Cari Blog Ini

Senin, 10 Agustus 2026

BMKG: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 "Tidak Dapat Diamati dari Indonesia"


 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa fenomena Gerhana Matahari Total yang terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026 mendatang, tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia. Jalur lintasan gerhana tersebut tidak melewati wilayah Nusantara dan fasenya berlangsung saat Indonesia berada pada waktu malam hari.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa masyarakat di kawasan Eropa, Rusia bagian utara, Afrika bagian barat laut, serta Amerika Utara menjadi wilayah yang berkesempatan menyaksikan fenomena astronomis ini secara langsung.

“Untuk masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan peristiwa Gerhana Matahari Total dapat mengikutinya melalui kanal resmi NASA,” kata Ayu di Jakarta.

Lebih lanjut, fenomena skala global ini dimulai dari fase Gerhana Sebagian (P1) pada pukul 15.34 UT (22.34 WIB), memasuki fase Gerhana Total di lokasi awal (U1) pada pukul 16.57 UT (23.57 WIB), dan mencapai puncaknya pada pukul 17.45 UT (00.45 WIB, 13 Agustus 2026). Keseluruhan proses gerhana berakhir sepenuhnya pada pukul 19.57 UT (02.57 WIB, 13 Agustus 2026).

Untuk diketahui, Gerhana Matahari Total terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus saat fase Bulan Baru. Pada puncaknya, piringan Bulan akan menutupi piringan Matahari secara utuh dari sudut pandang Bumi, sehingga mengubah suasana siang hari menjadi gelap selama beberapa saat di wilayah yang terlintasi jalur bayangan inti (umbra). Sementara itu, wilayah yang hanya terlintasi bayangan samar (penumbra) akan menyaksikan fenomena sebagai Gerhana Matahari Sebagian.

BMKG juga mengingatkan masyarakat yang berada di lokasi pengamatan untuk tidak melihat Matahari secara langsung tanpa pelindung, melainkan wajib menggunakan kacamata khusus berfilter matahari demi menjaga keselamatan mata.

 

 

Sumber : https://www.bmkg.go.id/berita/utama/bmkg-gerhana-matahari-total-12-agustus-2026-tidak-dapat-diamati-dari-indonesia 

Baca Terusannya »»  

Minggu, 09 Agustus 2026

Presiden Prabowo Terima Laporan Kemajuan B50 dan Kesiapan Mandatori Bioetanol

 



Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan Program Mandatori B50 atau biodiesel 50 persen serta kesiapan infrastruktur menuju penerapan mandatori bioetanol. Laporan tersebut disampaikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon A. Mantiri saat bertemu Presiden di kediaman Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu sore, 9 Agustus 2026.

Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Simon melaporkan kemajuan implementasi B50 yang telah diluncurkan Presiden Prabowo pada Juli lalu. Program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional melalui peningkatan pemanfaatan sumber energi dalam negeri.

“Dirut Pertamina melaporkan kemajuan dari Program Mandatori B50 (Biodiesel 50%) yang telah diluncurkan Presiden Prabowo bulan Juli lalu serta kesiapan infrastruktur dalam tahapan persiapan mandatori bioetanol oleh Pemerintah,” demikian keterangan Sekretaris Kabinet.

Selain membahas agenda ketahanan energi, Presiden juga memberikan arahan terkait pembenahan tata kelola perusahaan negara. Kepala Negara memerintahkan pengurangan lapisan organisasi serta anak dan cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya.

“Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo juga memerintahkan pengurangan layer-layer dan anak cucu perusahaan di Pertamina, PLN, dan BUMN lainnya,” tulis Seskab.

Penyederhanaan struktur tersebut diarahkan untuk menciptakan BUMN yang lebih lincah dan produktif. Dengan rantai birokrasi yang lebih pendek, proses pengambilan keputusan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat sekaligus menjaga efisiensi perusahaan negara.

“Pemangkasan ditujukan agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, produktivitas lebih meningkat, dan efisiensi seluruh BUMN lebih terjaga,” pungkas Seskab.

Pertemuan tersebut menegaskan dua agenda besar yang terus didorong Presiden Prabowo, yaitu membangun kemandirian energi dengan kekuatan sumber daya nasional, serta memastikan BUMN dikelola secara semakin efektif, efisien, dan berorientasi pada kepentingan negara dan rakyat.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/berita-lainnya/seskab-teddy-presiden-prabowo-terima-laporan-kemajuan-b50-dan-kesiapan-mandatori-bioetanol/ 

Baca Terusannya »»  

Doa dan Harmoni Sosial Benteng Ketahanan Bangsa

 

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa kekuatan spiritual berupa doa berjamaah dan kokohnya harmoni sosial antarumat beragama merupakan benteng utama ketahanan bangsa Indonesia di tengah dinamika kondisi global saat ini. Ia mengatakan bahwa ketahanan nasional tidak hanya diukur dari indikator ekonomi dan fisik semata, melainkan dari kedalaman rasa syukur, kebersamaan, dan spiritualitas warga negaranya.

Hal tersebut Menag sampaikan saat memberi sambutan pada Do'a Keselamatan Bangsa, Zikir Kebangsaan, dan Haul Pendiri NKRI memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di Masjid Istiqlal, Jakarta.

"Kita sangat memerlukan doa berjamaah untuk keselamatan bangsa kita. Di negara-negara lain, masyarakat dunia mengakui bahwa Indonesia memiliki ketahanan yang sangat baik sehingga tidak terdampak jauh dari krisis yang saat ini melanda dunia. Ini adalah hal yang wajib kita syukuri bersama atas izin Allah SWT," ujar Menag, Minggu (9/8/2026).

Menurut Menag, rasa syukur kolektif atas stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mampu bertahan di atas 5% di antara negara-negara G20 harus diwujudkan dalam bentuk menjaga persatuan dan keharmonisan hidup beragama.

Menag juga menyoroti keberadaan Terowongan Silaturahim yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral Jakarta sebagai warisan penting keharmonisan Indonesia di mata dunia.

"Yang paling terkenal di sini adalah Terowongan Silaturahim yang menghubungkan dua rumah ibadah, satu-satunya di dunia. Setiap kali ada tamu negara, kunjungan pertama yang dikunjungi sesudah Istana Negara adalah simbol harmoni ini. Ini membuktikan bahwa Indonesia adalah rujukan dunia dalam toleransi dan kerukunan," tegas Menag.

Melalui momentum HUT ke-81 RI dan Doa Keselamatan Bangsa ini, Menag mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga keutuhan persatuan serta ketahanan spiritual bangsa.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat toleransi, memperkuat sinergi sosial, serta menguatkan ikhtiar batin agar bangsa Indonesia selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan tangguh menghadapi berbagai tantangan zaman," pungkasnya.

Habib Luthfi bin Yahya menyoroti pentingnya merawat kesadaran sejarah generasi muda dan seluruh bangsa terhadap jasa para pahlawan serta pendiri NKRI. Habib Luthfi mengingatkan bahwa kemerdekaan dan keutuhan bangsa yang dirasakan saat ini tidak lepas dari pengorbanan serta darah para pejuang, sehingga memanjatkan doa bagi para pejuang bangsa adalah kewajiban moril seluruh anak bangsa.

"Masyarakat dan generasi penerus bangsa harus terus mengingat perjuangan para pendahulu dan pendiri bangsa. Salah satu cara mengekspresikan rasa hormat itu adalah dengan memanjatkan doa untuk mereka serta berkomitmen meneruskan perjuangannya menjaga keutuhan NKRI," tutur Habib Luthfi.

Acara ini dihadiri oleh Habib Luthfi bin Yahya, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Staf Khusus Menteri Agama Hubungan Antarumat Beragama Gugun Gumilar, para tokoh ormas Islam, tokoh lintas agama, tokoh perempuan, hingga puluhan ribu masyarakat dari berbagai daerah.


Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/doa-dan-harmoni-sosial-benteng-ketahanan-bangsa-SNL08

Baca Terusannya »»  

Transformasi Masjid Modern, dari Keindahan Fisik hingga Pusat Pemberdayaan Umat

 


Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya transformasi menyeluruh dalam pengelolaan rumah ibadah di Indonesia. Menurut Menag, paradigma pengelolaan masjid modern saat ini harus bergeser dari sekadar fokus pada keindahan fisik dan pengumpulan sumbangan, menjadi pusat pelayanan publik yang inklusif, ramah lingkungan, serta berdampak nyata bagi umat.

Pesan ini disampaikan Menag saat memberikan sambutan pada Do'a Keselamatan Bangsa, Zikir Kebangsaan, dan Haul Pendiri NKRI memperingati HUT ke-81 RI di Masjid Istiqlal, Jakarta. Hadir, Habib Luthfi bin Yahya, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tokoh agama, serta puluhan ribu masyarakat.

Menurut Menag, Masjid Istiqlal bisa menjadi contoh konkret tempat ibadah yang ramah lingkungan (green mosque) dan kaya fungsi sosial. Model ini diharapkan dapat direplikasi oleh lebih dari 800 ribu masjid di seluruh pelosok Tanah Air.

"Mari kita jadikan model-model pengelolaan masjid modern, misalnya seperti Masjid Istiqlal, sebagai contoh yang bisa ditiru oleh 800 ribu masjid di Indonesia. Insyaallah, bukan lagi kita (umat) yang memberdayakan masjid, tapi masjid yang memberdayakan umat," tegas Menag, Minggu (9/8/2026).

Menag memaparkan bahwa esensi transformasi masjid modern tidak berhenti pada arsitektur atau keindahan fisik semata, melainkan pada wujud nyata pelayanan sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Masjid modern dituntut hadir menyelesaikan persoalan dasar umat melalui penyediaan program bantuan, layanan konsultasi keluarga dan hukum, hingga fasilitas pendidikan.

"Dari kita untuk kita. Siapapun yang punya kelebihan, berikanlah manfaatnya untuk dinikmati umat melalui masjid. Inilah esensi fungsi sosial rumah ibadah yang sebenarnya," jelasnya.

Menag menegaskan bahwa keterlibatan masjid dalam menjaga kelestarian lingkungan merupakan wujud nyata rumah ibadah yang produktif dan efisien. "Pengelolaan rumah ibadah ke depan harus memiliki kepedulian ekologis. Misalnya, di Masjid Istiqlal sudah menggunakan solar system dan pemanfaatan daur ulang air wudhu dalam upaya efisiensi energinya," ucapnya.

Tak hanya ramah lingkungan, aspek pendidikan di Istiqlal juga menjadi sorotan Menag sebagai wujud pelayanan inklusif. "Ada kursus bahasa asing gratis, seperti bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Persia, Hebrew, Aramaik, hingga bahasa Indonesia untuk foreigner, semuanya gratis. Perpustakaan gratis juga lengkap, jurnal-jurnal paling baru bisa dibuka tanpa bayar, dan kita menyiapkan fasilitas untuk memberikan informasi beasiswa," tutup Menag.



Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/transformasi-masjid-modern-dari-keindahan-fisik-hingga-pusat-pemberdayaan-umat-vajS6

Baca Terusannya »»  

Polri Perkuat Layanan Publik yang Mudah, Cepat dan Responsif melalui SuperApp Polri

 


JAKARTA – Polri terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya dengan menghadirkan layanan yang mudah, cepat dan responsif melalui SuperApp Polri yang terintegrasi dengan berbagai layanan kepolisian, termasuk fitur layanan darurat Polri 110.

Melalui SuperApp Polri, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan kepolisian dalam satu platform secara lebih praktis. Kehadiran fitur layanan Polri 110 juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan maupun membutuhkan bantuan kepolisian secara cepat.

Layanan Polri 110 tersebut telah tergelar hingga jajaran kewilayahan, termasuk sampai tingkat Polsek. Dengan sistem yang terintegrasi, setiap laporan masyarakat dapat diteruskan dan ditindaklanjuti oleh jajaran kepolisian sesuai dengan wilayah dan kebutuhan penanganannya.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir mengatakan, penguatan layanan berbasis digital merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kepolisian yang semakin mudah dan cepat.

“Polri terus berupaya menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, cepat dan responsif. Melalui SuperApp Polri, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan kepolisian dalam satu platform, termasuk layanan Polri 110 yang telah terintegrasi hingga jajaran Polsek,” ujar Isir, Minggu (9/8).

Menurutnya, layanan Polri 110 menjadi salah satu sarana penting yang memungkinkan masyarakat berkomunikasi secara langsung dengan kepolisian ketika membutuhkan bantuan maupun menyampaikan informasi terkait situasi yang memerlukan kehadiran petugas.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan ketika membutuhkan pelayanan kepolisian. Dengan sistem yang terintegrasi, laporan atau kebutuhan masyarakat dapat diterima dan diteruskan kepada jajaran yang memiliki kewenangan dan kedekatan wilayah untuk segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kepolisian juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk membangun komunikasi yang semakin dekat dengan masyarakat. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga memiliki ruang untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Setiap informasi yang disampaikan melalui kanal pelayanan Polri merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan keamanan bersama. Karena itu, kami ingin memastikan setiap laporan masyarakat mendapatkan respons dan penanganan yang tepat,” kata Isir.

Polri juga terus mendorong seluruh jajaran untuk memberikan respons yang cepat dan profesional terhadap setiap laporan yang diterima. Integrasi layanan hingga tingkat Polsek diharapkan dapat memperpendek waktu respons sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dari personel yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian.

“Teknologi bukan sekadar soal aplikasi, tetapi bagaimana teknologi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ukurannya adalah ketika masyarakat membutuhkan Polri, mereka tahu harus menghubungi ke mana, mudah mengaksesnya, dan mendapatkan respons yang cepat,” tegasnya.

Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan tersebut, SuperApp Polri dapat diunduh melalui Google Play Store pada perangkat Android. Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia, termasuk layanan Polri 110, sesuai dengan kebutuhan pelayanan kepolisian.

Polri mengajak masyarakat untuk memanfaatkan SuperApp Polri beserta fitur layanan Polri 110 secara bijak sebagai sarana komunikasi dan pelayanan kepolisian. Dengan dukungan masyarakat dan pemanfaatan teknologi yang terintegrasi, Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, responsif dan dekat dengan masyarakat.

 

 

Sumber : https://humas.polri.go.id/news/detail/2497339-polri-perkuat-layanan-publik-yang-mudah-cepat-dan-responsif-melalui-superapp-polri 

Baca Terusannya »»  

Kapolri Tutup E-Sports Kapolri Cup 2026, Ajak Generasi Muda Jadi Duta Kamtibmas dan Aktif Laporkan Gangguan Ke 110

 


Jakarta, 9 Agustus 2026 – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. resmi menutup E-Sports Kapolri Cup 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (9/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menerima tiga penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sekaligus mengajak generasi muda menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tiga Rekor MURI tersebut yakni Defile Cosplay Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 117 peserta, Kompetisi Keamanan Siber Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 734 peserta, serta Pengukuhan Duta Kamtibmas Siber kepada Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 27.686 peserta.

Kapolri mengapresiasi antusiasme para peserta yang mencapai 35.936 orang dari 34 Polda dan 403 Polres. Menurutnya, perkembangan e-sports saat ini tidak lagi sekadar permainan, tetapi telah berkembang menjadi olahraga dengan potensi prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya melihat bahwa perkembangan dari esport ini sangat luar biasa. Dulu yang kita anggap ini sebagai suatu permainan, namun ternyata perlahan namun pasti ini tidak hanya berkembang menjadi suatu olahraga nasional, bahkan juga sudah beranjak kepada olahraga internasional. Dan pesertanya pun ternyata sangat-sangat besar,” ujar Kapolri.

Kapolri berharap kompetisi tersebut terus dikembangkan hingga mampu melahirkan lebih banyak talenta baru. Ia bahkan mendorong agar jumlah peserta pada tahun depan dapat meningkat hingga sepuluh kali lipat dengan menggelar kompetisi secara rutin di tingkat kewilayahan.

“Saya sampaikan dengan jumlah penggemar yang sangat luar biasa ini, pertanyaannya: bisa enggak tahun ini 35.936, tahun depan kali 10?” kata Kapolri.

Selain menjadi atlet dan talenta e-sports, Kapolri mengajak para peserta menjadi agen perubahan dan Duta Kamtibmas yang ikut mengajak generasi muda meninggalkan aktivitas kontraproduktif seperti tawuran, balap liar, dan vandalisme, serta mendorong kegiatan positif dan berprestasi.

Kapolri juga menitipkan pesan agar para Duta Kamtibmas ikut mencegah berbagai ancaman di ruang digital, seperti hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan, judi online, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Saya menitip pesan karena di dunia maya ini banyak sekali disalahgunakan. Baik untuk kegiatan-kegiatan negatif, apakah itu judi online, apakah itu game-game yang kemudian membahayakan generasi muda, dan juga model-model penipuan. Tolong bantu para Duta Kamtibmas ini untuk menginformasikan kepada teman-temannya yang ini berbahaya. Bila perlu, laporkan ke Pak Polisi,” tegas Kapolri.

Kapolri mendorong kolaborasi antara Polri, komunitas e-sports, dan platform digital dalam melakukan pencegahan kejahatan siber. Masyarakat juga diimbau tidak ragu melaporkan gangguan keamanan maupun indikasi kejahatan melalui kanal pengaduan Polri, termasuk layanan 110 dan kanal Patroli Siber.

E-Sports Kapolri Cup 2026 sendiri menghadirkan berbagai kompetisi, mulai dari Mobile Legends, Capture The Flag (CTF), Cosplay, Influencer Hunt, Trading Card Game hingga Youth Movement. Kapolri menilai kegiatan tersebut menjadi ruang positif untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, sportivitas, sekaligus literasi dan kesadaran keamanan digital generasi muda.

“Dengan melihat pertunjukan-pertunjukan yang ada, bagaimana tadi ditampilkan robotik, kemudian IoT, AI, saya yakin bahwa generasi-generasi kita betul-betul siap untuk mengisi dan menunjukkan bahwa kalian semua mampu untuk mengantarkan Indonesia ini menjadi generasi-generasi terbaik menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujar Kapolri.

Rangkaian E-Sports Kapolri Cup 2026 kemudian secara resmi ditutup oleh Kapolri pada Minggu (9/8/2026) malam.

Baca Terusannya »»  

Klasemen MotoGP 2026: Martin Perlebar Jarak Jadi Unggul 31 Poin

  

 

SPORT.DETIK.COM Northampton - Jorge Martin kukuh di puncak klasemen pebalap MotoGP 2026 usai finis kedua di MotoGP Inggris. Ia memperlebar jarak dengan Marco Bezzecchi jadi selisih 31 poin.

MotoGP Inggris 2026 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026). Raul Fernandez meraih juara usai memimpin balapan sejak selepas start.

Jorge Martin finis di urutan kedua. Ia mengungguli Marco Bezzecchi yang meraih podium ketiga.

Martin sebenarnya meraih pole position. Namun, ia memulai balapan dengan kurang apik.

Hal ini membuat Martin gagal menyandingkan gelar juara sprint race MotoGP Inggris 2026 dengan juara race utama.

Meski begitu, Martin masih nyaman di puncak klasemen pebalap. Ia memperlebar jarak dengan Bezzecchi berkat hasil di race utama MotoGP Inggris 2026.

Martin di urutan teratas dengan 240 poin. Ia unggul 31 poin dari Bezzecchi di posisi kedua. Dua pebalap Aprilia ini mendominasi klasemen pebalap.

Ai Ogura di posisi ketiga dengan raihan 203 poin. Pebalap Jepang ini gagal menambah poin di race MotoGP Inggris 2026 karena mengalami crash.

Lima besar klasemen pebalap dilengkapi oleh Marc Marquez dengan raihan 200 poin dan Fabi Di Giannantonio dengan 199 poin. Raul Fernandez yang memenangi MotoGP Inggris 2026 di peringkat keenam usai mengumpulkan 184 poin.

 

Klasemen Pebalap MotoGP 2026

PosPebalapTimPoint
1Jorge MartinAprilia Racing (RS-GP26)240
2Marco BezzecchiAprilia Racing (RS-GP26)209
3Ai OguraTrackhouse Aprilia (RS-GP26)203
4Marc MarquezDucati Lenovo (GP26)200
5Fabio di GiannantonioPertamina VR46 Ducati (GP26)199
6Raul FernandezTrackhouse Aprilia (RS-GP26)184
7Pedro AcostaRed Bull KTM (RC16)163
8Francesco BagnaiaDucati Lenovo (GP26)143
9Alex MarquezBK8 Gresini Ducati (GP26)106
10Luca MariniHonda HRC Castrol (RC213V)86
11Fermin AldeguerBK8 Gresini Ducati (GP25)76
12Enea BastianiniRed Bull KTM Tech3 (RC16)76
13Brad BinderRed Bull KTM (RC16)72
14Fabio QuartararoMonster Yamaha (YZR-M1)59
15Diogo MoreiraPro Honda LCR (RC213V)*54
16Franco MorbidelliPertamina VR46 Ducati (GP25)53
17Johann ZarcoCastrol Honda LCR (RC213V)34
18Joan MirHonda HRC Castrol (RC213V)29
19Jack MillerPramac Yamaha (YZR-M1)22
20Alex RinsMonster Yamaha (YZR-M1)21
21Toprak RazgatliogluPramac Yamaha (YZR-M1)*13
22Maverick ViñalesRed Bull KTM Tech3 (RC16)10
23Iker LecuonaBK8 Gresini Ducati (GP26)9
24Augusto FernandezYamaha Factory Racing (YZR-M1)5
25Pol EspargaroRed Bull KTM Tech3 (RC16)2


Sumber : https://sport.detik.com/moto-gp/d-8611291/klasemen-motogp-2026-martin-perlebar-jarak-jadi-unggul-31-poin

 

 

 

 

Baca Terusannya »»  

Hasil MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin

 

SPORT.DETIK.COM Silverstone - Raul Fernandez meraih podium pertama di MotoGP 2026. Ia finis terdepan mengungguli Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.

MotoGP Inggris 2026 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026). Raul Fernandez yang start dari posisi kedua melesat ke depan selepas start.

Jorge Martin yang meraih pole position tercecer. Martin mampu menempati peringkat ketiga usai bisa menyalip Alex Marquez. Martin di belakang Fernandez dan Marco Bezzecchi yang berada di posisi pertama dan kedua.

Francesco Bagnaia mengalami crash di tikungan tujuh saat race memasuki lap ke-8.

Bezzecchi dan Martin terlibat persaingan sengit memperebutkan peringkat ke kedua. Martin bisa mengasapi Bezzecchi untuk mengambil alih posisi kedua.

Ai Ogura crash! Pebalap Jepang ini yak bisa menguasai motornya saat menikung saat race berjalan 10 lap. Ogura tak bisa melanjutkan balapan.

Fernandez memimpin balapan hingga lap ke-15. Ia dibuntuti oleh Martin dan Bezzecchi di posisi kedua dan ketiga.

Fernandez terus menjauh dari Martin dan Bezzecchi. Pebalap asal Spanyol ini nyaman memimpin balapan.

Raul Fernandez memenangi MotoGP Inggris 2026. Posisi Martin dan Bezzecchi juga tak berubah hingga finis.

Martin dan Bezzecchi finis di peringkat kedua dan ketiga. Alex Marquez dan Pedro Acosto melengkapi lima besar MotoGP Inggris 2026.

 

MotoGP Inggris 2026:  

PosisiPebalap Tim
1Raul FernandezTrackhouse Aprilia (RS-GP26)
2Jorge MartinAprilia Factory (RS-GP26)
3Marco BezzecchiAprilia Factory (RS-GP26)
4Alex MarquezBK8 Gresini Ducati (GP26)
5Pedro AcostaRed Bull KTM (RC16)
6Fabio Di GiannantonioPertamina VR46 Ducati (GP26)
7Marc MarquezDucati Lenovo (GP26)
8Brad BinderRed Bull KTM (RC16)
9Luca MariniHonda HRC Castrol (RC213V)
10Diogo MoreiraPro Honda LCR (RC213V)*
11Franco MorbidelliPertamina VR46 Ducati (GP25)
12Fabio QuartararoMonster Yamaha (YZR-M1)
13Jack MillerPramac Yamaha (YZR-M1)
14Pol EspargaroRed Bull KTM Tech3 (RC16)
15Toprak RazgatliogluPramac Yamaha (YZR-M1)*
16Augusto FernandezYamaha Factory Racing (YZR-M1)

Ai OguraTrackhouse Aprilia (RS-GP26)

Francesco BagnaiaDucati Lenovo (GP26)

Cal CrutchlowCastrol Honda LCR (RC213V)

Iker LecuonaBK8 Gresini Ducati (GP25)

Enea BastianiniRed Bull KTM Tech3 (RC16)

Alex RinsMonster Yamaha (YZR-M1)

Joan MirHonda HRC Castrol (RC213V)


Sumber :https://sport.detik.com/moto-gp/d-8611244/hasil-motogp-inggris-2026-fernandez-juara-ungguli-martin


Baca Terusannya »»  

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Perkuat Budaya Pati dari Sekolah

 

 

PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mendorong kesenian dan budaya Pati masuk ke sekolah sebagai bagian dari upaya mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda. Dorongan itu disampaikan Chandra saat tampil dalam Pagelaran Seni Wayang Orang "Ampak-Ampak Ngalengko" dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pendopo Kabupaten Pati, Minggu (9/8/2026).

Chandra mengatakan, penguatan budaya perlu dimulai dengan memberikan ruang belajar seni kepada anak-anak. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya mengenal budaya secara teori, tetapi juga perlu memahami kesenian yang tumbuh di daerahnya.
 

“Anak-anak kita harus terus belajar seni, belajar budaya, khususnya budaya Kabupaten Pati,” kata Chandra.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Komisi D DPRD Kabupaten Pati yang terus mendorong hadirnya kegiatan kesenian di Pati. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan seni dan tradisi lokal.

“Terima kasih kepada Komisi D yang terus mengupayakan agar kesenian hadir di Kabupaten Pati,” ujar Chandra.

Pentas wayang orang tersebut menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menikmati seni pertunjukan sekaligus mengenal kembali cerita dan nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Pertunjukan mengangkat kisah tentang perjalanan tokoh yang dihadapkan pada berbagai rintangan sebelum akhirnya kembali ke jalan yang benar.

Chandra menilai kegiatan seni budaya perlu terus didukung agar tidak berhenti pada satu pertunjukan. Pemerintah daerah, menurutnya, membutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk menjaga keberlangsungan seni tradisi di Kabupaten Pati.

“Acara-acara seperti ini harus kita dukung. Terus kita support untuk kemajuan budaya dan tradisi seni budaya Kabupaten Pati,” tegas Chandra.

Selain pentas wayang orang, Chandra juga mengungkapkan rencana pertunjukan ketoprak yang melibatkan unsur Forkopimda Kabupaten Pati bersama anggota DPRD. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada momentum tahun baru di Alun-Alun Kabupaten Pati, guna menghibur masyarakat.

Menurut Chandra, keterlibatan para pemangku kepentingan dalam pertunjukan seni dapat menjadi bagian dari upaya mendekatkan budaya kepada masyarakat. Ia berharap semangat tersebut turut memperkuat kecintaan warga terhadap kesenian daerah.

 

 

Sumber : https://humas.patikab.go.id/berita/detail/chandra-perkuat-budaya-pati-dari-sekolah 

Baca Terusannya »»  

Kemnaker: Integrasi Data Lintas Instansi Tingkatkan Kualitas Layanan Ketenagakerjaan

 

Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat integrasi data lintas instansi sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan ketenagakerjaan sekaligus mendukung penyusunan kebijakan berbasis data. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital Kemnaker dalam menjawab tantangan perkembangan artificial intelligence (AI), otomatisasi, dan era Society 5.0 yang mengubah lanskap dunia kerja.

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker, Anwar Sanusi, mengatakan, perubahan yang berlangsung sangat cepat menuntut birokrasi mampu beradaptasi agar pelayanan publik tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

"Perubahan dunia kerja berlangsung sangat cepat. Karena itu, birokrasi juga harus bergerak lebih adaptif, inovatif, dan responsif dalam memberikan pelayanan," ujar Anwar pada siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (9/8/2026).

Menurut Anwar, upaya tersebut selaras dengan arah kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui konsep Life Journey 2025–2029. Konsep ini mengintegrasikan layanan pemerintah berdasarkan siklus kehidupan masyarakat, termasuk pada fase memasuki dunia kerja, sehingga layanan publik dapat diberikan secara lebih terpadu dan berkelanjutan.

Sebagai implementasi kebijakan tersebut, Kemnaker mengembangkan Sistem Informasi dan Aplikasi Pelayanan Ketenagakerjaan (SIAPkerja) sebagai ekosistem digital yang menghubungkan pencari kerja, pemberi kerja, serta berbagai layanan ketenagakerjaan dalam satu platform yang terintegrasi.

Anwar menjelaskan, SIAPkerja tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi layanan, tetapi juga menjadi ekosistem digital yang menghimpun talent profile angkatan kerja dan company profile pemberi kerja. Integrasi tersebut membuat proses pelayanan menjadi lebih efisien sekaligus menghasilkan data ketenagakerjaan yang semakin komprehensif.

"SIAPkerja bukan sekadar aplikasi tunggal, tetapi ekosistem digital yang menghimpun profil angkatan kerja dan pemberi kerja secara menyeluruh. Kekuatan utamanya terletak pada integrasi data yang terus diperluas," katanya.

Untuk memperkuat ekosistem tersebut, SIAPkerja telah terhubung dengan berbagai instansi, antara lain Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, BKPM, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Komunikasi dan Digital, serta dinas ketenagakerjaan di berbagai daerah.

Integrasi lintas instansi tersebut menjadi fondasi pembentukan Big Data Pasar Kerja yang dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas job matching, menyediakan informasi pasar kerja yang lebih akurat, serta mendukung penyusunan kebijakan ketenagakerjaan berbasis data (evidence-based policy). Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan diharapkan semakin tepat sasaran dan sesuai dengan dinamika pasar kerja.

Sejalan dengan penguatan sistem informasi tersebut, Kemnaker juga menjalin kerja sama dengan World Bank melalui proyek Labour Market Information and Skills System Transformation for Labour Market Flexibility. Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan sistem informasi pasar kerja, peningkatan fleksibilitas tenaga kerja, serta pengembangan kualitas sumber daya manusia agar lebih siap menghadapi perubahan dunia kerja.

Anwar menambahkan, transformasi digital di lingkungan Kemnaker bertumpu pada lima prinsip utama, yakni membangun digital mindset, memperkuat budaya kerja berbasis data, mengintegrasikan layanan lintas unit, menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada masyarakat, serta mendorong inovasi secara berkelanjutan.

"Implementasi kelima prinsip tersebut diharapkan mampu meningkatkan Indeks Pemerintah Digital (IPD) sebagai indikator kematangan transformasi digital di lingkungan Kemnaker sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di bidang ketenagakerjaan," tutupnya.



Sumber : https://kemnaker.go.id/news/detail/kemnaker-integrasi-data-lintas-instansi-tingkatkan-kualitas-layanan-ketenagakerjaan

Baca Terusannya »»  

Temu Tokoh Agama se-Kalimantan Raya, Menag Gaungkan Harmoni Tiga Dimensi

 

Banjarmasin (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak tokoh-tokoh agama se-Kalimantan Raya membangun kerukunan yang lebih luas, tidak hanya antarumat beragama, tetapi juga antara manusia dengan alam. Menurutnya, harmoni sosial dan kelestarian lingkungan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan berbangsa dan beragama.

Pesan tersebut disampaikan Menag saat menghadiri Temu Tokoh Agama se-Kalimantan Raya di Kalimantan Selatan. Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, Kakanwil Kemenag Kalimantan Selatan Muhammad Tambrin, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi keagamaan, serta tokoh agama lintas iman dari berbagai provinsi di Pulau Kalimantan.

Menag menilai Kalimantan Selatan merupakan contoh baik tentang bagaimana harmoni sosial dapat tumbuh di tengah keberagaman. Ia mengaku terkesan dengan kekompakan antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat yang menurutnya jarang ditemukan di daerah lain.

"Saya keliling Indonesia, tidak pernah saya melihat kekompakan seperti di Kalimantan Selatan ini. Luar biasa," ujarnya di Banjarmasin, Minggu (9/8/2026).

Menurut Menag, keberhasilan menjaga kerukunan tidak cukup hanya diwujudkan melalui hubungan baik antar umat beragama. Kerukunan juga harus mencakup hubungan manusia dengan lingkungan hidup. Ia mengingatkan bahwa banyak persoalan yang dihadapi dunia saat ini, mulai dari perubahan iklim hingga bencana ekologis, berakar pada cara pandang manusia yang menempatkan alam semata sebagai objek eksploitasi.

Karena itu, Menag mengajak para tokoh agama menjadi pelopor dalam membangun kesadaran ekologis di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa agama memiliki peran strategis untuk menumbuhkan etika lingkungan dan membangun kembali relasi manusia dengan alam.

"Apapun agama kita di sini, saya mohon betul, mari kita mencintai lingkungan kita. Sebab kita tidak tahu, kalau alam ini hanya diperlakukan sebagai objek, kiamat akan datang lebih awal," katanya.

Menag menjelaskan, masyarakat tradisional Nusantara sejak dahulu hidup dalam hubungan yang akrab dengan alam. Berbagai tradisi lokal yang diwariskan leluhur, menurutnya, lahir dari pemahaman bahwa alam adalah sahabat yang harus dihormati, bukan sekadar sumber daya yang dapat dieksploitasi tanpa batas.

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak memandang sebelah mata kearifan lokal yang berkembang di berbagai daerah. Menurutnya, tradisi-tradisi tersebut menyimpan nilai penting tentang cara menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan.

Pesan lingkungan yang disampaikan Menag menjadi bagian dari penguatan program ekoteologi yang saat ini menjadi agenda prioritas Kementerian Agama. Melalui pendekatan ini, ajaran agama tidak hanya menekankan hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga tanggung jawab moral untuk menjaga bumi sebagai ruang hidup bersama.

Selain hubungan dengan alam, Menag juga mengingatkan pentingnya membangun hubungan harmonis antar sesama manusia. Ia menegaskan bahwa keberagaman merupakan ketetapan Tuhan yang harus diterima sebagai realitas kehidupan, bukan dijadikan alasan untuk saling meniadakan.

Menurut Menag, seluruh ajaran agama pada akhirnya bermuara pada nilai kasih sayang. Karena itu, pendidikan dan dakwah keagamaan harus menjadi sarana menumbuhkan cinta, bukan kebencian.

"Jangan sampai kita mengajarkan agama, tetapi mengajarkan kebencian terhadap agama lain. Itu namanya mengajarkan kebalikan agama," tegasnya.

Ia menambahkan, jika seluruh nilai keagamaan diperas hingga ke intinya, maka yang tersisa adalah cinta. Nilai inilah yang harus menjadi fondasi hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.

Kakanwil Kemenag Kalimantan Selatan Muhammad Tambrin melaporkan bahwa Kalimantan Selatan dikenal sebagai daerah yang religius dengan tingkat toleransi yang tinggi. Kehidupan umat beragama di daerah ini berjalan harmonis dan kondusif berkat sinergi pemerintah daerah, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat. Ia juga menyebut tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga persatuan, moralitas, dan moderasi beragama di tengah masyarakat.

"Provinsi Kalimantan Selatan adalah banua yang religius yang menjunjung tinggi toleransi dan kearifan lokal. Alhamdulillah, kehidupan umat beragama di daerah ini berjalan harmonis, aman, dan kondusif," ujarnya. 

Tambrin juga melaporkan bahwa Kalimantan Selatan saat ini memiliki 3.530 rumah ibadah yang terdiri atas 2.941 masjid, 253 gereja Kristen, 17 gereja Katolik, 260 pura, 26 vihara, dan tiga tempat ibadah Tionghoa. Keragaman tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa kehidupan keagamaan di Kalimantan Selatan tumbuh dalam suasana yang saling menghormati. 

Melalui Temu Tokoh Agama se-Kalimantan Raya ini, Menag berharap lahir komitmen bersama untuk memperkuat kerukunan dalam makna yang lebih utuh: harmoni dengan Tuhan, harmoni dengan sesama manusia, dan harmoni dengan alam. Baginya, ketiga unsur tersebut merupakan fondasi penting bagi terwujudnya kehidupan yang damai, berkelanjutan, dan berkeadaban.

 


Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/temu-tokoh-agama-se-kalimantan-raya-menag-gaungkan-harmoni-tiga-dimensi-4ikeq

Baca Terusannya »»  

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Apresiasi Kontribusi Nyata LAZISNU PCNU

 

PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengapresiasi kontribusi nyata LAZISNU PCNU Kabupaten Pati dalam menangani persoalan sosial dan memberdayakan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan dana masyarakat yang transparan dan akuntabel. Apresiasi tersebut disampaikan dalam Laporan Semester 1 LAZISNU PCNU Kabupaten Pati di Ruang Pragolo, Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Minggu (9/8/2026).

Chandra mengatakan, sinergi LAZISNU dengan Pemerintah Kabupaten Pati telah melahirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satunya pembangunan klinik kesehatan di Kecamatan Winong yang diwujudkan melalui Gerakan Koin NU.

“Pemkab Pati memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus LAZISNU yang terus bergandengan tangan dengan pemerintah untuk mengatasi masalah-masalah sosial di Kabupaten Pati,” ujar Chandra.

Menurutnya, laporan semesteran menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan dana masyarakat berjalan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menilai keterbukaan tersebut perlu terus dijaga untuk memperkuat kepercayaan masyarakat.

“Transparansi pengelolaan dana melalui laporan semesteran ini adalah bukti akuntabilitas yang sangat baik,” katanya.

Chandra juga menyoroti program pemberdayaan ekonomi melalui bantuan kambing bergulir. Program tersebut dinilai dapat mendorong masyarakat kurang mampu agar memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan.

“Prinsipnya kita harus memberikan kail, bukan sekadar ikan. Program bantuan kambing bergulir ini melatih tanggung jawab dan kemandirian ekonomi umat,” tegasnya.

Di sisi lain, Chandra menyampaikan komitmen Pemkab Pati untuk terus mengoptimalkan anggaran perbaikan infrastruktur jalan hingga beberapa tahun ke depan. Pemerintah daerah juga mengajak LAZISNU dan seluruh elemen masyarakat memperkuat gerakan penghijauan, terutama di kawasan Pegunungan Kendeng.

“Papan bunga ucapan hanya bertahan seminggu dan menjadi sampah. Sementara bibit tanaman seperti mangga jauh lebih ekonomis dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta masyarakat,” ungkap Chandra.

Ia menambahkan, Pemkab Pati telah mengawali langkah tersebut dengan mengimbau penggunaan bibit tanaman produktif sebagai pengganti karangan bunga dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703.

Chandra juga mendorong adanya ruang dialog nonformal antara pemerintah daerah dan keluarga besar NU. Menurutnya, forum tersebut penting untuk membedah berbagai persoalan daerah secara lebih mendalam sekaligus mencari solusi bersama.

“Masalah sosial di Pati memang kompleks. Namun, dengan kebersamaan, gotong royong, dan sinergitas antara pemerintah, LAZISNU, serta keluarga besar NU, insyaallah semua bisa kita selesaikan demi mewujudkan Pati yang lebih maju dan bersinar,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus PCNU Kabupaten Pati, badan otonom, lembaga, mitra perbankan, serta instansi vertikal. Mereka mengikuti penyampaian laporan semester 1 LAZISNU sekaligus penguatan sinergi dalam penanganan persoalan sosial dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Pati.

 

 

Sumber : https://humas.patikab.go.id/berita/detail/chandra-apresiasi-kontribusi-nyata-lazisnu-pcnu 

Baca Terusannya »»  

Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Lepas 600 Jemaah ke Istiqlal

 


PATI – Plt.Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menitipkan doa untuk Kabupaten Pati kepada jemaah JATMA ASWAJA yang bertolak menuju Jakarta, Minggu (9/8/2026). Rombongan tersebut akan mengikuti Doa dan Dzikir Kebangsaan di Masjid Istiqlal.
 
Pelepasan berlangsung di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pati. 
 
Sebanyak 600 jemaah JATMA ASWAJA Kabupaten Pati menjadi peserta perjalanan tersebut. Mereka berangkat menggunakan 12 bus dengan kapasitas sekitar 50 orang per bus menuju Masjid Istiqlal, Jakarta.
 
“Di momen Hari Jadi Kabupaten Pati ini, saya titip doa agar Pati menjadi daerah yang gemah ripah loh jinawi, aman, tenteram, dan damai,” kata Chandra.
 
Plt Bupati juga meminta seluruh jemaah menjaga ketertiban selama berada di Jakarta. Akhlak serta nama baik Kabupaten Pati, menurutnya, perlu dijaga sepanjang mengikuti rangkaian kegiatan.
 
“Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Semoga seluruh rombongan diberikan kesehatan dan keselamatan, sejak berangkat sampai kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.
 
Doa tersebut juga diarahkan untuk kepentingan yang lebih luas. Chandra berharap ikhtiar dan doa para jemaah menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang damai, aman, tenteram, serta semakin maju.
 
“Mudah-mudahan seluruh ikhtiar dan doa yang dipanjatkan diijabah Allah SWT. Bukan hanya untuk Pati, tetapi juga untuk Indonesia,” tutur Chandra.
 
Pelepasan rombongan turut didampingi Anggota DPRD Kabupaten Pati Endah Sriwahyuningati. Hadir pula Ketua JATMA ASWAJA Kabupaten Pati Misbahmunir beserta istri.
 
 
Baca Terusannya »»  

Sabtu, 08 Agustus 2026

Memasuki Usia ke-59, ASEAN Harus Terus Memperjuangkan Kepentingan Rakyatnya di Tengah Dinamika Global

 


Jakarta, Indonesia – ASEAN harus terus memastikan bahwa kerja sama kawasan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakatnya. Pesan tersebut ditegaskan Menteri Luar Negeri RI Sugiono pada peringatan ke-59 Hari ASEAN yang diselenggarakan di Markas Besar ASEAN, Jakarta (8/8).

“Keberhasilan ASEAN akan diukur dari kemampuannya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, memperoleh pekerjaan yang layak, hidup dengan aman, serta menatap masa depan dengan penuh keyakinan”, tutur Menlu Sugiono.

Untuk itu, ASEAN perlu terus memperkuat kapasitasnya dalam melindungi masyarakat dari dampak berbagai dinamika dan krisis global. Upaya tersebut, antara lain, mencakup penguatan ketahanan pangan dan energi, pelindungan warga negara ketika krisis terjadi, serta penyiapan generasi muda melalui pendidikan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk memimpin ASEAN pada masa mendatang.

Hal ini juga berarti bahwa ASEAN tidak boleh menjadi arena rivalitas antar kekuatan besar ataupun memihak salah satunya. ASEAN harus selalu berpihak pada masyarakatnya demi kesejahteraan, keamanan, dan masa depan mereka.

Menlu Sugiono selanjutnya menegaskan bahwa ASEAN memiliki modalitas penting dalam menavigasi situasi dunia yang semakin kompleks. Sejak didirikan pada tahun 1967, ASEAN telah mampu menghadapi berbagai persaingan dan krisis di kawasan tanpa lepas dari prinsip utamanya, yaitu memajukan persatuan, perdamaian, dan dialog.

Hampir enam dekade kemudian, arsitektur kawasan yang dibangun ASEAN tidak hanya berdiri tetapi juga terus berkembang dan beradaptasi. Dalam proses tersebut, sentralitas ASEAN semakin memperoleh kepercayaan sebagai jangkar dalam mendorong perdamaian dan stabilitas kawasan.

“Dunia saat ini membutuhkan bridge-builder yang mampu meredakan ketegangan, menumbuhkan kepercayaan, dan menjaga dialog tetap berjalan. Inilah peran yang telah dimainkan ASEAN selama hampir enam dekade,” tutur Menlu Sugiono.

Ke depannya, Menlu Sugiono menuturkan bahwa ASEAN harus mampu menentukan arahnya sendiri, sekaligus memperkuat institusi, kapasitas, dan sumber daya yang diperlukan untuk mewujudkan aspirasi Visi Komunitas ASEAN 2045.

Peringatan ke-59 Hari ASEAN merupakan momen bersejarah karena merupakan yang pertama kalinya dihadiri oleh sebelas Negara Anggota pasca masuknya Timor-Leste pada November 2025 lalu. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekjen ASEAN dan komunitas diplomatik dari Negara Anggota ASEAN di Jakarta serta perwakilan dari berbagai misi diplomatik di Jakarta. 

 


Sumber : https://kemlu.go.id/berita/memasuki-usia-ke-59-asean-harus-terus-memperjuangkan-kepentingan-rakyatnya-di-tengah-dinamika-global 

Baca Terusannya »»  

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra : Pembangunan Pati Harus Selaras dengan Pemajuan Kebudayaan

 


PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan pembangunan Kabupaten Pati harus berjalan selaras dengan pemajuan kebudayaan saat membuka Karnaval Budaya Festival Adhi Loka Pati 2026 di Alun-Alun Kabupaten Pati, Sabtu (8/8/2026) malam. Pemerintah Kabupaten Pati menempatkan budaya sebagai bagian penting dari pembangunan sekaligus penggerak pariwisata, UMKM, dan ekonomi masyarakat.

Chandra menyebut kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik. Menurutnya, kebudayaan juga harus mendapat ruang khusus dalam arah pembangunan Pati.

> “Pembangunan di Kabupaten Pati harus berjalan selaras antara pembangunan fisik dan pembangunan kebudayaan, di mana kebudayaan menjadi cahaya yang menerangi perjalanan pembangunan menuju Kabupaten Pati yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujar Chandra.

Pati saat ini telah memiliki enam karya budaya yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. Dua di antaranya, yakni Gongcik dan Kethoprak, yang ditetapkan pada 2025.

“Capaian ini menunjukkan bahwa Pati memiliki kekayaan budaya yang harus terus dirawat, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” kata Chandra.

Ia berharap Karnaval Budaya Festival Adhi Loka dapat menjadi etalase keberagaman budaya dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pati. Setiap pertunjukan dan karya yang ditampilkan diharapkan tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa nilai edukasi bagi generasi muda.

“Jadikan karnaval ini sebagai ruang untuk mengenalkan kekayaan budaya Pati kepada generasi muda. Budaya harus terus hidup, tumbuh, dan menjadi bagian dari perjalanan masyarakat,” ucapnya.

Festival tersebut juga diarahkan untuk memberikan dampak langsung terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Kehadiran pelaku UMKM dan potensi wisata daerah menjadi bagian dari ekosistem kegiatan yang mempertemukan budaya dengan aktivitas ekonomi lokal.

Chandra menilai penguatan sektor budaya, pariwisata, dan UMKM dapat berjalan beriringan untuk membuka ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Semangat tersebut juga sejalan dengan tema Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati, “Sumunar Terang Mbangun Kamajengan.”

Karnaval Budaya Festival Adhi Loka Pati 2026 diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pati pada Sabtu (8/8/2026) mulai pukul 18.00 WIB di Alun-Alun Kabupaten Pati.

Kegiatan tersebut diikuti dan disaksikan masyarakat Kabupaten Pati sebagai bagian dari perayaan keberagaman sekaligus penguatan jati diri kebudayaan daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Forkopimda beserta istri, Pj Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekda, para kepala perangkat daerah, para camat, serta para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Pati.

Baca Terusannya »»  

Hasil Kualifikasi MotoGP Inggris 2026: Martin Raih Pole dan Pecah Rekor

 

SPORT.DETIK.COM SilverstoneJorge Martin menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi MotoGP Inggris 2026. Rider Aprilia itu juga memecahkan rekor waktu tercepat di Sirkuit Silverstone.

Di Sirkuit Silverstone, Sabtu (8/8/2026), sesi Q1 digelar lebih dulu. Hasilnya, Franco Morbidelli keluar menjadi yang tercepat, disusul Iker Lecuona. Keduanya lolos ke Q2 dan berhak ikut berebut pole position.

Di sesi Q2, rider-rider tercepat langsung gaspol. Marquez bersaudara, Alex dan Marc, sempat saling sikat mencatat waktu terbaik.

Marco Bezzecchi juga sempat melesat ke posisi tercepat. Ia memimpin kualifikasi saat menyisakan tiga menit lagi.

Tak lama berselang, waktunya dipatahkan Raul Fernandez. Di akhir kualifikasi, Jorge Martin akhirnya melesat menjadi yang tercepat!

Rider Aprilia itu mencatat waktu 1 menit 56.160 detik. Catatan itu menjadi rekor baru, mematahkan rekor Fabio Quartararo tahun lalu.

Martin akhirnya merebut pole position di MotoGP Inggris 2026. Sementara Raul Fernandez harus puas di urutan dua, dan Ai Ogura di tempat ketiga.

Fabio Di Giannantonio di posisi empat, disusul Bezzecchi menutup lima besar. Marc Marquez harus start dari posisi 6, disusul adiknya, Alex. Morbidelli di urutan 8, disusul Pedro Acosta dan Iker Lecuona menutup 10 besar.

 

Hasil Kualifikasi MotoGP Inggris 2026

PosRiderNatTeamTime/DiffLapMax
1Jorge MartinSPAAprilia Racing (RS-GP26)1'56.160s7/7335k
2Raul FernandezSPATrackhouse Aprilia (RS-GP26)+0.021s5/6333k
3Ai OguraJPNTrackhouse Aprilia (RS-GP26)+0.189s6/7338k
4Fabio Di GiannantonioITAPertamina VR46 Ducati (GP26)+0.255s7/7333k
5Marco BezzecchiITAAprilia Racing (RS-GP26)+0.296s5/7338k
6Marc MarquezSPADucati Lenovo (GP26)+0.367s3/7336k
7Alex MarquezSPABK8 Gresini Ducati (GP26)+0.379s3/7336k
8Franco MorbidelliITAPertamina VR46 Ducati (GP25)+0.729s2/6332k
9Pedro AcostaSPARed Bull KTM (RC16)+0.772s6/7336k
10Iker LecuonaSPABK8 Gresini Ducati (GP26)+1.162s3/5331k
11Jack MillerAUSPramac Yamaha (YZR-M1)+1.334s6/6331k
12Joan MirSPAHonda HRC Castrol (RC213V)+1.883s2/6333k

Qualifying 1:




13Fabio QuartararoFRAMonster Yamaha (YZR-M1)1'57.433s7/7327k
14Diogo MoreiraBRAPro Honda LCR (RC213V)*1'57.596s6/7334k
15Luca MariniITAHonda HRC Castrol (RC213V)1'57.877s2/7335k
16Francesco BagnaiaITADucati Lenovo (GP26)1'57.891s6/7332k
17Alex RinsSPAMonster Yamaha (YZR-M1)1'57.940s5/7330k
18Brad BinderRSARed Bull KTM (RC16)1'58.081s3/6338k
19Enea BastianiniITARed Bull KTM Tech3 (RC16)1'58.120s5/7334k
20Cal CrutchlowGBRCastrol Honda LCR (RC213V)1'58.140s5/7333k
21Pol EspargaroSPARed Bull KTM Tech3 (RC16)1'58.414s5/7336k
22Toprak RazgatliogluTURPramac Yamaha (YZR-M1)*1'58.590s2/7331k
23Augusto FernandezSPAYamaha Factory Racing (YZR-M1)1'58.842s5/7329k


Sumber : https://sport.detik.com/moto-gp/d-8610106/hasil-kualifikasi-motogp-inggris-2026-martin-raih-pole-dan-pecah-rekor




Baca Terusannya »»  

Catatan Semester I 2026 Pariwisata Indonesia, Tumbuh Positif dan Tingkat Resiliensi Tinggi

 


Jakarta, 8 Agustus 2026 — Sektor Pariwisata Indonesia sepanjang Semester I 2026, berbagai indikator utama mencatatkan pertumbuhan positif, mulai dari kunjungan wisatawan mancanegara, perjalanan wisatawan nusantara, realisasi investasi, hingga tingkat okupansi hotel. 

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (8/8/2026), mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari strategi yang dijalankan secara adaptif melalui penyesuaian pasar (market pivot), penguatan promosi di negara-negara dengan potensi pertumbuhan tinggi, peningkatan pergerakan wisatawan nusantara, serta pengembangan produk dan destinasi yang semakin berkualitas.

"Capaiannya tidak terjadi dengan sendirinya. Pemerintah terus menjalankan strategi yang adaptif, termasuk melakukan pivot atau penyesuaian pasar, memperkuat promosi ke negara-negara yang masih memiliki potensi pertumbuhan, menjaga pergerakan wisatawan di dalam negeri, serta mengembangkan produk dan destinasi yang semakin berkualitas," kata Menpar Widiyanti.

Capaian tersebut mempertegas peran pariwisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperluas peluang usaha, dan mendorong pembangunan di berbagai daerah.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 7,45 juta kunjungan atau tumbuh 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari jumlah tersebut, kunjungan wisatawan dari kawasan Asia lainnya meningkat hampir 10 persen, Asia Tenggara tumbuh 8,22 persen, sedangkan pasar Oseania naik 6,60 persen.

Capaian tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara tertinggi kedua di kawasan Asia Tenggara. Hasil ini sekaligus menunjukkan strategi diversifikasi pasar yang dijalankan Kementerian Pariwisata bersama berbagai pemangku kepentingan berjalan secara efektif.

Tidak hanya dari sisi jumlah kunjungan, kualitas aktivitas wisata juga terus meningkat. Rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara per kunjungan naik 6,36 persen menjadi sekitar 1.313 dolar AS.

"Keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari banyaknya wisatawan yang datang, tetapi juga dari besarnya manfaat ekonomi yang mereka tinggalkan bagi masyarakat, pelaku usaha, dan daerah," katanya.

Pertumbuhan sektor pariwisata juga ditopang oleh tingginya mobilitas wisatawan nusantara yang mencapai 630,41 juta perjalanan atau meningkat 2,71 persen dibandingkan Semester I 2025. Pada saat yang sama, jumlah perjalanan warga negara Indonesia ke luar negeri tercatat 4,46 juta perjalanan atau turun 2,40 persen sehingga Indonesia membukukan surplus kunjungan sebesar 2,99 juta.

Di sisi investasi, sektor pariwisata mencatatkan realisasi sebesar Rp39,68 triliun atau meningkat 16,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Investasi tersebut terdiri atas penanaman modal asing sebesar Rp12,19 triliun dan penanaman modal dalam negeri sebesar Rp27,48 triliun, yang masing-masing tumbuh 37 persen dan 9,39 persen.

Menurut Menpar, peningkatan investasi tersebut tidak hanya mendorong pembangunan fasilitas pariwisata, tetapi juga membuka lapangan kerja, memperkuat rantai pasok lokal, meningkatkan kualitas layanan, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai destinasi.

"Investasi pariwisata tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga membuka lapangan kerja, memperkuat rantai pasok lokal, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai destinasi," kata Menpar.

Peningkatan aktivitas pariwisata juga tercermin dari tingkat okupansi hotel yang mencapai 48,20 persen atau naik 2,48 poin persentase dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menpar mengatakan, pertumbuhan pariwisata memberikan dampak berganda terhadap perekonomian nasional. Pada triwulan II 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen, dengan sektor-sektor yang berkaitan erat dengan pariwisata memberikan kontribusi signifikan. 

Lapangan usaha akomodasi dan makan minum tumbuh 10,60 persen, transportasi dan pergudangan 5,65 persen, jasa perusahaan 5,08 persen, serta jasa lainnya 6,36 persen. Secara keseluruhan, sektor-sektor tersebut menyumbang sekitar 0,86 poin persentase terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Angka-angka tersebut menunjukkan bagaimana perjalanan wisata mampu menggerakkan banyak sektor sekaligus," kata Menpar.

Kolaborasi Perkuat Daya Saing Pariwisata

Selain menjaga kinerja sektor pariwisata, Kementerian Pariwisata terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing destinasi Indonesia.

Pada Juli 2026, Menpar Widiyanti mendampingi Presiden Republik Indonesia dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi, termasuk saat mengunjungi Kompleks Candi Prambanan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia di pasar India melalui kanal Wonderful Indonesia, media India dan internasional, kampanye digital, penayangan iklan, hingga kolaborasi promosi bersama pelaku industri pariwisata.

Pascakunjungan tersebut, Kementerian Pariwisata juga mendorong kerja sama terpadu melalui penyelenggaraan familiarization trip bersama agen perjalanan dan online travel agent dari India.

"Tingginya perhatian masyarakat India terhadap kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan minat mereka untuk datang ke Indonesia, mengenal Prambanan, serta menjelajahi lebih banyak destinasi di berbagai daerah," kata Menpar.

Kementerian Pariwisata juga memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Sosial melalui penandatanganan Kesepahaman Bersama dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Sebagai bentuk dukungan, Kementerian Pariwisata menyediakan lahan di kawasan Politeknik Pariwisata NHI Bandung untuk pembangunan sarana pendidikan beserta fasilitas pendukungnya.

Kerja sama tersebut juga mencakup penguatan kurikulum sadar wisata, sinkronisasi program peningkatan kesejahteraan sosial di desa wisata dan destinasi, serta pengembangan jalur pendidikan lanjutan bagi lulusan Sekolah Rakyat. Kementerian Pariwisata juga akan mengalokasikan kuota sebesar 20 persen bagi lulusan Sekolah Rakyat untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik Pariwisata melalui program beasiswa.

Dalam upaya mewujudkan pembangunan pariwisata yang lebih merata, Menpar juga menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri mengenai pengembangan wilayah Bali yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Rapat tersebut membahas lima isu strategis, yakni infrastruktur dasar, kepadatan wisatawan, pengelolaan sampah, penyempurnaan tata ruang pengembangan pariwisata, serta pengembangan wisata kapal pesiar.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan menyusun masterplan dispersi wisatawan untuk mengurangi konsentrasi kunjungan di Bali Selatan sekaligus mempercepat pengembangan destinasi di Bali Utara, Bali Timur, dan Bali Barat. Pengembangan tersebut akan diintegrasikan dengan peningkatan konektivitas, pelayanan dasar, pengelolaan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat.

 

Penguatan Destinasi

Dalam rangka memperkuat kualitas destinasi, Menpar juga melakukan kunjungan kerja ke Belitung untuk meninjau kesiapan revalidasi Belitong UNESCO Global Geopark yang akan berlangsung pada Agustus 2026. Dukungan Kementerian Pariwisata dilakukan melalui pemasangan rambu di geosite prioritas, penyelenggaraan seminar internasional, serta penyediaan papan informasi dwibahasa.

Kunjungan tersebut juga diisi dengan peluncuran integrasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui Koperasi Desa bersama Kementerian Koperasi sebagai upaya memperkuat ekosistem desa wisata, meningkatkan kapasitas usaha masyarakat, memperluas pemasaran produk lokal, serta memastikan manfaat pariwisata dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

Di Jawa Timur, Menpar meninjau kesiapan Geopark Ijen menghadapi revalidasi UNESCO Global Geopark dengan target mempertahankan predikat green card. Menurut Menpar, pengakuan UNESCO harus dijaga melalui pengelolaan kawasan yang konsisten, pelestarian lingkungan, edukasi, kolaborasi antarpemangku kepentingan, dan keterlibatan aktif masyarakat.

Menpar juga menghadiri Jember Fashion Carnaval 2026 yang masuk dalam Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Event tersebut telah berkembang menjadi ikon pariwisata Jember sekaligus etalase kreativitas Indonesia di mata dunia.

 

Pariwisata Berkualitas

Kementerian Pariwisata terus memperkuat pengembangan pariwisata berkualitas melalui berbagai produk wisata minat khusus. Pengembangan wisata kebugaran didorong melalui BRI Wellness Experience Plataran Xtravaganza 2026, sementara subsektor gastronomi, wastra, seni, dan desain diperkuat melalui dukungan terhadap Jakarta Fashion and Food Festival serta Food and Hospitality Indonesia.

Di bidang penyelenggaraan event, Kementerian Pariwisata mendukung 125 event daerah yang masuk dalam Karisma Event Nusantara 2026 di 38 provinsi. Hingga akhir Juli, sebanyak 61 event telah diselenggarakan. Dari 47 event yang telah dievaluasi, tercatat 4,77 juta pengunjung dengan transaksi ekonomi langsung mencapai Rp276,84 miliar serta melibatkan ribuan UMKM, pekerja seni, dan tenaga kerja.

"Kami juga menyelenggarakan Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) bersama Indonesia Business Event Mart," kata Menpar.

Dari sisi tata kelola, Kementerian Pariwisata kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Capaian tersebut merupakan opini WTP ke-11 secara berturut-turut yang diraih Kementerian Pariwisata sejak 2015.

Menpar menegaskan, berbagai capaian sepanjang Semester I 2026 menunjukkan bahwa pariwisata Indonesia memiliki fondasi yang semakin kuat dan mampu beradaptasi menghadapi perubahan global. 

Ke depan, Kementerian Pariwisata akan terus memperkuat program-program strategis dengan tata kelola yang transparan, akuntabel, efektif, dan tepat sasaran agar manfaat pariwisata semakin dirasakan masyarakat di seluruh Indonesia.

"Tujuan kami jelas, menjadikan pariwisata sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, pencipta lapangan kerja, sumber devisa, sekaligus jalan menuju pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia," kata Menpar Widiyanti Putri Wardhana.

 

Video Laporan Kinerja dapat disaksikan melalui link berikut:

https://youtu.be/77iWII9aA3c?si=eXx0V7mlebZHx5We  

 

 

Sumber : https://kemenpar.go.id/berita/siaran-pers-catatan-semester-i-2026-pariwisata-indonesia-tumbuh-positif-dan-tingkat-resiliensi-tinggi 

 


Baca Terusannya »»  

Indonesia Dorong Kebudayaan Jadi Tujuan Pembangunan Global Pasca-2030 di BRICS


 

Bhopal,  — Indonesia mendorong agar kebudayaan ditempatkan sebagai tujuan tersendiri dalam kerangka pembangunan global pasca-2030. Dorongan tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dalam XI BRICS Culture Ministers’ Meeting di Bhopal, Madhya Pradesh, India, Sabtu (8/8).

Pertemuan yang diselenggarakan di bawah keketuaan India tersebut mengangkat tema “Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability”. Forum ini menjadi momentum bagi negara-negara BRICS untuk memperkuat kerja sama kebudayaan sebagai bagian penting dalam menjawab berbagai tantangan global sekaligus mendorong pembangunan yang tangguh dan berkelanjutan.

Dalam intervensinya, Menbud Fadli menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah India atas kepemimpinannya dalam BRICS 2026 serta menegaskan dukungan Indonesia terhadap adopsi Declaration of the XI BRICS Culture Ministers’ Meeting. Menurutnya, kerja sama kebudayaan BRICS perlu berorientasi pada masyarakat, inklusif, serta berlandaskan kesetaraan kedaulatan, konsensus, dan saling menghormati.

“Indonesia menyambut baik Deklarasi XI BRICS Culture Ministers’ Meeting sebagai komitmen bersama untuk menjadikan kebudayaan sebagai kekuatan strategis bagi ketangguhan, inovasi, keberlanjutan, dan penguatan kerja sama di antara negara-negara BRICS,” ungkap Menbud. 

Menbud Fadli Zon menilai, berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, ketidakpastian ekonomi, tekanan perubahan iklim, hingga fragmentasi sosial, semakin menunjukkan bahwa kebudayaan bukan sekadar pelengkap pembangunan. Kebudayaan, menurutnya, merupakan fondasi yang dapat memperkuat ketangguhan masyarakat, mendorong inovasi, memperkuat kohesi sosial, serta mendukung pembangunan berkelanjutan.

Atas dasar itu, Indonesia mendorong penguatan kerja sama BRICS melalui empat agenda utama. Pertama, memperkuat pelindungan warisan budaya sekaligus kerja sama pengembalian dan restitusi benda budaya. Kedua, memperkuat industri budaya dan kreatif dengan menempatkan seniman dan kreator sebagai pusat ekosistem, termasuk melalui pelindungan hak kekayaan intelektual dan remunerasi yang adil.

Ketiga, Indonesia mendorong pelindungan sistem pengetahuan tradisional dengan memastikan keterlibatan masyarakat dan para pemegang pengetahuan. Keempat, Indonesia mengusulkan agar kebudayaan ditempatkan sebagai tujuan tersendiri dalam kerangka pembangunan global pasca-2030, sehingga kontribusi kebudayaan terhadap pembangunan dapat diakui secara lebih jelas dan berkelanjutan.

“Komitmen yang telah disepakati perlu diterjemahkan menjadi langkah konkret, berkelanjutan, dan saling menguntungkan. Kerja sama BRICS harus menjadi jembatan yang menghubungkan para kreator, masyarakat, institusi, dan generasi mendatang,” lanjut Menbud Fadli.

Sejalan dengan dorongan Indonesia tersebut, Declaration of the XI BRICS Culture Ministers’ Meeting menegaskan sejumlah komitmen bersama di bidang kebudayaan. Negara-negara BRICS berkomitmen memperkuat industri budaya dan kreatif, termasuk pelindungan hak kekayaan intelektual dan remunerasi yang adil bagi kreator, serta mendorong pemanfaatan kecerdasan artifisial secara etis, transparan, dan bertanggung jawab dengan tetap menghormati keberagaman budaya.

Deklarasi juga menegaskan pentingnya penguatan dokumentasi dan penelitian provenans serta kerja sama pengembalian dan restitusi benda budaya. Di sisi lain, negara-negara BRICS sepakat memperkuat pelindungan dan promosi sistem pengetahuan tradisional melalui partisipasi masyarakat, serta meningkatkan kerja sama antarmuseum, perpustakaan, arsip, pusat manuskrip, dan institusi kebudayaan lainnya.

Dalam deklarasi tersebut, kebudayaan juga dinyatakan perlu dipertimbangkan sebagai tujuan tersendiri dalam kerangka pembangunan internasional di masa mendatang. Hal ini memperkuat posisi kebudayaan sebagai bagian strategis dari agenda pembangunan global, bukan semata sebagai sektor pendukung.

Pertemuan yang dihadiri negara anggota BRICS, yaitu India, Indonesia, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, Brasil, Ethiopia, Tiongkok, Rusia, dan Iran, serta negara mitra BRICS, Kuba, Belarus, Thailand, dan Kazakhstan, menjadi bagian dari rangkaian BRICS Culture Track 2026.

Rangkaian tersebut antara lain membahas industri budaya dan kreatif, hak cipta dan kecerdasan artifisial, pelindungan warisan budaya dan pengembalian benda budaya, serta kebudayaan dan pembangunan berkelanjutan.

Melalui partisipasinya dalam BRICS, Indonesia terus mendorong diplomasi kebudayaan yang lebih strategis dan kerja sama internasional yang memberikan manfaat nyata bagi seniman, kreator, pelaku budaya, institusi, dan masyarakat. Indonesia juga menegaskan pentingnya memastikan bahwa kesepakatan di tingkat internasional dapat diterjemahkan menjadi program dan kerja sama yang konkret, inklusif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

 


 

 

Sumber : https://kemenbud.go.id/publikasi/berita/indonesia-dorong-kebudayaan-jadi-tujuan-pembanguna 

Baca Terusannya »»  

Pastikan Manfaat Program, Menteri PKP Cek Pelaksanaan KPP di Bali

 

Denpasar – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menghadiri acara Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Kementerian PKP, BP Tapera, dan BRI di Gedung Wanita Nari Graha, Denpasar, Bali, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Menteri PKP untuk berdialog langsung dengan masyarakat dan pelaku usaha penerima Kredit Program Perumahan (KPP) atau yang lebih dikenal dengan KUR Perumahan, sekaligus melihat manfaat pembiayaan yang diberikan untuk mendukung kebutuhan perumahan dan pengembangan usaha.

Dalam kegiatan tersebut, total transaksi KPP mencapai Rp420 miliar yang disalurkan kepada 2.141 debitur. Pembiayaan dari sisi suplai mencapai Rp216 miliar untuk 106 debitur yang terdiri atas pengembang, kontraktor, dan toko bangunan, sedangkan dari sisi demand mencapai Rp204 miliar untuk 2.035 debitur pelaku UMKM.

Melalui KPP, masyarakat dan pelaku usaha dapat memperoleh akses pembiayaan dengan bunga yang terjangkau untuk mendukung kebutuhan perumahan sekaligus mengembangkan kegiatan usaha. Program tersebut dirancang untuk memperkuat sisi suplai dan demand sehingga ekosistem perumahan dapat tumbuh secara bersamaan.

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan KPP merupakan program yang dibentuk pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pembiayaan, baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha di sektor perumahan.

“Kredit Program Perumahan ini diciptakan di zaman Pak Prabowo untuk sisi demand maupun suplai. Bunganya rendah, hanya 6 persen. Program ini belum sampai setahun dan Presiden sudah menaikkan plafonnya menjadi Rp50 triliun karena peminatnya banyak sekali,” ujar Maruarar.

Hingga 6 Agustus 2026, BRI telah menyalurkan KPP sebesar Rp11,1 triliun. Menurut Maruarar, BRI menjadi salah satu bank dengan penyaluran KPP terbesar dan menunjukkan komitmen dalam mendukung program pemerintah di sektor perumahan.

Dalam dialog bersama debitur, Menteri PKP juga mendengarkan secara langsung pengalaman masyarakat yang memanfaatkan KPP untuk kebutuhan perumahan maupun pengembangan usaha. Sejumlah peserta menyampaikan bahwa proses pengajuan pembiayaan berlangsung cepat dan membantu mereka mengembangkan usaha.

Salah satunya Sari, pelaku usaha toko alat tulis yang menjalankan usahanya dari rumah. Ia memperoleh pembiayaan sebesar Rp200 juta untuk membangun area usaha tambahan dengan bunga 6 persen per tahun. Menurutnya, proses pencairan berlangsung cepat dan pelayanan sangat baik.

“Saya merasa sangat terbantu dengan KUR Perumahan ini untuk mengembangkan usaha saya. Prosesnya juga cepat dan pelayanan dari BRI sangat membantu. Setelah pembiayaan ini lunas, saya berencana mengajukan kembali untuk mengembangkan usaha baru, termasuk membangun kos-kosan,” kata Sari.

Peserta lainnya, Ajus, seorang pengembang, memanfaatkan KPP sebesar Rp2 miliar untuk mendukung usaha perumahan komersial. Menurutnya, pembiayaan tersebut dapat dicairkan dalam waktu sekitar dua minggu dengan suku bunga 6 persen per tahun.

Menteri PKP menegaskan bahwa dialog langsung dengan penerima manfaat penting dilakukan untuk memastikan program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya sebagai menteri harus mengecek apakah program ini bermanfaat atau tidak. Kalau program ini tidak bermanfaat, untuk apa dilanjutkan? Sebagai pejabat pemerintah harus berani mengecek programnya berguna atau tidak,” kata Maruarar.

Maruarar juga meminta masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan KPP yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Kalau bapak dan ibu menemukan penyimpangan dalam program Kredit Program Perumahan ini, yang tidak sesuai dengan aturannya, silakan lapor langsung kepada saya,” tegasnya.

Melalui KPP, pemerintah berharap akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau dapat terus diperluas, baik bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk memiliki dan memperbaiki rumah maupun bagi pelaku usaha yang menjadi bagian dari ekosistem perumahan. Program tersebut sekaligus diharapkan mampu mendorong pertumbuhan usaha, memperkuat sektor perumahan, dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

 

 

Sumber : https://pkp.go.id/berita/detail/pastikan-manfaat-program-menteri-pkp-cek-pelaksanaan-kpp-di-bali 


Baca Terusannya »»