Cari Blog Ini

Selasa, 17 Maret 2026

Arus Mudik Meningkat, Menhub Dudy Pastikan Rekayasa Lalu Lintas Berjalan Efektif

 


Cikampek – Pergerakan arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan di ruas Tol Jakarta–Cikampek. Seiring dengan itu, pemerintah mulai mengimplementasikan kebijakan pengendalian arus melalui rekayasa lalu lintas one way lokal Tahap I sebagai langkah antisipatif terhadap lonjakan kendaraan di jalur utama mudik.

Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif di lapangan, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho dan Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono meninjau langsung kondisi arus lalu lintas di KM 29 pada Selasa malam (17/3). Peninjauan ini menjadi bagian dari evaluasi awal atas penerapan rekayasa lalu lintas yang telah diberlakukan sejak siang hari.

Menhub Dudy menyampaikan bahwa kebijakan rekayasa lalu lintas yang diterapkan merupakan bagian dari strategi terpadu pemerintah dalam menjaga kelancaran sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan mudik. Ia menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas telah mulai diterapkan sesuai dengan ketentuan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB).

“Tadi siang Korlantas Polri telah memberlakukan atau memulai rekayasa lalu lintas one way lokal sepenggal tahap pertama yaitu dari kilometer 70 sampai kilometer 263. Harapannya bahwa dengan pemberlakuan ini maka masyarakat dalam melakukan perjalanan bisa berjalan lancar,” ujar Menhub Dudy.

Menhub menegaskan bahwa pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Ini dilakukan untuk mengantisipasi dan juga sesuai dengan yang termuat di dalam SKB bahwa pada tanggal 17 Maret, dilakukan rekayasa lalu lintas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Menhub Dudy menambahkan bahwa penerapan kebijakan dilakukan secara bertahap dan terukur dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan. Hingga malam hari, arus lalu lintas terpantau dalam kondisi terkendali.

“Alhamdulillah, sampai dengan saat ini arus lalu lintas terpantau terkendali dan berjalan lancar,” kata Menhub.

Ia pun berharap kebijakan rekayasa lalu lintas ini dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. “Kami mohon doa agar pelaksanaan one way ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” tuturnya.

Kebijakan rekayasa lalu lintas merupakan bagian dari manajemen lalu lintas terpadu yang mencakup penerapan contraflow, one way, serta pembatasan operasional angkutan barang. Seluruh kebijakan dijalankan secara fleksibel, adaptif berbasis kondisi lapangan.

Korlantas Polri mencatat bahwa implementasi kebijakan ini memberikan dampak positif, dengan penurunan angka kecelakaan sebesar 15,5 persen dan penurunan fatalitas hingga 38,9 persen.

Sementara itu, Jasa Marga melaporkan hingga sore hari (17/3), sekitar 1,1 juta kendaraan telah keluar dari Jakarta atau sekitar 32 persen dari total proyeksi, dengan tren yang terus meningkat menuju puncak arus mudik.

Menhub juga kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap pembatasan operasional angkutan barang, khususnya kendaraan sumbu tiga ke atas, guna menjaga kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik.

“Pada kesempatan ini juga saya ingin sekali lagi, mungkin sudah dalam beberapa hari, mengimbau kepada para pengusaha maupun perusahaan yang mengoperasikan kendaraan truk sumbu tiga ke atas agar menghentikan pengoperasiannya untuk sementara waktu sesuai dengan pembatasan demi menjaga kelancaran maupun keselamatan dari saudara-saudara kita yang akan melakukan perjalanan mudik,” tuturnya.

 

 

Sumber : https://dephub.go.id/post/read/arus-mudik-meningkat,-menhub-dudy-pastikan-rekayasa-lalu-lintas-berjalan-efektif 

Baca Terusannya »»  

Wagub Jateng Tutup Mudik Gratis 2026, Ratusan Pemudik Diberangkatkan dari Pasar Senen

 


JAKARTA – Program mudik gratis 2026 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah via kereta api (KA) resmi ditutup Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Selasa (17/3/2026) malam.

Hal itu ditandai dengan pelepasan pemberangkatan sebanyak 640 pemudik dari Stasiun Pasar Senen Jakarta menuju Kota Semarang, menggunakan KA Tawang Jaya pada pukul 18.25 WIB.

Pemberangkatan delapan gerbong kereta ini dilepas Taj Yasin. Rangkaian kereta melayani rute pantura, mulai dari Jakarta hingga Kota Semarang.

Alhamdulillah, hari ini kita purna dalam memberangkatkan mudik,” kata Taj Yasin, seusai melepas pemudik.

Dikatakan, warga yang menikmati layanan tersebut berasal dari berbagai kabupaten/kota di Jateng, mulai dari Pekalongan, Brebes, Tegal, Kendal, Semarang, hingga Pati.

Menurut sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini, program tersebut tidak hanya soal transportasi, tetapi memberi kesempatan perantau untuk kembali berkumpul dengan keluarga, termasuk bagi pemudik disabilitas yang turut difasilitasi.

Di stasiun tujuan, Pemprov Jateng menyiapkan tim medis, untuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan pemudik setelah perjalanan panjang.

Wagub juga mengingatkan pemudik agar memastikan kondisi rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman, serta menjaga kesehatan selama perjalanan dan momentum Ramadan.

Bagi pemudik, program ini terasa nyata manfaatnya. Uyung Lestari (40), pekerja swasta asal Pati yang merantau di Jakarta sejak 2006 mengungkapkan, dia baru kali pertama ikut mudik gratis bersama suami dan dua anaknya.

“Kalau tidak ikut ini, bisa habis sekitar Rp500 ribu per orang. Empat orang hampir Rp2 juta. Jadi sangat membantu,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Asharudin (32), pekerja bengkel di Tangerang yang mudik ke Kendal. Dia mendapatkan informasi program dari rekan kerjanya, dan berhasil lolos pendaftaran.

“Daftarnya online dan rebutan. Saya kebetulan dapat. Sangat membantu,” katanya.

Namun, Ashar berharap kuota ke depan bisa ditambah, karena masih banyak peminat yang belum terakomodasi.

Sebelumnya, pada siang harinya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga memberangkatkan pemudik dengan KA Jaka Tingkir dari Stasiun Pasar Senen menuju Solo, dengan total 648 penumpang. Dengan keberangkatan terakhir ini, rangkaian mudik gratis Pemprov Jateng 2026 pun berakhir

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/wagub-jateng-tutup-mudik-gratis-2026-ratusan-pemudik-diberangkatkan-dari-pasar-senen/ 

Baca Terusannya »»  

Peringati HMD ke-76, Observasi BMKG Langkah Awal Lindungi Masyarakat

 


Jakarta, (17 Maret 2026) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan pentingnya peran pengamatan cuaca dan iklim pada peringatan Hari Meteorologi Dunia (HMD) ke-76 yang jatuh pada 23 Maret 2026. Mengusung tema “Mengamati Hari ini, Melindungi Masa Depan Indonesia”, BMKG mengintegrasikan pengamatan cuaca terkini dengan strategi perlindungan jangka panjang sebagai fondasi perlindungan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa observasi yang dilakukan hari ini adalah investasi bagi keselamatan generasi mendatang. Hal ini sangat relevan bagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan tropis sehingga menghadapi kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi.

“Tema Hari Meteorologi Dunia tahun ini mengingatkan kita bahwa setiap data yang dikumpulkan hari ini adalah bagian dari perlindungan masa depan bangsa. BMKG berkomitmen untuk terus memperkuat sistem observasi, memperluas jaringan, dan meningkatkan layanan agar masyarakat Indonesia semakin terlindungi dan siap menghadapi tantangan perubahan iklim,” ujar Faisal di Jakarta, Selasa (17/3).

Tantangan nyata perubahan iklim dan urbanisasi yang meningkatkan intensitas dan frekuensi kejadian ekstrem kian mendesak kebutuhan sistem peringatan dini demi melindungi masyarakat. Maka dari itu, informasi cuaca dan iklim yang akurat serta berkelanjutan menjadi modal utama perlindungan masa depan.

Ketua HMD 2026 BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan, BMKG memegang peran strategis dalam memastikan Indonesia memiliki sistem observasi dan informasi meteorologi yang andal. Observasi berkesinambungan dilakukan seluruh insan BMKG dengan memantau setiap pergerakan atmosfer melalui berbagai jaringan observasi yang kompleks, mulai dari stasiun meteorologi di darat, radar cuaca, satelit pengamatan bumi, buoy laut, hingga sensor otomatis.

“Saat ini, BMKG mengoperasikan lebih dari 180 stasiun meteorologi, klimatologi, dan geofisika serta 44 radar cuaca. Dukungan ini memungkinkan BMKG secara rutin menyampaikan peringatan dini cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi sebagai dasar pengambilan langkah kesiapsiagaan,” tutur Rahmat.

Melalui perpaduan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan ketelitian para ahli BMKG, jutaan data observasi dikembangkan menjadi peringatan dini cuaca dan iklim yang dapat segera direspons masyarakat. Kemampuan pengamatan terus didorong dengan beragam produk data dan informasi, seperti prakiraan cuaca harian-mingguan, prediksi iklim bulanan-tahunan, hingga proyeksi perubahan iklim, yang dibutuhkan seluruh sektor masyarakat.

Menyadari perlindungan masyarakat membutuhkan sinergi yang kuat, BMKG terus memperkuat kerja sama internasional dengan World Meteorological Organization (WMO) dan lembaga meteorologi dunia lainnya. Di tingkat domestik, BMKG aktif membangun kolaborasi nasional melalui kemitraan dengan kementerian/lembaga, jajaran pemerintah daerah, akademisi, dan sektor swasta.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menegaskan peran aktif BMKG pada jaringan WMO, termasuk Global Atmosphere Watch (GAW), memastikan Indonesia terhubung dengan sistem observasi global. Demikian itu, data nasional dapat berkontribusi pada pemantauan iklim dunia sekaligus memperkaya kapasitas nasional.

Langkah kolaboratif ini sejalan dengan komitmen kuat BMKG untuk terus memperkuat sistem observasi, memperluas jaringan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta mempercepat akselerasi transformasi digital. Hal ini menjadi landasan ajakan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan untuk memanfaatkan data BMKG dalam pengambilan keputusan.

“Informasi cuaca dan iklim bukan hanya untuk ahli, tetapi untuk semua orang: nelayan, petani, pelaku usaha, hingga masyarakat umum,” tutur Ardhasena Sopaheluwakan.

Mengingat, dampak nyata observasi BMKG bukan sekadar angka di layar, melainkan informasi yang menyelamatkan nyawa dan menjaga keberlanjutan kehidupan.

Sebagaimana disampaikan Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, peringatan dini BMKG menjadi sumber informasi penting terkait potensi cuaca ekstrem di Indonesia. Dalam setiap kejadian siklon tropis, termasuk Siklon Tropis Seroja (2021) dan Senyar (2025), BMKG secara intensif melakukan pemantauan, analisis, dan prediksi berbasis data observasi dan model numerik untuk mengidentifikasi potensi dampak, yang kemudian disampaikan sebagai dasar pengambilan langkah antisipatif.

Begitu pula pada peristiwa banjir besar di Kalimantan Selatan pada tahun 2021, data curah hujan ekstrem yang diperoleh dari jaringan observasi BMKG menjadi salah satu dasar penting dalam penetapan status darurat serta percepatan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak. Selain itu, pada sektor penerbangan dan pelayaran, informasi prakiraan cuaca dengan berbagai skala waktu turut berperan dalam mendukung keselamatan dan kelancaran operasional transportasi, khususnya pada jalur-jalur padat seperti lintasan Jawa–Sumatra serta rute internasional.

Lebih lanjut, Faisal menekankan bahwa keberhasilan perlindungan masyarakat bergantung pada respons pemangku kepentingan terhadap peringatan dini yang dikeluarkan. BMKG tidak hanya berhenti pada pengiriman data, tetapi juga aktif menyosialisasikan potensi dampak bencana agar pemerintah daerah dapat mengambil tindakan mitigasi yang tepat secara cepat.

Menyongsong masa depan, BMKG kini mentransformasi diri menjadi institusi yang lebih adaptif dengan memperkuat penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem pemodelan cuaca. Langkah strategis ini bertujuan memastikan setiap data yang dikumpulkan hari ini menjadi fondasi kokoh dalam melindungi generasi mendatang dari dampak krisis iklim.

“Pengamatan hingga peringatan dini adalah awal dari melindungi masa depan. Melalui data yang akurat hari ini, kita sedang membangun perisai keselamatan untuk hari esok,” pungkas Faisal.

 

 

Sumber : https://www.bmkg.go.id/siaran-pers/peringati-hmd-ke-76-observasi-bmkg-langkah-awal-lindungi-masyarakat 

Baca Terusannya »»  

Wamenhan RI Hadiri Rapat Lintas Kementerian Bahas Pengawakan Program Prioritas Presiden

 


Jakarta – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Donny Ermawan Taufanto mewakili Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Kementerian yang dipimpin oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Rapat strategis ini digelar di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Jakarta, pada Selasa (17/3/2026).

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memformulasikan rencana rekrutmen pengawak program strategis Presiden, yang meliputi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kampung Nelayan, Sekolah Terintegrasi, serta program prioritas lainnya. Selain itu, rapat juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap postur kepegawaian aparatur negara guna memastikan kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung pelaksanaan program-program tersebut. Rekrutmen akan dilaksanakan secara selektif dan terpusat, dengan tetap memperhatikan keseimbangan postur fiskal negara.

Pemetaan kebutuhan SDM difokuskan pada pengisian tenaga krusial, antara lain pemenuhan tenaga medis dan dokter gigi di 4.000 puskesmas daerah 3T, pemerataan tenaga pendidik, serta pengawakan operasional untuk 30.000 KDKMP dan revitalisasi ribuan Kampung Nelayan. Strategi pemenuhan kuota akan disesuaikan dengan jumlah ASN yang memasuki batas usia pensiun setiap tahunnya.

Pada kesempatan tersebut, Mensesneg menekankan bahwa rekrutmen SDM untuk program prioritas presiden didesain sebagai bagian penataan secara nasional dan terintegrasi. Perbaikan proses rekrutmen menyangkut kesesuaian kompetensi, jenis jabatan serta penempatan lokasi secara tepat.oleh karenanya akan dibentuk panitia nasional rekrutmen SDM yang dikoordinir oleh Kemenpan-RB.

Selanjutnya, Kemhan RI akan berperan dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (Diklat) dengan pertimbangan kesiapan lembaga pendidikan di masing-masing matra TNI dan Polri serta kurikulum yang dimiliki.

Ditegaskan bahwa, Kemhan RI siap berkolaborasi dalam melaksanakan Pendidikan serta Pelatihan SDM guna menyiapkan para pengawak yang memiliki karakter dan kompetensi, agar program strategis presiden dapat berjalan dengan lancar dan tepat sasaran.

Rapat ini turut dihadiri oleh Mendagri, Menpan RB, Menteri Kesehatan, Menteri Dikdasmen, Menteri KKP, Kepala BKN, serta pimpinan lembaga terkait lainnya. 

 

 

Sumber : https://www.kemhan.go.id/2026/03/17/wamenhan-ri-hadiri-rapat-lintas-kementerian-bahas-pengawakan-program-prioritas-presiden.html 

Baca Terusannya »»  

Mensesneg Imbau Anggota Kabinet Rayakan Idulfitri Secara Sederhana


 Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna beberapa waktu lalu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengimbau para anggota Kabinet Merah Putih untuk merayakan Idulfitri 1447 H/2026 M dengan penuh kesederhanaan.

“Kami mengimbau untuk tidak terlalu berlebihan manakala menyelenggarakan kegiatan open house atau halalbihalal,” ujar Mensesneg dalam pernyataannya, di Jakarta, Selasa (17/03/2026).

Bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air telah membawa dampak bagi kehidupan masyarakat. Selain itu, dinamika global yang terjadi saat ini juga berpotensi berdampak ke dalam negeri. 

“Sesuai dengan petunjuk beliau [Presiden Prabowo Subianto], kemarin kami sudah menyampaikan surat edaran kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk kami imbau untuk tidak berlebihan di dalam menyelenggarakan open house maupun halalbihalal karena bagaimanapun masih banyak saudara-saudara kita pada kondisi yang belum baik,” ujar Mensesneg.

Sebelumnya di dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jumat (13/03/2026), Presiden Prabowo mengingatkan jajarannya agar merayakan Idulfitri secara sederhana. Menurut Kepala Negara, kegiatan seperti open house sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan agar pemerintah dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. 

“Kita juga, saya kira harus memberi contoh, open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewahan. Sudah lah kita di dalam bencana dan juga di suasana ini kita kasih contoh ke rakyat. Tapi kita juga jangan total istilahnya tutup semua acara kita, karena kalau tidak ekonomi kita juga enggak jalan nanti,” ujar Presiden.



Antisipasi Lonjakan Arus Mudik

Di dalam pernyataannya Mensesneg juga menyampaikan bahwa pemerintah terus bekerja keras untuk mengantisipasi dan memastikan kelancaran arus mudik di berbagai wilayah di tanah air. 

“Memang ada beberapa kejadian yang kami mohon maaf ada penumpukan oleh karena traffic yang cukup luar biasa di penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk, tapi sepenuhnya kita melakukan terus monitoring dan petugas-petugas di lapangan bekerja keras untuk mencari solusi supaya bisa mengurangi kemacetan-kemacetan dan antrian-antrian,” ujar Mensesneg.

Lebih lanjut, Mensesneg juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memanfaatkan kebijakan work from anywhere dan melakukan mudik lebih awal sehingga dapat mengurangi kepadatan arus mudik di waktu tertentu. 

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memanfaatkan masa rentang liburan ini dengan memilih pulang kampung sesuai dengan yang kita harapkan, sehingga tidak terjadi penumpukan di satu hari tertentu,” ujarnya.

Selain itu, Mensesneg juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk memastikan masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman pada libur Lebaran tahun 2026 ini.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran yang bertugas di lapangan; Kepolisian, Kementerian Perhubungan, Danantara dengan seluruh BUMN-nya, Pelindo, ASDP, dan yang lain-lainnya yang telah bekerja keras, termasuk TNI juga diminta oleh Bapak Presiden manakala diperlukan untuk menyediakan transportasi-transportasi yang dimiliki termasuk kapal-kapal laut kita untuk membantu kelancaran arus mudik maupun nanti arus balik ke daerah masing-masing,” pungkasnya.




Sumber : https://setneg.go.id/baca/index/mensesneg_imbau_anggota_kabinet_rayakan_idulfitri_secara_sederhana

Baca Terusannya »»  

Menhan Resmikan Masjid Bintang Amin Angkasa di Batam, Simbol Sinergi TNI dan Masyarakat

 


Batam — Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin meresmikan Masjid Bintang Amin Angkasa yang berlokasi di Lanud Hang Nadim, Batu Besar, Nongsa, Kota Batam, pada Selasa, (17/3/2026).

Peresmian masjid ini menjadi simbol nyata sinergi antara unsur pertahanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat pembinaan mental dan spiritual prajurit, sekaligus mempererat hubungan TNI dengan masyarakyat.

Masjid Bintang Amin Angkasa yang menjadi ikon religius ini, dibangun dengan luas bangunan dua lantai dan kapasitas hingga 1.500 jamaah. Masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus pembinaan karakter prajurit TNI AU yang berlandaskan nilai-nilai keimanan, disiplin, dan pengabdian kepada bangsa dan negara, serta bermanfaat bagi masyarakat sekitar sebagai ruang ibadah dan silaturahmi, sehingga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Menhan mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid ini. Lebih lanjut, Menhan menekankan bahwa keberadaan fasilitas keagamaan di lingkungan satuan militer merupakan bagian penting dalam membangun ketahanan nasional yang bersifat menyeluruh, tidak hanya secara fisik tetapi juga moral dan sosial.

 


 

 

Sumber : https://www.kemhan.go.id/2026/03/18/menhan-resmikan-masjid-bintang-amin-angkasa-di-batam-simbol-sinergi-tni-dan-masyarakat.html 

Baca Terusannya »»  

Polri Siagakan 5 Kapal di Jalur Strategis Nasional, Personel Disiapkan Antisipasi Kontinjensi Kecelakaan Laut Jalur Mudik 2026

 


Jakarta, 17 Maret 2026 – Polri memastikan kesiapsiagaan penuh dalam mengamankan arus mudik Lebaran 2026, khususnya di jalur penyeberangan laut strategis di seluruh Indonesia. Sebagai langkah antisipasi kontinjensi kecelakaan laut, Polri menyiagakan 5 kapal polisi di jalur strategis nasional serta menyiapkan personel gabungan guna menghadapi potensi situasi darurat di perairan.

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat melalui langkah antisipatif yang terukur dan respons cepat di lapangan.

Keterangan tersebut disampaikan langsung saat melakukan peninjauan ke Pos Pengamanan Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

“Ya, kita tidak menghendaki, tapi situasi kontingensi kedaruratan ketika terjadi laka (kecelakaan) air, nah sudah dipersiapkan. Ya, ada 16 kapal dipersiapkan, 320 personel gabungan dari TNI, Basarnas, dari Polair, dan dari Polri juga dipersiapkan untuk mengantisipasi situasi kontingensi,” kata Dedi saat meninjau Pos Pengamanan Pelabuhan Bakauheni, Selasa (17/3/2026).

Sebagai penguatan di jalur mudik laut nasional, Polri mengerahkan 5 kapal utama yang disiagakan di titik-titik strategis berikut:

• KP BIMA – 7014 (Klas A3) – Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur

• KP KASTURI – 6002 (Klas B1/B2) – Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat

• KP MANYAR – 5003 (Klas B2) – Pelabuhan Gilimanuk, Bali

• KP GELATIK – 5016 (Klas B2) – Pelabuhan Merak, Banten

• KP GAGAK – 3011 (Klas C1) – Pelabuhan Bakauheni, Lampung

Kapal-kapal ini memiliki kemampuan operasional tinggi, mulai dari kecepatan hingga 30 knots, daya jelajah hingga 10 hari, serta dilengkapi peralatan keselamatan untuk mendukung patroli, pertolongan pertama (SAR awal), dan respons cepat dalam penanganan kejadian darurat di laut.

Sebagai contoh implementasi kesiapsiagaan, di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni telah disiagakan 16 kapal gabungan dan 320 personel dari unsur TNI, Basarnas, Polair, Polri, serta stakeholder pelayaran lainnya. Seluruh kekuatan ditempatkan di titik strategis yang mudah dijangkau guna memastikan penanganan cepat dalam kondisi darurat.

Kesiapan ini diperkuat melalui koordinasi lintas instansi dan elemen pelayaran, termasuk ASDP dan operator kapal, sehingga setiap potensi gangguan keselamatan di laut dapat ditangani secara cepat, terpadu, dan efektif.

Selain itu, Polri mengedepankan pendekatan berbasis data real-time dalam mitigasi risiko. Perhitungan kebutuhan alat keselamatan seperti life jacket, kesiapan armada, hingga skenario evakuasi dilakukan secara matang guna meminimalkan potensi fatalitas.

Polri memprediksi peningkatan arus mudik di sejumlah pelabuhan strategis, termasuk Bakauheni, mulai pertengahan Maret 2026, dengan puncak arus mudik pada 18–19 Maret 2026. Sementara arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Pengamanan dilakukan secara terpadu, tidak hanya di pelabuhan tetapi juga hingga jalur distribusi menuju daerah tujuan melalui patroli dan pengawalan.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 yang telah disiapkan. Seluruh jajaran diminta mengedepankan quick response time agar setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan profesional.

Melalui kesiapsiagaan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam momentum mudik Lebaran 2026.

 

 

Sumber : https://humas.polri.go.id/news/detail/2326289-polri-siagakan-5-kapal-di-jalur-strategis-nasional-personel-disiapkan-antisipasi-kontinjensi-kecelakaan-laut-jalur-mudik-2026 

Baca Terusannya »»  

Menhub Dudy: Kepadatan di Gilimanuk Mulai Teratasi, Antrean Kendaraan Berkurang Signifikan

 


Jembrana - Kementerian Perhubungan bersama stakeholder terkait terus berupaya mengurai kemacetan dan kepadatan antrean kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan, kemacetan antrean kendaraan di jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk sudah dapat diurai sehingga panjang antrean kini berkurang menjadi delapan kilometer. Sebelumnya dilaporkan, kepadatan kendaraan sempat terjadi pada Minggu (15/3/2026) hingga sepanjang lebih dari 20 kilometer.

Menhub Dudy menyebut kejadian ini menjadi pembelajaran agar tidak terulang di kemudian hari. “Kita bekerja mencari solusi dan memitigasi terhadap kondisi di lapangan dan ini bisa jadi pelajaran agar ke depannya tidak terjadi lagi kepadatan di Gilimanuk. Saya sangat menghargai apa yang sudah dilakukan sehingga dalam beberapa hari kemacetan yang sampai 20 kilometer bisa mulai teratasi. Sekarang antrean kendaraan sepanjang 8 kilometer,” jelas Menhub Dudy saat meninjau kondisi Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Selasa (17/3).

Menhub Dudy menyampaikan, Kementerian Perhubungan telah melakukan sejumlah langkah penanganan kemacetan di Gilimanuk, berkolaborasi dengan Korlantas Polri dan PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP). Adapun langkah-langkah yang sudah dilakukan antara lain mengoperasikan kapal-kapal besar, penambahan kapal menjadi 35 kapal oleh ASDP, mengoptimalkan buffer zone, serta menerapkan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) sebanyak 25 kapal guna mempercepat operasionalisasi kapal.

“Dengan dilakukannya langkah-langkah tersebut harapannya terjadi pengurangan kepadatan serta arus lalu lintas bisa berjalan normal kembali dan kepadatan bisa terselesaikan sebelum Hari Raya Nyepi,” ungkap Menhub Dudy.

Di samping itu, Menhub Dudy mengimbau kepada para pengusaha angkutan logistik untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas. Banyaknya truk logistik sumbu tiga ke atas yang masih beroperasi selama periode Angkutan Lebaran ini menyebabkan kepadatan dan antrean panjang di sekitar Pelabuhan Gilimanuk.

Selanjutnya, langkah mitigasi lain akan dilakukan apabila masih terdapat banyak kendaraan yang belum terangkut pada saat Hari Raya Nyepi.

Menhub Dudy menjelaskan, kendaraan kecil serta bus akan menjadi prioritas untuk memasuki kapal dan menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk, mengingat jumlah penumpang di kedua moda tersebut dinilai cukup besar. “Sementara terhadap kendaraan besar, apabila tertahan maka akan ditampung di buffer zone, kemudian sopir-sopirnya akan kita berangkatkan ke Banyuwangi sambil menunggu selesainya perayaan Hari Nyepi," imbuhnya.

Menhub memastikan para sopir kendaraan besar tersebut tidak akan dikenai biaya transportasi dari Gilimanuk menuju Banyuwangi hingga kembali lagi ke Gilimanuk. Demikian juga dengan biaya akomodasi yang akan disiapkan oleh PT ASDP.

Menhub menambahkan, dari sisi Pelabuhan Ketapang juga sudah disiapkan langkah penanganan agar arus kendaraan yang tiba dari Pelabuhan Gilimanuk tidak tersendat dan berjalan lancar. “Di sisi Ketapang sekarang sudah ada ruas tol fungsional dari Besuki. Dengan adanya jalan tol tersebut diharapkan aliran kendaraan yang tiba dari Gilimanuk bisa teratasi. Ketapang juga ada beberapa buffer zone diperuntukkan sebagai tempat istirahat dan untuk menahan kendaraan,” tuturnya

 

 

Sumber : https://dephub.go.id/post/read/menhub-dudy--kepadatan-di-gilimanuk-mulai-teratasi,-antrean-kendaraan-berkurang-signifikan 

Baca Terusannya »»  

Seskab Teddy: Kereta Api Kerakyatan Harga Tiketnya Turun, Kualitasnya Meningkat

 



Pemerintah melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan kereta api kerakyatan sebagai pilihan transportasi umum yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran tahun ini. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya usai meninjau langsung kesiapan armada kereta api, termasuk peluncuran kereta api kerakyatan di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, pada Selasa, 17 Maret 2026.

“Siang ini, saya memenuhi undangan Direktur Utama Kerata Api Indonesia (KAI), Bapak Bobby Rasyidin, untuk meninjau langsung kesiapan armada kereta api khususnya peluncuran kereta api kerakyatan yakni kereta api dengan harga tiket lebih menurun namun kualitas dan kenyamanan yang meningkat,” tulisnya.

Seskab Teddy menjelaskan bahwa kereta api kerakyatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden untuk memperkuat dukungan fasilitas transportasi bagi masyarakat selama musim mudik. Oleh karena itu, PT KAI melakukan pembaruan interior armada kereta kerakyatan guna meningkatkan kenyamanan penumpang.

“Kereta api ini diubah bentuk interiornya oleh KAI atas arahan Bapak Presiden sekitar 3 bulan lalu,” jelas Seskab.

Dari sisi tarif, kereta api kerakyatan ini dipastikan tetap terjangkau bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik menggunakan moda transportasi tersebut. Seskab Teddy menuturkan, harga tiket kereta api kerakyatan ini bahkan dijual lebih rendah untuk periode mudik Lebaran dibanding harga normal pada umumnya.

“Dari segi harga tiket dengan rute Jakarta – Yogyakarta, kereta api kerakyatan ini biasanya seharga sekitar 250 ribu rupiah namun pada masa mudik ini dijual 135 – 175 ribu rupiah. Dengan fasilitas full AC, toilet yang baik dan bersih, serta kursi nyaman dan tidak saling berhadapan,” jelasnya.

Selain meluncurkan kereta api kerakyatan, Seskab Teddy menekankan bahwa PT KAI juga telah melakukan peningkatan layanan secara menyeluruh dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri. Upaya tersebut meliputi peremajaan armada, peningkatan sistem keselamatan perjalanan, hingga pembaruan fasilitas stasiun.

“KAI juga terus melakukan berbagai peningkatan layanan, mulai dari peremajaan armada, peningkatan sistem keselamatan perjalanan, hingga pembaruan fasilitas stasiun termasuk stasiun Gambir agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan tepat waktu,” ungkapnya.

Seskab berharap berbagai peningkatan tersebut dapat mendukung kelancaran mudik Lebaran tahun ini. “Semoga seluruh masyarakat yang akan mudik dapat melakukan perjalanan dengan lancar dan selamat sampai tujuan,” imbuhnya.

Peningkatan fasilitas kereta api ini merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman dan nyaman serta membuat rasa tenang bagi jutaan masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman. Mudik tahun ini bukan sekadar perjalanan, tetapi pengalaman yang lebih manusiawi, lebih nyaman, dan lebih terjangkau.

 
 
 
Baca Terusannya »»  

Lepas Mudik Gratis dengan Kereta Api, Ahmad Luthfi Fasilitasi Ratusan Pemudik Menuju Kampung Halaman

 


JAKARTA — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melepas ratusan peserta Mudik Gratis 2026 dengan moda transportasi kereta api (KA) dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta menuju kampung halaman di Jawa Tengah, Selasa (17/3/2026).

Semboyan 40 dari Ahmad Luthfi menandai keberangkatan Kereta Api (KA) Joko Tingkir dari stasiun tersebut, menuju tujuan akhir Stasiun Balapan Solo. Kereta tersebut membawa 648 orang peserta Mudik Gratis Bareng Pemprov Jateng.

Sebelum melepas keberangkatan KA Joko Tingkir, Ahmad Luthfi lebih dulu menyapa para pemudik di dalam gerbong. Dia juga memberikan sejumlah suvenir kepada peserta mudik gratis ke berbagai kota tujuan di Jawa Tengah, seperti Purwokerto, Kebumen, Purworejo, Klaten, Solo, Sragen, dan lainnya, termasuk pemudik ke daerah Yogyakarta.

“Mudik ke mana saja ini? Seneng napa mboten (senang atau tidak) mudik gratis? Sudah berapa kali ikut mudik gratis? Ini ada suvenir dari Bank Jateng. Semoga selamat sampai tujuan,” sapa Luthfi kepada penumpang.

Ratusan pemudik tersebut terdiri dari berbagai latar belakang mata pencaharian, mulai dari karyawan swasta, pengemudi ojek online (ojo)l, pedagang, hingga mahasiswa. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada gubernur, karena telah memfasilitasi mudik gratis dengan kereta api, bahkan ada juga yang minta untuk berswafoto.

“Senang sekali. Matur nuwun sanget (terima kasih banyak) Pak,” ujar para pemudik, bersautan menjawab pertanyaan Ahmad Luthfi.

Dalam kesempatan itu, Luthfi menjelaskan, Mudik Gratis Bareng Pemprov Jateng menggunakan moda transportasi kereta api ini ada beberapa kali pemberangkatan. Pertama, pukul 11.50 WIB menggunakan KA Joko Tingkir tujuan akhir Stasiun Solo Balapan, dengan total delapan gerbong. Kedua, menggunakan KA Tawang Jaya dengan tujuan akhir Stasiun Semarang Tawang dengan total delapan gerbong yang akan diberangkatkan pada pukul 18.00 WIB. Di samping itu juga ada satu gerbong tambahan yang diberangkatkan pada pukul 12.30 WIB.

“Mudik gratis lewat kereta api ini untuk memfasilitasi yang tidak dapat kuota mudik gratis dengan bus,” katanya, seusai melepas keberangkatan pemudik dari Stasiun Pasar Senen.

Mudik gratis tersebut diselenggarakan untuk memfasilitasi para pekerja informal asal Jawa Tengah, yang ada di Jabodetabek. Tujuannya, agar warga asal Jawa Tengah dapat menikmati lebaran di kampung halaman, dan bisa menyisihkan uangnya untuk keluarga di kampung.

“Tidak hanya dengan kereta api, tapi juga ada 325 bus dari Jakarta dan 23 bus dari Bandung, yang sudah diberangkatkan kemarin,” ucapnya.

Salah satu pemudik asal Purworejo, Legiman mengaku, sudah beberapa kali ikut mudik gratis menggunakan kereta api. Tahun lalu ia ikut mudik gratis sendiri, sedangkan tahun ini dia ikut bersama saudaranya.

“Mudah-mudahan tahun depan ada lagi. Terima kasih Pak Gubernur, ini membantu banget,” ujar pria yang sudah kerja 10 tahun di pabrik ban tersebut.

Pemudik lainnya, Rina Setyani dan Nia Retno Setyawati, mengaku baru kali pertama ikut mudik gratis. Kakak-beradik asal Purwokerto tersebut juga mengajak ayahnya ikut mudik gratis menggunakan kereta api. Sebelumnya, mereka sempat ikut mendaftar mudik gratis pakai bus tetapi kehabisan kuota.

“Saya tahu informasi ini dari Instagram. Awalnya ikut war tiket bus tapi nggak dapat. Lalu mencoba mudik gratis pakai kereta api, alhamdulilah bisa dapat tiga tiket,” ujar Rina yang sudah delapan tahun di Jakarta tersebut.

Dia juga menceritakan, mudik kali ini sudah dipersiapkan dengan baik. Rina bersama adik dan ayahnya sudah bersiap sejak beberapa hari terakhir, dan berusaha berangkat lebih awal ke stasiun, agar tidak ketinggalan kereta.

 

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/lepas-mudik-gratis-dengan-kereta-api-ahmad-luthfi-fasilitasi-ratusan-pemudik-menuju-kampung-halaman/ 

Baca Terusannya »»  

Cerita Perantau Korban PHK Sampai Sopir Bisa Mudik Gratis KA Pemprov Jateng

 


JAKARTA – Program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui moda kereta api (KA), menjadi pelipur lara Diatri Prima, yang baru saja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Dia yang berangkat dari Jakarta Timur menuju Purwokerto, sangat terbantu dengan fasilitas tersebut.

“Senang, baru pertama kali ikut. Sangat terbantu, apalagi saya baru kena lay off (PHK),” ujar penumpang KA Jaka Tingkir di Stasiun Pasar Senen, Selasa, 17 Maret 2026.

Menurutnya, biaya tiket kereta yang biasanya mencapai Rp200 ribu, kini bisa dialihkan untuk kebutuhan lain di kampung.

“Jadi bisa berhemat, uangnya buat keperluan lain,” katanya.

Hal serupa disampaikan Solihin, pria berprofesi sopir pribadi yang mudik ke Solo. Dia menyebut, program Mudik Gratis dari Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, menjadi kesempatan baginya untuk tetap bisa pulang kampung.

Alhamdulillah sangat membantu. Kalau tidak, mungkin saya tidak pulang. Tiket bisa Rp400 ribu sampai Rp450 ribu,” ujarnya di Stasiun Pasar Senen.

Sementara itu, Hanafi, pekerja bengkel, mengaku bisa menghemat hingga hampir Rp1 juta saat mudik bersama keluarga.

“Bisa hemat Rp800 ribu sampai Rp900 ribu.Uangnya nanti buat kebutuhan di kampung,” ungkapnya bersama istri.

Rasa syukur juga disampaikan Susi Ariyani yang mudik bersama putrinya, Safa Aulia. Keduanya turun di Stasiun Solo Balapan, dan mengaku sangat terbantu dengan program tersebut.

“Terima kasih Pak Gubernur atas bantuannya, bisa mudik gratis. Sangat membantu sekali. Semoga ke depannya makin bagus, makin baik,” ujar Susi.

Berdasarkan data Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, program mudik gratis 2026 tidak hanya menggunakan bus, tetapi juga kereta api dengan total kapasitas 3 rangkaian KA berjumlah 1.288 orang. Rinciannya KA Jaka Tingkir dengan kapasitas 576 seat, berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada Selasa (17/3/2026) pukul 11.50 WIB, yang dilepas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. KA ini melintasi Stasiun Pasar Senen -Jatinegara-Cikarang -Haurgeulis -Jatibarang -Gombong -Kroya -Purwokerto -Bumiayu -Cirebon Prujakan -Kebumen -Kutowinangun -Kutoarjo -Wates-Lempuyangan-Klaten -Purwosari-Solo Balapan.

Kedua, KA Tawang Jaya dengan kapasitas 640 seat, berangkat dari Stasiun Pasar Senen, Selasa (17/3/2026) pukul 18.25 WIB. Pelepasan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. KA ini relasi Pasar Senen-Bekasi-Cikarang -Haurgeulis-Jati Barang -Cirebon Prujakan-Babakan -Brebes -Tegal-Pemalang-Pekalongan-Weleri一Semarang Poncol.

Selanjutnya, KA tambahan dengan kapasitas 72 seat, berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada Selasa (17/3/2026) pukul 14.20 WIB, relasi Stasiun Pasar Senen-Bekasi-Haurgeulis-Jatibarang-Cirebon-Purwokerto -Kroya -Karanganyar -Kutoarjo -Wates -Yogyakarta -Klaten -Solo Balapan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, dirinya telah melepas keberangkatan pemudik KA gratis.

“Yang mudik gratis ini kita fasilitasi untuk para masyarakat kita sebagai pekerja informal. Di antaranya adalah pembantu rumah tangga, kemudian kuli bangunan, ojol, tukang bakso, banyak sekali bermacam-macam yang kerja informal di wilayah Jakarta,” ujar Gubernur

 

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/cerita-perantau-korban-phk-sampai-sopir-bisa-mudik-gratis-ka-pemprov-jateng/ 

Baca Terusannya »»  

Bonus Medali Asean Para Games ke-13 Ditransfer Langsung Hari Ini, Menpora Erick Jamin Transparansi dan Tepat Sasaran

 

Jakarta: Pemerintah mencairkan bonus untuk para atlet peraih medali Asean Para Games 2026 pada Selasa 17/3, dengan mekanisme bonus ditransfer langsung ke rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) milik para atlet. 

Kolaborasi Kemenpora dan BRI yang mentransfer bonus secara langsung kepada atlet penerima ini sebagai wujud komitmen Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir untuk menjamin transparansi jumlah bonus, dan atlet pun bisa menerima apresiasi ini dengan cepat serta tepat sasaran.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, seluruh dana bonus ini ditransfer langsung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga ke rekening masing-masing atlet, sehingga dapat diterima secara cepat, transparan, dan tepat sasaran," jelas Menpora. 

Selain itu, Kemenpora juga bekerja sama dengan BRI akan memberikan pendampingan literasi dan perencanaan keuangan, agar para atlet dapat mengelola bonus yang diterima dengan baik dan memiliki tabungan serta keamanan finansial untuk masa depan para atlet.

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas perjuangan para atlet, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh insan olahraga Indonesia untuk terus berprestasi," kata Menpora Erick. 

Menpora Erick juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para atlet peraih medali Asean Para Games 2026 yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi nama bangsa.

“Untuk para atlet Indonesia, kalian adalah saudara-saudara kita yang sempurna dalam hati dan dalam perjuangan, pantang menyerah, tidak pernah mengeluh dan selalu berjuang demi harumkan nama Indonesia. Terima kasih para atlet, dari kami bangsa Indonesia,” tutup Menpora Erick.

 

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/6661/bonus-medali-asean-para-games-ke-13-ditransfer-langsung-hari-ini 


Baca Terusannya »»  

Bonus Asean Para Games ke-13 Thailand Cair, Menpora Erick: Ini Komitmen Pemerintah Hargai Perjuangan Atlet Secara Adil dan Setara

 


Jakarta: Kabar menggembirakan datang untuk atlet Asean Para Games ke-13 Thailand. Hari ini, Selasa (17/3) Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mencairkan bonus bagi para peraih medali yang telah mengharumkan nama bangsa pada ajang tersebut.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan pencairan bonus tersebut sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk memberikan penghargaan kepada para atlet disabilitas yang sudah berjuang dan mengantar Indonesia finis di ranking dua Asean Para Games ke-13 Thailand. 

"Pada hari ini pemerintah telah mencairkan bonus bagi para atlet Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa pada ASEAN Para Games ke-13 di Thailand. Atas nama pemerintah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang dengan penuh semangat dan dedikasi," ujar Menpora Erick.

Kontingen Indonesia berhasil mencatatkan prestasi yang sangat membanggakan, dengan perolehan 135 medali emas, melampaui target awal 82 medali emas, serta dilengkapi dengan 143 medali perak dan 114 medali perunggu, yang mengantarkan Indonesia menempati peringkat kedua pada klasemen akhir ASEAN Para Games.

Untuk rincianya jumlah penghargaan tersebut,  pemerintah memberikan bonus dengan besaran sebagai berikut: Rp 1 miliar untuk peraih medali emas nomor perorangan, Rp 800 juta untuk peraih medali emas nomor ganda, Rp 500 juta untuk peraih medali emas nomor beregu.

Sementara untuk para pelatih rincianya yakni, Rp 300 juta untuk pelatih nomor perorangan dan ganda. Rp 400 juta untuk pelatih nomor beregu. Secara keseluruhan, total bonus yang disalurkan kepada para atlet peraih medali mencapai hampir Rp365 Miliar. Besaran bonus ini membuktikan komitmen pemerintah menghargai prestasi para atletnya secara adil.

"Ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa prestasi atlet Paragames dihargai secara adil dan setara," kata Menpora Erick. 

"Terima kasih atas perjuangan luar biasa para atlet Indonesia yang telah berkorban jiwa dan raga. Mereka adalah saudara-saudara kita yang sempurna dalam hati dan dalam perjuangan, pantang menyerah, tidak pernah mengeluh, semuanya demi mengharumkan nama baik bangsa," pungkas Menpora. (amr)

Berikut Rincian Besaran Bonus Asean Para Games ke-13 Thailand:

- Rp1 miliar untuk peraih medali emas nomor perorangan
- Rp 800 juta untuk peraih medali emas nomor ganda.
- Rp 500 juta untuk peraih medali emas nomor beregu.
- Rp 300 juta untuk pelatih nomor perorangan dan ganda.
- Rp 400 juta untuk pelatih nomor beregu.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/6660/bonus-asean-para-games-ke-13-thailand-cair-menpora-erick-ini-ko 

Baca Terusannya »»  

Libur Lebaran, Mensos Gus Ipul: Layanan Kemensos Tetap Jalan


 Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menginstruksikan jajarannya untuk tetap memberikan pelayanan selama Idul Fitri 2026. 

Ia menegaskan, libur Lebaran tidak berarti berhentinya layanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Libur boleh berjalan, tetapi pelayanan tidak boleh berhenti. Seluruh eselon I dan II harus memastikan unit kerja tetap siaga, jalur komunikasi aktif dan keputusan bisa diambil cepat bila diperlukan," ujar Gus Ipul dalam Rapat Pimpinan Kemensos di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026). 

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico serta seluruh pejabat Kemensos.

Gus Ipul melanjutkan, di tengah sukacita hari raya, kita diingatkan untuk tetap ada bagi mereka yang belum sepenuhnya merasakan bahagia hari raya.

"Lebaran menjadi penegas bahwa di saat banyak yang masih membutuhkan, Kementerian Sosial akan selalu ada untuk mereka. Ini buat pengingat bagi kita semua," kata Gus Ipul.

Untuk memastikan layanan tetap berjalan, Gus Ipul meminta jajarannya untuk memperkuat kesiapsiagaan dan ketersediaan petugas piket. Ia memerintahkan pejabat sentra, balai, maupun unit layanan agar mengecek ulang kesiapan personel serta dukungan operasional.

Kesiapsiagaan ini terutama ditujukan untuk layanan kelompok rentan, seperti lansia tunggal, penyandang disabilitas, anak-anak rentan, masyarakat miskin ekstrem, korban bencana, dan warga terlantar agar tidak terabaikan selama libur Lebaran.

"Antisipasi kedaruratan sosial dan bencana, potensi bencana, kecelakaan, gangguan mobilitas dan kedaruratan sosial harus diantisipasi sejak dini. Cek kembali buffer stock, logistik bantuan, kesiapan petugas, dan kecepatan distribusi," Gus Ipul mengingatkan.

Lebih lanjut, layanan darurat bagi masyarakat, seperti command center, call center, WA center dan kanal media sosial harus aktif 24 jam untuk menerima aduan, laporan maupun kebutuhan rujukan sosial. 

Selanjutnya, Gus Ipul juga menginstruksikan jajarannya menjaga kelancaran penyaluran bansos dan program sosial.

"Pastikan penyaluran bansos dan layanan program sosial tidak terganggu libur panjang. Hak KPM tidak boleh tertunda karena lemahnya biokrasi," tegasnya.

Tak lupa, Gus Ipul juga meminta pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tetap berjalan selama libur Lebaran. 

Dia juga mengingatkan jajarannya menjaga integritas dan keteladanan selama masa libur lebaran. Di antaranya dengan menghindari penyalahgunaan kewenangan dan fasilitas jabatan seperti penggunaan kendaraan  dinas.

"Kendaraan dinas pelat merah maupun (pelat) ZZH harus diparkir, tidak digunakan mudik selama libur Lebaran, kecuali untuk tugas resmi dengan izin," jelas Gus Ipul.

Sementara itu, terkait dinamika konflik di Timur Tengah Gus Ipul juga mengingatkan dampaknya di Indonesia. 

Perang yang saat ini terjadi di Timur Tengah berpotensi menimbulkan dampak sosial berupa inflasi dan penurunan daya beli masyarakat Indonesia.

Gus Ipul menilai, kondisi tersebut bisa berdampak pada masyarakat kelompok rentan pada Desil 1 hingga Desil 4 DTSEN. "Bisa jadi yang berada di Desil 5 turun ke Desil 4, 6 misalnya bisa turun. Kita belum bisa mengukur secara langsung, tetapi asumsinya saja pasti akan ada satu proses yang mungkin membuat seseorang atau keluarga turun kelas. Tapi juga kita harus yakin dan bisa meyakini juga akan ada sebagian lagi yang naik kelas. Karena begitulah siklusnya," ungkap dia.

Dari sinilah Gus Ipul menyebut, data menjadi kunci utama untuk mencegah lonjakan kemiskinan baru dan menahan kerentanan sosial. Dalam situasi krisis perlu adanya penguatan bansos di antaranya, yakni opsi top-up bantuan, dan perluasan sementara penerima seperti BLTS.

"Disinilah data-data harus terus dimutakhirkan. Jangan sampai kita kedodoran ketika nanti ada top-up atau juga perluasan penerima sementara. Jadi saya minta ini betul-betul diantisipasi. Perkuat kolaborasi, perkuat langkah untuk merespon berbagai perkembangan yang ada di masyarakat," kata Gus Ipul.

Selain itu, Gus Ipul juga mendorong jajaranya agar berhemat. Salah satunya adalah dengan cara refocusing belanja operasional meliputi pemangkasan perjalanan dinas yang tidak krusial, memangkas rapat seremonial dan kegiatan simbolik, serta memangkas belanja ATK.

"Coba ini kita alihkan ke sistem data dan monitoring. Prinsipnya, kurangi biaya, tambah dampak. Biaya dikurangi itu bukan berarti terus enggak ada pertemuan, enggak ada rapat, tetap ada rapat, tetapi yang berdampak nyata," jelasnya.

Gus Ipul pun meminta agar jajarannya menyiapkan skema WFH tanpa mengurangi aktivitas koordinasi, serta mengurangi biaya cetak, distribusi, dan duplikasi biaya kerja melalui konsep digitalisasi dan paperless bureaucracy. Ia juga mengimbau adanya penyederhanaan program.

"Gabungkan program yang tumpang tindih. Jangan sampai ada program yang sama dikerjakan oleh banyak Satker. Program yang tidak berdampak pertimbangkan untuk dialihkan," pungkasnya.


Sumber : https://kemensos.go.id/berita-terkini/menteri-sosial-1/Libur-Lebaran,-Gus-Ipul:-Layanan-Kemensos-Tetap-Jalan

Baca Terusannya »»  

Wamenkes Dante Pastikan Posko Kesehatan Gambir Siap Dukung Mudik Aman dan Nyaman

 


Jakarta, 17 Maret 2026

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Dante Saksono Harbuwono, melakukan pemantauan ke Posko Kesehatan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (17/3). Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan layanan kesehatan guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 dengan tema nasional “Mudik Aman, Lebaran Nyaman”.

Dalam peninjauan tersebut, Wamenkes Dante menyampaikan bahwa hipertensi menjadi kasus kesehatan yang paling dominan pada pemudik, disusul diabetes dan influenza. Seluruh pemudik yang mengalami keluhan langsung mendapatkan penanganan medis serta obat-obatan secara gratis di Posko Kesehatan Gambir.

“Jumlah pemudik di Jakarta diperkirakan mencapai sekitar 680.000 orang, khususnya pengguna kereta api. Di Stasiun Gambir sendiri, jumlahnya sekitar 63.000 orang. Jika ada yang sakit selama perjalanan, ini bisa menjadi masalah besar. Karena itu, kesiapan posko kesehatan sangat penting,” ujar Wamenkes Dante.

Selain penumpang, kesehatan petugas operasional juga menjadi perhatian utama untuk menjamin keselamatan perjalanan. Berdasarkan data pemeriksaan awak kereta api oleh internal PT KAI, sebanyak 277 petugas (masinis, kondektur, pramugara/i, dan teknisi) telah menjalani skrining. Hasilnya, 125 orang dinyatakan laik, 133 orang laik dengan catatan (memerlukan pemantauan), dan 19 orang tidak laik bertugas karena faktor kesehatan.

“Ini penting karena kesehatan petugas, terutama masinis dan teknisi, sangat menentukan keselamatan ribuan pemudik,” tegas Wamenkes Dante.

Posko Kesehatan Stasiun Gambir telah memenuhi standar pelayanan dengan fasilitas komprehensif, mulai dari pemeriksaan umum, tekanan darah, gula darah, hingga pemeriksaan gigi. Pemudik diimbau memanfaatkan waktu tunggu keberangkatan untuk melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Akses layanan juga dibuat fleksibel, cukup dengan menunjukkan kartu identitas, asuransi kesehatan, atau melalui pendaftaran daring.

Terkait kondisi di lapangan, Wamenkes Dante mengingatkan pemudik untuk mewaspadai cuaca panas ekstrem di Jakarta yang berisiko menyebabkan heatstroke. “Pastikan minum cukup, hindari paparan panas berlebih, dan gunakan pelindung diri. Bagi musafir yang berpuasa namun merasa tidak kuat, diperbolehkan tidak berpuasa demi menjaga stamina dan keselamatan,” ujarnya.

Selain itu Wamenkes Dante juga tidak lupa menjelaskan kewaspadaan terhadap gejala campak, seperti demam dan munculnya bintik merah di belakang telinga. Apabila mengalami gejala tersebut, pemudik diminta segera melapor dan melakukan isolasi mandiri agar tidak menulari keluarga di kampung halaman.

Kesiapsiagaan ini sejalan dengan Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/163/2026. Pemerintah telah menyiagakan tim penyelenggaraan kesehatan, pos pelayanan, fasilitas rujukan kegawatdaruratan, hingga skrining laik berkendara di berbagai simpul mudik.

 

 

Sumber : https://kemkes.go.id/id/wamenkes-dante-pastikan-posko-kesehatan-gambir-siap-dukung-mudik-aman-dan-nyaman 

Baca Terusannya »»  

Tinjau Sejumlah Pembangkit, Dirut PLN: Sistem Kelistrikan Nasional Andal Jelang Idulfitri 1447 H

 


Jakarta, 17 Maret 2026 – PT PLN (Persero) telah menyiapkan sistem kelistrikan nasional yang andal dalam menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo usai meninjau langsung kesiapan sejumlah pembangkit strategis, salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon, Banten pada Senin (16/3).

Darmawan menjelaskan, secara nasional PLN memproyeksikan beban puncak kelistrikan pada periode Idulfitri tahun ini akan mencapai 35.017 megawatt (MW). Dengan daya mampu pasok sebesar 51.967 MW, maka masih terdapat cadangan daya yang mencukupi sebesar 16.950 MW.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), PLN terus siaga agar sistem kelistrikan andal untuk Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026 di seantero Indonesia,” ucap Darmawan.

Dirinya melanjutkan, kesiapan ini diperoleh lewat asesmen ketat yang telah dilakukan sejak jauh-jauh hari, mulai dari sisi hulu yakni pembangkitan, hingga sisi hilir pada jaringan distribusi ke pelanggan.

“Kami juga sudah cek pasokan energi primer nasional aman, mulai dari batu bara, gas, hingga BBM. Pemeliharaan sistem transmisi dan gardu induk juga telah tuntas dilakukan jauh sebelum Ramadan dan Idulfitri” ujar Darmawan.

Selain itu, PLN juga menyiagakan 72.053 personel yang tersebar di 3.700 posko siaga di seluruh Indonesia selama periode RAFI 2026. Mobilitas personel tersebut didukung oleh 4.901 unit mobil operasional dan 4.594 unit motor operasional guna memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan kelistrikan.

“Petugas kami all out untuk terus menjaga agar suplai listrik aman di lapangan. Kami juga melakukan pengamanan berlapis di lokasi-lokasi prioritas yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, seperti tempat ibadah, titik transportasi, pusat keramaian, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit,” ujar Darmawan.

Guna mendukung operasional di lapangan, PLN menyiapkan berbagai peralatan pendukung seperti 2.005 unit genset, 773 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.349 unit gardu bergerak (UGB), serta 429 unit truk crane yang siap digunakan. Upaya ini dilakukan agar suplai listrik yang andal untuk masyarakat terus terjaga.

“Dengan cadangan daya yang cukup, sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman. Sehingga masyarakat dapat menikmati momen berkumpul serta menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman,” tambah Darmawan.

Sementara itu, khusus pada sistem kelistrikan Jawa–Madura–Bali (Jamali), PLN memproyeksikan beban puncak sebesar 22.453 MW dengan daya mampu pasok mencapai 33.497 MW, sehingga sistem tetap dalam kondisi aman dengan cadangan daya sekitar 11.044 MW.

Dalam kunjungannya, Darmawan juga meninjau kesiapan PLTGU Cilegon yang menjadi salah satu pembangkit strategis dalam menopang sistem kelistrikan di wilayah Jamali. PLTGU Cilegon yang dioperasikan oleh subholding PLN Indonesia Power ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 740 MW, yang terdiri dari dua unit turbin gas masing-masing 240 MW serta satu unit turbin uap 260 MW.

Pembangkit ini berperan penting dalam menopang keandalan subsistem 150 kilovolt (kV) Cilegon yang memasok kebutuhan listrik untuk kawasan industri serta masyarakat di wilayah Banten, sekaligus terhubung dengan sistem interkoneksi Jawa–Bali.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernardus Sudarmanta menegaskan bahwa pihaknya terus mengupayakan agar seluruh unit pembangkit dalam kondisi optimal untuk mendukung keandalan sistem selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

“Seluruh unit mesin di PLTGU Cilegon dalam kondisi prima untuk mendukung keandalan sistem kelistrikan selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Kami telah menyiapkan personel siaga, memastikan keandalan peralatan, serta melakukan monitoring operasi secara intensif agar pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat dan industri,” tutup Bernadus.

 

 

Sumber : https://web.pln.co.id/media/siaran-pers/2026/03/sistem-kelistrikan-nasional-pln-idulfitri-2026 

Baca Terusannya »»  

Kementerian PU Dorong Pemudik Manfaatkan Jalur Pansela sebagai Alternatif Mudik dengan Panorama Pantai Selatan

 


Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendorong masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 untuk memanfaatkan Jalur Pantai Selatan (Pansela) Pulau Jawa sebagai alternatif perjalanan. Selain membantu mengurai kepadatan lalu lintas di Jalur Pantai Utara (Pantura) dan Jalan Tol Trans Jawa, Pansela juga menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda dengan panorama pesisir selatan Pulau Jawa.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemerintah terus memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional agar perjalanan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman.

“Jalur Pantai Selatan dapat menjadi alternatif perjalanan mudik bagi masyarakat. Selain membantu mengurangi kepadatan di jalur utama seperti kawasan Cikampek, jalur ini juga memiliki potensi wisata yang sangat menarik karena melewati kawasan pantai selatan Pulau Jawa,” kata Menteri Dody.

Jalur Pantai Selatan Pulau Jawa membentang dari Provinsi Banten hingga Jawa Timur dengan panjang lebih dari 1.500 kilometer dan melintasi lima provinsi, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Di sepanjang koridor jalur Pansela, pemudik dapat menikmati berbagai panorama wisata pesisir selatan Pulau Jawa, seperti Pantai Rancabuaya dan Pantai Pangandaran di Jawa Barat, Pantai Parangtritis di DI Yogyakarta, hingga kawasan Pantai Sendang Biru di Jawa Timur yang menjadi pintu menuju Pulau Sempu.

Sebagai bagian dari peningkatan keandalan infrastruktur di koridor Pansela, Kementerian PU juga telah menyelesaikan sejumlah pekerjaan preservasi dan rehabilitasi, salah satunya rehabilitasi Jembatan Cidahon pada ruas jalan nasional Cilaki–Rancabuaya di Kabupaten Garut, Jawa Barat. 

Rehabilitasi jembatan sepanjang 50,7 meter tersebut dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat, Ditjen Bina Marga sejak Oktober 2025 dan telah selesai 100%. Pekerjaan rehabilitasi dilakukan untuk meningkatkan keandalan struktur jembatan serta keselamatan pengguna jalan.

Selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026, Kementerian PU juga menyiapkan posko-posko di berbagai ruas jalan nasional di seluruh Indonesia, termasuk pada jalur Pansela mulai dari Banten hingga Jawa Timur. 

Secara nasional, sebanyak 496 posko mudik telah disiagakan serta dukungan 1.461 unit Disaster Relief Unit (DRU) berupa peralatan dan material penanganan darurat untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama arus mudik dan arus balik Lebaran. 

 

 

Sumber : https://pu.go.id/berita/kementerian-pu-dorong-pemudik-manfaatkan-jalur-pansela-sebagai-alternatif-mudik-dengan-panorama-pantai-selatan 

Baca Terusannya »»  

Menhan Tinjau Galangan Kapal di Batam, Dorong Kemandirian Industri Pertahanan Maritim Indonesia

 


Batam – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke dua galangan kapal nasional di Batam, yaitu PT Palindo Marine Shipyard dan PT Batamec Shipyard, dalam rangka meninjau langsung perkembangan industri galangan kapal dalam negeri serta memastikan kemajuan proyek strategis pertahanan maritim, pada Selasa, (17/3/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan dalam mendorong kemandirian industri pertahanan nasional, khususnya pada sektor pembangunan dan pemeliharaan kapal perang, sebagai pilar penting dalam memperkuat postur pertahanan laut Indonesia.

Di PT Palindo Marine Shipyard, Menhan meninjau pengembangan Kapal Cepat Rudal (KCR) 60, serta pembangunan kapal serang ringan yang mendukung kebutuhan operasional TNI AL.

Menhan juga menyoroti kontribusi Palindo dalam pengembangan industri pertahanan melalui skema Industrial Development, Knowledge & Local Offset (IDKLO), termasuk kerja sama internasional dalam pembangunan kapal bantu hydro-oceanography dan program transfer teknologi. Hal ini dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan penguasaan teknologi nasional dan memperkuat ekosistem industri pertahanan dalam negeri.

Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke PT Batamec Shipyard yang saat ini tengah mengerjakan proyek pembangunan Offshore Patrol Vessel (OPV-3) untuk Kementerian Pertahanan. Kapal ini dirancang dengan spesifikasi modern, dilengkapi sistem radar, sensor, dan combat management system guna mendukung operasi patroli dan pengawasan wilayah laut nasional.

=Dalam arahannya, Menteri Pertahanan menegaskan bahwa penguatan industri galangan kapal nasional harus terus didorong sebagai bagian dari strategi besar pembangunan kekuatan pertahanan berbasis kemandirian. Sinergi antara pemerintah, industri, dan TNI menjadi kunci dalam memastikan keberlanjutan pembangunan alutsista dalam negeri.

Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memastikan bahwa setiap program pengadaan alutsista tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional, tetapi juga memberikan dampak berlipat bagi perekonomian nasional (multiplier effect). Dampak tersebut mencakup penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas industri, serta penguatan sektor maritim sebagai bagian dari kepentingan strategis nasional. 

 

 

Sumber : https://www.kemhan.go.id/2026/03/18/menhan-tinjau-galangan-kapal-di-batam-dorong-kemandirian-industri-pertahanan-maritim-indonesia.html 

Baca Terusannya »»  

Pantau Strategi Pengendalian Lalu Lintas di JMTC, Wapres Apresiasi Kesiapan Petugas Kawal Arus Mudik Lebaran 2026

 


Sebagai bagian dari arahan Presiden untuk memastikan kesiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung pengaturan lalu lintas arus mudik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Bekasi, Jawa Barat, Selasa (17/03/2026).

Setibanya di lokasi, Wapres disambut oleh jajaran Direksi Jasa Marga beserta Tim Satgas Operasional Idulfitri.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Jasa Marga atas dedikasi dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Rekan-rekan, tetap waspada dan berhati-hati dalam perjalanan mudik, mengingat kondisi lalu lintas yang padat. Saya melihat laporan yang disampaikan sudah cukup lengkap dan persiapan telah dilakukan dengan matang. Diperkirakan puncak arus akan terjadi dalam waktu dekat, sehingga kewaspadaan harus terus dijaga. Terima kasih atas kerja keras seluruh petugas di lapangan,” tutur Wapres.

Pada kesempatan ini, Wapres juga menerima paparan kondisi lalu lintas dan strategi pengelolaan arus mudik di sejumlah titik utama. Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti memaparkan kondisi arus mudik periode H-10 hingga H-5 Lebaran 2026.

“Berdasarkan pantauan melalui JMTC, realisasi lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada pada Rabu, 11 Maret hingga Senin, 16 Maret 2026 mencapai 990.506 kendaraan atau meningkat 13,6 persen dibandingkan normal. Puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 (H-3) dengan volume mencapai sekitar 259 ribu kendaraan. Hingga saat ini, volume lalu lintas yang telah melintas mencapai 28,1 persen dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan selama periode 11–31 Maret 2026,” ujar Fitri.

Direktur Pengembangan Usaha Ari Respati menambahkan, Jasa Marga telah mengoperasikan jalur fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan mempersiapkan jalur alternatif untuk arus balik.

“Jasa Marga telah mengoperasikan tiga jalur fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Pembukaan ruas-ruas fungsional tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, yang tercermin dari meningkatnya volume kendaraan yang melintas di masing-masing ruas. Kemudian untuk mendukung kelancaran arus balik, Jasa Marga juga telah mempersiapkan pengoperasian jalur fungsional Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan sebagai alternatif distribusi lalu lintas,” jelas Ari.

Peninjauan dilanjutkan dengan dialog interaktif bersama petugas di lapangan guna memastikan kesiapan operasional berjalan optimal di berbagai titik.

Sebagai bagian dari transformasi layanan digital, Jasa Marga terus mengembangkan JMTC sebagai pusat kendali lalu lintas berbasis teknologi yang terintegrasi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan dan sistem pemantauan real time untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

Sebelum meninggalkan lokasi, Wapres juga meninjau ruang siaran Radio Travoy FM sebagai sarana penyampaian informasi lalu lintas kepada masyarakat.

Melalui penguatan teknologi dan koordinasi lintas pemangku kepentingan, pemerintah terus mendorong optimalisasi pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan berkeselamatan.

 

 

Sumber : https://www.wapresri.go.id/pantau-strategi-pengendalian-lalu-lintas-di-jmtc-wapres-apresiasi-kesiapan-petugas-kawal-arus-mudik-lebaran-2026/ 

Baca Terusannya »»  

Wapres Gibran Pantau Strategi Pengendalian Lalu Lintas Arus Mudik Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC)

 

Bekasi (17/03), Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja dengan meninjau langsung pengaturan lalu lintas arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (17/03). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan strategi pengendalian lalu lintas arus mudik Lebaran 2026 di jaringan jalan tol Jasa Marga Group.

Kehadiran Wapres Gibran disambut oleh jajaran Direksi Jasa Marga, yaitu Direktur Operasi Fitri Wiyanti, Direktur Pengembangan Usaha Ari Respati, Direktur Bisnis Reza Febriano, Direktur Layanan Yaya Ruhiya, Direktur Human Capital dan Transformasi Yoga Tri Anggoro, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pramitha Wulanjani beserta jajaran BOD-1 dan Roadster Jasa Marga Group yang tergabung dalam Tim Satgas Operasional Idulfitri.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti memaparkan kondisi lalu lintas arus mudik periode H-10 hingga H-5 Lebaran 2026 melalui empat Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

“Berdasarkan pantauan melalui JMTC, realisasi lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada pada Rabu, 11 Maret hingga Senin, 16 Maret 2026 mencapai 990.506 kendaraan atau meningkat 13,6% dibandingkan normal. Puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 (H-3) dengan volume mencapai sekitar 259 ribu kendaraan. Hingga saat ini, volume lalu lintas yang telah melintas mencapai 28,1% dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan selama periode 11–31 Maret 2026,” ujar Fitri.

Selain itu, Direktur Pengembangan Usaha Ari Respati menyampaikan evaluasi pemberlakuan jalur fungsional selama arus mudik Lebaran, di antaranya Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Segmen Ambarawa-Bawen dan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Prambanan-Purwomartani.

“Jasa Marga telah mengoperasikan tiga jalur fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Pembukaan ruas-ruas fungsional tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, yang tercermin dari meningkatnya volume kendaraan yang melintas di masing-masing ruas. Kemudian untuk mendukung kelancaran arus balik, Jasa Marga juga telah mempersiapkan pengoperasian jalur fungsional Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan sebagai alternatif distribusi lalu lintas," jelas Ari.

Kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif secara digital bersama petugas di lapangan, antara lain petugas di GT Kalikangkung, GT Purwomartani, ruas Jakarta-Cikampek, dan ruas Jagorawi, guna memastikan kesiapan operasional berjalan optimal.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Jasa Marga atas dedikasi dan kerja keras dalam memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Gibran juga mengimbau para pemudik untuk selalu berhati-hati selama perjalanan.

“Rekan-rekan, tetap waspada dan berhati-hati dalam perjalanan mudik, mengingat kondisi lalu lintas yang padat. Saya melihat laporan yang disampaikan sudah cukup lengkap dan persiapan telah dilakukan dengan matang. Diperkirakan puncak arus akan terjadi dalam waktu dekat, sehingga kewaspadaan harus terus dijaga. Terima kasih atas kerja keras seluruh petugas di lapangan,” ucap Gibran.

Sebagai bagian dari transformasi layanan digital, Jasa Marga terus mengembangkan JMTC. Dikenal sebagai “the eye of toll road”, JMTC berperan sebagai pusat kendali lalu lintas berbasis teknologi Monitoring 360°, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta machine learning untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

JMTC mengintegrasikan berbagai teknologi, seperti CCTV berbasis AI, radar, traffic counting, serta Intelligent Transportation System (ITS), guna memastikan proses pemantauan dan analisis lalu lintas berjalan optimal. Informasi hasil pengolahan data tersebut kemudian disampaikan kepada pengguna jalan secara real time, akurat, dan mudah diakses melalui aplikasi Travoy. Aplikasi ini membantu pengguna dalam merencanakan perjalanan dengan lebih baik melalui fitur informasi lalu lintas, estimasi waktu tempuh, tarif tol, resi digital, lokasi dan fasilitas rest area, hingga akses bantuan darurat.

Sebelum meninggalkan JMTC, Wapres Gibran juga meninjau ruang siaran Radio Travoy FM. Sebagai informasi, Radio Travoy FM merupakan inovasi terbaru yang dikembangkan Jasa Marga yang dapat diakses melalui dashboard kendaraan untuk memudahkan pengguna jalan memperoleh informasi lalu lintas secara langsung selama perjalanan.

Melalui pemanfaatan teknologi yang terintegrasi dan penguatan koordinasi lintas pemangku kepentingan, Jasa Marga menegaskan perannya dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, guna mewujudkan perjalanan yang aman, lancar, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

 

 

Sumber : https://www.jasamarga.com/media/press-release/023d9d8a-6e31-45e8-a912-4b2a0f444715 


Baca Terusannya »»  

Wapres Tinjau Kesiapan Arus Mudik Nyepi dan Lebaran di Jasa Marga Toll Road Command Centre

 


Pemerintah terus memperkuat kesiapan sistem transportasi nasional dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang libur panjang. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung pusat kendali lalu lintas di Jasa Marga Toll Road Command Centre (JMTC), Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (17/03/2026).

Dalam kunjungan ini, Wapres meninjau kondisi terkini kesiapan Jasa Marga dalam mengantisipasi arus mudik libur Nyepi dan Lebaran di berbagai titik strategis. Ia juga menerima paparan dari jajaran direksi operasional JMTC terkait langkah-langkah yang telah disiapkan untuk memastikan kelancaran serta keselamatan perjalanan masyarakat. Peninjauan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden agar seluruh pemangku kepentingan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Setibanya di lokasi, Wapres langsung menuju ruang kontrol JMTC untuk memastikan kesiapan pengelolaan arus mudik Lebaran berjalan optimal. Dari ruang tersebut, Wapres memantau kondisi lalu lintas di berbagai ruas jalan tol melalui sistem pemantauan terintegrasi. Ia juga berdialog secara langsung dengan petugas di lapangan melalui pertemuan virtual guna memastikan pengendalian arus mudik berjalan efektif di berbagai wilayah.

Pada kesempatan yang sama, Wapres menyapa para pemudik melalui siaran radio Travoy FM. Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

”Saya lihat tadi laporannya sudah cukup lengkap, alat-alat yang dipakai disini juga sudah cukup canggih, real time semua. Apalagi sekarang. Tahun lalu kan saya kesini ya? Tahun ini sudah ada Travoy FM. Dan saya kira ini penting sekali ya, jadi teman-teman bisa update, misalnya informasi kapan akan ada one way dan lain-lain,” tutur Wapres dalam siarannya.

Menutup kunjungan, Wapres berfoto bersama jajaran pimpinan dan petugas JMTC. Sebelum meninggalkan lokasi, ia kembali menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menjaga kelancaran arus mudik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

 

 

 

Sumber : https://www.wapresri.go.id/wapres-tinjau-kesiapan-arus-mudik-nyepi-dan-lebaran-di-jasa-marga-toll-road-command-centre/ 

Baca Terusannya »»  

X Ubah Batas Usia 16 Tahun Mematuhi PP TUNAS

 


Platform digital X (sebelumnya Twitter) menetapkan batas usia minimum pengguna di Indonesia menjadi 16 tahun sebagai bagian dari penyesuaian terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Kementerian Komunikasi dan Digital menyatakan perubahan ini merupakan langkah konkret platform global dalam memenuhi kewajiban regulasi nasional sekaligus meningkatkan pelindungan anak di ruang digital.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar mengatakan pemerintah mengapresiasi langkah yang diambil oleh X.

"Kami mengapresiasi tindakan nyata yang diambil X sebagai bentuk komitmen kepatuhan sekaligus memastikan pelindungan terhadap anak di ruang digital,” kata Dirjen Alexander di Jakarta Pusat, Selasa (17/03/2026).

Melalui surat per tanggal 17 Maret 2026, X menyatakan komitmennya untuk memenuhi ketentuan implementasi PP TUNAS, yang secara khusus mengatur layanan jejaring dan sosial media berisiko tinggi, sehingga hanya diperkenankan bagi anak usia 16 tahun keatas.

Dirjen Alexander menyatakan X telah  menyampaikan perubahan ini dalam laman Pusat Bantuan khusus Indonesia yang tersedia melalui tautan https://help.x.com/en/rules-and-policies/indonesia-resources.

Lebih lanjut, dimulai sejak tanggal 27 Maret 2026, X menyatakan akan melaksanakan rencana aksinya untuk melakukan identifikasi dan penonaktifan akun pengguna yang tidak memenuhi ketentuan batas usia minimum yang berlaku.

“Kemkomdigi akan melakukan pemantauan secara periodik atas kemajuan dari proses tersebut untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi PP TUNAS terpenuhi,” tegas Dirjen Alexander.

Kemkomdigi menegaskan agar penyelenggara sistem elektronik (PSE) lainnya yang telah menerima surat dari Menteri Komunikasi dan Digital segera memberikan respons resmi serta mengambil langkah konkret sebagaimana yang telah dan akan dilakukan oleh X.

“Kepatuhan aktif dan tepat waktu dari seluruh PSE menjadi faktor krusial dalam menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak,” tegas Dirjen Alexander.

Kemkomdigi menuggu platform lainnya untuk menunjukan itikad mematuhi hukum di Indonesia.

 

 

Sumber : https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/x-ubah-batas-usia-16-tahun-mematuhi-pp-tunas 

Baca Terusannya »»  

Langkah Maju Lindungi Anak: Plan Indonesia Apresiasi Permen Komdigi 9/2026

 


Plan International Indonesia menyatakan dukungannya terhadap terbitnya Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permen Komdigi) Nomor 9 Tahun 2026 tentang tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik dalam perlindungan anak. Dukungan tersebut disampaikan melalui surat resmi kepada Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid.

Dalam surat dukungan tersebut, Direktur Eksekutif Plan International Indonesia, Dini Widiastuti, menilai kebijakan ini merupakan langkah konkret untuk melindungi anak-anak Indonesia dari berbagai risiko di ruang digital.

“Plan Indonesia terpanggil untuk turut mendukung implementasi peraturan ini sekaligus memberikan masukan agar kebijakan perlindungan anak di ruang digital semakin kuat,” ujar Dini.

Menurutnya, perlindungan anak di internet tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Diperlukan kolaborasi berbagai pihak agar ekosistem digital menjadi lebih aman bagi anak-anak.

“Kami berharap dapat terus terlibat dan berkontribusi bersama Komdigi dalam memperkuat perlindungan anak di ruang digital sehingga dampaknya semakin luas bagi anak-anak, kaum muda, dan masyarakat Indonesia,” katanya.

Plan International Indonesia juga memberikan beberapa masukan untuk memperkuat implementasi kebijakan ini. Di antaranya adalah mendorong terciptanya ekosistem internet yang sehat dan ramah anak, melalui peningkatan literasi digital serta penguatan peran orang tua, sekolah, dan komunitas.

Selain itu, diperlukan juga penguatan layanan edukasi dan pendampingan bagi anak-anak yang mengalami dampak negatif dari penggunaan media sosial, seperti paparan pornografi, masalah kesehatan mental, maupun persoalan psikososial.

Dini menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut penting agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Harapannya, anak-anak dapat tumbuh secara fisik, mental, spiritual, kognitif, dan sosial dengan baik, sehingga mampu belajar dan berpartisipasi secara aman, bermakna, dan bermartabat di ruang digital,” ujarnya.

Menanggapi dukungan tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid menyampaikan apresiasi atas komitmen Plan International Indonesia dalam mendukung penguatan perlindungan anak di ruang digital.

“Kami mengapresiasi dukungan Plan International Indonesia. Perlindungan anak di ruang digital tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Ini adalah kerja bersama—antara pemerintah, masyarakat sipil, orang tua, sekolah, dan platform digital—agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh, belajar, dan berpartisipasi secara aman di dunia digital,” ujar Meutya.

Ia menegaskan bahwa kebijakan ini disusun dengan semangat kolaborasi untuk membangun ruang digital yang lebih sehat bagi generasi muda.

“Tujuan utama kebijakan ini yaitu memastikan ruang digital Indonesia menjadi tempat yang lebih aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang. Dengan dukungan berbagai pihak, kami yakin langkah ini membawa manfaat besar bagi masa depan generasi Indonesia,” tutupnya.

 

 

Sumber  : https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/langkah-maju-lindungi-anak-plan-indonesia-apresiasi-permen-komdigi-92026 

Baca Terusannya »»