Cari Blog Ini

Sabtu, 07 Februari 2026

Presiden Prabowo Subianto: Pengukuhan Pengurus MUI 2025-2030 Momen Bersatunya Ulama dan Umaro


 

Jakarta, MUI Digital -- Majelis Ulama Indonesia menyelenggarakan Pengukuhan Pengurus  Periode 2025 - 2030 di Masjid Istiqlal Jakarta. Pengukuhan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. 

Prabowo mengatakan bahwa momen penggukuhan MUI menjadi momentum berkumpulnya para ulama dan umaro  (pemerintah). Keduanya memilik peran penting dalam perkembangan bangsa. 

"Saya sungguh merasa bahagia dan berbesar hati. Hari ini adalah lambang dari bersatunya Ulama dan umaro. Jika Ulama dan Umaro bersatu insyaallah kita akan menjadi bangsa yang besar," ungkapnya, Sabtu (7/2/26) di Masjid  Istiqlal, Jakarta. 

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa pengukuhan MUI adalah momentum yang istimewa. 

"Ini adalah acara yang istimewa, pengukuhan diselenggarakan di Masjid Istiqlal, Masjid terbesar umat Islam di Indonesia, dan lambang persatuan bangsa yang berdaulat, penuh keberkahan,"ucap Prabowo. 

Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia hingga saat ini menjadi contoh bagi berbagai negara di dunia ini dalam persatuan umat yang damai. 

"Kita saat ini menjadi contoh dunia sebagai umat Islam yang sejuk, yang tidak menyebarkan kebencian, hang tkdak takut menegakkan keadilan," ungkapnya. 

Melalui pengukuhan Majelis Ulama Indonesia yang dikemas dengan pembacaan doa bersama puluhan ribu jamaah, serta mengusung tema 'Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa' menjadi salah satu upaya untuk menyelamatkan bangsa Indonesia saat ini. 

"Tema ini menjawab masalah dari keselamatan bangsa. Kalau kita bersatu, kita hilangkan perbedaan dalam diri kita, kita hilangkan rasa benci, maka kita akan menjadi bangsa yang besar," tuturnya.

"Mari kita bersatu dalam munajat, bersatu dalam keselamatan bangsa," pungkasnya. 

 

 

Sumber :  https://mui.or.id/baca/berita/presiden-prabowo-subianto-pengukuhan-pengurus-mui-2025-2030-momen-bersatunya-ulama-dan-umaro

Baca Terusannya »»  

Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Kebangsaan, Ketua Umum MUI Tegaskan Peran sebagai Mitra Pemerintah


 

Jakarta, MUI Digital — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar menegaskan pentingnya peran MUI dan umat Islam dalam menjaga persatuan bangsa serta memperkuat sinergi dengan pemerintah sebagai mitra strategis dalam membangun Indonesia yang damai dan sejahtera.

KH Anwar Iskandar menekankan bahwa MUI bukan milik kelompok, golongan, maupun pihak tertentu, melainkan milik seluruh umat Islam dan warga bangsa Indonesia. Karena itu, MUI pusat hingga daerah memiliki tanggung jawab untuk terus hadir membersamai pemerintah dalam memimpin dan mengarahkan kehidupan bangsa.

“MUI diamanahi untuk berkhidmat kepada umat dan bangsa, serta menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kemaslahatan dan persatuan,” ujar KH Anwar Iskandar pada Sabtu (7/2/2026) di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Ia juga mengajak umat Islam Indonesia untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah yang bermuara pada penguatan ukhuwah wathaniyah. Menurutnya, persatuan dan stabilitas nasional merupakan modal utama agar bangsa Indonesia dapat menjadi lebih kuat dan mampu berbuat lebih banyak demi masa depan yang lebih baik.

KH Anwar Iskandar menegaskan bahwa keberhasilan Indonesia merupakan keberhasilan seluruh umat Islam. Sebaliknya, kegagalan bangsa juga menjadi tanggung jawab bersama umat Islam sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Dalam konteks kepemimpinan nasional, umat Islam juga diajak untuk mendoakan para pemimpin negara, khususnya Presiden Republik Indonesia, yang memikul tanggung jawab berat di tengah berbagai tantangan nasional dan global. Doa dan dukungan umat dinilai penting agar para pemimpin diberi kekuatan lahir dan batin dalam memimpin bangsa.

Melalui sinergi antara ulama, umat, dan pemerintah, KH Anwar Iskandar berharap Indonesia dapat terus melangkah menuju kehidupan bangsa yang damai, bersatu, sejahtera, serta diridhai Allah SWT, sebagaimana cita-cita baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Acara pengukuhan dan ta’aruf pengurus MUI periode 2025–2030 ini menjadi momentum penguatan komitmen MUI untuk terus menjaga ukhuwah, stabilitas, dan persatuan bangsa demi kemaslahatan umat dan masa depan Indonesia.

Sumber :  https://mui.or.id/baca/berita/perkuat-ukhuwah-dan-sinergi-kebangsaan-ketua-umum-mui-tegaskan-peran-sebagai-mitra-pemerintah

Baca Terusannya »»  

Disambut Ketua Umum MUI, Presiden Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal


 

Jakarta, MUI Digital— Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, untuk menghadiri acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025-2030. 

Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Masjid Istiqlal disambut langsung oleh Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar didampingi Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof KH Nasaruddin Umar. 

Pantauan MUI Digital, Presiden Prabowo hadir sekitar pukul 09.44 WIB.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan acara “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa” yang diperkirakan dihadiri sekitar 50 ribu jamaah dari berbagai daerah di Indonesia. 

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua Bidang Penanggulangan Bencana MUI, Nusron Wahid, menyampaikan bahwa agenda ini diselenggarakan di tengah situasi bangsa yang menghadapi berbagai ujian, khususnya bencana banjir, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologi lain di sejumlah wilayah Indonesia yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian besar bagi masyarakat.

“Dalam kondisi seperti ini, bangsa Indonesia membutuhkan penguatan spiritual, kebersamaan, serta kepedulian sosial. Doa Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa menjadi ikhtiar batiniah sekaligus pesan persatuan dan empati bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Nusron Wahid kepada MUI Digital, Jumat (6/2/2026).

Dia menegaskan, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus melakukan langkah penanganan dan mitigasi bencana melalui penguatan koordinasi lintas sektor, percepatan respons darurat, serta perlindungan masyarakat terdampak. 

Dalam konteks tersebut, MUI memandang pentingnya sinergi antara ulama dan pemerintah dalam memperkuat ikhtiar kemanusiaan.

“Sebagai mitra moral dan sosial, MUI hadir untuk memperkuat ikhtiar tersebut melalui pendekatan keagamaan, penguatan empati, serta ajakan kepada umat untuk terlibat aktif dalam solidaritas dan kepedulian sosial,” lanjutnya.

Rangkaian munajat dan doa keselamatan bangsa rencananya akan dipimpin oleh sejumlah ulama dan tokoh agama, di antaranya KH Abdul Manan Ghani, KH Mahfud Assirun, Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi, Habib Ahmad bin Ali Assegaf, serta Ustadz Abdul Somad. 

Sementara itu, Pengukuhan Pengurus MUI Masa Khidmat 2025–2030 akan dipimpin oleh Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar sebagai peneguhan amanah para ulama untuk terus membimbing umat, memperkuat solidaritas sosial, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah berbagai tantangan kebangsaan. 

Kegiatan ini juga akan dihadiri pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam dari seluruh Indonesia sebagai simbol kebersamaan ulama, umara, dan umat dalam merawat keselamatan dan persatuan bangsa.

Melalui agenda ini, MUI berharap dapat menghadirkan ruang kebersamaan yang menyejukkan, meneguhkan doa dan ikhtiar bersama, serta memperkuat sinergi seluruh elemen bangsa demi Indonesia yang selamat, kuat, dan bermartabat. 

 

Sumber :  https://mui.or.id/baca/berita/disambut-ketua-umum-mui-presiden-prabowo-tiba-di-masjid-istiqlal

Baca Terusannya »»  

Jumat, 06 Februari 2026

Satgas MBG Bakal Sidak SPPG yang Dikeluhkan Masyarakat


PATI, 6 Februari 2026 — Satgas MBG akan melakukan Sidak SPPG yang dikeluhkan atau dilaporkan oleh masyarakat. Hal itu disampaikan Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, sore , saat meresmikan SPPG Yayasan Masda Putra Abadi di Desa Pegandan Kecamatan Margorejo. 

Peresmian tersebut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Maslakhul Huda sekaligus Rektor IPMAFA, Pj Sekda Pati, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Pati, serta jajaran terkait sebagai bagian dari penguatan layanan pemenuhan gizi bagi penerima manfaat.

Dalam kegiatan tersebut, Plt. Bupati Pati menegaskan bahwa SPPG yang dikelola di lingkungan pondok pesantren dinilai memiliki komitmen kuat terhadap kebersihan, sanitasi, dan standar keamanan pangan.

 Ia menegaskan bahwa fasilitas SPPG Yayasan Masda Putra Abadi telah memenuhi standar, mulai dari sarana pengolahan hingga sistem pembuangan air.

“Alhamdulillah, SPPG ini dimotori langsung oleh pendiri pondok pesantren, sehingga saya tidak khawatir. Dari fasilitas hingga sanitasi sudah terlihat memenuhi standar. Komitmennya juga luar biasa karena makanan harus dihabiskan untuk penerima manfaat,” ujar Chandra.

Plt. Bupati Pati juga menyampaikan keprihatinannya atas laporan masyarakat terkait kualitas menu di sejumlah SPPG lain. Ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati telah mengaktifkan Satgas MBG dan akan melakukan inspeksi guna memastikan seluruh SPPG berjalan sesuai ketentuan.

“Kami akan melakukan sidak ke SPPG-SPPG yang dilaporkan masyarakat. Harapan kami, SPPG Masda Putra Abadi ini bisa menjadi SPPG teladan, termasuk dalam penggunaan bahan baku lokal agar potensi daerah dapat dimanfaatkan secara optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Maslakhul Huda sekaligus Rektor IPMAFA, Abdul Ghaffar Rozin, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal keberlangsungan SPPG. 

Ia menekankan pentingnya tata kelola yang baik, pemenuhan persyaratan administratif, serta komitmen pengelola dalam mengelola anggaran secara transparan dan bertanggung jawab.

“SPPG ini adalah wajah pesantren, kampus, dan pengabdian kepada masyarakat. Apa yang diterima dari pemerintah harus dibelanjakan sebaik-baiknya untuk penerima manfaat. Kami juga meminta agar pengelola aktif berkoordinasi dengan masyarakat dan aparatur, serta memastikan keamanan pangan dari bahan baku hingga distribusi,” ungkapnya.


 Sumber ; https://humas.patikab.go.id/berita/detail/satgas-mbg-bakal-sidak-sppg-yang-dikeluhkan-masyarakat-

Baca Terusannya »»  

Momen Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Jadi Fotografer Dadakan Wapres Gibran dan Pengungsi


 

KABUPATEN TEGAL – Di tengah agenda peninjauan bencana tanah gerak di Kabupaten Tegal, momen tak terduga terjadi saat Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Bertempat di Pondok Pesantren Al Adalah 2 yang sementara menjadi lokasi pengungsian warga, Ahmad Luthfi mendadak berperan sebagai fotografer dadakan, mengabadikan kebersamaan wapres dengan warga pengungsi.

Peristiwa itu terjadi usai Wapres Gibran menyampaikan arahan dan pesan kepada warga terdampak bencana, Jumat (6/2/2026). Saat Gibran bersiap berpamitan dan berdiri bersama pengasuh pondok, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah, sejumlah warga meminta foto bersama.

“Pak, foto dulu Pak,” ujar seorang warga dari balik kerumunan.

Menanggapi permintaan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi langsung mengambil ponsel milik warga dan berdiri di depan rombongan. Dengan santai, ia mengarahkan posisi semua yang akan difoto.

“Biar rapi, maju sedikit. Nah, senyum,” ucap Luthfi sambil memotret.

Aksi spontan tersebut mencairkan suasana. Warga tak menyangka, orang nomor satu di Jawa Tengah itu, justru yang memotret sendiri peristiwa langka tersebut.

Senyum dan tawa tampak dari warga pengungsi, pengasuh pondok pesantren, hingga pejabat yang hadir. Wapres Gibran pun melayani permintaan foto bersama warga dengan penuh keakraban.

Dalam kesempatan itu, Gibran menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah, untuk memastikan keselamatan serta pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak bencana.

“Kita pastikan pengungsian aman dan kebutuhan warga tercukupi. Yang penting sekarang keselamatan,” ujar Gibran.

Kunjungan ke Pondok Pesantren Al Adalah 2 merupakan bagian dari rangkaian agenda Wapres Gibran di Kabupaten Tegal, setelah meninjau langsung lokasi tanah gerak dan sejumlah posko pengungsian warga terdampak.

 

 

 

Sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/momen-gubernur-ahmad-luthfi-jadi-fotografer-dadakan-wapres-gibran-dan-pengungsi/

Baca Terusannya »»  

Korban Tanah Gerak Tegal Harus Direlokasi, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Siapkan Rumah dan Sertifikat


 

KABUPATEN TEGAL – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, menemui warga terdampak bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jumat (6/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah menegaskan relokasi menjadi langkah utama, karena kawasan permukiman lama sudah tidak layak dihuni.

Wapres Gibran dan Gubernur Ahmad Luthfi tiba di posko pengungsian yang berada di rumah warga sekitar pukul 10.27 WIB, seusai meninjau langsung lokasi permukiman Desa Padasari yang terdampak tanah gerak.

Keduanya duduk di tengah warga yang memadati ruangan sempit, dikelilingi tumpukan barang-barang evakuasi seperti kasur, karung logistik, dan perlengkapan rumah tangga yang diselamatkan warga.

Dalam suasana pengungsian yang padat, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan arahan kepada warga. Dia meminta masyarakat tidak lagi memikirkan rumah dan harta benda yang berada di lokasi tanah bergerak.

“Bapak Ibu tidak usah memikirkan rumah yang di sana. Tanahnya masih bergerak dan sangat berbahaya. Barang-barang nanti akan kami amankan dan dipindahkan,” ujar Luthfi, di hadapan warga.

Dia menegaskan, relokasi dilakukan demi keselamatan warga. Gubernur menyatakan, pemerintah akan menyiapkan hunian sementara, hingga hunian tetap lengkap dengan sertifikat kepemilikan.

“Sertifikat nanti akan diurus. Ibu Bapak tidak perlu khawatir, akan dapat rumah berikut sertifikatnya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wapres Gibran menyampaikan penegasan serupa. Dia mengaku baru saja meninjau langsung lokasi tanah gerak, dan melihat kondisi rumah warga yang sudah rusak parah, serta aspal jalan yang terbelah.

“Tadi saya lihat langsung rumah-rumahnya, jalannya terbuka. Itu sangat berbahaya. Mohon jangan kembali ke sana,” kata Gibran.

Di tengah kerumunan warga, wapres secara khusus meminta agar kelompok rentan mendapat perhatian utama. Dia menyebut anak-anak, lansia, ibu hamil, ibu menyusui, dan penyandang disabilitas, harus dipastikan aman dan kebutuhannya terpenuhi.

“Kita prioritaskan keselamatan. Makan harus tercukupi, obat-obatan tersedia, dokter dan bidan standby 24 jam,” ujarnya.

Gibran juga meminta pendataan warga dilakukan secara detail, termasuk warga yang bertani dan beternak, agar seluruh hak dan mata pencaharian mereka ikut diperhitungkan dalam proses relokasi.

“Yang bertani, beternak, lahannya berapa, ternaknya apa, semua dicatat. Jangan sampai ada yang tertinggal,” tegasnya.

Pemerintah pusat dan daerah sepakat relokasi menjadi langkah yang tidak bisa ditawar, mengingat pergerakan tanah di Desa Padasari masih berlangsung dan berpotensi membahayakan warga jika kembali ke lokasi lama.

Warga Desa Padasari, Kailah mengaku siap untuk pindah tempat tinggal. Menurutnya, permukiman di desanya memang rawan terjadi tanah gerak. Kejadian itu bukan kali pertama. Dulu saat dia masih anak-anak, juga pernah terjadi kejadian serupa.

Dia berharap solusi terbaik yang disiapkan pemerintah, dapat diterima seluruh warga.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp338.035.551. Bantuan tersebut terdiri atas logistik makanan dan nonmakanan dari BPBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp35.200.000, dan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp212.068.980.

Selain itu, bantuan juga disalurkan berupa beras sebanyak dua ton senilai Rp27 juta melalui Dinas Ketahanan Pangan, obat-obatan senilai Rp11.766.571 dari Dinas Kesehatan, serta seragam dan perlengkapan sekolah senilai Rp52 juta dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp120 juta, untuk rumah warga terdampak bencana tanah gerak di Kabupaten Tegal.

Bencana tanah gerak itu berdampak pada 464 unit rumah warga dengan rincian 205 unit rusak berat, 174 unit rusak sedang, dan 85 unit rusak ringan. Jumlah pengungsi tercatat mencapai 1.686 jiwa yang tersebar di sejumlah lokasi pengungsian. 

 

Sumber ;  https://jatengprov.go.id/publik/korban-tanah-gerak-tegal-harus-direlokasi-gubernur-ahmad-luthfi-siapkan-rumah-dan-sertifikat/

Baca Terusannya »»  

Tinjau Lokasi Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Wapres Pastikan Keselamatan Warga Jadi Prioritas


 

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung kondisi pengungsi dan lokasi terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah (Jateng), pada Jumat (06/02/2026).

​Dalam kunjungannya, Wapres menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan keselamatan jiwa warga di atas segalanya. Ia meminta warga untuk tidak memaksakan diri kembali ke rumah masing-masing karena kondisi tanah yang masih labil dan sangat berbahaya.

​”Tadi saya naik motor melihat langsung lokasi. Aspal sudah terbuka dan tanah masih bergerak. Ini sangat berbahaya, rumah bisa roboh kapan saja. Saya minta Bapak dan Ibu jangan paksakan kembali ke sana,” ujar Wapres di hadapan para pengungsi yang berada di Posko Pengungsi Majelis Az Zikir Wa Rotibain.

​Lebih jauh Wapres memberikan jaminan kepada warga yang kehilangan dokumen penting seperti sertifikat tanah, akta kelahiran, maupun Kartu Keluarga (KK). Ia menginstruksikan jajaran terkait untuk memproses dokumen pengganti dengan cepat.

​”Sertifikat atau akta yang hilang nanti langsung diurus, satu hari jadi. Bapak Ibu tidak perlu risau,” tegasnya.

​Selain itu, Wapres secara khusus menitipkan penanganan kelompok rentan kepada Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman. Ia meminta agar kebutuhan lansia, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, serta kaum difabel terpenuhi dengan layak, termasuk ketersediaan tim medis dan obat-obatan selama 24 jam.

Sebelumnya Gubernur Jateng mengatakan bahwa pemerintah daerah memastikan warga yang saat ini mengungsi akan direlokasi ke tempat yang lebih aman dengan hunian yang telah disiapkan pemerintah.

“Panjenengan-panjenengan sudah disiapkan rumah yang nanti ditempati oleh Bapak-Ibu sekalian dan sudah kita siapkan tempat berikut rumahnya gratis, nggak usah bayar,” ujarnya.

Lebih jauh Luthfi mengungkapkan, atas nama Gubernur, pemerintah menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang bersedia direlokasi.

​Sementara, Bupati Tegal melaporkan bahwa tercatat sebanyak 464 rumah terdampak, dengan 250 di antaranya rusak berat. Saat ini, sebanyak 2.426 jiwa mengungsi di empat posko utama.

​Bupati menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tegal telah menyiapkan rencana relokasi ke lahan milik Perhutani yang dinilai lebih stabil dan aman.

“Tadi Mas Wapres sudah mengecek lokasi atas sudah tidak aman. Kami sudah siapkan langkah relokasi ke lahan Perhutani di bagian bawah. Kami mohon dukungan izin dan bantuan pembangunan hunian sementara (Huntara) dari pemerintah pusat,” lapor Bupati Ischak.

​Salah satu pengungsi bernama Nur Halimah (35) menceritakan momen mencekam saat rumahnya hancur pada Selasa malam lalu.

“Jam sembilan malam saya keluar, tembok sudah hancur semua. Tanah sudah merembes ke bawah, diinjak saja sudah tidak bisa,” ungkap Nur yang kini tinggal di tenda bersama anaknya yang berusia 5 tahun.

​Nur berharap pemerintah segera memberikan tempat tinggal yang layak di lokasi yang jauh dari area perbukitan untuk menghapus trauma keluarganya.

Di sela-sela peninjauan posko pengungsian, Wapres turut menyaksikan kegiatan trauma healing bagi anak-anak yang dilakukan oleh jajaran polwan Polres Tegal, sebagai upaya memulihkan semangat dan rasa aman mereka pascabencana.

Ahmad Ubaidillah, seorang siswa kelas V SD Padasari 01, menceritakan bahwa ia sudah tiga hari tinggal di pengungsian bersama keluarganya. Ahmad menuturkan bahwa rumahnya tidak roboh, namun mengalami pergeseran sehingga tidak lagi aman untuk ditempati.

“Sudah sekitar tiga hari saya tinggal di pengungsian. Rumahnya nggak hancur, cuma miring ke atas,” ujar Ahmad.

Kondisi itu membuat seluruh anggota keluarga memilih mengungsi demi keselamatan. Ia menambahkan, hampir semua warga di sekitar rumahnya juga telah meninggalkan permukiman.

Meski berusaha tegar, Ahmad mengaku tetap merasa sedih harus meninggalkan rumahnya.

“Walaupun rumahnya nggak hancur, ya tetap sedih,” ucapnya.

Saat ditanya harapannya, ia menjawab sederhana namun penuh makna.

“Semoga keluarga saya sehat selalu,” tutup Ahmad.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres pun memberi semangat kepada para pengungsi agar tetap kuat dan sabar mengadapi musibah ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi serta penanganan pascabencana berjalan cepat dan tepat, agar warga bisa segera kembali hidup aman dan nyaman.

Kunjungan Wapres ditutup dengan peninjauan dapur umum dan posko kesehatan di Majelis Az Zikir Wa Rotibain.

 

Sumber :  https://www.wapresri.go.id/tinjau-lokasi-bencana-tanah-bergerak-di-tegal-wapres-pastikan-keselamatan-warga-jadi-prioritas/

Baca Terusannya »»  

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Kembali Kunjungi Pengungsi Korban Tanah Gerak Tegal Bersama Wapres Gibran


 

TEGAL – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, berkunjung ke lokasi bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jumat (6/2/2026).

Kunjungan tersebut merupakan kali kedua setelah sebelumnya meninjau kondisi lapangan, dan memimpin rapat darurat penanganan bencana, pada Rabu (4/2/2026) lalu.

Wapres Gibran tiba di posko pengungsian yang berada di rumah warga bernama Kamal, sekitar pukul 09.35 WIB. Setibanya di lokasi, wapres langsung berbincang singkat dengan Gubernur Ahmad Luthfi, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Kapolda Jawa Tengah, serta sejumlah tokoh setempat.

Usai berbincang, Wapres Gibran didampingi Gubernur Luthfi bergerak meninjau langsung kondisi rumah warga, di titik terdampak pergerakan tanah Desa Padasari.

Rombongan menggunakan kendaraan roda dua, karena akses terbatas dan kondisi tanah di Desa Padasari yang masih labil.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya kehadiran negara sejak awal, dalam penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal. Hal tersebut disampaikan saat memimpin rapat koordinasi darurat bersama pemerintah daerah dan instansi terkait, di Posko Terpadu Kesehatan Desa Padasari, Rabu (4/2/2026).

“Hadirnya negara adalah memberikan kepastian, bahwa masyarakat di huntap (hunian tetap) bisa eksis dan mandiri. Inilah hadirnya negara yang kita tunggu-tunggu,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman melaporkan, pergerakan tanah masih bersifat dinamis dan berdampak pada ratusan rumah warga. Pada hari kunjungan itu, tercatat sekitar 250 rumah terdampak, dan 804 jiwa terpaksa mengungsi. 

 

 

Sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/gubernur-ahmad-luthfi-kembali-kunjungi-pengungsi-korban-tanah-gerak-tegal-bersama-wapres-gibran/

Baca Terusannya »»  

Menlu Sugiono: Kerja Sama Keamanan Indonesia–Australia Perkuat Stabilitas Kawasan Guna Capai Kepentingan Nasional


 

Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa Traktat Keamanan Bersama antara Indonesia dan Australia yang ditandatangani Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese merupakan kelanjutan dari Defense Cooperation Agreement yang telah disepakati kedua negara sejak 2006. Traktat tersebut, menurut Menlu, menitikberatkan pada penguatan mekanisme konsultasi bilateral di bidang keamanan, bukan pembentukan aliansi militer atau inisiatif pertahanan baru.

Dalam keterangan persnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, 6 Februari 2026, Menlu menjelaskan bahwa kerja sama ini mencakup forum konsultasi rutin antara pimpinan dan menteri kedua negara untuk membahas situasi keamanan regional dan global yang saling memengaruhi. Menlu juga menegaskan bahwa kerja sama ini bukan merupakan pakta pertahanan.

“Ini bukan merupakan bukan pakta pertahanan, bukan pakta militer, tidak ada yang kemudian seperti yang tadi disampaikan bahwa ancaman terhadap satu negara merupakan dipersepsikan sebagai bahaya juga atau bagi negara yang lain, tidak seperti itu. Ini adalah forum konsultasi tentang situasi keamanan di wilayah,” ujar Menlu Sugiono.

Lebih lanjut, Menlu Sugiono menjelaskan bahwa kerja sama keamanan ini akan memberikan sejumlah manfaat bagi Indonesia maupun regional. Menlu menekankan bahwa kepentingan nasional Indonesia, mulai dari menjaga kedaulatan dan integritas wilayah hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memerlukan lingkungan regional yang stabil, damai, dan kondusif.

“Untuk bisa mencapai tujuan-tujuan dan kepentingan-kepentingan nasional kita ini, kita perlu suatu suasana yang stabil, suasana yang tenang, suasana yang sejuk, damai. Karena kalau tidak ada kestabilan, tidak ada perdamaian, atau adanya tensi atau konflik itu akan membuat keinginan dan kepentingan serta cita-cita kita tadi itu tidak bisa tercapai,” jelasnya.

Menurut Menlu, kerja sama dan komunikasi dengan negara-negara di kawasan penting dilakukan agar Indonesia dapat mengelola tantangan bersama secara konstruktif. Menlu Sugiono menambahkan bahwa mekanisme konsultasi semacam ini merupakan praktik lazim dalam diplomasi Indonesia, baik di tingkat regional maupun bilateral, sebagaimana forum konsultasi yang dimiliki Indonesia dengan negara-negara mitra lain.

“Jadi di tengah situasi yang seperti ini yang namanya komunikasi, kemudian kerja sama kolaborasi itu sangat diperlukan. Oleh karena itu diperlukan satu pemahaman yang sama terhadap situasi global,” ujar Menlu.

“Kemudian kita juga punya kepentingan-kepentingan yang ingin kita wujudkan. Oleh karena itu, seperti yang disampaikan oleh Pak Presiden, kita ingin jadi tetangga yang baik. Oleh karena itu ya kita saling membicarakan tantangan-tantangan yang kita hadapi, bagaimana mengatasi tantangan-tantangan tersebut dan bagaimana bekerja sama untuk bisa mengambil sesuatu yang baik dari situasi yang ada sekarang,” pungkasnya.

 

 

Sumber ;  https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/menlu-sugiono-kerja-sama-keamanan-indonesia-australia-perkuat-stabilitas-kawasan-guna-capai-kepentingan-nasional/

Baca Terusannya »»  

Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia, Presiden Prabowo dan PM Albanese Tandatangani Traktat Keamanan Bersama


 

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Australia melalui penandatanganan Traktat Keamanan Bersama. Komitmen bersama ini disampaikan Presiden Prabowo pada Keterangan Pers Bersama di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 6 Februari 2026.

“Perjanjian keamanan bersama ini mencerminkan tekad kedua negara untuk terus bekerja sama secara erat dalam menjaga keamanan nasional masing-masing, serta berkontribusi nyata bagi perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Bagi Indonesia, hal ini mencerminkan komitmen teguh terhadap prinsip bertetangga baik dan kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif,” ucap Presiden Prabowo.

Menurut Presiden Prabowo, posisi geografis Indonesia dan Australia yang berdekatan membuat kedua negara ini ditakdirkan hidup berdampingan. Oleh karena itu, hubungan bilateral kedua negara dibangun di atas dasar saling percaya dan itikad baik.

“Indonesia ingin bersahabat dengan semua pihak dan kita tidak ingin punya musuh manapun. Untuk itu, kami meyakini bahwa perjanjian ini akan menjadi salah satu pilar penting bagi stabilitas dan kerja sama di kawasan kita,” lanjutnya.

Sementara itu, PM Albanese menyampaikan bahwa penandatanganan perjanjian ini merupakan kelanjutan dari proses panjang yang telah dimulai sejak pertemuan bilateral di Sydney pada November tahun lalu. Perjanjian tersebut, menurut Albanese dibangun di atas fondasi sejarah kerja sama pertahanan yang telah berlangsung selama tiga dekade.

“Perjanjian ini mencerminkan persahabatan yang erat, kemitraan, dan kepercayaan yang mendalam antara kedua negara kita di bawah kemitraan strategis komprehensif kita,” ucap PM Albanese.

“Hari ini saya sangat senang menandatangani perjanjian ini dengan Bapak Presiden, sebuah momen bersejarah dalam hubungan bangsa kita dan pengakuan bahwa cara terbaik untuk mengamankan perdamaian dan stabilitas di kawasan kita adalah dengan bertindak bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, PM Albanese menilai perjanjian ini menunjukkan kekuatan dan kedalaman kepercayaan antara Australia dan Indonesia. Perjanjian ini dipandang sebagai perluasan signifikan dari kerja sama keamanan dan pertahanan yang sudah terjalin.

Serangkaian inisiatif kerja sama pertahanan baru, menurut Albanese mencerminkan kepercayaan dan ambisi strategis yang makin meningkat. Termasuk di antaranya yakni penawaran untuk membentuk posisi baru bagi seorang perwira senior Indonesia di Angkatan Pertahanan Australia.

“Mendukung pengembangan fasilitas pelatihan pertahanan bersama untuk meningkatkan kemampuan Indonesia dalam melakukan latihan bersama dengan mitra Anda, termasuk Australia. Dan memperluas pertukaran pendidikan militer antara militer kita untuk membangun hubungan dan meningkatkan pemahaman antara generasi pemimpin militer kita selanjutnya,” kata PM Albanese.

 

Sumber ;  https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/perkuat-kemitraan-strategis-indonesia-australia-presiden-prabowo-dan-pm-albanese-tandatangani-traktat-keamanan-bersama/

Baca Terusannya »»  

Kunjungan Kelima ke Indonesia, Presiden Prabowo dan PM Albanese Tegaskan Kedekatan Indonesia–Australia


 

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 6 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali kedekatan hubungan bilateral Indonesia dan Australia sebagai tetangga sekaligus mitra strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam pernyataan pers bersama, Presiden Prabowo menyampaikan kegembiraannya dapat kembali menyambut PM Albanese di Jakarta. Kepala Negara juga menegaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk membalas sambutan hangat yang ia terima saat melakukan kunjungan ke Australia pada November 2025 lalu.

“Saya sangat gembira dapat menyambut kembali sahabat saya Perdana Menteri Albanese di Jakarta. Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi saya untuk membalas sambutan hangat yang saya terima saat berkunjung ke Sydney pada bulan November 2025 yang lalu,” ujar Presiden Prabowo.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menyampaikan ucapan selamat Hari Australia yang diperingati pada 26 Januari 2026. Presiden Prabowo menekankan eratnya hubungan sejarah antara Indonesia dan Australia.

“Australia adalah salah satu tetangga terdekat dan mitra strategis Indonesia. Australia dan Indonesia juga mempunyai hubungan yang cukup panjang, hubungan persahabatan. Kita juga selalu ingat bahwa Australia mendukung perjuangan kemerdekaan kita dari sejak awal proklamasi kita pada tahun 1945,” lanjut Presiden.

Sementara itu, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Presiden Prabowo dan Pemerintah Indonesia. PM Albanese menegaskan bahwa Indonesia memiliki arti yang sangat penting bagi Australia, baik dari sisi kemakmuran, keamanan, maupun stabilitas kawasan.

“Terima kasih, Bapak Presiden, dan terima kasih atas kata-kata baik Anda dan sambutan hangat Anda di Jakarta, sahabatku. Saya sangat senang dapat kembali ke sini untuk kunjungan kelima saya sebagai Perdana Menteri Australia. Tidak ada negara yang lebih penting bagi Australia atau bagi kemakmuran, keamanan, dan stabilitas Indo-Pasifik selain Indonesia,” ucap PM Albanese.

PM Albanese juga menyoroti hubungan kepercayaan yang telah terbangun kuat antara kedua negara sebagai tetangga dan sahabat. Dalam kesempatan tersebut, PM Albanese menyampaikan empati dan solidaritas atas musibah yang dialami masing-masing negara.

“Dalam semangat persahabatan ini, saya menyampaikan belasungkawa Australia kepada rakyat Indonesia atas semua korban jiwa dalam tragedi banjir dan tanah longsor di Sumatera tahun lalu dan Jawa Barat bulan lalu. Doa kami menyertai para korban dan keluarga,” tutur PM Albanese.

Kunjungan kerja ini mencerminkan komitmen kuat Indonesia dan Australia untuk terus memperkuat kerja sama strategis yang dilandasi saling percaya, persahabatan, serta kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan Indo-Pasifik.

 

Sumber :  https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/kunjungan-kelima-ke-indonesia-presiden-prabowo-dan-pm-albanese-tegaskan-kedekatan-indonesia-australia/

Baca Terusannya »»  

Indonesia–Australia Perkuat Kemitraan Strategis: Dari Ketahanan Pangan, Hilirisasi Mineral, hingga Pendidikan Global


 

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese menegaskan komitmen untuk memperkuat kemitraan strategis kedua negara melalui kerja sama konkret di berbagai bidang prioritas. Dalam bidang pertanian, Indonesia dan Australia sepakat memperluas kerja sama guna mendukung penguatan ketahanan pangan Indonesia.

“Dalam pertemuan hari ini saya dan Perdana Menteri Albanese juga membahas berbagai agenda prioritas bersama. Di bidang pertanian, saya mengundang pihak Australia untuk mengembangkan joint venture di sektor pertanian di kedua negara guna mendukung upaya Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan kita,” ujar Presiden Prabowo dalam pernyataan pers bersama PM Albanese di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat, 6 Februari 2026.

Presiden Prabowo juga mengundang Australia untuk berinvestasi di sektor hilirisasi mineral kritis Indonesia, meliputi pengolahan nikel, tembaga, bauksit, dan emas. Pada saat yang sama, Presiden Prabowo juga mendorong perusahaan Indonesia untuk berinvestasi di sektor pertambangan mineral kritis Australia.

“Danantara siap bekerja sama dengan para mitranya di Australia untuk menjajaki peluang co-investment dan dalam berbagai bentuk kemitraan lainnya,” kata Presiden Prabowo.

Di bidang pendidikan dan tenaga kerja terampil, kedua pemimpin membahas penguatan kerja sama melalui program pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi guru dan tenaga pengajar yang akan ditempatkan di universitas dan sekolah-sekolah baru di Indonesia. Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Australia melalui program Australia Awards Garuda Scholarship.

Selain itu, Presiden mengusulkan perluasan mutual recognition agreements untuk sertifikasi profesi guna membuka peluang lebih besar bagi para profesional Indonesia berkontribusi pada perekonomian Australia. Hal tersebut sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di Australia.

“Indonesia juga memiliki sumber daya manusia yang kompeten yang dapat membantu memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di Australia. Untuk itu, saya mengusulkan perluasan mutual recognition agreements bagi sertifikasi profesi, sehingga para profesional Indonesia dapat berkontribusi lebih banyak bagi perekonomian Australia,” jelasnya.

Sebagai penutup, Presiden Prabowo mengundang PM Albanese untuk menghadiri Ocean Impact Summit di Bali pada Juni mendatang, guna mendorong capaian nyata kerja sama kelautan dan menegaskan laut sebagai kepentingan bersama kedua negara.

Sementara itu, PM Albanese menyampaikan bahwa Australia dan Indonesia telah menyepakati nota kesepahaman antara Pemerintah Australia dan Danantara. Kesepakatan ini bertujuan meningkatkan kerja sama dan pertukaran informasi antarlembaga, sekaligus mengidentifikasi peluang peningkatan investasi dua arah.

“Ini akan membantu mengidentifikasi peluang untuk peningkatan investasi dua arah antara negara kita, memperkuat keamanan dan ketahanan ekonomi bersama kita.

Menutup pernyataannya, PM Albanese menyampaikan apresiasi atas diskusi dan keramahan Presiden Prabowo, serta menyatakan keyakinannya bahwa hubungan Indonesia–Australia akan terus makin kuat. “Kita akan terus bekerja sama sebagai tetangga, dan yang lebih penting, sebagai sahabat, untuk membangun kawasan yang damai, stabil, dan makmur,” ujar PM Albanese.

 

 

Sumber :  https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/indonesia-australia-perkuat-kemitraan-strategis-dari-ketahanan-pangan-hilirisasi-mineral-hingga-pendidikan-global/

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Kerja PM Albanese, Perkuat Kemitraan Strategis RI–Australia


 

Presiden Prabowo Subianto menyambut kedatangan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dalam rangka kunjungan kerja di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 6 Februari 2026. Kunjungan kelima PM Albanese ke Indonesia ini menjadi bagian dari penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia sebagai mitra strategis di kawasan Indo-Pasifik.

PM Albanese tiba di halaman Istana Merdeka sekitar pukul 09.00 WIB. Kepala Pemerintahan Australia tersebut tiba dengan pengawalan 17 pasukan motoris. Rangkaian kendaraan yang membawa PM Albanese juga diiringi oleh sekitar 120 pasukan berkuda sejak kawasan Patung Kuda hingga halaman Istana Merdeka, menambah khidmat prosesi penyambutan.

Setibanya di halaman Istana Merdeka, tampak pasukan jajar kehormatan telah berbaris rapi menyambut kedatangan PM Albanese. Selain itu, penyambutan juga dimeriahkan dengan penampilan Tari Naikonos Larik dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dibawakan oleh 12 penari dan 6 pemusik sebagai representasi kekayaan budaya Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto kemudian menyambut langsung PM Albanese di sisi barat Istana Merdeka. Keduanya tampak berjabat tangan dan menyaksikan sejenak Tari Naikonos Larik sebelum bersama-sama menaiki tangga menuju beranda depan Istana Merdeka.

Upacara penyambutan resmi pun diawali dengan dikumandangkannya lagu kebangsaan Australia dan dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana upacara berlangsung khidmat sebagai simbol penghormatan antarnegara.

Usai upacara penyambutan, Presiden Prabowo dan PM Albanese saling memperkenalkan delegasi masing-masing negara. Delegasi Indonesia yang turut hadir dalam penyambutan tersebut terdiri atas Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia Siswo Pramono.

Selanjutnya, Presiden Prabowo dan PM Albanese menuju ruang kredensial untuk melaksanakan sesi foto bersama. Setelah itu, PM Albanese diarahkan menuju ruang kerja Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan pertemuan tête-à-tête guna membahas berbagai isu strategis dan kerja sama bilateral kedua negara.

“Sekali lagi terima kasih Perdana Menteri atas kehadiran Anda hari ini. Senang bertemu dengan Anda,” ujar Presiden Prabowo dalam pengantar tête-à-tête.

Dalam kunjungan kali ini, Presiden Prabowo dan PM Albanese akan melakukan penandatanganan Perjanjian Keamanan Bersama (Treaty on Common Security) antara pemerintah Indonesia dan Australia. Penandatanganan perjanjian tersebut menandai babak baru kerja sama keamanan dan pertahanan kedua negara pada tingkat yang lebih tinggi dan strategis.

“Hari ini, dengan penandatanganan ini, kita akan membawa hubungan itu ke titik terkuat yang pernah ada, dan itu sangat penting,” ucap PM Albanese dalam pengantar tête-à-tête.

Rangkaian kunjungan kerja PM Albanese ditutup dengan jamuan santap siang yang digelar oleh Presiden Prabowo Subianto di beranda Istana Merdeka, Jakarta, sebagai bentuk penghormatan kepada PM Albanese beserta delegasi.

 

Sumber ;  https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-terima-kunjungan-kerja-pm-albanese-perkuat-kemitraan-strategis-ri-australia/

Baca Terusannya »»  

Jateng Bidik Wisatawan Timur Tengah, Ekonomi Halal Jadi Motor Utama Pembangunan 2027


 

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan sektor pariwisata berkelanjutan dan penguatan ekonomi halal berbasis syariah, sebagai prioritas utama pembangunan pada 2027.

Langkah strategis itu diambil guna menangkap potensi pasar wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Timur Tengah.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, di Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (6/2/2026).

“Untuk tahun 2027, Jawa Tengah kita arahkan pada sektor pariwisata dan penguatan ekonomi, lewat ekonomi halal berbasis syariah. Ini menjadi prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” ujar Taj Yasin, mewakili Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini mengungkapkan, tren kunjungan wisatawan luar negeri ke Jawa Tengah menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan analisis data, segmen wisatawan dari Timur Tengah menjadi salah satu pasar yang paling potensial, jika didukung dengan ekosistem yang tepat.

“Wisatawan mancanegara banyak juga dari Timur Tengah. Mereka sangat senang dengan destinasi yang berstatus ramah muslim (muslim-friendly tourism). Saat ini, ekosistem tersebut sudah mulai tumbuh di beberapa wilayah, seperti Karanganyar, Wonosobo, dan Temanggung,” tuturnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Jateng akan membangun sistem aglomerasi pariwisata, salah satunya di wilayah Semarang Raya. Nantinya, seluruh pelaku pariwisata akan dikoneksikan, agar dapat mempromosikan destinasi secara masif dan terpadu.

Meski berfokus pada ekonomi halal, Gus Yasin menekankan, daya tarik wisata tidak akan maksimal jika tidak dibarengi dengan kebersihan lingkungan. Dia tidak ingin wisatawan, baik domestik maupun internasional, hanya disuguhi pemandangan sampah saat berkunjung ke Jawa Tengah.

“Kita dukung penuh program Asta Cita Bapak Presiden, termasuk menciptakan lingkungan yang asri, aman, dan bersih. Kami mengajak seluruh stakeholder untuk bergerak bersama membersihkan lingkungan,” tambah wagub.

Dijelaskan, rencana pembangunan 2027 ini juga tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan. Selain mempromosikan wisata, pemerintah memperketat izin industri di wilayah hulu (pegunungan) dan hilir (pantai) guna menjaga ekosistem tetap terjaga.

Langkah itu diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata dengan kelestarian alam Jawa Tengah, sehingga menjadi magnet bagi investasi hijau di masa depan. 

 

 

Sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/jateng-bidik-wisatawan-timur-tengah-ekonomi-halal-jadi-motor-utama-pembangunan-2027/

Baca Terusannya »»  

Ekonomi Jawa Tengah Tumbuh 5,37%, Lampaui Nasional dan Sukses Tekan Angka Kemiskinan


 

SEMARANG – Jawa Tengah mencatatkan performa ekonomi gemilang selama 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Jateng mencapai 5,37% (y-on-y) pada triwulan IV-2025. Capaian itu memosisikan provinsi ini di atas rata-rata pertumbuhan nasional, yang berada pada angka 5,11%.

Jawa Tengah menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Pulau Jawa. Tidak sekadar angka makro, pertumbuhan itu terbukti berimplikasi positif terhadap kesejahteraan masyarakat, dengan turunnya angka kemiskinan secara signifikan.

“Angka kemiskinan kita bisa turunkan, kita semakin baik, maka ini perlu kita tingkatkan,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat memberikan pengarahan dalam Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, di Grhadika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (6/2/2026).

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini menyatakan, momentum pertumbuhan yang berada di atas nasional itu harus terus dijaga, dan diarahkan untuk program-program yang menyentuh masyarakat bawah.

“Penurunan angka kemiskinan harus kita masifkan lagi. Anggaran harus mengarah kepada penurunan kemiskinan secara bersama-sama, termasuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi kelompok disabilitas, agar kualitas hidup mereka meningkat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sumarno mengungkapkan, angka kemiskinan di Jawa Tengah berhasil ditekan dari 9,48% pada Maret 2025 menjadi 9,39% pada September 2025.

Jumlah penduduk miskin Jawa Tengah pada September 2025 sebanyak 3,34 juta orang, turun 21,87 ribu orang dibanding Maret 2025, dan turun 51,52 ribu orang dibanding September 2024 yang sebanyak 3,40 juta orang

“Pertumbuhan kita inklusif, didukung oleh gini ratio di angka 0,350. Hal ini mengindikasikan ketimpangan pendapatan antarpenduduk semakin menyempit,” ujar Sumarno.

Peningkatan ekonomi juga tercermin dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita masyarakat Jateng yang kini mencapai Rp50,82 juta, naik 5,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, tingkat pengangguran terbuka berhasil dijaga pada angka 4,32% per November 2025.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyadari masih ada pekerjaan rumah pada sektor Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang saat ini berada di angka 74,77.

“IPM kita masih berada di rata-rata nasional yang tentu saja harus kita upayakan untuk peningkatannya,” kata Sumarno.

Ditambahkan, berbagai upaya dilakukan Pemprov Jateng untuk meningkatkan ekonomi dan meningkatkan indeks pembangunan manusia. Pemprov telah menetapkan arah kebijakan strategis untuk 2027. Sektor pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah, akan dijadikan tulang punggung baru pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, revitalisasi alat praktik SMK dan peningkatan kompetensi guru berbasis industri, menjadi prioritas utama untuk memastikan sumber daya manusia di Jawa Tengah memiliki daya saing tinggi di pasar kerja global.

“Kami di Provinsi Jawa Tengah tentu saja tidak akan bisa mencapai kinerja-kinerja yang sudah ditetapkan, tanpa dukungan dan kolaborasi dari seluruh masyarakat Jawa Tengah,” pungkasnya.

 

Sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/ekonomi-jawa-tengah-tumbuh-537-lampaui-nasional-dan-sukses-tekan-angka-kemiskinan/

Baca Terusannya »»  

Peringati HGN ke-66: Kemenkes Ajak Masyarakat Penuhi Gizi Seimbang Lewat Pangan Lokal

 


Memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali menegaskan pentingnya pemanfaatan pangan lokal sebagai strategi utama pemenuhan gizi seimbang masyarakat. Melalui tema "Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal", pemerintah mendorong pola makan yang sehat, terjangkau, dan sesuai dengan kearifan budaya setempat.

Hal tersebut disampaikan dalam Webinar Nasional yang digelar Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes, Rabu (5/2). Momentum HGN tahun ini menjadi alarm bagi masyarakat untuk memperbaiki pola konsumsi guna menghadapi tiga masalah gizi bersamaan (triple burden of malnutrition) di Indonesia, yaitu adanya masalah gizi yang kompleks yang terdiri dari kekurangan nutrisi, kelebihan nutrisi dan kekurangan zat gizi mikro.

Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga, Lovely Daisy memaparkan tantangan gizi yang masih dihadapi. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, 1 dari 5 balita masih mengalami stunting, sementara 37,8% orang dewasa mengalami kelebihan berat badan (overweight).

"Kondisi ini diperparah dengan pola makan yang kurang beragam. Sebanyak 96,7% masyarakat kita kurang makan sayur dan buah. Oleh karena itu, melalui slogan 'Sehat Dimulai dari Piringku', kami mengajak masyarakat menerapkan konsep Isi Piringku dengan memanfaatkan pangan lokal yang kaya nutrisi," ujar Daisy.

Pentingnya pangan lokal diperkuat oleh pandangan Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat IPB, Profesor Rimbawan. Menurutnya, pangan lokal memiliki keunggulan komparatif dibandingkan pangan impor.

"Pangan lokal lebih segar karena rantai pasok yang pendek, mudah diakses, dan harganya lebih terjangkau. Selain memenuhi gizi, mengonsumsi pangan lokal juga berdampak nyata bagi ekonomi petani dan memperkuat identitas budaya kita," jelas Rimbawan.

Korelasi Pola Makan dan Penyakit Tidak Menular

Sementara itu, Direktur Penyakit Tidak Menular (PTM) Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menyoroti dampak serius dari pola makan tinggi Gula, Garam, dan Lemak (GGL). Konsumsi GGL yang berlebih, terutama di perkotaan, menjadi pemicu utama hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.

"Kajian bersama BPOM menunjukkan, jika kita menyelaraskan kebijakan pengendalian asam lemak trans dan reformulasi makanan, kita bisa mencegah 310 ribu kematian dan 580 ribu penyakit jantung. Pengaturan batas maksimum GGL dan label pangan menjadi langkah krusial yang terus kami dorong," tegas Nadia.

Peringatan HGN ke-66 ini diharapkan menjadi momentum kolaborasi seluruh pihak untuk menjadikan gizi seimbang berbasis pangan lokal sebagai fondasi membangun SDM Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567 atau email kontak@kemkes.go.id.

 

 

Sumber : https://kemkes.go.id/id/peringati-HGN-ke-66-Kemenkes-Ajak-Masyarakat-Penuhi-Gizi-Seimbang-Lewat-Pangan-Lokal 

Baca Terusannya »»  

Pastikan Penanganan Pengungsi Berjalan Optimal, Wapres Gibran Tinjau Lokasi Bencana di Tegal


 

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (06/02/2026), untuk meninjau langsung lokasi terdampak bencana serta memastikan penanganan pengungsi berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran.

Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa penanganan bencana harus mengedepankan kecepatan respons, ketepatan distribusi bantuan, serta keberpihakan penuh kepada masyarakat terdampak. Presiden menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah agar tidak ada warga yang terabaikan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan, layanan kesehatan, air bersih, dan hunian sementara.

Menggunakan Helikopter Kepresidenan VVIP Super Puma, Wapres bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada pukul 08.00 WIB menuju Helipad Lapangan Desa Talok, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal. Setibanya di lokasi, Wapres disambut jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda Jawa Tengah.

Agenda pertama Wapres adalah mengunjungi Posko Pengungsi Majelis Az Zikir wa Rotibain di rumah Bapak Kamal. Di lokasi ini, Wapres meninjau kondisi para pengungsi, fasilitas penampungan, serta distribusi bantuan logistik. Wapres juga berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi dan kebutuhan mendesak di lapangan.

Untuk menjangkau area terdampak lebih dekat, Wapres bersama rombongan menggunakan kendaraan roda dua menuju lokasi bencana di wilayah Desa Padasari. Di sana, Wapres meninjau kondisi infrastruktur, permukiman warga, serta langkah-langkah tanggap darurat yang dilakukan pemerintah daerah dan BPBD.

Usai meninjau lokasi, Wapres kembali ke posko pengungsian dan melanjutkan kunjungan ke Posko Pengungsi Pondok Pesantren Al-Adalah 2, Kecamatan Jatinegara. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi, mulai dari pangan, kesehatan, hingga tempat tinggal sementara, terpenuhi dengan baik.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Baitul Ma’mur, Desa Penujah. Momen ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi Wapres dengan masyarakat setempat serta tokoh agama di Kabupaten Tegal.

Setelah seluruh agenda selesai, Wapres bertolak kembali ke Jakarta melalui Helipad Desa Talok menuju Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana, pemulihan wilayah terdampak, serta perlindungan terhadap warga yang membutuhkan.


Sumber :  https://www.wapresri.go.id/pastikan-penanganan-pengungsi-berjalan-optimal-wapres-gibran-tinjau-lokasi-bencana-di-tegal/

Baca Terusannya »»  

ANALISIS GEOLOGI KEJADIAN GEMPA BUMI MERUSAK DI TENGGARA PACITAN, PROV. JAWA TIMUR, TANGGAL 06 FEBRUARI 2026

 

ANALISIS GEOLOGI KEJADIAN GEMPA BUMI MERUSAK DI TENGGARA PACITAN, PROV. JAWA TIMUR, TANGGAL 06 FEBRUARI 2026  

 

INFORMASI GEMPA BUMI

Gempa bumi terjadi pada hari Jumat, tanggal 06 Februari 2026, pukul 01:06:10 WIB. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,99 LS – 111,18 BT, di Tenggara Pacitan, Prov. Jawa Timur. Gempa bumi ini memiliki magnitudo M 6,4 (Update magnitudo M6.2) dengan kedalaman hiposenter 10,0 km (update 58 km).

KONDISI GEOLOGI DAN PENYEBAB GEMPA BUMI

Lokasi episenter gempa bumi terletak di laut. Kondisi daerah terdekat dengan episenter gempa bumi memiliki morfologi dataran dan berombak. Litologi penyusun wilayah ini terdiri atas Batuan Sedimen berumur kuarter. Batuan yang telah mengalami pelapukan dan/atau sedimen permukaan berpotensi memperkuat guncangan gempa bumi.
Berdasarkan data tapak lokal vs30, wilayah terdekat dengan episenter gempa bumi diklasifikasikan ke dalam Kelas Tanah C (tanah sangat padat dan batuan lunak). Keberadaan kelas tanah yang lebih lunak ini berarti bahwa potensi guncangan gempa bumi di area tersebut bisa terasa lebih intens.
Berdasarkan parameter sumber, gempa bumi ini berasosiasi dengan aktivitas penunjaman Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia (gempa bumi intraslab) dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault)

DAMPAK GEMPA BUMI

Wilayah terdampak guncangan gempa bumi adalah Tenggara Pacitan, Prov. Jawa Timur. Gempa bumi ini dirasakan pada intensitas (MMI): IV-V Pacitan, IV Bantul, IV Sleman, III Kulon Progo, III Trenggalek, III Wonogiri, III Malang, III Cirebon, III Blitar, II Surakarta, III Karanganyar, III Magelang, III Jombang, III Tulungagung, II Tuban, II Jepara, III Ponorogo, III Magetan, III Lumajang, III Bondowoso, III Nganjuk, III Wonosobo, III Banjarnegara, III Temanggung, III Madiun, II Denpasar. Gempa Bumi ini tidak menimbulkan tsunami karena tidak menghasilkan deformasi dasar laut. Berdasarkan informasi dari media online (https://www.headline.co.id/66898/dampak-gempa-m-64-di-pacitan-sejumlah-bangunan-dilaporkan-rusak/) gempa bumi ini telah menyebabkan kerusakan di sejumlah bangunan di Lingkungan Kebon, Kelurahan Ploso, Desa Kembang, dan di desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari.

REKOMENDASI

  1. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
  2. Masyarakat diharapkan melakukan pemeriksaan mandiri terkait kondisi bangunan setelah terjadi gempa bumi.
  3. Masyarakat diimbau mengamati dan mematuhi rambu evakuasi.
  4. Masyarakat diimbau menjauhi daerah tebing yang berpotensi terjadi gerakan tanah, terutama saat terjadi hujan.
  5. Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak diikuti oleh bahaya ikutan, seperti retakan tanah, penurunan lahan, likuefaksi dan longsoran.
  6. Bangunan di daerah rawan gempa bumi diharapkan dapat mengikuti kaidah bangunan tahan gempa, guna menghindari risiko kerusakan, serta dilengkapi dengan jalur evakuasi.
  7. Badan Geologi akan mengirimkan tim tanggap darurat gempa bumi ke Pacitan.

 

Sumber : https://vsi.esdm.go.id/kajian-kejadian/analisis-geologi-kejadian-gempa-bumi-merusak-di-tenggara-pacitan-prov-jawa-timur-tanggal-06-februari-2026 


Baca Terusannya »»  

Kamis, 05 Februari 2026

Indonesia-Afrika Selatan Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Pariwisata

 


Jakarta, 5 Februari 2026 – Indonesia dan Afrika Selatan sepakat memperkuat sinergi di berbagai bidang strategis pariwisata, menandai babak baru komitmen kedua negara dalam membangun sektor pariwisata yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Penguatan kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Menteri Pariwisata (Menpar) RI Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Pariwisata Afrika Selatan Patricia de Lille di Gedung Sapta Pesona, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Menteri Pariwisata Widiyanti menjelaskan kerja sama ini berlandaskan kesepakatan pembentukan Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan yang ditandatangani di Jakarta pada 20 April 2015, yang menjadi fondasi penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

“MoU ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama pariwisata sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, pertukaran budaya, serta penguatan pemahaman antar masyarakat kedua negara,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Sebelum penandatanganan MoU, kedua menteri melaksanakan pertemuan bilateral untuk membahas langkah tindak lanjut guna memastikan implementasi kerja sama berjalan efektif. Pertemuan tersebut juga membahas mekanisme kolaborasi konkret untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan kedua negara, termasuk fasilitasi visa, penguatan konektivitas udara, serta promosi pariwisata bersama.

Dalam MoU tersebut, Indonesia dan Afrika Selatan sepakat meningkatkan kolaborasi pada sejumlah bidang strategis, antara lain pengembangan pariwisata berkelanjutan, pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kapasitas, pemasaran dan promosi pariwisata, investasi sektor pariwisata, penguatan standar keamanan dan layanan pariwisata termasuk manajemen krisis, studi serta penelitian dan pengembangan pariwisata, serta bidang kerja sama lain yang disepakati bersama.

Selain itu, kedua negara juga menjajaki kerja sama promosi destinasi unggulan dan hidden gems, gastronomi, serta fesyen sebagai bagian dari penguatan diplomasi budaya yang melibatkan masyarakat kedua negara.

Kemitraan Indonesia dan Afrika Selatan turut menghidupkan kembali semangat Konferensi Asia-Afrika yang digelar di Bandung pada 1955, yang menegaskan pentingnya solidaritas, saling menghormati, serta kolaborasi antar negara di kawasan selatan global. Penguatan kemitraan bilateral menjadi langkah nyata dalam meneruskan semangat tersebut.

“Kedua negara meyakini penandatanganan MoU ini akan memperkuat kerja sama pariwisata bilateral sekaligus membuka peluang bagi pengembangan sektor pariwisata yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan tangguh,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti

Menteri Pariwisata Afrika Selatan Patricia de Lille menyambut baik penguatan kemitraan kedua negara. Ia menilai Indonesia dan Afrika Selatan memiliki kedekatan hubungan historis yang kuat.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini akan semakin memperdalam hubungan antara kedua negara,” ucap Patricia.

Dalam kesempatan tersebut, Patricia juga menyampaikan pemerintah Afrika Selatan sedang mereformasi sistem visa. Masyarakat Indonesia kini dapat mengajukan visa secara daring melalui perangkat digital dengan proses kurang dari 24 jam. Ia juga mengundang agen perjalanan dan operator tur Indonesia untuk mengikuti program familiarization trip ke berbagai destinasi wisata Afrika Selatan.

Patricia menambahkan Afrika Selatan berkomitmen mengembangkan pariwisata halal serta pariwisata berbasis digital. Pemerintah Afrika Selatan akan bekerja sama dengan Muslim Judicial Council serta otoritas terkait guna memastikan wisatawan Muslim merasa aman dan nyaman selama berkunjung.

Data menunjukkan sebanyak 30 ribu wisatawan Afrika Selatan mengunjungi Indonesia pada 2025, sementara kunjungan wisatawan Indonesia ke Afrika Selatan tercatat sekitar 3 ribu orang

“Sebagai bagian dari kolaborasi ini, kami ingin meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di kedua negara. Masyarakat Indonesia akan selalu disambut dengan hangat di Afrika Selatan,” kata Patricia.

Penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Martini Mohammad, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini, serta Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto.

 

 


Sumber : https://kemenpar.go.id/berita/siaran-pers-indonesia-afrika-selatan-perkuat-kemitraan-strategis-di-bidang-pariwisata 

Baca Terusannya »»  

Wamen Nezar: ION Mudahkan UMKM Bertransaksi Lintas Aplikasi

 


Indonesia Open Network atau ION resmi diluncurkan sebagai jaringan terbuka perdagangan digital untuk memberi UMKM akses pasar yang lebih luas tanpa ketergantungan pada satu platform.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan ION dirancang untuk menjawab hambatan utama UMKM dalam ekonomi digital, terutama komisi tinggi, keterbatasan akses data, dan sistem platform tertutup.

“Banyak UMKM kesulitan masuk ke ekonomi digital karena biaya dan keterikatan platform. ION membuka pilihan agar pelaku usaha bisa ditemukan dan bertransaksi lintas aplikasi,” jelasnya dalam acara 12th Annual Indonesia Economic Forum di Jakarta Selatan, Kamis (05/02/2026).

Menurut Wamen Nezar Patria, potensi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan melampaui USD 130 miliar pada akhir tahun ini.

“Pada paruh pertama tahun ini, tercatat lebih dari 6 miliar transaksi QRIS. Namun, pertumbuhan tersebut belum dirasakan merata,” ungkapnya.

Di sisi lain, Indonesia memiliki 64,2 juta UMKM yang menyumbang sekitar 61 persen PDB dan menopang hampir 97 persen tenaga kerja.

“Meski begitu, masih banyak pelaku usaha di luar kota besar yang sulit mengakses pasar digital secara adil,” tandas Wamen Nezar Patria.

Oleh karena itu Wamen Nezar Patria, meniliai kehadiran ION sebagai jaringan terbuka dan terdesentralisasi.

Sistem ini memungkinkan penjual, pembeli, dan penyedia logistik terhubung lintas aplikasi tanpa terkunci pada satu platform digital.

“ION bukan super app. Ini jaringan terbuka. UMKM bisa menjual produk di banyak aplikasi sekaligus dan tetap memegang kendali atas usahanya,” ujar Wamen Nezar.

ION juga menjadi infrastruktur pendukung kebijakan perlindungan UMKM dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan melalui Sistem Elektronik.

Sistem ini membuat prinsip keadilan usaha tidak hanya tertulis, tetapi berjalan di sistem digital.

“Selain itu, ION menjadi fondasi program Garuda Spark yang menargetkan pembinaan 2 juta wirausahawan teknologi. Startup dapat membangun layanan langsung di atas jaringan nasional tanpa harus membuat platform tertutup baru,” ungkapnya.

Menurut Wamenkomdigi Nezar Patria, ION dapat diarahkan sebagai bagian dari infrastruktur publik digital Indonesia untuk mengurangi kesenjangan digital, memperluas pilihan usaha, dan menjaga kedaulatan ekonomi digital nasional.

 

 

Sumber  :https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/wamen-nezar-ion-mudahkan-umkm-bertransaksi-lintas-aplikasi 

Baca Terusannya »»  

Kemenpar Perkuat Promosi MICE Indonesia melalui Partisipasi di AIME Melbourne 2026

 


Jakarta, 5 Februari 2026 - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) di kawasan Asia Pasifik melalui partisipasi dalam Asia Pacific Incentives and Meetings Event (AIME) Melbourne 2026.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu, dalam keterangannya, Kamis (5/2), menyampaikan AIME merupakan pameran dagang MICE terbesar dan paling berpengaruh di kawasan Asia Pasifik yang secara rutin mempertemukan buyer internasional dengan penyedia jasa dan destinasi MICE dari berbagai negara. Pameran yang akan berlangsung pada 9–11 Februari 2026 ini menjadi platform strategis untuk business matching, promosi destinasi, serta penguatan jejaring kerja sama global di sektor MICE.

“Partisipasi Indonesia di AIME Melbourne 2026 merupakan langkah strategis untuk menjangkau pasar utama MICE internasional, khususnya Australia, Selandia Baru, dan kawasan Asia Pasifik. Pasar tersebut menjadi salah satu kontributor signifikan terhadap pergerakan wisata MICE ke Indonesia, baik dalam bentuk konferensi internasional, perjalanan insentif, maupun pameran berskala global,” ujar Vinsensius.

Ia menambahkan, kehadiran Indonesia dalam AIME juga selaras dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan devisa negara, memperpanjang lama tinggal wisatawan (length of stay), serta mendorong pemerataan pengembangan destinasi MICE di berbagai daerah.

“Melalui AIME 2026, Indonesia berpeluang memperkuat citra sebagai destinasi MICE yang kompetitif, berkelanjutan, dan berkelas dunia. Partisipasi ini membuka peluang peningkatan jumlah penyelenggaraan event internasional di Indonesia, mendorong transfer pengetahuan dan penerapan standar global, serta memperkuat posisi Indonesia dalam peta persaingan destinasi MICE dunia,” katanya. 

Vinsensius menjelaskan, keikutsertaan Indonesia dalam AIME diyakini akan memberikan dampak positif bagi industri MICE nasional. Partisipasi ini membuka akses langsung kepada buyer internasional potensial, menciptakan peluang kontrak bisnis, serta memperluas jejaring pasar global.

“Industri juga memperoleh dukungan promosi terpadu di bawah payung nation branding Indonesia sehingga mampu meningkatkan daya saing dan kredibilitas pelaku usaha MICE nasional di pasar internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Vinsensius menyampaikan partisipasi Indonesia dalam AIME Melbourne 2026 merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kemenpar dan 13 pelaku industri MICE Indonesia melalui skema pembiayaan bersama (collaborative marketing cost) antara pemerintah dan industri.

Dalam skema tersebut, Kemenpar berperan sebagai fasilitator sekaligus memberikan dukungan Paviliun Indonesia, sementara pelaku industri berkontribusi aktif melalui pembiayaan kolaboratif dan keterlibatan langsung dalam kegiatan promosi serta business matching.

“Skema kolaborasi ini mencerminkan semangat kemitraan pemerintah dan swasta dalam membangun ekosistem MICE yang kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Melalui sinergi tersebut, Kementerian Pariwisata optimistis partisipasi Indonesia di AIME Melbourne 2026 akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan sektor MICE dan perekonomian nasional secara keseluruhan,” kata Vinsensius.  

  

Sumber : https://kemenpar.go.id/berita/kemenpar-perkuat-promosi-mice-indonesia-melalui-partisipasi-di-aime-melbourne-2026 

Baca Terusannya »»  

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese Tiba di Jakarta, Awali Kunjungan Kerja Perkuat Kemitraan Strategis

 


Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese tiba di Jakarta dalam rangka kunjungan kerja ke Indonesia pada Kamis malam, 5 Februari 2026. Pesawat yang membawa PM Albanese mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 18.50 WIB.

Setibanya di bawah tangga pesawat, PM Albanese disambut diantaranya oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier, Duta Besar Indonesia untuk Australia Siswo Pramono, serta Atase Pertahanan Australia Brigadier Micah Batt.

Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan kehadiran pasukan jajar kehormatan yang berdiri tegap di sepanjang jalur penyambutan menuju kendaraan resmi. Suasana semakin semarak ketika PM Albanese melangkah melewati barisan kehormatan dengan iringan musik drumben, menandai penghormatan resmi bagi kepala pemerintahan negara sahabat.

Usai prosesi penyambutan, PM Albanese beserta rombongan terbatas langsung bertolak menuju hotel tempatnya bermalam selama berada di Jakarta.

Dalam rangkaian kunjungan kerja ini, PM Albanese dijadwalkan akan diterima secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 6 Februari 2026. Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat hubungan kemitraan strategis Indonesia–Australia di berbagai bidang.

 
 
 
Baca Terusannya »»  

Menag Sebut Regulasi Ditjen Pesantren Segera Disahkan Presiden

 


Cipasung (Kemenag) --- Menteri Agama Nasaruddin Umar berbagi kabar gembira bagi insan pesantren. Menurut Menag, regulasi pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren akan segera terbit.

Hal ini disampaikan Menag saat bersilaturahim ke Pondok Pesantren Cipasung, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (5/2/2026). Menurutnya, dalam waktu dekat, struktur baru berupa Direktorat Jenderal Pondok Pesantren akan segera disahkan oleh Presiden.

"Selama ini pesantren hanya dikelola oleh direktorat di bawah Pendidikan Islam. Ke depan, akan langsung dipimpin oleh seorang Direktur Jenderal agar pelayanan terhadap pesantren lebih maksimal," jelas Menag.

Menag menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pendidikan pesantren. Menag dalam kesempatan itu secara simbolis menyerahkan bantuan dana sebesar Rp75 juta bagi pengembangan Universitas Islam KH. Ruhiat Cipasung.

Menurut Menag, bantuan ini untuk mendukung institusi pendidikan tinggi berbasis pesantren agar terus berkembang dan menghasilkan SDM unggul. Menag berharap amanah ini dapat menunjang kualitas akademik di kampus tersebut.

"Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi civitas akademika Universitas Islam KH. Ruhiat serta seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Cipasung dalam mencetak generasi penerus bangsa," ungkapnya.


 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/menag-sebut-regulasi-ditjen-pesantren-segera-disahkan-presiden-AkZT4 

Baca Terusannya »»  

Kemenag Gelar Lomba Cipta Lagu dan Mars MTQ Nasional, Total Hadiah Rp30 Juta

Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama menggelar Lomba Cipta Lagu dan Mars Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-31 dengan total hadiah Rp30 juta. Lomba ini terbuka untuk masyarakat umum, baik peserta individu maupun kelompok, sebagai upaya memperkuat syiar Al-Qur’an melalui pendekatan seni dan budaya.

Pendaftaran dan pengiriman karya dilakukan secara daring melalui tautan s.id/lombamarsmtq hingga 31 Maret 2026. Pengumuman finalis dijadwalkan pada 1 Mei 2026, sedangkan penyerahan hadiah dilakukan pada rangkaian pelaksanaan MTQ Nasional ke-31.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan, kompetisi tersebut dirancang untuk memperkaya ekspresi dakwah yang sejalan dengan semangat MTQ sebagai ajang pembinaan umat. Menurutnya, musik memiliki daya jangkau luas dalam menyampaikan pesan keislaman yang inspiratif dan menumbuhkan kebersamaan.

“MTQ bukan hanya ruang kompetisi tilawah, tetapi juga medium penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial. Melalui lagu dan mars MTQ, pesan persatuan, harmoni, dan kepedulian terhadap sesama dapat disampaikan dengan cara yang lebih membumi,” ujar Abu Rokhmad di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan, tema lomba tahun ini adalah Bersama dalam Harmoni, Rukun Menjaga Bumi. Tema tersebut mencerminkan komitmen Kementerian Agama dalam mendorong penguatan kerukunan umat beragama serta kepedulian terhadap lingkungan.

Abu Rokhmad menyebut, seluruh karya yang dilombakan harus merupakan karya asli dan belum pernah dipublikasikan maupun diikutsertakan dalam perlombaan lain. Ketentuan ini diberlakukan untuk menjaga orisinalitas sekaligus mendorong lahirnya karya-karya baru yang relevan dengan konteks MTQ Nasional.

“Panitia memberi kebebasan dalam pilihan gaya musik, mulai dari orkestra, pop religi, etnik daerah, paduan suara, hingga marching. Yang utama, substansi pesan dan karakternya tetap mencerminkan nilai keislaman dan kebangsaan,” katanya.

Dalam ketentuan teknis, durasi lagu ditetapkan sekitar dua hingga tiga menit. Lagu MTQ diarahkan bertempo sedang hingga lambat dengan nuansa inspiratif, sementara mars MTQ bertempo sedang hingga cepat untuk membangun semangat dan ketegasan.

Abu Rokhmad juga menekankan pentingnya kualitas lirik. Setiap karya wajib memuat kata “MTQ”, menggunakan bahasa yang santun dan inspiratif, serta tidak mengandung unsur SARA, politik praktis, maupun kepentingan komersial.

“Lirik diharapkan mengandung nilai syiar Al-Qur’an, persatuan dan kerukunan umat, serta kepedulian terhadap lingkungan. Ini menjadi pesan utama yang ingin kami dorong melalui lomba ini,” ujarnya.

Penilaian lomba dilakukan secara komprehensif dengan indikator meliputi kesesuaian tema dan pesan sebesar 30 persen, kekuatan lirik 20 persen, komposisi dan aransemen musik 20 persen, karakter mars atau lagu 20 persen, serta kualitas penyajian dan produksi 10 persen.

Panitia menyiapkan hadiah uang tunai dengan rincian Juara I Rp15 juta, Juara II Rp10 juta, dan Juara III Rp5 juta. Karya pemenang berpeluang digunakan secara resmi untuk kebutuhan MTQ Nasional.

Abu Rokhmad menambahkan, panitia berhak memanfaatkan karya pemenang sebagai bagian dari pelaksanaan dan publikasi MTQ Nasional ke-31 yang akan digelar di Jawa Tengah.


 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/kemenag-gelar-lomba-cipta-lagu-dan-mars-mtq-nasional-total-hadiah-rp30-juta-hadLk 


 

Baca Terusannya »»