#PUSKESMAS PATI II REMA

Cari Blog Ini

Senin, 03 Agustus 2026

Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia Tahun 2026 Masih Dibuka

 



Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan mengundang para sineas Indonesia untuk berpartisipasi dalam Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan Indonesia Tahun 2026. 

Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem perfilman nasional sekaligus mendorong lahirnya karya-karya sinema yang mengangkat perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada periode 1945–1950 melalui pendekatan sinema kontemporer.

Mengusung tema "Menyulam Ingatan, Merawat Kebangsaan: Menghidupkan Peristiwa Sejarah 1945–1950 dalam Sinema Kontemporer", program ini mengajak para sineas menghadirkan kembali narasi kepahlawanan yang tidak hanya akurat secara historis, tetapi juga relevan, inspiratif, dan mampu menumbuhkan semangat kebangsaan bagi generasi masa kini.

Sayembara dibuka dalam dua kategori, yaitu Film Panjang dengan durasi minimal 75 menit dan Film Pendek berdurasi 15–30 menit. Program ini terbuka bagi rumah produksi, perusahaan perfilman, komunitas film, maupun sineas Indonesia yang memiliki gagasan orisinal berbasis riset narasi kepahlawanan dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Selain dukungan pendanaan, proposal terpilih akan memperoleh pendampingan dalam pengembangan skenario, konsultasi bersama sejarawan dan budayawan, serta pendampingan produksi oleh para profesional perfilman guna menghasilkan karya yang berkualitas secara artistik dan bertanggung jawab secara historis.

Pendaftaran dibuka pada 10 Juli hingga 10 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Seluruh proses pendaftaran serta pengunduhan Petunjuk Teknis dilakukan secara daring melalui https://filmkepahlawanan.id.

Mari menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali kisah perjuangan bangsa melalui karya sinema yang menginspirasi, memperkuat ingatan kolektif, dan merawat semangat kebangsaan Indonesia.

 

 

Sumber : https://kemenbud.go.id/publikasi/agenda-kegiatan-kementerian/sayembara-produksi-film-narasi-kepahlawanan-indone 


Baca Terusannya »»  

Minggu, 02 Agustus 2026

Leo/Daniel Juara Taipei Open 2026 usai Periode Kurang Memuaskan

 


SPORT.DETIK.COM Taipei Open 2026 - Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses menutup Taipei Open 2026 dengan gelar juara. Ungulan kedelapan itu menang 23-21, 21-19 melawan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Aaron Tai, Minggu (2/8/2026).

Bagi Leo/Daniel, gelar juara itu menjadi pelecut semangat untuk bangkit setelah sempat gagal meraih hasil maksimal di beberapa turnamen sebelumnya. Daniel mengaku bersyukur bisa kembali naik podium tertinggi setelah melewati periode yang kurang memuaskan.

"Puji Tuhan bersyukur bisa juara lagi setelah hasil yang kurang memuaskan di pertandingan-pertandingan sebelumnya," kata Daniel dalam keterangan PBSI.

Pada pertandingan final, Leo/Daniel sempat berada dalam posisi tertinggal. Namun, komunikasi yang terus terjaga membuat mereka mampu membalikkan keadaan.

"Tadi kami mencoba terus menekan saat sedang di posisi ketinggalan, kami juga terus coba komunikasi untuk membalikkan keadaan," ujarnya.

Gelar Taipei Open 2026 juga terasa spesial bagi Leo dan Daniel karena diraih berdekatan dengan hari ulang tahun keduanya. "Gelar ini untuk hadiah ulang tahun kami yg berdekatan. Dan yang pasti kami mau konsisten juara dan melebihi prestasi kami sekarang," ucap Daniel.

Leo pun mengaku lega bisa kembali merasakan gelar juara setelah beberapa turnamen terakhir selalu terhenti lebih awal. Menurut Leo, kunci kemenangan di final adalah bermain lebih sabar dan tidak terburu-buru menghadapi pasangan Malaysia yang memiliki kualitas individu sangat baik.

"Senang dan berterima kasih untuk diri saya sendiri dan partner saya sudah berjuang lalu menang, juga terima kasih untuk tim pelatih dan tim pendukung yang selalu ada di belakang kami," kata Leo.

"Di dalam permainan tadi kami harus coba lebih safe saja mainnya. Kami menahan permainan, mengimbangi individu mereka yang sangat bagus."

Meski kembali menjadi juara, Leo menegaskan dirinya dan Daniel belum ingin cepat berpuas diri. "Gelar ini untuk kami bangkit lagi setelah beberapa turnamen ke belakang selalu kalah di babak awal. Tapi kami tidak boleh cepat puas, kami ingin mengincar gelar-gelar berikutnya."

 

 

Sumber : https://sport.detik.com/raket/d-8601136/leo-daniel-juara-taipei-open-2026-usai-periode-kurang-memuaskan 

Baca Terusannya »»  

Cermati Informasi di Ruang Digital, Jangan Terkecoh Konten Lama yang Beredar Kembali

 


Jakarta, 2 Agustus 2026 – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengajak masyarakat makin cermat memeriksa setiap foto maupun video yang beredar. Pasalnya, tidak sedikit konten lama yang diunggah kembali tanpa keterangan waktu sehingga berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan bahwa penggunaan konten lama tanpa memberikan konteks waktu yang benar berpotensi menyesatkan masyarakat, memicu kesalahpahaman, serta memperkeruh situasi di ruang digital.

"Masyarakat perlu makin kritis terhadap setiap informasi yang diterima. Jangan langsung mempercayai apalagi menyebarkan foto atau video demonstrasi sebelum memastikan waktu, lokasi, dan sumbernya. Konten lama yang dipublikasikan kembali tanpa penjelasan yang benar dapat membentuk persepsi yang keliru," ujar Dirjen KPM di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Ia menghormati kebebasan masyarakat dalam memperoleh dan menyampaikan informasi sebagaimana dijamin oleh peraturan perundang-undangan. Namun, kebebasan tersebut perlu diiringi dengan tanggung jawab untuk memastikan informasi yang disebarluaskan akurat dan tidak menyesatkan.

Kemkomdigi juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak sesuai fakta dapat memicu kepanikan, memperbesar polarisasi, dan mengganggu ketertiban masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan melakukan verifikasi sederhana sebelum membagikan suatu konten, antara lain dengan memperhatikan tanggal unggahan, mencermati sumber informasi, serta membandingkannya dengan pemberitaan dari media yang kredibel.

"Ruang digital harus menjadi ruang yang sehat. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi penyebaran informasi yang tidak benar justru dapat merugikan masyarakat luas. Karena itu, mari bersama-sama menjaga ruang digital tetap informatif, damai, dan bertanggung jawab," tambahnya.

Kemkomdigi terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan isu di ruang digital serta memperkuat kolaborasi dengan kementerian, lembaga, platform digital, media massa, komunitas pemeriksa fakta, dan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat.

Kemkomdigi juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam melaporkan konten negatif melalui kanal resmi aduankonten.id, guna menjaga ruang digital yang aman.

 

 

Sumber : https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/cermati-informasi-di-ruang-digital-jangan-terkecoh-konten-lama-yang-beredar-kembali 

Baca Terusannya »»  

Resmi! Penugasan Bapanas ke Bulog Terbit, Bantuan Pangan Beras Salur Serentak pada 17 Agustus

 


JAKARTA — Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi menugaskan Perum Bulog untuk penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan periode Juli, Agustus, dan September. Dalam surat penugasan tertanggal 30 Juli 2026, program bantuan pangan beras merupakan jaring pengamanan sosial yang disiapkan pemerintah.

"Telah ditetapkan bahwa penyaluran bantuan pangan beras sebagai salah satu jaring pengamanan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat, memperkuat stabilitas pangan nasional, dan membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga," kata Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam warkatnya ke Perum Bulog dikutip di Jakarta pada Minggu (2/8/2026).

"Sehubungan dengan hal tersebut, kami menugaskan Bulog untuk melaksanakan penyaluran CPP untuk pemberian bantuan pangan beras kepada 33.244.408 penerima sebanyak 10 kilogram per penerima untuk 3 bulan alokasi, yaitu Juli sampai dengan September 2026 yang penyalurannya dapat dilakukan 1 kali," sambung Amran.

Mengamini penugasan Bapanas itu, Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas Rachmi Widiriani mengungkapkan penyaluran bantuan pangan beras tahap kedua akan serentak dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia. Ini demi semakin menguatkan kehadiran pemerintah bagi masyarakat.

"Penyaluran bantuan pangan ini akan dilaksanakan di bulan Agustus bersamaan dengan perayaan 17 Agustus di semua wilayah. Amanat dari Bapak Menko Perekonomian dan diperkuat oleh Bapak Kepala Bapanas bahwa penyaluran di bulan Agustus ini, momennya sangat bagus dan tepat," ungkap Rachmi dalam Sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan Beras, Jumat (31/7/2026).

"Masyarakat agar bisa merasakan, khusus yang desil 1 sampai 4, bagaimana pemerintah hadir dalam bentuk bantuan pangan di saat-saat masyarakat merayakan 17 Agustus, sehingga bantuan pangan ini menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan perayaan 17 Agustus," tambah Rachmi.

Bapanas juga mendorong penyaluran bantuan pangan beras dapat pula dilaksanakan menggunakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai infrastruktur pemerintah. Ini tentunya menjadi langkah optimalisasi KDKMP bagi masyarakat yang ada di sekitarnya.

"KDKMP yang sudah ada, bisa menjadi salah satu titik penyaluran bantuan pangan. Kalau misalnya di desa ada KDKMP yang besar, punya tempat yang luas, gudangnya cukup besar, dan dekat dengan tempat tinggal para penerima bantuan pangan, bisa digunakan sebagai lokasi titik salur. Kita bisa mengoptimalkan fasilitas yang dimiliki oleh koperasi," ujar Direktur Rachmi.

Adapun database penerima yang digunakan untuk program bantuan pangan beras tahap kedua ini juga dipastikan memakai Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan update (pembaruan) terkini. Bapanas sebagai pengguna DTSEN telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS).

"Saat ini jumlah penerima bantuan pangan juga masih sama dengan tahap pertama sebelumnya. Totalnya 33.244.408 penerima bantuan pangan. Kita menggunakan DTSEN versi ketiga yang di update tanggal 10 Juli kemarin, yang sudah di update oleh BPS," terang Direktur Bapanas Rachmi.

Untuk itu, Bapanas meminta pemerintah daerah agar dapat saling segera berkoordinasi dengan Perum Bulog di daerah masing-masing sebagai persiapan pelaksanaan. Pengecekan kualitas beras menjadi hal yang cukup penting sebelum proses distribusi ke titik bagi.

"Pimwil Pimca Bulog, mohon segera bersiap, berkoordinasi dengan teman-teman dinas. Bagi yang belum cek kualitas, mohon bisa melakukan cek kualitas dan jumlah yang akan dibagikan. As soon as possible karena surat penugasan sudah ditandatangani. Silakan untuk persiapan karung dan moving beras seharusnya tidak terjadi kendala," urai Rachmi.

"Catatan untuk Bulog wilayah Papua dengan keterbatasan transportasi, angkutan, gudang, mohon segera digerakkan, sehingga menjadi prioritas untuk daerah-daerah yang remote (terpencil) dulu. Kami berharap penyaluran bantuan pangan tahap ini bisa 100 persen," pungkas Direktur Bapanas Rachmi.

Adapun realisasi penyaluran bantuan pangan tahap pertama yang merupakan alokasi Februari dan Maret tahun 2026 telah berhasil menyasar ke 33,14 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau 99,7 persen. Secara kuantitas, total beras yang tersalurkan sebanyak 664,88 ribu ton dan minyak goreng sebanyak 132,97 ribu kiloliter.

Patut diketahui, program prorakyat bantuan pangan beras tahap kedua ini merupakan salah satu direktif Presiden Prabowo Subianto. Total beras sebanyak 997,2 ribu ton akan digelontorkan kepada 33,24 juta KPM masing-masing 10 kilogram (kg) dengan alokasi 3 bulan. Total anggaran yang telah disiapkan pemerintah sebesar Rp 17,52 triliun.

Sebagai komparasi, alokasi program bantuan pangan beras di tahun 2026 akan lebih banyak dibandingkan tahun 2025. Program bantuan pangan pada tahun sebelumnya telah terlaksana untuk 4 bulan alokasi, Juni-Juli dan Oktober-November. Sementara untuk pelaksanaan program bantuan pangan di tahun 2026 ini setidaknya akan dijalankan sebanyak 5 bulan alokasi.

 

 

Sumber : https://badanpangan.go.id/blog/post/resmi-penugasan-bapanas-ke-bulog-terbit-bantuan-pangan-beras-salur-serentak-pada-17-agustus 

Baca Terusannya »»  

Pesta Hadiah Bank Jateng, Wagub Jateng Taj Yasin Sampaikan Apresiasi kepada Masyarakat

 


SEMARANG – Pesta hadiah mewarnai pengundian Tabungan Bima Bank Jateng Periode II 2025 dan Periode I 2026 di Mal 23 Semarang, Minggu (2/8/2026).

Di tengah pembagian ratusan hadiah bagi nasabah setia dari berbagai daerah, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mendorong manajemen bank milik Pemprov Jateng tersebut, untuk terus meningkatkan mutu pelayanan.

Taj Yasin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, yang terus mempercayakan layanan keuangannya kepada Bank Jateng. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi faktor penting, untuk mendorong peningkatan kinerja bank tersebut.

“Ini adalah komitmen bank milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, untuk mengapresiasi masyarakat yang mendukung perbankan di Jawa Tengah. Dengan dukungan itu, rating Bank Jateng terus meningkat,” ujar dia.

Wagub menegaskan, capaian tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi Bank Jateng, untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Kami berharap pelayanan terus ditingkatkan, termasuk penyampaian informasi kepada masyarakat. Sekarang Bank Jateng juga mulai mengembangkan layanan perbankan syariah, untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang ingin menggunakan layanan keuangan syariah,” kata Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko mengatakan, undian Tabungan Bima telah menjadi tradisi apresiasi bagi nasabah sejak 1990.

“Selama 36 tahun kami berkomitmen memberikan apresiasi kepada nasabah-nasabah loyal Bank Jateng. Hari ini kami sekaligus mengundi dua periode, yakni Periode II Tahun 2025 dan Periode I Tahun 2026, sehingga langsung kami siapkan dua grand prize Toyota Innova Zenix Hybrid,” ujarnya.

Selain dua mobil Toyota Innova Zenix Hybrid, Bank Jateng juga membagikan hadiah utama senilai Rp75 juta kepada 136 pemenang, serta hadiah kedua sebesar Rp15 juta kepada 406 pemenang.

“Hari ini benar-benar menjadi pesta hadiah bagi para nasabah setia Bank Jateng,” kata Bambang.

Dia menjelaskan, kesempatan memenangkan hadiah sangat terbuka bagi seluruh nasabah. Untuk mengikuti undian grand prize mobil, nasabah cukup memiliki saldo rata-rata Rp30 juta. Sementara hadiah Rp75 juta dapat diikuti dengan saldo rata-rata Rp10 juta, dan hadiah Rp15 juta cukup dengan saldo rata-rata Rp2 juta.

Menurut Bambang, skema tersebut sengaja dirancang agar semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan memperoleh hadiah, sekaligus membangun budaya menabung.

Lebih jauh, Bambang menegaskan, Bank Jateng bukan sekadar lembaga penghimpun dan penyalur dana, melainkan bank pembangunan daerah yang memiliki misi memperkuat perekonomian Jawa Tengah.

“Bank Jateng adalah milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota. Karena itu, menjadi kewajiban kami untuk terus membesarkan Bank Jateng agar tetap menjadi bank kebanggaan masyarakat Jawa Tengah,” ujarnya.

Ditambahkan, Bank Jateng terus memperluas penyaluran kredit, khususnya kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami selalu fokus menyalurkan kredit produktif kepada UMKM, agar aktivitas ekonomi di Jawa Tengah terus tumbuh. Bank Jateng juga terus bersinergi dengan kepala daerah, dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

 

 


 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/pesta-hadiah-bank-jateng-taj-yasin-sampaikan-apresiasi-kepada-masyarakat/ 

Baca Terusannya »»  

Kementerian Kehutanan Resmi Buka Mangrofest 2026, Perkuat Kolaborasi Rehabilitasi Mangrove di Kalimantan Timur

 


Kalimantan Timur, 02 Agustus 2026 — Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Ditjen PDASRH) resmi membuka Festival Mangrove Nasional (Mangrofest) 2026 di Nusantara, Kalimantan Timur. Festival ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung rehabilitasi mangrove sebagai upaya meningkatkan ketahanan wilayah pesisir terhadap perubahan iklim sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH), Muhammad Zainal Arifin, menegaskan bahwa keberhasilan rehabilitasi mangrove hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan.

"Hingga akhir tahun 2025, Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) telah berhasil merehabilitasi lahan mangrove seluas 15.574 hektare secara nasional. Capaian ini menunjukkan bahwa rehabilitasi mangrove akan memberikan hasil yang optimal apabila didukung oleh kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan," ujar Zainal.

Menurut Zainal, Kementerian Kehutanan melalui Program M4CR akan terus memperkuat upaya rehabilitasi mangrove hingga tahun 2027 dengan target rehabilitasi seluas 32.634 hektare yang tersebar di empat provinsi prioritas, yakni Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada rehabilitasi kawasan mangrove, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan Sekolah Lapang Rehabilitasi Mangrove, pengembangan Desa Mandiri Peduli Mangrove (DMPM), penguatan kelompok masyarakat pesisir melalui skema matching grants, serta pengintegrasian pendidikan lingkungan melalui Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Tematik Mangrove di sekolah-sekolah.

Sejalan dengan arah kebijakan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, rehabilitasi hutan dan lahan, termasuk ekosistem mangrove, menjadi salah satu prioritas pembangunan kehutanan. Kementerian Kehutanan terus mendorong rehabilitasi mangrove melalui pendekatan yang mengintegrasikan aspek ekologi, ekonomi, dan sosial, sehingga tidak hanya mampu memulihkan fungsi kawasan pesisir sebagai benteng alami terhadap dampak perubahan iklim, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang hidup berdampingan dengan ekosistem mangrove. Pendekatan tersebut diwujudkan melalui penguatan kolaborasi multipihak yang melibatkan pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, serta masyarakat sebagai mitra utama dalam menjaga dan mengelola hutan secara berkelanjutan.

Rangkaian Mangrofest 2026 diawali dengan penyelenggaraan Media Gathering Kalimantan Timur. Mengusung semangat kolaborasi dan edukasi lingkungan, para mitra Kementerian Kehutanan, media nasional, serta berbagai elemen masyarakat diajak mengunjungi Desa Sepatin, Kabupaten Kutai Kartanegara, untuk melihat secara langsung kondisi ekosistem pesisir sekaligus hasil rehabilitasi mangrove yang dilaksanakan melalui Program M4CR.

Kunjungan lapangan tersebut memperlihatkan keberhasilan rehabilitasi mangrove seluas 6.120 hektare di kawasan pesisir Desa Sepatin. Pemulihan ekosistem mangrove telah memberikan dampak positif terhadap kualitas lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan produktivitas tambak masyarakat melalui penerapan pola budidaya silvofishery yang mengintegrasikan kegiatan perikanan dengan pelestarian mangrove.

Pembukaan Mangrofest 2026 turut dihadiri Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, yang menegaskan bahwa pelestarian mangrove merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan IKN sebagai kota hutan.

"Pelestarian mangrove merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan IKN sebagai kota hutan yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan," tegas Basuki.

Menurutnya, sinergi antara OIKN dan Kementerian Kehutanan menjadi langkah strategis dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir, meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat sekitar.

Pada kesempatan tersebut, Zainal menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Otorita IKN, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD), serta seluruh mitra yang telah mendukung pelaksanaan rehabilitasi mangrove di Kalimantan Timur. Menurutnya, kolaborasi tersebut akan terus diperluas, tidak hanya pada aspek rehabilitasi kawasan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, tetapi juga melalui pengembangan Taman Mangrove Teluk Balikpapan sebagai pusat konservasi, edukasi, penelitian, dan pembelajaran mangrove nasional.

Mangrofest 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan edukatif dan kampanye gaya hidup rendah emisi, salah satunya melalui Mangrove Harmony Ride yang diikuti oleh Komunitas Motor Listrik Elders Elletrico bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI). Kegiatan ini menjadi simbol bahwa upaya pelestarian lingkungan memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan Mangrofest 2026, Kementerian Kehutanan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat rehabilitasi mangrove sebagai bagian dari pembangunan kehutanan yang berkelanjutan. Sinergi yang terbangun melalui festival ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target rehabilitasi mangrove nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengelolaan mangrove yang produktif dan lestari, serta memperkuat kontribusi Indonesia dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

 

 

 

Sumber : https://www.kehutanan.go.id/pers/kementerian-kehutanan-resmi-buka-mangrofest-2026-perkuat-kolaborasi-rehabilitasi-mangrove-di-kalimantan-timur 

Baca Terusannya »»  

Menhub Dudy Tinjau Langsung Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II, Apresiasi Tim Penyelamat dan Pastikan Operasi Terus Berjalan


 

Menhub Dudy Tinjau Langsung Evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II, Apresiasi Tim Penyelamat dan Pastikan Operasi Terus Berjalan

Sumenep - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau secara langsung proses evakuasi Penumpang KM Mutiara Sentosa II yang mengalami kebakaran di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu malam (2/8). Dari pelabuhan Kalianget, Sumenep, Menhub Dudy memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

"Kami menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Kami memastikan proses evakuasi dilakukan secara optimal dan berjalan lancar sehingga seluruh penumpang dan awak kapal dapat ditemukan serta mendapat penanganan lebih lanjut dari petugas," ujar Menhub Dudy.

Adapun proses evakuasi penumpang dan awak kapal yang dipimpin oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), hingga saat ini masih berlangsung. Seluruh korban yang berhasil ditemukan rencananya akan dievakuasi dan dibawa ke Surabaya untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Menhub terus memantau secara langsung perkembangan penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II serta melakukan koordinasi intensif dengan kepala pemerintah daerah di Madura, Tim SAR, TNI, Polri, KSOP, operator kapal, dan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan. Menhub Dudy memastikan seluruh sumber daya yang diperlukan telah dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi, pencarian, penyelamatan, serta penanganan para korban.

Dalam kesempatan ini, Menhub Dudy juga bertemu dengan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo untuk memperkuat koordinasi penanganan korban. Menhub menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Sumenep beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep yang telah bergerak cepat sejak awal kejadian dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mendukung operasi penyelamatan dan penanganan korban.

Menhub memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kepala daerah di wilayah Madura yang menunjukkan respons cepat dan solid dalam menghadapi situasi darurat tersebut. Apresiasi juga diberikan kepada pemilik dan operator kapal penolong yang telah membantu proses penyelamatan secara cepat.

"Saya mengapresiasi langkah proaktif Bupati Sumenep, Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan yang telah menyiagakan personel, fasilitas kesehatan, serta tim di wilayah perairannya masing-masing untuk membantu penumpang yang kemungkinan terbawa arus. Sinergi antardaerah seperti ini sangat penting dalam mempercepat penyelamatan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Menhub.

Setelah dari Sumenep, Menhub langsung bertolak ke Surabaya untuk melakukan pemantauan lebih lanjut melalui Posko Terpadu Penanganan Kecelakaan Kapal KM Mutiara Sentosa II di Pelabuhan Tanjung Perak.

Sebagai bagian dari penanganan terpadu pasca insiden, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan Posko Terpadu di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Posko Terpadu Penanganan Kecelakaan Kapal KM Mutiara Sentosa II menjadi pusat koordinasi penanganan bagi seluruh unsur yang terlibat serta menjadi titik layanan bagi korban yang berhasil dievakuasi. Dukungan proses pemulihan, penanganan medis awal, pendataan ulang, hingga penyampaian informasi resmi bagi pihak keluarga korban dilakukan di posko terpadu ini.

“Posko Terpadu di Terminal GSN Tanjung Perak telah siap beroperasi sebagai pusat layanan bagi penumpang dan keluarga korban yang terdampak. Kami juga akan terus menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala setelah seluruh data selesai diverifikasi,” papar Menhub Dudy.

Sementara itu, Menhub memastikan proses investigasi akan segera dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran kapal.

Sebagai informasi, KMP Mutiara Sentosa II mengalami kebakaran pada Minggu pagi (2/8) sekitar pukul 06.00–07.00 WIB di Perairan Utara Sumenep, Laut Jawa.

Informasi mengenai insiden tersebut diterima pada pukul 08.30 WIB dan segera ditindaklanjuti oleh Ditjen Perhubungan Laut melalui SROP Kalianget dengan menyiarkan informasi kecelakaan kapal serta berkoordinasi dengan Basarnas untuk pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

Secara bersamaan, Kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Laut mengerahkan kapal patroli KPLP KN Grantin P.211 menuju lokasi kejadian dan menyiapkan KN Masalembo untuk mendukung operasi penanganan. Proses evakuasi juga diperkuat dengan keterlibatan kapal-kapal di sekitar lokasi, yaitu TB Hasnur 26, KM Prakarsa Mas, KM Meratus Pematang Siantar, dan KM Transco Arafura, sehingga upaya penyelamatan dapat berlangsung secara cepat dan terkoordinasi.

 

 

Sumber : https://dephub.go.id/post/read/menhub-dudy-tinjau-langsung-evakuasi-penumpang-km-mutiara-sentosa-ii,-apresiasi-tim-penyelamat-dan-pastikan-operasi-terus-berjalan 

Baca Terusannya »»  

Mentan Amran dan Organisasi Kepemudaan Sepakat "Gebuk" Pelaku Beras Fortifikasi

 


Jakarta, -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak ratusan perwakilan organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa dari berbagai daerah untuk bersama-sama mengawal pemberantasan dugaan mafia beras fortifikasi. Dalam dialog yang berlangsung di kediamannya di Jakarta, Minggu, (2/8) para peserta menyatakan komitmen mendukung langkah pemerintah menindak tegas pelaku yang diduga memanfaatkan program fortifikasi demi meraup keuntungan dengan mengorbankan hak masyarakat.

Di hadapan para peserta, Mentan Amran mengajak generasi muda menjadi bagian dari gerakan nasional melawan mafia pangan. Ajakan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta.

"Mau enggak bantu saya gebuk ini? Saya mau gebuk ini dua sampai tiga minggu ke depan. Mau? Sepakat kita gebuki? Ini yang harus kita lawan bersama," tegas Mentan Amran.

Menurut Mentan Amran, penyalahgunaan beras fortifikasi bukan sekadar persoalan mahalnya harga beras, tetapi telah bergeser menjadi dugaan penipuan yang merampas hak masyarakat miskin untuk memperoleh pangan bergizi dengan harga terjangkau.

"Fortifikasi itu dibuat untuk masyarakat miskin, untuk membantu mencegah stunting melalui penambahan vitamin dan mineral. Tapi kalau masuk ke pasar dengan harga Rp42 ribu per kilogram, bagaimana mungkin masyarakat kecil mampu membelinya? Ini yang sedang kita telusuri," ujarnya.

Mentan Amran mengungkapkan, berdasarkan perhitungan sementara, dugaan penyimpangan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian masyarakat hingga sekitar Rp71 triliun. Menurutnya, apabila beras dengan harga sekitar Rp10 ribu per kilogram dijual sebagai beras fortifikasi seharga Rp42 ribu per kilogram tanpa nilai tambah yang semestinya, maka selisih harga tersebut merupakan kerugian yang harus dipertanggungjawabkan.

"Kalau beras medium harganya sekitar Rp10 ribu lalu dijual Rp42 ribu, selisihnya itu diambil dari rakyat. Inilah substansi yang sedang diperangi Bapak Presiden. Jangan sampai persoalan ini digiring ke isu lain," katanya.

Mentan Amran juga meluruskan informasi yang sempat berkembang terkait dugaan keuntungan Rp2 triliun dari satu perusahaan penggilingan. Ia menegaskan angka tersebut bukan maksud kepada keuntungan perusahaannya semata, melainkan nilai dugaan kerugian masyarakat akibat praktik yang diduga menyesatkan konsumen.

"Kemarin sudah kami luruskan. Rp2 triliun itu bukan keuntungan satu perusahaan. Itu adalah nilai perampasan hak rakyat. Ini penipuan terhadap masyarakat, bukan sekadar persoalan bisnis," tegasnya.

Mentan Amran menambahkan, praktik serupa juga ditemukan pada dugaan beras premium yang tidak memenuhi standar mutu, tetapi dipasarkan sebagai beras premium dengan harga jauh lebih tinggi. Berdasarkan hasil pengawasan pemerintah, potensi kerugian masyarakat akibat praktik tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp98 triliun.

"Kalau beras yang kualitasnya tidak sesuai standar dijual sebagai premium dengan harga premium, itu sama saja mengambil hak masyarakat. Ini yang sedang kami bongkar bersama aparat penegak hukum," ujarnya.

Mentan Amran menegaskan bahwa langkah pemberantasan mafia pangan merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi masyarakat dari praktik perdagangan yang merugikan konsumen serta memperbaiki tata niaga pangan nasional.

Karena itu, Kementerian Pertanian bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satgas Pangan Polri, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum telah memperluas pengawasan terhadap beras fortifikasi. Pemerintah telah mengambil sampel produk dari berbagai daerah untuk menguji kesesuaian mutu, kandungan gizi, legalitas, hingga kewajaran harga jual.

"Satgas sudah bekerja di seluruh Indonesia. Sampel sudah diambil. Kita ingin memastikan seluruh proses berjalan sampai tuntas dan siapa pun yang terbukti menyalahgunakan program fortifikasi diproses sesuai hukum," kata Mentan Amran.

Mentan mengungkapkan, penegakan hukum terhadap mafia pangan terus menunjukkan perkembangan. Hingga kini, Satgas Pangan telah menetapkan 39 tersangka dari 38 perkara yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan di sektor perberasan. Menurutnya, proses hukum masih terus berjalan seiring pendalaman terhadap berbagai temuan di lapangan.

"Publik bertanya mana tersangkanya. Tersangkanya sudah ada dan proses hukumnya sedang berjalan. Negara tidak boleh kalah terhadap praktik-praktik yang merugikan rakyat," ujarnya.

Mentan Amran juga mengingatkan para pemuda agar tidak mudah terpengaruh upaya penggiringan opini yang mengaburkan substansi persoalan. Menurutnya, yang sedang diperjuangkan pemerintah adalah hak masyarakat kecil untuk memperoleh pangan berkualitas dengan harga yang wajar.

"Jangan sampai mafia menggunakan berbagai cara untuk mengalihkan perhatian publik. Yang kita bela adalah rakyat. Yang kita perjuangkan adalah hak masyarakat kecil agar tidak dirampas oleh segelintir pihak," katanya.

Pesan Mentan tersebut kemudian disambut positif oleh berbagai organisasi yang hadir.

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah, Hanif Caniago, mengatakan organisasinya siap mengawal langkah tegas Kementerian Pertanian dalam memberantas mafia pangan. Menurutnya, Mentan Amran menunjukkan keberpihakan yang kuat kepada masyarakat kecil serta respons cepat terhadap berbagai aspirasi pemuda.

"Kami sangat mengapresiasi langkah tegas Pak Amran. Kami dari Pemuda Hidayatullah siap mengawal bagaimana Kementerian Pertanian memberantas mafia-mafia yang hanya menguntungkan dirinya sendiri. Kami percaya beliau berani membela kepentingan rakyat, dan kami akan memastikan implementasinya benar-benar dirasakan masyarakat," kata Hanif.

Hanif juga mengapresiasi pola komunikasi Amran yang dinilainya langsung memberikan solusi konkret atas persoalan yang disampaikan organisasi kepemudaan, mulai dari kebutuhan pupuk hingga fasilitas pascapanen. Menurutnya, organisasi pemuda siap menjadi mitra pemerintah untuk memastikan program-program tersebut berjalan di lapangan.

Dukungan serupa disampaikan Anggota Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia, Ida Rahayu. Ia menilai pemberantasan mafia beras fortifikasi penting dilakukan karena dampaknya langsung dirasakan petani dan masyarakat.

"Langkah tegas ini memang harus dilakukan pemerintah. Kalau tidak dituntaskan, yang dirugikan bukan hanya konsumen tetapi juga petani. Kami mahasiswa siap bersinergi mendukung langkah pemerintah sekaligus mengawal kebijakan yang berpihak kepada petani dan peternak rakyat," ujar Ida.

Sementara itu, Ketua IKA BEM Universitas Nasional, Tommy Suswanto, menyatakan pemberantasan mafia pangan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Ia menilai gerakan bersama pemerintah dan organisasi kepemudaan menjadi langkah penting untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

"Kami memiliki cara pandang yang sama dengan Pak Menteri. Mafia pangan yang merugikan perekonomian bangsa harus diberantas bersama. Organisasi kepemudaan siap ikut mengawal dan mendukung langkah pemerintah agar cita-cita swasembada pangan dapat terus terjaga," kata Tommy.

 

 

Sumber : https://www.pertanian.go.id/?show=news&act=view&id=8011 

Baca Terusannya »»  

Minggu Pagi, Mentan Amran Ajak Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa Kawal Pengusutan Mafia Beras Fortifikasi

 

Jakarta , Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak generasi muda menjadi bagian dari gerakan nasional melawan mafia pangan. Ajakan itu disampaikan saat menerima ratusan orang perwakilan organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa dari berbagai daerah di kediamannya, Minggu (2/8).

Dalam dialog tersebut, Mentan Amran menegaskan bahwa dugaan penyimpangan beras fortifikasi bukan sekadar persoalan harga, melainkan menyangkut hak masyarakat memperoleh pangan bergizi dengan harga yang terjangkau. Karena itu, pemerintah berkomitmen mengusut tuntas setiap pihak yang diduga menyalahgunakan program tersebut.

"Ini bukan sekadar persoalan harga. Ini adalah perampasan hak rakyat. Jangan sampai substansi persoalan ini dialihkan. Fortifikasi dibuat untuk membantu masyarakat yang kekurangan gizi, bukan dijadikan modus mencari keuntungan," tegas Mentan Amran.

Ia menjelaskan, beras fortifikasi merupakan program yang dirancang untuk meningkatkan kandungan gizi beras melalui penambahan vitamin dan mineral guna menekan angka stunting, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, pemerintah menemukan indikasi adanya produk berlabel fortifikasi yang dipasarkan dengan harga sangat tinggi, bahkan mencapai sekitar Rp42 ribu per kilogram.

"Kalau tujuannya untuk masyarakat miskin, bagaimana mungkin dijual sampai Rp42 ribu per kilogram? Ini yang sedang kami telusuri bersama aparat penegak hukum," ujarnya.

Mentan Amran mengungkapkan, berdasarkan perhitungan sementara, potensi kerugian masyarakat akibat dugaan penyimpangan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp71 triliun. Untuk itu, Kementerian Pertanian bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Satgas Pangan Polri, dan instansi terkait terus memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat proses penegakan hukum.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan agar seluruh kebijakan pangan benar-benar berpihak kepada rakyat serta terbebas dari praktik mafia pangan yang merugikan masyarakat.

"Kami akan tindak tegas. Negara harus hadir melindungi rakyat. Jangan ada yang mengambil keuntungan dengan mengorbankan masyarakat kecil,"  tegasnya.

Di hadapan para peserta, Mentan Amran juga mengajak organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa untuk aktif mengawal proses pengusutan serta menjadi mitra pemerintah dalam menjaga transparansi kebijakan pangan nasional. Menurutnya, keterlibatan generasi muda penting untuk memastikan program-program yang disiapkan negara benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

"Jadilah pelopor yang menyuarakan kebenaran. Kalau ada praktik yang merugikan rakyat, kita harus berani melawannya bersama-sama. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas seluruh anak bangsa," pungkas Mentan Amran.

 

 

Sumber : https://www.pertanian.go.id/?show=news&act=view&id=8012 


Baca Terusannya »»  

Menpora Erick Terima Sabuk Kehormatan dalam Pembukaan Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026

 


Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menghadiri pembukaan kejuaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 di Tennis Indoor Senayan, Minggu (2/8) pagi. Dalam kesempatan itu Menpora menerima dobok dan sabuk kehormatan taekwondo yang disematkan Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Richard Tampubolon. 

Diterimanya dobok dan sabuk kehormatan ini menandai bergabungnya Menpora Erick sebagai bagian dari keluarga besar taekwondo Indonesia. Selain itu, Menpora juga menerima sertifikat DAN Kukkiwon kehormatan dari Presiden Asian Taekwondo Union (ATU) Kim Sang-jin. 

Bersama dengan para pejabat dan tamu kehormatan lainnya, Menpora Erick turut didaulat melakukan peresmian simbolik pembukaan kejuaraan taekwondo berstatus World Taekwondo (WT) G2 ini dengan menekan tombol hitungan mundur.

Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita mewakili Panglima TNI Agus Subiyanto dalam sambutannya mengatakan, kejuaraan taekwondo internasional ini terselenggara atas kolaborasi TNI dengan PBTI, salah satunya dalam rangkaian peringatan HUT TNI ke-81. Setelah melalui prosess bidding yang cukup ketat di Korea Selatan pada 2025 lalu, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan ini oleh ATU.

“Ada beberapa negara yang ikut bidding. Indonesia, Malaysia, India, dan beberapa negara lain. Berdasarkan keputusan dari Asian Taekwondo Union, maka Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah. Dan hari ini kita membuktikan bahwa kepercayaan itu kita jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Tandyo.

Menurut dia, terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan bela diri asli Korea Selatan ini menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia dalam kondisi aman. Selain itu menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang menjadi destinasi sport tourism.

Apalagi, jelas Tandyo, kejuaraan ini menjadi salah satu penyelenggaraan terbesar dalam sejarah taekwondo di Indonesia. Tercatat sebanyak 531 atlet dari 36 negara hadir untuk bertanding di arena ini dalam kejuaraan yang akan berlangsung selama lima hari dari 1 sampai 5 Agustus 2026.

“Lebih membanggakan lagi, kejuaraan ini digelar setelah hampir dua dekade Indonesia tidak pernah menyelenggarakan kejuaraan internasional taekwondo. Terima kasih kepada semua yang telah mendukung, teman-teman PBTI, Kemenpora, KONI, dan KOI,” tuturnya.

“Hari ini menjadi tonggak penting perkembangan taekwondo di Indonesia, sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional yang berkualitas,” imbuh Tandyo.

Lebih lanjut dia mengajak seluruh atlet bersama-sama meraih prestasi dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan saling menghormati. Khususnya menjadikan kejuaraan ini sebagai momentum untuk mempererat persahabatan antarbangsa di dunia. 

Adapun serangkaian acara mengisi pembukaan kejuaraan ini, meliputi penampilan atraksi taekwondo dari Poomsae Indonesia, Woosuk University Korea Selatan, defile bendera negara-negara peserta, hingga teatrikal dance dan treatment dance bertema taekwondo.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/6918/menpora-erick-terima-sabuk-kehormatan-dalam-pembukaan-asian-taekw 

Baca Terusannya »»  

Sabtu, 01 Agustus 2026

Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan, Ketua MPR Harap Persatuan Indonesia Tetap Terjaga


 

Jakarta (Kemenag) --- Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Indonesia. Gelaran akbar ini dihelat di pelataran Monumen Nasional dan dihadiri tidak kurang dari 100.000 orang dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Pelataran Monas dipenuhi dengan jemaah dengan latar belakang agama yang berbeda. Mereka berbaur untuk memanjatkan doa bagi Indonesia. Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian pembacaan kalam Ilahi oleh juara 1 MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) International Al-Ameed ke-3 Karbala di Irak Tahun 2026, Muhammad Zian Fahrezi.

Hadir dalam acara ini, Ketua MPR Ahmad Mujani berharap agar zikir dan doa yang dipanjatkan dapat memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Kita baru saja menyampaikan zikir dan doa, mudah-mudahan semua zikir, doa dan salawat kita diterima oleh Allah SWT, dengan doa dan zikir ini, mudah-mudahan Indonesia tetap dalam keadaan utuh, mudah-mudahan kita tetap dipersatukan oleh Allah SWT," tuturnya di Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Ia berharap bangsa Indonesia dihindarkan dari perpecahan, malapetaka dan bahaya. "Mudah-mudahan pemimpin kita dijaga oleh Allah SWT, kesehatannya, umurnya dan mudah-mudahan kita semua sebagai rakyat dan bangsa Indonesia dijaga keberkahannya dan ridhonya," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa gelaran ini merupakan wujud nyata kerukunan di Indonesia. "Malam ini ribuan umat dan para tokoh dari berbagai agama berkumpul dalam satu majelis, memanjatkan doa terbaik bagi negeri ini. Kita boleh berbeda keyakinan, tetapi kita dipersatukan oleh cinta yang sama kepada Indonesia," tutur Menag.

Kebhinekaan terasa semakin nyata ketika paduan suara Ditjen Bimas Kristen dan Ditjen Bimas Katolik tampil menyanyikan lagu bertema kerukunan, dilanjutkan dengan doa lintas agama yang dipanjatkan 6 pemuka agama dan Salawat Kebangsaan sebagai puncak acara.

Sejumlah pejabat pemerintah turut hadir melantunkan zikir, doa dan salawat kebangsaan yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. 

Selain Ketua MPR, tampak hadir Menteri ATR/ BPN Nusron Wahid, Wamensesneg Juri Ardiantoro, Wamendiktisaintek Stella Christie, Wamenag Romo Muhammad Syafi'i, serta jajaran pejabat Kemenag, para tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat.

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/hadiri-zikir-dan-doa-kebangsaan-ketua-mpr-harap-persatuan-indonesia-tetap-terjaga-rYmof 

Baca Terusannya »»  

Menag Sebut Zikir, Doa, dan Pengabdian Jadi Kekuatan Bangun Indonesia

 


Jakarta (BMBPSDM) --- Kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni, tetapi juga dimaknai sebagai momentum memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa syukur, dan memanjatkan doa bagi masa depan bangsa. Semangat itulah yang mewarnai Zikir dan Doa Kebangsaan yang dihadiri lebih dari 100.000 jemaah di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengusung semangat kebersamaan dalam keberagaman, kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi masyarakat untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa sekaligus memperkokoh komitmen menjaga persatuan di tengah kemajemukan Indonesia.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa zikir dan doa merupakan ikhtiar spiritual yang harus berjalan beriringan dengan kerja nyata dalam membangun bangsa. Menurutnya, kemajuan Indonesia tidak hanya ditopang oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kekuatan moral, akhlak, dan kerukunan antarwarga.

"Dengan zikir kita menumbuhkan hati, dengan doa kita mengetuk langit, dan dengan kerja serta pengabdian kita membangun bumi. Sekitar 100 ribu peserta zikir dan doa malam ini datang dari berbagai wilayah, dari berbagai agama, bersama-sama berdoa untuk negeri," ujar Menag di Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Ia menambahkan, bangsa yang besar lahir dari masyarakat yang mampu menjaga persaudaraan, saling menghormati perbedaan, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai sumber kedamaian serta perekat persatuan.

"Bangsa yang besar tidak hanya dibangun oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kekuatan doa, keluhuran akhlak, dan kokohnya kerukunan antarsesama. Dengan zikir kita menumbuhkan hati, dengan doa kita mengetuk langit, dan dengan kerja serta pengabdian kita membangun bumi," ungkapnya. 

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Khotmil Al-Qur'an yang dipimpin Dr. KH. Rijal Ahmad Rangkuti, dilanjutkan doa khatmil Al-Qur'an oleh Ust. H. Muzakkir Abd Rahman, MA. Acara kemudian dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta pembacaan ayat suci Al-Qur'an Surat Ar-Rahman ayat 1–14 oleh juara pertama Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) International Al-Ameed ke-3 Karbala, Irak Tahun 2026, Muhammad Zian Fahrezi.

Nuansa kebangsaan semakin terasa saat enam tokoh lintas agama secara bergantian memimpin Doa Kebangsaan sesuai keyakinan masing-masing. Doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus harapan agar Indonesia senantiasa dilimpahi kedamaian, persatuan, dan kekuatan dalam mewujudkan cita-cita nasional.

Doa lintas agama dipimpin oleh Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty mewakili umat Kristen Protestan, Romo Fransiskus Yance Sengga mewakili umat Katolik, Pinandita Gede Pastika mewakili umat Hindu, Bhikku Bhadranatha Thera mewakili umat Buddha, Xs. Budi S. Tanuwibowo mewakili umat Konghucu, dan ditutup oleh H. Husni Ismail mewakili umat Islam.

Suasana khidmat berlanjut melalui lantunan Selawat Kebangsaan yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, diikuti ribuan jemaah yang memadati kawasan Monas.

Kegiatan ini turut dihadiri para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih serta tokoh-tokoh lintas agama dari berbagai daerah.

Melalui Zikir dan Doa Kebangsaan, pemerintah kembali menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dirawat. Nilai-nilai spiritual, toleransi, dan kerukunan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat, sejalan dengan semangat Kementerian Agama Berdampak dalam menghadirkan kehidupan beragama yang harmonis dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/menag-sebut-zikir-doa-dan-pengabdian-jadi-kekuatan-bangun-indonesia-c1lKl 

Baca Terusannya »»  

Dari Monas, Doa Lintas Agama Perkuat Semangat Persatuan Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI

 



Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026, menjadi ruang kebersamaan bagi para pemuka agama dan masyarakat untuk memanjatkan doa bagi bangsa. Momentum tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberagaman Indonesia merupakan kekuatan yang terus dirawat melalui semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong.

Ketua Komisi Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Agung Jakarta, Romo Agustinus Heri Wibowo, Pr, memandang doa sebagai fondasi penting dalam kehidupan berbangsa. Menurutnya, setiap ikhtiar yang dilakukan bangsa Indonesia perlu dilandasi doa agar mendapat penyertaan Tuhan.

“Doa adalah fondasi dasar hidup kita sebagai bangsa yang religius. Semua daya upaya manusiawi kita, kerja sama di antara kita, dilandasi atas doa supaya Tuhan merestui, memberkati, dan menyempurnakan semua pekerjaan baik yang telah kita rencanakan, dan kita lakukan, dan akan kita laksanakan,” ujar Romo Agustinus.

Sementara itu, Ketua Umum Pinandita Sanggraha Nusantara, Pinandita Gede Pastika, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan doa kebangsaan lintas agama yang dinilainya menjadi sarana memperkuat keharmonisan di tengah kemajemukan Indonesia.

“Kami mewakili masyarakat Hindu sangat apresiasi, sangat menyambut dengan baik. Ini adalah bagaimana mempersatu umat seluruh, masyarakat, lapisan masyarakat di Indonesia untuk menyatukan dengan kebinekaan ini menjadi satu, menjadi keharmonisan yang luar biasa,” tuturnya.

Pandangan serupa disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Sangha Agung Indonesia, Bhikkhu Bhadranatha, Thera. Ia menilai doa lintas agama menjadi cerminan wajah Indonesia yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan dan hidup dalam keberagaman.

“Untuk bisa menjaga persatuan dan kesatuan yang perlu kita jaga adalah nilai-nilai cinta kasih di dalam diri kita dan terlebih juga nilai-nilai dari Pancasila kita yang juga cukup kuat bahwa kita memang sudah beragam tetapi dengan adanya cinta kasih yang terus dikembangkan akan membawa persatuan dan kesatuan dengan jauh lebih indah karena memang inilah Indonesia,” ucapnya.

Dari kalangan Konghucu, Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia, Xs. Budi S. Tanuwibowo, menilai doa lintas agama menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu mengelola keberagaman secara damai. Ia menyebut perbedaan bukan alat perseteruan, melainkan ibarat seperti orkestra yang terdiri atas berbagai macam alat musik namun berpadu harmonis karena ada satu lagu kebersamaan yaitu Indonesia.

“Bekerja samanya banyak agama dalam satu kebersamaan tentu menegaskan sila pertama. Tentu kemudian sila kemanusiaan bahwa di atas segala perbedaan, kemanusiaan kita satu. Kemudian jelas persatuan dan kemudian bisa saling berembuk, bisa bermufakat, dan mudah-mudahan ini dengan kebersamaan bisa membikin Indonesia adil, makmur, sejahtera,” ujar Xs. Budi.

Sementara itu, Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, mengatakan bahwa perjalanan bangsa Indonesia tidak dapat dipisahkan dari doa seluruh umat beragama. Ia menyambut dan mendukung penuh doa lintas agama ini menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia.

“Saya kira itu nilai-nilai luhur yang telah ditaruh oleh para pendiri bangsa sejak awal mereka membangun bangsa ini. Tidak melihat apapun, latar belakang suku, agama tapi berdiri bersama-sama dan saya kira itu legacy yang sangat luar biasa yang harus kita pelihara dan kita jaga bagi keutuhan Indonesia ke depan,” ungkap Pdt. Jacklevyn.

Senada dengan para pemuka agama, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa zikir dan doa kebangsaan merupakan bentuk rasa syukur atas berbagai capaian bangsa sekaligus ikhtiar memohon keberkahan bagi masa depan Indonesia.

“Saya kira memang sangat tepat kita melakukan doa dan syukur semua kebangsaan kita yang tetap minimum dipertahankan dengan kondisi yang kita capai selama ini, dan syukur-syukur nanti kita akan terus dan terus berkembang dan menjadi episentrum peradaban dunia masa depan adalah Indonesia,” ujar Nasaruddin.

Lebih lanjut, Nasaruddin juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, Indonesia merupakan “lukisan yang paling indah” yang harus dipelihara bersama agar tetap menjadi bangsa yang damai, harmonis, dan mampu mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

 

 

 

Sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/dari-monas-doa-lintas-agama-perkuat-semangat-persatuan-jelang-hut-ke-81-kemerdekaan-ri/

Baca Terusannya »»  

100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Wujud Syukur atas Kemerdekaan Indonesia

 


Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026, saat pemerintah menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengusung semangat kebersamaan dalam keberagaman, Zikir dan Doa Kebangsaan yang dihadiri lebih dari 100.000 jemaah tersebut, menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen bangsa untuk mengenang perjuangan para pendiri bangsa sekaligus memperkuat tekad bersama dalam mengisi kemerdekaan.

Acara doa kebangsaan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, pembacaan ayat suci Al-Qur’an surat Ar-Rahman ayat 1 s.d. 14 oleh juara 1 MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran) International Al-Ameed ke-3 Karbala di Irak Tahun 2026, Muhammad Zian Fahrezi.

Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa makna Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai ikhtiar spiritual bangsa dalam mengisi kemerdekaan serta pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, dan harmoni di tengah keberagaman Indonesia. Nasaruddin menyebut bangsa yang besar juga dibangun oleh kekuatan doa, keluhuran akhlak, dan kokohnya kerukunan antarsesama.

“Dengan zikir kita menumbuhkan hati, dengan doa kita mengetuk langit, dan dengan kerja serta pengabdian kita membangun bumi. Sekitar 100 ribu peserta zikir dan doa malam ini datang dari berbagai wilayah, dari berbagai agama, bersama-sama berdoa untuk negeri,” ujar Nasaruddin.

Acara selanjutnya adalah doa kebangsaan lintas agama yang dipimpin oleh enam tokoh lintas agama. Doa dipanjatkan secara bergantian sesuai dengan keyakinan masing-masing sebagai wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan sekaligus harapan agar Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, serta kekuatan dalam mewujudkan cita-cita nasional.

Pembacaan doa diawali dari agama Kristen Protestan yang dipimpin oleh Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty. Sementara untuk agama Katolik dipimpin oleh Romo Fransiskus Yance Sengga, S.Fill.Lic.Th. Selanjutnya, doa bagi umat Hindu dipimpin oleh Pinandita Gede Pastika, dilanjutkan dengan doa bagi umat Budha oleh Bhikku Bhadranatha, Thera. Selanjutnya, pembacaan doa bagi umat Konghucu yang dipimpin oleh Xs. Budi S. Tanuwibowo. Doa lintas agama ditutup oleh H. Husni Ismail untuk umat beragama Islam.

Suasana khidmat kemudian berlanjut melalui lantunan Selawat Kebangsaan yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama ribuan jemaah yang memadati kawasan Monas.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Dr. KH. Rijal Ahmad Rangkuti dilanjutkan dengan pembacaan Doa Khotmil Qur’an yang dipimpin oleh Ust. H. Muzakkir Abd Rahman, MA.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni para Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih serta para tokoh lintas agama.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/100-000-jemaah-hadiri-zikir-dan-doa-kebangsaan-di-monas-wujud-syukur-atas-kemerdekaan-indonesia/ 


Baca Terusannya »»  

Menko Airlangga: Kawasan Industri Jadi Penggerak Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

 

Sektor industri memiliki peran strategis sebagai salah satu motor penting penggerak pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah, serta penguatan daya saing. Dalam mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, Pemerintah terus memperkuat pengembangan kawasan industri yang terintegrasi dengan pembangunan infrastruktur dan konektivitas, sekaligus adaptif terhadap perkembangan hilirisasi, transisi energi, dan transformasi digital.

“HKI sejak tahun 1988 telah tumbuh menjadi mitra strategis pembangunan nasional. Kalau kita ketahui, mulai dari Bekasi sampai ke Timur Indonesia, kita telah membangun yang namanya North Java Corridor. Koridor Utara Jawa, itu seluruhnya diisi oleh kawasan industri,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan penutup dan arahan pada Malam Syukuran 38 Tahun Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), sebagai bagian dari rangkaian acara Business Forum dan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) XXV HKI di Jakarta, Jumat (31/07).

Perkembangan kawasan industri tersebut tercermin dari keberadaan 129 kawasan industri yang tersebar di 24 provinsi dengan total luas lahan sekitar 170 ribu hektare. Berbagai kawasan industri tersebut telah menjadi lokasi bagi sekitar 10.400 perusahaan manufaktur dan menyerap sekitar 4,5 juta tenaga kerja. Pemerintah juga terus mengembangkan kawasan industri yang didukung dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai bagian dari upaya memperluas pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai wilayah Indonesia.

“Kawasan industri menjadi penggerak bangsa, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan,” tegas Menko Airlangga.

Di tengah persaingan investasi global yang semakin dinamis, Indonesia juga memiliki peluang besar untuk terus memperkuat posisi sebagai salah satu tujuan utama investasi. Menko Airlangga menyampaikan bahwa sejumlah negara pesaing mulai menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari biaya tenaga kerja yang semakin tinggi, ketersediaan lahan yang semakin terbatas, hingga kebutuhan energi. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi Indonesia untuk terus meningkatkan daya saing dan menarik investasi berkualitas. Menko Airlangga juga mengungkapkan hasil survei badan promosi perdagangan Jepang atau Japan External Trade Organization (JETRO) yang menunjukkan bahwa sekitar 70 persen perusahaan yang berinvestasi di Indonesia mencatatkan keuntungan dan menjadi yang tertinggi dibandingkan sejumlah negara lain.

Seiring dengan perkembangan teknologi, kawasan industri juga perlu semakin adaptif terhadap transformasi digital yang bergerak cepat. Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) telah mendorong peningkatan kebutuhan terhadap data berkualitas dan infrastruktur digital, khususnya data center. Pemerintah telah mengantisipasi perkembangan tersebut, antara lain melalui inisiasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) yang mencakup pengembangan ekosistem digital dan AI serta diharapkan semakin memperkuat integrasi ekonomi digital di kawasan ASEAN.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga menjelaskan bahwa peningkatan kebutuhan data center membuka peluang investasi baru bagi Indonesia, khususnya dengan dukungan ketersediaan lahan, energi, dan potensi pengembangan energi terbarukan. Pengembangan data center membutuhkan dukungan listrik, energi terbarukan, air, lahan, serta konektivitas yang memadai. Menurut Menko Airlangga, peluang Indonesia pada sektor tersebut ke depan sangat besar sehingga perlu dimanfaatkan secara optimal, termasuk melalui percepatan penguatan konektivitas kelistrikan dan penyediaan energi hijau.

Lebih lanjut, Menko Airlangga menegaskan bahwa Pemerintah akan terus mendorong pengembangan kawasan industri agar kegiatan industri semakin tertata, memiliki ekosistem yang kuat, serta mampu meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah juga terus memonitor berbagai tantangan yang dihadapi pelaku industri sekaligus mendorong penyelesaian berbagai hambatan investasi.

“Jadi Pemerintah berharap dengan adanya kawasan industri, ini tentu akan menjadi kawasan yang lebih tertata dan ekosistem akan lebih terjaga,” pungkas Menko Airlangga.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum HKI Akhmad Ma'ruf Maulana menyampaikan bahwa pelaku kawasan industri terus berkomitmen membawa dan merealisasikan investasi di berbagai wilayah Indonesia. Namun demikian, dukungan Pemerintah tetap diperlukan dalam menyelesaikan berbagai hambatan di lapangan sehingga investasi yang telah masuk dapat segera terealisasi. Melalui RAKERNAS XXV HKI, berbagai masukan dan persoalan yang dihadapi pelaku kawasan industri dihimpun sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara Pemerintah dan dunia usaha serta mendorong debottlenecking kebijakan.

Terkait berbagai persoalan yang masih dihadapi dalam pengembangan kawasan industri, Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menegaskan optimisme Pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan yang terjadi.

“Sebagaimana pernyataan Bapak Menko, apa yang menjadi persoalan hari ini memang menjadi PR yang perlu diselesaikan, dan banyak negara juga menghadapi hal yang sama. Karena itu, Pemerintah akan terus melakukan debottlenecking kebijakan dan memperkuat kolaborasi dengan para stakeholder agar dapat segera diatasi. Pemerintah tetap optimis bahwa berbagai tantangan tersebut pasti akan terselesaikan,” imbuh Jubir Haryo.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya yakni Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ali Murtopo Simbolon, jajaran pengurus dan pimpinan HKI, serta perwakilan pelaku usaha

 

 

Sumber : https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/7038/menko-airlangga-kawasan-industri-jadi-penggerak-investasi-dan-pertumbuhan-ekonomi-nasional 


Baca Terusannya »»  

Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Perkuat Kolaborasi Lintas Kementerian dan Lembaga

 

Jakarta – Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 menjadi lebih dari sekadar ajang kompetisi olahraga. Turnamen ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi lintas kementerian dan lembaga melalui semangat sportivitas dan kebersamaan.

Partai ekshibisi penutupan dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama jajaran pejabat utama Polri. Turut hadir Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, S.E., Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol. (P) Dr. Ahmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto, pimpinan TNI yang dihadiri Mayjen TNI Yusri Nuryanto, S.I.P. selaku Danpuspom TNI dan Marsda TNI Basuki Rochmat selaku Askomlek Panglima TNI, serta jajaran Kejaksaan Agung yang dihadiri Dr. Hendro Dewanto, S.H., M.Hum. selaku Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin), Dr. Rudi Margono, S.H., M.Hum. selaku Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas), Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H. selaku Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Kuntadi, S.H., M.H. selaku Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), serta Mayjen TNI Dr. M. Ali Ridho, S.H., M.Hum. selaku Jaksa Agung Muda Pidana Militer (Jampidmil), Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H. selaku Sekretaris Jaksa Agung Muda Pidana Militer (Sesjampidmil), Kepala BRIN Arif Satria, Kepala BNPT Komjen Pol. (P) Eddy Hartono, S.I.K., M.H., dan Jenderal Polisi (P) Drs. Idham Azis, M.Si.

Turut hadir pula Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara (Dirjen PKN) BPK RI Sarjono, atlet-atlet nasional PBSI, atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), serta sejumlah figur publik.

Kehadiran para pejabat dari berbagai kementerian dan lembaga tersebut mencerminkan eratnya sinergi yang selama ini terjalin. Kebersamaan antara Polri dan TNI menunjukkan soliditas dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, sementara kehadiran jajaran Kejaksaan Agung mempertegas sinergi antaraparat penegak hukum dalam mendukung penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Di sisi lain, kehadiran para menteri, wakil menteri, BPK, Bappisus, dan kementerian/lembaga lainnya mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mengawal berbagai program strategis pemerintah. Sementara partisipasi atlet-atlet nasional PBSI, atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), dan para figur publik turut menyemarakkan turnamen sekaligus mempererat hubungan antara institusi negara dengan masyarakat melalui olahraga.

Keterlibatan atlet NPCI juga menjadi wujud kepedulian Polri terhadap saudara-saudara penyandang disabilitas dengan memberikan ruang yang setara untuk berkompetisi, berprestasi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Semangat inklusivitas tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung terciptanya kesempatan yang setara bagi seluruh elemen masyarakat melalui olahraga.

Ketua Seksi Humas dan Dokumentasi Kapolri Cup 2026, Irjen Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si., mengatakan kegiatan olahraga menjadi salah satu media yang efektif untuk mempererat komunikasi dan membangun kolaborasi antarlembaga.

“Yang terbangun hari ini bukan hanya pertandingan, tetapi juga kebersamaan. Kapolri Cup menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar kementerian dan lembaga,” ujar Ahmad Ramadhan di Jakarta, Sabtu (01/08).

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Kapolri Cup 2026 dapat terus terbawa dalam pelaksanaan tugas masing-masing.

“Ketika komunikasi dan hubungan antarlembaga semakin baik, koordinasi dalam menjalankan tugas untuk masyarakat juga akan semakin kuat. Semangat itulah yang ingin terus kami bangun melalui Kapolri Cup 2026,” tutup Ahmad Ramadhan.

 

 

Sumber : https://humas.polri.go.id/news/detail/2487061-kapolri-cup-2026-jadi-wadah-perkuat-kolaborasi-lintas-kementerian-dan-lembaga 


Baca Terusannya »»  

Kapolri Resmi Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Prestasi Atlet Nasional

 

Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., secara resmi menutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Penutupan turnamen tersebut menjadi akhir dari rangkaian kejuaraan yang berlangsung sejak 27 Juli 2026 sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, mulai dari klub bulu tangkis, atlet, perwakilan Polda, Polres, kementerian dan lembaga, hingga masyarakat umum yang telah berpartisipasi dan menyukseskan penyelenggaraan Kapolri Cup 2026.

Kapolri juga menyampaikan terima kasih kepada PP PBSI atas dukungannya sehingga Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 masuk dalam kalender turnamen nasional yang memberikan poin bagi para atlet untuk melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh klub, seluruh pemain, rekan-rekan perwakilan dari Polda-Polda, Polres, klub-klub dari masyarakat umum, serta kementerian dan lembaga yang telah berkenan ikut memeriahkan Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026. Terima kasih juga kepada Ketua Umum PBSI, karena Kapolri Cup menjadi salah satu event nasional yang diperhitungkan untuk menambah poin bagi para atlet yang akan berlaga di kelas yang lebih tinggi, kelas internasional,” kata Kapolri.

Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 diikuti sebanyak 1.219 peserta yang terdiri dari 591 atlet kategori umum, 558 peserta kategori Polri yang mewakili Polda dan satuan kerja Mabes Polri, serta 70 atlet para bulu tangkis. Turnamen digelar di tiga venue, yakni GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), GOR Duren Sawit, dan GOR Pondok Bambu, hasil kolaborasi Polri dengan PP PBSI dan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Ajang ini juga menjadi bagian dari kalender nasional PBSI sehingga hasil pertandingan berkontribusi terhadap perolehan poin peringkat atlet nasional. 

Menutup sambutannya, Kapolri secara resmi mengakhiri penyelenggaraan Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026.

“Dengan memohon ridha Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini Sabtu, 1 Agustus 2026 pukul 17.36 WIB, Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” ujar Kapolri.

Melalui penyelenggaraan Kapolri Cup 2026, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan olahraga nasional, memperluas ruang kompetisi bagi atlet muda dan atlet disabilitas, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, insan olahraga, serta masyarakat melalui semangat sportivitas dan prestasi.

 

 

 

Sumber : https://humas.polri.go.id/news/detail/2486684-kapolri-resmi-tutup-kejuaraan-bulu-tangkis-kapolri-cup-2026-tegaskan-komitmen-polri-dukung-prestasi-atlet-nasional 


Baca Terusannya »»  

Kapolri Duet Bareng Widi Chandra Kasih Lawan Bahlil-Muhammad di Penutupan Kapolri Cup 2026

 


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali turun ke lapangan bulu tangkis. Kali ini, Jenderal Sigit berpasangan dengan Widi Chandra Kasih menghadapi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang berduet dengan Muhammad.

Laga persahabatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan penutupan Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Pertandingan berlangsung meriah di hadapan para peserta dan penonton yang hadir. Sorak-sorai penonton terdengar saat kedua pasangan memasuki lapangan dan bersiap menjalani pertandingan.

Jenderal Sigit bersama Widi Chandra Kasih tampil agresif menghadapi Bahlil dan Muhammad. Sejak awal pertandingan, kedua pasangan saling melancarkan serangan dan berupaya merebut poin.

Tak hanya adu smash, permainan di depan net hingga reli antarpemain turut mewarnai pertandingan. Suasana semakin meriah dengan respons para penonton setiap kali kedua pasangan mempertontonkan aksi menarik di lapangan.

Pada set pertama, pasangan Jenderal Sigit-Widi Chandra Kasih mampu tampil lebih unggul. Mereka menutup set pertama dengan kemenangan 15-11 atas pasangan Bahlil-Muhammad.

Pertandingan persahabatan tersebut menjadi salah satu momen penutup rangkaian Kapolri Cup 2026 yang telah berlangsung sejak 27 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Ketua Seksi Humas dan Dokumentasi Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026 Irjen Pol. Ahmad Ramadhan mengatakan, Kapolri Cup tahun ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi serta membangun semangat sportivitas di kalangan peserta dan seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui Kapolri Cup 2026, Polri ingin terus mendukung pembinaan olahraga bulu tangkis nasional sekaligus memberikan ruang bagi lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Laga persahabatan pada penutupan ini juga menjadi simbol kebersamaan dan sportivitas yang menjadi semangat kejuaraan,” ujar Ahmad Ramadhan.

Kapolri Cup 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kejuaraan tahun ini menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan atlet bulu tangkis dengan melibatkan peserta dari kategori umum, Polri, hingga para-bulu tangkis.

Kejuaraan tersebut digelar melalui kolaborasi Polri bersama Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dan National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI).

Penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan atlet serta penjaringan talenta-talenta potensial yang nantinya dapat berprestasi pada berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

Laga persahabatan Jenderal Sigit dan Bahlil sekaligus mengulang momen Kapolri Cup tahun sebelumnya. Pada penutupan Kapolri Cup 2025, keduanya juga berhadapan di lapangan. Saat itu, Jenderal Sigit berpasangan dengan mantan pebulu tangkis nasional Marcus Fernaldi Gideon, sedangkan Bahlil berduet dengan Adrian Pratama.

 

 

Sumber : https://humas.polri.go.id/news/detail/2486388-kapolri-duet-bareng-widi-chandra-kasih-lawan-bahlil-muhammad-di-penutupan-kapolri-cup-2026 

Baca Terusannya »»  

Wamenhan Donny Buka Turnamen Tenis Beregu Alusmanis V Tahun 2026 Di Mabesau Jakarta

 


Jakarta – Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Donny Ermawan Taufanto, secara resmi membuka Turnamen Tenis Beregu Alusmanis V Tahun 2026 di Lapangan Tenis Jatayu, Markas Besar TNI Angkatan Udara, Jakarta, pada Sabtu (1/8/2026). Turnamen ini diikuti alumni dari sejumlah SMA di Jakarta dan Bandung sebagai ajang silaturahmi sekaligus olahraga.

Dalam sambutannya, Wamenhan yang juga mewakili alumni SMA Negeri 4 Bandung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut. Wamenhan menegaskan bahwa kejuaraan tenis Alusmanis memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi.

“Kegiatan ini sangat bagus. Kita bisa bersilaturahmi khususnya para pecinta tenis. Selain berolahraga kita bisa menjadi lebih sehat. Kemenangan adalah tambahan, yang utama adalah permainan sportif dan semangat persahabatan di antara kita,” ujar Wamenhan.

Wamenhan juga menyampaikan terima kasih kepada TNI Angkatan Udara atas dukungan penyediaan fasilitas di Mabesau yang memiliki enam lapangan representatif untuk mendukung kelancaran turnamen.

Kejuaraan ini akan berlangsung selama dua hari dan Wamenhan dijadwalkan akan menutup Turnamen Tenis Beregu Alusmanis V pada Minggu (2/8/2026).

Turut hadir Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, dan Wakil Kepala BRIN Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian

 


 

 

Sumber : https://www.kemhan.go.id/2026/08/01/wamenhan-donny-buka-turnamen-tenis-beregu-alusmanis-v-tahun-2026-di-mabesau-jakarta.html 

Baca Terusannya »»  

Bangkitkan Kejayaan Tenis Meja, Gubernur Jateng Dorong PTMSI Rutin Gelar Event

 


SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mendorong pengurus baru Persatuan Tenis Meja Indonesia (PTMSI) wilayah setempat, melakukan terobosan, dengan rutin menggelar event tenis meja.

Langkah itu diharapkan mampu menjadikan olahraga tenis meja sebagai gaya hidup (lifestyle), sekaligus wadah melahirkan atlet berprestasi.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan arahan dalam acara Pelantikan Pengurus Provinsi PTMSI Jawa Tengah periode 2026-2030, di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Sabtu (1/8/2026).

“Pengurus yang baru harus punya terobosan kreatif. Olahraga sekarang menjadi gaya hidup dan kebutuhan masyarakat. Wujudkan tenis meja jadi life style dengan banyak kegiatan. Kalau perlu ada event rutin, libatkan juga bupati dan wali kota,” kata Luthfi.

Dia berharap, pengurus baru dapat membangkitkan prestasi dan pembinaan atlet tenis meja Jawa Tengah, di kancah nasional dan internasional.

“Pembinaan dan prestasi harus kita kedepankan. Mulai hari ini pengurus di 35 kabupaten/ kota harus bersatu, untuk memberikan prestasi olahraga tenis meja kepada masyarakat. Pemprov Jateng akan memberikan tali asih bagi mereka yang berprestasi,” tegas Luthfi.

Harapan Ahmad Luthfi tersebut bukan tanpa dasar. Sebab, Jawa Tengah memiliki sejarah prestasi tenis meja yang kuat. Pada PON ke-16 tahun 2004, atlet asal Jateng, Yon Mardiyono meraih emas tunggal putra dan perunggu beregu putra. Pada PON ke-17 tahun 2008, Jawa Tengah kembali meraih medali yakni perak beregu putra, perunggu beregu putri, serta perunggu ganda putra melalui Yon Mardiyono dan Ersan Sutanto.

Periode gemilang tersebut juga mengantarkan Yon Mardiyono memperkuat Indonesia, pada ajang SEA Games 2005 dan 2007. Pada ajang itu, atlet asal Jawa Tengah juga menyumbangkan medali perak ganda putra pada 2005, dan perunggu beregu putra pada 2007.

Pada dekade ini, potensi atlet tenis meja sangat besar. Gelaran Popnas ke-17 tahun 2025, atlet muda Citra Rasmi berhasil meraih tiga emas untuk Jawa Tengah, dari tunggal putri, ganda putri, dan beregu putri.

Potensi tersebut juga terlihat saat kejuaraan Tenis Meja Gubernur Jateng Cup 2025, yang diikuti 362 atlet dari berbagai klub. Hal itu membuktikan, basis komunitas tenis meja masih cukup besar di Jawa Tengah.

Ketua Umum Pengurus Provisinsi PTMSI Jawa Tengah, Lukas Arry Dwiko Utomo mengatakan, dibutuhkan kerja sama dari seluruh stakeholder tenis meja, untuk mewujudkan ekosistem pembinaan dan kompetisi yang baik.

“Kami optimistis dan bertekad meraih prestasi tenis meja Jawa Tengah. Salah satunya dimulai dari penguatan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, efektif dan efisien. Target kami pada PON 2028 di NTB, tenis meja bisa menyumbangkan prestasi,” terangnya. 

 

 


 


Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/bangkitkan-kejayaan-tenis-meja-gubernur-jateng-dorong-ptmsi-rutin-gelar-event/ 

Baca Terusannya »»