Cari Blog Ini

Kamis, 01 Oktober 2026

Paripurna DPR Sahkan Komjen Pol Suyudi Jadi Kapolri, Usung Visi ‘Polri Bersama Masyarakat’

 


PARLEMENTARIA, Jakarta - Rapat Paripurna Ke-8 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 menyetujui Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

"Kami meminta persetujuan pengangkatan Komjen Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, apakah dapat disetujui?" kata Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, diikuti ketukan palu persetujuan.

Rapat paripurna juga menyetujui laporan Komisi III DPR RI atas hasil pembahasan usul pemberhentian dengan hormat Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri.

Persetujuan itu diambil setelah Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman melaporkan pembahasan usul pemberhentian dan pengangkatan Kapolri serta uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi. Usulan tersebut tertuang dalam Surat Presiden (Surpres) yang dikirimkan kepada pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dengan nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026.

Uji kelayakan digelar usai pimpinan DPR RI menerima surat dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai usulan pemberhentian dan pengangkatan jabatan Kapolri pada 30 September 2026.

Adapun, dalam uji kelayakan yang dilaksanakan tepat sebelum rapat paripurna berlangsung, Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi sebagai Kapolri secara aklamasi. Dalam pemaparannya saat uji kelayakan, Suyudi mengangkat visi "Polri Bersama Masyarakat".

Suyudi, lulusan Akpol 1994 ini berpengalaman spesialis di dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang 3 ini adalah Kepala Kepolisian Daerah Banten.

Spesifikasi karier Suyudi adalah di Bidang Reserse dan Kriminal (Resmob, Jatanras, hingga Bareskrim Polri). Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Metro Jaya pada 2023–2024, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten pada 2024–2025, dan jabatan terakhir adalah sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 25 Agustus 2025 hingga 30 September 2026.

 

 

Sumber : https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Paripurna-DPR-Sahkan-Komjen-Pol-Suyudi-Jadi-Kapolri-Usung-Visi-Polri-Bersama-Masyarakat-69667 

 

Baca Terusannya »»  

Renovasi Museum Kesaktian Pancasila Hadirkan Narasi Lebih Lengkap dan Sentuhan Digital

 



Museum Kesaktian Pancasila di Jakarta menjalani proses renovasi yang peresmiannya dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di kawasan Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pembaruan dilakukan terhadap sejumlah bagian museum, mulai dari narasi dan alur cerita hingga tata pamer yang kini dilengkapi dengan teknologi digital dan pengalaman imersif.

“Hari ini juga kita meresmikan Museum Kesaktian Pancasila. Ini museum yang merupakan museum sejarah,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam keterangannya kepada awak media usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila.

Menurut Fadli, renovasi dilakukan untuk memperkuat fungsi museum sebagai ruang pembelajaran sejarah. Selain pembaruan pada narasi, penyajian koleksi juga ditata dengan alur yang lebih lengkap dan diperkuat berbagai sentuhan teknologi.

“Ini direnovasi, termasuk narasinya, kemudian storyline-nya, display-nya, kemudian ada sentuhan digital di dalamnya juga, di dioramanya ada digitalnya dan ada immersive juga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fadli mengatakan pembaruan juga dilakukan terhadap urutan waktu dan konteks sejarah yang disajikan kepada pengunjung. Penyempurnaan tersebut turut melibatkan para sejarawan agar narasi yang disampaikan kepada publik lebih lengkap.

“Sebenarnya ada lebih banyak sentuhan-sentuhan digital dan juga narasinya yang lebih lengkap. Pada waktu itu memang belum lengkap, terutama secara sekuens, lini masanya itu belum terlalu lengkap, dan ini dilengkapi juga oleh para sejarawan,” ungkap Fadli.

Selain ruang pamer dan diorama, renovasi turut mencakup ruang relik yang menyimpan sejumlah benda terkait para Pahlawan Revolusi, seperti pakaian, jam tangan, serta memorabilia lainnya. Fadli berharap koleksi tersebut dapat membantu masyarakat memahami peristiwa sejarah melalui benda-benda yang menjadi bagian dari memori masa lalu.

Proses renovasi mulai dilakukan setelah peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun sebelumnya. Kini, setelah pembaruan selesai, Fadli memastikan museum telah dapat dikunjungi kembali oleh masyarakat.

“Ya, sudah terbuka untuk umum,” ujarnya.

Fadli juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar museum-museum sejarah terus dirawat, dilindungi, dan direvitalisasi sehingga tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan ingatan bersama bangsa.

“Presiden tentu melihat museum-museum, termasuk museum-museum sejarah ini harus kita rawat, kita lindungi, kita revitalisasi, dan ini sedang berlangsung dan sedang berjalan juga, termasuk di daerah-daerah, agar museum bisa juga menjadi pusat edukasi, belajar, dan juga menjadi tempat untuk memori kolektif bangsa,” tutur Fadli.

Melalui revitalisasi tersebut, Museum Kesaktian Pancasila diharapkan makin relevan bagi generasi muda. Fadli secara khusus mengajak siswa, mahasiswa, maupun masyarakat umum untuk mengunjungi museum sebagai salah satu ruang untuk mempelajari perjalanan sejarah Indonesia.

“Jadi ini kita harapkan nanti masyarakat, terutama para siswa, mahasiswa, atau umum, publik bisa berkunjung ke sini sebagai bagian yang penting dari sejarah panjang kita,” pungkasnya.

 

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/renovasi-museum-kesaktian-pancasila-hadirkan-narasi-lebih-lengkap-dan-sentuhan-digital/ 

Baca Terusannya »»  

Usai Pimpin Upacara, Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila

 


Presiden Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum Kesaktian Pancasila yang berada di kawasan Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Peresmian dilakukan usai Kepala Negara memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026.

Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming tiba di Museum Kesaktian Pancasila untuk meninjau secara langsung wajah baru museum tersebut. Dalam peninjauan, Presiden dan Wakil Presiden didampingi oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden Prabowo menyusuri sejumlah diorama yang menampilkan rangkaian peristiwa sejarah. Sejumlah diorama turut dilengkapi tampilan video, sementara di sela peninjauan Presiden Prabowo turut memasuki ruang immersive dan menyaksikan tayangan yang menghadirkan pengalaman visual lebih hidup.

Usai peninjauan, Presiden Prabowo menuju lokasi peresmian renovasi museum. Kepala Negara kemudian menyampaikan pernyataan peresmian yang dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan prasasti.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Kamis, 1 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan renovasi Museum Kesaktian Pancasila,” ujar Presiden Prabowo.

Penandatanganan prasasti oleh Presiden Prabowo menandai secara resmi selesainya renovasi Museum Kesaktian Pancasila. Museum yang semula bernama Museum Pengkhianatan PKI (Komunis) tersebut pertama kali diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 1 Oktober 1992. Setelah lebih dari tiga dekade, museum tersebut mendapatkan pembaruan dan kembali diresmikan pada tanggal yang sama, 1 Oktober 2026, oleh Presiden Prabowo Subianto.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/usai-pimpin-upacara-presiden-prabowo-resmikan-renovasi-museum-kesaktian-pancasila/ 


Baca Terusannya »»  

Komjen Pol Suyudi Jalani fit and Proper Test Calon Kapolri

 

 

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Komisi III DPR RI mulai menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Kamis (01/10/2026).

Uji kelayakan tersebut digelar secara terbuka di Gedung DPR RI, Jakarta, dan dimulai sekitar pukul 09.10 WIB. Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman.

Suyudi menjalani proses tersebut sebagai calon Kapolri yang diusulkan untuk menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Sebelum membuka rapat, Habiburokhman menjelaskan bahwa pimpinan DPR RI telah menerima surat dari Presiden RI Prabowo Subianto terkait usulan pemberhentian dan pengangkatan Kapolri pada 30 September 2026.

Surat Presiden tersebut kemudian menjadi dasar bagi DPR untuk memproses pencalonan Suyudi melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III.

“Maka sesuai dengan baru saja tadi digelar Rapat Badan Musyawarah DPR RI, hari ini, berapa menit lalu, menugaskan Komisi III untuk melaksanakan uji kelayakan terhadap Komjen Pol Suyudi Ario Seto,”kata Habiburokhman.

Dalam proses tersebut, Komisi III DPR RI akan mendalami visi, misi, serta kesiapan Suyudi dalam memimpin institusi Polri. Proses uji kelayakan juga menjadi tahapan penting sebelum DPR mengambil keputusan mengenai persetujuan calon Kapolri.

Hasil uji kelayakan dan kepatutan selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan DPR dalam menentukan keputusan atas pencalonan Suyudi sebagai Kapolri.



Sumber : https://tribratanews.polri.go.id/blog/nasional-3/komjen-pol-suyudi-jalani-fit-and-proper-test-calon-kapolri-106702

Baca Terusannya »»  

Hari Kesaktian Pancasila, Menag Doakan Bangsa Terhindar dari Perpecahan

 

Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin pembacaan doa pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026. Upacara berlangsung di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta.

Menag mengajak bangsa Indonesia mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan keunggulan sekaligus menjaga persatuan sebagai kekuatan bangsa. Menag juga berharap Indonesia dijauhkan dari segala bentuk fitnah, kebencian, dan perpecahan.

"Untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi segenap warga bangsa kami, hindarkanlah kami dari berbagai perpecahan yang bisa menguras energi bangsa kami," harap Menag di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Doa diawali dengan refleksi atas pengorbanan para pahlawan dan syuhada bangsa di lokasi bersejarah tersebut. Menag menyampaikan bahwa kehadiran di hadapan “Sumur Bersejarah” bukan hanya untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga membangkitkan energi batin untuk melanjutkan perjuangan dan cita-cita luhur mereka.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk mengenang jasa mereka, tetapi juga untuk membangkitkan energi batin kami guna melanjutkan perjuangan dan cita-cita luhur mereka,” ujar Menag dalam doanya.

Dalam bagian berikutnya, Menag menyebut Pancasila Sakti sebagai falsafah hidup yang menyatukan dan membimbing kehidupan berbangsa dan bertanah air.

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa kemerdekaan memiliki harga yang mahal dan perlu diisi dengan kerja serta pencapaian yang memberikan manfaat bagi bangsa.

“Berikanlah kami kekuatan, kemampuan, dan kecerdasan untuk mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai prestasi dan keunggulan, disertai dengan niat yang luhur untuk kejayaan bangsa kami,” ucapnya.

Doa tersebut juga mengaitkan upaya mengisi kemerdekaan dengan cita-cita mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh warga bangsa.

Pada saat yang sama, Menag memanjatkan permohonan agar bangsa Indonesia dihindarkan dari berbagai bentuk perpecahan yang dapat menguras energi bangsa.

Pesan tentang persatuan kembali ditekankan pada bagian akhir doa. Menag memohon agar bangsa Indonesia dijauhkan dari fitnah dan kebencian satu sama lain, serta dari berbagai bencana dan petaka yang dapat membawa bangsa kembali ke titik nol.

“Kami sedang dan terus berikhtiar mencurahkan segenap energi kami untuk meraih kejayaan bangsa kami, jauhkanlah kami semua dari segala bentuk fitnah, kebencian satu sama lain, bencana, dan petaka yang dapat mengembalikan bangsa kami ke titik nol,” doa Menag.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 dipimpin Presiden Republik Indonesia selaku Inspektur Upacara. Rangkaian upacara antara lain diisi dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, pembacaan Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pembacaan dan penandatanganan ikrar, serta pembacaan doa oleh Menteri Agama.

Doa Hari Kesaktian Pancasila 2026

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi rabbil 'alamin, hamdasy-syaakiriin, hamdan-naa'imiin, hamday-yuwaafi ni'amahu wayukaafi'u maziidah. Ya rabbana lakal hamdu kama yambaghii li jalaali wajhikal kariimi wa 'adhiimi sulthaanik. Allahumma shalli wasallim alaih.

Ya Allah, ya Syahid, ya 'Alim! Lihatlah kami para hamba-Mu terpaku dan tertegun di hadapan saksi bisu sumur bersejarah ini, tempat di mana para pahlawan dan syuhada bangsa kami dikorbankan. Kami hadir di sini bukan hanya untuk mengenang jasa mereka, tetapi juga untuk membangkitkan energi batin kami guna melanjutkan perjuangan dan cita-cita luhur mereka. Kami mohon kepada-Mu, jadikanlah sumur bersejarah itu sebagai pintu masuk ke dalam surga-Mu yang Engkau janjikan kepada para syuhada-Mu.

Ya Allah, ya Qawiyyu, ya Matin! Engkau menganugerahkan Pancasila sakti sebagai falsafah hidup yang menyatukan dan membimbing kami dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air. Melalui Hari Kesaktian Pancasila ini kami mohon sadarkanlah kami semua bahwa harga sebuah kemerdekaan itu amat mahal. Berikanlah kami kekuatan, kemampuan, dan kecerdasan untuk mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai prestasi dan keunggulan, disertai dengan niat yang luhur untuk kejayaan bangsa kami. Untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi segenap warga bangsa kami, hindarkanlah kami dari berbagai perpecahan yang bisa menguras energi bangsa kami.

Ya Allah ya Nashir. Kami sedang dan terus berikhtiar mencurahkan segenap energi kami untuk meraih kejayaan bangsa kami. Jauhkanlah kami semua dari segala bentuk fitnah, kebencian satu sama lain, bencana, dan petaka yang dapat mengembalikan bangsa kami ke titik nol. Pada akhirnya kami pasrahkan segenap upaya kami kepada-Mu. Tuntunlah kami, bantulah kami, dan kabulkanlah seluruh doa-doa suci kami.

Rabbanaa aatina fid-dunya hasanah wa fil aakhirati hasanah waqina 'adzaaban-naar. Walhamdulillahi rabbil 'alamin.

 

 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/hari-kesaktian-pancasila-menag-doakan-bangsa-terhindar-dari-perpecahan-r98UG 


Baca Terusannya »»  

Penuh Khidmat, Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026

 


Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Upacara berlangsung dengan khidmat sebagai momentum untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi sekaligus meneguhkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa.

Presiden Prabowo tiba di Monumen Pancasila Sakti sekitar pukul 08.00 WIB. Setibanya di lokasi, Kepala Negara menerima laporan dari Perwira Upacara Brigadir Jenderal TNI Fitriana Nur Heru Wibawa yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Komando Garnisun Tetap I/Jakarta.

Rangkaian upacara kemudian diawali dengan salam kebangsaan, penghormatan kebesaran, serta laporan Komandan Upacara kepada Presiden Prabowo selaku Inspektur Upacara. Bertindak sebagai Komandan Upacara yakni Kolonel Mar Edo Sidharta Halilintar.

Dalam suasana penuh khidmat, Presiden Prabowo selanjutnya memimpin seluruh peserta upacara untuk mengheningkan cipta. Kepala Negara mengajak seluruh peserta mengenang dan mendoakan para pahlawan yang telah gugur demi bangsa dan negara.

“Untuk mengenang arwah dan jasa para pahlawan, para pejuang bangsa, dan terutama para pahlawan revolusi, mengheningkan cipta, mulai,” ucap Presiden Prabowo.

Rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Bachtiar Najamudin. Sementara itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Selanjutnya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani membacakan sekaligus menandatangani naskah ikrar. Rangkaian upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila kemudian diakhiri dengan pembacaan doa oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para pimpinan lembaga tinggi negara, para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, para duta besar negara sahabat, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para peserta dari berbagai unsur tersebut turut menambah kekhidmatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Usai upacara, Presiden Prabowo bersama sejumlah menteri dan tamu undangan meninjau sumur Lubang Buaya. Lokasi bersejarah tersebut menjadi salah satu pengingat atas perjuangan sekaligus pengorbanan para pahlawan revolusi.

Di lokasi tersebut, Presiden Prabowo tampak sejenak berdiri di dekat sumur Lubang Buaya. Kepala Negara kemudian memanjatkan doa bagi para pahlawan revolusi yang telah gugur.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti menjadi momentum untuk kembali mengenang pengorbanan para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan, kedaulatan, serta nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/penuh-khidmat-presiden-prabowo-pimpin-upacara-hari-kesaktian-pancasila-tahun-2026/ 


Baca Terusannya »»  

Ketua DPR RI Puan Maharani Kembali Didapuk Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Tegaskan Kokohnya NKRI

 

PARLEMENTARIA, Jakarta — Ketua DPR RI Puan Maharani kembali didapuk membacakan naskah Ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Pembacaan ikrar ini dilakukan di hadapan Presiden Prabowo Subianto yang bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026.

Upacara Peringatan Hari kesaktian Pancasila 2026 digelar di Monumen Pancasila Sakti yang terletak di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2026). Upacara ini dihadiri oleh jajaran pemerintahan dan pimpinan lembaga Negara

Bertindak sebagai Perwira Upacara Peringatan Hari kesaktian Pancasila 2026 adalah Kaskogartap I/Jakarta, Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa. Sementara komandan upacara yakni Kolonel Mar Edo Sidharta Halilintar.

Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober ini pun mengusung tema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’ untuk tahun 2026. Saat upacara, Puan berdiri berdampingan dengan Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang bertugas membacakan naskah Pembukaan UUD 1945, dan Ketua DPR RI Sultan B. Najamudin yang membacakan Teks Pancasila.

Puan membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila setelah pembacaan Teks Pancasila dan naskah Pembukaan UUD 1945. Puan maju ke atas mimbar upacara saat membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila.

"Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya; bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia," demikian kutipan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila yang dibacakan Puan.

"Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara," lanjut cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut.

Sesuai Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Puan menegaskan kokohnya bangsa Indonesia. "Bahwa semangat kebersamaan yang dilandasi oleh Nilai-Nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Puan melanjutkan pembacaan Ikrar.

"Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," sambungnya.

Setelah pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Puan lalu menandatangani naskah ikrar tertanggal 1 Oktober 2026 itu. Adapun Puan sudah 6 kali berturut-turut membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila.

Usai upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Puan menemani Presiden Prabowo meresmikan dan meninjau Museum Kesakitan Pancasila yang berada di kawasan Lubang Buaya. Museum yang berdiri sejak tahun 1992 ini baru selesai direvitalisasi total dan berubah nama.

Setelah direvitalisasi, Museum Kesaktian Pancasila menyajikan visual diorama secara berseling antara teknologi multimedia interaktif dan pemaparan narasi tertulis guna memberikan pengalaman edukasi sejarah yang lebih mendalam bagi pengunjung. Masyarakat umum dan wisatawan dapat mulai berkunjung menikmati tampilan baru museum mulai 2 Oktober 2026.

Dalam memaknai Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026, Puan menyebut peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat tanggung jawab seluruh elemen bangsa dalam menghadirkan keadilan. “Nilai Pancasila perlu menjadi dasar penentuan prioritas kebijakan, pelayanan kepada warga, serta penyelesaian persoalan yang memengaruhi kehidupan rakyat,” ungkap Puan.

Sama halnya dengan isi Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Puan menyebut seluruh warga Indonesia berkewajiban menjaga nilai-nilai Pancasila demi mengokohkan dan menegakkan NKRI. "Melalui ikrar ini, kita meneguhkan tanggung jawab untuk menjaga Indonesia sebagai rumah bersama,” jelas perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

Menurut Puan, nilai-nilai Pancasila dapat diterjemahkan dengan bagaimana Negara memberikan kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. “Setiap warga perlu memperoleh jaminan untuk dapat berdaulat, memperoleh perlakuan yang adil, dan kemakmuran di tanah tumpah darahnya,” tutup Puan. 

 

 

 

Sumber :  https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Puan-Kembali-Didapuk-Bacakan-Ikrar-Hari-Kesaktian-Pancasila-Tegaskan-Kokohnya-NKRI-69660


Baca Terusannya »»  

Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026: Kementerian Kebudayaan Gaungkan Semangat Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa

 

Jakarta, 1 Oktober 2026 – Sebagai bentuk penghormatan tertinggi terhadap kedaulatan Pancasila sekaligus memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila  yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Upacara dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara.

Dalam rangkaian upacara Hari Kesaktian Pancasila, Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Sultan B. Najamudin, bertindak sebagai pembaca teks Pancasila. Sementara itu, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dibacakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat RI, Ahmad Muzani, serta pembacaan dan penandatangan ikrar oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI, Puan Maharani.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam pidato kebudayaan yang disampaikan secara terpisah melalui kanal YouTube Kementerian Kebudayaan, menekankan bahwa tema Hari Kesaktian Pancasila 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” membawa pesan yang sangat relevan dengan perjalanan Indonesia hari ini. Peringatan tersebut menjadi ruang refleksi untuk melihat kembali perjalanan bangsa sekaligus menatap masa depan Indonesia.

Menbud Fadli turut menjelaskan bahwa Indonesia sedang mengalami perubahan peradaban dunia yang berlangsung sangat cepat. Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial telah mengubah cara kerja manusia, begitu pula dunia yang menghadapi dinamika geopolitik, perubahan iklim, disinformasi, serta berbagai bentuk polarisasi. Di tengah dinamika tersebut, Pancasila menjadi jangkar nilai sekaligus kompas bangsa Indonesia.

“Pancasila menempatkan keTuhanan sebagai landasan moral, kemanusiaan sebagai orientasi, persatuan sebagai kekuatan, musyawarah sebagai jalan kebersamaan, serta keadilan sosial sebagai cita-cita bersama. Nilai-nilai inilah yang terus menyertai perjalanan Indonesia menghadapi perubahan zaman. Pancasila hidup bersama perjalanan bangsa dan terus relevan dalam membentuk masa depan Indonesia,” ungkap Menbud.

Menbud mengungkapkan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia terus bergerak menuju cita-cita besar sebagai bangsa berdaulat, adil dan makmur. Komitmen tersebut diwujudkan dalam kemampuan menentukan arah masa depan sendiri, memberikan kesempatan dan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia, serta pemanfaatan potensi dan kekayaan bangsa untuk kesejahteraan rakyat.

“Fondasi dari seluruh cita-cita tersebut adalah persatuan. Persatuan Indonesia tumbuh dari kemampuan kita merawat keberagaman dan menjadikannya sebagai energi bersama. Kita berasal dari berbagai suku, daerah, bahasa, agama, kepercayaan, adat dan tradisi. Seluruh keberagaman itu bertemu dalam satu identitas kebangsaan, Indonesia. Disinilah Pancasila menjadi titik temu kebangsaan.”

Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto; Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, jajaran Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih; Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI, Puan Maharani beserta jajaran; Majelis Permusyawaratan Rakyat RI, Ahmad Muzani beserta jajaran; Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Sultan B. Najamudin beserta jajaran; Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto beserta jajaran; Kepala Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran; jajaran Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta; Keluarga Pahlawan Revolusi; para Duta Besar dan Konsulat negara sahabat; serta jajaran Kementerian Kebudayaan.


Menyemarakkan Hari Kesaktian Pancasila 2026, tim paduan suara SMK Negeri 2 Cibinong dan orkestra EDCO (Esemka Dua Cibinong Orchestra) menampilkan aubade dengan mempersembahkan sejumlah lagu nasional dan daerah.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Menteri Kebudayaan Fadli Zon berharap agar momentum ini dapat memperkuat persatuan, merawat keberagaman, dan membangun optimisme terhadap masa depan Indonesia. Dengan persatuan, Indonesia dapat melangkah semakin kuat dan dengan gotong royong, kita membangun kemajuan bersama.

“Di tengah perubahan peradaban dunia, Indonesia memiliki modal besar, kekayaan sumber daya, kekuatan generasi muda, keberagaman budaya, serta nilai-nilai Pancasila yang telah mempersatukan perjalanan bangsa ini. Dengan Pancasila, kita menatap masa depan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” tegas Menbud.

 

 

Sumber : https://kemenbud.go.id/publikasi/berita/gelar-upacara-hari-kesaktian-pancasila-2026-kemen 


Baca Terusannya »»  

35 Peserta Lolos Tes Potensi Calon Anggota Komisi Informasi Jateng

 


SEMARANG – Sebanyak 35 peserta dinyatakan lolos Tes Potensi Calon Anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Tengah periode 2027–2031. Mereka selanjutnya berhak mengikuti tahapan Tes Psikotes dan Dinamika Kelompok.

Ketua Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KI, Dhoni Widiyanto, menjelaskan, tes potensi telah dilaksanakan pada 21 September 2026, di Laboratorium CBT Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Dari 56 peserta yang dinyatakan berhak mengikuti tes, dua peserta dinyatakan gugur karena tidak hadir dalam pelaksanaan tes.

“Dari hasil penilaian akhir, sebanyak 35 peserta dinyatakan lolos tes potensi, dan berhak melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya,” ujarnya, saat dikonfirmasi Kamis (1/10/2026).

Dijadwalkan, 35 peserta yang lolos tahap sebelumnya akan mengikuti Tes Psikotes dan Dinamika Kelompok pada 22 Oktober 2026. Tes tersebut dilaksanakan di Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, Jalan Prof Mr Sunario, Tembalang, Kota Semarang.

Dhoni mengingatkan peserta untuk mengikuti ketentuan pelaksanaan tes yang telah ditetapkan. Peserta wajib hadir paling lambat 30 menit sebelum pelaksanaan tes, mengenakan pakaian batik rapi dengan bawahan berwarna gelap, serta sepatu tertutup.

Peserta juga wajib membawa kartu peserta seleksi dan/atau kartu identitas diri asli untuk keperluan registrasi.

“Biaya transportasi dan akomodasi selama mengikuti tahapan seleksi, menjadi tanggung jawab masing-masing peserta,” kata Dhoni.

Dhoni menambahkan, sesuai dengan Pasal 14 Peraturan Komisi Informasi Nomor 4 Tahun 2014, masyarakat dapat memberikan masukan terhadap 35 peserta yang lolos tes potensi. Masukan dapat disampaikan melalui email timselkipjateng@jatengprov.go.id.

Masyarakat juga dapat datang langsung ke Sekretariat Tim Seleksi Calon Anggota KI Provinsi Jawa Tengah di Dinas Komunikasi, Informatika dan Digital Provinsi Jawa Tengah, Jalan Menteri Supeno I Nomor 2, Semarang.

“Masukan dan saran dari masyarakat kami terima mulai 1–20 Oktober 2026,” pungkas Dhoni.

Berikut nama-nama peserta yang lolos tes potensi Calon Anggota KI Jawa Tengah :

  1. Gumilang Rangga
  2. Achmad Junaidi
  3. Agus Widjanarko
  4. Ardas Patra
  5. Aris Septiono
  6. Dahniar Wisnu Paramitha
  7. Deni Pramadya
  8. Eddy Herry Purnomo
  9. Eko Prasetyo
  10. Emmanuel Didik Kartika Putra
  11. Ermy Sri Ardhyanti
  12. Gunawan Setiyadi
  13. Haryono Wahyudiyanto
  14. Indra Ashoka Mahendrayana
  15. Indra Wiyana
  16. Indratmono
  17. Junianto Hadi Wibowo
  18. Luthfil Khakim
  19. Moch Fahrian Ariffudin
  20. Moh Asropi
  21. Mukaromah Syakoer
  22. Muklis Raya
  23. Nana Storada Dwi Martadi
  24. Pardiman
  25. Rosyid Saddam
  26. Roudlatul Maunah
  27. Sam Fery Baehaki
  28. Septorian Adhi Nugroho
  29. Setiadi
  30. Setiawan Hendra Kelana
  31. Sonakha Yuda Laksono
  32. Tri Adi Susanto
  33. Tsalis Syaifuddin
  34. Waskito Adji
  35. Yunus Awaludin Zaman


Pengumuman Hasil Tes Potensi


Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/35-peserta-lolos-tes-potensi-calon-anggota-komisi-informasi-jateng/

Baca Terusannya »»  

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Sekda Jateng Tekankan Pentingnya Rawat Persatuan

 

SEMARANG – Pancasila terbukti mampu merajut persatuan, kesatuan, serta kedamaian bagi seluruh golongan, agama, dan suku di Indonesia  Karenanya, persatuan tersebut perlu dirawat dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno,  saat mewakili Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Provinsi, di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (1/10/2026). Menurutnya, Pancasila melindungi semua golongan dan semua agama, untuk bisa hidup secara damai di Indonesia.

Di tengah kondisi dunia yang bergerak cepat, kata Sumarno, Pancasila mampu bertahan terhadap gempuran globalisasi, dan hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya masyarakat Indonesia.

Maka dari itu, lanjut Sumarno, dengan berpedoman pada Pancasila, pembangunan akan bisa berjalan sesuai dengan arah dan cita-cita yang telah ditentukan para pendiri bangsa.

“Mudah-mudahan ke depan masyarakat lebih mencintai Pancasila, sehingga nanti pembangunan di Jawa Tengah dan Indonesia lebih maju lagi dalam koridor persatuan dan kesatuan,” katanya.

Dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Provinsi yang diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jateng dan DPRD Jateng tersebut, juga dibacakan naskah ikrar mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam berbagai kesempatan juga menekankan, nilai-nilai Pancasila adalah kekuatan yang lahir dari kearifan lokal masyarakat Indonesia. Salah satunya, semangat persatuan dan gotong royong. Maka, dalam memimpin Provinsi Jawa Tengah, dia selalu menegaskan kebersamaan dan kolaborasi adalah kunci pembangunan. 

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/peringati-hari-kesaktian-pancasila-sekda-jateng-tekankan-pentingnya-rawat-persatuan/ 


Baca Terusannya »»  

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Momentum Perkuat Persatuan dan Karakter Pemuda

 

Jakarta: Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 akan dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Upacara tingkat pusat akan berlangsung di Monumen Pancasila Sakti, Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Jakarta Timur, pukul 08.00 hingga 08.30 WIB. Pelaksanaan upacara juga dilakukan di tingkat daerah, kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, dan satuan pendidikan sesuai pedoman yang telah ditetapkan.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat nilai persatuan, termasuk di kalangan generasi muda. Nilai tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai aktivitas kepemudaan dan olahraga yang mengedepankan kebersamaan, disiplin, tanggung jawab, serta sportivitas.

Dalam olahraga, generasi muda dari berbagai latar belakang bertemu dalam suasana kompetisi yang menjunjung aturan dan sikap saling menghargai. Semangat tersebut sejalan dengan upaya membangun karakter pemuda sekaligus mendorong lahirnya prestasi olahraga.

Di daerah, kepala daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kantor dan lembaga yang ada di daerah menyelenggarakan upacara secara luring penuh dari kantor masing-masing.

Selain pelaksanaan upacara, pada 30 September 2026 seluruh kantor instansi pusat dan daerah, kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, satuan pendidikan, serta seluruh komponen masyarakat Indonesia diminta mengibarkan bendera setengah tiang.

Selanjutnya, pada 1 Oktober 2026 pukul 06.00 waktu setempat, bendera dikibarkan satu tiang penuh.

Masyarakat juga diimbau untuk mendengarkan Pidato Menteri Kebudayaan pada 1 Oktober 2026 melalui YouTube Kementerian Kebudayaan atau Indonesiana TV.

Pedoman Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Kebudayaan.

 

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7224/hari-kesaktian-pancasila-2026-momentum-perkuat-persatuan-dan 


Baca Terusannya »»  

Rabu, 30 September 2026

Desak Made Rita Persembahkan Emas Keempat dan Cetak Rekor Asia, Menpora Erick: Alhamdulillah Target Indonesia Terpenuhi

 


Jakarta: Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kali ini, medali emas dipersembahkan atlet panjat tebing putri Desak Made Rita Kusuma Dewi dari nomor speed putri, dengan catatan waktu 6,062 detik.

Raihan tersebut sekaligus menjadi medali emas keempat Indonesia pada Asian Games 2026. Dengan tambahan emas dari Desak Made Rita, target empat medali emas yang ditetapkan Indonesia pada ajang olahraga terbesar di Asia ini telah terpenuhi.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada Desak Made Rita yang kembali menunjukkan kualitas dan konsistensinya di level Asia.

“Alhamdulillah, Indonesia kembali meraih emas. Ini menjadi emas keempat Indonesia di Asian Games kali ini, sekaligus memenuhi target empat emas yang kita tetapkan. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Desak Made Rita yang telah berjuang luar biasa dan mempersembahkan emas keempat untuk Merah Putih,” ujar Menpora Erick.

Menurutnya, pencapaian Desak Made Rita semakin istimewa karena catatan waktu 6,062 detik yang Ia torehkan, mengantarnya mencetak rekor baru di Asian Games sekaligus rekor Asia, memecahkan rekor sebelumnya dengan waktu 6,07 detik yang juga dicetak atas namanya pada Kejuaraan Asia 2026 di Meishan, China April lalu.

“Catatan waktunya luar biasa. 6,062 detik bukan hanya membawa Desak menjadi juara dan mempersembahkan emas untuk Indonesia, tetapi juga mencatatkan rekor Asian Games dan rekor Asia. Ini menunjukkan bahwa atlet-atlet Indonesia merupakan duta bangsa yang mampu bersaing dan mencatatkan prestasi di level tertinggi Asia, serta membuktikan kedigdayaan Indonesia,” tambahnya.

Menpora Erick juga menyampaikan apresiasi kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) yang terus melakukan pembinaan dan mempersiapkan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, prestasi Desak merupakan hasil dari kerja bersama antara atlet, pelatih, federasi, pemerintah, serta seluruh pihak yang mendukung pembinaan olahraga prestasi Indonesia.

“Terima kasih kepada FPTI, para pelatih, ofisial dan seluruh tim yang terus mengawal perjuangan atlet. Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berjenjang dapat menghasilkan atlet yang mampu berprestasi di panggung Asia bahkan dunia,” ujar Menpora Erick.

Menpora menegaskan, terpenuhinya target empat medali emas tidak berarti perjuangan kontingen Indonesia telah selesai. Masih terdapat sejumlah cabang olahraga dan nomor pertandingan yang berpeluang menambah perolehan medali Indonesia hingga berakhirnya Asian Games Aichi-Nagoya 2026, termasuk di cabang sport climbing nomor men’s speed.

“Target empat emas sudah terpenuhi, tentu kita syukuri bersama. Tetapi perjuangan belum selesai. Masih ada peluang untuk menambah emas. Kita akan terus memberikan dukungan dan mengawal perjuangan para atlet sampai pertandingan terakhir. Semoga Merah Putih masih dapat berkibar dan Indonesia Raya kembali berkumandang di Nagoya,” kata Menpora Erick

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7223/desak-made-rita-persembahkan-emas-keempat-dan-cetak-rekor-asia-m 

Baca Terusannya »»  

‘Manjat Ikhlas’ dan Doa Orang Tua di Balik Tangis Haru Emas Asian Games 2026 Desak Made

 


Nagoya: Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, mengungkapkan bahwa strategi ‘memanjat dengan ikhlas’ serta menjaga pikiran positif menjadi kunci sukses dirinya merengkuh medali emas nomor speed putri pada ajang Asian Games 2026 di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Rabu (30/9).

Langkah Desak menuju podium tertinggi tidak berjalan mulus lantaran sempat diwarnai gangguan teknis yang mengakibatkan jadwal pertandingan ditunda beberapa kali. Situasi tersebut sempat menguji ketahanan mental dan konsentrasi sang atlet di arena pertandingan.

“Lumayan mengganggu ya, karena badan sudah siap, pikiran sudah siap, terus tiba-tiba ditunda lima menit, terus lima menit lagi. Mikirnya ke mana-mana, tapi lebih ke mikir positif, coba alihkan pikiran,” kata Desak saat ditemui usai pertandingan.

Di tengah dinamika penundaan tersebut, atlet asal Bali itu memilih untuk tampil tanpa beban. Trik mental ‘manjat ikhlas’ yang dia terapkan justru berbuah manis. 

Desak mencatatkan waktu 6,062 detik, yang menjadi rekor Asian Games dan Asia. Sedangkan perak diraih Deng Lijuan asal China yang mengukir waktu 6,064 detik. Sedangkan perunggu didapat Jeong Ji Min dari Korea Selatan usai membukukan waktu 6,18 detik.

Tak hanya berhasil mengamankan medali emas keduanya di panggung Asian Games, Desak juga sukses memecahkan rekor waktu pribadinya. Saking fokusnya bertanding, dia mengaku sempat tidak menyadari bahwa dirinya telah menyentuh tombol finis lebih dulu dibanding lawannya.

“Masih ngeblank, masih bingung yang mana menang, yang mana ini. Soalnya memanjatnya ya sudah, memanjat ikhlas saja gitu,” tuturnya. 

Rasa haru dan syukur tak membendung kala lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang. Desak mendedikasikan medali emas tersebut untuk seluruh pihak yang terus mengalirkan dukungan kepada dirinya.

“Pertama mengucap syukur dan terima kasih. Buat diri sendiri yang sudah bekerja keras, kedua orang tua yang selalu mendoakan, teman-teman pelatnas, tim, dan seluruh masyarakat Indonesia. Ini medali emas untuk kita semua,” jelas Desak.

Hasil ini menandakan Indonesia telah memenuhi target empat medali emas yang telah dicanangkan. Tiga emas sebelumnya sukses diraih tim bulu tangkis (dua emas) dan angkat besi (satu emas).

 

 

 


 


Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7225/manjat-ikhlas-dan-doa-orang-tua-di-balik-tangis-haru-emas-asian 

Baca Terusannya »»  

Kemenkes RI Raih Penghargaan Nasional dan Global Sekaligus untuk SATUSEHAT

 



Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kembali menorehkan capaian dalam implementasi transformasi teknologi kesehatan di Indonesia. Sepanjang September 2026, ekosistem SATUSEHAT berhasil meraih dua penghargaan, yakni IN-Apps Digital Award 2026 di tingkat nasional dan Digital@UNGA Awards 2026 di tingkat global.

Penghargaan pertama diraih oleh SATUSEHAT Mobile yang terpilih sebagai pemenang kategori Aplikasi Pendukung Program Prioritas Nasional dalam IN-Apps Digital Awards 2026. Ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif ini memberikan penghargaan atas peran SATUSEHAT Mobile dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Melalui SATUSEHAT Mobile, masyarakat dapat mengakses rangkaian layanan CKG, mulai dari pendaftaran, pemilihan jadwal dan lokasi pemeriksaan, skrining mandiri, hingga memperoleh rapor hasil pemeriksaan.

Hingga 31 Juli 2026, program CKG telah menjangkau 73,8 juta penduduk, terdiri atas 62,7 juta peserta yang menjalani skrining di puskesmas dan komunitas serta 11,1 juta anak melalui CKG Sekolah. 

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya yang telah dilakukan Kemenkes RI melalui SATUSEHAT Mobile dalam mendukung pelaksanaan program CKG. Capaian ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan inovasi digital yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat” ujar Eko Sulistijo, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemenkes RI.

Tidak berselang lama, SATUSEHAT Platform meraih posisi runner-up pada kategori Digital Government dalam Digital@UNGA Awards 2026. Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes RI, Prof. Asnawi Abdullah, di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York (21/09).

SATUSEHAT Platform menjadi satu-satunya finalis dari Indonesia dalam kompetisi yang diikuti sekitar 1.500 inovasi dari 146 negara. Capaian tersebut sejalan dengan perkembangan SATUSEHAT Platform sebagai sistem informasi kesehatan nasional. Per 31 Juli 2026, sebanyak 42.337 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Indonesia telah terintegrasi dengan SATUSEHAT untuk mendukung interoperabilitas data Rekam Medis Elektronik (RME).

“Pengakuan di ajang penghargaan internasional ini semakin menguatkan komitmen kami untuk terus memperkuat transformasi digital dan integrasi data kesehatan melalui SATUSEHAT,” tambah Eko.

Dua penghargaan tersebut, lanjut Eko, semakin menguatkan langkah Kemenkes RI untuk terus melanjutkan perjalanan menuju ekosistem kesehatan digital yang semakin kuat, tangguh, dan inklusif. Hal ini dilakukan untuk memastikan pemanfaatan teknologi dan data kesehatan dapat mendukung layanan kesehatan yang semakin terintegrasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

 

 

 

Sumber : https://kemkes.go.id/id/kemenkes-ri-raih-penghargaan-nasional-dan-global-sekaligus-untuk-satusehat 


Baca Terusannya »»  

Kemenpar Dorong Ekonomi Sade Kembali Bergerak, Salurkan Bantuan Pemulihan Usaha

 


Jakarta, 30 September 2026 – Kementerian Pariwisata menyalurkan bantuan pemulihan usaha bagi masyarakat Dusun Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang terdampak kebakaran pada 22 Agustus 2026.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dalam "Simbolis Penyerahan Bantuan Desa Sade” di Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata, Rabu (30/9/2026).

Bantuan tersebut difokuskan pada pemulihan mata pencaharian masyarakat agar aktivitas ekonomi di Sade dapat segera bergerak kembali seiring dengan proses rekonstruksi fisik yang saat ini telah berjalan.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, pemulihan pascakebakaran tidak dapat hanya berfokus pada pembangunan kembali bangunan yang terdampak. Kehidupan dan penghidupan masyarakat juga harus segera dipulihkan.

“Bangunan fisik Sade sedang dibangun kembali melalui semangat gotong royong yang sangat kuat. Tetapi pada saat yang sama, ekonomi masyarakat juga harus terus bergerak. Karena itu, bantuan Kementerian Pariwisata kami arahkan terutama untuk membantu warga kembali bekerja, kembali memproduksi, dan kembali memperoleh penghasilan,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dalam acara “Simbolis Penyerahan Bantuan Desa Sade” di Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Pariwisata, Rabu (30/9/2026).

Bantuan Kementerian Pariwisata meliputi 15 unit alat tenun gedogan senilai Rp52,5 juta, modal kerja bagi 69 UMKM senilai Rp517,5 juta, 70 paket bahan baku tenun senilai Rp140 juta, serta 43 paket alat kerajinan non-tenun senilai Rp107,5 juta. Total bantuan usaha dan alat kerja mencapai Rp817,5 juta.

Dukungan juga diberikan dalam bentuk penguatan kapasitas pemandu lokal, khususnya terkait keselamatan, penyampaian informasi selama proses rekonstruksi, dan pelayanan wisata. Kementerian Pariwisata juga mendukung promosi dan relaunching aktivitas wisata Sade selama dan setelah rekonstruksi, penyusunan katalog produk, penguatan branding produk asal Sade, serta pemasaran digital. Keseluruhan dukungan tersebut bernilai Rp1 miliar.

Sade Dibangun Kembali Lebih Baik

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi NTB Lalu Faozal mengatakan proses pembangunan kembali Sade telah dimulai dengan memperhatikan arahan Menteri Pariwisata saat memimpin rapat koordinasi pertama pascakebakaran.

Sejumlah aspek yang menjadi perhatian dalam rekonstruksi antara lain ketersediaan alat pemadam kebakaran, penataan jalur listrik di bawah tanah, serta perbaikan sanitasi dan drainase. Langkah tersebut diarahkan agar Sade tidak hanya kembali seperti sebelumnya, tetapi menjadi lebih tangguh terhadap risiko bencana tanpa kehilangan karakter dan identitas budayanya.

Upaya pemulihan tersebut melanjutkan koordinasi yang dilakukan pemerintah sejak akhir Agustus 2026. Dalam kunjungannya ke Sade pada 27 Agustus 2026, Menteri Pariwisata meninjau langsung kawasan terdampak dan berdialog dengan masyarakat. Pemerintah daerah juga menegaskan pemulihan dilakukan dengan tetap menjaga karakter budaya masyarakat Sasak.

Kepala Dusun Sade, Endap, mengatakan musyawarah warga terdampak telah menghasilkan komitmen bersama agar momentum rekonstruksi digunakan untuk membangun Sade menjadi lebih baik.

Menurutnya, “Sade yang lebih baik” bukan hanya berarti bangunan fisik yang lebih aman, tetapi juga tata kelola destinasi yang lebih baik, sehingga Sade tetap menjadi ruang hidup masyarakat sekaligus destinasi wisata budaya yang berkelanjutan.

 

“Ekonomi Kami Bisa Hidup Kembali”

Ketua Pokdarwis Dusun Sade, Sanah Ardinata, menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pariwisata atas perhatian yang diberikan sejak awal terjadinya musibah hingga memasuki tahap pemulihan ekonomi masyarakat.

“Ibu Menteri adalah pejabat pusat yang pertama hadir dengan perhatian penuh dan membicarakan nasib Sade. Itu saja kami sudah senang, karena mendapat perhatian pemerintah. Hari ini kami kembali menerima bantuan agar kami dapat berusaha dan ekonomi masyarakat bisa hidup kembali. Senangnya kami bertambah-tambah. Matur Agung Tampi Asih,” ujar Sanah.

Menteri Pariwisata berharap bantuan tersebut menjadi jembatan antara fase tanggap darurat, rekonstruksi, dan kebangkitan kembali aktivitas ekonomi serta pariwisata Sade.

“Kita ingin Sade kembali hidup, kembali menerima wisatawan, dan kembali menjadi tempat masyarakat mencari penghidupan. Tetapi yang paling penting, Sade harus bangkit tanpa kehilangan karakter dan jati dirinya,” kata Menteri Pariwisata.

Pemulihan Sade merupakan kerja bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat adat, dan berbagai mitra. Pemerintah memastikan masyarakat ditempatkan sebagai bagian utama dalam proses tersebut dengan tetap menjaga nilai budaya, kearifan lokal, dan autentisitas arsitektur tradisional Sasak.

 

 


 

Sumber : https://kemenpar.go.id/berita/siaran-pers-kemenpar-dorong-ekonomi-sade-kembali-bergerak-salurkan-bantuan-pemulihan-usaha 

Baca Terusannya »»  

Hari Batik Nasional 2026, Kemenperin Tekankan Pentingnya Regenerasi Perajin untuk Jaga Keberlanjutan

 


Industri batik nasional memiliki peran strategis sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya Indonesia. Sejalan dengan perkembangan tren fesyen, batik kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat melalui tumbuhnya produk-produk bermotif dasar batik. Perkembangan ini perlu diiringi dengan penguatan ekosistem terutama dalam menyikapi berbagai tantangan yang kini dihadapi oleh industri batik.

“Hari Batik Nasional menjadi momentum kita bersama untuk meningkatkan kesadaran kolektif dan menumbuhkan rasa kecintaan pada batik. Hal ini mengingat budaya batik di Indonesia memiliki peranan besar, baik sebagai identitas dan kekayaan budaya sampai dengan nilai ekonomi,” ujar Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza saat membuka Pameran dalam rangka Hari Batik Nasional (HBN) 2026 di Surabaya, Rabu (30/9).

Menurut Faisol, karakteristik batik yang membutuhkan keterampilan tangan memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja sekaligus menopang perekonomian keluarga di berbagai daerah. Di sisi lain, perkembangan pasar domestik menunjukkan peluang melalui meningkatnya minat generasi muda terhadap penggunaan batik dalam berbagai kesempatan, tidak terbatas pada acara formal.

Namun demikian, perkembangan kebutuhan pasar tersebut belum sepenuhnya sejalan dengan ketersediaan perajin batik. Berdasarkan data Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI), jumlah perajin batik sepanjang periode 2019–2023 menurun sekitar 20 persen, dari sekitar 131 ribu menjadi 105 ribu perajin.

“Jika permasalahan regenerasi ini tidak segera kita tangani, maka keterampilan dan warisan leluhur membatik dikhawatirkan akan menjadi ancaman ke depan. Sehingga melalui HBN ini kita berharap dapat meyakinkan generasi penerus untuk dapat menumbuhkan keberminatan dalam membeli batik maupun memberikan inspirasi menjadi pembatik,” katanya.

Selain persoalan regenerasi, industri batik juga menghadapi perkembangan produk kain bermotif yang dibuat melalui teknik cetak atau printing. Kemajuan teknologi memungkinkan produk tersebut dihasilkan dengan kualitas yang semakin baik dan harga yang lebih terjangkau, sehingga masyarakat dapat mengalami kesulitan dalam membedakan antara batik yang dibuat melalui proses tradisional dengan kain bermotif batik hasil printing.

Karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan industri batik. Masyarakat perlu memahami perbedaan produk, tidak hanya berdasarkan motif yang terlihat, tetapi juga dari proses pembuatan, keterampilan tangan, serta nilai filosofis yang terkandung dalam batik.

“Sudah saatnya kita memastikan agar batik tidak hanya dikenal sekadar dari motifnya, melainkan dihargai dari proses, keterampilan tangan, serta nilai budaya luhur yang menyertainya,” tegas Wamenperin.

Kementerian Perindustrian melihat diversifikasi produk sebagai salah satu bagian penting dalam pengembangan industri batik. Pelaku IKM batik dapat mengembangkan produk jadi mulai dari fesyen siap pakai (ready-to-wear), aksesori, hingga produk kriya yang sesuai dengan gaya hidup modern.

Faisol menyampaikan, kolaborasi antara IKM batik dengan desainer maupun akademisi juga memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan pelaku usaha untuk menciptakan produk yang lebih beragam. Dengan variasi produk yang semakin luas, industri batik dapat menjangkau kebutuhan konsumen dari berbagai segmen tanpa kehilangan identitas aslinya.

“Dengan variasi produk yang semakin beragam, kita akan mampu menjawab tren dan kebutuhan pasar dari berbagai segmen tanpa kehilangan identitas aslinya,” ujarnya.

Selain diversifikasi, aspek standardisasi produk juga menjadi perhatian dalam pengembangan industri batik. Standardisasi diperlukan untuk memastikan kualitas produk yang diterima konsumen tetap sesuai dan konsisten, sekaligus memberikan jaminan terhadap mutu dan keaslian produk.

Salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan adalah Batikmark, yang antara lain berkaitan dengan mutu fisik dan ketahanan warna produk batik. Penerapan standar tersebut juga dapat membantu konsumen mengenali karakteristik produk batik yang memenuhi ketentuan mutu.

Kementerian Perindustrian terus melaksanakan berbagai program untuk memperkuat industri batik nasional. Dalam rangkaian Puncak Pameran HBN 2026, Kemenperin menyelenggarakan sejumlah kegiatan pada 30 September – 4 Oktober 2026 di Atrium Plaza Tunjungan 3, Kota Surabaya, antara lain kuliah umum, talkshow, workshop, serta penyerahan Batikmark kepada IKM. Pameran industri batik kali ini melibatkan lebih dari 40 peserta pameran. Sebelumnya, Kemenperin juga telah melaksanakan sejumlah program pembinaan IKM batik, seperti fasilitasi Batikmark dan pendampingan diversifikasi produk batik.

Faisol menekankan, pengembangan industri batik membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah pusat dan daerah, asosiasi, pelaku industri, akademisi, komunitas, perbankan, serta media memiliki peran masing-masing dalam membangun ekosistem industri batik yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.

“Keberhasilan dalam membangun ekosistem industri batik yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi erat antar pemangku kepentingan,” tuturnya.

Wamenperin menuturkan, upaya pelestarian batik juga perlu dilakukan dengan pendekatan yang kreatif agar dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, khususnya generasi muda. Kehadiran batik di ruang publik melalui kegiatan yang unik dan kreatif dapat memperkuat persepsi bahwa batik merupakan bagian dari identitas dan gaya hidup sehari-hari.

“Melestarikan batik berarti menjaga prosesnya, melindungi keterampilan tangan para perajinnya, merawat nilai filosofisnya, sekaligus memberikan ruang seluas-luasnya bagi batik untuk terus berinovasi agar dapat diterima pasar hari ini,” pungkasnya.

 

 

Sumber : https://www.kemenperin.go.id/artikel/72483017/Hari-Batik-Nasional-2026,-Kemenperin-Tekankan-Pentingnya-Regenerasi-Perajin-untuk-Jaga-Keberlanjutan 

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo: Efisiensi APBN untuk Maksimalkan Kesejahteraan Rakyat

 



Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 30 September 2026. Dalam rapat tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara melaporkan penyelesaian proses Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 yang telah disepakati bersama DPR.

“Saya melaporkan kepada Bapak Presiden bahwa kemarin kami telah menyelesaikan proses RAPBN 2027, dan telah menyampaikan kepada Bapak Presiden kemarin paripurna berjalan lancar, dukungan dari DPR sangat-sangat konkret dan sangat-sangat jelas,” ujar Suahasil dalam keterangannya usai pertemuan.

Dalam rapat tersebut, Menkeu turut melaporkan proyeksi pendapatan dan belanja negara dalam RAPBN 2027. Pendapatan negara ditargetkan mencapai lebih dari Rp3.400 triliun, sementara belanja negara mencapai lebih dari Rp4.100 triliun.

“Saya melaporkan jumlah pendapatan negara yang perlu dikumpulkan dan juga jumlah belanja, jumlah pendapatan negara Rp3.400 triliun lebih, lalu kemudian juga belanja negara Rp4.100 triliun lebih,” katanya.

Selain membahas RAPBN 2027, pemerintah juga membahas upaya menjaga kondisi perekonomian dalam jangka pendek. Hal tersebut mencakup penguatan berbagai bantuan yang diperlukan dalam menghadapi situasi ekonomi saat ini.

“Kemudian dalam jangka pendek, saya mengatakan kepada Bapak Presiden, melaporkan mengenai pentingnya terus menjaga kondisi ekonomi dan termasuk juga berbagai macam penguatan, bantuan-bantuan yang diperlukan untuk situasi sekarang ini, nanti Pak Menko akan menjelaskan,” ujar Suahasil.

Presiden Prabowo kemudian memberikan arahan agar pengelolaan APBN tetap kredibel dengan efisiensi yang dilakukan secara terukur. Efisiensi tersebut diarahkan agar anggaran negara dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat, perlindungan sosial, dan pembangunan infrastruktur.

“Arahan Bapak Presiden adalah untuk terus menjaga APBN supaya tetap kredibel dan dilakukan terus efisiensi secara terukur agar yang namanya anggaran negara itu bisa betul-betul maksimum digunakan untuk kesejahteraan dan perlindungan sosial, dan juga membangun infrastruktur,” kata Menkeu.

Pertemuan tersebut juga membahas kebutuhan investasi yang akan ditangani oleh Danantara. Menurut Menkeu, pemerintah akan memperkuat kolaborasi antara Danantara dan APBN dalam menjalankan peran masing-masing untuk menjaga perekonomian nasional.

“Tadi juga banyak diskusi mengenai investasi yang perlu dilakukan, yang nanti akan di-handle oleh teman-teman di Danantara dan kami berkolaborasi dengan sangat-sangat erat antara Danantara dengan APBN. Jadi ibaratnya Danantara dan APBN itu saling kolaborasi, berbagi tugas supaya menjaga perekonomian Indonesia,” ujar Suahasil.

Suahasil menjelaskan bahwa APBN akan tetap diarahkan untuk membiayai pelayanan publik, infrastruktur dasar, serta operasional pemerintahan. Sementara itu, Danantara akan menjalankan peran yang lebih kuat pada sisi investasi sebagai bagian dari sinergi pengelolaan perekonomian nasional.

“APBN itu membiayai yang sifatnya adalah pelayanan publik, infrastruktur dasar, dan juga kemudian operasional dari pemerintah. Lalu kemudian Danantara itu adalah investasi, investasi akan sangat kuat di Danantara. Tadi kita banyak membicarakan gerak sinergi yang perlu kita lakukan bersama,” katanya.

Terkait pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN 2027, Suahasil menegaskan bahwa proses tersebut telah selesai dilakukan bersama DPR pada 29 September 2026. Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR dan menjadi bagian dari penyelesaian proses APBN 2027.

“Sudah selesai kemarin, disahkan di DPR,” ujar Suahasil.

Melalui efisiensi yang terukur dan sinergi investasi, pemerintah berupaya memastikan anggaran negara semakin efektif dalam memenuhi kebutuhan rakyat sekaligus menopang perekonomian nasional.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-efisiensi-apbn-untuk-maksimalkan-kesejahteraan-rakyat/ 

Baca Terusannya »»  

Pemerintah Siapkan Sejumlah Program Ekonomi untuk Perkuat Perlidungan Masyarakat dan Dorong Pertumbuhan di 2027

 


Perekonomian Indonesia terus diperkuat melalui berbagai kebijakan yang diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat, memperluas kesempatan kerja, dan mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi. Memasuki penghujung 2026 dan persiapan menuju 2027, Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah lanjutan yang mencakup perlindungan masyarakat dan pekerja, pengembangan kompetensi tenaga kerja, serta dukungan bagi sektor perumahan dan dunia usaha.

“Jadi tadi dibahas program untuk di kuartal keempat. Kemudian Bapak Presiden juga memberikan arahan terkait dengan program-program yang akan diluncurkan ke tahun 2027. Program-program yang sudah dilaksanakan tahun ini dan akan dilanjutkan di tahun 2027,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Keterangan Pers usai rapat di Istana Negara, pada Rabu (30/09).

Untuk Kuartal IV 2026, Menko Airlangga menyebutkan bahwa Pemerintah menyiapkan program pembukaan rekening bagi warga negara berusia di atas 17 tahun yang diarahkan kepada masyarakat pada kelompok desil 1 sampai dengan desil 4. Saat ini, jumlah penerima program tersebut masih dalam proses cross-check bersama kementerian terkait untuk memastikan data sasaran.

Kemudian, Pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan beras sebanyak 10 kg per bulan, yang akan diserahkan satu kali untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Bantuan tersebut diberikan kepada 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada desil 1 sampai dengan desil 4, dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp17,5 triliun.

Selain bantuan pangan, Pemerintah akan kembali memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang diberikan satu kali untuk periode tiga bulan dengan besaran Rp300 ribu per bulan. Program tersebut ditujukan kepada sekitar 13,3 juta pekerja dengan kebutuhan anggaran yang diperkirakan hampir Rp12 triliun.

Memasuki 2027, sejumlah program yang telah dilaksanakan pada tahun ini akan dilanjutkan. Program magang melalui Kementerian Ketenagakerjaan akan dilanjutkan dengan sasaran 150 ribu peserta, sedangkan program vokasi akan dilanjutkan untuk 300 ribu orang. Pemerintah juga akan melanjutkan kebijakan pengurangan PPh Pasal 21 bagi pekerja dengan penghasilan di bawah Rp10 juta, dengan sasaran sekitar 7,5 juta pekerja.

“Dan ini kalau yang sekarang diberikan kepada padat karya dan pariwisata. Yang tahun depan diberikan ke seluruh sektor yang gajinya di bawah 10 juta,” jelas Menko Airlangga.

Lebih lanjut, Menko Airlangga menyampaikan bahwa rapat juga membahas terkait penyesuaian Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dengan mempertimbangkan perkembangan angka inflasi. Pembahasan mengenai besaran PTKP tersebut dilakukan bersama Menteri Keuangan untuk menentukan penyesuaian yang diperlukan.

Untuk mendukung sektor perumahan, fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang berlaku saat ini akan dilanjutkan pada 2027. Fasilitas tersebut diberikan untuk pembelian rumah dengan harga sampai dengan Rp2 miliar. Sedangkan untuk pembelian rumah hingga Rp5 miliar, fasilitas PPN DTP diberikan atas bagian harga sampai dengan Rp2 miliar.

Dalam aspek perlindungan pekerja, kebijakan bagi pekerja bukan penerima upah terkait Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) juga akan dilanjutkan pada 2027, termasuk besaran diskon yang diberikan pada tahun ini. Sementara itu, pemanfaatan Jaminan Kehilangan Pekerjaan selama enam bulan akan disesuaikan berdasarkan tingkat penghasilan pekerja.

Selanjutnya, Pemerintah juga menyiapkan tambahan program KPR bersubsidi bagi masyarakat dengan penghasilan tetap sekitar Rp17 juta. Program tersebut memberikan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah dengan bunga 6% untuk pembelian rumah dengan nilai hingga Rp500 juta. Sebelumnya, program tersebut disiapkan bagi pelaku UMKM dengan penghasilan tidak tetap, sedangkan ke depan diarahkan bagi masyarakat yang memiliki penghasilan tetap.

Di sektor industri perhiasan, Pemerintah akan menyusun standar baru agar pelaku industri dapat memanfaatkan fasilitas PPN untuk logam mulia dengan kadar 99,9%. Ketentuan yang berlaku saat ini menggunakan kadar 99,99%, sehingga diperlukan penyesuaian terhadap ketentuan yang mengatur fasilitas tersebut.

Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa kebutuhan anggaran untuk berbagai program yang akan dilanjutkan pada 2027 masih dalam proses penyisiran oleh Menteri Keuangan. Berdasarkan perhitungan sementara, kebutuhan anggaran untuk keseluruhan program tersebut diperkirakan sekitar Rp31 triliun. Program-program ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah dalam menjaga momentum perekonomian sekaligus memperkuat manfaat pembangunan bagi masyarakat.

 

 

 

Sumber : https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/7120/pemerintah-siapkan-sejumlah-program-ekonomi-untuk-perkuat-perlidungan-masyarakat-dan-dorong-pertumbuhan-di-2027 

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Arahkan Kelanjutan Program Ketenagakerjaan dan Insentif Ekonomi pada 2027


 


Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan terkait sejumlah program ketenagakerjaan dan insentif ekonomi yang akan dilanjutkan maupun diperluas pada tahun 2027. Pemerintah saat ini tengah mematangkan skema pelaksanaan serta kebutuhan anggarannya.

“Bapak Presiden juga memberikan arahan terkait dengan program-program yang akan diluncurkan ke tahun 2027. Program-program yang sudah dilaksanakan tahun ini dan akan dilanjutkan di tahun 2027,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu, 30 September 2026, usai mengikuti rapat bersama Presiden Prabowo.

Di bidang ketenagakerjaan, pemerintah akan melanjutkan program magang di Kementerian Ketenagakerjaan dengan sasaran 150 ribu peserta. Selain itu, program vokasi juga akan diteruskan dengan target menjangkau 300 ribu orang.

Pemerintah turut melanjutkan fasilitas pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp10 juta. Jika tahun ini fasilitas tersebut diberikan kepada pekerja pada sektor padat karya dan pariwisata, pada 2027 cakupannya direncanakan diperluas ke seluruh sektor.

“Ini akan dilanjutkan di tahun depan dan ini diberikan untuk sekitar 7,5 juta pekerja. Dan ini kalau yang sekarang diberikan kepada padat karya dan pariwisata, yang tahun depan diberikan ke seluruh sektor yang gajinya di bawah Rp10 juta,” jelas Airlangga.

Selain itu, pemerintah tengah menghitung penyesuaian besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dengan mempertimbangkan tingkat inflasi. Menurut Airlangga, perhitungan tersebut saat ini sedang dibahas bersama Menteri Keuangan.

Di sektor perumahan, fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) akan dilanjutkan pada 2027. Fasilitas tersebut berlaku untuk pembelian rumah hingga Rp2 miliar, termasuk skema fasilitas untuk rumah dengan harga hingga Rp5 miliar dengan dasar insentif sebesar Rp2 miliar.

Pemerintah juga tengah mematangkan kelanjutan sejumlah perlindungan bagi pekerja, termasuk kebijakan terkait diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), serta penambahan manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) selama enam bulan. Besaran manfaat akan disesuaikan berdasarkan kelompok tingkat upah dan masih difinalisasi bersama Kementerian Keuangan.

Selain program yang sudah berjalan, pemerintah menyiapkan skema baru KPR bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan tetap sekitar Rp17 juta. Melalui skema tersebut, masyarakat dapat memperoleh kredit pemilikan rumah dengan bunga 6 persen untuk rumah dengan harga hingga Rp500 juta.

“Jadi sebelumnya program ini disiapkan untuk mereka yang menjadi UMKM, penghasilannya tidak tetap tapi berusaha, sekarang untuk mereka yang berpenghasilan tetap dan jumlah rumahnya yang bisa dibeli sampai dengan Rp500 juta,” kata Airlangga.

Pemerintah juga menyiapkan penyesuaian regulasi bagi industri perhiasan, khususnya terkait standar kadar logam mulia yang dapat memanfaatkan fasilitas PPN. Standar yang saat ini berlaku pada tingkat kemurnian 99,99 persen akan disesuaikan menjadi 99,9 persen melalui perubahan peraturan pemerintah.

Airlangga menambahkan bahwa pemerintah akan menyiapkan berbagai regulasi teknis pada kuartal IV 2026 agar program-program tersebut dapat segera diumumkan dan dilaksanakan. Kebutuhan anggaran untuk keseluruhan program juga masih dalam proses penyisiran oleh Menteri Keuangan.

“Nanti anggarannya sedang disisir lagi oleh Menteri Keuangan, kira-kira Rp31 triliun,” ujar Airlangga.

Rangkaian program tersebut disiapkan untuk memperkuat keterampilan tenaga kerja, membantu menjaga penghasilan pekerja, serta memperluas akses masyarakat terhadap hunian.

 

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-arahkan-kelanjutan-program-ketenagakerjaan-dan-insentif-ekonomi-pada-2027/ 

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Siapkan Bantuan Pangan dan Subsidi Upah Kuartal IV untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

 


Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 30 September 2026. Rapat tersebut membahas sejumlah program bantuan pemerintah yang disiapkan untuk dilaksanakan pada kuartal keempat tahun 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers seusai rapat mengatakan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan sejumlah program untuk menjaga daya beli masyarakat. Program tersebut antara lain pembukaan rekening bagi masyarakat, bantuan pangan, serta bantuan subsidi upah bagi para pekerja.

“Hari ini tadi rapat dengan Bapak Presiden terkait dengan program-program bantuan pemerintah yang disiapkan untuk kuartal keempat,” ujar Airlangga kepada para awak media di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Airlangga menjelaskan, salah satu program yang dibahas adalah pembukaan rekening bagi warga negara berusia di atas 17 tahun. Program tersebut diarahkan bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4. Pemerintah saat ini masih melakukan verifikasi jumlah calon penerima bersama kementerian terkait.

“Jadi tadi dibahas program untuk di kuartal keempat, antara lain pembukaan rekening kepada warga negara yang di atas 17 tahun dan diarahkan pada desil sampai dengan desil 4. Nah nanti angkanya sedang di cross-check dengan kementerian terkait,” ungkapnya.

Selain itu, pemerintah mengonfirmasi penyaluran bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram untuk tiga bulan. Bantuan tersebut akan diberikan kepada 33.244.408 keluarga penerima manfaat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4, dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp17,5 triliun.

“Yang kedua konfirmasi bantuan pangan yang besarnya 10 kilogram untuk 3 bulan dan nanti akan diserahkan 1 kali untuk Oktober dan Desember. Dan ini diberikan kepada 33.244.408 keluarga penerima manfaat. Ini desilnya 1 sampai 4 dan kebutuhan anggarannya kira-kira Rp17,5 triliun,” kata Airlangga.

Program lain yang turut dibahas dalam rapat adalah pemberian kembali bantuan subsidi upah. Menurut Airlangga, bantuan tersebut akan diberikan untuk periode tiga bulan dengan nilai Rp300 ribu per bulan dan menyasar sekitar 13,3 juta pekerja.

“Dan yang ketiga adalah pemerintah akan memberikan lagi bantuan subsidi upah, di mana bantuan subsidi upah ini diberikan 1 kali untuk 3 bulan dan perbulannya sebesar 300 ribu dan ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja. Dan ini kebutuhan anggarannya diperkirakan sebesar hampir Rp12 triliun,” ujarnya.

Melalui persiapan sejumlah program tersebut, pemerintah berupaya menjaga daya beli sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari pada tiga bulan terakhir tahun 2026.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-siapkan-bantuan-pangan-dan-subsidi-upah-kuartal-iv-untuk-jaga-daya-beli-masyarakat/ 


Baca Terusannya »»  

Menkomdigi Tekankan Keamanan Anak, LEGO Dukung Penerapan PP TUNAS

 


Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menekankan pentingnya keamanan anak menjadi bagian dari desain layanan digital sejak awal.

Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Senior Director Government and Public Affairs Asia Pacific The LEGO Group Lizum Mishra di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (30/09/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Menkomdigi membahas penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS, termasuk pengelolaan fitur yang dapat menghadirkan risiko bagi anak.

Menurutnya, pengelolaan akses bagi anak perlu dirancang dengan mempertimbangkan persetujuan orang tua.

Pendekatan tersebut dinilai lebih tepat dibandingkan memberikan akses terlebih dahulu, kemudian orang tua baru mempelajari cara mengatur interaksi anak di dalam layanan digital.

“Kami lebih memilih pendekatan di mana akses tidak diberikan begitu saja tanpa persetujuan orang tua,” tegasnya.

Menkomdigi menjelaskan bahwa pendekatan tersebut juga perlu diiringi dengan upaya edukasi kepada orang tua mengenai pengelolaan interaksi anak di ruang digital.

Ia menekankan bahwa edukasi tidak harus selalu dilakukan melalui penyampaian informasi secara langsung, tetapi dapat diberikan melalui pengalaman orang tua dalam mendampingi anak menggunakan layanan digital.

“Jumlah penduduk kita hampir 200 juta jiwa. Kita tidak mungkin mengedukasi semua orang tua. Cara edukasi terbaik adalah melalui pengalaman langsung. Kita berikan akses awal tanpa fitur interaksi, lalu orang tua belajar bagaimana mengelola interaksi tersebut,” jelas Meutya.

Meutya pun menegaskan dukungannya terhadap kehadiran LEGO di Indonesia dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap ketentuan PP TUNAS.

“Sekali lagi, kami akan sangat mendukung. Namun, tentu saja hal ini tetap harus mematuhi ketentuan PP Tunas,” pungkas Meutya.


Sumber : https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/menkomdigi-tekankan-keamanan-anak-lego-dukung-penerapan-pp-tunas

Baca Terusannya »»