Cari Blog Ini

Senin, 23 Februari 2026

Kakorlantas Polri: Mudik Aman, Keluarga Bahagia, Lebaran Makin Berkesan


 

Jakarta – “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” menjadi tagline yang ditegaskan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., dalam menyambut arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Tagline tersebut mengandung makna bahwa keselamatan dalam perjalanan adalah kunci utama menghadirkan kebahagiaan saat berkumpul bersama keluarga di hari raya. Tanpa keselamatan, kebahagiaan itu tidak akan sempurna.

Ajakan ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar seluruh jajaran Polri memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat serta memastikan pelaksanaan pengamanan mudik berjalan optimal, humanis, dan profesional. Tagline ini rencana akan di-launching tanggal 3 Maret 2026.

Dengan semangat “Mudik Aman, Perjalanan Nyaman, Lebaran Pun Makin Berkesan”, Irjen Pol Agus Suryonugroho mengajak seluruh masyarakat Indonesia menjadikan momen mudik sebagai perjalanan yang aman, tertib, dan penuh kesadaran. Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama setiap pemudik.

Mudik bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi momentum sakral untuk mempererat silaturahmi. Karena itu, masyarakat diimbau mempersiapkan perjalanan secara matang, memastikan kondisi tubuh prima, kendaraan dalam keadaan laik jalan, serta melengkapi administrasi berkendara.

Kakorlantas juga mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta tidak memaksakan diri saat kelelahan. Polri bersama seluruh pemangku kepentingan telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas, pos pengamanan, dan pelayanan terpadu guna menjamin kelancaran arus mudik.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Ketertiban di jalan menentukan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Mari kita wujudkan mudik yang aman agar keluarga bahagia dan Lebaran benar-benar berkesan,” tegasnya.

Melalui sinergi antara petugas dan masyarakat, diharapkan arus mudik dan balik berjalan lancar, minim kecelakaan, serta menghadirkan suasana yang tertib dan penuh empati. Dengan demikian, semangat Mudik Aman, Keluarga Bahagia benar-benar terwujud di seluruh Indonesia.

 

Sumber : https://humas.polri.go.id/news/detail/2294376-kakorlantas-polri-mudik-aman-keluarga-bahagia-lebaran-makin-berkesan 

Baca Terusannya »»  

Hadiri Milad PUI, Kapolri Tegaskan Perkuat Sinergi Kawal Program Pemerintah

 


Jawa Barat - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara puncak peringatan ulang tahun Persatuan Ummat Islam (PUI) dan doa bersama untuk bangsa di Majalengka, Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Sigit menegaskan soal pentingnya memperkuat sinergisitas untuk mengawal serta mendukung seluruh program Pemerintah Indonesia.

Sigit menekankan, untuk menyukseskan seluruh program Pemerintah diperlukan sinergisitas dan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Menurutnya, hal itu adalah kunci utama guna menghadapi seluruh tantangan baik tingkat global maupun dalam negeri.

Harapan ke depan tentunya ayo kita sama-sama menjadi cooling system, mengingatkan jangan sampai kita dibenturkan oleh sesama anak bangsa, kata Sigit, Senin (23/2/2026).

Sigit mengatakan apabila masyarakat terus saling diadu domba maka pembangunan dan cita-cita menuju Indonesia Emas akan sulit berjalan lancar.

Karenanya, Sigit mendorong agar keberagaman yang ada di Indonesia untuk terus dirawat sehingga bisa menjadi kekuatan untuk maju dan berkembang ke arah yang lebih baik.

Sepandai-pandainya kita, sepandainya masing-masing elemen bangsa ini, namun kalau berdiri sendiri, bergerak secara ego sektoral, maka akan sulit untuk membawa satu kemajuan. Kemajuan itu bisa terjadi kalau kita semuanya rukun dan bersatu, ujar Sigit.

Terakhir, Sigit memaparkan bahwa, Presiden Prabowo Subianto telah mencanangkan program prioritas Asta Cita untuk mendukung visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam hal ini, kata dia, Polri juga telah terlibat aktif di sejumlah program prioritas pemerintah mulai dari program ketahanan pangan lewat swasembada jagung hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) lewat SPPG Polri.

Oleh sebab itu, Sigit meminta PUI untuk dapat membantu mengawasi hal-hal negatif di masyarakat yang berpotensi menghambat cita-cita Indonesia Emas 2045. Mulai dari judi online, pinjaman online hingga narkoba.

Saya harapkan PUI betul-betul ikut aktif untuk betul-betul mengawasi tiga hal tersebut karena ini menjadi ancaman generasi muda, ancaman bangsa kita. Kenapa? Kita harus berjalan sesuai roadmap untuk mewujudkan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045, tutup Sigit.

Sumber : https://humas.polri.go.id/news/detail/2295409-hadiri-milad-pui-kapolri-tegaskan-perkuat-sinergi-kawal-program-pemerintah

Baca Terusannya »»  

Wamenkeu Juda Sampaikan Update Pembiayaan APBN 2026


 

Jakarta,  Kemenkeu – Pemerintah memastikan pelaksanaan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 berjalan on track, terukur, dan tetap menjaga kredibilitas pengelolaan fiskal. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta pada Senin (23/02).

Hingga 31 Januari, realisasi pembiayaan tahun 2026 mencapai Rp105,06 triliun atau 15,2 persen dari target, lebih rendah dibandingkan realisasi Januari 2025 yang sebesar 29,6 persen. Realisasi pembiayaan utang sebesar Rp127,3 triliun atau 15,3 persen dari target APBN 2026, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 23,7 persen dari target APBN.

“Perkembangan realisasi pembiayaan ini menunjukkan strategi yang lebih terukur, disesuaikan dengan kebutuhan kas pemerintah mempertimbangkan dinamika pasar keuangan. Dengan disiplin dan strategi yang adaptif, kami memastikan pembiayaan tetap mendukung stabilitas APBN, sekaligus menjaga keberlanjutan pengelolaan utang Pemerintah,” ungkap Wamenkeu Juda.

Sebagian besar pembiayaan utang didukung oleh pendanaan melalui pasar Surat Berharga Negara (SBN). Di tengah tekanan global, kinerja pasar perdana SBN domestik dinilai tetap solid. 

Pada tiga lelang pertama Surat Utang Negara di tahun 2026, rata-rata bid to cover ratio-nya tercatat 2,2 kali. Untuk Surat Berharga Syariah Negara juga solid, dengan rata-rata bid to cover ratio tiga lelang pertama tercatat 3,8 kali. Di sisi lain, rata-rata tertimbang yield hasil lelang juga tetap terjaga pada level yang stabil. 

“Hal yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia tetap baik, ini juga tercermin dari yield yang ada. Kedepan, stabilitas pasar SBN terus terjaga, melalui koordinasi kebijakan yang erat antara pemerintah dengan Otoritas Moneter Bank Indonesia,” jelas Wamenkeu Juda.

Untuk pembiayaan investasi, pemerintah mengalokasikan pembiayaan investasi di tahun 2026 sebesar Rp203 triliun sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan sektor pertanian, ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani. Hingga 31 Januari 2025, realisasi pembiayaan investasi tercatat Rp22,73 triliun, terutama untuk mendukung operator investasi pemerintah Bulog. dalam penguatan cadangan beras pemerintah. Selain itu, terdapat penerimaan kembali investasi sebesar Rp49 miliar yang berasal dari pelunasan PEN Daerah.

“Secara keseluruhan, pembiayaan investasi telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan melalui dukungan pada sektor pertanian dan pangan, kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus menjaga harga pangan tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat,” pungkas Wamenkeu Juda. 



Sumber : https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/Update-Pembiayaan-APBN-2026



Baca Terusannya »»  

Embung Geblog Temanggung Mulai Operasional, Harapan Besar bagi Petani saat Kemarau

 



TEMANGGUNG — Penantian masyarakat dan petani di Desa Geblog, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, untuk memiliki embung akhirnya terwujud. Hal itu setelah pembangunan Embung Geblog tuntas pada Desember 2025. Operasional embung tersebut diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Senin (23/2/2026).

Ketua Kelompok Tani Wahyu Mulyo Dusun Bugel, Desa Geblog, Suyadi, menyampaikan terima kasihnya atas pembangunan embung tersebut.

“Embung ini nanti dimanfaatkan masyarakat petani di waktu kemarau, untuk tanaman palawija maupun perkebunan. Selain itu, nanti teman-teman UMKM bisa jualan di sini, apabila ini nanti diperbolehkan untuk lokasi wisata,” ujar dia di lokasi.

Suyadi menceritakan, sebelum adanya embung, para petani sangat kesulitan untuk mendapatkan pasokan air saat musim kemarau. Untuk menyiram pohon durian, kopi, alpukat, dan tanaman palawija, para petani harus mengambil air dari sungai menggunakan jeriken. Jarak sungai dan kebun lumayan jauh, berkisar antara 1-3 kilometer.

“Apalagi yang punya lahan di sini tidak hanya yang dekat dengan Dusun Bugel, tapi ada yang dari Gandon, Kemloko, Kemiri, dan sekitarnya. Jadi lahannya jauh. Diharapkan bisa membantu dengan adanya embung ini,” tuturnya.

Embung Geblog dibangun dengan biaya Rp5,7 miliar, bersumber dari APBD Jateng tahun anggaran 2025. Kapasitas tampungan mencapai 18.143 meter kubik, dan dapat mengairi lahan perkebunan seluas lebih kurang 30 hektare. Komoditas utama di wilayah tersebut adalah durian dan kopi, namun ada juga beberapa petani yang menanam alpukat dan palawija.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, pembangunan embung tersebut untuk mendukung program swasembada pangan nasional, mengingat irigasi menjadi salah satu kunci untuk menyukseskan program tersebut.

“Di wilayah sini, kepala desa dan camat menyampaikan, kalau bisa ada embung yang bisa mengairi masyarakat sekitar, bisa digunakan untuk destinasi wisata, bisa digunakan untuk air baku tanah, bisa untuk pengairan. Jadi manfaatnya besar sekali,” katanya.

Mengingat pentingnya embung dan saluran irigasi, Luthfi menegaskan, ke depan akan meningkatkan jumlah embung di Jawa Tengah, idealnya ada satu embung untuk dua wilayah kecamatan. 

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/embung-geblog-temanggung-mulai-operasional-harapan-besar-bagi-petani-saat-kemarau/ 

Baca Terusannya »»  

Bentuk Komitmen Kemenag Sejahterakan Pendidik, 98.036 Guru Ikuti Tahap Akhir Sertifikasi

 


Jakarta (Kemenag) --- Sebanyak 98.036 guru binaan Kementerian Agama, baik PNS maupun bukan PNS, akhir pekan lalu mengikuti Uji Pengetahuan (UP) Pendidikan Profesi Guru (PPG) angkatan 4. Ini merupakan tahapan akhir dari proses sertifikasi guru. Setelah dinyatakan lulus, mereka menjadi guru professional dan tahun depan berhak mendapat tunjangan profesi.

Guru binaan Kementerian Agama ini terdiri atas 62.419 guru mata pelajaran agama pada madrasah, 18.737 guru mapel umum pada madrasah, 15.160 guru Pendidikan Agama Islam, 804 guru Pendidikan Agama Kaotlik, 899 guru Pendidikan Agama Kristen, dan 17 guru Pendidikan Agama Khonghucu. Uji Pengetahuan PPG ini dilaksanakan selama dua hari, 21-22 Februari 2026 pada 15 LPTK tempat uji pengetahuan (TUK). Sebanyak 2.454 pengawas dikerahkan untuk memastikan ujian berjalan sesuai aturan dan berkualitas.

Uji Pengetahuan merupakan tahapan akhir dalam pelaksanaan PPG. Bersama dengan Uji Kinerja, hasilnya akan menentukan kelulusan peserta PPG dan menjadi dasar penerbitan sertifikat pendidik. Melalui mekanisme ini, Kemenag memastikan bahwa guru yang dinyatakan lulus benar-benar memenuhi standar kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.

Setelah uji kompetensi, saat ini tengah dilakukan proses penilaian. Jika 98.036 guru peserta PPG angkatan 4 ini lulus semua, maka total guru binaan Kemenag yang telah tersertifikasi hingga saat ini mencapai 659.157 Guru. Capaian tersebut menunjukkan percepatan signifikan dalam proses sertifikasi Guru di lingkungan Kementerian Agama.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, pihaknya terus melakukan akselerasi PPG sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu dan profesionalisme pendidik serta peningkatan kesejahteraan mereka. Menurutnya, program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

Bagi Menag, martabat profesi guru harus dijaga. “Guru itu tugas mulia, muru’ahnya harus kita jaga. Karena dari tangan guru lahir generasi masa depan bangsa. Kesadaran ini menjadi komitmen kami untuk mengakselerasi sertifikasi dan nantinya berdampak pada pengikatan kesejahteraan mereka,” ujarnya di Jakarta, Senin (23/2/2026).

“Sertifikasi bukan sekadar formalitas administratif, tetapi bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalisme guru,” lanjutnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menyampaikan bahwa pelaksanaan Uji Pengetahuan dan Uji Kinerja dilakukan secara objektif dan akuntabel.  “Kami ingin memastikan setiap Guru yang lulus benar-benar kompeten dan siap memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” jelasnya.

PPG menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas Guru Kemenag di seluruh Indonesia. “Saya berharap para peserta terus meningkatkan kapasitas diri demi kemajuan pendidikan agama di semua satuan pendidikan,” tutup Suyitno.

Setelah lulus PPG dan memperoleh sertifikat pendidik, peserta akan menerima tunjangan profesi guru (TPG). Bagi guru ASN, tunjangan diberikan sebesar satu kali gaji pokok, sedangkan bagi Guru bukan ASN sebesar Rp2.000.000 per bulan sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Kementerian Agama untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memastikan kesejahteraan Guru terjamin. Dengan Guru yang profesional dan sejahtera, kualitas pendidikan diharapkan semakin meningkat dan mampu mencetak generasi bangsa yang unggul dan berakhlak mulia.



Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/bentuk-komitmen-kemenag-sejahterakan-pendidik-98036-guru-ikuti-tahap-akhir-sertifikasi-QSaam

Baca Terusannya »»  

Tuntaskan Persoalan Sampah, Wagub Jateng Dorong Akselerasi Teknologi RDF

 


SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendorong percepatan pemanfaatan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF), sebagai solusi konkret penanganan sampah sekaligus sumber energi terbarukan di wilayahnya.

Hal itu disampaikan Taj Yasin saat menerima audiensi direksi PT Semen Gresik di Ruang Kerja Kantor Wagub Jateng, Kota Semarang, Senin (23/2/2026). Langkah itu, lanjut dia, menjadi upaya  untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah yang menjadi atensi Presiden RI, Prabowo Subianto.

Karenanya, Taj Yasin menekankan pentingnya peran sektor industri, khususnya PT Semen Gresik, dalam menyerap sampah hasil olahan dari kabupaten/ kota.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Semen Gresik, Gatot Mardiana mengungkapkan, pihaknya tengah berupaya mempercepat kesiapan infrastruktur untuk menyerap RDF.

Saat ini, kata dia, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan enam kabupaten/ kota di Jawa Tengah, dengan Kabupaten Rembang sebagai proyek percontohan yang paling progresif.

“Secara teknis kami sudah siap. Untuk wilayah Rembang, jika tidak ada kendala, produksi akan dimulai pada April 2026, dan ditargetkan mulai masuk ke pasar pada awal 2027,” jelas Gatot.

Dia mengakui, tantangan utama saat ini adalah sinkronisasi kesiapan antara pihak industri dan pemerintah kabupaten/ kota, dalam mengolah sampah menjadi bahan bakar yang sesuai standar industri.

Dikatakan, pemanfaatan sampah sebagai substitusi bahan bakar fosil bukan sekadar mengejar target administratif, melainkan bagian dari komitmen besar perusahaan dalam menurunkan emisi karbondioksida.

“Kami sudah melakukan investasi untuk mendukung pemakaian daripada RDF itu sendiri,” pungkas Gatot.

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/tuntaskan-persoalan-sampah-wagub-jateng-dorong-akselerasi-teknologi-rdf/

Baca Terusannya »»  

Pengamanan Laut Juwana Mendadak Diperketat, Ini Alasannya

 


PATI, 23 Februari 2026 — Pengamanan dan pengaturan kapal di kawasan maritim Juwana diperketat. Hal ini terungkap saat Apel Bersama Tim Terpadu Maritim Juwana, yang digelar di Lapangan UPP Kelas III Juwana, Senin (23/2). 

Apel yang digelar sebagai langkah antisipasi kecelakaan laut dan penataan tambat-labuh kapal menjelang puncak arus kedatangan kapal Idul Fitri 2026 itu dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra. 

Sebelumnya, Pembentukan Tim Terpadu Maritim Juwana juga telah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Pati Tahun 2026. 

Tim ini menjadi instrumen strategis Pemkab Pati untuk menjaga ketertiban aktivitas pelabuhan perikanan, tempat pelelangan ikan, serta alur Sungai Silugonggo yang menjadi jalur vital ekonomi pesisir.

“Kawasan maritim Juwana adalah urat nadi perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Pati. Aktivitas tambat-labuh, bongkar muat ikan, hingga pelelangan harus kita jaga bersama agar tetap aman dan produktif,” tegas Chandra.

Ia menyampaikan masih terdapat tantangan di lapangan, antara lain penataan kapal yang belum tertib, potensi kebakaran kapal, serta aspek keamanan dan keselamatan pelayaran. 

Karena itu, tim akan memperkuat patroli keamanan, pengaturan tambat-labuh, mitigasi kebakaran, serta pemeriksaan kelengkapan alat keselamatan berlayar.

“Kunci keberhasilan tim ini adalah sinergi dan komunikasi yang solid. Tidak boleh ada ego sektoral. Semua harus bergerak dalam satu komando dan satu tujuan,” ujar Chandra.

Ia menambahkan, pendekatan humanis akan dikedepankan dalam pelaksanaan tugas. Namun, konsistensi penegakan aturan tetap menjadi prioritas demi keselamatan bersama dan keberlanjutan aktivitas ekonomi maritim.

“Dukungan pemilik kapal dan paguyuban nelayan sangat dibutuhkan. Tertib tambat-labuh, melengkapi alat keselamatan, dan memahami aturan pelabuhan adalah bentuk tanggung jawab bersama,” tandasnya.

Usai apel, Plt. Bupati Pati bersama jajaran Tim Terpadu Maritim Juwana meninjau kawasan TPI II, TPI I Juwana, serta Pangkalan TNI AL Juwana, untuk memastikan kesiapan pengamanan dan penataan kawasan berjalan optimal. 

 

 Sumber : https://humas.patikab.go.id/berita/detail/pengamanan-laut-juwana-mendadak-diperketat-ini-alasannya-

Baca Terusannya »»  

Minggu, 22 Februari 2026

Seskab Teddy Tegaskan Produk AS Tetap Wajib Sertifikasi Halal dan Izin BPOM

 



Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa informasi yang menyebut produk Amerika Serikat dapat masuk ke Indonesia tanpa sertifikasi halal adalah tidak benar. Hal tersebut disampaikan Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya pada Minggu, 22 Februari 2026.

“Ada yang bilang kalau produk AS masuk ke Indonesia tanpa sertifikasi halal? Jadi singkatnya begini: Itu tidak benar,” tulis Seskab Teddy.

Pemerintah memastikan bahwa seluruh produk yang wajib bersertifikasi halal tetap harus memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

“Produk yang wajib bersertifikasi pasti harus ada label halalnya, baik dari badan halal di AS maupun badan halal di Indonesia,” jelas Seskab.

Lebih lanjut, Seskab menjelaskan bahwa di Amerika Serikat, lembaga sertifikasi halal yang diakui antara lain Halal Transactions of Omaha (HTO) dan Islamic Food and Nutrition Council of America (IFANCA). Sementara di Indonesia, sertifikasi halal dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Selain itu, produk kosmetik dan alat kesehatan tetap wajib memperoleh izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelum dapat dipasarkan di Indonesia.

Seskab juga menegaskan bahwa badan halal Indonesia dan Amerika Serikat telah memiliki Mutual Recognition Agreement (MRA), yaitu perjanjian internasional penyetaraan sertifikasi halal dalam kerja sama global. Dengan adanya MRA tersebut, pengakuan sertifikasi dilakukan secara terstandar dan tetap berada dalam kerangka regulasi nasional.

Pemerintah memastikan bahwa kebijakan perdagangan Indonesia-AS tidak menghapus kewajiban pemenuhan standar nasional, termasuk ketentuan halal dan perlindungan konsumen.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar serta memastikan setiap informasi diperoleh dari sumber resmi.

 
 
 


Baca Terusannya »»  

Ramadan Leadership Camp 2026: Wamenhan Ajak ASN Sulsel Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Sishankamrata

 


Makassar – Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto mewakili Menteri Pertahanan RI sebagai pembicara pada kegiatan Penguatan Kapasitas ASN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Ramadan Leadership Camp di Makassar, Minggu (22/2/2026).

Salah satu maksud dan tujuan dari Ramadan Leadership Camp yaitu memperkuat pemahaman ASN terhadap kebijakan nasional, wawasan kebangsaan, serta program prioritas pembangunan daerah.

Berkaitan dengan hal tersebut, Wamenhan turut menyampaikan paparannya yang berjudul “Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan”. Dalam kesempatan itu Wamenhan menegaskan pentingnya penguatan pertahanan negara dan wawasan kebangsaan di tengah dinamika global, di mana bangsa yang lemah cenderung menjadi sasaran bangsa yang kuat.

Wamenhan juga menekankan bahwa kekuatan utama Indonesia bukan hanya terletak pada modernisasi alutsista melalui “Perisai Trisula Nusantara”, tetapi berakar pada semangat persatuan dan nasionalisme yang telah teruji sejak masa kolonialisme hingga kemerdekaan. Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) tetap menjadi fondasi utama dengan menempatkan TNI dan Polri sebagai kekuatan inti, yang didukung secara total oleh warga negara sebagai komponen cadangan dan pendukung

Lebih lanjut, Wamenhan menyoroti berbagai ancaman nirmiliter yang kian kompleks, mulai dari degradasi nilai Pancasila, kejahatan siber, hingga krisis ekonomi dan energi yang dapat melemahkan kedaulatan bangsa. Menghadapi hal ini, peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai sangat strategis sebagai perekat persatuan bangsa dan pelaksana kebijakan publik yang mampu menangkal infiltrasi ideologi asing maupun konflik sosial. Fokus pertahanan ke depan diarahkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia agar mampu beradaptasi dengan ancaman teknologi dan memastikan keselamatan umum di seluruh wilayah Indonesia.

Turut hadir mendampingi Wamenhan dalam kegiatan tersebut yaitu Deputi Geopolitik DPN & Sesditjen Pothan Kemhan.

 

 

Sumber : https://www.kemhan.go.id/2026/02/22/ramadan-leadership-camp-2026-wamenhan-ajak-asn-sulsel-perkuat-wawasan-kebangsaan-dan-sishankamrata.html 

Baca Terusannya »»  

Menag: Ramadhan Madrasah Kehidupan, Perkuat Syukur dan Kepedulian


 

Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperkuat rasa syukur dan membangun ketahanan spiritual, baik sebagai pribadi maupun sebagai bagian dari bangsa.

Pesan tersebut disampaikan saat tausiyah pada peringatan HUT PATAKA 83 ke-43 di Gedung Widya Warapsari, Jakarta, Minggu (22/2/2026).

Menurut Menag, Ramadan bukan sekadar ibadah tahunan, melainkan ruang pembinaan diri yang berdampak pada kualitas kehidupan bersama. “Ramadan adalah madrasah kehidupan. Di dalamnya kita dilatih sabar, jujur, disiplin, dan peduli. Nilai-nilai inilah yang memperkuat fondasi moral kita sebagai individu dan sebagai bangsa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa rasa syukur harus terus dirawat dalam setiap keadaan. “Kita patut bersyukur atas setiap nikmat yang Allah berikan, sekecil apa pun itu. Syukur menjaga hati tetap tenang dan pikiran tetap jernih dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan,” katanya.

Menag menjelaskan bahwa syukur dalam ajaran Islam tidak berhenti pada ungkapan lisan, tetapi harus tercermin dalam sikap dan perbuatan. “Tahmid adalah memuji Allah dengan lisan. Tetapi syukur adalah menggunakan nikmat sesuai dengan tujuan diberikannya nikmat itu,” tegasnya.

Menurutnya, setiap nikmat membawa tanggung jawab moral. “Kalau diberi ilmu, wujud syukurnya adalah berbagi pengetahuan. Kalau diberi rezeki, wujud syukurnya adalah membantu sesama. Kalau diberi amanah, wujud syukurnya adalah menjalankannya dengan jujur dan penuh tanggung jawab,” ujarnya

Menag menambahkan bahwa syukur yang benar akan melahirkan kepedulian sosial dan mempererat hubungan antarsesama. “Syukur itu produktif. Ia melahirkan kerja keras, keikhlasan, dan kontribusi. Orang yang bersyukur tidak hanya menikmati nikmat, tetapi juga menghadirkan manfaat,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan selalu menghadirkan berbagai ujian dan tantangan, sehingga ketahanan spiritual menjadi penting untuk dijaga. “Ketahanan spiritual membuat kita tidak mudah goyah, tidak mudah putus asa, dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan,” ujarnya.

Di bulan suci Ramadan ini, Menag mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai momentum refleksi dan perbaikan diri. “Ramadan adalah waktu terbaik untuk mengaudit diri. Sudahkah nikmat yang kita terima membawa kebaikan bagi orang lain? Sudahkah ibadah kita memperhalus akhlak kita?” katanya.

Ia berharap Ramadan tahun ini menjadi titik tolak pembaruan diri yang berdampak luas. “Semoga Ramadan memperkuat rasa syukur kita, memperhalus hati kita, dan memperkokoh ketahanan spiritual dalam kehidupan bersama,” pungkasnya.

 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/menag-ramadhan-madrasah-kehidupan-perkuat-syukur-dan-kepedulian-I6sNu 

Baca Terusannya »»  

Menag: Ramadan Momentum Evaluasi Diri dan Transformasi Pribadi Berkelanjutan

 


Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa berbagai dinamika kehidupan, baik berupa ujian maupun kenikmatan, dapat menjadi sarana refleksi dan penguatan spiritual, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Pesan tersebut disampaikan dalam tausiyah pada peringatan HUT PATAKA 83 Ke-43 di Gedung Widya Warapsari, Jakarta, Minggu (22/2/2026).

Menurut Menag, kehidupan selalu diwarnai beragam pengalaman yang mengandung pelajaran. “Dalam hidup ini, kita menghadapi kekurangan dan kelebihan. Keduanya dapat menjadi ruang pembelajaran untuk memperkuat kesabaran dan rasa syukur,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan sikap dalam berbagai keadaan. “Kita belajar agar tidak larut dalam kesulitan dan tidak berlebihan dalam kegembiraan. Keseimbangan inilah yang membentuk kedewasaan spiritual,” katanya.

Menag menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat pengendalian diri dan kualitas ibadah. “Puasa melatih kita mengelola diri, mengatur keinginan, dan meningkatkan kedisiplinan. Latihan ini membentuk karakter yang lebih sabar dan tangguh,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kesabaran bukan berarti berhenti berusaha. “Sabar adalah kemampuan menjaga sikap tetap positif dan konsisten dalam berbuat baik meskipun menghadapi tantangan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menag juga mengajak umat Islam meningkatkan kualitas ibadah, tidak hanya dari sisi kuantitas tetapi juga kedalaman niat dan kesadaran.
 

“Ibadah dapat dijalankan karena kewajiban, harapan, atau dorongan hati. Semakin dalam kesadaran kita, semakin besar pula dampaknya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri. “Ramadan adalah kesempatan untuk melihat kembali perjalanan kita. Sudahkah ibadah kita memberi dampak pada kejujuran, kepedulian, dan ketenangan batin?” ujarnya.

Ia berharap bulan suci ini menjadi momentum transformasi pribadi yang membawa kebaikan berkelanjutan. “Jika setelah Ramadan kita menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih jujur, dan lebih peduli, maka proses pembelajaran itu berjalan dengan baik,” pungkasnya.


 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/menag-ramadan-momentum-evaluasi-diri-dan-transformasi-pribadi-berkelanjutan-fnzTb 

Baca Terusannya »»  

Imlek Jadi Momentum Kesejahteraan, Menteri PKP Beri 100 Pelaku UMKM Rumah Subsidi Tanpa DP

 

Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menghadiri perayaan Harmoni Imlek Nusantara 2026 yang digelar di Lapangan Banteng pada Minggu, (22/02/2026) sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap perayaan budaya yang inklusif sekaligus penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM.

Menteri PKP menyebutkan bahwa Kementerian PKP menyiapkan kuota khusus bagi 100 pelaku UMKM yang memenuhi kriteria untuk mendapatkan rumah subsidi dengan fasilitas uang muka (DP) gratis, BPHTB dan PBG gratis,  serta bunga hanya 5 persen.

"Sebagai Menteri Perumahan, kami menyiapkan 100 rumah subsidi bagi pelaku UMKM yang memenuhi syarat, dengan DP gratis, BPHTB & PBG gratis, dan bunga hanya 5 persen. Ini agar mereka bisa menikmati program unggulan Presiden Prabowo Subianto, sehingga akses hunian layak benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Menteri Ara.

Menurutnya, pelibatan UMKM dalam perayaan ini menunjukkan bahwa Tahun Baru Imlek bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga momentum penguatan ekonomi rakyat. Dukungan terhadap UMKM sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.

"Ini acara yang sangat baik karena UMKM benar-benar dilibatkan. Artinya, perayaan tahun baru Imlek ini berdampak langsung kepada masyarakat, terutama bagi UMKM agar bisa naik kelas. Ini sejalan dengan visi misi Presiden Prabowo, yaitu ekonomi bertumbuh, berkeadilan, dan dirasakan oleh seluruh rakyat indonesia," tambahnya.

Irene Umar selaku Ketua Umum Harmoni Imlek Nasional sekaligus Wakil Menteri Ekonomi Kreatif menyebut perayaan Harmoni Imlek Nusantara ini mengusung semangat kolaborasi lintas budaya yang setiap harinya menghadirkan tema berbeda yang merepresentasikan semangat Bhinneka Tunggal Ika, memperkuat harmoni dalam keberagaman.

 

 

Sumber ; https://pkp.go.id/berita/detail/imlek-jadi-momentum-kesejahteraan-menteri-pkp-beri-100-pelaku-umkm-rumah-subsidi-tanpa-dp 


Baca Terusannya »»  

Penyaluran "Angpao Kepedulian" Warnai Suka Cita Perayaan Imlek Nasional

 


Jakarta (Kemenag) --- Perayaan Tahun Baru Imlek Nasional ke-27 Tahun 2577 Kongzili tidak sekadar menjadi panggung kemeriahan ritual keagamaan dan budaya semata, tapi juga menjadi panggung kemanusiaan yang nyata. Di tengah nuansa suka cita yang menyelimuti Ballroom Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (22/2/2026), Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) bersama seluruh umat Khonghucu membuktikan empati mendalam mereka dengan menyalurkan bantuan bertajuk "Angpao Kepedulian" yang diperuntukkan bagi warga terdampak bencana di Sumatra.

Penyerahan bantuan kemanusiaan ini disalurkan melalui Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI) dan disaksikan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Momen simbolis ini memberi pesan ke seluruh penjuru negeri: bahwa perayaan keagamaan di Indonesia tidak pernah lepas dari akar solidaritas sosial dan semangat gotong royong dalam merengkuh penderitaan sesama anak bangsa.

Menteri Agama yang hadir mewakili pemerintah memberikan apresiasi atas inisiatif mulia tersebut. Bagi Menag, langkah MATAKIN dan umat Khonghucu ini adalah wujud pengejawantahan nilai tertinggi dari sebuah ajaran agama, yakni welas asih dan kepedulian terhadap sesama manusia tanpa memandang latar belakang suku maupun keyakinan.

Transformasi makna "Angpao" dalam perayaan ini patut mendapat sorotan khusus. Jika secara tradisi angpao identik dengan amplop merah berisi uang yang diberikan kepada anak-anak atau keluarga sebagai simbol keberuntungan dan doa, kali ini MATAKIN merevolusi maknanya menjadi instrumen filantropi nasional. Angpao bertransformasi menjadi jembatan empati yang menghubungkan suka cita umat yang merayakan dengan duka lara para korban bencana alam.

Ketua Umum MATAKIN, Xue Shi (Xs.) Budi Santoso Tanuwibowo, menegaskan bahwa duka warga Sumatra adalah duka seluruh umat Khonghucu. Mengacu pada empat makna Imlek yang sempat ia sampaikan—di mana salah satunya adalah pilar 'Peduli'—bantuan ini adalah langkah konkret dari umat untuk menebar cinta kasih (Ren). "Imlek akan kehilangan esensinya jika kita menutup mata pada tangis saudara sebangsa. Keadilan dan persatuan hanya bisa ditegakkan jika kita saling memapah di saat sulit," tuturnya.

Pemilihan Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI) sebagai mitra penyalur bantuan juga merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi. Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang memiliki jaringan luas dan rekam jejak panjang dalam aksi tanggap darurat, INTI dipercaya mampu memastikan bahwa "Angpao Kepedulian" tersebut tiba tepat sasaran, menyentuh langsung denyut nadi masyarakat terdampak di Sumatra, dan membantu pemulihan pasca-bencana secara efektif.

Kolaborasi tiga pilar antara komunitas keagamaan (MATAKIN), organisasi sosial kemasyarakatan (INTI), dan fasilitasi negara (Kemenag) menjadi orkestrasi kemanusiaan yang sangat indah. Di tengah hiruk-pikuk tantangan global dan domestik, sinergi ini membuktikan bahwa modal sosial bangsa Indonesia masih sangat kokoh.

Kehadiran Menteri Agama sebagai saksi dalam penyerahan bantuan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk selalu hadir mendukung setiap inisiatif baik dari umat beragama. Pada akhirnya, Imlek 2577 Kongzili ini tidak akan hanya dikenang karena kemegahan lampion atau keindahan barongsainya, tetapi akan tercatat dalam tinta emas sejarah sebagai perayaan yang berhasil menghapus air mata dan memeluk erat duka Indonesia.


 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/penyaluran-angpao-kepedulian-warnai-suka-cita-perayaan-imlek-nasional-a5tSX 

Baca Terusannya »»  

Ketua MATAKIN soal Aspirasi Ditjen Khonghucu Warnai Perayaan Imlek Nasional 2577


 

Jakarta (Kemenag) --- Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah, atas komitmen nyata dalam memfasilitasi dan menjamin hak-hak sipil umat Khonghucu di Tanah Air. Apresiasi strategis ini disampaikan bertepatan dengan momentum Perayaan Tahun Baru Imlek Nasional ke-27 Tahun 2577 Kongzili di Ballroom Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (22/2/2026).

perayaan ini sekaligus menjadi wujud konkret terbuka ruang berekspresi bagi umat Khonghucu dan etnis Tionghoa dalam bingkai kedaulatan bangsa. Kehadiran jajaran pimpinan negara dalam perayaan tersebut dipandang MATAKIN bukan sekadar formalitas birokrasi, melainkan afirmasi bahwa negara benar-benar hadir mengayomi. 

Ketua Umum MATAKIN, Xue Shi (Xs.) Budi Santoso Tanuwibowo, menyebut bahwa kolaborasi erat dengan Kementerian Agama dalam menyelenggarakan Imlek Nasional tahun ini adalah bukti bahwa pemerintah menempatkan umat Khonghucu sejajar dengan elemen bangsa lainnya.

"Kami mewakili seluruh umat Khonghucu dan etnis Tionghoa di Indonesia menghaturkan terima kasih yang tak terhingga kepada negara. Fasiitasi dan pelukan hangat dari para pemimpin membuktikan bahwa kami tidak pernah berjalan sendirian di negeri ini. Ruang berekspresi yang diberikan semakin mengukuhkan keyakinan bahwa Indonesia adalah rumah kita bersama," ungkap Xs. Budi di hadapan ribuan umat dan tamu kenegaraan.

Di tengah suasana yang penuh kekhidmatan dan rasa syukur tersebut, Xs. Budi menyempatkan diri melontarkan sebuah seloroh segar. Dengan gaya komunikasinya yang khas, ia 'menyentil' harapan umat agar negara dapat segera membentuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimas Khonghucu di bawah naungan Kementerian Agama, demi mengoptimalkan pelayanan dan pembinaan umat secara kelembagaan.

Seloroh taktis dari Ketua MATAKIN ini rupanya langsung gayung bersambut. Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang turut hadir memberikan sambutan, secara terbuka memberikan dukungan politik dan moral atas aspirasi tersebut. Muzani mendorong agar ke depan, struktur pemerintahan dapat lebih mengakomodasi kebutuhan administratif dan pembinaan spiritual umat Khonghucu melalui sebuah Ditjen khusus.

"Tidak boleh ada satu pun yang merasa terasing di Republik Indonesia. Saya sangat berharap, Bapak Menteri Agama bisa segera mewujudkan pembentukan Ditjen Khonghucu ini sebagai bentuk kehadiran negara yang paripurna," tegas Ketua MPR RI yang disambut tepuk tangan riuh para hadirin.

Menteri Agama Nasaruddin Umar pun merespons dinamika panggung tersebut dengan tertawa tipis yang memancarkan kehangatan dan keterbukaan sikap seorang bapak bagi seluruh umat beragama.

Dalam sambutannya, Menteri Agama mengapresiasi MATAKIN sebagai wadah tunggal yang selama ini sukses menaungi umat Khonghucu dengan penuh kedamaian dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

"Eksistensi umat Khonghucu dan etnis Tionghoa bukanlah sebuah kebetulan sejarah. Kehadiran Bapak, Ibu, dan saudara-saudara sekalian adalah anugerah yang telah menyempurnakan dan melengkapi mozaik keberagaman Indonesia. Kemenag akan selalu menjadi rumah besar yang nyaman bagi seluruh mozaik indah tersebut," tutur Menag menyejukkan.

Peristiwa ini menegaskan posisi strategis Kementerian Agama sebagai episentrum kerukunan nasional. Aspirasi pembentukan Ditjen Khonghucu yang disuarakan di tengah perayaan Imlek ini bukan sekadar wacana administratif, melainkan potret sehatnya dialog antara umat beragama dengan negara dalam iklim demokrasi yang bermartabat dan inklusif.

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/seloroh-ketua-matakin-soal-aspirasi-ditjen-khonghucu-warnai-perayaan-imlek-nasional-2577-maJol


Baca Terusannya »»  

Perayaan Imlek Nasional, Menag: Umat Khonghucu Perkaya Mozaik Peradaban Indonesia

 


Jakarta (Kemenag) --- Pemerintah menempatkan kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi kedaulatan bangsa. Komitmen strategis ini ditegaskan Menteri Agama Nasaruddin Umar saat mewakili Presiden Prabowo dalam Perayaan Nasional Tahun Baru Imlek  2577 Kongzili.

Acara ini digelar Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) di Jakarta, Minggu (22/2/2026). Menag menyampaikan salam hangat dan rasa hormat dari Presiden Prabowo Subianto, kepada seluruh umat Khonghucu di tanah air.

Menag lalu menggarisbawahi posisi umat Khonghucu yang memperkaya mozaik keberagaman Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa perbedaan etnis maupun agama justru menjadi instrumen penguat persatuan kebangsaan.

Menurut Menag, perayaan Imlek bukan sekadar pergantian kalender, melainkan sebuah ritus yang sarat akan makna spiritual dan budaya. Ia menangkap sebuah fenomena sosiologis yang menggembirakan, di mana kemeriahan Imlek tahun ini terasa jauh lebih semarak dan gaungnya dirasakan lekat di tengah-tengah masyarakat luas. Ini adalah indikator kedewasaan bangsa, sebuah pertanda bahwa masyarakat Indonesia semakin matang dalam memberikan ruang berekspresi bagi kebudayaan saudaranya.

Kementerian Agama mengapresiasi MATAKIN yang telah berperan dalam merawat harmoni bangsa. Nilai-nilai universal dalam ajaran Khonghucu seperti cinta kasih, kepercayaan, dan kejujuran, beresonansi dengan nilai luhur bangsa yang menjunjung tinggi semangat persatuan dan gotong royong.

"Persaudaraan kita sebagai bangsa yang utuh tidak boleh sedikit pun terganggu atau terkoyak hanya karena perbedaan etnis, agama, suku, dan budaya. Umat Khonghucu telah menjadi bagian sejarah yang tak terlewatkan, memperkaya mozaik peradaban Indonesia," tegas Menag, seraya mengingatkan bahwa hal ini senada dengan program prioritas Kemenag dalam menciptakan masyarakat yang rukun.

"Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Semoga tahun baru ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan yang paripurna bagi umat Khonghucu dan bagi bangsa Indonesia yang kita cintai bersama," pungkasnya.

Hal senada disampaikan Ketua MPR Ahmad Muzani. Dia menegaskan bahwa Imlek jauh lebih bermakna dari sekadar tradisi membagikan angpao atau keriaan pesta semata.

"Imlek adalah cara kita berintrospeksi dan mengenang jasa para leluhur. Perayaan ini berakar lekat dari budaya Indonesia. Ia bukan sekadar perayaan etnis, melainkan memiliki keselarasan yang sangat kuat dengan nilai-nilai hidup bangsa dan napas Pancasila," urai Muzani.

Ia berharap kehadiran umat Khonghucu senantiasa menjadi "penghangat" nilai persatuan dan kesatuan di tanah air. Ketua MPR tak lupa mengajak umat untuk merengkuh empati. Mengingat perayaan Imlek kali ini diiringi oleh sejumlah rentetan bencana di beberapa belahan Indonesia, Muzani mengingatkan filosofi persaudaraan sebangsa.

"Sakit mereka yang tertimpa bencana, juga harus menjadi sakitnya umat Khonghucu. Inilah wujud solidaritas kita," pesannya.

Keindahan toleransi Indonesia juga tercermin dari momentum Imlek yang beririsan dengan suasana suci bulan Ramadan. Muzani menyoroti bagaimana umat beragama di Indonesia mampu saling menghormati; suasana Ramadan tetap dijaga kekhusyukannya, sementara perayaan Imlek juga dirayakan dengan penuh sukacita. Kolaborasi yang indah antaranak bangsa inilah yang membuat umat Khonghucu merasa bahagia dan aman berada di tengah kemajemukan.

"Inilah sejatinya kehidupan Indonesia dan masyarakat kita. Tidak boleh ada satu pun yang merasa terasing di Republik Indonesia ini," tegas Muzani.

Turut hadir dalam acara tersebut Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Pemberdayaan Perempuan & Anak (PPA) Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Yuliarto, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, perwakilan tokoh-tokoh keagamaan serta turut didampingi Kepala Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu dan jajaran petinggi Kementerian Agama.


 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/perayaan-imlek-nasional-menag-umat-khonghucu-perkaya-mozaik-peradaban-indonesia-1EYc5 

Baca Terusannya »»  

Kelangkaan DOC, Pati Perkuat Sinergi Pusat–Daerah

 

PATI, 22 Februari 2026–Kelangkaan DOC FS Broiler (Day Old Chick Final Stock, anak ayam umur sehari siap dibesarkan menjadi ayam pedaging) sejak pertengahan 2024, mendorong Pemerintah Kabupaten Pati memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat. Rapat koordinasi strategis pun digelar Minggu (22/2) di Ruang Pringgitan Pendopo Kabupaten Pati dan dipimpin langsung Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Agung Suganda. 

Selain dihadiri Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Rakor ini juga diikuti oleh Gabungan Pengusaha Pembibitan Unggas (GPPU), Dinas Provinsi Jawa Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Persaudaraan Peternak Mandiri Pati (PPMP), serta perwakilan perusahaan perunggasan. 

Adapun agenda utama Rakornya adalah untuk memastikan distribusi dan harga DOC lebih stabil sehingga usaha peternak tetap berjalan.

Chandra mengungkapkan, kebutuhan DOC di Pati mencapai sekitar 33 juta ekor per tahun dengan lima hingga tujuh siklus pemeliharaan. Namun, harga DOC melonjak dari sekitar Rp5 ribu menjadi Rp8 ribu hingga Rp10 ribu per ekor, menekan biaya produksi peternak.

Secara nasional, pasokan DOC dipengaruhi pengaturan populasi induk PS dan GPS (Parent Stock dan Grand Parent Stock, induk ayam pembibit penghasil telur tetas). 

Distribusi pun banyak terserap perusahaan integrator (perusahaan perunggasan terintegrasi dari hulu hingga hilir), sehingga peternak mandiri membutuhkan kepastian akses pasokan.

“Dan akhirnya hari ini kita sepakati distribusi 1.000 box DOC per minggu untuk peternak mandiri,” ujar Direktur Jenderal PKH Kementerian Pertanian, Agung Suganda.

Kesepakatan tersebut dicapai antara PPMP dan perusahaan pembibitan unggas yang tergabung dalam GPPU, sebagai respons atas kebutuhan riil peternak di wilayah Pantura, khususnya Kabupaten Pati.

Pemerintah pusat bersama Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Pati akan melakukan pemantauan dan pengawasan agar distribusi berjalan sesuai komitmen.

Di lapangan, sebagian peternak sempat menunda siklus produksi akibat keterbatasan pasokan dan kenaikan harga. Kondisi ini berpotensi memengaruhi suplai ayam hidup serta stabilitas protein hewani masyarakat.

Pemkab Pati juga menyiapkan langkah lanjutan, mulai dari pendataan kebutuhan per siklus, pembelian kolektif DOC, hingga pengembangan hatchery lokal (unit penetasan telur menjadi DOC) dan penguatan koperasi sebagai offtaker (pihak penyerap hasil produksi).

Selain itu, pengawasan harga, fasilitasi distribusi resmi, serta penguatan biosecurity (langkah preventif mencegah masuk dan menyebarnya penyakit di kandang ternak) menjadi bagian strategi menjaga daya saing sektor unggas daerah.

“Ini bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah. Dengan pasokan 1.000 box per minggu, kami harap produksi kembali normal dan harga ayam di Pati tetap stabil,” tegas Chandra.

Pemkab optimistis, melalui sinergi pusat dan daerah, ketersediaan DOC dapat kembali terkendali dan keberlanjutan usaha peternak mandiri tetap terjaga.

 

 

Sumber : https://patikab.go.id/frontpanel/berita/detail/OHlBb3FhRzF4ZTBtUndvWWVraEg2QT09 


Baca Terusannya »»  

Kasatgas Tito Laksanakan Salat Subuh Berjamaah dan Salurkan Bantuan kepada Masyarakat Banda Aceh

 


Banda Aceh – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh, Minggu (22/2/2026). Pelaksanaan ibadah di Kota Banda Aceh tersebut menandai berakhirnya lawatan Tito ke sejumlah daerah terdampak bencana di Aceh pada awal Ramadan.

Dalam sambutannya, Tito mengatakan sejak jauh hari telah merencanakan untuk menjalankan ibadah puasa hari pertama di Aceh Tamiang. Kegiatan safari Ramadan tersebut, selain untuk memperkuat silaturahmi dengan masyarakat, juga untuk mengecek progres terkini rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh.

“Sambil melihat perkembangan yang terjadi di Aceh Tamiang, kemudian juga melaksanakan buka puasa bersama pengungsi di huntara. Dilanjutkan dengan salat Tarawih dan diskusi dengan bupati, Forkopimda, apa saja permasalahan-permasalahan yang masih ada,” ujar Tito.

Ia menjelaskan, kunjungannya ke berbagai daerah di Aceh merupakan tindak lanjut atas amanah yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada Tito sebagai Kasatgas PRR Pascabencana Wilayah Sumatera. Bagi Tito, tugas yang diberikan presiden tersebut merupakan bagian dari ibadah dalam membantu masyarakat.

Sejak terjadinya bencana yang melanda tiga provinsi di Sumatera, Tito mengaku langsung tergerak untuk meninjau beberapa daerah di Aceh. Saat itu, ia tidak menyangka dampak bencana begitu luas dan mengakibatkan sejumlah infrastruktur rusak. Tak hanya itu, dampak bencana juga begitu terasa di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

“Dan setelah melihat skalanya, saya ditunjuk sebagai Kasatgas, saya harus membantu [daerah terdampak bencana],” sambung Tito.

Tito menambahkan, setelah sekian bulan berlalu, kini progres pemulihan mulai terasa di hampir semua daerah. Hal ini ditandai dengan normalnya jaringan listrik, bergeraknya roda perekonomian, hingga akses jalan dan sungai yang mulai terhubung. Saat ini, kata dia, pemerintah terus mengoptimalkan percepatan rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana. Tito mengajak semua pihak untuk bersabar dan mengambil hikmah atas berbagai peristiwa yang telah terjadi.

“Kalau kata orang Inggris ada satu [ungkapan], every cloud has a silver lining. Setiap awan yang gelap, itu pasti ada cerah lapisan cerah di baliknya yang berwarna perak. Yang itu memberikan tanda juga, tanda yang terang,” tandasnya.

Adapun dalam kegiatan tersebut, Tito menyerahkan ratusan paket bantuan perlengkapan ibadah secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan tersebut, salah satunya berupa wakaf Al-Qur’an dari Presiden Prabowo kepada masyarakat Aceh.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh, para tokoh masyarakat, serta pihak terkait lainnya.

 

 

Sumber : https://kemendagri.go.id/berita/kasatgas-tito-laksanakan-salat-subuh-berjamaah-dan-salurkan-bantuan-kepada-masyarakat-banda-aceh 

Baca Terusannya »»  

Sabtu, 21 Februari 2026

Presiden Prabowo: Perundingan Dagang RI–AS Saling Menguntungkan

 



Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perundingan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat telah menghasilkan kesepahaman yang saling menguntungkan dan dilandasi sikap saling menghormati. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam keterangannya kepada wartawan di Washington DC, Amerika Serikat, pada Sabtu, 21 Februari 2026.

“Kita bahas masalah perdagangan di antara dua negara. Perundingan sudah cukup lama, artinya ketemu saling menguntungkan, saling menghormati saya kira bagus ya,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa proses negosiasi tarif perdagangan memang berlangsung panjang, namun hasil yang dicapai dinilai positif bagi kepentingan Indonesia. Terkait dinamika terbaru menyusul putusan Supreme Court Amerika Serikat mengenai kebijakan tarif, Presiden menegaskan bahwa pemerintah Indonesia menghormati proses politik dalam negeri Amerika Serikat dan siap menghadapi berbagai kemungkinan yang berkembang.

“Kita siap menghadapi semua kemungkinan. Kita hormati politik dalam negeri Amerika Serikat, kita lihat perkembangannya,” tegas Presiden.

Menanggapi kebijakan tarif 10 persen yang berlaku sementara, Presiden menilai langkah tersebut tetap memberikan keuntungan bagi Indonesia. “Saya kira menguntungkan ya. Kita siap untuk menghadapi segala kemungkinan,” tambahnya.

Selain isu perdagangan, Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa dalam pertemuannya dengan sejumlah pemimpin perusahaan investasi global, para pelaku usaha menunjukkan minat dan kepercayaan yang tinggi terhadap Indonesia.

“Mereka menyampaikan mereka sangat tertarik sama Indonesia, mereka confident, mereka lihat iklimnya membaik terus, mereka positif terhadap ekonomi kita,” ungkap Presiden.

Pemerintah memastikan bahwa seluruh langkah diplomasi dan negosiasi perdagangan akan terus dilakukan dengan mengedepankan kepentingan nasional serta menjaga stabilitas dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.

 
 
 
Baca Terusannya »»  

Pemerintah Pastikan Perjanjian RI–AS Tetap Berproses Pascaputusan Supreme Court AS

 

 

Pemerintah memastikan bahwa perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat tetap berproses sesuai mekanisme yang telah disepakati, meskipun terdapat putusan terbaru dari Supreme Court Amerika Serikat terkait kebijakan tarif global. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto dalam keterangan pers bersama Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (21/02/2026).

Menko Ekon menjelaskan bahwa putusan Supreme Court menyangkut pembatalan tarif global dan pengembalian (reimbursement) tarif kepada korporasi tertentu. Namun demikian, perjanjian bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat tetap berjalan karena memiliki mekanisme tersendiri.

“Bagi Indonesia yang sudah menandatangani perjanjian, ini namanya perjanjian antar dua negara, ini masih tetap berproses karena ini diminta dalam perjanjian adalah untuk berlakunya dalam periode 60 hari sesudah ditandatangani dan masing-masing pihak berkonsultasi dengan institusi yang diperlukan. Artinya, dalam tanda petik mungkin Amerika juga perlu berbicara dengan Kongres atau Senat sedangkan Indonesia kan dengan DPR,” jelas Menko Ekon.

Dalam perjanjian tersebut, Indonesia telah meminta agar skema tarif nol persen yang sudah disepakati untuk sejumlah komoditas tetap dipertahankan, khususnya produk agrikultur seperti kopi dan kakao, yang telah memiliki pengaturan tersendiri melalui executive order.

“Alhamdulillah, kemarin Indonesia sudah menandatangani perjanjian dan yang diminta oleh Indonesia adalah kalau yang lain semua berlaku 10 persen, tetapi yang sudah diberikan nol persen itu kita minta tetap,” tambah Airlangga.

Selain sektor agrikultur, skema tarif nol persen juga mencakup beberapa bagian rantai pasok industri seperti elektronik, CPO, tekstil, dan produk terkait lainnya. Pemerintah saat ini menunggu perkembangan dalam 60 hari ke depan, termasuk keputusan lanjutan dari otoritas Amerika Serikat terhadap negara-negara yang telah menandatangani perjanjian.

Airlangga menegaskan bahwa akan ada pembedaan kebijakan antara negara-negara yang telah menandatangani perjanjian dengan yang belum, sehingga Indonesia tetap memiliki ruang strategis dalam implementasi kesepakatan. Terkait kebijakan tarif 10 persen yang berlaku sementara selama 150 hari, pemerintah menilai kondisi tersebut justru lebih baik dibandingkan posisi sebelumnya.

Pada kesempatan yang sama, Seskab menambahkan bahwa sebelum adanya putusan Supreme Court, Indonesia telah berhasil menurunkan potensi tarif dari 32 persen menjadi 19 persen melalui diplomasi langsung Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat.

“Setelah ada (putusan) Supreme Court kemarin ya tentunya dari 19 menjadi 10 persen itu secara hitung-hitungan lebih baik. Tapi intinya pada prinsipnya Indonesia siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. Jadi kita sudah sedia payung sebelum hujan,” tegas Seskab.

Para menteri juga telah melaporkan perkembangan tersebut kepada Presiden Prabowo. Presiden meminta agar seluruh risiko yang mungkin timbul dipelajari secara komprehensif dan Indonesia disiapkan dengan berbagai skenario.

Pemerintah menegaskan bahwa diplomasi dan negosiasi akan terus dilakukan secara terukur dan adaptif, dengan kepentingan nasional sebagai prioritas utama. Indonesia memastikan bahwa implementasi perjanjian perdagangan tetap memberikan manfaat konkret bagi stabilitas ekonomi dan daya saing nasional di tengah dinamika global.



Sumber : https://setneg.go.id/baca/index/pemerintah_pastikan_perjanjian_ri_as_tetap_berproses_pascaputusan_supreme_court_as

Baca Terusannya »»  

Frequently Asked Questions Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia – Amerika Serikat

 


A. Latar Belakang dan Kesepakatan The Agreement on Reciprocal Trade (ART) atau Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia – Amerika Serikat

1. Apa yang mendasari Pemerintah Indonesia berunding dan melakukan kesepakatan dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait dengan tarif resiprokal?

Jawaban:

  • Pada tanggal 2 April 2025, secara unilateral, Pemerintah AS menetapkan tarif resiprokal kepada negara-negara yang menyebabkan defisit perdagangan AS, termasuk Indonesia yang dikenakan tarif 32 persen (Data AS: Defisit 19,3 miliar dolar AS tahun 2024).
  • Pemerintah memandang negosiasi diperlukan untuk menjaga daya saing produk ekspor dan kelangsungan hidup sekitar 4-5 juta pekerja langsung di sektor industri padat karya yang terdampak tarif ini. Pemerintah memilih jalur diplomasi daripada melakukan aksi retaliasi yang dapat lebih merugikan ekonomi nasional.
  • Pemerintah melakukan perundingan dan negosiasi dengan AS secara intensif hingga akhirnya diumumkan penurunan tarif resiprokal dari 32 persen menjadi 19 persen pada 15 Juli 2025 sebagaimana dituangkan dalam Joint Statement on Framework ART, yang menyebutkan bahwa Pemerintah AS dan Pemerintah RI akan segera membahas dan memfinalisasi ART.
  • Pada tanggal 19 Februari 2026, Presiden RI dan Presiden AS telah menandatangani Perjanjian ART, yang menetapkan kesepakatan besaran tarif resiprokal dan pengecualian tarif bagi produk-produk unggulan Indonesia seperti minyak kelapa sawit, kakao, kopi, karet, dan tekstil untuk masuk pasar AS.

 

2. Kapan ART ini akan berlaku?

Jawaban:

  • Perjanjian ini akan berlaku 90 hari setelah kedua negara memberikan keterangan tertulis yang menyatakan prosedur hukum di masing-masing negara (konsultasi dengan lembaga terkait dan ratifikasi) telah selesai dilakukan.

 

3. Apakah ART dapat dievaluasi dan diubah (amandemen)?

Jawaban:

  • Perjanjian ini dapat dievaluasi dan diubah (amandemen) sewaktu-waktu dengan permohonan dan persetujuan tertulis dari masing masing pihak.

 


B. Manfaat ART Bagi Indonesia

4. Selain penurunan besaran tarif resiprokal, apa manfaat yang Indonesia peroleh dari ART?

Jawaban:

Peningkatan daya saing produk ekspor Indonesia

  • Indonesia akan mendapatkan tarif resiprokal nol persen untuk produk unggulan ekspor Indonesia seperti minyak kelapa sawit, kopi, kakao, dan lainnya.
  • Pengecualian tarif diberlakukan terhadap 1.819 produk Indonesia (terdiri dari 1.695 produk industri dan 124 produk pertanian berlaku MFN)
  • Untuk produk tekstil Indonesia, pihak AS telah menyiapkan pengurangan tarif hingga nol persen melalui mekanisme tariff-rate quota (TRQ).

Peningkatan investasi melalui kemudahan berusaha

  • Kemudahan masuknya investasi, khususnya di bidang teknologi tinggi untuk sektor ICT, alat kesehatan dan farmasi melalui penyesuaian kebijakan TKDN, ketentuan spesifikasi domestik dan deregulasi kebijakan dalam negeri.
  • Komitmen Indonesia dalam penerapan Strategic Trade Management memberikan sinyal pada dunia usaha bahwa Indonesia sangat serius dalam menciptakan ekosistem bisnis yang aman, serta menjamin bahwa barang-barang berteknologi tinggi dan bernilai tinggi tidak akan disalahgunakan.
  • Dengan diberikannya kemudahan perizinan impor dan persyaratan standarisasi pada produk pertanian asal AS, diharapkan bisnis dapat memperoleh bahan baku secara lebih efisien dan menjaga kelancaran proses produksi, sehingga mendukung program ketahanan pangan nasional.
  • Komitmen Indonesia untuk membuka peluang dan mendorong arus investasi dengan pembatasan kepemilikan asing yang lebih longgar bagi perusahaan AS di sektor-sektor tertentu, termasuk divestasi pertambangan dan beberapa pembatasan di sektor keuangan.

 

C. Komitmen Indonesia terhadap AS

5. Apa komitmen pembukaan akses pasar yang diberikan Indonesia untuk AS?

Jawaban:

  • Indonesia membuka akses pasar untuk 99 persen produk asal AS dengan tarif sebesar nol persen, dan akan mulai berlaku saat entry into force (EIF) perjanjian ini.
  • Indonesia berkomitmen untuk menghapus hambatan nontarif bagi AS khususnya terkait perizinan impor, ketentuan TKDN, pengakuan standar AS, dan sertifikasi halal.


6. Apa saja produk AS yang akan dibeli oleh Indonesia sebagai bagian dari kesepakatan ART?

Jawaban:

  • Sebagai strategi menyeimbangkan perdagangan luar negeri dan pemenuhan kebutuhan energi dalam negeri, Indonesia setuju untuk melakukan pembelian metallurgical coal, LPG, crude oil, dan refined gasoline.
  • Indonesia juga setuju untuk melakukan pembelian pesawat, termasuk komponen dan jasa penerbangan, sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing industri jasa penerbangan secara nasional maupun regional.
  • Indonesia juga akan meningkatkan pembelian produk pertanian asal AS, yang peruntukannya untuk bahan baku kebutuhan industri makanan dan minuman tertentu serta industri tekstil.
     

D. Impor Produk Pertanian dari AS

7. Apa pertimbangan Pemerintah Indonesia setuju untuk membuka impor beras 1.000 ton dari Amerika Serikat?

Jawaban:

  • Pemerintah setuju memberikan alokasi impor untuk beras klasifikasi khusus asal AS, namun tetap realisasinya tergantung permintaan dalam negeri.
  • Dalam 5 tahun terakhir, Indonesia tidak melakukan impor beras dari AS. Komitmen impor beras AS hanya sebesar 1.000 ton tidak signifikan atau hanya sekitar 0,00003 persen dari total produksi beras nasional yang mencapai 34,69 juta ton tahun 2025.

 

8. Apakah kebijakan membuka keran impor produk ayam AS berpotensi membanjiri pasar dan mengganggu peternak ayam dalam negeri?

Jawaban:

  • Indonesia mengimpor produk ayam AS dalam bentuk live poultry yakni untuk kebutuhan grand parent stock (GPS) sebanyak 580.000 ekor (dengan estimasi nilai sekitar 17-20 juta dolar AS). GPS sangat dibutuhkan peternak ayam dalam negeri sebagai sumber genetik utama dan belum ada fasilitas pembibitan GPS di Indonesia.
  • Selanjutnya, impor bagian ayam seperti leg quarters, breasts, legs, atau thighs selama ini memang tidak dilarang, sepanjang memenuhi persyaratan kesehatan hewan, keamanan pangan, kebutuhan tertentu, dan ketentuan teknis yang berlaku.
  • Untuk kebutuhan industri makanan domestik, Indonesia juga melakukan importasi mechanically deboned meat (MDM) sebagai bahan baku pembuatan sosis, nugget, bakso, dan produk olahan lainnya dengan estimasi volume impor sekitar 120.000-150.000 ton per tahun.
  • Pemerintah tetap memprioritaskan perlindungan peternak dalam negeri serta menjaga keseimbangan pasokan dan harga ayam nasional. Tidak ada kebijakan yang mengorbankan industri domestik.

 

9. Apakah Indonesia membuka impor jagung dan wajib mengimpor jagung Amerika Serikat setiap tahun sehingga dapat mengganggu produksi dalam negeri?

Jawaban:

  • Ketentuan ini mengatur bahwa Indonesia memberikan akses impor Jagung asal AS untuk peruntukan bahan baku industri makanan dan minuman (mamin) dengan volume tertentu per tahun. Kebutuhan importasi jagung untuk industri mamin pada tahun 2025 sekitar 1,4 juta ton. Produk jagung asal AS memiliki spesifikasi dan standar mutu sesuai yang dibutuhkan oleh industri mamin.
  • Ketentuan ini penting untuk Indonesia dalam rangka memastikan kecukupan bahan baku utama pada industri mamin yang memiliki kontribusi 7,13 persen terhadap PDB Nasional, dan menyumbang 21 persen dari total ekspor industri nonmigas (atau senilai 48 miliar dolar AS), dan menyerap lapangan kerja hingga 6,7 juta pada tahun 2025.

 

E. Impor Produk Lainnya dari AS

10. Apa alasan Pemerintah setuju impor produk minuman alkohol AS masuk ke Indonesia?

Jawaban:

  • Berdasarkan data tahun 2025, Indonesia mengelola importasi produk minuman alkohol dengan nilai 1,23 miliar dolar AS. Nilai importasi produk minuman alkohol asal AS sekitar 86,1 juta dolar AS (hanya 7 persen dari nilai total importasi minuman alkohol). Jumlahnya relatif kecil dibandingkan importasi dari negara-negara Eropa.
  • Ketersediaan produk yang beragam dan berkualitas mendukung daya saing industri Indonesia sebagai destinasi internasional serta meningkatkan tourism spending. Di samping itu, Indonesia juga secara aktif melindungi dan mempromosikan produk minuman beralkohol domestik, seperti beer dan wine sebagai produk ekspor unggulan.
  • Seluruh impor minuman beralkohol juga tetap tunduk pada persyaratan perizinan, keterangan informasi, dan ketentuan keamanan makanan-minuman di BPOM.

 

11. Benarkah Pemerintah mengizinkan masuknya pakaian bekas asal Amerika Serikat yang berpotensi mengganggu industri tekstil nasional?

Jawaban:

  • Tidak benar, yang diatur dalam hal ini adalah impor shredded worn clothing (SWC), yaitu pakaian yang telah dihancurkan menjadi bahan baku industri dan tidak memiliki nilai ekonomi seperti pakaian bekas utuh yang dijual kembali ke pasar (thrifting).
  • SWC diimpor untuk kebutuhan bahan baku industri kain perca dan produk tekstil (benang) daur ulang. Ini berbeda secara substansi dan regulasi pelarangan impor pakaian bekas siap pakai.
  • Pemerintah telah memastikan bahwa sudah ada industri dalam negeri yang akan menampung seluruh impor SWC tersebut sebagai bahan baku produksi, sehingga tidak ada produk yang masuk ke pasar sebagai pakaian bekas.

 

F. Antisipasi Lonjakan Impor Produk AS

12. Apa yang akan Pemerintah lakukan jika produk impor asal AS membanjiri pasar domestik?

Jawaban:

  • Melalui ketentuan dalam ART ini, Pemerintah Indonesia dan AS memiliki forum Council on Trade and Investment yang secara periodik akan membahas implementasi perjanjian ini, termasuk jika terjadi lonjakan impor yang signifikan dan mengganggu stabilitas pasar dalam negeri maupun perdagangan pada kedua negara.

 

G. Kebijakan Perdagangan Nontarif

13. Bagaimana Pemerintah memastikan bahwa data pribadi penduduk Indonesia tidak disalahgunakan oleh Amerika Serikat?

Jawaban:

  • Transfer data yang disepakati dalam perjanjian ART tetap tunduk pada aturan domestik, yaitu Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Data yang dimaksud dalam perjanjian tersebut adalah data yang diperlukan untuk bisnis (sistem aplikasi). Transfer data lintas batas merupakan infrastruktur utama bagi e-commerce, layanan keuangan digital, cloud, dan jasa digital lainnya.
  • Artinya, tidak ada penyerahan kedaulatan data. Pemerintah memastikan proses pemindahan data secara fisik maupun secara digital (transmisi cloud dan kabel) dilakukan dalam kerangka secure and reliable data governance, tanpa mengorbankan hak-hak warga negara.
  • Kepastian aturan transfer data memperkuat posisi Indonesia sebagai hub ekonomi digital di kawasan. Perusahaan teknologi global membutuhkan regulasi yang dapat memfasilitasi pemrosesan data lintas batas dengan perlindungan data yang memadai. Dengan tata kelola yang kredibel, Indonesia dapat menarik investasi pusat data (data centers), cloud infrastructure, dan layanan digital lainnya.

 

14. Apakah Pemerintah mengecualikan sertifikasi halal bagi seluruh produk AS?

Jawaban:

  • Tidak. Indonesia tetap memberlakukan sertifikasi halal untuk produk makanan dan minuman. Sementara itu makanan minuman yang mengandung konten nonhalal wajib diberi keterangan nonhalal. Hal ini dilakukan untuk melindungi konsumen dalam negeri.
  • Untuk produk kosmetik, alat kesehatan, dan produk manufaktur lain asal AS akan tetap mengikuti kaidah standar dan mutu keamanan produk, good manufacturing practice, dan informasi detail konten produk. Hal ini untuk memastikan konsumen di Indonesia mengetahui secara detail produk-produk yang akan digunakan.
  • Indonesia dan AS juga telah memiliki kerja sama Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan Lembaga Halal Luar Negeri (LHLN) di Amerika Serikat. Kerja sama ini memungkinkan pemberian label halal yang diberikan di AS dapat diakui keabsahannya di Indonesia. Hal ini dibutuhkan seiring dengan meningkatnya permintaan pasar Indonesia terhadap produk halal berkualitas tinggi, terutama produk daging dan barang konsumsi lainnya dari AS.

 

15. Apakah penghapusan bea masuk hingga nol persen untuk lebih dari 99 persen produk Amerika Serikat akan berdampak negatif pada UMKM dan industri lokal?

Jawaban:

  • Pada dasarnya besaran bea masuk MFN Indonesia sudah cukup kecil, rata-rata efective tariff rate sekitar 8,1 persen. Indonesia juga telah menerapkan tarif nol persen melalui berbagai perjanjian perdagangan bebas (FTA/CEPA) dengan negara mitra utama lainnya. Mitra dagang yang sudah terikat perjanjian dengan Indonesia merepresentasikan sekitar 80 persen dari total perdagangan Indonesia.
  • Sebagian besar produk yang mendapatkan fasilitas tarif nol persen tersebut merupakan barang input, bahan baku, barang modal, dan komponen industri dengan mutu serta standar AS. Produk-produk ini justru sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha dalam negeri, termasuk UMKM, untuk memproduksi barang dengan kualitas, mutu dan harga yang lebih kompetitif dengan orientasi pasar domestik maupun ekspor.
  • Di samping itu bila ada aktivitas perdagangan yang mengancam eksistensi dan keberlanjutan industri lokal, Pemerintah Indonesia dimungkinkan untuk menerapkan instrumen BM Tambahan (safeguard, antidumping, dan antisubsidi sesuai dengan kaidah dalam WTO.

 

16. Apakah benar produk alat kesehatan dan farmasi dari Amerika Serikat akan langsung diterima tanpa uji ulang di Indonesia? Apakah kebijakan ini melemahkan peran BPOM?

Jawaban:

  • BPOM dan U.S. Food and Drug Administration (FDA) telah memiliki banyak kerja sama teknis dalam lingkup harmonisasi standar keamanan produk, pertukaran informasi keamanan produk, pengawasan obat, vaksin, dan kosmetik.
  • Dengan demikian, produk Indonesia mengakui izin edar yang sudah diterbitkan oleh U.S. Food and Drug Administration (FDA) sebagai bukti bahwa produk tersebut telah memenuhi standar keamanan, mutu, dan efektivitas. Sebagaimana diketahui bahwa FDA dikenal sebagai salah satu lembaga pengawas obat dan alat kesehatan dengan standar yang sangat ketat secara global.
  • Artinya, jika suatu produk sudah melalui proses evaluasi yang ketat di Amerika Serikat, Indonesia tidak perlu mengulang seluruh proses pengujian dari awal. Ini untuk menghindari duplikasi proses yang sama.
  • Namun demikian produk tetap harus melalui proses administrasi perizinan di Indonesia dan berada di bawah pengawasan BPOM. Namun evaluasi teknis yang telah dilakukan oleh FDA akan diakui sebagai bukti yang cukup untuk memenuhi persyaratan izin edar di Indonesia.
  • Jika di kemudian hari ditemukan masalah keamanan, efektivitas, atau mutu yang signifikan, Indonesia tetap dapat mengambil langkah pengawasan sesuai kewenangannya.

 

17. Apakah benar perusahaan Amerika Serikat dibebaskan dari kewajiban TKDN? Apakah ini berarti kebijakan TKDN dihapus sepenuhnya?

Jawaban:

  • Kebijakan TKDN tetap berlaku dan diterapkan dalam konteks pengadaan pemerintah. Artinya, ketentuan TKDN terkait proyek atau merupakan belanja pemerintah, bukan seluruh barang yang beredar di pasar. Hal ini diberlakukan sebagai upaya mempromosikan penggunaan produk buatan Indonesia.
  • Sedangkan barang yang dijual secara komersial di pasar nasional, maupun langsung ke konsumen, pada prinsipnya tidak dipersyaratkan TKDN secara umum.
  • Dengan demikian, ketentuan ini tidak mengubah mekanisme persaingan barang di pasar ritel atau industri secara luas dan tidak serta merta membuat kondisi menjadi tidak adil bagi pelaku usaha dalam negeri.

 

18. Apakah pemerintah membebaskan perusahaan AS dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)?

Jawaban:

  • Tidak. Indonesia tetap mengenakan PPN terhadap kegiatan perusahaan AS.
  • Perjanjian ini mengatur agar pengenaan PPN tidak bersifat diskriminatif bagi perusahaan AS saja. Pemerintah Indonesia tetap mengenakan PPN kepada perusahaan AS sepanjang ketentuannya diberlakukan sama kepada negara lain.

 

19. Apakah dengan kerja sama mineral kritis artinya Indonesia mengekspor mineral kritis mentah ke AS?

Jawaban:

  • Tidak. Indonesia tidak membuka ekspor bahan mineral kritis dalam bentuk mentah ke Amerika Serikat. Pemerintah tidak melonggarkan larangan ekspor bahan mentah dengan adanya kesepakatan ini.
  • Perjanjian ART justru mendorong perusahaan AS untuk bekerja sama dengan perusahaan Indonesia dalam implementasi kebijakan hilirisasi serta pengembangan industri pengolahan untuk mineral kritis dan rare earths. Perusahaan AS dapat melakukan penambangan dan pengolahan di dalam negeri, untuk kemudian komoditas yang sudah diproses tersebut dapat diekspor sama seperti praktik bisnis yang saat ini berlaku dan sesuai dengan ketentuan yang ada.

 

20. Apakah Indonesia setuju tidak mewajibkan perusahaan platform digital (PPD) AS untuk bekerja sama dengan perusahaan pers?

Jawaban:

  • Dalam ART, Indonesia hanya menyetujui permintaan AS untuk tidak mewajibkan PPD bekerja sama dengan perusahaan pers melalui mekanisme lisensi berbayar, bagi hasil, dan berbagi data agregat pengguna berita.
  • Namun, kewajiban PPD untuk bekerja sama dengan perusahaan pers tetap dimungkinkan melalui bentuk kerja sama lain yang disepakati sesuai amanat pasal 7 ayat (3) huruf d.
  • Mekanisme voluntary agreement juga dapat menjadi opsi skema kerja sama antara PPD AS dengan perusahaan pers.
  • Saat ini sedang dipertimbangkan pengenaan Digital Service Tax atau PPN PMSE sebagai best practice di beberapa negara OECD (Perancis, Inggris, Italia, Spanyol, Austria) sebesar 2-7 persen. Penggunaan dari pajak ini untuk pembentukan Dana Pengembangan Literasi Digital atau entitas sejenis guna mendukung jurnalisme berkualitas bagi kantor berita dalam negeri.
     

H. Kesepakatan Komersial

21. Apa saja kesepakatan komersial yang dicapai dalam ART ini?

Jawaban:

  • Sebagai upaya menyeimbangkan perdagangan dan memastikan suplai produk esensial yang dibutuhkan Indonesia dari AS, maka tertuang beberapa kesepakatan komersial dalam ART, antara lain:
    -  Pembelian produk energi (LPG, minyak mentah, dan gasoline) senilai 15 miliar dolar AS
    - Pembelian pesawat terbang komersial dan komponen pesawat senilai 13,5 miliar dolar AS
    - Pembelian produk pertanian (kapas, kedelai, bungkil kedelai, gandum, dan jagung) senilai 4,5 miliar dolar AS

 

I. Pembahasan hanya terkait Perdagangan dan Investasi

22. Apakah kesepakatan dalam ART juga membahas terkait dengan masalah keamanan dan terkait Laut China Selatan?

Jawaban:

  • ART hanya membahas kesepakatan yang terkait dengan perdagangan dan investasi, dan tidak membahas kesepakatan yang terkait dengan permasalahan nonekonomi seperti masalah pertahanan dan keamanan
  • ART juga mengeluarkan pembahasan yang terkait dengan national security, dan mengeluarkan pembahasan tentang border security.

 

 

sumber : https://setneg.go.id/baca/index/frequently_asked_questions_perjanjian_perdagangan_resiprokal_indonesia_amerika_serikat 

Baca Terusannya »»