Cari Blog Ini

Sabtu, 16 Mei 2026

Tiba di Jawa Timur, Presiden Prabowo akan Resmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Museum Ibu Marsinah, hingga Panen Raya Jagung

 



Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, dalam rangka kunjungan kerja. Kedatangan Kepala Negara disambut langsung di antaranya oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, serta Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.

Kunjungan kerja Presiden Prabowo kali ini membawa sejumlah agenda strategis yang berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, hingga ketahanan pangan. Dari Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Tuban untuk menghadiri sejumlah rangkaian kegiatan.

Di Kabupaten Nganjuk, Presiden Prabowo akan meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang edukasi, penguatan nilai perjuangan, sekaligus bentuk perhatian pemerintah terhadap aspek sosial kemasyarakatan.

Selain itu, Kepala Negara juga akan meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat berbasis desa dan kelurahan melalui pengembangan koperasi yang produktif dan terintegrasi.

Selanjutnya, Presiden Prabowo akan menuju Kabupaten Tuban untuk menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global.

Sebelumnya, Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas diketahui bertolak menuju Jawa Timur dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.50 WIB. Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Jawa Timur diantaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/tiba-di-jawa-timur-presiden-prabowo-akan-resmikan-1-061-koperasi-desa-kelurahan-merah-putih-museum-ibu-marsinah-hingga-panen-raya-jagung/ 

Baca Terusannya »»  

Jumat, 15 Mei 2026

Pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Belarus, Menko Airlangga Matangkan Persiapan Kunjungan Presiden Belarus ke Indonesia

 


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Republik Belarus Maxim Ryzhenkov, di Minsk, Jumat (15/6). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan ekonomi strategis kedua negara, sekaligus mematangkan persiapan kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Alexander Lukashenko ke Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah agenda konkret yang akan menjadi bahan pembahasan dalam kunjungan Presiden Lukashenko guna memastikan hasil kunjungan lebih practical-oriented dan menghasilkan kesepakatan ekonomi nyata. Pembahasan utama meliputi Roadmap Kerja Sama Indonesia-Belarus yang akan menjadi salah satu deliverables utama kunjungan Presiden Belarus ke Indonesia. Dokumen tersebut akan menjadi peta jalan terukur, yang mencakup kerja sama di berbagai bidang, termasuk perdagangan, investasi, kemanusiaan, sosial budaya dan lainnya.

Kedua Menteri juga berdiskusi perihal wacana pembukaan penerbangan langsung antara Indonesia dan Belarus, di mana perkembangan dari rencana ini juga akan disampaikan pada rangkaian kunjungan Presiden Belarus ke Indonesia. Selain itu, kedua pihak juga berdiskusi mengenai kerja sama terkait visa guna meningkatkan arus wisatawan dan pelaku bisnis. Dalam rangka memperlancar hubungan bilateral, kedua pemimpin juga telah membahas secara intensif mengenai rencana pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Minsk.

Pada sektor industri strategis, kedua Menteri mendorong kerja sama di bidang kendaraan listrik, semikonduktor, serta pasokan pupuk potash dari Belarus yang dikenal memiliki cadangan melimpah. Hal ini sejalan dengan upaya Indonesia memperkuat ekosistem industri hilir dan ketahanan pangan yang menjadi fokus dari Pemerintah saat ini. Terkait di bidang perdagangan, kedua pihak membahas perkembangan ratifikasi atas kesepakatan Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA).

Menlu Ryzhenkov menyampaikan bahwa Parlemen Belarus telah meratifikasi perjanjian tersebut, dan saat ini dokumen berada di meja Presiden Belarus untuk ditandatangani. Sementara itu, Menko Airlangga menjelaskan bahwa Indonesia menargetkan ratifikasi pada paruh kedua tahun 2026.

Lebih lanjut, keduanya juga berdiskusi mengenai program pengiriman pelajar dan tenaga profesional asal Indonesia, termasuk di bidang kesehatan, ke berbagai institusi kesehatan Belarus yang dikenal memiliki standar bagus. Menko Airlangga juga menyambut baik usulan tersebut dan menekankan agar program ini dapat diperluas ke bidang yang menjadi fokus dari Presiden RI, yaitu Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). 

 

Sumber : https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6933/pertemuan-dengan-menteri-luar-negeri-belarus-menko-airlangga-matangkan-persiapan-kunjungan-presiden-belarus-ke-indonesia

 

Baca Terusannya »»  

Indonesia dan Belarus Tanda Tangani Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 dan Kesepakatan Kerja Sama Antar Pelaku Usaha

 


Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Belarus sepakat untuk semakin memperkuat komitmen bersama guna meningkatkan kerja sama ekonomi melalui penandatanganan Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 Indonesia–Belarus Bidang Kerja Sama Ekonomi, serta penandatanganan beberapa Memorandum of Understanding (MoU) Antar Pelaku Usaha pada Jumat, 15 Mei 2026 di Minsk, Belarus.

Agreed Minutes SKB ke-8 Indonesia–Belarus ditandatangani oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Deputi Perdana Menteri Republik Belarus Viktor Karankevich. Penandatanganan Agreed Minutes ini menjadi penanda kesepahaman kedua negara untuk memperkuat implementasi kerja sama ekonomi yang telah dibahas dalam rangkaian SKB ke-8, sekaligus memastikan seluruh agenda kerja sama dapat ditindaklanjuti secara lebih sistematis, terarah, dan berorientasi pada hasil nyata.

Pertemuan SKB ke-8 Indonesia–Belarus telah membahas berbagai bidang kerja sama yang mencakup perdagangan, investasi, industri, pertanian dan ketahanan pangan, kehutanan, perbankan, kesehatan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, budaya, olahraga, serta pariwisata. 

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga menekankan bahwa Agreed Minutes ini dapat menjadi instrumen penting untuk mempercepat pelaksanaan atas kesepahaman dan mewujudkan menjadi proyek kerja sama yang dapat diimplementasikan. “Kesepahaman yang telah dicapai dalam SKB ini harus dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan hubungan ekonomi Indonesia dan Belarus,” ujar Menko Airlangga.

Sementara itu, DPM Karankevich menyampaikan komitmen negaranya untuk terus memperdalam kerja sama dengan Indonesia, khususnya pada sektor industri, pertanian, dan teknologi, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi dunia usaha kedua negara.

Pada kesempatan yang sama, turut pula ditandatangani 5 (lima) Nota Kesepemahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antar pelaku usaha dari Indonesia dan Belarus dengan total nilai mencapai Rp7 triliun, yakni MoU antara PT Pupuk Indonesia (Persero) dengan Nedra Nezhin, MoU antara PT Indonesia Belarus Jaya dengan OJSC Minsk Dairy Plant No. 1, MoU antara PT Indonesia Belarus Jaya dengan Energi Complekt, MoU antara Indonesia Belarus Jaya dengan OJSC Dolomite, serta MoU antara PT Indonesia Belarus Jaya dengan Belindo Trade.

Turut mendampingi Menko Airlangga pada kesempatan tersebut diantaranya yaitu Duta Besar RI Moskow Jose Antonio Morato Tavares, Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga, Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri Punjul Setya Nugraha, serta perwakilan Kementerian/ Lembaga terkait serta dari APINDO dan KADIN Indonesia.

 

 

Sumber : https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6932/indonesia-dan-belarus-tanda-tangani-agreed-minutes-sidang-komisi-bersama-skb-ke-8-dan-kesepakatan-kerja-sama-antar-pelaku-usaha 

Baca Terusannya »»  

Menko Airlangga Pimpin Sidang Komisi Bersama ke-8 Indonesia-Belarus: Sepakati Penguatan dan Roadmap Pengembangan Kerja Sama Ekonomi

 


Indonesia terus berupaya memperkuat eksistensi di Kawasan Eurasia dengan mengoptimalkan seluruh potensi guna meningkatkan perdagangan dan kerja sama ekonomi, antara lain melalui implementasi Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (Indonesia–EAEU FTA). Salah satu dari 5 negara Eurasia yang menjadi target penguatan kerja sama ekonomi tersebut adalah Republik Belarus.

Untuk mendorong penguatan kerja sama ekonomi, Pemerintah RI dan Belarus telah melaksanakan Pertemuan Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 RI–Belarus Bidang Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik di Minsk, Belarus, Jumat (15/05). Pertemuan tersebut dipimpin secara bersama oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Wakil Perdana Menteri (DPM) Republik Belarus Viktor Karankevich.

DPM Karankevich menyampaikan bahwa kedua negara berkomitmen untuk senantiasa menjaga hubungan yang erat di berbagai bidang. Belarus sangat mendukung pelaksanaan pertemuan SKB kali ini sebagai forum yang penting untuk memperkuat kemitraan antara kedua negara. “Kami meyakini bahwa pertemuan ini akan mampu mengidentifikasi sejumlah kerja sama bilateral utama yang dapat diwujudkan dalam rencana kunjungan Presiden Belarus ke Indonesia pada awal Juli 2026,” ujar DPM Karankevich.

Dalam sambutan pembukaan, Menko Airlangga menyampaikan bahwa SKB kali ini merupakan kelanjutan dari SKB ke-7 yang terakhir diadakan pada masa pandemi di tahun 2022 secara virtual. SKB RI-Belarus berfungsi sebagai kerangka payung untuk kerja sama bilateral, terutama di bidang perdagangan, ekonomi, dan teknis, dengan tujuan memberikan manfaat maksimal bagi perkembangan ekonomi kedua negara.

Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Belarus terhadap penyelesaian dan penandatanganan Indonesia–EAEU FTA pada bulan Desember 2025 di St. Petersburg, Rusia. “Indonesia memandang Belarus sebagai mitra strategis dalam penguatan kerja sama industri, ketahanan pangan, dan pengembangan manufaktur berbasis teknologi. Implementasi Indonesia–EAEU FTA diharapkan dapat membuka peluang perdagangan dan investasi yang lebih luas dan saling menguntungkan,” ujar Menko Airlangga.

Belarus mengundang stakeholders dan para pengusaha dari Indonesia untuk melihat lebih dekat kapabilitas dan kapasitas industri pertanian, industri manufaktur dan berbagai fasilitas industri yang dimiliki oleh Belarus. Dalam konteks ini, kedua negara terus berdiskusi mengenai berbagai peluang kerja sama industri dan teknologi, seperti joint assembly machineries di Indonesia. Forum Bisnis Indonesia–Belarus juga direncanakan akan berlangsung pada rencana kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia.

Pihak Belarus berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan ekonomi dengan Indonesia, termasuk melalui pengembangan kerja sama industri, investasi, pertanian, dan konektivitas perdagangan. DPM Karankevich mengungkapkan bahwa pembentukan Dewan Bisnis Indonesia-Belarus akan sangat membantu bisnis antar kedua negara, mengingat Indonesia-EAEU FTA telah ditandatangani dan akan segera selesai ratifikasi.

Di bidang perdagangan dan investasi, kedua negara mencatat tren peningkatan nilai perdagangan yang cukup signifikan, yakni sekitar USD221 juta atau meningkat 72,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Pihak Indonesia juga menyampaikan bahwa beberapa tahun terakhir telah terjadi peningkatan perdagangan secara signifikan dan Pemerintah Indonesia telah mengidentifikasi sejumlah peluang kerja sama strategis.

Sebagai salah satu negara di Kawasan Eropa Timur dengan basis industri manufaktur yang kuat, khususnya pada sektor alat berat, pertanian, dan kimia, Belarus memiliki potensi strategis sebagai mitra Indonesia dalam diversifikasi pasar dan penguatan kerja sama sektor industri. Lebih lanjut, Indonesia mendorong penguatan kerja sama melalui skema joint venture, local assembly, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas industri nasional, khususnya pada sektor alat berat, kendaraan komersial, pupuk, dan mesin pertanian.

Pada sektor ketahanan pangan dan pertanian, kedua negara membahas potensi kerja sama di bidang mekanisasi pertanian dan teknologi pertanian modern untuk mendukung produktivitas dan modernisasi sektor pertanian. Indonesia juga membuka peluang peningkatan ekspor produk unggulan seperti karet, kakao, kopi, produk perikanan, dan produk manufaktur ke Belarus serta kawasan EAEU. Selain itu, kedua negara juga membahas penguatan kerja sama investasi, kesehatan, pendidikan, riset, budaya, olahraga, dan pariwisata.

Pada topik pembahasan terakhir, kedua pihak menyambut baik Roadmap of Developing Key Areas of Cooperation between Belarus and Indonesia for 2026–2030 yang saat ini tengah disusun. Roadmap tersebut diharapkan menjadi dokumen sistematis dan terukur untuk mengembangkan berbagai kerjasama, serta diharapkan akan menjadi salah satu deliverables utama dalam Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia.

Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut, yakni Duta Besar RI Moskow Jose Antonio Morato Tavares, Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Asdep Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga, Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri Punjul Setya Nugraha, serta perwakilan Kementerian/Lembaga terkait, serta perwakilan dari KADIN Indonesia dan APINDO.

 

 

Sumber : https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6931/menko-airlangga-pimpin-sidang-komisi-bersama-ke-8-indonesia-belarus-sepakati-penguatan-dan-roadmap-pengembangan-kerja-sama-ekonomi 

Baca Terusannya »»  

Bertemu Perdana Menteri Belarus, Menko Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Energi, Pangan, dan Konektivitas

 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Republik Belarus Alexander Turchin, Jumat (15/05), di Minsk, Belarus. Pertemuan tersebut dilaksanakan di sela-sela Rangkaian Pertemuan Ke-8 Sidang Komisi Bersama (SKB) RI–Belarus serta menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan ekonomi strategis kedua negara.

Pertemuan membahas penguatan kerja sama perdagangan dan ekonomi, serta perluasan kemitraan di berbagai sektor prioritas. Belarus merupakan mitra strategis Indonesia di kawasan Eurasia Timur dan menjadi salah satu pintu masuk penting menuju pasar Uni Ekonomi Eurasia (EAEU).

Dalam pembukaannya, Menko Airlangga menyambut hangat rencana kunjungan kenegaraan Presiden Alexander Lukashenko ke Indonesia pada awal Juli 2026. Persiapan untuk kunjungan tengah berjalan, termasuk penyelesaian beberapa hal penting yang diharapkan dapat diselesaikan selama kunjungan, terutama Roadmap Kerja Sama antara Belarus dan Indonesia.

“Indonesia juga siap menyambut kunjungan delegasi bisnis Belarus ke Indonesia pada  rangkaian kunjungan presiden Belarus,” ujar Menko Airlangga.

Belarus memegang posisi signifikan dalam mendukung agenda industrialisasi, ketahanan pangan, dan diversifikasi pasar Indonesia. Belarus dikenal memiliki basis industri manufaktur yang kuat dengan kontribusi sektor manufaktur mencapai sekitar 20,3% terhadap PDB nasional pada tahun 2024. Secara spesifik, Belarus memiliki keunggulan dalam pengembangan agro-industri dan mekanisasi pertanian yang mendukung ketahanan pangan nasional, termasuk tingkat swasembada pangan yang mencapai sekitar 96%.  Dengan pengalaman dan keunggulan Belarus di bidang teknologi pertanian, kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan modernisasi sektor pertanian Indonesia serta mempercepat pencapaian ketahanan pangan nasional.

Perdana Menteri Republik Belarus Alexander Turchin menyampaikan komitmen Belarus untuk terus memperkuat kemitraan ekonomi dengan Indonesia dan juga mendukung pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Minsk, guna memperlancar hubungan kedua negara.

Kedua pihak juga berdiskusi perihal Indonesia–EAEU Free Trade Agreement (I–EAEU FTA), yang berhasil ditandatangani pada 21 Desember 2025 di St. Petersburg. Indonesia meyakini bahwa tercapainya perjanjian ini mencerminkan komitmen bersama kedua pihak untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi serta mendorong kemitraan perdagangan yang terbuka, inklusif, dan saling menguntungkan.

Turut hadir mendampingi Menko Airlangga antara lain Duta Besar RI Moskow Jose Tavares, Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga. (

 

 

Sumber : https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6930/bertemu-perdana-menteri-belarus-menko-airlangga-dorong-penguatan-kerja-sama-energi-pangan-dan-konektivitas 


Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Terima Delegasi Hisense di Kertanegara, Saksikan Penandatanganan MoU dengan Danantara

 

Presiden Prabowo Subianto menerima delegasi Hisense di kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 15 Mei 2025. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama investasi dan kemitraan strategis antara Indonesia dengan pelaku industri global.

"Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Pengelola Investasi Danantara dan Hisense. MoU tersebut menjadi langkah awal dalam menjajaki kerja sama di bidang teknologi," ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangannya.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, CTO Danantara Sigit Puji Santosa, serta Chairman Hisense Group Jia Shaoqian, disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo bersama sejumlah jajaran Kabinet Merah Putih.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

"Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif. Presiden Prabowo menyambut baik minat Hisense untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia, khususnya dalam mendukung agenda pembangunan nasional, peningkatan investasi, serta penguatan ekosistem industri dalam negeri," ujar Menteri Pras.

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menarik investasi berkualitas, mendorong transfer teknologi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing Indonesia di sektor industri strategis.

Melalui penandatanganan MoU tersebut, Indonesia dan Hisense menegaskan komitmen awal untuk membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang.

 


 


Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=4qYghDYhs_k

Baca Terusannya »»  

Di Tengah Amanah Melayani Jemaah, PPIH Madinah Menguatkan Rekannya Lewat Shalat Ghaib dan Doa Bersama


 

Madinah (Kemenhaj) - Suasana di Kantor PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) Daerah Kerja Madinah, Jumat (15/5/2026), terasa berbeda menjelang salat asar. Langkah para petugas melambat, percakapan mengecil, dan wajah-wajah yang biasanya sibuk dengan pelayanan jemaah tampak diliputi duka.

Kabar itu datang dari Tanah Air. Supriadi, petugas haji yang bertugas di Sektor Bir Ali, kehilangan istri tercintanya, Diah Retnaningtiyas, yang wafat setelah sepekan menjalani perawatan di rumah sakit.

Di tengah jarak ribuan kilometer dan tugas pelayanan yang masih berjalan, Supriadi tak dapat mendampingi sang istri di detik-detik terakhir kehidupannya. Namun di Madinah, ia tidak sendiri. Rekan-rekan sesama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Daker Madinah hadir menguatkan lewat salat ghaib dan doa bersama.

Suasana semakin haru ketika Supriadi sendiri maju menjadi imam salat ghaib untuk almarhumah istrinya. Dengan suara tertahan dan mata berkaca-kaca, ia meminta seluruh sahabat seperjuangannya turut mendoakan almarhumah.

“Mohon doanya semoga istri saya husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucapnya lirih.

Usai salat ghaib, doa bersama dipimpin oleh Ustadz Agus Susanto dari layanan Pembimbing Ibadah (Bimbad). Seluruh petugas menadahkan tangan, larut dalam doa-doa yang dipanjatkan untuk almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah husnul khatimah dan Pak Supriadi diberikan ketabahan hati,” ujar Ustadz Agus.

Tidak hanya dilakukan di Kantor Daker Madinah, dukungan moril juga mengalir melalui doa bersama secara daring melalui Zoom yang digelar pada hari yang sama. Sejumlah petugas dari berbagai layanan dan sektor ikut bergabung, menyampaikan doa dan penguatan untuk Supriadi dari lokasi tugas masing-masing.

Momen itu menjadi penguat bahwa di tengah padatnya operasional haji, rasa persaudaraan di antara para petugas tetap terjaga.

Farid Supriadi, rekan satu tugas di Sektor Bir Ali, mengatakan Supriadi sudah menahan kesedihan sejak sepekan terakhir ketika mendapat kabar istrinya dirawat di ICU.

“Beliau sangat tegar. Selama ini tetap menjalankan tugas melayani jemaah, meski sedang menghadapi ujian berat,” kata Farid.

Menurutnya, Supriadi juga sempat ditawari pulang ke Indonesia untuk mendampingi istrinya. Namun ia memilih tetap menjalankan amanah pelayanan jemaah dan menyerahkan pendampingan keluarga kepada kerabat di rumah.

“Beliau memilih bertahan menjalankan tugas sambil terus mendoakan istrinya dari Tanah Suci. Itu yang membuat kami semua tersentuh,” lanjut Farid.

Satu per satu petugas kemudian mendekat, memeluk dan menyalami Supriadi. Tidak banyak kata terucap, namun kebersamaan itu menjadi pelukan hangat bagi seorang sahabat yang sedang kehilangan.

“Di sini kami bukan hanya rekan kerja. Kami keluarga. Ketika ada yang berduka, semua ikut merasakan,” ujar salah seorang petugas.

Sebelumnya, suasana doa bersama juga mewarnai rapat konsolidasi PPIH Daker Madinah pada Kamis (14/5/2026) malam. Seluruh petugas membacakan Surat Yasin dan doa untuk Sahroni, petugas dari Daker Bandara yang wafat beberapa hari lalu.

“Semoga almarhum diterima iman Islamnya, diampuni dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman saat membuka rapat.

Di balik padatnya layanan haji dan panjangnya jam pengabdian, para petugas haji di Madinah sedang menunjukkan satu hal penting: bahwa pelayanan tidak hanya dibangun oleh kerja keras, tetapi juga oleh rasa kemanusiaan dan persaudaraan yang saling menguatkan.

 

 

Sumber ; https://haji.go.id/berita/di-tengah-amanah-melayani-jemaah-ppih-madinah-menguatkan-rekannya-lewat-shalat-ghaib-dan-doa-bersama-1778863945721 

Baca Terusannya »»  

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Pembayaran Dam, Jemaah Diimbau Gunakan Jalur Resmi Adahi

 

Jakarta (Kemenhaj) — Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pembayaran dam bagi jemaah haji Indonesia sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan ibadah yang akuntabel, transparan, aman, dan sesuai ketentuan syariah maupun regulasi Pemerintah Arab Saudi.

Memasuki hari ke-25 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, seluruh layanan haji Indonesia secara umum berjalan lancar, mulai dari pemberangkatan di Tanah Air, kedatangan di Arab Saudi, akomodasi, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, hingga pembinaan ibadah dengan pendampingan penuh petugas.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 411 kloter dengan 158.978 jemaah dan 1.641 petugas telah diberangkatkan ke Arab Saudi. Sementara itu, 392 kloter dengan 151.382 jemaah dan 1.568 petugas telah tiba di Makkah. Adapun sebanyak 140 kloter dengan 53.705 jemaah dan 561 petugas telah tiba melalui Bandara Jeddah. Untuk jemaah haji khusus, tercatat sebanyak 11.087 orang telah tiba di Tanah Suci.

Menjelang fase puncak ibadah haji, Kemenhaj mengingatkan kembali kepada seluruh jemaah, khususnya yang melaksanakan haji tamattu’ dan memiliki kewajiban dam, agar memahami mekanisme pembayaran dam yang telah disiapkan pemerintah.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, menegaskan bahwa pemerintah menghormati keberagaman pandangan fiqih terkait pelaksanaan dam.

“Pemerintah menghormati keberagaman pandangan fiqih yang berkembang di tengah masyarakat. Bagi jemaah yang meyakini dam dapat dilaksanakan di Indonesia, kami mempersilakan melalui mekanisme yang sesuai ketentuan. Sementara bagi jemaah yang meyakini dam harus dilaksanakan di Tanah Haram, pemerintah telah memfasilitasi pelaksanaannya melalui lembaga resmi yang diakui Pemerintah Arab Saudi, yakni Adahi,” ujar Maria Assegaff di Jakarta, Jumat (15/5).

Untuk pembayaran dam di Tanah Haram, Kemenhaj menetapkan mekanisme resmi melalui Adahi Project yang terintegrasi dengan Nusuk Masar. Skema ini dipilih untuk memastikan pelaksanaan dam berlangsung sesuai syariat, tertib administrasi, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Biaya pembayaran dam tahun ini ditetapkan sebesar 720 Riyal Saudi (SAR) per jemaah. Hingga saat ini, sebanyak 34.308 jemaah Indonesia di Arab Saudi telah melakukan pembayaran dam sesuai mekanisme resmi.

Maria menambahkan, Kemenhaj bersama Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) terus menghadirkan kemudahan layanan bagi jemaah.

“Untuk mempermudah jemaah, petugas Adahi akan hadir langsung ke hotel-hotel tempat jemaah menginap guna melakukan pembayaran dan verifikasi. Skema jemput layanan ini kami prioritaskan terutama untuk membantu jemaah lansia, disabilitas, serta jemaah dengan risiko kesehatan tinggi,” jelasnya.

Setelah transaksi selesai, setiap jemaah akan memperoleh bukti pembayaran resmi sebagai tanda bahwa kewajiban dam telah ditunaikan dan tercatat dalam sistem.

Kemenhaj juga mengingatkan seluruh jemaah agar tidak melakukan pembayaran dam melalui jalur tidak resmi.

“Kami mengimbau seluruh jemaah agar tidak menggunakan jasa calo, pihak yang tidak berwenang, ataupun melakukan transaksi di luar sistem resmi. Ini penting untuk melindungi jemaah dari potensi penipuan sekaligus memastikan dana dikelola secara transparan dan ibadah berjalan sesuai syariat,” tegas Maria.

Selain fokus pada tata kelola dam, Kemenhaj juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan menjelang fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Menjelang Armuzna, kami mengajak seluruh jemaah menjaga stamina dengan membiasakan berjalan kaki secara bertahap sesuai kemampuan, membatasi aktivitas yang tidak mendesak, memperbanyak istirahat, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Kondisi fisik yang prima menjadi bagian penting dari kelancaran ibadah haji,” ujar Maria.

Khusus bagi jemaah lansia, disabilitas, dan jemaah dengan penyakit penyerta, Kemenhaj meminta agar selalu berkoordinasi dengan petugas kesehatan, ketua regu, ketua rombongan, maupun petugas sektor apabila mengalami keluhan kesehatan sekecil apa pun.

Kemenhaj menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji Indonesia yang terus bekerja memberikan layanan terbaik kepada jemaah, baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi, serta kepada seluruh jemaah yang menjaga ketertiban dan kedisiplinan selama menjalankan ibadah.

“Sekali lagi kami mengingatkan: jaga kesehatan, biasakan berjalan kaki, kurangi aktivitas yang tidak mendesak, dan ikuti arahan petugas demi kelancaran ibadah haji. Semoga seluruh jemaah Indonesia diberikan kesehatan, kemudahan, dan memperoleh haji yang mabrur,” tutup Maria.

 

 

Sumber : https://haji.go.id/berita/kemenhaj-perkuat-tata-kelola-pembayaran-dam-jemaah-diimbau-gunakan-jalur-resmi-adahi-1778839922399 


Baca Terusannya »»  

Daftar Beasiswa Master Double Degree Dibuka hingga Akhir Mei, Bisa Kuliah di Edinbrugh atau London

 


Jakarta (Kemenag) --- Peluang studi internasional kembali dibuka bagi guru, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, dan alumni pendidikan keagamaan. Pendaftaran terbuka sampai 31 Mei 2026 melalui Program Beasiswa Master Double Degree.

Program ini memberi kesempatan penerima beasiswa menempuh pendidikan di Indonesia sekaligus di kampus ternama Inggris, yakni di The University of Edinburgh dan SOAS University of London. Ini merupakan salah satu jenis program Beasiswa indonesia Bangkit (BIB) Kemenag tahun 2026 yang dikelola Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma).

Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa program double degree ini telah berjalan sejak 2023 melalui kerja sama antara Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) dengan University of Edinburgh dan SOAS University of London. Kerja sama internasional ini diperluas pada 2025 dengan melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London.

Tahun ini, Kementerian Agama kembali membuka beasiswa program Master Double Degree di UIII dengan Edinbrugh atau SOAS University serta UIN Yogyakarta dan UIN Makassar dengan SOAS University. Penerima beasiswa akan kuliah selama setahun di Perguruan Tinggi di Indonesia dan setahun di Perguruan Tinggi Luar Negeri.

“Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global,” ungkap Ruchman.

Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa mengungkapkan bahwa sasaran program Master Double Degree ini dikhusukan bagi Guru, Tenaga Kependidikan dan Pegawai Kementerian Agama serta Alumni Pendidikan Keagamaan.

Berikut persyaratan yang harus dipenuhi pendaftar:

1. Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Usia Maksimal 30 tahun per 31 Desember 2026

3. Telah menyelesaikan studi jenjang diploma empat (D4) atau sarjana (S1)

4. Pendaftar yang sedang menempuh studi (ongoing) atau telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diperkenankan mendaftar

5. Pendaftar wajib melampirkan Surat Izin yang ditandatangani oleh Pimpinan Instansi atau Lembaga

6. Melampirkan Surat Rekomendasi Akademisi atau Tokoh Masyarakat

7. Melampirkan Surat Keterangan Kesehatan dari rumah sakit atau pusat layanan kesehatan

8. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan di aplikasi pendaftaran

9. Pendaftar dengan status Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) belum diperkenankan mendaftar.

10. Menulis Personal Statement atau Essay

11. Menulis Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia, disertai bentuk pengabdian sesuai dengan program studi yang dipilih

12. Menyetujui Pernyataan Komitmen dan Integritas yang telah disediakan pada platform pendaftaran beasiswa

13. Pendaftar yang memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi dapat mengisi riwayat pada aplikasi pendaftaran, seperti: Badan Pengurus Harian (BPH), Dewan/Presiden/Senat atau Organisasi Kemahasiswaan lainnya.

14. Mengunggah Ijazah atau Surat Keterangan Lulus dan Transkrip dengan ketentuan:

15. Pendaftar jenjang Magister wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi S1/D4 sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.

16. Mengunggah dokumen sertifikat Bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir dengan ketentuan minimal skor sebagai berikut: TOEFL® ITP 520; TOEFL® IBT 61; Duolingo 110 atau IELTS™ 6.0. Sertifikat diterbitkan lembaga resmi penyelenggara tes ETS (www.ets.org), atau lembaga IELTS (www.ielts.org).

 

BIB Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026. 

Informasi lengkap tentang Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dapat diakses pada website beasiswa.kemenag.go.id dan link pendaftaran di beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id.


 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/daftar-beasiswa-master-double-degree-dibuka-hingga-akhir-mei-bisa-kuliah-di-edinbrugh-atau-london-NdpZe 

Baca Terusannya »»  

ITDC Perkuat Infrastruktur Keselamatan dan Kelistrikan di Sirkuit Mandalika

 

Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus melakukan penguatan pada sistem mitigasi risiko serta infrastruktur pendukung di Mandalika International Circuit.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga standar keselamatan sekaligus kualitas penyelenggaraan agenda internasional di kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), seiring semakin tingginya aktivitas dan intensitas event yang digelar di kawasan tersebut.

Upaya penguatan dilakukan melalui pembangunan sistem fire protection dan pengembangan sistem kelistrikan di beberapa titik strategis sirkuit yang mulai berjalan secara bertahap sejak tahun 2025.

Pengembangan sistem fire protection dimulai pada 15 September 2025 dan ditargetkan sudah dapat beroperasi pada 12 Agustus 2026.

Sementara itu, peningkatan sistem kelistrikan dimulai sejak 1 Mei 2026 dan direncanakan mulai beroperasi pada 27 September 2026 sebagai bagian dari peningkatan kesiapan operasional kawasan The Mandalika.

Dalam aspek keselamatan kebakaran, ITDC meningkatkan sistem perlindungan dan mitigasi darurat di area paddock, Royal Box, dan Royal Hall Mandalika International Circuit.

Penguatan dilakukan melalui pemasangan fire alarm, pembangunan jaringan hydrant, serta penyediaan fire pump house yang mengikuti standar keselamatan kebakaran internasional.

Sistem tersebut dilengkapi pompa utama dan pompa cadangan yang bekerja secara terintegrasi agar jaringan hydrant selalu siap digunakan saat kondisi darurat.

Selain itu, ITDC juga membangun Ground Water Tank (GWT) yang tersambung dengan jaringan air bersih kawasan The Mandalika guna memastikan ketersediaan suplai air untuk mendukung sistem pemadam kebakaran di area sirkuit dan fasilitas pendukung lainnya.

Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, mengatakan bahwa peningkatan prasarana penunjang merupakan komitmen ITDC menjaga standar keselamatan, operational excellence, dan kualitas layanan di kawasan untuk mendukung penyelenggaraan berbagai aktivitas di area sirkuit.

“Keandalan infrastruktur pendukung menjadi fondasi penting dalam menunjang keberhasilan penyelenggaraan event di Mandalika International Circuit."

"Oleh karena itu, ITDC terus meningkatkan sistem keselamatan dan utilitas kawasan agar operasional event dapat berjalan lebih aman, andal, dan responsif terhadap berbagai potensi risiko,” ujar Troy.

Tak hanya fokus pada sistem keselamatan, ITDC juga memperkuat keandalan sistem kelistrikan di area sirkuit demi menjaga stabilitas operasional selama event berlangsung.

Penguatan tersebut meliputi pemasangan kubikel tegangan menengah, pemisahan jaringan listrik antara gedung dan peralatan utama balap di Race Control, penyediaan UPS sirkuit, UPS PLN, penyulang PLN, hingga dukungan genset PLN agar pasokan listrik tetap stabil sepanjang kegiatan berlangsung.

Di kawasan paddock, ITDC turut menambah sumber listrik baru bertegangan tiga fase guna mendukung distribusi beban listrik yang lebih merata serta menunjang kebutuhan operasional tim balap dan penyelenggaraan event.

Sementara itu, area Royal Box kini sudah dilengkapi pasokan listrik yang mendukung layanan hospitality dan kebutuhan catering.

Adapun Royal Hall telah memiliki jaringan listrik permanen yang dapat mempercepat persiapan event di area sirkuit.

Selain itu, seluruh panel di kawasan sirkuit juga telah dilengkapi power meter untuk memantau beban listrik secara real time sekaligus menjaga kestabilan daya.

Troy menambahkan bahwa pengembangan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan ITDC dalam meningkatkan kualitas kawasan sekaligus mendukung pertumbuhan The Mandalika sebagai Indonesia’s Premier Sportainment Destination.

“Kami ingin memastikan The Mandalika memiliki kesiapan infrastruktur yang mampu mendukung berbagai agenda internasional secara berkelanjutan dan berstandar global,” tutup Troy. 

 

 

Sumber : https://www.kabarbumn.id/rilis-bumn/117387787/itdc-perkuat-infrastruktur-keselamatan-dan-kelistrikan-di-sirkuit-mandalika?page=all 


Baca Terusannya »»  

Perkuat Pariwisata Berkelanjutan, ITDC Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau di Bali dan Mandalika

 


Di tengah pesatnya pembangunan sektor pariwisata, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus mempertegas komitmennya dalam menerapkan prinsip keberlanjutan melalui pendekatan Protecting Nature sebagai bagian dari framework sustainability perusahaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Melalui langkah ini, ITDC mengintegrasikan berbagai upaya mulai dari ketahanan iklim, efisiensi energi, pengelolaan limbah dan air, hingga perlindungan keanekaragaman hayati dalam satu ekosistem kawasan yang berkelanjutan.

Strategi tersebut menegaskan bahwa pengembangan destinasi wisata tidak semata berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada harmoni lingkungan serta peningkatan kualitas hidup dalam jangka panjang.

Direktur Komersial & Marketing ITDC, Febrina Mediana, menegaskan bahwa Ruang Terbuka Hijau memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sekaligus daya saing destinasi wisata.

Menurutnya, RTH bukan sekadar elemen lanskap, melainkan bagian dari infrastruktur ekologis yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kualitas udara, pengendalian suhu kawasan, hingga penguatan ketahanan terhadap perubahan iklim.

“Penguatan RTH di The Nusa Dua dan The Mandalika diarahkan untuk menghadirkan ekosistem destinasi yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan, tidak hanya indah secara visual.

"Melalui pengembangan pengalaman wisata berbasis alam, seperti aktivitas outdoor, wellness, dan rekreasi di kawasan pesisir, RTH menjadi bagian penting dalam mendorong gaya hidup sehat, memperkuat koneksi manusia dengan alam, serta meningkatkan kualitas pengalaman wisata secara menyeluruh.

"Pendekatan ini sekaligus menegaskan komitmen ITDC dalam menjaga keberlanjutan destinasi dan memperkuat daya saing pariwisata Indonesia dalam jangka panjang.”

Di kawasan The Nusa Dua, ITDC mengelola RTH seluas sekitar 97 hektare atau 27 persen dari total kawasan seluas 359,7 hektare.

Dari total tersebut, sebanyak 43 hektare telah ditanami lebih dari 5.700 pohon yang berasal dari 138 jenis vegetasi, termasuk 32 jenis pohon lokal dan endemik.

Keberadaan ruang hijau ini dinilai penting dalam memperkuat keanekaragaman hayati, menjaga karakter lanskap kawasan, sekaligus menjadi paru-paru kawasan yang mendukung pengendalian suhu mikro, peningkatan kualitas udara dan lingkungan, serta penyediaan ruang publik yang nyaman dan inklusif.

Tak hanya itu, The Nusa Dua juga menunjukkan kontribusi nyata terhadap upaya dekarbonisasi melalui pengelolaan lanskap berbasis biodiversitas yang terintegrasi dengan sistem utilitas berkelanjutan.

Sejak 1979, kawasan ini telah menerapkan sistem lagoon yang mampu mengolah hingga sekitar 10.000 meter kubik air limbah per hari untuk dimanfaatkan kembali sebagai irigasi kawasan hijau.

Langkah tersebut mendukung efisiensi penggunaan air sekaligus implementasi konsep circular water system.

Berdasarkan kajian terbaru, total serapan karbon kawasan The Nusa Dua mencapai 16.279,57 ton karbon, dengan rata-rata biomassa total sekitar 102,6 ton per hektare dan kandungan karbon sebesar sekitar 48,2 ton C per hektare atau setara dengan sekitar 176,8 ton CO₂e per hektare.

Angka ini menunjukkan kemampuan vegetasi kawasan dalam menyerap dan menyimpan karbon secara signifikan, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di tengah tingginya aktivitas pariwisata.

Sementara itu, di kawasan The Mandalika, pengembangan pariwisata berkelanjutan dilakukan melalui pengelolaan kawasan seluas sekitar 1.175 hektare dengan alokasi RTH mencapai 363 hektare atau sekitar 30 persen dari total area.

Dari jumlah tersebut, sekitar 19 persen telah dikelola secara aktif sebagai bagian dari upaya konservasi dan peningkatan kualitas lingkungan kawasan.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem pesisir, sepanjang 2025 telah dilakukan penanaman lebih dari 10.400 pohon melalui program rehabilitasi lingkungan.

Program ini akan berlanjut pada 2026 dengan penanaman sebanyak 15.000 pohon mangrove di kawasan pesisir sebagai langkah strategis memperkuat perlindungan alami terhadap abrasi sekaligus meningkatkan kualitas habitat pesisir.

Pengembangan The Mandalika juga mengintegrasikan konsep green space dan blue space, yakni perpaduan antara ruang vegetasi dengan elemen air seperti pantai, laguna, dan area konservasi.

Pendekatan tersebut tidak hanya menciptakan lanskap kawasan yang estetis dan fungsional, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan ketahanan kawasan terhadap perubahan iklim, termasuk mitigasi abrasi, peningkatan daya serap air, hingga perlindungan ekosistem pesisir.

Melalui pendekatan tersebut, pengembangan kawasan The Mandalika tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi pariwisata, tetapi juga memberikan nilai tambah nyata bagi keberlanjutan lingkungan serta kelestarian ekosistem pesisir.

“Integrasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), ITDC menempatkan RTH sebagai infrastruktur hijau strategis yang tidak hanya memperkuat daya saing destinasi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim, serta mendukung pengembangan pariwisata Indonesia yang berkelanjutan, resilien, dan rendah karbon,” tutup Febriana.

 

 

Sumber : https://www.kabarbumn.id/rilis-bumn/117388900/perkuat-pariwisata-berkelanjutan-itdc-optimalisasi-ruang-terbuka-hijau-di-bali-dan-mandalika?page=all 

Baca Terusannya »»  

Kinerja Garuda Indonesia Group Terus Menguat, Jumlah Penumpang Tumbuh 6,76% pada Kuartal I 2026

 


PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (“Perseroan”) membukukan penguatan kinerja operasional sekaligus perbaikan kondisi keuangan pada Kuartal I 2026.

Capaian ini sejalan dengan meningkatnya trafik penumpang serta bertambahnya kapasitas produksi penerbangan di seluruh lini operasional perusahaan.

Pada periode Januari hingga Maret 2026, Garuda Indonesia Group berhasil melayani 5,42 juta penumpang, meningkat 6,76% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 5,08 juta penumpang.

Pertumbuhan tersebut juga didukung oleh kenaikan frekuensi penerbangan sebesar 5,87% menjadi 19.337 penerbangan, dari sebelumnya 18.265 penerbangan pada Kuartal I 2025.

Kenaikan jumlah penumpang tersebut turut berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan usaha konsolidasian sebesar 5,36% menjadi US$762,35 juta, dibandingkan US$723,56 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan dari penerbangan berjadwal menjadi penyumbang terbesar dengan kenaikan 7,36% menjadi US$648,10 juta dari sebelumnya US$603,69 juta pada Kuartal I 2025.

Selain pendapatan yang meningkat, Perseroan juga mencatatkan penurunan rugi bersih yang cukup signifikan, yakni sekitar 45,2 persen menjadi US$41,62 juta dibandingkan rugi bersih US$75,93 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama Glenny Kairupan menyampaikan bahwa hasil kinerja Kuartal I 2026 menjadi indikasi positif atas konsistensi penguatan fundamental bisnis dan operasional yang terus dijalankan secara bertahap oleh Perseroan.

“Pertumbuhan trafik penumpang, peningkatan kapasitas penerbangan, serta perbaikan kinerja keuangan pada Kuartal I 2026 menunjukkan bahwa langkah transformasi dan penguatan fundamental bisnis yang dijalankan perusahaan mulai menunjukkan progres positif secara bertahap."

"Fokus kami saat ini tetap diarahkan untuk menjaga operational discipline, memperkuat service reliability, serta memastikan pertumbuhan bisnis berjalan lebih sehat dan sustainable,” ujar Glenny.

Di sisi lain, Garuda Indonesia Group juga berhasil meningkatkan tingkat ketepatan waktu penerbangan (on time performance/OTP) menjadi 91,01% pada Kuartal I 2026, naik dari 87,93% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari aspek armada, hingga akhir Kuartal I 2026 Perseroan mengoperasikan hingga 102 armada yang serviceable sebagai bagian dari percepatan program return-to-service (RTS) pesawat yang terus dilakukan secara bertahap untuk mendukung kapasitas penerbangan.

Pada periode ini, Garuda Indonesia mengangkut 2,47 juta penumpang, sementara Citilink⁠ mencatat 2,94 juta penumpang.

Menurut Glenny, prioritas utama perusahaan saat ini adalah memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan operational excellence, disiplin biaya, penguatan keandalan layanan, optimalisasi jaringan penerbangan, serta transformasi layanan dan digitalisasi yang dijalankan secara berkelanjutan.

“Transformasi yang dijalankan saat ini merupakan proses rebuilding fundamentals yang dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan Garuda Indonesia Group dapat tumbuh dengan fondasi bisnis yang lebih sehat, agile, dan sustainable dalam jangka panjang."

"Dengan susunan Manajemen baru ini diharapkan akan mendukung langkah akselerasi Perseroan untuk menuju fase turnaround yang semakin solid, serta menjadikan Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang berdaya saing dan membawa kontribusi terbaiknya bagi bangsa dan negara,” tutup Glenny.

Selain itu, pada Rabu (13/5), Perseroan juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Gedung Manajemen Garuda dan dihadiri atau diwakili pemegang saham sebanyak 384.278.471.558 lembar saham atau setara 94,39% dari total saham perusahaan.

Lebih lanjut, dalam RUPST tersebut dibahas sejumlah agenda terkait kinerja tahun buku 2025, mulai dari laporan tahunan, laporan keuangan konsolidasian, laporan pengawasan Dewan Komisaris, laporan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK).

Penetapan akuntan publik untuk audit tahun buku 2026, hingga pendelegasian kewenangan terkait RJPP 2026–2030 dan RKAP 2027 beserta perubahannya, laporan realisasi dana IPO, serta perubahan susunan pengurus.

Pada agenda perubahan pengurus, RUPST menetapkan pengangkatan Frans Dicky Tamara sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service serta Sugito Anjasmoro sebagai Komisaris.

Pada saat yang sama, Perseroan juga memberhentikan dengan hormat Eksitarino Irianto (Direktur Human Capital & Corporate Service) dan Frans Dicky Tamara (Komisaris) yang sebelumnya menjabat sejak 15 Oktober 2025.

Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang ditetapkan melalui RUPST 13 Mei 2026 adalah sebagai berikut:

Susunan Dewan Komisaris
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
Komisaris Independen: Mawardi Yahya
Komisaris: Chairal Tanjung
Komisaris: Sugito Anjasmoro

Susunan Direksi
Direktur Utama: Glenny Kairupan
Wakil Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
Direktur Operasi: Dani Haikal Iriawan
Direktur Teknik: Mukhtaris
Direktur Niaga: Reza Aulia Hakim
Direktur Human Capital & Corporate Service: Frans Dicky Tamara
Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills

Sejak 2025, berbagai inisiatif transformasi yang dijalankan secara konsisten mulai menunjukkan hasil berupa penguatan fondasi kinerja pada awal 2026.

Upaya perbaikan yang dilakukan secara disiplin dan terukur tersebut menjadi dasar penting dalam mendorong peningkatan performa bisnis Garuda Indonesia Group ke depan. 

 

Sumber : https://www.kabarbumn.id/rilis-bumn/117389590/kinerja-garuda-indonesia-group-terus-menguat-jumlah-penumpang-tumbuh-676-pada-kuartal-i-2026?page=all 

Baca Terusannya »»  

PHI Lampaui Target Produksi Migas Triwulan I 2026, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

 

PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) membukukan capaian kinerja yang positif pada Triwulan I 2026 dengan berhasil melampaui target produksi minyak dan gas bumi.

Hingga akhir Maret 2026, produksi yang dihasilkan melalui anak usaha dan afiliasi PHI di wilayah Kalimantan mencapai 60,44 ribu barel minyak per hari (mbopd) serta 619 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd), atau setara sekitar 120 persen untuk minyak dan 105 persen untuk gas dari target yang telah ditetapkan tahun berjalan.

Selain capaian produksi yang mengungguli target, PHI juga menunjukkan kinerja keselamatan kerja yang sangat baik.

Perusahaan mencatat nihil fatalitas (zero fatality), membukukan 57,36 juta jam kerja selamat, serta tidak terjadi Lost Time Incident (zero LTI) selama periode tersebut.

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menegaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi migas, khususnya dari wilayah Kalimantan, guna mendukung ketahanan energi nasional.

”Di PHI, kami terus berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi demi keberlanjutan produksi migas Perusahaan yang penting dalam mendukung pencapaian target produksi nasional dan ketahanan energi Indonesia,” ujarnya.

Ia yang akrab disapa Anto juga menekankan bahwa inovasi serta peningkatan keandalan fasilitas menjadi faktor penting dalam menjaga performa produksi.

”Penerapan inovasi dan teknologi merupakan langkah strategis Perusahaan dalam menahan laju penurunan produksi, meningkatkan recovery rate, dan mempertahankan tingkat produksi lapangan-lapangan migas yang sudah mature di wilayah Kalimantan,” jelas Anto, sapaan karib Sunaryanto.

Lebih lanjut, Anto menjelaskan bahwa berbagai aktivitas seperti pemeliharaan, perbaikan, hingga reaktivasi sumur turut menjadi pendorong peningkatan produksi.

”Berkat inovasi, kolaborasi lintasfungsi, dan sinergi yang terbentuk menjadikan proyek-proyek utama Perusahaan dalam rencana kerja tahun 2026 dapat mencatatkan hasil seperti yang diharapkan,” imbuhnya.

Salah satu inovasi yang diterapkan adalah metode High Pour Point Oil (HPPO) di Lapangan Handil yang dikelola PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), serta di Lapangan Mutiara dan Pamaguan yang berada di bawah PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS).

Teknologi ini digunakan untuk mengatasi minyak dengan kandungan parafin tinggi yang memiliki titik tuang lebih tinggi dari suhu operasi pipa.

Dengan bantuan pelarut khusus, minyak tetap terjaga dalam kondisi cair sehingga aliran produksi tetap stabil dan optimal. Selain itu, PHM juga berhasil meningkatkan produksi melalui optimalisasi sumur emulsi di Lapangan Tunu.

Di sisi lain, PHSS mengimplementasikan inovasi Permanent Coiled Tubing Gas Lift (PCTGL) pada sejumlah sumur kerja ulang di Lapangan Louise, Samboja, dan Mutiara.

Teknologi ini memanfaatkan injeksi gas bertekanan untuk membantu mengangkat minyak ke permukaan sehingga produksi menjadi lebih efisien.

Inovasi tersebut terbukti meningkatkan produktivitas sumur dan membantu pencapaian target produksi Triwulan I 2026.

Kontribusi tambahan juga datang dari PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) melalui produksi di Lapangan Kerindingan dan Sapi, serta sumur infill baru di lepas pantai Kalimantan Timur.

Upaya peningkatan produksi tidak hanya bertumpu pada inovasi teknologi, tetapi juga didukung program pemeliharaan dan reaktivasi sumur yang berkelanjutan.

PHM, misalnya, menjalankan Program Handil Rejuvenation di Lapangan Handil yang mampu meningkatkan produksi hingga lima persen dibandingkan kondisi sebelumnya.

Selain itu, pencapaian produksi gas juga ditopang oleh onstream platform kedua dan ketiga Proyek Sisi Nubi AOI yang dikelola PHM pada akhir Februari dan Maret 2026.

Dukungan lain datang dari kegiatan well service di Lapangan Tunu (PHM), workover di Lapangan Santan (PHKT), serta Lapangan Nilam dan Mutiara (PHSS).

Anto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja serta para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat di wilayah operasi Kalimantan, atas dukungan yang diberikan.

”Dukungan seluruh pemangku kepentingan internal dan eksternal terhadap kelancaran operasi hulu migas Perusahaan merupakan aspek penting dalam menjaga keberlanjutan produksi migas yang penting bagi ketahanan energi nasional sesuai Asta Cita pemerintah Indonesia,” pungkasnya.

 

 

Sumber ; https://www.kabarbumn.id/rilis-bumn/117387888/phi-lampaui-target-produksi-migas-triwulan-i-2026-perkuat-ketahanan-energi-nasional?page=all 


Baca Terusannya »»  

Penjelasan Mengenai Penggunaan Istilah “Rekayasa” dalam Nomenklatur Program Studi

 

JAKARTA, 15 Mei 2026 — Menyikapi berkembangnya diskusi publik mengenai penggunaan istilah Rekayasa dalam nomenklatur program studi perguruan tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memandang perlu memberikan penjelasan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak terjadi kesalahpahaman.


Penggunaan istilah Rekayasa pada sejumlah program studi merupakan padanan resmi dari istilah Engineering dalam bahasa Indonesia, sebagaimana tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Dalam KBBI, rekayasa dimaknai sebagai penerapan kaidah ilmu dalam perancangan, pembangunan, dan pengoperasian sistem, teknologi, maupun konstruksi secara efektif dan efisien.


Karena itu, penggunaan istilah Rekayasa bukan merupakan istilah baru, melainkan bagian dari pengembangan dan pembakuan terminologi keilmuan dalam bahasa Indonesia.


Namun demikian, perlu ditegaskan bahwa penggunaan istilah Rekayasa tidak dimaksudkan untuk menggantikan istilah Teknik yang selama ini telah digunakan secara luas dan memiliki sejarah, reputasi, serta pengakuan yang kuat dalam pendidikan tinggi Indonesia.


Program studi seperti Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Industri, dan nomenklatur teknik lainnya tetap menjadi bagian penting dan sepenuhnya diakui dalam rumpun keilmuan Engineering. Tidak perlu dilakukan perubahan terhadap nama nama Program studi Teknik yang saat ini telah ada. Tidak terdapat kebijakan yang mewajibkan perguruan tinggi mengubah nomenklatur “Teknik” menjadi “Rekayasa”.


Kebijakan nomenklatur program studi saat ini memberikan ruang bagi perguruan tinggi untuk memilih nomenklatur yang paling sesuai dengan karakter keilmuan, pendekatan kurikulum, perkembangan disiplin ilmu, maupun kebutuhan pengembangan akademik masing-masing.


Dalam praktiknya, penggunaan istilah Rekayasa lebih banyak muncul pada bidang-bidang multidisipliner dan emerging technologies, seperti Rekayasa Perangkat Lunak, Rekayasa Hayati, Teknologi Rekayasa Komputer, maupun Teknologi Rekayasa Material Maju.


Dengan demikian, istilah Teknik dan Rekayasa tidak perlu dipertentangkan karena keduanya berada dalam rumpun keilmuan yang sama dan sama-sama merepresentasikan bidang Engineering. Perbedaannya lebih terkait pada pendekatan nomenklatur dan konteks pengembangan bidang ilmu.


Kementerian mengajak masyarakat untuk melihat isu ini secara lebih substantif. Fokus utama pendidikan tinggi tetap terletak pada kualitas pembelajaran, kompetensi lulusan, relevansi terhadap kebutuhan industri dan masyarakat, serta kontribusinya bagi kemajuan bangsa.


Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan terus mendorong pengembangan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi global, sekaligus tetap memperkuat penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan.


Kementerian menegaskan, tidak ada penghapusan istilah Teknik dan tidak ada kewajiban perubahan nomenklatur dari Teknik menjadi Rekayasa. Keduanya tetap diakui dalam rumpun keilmuan Engineering. Yang terpenting adalah memastikan setiap program studi memiliki standar mutu yang kuat, kurikulum yang relevan, serta lulusan yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan bangsa.

 

 

 

Sumber : https://kemdiktisaintek.go.id/news/article/penjelasan-mengenai-penggunaan-istilah-rekayasa-dalam-nomenklatur-program-studi 


Baca Terusannya »»  

Sebanyak 57 Dosen Non-PNS PTK Buddha (PTKB) Terima Tunjangan Profesi


 

Jakarta (Kemenag) --- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha (Ditjen Bimas Buddha) Kementerian Agama telah menyalurkan pembayaran Tunjangan Profesi Dosen (TPD) Non-PNS pada Perguruan Tinggi Keagamaan Buddha (PTKB) untuk periode terbaru. Langkah ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan dan profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan Buddha.

Penyaluran tunjangan yang dilakukan terpusat di Jakarta, menyasar 57 Dosen Non-PNS yang telah memenuhi kriteria sertifikasi. Proses pencairan ini berjalan sesuai jadwal, sebagai bentuk pemenuhan hak atas dedikasi para dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Birjen Bimas Buddha, Supriyadi  menyampaikan bahwa penyaluran tunjangan ini menjadi prioritas guna mendukung stabilitas ekonomi para dosen agar tetap fokus dalam meningkatkan mutu pendidikan keagamaan Buddha di Indonesia. "Pencairan Tunjangan Sertifikasi Dosen Non-PNS dilakukan secara konsisten satu bulan sekali. Hal ini adalah bentuk apresiasi sekaligus kehadiran negara untuk memastikan hak-hak para pendidik tersalurkan dengan baik," jelas Supriyadi pada Jum’at (15/5/2026).

Wina Dhamayanti merupakan salah satu Dosen Non PNS pada Sekolah Tinggi Agama Buddha Kertarajasa, yang baru-baru ini menyelesaikan tugas belajarnya menyebut bahwa telah menerima Tunjangan Profesi Dosen (TPD) Non-PNS sejak 14 April 2026 sebesar Rp. 2.845.250,-. Tunjangan tersebut merupakan yang pertama kali ia peroleh selama menjadi dosen di Perguruan Tinggi Swasta.

Wina juga mengucapkan terima kepada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama yang telah menyalurkan Tunjangan Profesi Dosen (TPD) Non-PNS, ini sangat berarti untuk membantu perekonomian keluarga. Ia pun berharap semoga kedepannya bisa mengajukan kenaikan jabatan fungsional (jafung) sebagaimana seharusnya.

Dengan pencairan tunjangan ini, diharapkan para dosen penerima manfaat dapat terus meningkatkan kualitas pengajaran dan riset, serta memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan generasi muda Buddhis yang unggul dan moderat.



 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/sebanyak-57-dosen-non-pns-ptk-buddha-ptkb-terima-tunjangan-profesi-Mf93c 

Baca Terusannya »»  

Kemenag dan MPR Bekali Mahasiswa Hindu Wujudkan Generasi Emas 2045


 

Singaraja (Kemenag) --- Ketua MPR, Ahmad Muzani, membeberkan data hasil survei nasional bahwa 98 persen masyarakat Indonesia bangga menjadi bagian dari bangsa ini. Selain itu, 73 persen menyatakan siap membela negara bila diperlukan, dan 92 persen memahami Pancasila sebagai dasar negara.

Hal tersebut disampaikan Muzani dalam Kuliah Umum Kebangsaan di Institut Mpu Kuturan (IMK) Singaraja, Jumat (15/5/2026). Acara ini diinisiasi Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama untuk memperkuat moderasi beragama dan karakter mahasiswa Hindu.

"Ini menunjukkan pijakan bernegara kita sudah baik. Karena itu mari perkokoh semangat persatuan dalam bingkai Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," ajak Muzani di hadapan ratusan mahasiswa.

Ahmad Muzani juga berpesan agar mahasiswa bangga dengan nama besar Mpu Kuturan, tokoh pemersatu Bali. "Spiritualitas tidak boleh menghancurkan persaudaraan. Sampai saat ini semangat persaudaraan masyarakat Bali masih tetap kuat," tegasnya.

Terkait tantangan zaman, ia mendorong mahasiswa memanfaatkan teknologi secara bijak. "Saya berharap mahasiswa menggunakan handphone sebagai cara meningkatkan kualitas diri, keterampilan, serta intelektualitas," katanya.

Direktur Jenderal Bimas Hindu Kemenag, Prof. I Nengah Duija, yang hadir mendampingi rangkaian kegiatan menegaskan bahwa kuliah umum ini adalah bagian dari grand strategy Kemenag dalam menyiapkan generasi Hindu yang kompetitif dan berkarakter.

"Kami percaya, untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, diperlukan tiga pilar utama, yakni SDM unggul, harmoni dan cinta kemanusiaan, serta dharma negara yang kuat berlandaskan nilai-nilai ketuhanan," tegas Prof. Duija.

Program ini diterjemahkan melalui kurikulum berbasis moderasi beragama dan sinergi dengan tokoh nasional. Prof. Duija memproyeksikan IMK sebagai laboratorium pengamalan Pancasila.

"IMK diproyeksikan bukan hanya sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga laboratorium pengamalan nilai-nilai Pancasila serta moderasi beragama di tengah keberagaman bangsa," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi keagamaan Hindu adalah kawah candradimuka pembentuk karakter yang berlandaskan ajaran Hindu, termasuk nilai Vasudhaiva Kutumbakam, yang memandang seluruh umat manusia sebagai satu keluarga besar.

Acara yang melibatkan berbagai elemen seperti FKUB, Aliansi Cipayung Plus, dan BEM Bali Utara ini ditutup dengan prosesi penancapan Penjor Kebangsaan. Prosesi ini dipimpin oleh Dirjen Bimas Hindu, Ketua MPR RI, Rektor IMK, serta jajaran pimpinan daerah Buleleng sebagai simbol harmoni antara negara, agama, dan daerah untuk Indonesia.



Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/kemenag-dan-mpr-bekali-mahasiswa-hindu-wujudkan-generasi-emas-2045-jEH5U

Baca Terusannya »»