Cari Blog Ini

Kamis, 07 Mei 2026

Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN


 Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Cebu, Filipina, pada Kamis (07/05/2026), dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang berlangsung pada 7-8 Mei 2026. Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.10 WIB. 

Keberangkatan Presiden Prabowo dilepas langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra. 

Setibanya di Cebu, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri salah satu agenda KTT ke-48 ASEAN, yakni KTT Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang menjadi forum strategis untuk memperkuat konektivitas dan kerja sama ekonomi subkawasan ASEAN.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan membahas penguatan kerja sama antarnegara ASEAN, termasuk upaya menghadapi dinamika global yang berkembang saat ini. Sejumlah isu yang akan dibahas mencakup perkembangan global yang berdampak pada kawasan, termasuk upaya menjaga ketahanan energi serta memperkuat koordinasi dalam merespons dinamika geopolitik.

Pertemuan para pemimpin ASEAN juga diharapkan memperkuat soliditas kawasan dalam menjaga stabilitas, pertumbuhan ekonomi, serta kerja sama strategis di berbagai sektor.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Filipina yakni Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. 

 

Sumber :  https://setneg.go.id/baca/index/presiden_prabowo_bertolak_ke_filipina_hadiri_ktt_ke_48_asean

Baca Terusannya »»  

Wapres Lepas Keberangkatan Presiden Prabowo Hadiri KTT Ke-48 ASEAN di Filipina


 

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melepas keberangkatan Presiden Prabowo Subianto ke Filipina guna menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-48 ASEAN, Kamis (07/05/2026). Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.10 WIB.

Selain Wapres, tampak pula melepas keberangkatan Presiden Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra.

Sebagai informasi, rangkaian KTT ASEAN Ke-48 akan berlangsung pada 7-8 Mei 2026 di Kota Cebu. Setibanya di Cebu, Presiden Prabowo dijadwalkan langsung menghadiri salah satu agenda, yakni KTT Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang menjadi forum strategis untuk memperkuat konektivitas dan kerja sama ekonomi subkawasan ASEAN.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara membawa misi penguatan kerja sama antarnegara ASEAN, termasuk upaya menghadapi dinamika global yang terus berkembang. Sejumlah isu yang menjadi perhatian mencakup perkembangan global yang berdampak pada kawasan, termasuk upaya menjaga ketahanan energi serta memperkuat koordinasi dalam merespons dinamika geopolitik.

Pertemuan para pemimpin ASEAN dalam forum ini juga diharapkan semakin memperkokoh soliditas kawasan dalam menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta mempererat kerja sama strategis di berbagai bidang.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kinjungan ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

 

Sumber :  https://www.wapresri.go.id/wapres-lepas-keberangkatan-presiden-prabowo-hadiri-ktt-ke-48-asean-di-filipina/

Baca Terusannya »»  

Rabu, 06 Mei 2026

Menko Airlangga akan Dampingi Presiden di KTT ASEAN ke-48 dan Pimpin Delegasi RI Dalam Pertemuan ASEAN Economic Community Council ke-27


 

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN akan berlangsung di Cebu, Filipina, pada tanggal 7–9 Mei 2026. Presiden Prabowo dijadwalkan akan mengikuti tiga pertemuan tingkat tinggi, yakni KTT Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) pada 7 Mei 2026 dan pada hari berikutnya, akan menghadiri KTT ke-48 ASEAN yang akan berlangsung dalam dua sesi yaitu sesi pleno dan sesi retreat.

“KTT ASEAN ke-48 ini akan fokus pada pembahasan dampak konflik global terhadap kawasan, terutama isu ketahanan energi, ketahanan pangan, dan stabilitas ekonomi di kawasan Asia Tenggara,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Sebagai bagian dari rangkaian acara KTT ASEAN ke-48 yang dilaksanakan di Cebu Filipina, pada tanggal 7 – 8 Mei 2026, diselenggarakan ASEAN Economic Community (AEC) Council atau AECC Meeting pada 7 Mei 2026 Dusit Thani Cebu Filipina. AECC Meeting merupakan pertemuan tahunan para Menteri Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Tahun ini 2026, Filipina selaku Ketua ASEAN yang akan memimpin pertemuan dimaksud. Delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Menko Airlangga selaku AEC Council Minister Indonesia.

Beberapa agenda yang dibahas dalam AECC Meeting: (i) Current Global Landscape and Challenges, (ii) Priority Economic Deliverables, (iii) AEC Blueprint 2025, (iv) ACV 2045 and AEC Strategic Plan 2026-20230, (v) AEC Works on Cross-Cutting Agenda, (vi) Timor Leste’s Membership in ASEAN, (vii) ASEAN DEFA Negotiations – Critical Issue for Guidance and Updated Work Plan for a Full Conclusion of DEFA, (viii) ADB Concept Note, dan (ix) Preparation for the 48th ASEAN Summit.

Sebagaimana diketahui, ASEAN menunjukkan ketahanan ekonomi yang kuat pada 2025 dengan pertumbuhan mencapai 4,9%, melampaui dari proyeksi awal. Dalam keketuaanya di tahun 2026, Filipina mengusung tema “Navigating Our Future Together’, yang mencerminkan upaya bersama dalam memperkuat kawasan ASEAN yang berlandaskan persatuan, kejelasan arah kebijakan, serta tujuan bersama yang terukur.

“Kinerja ekonomi ASEAN ini mencerminkan fundamental kawasan Asia Tenggara yang cukup solid di tengah tekanan global,” terang Menko Airlangga.

Sebagaimana diketahui, terdapat 19 Priority Economic Deliverables (PED) yang ditargetkan akan diselesaikan ASEAN di tahun 2026 ini, yang mendukung lima fokus utama, yaitu (1) Penguatan perdagangan dan investasi; (2) Percepatan transformasi digital; (3) Integrasi pengembangan UMKM; (4) Pemanfaatan ekonomi kreatif dan inovasi, serta (5) Pembangunan berkelanjutan dan inklusif. Seluruh PED tersebut ditargetkan selesai pada 2026, dipimpin oleh badan sektoral AEC serta memerlukan dukungan lintas sektor dan lintas pilar.

Terkait dengan perkembangan negosiasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA), semua substansi secara umum sudah disepakati, sehingga hanya menyisakan proses legal scrubbing untuk kemudian ditandatangani pada ASEAN Summit bulan November 2026 yang akan datang.

“Implementasi DEFA akan dapat mendongkrak nilai ekonomi digital ASEAN menjadi USD2 triliun pada tahun 2030, naik dari perkiraan awal yang sebesar USD1 triliun,” pungkas Menko Airlangga. DEFA merupakan salah satu warisan penting (legacy) dari Keketuaan Indonesia di ASEAN pada tahun 2023, yang ditargetkan akan diselesaikan pada tahun 2026 ini.

 

Sumber ;  https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6916/menko-airlangga-dampingi-presiden-di-ktt-asean-ke-48-dan-pimpin-delegasi-ri-dalam-pertemuan-asean-economic-community-council-ke-27

Baca Terusannya »»  

Menko Airlangga di Pertemuan AECC ke-27: Perlu Penguatan Ketahanan Energi dan Pangan untuk Antisipasi Dampak Konflik Global di Kawasan Asia Tenggara


 

Tahun 2026 ini, Keketuaan ASEAN di tangan Filipina menghadapi tantangan yang tidak ringan, yakni dampak konflik Iran dengan AS dan Israel, yang menyebabkan dampak beruntun dari keterbatasan suplai energi hingga lonjakan harga-harga komoditas dan pangan di kawasan ASEAN. Untuk pertama kalinya setelah pandemi, kinerja perekonomian ASEAN menghadapi risiko perlambatan akibat konflik global ini. 

Pertemuan ke-27 ASEAN Economic Community Council (AECC) atau Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN digelar di Dusit Thai, Cebu, Filipina pada tanggal 7 Mei 2026 besok. Filipina selaku Ketua ASEAN tahun 2026 ini, melalui pertemuan ini merespons dampak konflik dan perang di Selat Hormuz ke negara-negara ASEAN. Selaku Pimpinan Rapat AECC, Menteri Perdagangan dan Industri Filipina, Maria Cristina Aldeguer-Roque dalam pembukaan pertemuan meminta pandangan para Menteri Ekonomi ASEAN untuk mengatasi dampak perang yang menyebabkan hambatan ketersediaan energi dan produk berbahan dasar minyak mentah di kawasan ASEAN. ERIA, salah satu lembaga riset Jepang yang diundang sebagai Narasumber utama AECC memaparkan usulan penguatan ketahanan ekonomi regional melalui kebijakan koordinasi industri.

Kepala Ekonomi AMRO, Dong He juga memaparkan risiko kebijakan domestik AS yang menyebabkan disrupsi suplai energi dan pestisida ke kawasan, yang menyebabkan kenaikan harga energi dan transportasi, serta depresiasi nilai tukar. Kenaikan ini memicu lonjakan inflasi di kawasan ASEAN hingga level tertinggi sejak pandemi. AMRO mengindikasikan ASEAN menghadapi tekanan stagflationary atau pertumbuhan ekonomi yang stagnan terkuat sejak 2011. Untuk itu, AMRO menyarankan kebijakan mengatasi gejolak dalam jangka pendek dan membangun ketahanan dalam jangka panjang secara pragmatis dan dapat diadaptasi.

ADB yang juga diundang sebagai Narasumber di pertemuan ini, memberikan usulan kebijakan stabilitas untuk mengatasi lonjakan dampak perang yang dapat mengganggu kinerja ekonomi ASEAN. Untuk itu ADB mengusulkan ketahanan energi dan pangan melalui program konkrit dengan badan-badan ASEAN dan sektor swasta ASEAN. Selain itu, ADB sebagai mitra bank utama dan konsultan investasi siap mengguyurkan keuangan ke pasar saham ASEAN untuk menahan gejolak dan tekanan.

Sekretariat ASEAN mengusulkan ASEAN CORE (Coordinated Response for Enduring  Resilience) sebagai respons segera untuk ketahanan regional, yang meliputi penguatan dan reformasi institusi, pendalaman integrasi keuangan dan ekonomi, penguatan ketahanan energi, pangan dan masyarakat, serta peningkatan ketahanan rantai pasok maritim.

Mewakili Pemerintah Indonesia, Ketua Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memandang langkah kongkrit dan penguatan ketahanan regional untuk menahan dan mengatasi disrupsi akibat dampak perang dan konflik global. “Untuk mengatasi disrupsi, diperlukan ketahanan energi, optimalisasi platform kerja sama yang ada, dan fokus pada penguatan perdagangan antar anggota ASEAN dengan mitra strategis, seperti ASEAN Plus One FTAs dan the Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP)  serta memanfaatkan kerjasama ketahanan energi seperti ASEAN Power Grid (APG) and ASEAN Framework Agreement on Petroleum Security (APSA). Selain itu, pemanfaatan kekuatan sentralitas ASEAN diperlukan untuk membangun supply chain resilience di Kawasan,” tutur Menko Airlangga.

Menko Airlangga juga menekankan perlunya ASEAN melakukan berbagai upaya dalam menghadapi dinamika perdagangan global dengan mendorong penguatan kerja sama regional khususnya pada sektor energi, pangan, dan rantai pasok untuk menjaga stabilitas ekonomi di kawasan. Juga mendorong langkah konkret untuk memperkuat ketahanan energi kawasan, antara lain melalui diversifikasi sumber dan jalur pasokan, penguatan mekanisme cadangan energi, serta percepatan implementasi kerja sama regional. Diversifikasi mitra-dagang dengan memanfaatkan jaringan FTA dan kerja sama yang telah ada, dengan tetap fokus pada peningkatan perdagangan intra-ASEAN sebagai prioritas utama.

 

Sumber :  https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6917/menko-airlangga-di-pertemuan-aecc-ke-27-perlu-penguatan-ketahanan-energi-dan-pangan-untuk-antisipasi-dampak-konflik-global-di-kawasan-asia-tenggara

Baca Terusannya »»  

Sambut Gelombang Kedua Mulai 7 April, Makkah Jadi Episentrum Pelayanan Jemaah Haji Indonesia


 

Makkah (Kemenhaj) --- Daerah Kerja (Daker) Makkah resmi memulai penerimaan jemaah haji Indonesia gelombang kedua pada Kamis, 7 Mei 2026. Berbeda dengan gelombang pertama yang mendarat di Madinah, seluruh jemaah haji Indonesia gelombang kedua akan menempuh jalur udara langsung menuju Jeddah dan diwajibkan telah mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi di Tanah Air.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M, Ihsan Faisal, menjelaskan bahwa sesuai jadwal, kloter SOC 44 diperkirakan tiba di Makkah pada pukul 09.55 Waktu Arab Saudi (WAS).

"Insya Allah kita akan menerima kloter pertama dari gelombang kedua ini yaitu dari kloter SOC-44 dari Solo. Total ada 15 kloter yang akan kami terima di hari pertama gelombang kedua," jelas Ihsan di Makkah, Rabu (6/5/2026).

Sembari menyiapkan penyambutan gelombang kedua, Daker Makkah terus menuntaskan proses pergeseran jemaah gelombang pertama dari Madinah.

Hingga hari ini, tercatat sebanyak 110 kloter dengan total jemaah mencapai 42.000 lebih telah berada di Makkah. Angka tersebut setara dengan 45 persen dari total jemaah gelombang pertama yang bergerak secara bertahap sejak 30 April lalu.

Ihsan menegaskan bahwa pola penerimaan jemaah kini akan berubah menjadi lebih dinamis. Jika pada gelombang pertama kedatangan jemaah dapat diestimasi antara siang hingga tengah malam, maka pada gelombang kedua jadwal kedatangan akan berlangsung selama 24 jam penuh tanpa jeda tetap.

"Nanti ketika gelombang kedua sudah mulai datang ke Makkah, itu tidak ada jadwal yang tetap. Artinya bisa datang pagi hari, siang, sore, malam. Petugas akan full 24 jam menerima kedatangan para jemaah, baik dari Madinah maupun dari Jeddah," tuturnya.

Kemenhaj tetap memprioritaskan faktor kesehatan dengan mewajibkan jemaah untuk beristirahat setelah check-in di hotel sebelum melaksanakan umrah wajib.

Mengingat perjalanan dari Indonesia ke Jeddah memakan waktu sekitar 9 jam ditambah 2-3 jam perjalanan darat ke Makkah, kebugaran fisik jemaah menjadi fokus utama petugas bimbingan ibadah dan kesehatan.

Terkait kesiapan personel, Makkah kini diposisikan sebagai episentrum pelayanan haji. Ratusan petugas dari Daker Madinah dan Daker Bandara yang telah menyelesaikan tugas di wilayah masing-masing akan segera digeser ke Makkah dalam status BKO (Diperbantukan).

Personel tambahan ini akan difokuskan untuk memperkuat manajemen pelayanan di titik-titik kepadatan tinggi, terutama di area Masjidil Haram yang diprediksi akan semakin padat seiring bertemunya jemaah dari kedua gelombang pendaratan.

"Seluruh petugas sudah siap, pengalaman di gelombang pertama menjadi modal berharga bagi kami untuk menyukseskan gelombang kedua ini," pungkas Ihsan.

 

Sumber :  https://haji.go.id/berita/sambut-gelombang-kedua-mulai-besok-makkah-jadi-episentrum-pelayanan-jemaah-haji-indonesia-1778121740446

Baca Terusannya »»  

Menpar Widiyanti Dorong Ajang Chef Expo 2026 Perkuat Gastronomi Indonesia Mendunia


Banten, 6 Mei 2026 – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi penyelenggaraan “Chef Expo 2026” sebagai ruang kolaborasi strategis yang memperkuat langkah bersama dalam membawa citra dan cita rasa Indonesia ke panggung dunia.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana saat sambutan pada pembukaan “Chef Expo 2026” di NICE PIK 2, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

“Satu kehormatan bagi saya untuk hadir di Chef Expo 2026 bersama para insan kuliner Indonesia yang terus membentuk dan menghidupkan citra serta cita rasa Indonesia,” kata Menpar Widiyanti saat membuka “Chef Expo 2026” di NICE PIK 2, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

“Chef Expo 2026” berlangsung pada 6–9 Mei 2026 di NICE PIK 2 dan menghadirkan sejumlah chef ternama Indonesia, seperti Chef Juna, Chef Chandra Yudasswara, Bunda Sisca Soewitomo, Chef Axhiang, Chef Mutho, dan lainnya yang akan mengisi sesi demo memasak kuliner nusantara.

Selain menghadirkan pameran industri kuliner, Chef Expo 2026 juga menyelenggarakan berbagai kompetisi yang diikuti chef profesional maupun junior chef. Kompetisi tersebut meliputi sajian makanan Indonesia, modern plated dessert, cake decoration, fruit carving, lomba rijsttafel, hingga Black Box Challenge dengan Chef Juna dan Chef Ragil sebagai juri.

Menpar Widiyanti mengatakan, industri kuliner atau gastronomi memiliki keterkaitan erat dengan sektor pariwisata. Kuliner menjadi salah satu magnet utama yang mendorong wisatawan melakukan perjalanan wisata sekaligus mengenal identitas budaya suatu bangsa.

Karena itu, Menpar mengapresiasi Chef Expo 2026 yang dinilai tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya pelaku industri kuliner, tetapi juga ruang inspirasi bagi masyarakat untuk semakin mengenal dan mencintai kekayaan kuliner Indonesia.

“Budaya gastronomi nusantara dan pariwisata Indonesia merupakan dua hal yang tak terpisahkan. Semakin populer makanan Indonesia, semakin besar pula daya tarik Indonesia sebagai destinasi wisata dunia,” kata Menpar.

Indonesia, lanjut Menpar, memiliki modal besar untuk menjadi kekuatan gastronomi dunia. Kekayaan rempah, keragaman budaya, serta tradisi kuliner yang diwariskan lintas generasi telah melahirkan ragam cita rasa khas yang tidak dimiliki bangsa lain.

Pengakuan dunia terhadap kuliner Indonesia juga terus meningkat. Sejumlah penghargaan internasional seperti New Destination Champion Awards 2026 dari La Liste dan Top 10 Best Cuisine in the World 2025 versi Taste Atlas menjadi bukti semakin kuatnya posisi kuliner Indonesia di mata dunia.

Menpar Widiyanti menjelaskan, meningkatnya popularitas kuliner Indonesia akan mendorong semakin banyak restoran Indonesia hadir di berbagai negara. Kondisi tersebut diyakini mampu membuka lapangan kerja baru bagi tenaga kuliner Indonesia sekaligus meningkatkan minat kunjungan wisatawan ke tanah air.

“Ini pada akhirnya akan menciptakan efek berganda pada perekonomian nasional melalui pemesanan akomodasi, transportasi, cenderamata, dan produk makanan,” kata Menpar.

Dalam mendukung penguatan gastronomi nasional, pemerintah terus mengakselerasi pengembangan melalui berbagai program strategis lintas kementerian dan lembaga. Salah satunya melalui program “Serasa” yang bertujuan memperbanyak restoran autentik Indonesia di luar negeri sebagai bagian dari gastro diplomacy Indonesia.

Sementara itu, Kementerian Pariwisata menghadirkan program unggulan Wonderful Indonesia Gastronomi sebagai platform promosi nasional yang mengangkat destinasi, pelaku usaha, dan pengalaman kuliner Indonesia secara terintegrasi melalui berbagai kegiatan, seperti media dan KOL trip, promosi destinasi dan kuliner, gastronomi talk and forum, Gastronomi Market untuk pemberdayaan UMKM, serta berbagai side event lainnya.

Kementerian Pariwisata juga menghadirkan kategori penghargaan restoran berkelanjutan melalui Wonderful Indonesia Awards sebagai bentuk apresiasi terhadap praktik kuliner yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Indonesia sesungguhnya telah memiliki seluruh fondasi untuk menjadi kekuatan gastronomi dunia, mulai dari kekayaan rempah, tradisi kuliner, hingga generasi chef berbakat. Namun keberhasilan itu ditentukan oleh langkah nyata yang kita ambil bersama. Mari kita pastikan cita rasa nusantara tidak hanya dikenal, tetapi juga hadir dan mudah diakses di berbagai belahan dunia,” ucap Menpar Widiyanti.

Dalam kesempatan tersebut, Menpar Widiyanti juga menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Indonesian Chef Association dan CrescentRating untuk memperkuat profil gastronomi halal Indonesia. Kerja sama tersebut mencakup program Certified Halal Gourmet Chef (CHGC) guna memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata ramah Muslim melalui hadirnya chef bersertifikasi halal, serta penyelenggaraan Halal Trip Gastronomy Awards 2026 yang diharapkan mampu mendorong industri kuliner nasional semakin berdaya saing global.

Turut mendampingi Menpar Widiyanti, Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kementerian Pariwisata, Masruroh.


Sumber : https://kemenpar.go.id/berita/siaran-pers-menpar-widiyanti-dorong-ajang-chef-expo-2026-perkuat-gastronomi-indonesia-mendunia
 

Baca Terusannya »»  

Indonesia Pilih Jalan Tengah dalam Perebutan Teknologi Global


 

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan bahwa Indonesia memilih pendekatan kolaboratif dalam membangun industri kecerdasan artifisial (AI) di tengah meningkatnya rivalitas geopolitik global.

Di saat negara-negara besar memperkuat kontrol terhadap teknologi, Indonesia mengambil posisi sebagai kekuatan menengah yang mendorong keseimbangan antara peran negara dan kolaborasi lintas sektor guna membangun ekosistem AI yang terbuka, inklusif, dan berdaya saing.

“Ini saatnya Indonesia menunjukkan kepemimpinan teknologi. Atas nama pemerintah, kami selalu membuka kolaborasi, tidak hanya mengandalkan peran pemerintah, tetapi juga mendorong seluruh sektor industri dan pemangku kepentingan untuk bekerja sama dalam satu ekosistem membangun industri AI agar memberikan akses yang luas,” ujar Wamen Nezar dalam IDN Times Leadership Forum di Jakarta Selatan, Rabu (06/05/2026).

Wamen Nezar menegaskan bahwa pendekatan tersebut menjadi pilihan strategis Indonesia di tengah kecenderungan global yang mendorong dominasi negara atas teknologi.

Indonesia menilai pendekatan tersebut berisiko menciptakan ekosistem yang tertutup dan tidak sehat bagi inovasi.

“Jika melihat tren global saat ini, termasuk di Amerika Serikat, terdapat pandangan bahwa negara perlu mengambil kendali lebih besar terhadap teknologi dan perusahaan teknologi. Namun, itu bukan jalan yang akan dipilih Indonesia karena berpotensi mengarah pada apa yang disebut sebagai fasisme teknologi,” jelasnya.

Dalam konteks geopolitik global, Wamen Nezar menyoroti bahwa industri semikonduktor kini menjadi arena utama perebutan pengaruh antarnegara.

Pergeseran ini menandai perubahan besar dari era energi fosil menuju era teknologi berbasis chip.

“Pada abad lalu, kita berbicara tentang minyak sebagai sumber kekuatan utama. Kini, semikonduktor menjadi kekuatan utama di abad ke-21. Setiap negara—baik Amerika Serikat, Tiongkok, Eropa, maupun negara kekuatan menengah—berupaya menetapkan posisi dalam perang chip dan penguasaan pabrik semikonduktor,” ungkap Wamen Nezar.

Di sisi lain, Indonesia masih menghadapi tantangan mendasar dalam memasuki rantai pasok global industri AI dan semikonduktor.

Keterlibatan nasional dalam proses produksi dinilai masih sangat terbatas.

“Indonesia saat ini belum berada dalam rantai pasok global AI. Berdasarkan kunjungan saya ke salah satu produsen di Batam, yaitu Nvidia, saya melihat proses perakitan semikonduktor, dan tidak ada komponen dalam proses tersebut yang berasal dari Indonesia,” paparnya.

Meski demikian, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk masuk ke dalam ekosistem global melalui pemanfaatan sumber daya strategis yang dimiliki, khususnya mineral kritis.

“Indonesia memiliki sejumlah mineral penting, seperti emas, kobalt, dan nikel, yang digunakan dalam proses pembuatan semikonduktor. Tantangannya adalah bagaimana mengolah mineral tersebut agar siap menjadi bagian dari komponen yang dibutuhkan industri,” tutur Wamen Nezar.

Selain itu, penguatan talenta digital menjadi pilar utama dalam mendukung transformasi tersebut.

Pemerintah terus mendorong pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai program strategis.

“Kementerian Komunikasi dan Digital menyiapkan program AI Talent Factory dengan melibatkan perguruan tinggi, pusat riset, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan AI,” tambahnya.

Dengan mengombinasikan kekuatan sumber daya alam dan talenta digital, Indonesia menegaskan komitmennya untuk mengambil posisi strategis dalam industri AI global melalui pendekatan jalan tengah tanpa bergantung pada kontrol penuh negara, namun tetap menjaga kepentingan nasional.

“Sebagai negara kekuatan menengah, Indonesia memilih jalan tengah dengan memanfaatkan mineral kritis yang dimiliki serta meningkatkan talenta digital sebagai fondasi utama dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat,” pungkasnya.

 

Sumber : https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/indonesia-pilih-jalan-tengah-dalam-perebutan-teknologi-global

Baca Terusannya »»  

Penguatan Bimbingan Ibadah dan Layanan Kesehatan Jadi Fokus Hari ke-16 Operasional Haji 1447 H


 

Jakarta (Kemenhaj) — Memasuki hari ke-16 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Kemenhaj menegaskan fokus pada penguatan layanan bimbingan ibadah, perlindungan jemaah, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Secara umum, proses pemberangkatan, kedatangan, hingga pergerakan jemaah antar kota di Arab Saudi berjalan lancar, tertib, dan dalam pengawalan petugas di seluruh titik layanan.

Hingga 5 Mei 2026, sebanyak 250 kloter dengan 97.139 jemaah dan 996 petugas telah diberangkatkan dari Tanah Air. Sementara itu, 239 kloter dengan 92.739 jemaah dan 952 petugas telah tiba di Madinah dan menempati akomodasi yang disiapkan.

Pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah juga terus berlangsung bertahap. Tercatat 88 kloter dengan 34.244 jemaah dan 352 petugas telah tiba di Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.

Juru Bicara Kemenhaj Suci Annisa, menegaskan bahwa seluruh proses operasional terus dikawal secara ketat oleh petugas.

“Seluruh proses pergerakan jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas. Kami memastikan setiap jemaah mendapatkan layanan yang aman, nyaman, dan tertib sejak keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci,” ujar Suci.

Dari sisi layanan kesehatan, hingga saat ini tercatat:

  • 12.725 jemaah menjalani rawat jalan
  • 144 jemaah dirujuk ke KKHI
  • 232 jemaah dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi
  • 70 jemaah masih menjalani perawatan

Pada 5 Mei 2026, satu jemaah atas nama Aen Soleh Salimar, kloter JKS 05 asal Kabupaten Bogor, wafat. Dengan demikian, total jemaah wafat hingga saat ini berjumlah 10 orang.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya jemaah haji Indonesia. Pemerintah akan terus memastikan layanan kesehatan berjalan optimal, baik di kloter, sektor, maupun fasilitas kesehatan rujukan di Arab Saudi,” kata Suci.

Penguatan layanan bimbingan ibadah menjadi perhatian utama. Hingga kini, sebanyak 29.497 jemaah telah memperoleh tasreh (izin) masuk Raudhah, dengan tambahan 341 izin terbit pada 5 Mei 2026.

Jemaah diimbau menggunakan aplikasi Nusuk untuk mengakses layanan masuk ke Raudhah sesuai jadwal.

“Kami terus memperkuat layanan bimbingan ibadah, termasuk pendampingan bagi jemaah sakit serta edukasi ibadah di sektor dan fasilitas kesehatan. Ini penting agar jemaah dapat beribadah dengan benar dan sesuai tuntunan,” jelasnya.

Sebagai bagian dari penguatan perlindungan jemaah, Kemenhaj mendorong pemanfaatan Aplikasi Kawal Haji sebagai kanal pengaduan berbasis digital.

Aplikasi ini memungkinkan pelaporan real-time terkait layanan konsumsi, akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga laporan jemaah atau barang hilang.

“Aplikasi Kawal Haji menjadi instrumen penting dalam memastikan layanan yang responsif, transparan, dan akuntabel. Kami mengajak jemaah dan keluarga untuk aktif memanfaatkannya,” tegas Suci.

Dengan suhu di Madinah dan Makkah mencapai 37–39 derajat Celsius, jemaah diimbau untuk menjaga kondisi fisik dengan baik.

“Kami mengingatkan jemaah untuk mengatur aktivitas sesuai kemampuan, cukup istirahat, dan menjaga asupan cairan. Jangan ragu melapor kepada petugas kesehatan jika mengalami keluhan,” ujarnya.

Kemenhaj juga mengingatkan seluruh KBIHU agar mematuhi ketentuan dan terus berkoordinasi dengan petugas resmi demi menjaga ketertiban dan keselamatan jemaah.

Kemenhaj menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah, petugas, serta pembimbing atas sinergi yang terbangun selama operasional haji berlangsung.

“Kolaborasi dan kepatuhan seluruh pihak menjadi kunci utama kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,” pungkas Suci.

 

Sumber :  https://haji.go.id/berita/penguatan-bimbingan-ibadah-dan-layanan-kesehatan-jadi-fokus-hari-ke-16-operasional-haji-1447-h-1778060724667

Baca Terusannya »»  

I.League Pastikan Laga Persija Jakarta vs Persib Bandung Digelar di Samarinda


 

JAKARTA – I.League memastikan pertandingan pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 antara Persija Jakarta dan Persib Bandung tidak dapat diselenggarakan di Jakarta seperti rencana awal. I.League pada prinsipnya tetap mengedepankan pelaksanaan pertandingan di kandang masing-masing klub. Namun situasi dan agenda nasional sepanjang Mei menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan. 

Pertandingan tetap akan digelar sesuai jadwal pada 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB, namun dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama I.League, Ferry Paulus seusai melakukan koordinasi bersama pihak kepolisian terkait aspek keamanan.

“Kita baru saja diterima oleh Baintelkam untuk memberikan solusi terkait penyelenggaraan pertandingan antara Persija dan Persib yang sedianya digelar tanggal 10 Mei di Gelora Bung Karno,” ujar Ferry Paulus.

“I.League memiliki keinginan agar pertandingan bisa digelar di daerah masing-masing. Tetapi seperti yang teman-teman ketahui, bahwa bulan Mei adalah bulan yang banyak sekali agenda-agenda yang tentunya dikhawatirkan menimbulkan hal-hal yang di luar dari kewenangan atau keinginan dari aspek sepak bola,” lanjutnya.

Selain itu, padatnya kalender kompetisi dan agenda sepak bola nasional membuat laga tersebut tidak memungkinkan untuk dijadwalkan ulang. Oleh sebab itu, pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Oleh karena itu I.League punya tanggung jawab untuk laga ini tetap digelar, mengingat setelah laga ini ada banyak agenda-agenda yang lebih besar daripada kompetisi liga sendiri. Sehingga pertandingan yang sarat rivalitas ini harus tetap digelar dan tidak bisa dipindah waktunya,” kata Ferry.

I.League sebelumnya telah mengupayakan berbagai opsi venue alternatif, baik di Jakarta maupun sejumlah stadion lain di Pulau Jawa. Namun berdasarkan hasil koordinasi dan pertimbangan keamanan, Samarinda dipilih sebagai lokasi paling memungkinkan untuk menggelar pertandingan.

“Di Jakarta ini kota metropolitan, beberapa tempat kita carikan solusi karena itu kewenangan I.League, di Jawa di stadion-stadion lain. Tetapi situasinya belum terlalu baik untuk digelar. Sehingga I.League memutuskan untuk menggelar laga ini di Kalimantan Timur, di Samarinda. Waktunya sama tanggal 10 Mei jamnya tetap yaitu pukul 15.30 WIB,” tambah Ferry.

Terkait kehadiran suporter, I.League memastikan pendukung Persija Jakarta tetap dapat memberikan dukungan langsung di stadion. Sementara itu, aturan larangan suporter tim tamu tetap diberlakukan sebagaimana regulasi yang berlaku di kompetisi BRI Super League.

 

Sumber :  https://ileague.id/press/detail/i-league-pastikan-laga-persija-jakarta-vs-persib-bandung-digelar-di-samarinda

Baca Terusannya »»  

Apresiasi Kerja Sama FIBA dan MILO untuk Pengembangan Basket, Menpora Erick Tekankan Keterlibatan Swasta Demi Kemajuan Olahraga Nasional


 

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan antara Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) dan MILO Indonesia yang dilaksanakan di Kantor FIBA Indonesia, Menara Danareksa, Rabu (6/5).

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut diwakili oleh Patrick Mariller (Chief Operating Oficer FIBA) dan Alaa Sahaban (Manager Beverages and Confectionery Business Unit MILO). Keduanya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga atas dukungan terhadap kerja sama tersebut.

Menpora Erick Thohir menilai penandatanganan ini sebagai partisipasi aktif swasta untuk ikut memajukan pembinaan olahraga karena  pembangunan olahraga nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan sektor swasta.

“Saya sangat mengapresiasi MILO dan FIBA yang aktif dalam pengembangan olahraga di sekolah. Penandatanganan kerja sama ini, merupakan langkah positif bagi olahraga basket khususnya. Bola basket adalah salah satu olahraga populer di masyarakat, dan saya berharap melalui kerjasama ini dapat semakin luas menjangkau hingga tingkat akar rumput,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menpora Erick menyampaikan bahwa ke depan Kemenpora akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pembangunan olahraga di tingkat grassroot, khususnya dalam penyediaan tenaga pelatih dan wasit bola basket.

“Sesuai arahan Presiden, kita harus membangun talenta nasional. Program ini merupakan sinergi antara Kemenpora, Bappenas, Kemendikdasmen dan Kemendikbud. Salah satu fokusnya adalah meningkatkan jumlah pelatih dan wasit dengan melibatkan guru-guru yang berminat, kemudian memberikan sertifikasi melalui federasi,” jelasnya.

Sementara itu, Patrick Mariller menyampaikan bahwa kerja sama ini dilandasi oleh kesamaan visi kedua pihak dalam mempromosikan gaya hidup sehat, khususnya bagi anak-anak, melalui olahraga.

“Hari ini merupakan momen penting bagi FIBA. Kerja sama dengan MILO menjadi salah satu pencapaian strategis kami tahun ini. Kami berharap dapat terus menyebarkan semangat hidup sehat melalui olahraga bola basket hingga ke tingkat akar rumput,” tuturnya.

Pihak MILO Indonesia, melalui Alaa Sahaban, juga menyatakan dukungan penuh terhadap kerja sama strategis bersama FIBA, Kemenpora, dan Perbasi. Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan mampu menjangkau lebih luas masyarakat dalam menggalakkan gaya hidup sehat.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat bersama-sama membangun generasi yang aktif dan sehat melalui olahraga bola basket serta menyebarkan energi positif tanpa batas,” ujarnya.

 

Sumber :  https://www.kemenpora.go.id/detail/6759/apresiasi-kerja-sama-fiba-dan-milo-untuk-pengembangan-basket-men

Baca Terusannya »»  

Wamenkomdigi: Indonesia Punya Peluang Rebut Posisi Strategis di Rantai Pasok AI Global


 

Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk mengambil peran strategis dalam rantai pasok global kecerdasan artifisial, seiring kekuatan sumber daya mineral, energi, dan bonus demografi yang dimiliki.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan perubahan global dalam industri semikonduktor dan kecerdasan artifisial (AI) membuka ruang bagi Indonesia untuk menentukan posisi yang lebih kuat dalam ekosistem tersebut.

“Perang ekonomi abad ini tidak ditentukan oleh siapa yang menguasai ladang minyak, tetapi oleh siapa yang menguasai pabrikasi chip, lalu di mana posisi Indonesia?” ujarnya dalam diskusi “Peluang Strategis Indonesia dalam Rantai Pasok Global AI” di Jakarta Pusat, Rabu (06/05/2026).

Menurutnya, semikonduktor kini menjadi elemen kunci dalam berbagai sektor strategis, mulai dari kecerdasan artifisial hingga sistem pertahanan.

“Semikonduktor ini bukan lagi komponen elektronik, tapi dia sudah menjadi semacam infrastruktur kedaulatan pada hari ini. Dan dia adalah bahan bakar bagi setiap model AI yang dilatih, setiap data center yang dibangun, dan setiap sistem pertahanan yang dioperasikan. Kita boleh bilang sekarang semiconductor is the new oil,” tegasnya.

Wamen Nezar menilai Indonesia memiliki modal kuat untuk masuk ke rantai pasok tersebut, terutama dari sisi sumber daya alam.

“Kita penghasil timah terbesar di dunia. Dan timah adalah bahan kunci dalam proses pembuatan chips,” ungkapnya.

Selain itu, Indonesia juga memiliki cadangan pasir silika dalam jumlah besar yang menjadi bahan dasar silikon, komponen utama dalam industri semikonduktor.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya perubahan strategi agar Indonesia tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah.

“Jangan bahan mentah yang dikirim tapi sudah setengah jadi. Setengah jadi dan itu kita kuasai,” ujarnya.

Wamen Nezar juga menyoroti peluang besar dari sisi energi nasional, terutama untuk mendukung pengembangan pusat data yang menjadi tulang punggung industri AI.

“Kita punya kelebihan energi, renewable energy. Listrik kita produksinya cukup banyak, bahkan setahun yang lalu melimpah, surplus energi listrik,” jelasnya.

Selain sumber daya alam dan energi, Indonesia juga memiliki kekuatan pada jumlah penduduk usia produktif yang besar.

“Kita penduduknya paling besar di Asia Tenggara, 285 juta jiwa dengan usia rata-rata 30 tahun,” katanya.

Untuk memanfaatkan potensi tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital telah mengembangkan program AI Talent Factory yang melibatkan berbagai perguruan tinggi.

“Kita coba kumpulkan best talent yang ada di universitas, kemudian kita berikan program-program dasar sampai dengan advance bagaimana memberikan solusi AI,” jelasnya.

Di tengah dinamika geopolitik global, Indonesia juga dinilai memiliki keunggulan posisi sebagai negara non-blok yang dapat menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

“Kita manfaatkan ketegangan-ketegangan yang ada ini sebagai peluang buat Indonesia,” ujarnya.

Meski mengakui Indonesia belum sepenuhnya masuk dalam rantai pasok global, Wamen Nezar melihat kondisi tersebut sebagai ruang untuk menentukan strategi yang tepat ke depan.

“Kita harus menjadi choke point. Kita harus menjadi choke point yang strategis dan kita harus mampu mengontrol choke point itu,” tegasnya.

Ia menambahkan pengembangan AI harus diarahkan untuk mendukung sektor-sektor prioritas dengan risiko tinggi, sehingga teknologi menjadi alat bantu yang meningkatkan keselamatan dan efisiensi kerja.

“Menurut saya kita enggak usah takut bahwa dia akan replace manusia, tapi bagaimana dia bisa menjadi companion dalam kerja-kerja yang kita lakukan,” ujarnya.

Dengan kombinasi sumber daya, talenta, dan strategi yang tepat, Indonesia dinilai memiliki peluang untuk bertransformasi dari pasar menjadi pemain dalam rantai pasok global AI.

 

Sumber :  https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/wamenkomdigi-indonesia-punya-peluang-rebut-posisi-strategis-di-rantai-pasok-ai-global

Baca Terusannya »»  

Mensos Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan


 

Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan proses pengadaan sepatu siswa Sekolah Rakyat telah melalui mekanisme yang transparan, akuntabel, dan berlapis, mulai dari penetapan pagu anggaran hingga pemilihan penyedia.

Dalam paparannya pada Konferensi Pers Pemerintah di Auditorium Bakom RI, Gus Ipul menjelaskan bahwa seluruh proses pengadaan tidak dapat diintervensi oleh pihak mana pun. “Proses ini tidak bisa diintervensi oleh siapapun, termasuk oleh kami sendiri,” ujarnya di Jakarta, Rabu (6/5/2026),

Tahapan pengadaan dimulai dari penetapan pagu anggaran sebesar Rp700.000 per unit sebagai batas maksimal kebutuhan sepatu siswa Sekolah Rakyat. Penetapan ini disusun melalui perencanaan dengan mempertimbangkan jumlah siswa, volume kebutuhan, lokasi distribusi, standar harga, serta benchmarking ke Taruna Nusantara dan SMA CT Arsa, serta pengecekan harga melalui e-katalog.

Tahap berikutnya adalah penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp647.000, yang ditetapkan berdasarkan survei pasar melalui e-katalog, e-commerce, pasar ritel, serta pendapat ahli.

Setelah itu, dilakukan pemilihan penyedia melalui mekanisme kompetitif seperti e-purchasing dan tender, dengan tahapan evaluasi administrasi, teknis, harga, kualifikasi, hingga klarifikasi dan negosiasi.

Dari proses tersebut, diperoleh harga hasil lelang sepatu bot sebesar Rp576.577 per unit.

Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan berada dalam pengawasan internal dan eksternal, termasuk Inspektorat Jenderal, LKPP, BPKP, serta aparat penegak hukum. Ia juga menyatakan keterbukaan terhadap pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami terbuka untuk berkoordinasi dengan KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian,” katanya.

Secara rinci, realisasi pengadaan menunjukkan seluruh jenis sepatu berada di bawah pagu anggaran, sehingga menghasilkan efisiensi. Sepatu PDL siswa terealisasi Rp640.000 dari pagu Rp700.000, PDH SMP dan SMA Rp610.000, serta PDH SD Rp590.000.

Untuk kategori sepatu harian, SD terealisasi Rp250.000 dari pagu Rp500.000, sementara SMP dan SMA Rp300.000 dari Rp500.000. Sepatu olahraga siswa dan guru masing-masing Rp447.000 dari Rp500.000, serta sepatu PDH guru Rp625.000 dari Rp700.000.

“Sesuai arahan Presiden untuk tidak ada lagi praktik penyimpangan atau ‘otak-atik’ anggaran. Jika ada pelanggaran, kami menjadi pihak pertama yang akan melaporkannya. Proses ini agar pengadaan barang dan jasa berjalan bersih,” tutupnya.

 

Sumber :  https://kemensos.go.id/berita-terkini/menteri-sosial-1/Gus-Ipul-Pastikan-Pengadaan-Sepatu-Sekolah-Rakyat-Transparan

Baca Terusannya »»  

Mensos Gus Ipul: Sekolah Rakyat Berdampak ke Kesehatan, Karakter dan Akademik Siswa


 

Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memaparkan perkembangan program Sekolah Rakyat dalam Konferensi Pers Pemerintah yang digelar di Auditorium Bakom RI, Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari penyampaian capaian program lintas sektor pemerintah, termasuk Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah, penanganan tuberkulosis (TB), serta penguatan akses pendidikan bagi kelompok rentan.

Dalam paparannya, Mensos Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan upaya pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga rentan yang selama ini belum mendapatkan akses pendidikan layak.

“Sekolah Rakyat kita rancang sebagai upaya untuk memotong rantai kemiskinan. Kita tidak boleh menyerah pada keadaan, dan negara harus hadir bagi mereka yang selama ini tidak terlihat,” ujarnya.

Program Sekolah Rakyat dilaksanakan mengacu pada mandat konstitusi, khususnya Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945, yang menegaskan kewajiban negara dalam memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar.

Berdasarkan data yang dihimpun mayoritas siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga pada desil 1 dan desil 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Sekitar 60 persen orang tua bekerja sebagai buruh atau tenaga harian lepas, 67 persen berpenghasilan di bawah Rp1 juta per bulan, dan 65 persen memiliki tanggungan lebih dari empat orang. Bahkan, terdapat anak-anak yang belum pernah bersekolah maupun mengalami putus sekolah, serta hidup dalam kondisi sosial yang rentan.

Berbeda dengan sekolah pada umumnya, penerimaan siswa dilakukan melalui penjangkauan aktif berbasis data, verifikasi lapangan, dialog dengan orang tua, serta penetapan oleh pemerintah daerah. Untuk tahun ajaran 2026, pemerintah menargetkan penerimaan sebanyak 32.640 siswa baru.

Saat ini, Sekolah Rakyat telah beroperasi di 166 titik rintisan yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota, dengan jumlah siswa mencapai lebih dari 14.936 orang.

Mensos Gus Ipul menegaskan, setelah lebih dari sembilan bulan berjalan, perkembangan anak-anak Sekolah Rakyat menunjukkan perubahan yang signifikan, tidak hanya secara akademik tetapi juga dari sisi kesehatan dan mental.

Dari aspek kesehatan, banyak siswa yang sebelumnya mengalami kurang gizi, anemia, maupun kebugaran rendah, kini menunjukkan perbaikan. Berat dan tinggi badan meningkat, kondisi fisik lebih bugar, serta daya konsentrasi belajar ikut membaik. "Ini terlihat sederhana, tetapi sangat mendasar. Anak yang sehat memiliki kesempatan belajar yang jauh lebih baik,” katanya.

Sementara dari sisi karakter, terjadi perubahan perilaku yang signifikan. Siswa menjadi lebih disiplin, lebih percaya diri, lebih mandiri, serta menunjukkan sikap yang lebih positif dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, berdasarkan testimoni orang tua, anak-anak kini lebih rajin beribadah, terbiasa bangun pagi, tidak lagi kecanduan gawai, serta mulai memiliki semangat membantu keluarga.

“Sekolah Rakyat tidak hanya mengubah satu anak, tetapi memulihkan harapan dalam satu keluarga,” kata dia.

Selain itu, perkembangan akademik juga mulai terlihat. Pada tahun 2026, Sekolah Rakyat akan meluluskan 453 siswa pertama dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Para lulusan ini diarahkan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja sebagai tenaga terampil sesuai minat dan potensi masing-masing.

Di bidang prestasi, siswa Sekolah Rakyat mulai menunjukkan daya saing di berbagai level. Tercatat satu siswa meraih prestasi tingkat internasional, termasuk Juara 2 dalam ajang Senkaido Open International Karate Championship Series 7 Tahun 2025.

Selain itu, sebanyak 162 siswa mencatatkan prestasi di tingkat nasional, 87 siswa di tingkat provinsi, dan 75 siswa di tingkat kabupaten/kota. Capaian ini menjadi bukti bahwa anak-anak dari keluarga rentan mampu berprestasi ketika diberikan akses dan pendampingan yang tepat.

“Kami memastikan seluruh proses penyelenggaraan Sekolah Rakyat, termasuk pengelolaan program dan dukungan fasilitas, dilaksanakan secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Gus Ipul.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Mohammad Qodari menekankan pentingnya intervensi kesehatan sejak dini melalui sekolah.

“Melalui sekolah, negara hadir memastikan seluruh anak tanpa terkecuali mendapat layanan dasar yang sama, sehingga potensi masalah kesehatan dapat terdeteksi dan ditangani lebih cepat,” ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Deputi I Fahd dan Deputi II Timothy Ivan Triono. Sementara dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, hadir Menteri Abdul Mu'ti yang didampingi Sekretaris Jenderal Suharti.

 

Sumber :  https://kemensos.go.id/berita-terkini/menteri-sosial-1/Gus-Ipul:-Sekolah-Rakyat-Berdampak-ke-Kesehatan,-Karakter-dan-Akademik-Siswa

Baca Terusannya »»  

BGN–BPOM Teken PKS Perkuat Pengawasan Pangan Program MBG Lewat Skema Swakelola


 

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dalam aspek keamanan pangan.

Perjanjian tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara kedua institusi yang diteken pada 23 Januari 2025. Dalam kerja sama ini, kedua pihak sepakat menggunakan skema swakelola tipe dua sebagai dasar pelaksanaan kegiatan.

Dadan menjelaskan, perjanjian ini disusun sebagai pedoman bagi kedua lembaga dalam menjalankan tugas masing-masing. "Tujuannya untuk meningkatkan komitmen dan sinergitas dalam mendukung keamanan pangan program MBG, sehingga dapat mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya, Rabu (6/5).

Dia menekankan bahwa aspek keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam implementasi program. "Kami ingin memastikan setiap makanan yang disalurkan dalam program ini telah melalui proses pengawasan dan pengujian yang ketat, sehingga aman dikonsumsi oleh masyarakat," lanjut Dadan.

Menurutnya, kolaborasi dengan BPOM akan memperkuat sistem pengawasan dari hulu hingga hilir. "Sinergi ini penting agar pengawasan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berbasis uji laboratorium dan standar keamanan pangan yang terukur," kata Dadan.

Dalam dokumen kerja sama, ruang lingkup kolaborasi meliputi penyusunan metode analisis pengujian pangan, pelaksanaan pengawasan dan pengujian makanan, hingga tindak lanjut atas hasil pengawasan tersebut.

Selain itu, kedua pihak juga akan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya manusia, sarana, dan prasarana, serta membuka peluang kerja sama lain yang disepakati secara tertulis.

Adapun pelaksanaan teknis perjanjian akan diatur lebih lanjut melalui kontrak swakelola tipe dua antara pejabat pembuat komitmen dari instansi pemberi pekerjaan dengan tim pelaksana dari instansi penerima pekerjaan.

Seluruh proses tersebut akan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan terkait pengadaan barang dan jasa melalui mekanisme swakelola. Melalui kerja sama ini, pemerintah berharap pengawasan kualitas dan keamanan pangan dalam program MBG dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

 

Sumber :  https://bgn.go.id/news/berita/bgn-bpom-teken-pks-perkuat-pengawasan-pangan-program-mbg-lewat-skema-swakelola

Baca Terusannya »»  

Kemenag Terima Komnas Perempuan, Bahas Langkah Strategis Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren




Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama tengah menyiapkan regulasi dan tata tertib baru terkait pengelolaan pondok pesantren sebagai respons atas kasus kekerasan seksual. Hal ini disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar, saat menerima audiensi Ketua Komisi Nasional (Komnas) Anti Kekerasan terhadap Perempuan Maria Ulfah Anshor, beserta jajaran di Masjid Istiqlal.

Menag menegaskan, pendekatan penanganan tidak cukup hanya melalui penindakan kasus per kasus, tetapi harus dilakukan secara sistemik melalui penguatan regulasi dan perubahan kultur di pesantren.

“Kami sedang menyiapkan tata tertib untuk mencegah terulangnya tindak kekerasan seksual di pesantren, termasuk mencegah peluang oknum menyalahgunakan relasi kuasa,” ujarnya di Jakarta, Rabu (06/05/2026).

Diskusi Menag dengan Komnas Perempuan juga menyoroti urgensi menciptakan sistem pencegahan yang terintegrasi. Komnas Perempuan mendorong Kemenag untuk memperkuat implementasi kebijakan yang lebih konkret dan terukur.

Menag menyatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan langkah besar melalui penguatan kelembagaan pesantren, termasuk rencana pembentukan struktur khusus yang lebih fokus menangani tata kelola pesantren. “Kami ingin memastikan ada sistem yang mampu mengawasi, mencegah, sekaligus menindak secara tegas jika terjadi pelanggaran,” tegasnya.

Menag juga menekankan bahwa pesantren harus terus menjadi ruang aman sekaligus agen perubahan sosial. Ia menilai, pesantren memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda, termasuk dalam menanamkan nilai kesetaraan dan penghormatan terhadap perempuan.

“Pesantren, pemuda, dan perempuan harus menjadi motor perubahan. Kita ingin pesantren tampil sebagai pelopor dalam menolak kekerasan seksual dan membangun budaya yang sehat,” katanya.

Kemenag juga membuka ruang kolaborasi dengan Komnas Perempuan untuk memperkuat edukasi, pencegahan, serta sistem pengaduan yang aman bagi korban. Selain itu, keterlibatan perempuan dalam struktur pengambilan keputusan di lingkungan keagamaan juga didorong untuk diperluas.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tengah menggeser pendekatan penanganan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan keagamaan dari reaktif menjadi preventif dan struktural, dengan pesantren sebagai titik kunci transformasi sosial.



Sumber ; https://kemenag.go.id/nasional/kemenag-terima-komnas-perempuan-bahas-langkah-strategis-pencegahan-kekerasan-seksual-di-pesantren-TAOwc
Baca Terusannya »»  

Investasi Asing Tinggi, Pemprov Jateng Perkuat Pengawasan Keimigrasian


 

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing, seiring tingginya realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) di wilayah ini.

Langkah itu dilakukan untuk menjaga stabilitas wilayah, sekaligus mencegah munculnya keluhan masyarakat terkait keberadaan tenaga kerja asing (TKA).

“Pengawasan orang asing itu juga penting, kaitannya dengan PMA kita kan besar jumlahnya. Jadi, pekerja yang keluar dan masuk harus jelas, sehingga tidak ada keluhan publik,” kata Gubernur Ahmad Luthfi, saat menerima audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan, di kantornya, Rabu (6/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Pemprov Jateng bersama jajaran Imigrasi membahas penguatan sinergi pengawasan warga negara asing, melalui optimalisasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora), mulai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Pengawasan dilakukan secara terpadu, dengan melibatkan pemerintah daerah, Imigrasi, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.

Menurut Luthfi, pengawasan terintegrasi memang diperlukan, agar aktivitas warga negara asing di Jawa Tengah tetap sesuai aturan, dan tidak mengganggu kondusivitas daerah.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan mengatakan, pihaknya terus memperkuat layanan keimigrasian di Jawa Tengah, melalui penambahan kantor imigrasi baru.

“Jawa Tengah sekarang memiliki tambahan tiga kantor imigrasi, yakni Blora Kelas I, Purworejo, dan Tegal Kelas II,” ujarnya.

Ditambahkan, tahun ini pihaknya kembali mengusulkan pembentukan kantor imigrasi di Purwokerto, Klaten, dan Salatiga. Jika terealisasi, jumlah kantor imigrasi di Jawa Tengah akan bertambah menjadi 13 unit.

Berdasarkan data Disnakertrans Jawa Tengah, saat ini terdapat 22.338 TKA resmi yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Tengah. Aktivitas warga negara asing di daerah tersebut juga cukup dinamis, mulai dari penelitian, pertukaran pelajar, produksi film dokumenter, hingga kegiatan hiburan internasional di sejumlah kota besar.

Untuk memperkuat pengawasan, Pemprov Jateng telah mengintegrasikan sejumlah organisasi perangkat daerah dalam Timpora Tingkat Provinsi Tahun 2026. Penguatan juga dilakukan melalui SK Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/165 Tahun 2025, tentang pembentukan Tim Koordinasi Pemantauan Kegiatan Orang Asing, Organisasi Non-Pemerintah (NGO), dan Lembaga Asing di Provinsi Jawa Tengah.

Selain membahas pengawasan keimigrasian, Haryono menyampaikan dukungan terhadap program ketahanan pangan melalui penjajakan penanaman jagung dan cabai di Kabupaten Demak, serta bantuan alat kultivator di Kabupaten Semarang.

 

Sumber ;  https://jatengprov.go.id/publik/investasi-asing-tinggi-pemprov-jateng-perkuat-pengawasan-keimigrasian/

Baca Terusannya »»  

Masjid Istiqlal Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Tujuh Negara


 

Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan bahwa Masjid Istiqlal siap menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Internasional pada 23–25 Mei 2026. Ajang ini melibatkan para pemuda masjid dari tujuh negara dan 26 provinsi di Indonesia.

Presiden Pemuda Masjid Dunia Said Aldi Al Idrus mengatakan agenda tersebut akan diisi dengan pembacaan Al-Qur’an, zikir bersama, dan doa untuk keselamatan jemaah haji menjelang keberangkatan ke Arafah.

“InsyaAllah pada tanggal 23 sampai 25 Mei, kami akan membuat agenda internasional, MTQ Internasional, yang melibatkan beberapa negara. Pemuda masjid yang sudah mendaftar ada tujuh negara dan 26 provinsi,” kata Said Aldi, Rabu (6/5/2026).

“Kita akan membaca Al-Qur’an selama tiga hari dan itu menjadi agenda setiap tahun menjelang umat Islam berangkat ke Arafah. Kita akan melakukan doa setelah membaca Al-Qur’an di masjid yang kita cinta ini selama dua atau tiga hari,” tambahnya.

Dalam pertemuan itu, Said Aldi juga meminta izin penggunaan area Masjid Istiqlal sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan internasional tersebut.

Menanggapi hal itu, Menag menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang dinilai membawa manfaat bagi umat dan masjid. “Bagi saya, asal tujuannya baik. Masjid ini adalah rumah Allah dan bukan rumah kita. Bahkan masjid ini adalah rumah besar untuk manusia,” ujar Menag.

Menag mengatakan Masjid Istiqlal terbuka untuk kegiatan keumatan yang membawa semangat persaudaraan dan kemaslahatan bersama.

Said Aldi menyampaikan bahwa Pemuda Masjid Dunia selama enam bulan terakhir aktif melakukan pembersihan masjid dan musala di wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumatra. Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan setiap hari dengan melibatkan anak-anak masjid setempat.

“Dalam enam bulan terakhir ini, kami membersihkan hampir 64 masjid dan musala di kawasan bencana Sumatra. Setiap hari kami membersihkan masjid, bahkan bisa mencapai 30 masjid per hari,” ujar Said Aldi.

“Hari Senin depan kami akan mengirimkan 50 guru mengaji dari Jawa Timur. Sebanyak 25 orang dikirim ke Thailand Selatan dan 25 orang ke Kamboja,” jelasnya.

Menanggapi program tersebut, Nasaruddin Umar menyatakan dukungannya terhadap penguatan pendidikan dan kajian Al-Qur’an, termasuk melalui lembaga pendidikan tinggi berbasis studi Qur’an di Indonesia.

“Saya mendukung pengiriman guru membaca Al-Qur’an agar masyarakat semakin cepat menghafal dan memahami Al-Qur’an. Banyak sekali kreasi yang bisa dikembangkan dalam pembelajaran Qur’an,” ujar Menag.


Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/masjid-istiqlal-siap-jadi-tuan-rumah-mtq-tujuh-negara-N1zJW
Baca Terusannya »»  

Presensi Fiktif, Sekda Jateng : Sanksi Tegas Bakal Ancam 3.000 ASN Brebes


 

SEMARANG – Sanksi tegas bakal mengancam 3.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes, yang diduga menggunakan aplikasi presensi fiktif.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno, seusai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Jateng, di Gedung Berlian Semarang, Rabu (6/5/2026). Menurutnya, sanksi dapat dikenakan bertingkat.

“Sanksi itu harus. Sanksinya bertingkat. Ada yang teguran, lisan, tertulis. Bisa saja berupa penurunan atau penundaan kenaikan pangkat, bahkan penurunan jabatan. Sesuai dengan bobot pelanggaran yang akan dirumuskan oleh tim nanti,” tegasnya.

Sumarno  menegaskan, sistem aplikasi yang dipergunakan juga harus diperbaiki. Jika terkait dengan kinerja, baik itu Work From Home (WFH) ataupun kehadiran, yang harus dipastikan adalah penggunaan instrumen dengan benar.

“Kalau benar itu ‘fake‘, intsrumennya juga harus diperbaiki, pengawasannya maupun pengendaliannya,” imbuhnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjutnya, sudah melakukan asesmen ke Pemkab Brebes. Dalam hal ini, pemprov bertindak selaku pembina, sehingga Pemkab Brebes akan selalu berkoordinasi dengan pemprov.

Terkait langkah hukum yang dilakukan Pemkab Brebes dengan melaporkan ke kepolisian, Sumarno mengatakan, hal itu harus didalami terlebih dahulu. Apakah masuk dalam unsur yang menyangkut pelanggaran di ranah kepolisian atau tidak.

Lebih lanjut, Sumarno meminta kepada ASN di Jawa Tengah untuk membangun kesadaran tentang tanggung jawab dalam menjalankan tugas dalam melayani masyarakat.

“Sering saya sampaikan bahwa marilah kita analogikan seperti kita di rumah. Kita mengundang tukang untuk memperbaiki rumah. Kira-kira kalau dia fake absen, terus dia ngapusi absennya, kita rela nggak?” ucapnya 

 

 

Sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/presensi-fiktif-sekda-jateng-sanksi-tegas-bakal-ancam-3-000-asn-brebes/

Baca Terusannya »»  

Pemprov Jateng Dukung Penuh Penerapan Zero ODOL 2027


 

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh penerapan zero kendaraan dengan muatan dan dimensi berlebih atau Zero Over Dimension dan Over Loading (ODOL) pada 2027. Sebab, ODOL berdampak pada keselamatan berlalulintas hingga kerusakan infrastruktur jalan.

“ODOL ini problem semua pihak. Saya dukung sekali Zero ODOL tahun 2027 ini. Kita sosialisasikan secara kencang dan masif, baru nanti penegakan hukum,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, saat menerima audiensi Deputi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah (IPK), Odo RM Manuhutu, di Semarang, Rabu (6/5/2026).

Luthfi menyatakan, beban berlebihan dari kendaraan ODOL memendekkan umur jalan raya atau cepat rusak. Juga mempercepat penurunan muka tanah di wilayah pesisir, karena beban permukaan bertambah.

Walakin, penerapan kebijakan itu perlu dilakukan sosialisasi secara masif, agar tidak terjadi protes oleh para pemilik kendaraan tersebut.

“Jadi memang harus melibatkan asosiasi sopir truk, pemilik jasa transportasi angkutan barang, perusahaan, dan pihak terkait lain,” jelasnya.

Pada hari yang sama juga dilakukan Sosialisasi Kebijakan dan Public Hearing (dengar pendapat publik) “Menuju Implementasi Indonesia Zero Odol Tahun 2027”, di Grhadika Bhakti Praja Semarang.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng Sumarno beserta sejumlah kepala dinas, Deputi Konektivitas Kemenko IPK Odo RM Manuhutu, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Sujanan, perwakilan dari Ditlantas Polda Jateng, perwakilan PT Jasa Marga, dan perwakilan asosiasi pengemudi.

Sumarno menjelaskan, Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan, sudah mengatur terkait larangan ODOL. Namun implementasinya sampai saat ini masih sulit. Maka, kebijakan Zero ODOL tahun 2027 sangat baik. Walakin, sosialisasi dan public hearing tersebut perlu dilakukan, agar kebijakan dapat membahagiakan semua pihak.

Sumarno juga menyampaikan tentang efektivitas jembatan timbang, sebagaimana disinggung oleh Ahmad Luthfi saat audiensi. Saat ini kewenangan jembatan timbang ada pada pemerintah pusat, bukan lagi pemerintah provinsi. Sejak peralihan kewenangan itu, hal yang membuat efektivitas jembatan timbang tidak maksimal adalah soal sumber daya manusia (SDM).

“Setiap jembatan timbang kalau bisa punya gudang yang besar. Kalau ada truk ODOL langsung bongkar muatan, lalu untuk efek jeranya sewa gudang dibuat mahal,” katanya.

Sementara itu, Deputi Konektivitas Kemenko IPK, Odo RM Manuhutu mengatakan, sudah ada sembilan rencana aksi untuk implementasi Zero ODOL 2027. Saat ini rancangan Perpres tinggal menunggu tanda tangan dari Presiden, sebelum diterbitkan.

Kemenko IPK juga mendorong agar menciptakan ekosistem logistik zero ODOL, mulai dari hulu hingga hilir. 

 

 

Sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/pemprov-jateng-dukung-penuh-penerapan-zero-odol-2027/

Baca Terusannya »»  

Raih Prestasi Internasional, Gubernur Ahmad Luthfi Apresiasi Dua Siswa Jateng


 

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima audiensi putra-putri berprestasi asal wilayahnya, yang mampu mengharumkan Indonesia di kancah internasional, di kantornya, Rabu (6/5/2026). Mereka adalah Aimee Ang dan Albert Ang.

Albert Ang berhasil meraih Juara I atau Gold Award pada Thailand International Mathematical Olympiad Final Round 2025–2026. Prestasi tersebut melengkapi berbagai penghargaan internasional yang sebelumnya juga diraih Albert, seperti Gold Medal Southeast Asian Mathematical Olympiad (Seamo), Gold Award Singapore & Asian Mathematical Olympiad, hingga capaian di ajang World Mathematics Invitational (WMI) dan Singapore International Math Olympiad Challenge (SIMOC).
 
Saat diwawancarai, Albert mengaku menyukai kompetisi matematika sejak kecil. Kemampuan matematikanya terus diasah, bahkan sejak usia dua tahun.
 
“Suka kompetisi dan kadang terasa mudah. Saya memang suka matematika sejak usia dua atau tiga tahun,” katanya.
Sementara itu, Aimee Ang meraih Juara I Kategori Junior pada Panin K-Pop Dance Fever 2026, serta sejumlah prestasi internasional lainnya di bidang seni dan olahraga.
 
Aimee mengaku mulai menekuni senam sejak usia enam tahun, dan harus menjalani latihan berat untuk meraih prestasi.
“Kadang saya merasa gugup karena ada peserta yang lebih tua dan pertandingannya sulit. Tapi ketika menang saya merasa bangga dan senang,” ujar Aimee.
 
Aimee mengatakan, proses latihan yang dijalani tidak mudah, karena kerap mengalami cedera. Namun, berkat kegigihannya, Aimee berhasil mendapatkan banyak prestasi. Dia juga mengungkapkan cita-citanya untuk tampil di Olimpiade.
 
“Saya ingin ikut Olimpiade dan memenangkan trofi di Olimpiade,” katanya.
 
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi mengapresiasi capaian keduanya, yang berhasil meraih prestasi di tingkat internasional.
 
“Saya senang sekali, bangga. Perwakilan Jawa Tengah ada juara internasional,” ujar Luthfi.
 
Dia menilai, prestasi keduanya menunjukkan generasi muda Jawa Tengah mampu bersaing di tingkat global, baik di bidang akademik maupun nonakademik. 
 
Baca Terusannya »»  

Hasil SBSN dan PHTC Presiden, Sarana Madrasah di Jakarta Makin Lengkap


 

Jakarta (Kemenag) --- Sarana prasarana madrasah di Daerah Khusus Jakarta makin lengkap menyusul diresmikannya sejumlah gedung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Peningkatan fasilitas pendidikan ini merupakan hasil dari proyek pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2025 dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Tahap 1 yang menjadi prioritas Presiden Prabowo.

Sarana baru itu antara lain berupa gedung Laboratorium dan Perpustakaan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 23 Al Azhar Asy-Syarif, MAN 23 Jakarta Selatan, MAN 16 Jakarta Barat, dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 39 Jakarta. Program PHTC dan SBSN ini merupakan instrumen percepatan pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya pada sektor pendidikan melalui transformasi sarana dan prasarana.

"Hari ini adalah momen yang sangat membahagiakan sekaligus membanggakan bagi kita semua. Kehadiran gedung-gedung baru ini adalah fakta nyata bahwa keberkahan itu hadir di lingkungan madrasah," ujar Menag di Jakarta, Rabu (6/5/2-26).

Ia menekankan bahwa pembangunan ini merupakan komitmen konkret Kementerian Agama dalam mendukung visi besar pemerintah untuk memperkuat fasilitas pendidikan. Menurutnya, investasi pada sarana fisik madrasah adalah investasi masa depan untuk menghasilkan generasi unggul.

Menag juga menyoroti fenomena meningkatnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke madrasah. Ia menilai madrasah kini telah menjadi pilihan utama, bukan lagi alternatif.

"Madrasah itu sangat berbeda dan memiliki keunikan tersendiri. Mulai dari sisi input, income, outcome, hingga impact-nya, semuanya berbeda karena ada nilai spiritualitas di dalamnya," tegasnya.

Melihat antusiasme yang tinggi tersebut, ia berharap sektor pendidikan madrasah terus mendapatkan perhatian dan dukungan, salah satunya anggaran yang optimal dari pemerintah. Hal ini mencakup keberlanjutan peningkatan sarana-prasarana hingga penguatan kesejahteraan tenaga pendidik (guru) guna menjaga mutu pendidikan.

Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Adib, menyatakan bahwa gedung baru yang bersumber dari SBSN maupun PHTC ini akan menjadi motor penggerak kualitas pendidikan di Jakarta.

"Kehadiran gedung ini benar-benar bermanfaat untuk menampung berbagai aktivitas pendidikan, baik proses belajar-mengajar maupun pengembangan ilmu seni, olahraga, dan kreativitas lainnya," kata Adib.

Ia berharap seluruh sivitas akademika madrasah dapat memanfaatkan fasilitas ini secara maksimal untuk mendulang prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Ini adalah sarana bagi siswa kita untuk mengeksplorasi seluruh potensi dan bakat yang mereka miliki," pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah, Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, Wakil Kedutaan Mesir Amr Ahmed Muhtar, Direktur KSKK Madrasah Kemenag Nyayu Khodijah, Perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum, para Kepala Kantor Kementerian Agama Kota DKI Jakarta serta Kepala dan para guru madrasah di wilayah DKI Jakarta.



Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/hasil-sbsn-dan-phtc-presiden-sarana-madrasah-di-jakarta-makin-lengkap-fXDP0
Baca Terusannya »»  

Peringati Waisak, 50 Biksu Ikuti Indonesia Walk for Peace ke Borobudur


 

SEMARANG — Sebanyak 50 biksu dari berbagai negara, akan mengikuti Indonesia Walk for Peace 2026 menuju Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Kegiatan tersebut dalam rangkaian peringatan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026.

Hal itu disampaikan Panitia Sannipata Waisak 2570 TB/2026 Kota Surakarta bersama Panitia Indonesia Walk for Peace 2026 Wilayah Jawa Tengah-DIY, saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Semarang, Rabu (6/5/2026).

Ketua Panitia Walk for Peace, Alex Fernando, menjelaskan para biksu yang memulai rangkaian kegiatan dari Bali akan masuk wilayah Jawa Tengah melalui Sragen. Di sana, para biksu akan berkegiatan di pendopo.

“Setelah itu ke Surakarta, berikutnya ke Klaten, berikutnya ke Jogja, kembali ke Muntilan. Dan paginya ke Vihara Mendhut dan Borobudur mengikuti Waisak Nasional 31 Mei,” ujarnya.

Alex mengatakan, sejumlah kegiatan juga akan digelar di Kota Surakarta, mulai dari pemasangan ornamen Waisak hingga meditasi bersama.

“Di Solo nanti banyak kegiatannya, ada pemasangan ornamen, ada meditasi bersama juga, dan Pak Wali Kota Surakarta sudah menyampaikan supportnya. Kami harapkan keikutsertaan Pak Gubernur dalam rangkaian kegiatan Waisak ini,” katanya.

Rangkaian kegiatan Waisak dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei hingga 6 Juni 2026. Agenda kegiatan meliputi kirab, pindapata, meditasi, donor darah, serta perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur sebagai puncak perayaan Waisak Nasional.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik penyelenggaraan rangkaian kegiatan tersebut. Dia menyampaikan dukungan terhadap kegiatan yang dinilai dapat memperkuat toleransi, persaudaraan, dan kerukunan antarumat beragama.

“Nanti kita upayakan bisa ikut serta,” ujar Luthfi.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan dukungan terhadap kelancaran kegiatan melalui fasilitasi wilayah, pengamanan, serta dukungan administratif, agar seluruh rangkaian berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi masyarakat. 

 

Sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/peringati-waisak-50-biksu-ikuti-indonesia-walk-for-peace-ke-borobudur/

Baca Terusannya »»