Cari Blog Ini

Rabu, 28 Oktober 2026

Barongsai Surakarta Raih Lima Medali Porprov Jateng 2026, Bidik Emas Kedua dari Nomor Naga Kecepatan

 




SEMARANG – Cabang olahraga barongsai menambah koleksi medali kontingen Kota Surakarta pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Hingga Rabu (28/10/2026), tim Kota Bengawan mengoleksi lima medali, terdiri atas satu emas, tiga perak, dan satu perunggu.

Medali emas diraih melalui nomor Barongsai Halang Rintang. Sementara itu, tiga medali perak disumbangkan dari nomor Pekingsai Taolu Bebas, Naga Taolu Bebas, dan Barongsai Kecepatan. Adapun medali perunggu diperoleh dari nomor Naga Halang Rintang.

Bertanding di GOR Universitas Semarang, tim barongsai Surakarta masih berpeluang menambah koleksi emas. Satu nomor yang menjadi target berikutnya adalah Naga Kecepatan yang diselenggarakan berlangsung Kamis (29/10/2026).

Barongsai senior Atlet Surakarta, Reinardus Rismawan Susanto, mengatakan timnya akan berusaha memaksimalkan peluang pada pertandingan tersisa untuk memperbaiki capaian medali.

”Harapannya, kami bisa meraih hasil semaksimal mungkin. Besok kami masih bertanding dengan target satu medali emas di nomor Naga Kecepatan,” ujar Reinardus kepada tim media KONI Surakarta, Rabu (28/10/2026).

Menurutnya, persiapan hingga pelaksanaan sejauh ini berjalan sesuai rencana. Para atlet juga tidak menghadapi kendala berarti selama berlaga di Semarang.

Tim telah berupaya menerapkan strategi yang disiapkan untuk setiap nomor. Meski begitu, hasil akhir tetap bergantung pada kemampuan atlet menampilkan performa terbaik di arena pertandingan.

"Untuk kendala tidak ada. Sampai saat ini semuanya berjalan baik dan sesuai rencana. Memang, untuk hasil akhir saat pertandingan, kami serahkan kepada para atlet. Mereka harus menampilkan kemampuan terbaiknya di arena," jelasnya.

 

Evaluasi Untuk Kejar Tambahan Emas

Di tengah raihan lima medali, tim barongsai Surakarta tetap melakukan evaluasi terhadap penampilan para atlet. Reinardus menilai peningkatan kualitas latihan menjadi hal penting, terutama untuk nomor yang membutuhkan kecepatan, presisi, dan keterampilan tinggi.

Pada nomor Barongsai Kecepatan dan Naga Halang Rintang, atlet dituntut mampu menyelesaikan lintasan dalam waktu terbaik dengan kondisi fisik yang prima. Sementara itu, nomor Taolu Bebas membutuhkan keterampilan serta kerapian gerakan agar penampilan memperoleh hasil yang maksimal.

”Evaluasinya tentu kami harus bekerja lebih keras dan berlatih lebih keras lagi. Untuk Barongsai Kecepatan dan Naga Halang Rintang, kami harus mencari cara agar bisa menempuh waktu tercepat. Kemudian, untuk Taolu Bebas, keterampilan dan kerapian penampilan juga masih perlu kami tingkatkan,” terangnya.

Dalam Porprov Jateng XVII 2026, tim barongsai Surakarta menetapkan target awal dua medali emas, lima perak, dan tiga perunggu.

Dengan raihan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu, tim masih memiliki peluang untuk menambah medali sekaligus mendekati target yang telah ditetapkan.

Reinardus menyebut target tersebut menjadi acuan awal bagi tim. Ia berharap para atlet mampu memaksimalkan pertandingan tersisa sehingga hasil akhir bisa melampaui perkiraan semula.

"Target kami sebenarnya dua emas, lima perak, dan tiga perunggu. Itu target pesimistis kami. Sebenarnya, kami ingin mengejar lebih dari itu. Namun, sekarang tinggal melihat hasil akhir dari teman-teman. Kami akan berusaha memaksimalkan semuanya," ungkapnya.

Reinardus mengakui, upaya memenuhi target medali menjadi tantangan tersendiri. Selain berstatus atlet senior, ia juga terlibat dalam kepengurusan yang menangani sejumlah nomor, mulai dari barongsai, liong, hingga pekingsai.

Kepercayaan yang diberikan KONI Surakarta menjadi dorongan bagi tim untuk terus berjuang memberikan hasil terbaik bagi daerah.

"Ini menjadi beban yang cukup berat karena saya juga menjadi salah satu pengurus yang mengurusi liong, barongsai, dan pekingsai. Saya sudah memberikan target kepada KONI dan mereka percaya kepada kami. Jadi, kami harus mengusahakan hasil maksimal untuk Kota Surakarta, KONI Surakarta, FOBI Surakarta, serta perkumpulan-perkumpulan yang mengikuti pertandingan ini,” paparnya.

Menurut Reinardus, pencapaian medali bukan satu-satunya hal yang ingin dibawa pulang dari Porprov Jateng 2026. Ia juga berharap partisipasi tim barongsai Surakarta dapat meningkatkan pengenalan masyarakat terhadap olahraga tersebut.

Reinardus menilai barongsai masih sering dipandang masyarakat sebatas pertunjukan tradisi atau bagian dari ritual dan adat. Padahal, olahraga ini telah berkembang menjadi cabang olahraga kompetitif dengan beragam kategori pertandingan.

”Sekarang barongsai sudah menjadi cabang olahraga. Memang, paradigma bahwa barongsai hanya untuk ritual dan adat masih ada. Namun, saat ini beberapa kategori, seperti liong, barongsai, dan pekingsai, sudah menjadi cabang olahraga yang diakui KONI,” jelasnya.

Ia berharap semakin banyak masyarakat Kota Surakarta yang tertarik mempelajari dan menekuni olahraga tersebut, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa.

Keberadaan berbagai perkumpulan barongsai di Kota Solo diharapkan menjadi wadah pelatihan calon bagi atlet sekaligus memperluas partisipasi masyarakat.

”Harapannya, teman-teman di Solo, mulai dari yang kecil sampai dewasa, kalau ingin mengikuti cabor ini bisa menghubungi perkumpulan-perkumpulan yang ada di Solo,” tandasnya.

Dengan lima medali yang telah dikumpulkan dan satu peluang emas tersisa, tim barongsai Surakarta kini berupaya menutup perjuangan di Porprov Jateng 2026 dengan hasil maksimal. Nomor Naga Kecepatan menjadi kesempatan berikutnya bagi Kota Bengawan untuk menambah medali emas sekaligus memperkuat pencapaian kontingen.

 

 

 

Sumber : https://sisakti.konijateng.id/index.php/event/porprov/porprov-xvii-jawa-tengah-semarang-raya/berita-detail/601ca99d55f00a2e8e736676b606a4d31d374fdd 

Baca Terusannya »»  

JADWAL: MotoGP™ Malaysia 2026

 

Siap untuk akhir pekan penuh persaingan perebutan gelar dan kejutan tak terduga? Simak jadwal lengkap Petronas Grand Prix of Malaysia! 

 

Dari Australia berlanjut ke Malaysia. Persaingan terus memanas saat Ronde 19 musim ini digelar di Sepang. Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) memimpin klasemen dengan keunggulan 10 poin atas rival terdekatnya, Jorge Martin (Aprilia Racing).

KAMIS: Sesi Jumpa Pers Buka Akhir Pekan

Rangkaian hari diawali dengan program*MotoGP GearUp pukul 14.30 WIB pada Kamis (28/10). Dapatkan rangkuman berita-berita terhangat dari paddock bersama duet Jack Appleyard dan Louis Suddaby, sebelum dilanjutkan dengan Konferensi Pers pukul 15.00 WIB.

JUMAT: Aksi di Lintasan Dimulai

FP1 Moto3 dimulai pukul 08.00 WIB, menyusul FP1 Moto2 pukul 08.50 WIB, kemudian MotoGP akan mengaspal untuk FP1 pukul 09.45 WIB.

Setelah jeda, sesi sore dibuka oleh Practice Moto3 pukul 12.15 WIB, diikuti oleh sesi Practice Moto2 pukul 13.05 WIB. Sebagai penutup hari, kelas MotoGP bakal menjalani Practice yang krusial pukul 14.00 WIB.

SABTU: Sprint Jadi Sorotan

Moto3 akan membuka hari dengan FP2 pukul 07.40 WIB, dilanjutkan FP2 Moto2 pukul 08.25 WIB. Setelah itu, giliran FP2 MotoGP pukul 09.10 WIB, sebelum para pembalap kelas premier bejuang memperebutkan pole position mulai pukul 09.50 WIB.

Usai jeda makan siang, aksi berlanjut dengan sesi kualifikasi. Dimulai dari penentuan starting grid Moto3 pukul 11.45 WIB. Sesi kualifikasi Moto2 akan menjadi penutup rangkaian penentuan grid start pukul 12.40 WIB, lalu berlanjut ke balapan pertama akhir pekan ini, yaitu Tissot Sprint mulai pukul 14.00 WIB.

MINGGU: Balapan GP Malaysia

Warm Up MotoGP bakal mengawali hari pukul 09.40 WIB, kemudian dilanjutkan balapan Moto3 mulai pukul 11.00 WIB. Sementara kategori Moto2 akan saling beradu pukul 12.15 WIB, dan akhirnya puncak GP Malaysia pukul 14.00 WIB.

Usai balapan, masih ada program After the Flag yang berisi berbagai reaksi dan analisis, diikuti dengan Konferensi Pers pasca-Grand Prix pukul 15.45 WIB, di mana Anda dapat mendengar langsung pernyataan tiga pembalap yang finis podium.

Sudah siap? Tonton dan jangan lewatkan Petronas Grand Prix of Malaysia pada 30 Oktober–1 November 2026 di motogp.com!

GP Schedule Malaysian GP


 

 

Sumber : https://www.motogp.com/id/news/2026/10/28/time-schedule-petronas-grand-prix-of-malaysia/1181207 

 

Baca Terusannya »»  

Usung Kampanye #GoBeyondOrdinary, Indonesia Siap Pikat Wisatawan Inggris di Glasgow, Manchester, dan WTM London 2026

 

London, 28 Oktober 2026 - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperluas jangkauan promosi Indonesia sebagai destinasi pariwisata unggulan dunia melalui Wonderful Indonesia United Kingdom Sales Mission 2026 di Glasgow dan Manchester, serta partisipasi dalam World Travel Market (WTM) London 2026.

Rangkaian promosi diawali dengan kegiatan sales mission di Crowne Plaza, Glasgow, pada 27 Oktober 2026, dilanjutkan di Hyatt Regency, Manchester, pada 29 Oktober 2026. Selanjutnya, Indonesia akan berpartisipasi dalam WTM London 2026 pada 3–5 November 2026 di ExCeL London, Britania Raya.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/10/2026), mengatakan partisipasi Indonesia dalam WTM London 2026 serta rangkaian sales mission di Glasgow dan Manchester menjadi langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Eropa.

“Partisipasi aktif kita di WTM London 2026 dan rangkaian misi penjualan di Glasgow serta Manchester adalah wujud komitmen nyata untuk memperluas jangkauan pasar di Britania Raya. Melalui kampanye #GoBeyondOrdinary, kami ingin menghadirkan narasi pariwisata yang lebih mendalam, tidak hanya menonjolkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya, gastronomi, dan pengalaman autentik yang bernilai tinggi,” kata Ni Made Ayu Marthini.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian Pariwisata berkolaborasi dengan Aliansi Promosi Pariwisata Indonesia (APPI) menyelenggarakan Wonderful Indonesia United Kingdom Sales Mission 2026. Kegiatan ini melibatkan 10 perwakilan industri pariwisata Indonesia dari sektor perhotelan, operator tur, dan pengelola atraksi wisata.

Melalui pertemuan bisnis langsung dengan para profesional industri perjalanan di Glasgow dan Manchester, setiap kegiatan sales mission menargetkan lebih dari 40 calon mitra bisnis. Pertemuan ini diharapkan memperluas jaringan distribusi produk wisata Indonesia, memperkenalkan perkembangan destinasi, serta membuka peluang kerja sama antara industri pariwisata Indonesia dan mitra di Britania Raya.

Setelah rangkaian misi penjualan, Indonesia akan tampil di WTM London 2026 melalui Paviliun Wonderful Indonesia seluas 352,75 meter persegi di booth N8-220 dengan mengusung tema bahari (marine). Kementerian Pariwisata akan berpartisipasi bersama 70 pelaku industri pariwisata nasional dari sembilan provinsi, terdiri atas 47 co-exhibitors dan 23 pelaku industri dari lima mitra resmi (official partners).

Lima mitra resmi yang mendukung partisipasi Indonesia meliputi Discovery Hotels & Resorts, Bank Indonesia, Pemerintah Daerah Sumatera Utara, Tanjung Kelayang Reserve, dan InJourney.

WTM London merupakan salah satu pameran perdagangan pariwisata berskala global yang mempertemukan pelaku industri, pembeli (buyers), media, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara. Keikutsertaan Indonesia menjadi kesempatan untuk memperluas eksposur destinasi, membangun hubungan bisnis, serta memperkenalkan produk dan paket wisata bernilai tambah kepada pasar internasional.

Sejalan dengan program Pariwisata Naik Kelas (Upscale Tourism), promosi Indonesia berfokus pada pengalaman wisata bernilai tambah, meliputi wisata bahari (marine tourism), gastronomi (gastronomy), wisata kebugaran (wellness tourism), wastra Nusantara (traditional textiles), serta pariwisata ramah Muslim (Muslim-friendly tourism). Berbagai produk tersebut akan diperkenalkan melalui potensi destinasi unggulan, termasuk 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan tiga Destinasi Pariwisata Regeneratif.

Melalui kampanye #GoBeyondOrdinary, Kementerian Pariwisata ingin membangun citra Indonesia sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman perjalanan lebih bermakna, mulai dari eksplorasi kekayaan alam dan bahari hingga interaksi dengan masyarakat lokal serta pengenalan budaya dan gastronomi Nusantara.

Kementerian Pariwisata optimistis rangkaian Wonderful Indonesia United Kingdom Sales Mission 2026 dan partisipasi dalam WTM London 2026 dapat memperluas kemitraan industri, membuka peluang bisnis, serta meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di pasar Britania Raya dan global.

 


 

Sumber : https://kemenpar.go.id/berita/usung-kampanye-gobeyondordinary-indonesia-siap-pikat-wisatawan-inggris-di-glasgow-manchester-dan-wtm-london-2026 

Baca Terusannya »»  

Dewan Pers beri empat penghargaan untuk perusahaan hingga tokoh pers

 


Jakarta (ANTARA) - Dewan Pers memberikan empat penghargaan untuk perusahaan pers hingga tokoh pers dalam acara Anugerah Dewan Pers 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (28/10) malam.

Anggota Dewan Pers Maha Eka Swasta menjelaskan empat penghargaan tersebut terdiri atas perusahaan pers, wartawan, tokoh pers, dan tokoh bangsa.

“Kategori perusahaan penerima Anugerah Dewan Pers. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan pers yang menerapkan tata kelola profesional, mampu beradaptasi melalui inovasi dan perkembangan teknologi digital, serta memiliki komitmen terhadap kesejahteraan dan perlindungan jurnalis,” kata Eka.

Untuk kategori itu, Project Multatuli dianugerahi penghargaan oleh Dewan Pers. Sementara Tempo, Sonora, DAAI TV, dan Elshinta menjadi nominasinya.

“Kategori wartawan penerima Anugerah Dewan Pers. Penghargaan ini diberikan kepada wartawan yang menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan kemampuan jurnalistik yang mumpuni baik melalui karya tulis, fotografi, video, maupun radio,” katanya melanjutkan.

Dewan Pers menganugerahi penghargaan tersebut kepada Najwa Shihab. Sementara Karni Ilyas, Desi Anwar, Wahyu Dhyatmika, serta Aiman Witjaksono menjadi nominasi.

“Ketiga, tokoh pers penerima Anugerah Dewan Pers. Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas pengabdian dan kontribusi luar biasa dalam membangun serta memajukan pers di Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan Dewan Pers menekankan kepeloporan, integritas, dan dedikasi yang berkelanjutan sebelum menganugerahkan pemenangnya.

Adapun Karni Ilyas dianugerahi penghargaan tersebut. Dia dipilih Dewan Pers di antara Dahlan Iskan, Najwa Shihab, Suryopratomo, dan Wina Armada Sukardi.

“Terakhir, tokoh bangsa penerima Anugerah Dewan Pers. Penghargaan ini diberikan kepada figur publik yang memiliki komitmen nyata dalam memperjuangkan kemerdekaan pers, keterbukaan, transparansi informasi, serta membangun budaya demokrasi yang menghargai kritik,” katanya.

Dewan Pers menganugerahi mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD penghargaan tersebut. Adapun empat nominasi lainnya adalah Adam Malik, Susilo Bambang Yudhoyono, Usman Hamid, dan Yenny Wahid.

Sementara itu, Eka menjelaskan Dewan Pers sebelumnya menerima usulan calon penerima penghargaan dan calon anggota panitia seleksi dari konstituen Dewan Pers.

“Selanjutnya, Dewan Pers menetapkan sembilan anggota panitia seleksi, yaitu Ibu Alissa Wahid, Bapak Andi Irman, Ibu Bivitri Susanti, Bapak Edy Yoga, Bapak Oscar Motuloh, Bapak Pung Purwanto, Bapak Sony Soemarsono, Bapak Agung Tri Kristanto, dan Bapak Wahyu Triyogo,” katanya.

Panitia seleksi kemudian menyerahkan rekomendasi penerima Anugerah Dewan Pers 2026 untuk diputuskan dalam rapat pleno Dewan Pers.

 

 

Sumber: https://www.antaranews.com/berita/5818199/dewan-pers-beri-empat-penghargaan-untuk-perusahaan-hingga-tokoh-pers 

Baca Terusannya »»  

FMTI Makassar 2026 Hadirkan Re’rasa’, Buka Ruang Inovasi dan Keberagaman Musik Tradisi

 


Makassar 2026 menghadirkan Re’rasa’ sebagai ruang untuk membaca kembali warisan musik tradisi, membuka peluang inovasi, serta memperluas ruang bagi keberagaman pelaku dan praktik musik tradisi. Berlangsung pada 28–29 Oktober 2026 di Benteng Rotterdam, Makassar, Sulawesi Selatan, festival ini dibuka langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.

Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon memastikan bahwa melalui FMTI, Kementerian Kebudayaan berkomitmen untuk menjadikan musik tradisi sebagai bagian penting dari upaya pemajuan kebudayaan. “Melalui penyelenggaraan FMTI ini, kami memastikan bahwa musik tradisi tidak hanya menjadi pengisi panggung, tapi juga menjadi bagian penting dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan kegiatan kebudayaan,” ungkap Menteri Fadli Zon.

Lebih lanjut, Menbud Fadli juga menyampaikan bahwa Kementerian Kebudayaan saat ini tengah fokus untuk mengedepankan lima ekosistem seni Indonesia, antara lain film, musik, seni pertunjukan, sastra, dan seni rupa melalui program Manajemen Talenta Nasional.

Mengangkat tema Re’rasa’, FMTI Makassar 2026 tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga mengajak masyarakat melihat kembali peran tradisi sebagai sumber kreativitas. Istilah Re’rasa’ merujuk pada unsur musik tradisi Makassar, antara lain dalam struktur Tunrung Bali Sumanga’ dan seni pencak silat Pamanca’. Dalam konteks festival, gagasan ini dimaknai sebagai ruang untuk berefleksi, membaca kembali warisan, dan menentukan langkah bagi masa depan musik tradisi.

FMTI Makassar 2026 menghadirkan sembilan kelompok musik dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan, yaitu GD Labs dari Wajo, Malaka feat. Liwa’ Art dari Sidrap, Sisvara dari Makassar, Pa Collective dan Sagala dari Takalar, Uni Lampaq dari Bone, Jalarambang dari Bantaeng, Authentic dari Gowa, serta Suku Selat dari Selayar.

Sebagai bagian dari rangkaian festival, FMTI Makassar 2026 juga memberikan penghargaan kepada para pelaku yang berkontribusi dalam menjaga dan mengembangkan ekosistem musik tradisi. Penghargaan diberikan dalam tiga kategori, yakni Penjaga Musik Tradisi Nusantara kepada Abdul Latief, Penggerak Ekosistem Musik Tradisi kepada Arfan Rahim, dan Penggerak Tata Kelola FMTI kepada Muhammad Iqbal. Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan terhadap peran para praktisi dan penggerak yang turut menjaga keberlangsungan musik tradisi, termasuk mereka yang kontribusinya belum banyak mendapat perhatian.

Penyelenggaraan FMTI Makassar 2026 merupakan bagian dari rangkaian Festival Musik Tradisi Indonesia tahun 2026 yang didukung program Dana Indonesia Raya di sejumlah daerah, yaitu Bogor, Wonosobo, Maumere, Makassar, Kuningan, Aceh, dan Mataram. Pelibatan komunitas musik tradisi lokal menjadi bagian penting dari penyelenggaraan festival, termasuk dalam pengembangan program dan penguatan kapasitas pengelolaan kegiatan.

Turut hadir dalam kesempatan ini mendampingi Menteri Kebudayaan, yakni Wakil Menteri Kebudayaa, Giring Ganesha Djumaryo;  Wakil Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham; Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra; Staf Khusus Menteri Kebudayaan bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayudha; Direktur Warisan Budaya, Agus Widiatmoko; Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Judi Wahjudin; Direktur Pengembangan Budaya Digital, Insan Abdirrohman; Direktur Film, Musik, dan Seni, Irini Dewi Wanti; Direktur Bina Sumber Daya Manusia, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan, Syukur Asih Suprojo; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Sulawesi Selatan,  Sinatriyo Danuhadiningrat.

Menutup sambutannya, Menbud Fadli Zon sampaikan komitmen Kementerian Kebudayaan dalam memperkuat ekosistem musik tradisi di Indonesia. “Melalui Festival Musik Tradisi Indonesia Makassar 2026, kita jadikan sebagai momentum untuk memperkuat ekosistem musik tradisi, sekaligus memperluas ruang kreativitas, termasuk juga bagaimana kita dapat memanfaatkan aset-aset budaya seperti di Benteng Rotterdam ini, serta meneguhkan komitmen kita bersama dalam pemajuan kebudayaan,” tegas Menbud Fadli Zon.

Melalui FMTI Makassar 2026, Kementerian Kebudayaan mendorong penguatan ruang perjumpaan antara pelaku musik tradisi, komunitas, akademisi, pemangku kepentingan, dan masyarakat luas. Festival ini diharapkan dapat memperluas representasi musik tradisi Sulawesi Selatan, membuka peluang kolaborasi, serta menghasilkan gagasan dan rekomendasi bagi pengembangan program musik tradisi ke depan. SemangatRe’rasa’ menjadi ajakan untuk terus merawat warisan, memberi ruang bagi kebaruan, dan memastikan musik tradisi tetap hidup serta berkembang bersama masyarakat.

 

 

 

Sumber : https://kemenbud.go.id/publikasi/berita/fmti-makassar-2026-hadirkan-re-rasa-buka-ruang-i 


Baca Terusannya »»  

TNI Semai 9,2 Ton Garam dan 1,6 Ton Dry Ice Atasi Karhutla di Kalimantan

 

(Puspen TNI). Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai 9,2 ton garam (natrium klorida/NaCl) dan 1,6 ton dry ice di wilayah Kalimantan, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta mengurangi kabut asap di wilayah tersebut.

Pelaksanaan OMC dilakukan dengan mengerahkan Alutsista TNI Angkatan Udara yakni Hercules C-130 menyemai 4,8 ton garam dalam satu sortie, CN-295 satu sortie meyemai 2 ton garam, dan Cassa 212 tiga sortie menyemai 2,4 ton garam serta dua sortie Cassa menyemai 1,6 ton dry ice Penyemaian bahan tersebut bertujuan mendukung pembentukan awan hujan dan mengurai kabut asap sebagai bagian dari penanganan Karhutla di Kalimantan.

Berdasarkan data BMKG dan laporan langsung dari satuan TNI wilayah Kalimantan, kerja keras masif satgas OMC tesebut, telah membuahkan hasil yang ditandai dengan turunnya hujan dibeberapa wilayah di Kalimantan antara lain Palangkaraya, Banama Tingang, Kamipang, Katingan Hilir, Katingan Kuala, Rakumpit, Sepang Simin, Tasik Payawan, Tewang Sangalang Garing, Teweh Tengah, Kapuas hulu dan Singkawang.

TNI terus mengoptimalkan dukungan personel dan Alutsista dalam pelaksanaan OMC melalui koordinasi dengan instansi terkait. Upaya ini merupakan wujud komitmen TNI dalam membantu pemerintah menangani Karhutla serta menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat yang terdampak.

 

 

Sumber : https://tni.mil.id/view-268505-tni-semai-9-2-ton-garam-dan-1-6-ton-dry-ice-atasi-karhutla-di-kalimantan.html 


Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Terima Permohonan Pertemuan Menlu Singapura di Hambalang


 


Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima permohonan pertemuan Menteri Luar Negeri (Menlu) Singapura, Vivian Balakrishnan di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Pertemuan berlangsung pada Rabu sore, 28 Oktober 2026.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan Menlu Singapura yang tiba di Tanah Air kemarin (27/10). Menurutnya, Menlu Vivian memohon waktu untuk dapat bertemu secara langsung dengan Presiden Prabowo.

“Menteri Luar Negeri Vivian dan Wamenlu Singapura diketahui mendadak tiba di Jakarta sejak Selasa pagi kemarin dan mengirimkan permohonan bertemu dengan Kepala Negara,” tulisnya.

Presiden Prabowo selanjutnya menerima permohonan tersebut dan menggelar pertemuan bersama Menteri Vivian secara tertutup.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-terima-permohonan-pertemuan-menlu-singapura-di-hambalang/ 

Baca Terusannya »»  

Peringatan 1 Tahun Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

 


Makassar - Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kementerian Sosial RI (Kemensos) menggelar peringatan satu tahun penyelenggaraan program Sekolah Rakyat di GOR Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (28/10/2026). 

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono ini mengusung tema “Satu Indonesia, Sejuta Cita-Cita” sebagai simbol komitmen negara dalam memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan dan penjangkauan langsung. 

Sebanyak kurang lebih 7 ribu peserta hadir dalam kegiatan ini mulai dari siswa Sekolah Rakyat, orang tua siswa, para kepala sekolah, guru, tenaga pendidik, SDM PKH, Tagana, TKSK, PSM, dan pilar-pilar sosial lainnya. Sementara itu, puluhan ribu lainnya mengikuti acara secara daring dari Sekolah Rakyat dan Sentra Kemensos di seluruh Indonesia. 

Dalam sambutannya, Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata amanat Pasal 31, 34 ayat (1), dan 33 UUD 1945. "Di Sekolah Rakyat, ketiga pasal itu bertemu dalam satu tubuh: seorang anak," ujarnya.

Kegiatan ini berjalan meriah, dengan berbagai penampilan dari siswa Sekolah Rakyat. Sebanyak 741 siswa datang dari berbagai penjuru Indonesia, dengan satu tujuan, yaitu menunjukan bahwa jika diberi kesempatan, anak-anak dari keluarga kurang mampu juga mampu berprestasi. Ada penampilan tarian tradisional khas dari Aceh, Sulawesi, Papua, dan NTT, lalu ada penampilan karate, pencak silat, pramuka dan baris variasi. Suara hentakan kaki menggema memenuhi GOR Sudiang saat siswa mulai menampilkan baris variasi, para peserta di setiap sudut tribun bertepuk tangan terkagum.

Kemudian, ada juga penampilan drama teatrikal, para siswa menunjukan bakatnya dalam berakting, pembacaan puisi, hingga bernyayi, hingga pembacaan teks sumpah pemuda. Gus Ipul menyebutkan, penampilan-penampilan siswa di atas panggung tersebut, menunjukkan anak-anak dari keluarga kurang mampu, ketika mendapatkan kesempatan dan ruang untuk belajar, maka mereka akan percaya diri, disiplin, dan berkarakter.

“Kebanggaan kami sederhana, ketika mereka (siswa) tampil dengan percaya diri, kembali bisa membaca, kembali mengenal bangku sekolah,” kata Gus Ipul.

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat berasal dari satu kalimat sederhana namun sangat fundamental yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Kalimat sederhana yang menjadi seluruh gagasan Sekolah Rakyat, dimana kemiskinan tidak boleh diwariskan, dan Presiden mengajak untuk menoleh kepada mereka yang di sebut the invisible people.

"Kalau bapaknya pemulung, anaknya tidak boleh jadi pemulung. Kalau bapaknya tukang becak, anaknya tidak perlu harus jadi tukang becak," tegas Gus Ipul mengutip arahan Presiden.

Berbeda dengan sekolah formal pada umumnya, Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran, melainkan berbasis penjangkauan. Berangkat dari data, para pendamping sosial mendatangi langsung anak-anak keluarga kurang mampu dari pintu ke pintu di 497 kabupaten/kota. Dari proses penjangkauan tersebut, ditemukan kenyataan menyentuh bahwa lebih dari 180 ribu anak usia sekolah ternyata sudah bekerja demi membantu ekonomi keluarga.

Setelah dijangkau, Gus Ipul menerangkan, langkah awal yang dilakukan mencakup Pemeriksaan Kesehatan dan Pemulihan Psikologis, Matrikulasi dan Pemetaan Bakat (Talent DNA). Hasilnya, dari 11 ribu anak yang telah dipetakan bakatnya, menunjukkan bahwa 4 dari 10 anak memiliki bakat kuat di bidang sains dan teknologi.

Saat ini, proses pengasuhan dan pembelajaran di Sekolah Rakyat didukung oleh hampir 5.000 guru, 7.000 wali asuh, dan lebih dari 2.000 wali asrama. Pendekatan yang diterapkan mencakup tiga perubahan utama, yakni fisik (gizi/kesehatan), mental (kepercayaan diri/karakter), dan akademik.

“Mereka bukan sekedar pendidik dan pengasuh. Mereka adalah ayah dan ibu kedua bagi anak-anak,” ucap Gus Ipul mengapresiasi guru dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat.

Hingga saat ini, Sekolah Rakyat terus berkembang, mencakup pembangunan 100 titik Sekolah Rakyat Permanen, 93 titik diantaranya sudah beroperasi dan 7 titik lainnya dalam proses pembangunan. Saat ini juga terdapat 82 Sekolah Rakyat Rintisan, sehingga total ada 182 titik sekolah yang melayani 44 ribu siswa.

Meski baru berjalan satu tahun, para siswa Sekolah Rakyat telah mencatatkan prestasi gemilang, di antaranya 11 prestasi internasional, lebih dari 200 prestasi nasional, serta lebih dari 1.100 siswa berprestasi di bidang olahraga, seni, dan sains. Kemensos memastikan bahwa lulusan Sekolah Rakyat memiliki kepastian masa depan. Dari lulusan tingkat SMA tahun ini, 12 anak telah mendapatkan kepastian masa depan: 7 siswa diterima di perguruan tinggi dengan beasiswa penuh, dan 5 siswa langsung bekerja sesuai minat dan bakatnya.

Tidak hanya membina anak, negara juga melakukan pemberdayaan menyeluruh terhadap keluarga siswa. Seluruh keluarga siswa dipastikan menerima bantuan sosial (bansos) lengkap dan lebih dari 10.000 rumah orang tua siswa telah diperbaiki (bedah rumah). Selain itu,  lebih dari 11.000 orang tua menerima bantuan modal usaha dan lebih dari 9.000 orang tua mendapatkan layanan rehabilitasi sosial ATENSI.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto dan seluruh Kementerian/Lembaga yang terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat. Sudirman menuturkan tidak sedikit anggaran untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, pihaknya akan terus mendukung pelaksanaan Sekolah Rakyat diwilayahnya.

“Maka kami apresiasi, atas nama pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, selaku Gubernur, mengucapkan terima kasih, Kepada Pak Presiden Prabowo Subianto, beserta seluruh jajaran yang telah menginisiasi, melaksanakan program ini, untuk generasi emas kita 2045,” kata Sudirman.

Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan, Rektor Universitas Pertahanan Letjen TNI (Purn) Anton Nugroho, Founder ESQ Corporation Ary Ginanjar Agustian, dan Ketua Umum Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) Meutia Farida Hatta Swasono.

Kemudian, hadir Sekretaris Jenderal Kemensos Hasan Chabibie, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Mira Riyati Kurniasih, jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Kemensos, para staf khusus menteri, tenaga ahli menteri sosial, serta pejabat terkait lainnya.
 
 


Baca Terusannya »»  

Semarakkan 1 Tahun Sekolah Rakyat, Giring Janji Ciptakan Lagu Khusus

 


Makassar – Panggung peringatan 1 Tahun Sekolah Rakyat dan Sumpah Pemuda di GOR Sudiang Kota Makassar, Rabu (28/10) terasa istimewa dengan kehadiran Giring Ganesha. 

Di penghujung acara, dia mengajak ribuan hadirin bersama-sama menyanyikan lagu Laskar Pelangi. Awalnya, Wakil Menteri Kebudayaan  Giring Ganesha bersama sang istri, datang sebagai tamu undangan. Namun, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendapuknya naik ke atas panggung. 

Dengan jam terbang sebagai musisi, Giring pun cekatan mengajak ribuan hadirin bernyanyi bersama lagu “Laskar Pelangi”. Lagu tentang mimpi dan harapan masa depan itu disambut antusias oleh para siswa dan tamu undangan yang ikut bernyanyi.

"Saya izin menyapa teman-teman sebagai para Laskar Pelangi, pengejar mimpi, manusia hebat yang selalu berpikiran positif dan menaruh cinta dalam hatinya. Untuk anak-anak kita dan para orang tua, banggalah karena masa depan anak-anak kita akan begitu cerah menjadi pemimpin-pemimpin bangsa di masa depan,” katanya.

Usai melantunkan lagu Laskar Pelangi, Giring kemudian mengajak siswa Sekolah Rakyat menentukan irama dan menyumbangkan gagasan untuk lagu yang tengah disiapkannya. Ketika ditanya pilihan musik, para siswa kompak memilih irama upbeat yang ceria agar lagu tersebut bisa membangkitkan semangat setiap pagi sebelum belajar.

“Kalau saya bikin lagu buat Sekolah Rakyat, maunya yang upbeat, medium beat, atau slow sedih?” tanya Giring kepada para siswa. 

Setelah mendengar pilihan mereka, ia mengajak siswa menyampaikan kata-kata yang ingin dimasukkan ke dalam lirik. Sejumlah gagasan pun muncul, antara lain “cerdas bersama”, “tumbuh setara”, “berjuang bersama”, dan “jangan takut untuk bermimpi”. Giring juga mencatat kalimat, “Dulu kami hanya bermimpi, sekarang kami berani,” sebagai inspirasi lagu tersebut. 

“Luar biasa, Gusmen, itu sudah jadi satu lagu,” ujarnya.

Gus Ipul mengapresiasi dukungan Giring terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat dengan menyiapkan lagu khusus. 

“Pak Giring adalah salah satu yang turut mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat dan beliau sedang mempersiapkan lagu untuk Sekolah Rakyat,” katanya. 

Lagu ini nantinya diharapkan dapat membangkitkan semangat belajar sekaligus menumbuhkan keberanian siswa dalam mengejar cita-cita. Dalam kesempatan ini Giring juga menyampaikan pesan kepada ratusan siswa dan orang tua agar terus percaya pada masa depan mereka. Ia juga menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang setara sesuai dengan cita-cita Kepala Negara. 

Tak lupa, Giring pun mengajak seluruh hadirin mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa sehat dan diberi umur panjang dalam memimpin bangsa. Selain membawakan lagu "Laskar Pelangi", dia juga melantunkan "Hapus Aku". Penampilannya disambut meriah oleh hadirin yang berdiri dan ikut bernyanyi bersama. Giring juga beberapa kali berinteraksi dengan penonton, menambah semarak suasana.

Usai penampilan Giring, siswi Sekolah Rakyat Jessie dan Naura menunjukkan bakat tarik suara melalui penampilan duet lagu “Symphoni yang Indah”, yang dipopulerkan Once Mekel. Keduanya  melanjutkan penampilan dengan membawakan lagu “Pantaskah Surga Untukku” yang kembali mendapat perhatian hadirin.
 
 
 
 
Baca Terusannya »»  

Hadapi Tantangan Global, Pertemuan Dewan ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional


 

Bali 28 Oktober 2026 – Sebagai tuan rumah penyelenggaraan pertemuan Dewan ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) ke-51, Pertamina menekankan pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan ketahanan energi regional dalam menghadapi tekanan global.

Mengusung tema “Navigating ASEAN’s Energy Future, Together: Strengthening Resilience through Collaboration,” pertemuan yang juga dihadiri delegasi dari Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan serta pemangku kepentingan industri energi regional ini membawa semangat kolektif kawasan dalam merespons dinamika dunia yang semakin kompleks, mulai dari volatilitas pasar energi global dan ketidakpastian geopolitik hingga permintaan energi yang terus tumbuh.

Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha (SPPU) PT Pertamina (Persero), Emma Sri Martini, menyampaikan bahwa penguatan kerja sama regional menjadi kunci utama untuk memastikan masa depan energi ASEAN yang aman, terjangkau, tangguh, dan berkelanjutan.

Melalui kesepakatan bersama (joint commitment) yang dibacakan pada sesi roundtable meeting, Emma menegaskan komitmen seluruh perusahaan energi nasional anggota ASCOPE. Kesepakatan tersebut meliputi pengembangan sektor hulu migas; penguatan konektivitas rantai suplai gas regional; inovasi energi bersih dan berkelanjutan; pengurangan emisi metana; pengembangan CCS/CCUS: serta perluasan kemitraan strategis dan kolaborasi bisnis antaranggota ASCOPE maupun dengan mitra strategis.

Dukungan terhadap langkah kolektif ini juga datang dari Society of Petroleum Engineers (SPE). Simon Seaton, yang hadir mewakili SPE, menyampaikan antusiasmenya atas keterlibatan perdana organisasi tersebut dalam forum ASCOPE, mengingat pertumbuhan jumlah pakar perminyakan di kawasan ASEAN yang sangat signifikan.

“Kita perlu mencari cara untuk mengembangkan produksi minyak dan gas secara lebih efisien, mempelajari teknologi CCS/CCUS untuk mengekstraksi lebih banyak gas, serta memanfaatkan teknologi dan keilmuan baru guna mendukung ketahanan dan transisi energi,” ujar Simon.

Senada dengan hal tersebut, Managing Director Otoritas Pengawas dan Regulasi Minyak dan Gas Brunei Darussalam, Shamir Salahudin, menekankan bahwa kebutuhan akan kolaborasi lintas negara semakin mendesak di tengah berbagai gangguan geopolitik saat ini.

“Sangat penting bagi negara-negara ASEAN dan perusahaan minyak nasional untuk saling merangkul dan berkolaborasi demi memastikan ketahanan energi di kawasan ini,” ungkap Shamir.

Aksi Nyata Transisi Energi di Tingkat Komunitas

Tidak berhenti pada tataran kebijakan energi makro, komitmen keberlanjutan Pertamina juga diwujudkan melalui kegiatan di lapangan. Di sela-sela rangkaian acara, Pertamina mengajak para delegasi ASCOPE mengunjungi Desa Uma Palak di Denpasar Utara.

Dalam kunjungan tersebut, para delegasi melihat langsung implementasi program Desa Energi Berdikari (DEB). Inisiatif ini menunjukkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan energi dan ketahanan pangan dapat dimulai dari tingkat komunitas serta memberikan dampak langsung bagi kemandirian masyarakat setempat.

 

 

Sumber : https://pertamina.com/news/hadapi-tantangan-global-pertemuan-dewan-ascope-ke-51-sepakati-penguatan-kerja-sama-energi-regional 

Baca Terusannya »»  

Modifikasi Cuaca Berlanjut, TNI Intensifkan Modifikasi Cuaca di Palembang, Satgas Udara Semai 9 Ton dry ice dan NaCl

 


(Puspen TNI). TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan pengerahan Alutsista udara serta armada pesawat sipil dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mempercepat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanganan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (28/10/2026).

Pada hari ini, Satgas Udara di Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) melaksanakan penyemaian 9 ton bahan yang terdiri dari 800 kg dry ice dan 8,2 ton garam semai (NaCl). Pelaksanaan penyemaian ini menggunakan pesawat TNI AU Hercules C-130 dan Cassa NC-212 serta armada pesawat sipil Caravan guna mengoptimalkan upaya pembentukan awan hujan.

Berdasarkan data pemantauan melalui radar, penakar hujan, dan laporan lapangan yang dihimpun, operasi penyemaian ini membuahkan hasil positif dengan turunnya hujan di seluruh wilayah kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

Langkah intensif dalam pengerahan Alutsista udara ini merupakan wujud nyata komitmen TNI sesuai instruksi Presiden. Upaya ini terus dilakukan secara berkesinambungan dalam menanggulangi ancaman Karhutla secara cepat dan terpadu.

 

Sumber :  https://tni.mil.id/view-268504-modifikasi-cuaca-berlanjut-tni-intensifkan-modifikasi-cuaca-di-palembang-satgas-udara-semai-9-ton-dry-ice-dan-na-cl.html

Baca Terusannya »»  

Bertemu USABC, Meutya Hafid Dorong Investasi Digital AS Beri Manfaat Nyata bagi Indonesia

 


Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mendorong perusahaan teknologi Amerika Serikat memperluas investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia, mulai dari penciptaan peluang ekonomi, peningkatan keterampilan tenaga kerja, hingga pemanfaatan teknologi untuk memperbaiki layanan publik.

Dalam pertemuan dengan delegasi US-ASEAN Business Council (USABC), Meutya menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya membutuhkan investasi untuk memperluas infrastruktur digital, tetapi juga kolaborasi yang menghasilkan transfer pengetahuan, pengembangan talenta, serta akses inovasi yang lebih merata, termasuk bagi masyarakat di wilayah perdesaan.

“Pembangunan digital tidak cukup hanya menghubungkan masyarakat dengan internet. Konektivitas harus membuka peluang pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memperbaiki pelayanan publik. Tanpa manfaat tersebut, potensi pembangunan infrastruktur digital belum dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujar Meutya di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).

Meutya menjelaskan bahwa arah transformasi digital Indonesia bertumpu pada tiga prinsip, yaitu Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga. Ketiganya menjadi landasan agar perluasan konektivitas diikuti peningkatan produktivitas masyarakat sekaligus pelindungan dalam pemanfaatan teknologi.

Melalui prinsip tersebut, pemerintah ingin memastikan investasi digital tidak hanya menghasilkan pertumbuhan industri, tetapi juga memperkuat kemampuan Indonesia dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi secara berkelanjutan.

“Hubungan kita akan semakin baik apabila kita terus memperhatikan transfer pengetahuan dan peningkatan keahlian dalam berbagai pengembangan digital yang dilakukan di Indonesia,” kata Meutya.

Karena itu, Kemkomdigi mendorong perusahaan teknologi Amerika Serikat untuk memperluas kontribusi melalui pengembangan talenta digital, peningkatan kapasitas tenaga kerja, dan penerapan teknologi yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Inovasi AI Perlu Diimbangi Kepastian Regulasi dan Pelindungan Publik

Pengembangan kecerdasan artifisial (AI) turut menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Meutya menegaskan bahwa Indonesia terbuka terhadap inovasi dan investasi AI, dengan tetap mengedepankan keamanan, pelindungan anak, serta pelindungan data pribadi.

Menurutnya, besarnya jumlah penduduk Indonesia menjadikan pengembangan AI sebagai peluang strategis sekaligus tanggung jawab yang membutuhkan tata kelola yang jelas.

“Indonesia perlu terus mengembangkan AI dan memanfaatkan peluang yang ditawarkannya. Namun, dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, kita juga harus memastikan adanya aturan dan mekanisme perlindungan yang memadai agar teknologi ini dapat digunakan secara aman dan bertanggung jawab,” tegas Meutya.

Dalam penyusunan kebijakan digital, termasuk peta jalan AI nasional, Kemkomdigi berkomitmen membuka dialog dengan pelaku industri dan berbagai pemangku kepentingan.

Meutya menekankan bahwa kepastian dan keterbukaan regulasi penting untuk memberikan ruang bagi inovasi, sekaligus memastikan perkembangan teknologi tetap sejalan dengan kepentingan masyarakat Indonesia.

“Kami ingin memastikan regulasi yang disiapkan dapat dipahami dan diprediksi oleh para pemangku kepentingan, bukan menjadi kejutan bagi industri. Karena itu, proses penyusunannya perlu terbuka terhadap berbagai perspektif agar inovasi dapat berkembang dengan tetap memperhatikan pelindungan masyarakat,” ungkapnya.

USABC Tekankan Pentingnya Kemitraan Pemerintah dan Industri

CEO US-ASEAN Business Council Brian McFeeters menyampaikan bahwa kerja sama pemerintah dan sektor swasta semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital, terutama AI, yang berlangsung sangat cepat.

“Dibandingkan dengan bidang lain yang menjadi perhatian kami, isu digital merupakan bidang yang sangat membutuhkan kemitraan pemerintah dan sektor swasta. Kemitraan ini menjadi sangat penting karena perkembangan AI berlangsung dari minggu ke minggu,” ujar Brian.

Brian juga menyoroti kontribusi perusahaan-perusahaan Amerika Serikat di Indonesia melalui investasi, transfer pengetahuan, pendidikan, pengembangan keahlian, serta berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan.

Menurutnya, USABC telah menyiapkan laporan yang mendokumentasikan kontribusi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan ekonomi dan kerja sama digital antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Kemkomdigi memandang kemitraan dengan USABC sebagai kesempatan untuk memperkuat kolaborasi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi Indonesia.

Melalui investasi yang disertai pengembangan kapasitas sumber daya manusia, transfer pengetahuan, serta tata kelola teknologi yang bertanggung jawab, pemerintah mendorong pertumbuhan ekosistem digital Indonesia yang produktif, inklusif, aman, dan tepercaya.


Sumber : https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/bertemu-usabc-meutya-hafid-dorong-investasi-digital-as-beri-manfaat-nyata-bagi-indonesia

Baca Terusannya »»  

ACMF Dukung Reformasi Strategis dan Penguatan Pasar Modal Indonesia

 

Jakarta, 28 Oktober 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik dukungan kuat ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) terhadap reformasi strategis pasar modal Indonesia, khususnya dalam meningkatkan transparansi, memperkuat penegakan hukum, dan meningkatkan likuiditas pasar guna mendorong pengembangan pasar modal nasional yang semakin kredibel, berintegritas, dan berdaya saing global.

ACMF merupakan salah satu ASEAN sectoral bodies berupa forum regulator pasar modal dengan 11 negara anggota, di mana OJK secara aktif terlibat dalam seluruh kelompok kerja dan High-Level Meeting. Pengumuman dukungan ini disampaikan pada 45th ACMF Chairs Meeting yang berlangsung di Manila, Filipina pada 25 Oktober 2026. Pertemuan yang dipimpin Securities and Exchange Commission (SEC) Filipina tersebut melibatkan para pimpinan otoritas pasar modal ASEAN, termasuk OJK, untuk membahas penguatan integrasi, ketahanan, dan keberlanjutan pasar modal kawasan.

Dalam pernyataan resminya, ACMF memberikan dukungan kuat terhadap langkah reformasi strategis yang tengah Indonesia jalankan untuk membawa pengembangan pasar modal nasional ke tingkat yang lebih tinggi. ACMF juga mengakui kemajuan reformasi regulasi Indonesia serta menegaskan dukungannya terhadap keberhasilan dan dampak jangka panjang berbagai reformasi tersebut.

ACMF menempatkan Indonesia sebagai salah satu anggota penting dalam kerja sama regulator pasar modal ASEAN. Dukungan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen bersama otoritas pasar modal di kawasan untuk memperkuat transparansi, meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran pasar, serta mendorong peningkatan likuiditas dan pengembangan pasar modal yang berkelanjutan.

OJK mengapresiasi dukungan ACMF tersebut sebagai bentuk pengakuan regional terhadap langkah-langkah reformasi pasar modal Indonesia sekaligus momentum untuk terus memperkuat integritas, kredibilitas, dan daya saing pasar modal nasional.

OJK berkomitmen melanjutkan agenda reformasi pasar modal secara konsisten dan berkelanjutan melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas keterbukaan informasi, efektivitas pengawasan dan penegakan hukum, serta pengembangan struktur pasar yang semakin transparan, likuid, dan efisien.

Berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari upaya OJK untuk memperkuat pelindungan investor, meningkatkan kepercayaan pelaku pasar, serta memastikan pasar modal Indonesia terus berkembang sejalan dengan praktik terbaik dan standar internasional.

Penguatan Integrasi Pasar Modal ASEAN

Selain menyampaikan dukungan terhadap Indonesia, pertemuan ACMF membahas kemajuan implementasi ACMF Action Plan 2026–2030 yang mencakup peningkatan konektivitas pasar modal, pengembangan keuangan berkelanjutan, penguatan tata kelola perusahaan, pengembangan pasar modal syariah, serta kerja sama pengawasan dan penegakan hukum.

Dalam penguatan konektivitas pasar, ACMF melanjutkan sejumlah inisiatif strategis, antara lain pengembangan Depositary Receipt Issuance Handbook, Roadmap for ASEAN Cross-Listings, ASEAN Indices, dan ASEAN Collective Investment Schemes untuk memperluas akses investasi lintas negara serta memperkuat posisi ASEAN sebagai kawasan tujuan investasi global.

ACMF juga terus mendorong pengembangan keuangan berkelanjutan, peningkatan kualitas pengungkapan informasi keberlanjutan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik untuk mendukung kredibilitas dan daya tarik pasar modal ASEAN.

OJK akan terus berpartisipasi aktif dalam berbagai inisiatif ACMF dan memperkuat kerja sama dengan otoritas pasar modal di kawasan guna mendukung pengembangan pasar modal Indonesia yang berintegritas, tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Melalui penguatan reformasi domestik dan kerja sama regional, OJK optimistis pasar modal Indonesia dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisinya dalam ekosistem pasar modal ASEAN dan global.

 

Sumber : https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/ACMF-Dukung-Reformasi-Strategis-dan-Penguatan-Pasar-Modal-Indonesia.aspx 

Baca Terusannya »»  

Hari Sumpah Pemuda 2026, Harapan Pemuda Lebih Didengar dan Diberi Ruang Demi Kemajuan Bangsa

 


PARLEMENTARIA, Jakarta — Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 kepada seluruh pemuda Indonesia. Menurutnya, peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2026 dapat menjadi momen untuk kembali mengingat pentingnya membuka kesempatan dan ruang yang lebih luas bagi generasi muda dalam menentukan masa depan bangsa.

“Selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2026 bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama bagi pemuda/pemudi sebagai generasi penerus bangsa,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/10/2026). Puan pun menilai, tema ‘Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia’ dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 mengajak generasi muda menghubungkan kecintaan kepada bangsa dengan ketekunan berkarya dan kepedulian kepada sesama.

"Sama seperti pada 28 Oktober 1928 di mana para pemuda menyatukan tekad melampaui perbedaan asal, suku, dan golongan. Hari ini, semangat itu kita lanjutkan dengan bekerja bersama, menghargai perbedaan, dan membuka kesempatan bagi semua generasi muda untuk maju,” tuturnya.

Puan pun menyampaikan penghargaan kepada anak muda yang berkontribusi melalui pendidikan, pekerjaan, usaha, kegiatan sosial, olahraga, maupun pengembangan ilmu pengetahuan. “Setiap kontribusi pemuda memiliki arti bagi kehidupan masyarakat, termasuk pengabdian yang tumbuh di desa dan wilayah yang jauh dari pusat perhatian,” jelas Puan.

“Di antara mereka terdapat anak muda yang belajar sambil bekerja, merintis usaha dengan sumber daya terbatas, serta membantu menopang kehidupan keluarga,” lanjut mantan Menko PMK itu.

Menurut Puan, ketekunan tersebut perlu memperoleh dukungan yang memungkinkan pemuda/pemudi mengembangkan kemampuan dan mengambil langkah berikutnya. "Anak muda membawa gagasan dan keberanian untuk mencoba. Tanggung jawab kita adalah memperluas kesempatan agar kemampuan mereka dapat berkembang, dari mana pun mereka berasal dan apa pun keadaan keluarga mereka,” sebut Puan.

Untuk itu, Puan mendorong Pemerintah untuk memperhatikan perjalanan anak muda secara berkelanjutan, sejak menempuh pendidikan hingga memasuki pekerjaan atau membangun usaha. “Dukungan perlu membantu mereka melewati masa peralihan tersebut dengan pilihan yang lebih terbuka dan kesempatan untuk membangun kemandirian,” tambahnya.

Puan juga mengingatkan pentingnya perhatian Negara dalam menjangkau pemuda penyandang disabilitas serta mereka yang menghadapi hambatan ekonomi dan geografis. “Potensi yang dimiliki perlu memperoleh ruang untuk tumbuh melalui kesempatan yang sesuai dengan kebutuhan dan pilihan masing-masing,” ujar Puan.

Puan pun menilai, generasi muda juga mempunyai peran dalam pembentukan kebijakan. “Pengalaman mereka mencari pekerjaan, mengakses pendidikan, dan mengembangkan usaha perlu didengar sebagai bahan pertimbangan keputusan negara,” ucap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

Ditambahkan Puan, Negara juga perlu menyediakan ruang dan memberi kesempatan bagi anak muda menjelaskan persoalan sekaligus mengajukan gagasannya, termasuk memberikan kebebasan anak muda dalam berekspresi dan berpendapat dalam wadah demokrasi.

"Mendengar pemuda berarti memberi tempat bagi pengalaman dan pemikiran mereka dalam menentukan arah Indonesia. Kita perlu membangun hubungan yang memungkinkan mereka bertanya, menyampaikan kritik, menawarkan solusi, dan mengetahui tindak lanjutnya,” papar Puan.

Di sisi lain, Puan mengingatkan anak muda Indonesia untuk tidak melupakan nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan mengingat generasi muda saat ini menghadapi berbagai tantangan kompleks akibat arus disrupsi teknologi, perubahan sosial, dan tekanan ekonomi yang bergerak sangat cepat. “Berbagai tantangan yang ada ini harus menjadi sebuah motivasi bagi generasi muda Indonesia, bukan hambatan untuk maju,” terang cucu Bung Karno itu.

“Sebagai putra/putri Ibu Pertiwi, anak muda Indonesia memiliki modal Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Generasi muda adalah nyala api perubahan. Anak muda Indonesia penuh semangat, ide kreatif, dan mimpi besar untuk masa depan bangsa,” sambung Puan.

Melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, DPR disebut akan memperjuangkan kebijakan yang memperluas kesempatan bagi generasi muda. Menurut Puan, semangat Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa persatuan semakin kuat ketika setiap anak bangsa merasa mempunyai tempat dan kesempatan untuk berkontribusi.

"Teruslah belajar, berkarya, dan menjaga kepedulian kepada sesama. Indonesia membutuhkan kemampuan generasi muda, dan kemajuan Indonesia perlu membuka masa depan yang semakin baik bagi setiap anak muda,” ungkapnya.

“Selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda. Bersama, mari lanjutkan keberanian generasi pendahulu dengan karya yang berarti bagi bangsa,” tutup Puan.

 

 

Sumber : https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Hari-Sumpah-Pemuda-2026-Harapan-Pemuda-Lebih-Didengar-dan-Diberi-Ruang-Demi-Kemajuan-Bangsa-70317 

Baca Terusannya »»  

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad : Semangat Sumpah Pemuda, Fondasi Hadapi Kompleksitas Global dan Regional

 


PARLEMENTARIA, Jakarta — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan pidato kebangsaan dalam rangka memperingati 98 Tahun Sumpah Pemuda. Dalam pesannya, Dasco menekankan semangat persatuan yang diwariskan oleh para pemuda pada tahun 1928 harus terus dirawat dan diaktualisasikan dalam menghadapi berbagai tantangan global dan regional yang semakin kompleks saat ini.


"Mereka tidak menunggu keadaan menjadi mudah untuk bersatu. Mereka bersatu justru karena menyadari bahwa masa depan tidak mungkin diperjuangkan sendiri-sendiri. Itulah keberanian politik generasi 1928: menempatkan cita-cita bangsa di atas batas kelompok. Dan keberanian semacam itu kembali dituntut dari kita hari ini," ujar Dasco dalam pidatonya, Rabu (28/10/2026). Turut hadir Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. 


Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) tersebut mengingatkan bangsa Indonesia pada keberanian politik generasi terdahulu saat momentum Sumpah Pemuda yang menempatkan cita-cita kebangsaan di atas batas-batas kelompok. Keberanian serupa, tandas Dasco, sangat dibutuhkan oleh bangsa Indonesia hari ini di tengah dinamika dunia yang bergerak dalam ketidakpastian geopolitik dan geoekonomi.


Politisi Partai Gerindra ini menyoroti sejumlah tantangan strategis yang tengah dihadapi dunia, mulai dari ketegangan di Timur Tengah yang berdampak pada harga energi, rantai pasok, hingga inflasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, persaingan kekuatan besar, perebutan teknologi, serta perubahan arah perdagangan global turut mempersempit ruang gerak negara yang tidak siap.


Di tingkat regional, Dasco juga mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan ASEAN di tengah dinamika Laut Cina Selatan, ancaman siber, keamanan pelayaran, hingga kejahatan lintas batas. Di sisi lain, persoalan domestik dan lingkungan seperti bencana kebakaran hutan, asap lintas batas, banjir, cuaca ekstrem, dan ancaman ketahanan pangan menunjukkan bahwa keselamatan rakyat dan keamanan nasional kini saling bertaut erat.


"Karena itu, persatuan tidak boleh berhenti menjadi semboyan. Ia harus menjelma menjadi kemampuan negara dalam mengambil keputusan yang tepat, cepat, dan adil," tegas Dasco. 


Terkait posisi strategis Indonesia di kancah internasional, Dasco menegaskan Indonesia harus tetap teguh pada prinsip politik luar negeri bebas aktif tidak menjadi kepanjangan tangan negara mana pun, namun tetap membuka pintu kerja sama yang luas. Dalam bidang pertahanan, sikap defensif aktif diterapkan melalui kewaspadaan tinggi, kemampuan pencegahan ancaman, serta inisiatif terukur untuk menjaga kedaulatan sekaligus memelihara perdamaian.


Menanggapi isu aktual seperti kabut asap lintas batas, Dasco menyatakan Indonesia menghargai perhatian, kritik, dan rekomendasi dari negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, termasuk masukan dari parlemen sahabat. Namun, respons utama yang harus diutamakan adalah perlindungan terhadap warga terdampak, penguatan penegakan hukum, serta pemulihan lingkungan.


Dasco berpesan, kritik tidak perlu dibalas dengan ketersinggungan namun kritik perlu dijawab dengan kerja yang dapat diuji. Sebagai penutup, Dasco memandang sudah saatnya parlemen-parlemen di kawasan ASEAN menjalin kerja sama yang lebih erat tidak hanya pada saat krisis melanda, melainkan secara berkelanjutan. 


“Kita perlu membangun kerja sama antar parlemen untuk pencegahan bencana, keamanan cyber, ketahanan pangan dan energi, serta penyelesaian persoalan lintas batas. Kita tidak dapat memilih tetangga, tetapi kita dapat memilih cara bertetangga: saling menghormati, berbicara terus terang, dan mencari jalan keluar bersama,” pungkas Dasco. 

 

 

 

Sumber : https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Dasco-Semangat-Sumpah-Pemuda-Fondasi-Hadapi-Kompleksitas-Global-dan-Regional-70321 

Baca Terusannya »»  

Impor Migas lewat Lemigas Masih Transisi, Bahlil Pastikan Tak Pakai APBN

 


JAKARTA - Pemerintah tengah menata ulang jalur impor minyak dan gas bumi. Ke depan, pengadaan migas yang selama ini dilakukan PT Pertamina (Persero) akan dijalankan melalui Lemigas. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan skema tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


"Tidak dari APBN ya," tegas Bahlil kepada awak media di sela FOREK Hulu Migas 2026 di Jakarta, Rabu (28/10).


Meski peraturan presiden (perpres) yang menjadi dasar kebijakan ini sudah terbit, Bahlil menyebut pelaksanaannya masih memasuki masa transisi. Pemerintah perlu berkonsolidasi lebih dulu dengan Pertamina sebelum skema tersebut diterapkan.


"Transisinya itu butuh waktu setelah kita melakukan konsolidasi dengan Pertamina, baru kita bisa implementasi. Karena tidak serta-merta langsung," ujarnya.


Bahlil menjelaskan, skema ini menyasar pengadaan yang selama ini dijalankan Pertamina. Ke depan, sejumlah penugasan yang menyangkut hajat hidup orang banyak juga dapat dilakukan melalui Lemigas. Adapun badan usaha swasta tidak diwajibkan mengikutinya.


"Kalau untuk swasta enggak dong harusnya ya. Kalau swasta itu urusan mereka," kata Bahlil. (SF)


Untuk sumber pasokannya, Bahlil menilai negara asal impor masih merupakan persoalan teknis. Terkait kabar potensi pasokan 30 juta barel minyak dari Uni Emirat Arab, ia menegaskan rencana itu belum final. "Itu masih potensi ya. Semuanya masih penjajakan ya," katanya.


Penataan pengadaan ini dilakukan di tengah tingginya kebutuhan impor energi. Dalam sambutannya pada forum yang sama, Bahlil menyebut Indonesia masih mengimpor sekitar 700-750 ribu barel minyak per hari, sementara sekitar 80 persen kebutuhan LPG nasional juga masih dipenuhi dari impor.


Setelah masa transisi dan konsolidasi dengan Pertamina rampung, skema pengadaan melalui Lemigas diharapkan membuat jalur impor migas lebih tertata, tanpa membebani APBN.




Sumber : https://esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/impor-migas-lewat-lemigas-masih-transisi-bahlil-pastikan-tak-pakai-apbn

Baca Terusannya »»  

Kejar Lifting dan Tekan Impor, Bahlil Minta KKKS Segera Eksekusi Blok yang Sudah PoD

 

JAKARTA - Indonesia masih mengimpor sekitar 700-750 ribu barel minyak per hari. Untuk menekan angka itu, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meminta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang sudah memegang konsesi dan mengantongi persetujuan rencana pengembangan (plan of development/PoD) segera mengeksekusi proyeknya. Jika tidak mampu, konsesi diminta dikembalikan kepada negara.


Arahan itu disampaikan Bahlil saat membuka FOREK Hulu Migas 2026 di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Rabu (28/10). Forum ini mempertemukan regulator, KKKS, kontraktor, akademisi, dan investor hulu migas.


"Kalau tidak mampu, serahkan konsesi itu kepada negara. Nanti kita akan menawarkan kepada siapa yang bisa mengerjakan," kata Bahlil.


Arahan tersebut juga berlaku bagi Pertamina. Menurut Bahlil, status sebagai perusahaan milik negara bukan alasan untuk bekerja lambat. Jika tidak sanggup, Pertamina diminta berbagi pengelolaan dengan perusahaan lain.


"Sekalipun Pertamina punya negara, saya tidak meminta untuk kalian kerjanya lambat. Harus cepat," ujarnya.


Desakan ini berangkat dari selisih besar antara konsumsi dan produksi minyak nasional. Bahlil menyebut konsumsi mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sedangkan produksi baru sekitar 600-650 ribu barel per hari. Program biodiesel B50 menutup sekitar 250-300 ribu barel, sehingga sisa kebutuhan yang diimpor masih sekitar 700-750 ribu barel per hari.


"Pekerjaan yang masih berat sekali bagi kami adalah bagaimana meningkatkan lifting," kata Bahlil.


Ia menilai saat ini momentum yang tepat untuk bergerak. Harga minyak dunia sedang naik dan permintaan global menguat. Di sisi lain, kondisi geopolitik yang tidak menentu membuat setiap negara memproteksi kebutuhan energinya masing-masing, dan perebutan minyak berpotensi memicu ketegangan di berbagai kawasan, termasuk Asia Tenggara.


Upaya peningkatan produksi juga menghadapi tantangan. Sebagian besar sumur minyak Indonesia sudah tua dan lifting nasional terus turun dalam 10 tahun terakhir. Untuk itu, Bahlil meminta KKKS berinovasi dengan rekayasa teknologi untuk mengoptimalkan produksi, seperti yang dilakukan Exxon di Cepu, Jawa Timur.


Bahlil menyebut arahannya sebagai anjuran, bukan ancaman, agar pelaku usaha bergerak cepat. Ia optimistis, jika seluruh pemegang konsesi bekerja serius dan cepat, target Presiden Prabowo Subianto dapat tercapai pada 2029-2030. Percepatan eksekusi proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan swasembada energi.

 

 

Sumber : https://esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/kejar-lifting-dan-tekan-impor-bahlil-minta-kkks-segera-eksekusi-blok-yang-sudah-pod 


Baca Terusannya »»