Peran TNI dan Polri.

KH. Abdurrahman Wahid dikenang sebagai “Bapak Pluralisme” karena gigih dalam memperjuangkan pluralisme dan toleransi antar-etnis di Indonesia.

 

 

 

Sumber : https://humas.polri.go.id/news/detail/2429484-jelang-hari-bhayangkara-kapolri-ziarah-ke-makam-gus-dur 


Baca Terusannya »»  

Jumat, 19 Juni 2026

TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di Lebih Dari 1.500 Titik, Satukan Semangat Kebersamaan

 

(Puspen TNI). Dalam upaya menghadirkan hiburan yang merata dan memperkuat kebersamaan nasional, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menggelar lebih dari 1.500 titik Nonton Bersama (Nobar) Kebangsaan Piala Dunia 2026 secara gratis di seluruh wilayah Indonesia, sejak 11 Juni hingga 19 Juni 2026. Jumlah tersebut menjadikan Nobar Kebangsaan sebagai salah satu kegiatan nonton bersama terbesar yang difasilitasi TNI bagi masyarakat di seluruh Indonesia, menghadirkan ruang kebersamaan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

Pelaksanaan Nobar Kebangsaan merupakan bentuk sinergi antara TNI dan TVRI dalam menghadirkan hiburan yang sehat sekaligus memperkuat semangat nasionalisme. Melalui kegiatan ini, masyarakat dari berbagai daerah dapat berkumpul, berinteraksi, dan merasakan suasana persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Momentum Piala Dunia dimanfaatkan sebagai sarana membangun solidaritas sosial, memperkuat rasa persaudaraan, dan menumbuhkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Selain memberikan manfaat sosial, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan.

Melalui Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026, TNI mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman, tertib, dan penuh semangat persatuan. Dengan kebersamaan yang terbangun, TNI terus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan bersatu.

 

 

 

Sumber : https://tni.mil.id/view-265984-tni-gelar-nobar-kebangsaan-piala-dunia-2026-di-lebih-dari-1-500-titik-satukan-semangat-kebersamaan.html 

Baca Terusannya »»  

Kepulangan Jemaah Haji Capai Lebih dari 121 Ribu, Kemenhaj Ajak Jaga Nilai Haji Sepanjang Hayat

 

Jakarta (Kemenhaj) — Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Tanah Suci terus berjalan lancar. Hingga Jumat (19/6/2026), sebanyak 121.301 jemaah dan petugas haji telah tiba kembali di Tanah Air.

Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha, mengatakan bahwa fase kepulangan bukan sekadar perjalanan kembali dari Arab Saudi menuju Indonesia, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membawa pulang nilai-nilai haji ke tengah kehidupan bermasyarakat.

“Haji bukan hanya tentang perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji terus hidup setelah jemaah kembali ke rumah. Kepulangan ini adalah awal dari pengabdian baru di tengah keluarga dan masyarakat,” ujar Ichsan Marsha di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Menurut Ichsan, hingga hari ke-60 operasional haji atau hari ke-18 masa pemulangan, sebanyak 309 kloter telah tiba di berbagai debarkasi di Indonesia, terdiri atas 120.065 jemaah dan 1.236 petugas.

Sementara itu, dari Arab Saudi, sebanyak 267 kloter gelombang pertama telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dengan total 104.753 jemaah dan petugas. Adapun dari Bandara Madinah, sebanyak 52 kloter gelombang kedua telah diterbangkan ke Indonesia dengan jumlah 20.316 jemaah dan petugas.

Di sisi lain, pergerakan jemaah dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung. Hingga saat ini, sebanyak 208 kloter dengan total 80.574 jemaah dan petugas telah diberangkatkan menuju Madinah sebagai bagian dari proses pemulangan gelombang kedua.

Ichsan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang masih bertugas mendampingi jemaah hingga akhir operasional haji.

“Dedikasi para petugas menjadi bagian penting dari kelancaran pelayanan haji tahun ini. Mereka terus bekerja memastikan setiap jemaah dapat pulang dengan aman, nyaman, dan tertib hingga tiba kembali di Tanah Air,” katanya.

Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga paspor dan dokumen perjalanan, memperhatikan barang bawaan, serta mematuhi ketentuan penerbangan, termasuk tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun tas kabin.

“Kami berharap seluruh jemaah tetap menjaga kesehatan selama perjalanan pulang. Yang tidak kalah penting, mari rawat kemabruran haji dengan menghadirkan manfaat bagi sesama, memperkuat kepedulian sosial, dan menjadi teladan kebaikan di lingkungan masing-masing,” ujar Ichsan.

Hingga hari ini, jemaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia tercatat sebanyak 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.

Kemenhaj terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dengan selamat serta memperoleh haji yang mabrur dan mabruroh.

“Dari Tanah Suci untuk Negeri, mari membawa pulang nilai dan menebarkan manfaat demi sukses peradaban,” pungkas Ichsan.

 

 

Sumber : https://haji.go.id/berita/kepulangan-jemaah-haji-capai-lebih-dari-121-ribu-kemenhaj-ajak-jaga-nilai-haji-sepanjang-hayat-1781883116744 


Baca Terusannya »»  

DPR dan Mahasiswa Akan Kawal Efisiensi Program MBG, Proyeksi Hemat Bisa Capai Rp70 Triliun

 


PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan DPR bersama mahasiswa akan mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan efisien. Pernyataan ini secara terang disampaikan oleh dirinya saat menerima perwakilan para mahasiswa yang berunjuk rasa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

 

Selama forum berlangsung, Dasco turut berdialog melalui telepon seluler dengan  Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dihadapan para perwakilan mahasiswa secara langsung untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat dan mahasiswa terkait efisiensi pelaksanaan program MBG. Lebih lanjut, dirinya meminta penjelasan mengenai realisasi penghematan anggaran yang diperoleh dari penghentian operasional dapur MBG pada hari libur serta langkah efisiensi lainnya yang telah dilakukan BGN.

 

"Hasil rapat kemarin (pada 16 Juli lalu) harus dijalankan. Dapur yang tidak berjalan optimal atau tidak bermanfaat harus ditutup, begitu juga pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu harus diefisiensikan," tegas Dasco dihadapan para perwakilan mahasiswa.

 

Pun, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan bahwa efisiensi yang dilakukan akan melalui berbagai langkah, termasuk penghentian operasional pada hari libur dan penataan pelaksanaan program, telah menghasilkan penghematan sekitar Rp46 triliun. Dengan tambahan kebijakan efisiensi lainnya hingga akhir tahun, ungkapnya, total penghematan diproyeksikan mencapai sekitar Rp70 triliun.

 

Menanggapi kembali, Dasco mengingatkan usaha ini harus diiringi dengan komitmen pemerintah dalam memperbaiki tata kelola anggaran. Pun, pihaknya akan terus menjalankan fungsi pengawasannya agar setiap rupiah anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.

 

Tidak henti, Dasco juga menekankan BGN supaya menertibkan dapur-dapur yang tidak memenuhi kebutuhan riil di lapangan serta melakukan penyisiran terhadap penerima manfaat agar program tepat sasaran. Sebab, berdasarkan informasi yang diterimanya, keberadaan dapur yang melebihi kebutuhan dapat menimbulkan pemborosan anggaran hingga sekitar Rp1 triliun setiap bulan sehingga penataan menjadi langkah penting untuk menjaga efisiensi program.

 

Di hadapan perwakilan mahasiswa, Dasco menegaskan bahwa pengawasan DPR terhadap pelaksanaan Program MBG berjalan beriringan dengan upaya pemerintah melakukan perbaikan tata kelola. "Pengawasan DPR berjalan, sementara BGN juga bekerja keras melakukan efisiensi untuk menyelamatkan anggaran negara. Langkah-langkah perbaikan seperti ini harus terus dilanjutkan," pungkasnya.

 

 

 

Sumber : https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/DPR-dan-Mahasiswa-Akan-Kawal-Efisiensi-Program-MBG-Proyeksi-Hemat-Bisa-Capai-Rp70-Triliun-66228 

Baca Terusannya »»  

Empat Tuntutan Mahasiswa ke DPR: Mulai dari Pembebasan Mahasiswa Trisakti hingga Soal Ekonomi

 


PARLEMENTARIA, Jakarta - Sejumlah unsur Pimpinan DPR RI menghampiri aksi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR, Jakarta, Jumat (19/6/2026) malam. Beragam tuntutan massa kepada pemerintah, telah disampaikan dan ditindaklanjuti oleh DPR dengan menghubungi pihak-pihak terkait.

 

Dengan pengawalan ketat, dua Wakil Ketua DPR RI, yakni Sufmi Dasco Ahmad dari Fraksi Partai Gerindra dan Saan Mustopa dari Fraksi Partai Nasdem, menemui massa demonstran sekitar pukul 19.28 WIB. Didampingi pimpinan Komisi III DPR dan perwakilan mahasiswa, Dasco dan Saan menyampaikan hasil pertemuan perwakilan mahasiswa dan DPR sebelumnya.

 

Dari atas mobil komando, dalam orasinya, Dasco berkomitmen akan menindaklanjuti sejumlah tuntutan mahasiswa. Bahkan, ia menekankan sebagian tuntutan itu telah ia sampaikan langsung kepada pemerintah dan pejabat terkait.

 

"Beberapa aspirasi yang ditujukan kepada DPR, kami juga sudah sampaikan. Dan Insyaallah kita akan lanjutkan dan kita akan tindaklanjuti," ujar Pimpinan DPR Koordinator Politik dan Keamanan Ini. 

 

Pertama, kata Dasco, pihaknya berjanji akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian agar 16 mahasiswa Universitas Trisakti yang masih menjadi tersangka segera dicabut. Dia berjanji proses itu akan dilakukan dalam satu pekan ke depan.

 

"Tadi Ketua Komisi III DPR sudah berkomunikasi. Dalam satu minggu ke depan, Insyaallah mahasiswa Trisakti yang 16 itu status tersangkanya akan dicabut," ujar Dasco.

 

Kedua, kata Dasco, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepolisian agar dua mahasiswa Universitas Mercu Buana, yang ditahan karena membawa bensin saat menuju DPR, segera dilepaskan.

 

"Kenapa ditahan, karena dia membawa bensin, ditahan. Tapi malam ini, begitu bubar demo ini, dia langsung bebas. Lepas dari sini," ujarnya.

 

Ketiga, Dasco mengaku juga telah berkoordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi untuk melakukan penghematan. Ke depan, kata Dasco, akan ada penghematan sekitar Rp70 triliun dari proses tata kelola yang tidak efektif.

 

Keempat, terhadap sejumlah tuntutan lain, DPR, kata Dasco, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah. Beberapa tuntutan itu mulai dari perbaikan program MBG, penghematan APBN, termasuk kesejahteraan guru honorer.

 

"Nah yang lain-lain, terkait dengan tuntutan-tuntutan yang lainnya, kami akan secepatnya komunikasikan dan tindak lanjuti, sampaikan dengan pemerintah," katanya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Saan Mustopa menambahkan terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN telah melakukan evaluasi dan penyisiran sehingga bakal ada penghematan anggaran sekitar Rp 70 triliun. Adapun terkait kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), Saan menegaskan, Bahlil telah dihubungi dan berkomitmen akan menyelesaikan secepatnya.

 

”Skema terkait dengan penurunan (harga BBM) juga nanti akan diselesaikan dalam waktu yang cepat. Dan, kami dari DPR juga akan memfasilitasi teman-teman untuk dialog secara langsung. Terkait tuntutan dan lainnya, secepatnya, akan kami komunikasikan dan tindak lanjuti,” kata Saan.

 

Sebelumnya, demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, yang dimulai pukul 15.00 WIB, diikuti mahasiswa dari Universitas Trisakti, Universitas Mercubuana, dan Universitas Esa Unggul serta Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI).

 

Sementara itu, HMI dalam aksi kali ini menuntut evaluasi terhadap program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih. Mereka menuntut adanya transparansi dan efektivitas dari program yang berdampak kepada masyarakat ini.

 

Merespons tuntutan ini, kemudian perwakilan dari mahasiswa yang berunjuk rasa diterima oleh pimpinan DPR dan sejumlah anggota di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Jumat sore. Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup ini, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan yang diharapkan bisa terpenuhi oleh pemerintah. 

 

 

 

Sumber : https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Empat-Tuntutan-Mahasiswa-ke-DPR-Mulai-dari-Pembebasan-Mahasiswa-Trisakti-hingga-Soal-Ekonomi-66237 

Baca Terusannya »»  

DPR Tindak Lanjuti Aspirasi Lewat Dialog dengan Kementerian Terkait

 


PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) Saan Mustopa menegaskan DPR menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan mahasiswa dengan memfasilitasi dialog bersama kementerian terkait sebagai bentuk komitmen lembaga legislatif untuk menjembatani kepentingan masyarakat dengan pemerintah.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Saan saat para Pimpinan DPR RI bersama Komisi III DPR RI menemui secara langsung para perwakilan mahasiswa dari berbagai universitas yang berunjuk rasa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2026). Menurut Saan, sejumlah persoalan yang disampaikan mahasiswa dapat segera diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antara DPR dan pemerintah.

 

Sementara itu, isu-isu yang membutuhkan pembahasan lebih lanjut akan difasilitasi DPR melalui pertemuan dengan kementerian maupun lembaga terkait. "DPR akan menindaklanjuti dengan pemerintah. Kalau teman-teman merasa belum cukup mendapatkan penjelasan di forum ini, DPR siap memfasilitasi dialog dengan kementerian-kementerian terkait agar berbagai persoalan dapat dibahas secara langsung," ujar Saan.

 

Ia menilai forum dialog menjadi penting untuk membangun komunikasi public yang konstruktif sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan tanpa harus menimbulkan eskalasi yang berlebihan. Apalagi, tegasnya, DPR menyakini bahwa menjaga stabilitas ekonomi dan politik merupakan kepentingan bersama yang mana dua aspek tersebut berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat dan pembangunan nasional.

 

"Stabilitas ekonomi dan politik sangat penting karena memiliki banyak dampak turunan terhadap berbagai sektor. Karena itu, dialog menjadi cara yang efektif untuk mencari solusi bersama atas berbagai persoalan," katanya.

 

Saan menjelaskan, dalam forum yang dihadiri oleh perwakilan mahasiswa, sejumlah aspirasi yang memerlukan klarifikasi langsung bahkan segera ditindaklanjuti dengan menghubungi mitra pemerintah terkait. Sebagai contoh, terangnya, Wakil DPR RI Sufmi Dasco Ahmad langsung menjalin komunikasi secara terbuka lewat telepon seluler kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dihadapan para perwakilan mahasiswa.

 

Langkah tersebut menunjukkan komitmen DPR untuk memberikan respons cepat terhadap persoalan yang disampaikan masyarakat. Menutup pertemuan, ia mengapresiasi kepada seluruh mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang telah menyampaikan aspirasi secara terbuka dan tertib.

 

"Mudah-mudahan kita semua memiliki komitmen yang sama untuk menjadikan Indonesia lebih baik lagi dan apa yang menjadi harapan kita bersama dapat tercapai," tutupnya.

 

Sebagai informasi, forum penyerapan aspirasi tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) Sufmi Dasco Ahmad dengan didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) Saan Mustopa, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rano Alfath, Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Nazaruddin Dek Gam.

 

Pun, turut dihadiri pula oleh para perwakilan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari sejumlah daerah di Indonesia beserta para perwakilan mahasiswa yang berasal dari Universitas Trisakti, Universitas Esa Unggul, Universitas Mercu Buana, dan Universitas Dian Nusantara yang menyampaikan aspirasi berupa "Tritura Kembali" dan “Reformasi Belum Selesai.”

 

 

 

Sumber : https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/DPR-Tindak-Lanjuti-Aspirasi-Lewat-Dialog-dengan-Kementerian-Terkait-66231 

Baca Terusannya »»  

Plt Bupati Pati Apresiasi Pelestarian Tradisi Lamporan

 


PATI - Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, kembali menghidupkan tradisi Lamporan melalui kegiatan Wiwitan dan Gelar Budaya yang digelar Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Komunitas Plat K tersebut diikuti warga dan seniman lokal sebagai upaya melestarikan budaya leluhur, mengenang tradisi penolak pagebluk pada masa lampau, sekaligus menjadi ruang pembelajaran budaya bagi generasi muda.
 
Lamporan berasal dari kata lampor atau obor, kemudian nama tersebut menjadi sebuah upacara dalam aspek sosial-budaya di desa Soneyan. Namun antara obor dan lampor ada perbedaan, kalau obor biasanya terbuat dari bambu yang diberi media minyak tanah dan kain yang menjadi sumbunya, tetapi kalau lampor terbuat dari daun kelapa yang sudah kering (blarak) yang diikat menjadi satu menjulang ke atas kemudian dibakar ujungnya.
 
Lampor dibawa sekelompok orang yang memakai kostum rumbai-rumbai yang dibuat dari daun kelapa muda (janur). Kelompok yang bertugas membawa lampor disebut “Dayakan” (ndayakan). 
 
Sekelompok Dayakan berbaris dan menari-nari dengan dipimpin oleh tetua desa yang memandu dan memimpin prosesi mengiring lampor keliling kampung dengan diiringi alunan musik tongtek yang meliputi,
tontongan/kentongan, jidor, dan icik-icik.
 
Acara tersebut dihadiri Camat Margoyoso, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Desa Soneyan, Kepala Dusun Sumber, Ketua Panitia Lamporan, Presiden Plat K, serta masyarakat setempat. 
 
Dalam sambutannya, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengapresiasi konsistensi masyarakat dan Komunitas Plat K dalam menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. 
 
“Lamporan bukan sekadar pertunjukan budaya. Ini adalah warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dikenalkan kepada generasi berikutnya,” ujar Chandra.
 
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati memberikan dukungan penuh terhadap berbagai kegiatan seni dan budaya yang digagas masyarakat. Menurutnya, pelestarian budaya merupakan bagian penting dalam menjaga identitas daerah di tengah perkembangan zaman.
 
“Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi komunitas seni dan budaya untuk berkarya. Pendopo Kabupaten Pati juga terbuka untuk digunakan sebagai tempat penyelenggaraan festival dan kegiatan kebudayaan,” kata Chandra.
 
Selain dukungan terhadap sektor budaya, Chandra menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini juga fokus pada pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Fokus tersebut meliputi perbaikan infrastruktur jalan, penguatan layanan kesehatan melalui BPJS, serta pendidikan negeri gratis.
 
Ia menilai pembangunan fisik dan pembangunan karakter masyarakat harus berjalan beriringan. Karena itu, pelestarian budaya tetap menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan daerah.
 
“Jalan harus baik agar aktivitas masyarakat lancar. Kesehatan dan pendidikan juga harus mudah diakses. Namun budaya tidak boleh ditinggalkan karena menjadi jati diri daerah kita,” tegas Chandra.
 
Pada kesempatan tersebut, Chandra juga mengajak para orang tua untuk lebih bijak dalam mengawasi penggunaan telepon genggam pada anak-anak. Menurutnya, interaksi sosial dan ruang pergaulan yang sehat perlu terus dijaga agar generasi muda tidak kehilangan nilai-nilai kebersamaan.
 
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah tengah menginisiasi pendirian Museum Kabupaten Pati sebagai wadah bagi para seniman, budayawan, dan komunitas kreatif untuk berkumpul, berkarya, serta mendokumentasikan kekayaan budaya daerah.
 
“Ke depan kami ingin memiliki museum sebagai rumah bersama bagi para seniman dan pelaku budaya. Tempat ini nantinya menjadi ruang pelestarian sekaligus edukasi bagi masyarakat,” ungkap Chandra.
 
Melalui kegiatan Lamporan Wiwitan dan Gelar Budaya Desa Soneyan, Pemerintah Kabupaten Pati menegaskan komitmennya untuk mendukung pelestarian budaya lokal, memperluas ruang kreativitas bagi komunitas seni, serta memastikan pembangunan daerah berjalan seimbang antara kemajuan fisik dan penguatan nilai-nilai budaya masyarakat.
 
 
 
Baca Terusannya »»  

Tindak Lanjuti Aspirasi Guru Honorer, Revisi UU Jadi Langkah Nyata Segera Selesaikan Isu Guru Honorer

 

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan DPR tidak hanya mendengarkan, namun juga menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait persoalan guru honorer melalui langkah konkret berupa revisi undang-undang bersama pemerintah. Pernyataan ini disampaikan oleh dirinya saat menerima perwakilan para mahasiswa yang berunjuk rasa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

 

Mewakili DPR, ungkapnya, aspirasi yang disampaikan oleh para mahasiswa sejalan dengan perhatian DPR terhadap kondisi pendidikan nasional, khususnya masih adanya kekurangan sekitar 510 ribu guru dan belum meratanya distribusi tenaga pendidik di berbagai daerah. "Karena itu, DPR bersama pemerintah sepakat merevisi undang-undang agar pengangkatan guru dilakukan oleh pemerintah pusat. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan guru sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi tenaga pendidik," kata Dasco.

 

Secara terang, ia menjelaskan, kebijakan tersebut menjadi bentuk nyata tindak lanjut atas berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan guru honorer, PPPK, maupun masyarakat. Melalui revisi regulasi, tuturnya, pemerintah diharapkan bisa melakukan penataan guru secara nasional sehingga distribusi tenaga pendidik menjadi lebih merata dan kebutuhan di setiap daerah dapat terpenuhi.

 

Tidak henti, Dasco berharap agar tidak lagi muncul persoalan status kepegawaian yang berlarut-larut pada masa mendatang. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, terangnya, pemerintah memiliki fleksibilitas untuk menempatkan guru sesuai kebutuhan sehingga pelayanan pendidikan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

 

Sebelumnya, salah satu perwakilan mahasiswa menyampaikan aspirasi kepada DPR berupa pemerintah harus segera menghadirkan kebijakan yang mengakhiri status guru honorer. Menurut mereka, keberadaan berbagai skema kepegawaian, termasuk PPPK, honorer negeri, honorer swasta kerap menimbulkan ketimpangan di kalangan tenaga pendidik.

 

Selain itu, perwakilan tersebut meminta agar DPR mendorong pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru, khususnya guru honorer di sekolah swasta, serta memperbaiki sistem pengembangan kompetensi dan sertifikasi agar lebih mudah diakses oleh seluruh tenaga pendidik. Menanggapi aspirasi tersebut, Dasco memastikan masukan dari masyarakat tidak berhenti sebagai forum penyampaian pendapat semata, melainkan menjadi bahan dalam penyusunan kebijakan.

 

Menutup pernyataannya, DPR lewat usaha revisi undang-undang yang tengah disiapkan bersama pemerintah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk menyelesaikan persoalan kekurangan guru, pemerataan tenaga pendidik, dan peningkatan kesejahteraan guru di Indonesia.

 

 

Sumber : https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Tindak-Lanjuti-Aspirasi-Guru-Honorer-Revisi-UU-Jadi-Langkah-Nyata-Segera-Selesaikan-Isu-Guru-Honorer-66230 


Baca Terusannya »»  

Respons Cepat Aspirasi Mahasiswa, DPR Pastikan Aspirasi Masyarakat Segera Peroleh Solusi Nyata

 

PARLEMENTARIA, Jakarta – Pimpinan DPR RI bergerak cepat menemui sekaligus menindaklanjuti sejumlah aspirasi yang disampaikan ratusan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2026). Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan sejumlah tuntutan mahasiswa telah langsung dikomunikasikan kepada pemerintah lewat kementerian terkait sekaligus akan konsisten dikawal hingga terealisasi.

 

Di hadapan ratusan mahasiswa, Dasco menjelaskan DPR telah menerima audiensi dengan perwakilan mahasiswa untuk menyerap aspirasi secara langsung. Menurutnya, sejumlah persoalan yang menjadi tuntutan mahasiswa telah disampaikan kepada pihak eksekutif melalui komunikasi langsung dengan kementerian dan lembaga terkait.

 

"Barusan, kami sudah melakukan audiensi dan menerima aspirasi dari perwakilan teman-teman mahasiswa. Beberapa aspirasi telah kami sampaikan langsung melalui sambungan telepon kepada Menteri ESDM maupun Kepala BPH Migas. Aspirasi yang ditujukan kepada DPR juga akan kami lanjutkan dan tindak lanjuti," ujar Dasco.

 

Melanjutkan, Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) Saan Mustopa memaparkan sejumlah langkah konkret yang telah dilakukan DPR sebagai tindak lanjut atas aspirasi mahasiswa. Terkait mahasiswa Universitas Trisakti yang masih berstatus tersangka pascaaksi demonstrasi, Saan menyampaikan Ketua Komisi III DPR telah berkomunikasi dengan pihak terkait dan dalam waktu satu minggu ke depan diharapkan status tersangka terhadap 16 mahasiswa tersebut dapat dicabut.

 

Selain itu, DPR juga menindaklanjuti persoalan dua mahasiswa Universitas Mercu Buana yang diamankan saat hendak mengikuti aksi demonstrasi. Berdasarkan hasil komunikasi yang telah dilakukan, jelasnya, keduanya akan dibebaskan setelah aksi berakhir.

 

Mengenai isu energi, Saan mengungkapkan DPR telah memfasilitasi dialog langsung antara perwakilan mahasiswa dengan Kementerian ESDM terkait tata kelola migas nasional. "Kalau teman-teman masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut, DPR siap memfasilitasi dialog secara langsung dengan pihak terkait," kata Saan.

 

Ia juga menyampaikan bahwa aspirasi mengenai kelangkaan BBM bersubsidi di sejumlah wilayah, termasuk Daan Mogot, Jakarta Barat, telah langsung dikomunikasikan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Lewat komunikasi tersebut, paparnya, ia meminta pemerintah dan Pertamina segera menyusun skema penyesuaian harga yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

 

Terkait aspirasi tentang menjaga stabilitas ekonomi dan politik negara, evaluasi program kerja pemerintah, penyelesaian persoalan guru honorer, pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri, hingga penguatan supremasi sipil, DPR akan segera berkoordinasi bersama kementerian dan lembaga terkait.

 

"DPR tidak berhenti pada menerima aspirasi. Seluruh masukan dari mahasiswa akan kami komunikasikan dengan pemerintah dan kami tindak lanjuti agar menjadi bagian dari proses penyelesaian kebijakan yang berpihak kepada masyarakat," tegas Saan.

 

Menutup pernyataan, DPR menegaskan komitmen untuk menjalankan fungsi representasi dan pengawasan dengan menjadikan dialog sebagai sarana mendengarkan aspirasi rakyat sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik. 

 

 

 


Sumber : https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Respons-Cepat-Aspirasi-Mahasiswa-DPR-Pastikan-Aspirasi-Masyarakat-Segera-Peroleh-Solusi-Nyata-66232 


Baca Terusannya »»  

DPR Ingatkan Kementerian ESDM Paparkan Mekanisme Penyesuaian Harga BBM Secara Terbuka

 


PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan DPR akan mengawasi kebijakan pemerintah terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) agar sejalan dengan perkembangan harga minyak dunia serta tidak membebani masyarakat. Pernyataan ini disampaikan oleh dirinya saat menerima perwakilan para mahasiswa yang berunjuk rasa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

 

Selama forum berlangsung, Dasco turut berdialog melalui telepon seluler dengan  dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dihadapan para perwakilan mahasiswa secara langsung. Secara tegas, Dasco meminta pemerintah agar memaparkan secara terbuka skema penyesuaian harga BBM kepada DPR pada saat rapat kerja bersama komisi terkait pekan depan.

 

Baginya, langkah tersebut penting agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai kebijakan energi nasional. "Kalau harga bahan bakar naik, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui kenaikan biaya transportasi hingga harga kebutuhan pokok karena itu, DPR meminta pemerintah (lewat Kementerian ESDM) menjelaskan skema yang juga mengakomodasi penurunan harga ketika harga minyak dunia turun," ujar Dasco.

 

Pada kesempatan yang sama, DPR berkomitmen akan menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan kebijakan energi pemerintah dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan rakyat. Pun, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga menyatakan pemerintah akan mengikuti perkembangan harga energi global.

 

Lebih lanjut, Bahlil menyampaikan apabila harga minyak dunia terus mengalami penurunan, pemerintah akan mempertimbangkan penyesuaian sesuai mekanisme yang berlaku. Ia pun memastikan harga BBM tertentu dan LPG bersubsidi hingga saat ini belum mengalami kenaikan meskipun harga minyak dunia sempat berada pada level yang tinggi.

 

Selain persoalan harga BBM, Dasco turut menyoroti laporan mengenai masih adanya kelangkaan LPG 3 kilogram di sejumlah daerah. Maka dari itu, ia meminta Kementerian ESDM segera melakukan pengecekan dan mengambil langkah perbaikan agar distribusi gas bersubsidi tepat sasaran dan tidak mengganggu kebutuhan masyarakat. "DPR akan terus mengawal persoalan ini agar distribusi LPG bersubsidi berjalan lancar dan masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh pasokan," tegasnya.

 

Menanggapi masukan tersebut, Bahlil menyatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan di lapangan. Namun demikian, ia menekankan cadangan LPG nasional berada dalam kondisi aman dan pemerintah akan memastikan distribusinya berjalan optimal di seluruh daerah. 

 

 

 


Sumber : https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/DPR-Ingatkan-Kementerian-ESDM-Paparkan-Mekanisme-Penyesuaian-Harga-BBM-Secara-Terbuka-66229 

Baca Terusannya »»  

Dapat Dukungan Presiden, Menpora Erick Siap Lanjutkan Sertifikasi Kepelatihan bagi Penyandang Disabilitas

 


Bogor: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menegaskan komitmen Pemerintah melalui Kemenpora dalam penguatan olahraga disabilitas Tanah Air. Sebagaimana disampaikan Menpora seusai bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6) sore.

Dalam pertemuan itu Menpora Erick melaporkan serangkaian program prioritas Kemenpora, termasuk perihal penguatan pembinaan olahraga disabilitas yang menjadi kepedulian serta perhatian khusus Presiden Prabowo. Salah satu program tersebut adalah pengembangan sertifikasi pelatihan bagi penyandang disabilitas.

Menpora menyatakan, sertifikasi ini diberikan agar para olahragawan disabilitas mempunyai kesempatan untuk menjadi pelatih. Sehingga mereka bisa berkontribusi lebih lanjut dalam pembinaan olahraga nasional, khususnya ketika sudah tidak lagi aktif sebagai atlet disabilitas.

“Jangan sampai atlet-atlet ini hanya diingat ketika sedang berjaya, tetapi kalau sudah selesai hanya ucapan terima kasih saja yang diberikan,” sebut Menpora.

Program sertifikasi ini, ungkap Menpora Erick, telah mulai dijalankan melalui program Trainer of Trainers (TOT) Penggerak Olahraga Disabilitas dari Kemenpora yang bekerja sama National Paralympic Committee (NPC).
Program sertifikasi ini, sambung Menpora, juga menjadi bagian dalam mendorong pembudayaan olahraga pada masyarakat disabilitas. Sebagaimana arahan Presiden Prabowo, di mana semua warga negara Indonesia memiliki hak yang sama dalam berpartisipasi dan berkontribusi dalam bidang olahraga. 

“Yang pasti Bapak Presiden sangat peduli dengan olahraga disabilitas. Makanya salah satu program yang memang kami terus dorong bagaimana masyarakat disabilitas di Indonesia ini yang totalnya hampir 23,9 juta atau 25,9 juta untuk gemar berolahraga,” terang Menpora Erick.

Dari angka tersebut, sambut Menpora, sekira 11 persen atau hampir dua juta orang di antaranya tercatat gemar berolahraga. Sehingga perlu juga dipersiapkan para pelatih dan penggerak olahraga disabilitas, salah satunya dalam regenerasi atlet nasional untuk ajang-ajang olahraga disabilitas nasional serta internasional. 

“Kalau dua juta lebih itu memerlukan dua persen pelatih, perlu berapa banyak pelatihnya yang dipersiapkan. Nah ini yang kita harus cukupi, belum lagi sekolah-sekolah yang memerlukan kepakaran kepelatihan,” urai Menpora Erick.

“Artinya dengan itu Bapak Presiden ingin mendorong masyarakat disabilitas ini benar-benar diperhatikan. Nah salah satunya kita punya yang saya sampaikan kepada Bapak Presiden, program sertifikasi kepelatihan untuk mereka,” imbuh Menpora.

Menpora juga menyebut Presiden Prabowo berencana meninjau langsung National Paralympic Training Center di Karanganyar, Jawa Tengah. Selain untuk meninjau pusat pelatihan tersebut, kunjungan ini untuk melihat langsung aktivitas para olahragawan disabilitas.
 
"Karena ini menjadi bagian penting bahwa kita harus memberikan semua warga Indonesia kesempatan yang sama," tegas Menpora Erick.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/6819/dapat-dukungan-presiden-menpora-erick-siap-lanjutkan-sertifikasi 

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Perkuat Dukungan untuk Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN dan Persiapan Timnas Menuju Piala Dunia 2030


 


Pemerintah terus memperkuat dukungan terhadap kemajuan sepak bola nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di tingkat internasional. Komitmen tersebut ditegaskan Presiden Prabowo Subianto saat menerima Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama pelatih sepak bola Tim Nasional (Timnas) Indonesia, John Herdman, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2026.

Usai pertemuan, Erick menyebut telah melaporkan kepada Presiden Prabowo mengenai perkembangan sepak bola nasional, termasuk peluang Indonesia menjadi salah satu tuan rumah turnamen FIFA ASEAN yang dijadwalkan berlangsung pada September–Oktober 2026. Erick mengungkapkan bahwa FIFA telah memberikan respons positif terhadap pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah ajang tersebut.

“Nah jadi Bapak Presiden mendukung. Bapak Presiden akan menyiapkan surat supaya nanti kita bisa dipilih oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah. Jadi kita tunggu nanti dan saya juga diminta segera mengkomunikasikan ke semua kementerian,” ujar Erick dalam keterangannya.

Selain membahas peluang Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan Tim Nasional Indonesia. Erick mengatakan bahwa Kepala Negara menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap seluruh program Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), terutama dalam mempersiapkan Timnas menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2030 yang akan dimulai pada September tahun depan.

“Jadi tadi Coach John ditanya gimana persiapan ke depan, apakah yang dibutuhkan. Bapak Presiden bilang pokoknya semua program dari PSSI untuk pengembangan tim nasional, apalagi untuk persiapan 2030 yang sudah akan dimulai babak kualifikasinya tahun depan, bulan September. Ini harus benar-benar kita jaga, kita persiapkan,” ungkap Erick.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga berdialog langsung dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengenai kesiapan tim menghadapi sejumlah agenda internasional dalam waktu dekat. John menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan Kepala Negara dan pemerintah terhadap pengembangan sepak bola nasional.

Lebih lanjut, John menjelaskan bahwa Timnas Indonesia akan menghadapi sejumlah turnamen penting, termasuk AFF (ASEAN Football Federation) dan FIFA ASEAN. John menyebut kedua ajang tersebut dinilai menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat kualitas tim, memberi pengalaman kepada para pemain, sekaligus mengukur kesiapan skuad menuju target yang lebih besar.

“Dan kemudian ASEAN. FIFA ASEAN. Saya mendapatkan kesempatan besar untuk mengumpulkan yang terbaik dari yang terbaik untuk memenangkan turnamen itu, dan saya pikir itu penting. FIFA ASEAN adalah turnamen yang harus kami menangkan untuk menunjukkan bahwa kami adalah yang terbaik di Asia Timur, dan itu adalah langkah penting yang perlu kami ambil dan untuk membawa pulang piala sekarang,” imbuh John.

Lebih lanjut, John mengatakan bahwa seluruh tim pelatih dan pemain saat ini fokus mempersiapkan diri untuk mewujudkan target besar Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030. Menurutnya, target tersebut menjadi motivasi utama yang terus mendorong seluruh elemen tim untuk bekerja lebih keras.

“Saya pikir Presiden memiliki semangat yang besar terhadap sepak bola. Beliau, seperti setiap orang Indonesia, sama saja. Saya selalu mengatakan bahwa kami memiliki 280 juta alasan dan beliau adalah salah satunya. Beliau adalah satu dari 280 juta orang itu yang ingin kami lolos untuk tahun 2030. Segala yang kami lakukan. Setiap hari saat kami bangun, kami terobsesi dengan kualifikasi tersebut karena itu akan mengubah segalanya di negara kita untuk selamanya,” pungkas John.

Dukungan penuh Presiden Prabowo terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN dan penguatan Tim Nasional menunjukkan tekad pemerintah menjadikan sepak bola sebagai salah satu instrumen pemersatu bangsa, sekaligus sarana membangun kebanggaan Indonesia di tingkat internasional. Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Indonesia kini semakin percaya diri menatap target besar menuju Piala Dunia 2030.

 

 


Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-perkuat-dukungan-untuk-indonesia-jadi-tuan-rumah-fifa-asean-dan-persiapan-timnas-menuju-piala-dunia-2030/ 

Baca Terusannya »»  

Listrik Menyala, Negara Hadir di Rumah Warga Purworejo

 


PURWOREJO - Raut wajah Markamah (63) tampak memerah. Di balik wajah kebahagiaan yang bercampur haru, ada kebahagiaan yang sulit disembunyikan saat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, didampingi Bupati Purworejo Yuli Hastuti, secara simbolis menaikkan saklar listrik di rumahnya. Dari sana, aliran listrik perdana mulai masuk ke rumah sederhana itu pada Jumat (19/6).

Bagi sang nenek, momen tersebut bukan sekadar penyalaan lampu. Lebih dari itu, hadirnya listrik menandai perubahan penting dalam keseharian keluarganya. Aliran listrik itu hadir melalui Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), program pemerintah untuk masyarakat kurang mampu yang belum menikmati sambungan listrik.

Program ini disebut sebagai bentuk kehadiran negara dalam memastikan akses energi dapat dirasakan semua warga, tanpa terkecuali, sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

"Sesuai perintah Bapak Presiden Prabowo untuk menyediakan akses penerangan bagi seluruh rakyat Indonesia, maka Kementerian ESDM penyediaan akses energi listrik bagi masyarakat tanpa terkecuali karena setiap warga negara mempunyai hak yang sama. Penyediaan akses penerangan ini juga wujud kehadiran negara bagi masyarakat yang sulit mendapatkan akses listrik," kata Menteri Bahlil.

Bahlil menuturkan, akses listrik bagi masyarakat yang selama ini belum berlistrik akan memberi dampak besar bagi kehidupan sehari-hari. Tidak hanya membantu aktivitas rumah tangga, keberadaan listrik juga dinilai membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi keluarga dan memperluas akses terhadap pendidikan serta informasi.

"Saya kan mantan anak kampung yang lahir tanpa listrik soalnya. Jadi, akses listrik harus bisa dirasakan oleh semua masyarakat. Bagaimana orang bisa sekolah pintar? bagaimana orang bisa akses informasi dari luar maupun dari dalam dengan cepat? bagaimana anak-anak SD bisa sekolah yang baik kalau tidak ada akses digitalisasi? Jadi, saya pikir ini salah satu infrastruktur dasar yang harus dilakukan," tuturnya.

Menurut Bahlil, negara wajib hadir ketika masyarakat membutuhkan penerangan, terutama di wilayah yang secara komersial dinilai belum layak untuk pengembangan jaringan listrik karena jumlah pelanggan yang sedikit dan investasi yang besar.

Prosesi penyalaan perdana bantuan pemasangan listrik baru itu berlangsung di Dusun Krembeng, Desa Hadimulyo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Selain menyalakan saklar secara simbolis, Menteri ESDM juga menyerahkan token listrik kepada salah satu penerima bantuan.

Program Lisdes dan BPBL merupakan upaya sistematis dan terencana yang dijalankan pemerintah bersama PT PLN untuk menghadirkan listrik di wilayah yang belum terjangkau. Sasaran utamanya adalah masyarakat yang tinggal di daerah terpencil, terisolir, atau lokasi yang belum tersentuh jaringan listrik PLN.

Hingga 2025, realisasi Program Lisdes telah mencakup 1.403 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua Selatan. Sementara itu, bantuan pemasangan listrik baru bagi masyarakat kurang mampu telah terealisasi untuk 220.845 rumah tangga, dengan 19.161 rumah tangga di antaranya berada di Provinsi Jawa Tengah.


Sumber : https://esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/listrik-menyala-negara-hadir-di-rumah-warga-purworejo

Baca Terusannya »»  

PLN Memastikan Sistem Kelistrikan Jawa Tetap Stabil

 

Jakarta, 19 Juni 2026 — PT PLN (Persero) menyatakan bahwa Sistem Tenaga Listrik Jawa saat ini beroperasi dan tetap terkendali dengan baik. Namun, untuk menjaga pasokan listrik yang andal bagi pelanggan, PLN menerapkan manajemen beban terbatas dan terukur di beberapa area.

Langkah ini dilakukan karena kendala operasional teknis di pembangkit listrik, serta gangguan yang memengaruhi dua unit pembangkit utama. Kondisi ini untuk sementara mengurangi kemampuan pasokan listrik sistem.

PLN terus bekerja sama untuk mempercepat upaya pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari unit pembangkit lainnya, dan mengelola operasi sistem untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan listrik sekaligus meminimalkan dampak pada pelanggan.

PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan secara bertahap dihentikan seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem.




Sumber : https://www.pln.co.id/pln-java-power-system-stable-limited-load-management

Baca Terusannya »»  

Jelang Tahun Ajaran Baru, Wapres Ajak Anak-Anak Panti Asuhan di Gorontalo Belanja Kebutuhan Sekolah

 


Usai meninjau progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan agenda kunjungan kerjanya dengan mengajak anak-anak panti asuhan berbelanja kebutuhan sekolah di Toko Buku Ramedia, Gorontalo, Jumat (19/06/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak menjelang tahun ajaran baru, sekaligus memperkuat agenda pembangunan sumber daya manusia yang tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Sebanyak 120 anak dari enam Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Provinsi Gorontalo menerima kupon belanja senilai Rp500 ribu untuk membeli perlengkapan sekolah sesuai kebutuhan masing-masing.

Adapun anak-anak penerima manfaat berasal dari LKSA Darul Mubiin, LKSA Moosalamati, Panti Asuhan Safaz’ain, Panti Anak P3K PW, Panti Nurul Qolbi, dan Panti Marhamah.

Suasana hangat dan penuh keceriaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Wapres berinteraksi langsung dengan anak-anak, mendengarkan cita-cita mereka, sekaligus memastikan kebutuhan sekolah yang dipilih sesuai dengan keperluan.

Salah satunya Milatun Husna (14), siswi yang akan naik ke kelas IX MTs Nurul Yaqin dan merupakan anak asuh Panti Asuhan Safaz’ain. Milatun mengaku senang dan merasa terbantu dengan bantuan yang diterimanya.

“Hari ini saya membeli tas, buku, alat tulis, dan seragam sekolah. Saya senang sekali dan merasa terbantu,” ujar Milatun.

Milatun yang bercita-cita menjadi apoteker berharap program serupa dapat menjangkau lebih banyak anak di seluruh Indonesia.

“Harapan saya, pembagian seperti ini bisa didapat oleh semua anak-anak Indonesia,” tuturnya.

Doa tulus pun disampaikan Milatun kepada Presiden dan Wakil Presiden.

“Semoga Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden selalu sehat, dapat menjaga Indonesia dengan baik, dan terus berbagi dengan sesama,” ucapnya.

Rasa syukur serupa disampaikan Risnaniwati, ibu dari Annisa Putri Wahyudin, siswi kelas II sekolah dasar yang turut menerima kupon belanja.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Saya masih memiliki anak yang kuliah dan satu lagi di SMA, sehingga kebutuhan sekolah cukup besar. Dengan adanya bantuan ini, kami sangat terbantu,” ungkapnya.

Menurut Risnaniwati, bantuan perlengkapan sekolah sangat berarti bagi keluarga menjelang tahun ajaran baru yang dimulai pada Juli mendatang.

Wakil Ketua Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Provinsi Gorontalo sekaligus Ketua Yayasan Moosalamati, Niko Ismail, menilai kegiatan belanja kebutuhan sekolah bersama Wapres sangat membantu anak-anak panti dan para pengelola menjelang dimulainya tahun ajaran baru.

Menurut Niko, pengadaan seragam, sepatu, dan perlengkapan sekolah merupakan tantangan yang rutin dihadapi pengurus panti setiap tahun.

“Setiap memasuki tahun ajaran baru, kami para pengurus panti biasanya pusing memikirkan pengadaan baju sekolah, sepatu, dan buku tulis. Setiap tahun kami harus menyurat ke donatur-donatur untuk meminta bantuan, tetapi kadang jumlahnya belum mencukupi,” ujarnya.

Niko mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada anak-anak panti melalui kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, kali ini kami tidak perlu menyurat lagi. Rezekinya datang sendiri. Walaupun belum semua anak terfasilitasi, kami sangat bersyukur karena sebagian kebutuhan mereka sudah terbantu,” katanya.

 

 

Sumber : https://wapresri.go.id/jelang-tahun-ajaran-baru-wapres-ajak-anak-anak-panti-asuhan-di-gorontalo-belanja-kebutuhan-sekolah/ 

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Setuju Skema Pelatnas Multiyears, Menpora Erick: Untuk Penguatan Pembinaan Atlet Jangka Panjang

 

Bogor: Presiden Prabowo memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional yang disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir di Hambalang, Jawa Barat, Jumat  (19/6). 

Menurut Menpora Erick, salah satu fokus dukungan Presiden yakni menyetujui skema anggaran multiyears untuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) para atlet. Hal itu sebagai bentuk dukungan penuh Prabowo terhadap penguatan pembinaan olahraga nasional jangka panjang.

Menpora Erick menilai, Presiden Prabowo memberikan respons positif berbagai usulan yang diajukan untuk memperkuat ekosistem olahraga nasional.

"Bapak Presiden juga menanyakan bagaimana persiapan untuk jangka panjang daripada olahraga nasional. Saya bilang ada beberapa hal yang perlu dukungan Bapak, dan beliau langsung menyampaikan dukungan," kata Menpora Erick.

Salah satu hal yang dibahas adalah skema pembiayaan pelatnas. Menpora Erick menilai pembinaan atlet menuju ajang internasional tidak dapat bergantung pada penganggaran tahunan karena membutuhkan kepastian program dalam jangka panjang.

Menpora Erick menilai dukungan tersebut penting di tengah semakin banyaknya atlet Indonesia yang menunjukkan prestasi membanggakan di tingkat dunia. Seperti sejumlah capaian atlet nasional dari cabang olahraga catur, balap motor hingga skateboard yang mulai menunjukkan potensi besar.

"Seperti di catur kemarin, atlet kita Chelsie Monica mengalahkan juara dunia, atau mungkin ada Kiandra Ramadhipa yang kemarin di motor 3 juara. Bahkan ada juga talenta muda kita, skateboard, Ni Wayan Malana Fairbrother yang masih 14 tahun," kata Menpora Erick.

Maka itu, Menpora Erick mengusulkan agar pelatnas menggunakan sistem multiyears. Menurutnya, Presiden Prabowo menyetujui gagasan tersebut karena dinilai penting untuk mempersiapkan atlet Indonesia menghadapi berbagai kompetisi internasional, mulai dari SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade.

"Tadi Pak Mensesneg dan Pak Seskab langsung akan memfollow up bahwa kebijaksanaan mengenai anggaran, karena yang namanya platnas tidak mungkin dianggarkan per tahun, itu harus multiyears. Dan Bapak Presiden sepakat karena memang mempersiapkan bagaimana masa depan atlet kita untuk Olimpiade, SEA Games, Asian Games, apalagi hari ini banyak sekali para atlet kita mulai menunjukkan ya, prestasinya," ujar Menpora Erick.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/6821/presiden-prabowo-setuju-skema-pelatnas-multiyears-menpora-erick 


Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Olahraga Disabilitas dan Pembinaan Atlet Jangka Panjang

 


Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembangunan olahraga nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir beserta pelatih sepak bola tim nasional Indonesia John Herdman usai diterima Presiden Prabowo di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Erick melaporkan sejumlah program prioritas Kementerian Pemuda dan Olahraga, termasuk penguatan pembinaan olahraga disabilitas yang menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo. Menurut Erick, salah satu program yang dilaporkan kepada Kepala Negara adalah pengembangan sertifikasi pelatihan bagi penyandang disabilitas agar mereka memiliki kesempatan untuk menjadi pelatih dan berkontribusi dalam pembinaan olahraga nasional.

“Yang pasti Bapak Presiden sangat peduli dengan olahraga disabilitas. Makanya salah satu program yang memang kita terus dorong bagaimana masyarakat disabilitas di Indonesia ini kan totalnya hampir 23,9 juta atau 25,9 juta yang gemar berolahraga. Itu hampir 11 persen. Artinya dengan itu Bapak Presiden ingin mendorong para orang disabilitas ini benar-benar diperhatikan. Nah salah satunya kita punya, yang saya sampaikan Bapak Presiden, program bagaimana sertifikasi kepelatihan untuk mereka,” ujar Erick.

Selain membahas olahraga disabilitas, Erick menyebut Kepala Negara juga menyoroti pentingnya pembangunan olahraga nasional yang berorientasi jangka panjang. Dalam kesempatan tersebut, Erick menyampaikan perlunya dukungan kebijakan untuk memastikan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) dapat berjalan secara berkesinambungan.

“Bahwa kebijaksanaan mengenai anggaran, karena yang namanya pelatnas tidak mungkin dianggarkan per tahun, itu harus multi years, dan Bapak Presiden sepakat karena memang mempersiapkan bagaimana masa depan atlet kita untuk Olimpiade, SEA Games, Asian Games, apalagi hari ini banyak sekali para atlet kita mulai menunjukkan prestasinya,” kata Erick.

Presiden Prabowo, lanjut Erick, menyatakan dukungannya terhadap skema pembiayaan dan kebijakan yang memungkinkan pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan. Dukungan tersebut dinilai penting mengingat semakin banyak atlet Indonesia yang menunjukkan prestasi di berbagai cabang olahraga dan berpotensi mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia.

“Nah ini yang Bapak Presiden dorong karena itu persiapan dari tentu SEA Games, Asian Games, Olimpiade, mesti benar-benar dilakukan. Apalagi Bapak Presiden sudah memperhatikan kebijaksanaan bonus yang cukup baik, baik sekali bahkan. Di mana bonus ini 1 miliar (rupiah), nanti Asian Games dan Olimpiade pasti angkanya lebih baik lagi,” ungkap Erick.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang tersebut, Erick turut memaparkan rencana pembangunan Akademi Olahraga Nasional yang akan menjaring dan membina talenta olahraga sejak usia dini, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah.

“Bapak Presiden juga mendorong apalagi ada pemusatan yang namanya Akademi Olahraga nanti yang kita dimulai dari SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama), SMA (Sekolah Menengah Atas). Jadi siapa yang akan menjadi atlet ke depan dari usia 8-10 tahun sudah mulai dibina. Nah ini yang tadi sampaikan, dan tadi saya paparkan rencana pembangunan Akademi Olahraga,” imbuh Erick.

Selain pembinaan usia dini, Erick menyebut pemerintah juga terus mengkaji skema dana pensiun atlet sebagai bagian dari upaya meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan para olahragawan setelah menyelesaikan masa pengabdiannya di dunia olahraga. “Presiden tanyakan mengenai dana pensiun atlet yang masih kita terus godok bagaimana persiapan ke depannya itu,” pungkas Erick.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-tegaskan-penguatan-olahraga-disabilitas-dan-pembinaan-atlet-jangka-panjang/ 


Baca Terusannya »»  

Akademi Olahraga Nasional Jadi Fokus Strategis, Menpora Erick Sebut Presiden Dukung Pembinaan Atlet Sejak Usia Dini

 

Bogor: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut Presiden Prabowo Subianto mendukung penuh pembinaan atlet usia dini. Salah satunya melalui pembangunan Akademi Olahraga Nasional yang menjadi fokus strategis pemerintah. 

Hal tersebut disampaikan Menpora Erick usai diterima Presiden Prabowo di kediaman pribadi di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6). Dalam kesempatan itu, Menpora Erick menyampaikan Akademi Olahraga Nasional akan dirancang untuk menjaring sekaligus membina talenta olahraga.

Menpora Erick mengatakan, program tersebut akan mencakup jenjang pendidikan. Mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Sehingga proses identifikasi dan pembinaan atlet potensial dapat dilakukan sejak usia 8 hingga 10 tahun.

“Bapak Presiden mendorong apalagi ada pemusatan yang namanya Akademi Olahraga nanti yang kita dimulai dari SD, SMP, SMA,” ujar Menpora Erick.

Menurut Menpora Erick, perhatian besar dari Presiden Prabowo itu sekaligus menegaskan pentingnya pembinaan atlet sebagai fondasi utama pencapaian prestasi olahraga nasional di masa depan.

Lewat Akademi Olahraga Nasional, Menpora Erick berharap hal ini dapat menciptakan sistem pembinaan yang terstruktur, terukur, dan berkesinambungan guna menyiapkan atlet-atlet yang mampu bersaing di level internasional.

Disamping itu, pembinaan berjenjang juga memastikan Indonesia memiliki regenerasi atlet yang lebih terarah. “Jadi siapa yang akan menjadi atlet ke depan dari usia 8-10 tahun sudah mulai dibina,” jelas Menpora Erick. 

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/6820/akademi-olahraga-nasional-jadi-fokus-strategis-menpora-erick-seb 


Baca Terusannya »»  

Dipanggil ke Hambalang, Menpora Erick Tegaskan Komitmen Presiden Prabowo untuk Penguatan Olahraga Nasional, Disabilitas, dan Pembinaan Atlet Jangka Panjang

 


Hambalang: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menghadap Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di kediaman pribadi di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6), untuk melaporkan perkembangan serta rencana pelaksanaan sejumlah program strategis Kementerian Pemuda dan Olahraga yang menjadi bagian dari program prioritas Presiden.

Dalam pertemuan tersebut, Menpora Erick Thohir melaporkan secara khusus sejumlah program prioritas Kementerian Pemuda dan Olahraga, termasuk penguatan pembinaan olahraga disabilitas yang mendapatkan perhatian khusus Presiden Prabowo. 

Menpora Erick menyampaikan program pengembangan sertifikasi pelatihan bagi penyandang disabilitas agar mereka memiliki kesempatan untuk menjadi pelatih dan berkontribusi dalam pembinaan olahraga nasional. Hal ini juga bentuk komitmen pemerintah untuk membekali para atlet dengan kemampuan, agar mereka bisa bertahan setelah pensiun.

“Yang pasti Bapak Presiden sangat peduli dengan olahraga disabilitas. Makanya salah satu program yang memang kita terus dorong bagaimana masyarakat disabilitas di Indonesia ini kan totalnya hampir 23,9 juta atau 25,9 juta yang gemar berolahraga. Itu hampir 11 persen. Artinya dengan itu Bapak Presiden ingin mendorong para orang disabilitas ini benar-benar diperhatikan. Nah salah satunya kita punya, yang saya sampaikan Bapak Presiden, program bagaimana sertifikasi kepelatihan untuk mereka,” ujar Menpora Erick.

Selain membahas olahraga disabilitas, Menpora juga melaporkan langkah-langkah pembinaan atlet jangka panjang yang sedang disiapkan Kemenpora sebagai bagian dari peta jalan menuju berbagai ajang multievent internasional, termasuk Olimpiade.
Tentu program ini juga memerlukan dukungan kebijakan untuk memastikan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) dapat berjalan secara berkesinambungan.

“Bahwa kebijaksanaan mengenai anggaran, karena yang namanya pelatnas tidak mungkin dianggarkan per tahun, itu harus multi years, dan Bapak Presiden sepakat karena memang mempersiapkan bagaimana masa depan atlet kita untuk Olimpiade, SEA Games, Asian Games, apalagi hari ini banyak sekali para atlet kita mulai menunjukkan prestasinya,” kata Menpora Erick.

Presiden Prabowo, lanjut Menpora Erick, menyatakan dukungannya terhadap skema pembiayaan dan kebijakan yang memungkinkan pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan. Dukungan tersebut dinilai penting mengingat semakin banyak atlet Indonesia yang menunjukkan prestasi di berbagai cabang olahraga dan berpotensi mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia.

“Nah ini yang Bapak Presiden dorong karena itu persiapan dari tentu SEA Games, Asian Games, Olimpiade, mesti benar-benar dilakukan. Apalagi Bapak Presiden sudah memperhatikan kebijaksanaan bonus yang cukup baik, baik sekali bahkan. Di mana bonus ini 1 miliar (rupiah), nanti Asian Games dan Olimpiade pasti angkanya lebih baik lagi,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang tersebut, Menpora Erick turut memaparkan rencana pembangunan Akademi Olahraga Nasional yang akan menjaring dan membina talenta olahraga sejak usia dini, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah. Rencana ini juga merupakan upaya membangun ekosistem olahraga nasional yang lebih terintegrasi, modern, dan berkelanjutan. 

“Bapak Presiden juga mendorong apalagi ada pemusatan yang namanya Akademi Olahraga nanti yang kita dimulai dari SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama), SMA (Sekolah Menengah Atas). Jadi siapa yang akan menjadi atlet ke depan dari usia 8-10 tahun sudah mulai dibina. Nah ini yang tadi sampaikan, dan tadi saya paparkan rencana pembangunan Akademi Olahraga,” imbuh Menpora.

Selain pembinaan usia dini, Erick menyebut pemerintah juga terus mengkaji skema dana pensiun atlet sebagai bagian dari upaya meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan para olahragawan setelah menyelesaikan masa pengabdiannya di dunia olahraga. “Presiden tanyakan mengenai dana pensiun atlet yang masih kita terus godok bagaimana persiapan ke depannya itu,” tutup Menpora Erick saat memberikan penjelasan kepada media

 

 


Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/6817/dipanggil-ke-hambalang-menpora-erick-tegaskan-komitmen-presiden 

Baca Terusannya »»  

Parade Budaya 38 Provinsi Meriahkan Pesta Paduan Suara Gerejawi 2026 di Manokwari

 


Manokwari (Kemenag) --- Parade budaya yang melibatkan kontingen dari 38 provinsi menjadi salah satu magnet dalam rangkaian Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, Jumat (19/6/2026). Ribuan peserta tampil membawa identitas budaya daerah masing-masing, menghadirkan mozaik keberagaman sekaligus menyampaikan pesan kuat tentang persatuan dan kerukunan bangsa.

Di balik kemeriahan parade, tersirat pesan tentang pentingnya menjaga toleransi dan kebersamaan di tengah kemajemukan Indonesia. Semangat itu tercermin dari partisipasi masyarakat lintas agama yang ikut memeriahkan kegiatan, mulai dari umat Kristen, umat Islam, hingga pemeluk agama lainnya yang bersama-sama merayakan keberagaman dalam suasana persaudaraan.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama, Jeane Marie Tulung, menyampaikan apresiasi atas tingginya semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh peserta dan masyarakat.

“Karnaval budaya ini menjadi cerminan nyata wajah Indonesia yang majemuk. Keberagaman budaya dan agama dapat berjalan beriringan dalam suasana yang harmonis, saling menghormati, dan memperkuat persaudaraan kebangsaan,” ujar Jeane saat ditemui di garis finis karnaval di Manokwari, Jumat (19/6/2026).

Karnaval berlangsung meriah dengan menampilkan beragam atraksi seni dan budaya khas Nusantara. Para peserta mengenakan pakaian adat berwarna-warni serta membawa miniatur rumah adat sebagai representasi identitas dan kekayaan budaya dari daerah asal mereka.

Tidak hanya diikuti oleh kontingen Pesparawi dari 38 provinsi, parade ini juga dimeriahkan oleh persatuan keluarga besar berbagai daerah yang bermukim di Papua Barat. Kehadiran mereka semakin memperkaya ragam budaya yang ditampilkan di sepanjang rute karnaval.

Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani secara resmi melepas para peserta yang menempuh rute sekitar tiga kilometer di jalan protokol Kota Manokwari. Antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan warga yang memadati sisi jalan untuk menyaksikan atraksi budaya yang ditampilkan.

Turut hadir menyambut peserta di lokasi finis antara lain Direktur Urusan Agama Kristen Luksen Jems Mayor, Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Johni Tilaar, Ketua Harian Panitia Pesparawi Nasional Yakob Fonataba, Bupati Manokwari Hermus Indou, Wakil Bupati Manokwari Mugiyono, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Melalui parade budaya ini, Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 tidak hanya menjadi ruang perayaan seni dan tradisi, tetapi juga mempertegas komitmen bersama untuk merawat kerukunan. Ajang yang berlangsung sejak 18 sampai 28 Juni 2026 ini juga menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, serta meneguhkan nilai-nilai moderasi beragama di tengah keberagaman Indonesia.

Manokwari sebagai tuan rumah pun menghadirkan ruang perjumpaan yang mempererat persaudaraan antarwarga bangsa. Di sepanjang rute karnaval, keberagaman tampil bukan sebagai perbedaan yang memisahkan, melainkan sebagai kekuatan yang menyatukan Indonesia.




Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/parade-budaya-38-provinsi-meriahkan-pesta-paduan-suara-gerejawi-2026-di-manokwari-pddVK

Baca Terusannya »»  

Kemdiktisaintek Tegaskan Perguruan Tinggi Hadirkan Lulusan yang Kompetitif di Tingkat Global

 


Surabaya-Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan talenta masa depan yang mampu menjawab tantangan global dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.


Hal tersebut juga ditegaskan oleh Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Sesjen Kemdiktisaintek), Badri Munir Sukoco dalam Seminar bertema “Optimalisasi Kinerja Perguruan Tinggi melalui Tata Kelola Inovatif dan Manajemen Strategis Berkelanjutan” yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-45 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Jumat (19/6).


Dalam paparannya, Sesjen Badri menjelaskan bahwa perguruan tinggi perlu memiliki kemampuan untuk terus beradaptasi terhadap perubahan yang berlangsung semakin cepat. Menurutnya, organisasi yang unggul tidak hanya ditentukan oleh sumber daya yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan untuk belajar, memperbaiki proses, dan membangun budaya organisasi yang adaptif.


“Tugas dari perguruan tinggi adalah menghasilkan future talent, talenta-talenta masa depan,” ujar Badri.


Plt. Sesjen Kemdiktisaintek menekankan bahwa talenta masa depan dibangun melalui pembelajaran yang berkualitas, penelitian yang aktif dan relevan, serta pengabdian kepada masyarakat yang mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan.


Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu terus meningkatkan kualitas tata kelola, pembelajaran, dan inovasi agar mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif di tingkat global.


Plt. Sesjen Badri juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam transformasi pendidikan tinggi. Menurutnya, perkembangan kecerdasan artifisial (AI), big data, dan teknologi digital perlu direspons melalui pembaruan kurikulum serta peningkatan kompetensi dosen.


Berdasarkan kajian yang dilakukan bersama dunia industri dan berbagai pemangku kepentingan, keterampilan yang diproyeksikan semakin dibutuhkan pada masa depan antara lain AI dan digital skills, creative thinking, cybersecurity, serta analytical thinking. Karena itu, perguruan tinggi perlu memastikan proses pembelajaran mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi tersebut melalui keselarasan ekosistem yang mencakup tiga komponen utama.


“Tiga komponen harus dimiliki oleh individu, organisasi dan negara: learning, process, dan context. Pentingnya belajar secara terus menerus, dan diintegrasikan menjadi proses yang lebih baik dari sebelumnya. Iterasi tersebut akan menjadikan context (budaya) yang secara dinamis melakukan pembaruan dari kapabilitas yang dimiliki dari waktu ke waktu dan keberlanjutan kinerja terbaik di masa depan,” ungkap Plt. Sesjen Badri. 


Lebih lanjut, Plt. Sesjen  Kemdiktisaintek menjelaskan bahwa akumulasi dari ketiga komponen tersebut akan membentuk kapabilitas untuk terus beradaptasi.


“Pentingnya kapabilitas untuk berubah dalam merespon dinamika lingkungan dapat dilakukan pada level individu (baik mahasiswa, dosen, tenaga administrasi, dan pimpinan perguruan tinggi). Jika diagregasi akan menjadi kapabilitas organisasi untuk berubah, yang menentukan kinerja perguruan tinggi. Secara keseluruhan, akan menentukan kapabilitas negara untuk berubah menjadi negara maju,” tegas Plt. Sesjen Kemdiktisaintek.


Dalam kesempatan tersebut, Plt. Sesjen juga mengajak perguruan tinggi untuk belajar dari pengalaman negara-negara yang berhasil meningkatkan daya saing melalui penguatan pendidikan tinggi, riset, dan inovasi. Menurutnya, pendidikan tinggi memiliki kontribusi penting dalam mendukung transformasi sosial, transformasi ekonomi, dan transformasi tata kelola sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.


Melalui tata kelola yang inovatif dan manajemen strategis yang berkelanjutan, perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia unggul, inovasi, dan teknologi yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan bangsa.

 

 

 


Sumber : https://kemdiktisaintek.go.id/en/news/article/kemdiktisaintek-tegaskan-perguruan-tinggi-hadirkan-lulusan-yang-kompetitif-di-tingkat-global 

Baca Terusannya »»