HUT TNI ke 81 2026

Cari Blog Ini

Senin, 21 September 2026

Menkeu Suahasil Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Penguatan Meritokrasi dan Tata Kelola Organisasi


 Jakarta, 21/09/2026 Kemenkeu – Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Keuangan dan Pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (21/9). Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Keuangan dalam memperkuat kepemimpinan, meritokrasi, dan tata kelola organisasi.

Menkeu menjelaskan, proses pengisian jabatan telah melalui mekanisme Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) yang melibatkan pimpinan Unit Eselon I. Proses tersebut merupakan bagian dari penerapan merit system yang mempertimbangkan kinerja, karakteristik, serta potensi pegawai melalui mekanisme talent management.

“Baperjakat adalah proses yang sangat penting. Ia dilakukan untuk menjaga merit system kita. Baperjakat dilakukan secara dengan proses yang berjenjang. Dari proses talent management yang melihat kinerja, melihat karakteristik setiap pegawai Kementerian Keuangan dan memasukkannya ke dalam talent management,” tegas Menkeu.

Menurut Menkeu Suahasil, proses promosi dan mutasi harus berlangsung secara sehat dan kredibel serta dipahami sebagai sistem yang berlaku secara konsisten di lingkungan Kementerian Keuangan. Hal tersebut menjadi fondasi untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, kepastian, akuntabilitas, dan kepercayaan terhadap institusi.

Menkeu juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan integritas dan profesionalisme. Sebagai pemimpin, para pejabat dituntut tidak hanya memahami tugas dan fungsi unit masing-masing, tetapi juga mampu berpikir strategis dan membangun koordinasi lintas unit.

“Kepemimpinan strategis harus selalu berjalan bersama integritas dan profesionalisme. Karena itu, kualitas analisis, keberanian mengambil keputusan, tata kelola yang baik, dan tanggung jawab menjaga amanah publik harus menjadi satu kesatuan dari dalam Kemenkeu Satu yang kita besarkan dalam beberapa waktu terakhir,” jelas Menkeu.

Menkeu berpesan agar para pejabat yang baru dilantik senantiasa menjaga institusi, kepercayaan, serta kualitas pengelolaan keuangan negara dengan penuh tanggung jawab.

“Saya percaya Saudara-Saudara mampu menjalankannya dengan sebaik-baiknya dan akan terus menjaga integritas, memelihara profesionalisme, bekerja dengan hati, karena pada akhirnya yang kita kelola bukan sekedar angka semata. Namun, yang kita kelola adalah harapan masyarakat Indonesia terhadap masa depan Indonesia yang seharusnya menjadi lebih baik,” pungkas Menkeu Suhasil Nazara.

 

 

Sumber : https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/Menkeu-Suahasil-Lantik-Pejabat-Pimti-Pratama 

Baca Terusannya »»  

Menkeu Lantik Sejumlah Pejabat Kemenkeu, Tuntaskan Rangkaian Pengisian Jabatan

 

Jakarta, 21 September 2026 – Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara melantik 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (pejabat eselon II) Kementerian Keuangan dan 2 pejabat pada Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Aula Mezanine, Kementerian Keuangan, Senin (21/9). Pelantikan ini merupakan tahap terakhir dari rangkaian pengisian dan penyempurnaan jabatan di lingkungan Kementerian Keuangan yang telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.

Menkeu menjelaskan, pelantikan hari ini merupakan tindak lanjut atas proses penunjukan pejabat yang telah dilakukan sebelumnya. Pejabat yang telah mengikuti pelantikan sebelumnya telah resmi menjalankan tugasnya, sementara penempatan sejumlah pejabat lainnya disempurnakan berdasarkan hasil pembahasan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

“Ini adalah penyempurnaan setelah itu. Jadi yang kemarin telah ikut pelantikan, itu sudah menjalankan tugasnya. Ini penyempurnaannya,” ujar Menkeu dalam doorstop seusai pelantikan.
Baperjakat Kementerian Keuangan melibatkan seluruh pimpinan unit eselon I untuk menyampaikan usulan dari masing-masing unit dan memberikan asesmen dalam proses pengisian jabatan. Mekanisme tersebut mencakup pengisian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, pejabat administratur, dan pejabat fungsional. Sesuai ketentuan, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilantik oleh Menkeu, sedangkan pejabat administratur dan pejabat lainnya dilantik oleh pimpinan unit eselon I masing-masing.

Proses pengisian jabatan tersebut merupakan bagian dari penerapan sistem merit di Kementerian Keuangan melalui mekanisme talent management yang mempertimbangkan kinerja dan karakteristik pegawai. Dengan selesainya seluruh proses penempatan melalui mutasi maupun promosi, jajaran Kementerian Keuangan selanjutnya diarahkan untuk berfokus menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing.

“Sehingga dia tuntas, seluruh proses penempatan mutasi dan promosinya tuntas. Saya telah meminta kepada seluruh pejabat Kementerian Keuangan untuk sekarang bekerja, menuntaskan, mengerjakan seluruh tugas Kementerian Keuangan bagi Indonesia,” tegas Menkeu.

Pelantikan kali ini juga mencakup 2 pejabat pada Sekretariat KSSK sebagai bagian dari penyesuaian kelembagaan dengan struktur baru Kementerian Keuangan. Penyesuaian tersebut merupakan tindak lanjut pembentukan Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 64 Tahun 2025.

Menkeu berpesan agar para pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah dengan integritas dan profesionalisme serta mampu berpikir strategis dan memperkuat koordinasi lintas unit. Menurutnya, tugas Kementerian Keuangan pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan angka dalam APBN, tetapi memastikan keuangan negara memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Amanah yang saudara terima pada hari ini adalah amanah menjaga institusi, menjaga kepercayaan, menjaga kualitas pengelolaan keuangan negara. Karena pada akhirnya yang kita kelola bukan sekadar angka semata, namun yang kita kelola adalah harapan masyarakat Indonesia terhadap masa depan Indonesia yang seharusnya menjadi lebih baik,” pungkas Menkeu.
 



Sumber : https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/siaran-pers/Menkeu-Lantik-Sejumlah-Pejabat-Kemenkeu,

 

Baca Terusannya »»  

Atlet Wushu Eugenia Diva Sumbang Perunggu di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya

 


Aichi: Eugenia Diva Widodo berhasil menyumbangkan medali perunggu pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Senin (21/9). Eugenia meraih perunggu dari nomor Changquan setelah meraih total nilai 9,706. 

Untuk medali emas dibawa pulang Sham HYL (Hongkong) dengan 9,713 poin dan perak didapat Sou CM (Makau) usai mengumpulkan 9,710 poin.

Kendati target utama kontingen Indonesia adalah meraih medali emas, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang hadir langsung untuk memberikan dukungan juga menegaskan setiap capaian medali dari para atlet yang bertanding patut dihargai.

“tentu apresiasi kepada para atlet yang sudah berjuang mendapatkan perunggu, perak, luar biasa,” ujar Erick Thohir usai menyaksikan pertandingan.

Sementara, Eugenia mengaku puas atas capaian ini. Sebab, perunggu didapatnya merupakan hasil latihan dia selama ini. 

“Hari ini puas banget, hasilnya ini adalah apa yang aku latih hari ini,” katanya.

Dia menerangkan, laga yang dijalani kali ini cukup ketat, karena lawan yang dihadapinya adalah atlet kelas dunia.

“Lawan cukup bagus dan berlangsung ketat. Bahkan nilainya beda tipis-tipis. Tapi aku berusaha rileks. Ini adalah langkah untuk menatap kompetisi selanjutnya. Terima kasih atas dukungan dan doanya,” pungkas Eugina.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7146/atlet-wushu-eugenia-diva-sumbang-perunggu-di-asian-games-2026-aic 

Baca Terusannya »»  

Minggu, 20 September 2026

Indonesia Koleksi Lima Medali, Menpora Erick Minta Atlet Jaga Fokus dan Semangat

 

Nagoya: Kontingen Indonesia menutup rangkaian pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Minggu (20/9) dengan torehan lima medali, terdiri dari satu medali perak dan empat medali perunggu.

Medali perak dipersembahkan Sumaya dari cabang olahraga teqball nomor tunggal putri. Sementara empat medali perunggu masing-masing diraih Yoga Ardika Pratama dari teqball nomor tunggal putra, Seraf Naro Siregar dari wushu, empat medali perunggu diraih Seraf Naro Siregar dari wushu nomor changquan putra, Yoga Ardika Putra dari teqball nomor tunggal putra, tim beregu putra soft tenis, serta Leica Al Humaira Lubis dari karate nomor kumite +68 kg putri. 

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mengapresiasi perjuangan seluruh atlet Indonesia yang telah bertanding pada hari kedua Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

“Saya mengapresiasi perjuangan dan kerja keras seluruh atlet Indonesia hari ini. Lima medali yang kita raih adalah hasil dari proses, disiplin, kerja keras, dan semangat juang para atlet. Terima kasih kepada atlet, pelatih, ofisial, dan seluruh tim yang terus berjuang untuk Merah Putih,” ujar Menpora Erick.

Erick menilai torehan pada hari pertama menjadi modal penting untuk menjaga semangat dan kepercayaan diri kontingen Indonesia. Menurutnya, perjuangan masih panjang dan peluang untuk menambah medali masih terbuka.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita terus menjaga fokus. Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk memberikan yang terbaik. Jangan cepat puas, tetapi juga jangan terbebani. Bertanding dengan percaya diri, disiplin, dan berikan kemampuan terbaik untuk Indonesia,” kata Menpora.

Memasuki Senin (21/9), sejumlah cabang olahraga kembali memiliki peluang untuk menambah koleksi medali Indonesia.

“Besok perjuangan kembali berlanjut. Ada peluang kita menambah koleksi medali. Saya berharap para atlet menjaga fokus, semangat, dan kondisi terbaiknya. Kami di pemerintah akan terus memberikan dukungan agar para atlet bisa bertanding dengan maksimal,” ujarnya.

Menpora juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan dan doa kepada seluruh kontingen yang tengah berjuang di Aichi-Nagoya.

“Untuk seluruh masyarakat Indonesia, mari terus kita dukung dan doakan perjuangan para atlet kita. Medali adalah hasil dari sebuah proses panjang, tetapi yang paling utama adalah bagaimana Merah Putih terus berjuang dan menunjukkan prestasi terbaik di panggung Asia. Semangat untuk seluruh kontingen Indonesia,” tutur Erick.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7144/indonesia-koleksi-lima-medali-menpora-erick-minta-atlet-jaga-fok 


Baca Terusannya »»  

Klasemen MotoGP 2026: Jorge Martin Jauhi Marc Marquez

 

SPORT.DETIK.COM  Austria  - Rider Aprilia, Jorge Martin, memperlebar jarak dengan pebalap Ducati, Marc Marquez, di klasemen MotoGP 2026. Pedro Acosta menembus empat besar.

Dalam balapan MotoGP Austria 2026, Pedro Acosta yang menjadi pemenang. Dia melahap 28 lap di sirkuit Red Bull Ring dengan catatan waktu 42 menit 16,996 detik.

Dengan tambahan 25 poin, Acosta kini mengumpulkan 234 poin. Pebalap yang meraih kemenangan pertama di MotoGP itu menembus posisi keempat atau naik dua tingkat.

Jorge Martin finis kedua hingga mendapatkan tambahan 20 angka di MotoGP Austria 2026. Dia pun ada di posisi teratas dengan 306 poin.

Finis di posisi kelima, Marc Marquez pun mengumpulkan 294 poin untuk menempati posisi kedua klasemen MotoGP 2026. Marco Bezzecchi ada di peringkat ketiga dengan 264 poin usai finis ketiga di MotoGP Austria 2026.

Melengkapi posisi lima besar klasemen MotoGP 2026 ada Fabio Di Giannantonio dengan 230 poin. Klasemen MotoGP selengkapnya ada di bawah ini.

 

Klasemen MotoGP 2026

1. Jorge Martin - 306
2. Marc Marquez - 294
3. Marco Bezzecchi - 264
4. Pedro Acosta - 234
5. Fabio Di Giannantonio - 230
6. Ai Ogura - 222
7. Raul Fernandez - 203
8. Alex Marquez - 158
9. Francesco Bagnaia - 156
10. Fermin Aldeguer - 115
11. Luca Marini - 98
12. Enea BAstianini - 97
13. Brad Binder - 94
14. Diogo Moreira - 65
15. Fabio quartararo - 61
16. Franco Morbidelli - 56
17. Johann Zarco - 45
18. Joan Mir - 33
19. Jack Miller - 28
20. Alex Rins - 24
21. Toprak Razgatlioglu - 18
22. Maverick Vinales - 10
23. Iker Lecuona - 9
24. Augusto Fernandez - 6
25. Pol Espargaro - 5
26. Takaaki Nakagamo - 3


 

Sumber : https://sport.detik.com/moto-gp/d-8671522/klasemen-motogp-2026-jorge-martin-jauhi-marc-marquez

 

 

 

 

 

Baca Terusannya »»  

Hasil MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Pemenangnya!

 


SPORT.DETIK.COM  Austria  - Hasil MotoGP Austria 2026 menelurkan rider KTM, Pedro Acosta, menjadi pemenang. Jorge Martin finis kedua untuk menjauh dari Marc Marquez di klasemen MotoGP.

Dalam balapan di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, Minggu (20/9/2026) malam WIB, Jorge Martin start pertama. Front row dilengkapi oleh Marc Marquez dan Pedro Acosta.

Start mulus dijalani oleh Jorge Martin. Marc Marquez turun ke posisi keempat, Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta ada di posisi kedua dan ketiga.

Acosta sudah bisa menembus posisi kedua pada lap keempat. Barisan pebalap terdepan diisi oleh Jorge Martin, Acosta, Bezzecchi, Ai Ogura, dan Marc Marquez.

Pada lap kesembilan, Acosta mampu menyalip Jorge Martin untuk mengambil alih posisi pertama. Masih pada lap yang sama, Marc Marquez kembali ke posisi keempat selepas melewati Ogura.

Marc Marquez sedikit melebar pada tikungan pertama lap ke-10. Alhasil, dia akhirnya disalip oleh Ogura dan Brad Binder hingga harus turun ke posisi kelima.

Balapan MotoGP Austria berjalan setengahnya, Marc Marquez sudah turun ke posisi ketujuh. Sebanyak 17 lap berjalan, Acosta kian nyaman terdepan. Dia sudah berjarak 0,879 detik dari Jorge Martin di posisi kedua.

Hingga sisa balapan, Acosta tak terkejar dalam 28 lap dengan catatan waktu 42 menit 16,996 detik. Dia pun mencatatkan kemenangan pertama saat main race pada musim ini bahkan kemenangan pertama di MotoGP. Podium dilengkapi oleh Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Berturut-turut menempati posisi keempat dan kelima ada Ogura dan Marc Marquez.

Dengan hasil ini, Acosta kini mengumpulkan 234 poin. Di posisi teratas klasemen MotoGP 2026, Jorge Martin sudah mengumpulkan 306 angka. Dia menjauh dari Marc Marquez dengan jarak 12 poin.

Hasil MotoGP Austria

1. Pedro Acosta - 42 menit 16,996 detik
2. Jorge Martin
3. Marco Bezzecchi
4. Ai Ogura
5. Marc Marquez
6. Brad Binder
7. Francesco Bagnaia
8. Fermin Aldeguer
9. Fabio Di Giannantonio
10. Johann Zarco
11. Enea Bastianini
12. Raul Fernandez
13. Takaaki Nakagami
14. Luca Marini
15. Diogo Moreira
16. Pol Espargaro
17. Fabio Quartararo
18. Franco Morbidelli
19. Alex Rins
20. Toprak Razgatlioglu
21. Jack Miller
Out - Alex Marquez


 

Sumber :  https://sport.detik.com/moto-gp/d-8671461/hasil-motogp-austria-2026-pedro-acosta-pemenangnya

Baca Terusannya »»  

Jakarta Tuan Rumah MTQ Nasional 2027, Bertepatan HUT ke-500 Ibu Kota

 


Semarang (Kemenag) --- Estafet Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional akan berlanjut ke Jakarta. Provinsi DKI Jakarta ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXII Tahun 2027, setelah Jawa Tengah sukses menggelar MTQ Nasional XXXI di Semarang.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan kesiapan Jakarta menerima kafilah dari seluruh Indonesia. Penyelenggaraan MTQ Nasional XXXII juga akan menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Kementerian Agama RI kepada Jakarta sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-XXXII,” ujar Rano Karno pada penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Sabtu (19/9/2026) malam.

Rano mengapresiasi penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah yang berlangsung pada 11–20 September 2026. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi pijakan bagi Jakarta untuk mempersiapkan penyelenggaraan MTQ berikutnya.

“Setelah Semarang, estafet MTQ Nasional akan berlanjut ke Jakarta,” katanya.

Rano pun mengundang seluruh kafilah dan masyarakat dari berbagai daerah untuk datang ke Jakarta pada 2027.

“Kami tunggu Bapak, Ibu, gubernur, bupati, wali kota, seluruh kafilah, serta para ulama dari berbagai penjuru Nusantara untuk hadir dan bersama-sama memeriahkan MTQ Nasional XXXII tahun 2027 di Jakarta,” ujarnya.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jawa Tengah sekaligus Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan selamat kepada DKI Jakarta atas amanah menjadi tuan rumah.

“Selamat atas amanah sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-XXXII tahun 2027 kepada Provinsi DKI,” kata Taj Yasin.

Ia berharap Jakarta dapat melanjutkan sekaligus menyempurnakan penyelenggaraan MTQ Nasional. LPTQ Jawa Tengah, kata Taj Yasin, juga siap berbagi pengalaman penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI.

“Kami LPTQ Provinsi Jawa Tengah siap mendukung dan dimintai pendapat atau masukan untuk MTQ ke-XXXII,” ujarnya.

Penetapan Jakarta sebagai tuan rumah menjadi bagian dari penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang. Acara tersebut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, para kepala daerah dan wakil kepala daerah, jajaran LPTQ, dewan hakim, serta kafilah dari berbagai provinsi.

Malam penutupan juga diisi pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan juara serta pertunjukan kolosal Mutiara Tanah Jawa.

MTQ Nasional XXXI kemudian resmi menutup perjalanannya di Jawa Tengah. Tahun depan, panggung nasional Al-Qur’an itu akan berpindah ke Jakarta, bertepatan dengan momentum lima abad perjalanan kota tersebut



 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/jakarta-tuan-rumah-mtq-nasional-2027-bertepatan-hut-ke-500-ibu-kota-luwiF 

Baca Terusannya »»  

Ini Daftar Lengkap Juara MTQ Nasional XXXI Semarang

 

Semarang (Kemenag) --- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah berakhir. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi dalam ajang MTQ Nasional XXXI.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari proses panjang yang tidak hanya membutuhkan kemampuan, tetapi juga ketekunan, kedisiplinan, doa, dan pembinaan yang berkelanjutan.

"Kepada para peserta yang meraih prestasi terbaik saya menyampaikan selamat. Penghargaan malam ini adalah buah ketekunan, kedisiplinan, doa, dan pembinaan terus menerus. Namun gelar juara bukan akhir dari segalanya, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar," ujarnya saat menutup MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang.

Menag mengatakan, para juara MTQ memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. Prestasi dalam membaca, menghafal, memahami, maupun menulis Al-Qur’an, kata dia, perlu berjalan seiring dengan kemuliaan akhlak.

"Para juara adalah teladan dalam menjaga, mengajarkan dan menghadirkan nilai-nilai Al-Quran di tengah masyarakat. Prestasi membaca dan menghafal berjalan bersama dengan kemuliaan akhlak. Kecakapan memahami melahirkan kebijaksanaan, keindahan menulis ayat disertai keindahan perilaku," ungkap Menag. 

Ketua Dewan Hakim, Syibli Syarjaya membacakan keputusan juara MTQ Nasional ke-31. "Keputusan Dewan Hakim ini bersifat final dan mengikat serta tidak dapat diganggu gugat. Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan," ujar Syibli.

Daftar lengkap juara sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Nomor: Kep-04/DH/MTQN-XXXI/IX/2026 tentang Penetapan Peserta Terbaik MTQ Nasional XXXI Provinsi Jawa Tengah adalah:

A. CABANG SENI BACA AL-QUR’AN

1. Golongan Tartil Al Qur’an

Murattil

Terbaik 1: Ahmad Fatih Nawaf Al-Fayadh — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Afif Muhammad Thoifur — Riau
Terbaik 3: Bahirus Syiheb — Jawa Timur
Harapan 1: Muhammad Naseem Ali Zaenal Abidin — Kepulauan Riau
Harapan 2: Syahaat Munji An Naafis — DKI Jakarta
Harapan 3: Abizar Arfan Raqqilla — Sulawesi Selatan

Murattilah

Terbaik 1: Izzah Qurrata'ain — DKI Jakarta
Terbaik 2: Nurin Qaila Abdhiyani — Kalimantan Timur
Terbaik 3: Dea Elkayana Fasekha — Jawa Tengah
Harapan 1: Fatin Zahira — Banten
Harapan 2: Hamda Sakhia Dahlan — Sumatera Barat
Harapan 3: Sumayya Azizah — Kalimantan Selatan

 2. Golongan Tilawah Anak-Anak

Qari’

Terbaik 1: Abyzar Ramadan — Jambi
Terbaik 2: Habibul Hamiz — Aceh
Terbaik 3: Rizky Arya Dinata — Riau
Harapan 1: Muhammad Febrian Nasution — Papua
Harapan 2: Muhammad Azhmi Adz Dzikri — DKI Jakarta
Harapan 3: Muchammad Nabhan Abrisam — Jawa Timur

Qari’ah

Terbaik 1: Asri Wahyuni — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Humaira Azzahra Asri Lubis — Sumatera Utara
Terbaik 3: Nihla Hudiya Alnaisa — Nusa Tenggara Barat
Harapan 1: Qana Arsyakayla Al Mufiq — Jawa Timur
Harapan 2: Mauludiyatun Hasanah — Kepulauan Riau
Harapan 3: Syifa Annisa Qona'ah — Jambi

3. Golongan Tilawah Remaja

Qari’

Terbaik 1: Radhi Ukhrawi — Aceh
Terbaik 2: Achmad Fadhil — Kalimantan Timur
Terbaik 3: Muhammad Zahron Nasywa — Jawa Tengah
Harapan 1: Muhammad Daud Sitorus — Sumatera Utara
Harapan 2: Muhammad Syauqy Fadlullah — DKI Jakarta
Harapan 3: Holis Susabri — Nusa Tenggara Barat

Qari’ah

Terbaik 1: Ma' Rifah — Sulawesi Selatan
Terbaik 2: Helfina Eka Fumiyo — Jambi
Terbaik 3: Andiny Mahardika — Jawa Timur
Harapan 1: Nurul Hidayanti — DKI Jakarta
Harapan 2: Fathiyyah Arafah Afsya — Aceh
Harapan 3: Mahsunatul Afidah — Jawa Tengah

4. Golongan Tilawah Dewasa

Qari’

Terbaik 1: Syamsuri Firdaus — DKI Jakarta
Terbaik 2: M. Reza Maulana Nurdin — Jawa Barat
Terbaik 3: Ari Wicaksono — Sumatera Selatan
Harapan 1: Adnan Tumangger — Sumatera Utara
Harapan 2: Umar Izul Haq — Jawa Tengah
Harapan 3: Rahmadi — Kalimantan Selatan

Qari’ah

Terbaik 1: Luthfi Lathifah Rizki — DKI Jakarta
Terbaik 2: Nadita Nsyah Fitri — Kalimantan Timur
Terbaik 3: Maesarah — Nusa Tenggara Barat
Harapan 1: Arifa Dini Islamiaty — Jawa Tengah
Harapan 2: Lusiana Carli — Sumatera Selatan
Harapan 3: Alfina Rahma Mawatdah — Jawa Timur

5. Golongan Tilawah Disabilitas Netra

Qari’

Terbaik 1: Nunu Nugraha — Jawa Barat
Terbaik 2: Zamrin Habib — Kalimantan Timur
Terbaik 3: M. Abdal Wazan Asafahri — Sumatera Selatan
Harapan 1: Arian Noor — Kalimantan Selatan
Harapan 2: Thantawi — Aceh
Harapan 3: Sangsang — Banten

Qari’ah

Terbaik 1: Nuriyah Islamiyah — Jawa Timur
Terbaik 2: Leni Marlinda — Kepulauan Riau
Terbaik 3: Andini Putri Melati — Sumatera Selatan
Harapan 1: Siti Farhatun Nufus — Kalimantan Barat
Harapan 2: Jusmiarni — Jambi
Harapan 3: Hj. ST. Nurjannah — Kalimantan Timur

 

B. CABANG QIRA’AT AL-QUR’AN

1. Golongan Qira’at Al-Qur’an Mujawwad Dewasa

Qari’

Terbaik 1: Dzaniyal Muhammad Chubaibillah — Jawa Timur
Terbaik 2: Muhammad Mas'ud — Jawa Tengah
Terbaik 3: Wahyu Andi Saputra — Jawa Barat
Harapan 1: M. Ibtigho Amardotillah — Jambi
Harapan 2: Syarifuddin — Kalimantan Timur
Harapan 3: Ahmad Kodri — Nusa Tenggara Barat

Qari’ah

Terbaik 1: Khairunnisa — Nusa Tenggara Barat
Terbaik 2: Siti Marhamah — Jawa Barat
Terbaik 3: Muflihatunnisa — Banten
Harapan 1: Marvirah — Aceh
Harapan 2: Putri Diana Abdul Jabbar — DKI Jakarta
Harapan 3: Ifatul Malihah — Papua Barat

2. Golongan Qira’at Al-Qur’an Murattal Remaja

Murattil

Terbaik 1: Muhammad Rifqi Rizal — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Zamil Ghifari — Aceh
Terbaik 3: Ainun Hisyam Faruq — Jawa Tengah
Harapan 1: Muhammad Miftah Faridl — DKI Jakarta
Harapan 2: Abdulloh Nafi — Jawa Timur
Harapan 3: Mohammad Ihza Syahreza — Jambi

Murattilah

Terbaik 1: Hasna Huriyah Zalfa — Jawa Tengah
Terbaik 2: Alfia Rohmah — Kalimantan Timur
Terbaik 3: Masrifatus Sabela Putri — Jawa Timur 
Harapan 1: Sri Wahyuni — Sulawesi Tenggara
Harapan 2: Syamimi Assahira — Kepulauan Riau
Harapan 3: Nurhazlin — Sumatera Utara

3. Golongan Qira’at Al-Qur’an Murattal Dewasa

Murattil

Terbaik 1: Iskandar — DKI Jakarta
Terbaik 2: Muhammad Abdan — Kalimantan Timur
Terbaik 3: Agung — Sulawesi Selatan
Harapan 1: Yayan Tabyani — Jawa Barat
Harapan 2: Abdur Rahman Yasir Arafat — Gorontalo
Harapan 3: Fahrul Rozi — Riau

Murattilah

Terbaik 1: Fifi Rahayu — Jawa Tengah
Terbaik 2: Zalfa Sy. — Kalimantan Timur
Terbaik 3: Latiffatul Isyaroh, S.Ud — Sulawesi Selatan
Harapan 1: Siti Maspupatul Awaliyah — Jawa Barat
Harapan 2: Yeni Nurika — Jambi
Harapan 3: Ni’matillah — Kalimantan Barat

 

C. CABANG HAFALAN AL-QUR’AN

1. Golongan 1 Juz dan Tilawah

Hafizh

Terbaik 1: Haffa Fatirrahim — Sumatera Utara
Terbaik 2: Muhammad Nurjani Alawi — Kalimantan Timur
Terbaik 3: Ahmad İlham Al-Fahri — Sumatera Selatan
Harapan 1: Muhammad Hanif — Riau
Harapan 2: Muhammad Najmi Alvaro — DKI Jakarta
Harapan 3: Fathir Zulfiyan Alfi — Jawa Timur

Hafizhah

Terbaik 1: Syaula Zhafira — Jawa Tengah
Terbaik 2: Ashlya Izzatunnisa — Kalimantan Timur
Terbaik 3: Haura Noor Shafiwa — Kalimantan Selatan
Harapan 1: Dzakiyah Talita Sakhi — Sumatera Barat
Harapan 2: Rizka Irmaya Ningsi — Aceh
Harapan 3: Nasyha Syhahira Fitri — Riau

2. Golongan 5 Juz dan Tilawah

Hafizh

Terbaik 1: Aqsal Z Rafsanjani Hasibuan — Sumatera Utara
Terbaik 2: Alam Mubarak — Sulawesi Selatan
Terbaik 3: Muhammad Rifky Veroza Raditian — Kalimantan Timur
Harapan 1: Hadyan Miftah Pratama — Kalimantan Barat
Harapan 2: Dimas Miftahul Ulum — Banten
Harapan 3: Muhammad Zainal İlmi — Kalimantan Tengah

Hafizhah

Terbaik 1: Nita Rahmatiah — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Aida Nor Fitriya — Jawa Timur
Terbaik 3: Aula Zahrotul Muna — Jawa Tengah
Harapan 1: Rahila Syakira — Aceh
Harapan 2: Nujha Khairani — Sumatera Utara
Harapan 3: Raya Salsabila — Kalimantan Barat

3. Golongan 10 Juz

Hafizh

Terbaik 1: Muhammad Rasky Raehan — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Bagas Adhitama — Jawa Tengah
Terbaik 3: Garal Habibi Sembiring — Sumatera Utara
Harapan 1: Taqwa Hikmatullah — Nusa Tenggara Barat
Harapan 2: Farhan Rahimuddin Munthe — Riau
Harapan 3: Tantowi Jauhari — Jawa Barat

Hafizhah

Terbaik 1: Amira Islamey Aisyahbella — Jawa Timur
Terbaik 2: Nafisah Almais Aidiyah — DKI Jakarta
Terbaik 3: Nur Fadilla Aulia Luthfi — Jawa Tengah
Harapan 1: Latifah Naila — Riau
Harapan 2: Qonitah Syukroparinduri — Sumatera Utara
Harapan 3: Siti Nurul Faidah — Jawa Barat

4. Golongan 20 Juz

Hafizh

Terbaik 1: Rizky Alfarijy — Sumatera Utara
Terbaik 2: Helfan Rusydi — Kalimantan Timur
Terbaik 3: Ahmad Khotib — Kalimantan Selatan
Harapan 1: Muhammad Dzakwan Ansyar — Riau
Harapan 2: Abyan Wafiudin — Lampung
Harapan 3: Ahyan Mustafid Taufiq — Sulawesi Selatan

Hafizhah

Terbaik 1: Tsurayya Aniqa — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Rahmiyatul Khairat — Sumatera Utara
Terbaik 3: Athirotussalwa Himmatana — Jawa Tengah
Harapan 1: Al Ya Jazilatur Rachmah — Jawa Timur
Harapan 2: Alyza Raihan — Sulawesi Tengah
Harapan 3: Hanny Virginia Anggraini — Sumatera Selatan

5. Golongan 30 Juz

Hafizh

Terbaik 1: Muhammad Haikal Al Ghifari — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Yusuf Mubarak — Kalimantan Barat
Terbaik 3: Bayu Wibisono Damanik — Riau
Harapan 1: Khairul Aaam Agung Setiawan — Jawa Barat
Harapan 2: M. Haikal Afad — Nusa Tenggara Barat
Harapan 3: Ach Farhan — Jawa Timur

Hafizhah

Terbaik 1: Raisya Annazira — Aceh
Terbaik 2: Halya Nur Ajilla — Jawa Tengah
Terbaik 3: Alysia Taäana Paturusi — Kalimantan Timur
Harapan 1: Arina Salsabila — DKI Jakarta
Harapan 2: Hafizah Isti'anah Billah — Riau
Harapan 3: Sumawah El-Hansya — Jawa Barat

 

D. CABANG TAFSIR AL-QUR’AN

1. Golongan Bahasa Arab

Mufassir

Terbaik 1: Enri Ahmed Paturusi — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Ahmad Masyhun — Nusa Tenggara Barat
Terbaik 3: Yusron Abdulllah — Jawa Tengah
Harapan 1: Khoiruman Ardiansyah Al Ramadhani Putra Ananta — Jawa Timur
Harapan 2: Proudy — Papua Barat Daya
Harapan 3: Muhammad Habibulhaq Al Hanif — Riau

Mufassirah

Terbaik 1: Mushlihah Jamaluddin — DKI Jakarta
Terbaik 2: Qonita Auliya Maulida — Jawa Timur
Terbaik 3: Saudah Tsabita — Kalimantan Timur 
Harapan 1: Aisyah Az Zahra — Jawa Tengah
Harapan 2: Riha Hayyi Alizzah — Sumatera Utara
Harapan 3: Hanifah Al Khansa — Banten

2. Golongan Bahasa Indonesia

Mufassir

Terbaik 1: Muhammad Abdul Faqih — Jawa Tengah
Terbaik 2: Muhammad Luthfi — Banten
Terbaik 3: Fatwa Hadi Maulana — DKI Jakarta
Harapan 1: Mohammad Zaini Na’im — Kalimantan Timur
Harapan 2: Ahmad Syaifuddin Amin — Jawa Timur
Harapan 3: Ahmad Fitriawan — Sulawesi Tenggara

Mufassirah

Terbaik 1: Mauliza Juliantika — Aceh
Terbaik 2: Durrotul Muqoffa — Jawa Tengah
Terbaik 3: Khansa Ilmiya — Kalimantan Timur
Harapan 1: Nuriah — Kalimantan Selatan
Harapan 2: Ameliatul Khoiriah Nasution — Sumatera Utara
Harapan 3: Qurrota A’yun — Jawa Timur

3. Golongan Bahasa Inggris

Mufassir

Terbaik 1: Gozy Abdul Matin — Jawa Tengah
Terbaik 2: Cipto Wijaya — Kalimantan Timur
Terbaik 3: Ahmad Sa'ad Mu'ayyad — Aceh 
Harapan 1: Shohibul Huda — Banten
Harapan 2: Ahmad Ajik Nur Fata Mubarok — Jawa Barat
Harapan 3: Khairul Amri Matondang — DKI Jakarta

Mufassirah

Terbaik 1: Zumrotul Luthfiyyah — Jawa Tengah
Terbaik 2: Aqmarina Asarah — Aceh
Terbaik 3: Dhiyyan Rifiya — Kalimantan Timur
Harapan 1: Makinatul Aminah — Jawa Timur
Harapan 2: Anindya Aziza — Sumatera Utara
Harapan 3: Siti Solihat — Banten

 

E. CABANG FAHM AL-QUR’AN

Regu Pria

Terbaik 1: Sumatera Selatan
Terbaik 2: Kalimantan Timur
Terbaik 3: Jawa Tengah dan Sumatera Utara

Regu Wanita

Terbaik 1: Aceh
Terbaik 2: Kalimantan Timur
Terbaik 3: Jawa Tengah dan Jawa Timur

 

F. CABANG SYARH AL-QUR’AN

Regu Pria

Terbaik 1: Kalimantan Timur
Terbaik 2: Aceh
Terbaik 3: Jawa Tengah
Harapan 1: DKI Jakarta
Harapan 2: Sumatera Selatan
Harapan 3: Jawa Barat

Regu Wanita

Terbaik 1: Kalimantan Timur
Terbaik 2: DKI Jakarta
Terbaik 3: Jawa Tengah
Harapan 1: Aceh
Harapan 2: Sumatera Barat
Harapan 3: Sumatera Selatan

 

G. CABANG SENI KALIGRAFI AL-QUR’AN

1. Golongan Naskah

Khathath

Terbaik 1: Agung Prabowo — Jawa Tengah
Terbaik 2: Ali Mutamar — DKI Jakarta
Terbaik 3: Ngaliman — Banten
Harapan 1: Khalid — Aceh
Harapan 2: Chasan Yusri — Jawa Barat
Harapan 3: Imam Nasikhin — Jawa Timur

Khathathah

Terbaik 1: Nur Anisa — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Siti Naeli Rohmah — Jawa Barat
Terbaik 3: Anis Lutfiyah — Sumatera Selatan
Harapan 1: Rizki Iim Fatimah — Lampung
Harapan 2: Fadla Nurfadilatul Hamdah — Banten
Harapan 3: Wahdatul Mumtazah — Jawa Timur

2. Golongan Hiasan Mushaf

Khathath

Terbaik 1: Agung Sukoco — Jawa Barat
Terbaik 2: Devi Susanto — Sumatera Selatan
Terbaik 3: Muhammad Musyafak — Jawa Tengah
Harapan 1: M. Lutfi Irhamni — Jawa Timur
Harapan 2: Muhammad Wahyu Prasetyo — DKI Jakarta
Harapan 3: Arief Anggara — Kalimantan Timur

Khathathah

Terbaik 1: Femi Nurkholida — Banten
Terbaik 2: Risa Raudlotul Jannah — Jawa Tengah
Terbaik 3: Nur Arifah — Kalimantan Timur
Harapan 1: Andini Habibaturromi — DKI Jakarta
Harapan 2: Sariyyah — Jawa Timur
Harapan 3: Durratul Irfana — Aceh

3. Golongan Dekorasi

Khathath

Terbaik 1: Muclisin — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Panji Bagas Rahmatullah — DKI Jakarta
Terbaik 3: Nanang Hidaayatullah — Jawa Barat
Harapan 1: Muhammad Hafzan — Sumatera Barat
Harapan 2: Much. Michael Thoyyib — Jawa Tengah
Harapan 3: Rizky Ariafadly Sutrisno — Jawa Timur

Khathathah

Terbaik 1: Pevi Diana — DKI Jakarta
Terbaik 2: Sefti Dwi Cahyani — Banten
Terbaik 3: Arina Husnayani — Jawa Tengah
Harapan 1: Izzah Mardiani — Sumatera Selatan
Harapan 2: Rizda Dwi Larasanti — Riau
Harapan 3: Sofi Nur Zakiya — Jawa Barat

4. Golongan Kontemporer

Khathath

Terbaik 1: Abdul Khalim — Jawa Tengah
Terbaik 2: Muhammad Dewi Setiawan — Kalimantan Timur
Terbaik 3: Moh. Aryadi — DKI Jakarta
Harapan 1: Ahyar Arrayyan — Aceh
Harapan 2: Mahrudin — Kalimantan Selatan
Harapan 3: Mufid Fauzan — Jawa Barat

Khathathah

Terbaik 1: Syarli Baizura Sajidah — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Widdatul Layyinah — Jawa Timur
Terbaik 3: Dewi Alimah — Jawa Tengah
Harapan 1: Nella Inayatur Rofah — Yogyakarta
Harapan 2: Rindu Annisa — Sulawesi Barat
Harapan 3: Mayra — Aceh

5. Golongan Digital

Khathath

Terbaik 1: Defri Dwi Saputra — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Ari Saputra Ramadhani — Sumatera Barat
Terbaik 3: Qaisal Ridha — Aceh 
Harapan 1: Alamsyah — Sumatera Utara
Harapan 2: Japan Irsandi — DKI Jakarta
Harapan 3: Khoirul Fikri — Jawa Tengah

Khathathah

Terbaik 1: Mita Agusmi Elvia — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Nusrotuz Zulfa — Jawa Tengah
Terbaik 3: Masitah — Banten
Harapan 1: Devi Husnia Rahma — Jawa Barat
Harapan 2: Nabila Kamalia — Jawa Timur
Harapan 3: Sri Rahma Yul Insani — Sumatera Barat

 

H. CABANG KARYA TULIS ILMIAH AL-QUR’AN

Penulis Pria

Terbaik 1: Hakim Maulana — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Khaerul Umam — DKI Jakarta
Terbaik 3: Ja'far Shodiq Hibatullah — Jawa Tengah
Harapan 1: Muh. Bintang — Sulawesi Selatan
Harapan 2: Fathassururi — Aceh
Harapan 3: Arifin Hidayatullah — Kepulauan Bangka Belitung

Penulis Wanita

Terbaik 1: Nur Aidila Fitria — Kalimantan Timur
Terbaik 2: Aulia Ainis Lisa — Jawa Tengah
Terbaik 3: Bahjatun Mahmudah — Sumatera Selatan
Harapan 1: Siti Nur’aini — Sumatera Barat
Harapan 2: Mutiara Andini — Kepulauan Bangka Belitung
Harapan 3: Silvani Rizki Amalia — Banten


Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/ini-daftar-juara-mtq-nasional-xxxi-semarang-TjgsE


Baca Terusannya »»  

Kalimantan Timur Juara Umum MTQ Nasional 2026, Jakarta Tuan Rumah 2027

 


Semarang (Kemenag) --- Kalimantan Timur ditetapkan sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Kafilah Kalimantan Timur meraih 288 poin, disusul Jawa Tengah dengan 208 poin dan DKI Jakarta 129 poin. 

Penetapan juara umum diumumkan pada penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (19/9/2026). 

Pada kesempatan tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menyampaikan bahwa estafet penyelenggaraan MTQ Nasional berikutnya akan berlanjut ke Jakarta pada 2027.

“Piala bergilir kembali ke Kalimantan Timur. Sampai jumpa di MTQ berikutnya di Jakarta,” ujar Menag.

Menag menegaskan, berakhirnya MTQ bukan akhir dari upaya membumikan Al-Qur’an. Justru setelah kompetisi selesai, nilai-nilai Al-Qur’an harus semakin hadir dalam kehidupan nyata.

“Malam ini musabaqah berakhir. Para juara telah ditetapkan dan mereka akan kembali ke daerah masi2ng-masing. Namun, tugas kita untuk membumikan Al-Qur’an justru dimulai setelah kemeriahan ini,” tuturnya.

Penutupan MTQ Nasional XXXI dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Hadir pula Ketua Umum LPTQ Nasional Abu Rokhmad, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Saiful Mujab, para kepala daerah, pejabat Kementerian Agama, alim ulama, Dewan Hakim, serta kafilah dari seluruh Indonesia.

Empat Arah Pengembangan MTQ

Menag kemudian menyampaikan empat arah pengembangan MTQ ke depan. Pertama, MTQ perlu berkembang dari sekadar perlombaan menjadi ekosistem pembelajaran dan peradaban Al-Qur’an. Pembinaan qari-qariah, hafiz-hafizah, mufasir, penulis, dan kaligrafer harus berlangsung secara terencana dan berkelanjutan, tidak berhenti setelah kompetisi selesai.

Kedua, MTQ harus semakin inklusif. Pengembangan cabang bagi penyandang disabilitas perlu diikuti perluasan akses terhadap tenaga pengajar. "Begitu juga dengan metode pembelajaran, dan fasilitas keagamaan yang ramah disabilitas," tegas Menag.

Ketiga, generasi Qurani perlu menguasai perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), tanpa kehilangan integritas dan kompas moral. "Teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperluas pendidikan, dakwah, dan akses pengetahuan, dengan tetap mewaspadai disinformasi, manipulasi, penyalahgunaan data, dan ujaran kebencian di ruang digital," tuturnya.

Keempat, MTQ harus menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Menag mengatakan penyelenggaraan MTQ menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, UMKM, dan industri kreatif. Berdasarkan perhitungan Pemprov Jawa Tengah dan BPS yang disampaikan dalam penutupan, perputaran ekonomi selama MTQ diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun.

“Ini menunjukkan bahwa syiar Al-Qur’an berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi rakyat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Menag.

Menag pun menyampaikan apresiasi kepada Jawa Tengah dan Kota Semarang serta seluruh pihak yang telah menyukseskan MTQ Nasional XXXI. Kepada seluruh kafilah, ia berpesan agar semangat Al-Qur’an yang tumbuh selama MTQ dibawa pulang ke daerah masing-masing.

“Sampaikan kepada masyarakat bahwa kita datang dari latar belakang berbeda, tetapi dipersatukan oleh kecintaan kepada Al-Qur’an dan pengabdian kepada Indonesia,” pungkasnya.

 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/pers-rilis/kalimantan-timur-juara-umum-mtq-nasional-2026-jakarta-tuan-rumah-2027-WWsOn 

Baca Terusannya »»  

MTQ Nasional 2026 Selesai, Jawa Tengah Terus Perkuat Pembinaan

 


SEMARANG – Jawa Tengah menutup gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 dengan capaian sebagai peringkat kedua nasional. Namun, bagi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, keberhasilan MTQ tidak semata diukur dari siapa yang menjadi juara.

Menurut Taj Yasin, berakhirnya kompetisi justru menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan Al-Qur’an secara berkelanjutan. Dia mendorong agar kaderisasi peserta, peningkatan kompetensi pelatih dan dewan hakim, serta penguatan lembaga pendidikan Al-Qur’an terus dilakukan sepanjang waktu.

“Pembinaan harus berjalan sepanjang waktu melalui kaderisasi peserta, peningkatan kompetensi pelatih dan dewan hakim, serta penguatan lembaga pendidikan Al-Qur’an,” kata Taj Yasin, yang Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jateng, saat penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (19/9/2026).

Sebagai informasi, hasil keputusan Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI menetapkan Kalimantan Timur sebagai juara umum dengan nilai 288. Jawa Tengah berada di posisi kedua dengan nilai 208, disusul DKI Jakarta dengan nilai 129.

Posisi berikutnya ditempati Aceh dan Jawa Timur dengan nilai masing-masing 99, Sumatera Utara dan Jawa Barat masing-masing 71, Sumatera Selatan 55, Banten 52, Riau 35, Nusa Tenggara Barat 33, serta Sulawesi Selatan 31.

Jawa Tengah mengirimkan 67 kafilah yang telah melalui seleksi berjenjang dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Dari jumlah tersebut, 30 peserta berhasil melaju ke babak final.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu mengatakan, capaian tersebut perlu menjadi pemacu untuk memperkuat pembinaan, bukan sekadar target untuk meraih juara pada satu penyelenggaraan MTQ.

Salah satu bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap pembinaan keagamaan adalah program tali asih bagi penghafal kitab suci. Program tersebut memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menuntaskan hafalan kitab suci, termasuk para penghafal Al-Qur’an.

Taj Yasin menyebut, untuk penghafal Al-Qur’an yang menuntaskan hafalan 30 juz, tali asih tersebut diberikan sebesar Rp1 juta. Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Jawa Tengah, tetapi juga masyarakat dari daerah lain yang menghafalkan Al-Qur’an di Jawa Tengah.

Dia menyebut, pada 2025 terdapat 1.041 penerima tali asih tersebut. Sementara pada 2026, Pemprov Jateng menganggarkan Rp2 miliar untuk 2.000 penghafal.

“Di tahun 2026, kami juga menganggarkan 2 miliar bagi 2.000 penghafal. Sampai hari ini sudah lebih dari 1.000 yang menghafalkan, mengkhatamkan Al-Qur’an di bumi Jawa Tengah ini,” kata Taj Yasin.

Selain program tali asih, Pemprov Jateng juga memberikan beasiswa bagi santri dan pengasuh pesantren sekaligus memperkuat 5.347 pondok pesantren.

Menurutnya, keberlanjutan pembinaan juga membutuhkan sinergi antara Lembaga LPTQ nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Koordinasi diperlukan dalam standardisasi pembinaan, seleksi peserta, penyusunan materi, sistem perhakiman, hingga tata kelola MTQ.

“Perlu terus bersinergi dalam standarisasi pembinaan, seleksi peserta, penyusunan materi, sistem perhakiman, dan tata kelola MTQ,” beber wagub.

Dia juga mendorong penguatan dukungan pemerintah daerah melalui kebijakan kelembagaan dan penganggaran. Dengan begitu, pembinaan tilawatil Qur’an tidak hanya dilakukan menjelang penyelenggaraan MTQ.

Taj Yasin juga menyoroti pentingnya menjaga integritas dan marwah MTQ. Profesionalitas, objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas, khususnya dalam sistem perhakiman dan penilaian, menurutnya perlu terus diperkuat.

“Setiap masukan dan evaluasi menjadi bahan penyempurnaan MTQ ke depan,” ujarnya.

MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah diikuti 2.242 peserta dari 37 provinsi. Mereka berlomba di 12 arena, delapan cabang, 24 golongan, dan 48 kategori.

Selain perlombaan, rangkaian MTQ juga diisi seminar internasional, muzakarah ilmiah, pameran mushaf dan manuskrip Al-Qur’an, serta eksibisi tilawah dan kitabah bagi penyandang disabilitas rungu wicara.

Taj Yasin berharap, para kafilah yang kembali ke daerah masing-masing membawa lebih dari sekadar hasil perlombaan. Pengalaman, persaudaraan, dan semangat pembinaan Al-Qur’an, diharapkan ikut dibawa pulang dan dikembangkan di daerah masing-masing.

“Semoga dalam penyelenggaraan MTQ ini, kesibukan kita terhadap Al-Qur’an mengijabahi doa-doa kita bersama,” tandasnya.

 


 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/mtq-nasional-2026-selesai-jawa-tengah-terus-perkuat-pembinaan/ 

Baca Terusannya »»  

Ditempa Berbulan-bulan, Perjuangan Kafilah Jateng Raih Prestasi Membanggakan di MTQ Nasional 2026

 


SEMARANG – Jawa Tengah menempati peringkat kedua, pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Di balik prestasi itu, terdapat proses panjang yang dijalani para kafilah.

Selama berbulan-bulan, mereka mengikuti pembinaan, latihan, hingga karantina, sebagai persiapan menuju perlombaan.

Dalam ajang tersebut, Jateng berhasil meraih 208 poin dan menempati peringkat kedua. Kalimantan Timur menjadi juara umum dengan 288 poin, sementara DKI Jakarta berada di posisi ketiga dengan 129 poin.

Salah satu prestasi membanggakan ditorehkan Muhammad Abdul Faqih, kafilah Jawa Tengah yang berhasil meraih juara terbaik pertama pada cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Indonesia putra.

Dia mengungkapkan syukur saat menerima penghargaan pada penutupan MTQ Nasional di Lapangan Simpang Lima Semarang, Sabtu (20/9/2026) malam. Terlebih, momen itu disaksikan langsung oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin, dan para tamu undangan.

“Bahagia bisa mengharumkan nama daerah sendiri, nama Jawa Tengah. Kami berterima kasih kepada seluruh para guru, orang tua, dan juga yang telah membantu dalam pengembangan saya,” ucapnya, seusai menerima penghargaan.

Menurut Faqih, capaian tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan yang dijalani kafilah sejak Januari 2026. Training center dilakukan sebelum para kafilah tampil dalam kompetisi.

Dalam satu bulan, kafilah mengikuti empat kali pelatihan, dua kali daring dan dua kali luring. Persiapan kemudian dilanjutkan dengan karantina selama tiga pekan sebelum pelaksanaan MTQ Nasional.

Tidak hanya mengandalkan program pembinaan, Faqih juga menjalani latihan secara mandiri. Setiap hari, dia melakukan murajaah sedikitnya tiga juz, serta mempelajari berbagai tafsir dari ulama, seperti Tafsir Al Munir karya Syekh Wahbah Az Zuhaili, Tafsir Ibnu Katsir, dan Tafsir Al Misbah karya Quraish Shihab.

“Kalau latihan mandiri di rumah juga sering murajaah Quran ya, sehari minimal tiga juz, dan juga mempelajari tafsirnya dengan belajar tafsir-tafsir dari ulama-ulama terdahulu,” ungkap Faqih.

Dituturkan, dia mempelajari Al-Qur’an dan tafsir selama sekitar sepuluh tahun. Lima tahun belajar di Pondok Pesantren Ploso, Kediri, kemudian lima tahun berikutnya di Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta.

Bagi Faqih, proses tersebut membutuhkan niat yang kuat dan kesungguhan untuk terus berjuang. Dia berharap, prestasi yang diraih tidak berhenti pada pencapaian di arena MTQ, tetapi juga mendorong semakin banyak generasi muda untuk mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an.

“Pesan untuk teman-teman semua selalu istikamah dalam membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an,” beber Warga Tuntang, Kabupaten Semarang ini.

Cerita perjuangan juga datang dari Nur Fadilla Aulia, kafilah Jateng yang meraih juara ketiga cabang Tahfidz Al-Qur’an putri. Dia bangga dapat turut mengantarkan Jateng meraih prestasi di tingkat nasional.

Berbagai dinamika latihan selama Januari hingga September 2026 telah dia rasakan. Termasuk rasa lelah yang silih berganti, dengan semangat untuk kembali berlatih dan mempersiapkan diri.

“Latihan ya pasti ada lelah, ada semangat, ada lelah, semangat lagi, lelah lagi gitu terus ya, tapi senang dan bangga,” ujar perempuan asal Kebumen, yang kini belajar di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Wakil Gubernur yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jateng, Taj Yasin, melaporkan seluruh rangkaian MTQ pada 12 hingga 19 September 2026 berlangsung lancar dan tertib. Ajang itu diikuti oleh sebanyak 2.242 peserta dari 37 provinsi, yang berlomba di 12 arena, dengan delapan cabang, 24 golongan, dan 48 kategori.

Untuk kafilah Jawa Tengah, sebanyak 67 kafilah dikirim setelah melalui proses seleksi berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Dari jumlah itu, sebanyak 30 peserta berhasil lolos ke babak final.

Perjuangan para kafilah tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. Dia menyampaikan selamat kepada para peserta yang telah meraih prestasi dalam MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.

Menurutnya, capaian ini adalah hasil dari pembinaan dan kerja keras yang dilakukan secara terus-menerus. Meski Jateng belum menjadi juara umum, dia tetap mengapresiasi seluruh kafilah yang telah berjuang dalam ajang tersebut.

“Itu adalah hasil jerih payah, upaya, latihan yang terus-menerus. Tetapi jangan salah, bahwa mereka khususnya Jawa Tengah, yang tidak dapat juara umum, tetap juara di hadapan Allah SWT karena melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an,” ungkap Luthfi.

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/ditempa-berbulan-bulan-perjuangan-kafilah-jateng-raih-prestasi-membanggakan-di-mtq-nasional-2026/ 

Baca Terusannya »»  

Jawa Tengah Juara II MTQ Nasional XXXI

 




SEMARANG — Usai sudah gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Selain sukses sebagai tuan rumah, Jawa Tengah juga meraih prestasi juara II (runner up) atas kompetisi tersebut.

Alhamdulillah. Jawa Tengah sukses. Dari peringkat 16 menjadi peringkat dua nasional. Ini usaha yang luar biasa sekali,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, seusai penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, (Simpanglima), Kota Semarang, Sabtu (19/9/2026) malam.

Capaian tersebut, kata Luthfi, merupakan hasil dari kerja keras dan keseriusan kafilah Jawa Tengah, di bawah bimbingan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jateng.

“Jadi kemarin kafilah Jawa Tengah sudah kita asramakan, kita latih, dan kasih materi, karena kita serius menyiapkan mereka agar sukses,” jelasnya didampingi Taj Yasin.

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, yang memberikan kepercayaan kepada Jateng sebagai sebagai tuan rumah. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana.

“Saya mewakili masyarakat Jawa Tengah mengucapkan terima kasih. Ini kolaborasi provinsi dengan Kota Semarang dan kabupaten/ kota lain,” ucap dia.

Sementara itu Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengatakan, capaian yang diraih oleh Jawa Tengah sebagai runner up merupakan loncatan prestasi yang luar biasa dan patut diapresiasi. Sebab, pada gelaran sebelumnya di Kalimantan Timur, kafilah Jawa Tengah menempati peringkat ke-16. Hal itu membuktikan, pembinaan LPTQ di Jawa Tengah berjalan dengan baik.

“Ini suatu bukti bahwa di mana ada usaha di situ pasti ada hasil, di mana ada perjuangan di situ ada janji yang sangat disimpan,” katanya.

Nasaruddin juga mengacungi jempol kepada Jawa Tengah selalu tuan rumah MTQ Nasional XXXI. Bahkan, di Jawa Tengah juga banyak sekali cabang atau kategori yang diperlombakan. Salah satunya adalah kaligrafi menggunakan IT.

“Selamat untuk perhelatan MTQ Nasional yang luar biasa ini. Saya kira pemerintah provinsi Jawa Tengah sudah langsung hilang capeknya, karena terjadi prestasi yang luar biasa,” kata dia.

Nasaruddin berharap apa yang telah dilakukan oleh Jawa Tengah dapat dilanjutkan oleh tuan rumah MTQ Nasional XXXII di DKI Jakarta tahun 2027, maupun penyelenggara di tahun-tahun mendatang. Dia juga berharap Jawa Tengah dapat mempertahankan prestasi luar biasa, atau mungkin dapat meraih juara umum yang saat ini disabet Kalimantan Timur.

“Mudah-mudahan nanti Jawa Tengah bisa mempertahankan, kalau perlu bisa meraih posisi juara umum. Jawa Tengah sangat potensial, di sini kota pesantren dan potensi-potensi kandidat juara itu banyak sekali. Kehadiran MTQ ini membahagiakan seluruh masyarakat Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang yang mendapatkan rekor Muri. Ini menjadi contoh untuk provinsi lain siapapun yang menjadi penyelenggara MTQ Nasional,” jelasnya. 

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/jawa-tengah-juara-ii-mtq-nasional-xxxi/ 

Baca Terusannya »»  

Luar Biasa! Indonesia Kawinkan Gelar Juara Asia Tenggara di SEABA U17 3x3 Championship 2026

 

Batam: Indonesia sukses kawinkan gelar juara Asia Tenggara di SEABA U17 3x3 Championship 2026. Kepastian ini didapat usai Timnas Basket U17 3x3 baik putra maupun putri menangkan laga final yang berlangsung di HiTest Arena Batam, Minggu sore (20/9). 

Timnas Basket U17 3x3 Putra memastikan juara usai kalahkan Malaysia dengan kedudukan 20-11. Kemudian Tim Putri atasi perlawanan Thailand dengan skor 21-8. 

Bagi Indonesia, ini catatan spektakuler. Untuk kali pertama, sejak ajang ini digelar pada tahun lalu di Singapura, Indonesia langsung mampu kuasai kategori putra dan putri pada gelaran tahun kedua. 

Sukses juara kategori putri tahun ini ulang capaian tahun lalu. Juara tahun ini membuat mereka catatkan back to back juara dengan catatan hasil 100 persen karena enam laga sejak penyisihan grup sampai final sukses dimenangkan. 

Sementara untuk putra, mereka sukses benahi capaian tahun lalu yang finish di posisi keempat. Mereka tahun ini juara usai menangkan enam dari tujuh pertandingan yang dijalani sejak penyisihan grup. 

"Kalian luar biasa. Terima kasih telah berjuang dan membuat bangga Indonesia, namun kesuksesan ini jangan membuat lupa bahwa perjalanan masih panjang. Masih ada kejuaraan-kejuaraan di depan yang menunggu bersama-sama untuk ditaklukkan,” terang Ketum DPP PERBASI Budisatrio Djiwandono.

“Selamat untuk Timnas Basket U17 3x3 Putra maupun Putri. Kami bangga kalian sukses membuat Indonesia bangga. Kawinkan juara di Asia Tenggara dalam SEABA U17 3x3 Championship 2026,” tambah Sekjen DPP PERBASI Nirmala Dewi.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora), Erick Thohir, juga memberikan selamat dan motivasi kepada tim pemenang agar semakin terpacu untuk mengembangkan potensi dan mencetak prestasi hingga tingkat dunia.

“Selamat kepada Timnas Basket U17 3x3 putra dan putri yang sukses mengawinkan gelar juara SEABA U17 3x3 Championship 2026. Ini prestasi yang membanggakan sekaligus menunjukkan bahwa basket 3x3 Indonesia punya potensi besar untuk terus membawa nama Indonesia semakin mendunia. Terima kasih kepada para atlet, pelatih, ofisial, dan PERBASI yang telah bekerja keras membangun prestasi dari usia muda,” ujar Menpora Erick Thohir.

“Yang paling penting, ini adalah anak-anak muda yang masih memiliki perjalanan panjang dan kesempatan besar untuk berkembang. Semoga gelar ini menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya, hingga mereka bisa tampil lebih tinggi lagi dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Kita ingin pembinaan usia muda seperti ini terus berjalan, karena dari merekalah kita menyiapkan masa depan prestasi olahraga Indonesia,” tambah Erick.

Timnas Basket Putri U17 3x3 pada ajang ini diperkuat Joanne Giovanni, Hannah Harsita, Chloe Cung, dan Adinda Lubna. Kemudian skuad Tim Putra diisi Darell Alderich, Fakhrizal Firdaus, Rafky Abqary, dan Bryan Che Kang. Mereka bersaing dipimpin Coach Wahyu Widayat Jati dengan asistennya, Raymond Shariputra.

“Apresiasi setinggi-tingginya untuk semangat dan motivasi pemain di kejuaraan ini. Mereka bekerja keras di setiap pertandingan demi bikin Indonesia bangga,” jelas Manajer Timnas Basket U17 3x3 Putra dan Putri Mohamad Shalahuddin.

“Terima kasih juga kami ucapkan kepada jajaran kepelatihan, bahwa upaya dan kerja keras yang dilakukan selama ini diridhoi Yang Kuasa sehingga kita bisa juara bahkan kawinkan gelar di SEABA U17 3x3 Championship ini,” lanjutnya. 

Sementara itu, pelatih Timnas Basket U17 3x3 Putra dan Putri Wahyu Widayat Jati mengatakan bahwa kunci sukses kawinkan gelar juara di ajang ini karena para pemain mampu menjaga konsistensi permainan. 

“Konsistensi & trust the system. Fokus untuk bermain per-game, jangan over confidence, start from defense,” jelas Coach Wahyu terkait kunci sukses memenangkan juara di ajang ini. 

“Dalam Youth Basketball, ke depan untuk lebih dibangun pondasi yang baik, biar kedepannya kita bisa punya pemain basket yang secara fundamental dan fisik baik dan strong mindset,” lanjutnya.

SEABA U17 3x3 Championship 2026 berlangsung selama dua hari, 19-20 September 2026 di HiTest Arena Batam. Total ada enam negara yang ambil bagian, yaitu Malaysia, Brunei Darussalam, Vietnam, Thailand, Singapura, dan Indonesia sebagai tuan rumah. 

Ajang yang berlangsung di Batam ini merupakan edisi kedua. SEABA U17 3x3 pertama kali digelar di Singapura tahun lalu. 


REKAP HASIL PERTANDINGAN TIMNAS 3x3 U17 PUTRI
 

POOL A

19 September 2026
Vietnam vs Indonesia 13-21
Indonesia vs Thailand 14-12

20 September 2026
Malaysia vs Indonesia 6-15
Indonesia vs Singapura 22-12

SEMIFINAL

Indonesia vs Singapura 19-16

FINAL

Indonesia vs Thailand 21-8


REKAP HASIL PERTANDINGAN TIMNAS 3x3 U17 PUTRA


19 September 2026
Indonesia vs Brunei Darussalam 21-1
Indonesia vs Vietnam 19-16
Indonesia vs Malaysia 16-15
Singapura vs Indonesia 11-20

20 September 2026
Thailand vs Indonesia 15-13

SEMIFINAL

Indonesia vs Thailand 21-11

FINAL

Indonesia vs Malaysia 20-11 (Perbasi)

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7145/luar-biasa-indonesia-kawinkan-gelar-juara-asia-tenggara-di-seaba 


Baca Terusannya »»  

Menpora Erick Saksikan Langsung Perjuangan Sumaya, Teqball Hadirkan Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

 

Nagoya: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengapresiasi perjuangan sengit atlet teqball putri, Sumaya yang berhasil mendapatkan medali perak pada Asian Games 2026. 

Dalam pertandingan puncak yang berlangsung di Nagoya City Higashi Sports Center, Jepang, Minggu (20/9), Sumaya kalah dengan skor 1-2 (12-10, 8-12, 9-12) dari wakil Myanmar, Khin Hnin Wai. 

 

“Saya hadir untuk memberikan semangat dan menyaksikan langsung bagaimana Sumaya berjuang sampai akhir di partai final tunggal putri teqball. Selamat kepada Sumaya atas medali peraknya untuk Indonesia,” ujar Menpora Erick.

Menpora Erick juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet dan tim Teqball Indonesia yang dalam debutnya di Asian Games sukses membawa medali perak dan perunggu. 

“Juga kepada Yoga Ardika (tunggal putra teqball) yang telah mempersembahkan medali perunggu. Ini menjadi capaian yang istimewa karena teqball baru debut di Asian Games tahun ini. Inilah semangat yang harus kita bawa. Ketika ada cabang olahraga baru, kita harus berani hadir, berani bersaing, dan berani berprestasi,” jelas Menpora Erick. 

Sumaya sebenarnya mengawali laga dengan sangat baik, setelah berhasil mengamankan set pertama dengan keunggulan 1-0. Namun, tekanan yang dilancarkan wakil Myanmar pada set kedua dan ketiga membuat Sumaya beberapa kali melakukan kesalahan sendiri yang berujung pada kekalahan.

“Alhamdulillah tetap disyukuri. Maaf buat semua pendukung Indonesia, saya belum bisa memberikan medali emas. Tadi saya banyak buang bola dan banyak salah sendiri. Mungkin ke depannya saya bakal latihan lebih keras lagi,” kata Sumaya saat ditemui usai pertandingan.

Meskipun gagal meraih podium tertinggi, capaian ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi olahraga teqball Tanah Air. Medali perak yang diraih Sumaya menjadi medali pertama bagi tim Indonesia di panggung multi-cabang olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Gadis yang melakoni debutnya di Asian Games ini mengaku tetap bangga atas perjuangan serta usaha maksimal yang telah ditunjukkannya selama masa persiapan hingga babak final.

“Walaupun kalah, saya tetap bangga sama diri saya sendiri dan usaha saya selama ini. Ini debut pertama saya di Asian Games dan perjuangannya sungguh luar biasa,” tambah Sumaya. 

Menatap agenda ke depan, Sumaya bersama tim pelatih akan langsung melakukan evaluasi menyeluruh guna membenahi kekurangan serta memantapkan persiapan menuju kejuaraan-kejuaraan internasional berikutnya.

“Target berikutnya mungkin event internasional selanjutnya, terima kasih masyarakat Indonesia atas doa dan dukungannya,” pungkasnya.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7141/menpora-erick-saksikan-langsung-perjuangan-sumaya-teqball-hadirk 




Baca Terusannya »»  

Tindaklanjut Arahan Presiden, Kementerian PU Dukung Penanganan Karhutla di Kaltara, Kaltim dan Malut

 


Jakarta – Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tentang kesiapan pemerintah menghadapi dampak El Nino, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat penanganan kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah, termasukKalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Timur (Kaltim), dan Maluku Utara (Malut). Penanganan dilakukan melalui penyaluran air untuk pemadaman serta pengerahan personel dan peralatan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Saya sudah cek semua persiapan kita cukup bagus. Kita siap hadapi El Nino,” kata Presiden Prabowo dalam Wawancara Eksklusif Jilid III Presiden Prabowo Menjawab bersama Pimpinan Media Massa yang dilaksanakan di Hambalang beberapa hari lalu.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla dan kekeringan pada musim kemarau melalui penguatan koordinasi lintas sektor serta penyediaan infrastruktur pendukung yang dibutuhkan di lapangan.

“Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat,” kata Menteri Dody.

Di Kaltim, dukungan penanganan karhutla dilakukan di Kampung Kasai dan Kampung Batu-batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau. Kebakaran di area tersebut diperkirakan berdampak pada lahan seluas sekitar 3 hektare. 

Sedangkan di Kaltara penanganan dilakukan BWS Kalimantan V dan BPBPK Kaltara bersama KPHP Berau Utara, Manggala Agni, Polri Berau, serta PT Puji Sempurna Raharja. Peralatan yang dikerahkan antara lain dua unit mobil dalkarhutla milik KPHP Berau Utara, satu unit kendaraan BWS Kalimantan V dan BPBPK, satu unit mobil patroli double cabin KPHP, dua unit sepeda motor Manggala Agni, serta dua unit truk suplai air milik PT Puji Sempurna Raharja.

Hingga saat ini sekitar 1,5 hektare telah berhasil dipadamkan. Selanjutnya, distribusi dan kegiatan penanganan lanjutan akan dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD Kabupaten Berau dan instansi terkait lainnya. 

Penanganan di Maluku Utara

Sementara di Maluku Utara, kebakaran terjadi pada lahan perkebunan di Desa Dakaino, Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur. Lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 100 hektare dan merupakan lahan yang dikelola oleh sekitar 50 petani.

Untuk membantu pemadaman, BWS Maluku Utara menyalurkan sebanyak 25.000 liter air menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter, kendaraan pengangkut air berkapasitas 1.000 liter, serta pompa Alkon. Air bersumber dari saluran irigasi Dakaino dan disalurkan ke lokasi kebakaran untuk membantu proses pemadaman.

Pelaksanaan penanganan di lapangan dilakukan bersama Pemerintah Desa Dakaino, masyarakat setempat, dan PT Aditama Bangun Perkasa (ABP). BWS Maluku Utara juga terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Halmahera Timur, Pemerintah Desa Dakaino, TNI, Polri, dan masyarakat untuk memantau perkembangan kebakaran serta mengantisipasi meluasnya titik api.

Kementerian PU terus mendukung upaya penanganan karhutla dan kekeringan melalui penyediaan sumber daya air, pengerahan peralatan, serta penguatan koordinasi dengan berbagai pihak. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mempercepat penanganan di lapangan dan mengurangi dampak bencana terhadap masyarakat dan lingkungan

 

 

Sumber : https://pu.go.id/berita/tindaklanjut-arahan-presiden-kementerian-pu-dukung-penanganan-karhutla-di-kaltara-kaltim-dan-malut 

Baca Terusannya »»  

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 20 September 2026

 

 

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan bencana pada periode 24 jam terakhir hingga pukul 07.00 WIB, dari Sabtu sampai dengan Minggu, 19-20 September 2026. Sejumlah daerah dilaporkan mengalami kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tidak ada laporan jatuhnya korban jiwa pada peristiwa tersebut. 

Karhutla terjadi di Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, pada Sabtu (19/9), pukul 12.30 WITA. Penyebab peristiwa ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Lokasi terdampak berada di Desa Kayu Angin, Kecamatan Malunda, dengan luasa terdampak 5 hektar. Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene bersama dinas terkait, TNI,, Polri dan warga telah melakukan pemadaman. Petugas gabungan berhasil memadamkan api pada hari itu juga (19/9), pukul 14.55 WITA. Setelah api padam, mereka memastikan lahan terdampak dengan upaya pendinginan. 

Masih di Pulau Sulawesi, karhutla terjadi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (19/9), pukul 11.32 WITA. Kebakaran berada di Desa Karang Karangan, Kecamatan Bua. Lahan seluas 2 hektare berhasil dipadamkan petugas BPBD yang dibantu dinas pemadam kebakaran, TNI, Polri dan masyarakat. Api telah pada pada Sabtu (19/9) pukul 12.56 WITA. 

Beralih ke wilayah Provinsi Papua Tengah, karhutla teridentifikasi di Kabupaten Nabire. Lahan terbakar berlokasi pada 6 kampung di 2 distrik. Peristiwa yang berlangsung pada Sabtu (19/9) terjadi di lahan gambut pada Kampung Kali Harapan, Kalisusu dan Kalibobo di Distrik Nabire. Karhutla juga terjadi di Kampung Waroki, Kalisemen dan Wadiyo di Nabire Barat. Total lahan terbakar di 2 distrik seluas 172 hektare. BPBD dan dinas pemadam kebakaran setempat dibantu TNI dan Polri telah melakukan pemadaman api. Pada Sabtu petang, api masih brusaha untuk dipadamkan. 

Peristiwa sama terjadi Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka-Belitung, pada Sabtu (19/9), pukul 11.00 WIB. Karhutla menyasar 1 kelurahan di Kecamatan Bukit Intan. Penyebab peristiwa di Kelurahan Air Itam masih belum diketahui. Lahan seluas 10 hektar terdampak kejadian ini. BPBD masih melakukan pendataan luasan terdampak di lapangan. Hingga Sabtu petang (19/9), lahan seluas 9 hektare berhasil dipadamkan. Petugas gabungan masih terus memadamkan api yang terkendala angin kencang dan asap pekat. Petugas BPBD melaporkan api masih berpotensi menyala kembali dikarenakan di lokasi terdapat banyak tumpukan kayu bekas pembukaan lahan

Sementara itu, dua peristiwa karhutla yang baru dilaporkan terjadi di Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu (19/9). Karhutla melanda 2 hektare lahan di Desa Padaran, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang. BPBD setempat melaporkan peristiwa terjadi pukul 10.00 WIB. Petugas gabungan berhasil memadamkan api pada hari itu juga. 

Karhutla lain terjadi di Kabupaten Banyumas, yang melanda Desa Kalibagor di Kecamatan Kalibagor dan Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja. Insiden berlangsung pada pukul 10.00 WIB. Penyebab terjadinya api masih belum diketahui dan dalam penyelidikan pihak berwenang.  Luas lahan terbakar 3,5 hektare. Petugas gabungan dari BPBD, dinas pemadam kebakaran, TNI dan Polri berhasil menghentikan api pada Sabtu (19/9), pukul 12.10 waktu setempat. 

Menyikapi ancaman karhutla, BNPB terus meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk waspada dan siap siaga. Berdasarkan pemantauan hingga 21 September, tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah di sebagian besar wilayah Indonesia pada kategori sangat mudah terbakar. Peran masyarakat sangat penting dalam upaya pemantauan dan pencegahan dini sehingga karhutla dapat dipadamkan secepat mungkin. 




Sumber : https://bnpb.go.id/berita/perkembangan-situasi-dan-penanganan-bencana-di-tanah-air-20-september-2026

 

 

 

Baca Terusannya »»  

Hasil Race 2 Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat

 


The Mandalika, 20 September 2026 – Persaingan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Motor Sportbike Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 Putaran Keempat kembali berlangsung ketat di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (20/9/2026).

MRS
Pembalap bersaing ketat menaklukkan tikungan pada event Pertamina Mandalika Racing Series putaram keempat Race 2, Minggu (20/9/2026).

Setelah Race 1 digelar sehari sebelumnya, para pembalap kembali beradu kecepatan pada Race 2. Sejumlah hasil berbeda muncul dibandingkan balapan pertama, sekaligus mengubah posisi persaingan di klasemen sementara. Gelaran Pertamina Mandalika Racing Series 2026 kali ini merupakan seri keempat dari lima putaran yang dijadwalkan musim ini.

IJTC U-15: Resky YH Kokoh di Puncak

Balapan Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15 kembali menyajikan persaingan sangat rapat. Resky YH (Astra Motor Racing Team - Yogyakarta) keluar sebagai pemenang Race 2 setelah menyelesaikan delapan lap dengan waktu 17 menit 03,519 detik.

IJTC
Podium seremoni Race 2 Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15 event Pertamina Mandalika Racing Series putaran keempat, Minggu (20/9/2026).

Resky hanya unggul 0,180 detik atas Moch Zidan Deo Rahendra (Redline 57 Racing Team) yang finis kedua. Posisi ketiga ditempati Anindya Baskoro Setiawan (BBS Racing Team) dengan selisih 0,321 detik.

Bintang Pranata Sukma (Astra Motor Racing Team - Yogyakarta) finis keempat dengan selisih 0,322 detik dari Resky. Dengan demikian, empat pembalap terdepan hanya dipisahkan kurang dari setengah detik.

IJTC
Hasil Race 2 Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15

Hasil tersebut juga membuat persaingan klasemen IJTC U-15 semakin menarik. Berdasarkan standing point setelah Round 4, Resky YH memimpin dengan 162 poin, diikuti Bintang Pranata Sukma 111 poin dan Anindya Baskoro Setiawan 87 poin. Gian Muhammad Gibran berada di posisi keempat dengan 78 poin, sementara Marciano M.C. Risakotta mengoleksi 74 poin. Dengan masih satu seri tersisa dengan dua balapan, poin Resky YH tidak terkejar.

IJTC
Persaingan pembalap di kelas Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15 Race 2 yang berlangsung Minggu (20/9/2026).

Lima besar klasemen IJTC U-15 setelah Round 4:

  1. Resky YH – 162 poin
  2. Bintang Pranata Sukma – 111 poin
  3. Anindya Baskoro Setiawan – 87 poin
  4. Gian Muhammad Gibran – 78 poin
  5. Marciano M.C. Risakotta – 74 poin

National Sport 150cc: Fahmi Basam Kembali Teratas

Di kelas National Sport 150cc, Fahmi Basam (Yamaha LFN HP969 RCB UMA SSS Koizumi Trastar Cargloss) kembali mengamankan kemenangan. Ia menyelesaikan delapan lap dalam 15 menit 28,169 detik.

NS 150
Podium Race 2 National Sport 150cc

Andi Muhammad Fadly (RX One Media RXT Honda) finis kedua dengan selisih 9,660 detik, sedangkan Husni Zainul Fuadzy (Yamaha Yamalube Nolimit MCR Adelin RBT34 The Strokes 55) menempati posisi ketiga dengan selisih 10,143 detik.

Race 2
Hasil Race 2 National Sport 150cc

Kemenangan tersebut memperkuat posisi Fahmi di puncak klasemen. Setelah empat putaran, Fahmi telah mengumpulkan 215 poin. Dengan menyisakan satu seri lagi, dipastikan poin Fahmi tidak terkejar. Fadli Rigani berada di posisi kedua dengan 137 poin, disusul Aldiaz Aqsal Ismaya 121 poin, Candra H 107 poin, dan Husni Zainul Fuadzy 100 poin.

Lima besar klasemen National Sport 150cc setelah Round 4:

  1. Fahmi Basam – 215 poin
  2. Fadli Rigani – 137 poin
  3. Aldiaz Aqsal Ismaya – 121 poin
  4. Candra H – 107 poin
  5. Husni Zainul Fuadzy – 100 poin
Track
Tikungan parabolik menjadi arena perebutan posisi pembalap pada Race 2 Pertamina Mandalika Racing Series putaran keempat, Minggu (20/9/2026).

Junior Sport 250cc U-18: Ahmad Azel Savero Menang

Persaingan ketat juga terjadi di Junior Sport 250cc U-18. Ahmad Azel Savero (Astra Motor Racing Team Kalimantan) berhasil merebut kemenangan Race 2 setelah menyelesaikan delapan lap dengan waktu 14 menit 53,607 detik.

JS 250
Podium Race 2 Junior Sport 250cc U-18.

Ahmad Azel hanya unggul 0,192 detik dari M. Abid Ashar Musyafa (Yamaha NITIRACING Global Ondolomono Pikoli Dynavolt KYT). Posisi ketiga ditempati Muhammad Nabil Zahsena (Astra Motor Racing Team Kalimantan) dengan selisih 0,266 detik.

JS 250
Hasil Race 2 Junior Sport 250 U-18

Dalam klasemen sementara, Abid masih berada di posisi teratas dengan 145 poin, sedangkan Ahmad Azel mengoleksi 136 poin. Abimanyu Bintang Permadi berada di urutan ketiga dengan 84 poin, disusul Andra Arya Setya Ismaya 75 poin dan Muhammad Nabil Zahsena 73 poin.

Lima besar klasemen Junior Sport 250cc U-18 setelah Round 4:

  1. M. Abid Ashar Musyafa – 145 poin
  2. Ahmad Azel Savero – 136 poin
  3. Abimanyu Bintang Permadi – 84 poin
  4. Andra Arya Setya Ismaya – 75 poin
  5. Muhammad Nabil Zahsena – 73 poin
paddock
Suasana paddock saat gelaran event Pertamina Mandalika Racing Series putaran keempat, Minggu (20/9/2026).

National Sport 250cc: Aditya Fauzi Menang

Race 2 National Sport 250cc berlangsung dengan jarak persaingan yang sangat rapat. Aditya Fauzi (Yamaha Yamalube AMS TDR LFN Cargloss IRC RRS) keluar sebagai pemenang dengan catatan 18 menit 11,423 detik.

NS 250
Podium Race 2 National Sport 250cc

Posisi kedua ditempati Muhammad Fadhil Musyavi (Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS) dengan selisih 0,171 detik. Muhammad Rama Putra (Honda TMS Bali) berada di posisi ketiga dengan selisih 0,629 detik.

Sementara itu, Irfan Ardiansyah (Honda NWN TUS Ilegal Racing Team) finis di posisi keempat. Hasil ini menambah dinamika persaingan klasemen National Sport 250cc.

NS 250
Hasil Race 2 National Sport 250

Irfan masih memimpin klasemen sementara dengan 182 poin, diikuti Candra H dengan 152 poin. Andi Farid Izdihar berada di posisi ketiga dengan 119 poin, Fahmi Basam 103 poin, dan Muhammad Fadhil Musyavi 99 poin.

Lima besar klasemen National Sport 250cc setelah Round 4:

  1. Irfan Ardiansyah – 182 poin
  2. Candra H – 152 poin
  3. Andi Farid Izdihar – 119 poin
  4. Fahmi Basam – 103 poin
  5. Muhammad Fadhil Musyavi – 99 poin

National Sport 600cc: Wahyu Nugroho Menang, Herjun Masih Memimpin

Di kelas National Sport 600cc, Wahyu Nugroho (Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS) berhasil merebut kemenangan Race 2 setelah menyelesaikan 10 lap dengan waktu 16 menit 31,032 detik.

NS 600
Podium Race 2 National Sport 150cc

Wahyu unggul sangat tipis atas Fadillah Arbi Aditama (Astra Honda Racing Team) yang finis hanya 0,131 detik di belakangnya. Herjun Atna Firdaus (Astra Honda Racing Team) berada di posisi ketiga dengan selisih 0,352 detik, sedangkan Muhammad Faerozi Toreqottullah (Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS) finis keempat.

NS 600
Hasil Race 2 National Sport 600cc

Meski tidak memenangi Race 2, Herjun tetap kokoh di puncak klasemen sementara dengan 214 poin. Dengan sisa satu seri lagi, poin Herjun tidak terkejar Faerozi yang berada di posisi kedua dengan 162 poin, Fadillah Arbi mengoleksi 137 poin, Wahyu Nugroho 94 poin, dan Arai Agaska Dibani Laksana 81 poin.

Lima besar klasemen National Sport 600cc setelah Round 4:

  1. Herjun Atna Firdaus – 214 poin
  2. Muhammad Faerozi Toreqottullah – 162 poin
  3. Fadillah Arbi Aditama – 137 poin
  4. Wahyu Nugroho – 94 poin
  5. Arai Agaska Dibani Laksana – 81 poin

Underbone 150cc: Ahmad Abyan Javier Terdepan

Sementara itu, Ahmad Abyan Javier (Yamaha BAF Yamalube Akai Jaya MBKW2 Racing) menjadi pemenang Race 2 Underbone 150cc. Ia menyelesaikan delapan lap dalam 15 menit 47,444 detik.

UB150
Podium Race 2 Underbone 150cc

M. Syirat Syauki finis kedua dengan selisih hanya 0,223 detik, sementara Fadli Rigani menempati posisi ketiga dengan selisih 0,505 detik.

UB 150cc
Hasil Race 2 Underbone 150cc

Namun, posisi klasemen sementara masih dipimpin Fadli Rigani dengan 157 poin. Rendi Oding berada di posisi kedua dengan 149 poin, disusul Mohd Silmi Helsinki 136 poin, M. Syirat Syauki 128 poin, dan Dimas Juliatmoko 120 poin.

Lima besar klasemen Underbone 150cc setelah Round 4:

  1. Fadli Rigani – 157 poin
  2. Rendi Oding – 149 poin
  3. Mohd Silmi Helsinki – 136 poin
  4. M. Syirat Syauki – 128 poin
  5. Dimas Juliatmoko – 120 poin

Dengan berakhirnya Race 2 Putaran Keempat, persaingan MRS 2026 semakin mengerucut menjelang putaran terakhir. Data standing point menunjukkan masih terdapat perbedaan jarak poin yang cukup beragam di enam kelas, sehingga hasil putaran kelima akan menjadi bagian penting dalam menentukan posisi akhir klasemen musim 2026.

Putaran keempat sendiri berlangsung pada 18–20 September 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit dan menjadi seri terakhir sebelum memasuki putaran kelima yang dijadwalkan pada November.

 

 

Sumber : https://www.themandalikagp.com/news/2026/09/20/hasil-race-2-pertamina-mandalika-racing-series-2026-putaran-keempat 

Baca Terusannya »»