Cari Blog Ini

Rabu, 02 September 2026

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air per 2 September 2026

 

 

 

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) terus memantau perkembangan kejadian bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Berdasarkan hasil pemantauan selama 24 jam, sejak Selasa (1/9) hingga Rabu (2/9) pukul 07.00 WIB, sejumlah perkembangan kejadian bencana masih menjadi perhatian, terutama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di beberapa wilayah.

Di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kekeringan berdampak pada sekitar 456 kepala keluarga (KK) di Desa Babulu, Kecamatan Sebakung Jaya, Senin (31/8). Pemerintah daerah melalui BPBD terus melakukan upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, antara lain melalui distribusi air bersih. Hingga saat ini, sebanyak 62.000 liter air telah disalurkan kepada warga terdampak.

Sementara itu, di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, karhutla dilaporkan membakar sekitar 55 hektare lahan pada Minggu (30/8). Titik api terpantau di Desa Sejau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur. Kebakaran masih dalam penanganan dan api belum sepenuhnya padam. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah menetapkan status siaga darurat sejak 20 Agustus hingga 31 Desember 2026 sebagai langkah untuk memperkuat penanganan dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla.

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, pada Senin (31/8), dengan luasan lahan terbakar sekitar tiga hektare. Hingga pemantauan terakhir, api belum dapat dipadamkan secara optimal karena adanya kendala akses menuju lokasi di Desa Tanete, Kecamatan Anggeraja. Kondisi vegetasi berupa semak dan ilalang kering turut mempercepat penyebaran api. Penanganan terus dilakukan oleh unsur terkait dengan memperhatikan kondisi medan dan keselamatan petugas.

Di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, karhutla membakar sekitar 3,5 hektare lahan perkebunan milik warga pada Selasa (1/9). Lokasi terdampak berada di Desa Sausu Tambu, Kecamatan Sausu. Kebakaran di sebagian besar area telah mereda dan hanya menyisakan asap. Namun, masih terdapat satu titik di kawasan puncak hutan yang terlihat mengepulkan asap dan berpotensi menjadi sumber api kembali. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan.

Kebakaran lahan juga dilaporkan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (1/9), dengan luasan sekitar tiga hektare. Titik api berada di lahan petak 1015 Perum Perhutani, Dusun Dampu, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur. Api telah berhasil dipadamkan. Kondisi lokasi masih dipantau untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Memasuki periode kemarau, BNPB mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah dengan curah hujan rendah dan kondisi vegetasi yang kering. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan untuk membuka atau membersihkan area pertanian karena api dapat dengan mudah meluas dan sulit dikendalikan dalam kondisi kering.

Menghadapi potensi perubahan cuaca dalam dua hari ke depan, masyarakat di wilayah yang masih mengalami kondisi kering maupun wilayah rawan karhutla diimbau mengikuti informasi dan peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta perkembangan kondisi wilayah dari BPBD setempat. Masyarakat juga perlu mewaspadai perubahan cuaca secara cepat, termasuk potensi hujan yang disertai angin kencang dan petir.

Untuk menghadapi kekeringan, masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak, menyimpan cadangan air bersih untuk kebutuhan prioritas, serta segera melaporkan apabila mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan air. Sementara di wilayah rawan karhutla, masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak meninggalkan api atau bara setelah melakukan aktivitas di luar rumah, serta segera melaporkan keberadaan titik api kepada aparat atau BPBD agar dapat ditangani sedini mungkin.

BNPB mengajak masyarakat memperkuat kesiapsiagaan sejak dini dengan memantau kondisi lingkungan dan mengikuti informasi resmi kebencanaan. Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak panik, namun selalu waspada serta mengikuti arahan pemerintah daerah dan instansi berwenang. Informasi kebencanaan hendaknya diperoleh dari sumber resmi seperti BNPB, BPBD, BMKG, dan instansi berwenang lainnya. Kesiapsiagaan bersama menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat.




Sumber : https://www.bnpb.go.id/berita/perkembangan-situasi-dan-penanganan-bencana-di-tanah-air-per-2-september-2026

 

Baca Terusannya »»  

Kemenpar Perluas Pasar Wisman Taiwan melalui “Wonderful Indonesia Sales Mission”

 


Taiwan, 2 September 2026 - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat penetrasi pasar wisatawan mancanegara (wisman) Taiwan melalui penyelenggaraan Wonderful Indonesia Sales Mission di Taipei, Taiwan, pada 2 September 2026, dengan mempertemukan industri pariwisata Indonesia dan mitra bisnis Taiwan serta memperluas promosi destinasi Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan sales mission tersebut menjadi salah satu langkah Kemenpar untuk memperluas jejaring bisnis pariwisata Indonesia di Taiwan melalui pertemuan business to business (B2B) antara pelaku industri kedua negara.

“Selain memperkuat promosi, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan dan reputasi terhadap Wonderful Indonesia, memperkuat citra positif dan daya saing dengan destinasi kompetitor, serta menghasilkan kesepakatan dan nilai transaksi penjualan (real pax) maupun potensi kerja sama berkelanjutan antara para pelaku industri pariwisata Indonesia dan Taiwan,” kata Made dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

“Wonderful Indonesia Sales Mission” di Taipei merupakan program kolaborasi Kemenpar bersama Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA), dan STARLUX Airlines.

Sebanyak 21 pelaku industri pariwisata Indonesia yang terdiri atas travel agent/tour operator, Destination Management Company (DMC), dan penyedia akomodasi hadir menawarkan produk serta paket wisata Indonesia kepada lebih dari 49 buyers dari Taiwan.

Rangkaian kegiatan menghadirkan table top meeting dan networking session yang mempertemukan sellers Indonesia dengan buyers Taiwan untuk membuka peluang transaksi sekaligus membangun kerja sama bisnis pariwisata secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Kemenpar dan KDEI Taipei mempromosikan sejumlah destinasi seperti Bali, Jakarta, Yogyakarta, Pasuruan di Jawa Timur, Surabaya, dan Labuan Bajo. Berbagai produk wisata minat khusus yang sesuai dengan karakteristik pasar Taiwan juga turut diperkenalkan.

Made mengatakan sales mission tersebut sekaligus menjadi sarana mengenalkan program unggulan Kemenpar dalam pengembangan quality tourism melalui promosi wisata bahari (marine tourism), wisata kebugaran (wellness tourism), wisata gastronomi (gastronomy tourism), serta eksplorasi kekayaan budaya dan alam Indonesia.

“Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia,” ujar Made.

Taiwan merupakan salah satu pasar potensial bagi pariwisata Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia pada Januari–Juni 2026 mencapai 108.989 kunjungan dan menempatkan Taiwan pada urutan ke-13 negara penyumbang wisatawan ke Indonesia.

Potensi pasar tersebut masih terbuka lebar seiring tingginya minat masyarakat Taiwan melakukan perjalanan ke luar negeri. Pada Januari–Juni 2026, Taiwan mencatat lebih dari 12,6 juta outbound travellers atau tumbuh 16,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hampir seluruh perjalanan tersebut dilakukan ke kawasan Asia.

Namun, wisatawan Taiwan yang berkunjung ke Indonesia masih kurang dari 1 persen dari total perjalanan outbound Taiwan ke Asia. Sebagai perbandingan, pada periode yang sama Jepang menerima sekitar 4,6 juta wisatawan Taiwan, Mainland China sekitar 2,1 juta, Korea Selatan 1,4 juta, Vietnam 706 ribu, dan Thailand 645.687 wisatawan.

Kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya ruang bagi Indonesia untuk meningkatkan pangsa pasar wisatawan Taiwan, terutama dengan memperluas pilihan destinasi dan produk wisata yang sesuai dengan karakteristik perjalanan wisatawan dari negara tersebut.

Peluang itu semakin terbuka dengan penguatan konektivitas udara antara Indonesia dan Taiwan. STARLUX Airlines selaku mitra kolaborasi akan membuka penerbangan langsung Taipei–Denpasar mulai 1 Oktober 2026 dengan frekuensi lima kali per pekan, yakni setiap Senin, Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu.

“Konektivitas baru tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan Taiwan untuk menjelajahi Indonesia, tidak hanya Bali tetapi juga berbagai destinasi lainnya sesuai dengan karakteristik dan tren perjalanan wisman Taiwan,” ujar Made.

Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo mengatakan Taiwan merupakan pasar yang sangat potensial bagi pariwisata Indonesia. Tingginya minat masyarakat Taiwan melakukan perjalanan ke luar negeri serta semakin baiknya konektivitas udara memberikan peluang bagi Indonesia untuk memperbesar pangsa pasar pariwisata di Taiwan.

Menurut Arif, kolaborasi antara Kemenpar, KDEI Taipei, maskapai penerbangan, asosiasi, travel agent, tour operator, hotel, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar potensi tersebut dapat dikonversi menjadi peningkatan nyata kunjungan wisatawan Taiwan ke Indonesia.

“Karena itu, kita perlu memperkuat promosi, memperluas kerja sama B2B, dan menawarkan lebih banyak destinasi Indonesia di luar Bali,” ujar Arif.

Adapun industri pariwisata Indonesia yang terlibat dalam sales mission kali ini meliputi ARSAwisata Tours, Panorama Destination, Floressa Bali Tours, Java Traveller Indonesia, Bali Megah Wisata (BMW), TJTS-Bali, PT Anugerahjaya Sukses Lestari, Travel Hangar, PT Yorker Holidays DMC, Elior Tour, Monas Tours & Travel, STAT Indonesia Tours, The Saku Travel, dan Zada Liveaboard.

Sementara itu, dari sektor akomodasi hadir Impiana Private Villas Seminyak, Louvre Hotels Group South East Asia, Hotel Kimaya Sudirman Yogyakarta by HARRIS, Hotel MaxOne Ubud, Tijili Benoa Hotel, PHM Hotels, dan Lereng Bromo Hotel.

Sumber : https://kemenpar.go.id/berita/kemenpar-perluas-pasar-wisman-taiwan-melalui-wonderful-indonesia-sales-mission

Baca Terusannya »»  

Pemerintah Perkuat Satgas Darat dan Udara Penanganan Karhutla di Provinsi Jambi

 


JAMBI - Pemerintah pusat terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas, salah satunya adalah Provinsi Jambi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mengoptimalkan dukungannya terhadap satgas darat dan udara yang masih melakukan upaya penanganan melalui operasi gabungan di wilayah terdampak. 

Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., saat memimpin rapat koordinasi teknis penanganan karhutla di Provinsi Jambi yang berlangsung di ruang rapat Bandara Sultan Thaha Saifuddin, Kota Jambi, Rabu (2/9).

Dalam rapat tersebut, Kepala BNPB menjelaskan sejumlah skema dukungan yang akan diberikan BNPB untuk memperkuat penanganan di lapangan. Dukungan tersebut salah satunya berupa bantuan keuangan melalui pemberian uang semangat bagi petugas gabungan yang terlibat dalam penanganan karhutla, meliputi personel TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, relawan, hingga masyarakat yang turut membantu.

“Memang kesimpulannya, dari sejumlah analisa dari lapangan, Satgas Darat ini harus maksimal. Sehingga kami akan siapkan dukungan keuangan ya,” terang Suharyanto.

Menurut Kepala BNPB, dukungan tersebut merupakan bagian dari strategi yang diperlukan untuk semakin memperkuat kinerja satgas darat dalam penanganan karhutla yang saat ini terdapat 5.984 personel untuk pemadaman dan pendinginan. Langkah ini dilakukan menyusul efektivitas upaya penanganan yang dilakukan Satgas Darat di lapangan dalam memadamkan api. 

“Berdasarkan analisa operasi-operasi yang telah dilaksanakan, satgas darat ini memang cara paling efektif dalam pemadaman. Sehingga penguatan satgas darat perlu dilakukan untuk mendukung operasi pemadaman,” jelas Kepala BNPB.

Di sisi lain, BNPB terus mengoptimalkan dukungan terhadap satgas udara melalui pengerahan helikopter patroli udara sebanyak dua unit, empat unit helikopter water bombing dan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) yang hingga kini masih berlangsung.

Kepala BNPB menginstruksikan agar pelaksanaan OMC tetap dilakukan meskipun potensi pertumbuhan awan hujan relatif kecil. Upaya tersebut dinilai penting sebagai langkah antisipasi untuk meningkatkan keamanan wilayah dari potensi karhutla sekaligus membantu memperbaiki kualitas udara melalui potensi turunnya hujan. Sementara itu, pengerahan helikopter water bombing diminta untuk dimaksimalkan sesuai kondisi di lapangan. Apabila diperlukan, seluruh unit helikopter dapat difokuskan pada satu titik untuk mempercepat dan mengoptimalkan proses pemadaman.

Dukungan lain yang diberikan oleh BNPB ialah logistik dan peralatan ke daerah terdampak karhutla di Provinsi Jambi, seperti Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Tanjab Timur, dan Kabupaten Batanghari, serta kepada BPBD Provinsi Jambi. 

Hingga Selasa (1/9), luas lahan yang terbakar di Provinsi Jambi tercatat mencapai 1.776,56 hektare. Saat ini, penanganan difokuskan pada tujuh titik api dengan total luas 13 hektare. Dari luasan tersebut, lima hektare telah berhasil dipadamkan, sementara delapan hektare lainnya masih dalam proses pemadaman.

“Mudah-mudahan ya yang 8 hektar hari ini dipadamkan ini betul-betul padam dan tidak ada lagi titik api,” harap Suharyanto. 

Usai rapat koordinasi, Kepala BNPB bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Gubernur Jambi Al Haris, serta sejumlah pejabat terkait melakukan patroli udara menggunakan pesawat Cessna Caravan untuk memantau kondisi karhutla di wilayah Jambi. Dari hasil peninjauan udara tersebut, tim menemukan titik api yang berada di wilayah Lubuk Ruso, Kabupaten Batang Hari.

“Tadi saya bersama Menteri Kehutanan dan Gubernur telah melakukan rapat koordinasi dengan Forkopimda, kemudian dilanjutkan dengan tinjauan udara. Dari hasil pemantauan, kami menemukan satu titik yang diduga merupakan kebakaran baru, meskipun skalanya masih kecil. Pemantauan seperti ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan dan luasan lahan yang terbakar setiap harinya. Data dari SiPongi kemudian dikonfirmasi melalui patroli udara untuk memastikan apakah titik panas tersebut merupakan kebakaran atau sumber panas lainnya. Dengan demikian, perkembangan karhutla dapat terus dipantau secara real-time,” jelas Suharyanto.

Kepala BNPB berharap rangkaian rapat koordinasi dan tinjauan udara bersama pemerintah pusat dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, berbagi semangat, sekaligus memastikan dukungan kepada pemerintah daerah dalam upaya bersama menangani karhutla di Jambi dan sejumlah wilayah lainnya.

Sumber : https://www.bnpb.go.id/berita/pemerintah-perkuat-satgas-darat-dan-udara-penanganan-karhutla-di-provinsi-jambi


Baca Terusannya »»  

Hari Kesembilan Belas, Bantuan TNI untuk Korban Gempa NTT Tembus 1.061,822 Ton

 


(Puspen TNI). Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

Sebanyak 7,219 ton bantuan dikirim TNI pada hari ini ke wilayah terdampak. Pengiriman tersebut menjadi bagian dari rangkaian dukungan yang dilaksanakan sejak awal penanganan gempa di NTT.

Secara keseluruhan, bantuan yang telah dikirim TNI untuk masyarakat terdampak gempa NTT sebanyak 1.061,822 ton. Bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah terdampak.

Bersama pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, dan unsur terkait lainnya, TNI terus bersinergi dalam mendukung kelancaran penanganan serta pemulihan wilayah terdampak gempa.

 

 

Sumber : https://tni.mil.id/view-267403-hari-kesembilan-belas-bantuan-tni-untuk-korban-gempa-ntt-tembus-1-061-822-ton.html 

Baca Terusannya »»  

80,6 Persen Warga Sudah Online, Wamen Nezar Patria: Indonesia Jangan Cuma Jadi Pasar Digital


 

Sebanyak 80,6 persen penduduk Indonesia telah terhubung ke internet.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengatakan jumlah tersebut harus menjadi modal bagi Indonesia untuk menjadi pemain dalam ekosistem digital, bukan sekadar pasar bagi produk dan platform global.

“Dengan jumlah ini kita punya market power luar biasa. Jangan hanya berhenti pada market power. Kita harus bisa menjadi pemain yang signifikan dalam ekosistem digital yang sedang bertumbuh cukup dahsyat,” ujar Wamen Nezar saat menghadiri peringatan 20 tahun Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) di Jakarta Selatan, Selasa (01/09/2026).

Menurut Wamen Nezar, salah satu bagian penting dari posisi Indonesia di ruang digital adalah penggunaan domain .id.

PANDI mencatat jumlah domain .id kini telah mencapai sekitar 1,5 juta.

Oleh karena itu, Pemerintah bersama PANDI dan industri perlu memperluas penggunaan .id untuk UMKM, institusi pendidikan, dan layanan publik.

Menurutnya, penggunaan domain Indonesia dapat membuat kehadiran berbagai layanan dan aktivitas ekonomi lokal lebih mudah dikenali di internet.

“Pemerintah bersama PANDI dan industri perlu memperluas adopsi domain .id bagi UMKM, institusi pendidikan, hingga layanan publik,” kata Wamen Nezar.

Wamen Nezar juga melihat .id sebagai ruang untuk membawa kekayaan bahasa dan budaya Indonesia ke internet.

Ia mencontohkan aksara dan bahasa Bali yang saat ini sudah dapat digunakan dalam domain .id.

“Domain .id ini bukan cuma dua huruf, ID. Di belakang itu adalah simbol dan kekayaan culture, knowledge, dan wisdom Nusantara,” ujarnya.

Menurut Wamen Nezar, kehadiran bahasa dan aksara daerah di ruang digital semakin penting ketika generasi muda lebih mudah mengenal budaya asing melalui internet.

“Kita punya begitu banyak bahasa, tetapi generasi muda kita malah tidak kenal,” katanya.

Di tengah pertumbuhan penggunaan domain, Wamen Nezar juga meminta aspek keamanan masuk sejak perancangan layanan.

Ia menilai layanan berbasis .id harus memperhatikan risiko penipuan, konten berbahaya, eksploitasi anak, serta pengumpulan data yang tidak sesuai ketentuan.

“Keamanan dan kepercayaan harus dibangun sejak tahap perencanaan,” ujar Wamen Nezar.

Ia juga meminta PANDI membangun pertukaran data dengan registry, registrar, penyelenggara jasa internet, lembaga keamanan siber, dan tim respons insiden untuk mendeteksi serta menangani penyalahgunaan domain.

Selain keamanan, Wamen Nezar menekankan akses domain .id harus tetap terbuka, inklusif, interoperable, dan terjangkau.

Kesiapan universal acceptance juga diperlukan agar nama domain dengan beragam bahasa dan aksara dapat digunakan secara luas.

Memasuki 20 tahun pengelolaan domain Indonesia, Wamen Nezar menilai ukuran keberhasilan PANDI tidak berhenti pada jumlah domain.

Wamen Nezar berharap .id semakin menjadi bagian dari aktivitas masyarakat Indonesia di ruang digital.

 

 

Sumber : https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/806-persen-warga-sudah-online-wamen-nezar-patria-indonesia-jangan-cuma-jadi-pasar-digital 

Baca Terusannya »»  

Menko Polkam: Purnawirawan Hanya Pensiun Bertugas, Bukan Berhenti Mengabdi kepada Bangsa

 


Polkam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menegaskan bahwa masa pensiun bukan berarti berakhirnya pengabdian kepada bangsa dan negara. Menurutnya, sumpah prajurit tidak pernah dicabut ketika seseorang memasuki masa purna tugas sehingga semangat dan tanggung jawab kebangsaan harus tetap dijaga.

“Artinya, pengabdian kita kepada negara tidak ada batas berhentinya. Kita akan berhenti ketika tembakan salvo mengantar kita sampai ke liang lahat,” ujar Menko Polkam saat menerima kunjungan silaturahmi Perhimpunan Purnawirawan TNI Angkatan Udara (PPAU) di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Menko Polkam menilai pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki para purnawirawan merupakan aset penting bagi bangsa dan negara. Di tengah dinamika geopolitik, perkembangan teknologi, serta berbagai tantangan politik dan keamanan yang terus berubah, pemikiran para purnawirawan yang pernah mengemban tugas kebangsaan tetap memiliki relevansi strategis.

“Tentunya kita harus terus berpikir, apa yang masih bisa kita abdikan kepada bangsa. Maka itu, kita perlu ada forum seperti ini, berkomunikasi, dan terus mengikuti perkembangan apa yang terjadi di negara ini. Kita pernah mengemban tugas kebangsaan ini sehingga pengalaman dan pemahaman kita tetap dapat memberikan manfaat,” katanya.

Menko Polkam juga membuka ruang komunikasi yang luas bagi para purnawirawan untuk menyampaikan pandangan maupun masukan sesuai dengan bidang tugas dan pemahaman masing-masing.

Dalam silaturahmi tersebut, rombongan PPAU dipimpin oleh Marsdya TNI (Purn.) Wieko Syofyan selaku Plt. Ketum PPAU serta didampingi Marsekal TNI (Purn.) Herman Prayitno, Marsekal TNI (Purn.) I.B. Putu Dunia, dan jajaran PPAU lainnya. Turut mendampingi Menko Polkam, Wamenko Polkam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus, Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, dan para deputi.

 

Sumber : https://polkam.go.id/menko-polkam-purnawirawan-hanya-pensiun-bertugas-bukan-berhenti-mengabdi-kepada-bangsa/ 

Baca Terusannya »»  

Kapolri Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Sejumlah Pejabat Polri

 


JAKARTA — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat di lingkungan Polri. Upacara tersebut digelar di Rupattama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).

Serah terima jabatan tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis, baik di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan. Berdasarkan daftar pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan, sejumlah posisi mengalami pergantian sebagai bagian dari dinamika organisasi Polri.

Beberapa jabatan yang diserahterimakan antara lain Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri), Kapolda Sulawesi Utara, Karopaminal Divpropam Polri, Asisten Sumber Daya Manusia (AS SDM) Kapolri, Koorsahli Kapolri, hingga sejumlah jabatan kewilayahan.

Dalam rotasi tersebut, Komjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si. menyerahkan jabatan Astamaops Kapolri dan memasuki masa pensiun. Posisi tersebut selanjutnya diisi Irjen Pol. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H. yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Utara.

Sementara itu, jabatan Kapolda Sulawesi Utara selanjutnya diemban Brigjen Pol. Yudo Hermanto, S.I.K., M.M. yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri.

Pergantian juga terjadi pada posisi AS SDM Kapolri. Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si. memasuki masa pensiun dan posisinya digantikan Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Selain itu, Irjen Pol. Drs. Herry Rudolf Nahak, M.Si. memasuki masa pensiun dari jabatan koorsahli Kapolri. Posisi tersebut selanjutnya diisi Irjen Pol. Drs. Ruslan Effendi, M.Si. yang sebelumnya menjabat Sahli Sosial Politik Kapolri.

Pada jabatan kewilayahan, Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han. yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat Daya mendapat penugasan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan Kapolda Papua Barat Daya selanjutnya diisi Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H. yang sebelumnya menjabat Wakapolda Riau.

Sementara itu, sejumlah jabatan lainnya yang turut berganti yakni Kayanma Polri, Karobinopsnal Baharkam Polri, serta Kabagpamwal Roprovos Divpropam Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, upacara serah terima jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.

“Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Pergantian ini merupakan proses pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi untuk memastikan roda organisasi terus berjalan secara optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Isir dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Ia menambahkan, setiap pejabat yang menerima amanah baru diharapkan dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawabnya serta melanjutkan program yang telah berjalan.

“Setiap jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh integritas, profesionalitas, dan komitmen. Polri berharap para pejabat yang baru dapat segera menjalankan tugas serta memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat,” ujarnya.

Baca Terusannya »»  

Menhan Sjafrie Terima Dubes Rusia untuk RI, Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Rusia

 


Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima Duta Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia H.E. Sergei Gennadievich Tolchenov di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan hubungan bilateral Indonesia-Rusia serta langkah konkret untuk semakin memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara. Sejumlah hal yang dibahas meliputi rencana kunjungan kerja ke Rusia, peningkatan dialog dan latihan bersama antarmatra, kerja sama pasukan khusus, pendidikan dan pelatihan personel, serta pengembangan kapasitas di bidang kedokteran militer.

Indonesia memandang Rusia sebagai salah satu mitra penting dalam membangun kerja sama pertahanan yang dilandasi prinsip saling menghormati, saling percaya, kepentingan bersama, serta penghormatan terhadap kedaulatan masing-masing negara.

Dalam pertemuan tersebut, Menhan Sjafrie didampingi Kabaloghan Kemhan dan Dirjen Strahan Kemhan.

 

 

Sumber : https://www.kemhan.go.id/2026/09/02/menhan-sjafrie-terima-dubes-rusia-untuk-ri-bahas-penguatan-kerja-sama-pertahanan-indonesia-rusia.html 

Baca Terusannya »»  

Menhan Sjafrie Terima Duta Besar Republik Belarus untuk Republik Indonesia

 


Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima Duta Besar Republik Belarus untuk Republik Indonesia H.E. Dr. Raman Ramanouski di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Indonesia memandang Belarus sebagai mitra penting dalam membangun kerja sama pertahanan yang konstruktif, termasuk melalui penguatan komunikasi, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama yang mendukung peningkatan kemampuan pertahanan nasional.

Hubungan yang dilandasi rasa saling percaya, saling menghormati dan kepentingan bersama akan terus menjadi fondasi bagi penguatan kemitraan Indonesia dan Belarus.

Pada pertemuan ini, Menhan Sjafrie didampingi oleh Kabaloghan Kemhan dan Dirjen Strahan Kemhan. 

 

 

Sumber : https://www.kemhan.go.id/2026/09/02/menhan-sjafrie-terima-duta-besar-republik-belarus-untuk-republik-indonesia.html 

Baca Terusannya »»  

Wamenhan Wakili Menhan Hadiri Pengucapan Sumpah Jabatan Gubernur dan Deputi Bank Indonesia

 


Jakarta — Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto mewakili Menteri Pertahanan RI menghadiri Pengucapan Sumpah Jabatan Gubernur dan Deputi Bank Indonesia yang dilaksanakan di ruang Prof. Mr. Dr. Koesoemah Atmadja, lantai 14 Tower Mahkamah Agung RI, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Pengucapan sumpah jabatan dilakukan di hadapan Yang Mulia Ketua Mahkamah Agung RI kepada Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, serta Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pengambilan tempat oleh para pejabat dan rohaniwan. Selanjutnya, Ketua Mahkamah Agung RI memasuki ruang upacara dan acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden RI, kata pengantar sumpah jabatan oleh Ketua Mahkamah Agung RI, serta pengucapan sumpah jabatan oleh Gubernur BI, Deputi Gubernur Senior BI, dan Deputi Gubernur BI. Rangkaian tersebut diakhiri dengan penandatanganan berita acara sumpah jabatan.

Dalam sumpah jabatannya, Destry Damayanti menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah sebagai Gubernur Bank Indonesia dengan penuh tanggung jawab, tidak memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada pihak mana pun, serta tidak menerima janji atau pemberian dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan jabatannya.

Komitmen serupa disampaikan Aida S. Budiman dan Solikin M. Juhro yang menyatakan kesetiaan kepada negara, konstitusi, dan haluan negara serta kesanggupan menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan dengan sebaik-baiknya.

Acara ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang telah mengucapkan sumpah jabatan.

 

 

Sumber : https://www.kemhan.go.id/2026/09/03/wamenhan-wakili-menhan-hadiri-pengucapan-sumpah-jabatan-gubernur-dan-deputi-bank-indonesia.html 

Baca Terusannya »»  

Pelantikan Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia

 


Pada hari ini, Rabu, 2 September 2026, Ketua Mahkamah Agung, Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. melantik Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Pelantikan ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 92/P Tahun 2026 tanggal 1 September 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Gubernur Bank Indonesia. Masa jabatan ini berlaku selama 5 (lima) tahun.

Dengan demikian, susunan Dewan Gubernur Bank Indonesia menjadi sebagai berikut:


Gubernur: Destry Damayanti
Deputi Gubernur Senior: Aida S. Budiman
Deputi Gubernur:

Penetapan Anggota Dewan Gubernur ini menandai keberlanjutan kepemimpinan Dewan Gubernur Bank Indonesia dalam melaksanakan tugas dan kewenangan Bank Indonesia sesuai amanat Undang-Undang. Bank Indonesia akan terus memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, bersinergi erat dengan Pemerintah dan otoritas terkait.



Baca Terusannya »»  

Komisi XI DPR RI Sepakati Asumsi Dasar Ekonomi Makro dalam RAPBN 2027

 

 

Jakarta, Kemenkeu – Komisi XI DPR RI menyepakati Asumsi Dasar Ekonomi Makro, Sasaran Pembangunan, dan Indikator Pembangunan dalam Rancangan APBN Tahun Anggaran 2027. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun dalam Rapat Kerja hari ini bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, dan perwakilan Kepala BPI Danantara.

“Alhamdulillah dengan semua proses yang ada, kami telah menyepakati dan kesimpulan rapat saya nyatakan disetujui,” ucap Ketua Komisi XI Mukhamad Misbakhun di Kompleks DPR RI pada Rabu (2/9).

Dalam Rapat Kerja tersebut, Komisi XI menyepakati berbagai indikator dalam Asumsi Dasar Ekonomi Makro. Di antaranya pertumbuhan ekonomi yang ditarget sebesar 6,0 % (yoy), laju inflasi 2,5% (yoy), nilai tukar rupiah: Rp17.500 per dolar AS, dan suku bunga SBN 10 tahun: 6,9 persen.

Selain itu, Komisi XI juga menyetujui sejumlah sasaran dan indikator pembangunan seperti Tingkat Kemiskinan 6,0%-6,5%, Tingkat Kemiskinan Ekstrem 0%-0,5%, Rasio Gini 0,360-0,365, Tingkat Pengangguran Terbuka 4,30%-4,87%, Indeks Modal Manusia: 0,575, Indeks Kesejahteraan Petani 0,8038, Nilai Tukar Petani 126-128, dan Nilai Tukar Nelayan 106-110.

Sementara, Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja Formal sebesar 40,81%, Penciptaan Lapangan Kerja Baru ditargetkan mencapai 2,57 juta-3,49 juta orang, GNI per Kapita US$5.800-5.840 atau 98,54-99,22 juta rupiah, serta Indeks Kualitas Lingkungan Hidup 76,84.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi XI DPR RI atas dukungan solid dalam rangkaian pembahasan Asumsi Dasar Ekonomi Makro RAPBN tahun 2027 yang telah berjalan dinamis dan konstruktif.

Menurutnya, upaya tersebut menghasilkan komitmen kuat untuk mendorong arah kebijakan fiskal tahun 2027 menjadi semakin efektif untuk akselerasi pertumbuhan dan kesejahteraan. Ia menambahkan, seluruh masukan, pandangan, dan saran serta kesepakatan yang dicapai dalam Rapat Kerja akan ditindak lanjuti dan dipedomani untuk penyempurnaan kebijakan dalam penyusunan arsitektur RAPBN 2027.

“Semoga seluruh ikhtiar, pemikiran, dan kerja sama yang telah kita lakukan menjadi bagian dari upaya besar untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” pungkasnya.

 

 

Sumber : https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/Komisi-XI-Sepakati-Asumsi-Makro-RAPBN-2027 

Baca Terusannya »»  

DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Dasar Ekonomi Makro, Sasaran Pembangunan, dan Indikator Pembangunan dalam RAPBN 2027

 

 

Jakarta, – Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Menteri Keuangan, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, dan Kepala BPI Danantara menyepakati asumsi dasar ekonomi makro, sasaran pembangungan, dan indikator pembangungan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun anggaran 2027 pada Rabu (02/09). 

Dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR yang membahas pengambilan keputusan atas Asumsi Dasar dalam RUU APBN tahun anggaran 2027 hari ini, indikator pertumbuhan ekonomi disepakati sebesar 6,0 persen (YoY), inflasi sebesar 2,5 persen (YoY), nilai tukar Rupiah sebesar Rp17.500 per USD, dan suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,9 persen.

Selanjutnya, sasaran dan indikator pembangunan yang disepakati yaitu Tingkat Kemiskinan 6,0 - 6,5 persen; Tingkat Pengangguran Terbuka 4,30 - 4,87 persen; Indeks Modal Manusia 0,575; Indeks Kesejahteraan Petani 0,8038, Indeks Nilai Tukar Petani 126 - 128, Indeks Nilai Tukar Nelayan 106 - 110; Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja Formal 40,81 persen, Penciptaan Lapangan Kerja Baru 2,57 - 3,49 juta orang; GNI per kapita (USD) 5.800 - 5.840, GNI per kapita (juta Rupiah) 98,54 - 99,22; dan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup 76,84. 

Sementara itu, Tingkat Kemiskinan Ekstrem disepakati sebesar 0 - 0,5 persen (dalam Nota Keuangan RAPBN 2027 sebesar 0 persen), dan indeks Rasio Gini disepakati 0,360 - 0,365 (dalam Nota Keuangan RAPBN 2027 sebesar 0,362 - 0,367).

Menanggapi kesepakatan tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan apresiasi pemerintah atas dukungan DPR dalam serangkaian pembahasan asumsi dasar ekonomi makro RAPBN Tahun 2027. 

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota Komisi XI DPR RI atas dukungan yang solid dalam serangkaian pembahasan asumsi dasar ekonomi makro RAPBN Tahun 2027 yang berjalan dinamis dan konstruktif, sehingga menghasilkan komitmen yang kuat untuk mendorong arah kebijakan fiskal tahun 2027 yang semakin efektif untuk akselerasi pertumbuhan dan kesejahteraan,” ungkap Menkeu. 

Menkeu menambahkan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti dan mempedomani seluruh masukan, pandangan, dan saran serta kesepakatan yang dicapai hari ini untuk penyempurnaan kebijakan dalam penyusunan arsitektur RAPBN 2027.

“Semoga seluruh ikhtiar, pemikiran, dan kerja bersama yang telah kita lakukan menjadi bagian dari upaya besar untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” pungkas Menkeu. 






Baca Terusannya »»  

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Vladivostok

 



Sapaan hangat dan akrab mahasiswa Indonesia menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Vladivostok, Federasi Rusia, pada Rabu, 2 September 2026. Sejumlah mahasiswa Indonesia yang membawa bendera Merah Putih tampak antusias dan penuh kebanggaan menyambut kehadiran Kepala Negara.

Andini Yuliasari, salah satu mahasiswa Indonesia yang telah empat tahun menempuh pendidikan di Vladivostok, mengaku gugup sekaligus senang dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Baginya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan.

“Perasaannya tentu saja deg-degan, merasa senang campur deg-degan karena ini pertama kalinya bisa bertemu Bapak dan diberikan kesempatan untuk salaman sama Bapak. Buat saya itu sangat berkesan,” tuturnya.

Menurut Andini, kehadiran Presiden Prabowo di Vladivostok menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Ia juga menilai keikutsertaan Presiden dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 dapat makin mempererat hubungan Indonesia dan Rusia.

“Ini menurut saya bisa membuat Indonesia dan Rusia menjadi lebih dekat lagi,” ungkapnya.

Andini berharap Presiden Prabowo selalu diberikan kesehatan dan dapat terus membawa Indonesia menjadi lebih baik. “Semoga tentunya Bapak sehat selalu, semoga juga Bapak bisa membuat Indonesia menjadi lebih baik lagi ke depannya,” harapnya.

Sementara itu, Kiki Rizki Agustiani, mahasiswa pascasarjana psikologi, mengaku antusias dapat menyambut langsung Presiden Prabowo. Kiki yang telah tiga tahun tinggal di Vladivostok menyebut kedatangan Presiden Prabowo menjadi pengalaman pertamanya melihat langsung Presiden Indonesia di kota tersebut.

“Jujur ini senang banget karena pengalaman pertama saya juga. Dan saya di Rusia ini di Vladivostok, untuk Presiden yang pertama kali datang setelah sekian lama yaitu Pak Prabowo,” ujarnya.

Kiki pun menyampaikan pesan kepada Presiden Prabowo agar terus semangat dalam mengemban amanah sebagai pemimpin bangsa Indonesia. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap Presiden Prabowo.

“Semangat terus, Bapak. Saya selalu berpikir positif sama Bapak. Saya bangga punya Presiden seperti Bapak Prabowo,” pungkasnya.

Pertemuan singkat tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para mahasiswa. Ribuan kilometer dari Tanah Air, kibaran Merah Putih dan sapaan anak-anak Indonesia di Vladivostok menjadi pengingat bahwa di mana pun berada, rasa bangga dan kecintaan kepada Indonesia tetap menyatukan.




Baca Terusannya »»  

Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11, Langkah Strategis Presiden Prabowo di Vladivostok


 


Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandar Udara Internasional Vladivostok, Federasi Rusia, pada Rabu, 2 September 2026, pukul 10.45 waktu setempat (WS). Kehadiran Presiden Prabowo di Vladivostok memenuhi undangan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, untuk hadir sebagai tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang digelar di Far Eastern Federal University (FEFU).

Di bandara, ketibaan Presiden Prabowo disambut oleh Vice Governor of Primorye Region, Said Yusupov dan Minister of Foreign Relations of Vladivostok, Konstantin Sidorenko. Selain itu, Kepala Negara turut disambut oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus Jose Antonio Morato Tavares dan Atase Pertahanan KBRI Moskow Marsma TNI Budi Susilo, serta Konsul Kehormatan RI di Vladivostok Anton Zubkho.

Kedatangan Kepala Negara di Vladivostok menjadi bagian dari penguatan hubungan Indonesia dan Rusia yang terus berkembang di berbagai bidang. Kehadiran Presiden sebagai tamu kehormatan utama juga mencerminkan eratnya hubungan kedua negara.

Sebelumnya, pada tahun 2025 lalu, Presiden juga hadir sebagai tamu kehormatan pada St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF). Kehadiran Presiden kali ini juga melanjutkan partisipasi aktif Indonesia dalam forum ekonomi internasional.

Lebih luas, kunjungan Presiden ke Vladivostok menjadi momentum untuk memperluas kerja sama antara Indonesia dan Rusia di berbagai bidang. Sejumlah isu strategis seperti ekonomi, perdagangan, investasi, maupun sektor potensial lain akan menjadi bagian penting dalam agenda kunjungan ini.

Sebelumnya, Presiden beserta rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Selasa (1/9), pukul 23.20 WIB. Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Federasi Rusia yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.




Baca Terusannya »»  

Terima 3 Tim Mahasiswa UB Termasuk Pembuat Rompi Anti Tantrum, Wapres Dukung Inovator Muda Hadirkan Penelitian Bermanfaat Bagi Masyarakat

 


Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi perwakilan dosen dan mahasiswa berprestasi Universitas Brawijaya di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (02/09/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk memperkenalkan karya inovatif yang dikembangkan di bidang kesehatan sekaligus berdiskusi mengenai pengembangan talenta mahasiswa.

Dalam audiensi tersebut, para mahasiswa Universitas Brawijaya memperkenalkan tiga inovasi di bidang kesehatan. Salah satunya adalah ADAPT-V, merupakan rompi yang mengintegrasikan sensor detak jantung dan gerakan dengan teknologi machine learning dan IoT untuk membantu mengidentifikasi kondisi tantrum pada anak dengan autism spectrum disorder (ASD). Ketika sistem mendeteksi kondisi tersebut, rompi dirancang mengembang dan memberikan tekanan pada tubuh anak, sehingga menimbulkan sensasi pelukan. Rompi akan kembali ke bentuk semula saat kondisi anak terdeteksi telah stabil.

Wapres sangat mengapresiasi karya yang diperkenalkan mahasiswa dan mendorong agar inovasi terus dikembangkan hingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pesan dari Mas Wapres bahwa alat ini tidak saja berhenti sampai di sini. Tidak saja berhenti sampai dipublikasi, tapi harus berhenti sampai dihilirisasi, dan produk ini harus punya manfaat,” papar Kepala Pengembangan Talenta Mahasiswa Universitas Brawijaya, Abu Bakar Sambah.

Selain ADAPT-V, para mahasiwa juga memperkenalkan Transaid dan Vitalsense. Transaid memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan pencitraan tiga dimensi untuk membantu mendeteksi celah antara bahan tambalan dengan gigi asli. Sedangkan, Vitalsense merupakan perangkat pemantauan kesehatan secara non-invasif yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT) dan machine learning untuk melakukan screening terhadap enam parameter kesehatan, yaitu suhu tubuh, tekanan darah, saturasi oksigen, kolesterol, glukosa, dan denyut nadi.

Tak hanya mendorong pengembangan inovasi, Wapres juga mengingatkan mahasiswa untuk terus mengasah potensi dan minat yang dimiliki di berbagai bidang.

“Arahan lainnya dari Mas Wapres adalah kembangkan potensi yang dimiliki oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa Universitas Brawijaya. Kembangkan potensi diri, kembangkan minat dan bakat. Entah itu bidangnya mau sainstek (sains dan teknologi), bidangnya ada di sosial humaniora, yang penting kembangkan potensi diri,” tutur Abu Bakar.

Pada kesempatan yang sama, Wapres turut menekankan pentingnya memperluas pengalaman mahasiswa dan melakukan proses belajar tidak hanya sekadar di dalam kampus, tapi juga di lingkungan sosial untuk menghasilkan ide-ide kreatif dan inovatif yang bermanfaat.

“Pesan dari Mas Wapres untuk kita semua, belajar itu bisa di mana saja, bisa di ruang kelas, bisa di luar dari ruang kelas. Memahami masyarakat, memahami kondisi sosial, memahami kondisi politik dan ekonomi di luar ruang kelas sehingga yang paling penting itu adalah mencari ide-ide segar, ide-ide inovasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada,” ungkap Abu Bakar.

Wapres juga mengingatkan para mahasiswa untuk senantiasa aktif dalam menjalani proses pendidikan dan kehidupan bermasyarakat.

“Sehingga mahasiswa memang harus dituntut untuk selalu aktif dalam berbagai hal. Jadi aktif dalam belajar, aktif dalam memahami masalah sosial, dan yang paling utama adalah memberikan solusi nyata untuk kepentingan bersama,” pungkasnya.

 

 

Sumber : https://wapresri.go.id/terima-3-tim-mahasiswa-ub-termasuk-pembuat-rompi-anti-tantrum-wapres-dukung-inovator-muda-hadirkan-penelitian-bermanfaat-bagi-masyarakat/ 

Baca Terusannya »»  

IHK Agustus 2026 Tetap Terjaga

 



Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Agustus 2026 terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, IHK pada Agustus 2026 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,21% (mtm), sehingga secara tahunan IHK mengalami inflasi sebesar 3,19% (yoy). Inflasi yang tetap terjaga dalam kisaran sasarannya ini merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) serta penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi akan tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5±1% pada 2026 dan 2027.

Inflasi kelompok inti tetap terjaga. Inflasi inti pada Agustus 2026 tercatat sebesar 0,21% (mtm), lebih tinggi dari realisasi bulan sebelumnya sebesar 0,14% (mtm). Inflasi inti tersebut disumbang terutama oleh komoditas emas perhiasan seiring peningkatan harga komoditas emas global di tengah ekspektasi inflasi yang tetap terjaga. Secara tahunan, inflasi inti pada Agustus 2026 tercatat sebesar 2,92% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi bulan sebelumnya sebesar 2,76% (yoy).

Inflasi kelompok volatile food tetap terkendali. Kelompok volatile food pada Agustus 2026 mengalami inflasi sebesar 0,88% (mtm), lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi pada bulan sebelumnya yang tercatat deflasi sebesar 1,68% (mtm). Inflasi kelompok volatile food disumbang terutama oleh komoditas daging ayam ras, cabai rawit, dan beras. Secara tahunan, kelompok volatile food mengalami inflasi sebesar 4,06% (yoy), lebih tinggi dibandingkan realisasi bulan sebelumnya sebesar 2,52% (yoy). Ke depan, inflasi volatile food diprakirakan tetap terkendali didukung oleh sinergi erat pengendalian inflasi Bank Indonesia bersama TPIP dan TPID, serta implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).

Kelompok administered prices mencatat deflasi. Kelompok administered prices pada Agustus 2026 mengalami deflasi sebesar 0,33% (mtm), lebih rendah dibandingkan realisasi pada bulan sebelumnya yang mencatatkan inflasi sebesar 0,25% (mtm). Deflasi terutama disumbang oleh komoditas tarif angkutan udara dan bensin, seiring dengan penurunan harga avtur dan Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Turbo. Secara tahunan, kelompok administered prices tercatat inflasi sebesar 3,32% (yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi bulan sebelumnya sebesar 3,58% (yoy).




Sumber : https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2817626.aspx


Baca Terusannya »»  

Neraca Perdagangan Juli 2026 Mencatat Surplus

 






Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2026 mencatat surplus sebesar 0,12 miliar dolar AS, setelah mencatat defisit pada bulan sebelumnya sebesar 0,45 miliar dolar AS. Dengan perkembangan ini, neraca perdagangan Indonesia periode Januari-Juli 2026 secara kumulatif mencatat surplus sebesar 3,70 miliar dolar AS. Bank Indonesia memandang surplus neraca perdagangan ini positif untuk menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut. Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas lain guna makin memperkuat ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Surplus neraca perdagangan pada Juli 2026 bersumber dari peningkatan surplus neraca perdagangan nonmigas dan penurunan defisit neraca perdagangan migas. Neraca perdagangan nonmigas pada Juli 2026 mencatat surplus sebesar 3,10 miliar dolar AS, lebih tinggi dibandingkan dengan surplus pada bulan sebelumnya sebesar 3,04 miliar dolar AS. Perkembangan tersebut ditopang oleh meningkatnya ekspor nonmigas menjadi sebesar 25,43 miliar dolar AS, terutama berasal dari ekspor produk sumber daya alam berupa bahan bakar mineral maupun produk manufaktur seperti besi dan baja, serta mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya. Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India tetap menjadi kontributor utama ekspor Indonesia. Sementara itu, defisit neraca perdagangan migas tercatat menurun menjadi sebesar 2,98 miliar dolar AS pada Juli 2026 dari realisasi bulan sebelumnya sebesar defisit 3,49 miliar dolar AS, sejalan dengan penurunan impor migas yang lebih besar dibandingkan penurunan ekspor migas.

 

 

 

Sumber : https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2817726.aspx 

Baca Terusannya »»  

Kemendikdasmen Imbau Satuan Pendidikan Validasi Data dan Optimalkan BOS untuk TKA 2026

 


Jakarta,  - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Webinar Sapa Pendidikan dengan topik pelaksanaan pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat Tahun 2026. Webinar ini menjadi ruang bagi satuan pendidikan untuk memperoleh informasi dan pemahaman yang lebih utuh mengenai tahapan pendaftaran, penyiapan data peserta, hingga dukungan yang perlu dipersiapkan satuan pendidikan. 

Pada Agustus 2026, tercatat sudah 3.559.610 siswa yang mendaftar untuk mengikuti TKA. Adapun pendaftarannya akan dibuka hingga 27 September 2026. Pelaksanaan TKA dijadwalkan pada 26–29 Oktober 2026 untuk gelombang pertama dan 2–5 November 2026 untuk gelombang kedua. TKA bersifat tidak wajib, gratis, dan bukan merupakan penentu kelulusan, namun hasilnya dapat digunakan sebagai validator nilai rapor dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Pertama, mekanisme pendaftaran TKA menjadi salah satu pembahasan utama dalam webinar. Satuan pendidikan perlu memastikan seluruh tahapan dilakukan sesuai alur yang telah ditetapkan, mulai dari operator melakukan impor biodata siswa ke laman TKA, mencetak surat pernyataan dari laman TKA, menginput keikutsertaan dan pilihan mata pelajaran, hingga proses Daftar Nominasi Sementara (DNS), finalisasi, penerbitan nomor peserta, dan Daftar Nominasi Tetap (DNT). Untuk itu, satuan pendidikan diimbau tidak menunda proses pendaftaran dan memastikan data peserta telah dimutakhirkan sebelum batas waktu yang ditentukan. 

Menurut Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin, “Pada TKA 2026, setiap siswa wajib mengikuti ujian penuh selama empat hari berturut-turut sesuai gelombangnya,” ujarnya. Terkait data residu, siswa yang datanya belum valid hingga batas pendaftaran tetap berkesempatan mendaftar dan mengikuti ujian susulan. Namun, Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) baru akan diterbitkan setelah data peserta dinyatakan valid.

Kedua, penanganan data residu turut menjadi perhatian karena validitas data peserta menjadi bagian penting dalam proses TKA. Beberapa kondisi residu yang umum ditemukan antara lain Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) kosong atau tidak valid, ketidaksesuaian data kependudukan dengan Dukcapil, data ganda, serta siswa yang belum tercatat pada rombel kelas akhir. Dalam webinar tersebut, dijelaskan sejumlah mekanisme penyelesaian sesuai jenis residu, termasuk melalui Verval PD maupun pengajuan dengan dokumen pendukung. Siswa yang masih memiliki data residu tetap dapat didaftarkan, tetapi apabila data belum valid hingga pelaksanaan susulan, hasil TKA dapat ditahan sampai data tersebut dinyatakan valid. 

Terkait dengan pengintegrasian data siswa dengan database Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), bagi peserta didik jenjang menengah yang mengalami kendala NISN kosong, penerbitan tidak bisa secara otomatis melainkan harus diajukan oleh operator sekolah dengan mengunggah pindaian ijazah asli dari jenjang pendidikan sebelumnya. 

Merujuk data Kementerian Agama, sekitar 534 ribu siswa kelas 12 madrasah yang dialirkan ke sistem TKA, sekitar 412 ribu di antaranya telah memiliki data yang valid. Untuk mendukung validasi tersebut, operator madrasah harus memastikan siswa telah masuk ke dalam rombongan belajar (rombel) aktif pada semester berjalan dan guru telah ditetapkan sebagai pengampu pembelajaran pada rombel tersebut. 

Langkah-langkah tersebut penting dilakukan agar data peserta dapat teralirkan dan tervalidasi dengan baik. Kunci utama agar data siswa madrasah kelas 12 mengalir lancar ke sistem TKA terletak pada keaktifan rombongan belajar. Operator madrasah harus memastikan seluruh siswa sudah masuk ke dalam rombel semester berjalan serta menetapkan guru pengampu mata pelajaran agar status pembelajarannya terdeteksi aktif oleh system.

Terakhir, penggunaan dana BOS untuk mendukung pelaksanaan TKA menjadi pembahasan yang juga mendapat perhatian dari satuan pendidikan. TKA termasuk dalam komponen Pelaksanaan Kegiatan Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran pada BOS Reguler. Dana BOS dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan persiapan, pelaksanaan, maupun evaluasi TKA, termasuk untuk pencetakan kartu dan kegiatan simulasi. Dalam webinar juga dijelaskan bahwa penyewaan perangkat atau device pada prinsipnya diperbolehkan, dengan tetap memperhatikan tata kelola keuangan daerah dan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat. 

Selain kesiapan data dan administrasi, satuan pendidikan juga perlu mempersiapkan kebutuhan pendukung pelaksanaan TKA. Salah satunya berkaitan dengan pembiayaan, termasuk pemanfaatan dana BOS untuk mendukung kegiatan asesmen. Dengan adanya ketentuan tersebut, satuan pendidikan dapat mempersiapkan kebutuhan TKA dengan tetap memperhatikan aturan pengelolaan dana yang berlaku. 

Seluruh kebutuhan operasional persiapan hingga pelaksanaan TKA dapat didukung menggunakan Dana BOS Reguler melalui komponen kegiatan asesmen dan evaluasi pembelajaran. Namun, karena BOS merupakan dana transfer daerah, mekanisme pencairan honorarium maupun sewa perangkat tetap wajib berpedoman pada tata kelola keuangan dan standar harga pemerintah daerah setempat.

"TKA hadir untuk menyediakan informasi capaian individu yang lebih objektif dan adil. Perlu ditegaskan bahwa TKA ini bersifat tidak wajib, tidak dipungut biaya, dan bukan penentu kelulusan. Kelulusan siswa tetap ditetapkan sepenuhnya oleh satuan pendidikan. Namun, hasil TKA sangat berguna sebagai validator nilai rapor pada jalur SNBP serta bahan pertimbangan seleksi mandiri perguruan tinggi," ujar Sekretaris Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Kemendikdasmen, Muhammad Yusro

 

 

Sumber :  https://www.kemendikdasmen.go.id/siaran-pers/16107-kemendikdasmen-imbau-satuan-pendidikan-validasi-data-dan-optimalkan-bos-untuk-tka-2026

Baca Terusannya »»  

Pemprov Jateng dan 6 Kampus UIN Perkuat Sinergi, Sasar Penanganan Kemiskinan hingga Sertifikasi Halal

 


SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat kerja sama dengan enam kampus Universitas Islam Negeri (UIN) di wilayahnya, melalui berbagai program.

Hal itu mengemuka saat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima Forum Rektor UIN se-Jawa Tengah, di kantornya, Rabu (2/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut kerja sama, sekaligus memperkuat sinergi perguruan tinggi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dalam mendorong berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di antaranya, program pengabdian masyarakat seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di daerah dengan kemiskinan ekstrem, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), sertifikasi halal, hingga program-program lain, seperti pendidikan vokasi dan pengolahan sampah.

“Kami siap support (dukung) program Gubernur, dan kami ingin program apapun di Pemprov juga melibatkan Universitas Islam Negeri di Jateng,” kata Ketua Forum Rektor UIN se-Jawa Tengah, Zaenal Mustakim, seusai acara.

Zaenal yang juga Rektor UIN KH Abburahman Wahid Pekalongan mengatakan, memorandum of understanding (MoU) antara Pemprov Jateng dan keenam UIN sudah dilakukan sejak lama. Melalui pertemuan tersebut diharapkan dapat menyelesaikan detail-detail kerja sama dengan dinas-dinas terkait, kemudian merealisasikn dari kerja sama tersebut melalui kerja nyata.

“Kami bidang kajiannya kan keislaman, jadi literasi keagamaan menjadi salah satu fokus utama. Kita juga punya program pemberdayaan masyarakat untuk ekonomi dan UMKM, juga soal sertifikasi halal,” katanya.

Khusus sertifikasi halal, kata Zaenal, secara teknis nanti akan ditindaklanjuti dengan dinas terkait. Apalagi dalam roadmap pembangunan di Jawa Tengah ke depan, ada terkait peningkatan pariwisata dan perekonomian. Termasuk di dalamnya adalah wisata ramah muslim dan sebagainya.

Dalam pertemuan tersebut juga hadir Rektor UIN Walisongo Musahadi, Rektor UIN Raden Mas Sahid Surakarta Toto Suharto, Rektor UIN Sunan Kudus Abdurahman Kasdi, serta Wakil Rektor 1 UIN Salatiga Miftahudin dan Wakil Rektor 3 UIN Saizu Purwokerto Sunhaji.

Masing-masing perwakilan UIN yang datang tersebut juga menyampaikan beberapa program unggulan yang potensial, untuk dikolaborasikan dengan program Pemprov Jateng dan pemerintah kabupaten/kota.

Misalnya, UIN Raden Mas Sahid Surakarta yang akan mengembangkan pendidikan profesi dan vokasi. Beberapa kerja sama dengan pihak lain telah dijalin. Pendidikan vokasi di UIN Raden Mas Sahid Surakarta nanti fokus pada komunitas digital dan media.

Selanjutnya dari UIN Salatiga ada program pengolahan sampah. Program ini sudah ada kerja sama dengan Pemkot Salatiga, mengingat Kota Salatiga membutuhkan rencana yang matang dan akurat terkait pengolahan sampah. Untuk program ini UIN Salatiga juga meminta dukungan dari Pemprov Jateng.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kepada perwakilan UIN se-Jawa Tengah, untuk menindaklanjuti beberapa program bagus yang dimiliki melalui koordinasi dengan dinas-dinas terkait.

Dia juga menyoroti program pengolahan sampah dan pendidikan vokasi, yang dipaparkan oleh perwakilan universitas tersebut.

“Vokasi itu penting, nanti langsung koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Jateng, agar terserap kebutuhan industri atau perusahaan,” kata Luthfi.

Ditambahkan, KKN tematik yang diarahkan ke daerah dengan miskin ekstrem, juga berjalan dengan beberapa kampus.

“Intinya, setiap kegiatan kita harus berorientasi pada hasil, yaitu kesejahteraan masyarakat. Nanti harus ada evaluasi,” pungkas Luthfi.

 

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/pemprov-jateng-dan-6-kampus-uin-perkuat-sinergi-sasar-penanganan-kemiskinan-hingga-sertifikasi-halal/ 

Baca Terusannya »»  

Seminar Hukum dan Kesehatan Dalam Rangkaian Latgabma Super Garuda Shield 2026

 


(Puspen TNI). Seminar Hukum dan Kesehatan sebagai salah satu rangkaian kegiatan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 1 s.d. 2 September 2026 di Kolat Koarmada I, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kegiatan seminar tersebut menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Amerika Serikat, khususnya dalam bidang dukungan kesehatan serta pelayanan medis dalam mendukung pelaksanaan operasi.

Dalam rangkaian kegiatan Medical Subject Matter Expert Exchange (SMEE TNI AL-US Navy), para peserta membahas berbagai materi terkait kemampuan pelayanan kesehatan, antara lain Tactical Combat Casualty Care (TCCC), Damage Control Surgery (DCS), Damage Control Resuscitation (DCR), Prolonged Maritime and Field Care, Casualty Evacuation, serta Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR). Kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI dalam diplomasi pertahanan dan kerja sama militer multinasional.

 

 

Sumber : https://tni.mil.id/view-267370-seminar-hukum-dan-kesehatan-dalam-rangkaian-latgabma-super-garuda-shield-2026.html 

Baca Terusannya »»  

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

 


Padang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi usaha mikro senilai Rp115,77 miliar bagi 38.507 pengusaha mikro terdampak bencana di Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat.
 
Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Rahmadi mengatakan total anggaran tersebut dialokasikan melalui tiga klaster program, yakni Banpres rehabilitasi usaha mikro, pemberdayaan UMKM, serta Klinik UMKM Minang Bangkit.
 
"Total alokasi anggaran untuk Provinsi Sumatera Barat pada 2026 sebesar Rp119,3 miliar yang terbagi dalam tiga klaster, yaitu Banpres rehabilitasi usaha mikro, pemberdayaan UMKM, dan Klinik UMKM Bangkit," ujar Rahmadi saat membuka Sosialisasi Program/Kegiatan Pascabencana Provinsi Sumatera Barat di Padang, Rabu (2/9).
 
Setiap pengusaha mikro yang memenuhi persyaratan akan memperoleh bantuan sebesar Rp3 juta untuk mendukung proses rehabilitasi usaha. Program tersebut menjadi bagian dari total alokasi anggaran Kementerian UMKM untuk pemulihan pascabencana di Sumatera Barat pada 2026 sebesar Rp119,3 miliar.
 
Menurut Rahmadi, pendataan calon penerima menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran. Karena itu, jumlah pengusaha mikro yang diusulkan sebagai calon penerima akan ditambah 25 persen dari kuota yang tersedia untuk mengantisipasi adanya calon penerima yang terkendala dalam proses validasi.
 
"Kalau nanti jumlahnya lebih, data tersebut akan disimpan untuk tahun 2027. Hal ini juga akan memudahkan dinas terkait dalam pendataan pengusaha mikro yang akan menerima Banpres selanjutnya," katanya.
 
Tahapan sosialisasi program telah dimulai sejak Agustus 2026, sedangkan pelaksanaan kegiatan pemberdayaan UMKM direncanakan berlangsung mulai akhir September 2026.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Barat akan melakukan validasi data UMKM terdampak bencana, menyediakan penanggung jawab atau person in charge (PIC), serta memastikan kesiapan lokasi dan peserta kegiatan.
 
Sebanyak 13 kabupaten/kota terdampak bencana di Sumatera Barat akan dikelompokkan ke dalam tiga regional layanan yang berpusat di Kabupaten Agam, Kota Padang, dan Kepulauan Mentawai. 
Pembagian regional tersebut dilakukan untuk mendukung efektivitas pelaksanaan program sekaligus memastikan bantuan menjangkau pengusaha UMKM yang membutuhkan.
 
Rahmadi menekankan pemulihan UMKM pascabencana membutuhkan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terutama dalam memastikan akurasi data penerima serta kelancaran pelaksanaan program di lapangan.
 
"Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama serta memperkuat sinergi dan koordinasi agar program pemulihan berjalan efektif dan tepat sasaran," ujarnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat Endrizal menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Kementerian UMKM, atas pelaksanaan program pemulihan bagi pengusaha UMKM terdampak bencana di Sumatera Barat.
 
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, menurut dia, akan berupaya mempercepat penyelesaian administrasi dan memastikan data calon penerima yang disampaikan memenuhi ketentuan serta menggambarkan kondisi di lapangan secara akurat.
 
"Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan administrasi ini tepat waktu. Jika memungkinkan, kami akan mempercepatnya sesuai yang dijanjikan Bapak Gubernur dalam rapat sosialisasi sebelumnya, tentunya sesuai dengan aturan yang ada dan berdasarkan data yang akurat," kata Endrizal.
 
 
 
Baca Terusannya »»  

Wamenhan RI Hadiri dan Beri Pengarahan Pada Pembukaan Fase 2 Program P3MD untuk Pengembangan Talenta Muda

 



Jakarta – Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto yang juga selaku Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) menghadiri dan memberikan pengarahan strategis pada Kick Off Pembukaan Fase 2 Program Pengembangan Talenta Muda Danantara melalui Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) di Gedung Nawasena Corporate University, Kawasan Mandiri Wijayakusuma, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Dalam arahannya, Wamenhan menyampaikan bahwa pelaksanaan fase 2 ini merupakan tahapan lanjutan setelah para peserta didik menjalani pembentukan karakter pada tahap sebelumnya. Pada fase ini, para peserta diharapkan semakin mengembangkan intelektual, wawasan, dan kompetensi untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan sebagai calon pemimpin BUMN masa depan.

Lebih lanjut Wamenhan juga menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya mempersiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu memahami dan mengemban tanggung jawab dalam mewujudkan tujuan nasional. Dalam konteks pembangunan nasional, peserta didik diharapkan dapat memahami peran strategis BUMN dalam mendukung kesejahteraan umum melalui pengelolaan berbagai sumber daya yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

Melalui Program P3MD, para peserta didik diharapkan dapat menjadi talenta muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan profesional, tetapi juga karakter yang kuat, integritas, serta rasa tanggung jawab dalam mengemban amanah negara.

Kegiatan tersebut turut diisi dengan penyampaian materi dari Managing Director Human Capital PT Danantara Asset Management, Wakil Rektor Bidang Akademik & Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung, serta Wakil Kepala II Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara. 

 

 

Sumber : https://www.kemhan.go.id/2026/09/02/wamenhan-ri-hadiri-dan-beri-pengarahan-pada-pembukaan-fase-2-program-p3md-untuk-pengembangan-talenta-muda.html 

Baca Terusannya »»  

Dibuka Program Beasiswa Zakat Indonesia 2026, Ini Cara Daftarnya

 




Jakarta (Kemenag) --- Program Beasiswa Zakat Indonesia (BeZakat) kolaborasi Kementerian Agama dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) kembali dibuka. 

Pendaftaran BeZakat dibuka dari 24 Agustus hingga 7 September 2026.

Calon peserta mendaftar secara daring dengan melengkapi data dan dokumen persyaratan melalui sistem pendaftaran Beasiswa Kementerian Agama. Program ini memanfaatkan dana zakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari keluarga kurang mampu.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur, mengatakan, zakat memiliki potensi besar untuk memberikan dampak jangka panjang bagi kehidupan mustahik. Salah satunya melalui pemberian akses pendidikan.

“Zakat tidak hanya dapat menjawab kebutuhan mustahik hari ini, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan untuk membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. Melalui pendidikan, zakat dapat membantu melahirkan generasi yang memiliki ilmu, kompetensi, kemandirian, dan kemampuan untuk memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Waryono, Selasa (1/9/2026).

Menurut Waryono, beasiswa pendidikan merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang strategis karena manfaatnya tidak berhenti pada penerima. Peningkatan kapasitas mustahik melalui pendidikan diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi keluarga, masyarakat, hingga pembangunan bangsa.

“Kita ingin memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak bangsa untuk mengembangkan potensi dan melanjutkan pendidikan tinggi. Di sinilah zakat hadir bukan sekadar sebagai bantuan, tetapi sebagai bagian dari ikhtiar membangun manusia yang berkualitas,” kata Waryono.

BeZakat dimulai pada 2025 dan kembali dilanjutkan pada 2026. Program ini ditujukan bagi lulusan pendidikan menengah yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang Strata Satu (S1) di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) yang menjadi mitra program.

BeZakat 2026 diutamakan bagi mustahik dari asnaf fakir dan miskin serta mustahik berprestasi dari asnaf fi sabilillah. Selain prestasi akademik, program ini memberi perhatian kepada calon penerima yang aktif dalam organisasi, dakwah keagamaan, dan kegiatan sosial.

Pilihan program studi mencakup: sains dan teknik, kesehatan, pertanian, ekonomi, hukum dan sosial, serta zakat dan wakaf. Program studi ini diarahkan untuk yang terakreditasi A atau Unggul. Penerima BeZakat diharapkan tidak berhenti pada capaian akademik, tetapi mampu menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Harapannya, penerima BeZakat bukan hanya mendapatkan kesempatan kuliah. Mereka juga tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan mampu mengubah kesempatan yang mereka terima menjadi manfaat bagi orang lain,” katanya.

 

Pendaftaran BeZakat 2026

Pendaftaran BeZakat 2026 dibuka pada 24 Agustus hingga 7 September 2026. Calon peserta mendaftar secara daring dengan melengkapi data dan dokumen persyaratan melalui sistem pendaftaran Beasiswa Kementerian Agama.

Selengkapnya, klik: Pendaftaran Beasiswa BeZakat 2026

Tahapan seleksi beasiswa ini meliputi seleksi administrasi, wawancara potensi diri, ruhiah dan akademik, serta wawancara komitmen dan kepribadian bersama orang tua atau wali. Verifikasi faktual dilakukan apabila diperlukan.

Seleksi administrasi berlangsung pada 8–15 September 2026. Tahapan wawancara dan seleksi berikutnya dilaksanakan hingga pengumuman kelulusan pada 18 November 2026. Orientasi calon penerima beasiswa dijadwalkan pada Desember 2026.

Melalui BeZakat, Kementerian Agama bersama LAZ berupaya menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan. Dana zakat diharapkan membuka akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan melahirkan sumber daya manusia yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi umat dan bangsa

 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/dibuka-program-beasiswa-zakat-indonesia-2026-ini-cara-daftarnya-CyFiE 

Baca Terusannya »»