Cari Blog Ini

Senin, 05 Oktober 2026

Indonesia Juara Piala ASEAN FIFA 2026

 

 

Tuan rumah Indonesia menjadi juara Piala ASEAN FIFA edisi perdana, menang adu penalti atas sepuluh pemain Thailand.

Sudah delapan pertandingan dan rentang waktu sepuluh tahun sejak terakhir kali Indonesia mengalahkan Thailand. Garuda akhirnya menemukan momen terbaik untuk mengakhiri catatan tersebut dengan menjuarai final Piala ASEAN FIFA yang berlangsung dramatis dan penuh perubahan momentum di Jakarta, yang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.

Piala ASEAN FIFA | Final

Senin 05 Oktober 2026
Indonesia (4)2 FT 2(2)Thailand
Pertandingan 14·FIFA ASEAN Cup
·
Final·
Gelora Bung Karno Stadium (Jakarta)

Gol Indonesia: Dean James (84), Elkan Baggott (116)
Gol Thailand: Iklas Sanron (87), Peeradol Chamrasamee (111)

Setelah pertunjukan kembang api yang menjadi puncak upacara penutupan berakhir di langit Jakarta, dua raksasa Asia Tenggara tersebut mulai menentukan siapa yang berhak membawa pulang trofi Piala ASEAN FIFA.

Pola permainan sudah terlihat sejak awal, dengan Thailand bermain lebih bertahan dan menunggu peluang melalui transisi menghadapi Indonesia yang lebih berani saat menguasai bola.

Namun, peluang bersih sulit tercipta sepanjang satu jam pertama. Mitch Baker dan Calvin Verdonk sempat melepaskan tembakan yang melebar dari sasaran. Thailand kemudian kehilangan Suphanan Bureerat karena cedera pada babak kedua sebelum pertandingan memasuki fase dramatis pada penghujung waktu normal.

Pertama, bek sayap Thailand Nicholas Mickelson menerima dua kartu kuning dalam rentang lima menit sehingga membuat Changsuek bermain dengan 10 pemain. Pada kartu kuning keduanya, Dean James melepaskan tendangan bebas dari tepi kotak penalti yang membentur pemain pengganti Thailand, Iklas Sanron, sebelum meluncur melewati Saranon Anuin dan membawa tuan rumah unggul pada menit ke-84.

Tiga menit kemudian, Thailand menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Umpan silang dalam dari Seksan Ratree disambut Iklas dengan tendangan voli gemilang di tiang jauh.

Pada babak tambahan, Thailand yang bermain dengan 10 pemain justru mengejutkan tuan rumah. Anan Yodsangwal merebut bola dari Elkan Baggott dan mengirimkannya kepada Peeradol Chamrasamee, yang menaklukkan Emil Audero pada menit ke-111.

Secara luar biasa, drama kembali terjadi ketika Baggott, yang lahir di Bangkok, menyamakan kedudukan lima menit kemudian melalui tembakan yang membentur bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang dan membawa final ke adu penalti.

Setelah kapten Sarach Yooyen gagal mengeksekusi penalti ketiga Thailand, penjaga gawang Garuda, Audero, muncul sebagai pahlawan pertandingan. Ia menggagalkan tendangan Nattapong Sayriya untuk memastikan gelar juara bagi Indonesia.


Sumber : https://www.fifa.com/id/tournaments/mens/asean-cup/2026/articles/indonesia-thailand-final-laporan-cuplikan-kutipan

Baca Terusannya »»  

Ketum PSSI Erick Sebut Juara FIFA ASEAN CUP 2026 Pelajaran Bagus Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia

 

Jakarta: Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai hasil luar biasa Timnas Indonesia sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 adalah pelajaran bagus untuk masuk ke Piala Dunia. Skuad Garuda menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2. 

Hal itu disampaikan Ketum PSSI Erick Thohir kepada media usai mengantar Presiden Prabowo Subianto dan Presiden FIFA Gianni Infantino menyaksikan laga final FIFA ASEAN CUP 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/10) malam.  

"Kita harus akui Thailand tim yang sangat bagus. Tapi saya apresiasi perjuangan pemain sampai titik terakhir. Ini pelajaran bagus buat seluruh pemain, buat pelatih, bahwa kalau memang kita mau masuk Piala Dunia, kita harus serius mempersiapkan dan tantangannya sangat berat. 

Ketum PSSI Erick Thohir menambahkan bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar harus memiliki semangat juang yang tinggi untuk meningkatkan sepak bola tanah air. Salah satunya, Ketum PSSI Erick akan melakukan evaluasi bersama untuk mempersiapkan Piala Asia.   

"Tapi kitalah bangsa Indonesia, kita bukan bangsa kalah-kalahan. Kita harus terus tingkatkan sepak bola kita. Ada beberapa titik-titik kelemahan, ya mungkin harus kita perbaiki kalau kita mau persiapkan buat nanti Piala Asia," tambah Ketum PSSI Erick Thohir. 

Timnas Indonesia berhasil menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2. Pertandingan berlangsung sengit hingga 120 menit. Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 sehingga penentuan juara harus dilanjutkan melalui drama adu penalti.   
 
Indonesia membuka babak tos-tosan melalui kapten Kevin Diks. Bek Timnas Indonesia itu tampil tenang dan sukses mengeksekusi penalti untuk membawa Garuda memimpin 1-0.

Thailand kemudian menyamakan skor lewat Manuel Bihr. Penendang kedua Indonesia, Dean James, kembali menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membuat Indonesia unggul 2-1.

Thailand mendapat kesempatan menyamakan kedudukan melalui Waris Choolthong. Tendangannya masuk dan skor kembali imbang 2-2.

Elkan Baggott kemudian maju sebagai penendang ketiga Indonesia. Bek jangkung tersebut sukses menggetarkan gawang Thailand sekaligus mengubah skor menjadi 3-2.

Tekanan beralih kepada Thailand. Sarach Yooyen gagal menuntaskan tugasnya sebagai penendang ketiga sehingga Indonesia tetap berada di depan.

Shayne Pattynama kemudian menjadi eksekutor keempat Indonesia. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan dan membawa Garuda unggul 4-2 sekaligus mengangkat trofi perdana FIFA ASEAN Cup 2026.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7256/ketum-pssi-erick-sebut-juara-fifa-asean-cup-2026-pelajaran-bagus 

Baca Terusannya »»  

Cetak Sejarah di Hadapan Presiden Prabowo, Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup


 

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung perjuangan Tim Nasional Indonesia mencetak sejarah dengan menjuarai edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Laga final menghadapi Tailan berlangsung dramatis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin malam, 5 Oktober 2026.

Pertandingan puncak turnamen FIFA ASEAN Cup perdana tersebut berlangsung ketat sejak awal. Indonesia dan Tailan saling berupaya memecah kebuntuan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir waktu normal.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-84. Dean James membawa Indonesia unggul 1-0 melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti. Tendangan didapatkan usai pemain Tailan Nicholas Mickelson melakukan pelanggaran yang membuatnya diusir ke luar lapangan akibat akumulasi kartu kuning.

Gol tersebut membuat semangat skuad Garuda semakin menyala, tetapi Tailan memberikan respons cepat. Tiga menit berselang, Iklas Sanron menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-87. Skor imbang bertahan hingga berakhirnya waktu normal dan membuat pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.

Drama berlanjut pada babak tambahan. Tailan berbalik unggul melalui Peerapol Chamrasamee pada menit ke-111. Namun Indonesia tidak menyerah. Lima menit kemudian, Elkan Baggott mencetak gol pada menit ke-116 untuk mengubah skor menjadi 2-2 dan kembali menghidupkan harapan Merah Putih.

Tidak ada gol tambahan hingga 120 menit pertandingan berakhir. Gelar juara pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam babak penentuan tersebut, para pemain Indonesia mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Skuad Garuda akhirnya menuntaskan adu penalti dengan kemenangan 4-2 atas Tailan dan memastikan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi milik Indonesia.

Kemenangan tersebut sekaligus menorehkan catatan bersejarah bagi sepak bola Indonesia sebagai juara pertama FIFA ASEAN Cup. Turnamen edisi perdana itu digelar dengan Indonesia sebagai salah satu negara tuan rumah dan menghadirkan tim-tim nasional dari kawasan Asia Tenggara serta sejumlah tim undangan.

Kehadiran Presiden Prabowo di tribun menjadi bentuk dukungan langsung Kepala Negara kepada perjuangan Timnas Indonesia. Presiden menyaksikan laga bersama Presiden FIFA Gianni Infantino serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga negara.

Usai pertandingan, Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino turut mengalungkan medali dan menyerahkan trofi kepada Timnas Indonesia.

Malam di Gelora Bung Karno pun ditutup dengan torehan sejarah. Setelah pertandingan panjang selama 120 menit dan adu penalti yang menentukan, Timnas Indonesia mengangkat trofi sebagai juara perdana FIFA ASEAN Cup di hadapan publik sendiri.

Dalam keterangannya selepas pertandingan, Presiden Prabowo mengaku gembira dan bangga menyaksikan perjuangan skuad Garuda yang terus berjuang hingga akhir laga. Menurut Kepala Negara, semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain menjadi contoh penting.

“Kita gembira, kita bersyukur, kita bangga perjuangan tim kita. Mereka tidak menyerah sampai detik-detik terakhir. Saya kira membanggakan dan ini contoh ya, contoh semangat tidak menyerah dan kita bisa berhasil,” ujar Presiden.

Presiden juga menyoroti arti penting kemenangan tersebut bagi perjalanan sepak bola Indonesia di kompetisi internasional yang diselenggarakan FIFA.

“Dan ini mungkin pertama kali dalam sejarah ya kita menang pertandingan FIFA antarbangsa,” ungkap Presiden.

 

sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/cetak-sejarah-di-hadapan-presiden-prabowo-indonesia-juara-perdana-fifa-asean-cup/

Baca Terusannya »»  

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Euforia Ribuan Orang Pecah di Halaman Kantor Gubernur Jateng

 


SEMARANG – Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, berubah menjadi lautan manusia pada Senin (5/10/2026) malam. Ribuan orang tumpah ruah menyaksikan final FIFA ASEAN Cup 2026 melalui layar raksasa, kerja sama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Emtek Media.

Nyala flare menerangi kerumunan, sementara nyanyian dan teriakan dukungan untuk Garuda menggema hingga Jalan Pahlawan, Kota Semarang.

Puncak euforia terjadi ketika kiper Timnas Indonesia Emil Audero menggagalkan penalti penendang keempat Thailand, Nattapong Sayriya. Warga langsung berdiri, berteriak dan saling merayakan kemenangan setelah Indonesia memastikan gelar juara dengan skor 4-2 melalui adu penalti.

Kemenangan itu terasa semakin dramatis, karena Indonesia harus bangkit dua kali dalam pertandingan. Sempat unggul melalui tendangan bebas Dean James pada menit ke-84, Indonesia kemudian disamakan Thailand tiga menit berselang lewat Iklas Sanron.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal dan pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Thailand bahkan berbalik unggul 2-1 melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111.

Di tengah harapan yang mulai menipis, Elkan Baggott menyamakan kedudukan pada menit ke-116. Skor 2-2 bertahan hingga babak tambahan berakhir, sehingga pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Saat penalti keempat Thailand berhasil ditepis Emil Audero, suasana di halaman Kantor Gubernur Jateng langsung pecah. Flare kembali menyala di tengah kerumunan. Nyanyian Garuda dan pekikan “Indonesia!” menggema, disambut lambaian bendera merah-putih dari berbagai sudut halaman.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen ikut menyaksikan pertandingan tersebut bersama ribuan orang. Dia menyebut, kemenangan tersebut menunjukkan kebangkitan sepak bola Indonesia.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu menyatakan puas melihat para pemain mampu tetap tenang, hingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

“Saya puas, karena tim kita di akhir-akhir bisa menguasai, bisa tenang. Luar biasa, semoga ke depannya tambah juara lagi,” ujarnya.

Wagub juga menilai antusiasme warga sepanjang pertandingan, menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan yang muncul dari dukungan terhadap Timnas.

“Eforianya luar biasa. Kawan-kawan sangat semangat, nasionalismenya hebat, luar biasa atas kekompakanya,” bebernya.

Antusiasme warga bahkan tidak tertampung di halaman Kantor Gubernur Jateng. Kerumunan meluber hingga Jalan Pahlawan, dan tetap bertahan sampai pertandingan berakhir.

Anom Subawono, peserta nobar asal Surabaya yang kebetulan singgah di Semarang, menjadi salah satu warga yang ikut larut dalam suasana tersebut.

Menurut Anom, nobar yang digelar di lingkungan Kantor Gubernur membuat masyarakat bisa merasakan suasana berbeda, karena dapat menyaksikan pertandingan bersama-sama tanpa sekat dengan pemerintah.

“Saya kira positif sekali ya, kan biar dekat antara pemerintah dengan masyarakat. Biar terjalin hubungan yang baiklah. Biar enggak ada sekat antara pemerintahan, dalam hal ini Pak Gubernur, dengan masyarakatnya, warganya,” tutur Anom.

Kemeriahan juga dirasakan Sabilla Destriadi, mahasiswa Universitas Mumammadyah Semarang (Unimus), yang datang bersama dua temannya, Aulia Randis dan Dina Oktafiana. Bagi Sabilla, nobar di halaman Kantor Gubernur Jateng menjadi pengalaman pertamanya.

Mereka juga mengapresiasi Pemprov Jateng yang menyediakan tempat bagi masyarakat, untuk bersama-sama mendukung Timnas.

“Terima kasih buat Pak Gubernur, buat ini tempatnya, buat nonton masyarakat. Jadi, kayak kita tuh sama-sama buat ngeramein Timnas, mendukung Timnas,” ungkap Sabilla.

Sementara itu, Arta Aji, warga Semarang, mengaku sudah empat kali mengikuti nobar Timnas di lokasi tersebut, sejak pertandingan pertama melawan Singapura.

“Ya sangat membantu sih buat masyarakat buat nobar acara-acara kayak gini. Seharusnya sering dilakuin sih,” katanya.

Aji berharap, keberhasilan Indonesia menjadi juara, dapat menjadi pijakan untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.

Nobar di Kantor Gubernur Jateng juga dimeriahkan dengan pembagian hadiah undian, berupa sepatu dan jersey Timnas Indonesia. Warga yang hadir pun dapat menikmati beragam hidangan secara gratis, mulai dari bakso, soto, nasi goreng, hingga wedang ronde.

Nobar final ini menjadi gelaran keempat yang digelar di Kantor Gubernur Jateng. Sebelumnya, Pemprov Jateng juga menggelar nobar saat Timnas Indonesia menghadapi Singapura, Malaysia, dan Bangladesh 

 

 Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/indonesia-juara-fifa-asean-cup-euforia-ribuan-orang-pecah-di-halaman-kantor-gubernur-jateng/

Baca Terusannya »»  

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra : Timnas Menang, Pati Bersatu, Ekonomi Rakyat Bergerak

 

PATI – Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand melalui drama adu penalti pada final FIFA ASEAN Cup 2026 disambut meriah ribuan warga yang mengikuti nonton bareng (Nobar) di Alun-Alun Pati, Senin malam (5/10/2026). Kemenangan tersebut bukan hanya menghadirkan euforia sepak bola, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan warga sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra yang hadir di acara tersebut pun mengajak masyarakat menjadikan momentum kemenangan Timnas sebagai energi positif untuk memperkuat persatuan, menjaga kekompakan, serta mempertahankan kondusivitas Kabupaten Pati.

"Kalah atau menang itu hal yang biasa dalam permainan. Yang tidak boleh kalah adalah rasa persatuan kita. Tetap jaga ketertiban, jaga kebersihan tempat ini, dan yang paling utama, jaga terus kekompakan dan kondusivitas wilayah kita," ujar Chandra.

Menurutnya, kegiatan Nobar bukan sekadar agenda menyaksikan pertandingan sepak bola bersama. Momentum tersebut menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan masyarakat dari berbagai kalangan tanpa sekat.

"Di sini tidak ada sekat. Kita kumpul bersama, tertawa bersama, dan merasakan ketegangan pertandingan secara bersama-sama. Silaturahmi seperti inilah yang mempererat rasa kekeluargaan di daerah yang kita cintai ini," kata Chandra.

Selain memperkuat hubungan antarmasyarakat, ramainya warga yang mengikuti Nobar juga memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Pedagang makanan, minuman, dan berbagai camilan lokal mendapatkan tambahan penghasilan dari meningkatnya jumlah pengunjung selama kegiatan berlangsung.

"Semakin ramai yang datang, semakin hidup roda perekonomian rakyat kecil. Inilah bukti bahwa kegiatan kemasyarakatan juga bisa berdampak positif pada kesejahteraan ekonomi lokal," ungkap Chandra.

Ia pun menegaskan, kemenangan Timnas patut dirayakan dengan penuh kegembiraan. Namun, semangat tersebut harus tetap diiringi dengan sikap tertib, menjaga kebersihan, serta menghormati sesama warga.

Nobar tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, para kepala perangkat daerah, staf ahli Bupati, serta ribuan masyarakat yang memadati Alun-Alun Pati.

Pertandingan sendiri berlangsung ketat. Setelah bermain imbang 0-0 pada babak pertama, Indonesia dan Thailand sama-sama mencetak gol pada babak kedua sehingga skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. 

Memasuki tambahan waktu, kedua tim kembali mencetak gol dan skor menjadi 2-2 hingga 120 menit. Pertandingan akhirnya ditentukan melalui adu penalti, dengan Indonesia keluar sebagai pemenang 4-2 sekaligus memastikan gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Kemenangan tersebut pun disambut dengan luapan kegembiraan di Alun-Alun Pati. Ribuan warga yang sejak awal pertandingan bertahan hingga akhir merayakan keberhasilan Timnas, sekaligus menutup malam dengan semangat kebersamaan dan kebanggaan sebagai warga Indonesia.

 

 

Sumber : https://humas.patikab.go.id/frontpanel/berita/detail/ekxoSjd6UnE2N1RkdGdJUHJWdWRSQT09 


Baca Terusannya »»  

Malaysia Vs Vietnam: Menang 1-0, Harimau Malaya Rebut Tempat Ketiga

 

 

SPORT.DETIK.COM Jakarta - Malaysia dan Vietnam saling berhadapan dalam perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026. Harimau Malaya menang.

Malaysia vs Vietnam berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026) sore WIB. Malaysia menang 1-0.

Malaysia mengancam Vietnam lebih dahulu lewat Quentin Cheng. Vietnam kemudian balas mengancam Malaysia melalui Ngo Dang Khoa.

Bergson da Silva sempat hampir membuat Malaysia memimpin. Pemain naturalisasi asal Brasil itu lolos dari kawalan bek Vietnam dan mengirimkan umpan silang, yang dimentahkan Bui Hoang.

Pertandingan kemudian sempat berjalan alot. Skor 0-0 pun menjadi akhir babak pertama.

Malaysia membuka keunggulan 1-0 di babak kedua pada menit ke-62. Adalah Fergus Tierney yang sukses merobek gawang Vietnam.

Wasit sempat menunjuk titik penalti untuk Vietnam setelah Le Van Do dilanggar pada menit ke-73. Wasit kemudian mengecek ulang lewat VAR dan mengubah keputusannya.

Vietnam tak kunjung bisa mencetak gol balasan. Malaysia pun meraih tempat ketiga dan gawangnya tidak kebobolan sejak awal FIFA ASEAN Cup 2026.

 

Susunan Pemain:

Malaysia: Syihan Hazmi; Daniel Ting, Ubaidullah Shamsul, Manuel Hidalgo, Quentin Cheng, Bergson da Silva, Hong Wan, Stuart Wilkin, Harith Haiqal, Nooa Laine, Lavere Corbin Ong.

Vietnam: Patrik Le Giang; Le Ngoc Bao, Cao Pendant Quang Vinh, Nguyen Adou Leygley Minh, Le Pham Thanh Long, Williams Minh Hoang, Nguyen Hoang Duc, Truong Tien Anh, Ngo Dang Khoa, Nguyen Hai Long, Bui Hoang Viet Anh.




Sumber : https://sport.detik.com/juara-bola-asia-tenggara-2026/liga-indonesia/d-8693487/malaysia-vs-vietnam-menang-1-0-harimau-malaya-rebut-tempat-ketiga

 

 

 

Baca Terusannya »»  

Ini Daftar Kontingen Pramuka Santri Pemenang Lomba PPSN VI 2026

 

 


 

Malang (Kemenag) --- Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI 2026 berkhir. Acara ini tidak hanya menjadi ruang pertemuan santri dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi ajang untuk mengasah keterampilan, kedisiplinan, kreativitas, dan semangat berkompetisi. 

Setelah melalui rangkaian perlombaan, sejumlah kontingen pramuka santri meraih prestasi terbaik dalam berbagai cabang yang digelar selama PPSN VI. Ajang ini berlangsung di Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Malang, Jawa Timur, 30 September - 6 Oktober 2026.

Beragam perlombaan yang diikuti pramuka santri menjadi bagian penting dari proses pembelajaran selama perkemahan. Mereka ditantang menunjukkan kemampuan, kerja sama tim, ketelitian, kreativitas, serta semangat sportivitas. Persaingan berlangsung dalam suasana kompetitif, namun tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kebersamaan antarkontingen. 

Pengumuman kontingan pramuka santri pemenang lomba pada PPSN VI disampaikan panitia pada upacara penutupan di lapangan Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Malang, Senin (5/10/2026). Berikut nama pemenang perlombaan masing-masing cabang:

Defile Barisan

Juara I: Jawa Timur
Juara II: Jawa Barat 
Juara III: Daerah Istimewa Yogyakarta
Harapan I: Bali
Harapan II: Kalimantan Utara
Harapan III: Sumatera Utara

Karnaval Nusantara

Juara I: Jawa Timur
Juara II: Jawa Barat
Juara III: Daerah Istimewa Yogyakarta
Harapan I: Sumatera Selatan
Harapan II: Gorontalo
Harapan III: Sulawesi Tengah

Kuliner Nusantara

Juara I: Jawa Barat
Juara II: Daerah Istimewa Yogyakarta
Juara III: Jawa Tengah
Harapan I: Sumatera Barat
Harapan II: Aceh
Harapan III: Jambi

Pionering Nusantara

Juara I: Bengkulu
Juara II: Jawa Tengah
Juara III: Sumatera Barat
Harapan I: Kalimantan Timur
Harapan II: Kalimantan Tengah
Harapan III: Kalimantan Selatan

Teknologi Tepat Guna Putra

Juara I: Jawa Tengah
Juara II: Bali
Juara III: DKI Jakarta
Harapan I: AN-NUR
Harapan II: Maluku
Harapan III: Jambi

Teknologi Tepat Guna Putri

Juara I: Bali
Juara II: Jawa Timur
Juara III: DKI Jakarta
Harapan I: Kalimantan Barat
Harapan II: Sulawesi Selatan
Harapan III: Nusa Tenggara Timur

PPSN Got Talent Putra

Juara I: Jawa Tengah
Juara II: Kalimantan Selatan
Juara III: Sumatera Selatan
Harapan I: Sulawesi Tengah
Harapan II: Papua Barat
Harapan III: Jawa Barat

PPSN Got Talent Putri

Juara I: Kepulauan Bangka Belitung
Juara II: Jawa Barat
Juara III: Maluku Utara
Harapan I: Lampung
Harapan II: Sulawesi Barat
Harapan III: Sumatera Barat

Yel-Yel Terbaik Putra

Juara I: Jawa Timur
Juara II: Sulawesi Selatan
Juara III: Riau
Harapan I: Sulawesi Tenggara
Harapan II: Jawa Tengah
Harapan III: Banten

Yel-Yel Terbaik Putri

Juara I: Jawa Barat
Juara II: Banten
Juara III: DKI Jakarta
Harapan I: Sulawesi Selatan
Harapan II: Sumatera Selatan
Harapan III: Sulawesi Utara

Tenda K3 Per-Umpi Putra

Juara I: Nusa Tenggara Barat Umpi 2
Juara II: Sulawesi Selatan Umpi 1
Juara III: Jawa Tengah Umpi 1
Harapan I: Bengkulu Umpi 2
Harapan II: PP An-Nur II Al-Murtadlo Umpi 1
Harapan III: Sulawesi Barat Umpi 2

Tenda K3 Per-Umpi Putri

Juara I: Jawa Tengah 2
Juara II: Sulawesi Selatan 2
Juara III: Bengkulu 1
Harapan I: Sumatera Selatan 1
Harapan II: Kepulauan Riau
Harapan III: Papua

Kontingen Terbaik, Teraktif, dan Terfavorit

Kontingen Terbaik: Jawa Tengah
Kontingen Teraktif: Jawa Barat
Kontingen Terfavorit: Kalimantan Utara

 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/ini-daftar-kontingen-pramuka-santri-pemenang-lomba-ppsn-vi-2026-QK3vW 

 

Baca Terusannya »»  

Perkemahan Pramuka Santri 2026 Ditutup, Ini Enam Capaian PPSN VI

 

Malang (Kemenag) — Rangkaian Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 sampai pada upacara penutupan. Upacara digelar pada Senin (5/10/2026) sore di Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang menjadi tuan rumah perkemahan sejak 30 September 2026.

Amanat upacara disampaikan Direktur Bina Pendidikan Muadalah dan Diniyah Formal pada Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama, Mastuki. Dia mengajak seluruh peserta bersyukur karena satu demi satu agenda PPSN VI berhasil dilaksanakan.

Mastuki menyampaikan, PPSN VI diikuti 4.524 peserta dari 34 provinsi. Mereka didukung 135 panitia, 136 Pembina Pendamping (Bindamping), dan 105 Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda).

"Kehadiran kontingen dari 34 provinsi ini menunjukkan luasnya partisipasi pesantren dan gerakan kepramukaan santri dari berbagai penjuru Nusantara," ujarnya.

Enam Capaian PPSN VI

Mastuki memaparkan enam capaian penting selama penyelenggaraan PPSN VI. Pertama, peluncuran Saka Amal Bakti Kementerian Agama. Ini adalah penegasan kembali dari peluncuran Saka Amal Bakti kali pertama pada PPSN V 2018 oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

"Kita semua berharap (penegasan kembali) Saka Amal Bakti menjadi awal pengembangan kegiatan kepramukaan yang lebih terarah dan berkelanjutan di lingkungan Kementerian Agama," kata Mastuki.

Kedua, terlaksananya rangkaian kegiatan kepramukaan dan pembinaan karakter santri. Selama tujuh hari, para Pramuka Santri mengikuti aktivitas yang dirancang untuk mengembangkan kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, dan kebersamaan. Pertemuan antarkontingen juga menjadi ruang pertukaran pengalaman dan penguatan persaudaraan antarpesantren.

Ketiga, gerakan penanaman 1.000 pohon di lingkungan Pondok Pesantren An-Nur II pada 3 Oktober 2026. Kegiatan ini dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Malang, pengasuh pesantren, dan para peserta. "Gerakan ini menjadi aksi nyata untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan," tuturnya.

Keempat, penguatan wawasan ekologis dan nilai-nilai pendidikan pesantren. Melalui kegiatan edukatif, termasuk pembahasan ekoteologi dan Kurikulum Berbasis Cinta, peserta memperoleh pengayaan tentang kepedulian terhadap alam, nilai kemanusiaan, dan pembentukan karakter.

Kelima, terbangunnya kolaborasi lintas kelembagaan antara Kementerian Agama, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Sako Ma'arif PBNU, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Malang, dan Pondok Pesantren An-Nur II sebagai tuan rumah. "Sinergi ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan," ujar Mastuki.

Keenam, terbukanya peluang perputaran ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran ribuan peserta, panitia, pendamping, dan undangan turut menggerakkan sektor konsumsi, penginapan, transportasi, perdagangan, jasa laundry, serta produk UMKM.


Apresiasi untuk Semua Pihak

Mastuki menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Menteri Agama, Direktur Jenderal Pesantren, Gubernur Jawa Timur, Bupati Malang, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, dan Sako Ma'arif PBNU. Apresiasi khusus ia tujukan kepada pengasuh Pondok Pesantren An-Nur II beserta keluarga besar dan para santrinya, juga kepada seluruh kontingen, peserta, Pinkonda, Bindamping, dan panitia.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama penyelenggaraan masih terdapat kekurangan, baik dalam pelayanan maupun pelaksanaan kegiatan.

Upacara tersebut juga menyertakan pembacaan juara I, II, III dan Juara harapan. Upacara penutupan dihadiri oleh Para pengasuh Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, pejabat Eselon II Ditjen Pesantren, serta perwakilan Kanwil dan Kantor Kemenag dari berbagai daerah. Hadir pula unsur Kwartir Nasional, Sako Ma'arif PBNU, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Malang.

 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/perkemahan-pramuka-santri-2026-ditutup-ini-enam-capaian-ppsn-vi-mU9vj 

 

Baca Terusannya »»  

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 5 Oktober 2026

 

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan bencana pada periode Minggu hingga Senin, 4–5 Oktober 2026. Dalam kurun waktu tersebut, BNPB menerima dua laporan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Laporan karhutla pertama terjadi di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Minggu (4/10) sekitar pukul 12.05 WIB. Kebakaran terjadi di Desa Beluluk dan Desa Mangkol, Kecamatan Pangkalan Baru, dengan luas lahan terbakar mencapai 1,5 hektare.

Petugas gabungan yang terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beberapa kabupaten dan dinas pemadam kebakaran setempat berhasil memadamkan karhutla pada hari yang sama, Minggu (4/10). Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Wilayah lainnya di Jawa Tengah, karhutla terjadi pada Minggu (4/10) di Kabupaten Kebumen, tepatnya di Desa Bejiruyung, Kecamatan Sempor. Luas lahan terbakar mencapai 1 hektare dan tidak ada laporan korban jiwa. Api telah berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan.

Selain penanganan karhutla, BNPB juga masih memantau penanganan pascagempa bumi M6,1 yang terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya. Gempa bumi yang terjadi pada Minggu (4/10) mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Berdasarkan data BNPB pada Senin (5/10) pukul 00.15 WIB, total rumah rusak mencapai 95 unit, dengan rincian 1 unit rusak berat, 12 unit rusak sedang, dan 82 unit rusak ringan. Seluruh rumah rusak tersebut teridentifikasi di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kerusakan juga tercatat pada sejumlah fasilitas umum di Kabupaten Sumba Barat Daya. Fasilitas yang mengalami rusak ringan meliputi tempat ibadah sebanyak 5 unit, fasilitas pendidikan 3 unit, fasilitas kesehatan 6 unit, dan rumah dinas 3 unit. Sementara itu, satu fasilitas pendidikan mengalami rusak sedang.

Di Kabupaten Sumba Barat, terdapat 3 rumah dinas dan 2 bangunan koperasi yang mengalami rusak ringan.

Data dampak tersebut masih terus dimutakhirkan oleh BPBD di kedua kabupaten.

Kondisi di wilayah terdampak secara umum terpantau. Merespons kondisi darurat, pemerintah daerah Sumba Barat Daya telah mengaktifkan pos komando.

Menyikapi kejadian bencana tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga. Semua pihak diharapkan bekerja sama dalam mengoptimalkan pengawasan dan pencegahan karhutla.

Sementara dalam menghadapi bahaya gempa bumi, masyarakat agar selalu waspada karena waktu dan lokasi kejadian gempa bumi tidak dapat diprediksi. BNPB meminta warga di wilayah yang diguncang gempa untuk memeriksa kondisi rumah sebelum kembali memasukinya.




Sumber : https://www.bnpb.go.id/berita/perkembangan-situasi-dan-penanganan-bencana-di-tanah-air-5-oktober-2026

 

 

 

 

 

Baca Terusannya »»  

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

 


Mataram, NTB – Persiapan pengamanan Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 memasuki tahap akhir. Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, S.E., M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mandalika Rinjani 2026 di Eks Bandara Selaparang, Mataram, Senin (5/10/2026).

Apel tersebut menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta soliditas seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan event balap motor internasional yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, pada 9-11 Oktober 2026.

Hadir dalam apel tersebut Wakapolda NTB beserta jajaran PJU Polda NTB, Gubernur NTB, Danrem 162/WB, Danlanud ZAM, Danlanal Mataram, Dansat Brimob, para Kapolres/ta se-Pulau Lombok, Kabinda NTB, Basarnas NTB, sejumlah kepala dinas Pemprov NTB, Direktur Utama ITDC, MGPA, serta para mitra Kamtibmas dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam keterangannya seusai memimpin apel, Kapolda NTB menjelaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan tahapan penting untuk mengecek kesiapan seluruh unsur yang akan terlibat dalam operasi.

“Apel gelar pasukan ini penting untuk menentukan kesiapan seluruh personel dari stakeholder yang terlibat, termasuk kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung penyelenggaraan operasi,” ujar Kapolda NTB.

Ia menjelaskan, pengamanan MotoGP tahun ini dikemas dalam Operasi Mandalika Rinjani 2026, sebuah operasi lintas sektoral yang melibatkan berbagai unsur dalam rangka memastikan seluruh rangkaian penyelenggaraan MotoGP berjalan aman, lancar, dan kondusif.

"Operasi yang kita selenggarakan kali ini diberi nama Ops Mandalika Rinjani 2026, yang merupakan operasi lintas sektoral dalam rangka pengamanan penyelenggaraan internasional Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 yang akan berlangsung tanggal 9 hingga 11 Oktober mendatang,” ungkapnya.

Pengamanan MotoGP 2026 melibatkan 2.678 personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait hingga elemen masyarakat.

Operasi Mandalika Rinjani 2026 sendiri berlangsung selama 12 hari, mulai 5 hingga 16 Oktober 2026, mencakup tahapan sebelum pelaksanaan MotoGP, saat event berlangsung, hingga pengamanan pasca kegiatan.

Menurut Kapolda, keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh aspek pengamanan dapat berjalan secara terpadu.

Sinergi antarinstansi juga diperlukan mengingat MotoGP bukan hanya menghadirkan aktivitas balapan, tetapi juga pergerakan wisatawan, penonton, pembalap, kru, serta berbagai kegiatan pendukung di sejumlah wilayah NTB.

Kapolda NTB meminta seluruh personel yang terlibat menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan profesionalisme.

“Saya berharap seluruh personel yang terlibat dapat menjalankan tugas ini dengan baik sesuai tupoksi, didasari rasa ikhlas dan penuh tanggung jawab, sehingga operasi ini benar-benar mendatangkan hasil sesuai harapan, yaitu suksesnya penyelenggaraan MotoGP 2026 dengan Aman dan lancar,” tegasnya.

Kapolda menilai penyelenggaraan MotoGP menjadi kesempatan bagi seluruh stakeholder di NTB untuk menunjukkan kemampuan daerah dalam menjadi tuan rumah event bertaraf internasional.

Karena itu, keberhasilan pengamanan dan penyelenggaraan MotoGP tidak hanya berdampak terhadap nama baik NTB, tetapi juga membawa citra Indonesia di mata dunia.

“Ini saatnya sinergitas seluruh stakeholder yang ada di NTB untuk membuktikan diri bahwa kita memiliki kemampuan sebagai tuan rumah event bertaraf internasional. Kesuksesan yang kita harapkan nantinya bukan hanya kebanggaan bagi daerah dan masyarakat NTB, tetapi juga citra positif negara di mata internasional,” pungkas Kapolda NTB.

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Arahkan Optimalisasi Aset BUMN, Perbesar Ruang Kerja Sama dengan Dunia Usaha

 

Pemerintah terus melanjutkan program streamlining Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan fokus pada optimalisasi aset, peningkatan produktivitas, dan efisiensi perusahaan. Pada rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (05/10/2026), Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani menyampaikan bahwa langkah lanjutan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan. 

“Tadi bicara bagaimana kita meningkatkan, kan program streamlining kita di BUMN ini berjalan, nah gimana tadi dibicarakan bagaimana kita sekarang next step-nya di tahun 2027 awal itu meningkatkan, ya sekarang kita sedang lakukan, optimalisasi aset-aset BUMN, kemudian juga meningkatkan produktivitas, meningkatkan efisiensi, termasuk juga kita membuka untuk kerja sama yang lebih luas kepada private sector, kepada dunia usaha,” ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. 

“Jadi program-program itu nanti kita akan susun untuk kita mulai konsolidasi yang sudah berjalan, mungkin next step-nya bagaimana kita mengoptimalisasi aset-aset ini,” tambahnya. 

Menurutnya, optimalisasi aset menjadi perhatian karena besarnya aset yang dimiliki BUMN belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pendapatan yang dihasilkan. Presiden Prabowo pun memberikan arahan agar aset-aset tersebut dapat dikelola secara lebih produktif melalui perencanaan yang baik, terukur, dan terstruktur.

“Mungkin in term of asset kita besar, tapi in term of cashflow-nya, pendapatannya berbanding asetnya masih sangat kecil. Nah ini yang Bapak Presiden memberikan arahan bagaimana sekarang kita mengoptimalkan aset-aset yang ada di BUMN ini dengan tentunya perencanaan yang baik, terukur, terstruktur, karena kita sovereign wealth fund, memberikan juga keuntungan, yield yang baik juga,” ungkapnya.

Pemerintah, kata Rosan, selanjutnya akan melakukan analisis secara menyeluruh terhadap berbagai aset BUMN yang berpotensi untuk dioptimalkan. Dalam pelaksanaannya, Rosan menyampaikan bahwa pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta. 

“Kalau misalnya dunia usaha atau private sector bisa melakukan lebih baik, dan itu memang itu bukan hal-hal yang sifatnya strategis, ya kita memberikan ruang lebih besar kepada dunia usaha untuk pengembangan usaha-usahanya,” katanya. 

Melalui langkah tersebut, pemerintah berupaya memastikan penataan BUMN berlanjut pada pengelolaan aset yang semakin produktif, efisien, dan mampu memberikan hasil yang lebih optimal.

 

Sumber :  https://setneg.go.id/baca/index/presiden_prabowo_arahkan_optimalisasi_aset_bumn_perbesar_ruang_kerja_sama_dengan_dunia_usaha


Baca Terusannya »»  

Kemenag Buka Bantuan Penyelesaian Studi S2 dan S3, Ini Syaratnya

 


Jakarta (Kemenag) — Kementerian Agama membuka pendaftaran Bantuan Penyelesaian Pendidikan (BPP) bagi mahasiswa program magister (S2) dan doktor (S3) dalam negeri. Pendaftaran dibuka pada 5–12 Oktober 2026, dengan bantuan sebesar Rp20 juta untuk mahasiswa S2 dan Rp25 juta untuk mahasiswa S3.

Program ini diselenggarakan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

Kepala Puspenma Setjen Kemenag Ruchman Basori mengatakan, BPP ditujukan untuk membantu mahasiswa yang sedang menempuh tahap penyelesaian pendidikan agar dapat menuntaskan studinya.

“Indonesia Emas 2045 harus didukung dengan ketersediaan SDM yang profesional, terampil, dan berpihak kepada mustadh'afin, salah satunya dengan kapasitas pendidikan S2 dan S3,” ujar Ruchman di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Ruchman berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sivitas dan sumber daya manusia di lingkungan pendidikan agama dan keagamaan. Mereka antara lain dosen Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) dan Ma'had Aly, dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) pada perguruan tinggi umum, guru madrasah dan sekolah keagamaan, tenaga kependidikan, ustaz/kiai, serta pegawai Kementerian Agama yang memenuhi persyaratan.

Bantuan diberikan secara lump sum. Dana dapat dimanfaatkan untuk mendukung penyelesaian studi, antara lain pembayaran SPP, pembelian buku, biaya ujian, publikasi jurnal, serta penyelesaian tesis atau disertasi. Masa pembiayaan mencakup semester gasal dan genap tahun akademik 2026/2027.

Penerima bantuan wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana melalui aplikasi paling lambat enam bulan setelah bantuan diterima. Penerima juga harus melaporkan perkembangan akademik setiap semester hingga penyelesaian studi, termasuk tesis atau disertasi, ijazah, dan transkrip nilai pada tahun akademik 2026/2027 dan 2027/2028 hingga lulus.

Syarat Pendaftaran BPP S2 dan S3

Pendaftar harus berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dan merupakan mahasiswa aktif minimal semester tiga pada program S2 atau S3 dalam negeri. Status tersebut dibuktikan dengan surat keterangan aktif kuliah dari perguruan tinggi pada semester gasal 2026/2027.

Pendaftar juga wajib melampirkan surat keterangan hasil studi atau transkrip akademik yang memuat IPK sejak semester pertama hingga terakhir. Selain itu, pendaftar harus sudah dinyatakan lulus seminar proposal tesis atau disertasi.

Dokumen lain yang perlu disiapkan meliputi lembar perkembangan (progress) dan dokumen tesis atau disertasi, SK atau surat keterangan pembimbing, surat rekomendasi pimpinan satuan kerja sesuai format, serta pakta integritas bermaterai Rp10.000.

Pendaftar juga perlu menyertakan dokumen yang membuktikan profesinya, dengan ketentuan:

  • Tenaga kependidikan: NUPTK/PegID atau SK pengangkatan dengan masa kerja minimal dua tahun;
  • Ustaz/kiai dan dosen Ma'had Aly: SK pengangkatan dengan masa kerja minimal dua tahun;
  • Guru MI–MA, Widyalaya Pratama–Utama, Dharma Sukha Nava–Utama, Sekolah Teologi Kristen, Sekolah Agama Katolik, dan Sekolah Agama Konghucu: NUPTK/NPK;
  • Dosen: NUPTK/NIDN; dan
  • Pegawai Kementerian Agama: SK pengangkatan.

Pendaftaran hingga 12 Oktober 2026

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal pendaftaran beasiswa Kementerian Agama. Calon penerima terlebih dahulu membuat akun melalui Pendaftaran Beasiswa, melengkapi profil dan dokumen yang dipersyaratkan, memilih program bantuan, lalu mencetak kartu pendaftaran.

Pendaftaran berlangsung pada 5–12 Oktober 2026. Tahap seleksi dijadwalkan pada 13–15 Oktober 2026, sedangkan hasil seleksi akan diumumkan pada 21 Oktober 2026. Informasi selengkapnya, sila klik: Ketentuan Bantuan Penyelesaian Pendidikan S2 dan S3.



Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/kemenag-buka-bantuan-penyelesaian-studi-s2-dan-s3-ini-syaratnya-fUeoI

Baca Terusannya »»  

Ratusan Guru PAUD Jateng Dilatih AI, Bunda PAUD Prov Jateng Nawal Yasin Tekankan 3 Hal Penting Ini


SALATIGA – Bunda PAUD Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menekankan tiga hal penting yang perlu menjadi perhatian, dalam penerapan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam dunia pendidikan. Ketiganya yakni peningkatan daya kritis, penerapan etika, dan serta pengembangan kreativitas.

Hal tersebut disampaikan Nawal, saat memberikan arahan kepada ratusan guru PAUD peserta Pelatihan Robotik dan Coding bagi Tenaga Pendidik PAUD Berbasis STEAM, di Kota Salatiga, Senin (5/10/2026). Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan pelatihan mengenai penggunaan AI dasar, dan penerapannya dalam kegiatan pembelajaran.

Nawal mengatakan, perkembangan teknologi yang semakin pesat perlu diimbangi dengan pendampingan yang tepat, agar anak tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mengembangkan kemampuan berpikir.

“Di tengah disrupsi teknologi yang luar biasa saat ini, kami mengajak pendidik untuk mendampingi anak-anak, bagaimana teknologi ini sebagai perantara untuk bisa meningkatkan daya kritisnya,” ungkap istri Wakil Gubernur Jateng ini.

Menurutnya, kemampuan berpikir kritis perlu dikenalkan sejak dini, termasuk dengan membiasakan anak membedakan informasi yang penting dan tidak penting, serta mengenali informasi yang benar, hoaks, dan sumber yang kredibel.

Selain daya kritis, membangun etika dalam penggunaan teknologi juga penting. Anak perlu dibiasakan menghargai karya dan sumber informasi yang digunakan, termasuk dengan mencantumkan sumber ketika mengambil informasi dari pihak lain.

Hal ketiga yang perlu diperkuat adalah kreativitas. Nawal mendorong teknologi dimanfaatkan sebagai sarana untuk menghasilkan karya dan mengembangkan ide, bukan sekadar untuk mengonsumsi konten secara pasif.

“Dunia pendidikan ini dituntut untuk mampu beradaptasi dan berinovasi. Adaptasi dan integrasi teknologi dalam pendidikan bukan lagi bersifat pilihan Bapak Ibu, tetapi ini sudah menjadi kebutuhan kita bersama,” lanjutnya.

Ditambahkan, kebutuhan beradaptasi dengan teknologi perlu disiapkan sejak usia dini. karena teknologi telah menjadi bagian dari berbagai aktivitas manusia, termasuk dalam dunia pendidikan.

Sebagaimana arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, seluruh proses pembelajaran dalam pelatihan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 127/P/2025, tentang Pedoman Implementasi Coding dan Kecerdasan Artifisial.

“Ini kebutuhan yang kemudian kita harusnya siapkan sejak dini, karena teknologi telah menjadi teman yang selalu membantu semua aktivitas manusia, termasuk dalam pendidikan,” beber Nawal.

Selain penguatan kompetensi teknologi bagi guru, pelatihan tersebut juga diarahkan untuk mendukung implementasi program PAUD Emas atau PAUD berbasis masyarakat. Hal itu diperlukan mengingat angka partisipasi kasar (APK) anak usia 0 sampai 6 tahun yang belajar di PAUD Jateng. masih tercatat sebesar 48,61 persen.

Tidak hanya itu, pihaknya juga tengah menyiapkan modul untuk mendukung pelaksanaan PAUD Emas. Dalam praktiknya, 49.149 lembaga Posyandu di Jateng digerakkan, untuk membuka layanan pendidikan bagi anak usia dini.

“Kami baru proses untuk membuat modul, dan insyaallah tahun ini kami akan melakukan kegiatan PAUD Emas di posyandu-posyandu di Jawa Tengah,” pungkas Nawal.

 

 


Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/ratusan-guru-paud-jateng-dilatih-ai-nawal-yasin-tekankan-3-hal-penting-ini/ 

 

Baca Terusannya »»  

Lagi, Wilayah Terdampak Kekeringan Disuplai 200 Tangki Air Bersih

 

PATI – Sebanyak 200 tangki air bersih disalurkan ke 25 desa terdampak kekeringan di Kabupaten Pati secara bertahap selama delapan hari, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng yang diberangkatkan dari Halaman Setda Kabupaten Pati, Senin (5/10/2026). 

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyebut bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama untuk meringankan kebutuhan air masyarakat.

Chandra menyampaikan apresiasi kepada Bank Jateng yang telah merespons kondisi kekeringan di sejumlah wilayah Pati. Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.

“Terima kasih kepada Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Pati beserta jajarannya yang sudah peduli kekeringan di Kabupaten Pati. Hari ini Bank Jateng menyalurkan CSR-nya dengan total 200 tangki,” ujar Chandra.

Penyaluran bantuan dilakukan dengan pola 25 tangki setiap hari. Distribusi tersebut menyasar 25 desa berbeda selama delapan hari berturut-turut agar bantuan dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan.

“Insya Allah di delapan hari ke depan, 25 desa akan mendapatkan CSR air bersih dari Bank Jateng,” kata Chandra.

Ia juga menyinggung hujan yang mengguyur sebagian wilayah Pati pada malam sebelumnya. Ia berharap curah hujan kembali meningkat sehingga kekeringan yang berlangsung cukup panjang dapat segera teratasi.

“Alhamdulillah, hari ini juga kami sudah melaksanakan pengiriman tangki di 25 desa. Delapan hari berturut-turut akan kami distribusikan ke 25 desa berikutnya,” ujar Chandra.

Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Pati, Pramudjianto, menjelaskan, bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari Program Pengentasan Kemiskinan dan Kebencanaan (PPKK) Bank Jateng 2026. 

“Program CSR kita untuk tahun ini adalah program pencanangan dan pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Pramudjianto berharap dukungan melalui dividen dan alokasi CSR untuk Kabupaten Pati dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Dana tersebut diharapkan dapat memperluas dukungan terhadap program kemanusiaan dan penanganan persoalan masyarakat.

Kegiatan pemberangkatan bantuan dihadiri Pemimpin Bank Jateng Cabang Koordinator Pati beserta jajaran dan Kepala BPBD Kabupaten Pati beserta jajarannya

 

 

Sumber : https://humas.patikab.go.id/frontpanel/berita/detail/aHFwVDdoTE92VlJNZm80MW0vN1ZUQT09 

Baca Terusannya »»  

Sukses Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden FIFA Sebut Indonesia Tuan Rumah yang Hebat

 


Jakarta: Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia berlangsung dengan sukses. Bahkan Gianni memuji Indonesia sebagai tuan rumah yang hebat pada edisi perdana turnamen sepak bola Asia Tenggara resmi di bawah kalender FIFA ini.

“Indonesia adalah tuan rumah yang hebat, kami tahu itu. Karena itulah kami memercayai Indonesia untuk menyelenggarakan turnamen ini,” ungkap Presiden FIFA seusai bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (5/10) siang.  

Apalagi sebelumnya Indonesia juga sukses menggelar Piala Dunia FIFA U-17 dan juga FIFA Series. Karena itu Gianni menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, tim penyelenggara, serta seluruh masyarakat Indonesia yang telah mendukung suksesnya setiap event FIFA.

“Kami akan menjelajahi lebih lanjut apa yang bisa kita lakukan bersama, kalender event apa yang bisa kita gelar. Karena Indonesia adalah negara yang hebat, negara sepak bola. Indonesia adalah negara yang memproyeksikan dan berinvestasi untuk masa depan sepak bola,” sebut Presiden FIFA.

Gianni menegaskan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup edisi perdana ini, baik untuk Premier Division di Indonesia dan Challenge Division di Hong Kong secara umum berlangsung sukses. Atmosfer sepak bola, kata Presiden FIFA, benar-benar terasa getarannya di kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya sepanjang penyelenggaraan. 

“Begitu banyak ketertarikan dan gairah sepak bola. Kita juga bisa melihat tingkat permainannya sangat tinggi, keriuhan para penonton di stadion, pertandingannya juga sangat menarik, emosional sepanjang waktu, dan pastinya penyelenggaraan yang sangat fantastis,” papar Gianni. 

Kata Presiden FIFA, meski bukan menjadi event FIFA pertama di Indonesia, namun FIFA ASEAN Cup 2026 punya nilai penting bagi sepak bola di Asia Tenggara. Pasalnya edisi 2026 di Indonesia ini merupakan kali pertama turnamen ini digelar. FIFA pun menantikan untuk penyelenggaraan berikutnya, baik FIFA ASEAN Cup maupun event sepak bola lainnya di Indonesia.

“Harapan kami bisa kembali menggelar event FIFA berikutnya. Apalagi Presiden Indonesia begitu visioner dan sangat mendukung perkembangan sepak bola di negeri ini,” tutur Gianni.

“Karena FIFA ingin menyampaikan pesan bahwa sepak bola dimiliki oleh siapa saja, di mana saja di dunia ini, dan tentu saja itu termasuk Indonesia,” tandas Presiden FIFA. 

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7255/sukses-gelar-fifa-asean-cup-2026-presiden-fifa-sebut-indonesia-t 

Baca Terusannya »»  

Infantino Puji Kemajuan Sepak Bola Indonesia, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka


 

Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino menilai sepak bola Indonesia telah mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut disampaikan Infantino dalam keterangan pers usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026.

Infantino mengatakan perkembangan tersebut terlihat dari berbagai aspek, mulai dari tata kelola sepak bola, investasi, kompetisi, hingga pembinaan pemain usia muda. Menurutnya, kondisi sepak bola Indonesia saat ini telah mengalami perubahan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

“Saya rasa sepak bola Indonesia telah membuat kemajuan yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Kita tahu bahwa beberapa tahun lalu situasi sepak bola di Indonesia cukup rumit,” ujar Infantino.

Ia menilai transformasi yang dilakukan federasi, dalam hal ini Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), turut mendorong perkembangan tersebut. Saat ini, menurut Infantino, investasi dalam sepak bola makin tumbuh, tata kelola makin diperkuat, kompetisi mampu menghasilkan pendapatan, serta pembinaan usia muda terus berkembang.

“Sekarang ada investasi dalam sepak bola, sekarang ada tata kelola dalam sepak bola, sekarang ada kompetisi yang menghasilkan pendapatan, ada kompetisi usia muda,” ungkapnya.

Infantino juga menyoroti perkembangan tim-tim nasional Indonesia, baik pada kelompok usia muda maupun senior. Ia menilai performa tersebut menunjukkan fondasi sepak bola Indonesia yang makin kuat dan memiliki prospek untuk terus berkembang.

“Tim U-15 Indonesia akan tampil pada Piala Dunia bulan depan di Azerbaijan. Tim-tim usia muda tampil dengan baik, tim senior juga tampil dengan baik, termasuk dengan pemain-pemain yang semuanya memiliki akar di Indonesia,” katanya.

Selain pembinaan tim nasional, Infantino menekankan pentingnya memperkuat sepak bola di sekolah serta meningkatkan peran klub dalam pengelolaan fasilitas. Menurutnya, pengelolaan stadion oleh klub dapat membuka peluang peningkatan pendapatan yang pada akhirnya dapat kembali diinvestasikan untuk pengembangan sepak bola.

“Kita perlu melakukan lebih banyak di sekolah, dalam sekolah sepak bola. Klub-klub perlu bekerja untuk mengelola stadion, mengoperasikan stadion, menghasilkan lebih banyak pendapatan sehingga mereka dapat berinvestasi lebih banyak,” ujarnya.

Infantino turut menekankan bahwa pengembangan sepak bola Indonesia perlu berjalan bersama dengan kemajuan sepak bola di kawasan ASEAN. Menurutnya, peningkatan kualitas sepak bola akan memberikan dampak lebih besar apabila dilakukan secara bersama-sama di kawasan.

“Kita perlu memikirkan, dan ini adalah sesuatu yang kami bicarakan dengan Presiden, bukan hanya mengenai negara ini, tetapi seluruh kawasan ASEAN dan bagaimana kita bisa mengembangkan sepak bola. Karena tidak akan banyak membantu apabila satu negara berkembang baik, sementara negara-negara tetangganya tidak,” jelas Infantino.

Lebih lanjut, Infantino menyebut peluang Indonesia untuk kembali menjadi tuan rumah berbagai kompetisi FIFA tetap terbuka. Setelah sebelumnya menjadi tuan rumah FIFA U-17 dan FIFA ASEAN Cup, sejumlah ajang lain dapat menjadi bagian dari pembahasan ke depan.

“Kita sudah memiliki U-17, FIFA ASEAN, kita punya U-20, kita punya kompetisi perempuan, Piala Dunia. Maksud saya, semuanya terbuka,” ucapnya.

 

sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/infantino-puji-kemajuan-sepak-bola-indonesia-peluang-gelar-event-fifa-makin-terbuka/

Baca Terusannya »»  

Ketum PSSI Dampingi Presiden FIFA Bertemu Presiden Prabowo, Bahas Masa Depan Sepak Bola dan Olahraga Indonesia

 


Jakarta: Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir mendampingi Presiden FIFA Gianni Infantino bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Senin (5/10) siang. Pertemuan tersebut di antaranya membahas perkembangan olahraga khususnya sepak bola di Indonesia.

“Alhamdulillah pertemuan yang sangat baik. Bapak Presiden menyampaikan bahwa sepak bola dan olahraga sangat penting untuk pembangunan karakter bangsa,” ujar Ketum Erick selepas pertemuan.

Dalam pertemuan itu disampaikan bahwa Presiden Prabowo memiliki komitmen penuh membangun olahraga secara nasional. Pembangunan olahraga ini menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa, termasuk sepak bola yang banyak diminati masyarakat Indonesia.

“Seperti yang sudah dijanjikan kepada Bapak Gianni Infantino, Presiden akan mendorong sesegera mungkin untuk fasilitas olahraga yang ada di daerah dan pusat dikerjasamakan dengan klub-klub olahraga sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa,” sebut Ketum PSSI.

Presiden Prabowo, lanjut Ketum Erick, juga menyampaikan dukungan penuh kepada FIFA serta berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia untuk menggelar event FIFA seperti Piala Dunia U-17 hingga FIFA ASEAN Cup 2026.

“Tentu untuk beberapa event ke depan lainnya, Pemerintah siap mendukung kegiatan-kegiatan FIFA,” tegas Ketum PSSI.

Sementara itu Presiden FIFA Gianni Infantino mengungkapkan rasa bahagianya bisa kembali ke Jakarta dan bertemu Presiden Prabowo. Kata dia, Indonesia merupakan salah satu negara yang sering dikunjungi sejak menjadi Presiden FIFA. 

“Karena Indonesia adalah negara sepak bola yang besar, dengan pemimpin negara yang hebat, dan tentu saja Erick Thohir selaku ketua asosiasi sepak bola di Indonesia,” ucap Gianni.

“Kami berdiskusi baik dengan Presiden. Beliau adalah penggemar sepak bola yang hebat, beliau tertarik dengan sepak bola dan mengerti sepak bola dengan sangat baik,” imbuhnya.

Menurut Gianni, minat pada sepak bola dan olahraga itulah yang membuat Presiden Prabowo memahami bahwa salah satu yang perlu dilakukan adalah bagaimana sepak bola secara khusus dan olahraga pada umumnya bisa memberikan dampak positif pada negeri. 

“Jadi kami berdiskusi tentang strategi secara umum dan juga visi di Indonesia. Dalam hal stadion, lapangan sepak bola, sekolah, dan apapun yang berhubungan dengan olahraga dan sepak bola usia muda,” terang Presiden FIFA.

“Kami berkolaborasi bersama federasi dalam proyek ini, kami berdiskusi tentang FIFA ASEAN Cup yang fantastis, yang digelar di Indonesia. Sangat positif, edisi paling pertama, dan yang pertama selalu menjadi sejarah,” tandas Gianni.

 


Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7254/ketum-pssi-dampingi-presiden-fifa-bertemu-presiden-prabowo-bahas 

Baca Terusannya »»  

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa


 

Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dan Gianni Infantino membahas penguatan kerja sama dalam pengembangan sepak bola nasional.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap pengembangan olahraga, khususnya sepak bola. Menurut Erick, Kepala Negara memandang olahraga memiliki peran penting tidak hanya dalam mencetak prestasi, tetapi juga dalam membangun karakter generasi muda dan bangsa Indonesia.

“Bapak Presiden menyampaikan bahwa bola sangat penting, olahraga sangat penting untuk pembangunan karakter bangsa. Karena itu Bapak Presiden punya komitmen penuh untuk membangun olahraga secara nasional di mana ini menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa kita,” ujar Menpora.

Menurut Menpora, Presiden Prabowo turut mendorong agar fasilitas olahraga, baik yang berada di daerah maupun pusat, dapat dimanfaatkan secara optimal melalui kerja sama dengan klub-klub olahraga. Selain itu, pemerintah menegaskan dukungannya terhadap FIFA dan menyatakan kesiapan Indonesia untuk mendukung penyelenggaraan berbagai agenda sepak bola internasional pada masa mendatang.

“Presiden juga menyampaikan dukungan penuh kepada FIFA. Presiden juga berterima kasih FIFA bisa mengadakan event yang selama ini U-17 World Cup, lalu FIFA ASEAN, dan tentu beberapa event ke depan lainnya pemerintah Indonesia siap support beberapa kegiatan FIFA.” lanjutnya.

Sementara itu, Gianni Infantino mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo terhadap kemajuan sepak bola Indonesia. Menurut Infantino, kecintaan Presiden Prabowo terhadap sepak bola berjalan seiring dengan visinya dalam melihat olahraga sebagai instrumen yang dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan Indonesia.

“Dia memiliki kecintaan yang mendalam terhadap sepak bola dan sangat memahaminya, bukan hanya karena kecintaan terhadap olahraga ini, tetapi juga karena kecintaannya pada negara. Dia sangat memahami apa yang perlu dilakukan di negaranya serta bagaimana sepak bola, dan olahraga pada umumnya, dapat dimanfaatkan untuk memberikan dampak positif bagi negara,” ujar Infantino.

Lebih lanjut, Infantino mengatakan bahwa pertemuan tersebut turut membahas strategi dan visi besar pengembangan olahraga dan sepak bola di Indonesia. FIFA, menurutnya, siap berkolaborasi dalam mendukung berbagai proyek tersebut.

“Kami membahas strategi umum dan visi terkait investasi di Indonesia untuk stadion, lapangan sepak bola, sekolah, serta segala hal yang berkaitan dengan olahraga dan sepak bola. Oleh karena itu, kami akan bekerja sama dengan federasi dalam proyek-proyek ini,” tandasnya.

Pertemuan tersebut mempertegas komitmen Indonesia dan FIFA untuk memperkuat kolaborasi pengembangan sepak bola, dengan perhatian pada prestasi, fasilitas olahraga, serta pembentukan karakter generasi muda.

 

sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/terima-presiden-fifa-presiden-prabowo-sepak-bola-bangun-prestasi-dan-karakter-bangsa/

Baca Terusannya »»  

Tiba di Istana untuk Bertemu Presiden Prabowo, Presiden FIFA Puji Indonesia sebagai Tuan Rumah Luar Biasa


 

Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026, untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan pertemuan antara dua sahabat yang sebelumnya juga telah beberapa kali bertemu di berbagai kesempatan internasional.

“Ya, pertemuan antara Presiden FIFA dengan Presiden Republik Indonesia, Bapak Presiden Prabowo. Tentu, Presiden Gianni sudah di Indonesia hampir empat kali ke sini, waktu kita dapat kesempatan FIFA U-17 dan sekarang sebagai FIFA ASEAN,” ujar Erick.

Erick menambahkan bahwa Presiden Prabowo dan Gianni Infantino sebelumnya juga telah bertemu di New York dan Paris. Pertemuan kali ini menjadi kelanjutan dari komunikasi yang telah terjalin antara keduanya.

Sebelum bertemu dengan Presiden Prabowo, Gianni Infantino menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan sepak bola di kawasan ASEAN serta penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di Indonesia.

“Sejauh ini penyelenggaraannya benar-benar sangat sukses dan melibatkan seluruh kawasan ASEAN. Indonesia menjadi tuan rumah yang luar biasa bagi tim-tim terbaik ASEAN,” ujar Infantino.

Menurut Infantino, antusiasme terhadap sepak bola di kawasan ASEAN sangat besar. Ia menilai kualitas pertandingan juga terus berkembang, terlihat dari tingginya minat penonton yang hadir langsung ke stadion serta atmosfer pertandingan yang berlangsung kompetitif.

“Sepak bola benar-benar hidup di kawasan ini. Ada gairah yang sangat besar terhadap sepak bola dan kita juga bisa melihat bahwa level permainannya sangat baik. Penonton datang ke stadion,” katanya.

Infantino juga menyampaikan kegembiraannya dapat kembali berada di Indonesia dan terlibat dalam penyelenggaraan ajang FIFA di Tanah Air. Ia menyebut FIFA ASEAN Cup sebagai turnamen penting dan berharap menjadi yang pertama dari banyak penyelenggaraan serupa pada masa mendatang.

“Saya sangat senang bisa kembali berada di Indonesia. Saya juga sangat senang bisa kembali menyelenggarakan ajang FIFA di Indonesia. Ini bukan yang pertama, tetapi ini sangat penting,” tutur Infantino.

“Ini adalah FIFA ASEAN Cup yang pertama. Semoga menjadi yang pertama dari banyak penyelenggaraan berikutnya. Dan saya juga senang bisa kembali bertemu dengan Presiden yang juga mencintai sepak bola dan mencintai negaranya,” tandasnya.

Pertemuan di Istana kali ini melanjutkan komunikasi yang telah terjalin antara Presiden Prabowo dan Infantino, di tengah perhatian terhadap perkembangan sepak bola Indonesia dan kawasan ASEAN.

 

 

sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/tiba-di-istana-untuk-bertemu-presiden-prabowo-presiden-fifa-puji-indonesia-sebagai-tuan-rumah-luar-biasa/

Baca Terusannya »»  

Pemprov Jateng Beri Penghargaan JDIH dan IKD Award 2026

 


SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan penghargaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) serta Indeks Kepatuhan Daerah (IKD Award) 2026 kepada pemerintah kabupaten/ kota, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), perguruan tinggi, desa, dan perangkat daerah yang dinilai berkontribusi dalam pengelolaan informasi hukum.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar mengatakan, penghargaan diberikan kepada sejumlah pihak, mulai dari pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi, hingga desa.

Menurut dia, keberadaan JDIH penting karena dokumen hukum dibutuhkan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan investor.

“Kenapa? Karena yang namanya dokumen hukum, itu diperlukan oleh semuanya,” kata Iwanuddin, dalam sambutannya pada kegiatan yang berlangsung di Gedung B lantai 5 kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Senin (5/10/2026).

Iwanuddin mengatakan pengelolaan informasi hukum di tingkat desa juga diperlukan, agar masyarakat dapat mengakses produk hukum secara lebih mudah, terutama peraturan desa.

“Di desa sekarang memang diwajibkan untuk memberikan informasi hukum, terutama peraturan desa, di mana salah satu dampak paling signifikan yang ada di kabupaten, terutama di tingkat desa,” bebernya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, pemberian penghargaan tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi motivasi untuk meningkatkan pengelolaan dan penyebarluasan informasi hukum kepada masyarakat.

“Penghargaan ini sebenarnya merupakan suatu motivasi yang sangat krusial, sangat penting,” kata Luthfi dalam kegiatan.

Dia mengatakan, informasi hukum memiliki peran penting dalam menciptakan kepastian hukum, keamanan, dan ketertiban, termasuk untuk investor di Jawa Tengah.

“Yang lebih esensi adalah, bagaimana hukum ini merupakan salah satu alat untuk kepastian, keamanan, ketertiban, sekaligus investor di wilayah kita,” ujar gubernur.

Menurut Luthfi, dokumentasi dan informasi hukum tidak hanya diperlukan pemerintah maupun pejabat, tetapi juga masyarakat, sebagai bagian dari upaya memahami aturan yang berlaku.

“Informasi dokumentasi ini penting bukan untuk kita, bukan untuk para pejabat, tetapi kepada problem solving-nya masyarakat itu harus tahu,” katanya.

Luthfi mengapresiasi para bupati, wali kota, perguruan tinggi, desa, dan organisasi perangkat daerah, yang telah berkontribusi dalam pengelolaan dokumentasi serta sosialisasi produk hukum.

Dia mengatakan, Pemprov Jateng akan terus mendorong pengelolaan informasi hukum, agar dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa.

“Sehingga, masyarakat kita menjadi tahu terkait dengan mana yang benar, mana tidak,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Grobogan Setyo Hadi mengapresiasi penghargaan yang diberikan Pemprov Jateng. Menurut dia, pengelolaan informasi hukum dapat menjadi acuan, sekaligus sarana informasi bagi masyarakat.

“Kita harus jeli. Masalah-masalah di Kabupaten Grobogan yang menyangkut hukum ini, segera ditindaklanjuti,” katanya.

Dari tingkat desa, Perangkat Desa Banjaranyar, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Sukirso mengatakan, pihaknya bersyukur atas penghargaan yang diberikan serta berterima kasih kepada pemerintah dan masyarakat, yang mendukung pengelolaan JDIH desa.

Dia mengatakan kunci pengelolaan JDIH di desanya adalah kedisiplinan dalam mendokumentasikan dan menyebarluaskan setiap produk hukum.

“Kuncinya kita itu disiplin. Setiap ada produk hukum kita di-upload ke website, kemudian terintegrasi dengan JDIH kabupaten,” katanya.

Selain secara digital, kata Sukirso, pihaknya juga melakukan pendokumentasian secara fisik, dengan memanfaatkan perpustakaan desa sebagai tempat penyimpanan dan penyebarluasan informasi hukum.

“Baik dari digital maupun fisiknya itu selalu tertib. Tidak menunda-nundalah intinya,” ujarnya.

Sukirso berharap, penghargaan tersebut dapat mendorong desa-desa lain untuk mengikuti pengelolaan JDIH secara tertib.

“Mudah-mudahan nanti, selanjutnya desa-desa lain juga bisa mengikuti desa-desa yang sudah kita tertib dalam JDIH-nya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi dan Sistem Informasi Universitas Negeri Semarang (Unnes), Profesor Dr Ngabiyanto mengatakan, pihaknya memperoleh dua penghargaan dalam pengelolaan JDIH.

Menurut dia, pengelolaan JDIH mendukung keterbukaan informasi publik, karena produk hukum universitas dapat diakses masyarakat.

Ngabiyanto mengatakan Unnes juga akan membagikan pengalaman pengelolaan JDIH dan keterbukaan informasi, kepada pemerintah daerah maupun pihak lain.

“Setelah kita memperoleh ini, ya kita nanti tularkan ke masyarakat,” ujarnya.

Berikut Penerima Penghargaan JDIH dan IKD Award :

 

Kategori Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi Dan Informasi Hukum Pemerintah Desa

Terbaik I Pemerintah Kabupaten Sukoharjo

Terbaik II Pemerintah Kabupaten Karanganyar

Terbaik III Pemerintah Kabupaten Batang

 

Kategori Pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kabupaten/Kota Dengan Progres Pencapaian Terbaik

Pemerintah Kabupaten Jepara

 

Kategori Pemerintah Daerah Dengan Kepatuhan Terbaik Dalam Pembentukan Peraturan Daerah

Terbaik I Pemerintah Kabupaten Grobogan

Terbaik II Pemerintah Kabupaten Semarang

Terbaik III Pemerintah Kabupaten Boyolali

 

Penghargaan Anggota JDIH di Wilayah Jawa Tengah yang Memperoleh Nilai 100 pada Pelaporan Kinerja Anggota JDIHN Tahun 2025

Pemerintah Kabupaten Grobogan

Pemerintah Kabupaten Tegal

Sekretariat DPRD Kota Surakarta

Universitas Tidar Magelang

Universitas Negeri Semarang

 

Kategori Pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Sekretariat DPRD Kabupaten/Kota Dengan Progres Tencapaian Terbaik

Sekretariat DPRD Kabupaten Purworejo

 

Kategori Pengelola Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Perguruan Tinggi dengan Progres Pencapaian Terbaik

Universitas Negeri Semarang

 

Kategori Sekretariat DPRD Kabupaten dengan Kepatuhan Terbaik dalam Pembentukan Peraturan Daerah

Terbaik I Sekretariat DPRD Kabupaten Semarang

Terbaik II Sekretariat DPRD Kabupaten Karanganyar

Terbaik III Sekretariat DPRD Kabupaten Kebumen

 

Kategori Pengelola Dokumentasi dan Informasi Hukum Pemerintah Desa Terbaik

Terbaik I Desa Jatilor Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan

Terbaik II Desa Banjaranyar Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas

Terbaik II Desa Bejalen Kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang



Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/pemprov-jateng-beri-penghargaan-jdih-dan-ikd-award-2026/

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

 



Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus terus memperkuat kesiapan menghadapi perkembangan ancaman yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin, 5 Oktober 2026.

“Sekarang menunjukkan penuh gejolak, penuh ketidakpastian. Kita tidak tahu kapan ancaman kepada kita akan menjadi nyata. Sekarang ancaman tidak hanya fisik. Kita bisa diserang dan sudah mulai diserang. Melalui siber, melalui disinformasi, melalui berita-berita bohong yang selalu ingin Indonesia dipecah belah, yang selalu ingin Indonesia gaduh,” tutur Presiden Prabowo.

Menurut Presiden Prabowo, gangguan terhadap keamanan nasional juga dapat berlangsung melalui sektor ekonomi dan aktivitas penyelundupan yang mengancam kekayaan serta kehidupan bangsa.

“Ekonomi kita diganggu, kekayaan kita dicuri. Penyelundupan adalah ancaman terhadap bangsa Indonesia. Penyelundupan keluar, kekayaan kita kalau dicuri itu adalah ancaman bagi kedaulatan kita. Penyelundupan ke dalam, narkotika adalah ancaman bagi kelangsungan hidup bangsa kita,” ujar Presiden.

Menghadapi perubahan bentuk ancaman tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya TNI untuk terus menyesuaikan diri dan meningkatkan kemampuan. Presiden menegaskan bahwa masa damai harus dimanfaatkan sebagai masa persiapan menghadapi ancaman yang paling buruk sekalipun.

“Perang sekarang belum tentu wujudnya fisik. Karena itu, TNI harus terus menyesuaikan diri. Belajar, belajar, belajar dan berlatih, berlatih, berlatih,” tegas Presiden.

Kepala Negara selanjutnya menekankan bahwa TNI harus dibangun sebagai kekuatan yang profesional, responsif, modern, inovatif, dan adaptif. Sejalan dengan perkembangan teknologi, Presiden menegaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi bagian penting dari kesiapan TNI dalam menghadapi tantangan ke depan.

“TNI sekarang harus menguasai teknologi, TNI sekarang harus mengutamakan prestasi. Sekali lagi saya tekankan, TNI yang hebat adalah TNI yang mengutamakan prestasi. Sistem yang berlaku di TNI harus sistem prestasi, bukan sistem sekedar senioritas,” tuturnya.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya kemampuan TNI untuk bersinergi dengan berbagai unsur pemerintahan dalam menghadapi berbagai persoalan dan ancaman yang dihadapi masyarakat. Kesiapan tersebut menjadi penting mengingat Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dengan ribuan pulau, wilayah laut yang luas, perbatasan yang panjang, serta berbagai objek strategis yang harus dijaga.

“Wilayah kita luas, kita memiliki ribuan pulau, wilayah laut yang sangat luas, perbatasan yang panjang. Berbagai objek strategis yang harus kita jaga. Kita juga akan terus membangun kekuatan kita,” ucapnya.

Di tengah penguatan kemampuan TNI, Presiden Prabowo juga menegaskan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya. “Pemerintah akan terus memperhatikan kesejahteraan prajurit. Pendidikan anak-anak prajurit, pelayanan kesehatan, serta kehidupan keluarga prajurit,” tuturnya.

Menutup amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan besarnya tanggung jawab prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Indonesia di tengah perubahan ancaman yang terus berkembang.

“Di pundak saudara ada beban yang tidak ringan. Kehormatan bangsa Indonesia, kedaulatan bangsa Indonesia, kemerdekaan bangsa Indonesia, kesejahteraan rakyat kita berada di pundak saudara-saudara,” tandas Presiden.




Baca Terusannya »»