Dominasi penguasaan bola yang menjadi ciri khas Spanyol membuat Arab Saudi lebih banyak bertahan di area sendiri dan kesulitan mengembangkan permainan.
Spanyol akhirnya menunjukkan kualitas sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026 setelah menghancurkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0 pada laga kedua Grup H di Atlanta Stadium, Minggu (21/6/2026) waktu setempat atau Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Kemenangan meyakinkan ini sekaligus menjadi respons sempurna atas hasil mengecewakan di laga pembuka ketika mereka ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde.
Sejak peluit awal dibunyikan, tim asuhan Luis de la Fuente langsung mengambil alih kendali permainan. Dominasi penguasaan bola yang menjadi ciri khas La Furia Roja membuat Arab Saudi lebih banyak bertahan di area sendiri dan kesulitan mengembangkan permainan.
Tekanan Spanyol akhirnya membuahkan hasil melalui bintang muda Lamine Yamal. Winger berusia 18 tahun yang kembali menjadi starter setelah pulih dari cedera tampil penuh percaya diri. Ia membuka keunggulan Spanyol pada menit ke-10 lewat penyelesaian sederhana setelah menerima umpan matang dari rekan setimnya di dalam kotak penalti.
Gol tersebut membuat permainan Spanyol semakin mengalir. Kombinasi Pedri, Rodri, Dani Olmo, serta Alex Baena terus membongkar pertahanan Arab Saudi yang dipaksa bekerja ekstra sepanjang babak pertama.
Tak lama berselang, Mikel Oyarzabal menggandakan keunggulan. Penyerang Real Sociedad itu memanfaatkan kemelut di depan gawang sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor menit ke-21 melalui penyelesaian jarak dekat. Tiga menit kemudian, Brace Oyarzabal membuat Spanyol menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 3-0.
Memasuki babak kedua, Spanyol tidak mengendurkan intensitas serangan. De la Fuente melakukan sejumlah pergantian pemain tanpa mengurangi kualitas permainan tim. Ferran Torres, Fabian Ruiz, dan para pemain pengganti lainnya tetap mampu mempertahankan dominasi penguasaan bola.
Gol keempat akhirnya lahir setelah tekanan tanpa henti Spanyol memaksa bek Arab Saudi melakukan gol bunuh diri menit ke-49. Bola yang berusaha dihalau Hassan Al-Tambakti justru masuk ke gawang sendiri sehingga membuat keunggulan menjadi 4-0. Spanyol sebenarnya sempat menambah satu gol lagi melalui Ferran Torres, tetapi prosesnya harus melewati pemeriksaan VAR cukup lama sebelum akhirnya dibatalkan karena off-side.
Arab Saudi yang tampil cukup mengejutkan saat menahan Uruguai 1-1 pada pertandingan pertama, kali ini benar-benar tidak mampu keluar dari tekanan. Salem Al-Dawsari dan kawan-kawan hanya sesekali mengandalkan serangan balik, tetapi hampir tidak pernah mampu mengancam gawang Unai Simón.
Kemenangan ini menjadi suntikan moral besar bagi Spanyol. Setelah hanya meraih satu poin pada laga pertama, tambahan tiga poin membuat mereka berada dalam posisi teratas, sekaligus memperbesar peluang untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar.
Laga terakhir Grup H melawan Uruguai diperkirakan akan menjadi penentu juara grup sekaligus ujian sesungguhnya bagi pasukan De la Fuente.
Bagi Arab Saudi, kekalahan telak ini menjadi pukulan berat setelah memulai turnamen dengan hasil positif. Mereka kini wajib bangkit pada pertandingan terakhir menghadapi Tanjung Hijau apabila ingin menjaga peluang lolos, baik sebagai dua besar grup maupun salah satu peringkat ketiga terbaik.
Yang paling menggembirakan bagi kubu Spanyol adalah kembali tajamnya lini depan mereka. Setelah mandul pada pertandingan pembuka, empat gol ke gawang Arab Saudi memperlihatkan bahwa koordinasi antarlini mulai menemukan ritmenya. Penampilan impresif Yamal dan Oyarzabal juga menjadi sinyal positif bahwa La Furia Roja siap kembali bersaing sebagai kandidat kuat peraih trofi Piala Dunia 2026.
Rekaman Pertandingan
Grup H
SPANYOL 4-0 ARAB SAUDI
Waktu: Minggu, 21 Juni
Stadion: Atlanta Stadium (73.019)
Wasit: Raphael Claus (Brasil)
Gol: 1-0 Lamine Yamal 10', 2-0 Mikel Oyarzabal 21', 3-0 Mikel Oyarzabal 24', 4-0 Hassan Al-Tombakti 49' (o.g)
Penguasaan bola: 67%-33%
Tembakan: 22-3
Tembakan ke gawang: 8-1
Sepak pojok: 6-1
Off-side: 2-3
Pelanggaran: 10-2
Kartu kuning: 0-2 (Salem Al-Dawsari 30', Mohamed Kanno 60')
SPORT.DETIK.COM CEKO - Kemenangan di MotoGP Ceko 2026 mengangkat posisi Marc Marquez di klasemen. Marquez semakin mendekati posisi tiga besar klasemen MotoGP.
Marquez
tampil sebagai juara MotoGP Ceko 2026 yang digelar di Sirkuit Brno,
Minggu (21/6/2026) malam WIB. Rider Ducati itu mengungguli Ai Ogura dan
Francesco Bagnaia.
Berkat kemenangan ini, Marquez kini
mengumpulkan 140 poin di posisi keempat klasemen MotoGP. Ia hanya
berjarak 17 poin dari Fabio Di Giannantonio yang ada di posisi ketiga
usai dapat tambahan 13 poin dari finis keempat di Brno.
Marco Bezzecchi yang dilarang ikut balapan MotoGP Ceko 2026
usai memukul marshal memang masih memimpin klasemen dengan 180 poin.
Namun, Bezzecchi kini hanya unggul delapan poin atas Jorge Martin yang
ada di urutan kedua.
Ogura naik ke posisi kelima klasemen MotoGP
dengan 134 poin usai finis kedua di Brno. Sementara itu, Pedro Acosta
melorot ke urutan keenam setelah gagal finis di MotoGP Ceko 2026 dan
tidak mendapat poin.
Bagnaia masih berada di urutan ketujuh dengan
127 poin. Rider Ducati itu hanya berjarak lima poin dari Acosta yang
berada di atasnya.
SPORT.DETIK.COM CEKO - Marc Marquez keluar sebagai juara MotoGP Ceko 2026. Marquez mengungguli Ai Ogura dan Francesco Bagnaia untuk jadi yang pertama menyentuh garis finis.
Marquez
memulai balapan di Sirkuit Brno, Minggu (21/6/2026) malam WIB, dari
posisi keempat. Agresif sejak awal, Marquez memberikan tekanan kepada
Ogura hingga akhirnya memimpin balapan sejak lap 16.
Sementara
itu, Bagnaia yang sempat memimpin balapan akhirnya harus puas finis
ketiga. Rider Italia itu dilewati Marquez dan Ogura.
Ini jadi kemenangan kedua secara beruntun untuk Marquez usai
jadi juara di MotoGP Hungaria. Fabio Di Giannantonio dan Joan Mir
melengkapi posisi lima besar.
Jalannya Balapan
Bagnaia
dan Marc Marquez langsung memberikan tekanan kepada Ai Ogura sejak
start. Marquez yang start dari posisi keempat menyodok ke urutan kedua
usai menyalip Fabio Di Giannantonio.
Bagnaia akhirnya menyalip
Ogura di lap kedua untuk mengambil alih pimpinan balapan. Tak lama
kemudian, giliran Marquez yang melewati Ogura untuk menempati posisi
kedua.
Sementara itu, Jorge Martin menjalani long lap penalty. Saat kembali ke lintasan, Martin ada di posisi ke-13.
Memasuki
lap 11, Marquez memangkas jarak dengan Bagnaia menjadi 0,175 detik.
Sementara Di Giannantonio melewati Pedro Acosta di lap 13 untuk
menempati posisi keempat.
Usai berduel ketat di dua posisi
terdepan, Marquez akhirnya menyalip Bagnaia di lap 16 untuk memimpin
balapan. Bagnaia kemudian turun ke posisi ketiga setelah dilewati Ogura
saat balapan tersisa lima putaran.
Sementara itu, Pedro Acosta
gagal menuntaskan balapan di putaran terakhir. Rider Red Bull KTM itu
mengalami masalah pada motornya.
Balapan tersisa dua lap, Marquez
mempertahankan jarak 0,6 detik dari Ogura. Marquez menjadi yang pertama
menyentuh garis finis, disusul oleh Ogura dan Bagnaia.
Jayapura — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian
mendorong pemerintah daerah untuk terus memberikan dukungan terhadap
pembangunan perumahan subsidi melalui kebijakan pembebasan Bea Perolehan
Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung
(PBG) gratis. Menurutnya, kemudahan tersebut akan mendorong pengembang
membangun lebih banyak rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Hal
tersebut disampaikan Mendagri saat melakukan kunjungan ke Perumahan
Subsidi Grand Royal Residence II di Kota Jayapura, Papua didampingi Plt
Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP Rini Dyah Mawarty
serta Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman
(BP3KP) Papua I Desyarmeda Killian, Jayapura, Minggu (21/6/2026).
Dalam
kesempatan tersebut, Mendagri menegaskan bahwa sektor perumahan
memiliki efek berganda (multiplier effect) yang besar terhadap
pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. Karena itu, pemerintah perlu
menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi dan pembangunan
perumahan oleh sektor swasta.
"Pengembang harus terus kita dukung
agar bisa membangun lebih banyak rumah untuk rakyat, khususnya
masyarakat berpenghasilan sekitar Rp4 juta hingga Rp5 juta yang
membutuhkan akses pembiayaan rumah yang terjangkau," ujar Mendagri Tito.
Mendagri
juga meminta dukungan gubernur, bupati, dan wali kota untuk
mengimplementasikan kebijakan BPHTB dan PBG gratis bagi rumah masyarakat
berpenghasilan rendah (MBR). "Kalau BPHTB dan PBG gratis, biaya
pembangunan menjadi lebih murah. Otomatis pengembang akan semakin
terdorong membangun rumah. Dampaknya bukan hanya pada sektor perumahan,
tetapi juga menggerakkan perekonomian dan membuka lapangan kerja,"
katanya.
Menurut Tito, pembangunan perumahan juga akan memberikan
manfaat fiskal bagi pemerintah daerah. Lahan yang sebelumnya kosong dan
memberikan kontribusi pajak yang terbatas akan menghasilkan penerimaan
dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta berbagai aktivitas ekonomi
lainnya setelah dikembangkan menjadi kawasan hunian.
"Iklim
pembangunan rumah oleh swasta harus kita dorong. Tanah kosong pajaknya
relatif kecil, tetapi ketika dibangun menjadi perumahan, akan muncul
penerimaan dari pajak bumi dan bangunan serta aktivitas ekonomi yang
lebih besar," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Mendagri
memberikan apresiasi kepada Real Estate Indonesia (REI) yang dinilai
tidak hanya membangun rumah, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan
melalui kegiatan penanaman pohon di kawasan perumahan.
"Kami
mengapresiasi REI yang selalu memperhatikan lingkungan dengan melakukan
penanaman pohon di perumahan yang dibangun. Ini penting untuk
menciptakan kawasan hunian yang sehat dan nyaman bagi masyarakat,"
ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia
Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa kebutuhan hunian di Papua masih
cukup besar. Berdasarkan data BPS, masih terdapat sekitar 38 ribu rumah
tangga di Papua yang belum memiliki rumah, dengan jumlah terbesar
berada di Kota Jayapura.
"Kebutuhan rumah di Papua masih tinggi.
Masih ada sekitar 38 ribu rumah tangga yang belum memiliki rumah dan
jumlah terbanyak berada di Jayapura. Karena itu, pembangunan rumah
subsidi menjadi sangat penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat,"
ungkap Amalia.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya
pemerintah dalam mendorong percepatan penyediaan hunian layak dan
terjangkau bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara
pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam mendukung
Program Tiga Juta Rumah
Jayapura – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi
meluncurkan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya
(BSPS) atau bedah rumah di wilayah Papua Raya sebagai bagian dari upaya
pemerintah meningkatkan kualitas hunian masyarakat serta mendukung
Program Tiga Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Dalam
Negeri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi atas peningkatan alokasi
program bedah rumah yang dilakukan Kementerian PKP di bawah kepemimpinan
Menteri PKP Maruarar Sirait.
"Ini peningkatan yang luar biasa
dari Pak Menteri Maruarar Sirait atas program bedah rumah dibanding
tahun 2025, terutama untuk masyarakat yang tinggal di daerah
perbatasan," ujar Mendagri Tito saat peluncuran program BSPS di Kampung
Mosso, Jayapura, Minggu (21/6/2026).
Menurut Mendagri, berdasarkan
data yang ada, jumlah rumah tidak layak huni di Papua Raya masih cukup
besar. Pada tahun 2026, program BSPS di Papua Raya mencapai 22.379 unit,
meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 1.656 unit.
Sementara
itu, khusus untuk Provinsi Papua, jumlah penerima BSPS mencapai 4.554
unit, naik signifikan dibanding tahun lalu yang sebanyak 851 unit.
Iya
menjelaskan bahwa masih terdapat sekitar 71.500 rumah tidak layak huni
di Papua. Persentase rumah tidak layak huni di Provinsi Papua mencapai
32,5 persen, sedangkan di Papua Pegunungan angkanya bahkan mendekati 80
persen. "Artinya, di Provinsi Papua hampir satu dari tiga rumah masih
tidak layak huni. Di Papua Pegunungan lebih berat lagi, hampir 80
persen. Ini menunjukkan tantangan perumahan di Papua Raya masih sangat
besar," katanya.
Sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap
wilayah terdepan Indonesia, Mendagri mengungkapkan bahwa dari total
alokasi nasional BSPS sebanyak 400.000 unit rumah pada tahun 2026,
sebanyak 15.000 unit dialokasikan khusus untuk masyarakat yang tinggal
di kawasan perbatasan.
Pada kesempatan yang sama, Mendagri juga
mengapresiasi transparansi pengelolaan anggaran yang dilakukan
Kementerian PKP melalui mekanisme Pengadaan dan Penyaluran Material
Tepat Waktu (PTT).
"Saya mengapresiasi keterbukaan anggaran yang
dilakukan Kementerian PKP sehingga pemilihan toko penyedia bahan
bangunan dilakukan secara terbuka melalui proses tender yang
transparan," ujarnya.
Dukungan terhadap program tersebut juga
disampaikan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti yang menegaskan
komitmen lembaganya dalam mendukung Program Tiga Juta Rumah. "Kami
sangat mendukung Program Tiga Juta Rumah yang menjadi arahan Presiden
Prabowo. Program ini akan berhasil apabila semua pihak bahu-membahu
mendukung pelaksanaannya," katanya.
Ia juga mengapresiasi
partisipasi pelaku usaha lokal yang terlibat dalam penyediaan material
bangunan melalui sistem PTT. "Saya kagum dengan toko penyedia material
yang masih bersedia melakukan negosiasi harga meskipun telah menjadi
penawaran termurah. Bahkan terdapat efisiensi hingga sekitar Rp3 juta
per unit rumah," ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Jayapura Abisai
Rollo menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan BSPS di wilayah
perbatasan. Menurutnya, masih terdapat sejumlah warga di Kampung Mosso
yang secara administratif tercatat sebagai warga negara Papua Nugini
meskipun ingin kembali menjadi warga negara Indonesia.
"Kami
berharap pemerintah pusat dapat membantu proses administrasi mereka agar
dapat kembali menjadi WNI sehingga berbagai program bantuan pemerintah,
termasuk BSPS, dapat tepat sasaran," kata Abisai.
Mewakili
Kementerian PKP, Plt Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Rini Dyah
Mawarty menjelaskan bahwa pelaksanaan fisik BSPS di Papua akan segera
dimulai.
"Pelaksanaan BSPS Tahun Anggaran 2026 di Papua
dijadwalkan mulai pada 30 Juni 2026 dan ditargetkan selesai pada 24
Agustus 2026. Kementerian PKP akan terus mengawal pelaksanaannya agar
berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran," ujar Rini.
Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan
Hilirisasi/Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan
Roeslani di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta, pada Minggu, 21
Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas langkah strategis untuk
mengelola aset negara secara lebih optimal guna menghasilkan manfaat
yang lebih besar bagi masyarakat.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden
Prabowo menaruh perhatian besar terhadap upaya penguatan pengelolaan
aset nasional melalui percepatan transformasi badan usaha milik negara
(BUMN) dan pengembangan sektor-sektor ekonomi baru yang berpotensi
menjadi penggerak pertumbuhan nasional.
“Mengelola aset bangsa dengan lebih baik untuk menghasilkan manfaat
yang lebih besar bagi rakyat,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan
tertulisnya.
Dalam pertemuan tersebut, Seskab Teddy menyebut bahwa Presiden
Prabowo dan Menteri Rosan membahas berbagai peluang pertumbuhan ekonomi
baru yang dapat didorong oleh Danantara. Salah satunya melalui penguatan
sektor pariwisata yang terintegrasi dengan penyelenggaraan berbagai
kegiatan berskala nasional maupun internasional.
“Peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat didorong oleh Danantara,
termasuk penguatan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan event
olahraga, konser musik, hingga industri kreatif yang mampu menciptakan
lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan perputaran ekonomi
nasional,” kata Seskab Teddy.
Selain pengembangan sektor ekonomi baru, Presiden Prabowo juga
memberikan perhatian terhadap proses konsolidasi dan transformasi BUMN
yang terus berlangsung. Langkah tersebut dinilai penting untuk
meningkatkan efisiensi dan memperkuat tata kelola perusahaan negara.
Menurut Seskab Teddy, dari total sekitar 1.077 entitas BUMN, sebanyak
258 entitas telah berhasil dikonsolidasikan. “Proses konsolidasi dan
transformasi BUMN terus berjalan. Dari total sekitar 1.077 entitas BUMN,
sebanyak 258 telah berhasil dikonsolidasikan, dan dilanjutkan dengan
target sekitar 300 entitas dalam waktu dekat. Langkah ini diharapkan
dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta mengurangi
beban biaya yang selama ini ditanggung negara,” ungkap Seskab Teddy.
Transformasi BUMN dan optimalisasi aset negara merupakan bagian dari
agenda besar Presiden Prabowo untuk menjadikan kekayaan bangsa sebagai
mesin pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing
Indonesia, serta memastikan setiap aset negara memberikan nilai tambah
sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.
Makkah (Kemenhaj) — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)
menyampaikan bahwa proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab
Saudi terus berjalan lancar. Hingga Minggu (21/6/2026), sebanyak 135.872
orang atau sekitar dua pertiga dari total jemaah dan petugas haji
Indonesia telah kembali ke Tanah Air.
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, mengatakan bahwa hari ini
merupakan hari ke-62 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026
M sekaligus hari ke-20 fase pemulangan jemaah Indonesia.
“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah dari Arab Saudi menuju
Indonesia terus berlangsung dengan baik. Hingga hari ini, sebanyak 347
kloter telah tiba di Tanah Air dengan membawa 134.484 jemaah dan 1.388
petugas. Total kedatangan mencapai 135.872 orang atau sekitar 66
persen,” ujar Maria Assegaff dalam konferensi pers operasional haji di
Makkah, Minggu (21/6/2026).
Menurut Maria, pemulangan gelombang pertama melalui Bandara Jeddah
telah mencapai 267 kloter yang terdiri atas 103.687 jemaah dan 1.066
petugas. Dengan demikian, total kepulangan gelombang pertama mencapai
104.753 orang.
Sementara itu, melalui Bandara Madinah telah diberangkatkan 87 kloter
yang membawa 33.297 jemaah dan 349 petugas, sehingga total kepulangan
gelombang kedua mencapai 33.646 orang.
Pergerakan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah juga
terus berlangsung. Hingga hari ini, sebanyak 244 kloter telah
diberangkatkan dengan membawa 92.861 jemaah dan 976 petugas atau total
93.837 orang.
Adapun jemaah haji khusus yang telah kembali ke Tanah Air tercatat
sebanyak 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Maria menyampaikan bahwa pendorongan terakhir jemaah haji Indonesia
dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan berlangsung pada Senin, 22 Juni
2026 pukul 08.00 Waktu Arab Saudi. Seiring dengan berakhirnya pergerakan
tersebut, layanan Bus Shalawat juga akan dihentikan pada hari yang sama
pukul 12.00 Waktu Arab Saudi.
“Kami meminta seluruh jemaah yang masih berada di Makkah agar
menyesuaikan aktivitas dengan jadwal keberangkatan menuju Madinah,
mempersiapkan koper dan barang bawaan lebih awal, memastikan dokumen
perjalanan tersimpan dengan aman, serta tetap berada dalam koordinasi
ketua kloter dan petugas,” kata Maria.
Ia juga mengimbau jemaah yang telah berada di Madinah untuk
memanfaatkan waktu yang tersedia dengan memperbanyak ibadah secara
tertib serta menjaga kondisi kesehatan.
“Pilih aktivitas sesuai kemampuan tubuh, cukup beristirahat, menjaga
pola makan dan kebutuhan cairan, serta mengonsumsi obat secara teratur
sesuai anjuran tenaga kesehatan. Jika mengalami keluhan kesehatan atau
membutuhkan bantuan, segera hubungi petugas haji Indonesia,” ujarnya.
Menjelang kepulangan, Maria kembali mengingatkan agar jemaah
memastikan paspor, kartu identitas haji, boarding pass, dan barang
bawaan tersimpan dengan baik. Koper dan tas kabin juga diminta diberi
identitas yang jelas guna menghindari tertukar atau tertinggal.
“Kami kembali mengingatkan agar jemaah tidak memasukkan air zamzam ke
dalam koper bagasi maupun tas kabin. Air zamzam telah disiapkan dan
akan dibagikan secara resmi di debarkasi masing-masing,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Maria menyampaikan apresiasi kepada seluruh
jemaah atas kedisiplinan dan kepatuhan selama menjalankan rangkaian
ibadah, serta kepada seluruh petugas, tenaga kesehatan, dan unsur
pendukung yang terus bekerja memastikan layanan terbaik bagi jemaah.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Kerajaan Arab
Saudi dan seluruh otoritas terkait atas dukungan dan kerja sama yang
baik selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Kami mengajak seluruh jemaah untuk terus menjaga kesehatan serta
mempertahankan nilai-nilai kemabruran yang telah ditempa selama berada
di Tanah Suci. Kesabaran, kedisiplinan, kepedulian, persaudaraan, dan
keikhlasan hendaknya menjadi bekal untuk menghadirkan manfaat bagi
keluarga, masyarakat, bangsa, dan umat. Dari Tanah Suci untuk Negeri,
membawa pulang kemabruran dan menebarkan manfaat bagi peradaban,”
pungkas Maria Assegaff.
The
Mandalika, 21 Juni 2026 - Sebanyak enam kelas utama Kejuaraan Nasional
(Kejurnas) Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 putaran kedua
menyajikan persaingan sengit di Pertamina Mandalika International
Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (21/6/2026),
Balapan
pada Race 2 menghasilkan pemenang setelah melalui duel ketat hingga lap
terakhir di masing-masing kelas. Keenam juara setiap kelas yakni M.
Abid Ashar Musyafa (Junior Sport 250cc U-18), Bintang Pranata Saputra
(Indonesia Junior Talent Cup U-15), Fahmi Basam (National Sport 150cc),
Rendi Oding (Underbone 150cc), Herjun Atna Firdaus (National Supersport
600cc), dan Andi Faridi (National Sport 250cc) tampil sebagai pemenang
Junior Sport 250cc U-18: M. Abid Ashar Musyafa Sapu Bersih Kemenangan di Mandalika
LOMBOK –
Pembalap muda DKI Jakarta, M. Abid Ashar Musyafa dari tim Yamaha
Nitracing Global Ondolomon Pikoli kembali menunjukkan dominasinya pada
kelas Junior Sport 250cc U-18 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pertamina
Mandalika Racing Series (MRS) 2026 putaran kedua yang berlangsung di
Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu
(21/6/2026). Setelah memenangi Race 1 pada Sabtu, Abid kembali tampil
sebagai yang tercepat pada Race 2 dengan catatan waktu 14 menit 47,189
detik.
Balapan
berlangsung sengit sejak lampu start padam. Ahmad Azel Salvero dari
Astra Motor Racing Team Kalimantan terus memberikan tekanan kepada Abid
sepanjang perlombaan. Duel keduanya berlangsung ketat hingga lap
terakhir, namun Abid mampu mempertahankan keunggulan dan menyentuh garis
finis pertama. Ahmad Azel harus puas finis di posisi kedua dengan
selisih sangat tipis, hanya 0,185 detik dari sang pemenang. Hasil
tersebut sekaligus menegaskan kualitas persaingan yang semakin
kompetitif di kelas pembinaan Junior Sport 250cc U-18 yang baru
diperkenalkan pada musim 2026 sebagai jenjang pembinaan menuju level
balap yang lebih tinggi.
Persaingan
perebutan podium ketiga juga berlangsung menarik. Danadyaksa Wida
Pratama dari Yamaha Yamalube SCM Grup Aditama NHK berhasil mengamankan
posisi ketiga setelah menyelesaikan balapan dengan selisih 12,260 detik
dari pemenang. Sementara itu, Andra Arya S.I dari Gudang Besi Renaldy 21
HDS Racing finis di posisi keempat dengan gap 12,396 detik, disusul
Abimanyu Bintang Permadi dari Honda Yukido Khazer Pride Manualtech
Racing di urutan kelima dengan selisih 13,105 detik.
Posisi
enam hingga sepuluh ditempati Avrya Rangga A (BBS Racing Team), Muhammad
Defa K (Honda TMS Bali), Bara Azzahra H.P (Yamaha Yamalube AMS TDR IRC
Cargloss Racing), I Gede Putra W, serta Raffif Dhani S (Honda MTS
Arspeed AHS21). Keberhasilan Abid meraih kemenangan pada Race 2
sekaligus melengkapi akhir pekan yang sempurna setelah sebelumnya juga
menjadi juara pada Race 1. Dengan hasil tersebut, pembalap Yamaha
Nitracing Global Ondolomon Pikoli semakin memperkuat posisinya sebagai
salah satu kandidat terkuat dalam perebutan gelar Junior Sport 250cc
U-18 musim 2026.
Hasil Race 2 Junior Sport 250cc U-18 Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran 2
M. Abid Ashar Musyafa (Yamaha Nitracing Global Ondolomon Pikoli) – 14:47,189
Ahmad Azel Salvero (Astra Motor Racing Team Kalimantan) – +0,185 detik
Raffif Dhani S (Honda MTS Arspeed AHS21) – +27,550 detik.
Indonesia Junior Talent Cup U-15: Bintang Pranata Menang Dramatis dalam Persaingan Super Ketat
Persaingan
para pembalap muda Indonesia dalam kelas Indonesia Junior Talent Cup
(IJTC) U-15 kembali menyuguhkan tontonan menarik pada Race 2 Kejuaraan
Nasional (Kejurnas) Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 putaran
kedua yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit,
Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (21/6/2026). Kelas yang menjadi
salah satu program pembibitan pembalap muda nasional ini menghadirkan
duel ketat hingga garis finis dengan selisih waktu yang sangat tipis
antarpembalap.
Bintang
Pranata Saputra dari Astra Motor Racing Team Yogyakarta tampil sebagai
pemenang setelah menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 16 menit
58,264 detik. Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah karena
sepanjang balapan ia terus mendapat tekanan dari para rivalnya. Giovani
Cornelius G dari Honda MTS Arspeed AHS21 berhasil finis di posisi kedua
dengan selisih hanya 0,486 detik, sementara Moch Zidan Deo R dari Dewata
DRS Racing Team melengkapi podium ketiga setelah tertinggal 0,736 detik
dari sang juara.
Ketatnya
persaingan terlihat dari hasil finis sepuluh besar yang hanya
dipisahkan rentang waktu sangat tipis. Resky YH dari Astra Motor Racing
Team Yogyakarta menempati posisi keempat dengan selisih 0,798 detik,
disusul M. Jallu V dari Yamaha Nitracing DRS35 Pikoli Dynavolt Racing di
posisi kelima dengan gap 0,959 detik. Mikhail Zafran A dari Honda
Pirelli MOP Jayadi TDR Racing Team finis keenam dengan selisih 1,056
detik, sementara Anindya Baskoro S dari BBS Racing Team berada di urutan
ketujuh dengan gap 1,174 detik.
Di
belakang mereka, Gian Muhammad G dari RX One Media RXT Honda menempati
posisi kedelapan, diikuti Ahmad Azel Salvero dari Astra Motor Racing
Team Kalimantan di posisi kesembilan dengan selisih 1,219 detik, serta
Fidel Lionel S dari BBS Racing Team yang melengkapi posisi sepuluh besar
dengan gap 1,600 detik. Hasil ini menunjukkan meratanya kemampuan para
pembalap muda yang menjadi bagian dari program pembinaan menuju level
balap nasional dan internasional.
Kelas
Indonesia Junior Talent Cup U-15 sendiri menjadi salah satu fondasi
penting dalam jenjang pembinaan balap motor Indonesia. Ajang ini
dirancang untuk memberikan pengalaman kompetisi kepada pembalap usia
muda sejak dini sehingga mereka memiliki bekal teknis, mental, dan
kemampuan balap yang kuat sebelum melangkah ke kelas-kelas yang lebih
tinggi. Dengan persaingan yang semakin ketat di setiap putaran, IJTC
U-15 terus membuktikan perannya sebagai kawah candradimuka lahirnya
calon-calon bintang balap Indonesia masa depan.
Hasil Race 2 Indonesia Junior Talent Cup U-15
Bintang Pranata Saputra (Astra Motor Racing Team Yogyakarta) – 16:58,264
Giovani Cornelius G (Honda MTS Arspeed AHS21) – +0,486 detik
Moch Zidan Deo R (Dewata DRS Racing Team) – +0,736 detik
Resky YH (Astra Motor Racing Team Yogyakarta) – +0,798 detik
M. Jallu V (Yamaha Nitracing DRS35 Pikoli Dynavolt Racing) – +0,959 detik
Mikhail Zafran A (Honda Pirelli MOP Jayadi TDR Racing Team) – +1,056 detik
Anindya Baskoro S (BBS Racing Team) – +1,174 detik
Gian Muhammad G (RX One Media RXT Honda)
Ahmad Azel Salvero (Astra Motor Racing Team Kalimantan) – +1,219 detik
Fidel Lionel S (BBS Racing Team) – +1,600 detik.
National Sport 150cc: Fahmi Basam Menangi Duel Sengit di Mandalika
Persaingan ketat mewarnai balapan kelas
National Sport 150cc Race 2 pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pertamina
Mandalika Racing Series (MRS) 2026 putaran kedua yang berlangsung di
Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat,
Minggu (21/6/2026). Balapan berlangsung sangat kompetitif dengan
sejumlah pembalap terlibat dalam rombongan terdepan hingga lap terakhir.
Fahmi Basam dari tim Yamaha LFN HP969
RCB Uma SSS Koizumi berhasil keluar sebagai pemenang setelah
menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 15 menit 31,976 detik.
Kemenangan tersebut diraih dengan perjuangan keras karena sepanjang
balapan ia terus mendapat tekanan dari para rivalnya. Fahmi hanya unggul
0,095 detik atas Candra H dari Yamaha Yamalube SCM Grup Aditama NHK
yang harus puas finis di posisi kedua.
Persaingan perebutan podium semakin
menarik dengan hadirnya Andi Muhammad F dari RX One Media RXT Honda yang
berhasil mengamankan posisi ketiga. Pembalap Honda tersebut finis
dengan selisih 0,234 detik dari pemenang. Jarak yang sangat rapat antara
tiga pembalap terdepan menunjukkan tingginya level kompetisi pada kelas
National Sport 150cc yang menjadi salah satu kategori favorit dalam
Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series.
Posisi keempat ditempati Andi Faridi
dari Astra Motor Racing Team Yogyakarta dengan gap 0,536 detik, disusul
Husni Zainul F dari Yamaha Yamalube Nolimit MCR Adelin RBT34 di posisi
kelima dengan selisih 0,678 detik. Sementara itu, Irfan Ardiansyah dari
RX One Media RXT Honda finis keenam dengan gap 0,965 detik dari pemimpin
lomba.
Persaingan ketat juga terjadi di
kelompok tengah. Gerry Salim dari Astra Motor Racing Team Kalimantan
berhasil mengamankan posisi ketujuh dengan selisih 1,147 detik, diikuti
M. Arkana A.K dari Yamaha Yamalube AMS TDR IRC Cargloss Racing di posisi
kedelapan dengan gap 1,230 detik. Posisi kesembilan ditempati Al Diaz
Qosal J dari Yamaha Yamalube Nolimit MCR Adelin RBT34 dengan selisih
1,286 detik, sementara Abdul Gofar dari Astra Motor Racing Team
Yogyakarta melengkapi posisi sepuluh besar dengan gap 1,561 detik.
Hasil Race 2 ini semakin memperketat
persaingan klasemen National Sport 150cc pada putaran kedua Kejurnas
Pertamina Mandalika Racing Series 2026. Balapan yang berlangsung di
Sirkuit Mandalika tersebut kembali membuktikan kualitas para pembalap
nasional yang mampu menyajikan pertarungan ketat hingga garis finis
dengan perbedaan waktu yang sangat tipis.
Abdul Gofar (Astra Motor Racing Team Yogyakarta) – +1,561 detik.
Underbone 150cc: Rendi Oding Juara Setelah Duel Ketat
Balapan kelas Underbone 150cc Race 2
pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pertamina Mandalika Racing Series
(MRS) 2026 putaran kedua menghadirkan pertarungan spektakuler di
Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat,
Minggu (21/6/2026). Tujuh pembalap terdepan terlibat dalam persaingan
ketat sejak lap awal hingga finis dengan selisih waktu yang sangat
tipis, menunjukkan tingginya level kompetisi pada salah satu kelas
paling bergengsi di Indonesia tersebut.
Rendi Oding dari tim AS Tuan Muda PRK
The Strokes 55 berhasil keluar sebagai pemenang setelah mencatatkan
waktu 15 menit 50,317 detik. Kemenangan tersebut diraih dengan
perjuangan keras karena hingga lap terakhir ia terus mendapat tekanan
dari para rivalnya. Rendi hanya unggul 0,222 detik atas M. Syirat S dari
Nolimit RBT 34 PRK Akai Jaya MBKW2 yang finis di posisi kedua..
Persaingan perebutan podium berlangsung
sangat ketat. Mohd Silmi H dari Bintang Mandiri Aceh RMP Racetech RCB
Racing berhasil mengamankan posisi ketiga dengan selisih 0,225 detik
dari pemenang. Sementara itu, M Jordan B dari Yamaha Yamalube Nolimit
MCR Adelin RBT34 finis keempat dengan gap 0,299 detik, sama dengan
Danial dari Nolimit RBT 34 PRK Akai Jaya MBKW2 yang menempati posisi
kelima.
Tak hanya lima besar, pertarungan di
kelompok depan juga melibatkan Riyan Ananda dari AS Tuan Muda PRK The
Strokes 55 yang finis keenam dengan selisih 0,301 detik, serta Dimas
Juliatmoko dari Bintang Mandiri Aceh RMP Racetech RCB Racing yang
menempati posisi ketujuh dengan gap 0,352 detik. Ketujuh pembalap
tersebut praktis berada dalam satu rombongan hingga akhir lomba dan
hanya dipisahkan kurang dari setengah detik dari sang pemenang.
Posisi kedelapan diraih Ahmad Abyan J
dari Yamaha BAF Yamalube Akai Jaya MBKW2 Racing dengan selisih 1,513
detik. Sementara itu, Ahmad Mushadio H dari Yamaha BAF Akai Jaya MBKW2
Racing finis di posisi kesembilan dengan gap 32,497 detik. Muhammad
Novan F dari Yamaha BAF Yamalube Akai Jaya MBKW2 Racing tercatat tidak
memulai balapan (DNS).
Hasil Race 2 ini kembali memperlihatkan
bahwa kelas Underbone 150cc menjadi salah satu kategori dengan tingkat
persaingan paling kompetitif dalam Kejurnas Pertamina Mandalika Racing
Series 2026. Karakter motor yang relatif seimbang membuat strategi,
konsistensi, dan keberanian dalam duel jarak dekat menjadi faktor
penentu kemenangan, sebagaimana diperlihatkan para pembalap sepanjang
balapan di Sirkuit Mandalika.
Hasil Race 2 Underbone 150cc
Rendi Oding (AS Tuan Muda PRK The Strokes 55) – 15:50,317
M. Syirat S (Nolimit RBT 34 PRK Akai Jaya MBKW2) – +0,222 detik
Mohd Silmi H (Bintang Mandiri Aceh RMP Racetech RCB Racing) – +0,225 detik
M Jordan B (Yamaha Yamalube Nolimit MCR Adelin RBT34) – +0,299 detik
Ahmad Mushadio H (Yamaha BAF Akai Jaya MBKW2 Racing) – +32,497 detik
Muhammad Novan F (Yamaha BAF Yamalube Akai Jaya MBKW2 Racing) – DNS.
National Supersport 600cc: Herjun Atna Firdaus Kembali Tak Terbendung di Mandalika
Kelas National Supersport 600cc kembali
menyajikan persaingan menarik pada Race 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas)
Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 putaran kedua yang digelar
di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara
Barat, Minggu (21/6/2026). Balapan yang mempertemukan para pembalap
terbaik nasional di kelas 600cc tersebut berlangsung sengit, terutama
dalam perebutan posisi terdepan.
Herjun Atna Firdaus dari Astra Honda
Racing Team tampil impresif dan berhasil meraih kemenangan setelah
mencatatkan waktu 16 menit 30,066 detik. Pembalap muda andalan Astra
Honda Racing Team itu mampu menjaga konsistensi performanya sepanjang
balapan untuk mengamankan kemenangan penting pada putaran kedua musim
2026..
Persaingan paling ketat terjadi dalam
perebutan posisi pertama dan kedua. Rekan setim Herjun, Fadillah Arbi
Aditama, terus memberikan tekanan hingga lap terakhir. Namun, Herjun
berhasil mempertahankan keunggulannya dan finis pertama dengan margin
hanya 0,178 detik atas Arbi yang harus puas berada di posisi kedua.
Hasil ini sekaligus menegaskan dominasi Astra Honda Racing Team yang
berhasil menempatkan dua pembalapnya di posisi teratas.
Posisi ketiga berhasil diamankan Arai
Agaska dari Yamaha Nitracing Pikoli DRS Dynavolt RCB yang menyelesaikan
balapan dengan selisih 2,031 detik dari pemenang. Sementara itu, Rheza
Danica Ahrens dari Astra Honda Racing Team finis di posisi keempat
dengan gap 2,285 detik, memperkuat performa tim Honda yang menempatkan
tiga pembalap di empat besar.
Posisi kelima ditempati M. Faerozi Teguh
dari Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS yang finis dengan selisih 2,819
detik dari Herjun. Meski hanya diikuti lima pembalap yang berhasil
masuk klasifikasi hasil akhir, balapan tetap berlangsung kompetitif
dengan perbedaan waktu yang relatif rapat di kelompok depan.
Hasil Race 2 National Supersport 600cc
ini semakin mempertegas persaingan antara pembalap-pembalap papan atas
Indonesia yang tengah memperebutkan poin penting dalam perburuan gelar
Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026. Kelas Supersport 600cc
sendiri menjadi salah satu kategori paling prestisius dalam kejuaraan
ini karena menjadi wadah bagi para pembalap nasional untuk mengasah
kemampuan sebelum melangkah ke ajang balap internasional yang lebih
tinggi.
Hasil Race 2 National Supersport 600cc
Herjun Atna Firdaus (Astra Honda Racing Team) – 16:30,066
Fadillah Arbi Aditama (Astra Honda Racing Team) – +0,178 detik
Rheza Danica Ahrens (Astra Honda Racing Team) – +2,285 detik
M. Faerozi Teguh (Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS) – +2,819 detik.
National Sport 250cc: Andi Farid Izdihar Menang Tipis dalam Duel Ketat
Persaingan sengit tersaji pada balapan
kelas National Sport 250cc Race 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas)
Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 putaran kedua yang
berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa
Tenggara Barat, Minggu (21/6/2026). Empat pembalap terdepan terlibat
pertarungan ketat hingga lap terakhir dengan selisih waktu yang sangat
tipis.
Andi Farid Izdihar dari Astra Motor
Racing Team Yogyakarta berhasil keluar sebagai pemenang setelah
menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 21 menit 48,436 detik.
Kemenangan tersebut diraih setelah Andi mampu mempertahankan posisinya
dari tekanan para rival yang terus menempel sepanjang perlombaan.
Posisi kedua diraih Irfan Ardiansyah
dari Honda NWN TUS Ilegal Racing Team yang finis hanya 0,133 detik di
belakang Andi Faridi. Sementara itu, Candra H dari Yamaha Yamalube SCM
Grup Aditama NHK berhasil mengamankan posisi ketiga dengan selisih 0,188
detik dari pemenang. Ketatnya persaingan semakin terlihat karena Fahmi
Basam dari Yamaha LFN HP969 RCB Uma SSS Koizumi yang finis keempat hanya
terpaut 0,256 detik dari Andi Farid.
Persaingan kelompok depan semakin
menarik karena empat pembalap tersebut praktis berada dalam satu
rombongan hingga lap terakhir. Kesalahan sekecil apa pun dapat mengubah
hasil akhir balapan. Namun Andi Farid mampu memanfaatkan momentum dengan
baik untuk mengamankan kemenangan penting di putaran kedua Kejurnas
Pertamina Mandalika Racing Series 2026.
Posisi kelima ditempati Reykat Yusuf F
dari Arai Motor Sport CZI Racing dengan selisih 0,683 detik dari
pemenang. Setelah lima besar, jarak antarpembalap mulai melebar. M.
Syirat S dari Nolimit RBT 34 PRK Akai Jaya MBKW2 Racing finis keenam
dengan gap 10,756 detik, disusul Aldiaz Aqsal I dari Yamaha BAF Yamalube
Akai Jaya MBKW2 Racing di posisi ketujuh dengan selisih 14,591 detik.
Sementara itu, Aan Riswanto dari Honda
MTS Arspeed AHS21 menempati posisi kedelapan dengan gap 14,652 detik,
diikuti Dimas Juliatmoko dari Bintang Mandiri Aceh RMP Racetech RCB
Racing di posisi kesembilan dengan selisih 14,945 detik. Renaldy Junior
dari Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS melengkapi posisi sepuluh besar
setelah finis dengan gap 15,151 detik dari pemimpin lomba.
Kemenangan ini menjadi hasil penting
bagi Andi Farid dalam perburuan poin National Sport 250cc musim 2026.
Kelas National Sport 250cc sendiri menjadi salah satu kategori utama
dalam Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series karena menghadirkan
persaingan para pembalap nasional terbaik yang menggunakan motor sport
250cc dan menjadi jenjang menuju kelas Supersport 600cc.
Hasil Race 2 National Sport 250cc
Andi Farid (Astra Motor Racing Team Yogyakarta) – 21:48,436
Irfan Ardiansyah (Honda NWN TUS Ilegal Racing Team) – +0,133 detik
Candra H (Yamaha Yamalube SCM Grup Aditama NHK) – +0,188 detik
Jayapura – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)
membangun Rumah Susun (Rusun) Kejaksaan Tinggi Papua sebagai bagian dari
program penyediaan hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) guna
meningkatkan kualitas lingkungan hunian dan mendukung produktivitas
kerja pegawai. Kehadiran rusun ini diharapkan dapat memberikan
kenyamanan bagi para pegawai Kejaksaan Tinggi Papua sehingga mampu
memberikan pelayanan hukum yang lebih optimal kepada masyarakat.
Kepala
Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian, menyampaikan apresiasi atas
dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PKP dalam penyediaan
hunian bagi ASN Kejaksaan. "Ini merupakan dukungan nyata dari
pemerintah pusat bagi ASN Kejaksaan agar dapat bekerja dengan tenang
sehingga mampu memberikan layanan hukum yang optimal bagi rakyat Papua.
Terutama bagi teman-teman yang berasal dari luar kota dan harus
beradaptasi dengan kondisi di Papua," ujar Jefferdian.
Keberadaan
rusun tersebut juga dirasakan langsung manfaatnya oleh para pegawai.
Zulkifli Saputra, CPNS Kejaksaan Tinggi Papua asal Lampung, mengaku
sangat terbantu dengan tersedianya hunian tersebut. "Kami bersyukur
dengan adanya rusun ini karena tidak perlu lagi tinggal di rumah kos.
Selain itu, jarak antara tempat tinggal dengan kantor menjadi lebih
dekat sehingga aktivitas kerja menjadi lebih efektif dan efisien,"
katanya.
Sementara itu, Setyani, pegawai Kejaksaan Tinggi Papua
asal Yogyakarta, mengatakan kehadiran rusun membantu mengurangi beban
pengeluaran bulanan. "Selama ini saya tinggal di rumah kos dengan biaya
sekitar Rp1,6 juta per bulan. Dengan adanya rusun ini tentu sangat
membantu dan meringankan pengeluaran kami," ungkapnya.
Plt
Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP, Rini Dyah
Mawarty, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti berbagai masukan
terkait penyempurnaan fasilitas pendukung. "Untuk tindak lanjut
penambahan fasilitas dan kebutuhan lainnya akan kami koordinasikan
sesuai ketentuan yang berlaku. Yang terpenting, rusun ini nantinya dapat
dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh penghuni," kata
Rini.
Menurutnya, Rusun Kejaksaan Tinggi Papua telah dilengkapi
berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan penghuni. Setiap unit
memiliki ruang tamu, kamar utama, kamar anak, dapur, ruang cuci, dan
toilet. Selain itu tersedia fasilitas bersama berupa mushalla, kamar
mandi umum, ruang serbaguna, ruang pengelola, ruang janitor, serta area
parkir basement.
"Kami telah menyediakan fasilitas yang ramah bagi
penyandang disabilitas, ruang serbaguna untuk kegiatan sosial bersama,
fasilitas meubelair, sistem alarm kebakaran, toilet umum selain toilet
di masing-masing unit hunian, serta mushalla untuk kebutuhan ibadah
penghuni," jelasnya.
Dari sisi utilitas, rusun ini didukung
kapasitas air bersih yang memadai dengan ground water tank (GWT)
berkapasitas 140 meter kubik, fire water tank (FWT) bawah 24 meter
kubik, dan fire water tank (FWT) atas 5,5 meter kubik sebanyak empat
unit. Sementara untuk kebutuhan listrik tersedia daya terpasang 3.300 VA
per unit dan 1.300 VA untuk setiap unit hunian.
Kementerian PKP
juga melengkapi rusun dengan berbagai meubelair yang terdiri dari 60
tempat tidur utama, 60 tempat tidur susun, 60 lemari sedang, 60 lemari
besar, 60 meja makan, 60 meja tamu, 60 sofa dua dudukan, serta 180
kursi.
Keunikan bangunan ini juga terlihat dari penerapan unsur
kearifan lokal Papua yang terinspirasi dari seni ukir dan ornamen
tradisional masyarakat Sentani. Motif tersebut diterapkan pada elemen
bangunan sebagai simbol kebersamaan, perlindungan, dan keharmonisan
hubungan manusia dengan alam serta lingkungan sekitarnya.
Rusun
Kejaksaan Tinggi Papua berlokasi di Tanjung Ria, Jayapura Utara, Kota
Jayapura, Provinsi Papua dengan luas lahan mencapai 4.329,25 meter
persegi. Bangunan rusun terdiri dari empat lantai dengan 60 unit hunian
tipe 36 dan kapasitas penghuni mencapai 240 orang.
Berdasarkan
data proyek, pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh PT Citra Satu KSO,
dengan manajemen konstruksi oleh PT Asta Kencana Arsimetama KSO. Nilai
kontrak pembangunan mencapai Rp45,75 miliar, sementara pengadaan
meubelair senilai Rp2,02 miliar. Proyek ini telah memasuki tahap
penyelesaian dengan tanggal Provisional Hand Over (PHO) pada 2 Februari
2026 dan rencana Final Hand Over (FHO) pada 1 Agustus 2026.
PATI - Pemerintah Kabupaten Pati memastikan penyaluran Program
Indonesia Pintar (PIP) bagi 452 siswa jenjang MI, MTs, dan MA berjalan
tepat sasaran. Dalam kegiatan penyerahan bantuan yang digelar di Pendopo
Kabupaten Pati, Minggu (21/6/2026), Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra
bahkan mengungkapkan rencana peningkatan kuota penerima PIP menjadi
1.000 siswa pada tahun depan guna memperluas akses pendidikan bagi
masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPR RI Eva Monalisa, Kepala
Kementerian Agama Kabupaten Pati Ahmad Syaiku, Sekretaris Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan, Pemimpin Cabang BRI Pati, serta ratusan siswa
penerima bantuan dan guru pendamping dari berbagai wilayah di Kabupaten
Pati.
“Terima kasih kepada Ibu Eva Monalisa yang terus mendukung
penyaluran Program Indonesia Pintar di Kabupaten Pati. Bantuan ini
sangat penting untuk membantu keberlangsungan pendidikan anak-anak
kita,” ujar Chandra.
Ia menjelaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu sektor
prioritas pembangunan daerah. Karena itu, berbagai upaya akan terus
dilakukan untuk memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda,
termasuk melalui sinergi dengan pemerintah pusat.
“Kita ingin anak-anak Pati memiliki bekal ilmu pengetahuan, mampu
menguasai teknologi, tetapi tetap memiliki fondasi akhlak yang baik.
Itulah modal utama untuk menghadapi masa depan,” tegas Chandra.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pati juga menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas layanan dasar masyarakat.
Selain sektor pendidikan, Chandra menyebut pemerintah daerah saat
ini juga terus berupaya mempercepat pemulihan infrastruktur yang
terdampak bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Kabupaten
Pati.
“Kami menargetkan perbaikan infrastruktur yang terdampak bencana
dapat diselesaikan secara bertahap pada periode 2027 hingga 2028 agar
aktivitas masyarakat semakin lancar,” imbuhnya.
Sementara itu, Eva Monalisa menegaskan bahwa Program Indonesia
Pintar merupakan bentuk kehadiran negara untuk membantu peserta didik
dari keluarga yang membutuhkan agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.
“Jangan pernah menyerah karena keterbatasan ekonomi. Gunakan
bantuan ini dengan baik untuk mendukung proses belajar dan meraih
cita-cita setinggi mungkin,” pesan Eva kepada para siswa.
Sebagai tindak lanjut, Chandra menyatakan komitmennya untuk terus
mendampingi dan berkolaborasi dengan Eva Monalisa dalam memperjuangkan
berbagai program pemerintah pusat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih
luas oleh masyarakat Kabupaten Pati.
Upaya tersebut termasuk mendorong peningkatan jumlah penerima PIP
dari 452 siswa menjadi sekitar 1.000 siswa pada tahun mendatang.
Usai mengunjungi Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat, Wakil Presiden
(Wapres) Gibran Rakabuming melihat progres pembangunan Gereja Katedral
Salib Suci Baru di Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu
(21/06/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga melakukan penanaman
pohon cemara sebagai simbol harapan dan keberlanjutan pembangunan rumah
ibadah yang menjadi pusat pelayanan umat Katolik di Asmat.
Kunjungan
Wapres ke Gereja Katedral Salib Suci Baru merupakan bagian dari
rangkaian agenda kerja di Kabupaten Asmat untuk memastikan pembangunan
infrastruktur dasar, termasuk sarana pelayanan keagamaan, berjalan
optimal di wilayah Papua Selatan. Kegiatan ini sejalan dengan arahan
Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pembangunan yang inklusif dan
berkeadilan, terutama di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal
(3T).
Setibanya di lokasi, Wapres menerima paparan mengenai
perkembangan pembangunan katedral dari Ketua Pengembangan sosial ekonomi
Keuskupan Agats, Vallens Aji Sayekti.
Aji menjelaskan bahwa
pembangunan struktur utama gereja telah rampung dan saat ini memasuki
tahap penyelesaian atap serta pengerjaan interior yang seluruhnya
menggunakan kayu lokal khas Asmat.
“Kayunya semua dari sini semua, Pak. Kayu lokal ini, Pak. Ini manual semua, Pak,” ujarnya.
Ia
menambahkan, proses pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan
melibatkan masyarakat setempat. Sebanyak 35 pekerja terlibat dalam
pembangunan struktur bangunan, sementara 16 pekerja lainnya mengerjakan
interior gereja.
“Jadi hampir lima bulan orang untuk terjadi perjagaan katedral ini,” ungkapnya.
Menurut
Aji, pembangunan Gereja Katedral Salib Suci Baru didukung oleh berbagai
pihak, mulai dari donatur, pemerintah daerah, sumbangan sukarela
aparatur sipil negara beragama Katolik, hingga partisipasi umat.
Meski demikian, Aji menyebut masih terdapat kekurangan anggaran untuk menyelesaikan seluruh pembangunan.
Usai
menerima paparan, Wapres melakukan peninjauan area pembangunan dan
menanam pohon cemara di lingkungan gereja. Penanaman pohon tersebut
diharapkan menjadi simbol semangat kebersamaan, kepedulian terhadap
lingkungan, serta komitmen untuk membangun masa depan Asmat yang lebih
baik.
Hadir mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut, Wakil
Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Selatan Mathius
Fakhiri, Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, Wakil Pastor Parokial Gereja
Katedral Salib Suci Pastor Evo dan Utusan Khusus Presiden Bidang
Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan Gus Miftah.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendorong pengembangan
Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat sebagai ruang pelestarian sekaligus
promosi budaya yang dapat menjadi wajah diplomasi kebudayaan Papua
kepada dunia.
Arahan tersebut disampaikan Wapres saat berkunjung
ke Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat di Kabupaten Asmat, Papua
Selatan, Minggu (21/06/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wapres
menelusuri berbagai ruang pameran dan koleksi seni ukir Asmat yang
menjadi warisan budaya masyarakat setempat.
Direktur Museum
Kebudayaan dan Kemajuan Asmat, John Ohoiwirin, mengatakan bahwa Wapres
menunjukkan antusiasme tinggi selama peninjauan. Bahkan setelah
menuliskan kesan dan pesan, Wapres kembali memasuki ruang pameran untuk
melihat lebih banyak koleksi dan mendalami cerita di balik karya-karya
seni Asmat.
“Beliau tampak excited sekali ya, sangat bersemangat
mengunjungi museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat. Dan selama perjalanan
touring di dalam ruang museum tadi, kelihatan beliau suka sekali dengan
seni Asmat. Beliau banyak bertanya mengenai koleksi yang ada,” ujar
John.
Menurut John, ketertarikan Wapres terlihat ketika
mendengarkan penjelasan mengenai filosofi dan nilai budaya yang
terkandung dalam berbagai karya ukiran Asmat.
“Beliau kemudian
ketika saya menceritakan sebuah ukiran tentang ceritanya, beliau
bertanya banyak hal mengenai itu. Misalnya tadi tentang ritual adopsi,
beliau bertanya, kenapa sampai ukiran ini jadi begini? Kenapa sampai ada
orangnya begini? Saya bilang, ya itu bagus. Karena itu justru
mengangkat tentang mereka punya hakikat atau filsafat budaya orang
Asmat,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, John juga memaparkan
peran museum sebagai sarana diplomasi kebudayaan Papua yang
memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Asmat kepada masyarakat
luas.
“Bapak Wapres memberikan arahannya, mendorong pada kami
untuk tetap mengembangkan museum ini. Karena museum ini kan bagi Bapak
Wapres juga, saya tadi sempat presentasi bahwa ini kan menjadi seperti
diplomasi kebudayaan dari Papua,” ungkapnya.
Sebagai salah satu
museum tertua di kawasan tersebut, Museum Kebudayaan dan Kemajuan Asmat
diharapkan terus berkembang menjadi pusat pelestarian, edukasi, dan
promosi budaya yang mampu memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap
warisan leluhur mereka.
“Harapannya dengan pengembangan ini
semakin mendorong untuk orang Asmat itu semakin, bukan hanya
melestarikan tetapi menjadi sebuah kekuatan dan sebuah kebanggaan,” kata
John.
Kunjungan ini menegaskan arahan Presiden Prabowo Subianto
dalam mendukung pelestarian budaya lokal sebagai bagian penting dari
pembangunan nasional, sekaligus memperkuat posisi Papua sebagai salah
satu pusat kekayaan budaya Indonesia yang memiliki nilai strategis di
tingkat nasional maupun internasional.
Tampak mendampingi Wapres
dalam peninjauan ini, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur
Papua Selatan Mathius Fakhiri, Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, dan
Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana
Keagamaan Gus Miftah.