Cari Blog Ini

Jumat, 17 April 2026

S&P Nyatakan Rating RI Tetap BBB, Bukti Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Tantangan Global


 Washington DC, 17/02/2026 Kemenkeu – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari pertemuannya dengan lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s (S&P) di Washington DC. Dalam pertemuan tersebut, S&P mengonfirmasi peringkat kredit Indonesia tetap berada di level Triple B (BBB) dengan outlook yang tetap stabil.

Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi perlambatan pertumbuhan, tingginya suku bunga dunia, dan ketidakpastian geopolitik.

Peringkat BBB merupakan kategori investment grade, yang menunjukkan Indonesia dinilai memiliki risiko gagal bayar yang relatif rendah dan tetap layak menjadi tujuan investasi internasional. Status ini penting untuk menjaga kepercayaan investor, menekan biaya pinjaman, serta memperkuat arus modal ke dalam negeri.

Menkeu Purbaya menjelaskan, S&P menyoroti konsistensi pemerintah dalam menjaga disiplin fiskal, terutama defisit anggaran yang dipertahankan di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). “Mereka menanyakan cukup detail kondisi fiskal kita termasuk defisit tahun ini dan tahun lalu. Utamanya mereka ingin melihat apakah kita konsisten menjaga di bawah 3 persen dari PDB,” ujar Menteri Keuangan.

Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan arahan agar defisit APBN tetap dijaga secara prudent. Menurutnya, komitmen tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Selain fiskal yang sehat, ketahanan ekonomi Indonesia juga tercermin dari membaiknya penerimaan negara. Purbaya menyebut pertumbuhan pajak pada dua bulan pertama tahun ini mencapai 30 persen, sementara periode Januari-Maret tumbuh sekitar 20 persen dibanding tahun lalu.

Kinerja tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi domestik terus pulih dan basis penerimaan negara semakin kuat. Pemerintah juga telah melakukan restrukturisasi organisasi Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai guna meningkatkan efektivitas pengumpulan penerimaan.

“Ketika kita beritahu bahwa dua bulan tahun ini pertumbuhan pajak 30 persen dan Januari-Maret dibanding tahun lalu tumbuh 20 persen, mereka sepertinya cukup puas,” kata sang Bendahara Negara.

Menurut dia, S&P juga mencermati perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV tahun lalu. Selain itu, berbagai indikator makro dan mikro dinilai menunjukkan tren positif pada awal pemerintahan Presiden Prabowo.
Hal tersebut menandakan bahwa ekonomi Indonesia memiliki daya tahan yang kuat, ditopang konsumsi domestik besar, reformasi fiskal berkelanjutan, dan prospek investasi yang tetap terjaga.

Meski demikian, pemerintah tetap mewaspadai rasio pembayaran bunga utang terhadap pendapatan negara. Menkeu memastikan kondisi tersebut akan terus dimonitor agar tidak mengganggu ruang fiskal di masa depan.

“Saya bilang itu akan kita monitoring terus dan pastikan keadaan ekonomi tetap baik dan fiskal akan tetap kita jaga,” ujar Purbaya.

Tetap terjaganya rating Indonesia di level BBB dengan outlook stabil menjadi pesan penting bagi pasar global bahwa fundamental ekonomi nasional masih solid. Di tengah tekanan eksternal, Indonesia dinilai mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, disiplin fiskal, dan stabilitas keuangan negara.

 

 

Sumber :  https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/SNP-Nyatakan-Rating-RI-Tetap-BBB

Baca Terusannya »»  

Dharma Santi 2026, Presiden Prabowo Tekankan Nilai Persaudaraan dan Toleransi


 

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat merayakan Dharma Santi Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di Indonesia. Ucapan tersebut disampaikan dalam video yang ditayangkan pada kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat, 17 April 2026.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama Pribadi dan atas nama pemerintah Republik Indonesia, mengucapkan Selamat Merayakan Dharma Santi Tahun 2026 kepada seluruh umat Hindu di Tanah Air,” ucap Presiden Prabowo.

Kepala Negara menyampaikan penghormatan kepada umat Hindu di seluruh Tanah Air serta mengajak untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Besar.

“Sebagai Insan yang bertakwa, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Besar, Ida Sang Hyang Widhi Wasa, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat memperingati Dharma Santi Tahun 2026, Tahun Baru Saka 1948, dalam keadaan sehat dan penuh semangat kebersamaan dan kedamaian,” tutur Kepala Negara.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Dharma Santi merupakan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Presiden pun menekankan pentingnya semangat harmoni dan persatuan pascaperayaan Nyepi serta nilai luhur dalam kehidupan.

“Dharma Santi adalah momentum untuk saling memaafkan, memperkuat persaudaraan, dan meneguhkan nilai-nilai dharma dalam kehidupan kita. Setelah Nyepi, kita melangkah bersama dalam semangat harmoni, kedamaian, dan persatuan. Nilai Tat Twam Asi, hidup saling menghormati dan hidup seimbang adalah kekuatan bangsa kita,” ucapnya.

Selanjutnya, Presiden Prabowo menegaskan jati diri Indonesia sebagai bangsa yang besar dan menjunjung tinggi keberagaman. “Kita adalah bangsa besar. Bangsa yang rukun dalam keberagaman. Bangsa yang menjunjung tinggi toleransi dan perbedaan, berbeda tapi kita satu. Bangsa yang mengedepankan gotong royong, kerja sama, saling mendukung, saling mengasihi,” ujar Kepala Negara.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyampaikan keyakinannya terhadap kontribusi umat Hindu dalam menjaga harmoni sosial dan persatuan nasional.

“Saya percaya, umat Hindu Indonesia telah dan akan terus menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni sosial, persatuan nasional, dan terus membangun Indonesia yang adil, makmur, serta berdiri tegak di atas kaki kita sendiri,” tutur Presiden.

Menutup sambutannya, Presiden Prabowo mengajak umat Hindu untuk terus memegang teguh nilai Tri Hita Karana.

“Bagi umat Hindu, mari kita selalu meneguhkan dan memegang kuat ‘Tri Hita Karana’. Menjaga hubungan dengan sesama manusia, dengan alam, dan dengan Tuhan. Kita jaga kebersamaan, kita perkuat persatuan nasional, dan mari kita bersama membangun Indonesia yang adil dan makmur,” ucapnya.

 

Sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/dharma-santi-2026-presiden-prabowo-tekankan-nilai-persaudaraan-dan-toleransi/

Baca Terusannya »»  

Pedagang Bakso di Jateng Capai 17,5 Ribu, Pemprov Dorong Sertifikasi Halal


SEMARANG — Pedagang bakso di Jawa Tengah berdasarkan catatan Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso Nusantara Bersatu (Apmiso) mencapai 17.500 orang. Mereka dinilai berkontribusi besar dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Pedagang bakso di Jateng ini merupakan pegiat ekonomi mikro yang jumlahnya paling besar,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, saat Silaturahmi dan Halalbihalal Apmiso Jawa Tengah, di Wisma Perdamaian Semarang, Jumat (17/4/2026).

Walakin, para pedagang bakso itu perlu dilakukan pendampingan agar usahanya berkembang, sehingga menjadi naik kelas. Pendampingan itu mulai dari sertifikasi halal, pengolahan daging, dan sebagainya.

Luthfi juga menegaskan pentingnya intervensi pemerintah agar pedagang bakso tidak berhenti di level usaha kecil. Salah satu yang didorong adalah percepatan sertifikasi halal agar pelaku usaha lebih tertata, memiliki standar, dan bisa berkembang lebih jauh.

“Sertifikasi halal tidak gampang, dari mulai alat dan sebagainya, berarti dinas kita harus ikut serta, sehingga penjual bakso kita punya sertifikasi,” ujarnya.

Luthfi menegaskan, sektor usaha bakso merupakan salah satu usaha rakyat yang tetap bertahan di tengah berbagai kondisi ekonomi. Kehadiran para pedagang bakso memberi kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi mikro di Jawa Tengah.

“Saya senang sekali hari ini bisa berada di tengah-tengah teman-teman penjual bakso, yang secara tidak langsung akan memberikan kontribusi bagi ekonomi mikro di Jawa Tengah,” tegasnya.

Ketua Umum Apmiso, Lasiman, menyoroti tantangan yang sedang dihadapi pedagang bakso, mulai dari persaingan usaha yang makin ketat hingga persoalan bahan baku. Menurut dia, pembiayaan menjadi syarat utama bila pedagang ingin menaikkan kapasitas usaha, aset, dan omzet.

Selain itu, dia juga mendorong kerja sama dengan kalangan akademisi, agar pelaku usaha lebih siap menghadapi persaingan, terutama dalam hal teknologi, pemasaran, dan produksi.


 Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/pedagang-bakso-di-jateng-capai-175-ribu-pemprov-dorong-sertifikasi-halal/

Baca Terusannya »»  

Pemprov Jateng Bangun Kemandirian Ekonomi Santri Lewat Koperasi


 

PATI – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus melakukan berbagai upaya untuk membangun kemandirian ekonomi santri di wilayah, salah satunya melalui pemberdayaan koperasi pondok pesantren.

Wujudnya adalah kegiatan Bimbingan teknis (Bimtek) Pemberdayaan Koperasi Pondok Pesantren sebagai Pendidikan Sosial dan Ekonomi Santri, yang diselenggarakan di Auditorium Pesantren Maslakul Huda Pati, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang diikuti utusan dari 20 pesantren di wilayah Pati dan sekitarnya itu, dibuka Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Bimtek kali ini difokuskan pada budi daya ikan lele.

Menurut Taj Yasin, pesantren tidak boleh hanya berfungsi sebagai pendidikan, namun juga harus memiliki fungsi dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Ketiganya, tidak akan bisa berjalan tanpa adanya kemandirian ekonomi.

Karenanya, pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah itu sangat penting, sebagai upaya agar pesantren dapat turut andil dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Harapannya ini bisa berjalan terus, dan tentu saja istiqomah,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, wagub berpesan agar para santri menguasai teknologi, supaya dalam menjalankan usahanya bisa berjalan secara maksimal.

Tokoh yang yang akrab disapa Gus Yasin ini juga berharap bimtek memberikan pelatihan terkait pemasaran. Jika terjadi over produksi, ada langkah yang akan dilakukan dalam mencari pasar di tempat-tempat yang lebih luas.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Maslaul Huda, Abdul Ghaffar Rozon mengatakan, bimtek bertujuan agar menggugah para santri untuk menjadi enterpreneur pertanian dan peternakan.

“Harapannya, para santri bersedia menjadi enterpreneur pertanian dan perikanan. Dan menjadi salah satu pondasi kemandirian, baik kemandirian personal maupun pesantren,” ujarnya. 

 

Sumber ;  https://jatengprov.go.id/publik/pemprov-jateng-bangun-kemandirian-ekonomi-santri-lewat-koperasi/

Baca Terusannya »»  

Percepat Pengembangan Danau Toba, Menpar Tekankan Sinkronisasi Master Plan


Danau Toba, 17 April 2026 – Menteri (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas (3A) serta memastikan sinkronisasi master plan di Destinasi Super Prioritas (DSP) Danau Toba agar pengembangan kawasan berjalan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Dalam kunjungan kerja hari kedua, Jumat (17/4), Menpar Widiyanti mengawali agenda di Pantai Bebas Parapat dan disambut oleh Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih. Pertemuan tersebut membahas rencana strategis pengembangan fasilitas penunjang guna meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan.

“Kami membahas rencana pengembangan atraksi baru yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi wisatawan di kawasan pesisir Danau Toba,” kata Menpar Widiyanti.

Agenda dilanjutkan dengan memimpin rapat koordinasi bersama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). Rapat difokuskan pada evaluasi dan sinkronisasi program kerja lintas sektor, guna memastikan seluruh pengembangan di kawasan Danau Toba berjalan dalam satu visi besar yang terpadu.

Selanjutnya, Menpar Widiyanti meninjau panorama Danau Toba dari Bukit Singgolom. Dalam kesempatan tersebut, ia berdiskusi bersama Bupati Danau Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu, Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto, Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Publik dan Strategis Media Apni Jaya Putra, Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Destinasi Pariwisata Florida Pardosi, serta Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah I Bambang Cahyo Murdoko mengenai percepatan pembangunan infrastruktur.

Menpar Widiyanti menekankan bahwa pengembangan Danau Toba harus berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan, serta mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal.

Menurutnya, Danau Toba tidak hanya merupakan destinasi wisata unggulan, tetapi juga simbol transformasi pariwisata Indonesia yang mengedepankan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Danau Toba adalah tentang bagaimana kita membangun destinasi yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dari sini, saya melihat optimisme bahwa dengan kerja bersama, kita dapat menghadirkan pariwisata Indonesia yang otentik dan berdampak,” ucap Menpar Widiyanti.


 Sumber : https://kemenpar.go.id/berita/siaran-pers-percepat-pengembangan-danau-toba-menpar-tekankan-sinkronisasi-master-plan

Baca Terusannya »»  

Menpora Erick Sambut Baik Peningkatan Kapasitas SDM Melalui Program Beasiswa Keolahragaan


 

Jakata: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyambut baik peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui program beasiswa keolahragaan. Beasiswa bagi atlet pelajar dinilai sangat penting untuk mendukung pendidikan dan masa depan mereka setelah menjadi atlet.

Hal tersebut disampaikan Menpora Erick setelah menandatangani nota kesepahaman dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto di Kemenpora, Jakarta, Jumat (17/4). 

Menpora Erick menjelaskan, pemanfaatan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bagi atlet kini sudah mengalami pembaruan, yaitu tidak hanya untuk belajar di luar negeri, tetapi juga di dalam negeri. 

"Kita mendapatkan kerja sama yang benar-benar memberikan solusi kepada atlet kita, saya kira ini sangat luar biasa," ujar Menpora Erick.

Selain itu, kerja sama ini juga meliputi pemanfaatan fasilitas olahraga yang bisa langsung di kolaborasikan dengan perguruan tinggi. Optimalisasi sarana olahraga yang berada di sekitar kampus juga menjadi fokus utama dalam kerja sama ini. Fasilitas tersebut kini dapat disinergikan dengan perguruan tinggi.

"Sehingga ini dapat dimanfaatkan secara maksimal," jelas Menpora Erick.

Sementara itu, Menteri Brian menekankan pentingnya peran kampus dalam mendukung kemajuan olahraga melalui pendekatan ilmiah. Dia mendorong perguruan tinggi untuk aktif melakukan riset dan pengembangan di bidang olahraga.

"Kami mendorong kampus untuk melakukan berbagai penelitian dan pengembangan. Kita tahu olahraga ini tidak lepas dari kemajuan sains dan teknologi," kata Brian.

Menteri Brian juga mengungkapkan keinginannya agar gairah olahraga bisa terus tumbuh di lingkungan kampus. Hal ini bertujuan untuk melahirkan generasi muda mempunyai kebiasaan hidup sehat dan maksimal dalam bekerja.

"Ke depan, dosen, peneliti, dan guru besar diharapkan dapat melakukan berbagai pengembangan penelitian yang berkaitan dengan sport science dan sports management," pungkasnya. 

 

 

Sumber :  https://www.kemenpora.go.id/detail/6713/menpora-erick-sambut-baik-peningkatan-kapasitas-sdm-melalui-progr

Baca Terusannya »»  

Menpora Erick Teken MoU dengan Mendiktisaintek Brian, Bersinergi Dukung Student Athlete dan Pengelolaan Fasilitas Olahraga di Perguruan Tinggi


 

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto terkait sinergi pengembangan sumber daya manusia dan pembinaan olahraga di perguruan tinggi.

Penandatanganan tersebut berlangsung di Kemenpora, Jakarta, Jumat (17/4). Menpora Erick menegaskan pentingnya sinergi lintas kementerian dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam ruang lingkup ekosistem olahraga di Tanah Air. 

Sinergi antarkementerian menjadi kunci untuk kebangkitan olahraga Indonesia melalui atlet-atlet yang berasal dari perguruan tinggi. Fasilitas-fasilitas olahraga yang tersebar di dalam kampus juga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pengembangan atlet. 

"Terima kasih kepada bapak presiden (Prabowo Subianto) yang terus mendorong para kementerian untuk menguatkan sinergi, sehingga kita terus memperbaiki pelayanan publik dan menghasilkan capaian yang maksimal," ujar Erick.

Lebih lanjut, Menpora Erick menyampaikan bahwa kerja sama ini lahir dari diskusinya dengan Mendiktisaintek Brian yang punya tujuan sama membangun keolahragaan berbasis pendidikan tinggi. Atlet-atlet yang tengah menempuh pendidikan atau yang dikenal sebagai student athlete, bisa sambil mengembangankan kemampuannya di dunia olahraga. Pendidikan yang disediakan bagi para student athlete bukan hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri.

"Saya sangat mengapresiasi inisiasi kerja sama ini, kami bersama (sepakat) membangun keolahragaan, termasuk talenta atlet yang bisa kita jaga melalui fasilitas pendidikan tinggi,” terang Menpora Erick.

Melalui MoU tersebut, pemerintah turut mendorong optimalisasi fasilitas olahraga yang kini telah memiliki payung hukum jelas. Fasilitas tersebut akan disinergikan, terutama yang berada di sekitar lokasi perguruan tinggi.

Sementara, Mendiktisaintek Brian Yuliarto menambahkan jika pihaknya mendorong perguruan tinggi untuk menggairahkan olahraga dilingkungan kampus. Sebab, kata dia, kampus merupakan salah satu tempat lahirnya talenta atlet, 

"Kita tahu ada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional, nah disitu saya yakin banyak atlet potensial yang lahir dari kompetisi itu. Kita ingin mahasiswa memiliki kebiasaan untuk berolahraga, hidup sehat," tuturnya. 

Mendiktisaintek Brian juga sepakat jika perguruan tinggi turut berkontribusi dalam melakukan pengelolaan sarana olahraga, sehingga para akademisi hingga mahasiswa yang juga atlet bisa memaksimalkan fasilitas olahraga. 

"Betul sekali bahwa kampus-kampus sangat mungkin untuk melakukan pengelolaan sarana olahraga, karena tentu kampus dengan entitas akademika yang banyak bisa menjadi objek ataupun pengguna yang nantinya bisa memanfaatkan sarana-sarana olahraga," jelasnya. 

 

Sumber :  https://www.kemenpora.go.id/detail/6712/menpora-erick-teken-mou-dengan-mendiktisaintek-brian-bersinergi

Baca Terusannya »»  

Pemerintah Terbitkan Tiga Regulasi Penguatan Ketahanan Pangan Nasional


 

Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional sebagai salah satu fondasi untuk mewujudkan kemandirian bangsa. Untuk mendukung upaya tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan tiga regulasi terbaru. 

Pertama, Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 14 Tahun 2026 tentang Percepatan Pelaksanaan Penyediaan Infrastruktur Pascapanen dalam rangka Ketahanan Pangan Nasional. Peraturan ini diterbitkan untuk mendorong sinergi pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat penyediaan infrastruktur pascapanen di wilayah Indonesia.

"Percepatan pelaksanaan penyediaan infrastruktur pascapanen, perlu dukungan kementerian/lembaga serta pemerintah daerah berupa percepatan perizinan/nonperizinan, penyediaan lahan, dan penyelesaian hambatan maupun permasalahan," disebutkan dalam Perpres 14/2026 yang dapat diakses melalui laman JDIH Kementerian Sekretariat Negara ini.

Dengan percepatan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan sewa gudang dan mendorong pemerataan ketersediaan infrastruktur paspacapanen di seluruh wilayah Indonesia.

"Dalam upaya mewujudkan Asta Cita kedua yakni mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan dan untuk menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan melalui penyelenggaraan cadangan pangan pemerintah, mengurangi ketergantungan sewa gudang, dan pemerataan ketersediaan infrastruktur pascapanen di seluruh wilayah Indonesia, serta dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, perlu dukungan penyediaan infrastruktur pascapanen di wilayah Indonesia," disebutkan dalam peraturan ini.

Kedua, Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Percepatan Swasembada Pangan Bidang Pertanian dalam Mewujudkan Ketahanan Nasional dan Kemandirian Bangsa. 

Dalam rangka pencapaian program prioritas nasional di bidang swasembada pangan yang memerlukan penguatan tata kelola dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan di bidang pertanian, melalui Inpres ini Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi kepada Menteri Pertanian (Mentan), Menteri Keuangan (Menkeu), Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), dan Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara).

"Mengambil langkah-langkah yang terkoordinasi dan terintegrasi sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing untuk melaksanakan percepatan ketersediaan bahan pangan dari produksi dalam negeri dan peningkatan pengelolaan distribusi pangan, pola konsumsi pangan, aksesibilitas pangan, dan sistem budi daya pertanian berkelanjutan melalui peran serta aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan," disebutkan dalam Inpres.

Selain itu, diinstruksikan juga untuk menyelesaikan permasalahan dan hambatan dalam ketersediaan bahan pangan dari produksi dalam negeri dan peningkatan pengelolaan distribusi pangan, pola konsumsi pangan, aksesibilitas pangan, dan sistem budi daya pertanian berkelanjutan.

Selain instruksi tersebut, melalui Inpres ini Presiden juga memberikan instruksi khusus yang berbeda kepada Mentan, Menkeu, Kepala BP BUMN, dan Kepala Badan Pelaksana BP Danantara.

"Memberikan penugasan kepada badan usaha milik negara di bidang pertanian, agroindustri, dan logistik pangan, yang meliputi PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT Rajawali Nusantara lndonesia (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), Perum BULOG, dan badan usaha milik negara lainnya dalam rangka percepatan swasembada pangan bidang pertanian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," salah satu instruksi yang ditujukan kepada Mentan.

Peraturan ketiga yang diterbitkan adalah Inpres Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Jagung Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah Tahun 2026-2029. Inpres ini dikeluarkan untuk mendukung penguatan cadangan jagung pemerintah sekaligus mendorong peningkatan pendapatan para petani.

"Dalam rangka mendukung penguatan cadangan jagung pemerintah guna meningkatkan ketahanan pangan nasional dan pencapaian swasembada jagung, serta meningkatkan pendapatan petani," disebutkan dalam Inpres 3/2026.

Inpres ini ditujukan kepada Menteri Koordinator Bidang (Menko) Pangan, Menko Perekonomian, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Menteri Perhubungan (Menhub), Menteri Pekerjaan Umum (PU), Menteri Pertahanan (Menhan), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Mentan, Menteri Perdagangan (Mendag), Menteri Koperasi (Menkop), Menkeu, dan Menteri Perindustrian (Menperin).

Selain para menteri, Inpres 3/2026 juga ditujukan kepada Kepala BP BUMN, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jaksa Agung, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kepala Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP), serta para kepala daerah dan Direktur Utama Perum BULOG

 

Sumber :  https://setneg.go.id/baca/index/pemerintah_terbitkan_tiga_regulasi_penguatan_ketahanan_pangan_nasional

Baca Terusannya »»  

Menkum Supratman Andi Agtas: Terobosan Menpora Erick tentang Deregulasi Patut Dicontoh Kementerian/Lembaga Lain


 

Jakarta: Menteri Hukum (Menkum RI) Supratman Andi Agtas menilai, terobosan besar dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir tentang deregulasi 191 Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) menjadi 4 Permenpora patut dicontoh kementerian/lembaga lainnya.

Hal itu, Menkum sampaikan usai menyaksikan penandatanganan penetapan Deregulasi 191 Permenpora oleh Menpora Erick Thohir bersama Sekjen Perundang-undangan Kemenkum di Ruang Rapat Soepomo Lantai 7, Gedung Sekjen, Kementerian Hukum, Kuningan, Jakarta, Jumat (17/4).  

"Prestasi yang dilakukan oleh Bapak Menpora adalah sebuah terobosan yang patut dicontoh oleh seluruh kementerian dan lembaga lainnya, yakni melakukan simplifikasi atau kemungkinan unifikasi di masa depan," ujarnya. 

Dalam peraturan perundang-undangan Permenpora yang mencakup 191 peraturan dibuat menjadi 4 peraturan menteri ini lanjutnya, adalah bukan perkara mudah. Menurutnya, terobosan ini hanya bisa dilakukan bagi orang-orang yang mengerti arah dan kebijakan Presiden.

"Terobosan ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yang mengerti arah kebijakan Presiden. Pak Menpora punya kesadaran yang terinternalisasi dalam pemikiran kerangka hukum yang menginginkan peraturan itu tidak berbelit-belit," jelasnya.

"Beliau juga tidak ingin peraturan itu justru mempersulit diri sendiri karena tujuan utamanya adalah bagaimana Indonesia meraih prestasi, pembinaan atlet sekaligus prestasinya meningkat baik di tingkat nasional dan dunia," imbuhnya.

Kolaborasi antara Menpora Erick dengan Wamenpora Taufik Hidayat, ia nilai sebagai sinergi yang mampu melahirkan prestasi yang luar biasa di masa depan baik dibidang pemuda dan olahraga.

"Beliau ini tidak perlu diragukan lagi dan Pak Wamenpora adalah salah satu pahlawan olimpiade, dan sinergi keduanya melahirkan sejarah luar biasa, ini tidak mudah. Saya harap kedepan dengan empat Permenpora yang selesai di tandatangani oleh Pak Menpora serta telah diundangkannya Permenpora ini kita akan melihat prestasi atlet-atlet kita maupun pemuda-pemuda kita akan jauh lebih baik lagi," tegasnya. 

Terkait deregulasi ini, Menkum Supratman menyampaikan beberapa contoh yang telah Presiden Prabowo lakukan di beberapa sektor unggulan seperti dibidang ketahanan pangan. 

"Beberapa hal yang Presiden telah contohkan terkait deregulasi yakni bagaimana beliau telah melakukan upaya sekitar 141 per-UU dibidang ketahanan pangan, alhamdulillah hasilnya kelihatan tahun ini Indonesia bisa swasembada pangan," ucapnya.

 

Sumber :  https://www.kemenpora.go.id/detail/6710/menkum-supratman-andi-agtas-terobosan-menpora-erick-tentang-dere

Baca Terusannya »»  

Menpora Erick Tuntaskan Deregulasi Permenpora, Menkum Supratman Andi Agtas Apresiasi Reformasi Birokrasi Kemenpora


 

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) di bawah kepemimpinan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Erick Thohir, berhasil melakukan langkah besar dalam reformasi birokrasi dengan menuntaskan proses Deregulasi Permenpora melalui pendekatan metode Omnibus Law. 

Hal ini disampaikan Menpora Erick bersama Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas, usai menandatangani penetapan 4 (empat) Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) yang kemudian berlaku usai diundangkan dihari yang sama, pada acara Deregulasi 191 Permenpora di Ruang Rapat Soepomo Lantai 7, Gedung Sekjen, Kementerian Hukum, Kuningan, Jakarta, Jumat (17/4). 

"Deregulasi Kemenpora yang kita dorong itu adalah hasil diskusi saya dengan Pak Menkum, sehingga terjadi seperti arahan Bapak Presiden untuk memaksimalkan pelayanan publik dengan baik dan ada tolak ukur dari segi program yang akan kita jalankan," ujar Menpora Erick.

Langkah deregulasi yang merupakan penyederhanaan dari 191 peraturan menjadi 4 peraturan ini sejalan dengan komitmen serius Menpora Erick dalam melakukan transformasi dan meningkatkan kinerja Kemenpora yang lebih efisien, responsif, dan berorientasi pada hasil dalam mendukung kemajuan pembangunan kepemudaan dan keolahragaan di tanah air.

Penyederhanaan regulasi akan menghasilkan aturan yang lebih efisien, ringkas, dan mudah diimplementasikan olah pemangku kepentingan pemuda dan olahraga, serta mempercepat pengambilan kebijakan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pemuda dan insan olahraga di seluruh Indonesia.

Selain itu, aturan hasil deregulasi juga akan lebih ramah bagi industri olahraga dan ekosistem pembinaan serta akan memangkas hambatan birokrasi dalam mempercepat pelayanan di tengah masyarakat.

"Penyederhanaan dari 191 menjadi 4 Permenpora ini bukan sekadar pengurangan jumlah regulasi, tetapi transformasi menuju sistem yang lebih adaptif, transparan, dan berdampak nyata. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan benar-benar relevan dan mampu menjawab kebutuhan zaman sehingga mendorong prestasi olahraga kita, perkembangan industri olahraga serta pemberdayaan generasi muda," tutur Menpora Erick.

Dengan tuntasnya deregulasi 191 Permenpora ini, Menpora Erick menyampaikan terima kasih kepada semua tim baik dari Kementerian Hukum maupun dari internal Kemenpora.

"Terima kasih kepada Wamenpora, Sesmenpora, Staf khusus karena usai konsul dengan Pak Menkum, saya langsung merapatkan dan menargetkan bulan apa harus selesai. Dan alhamdulillah tepat waktu. Terima kasih atas pendampingan dari tim Kemenkum," tutur Menpora.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memberikan apresiasi atas reformasi birokrasi di Kemenpora. Ia berharap, dari deregulasi ini prestasi dan pembinaan atlet di tanah air akan semakin baik dan prestasi pemuda dan olahraga semakin gemilang baik di nasional dan dunia.

"Selamat kepada Pak Menpora dan Pak Wamenpora, atas terobosan luar biasa ini, kami dari Kemenkum disamping bekerja dengan optimal kami berdoa agar prestasi pembinaan dan jaminan atlet di masa tuanya itu bisa terjamin," ujar Menkum.

"Ini momentum yang bagus, terima kasih Pak Menpora, saya usulkan karena mungkin masih ada beberapa peraturan yang bentuknya UU atau PP atau Permen yang lain yang bisa disisir untuk kita satukan. Kita memiliki momentum bagus karena Presiden dari awal menginginkan agar regulasi diperbaiki tidak tumpang tindih kewenangan antara kementerian satu dengan kementerian yang lain, contohnya di kegiatan kepemudaan dan keolahragaan," imbuhnya.

Turut hadir pada acara ini, Wamenpora RI Taufik Hidayat, Sesmenpora Gunawan Suswantoro, Para Deputi, Para Staf Ahli, Para Staf Khusus, Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Andri M. Ginting, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Yulia Mahmudin, Tenaga Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga Bidang Media dan Komunikasi, Tenaga Ahli Menteri Bidang Deregulasi dan Kelembagaan serta Tim Deregulasi Permenpora.(ben)

Berikut Empat (4) Permenpora hasil Deregulasi 191 Permenpora:
1. Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 6 Tahun 2026 tentang Pelayanan Kepemudaan,
2. Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pembudayaan Olahraga,
3. Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 8 Tahun 2026 tentang Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Prestasi,
4. Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 9 Tahun 2026 tentang Industri Olahraga.

 

 

Sumber :  https://www.kemenpora.go.id/detail/6709/menpora-erick-tuntaskan-deregulasi-permenpora-menkum-supratman-a

Baca Terusannya »»  

Perkuat Pembiayaan Hijau, Pemerintah Hadirkan Green Sukuk dalam Lelang SBSN pada 21 April 2026


 Jakarta, 17/4/2026 Kemenkeu – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan akan melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa (21/4). Lelang ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memenuhi target pembiayaan dalam APBN Tahun Anggaran 2026. Target indikatif lelang yang ditetapkan sebesar Rp12 triliun, dengan kemungkinan jumlah yang dimenangkan mencapai maksimal 200 persen dari target tersebut. Setelmen hasil lelang akan dilakukan pada 23 April 2026 (T+2).

Seri SBSN yang akan ditawarkan terdiri atas tiga seri Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPN-S) dan lima seri Project Based Sukuk (PBS), yakni SPNS01062026, SPNS12102026, SPNS03022027, PBS030, PBS040, PBSG002, PBS034, dan PBS038. Seluruh seri yang dilelang merupakan reopening, dengan jatuh tempo yang bervariasi mulai dari Juni 2026 hingga Desember 2049.

Khusus seri PBSG002, pemerintah kembali menawarkan instrumen Green Sukuk di pasar perdana domestik. Penerbitan ini melanjutkan komitmen pemerintah dalam pembiayaan proyek-proyek ramah lingkungan, melengkapi penerbitan Green Sukuk yang telah dilakukan sebelumnya di pasar global maupun domestik.

Lelang akan dilakukan secara terbuka (open auction) dengan metode harga beragam (multiple price), dan diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai agen lelang SBSN. Lelang dibuka pada Selasa, 21April 2026 pukul 9.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB, dengan hasil diumumkan pada hari yang sama.

Partisipasi dalam lelang dapat dilakukan oleh investor individu maupun institusi melalui Dealer Utama yang telah ditunjuk pemerintah. Selain itu, Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan juga dapat mengikuti lelang sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menggunakan akad syariah berupa Ijarah Sale and Lease Back untuk seri SPN-S dan Ijarah Asset to be Leased untuk seri PBS, sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Adapun underlying asset SBSN berasal dari Barang Milik Negara serta proyek atau kegiatan dalam APBN 2026 yang telah mendapat persetujuan DPR.

Pemerintah menegaskan memiliki fleksibilitas untuk menetapkan jumlah penerbitan, baik lebih besar maupun lebih kecil dari target indikatif, dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan kebutuhan pembiayaan negara. 

Sumber :  https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/Pemerintah-Hadirkan-Green-Sukuk-dalam-Lelang-SBSN

Baca Terusannya »»  

Tekankan Ekonomi Kerakyatan, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Bank Jateng Prioritaskan KUR


 

SURAKARTA — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Bank Jateng agar memprioritaskan program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sebab, skema tersebut dinilai berdampak langsung terhadap penguatan usaha kecil.

Hal itu disampaikan saat acara Seminar Memperkuat Peran BPD sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah melalui Inovasi Pembiayaan dan Pinjaman Daerah, di Hotel Sunan Solo, Kota Surakarta, Jumat (17/4/2026).

“Di Jawa Tengah itu Bank Jateng saya tekankan KUR untuk ekonomi kerakyatan. Ekonomi kerakyatan itu harus kita hidupkan, dengan diberikan KUR yang rendah,” tegas Luthfi.

Dengan begitu, lanjut dia, harapannya masyarakat tidak terkena pinjaman online (pinjol) maupun rentenir dengan bunga tinggi.

Luthfi menegaskan, Bank Pembangunan Daerah (BPD) harus mengambil peran lebih besar sebagai penggerak ekonomi daerah, tidak hanya menjalankan fungsi administratif perbankan, tetapi juga ikut menopang ekonomi kerakyatan, mendorong investasi, dan memperkuat pembiayaan pembangunan.

Menurut dia, pembangunan daerah tidak bisa lagi hanya mengandalkan kapasitas fiskal pemerintah. Dengan keterbatasan APBD dan transfer pusat, pemerintah daerah dituntut lebih kreatif mencari sumber pertumbuhan baru, salah satunya melalui investasi dan penguatan peran bank daerah sebagai instrumen ekonomi.

“Kami itu bukan superman yang semuanya harus bisa. Jadi kita super team, karenanya semuanya kita gandeng untuk membangun suatu wilayah,” ujar Luthfi.

Dia menyebut porsi APBD dan APBN yang masuk ke daerah pada dasarnya terbatas, sehingga pembangunan wilayah juga harus ditopang investasi. Karena itu, pemerintah provinsi terus mendorong kepastian keamanan, ketertiban, kepastian hukum, kemudahan perizinan, kesiapan tenaga kerja, dan pengembangan kawasan industri untuk menarik penanaman modal.

Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widiyatmoko, menyatakan penurunan transfer ke daerah harus dibaca sebagai momentum bagi BPD untuk memperkuat peran strategisnya, dalam pembiayaan pembangunan.

“Pada tahun 2025, Bank Jateng telah menyalurkan kredit pemerintah daerah sebesar Rp330 miliar. Pada tahun 2026, alokasi penyaluran untuk pinjaman daerah kami sesuaikan dari Rp330 miliar menjadi Rp1 triliun,” ujarnya.

Bambang menambahkan, BPD tidak cukup hanya berperan sebagai penyalur plafon kredit, tetapi juga harus menjadi mitra pemerintah daerah dalam memastikan proyek berjalan tepat waktu, termasuk melalui proyeksi arus kas dan pengawasan pelaksanaan pembiayaan.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus H Widodo menegaskan, BPD harus naik kelas, tidak lagi diposisikan semata sebagai tempat parkir dana pemerintah daerah, tetapi mestinya naik kelas menjadi pengelola aliran dana daerah secara aktif, penjaga stabilitas likuiditas daerah, sekaligus penggerak utama pertumbuhan ekonomi regional. 


 

Sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/tekankan-ekonomi-kerakyatan-ahmad-luthfi-minta-bank-jateng-prioritaskan-kur/

Baca Terusannya »»  

Kamis, 16 April 2026

G20 dan BRICS Sepakat Perkuat Kerja Sama Dorong Pertumbuhan Global


 

Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, negara-negara G20 dan BRICS sepakat untuk terus memperkuat kerja sama internasional guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengatasi ketidakseimbangan global. Kesepakatan tersebut mengemuka dalam Pertemuan Pertama Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (Finance Minister and Central Bank Governors Meeting/FMCBG) di bawah Presidensi G20 Amerika Serikat (AS), dalam rangkaian IMF–World Bank Spring Meetings 2026 di Washington, D.C., A.S dan Pertemuan Kedua Deputi BRICS di bawah Presidensi India 2026 (14-15/4). Delegasi RI dipimpin oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo bersama Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa.

Presidensi G20 AS 2026 mengusung tema “Growth through Deregulation, Energy Abundance, and Innovation" yang berfokus pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyederhanaan regulasi, penguatan pasokan energi yang terjangkau dan aman, serta percepatan inovasi di bidang artificial intelligence dan teknologi baru. Dalam forum G20, Perry menekankan pentingnya untuk tidak hanya memperhatikan neraca transaksi berjalan (current account), tetapi juga neraca finansial (financial account) dalam menilai ketidakseimbangan global. Hal ini karena ketidakseimbangan global di sektor keuangan saat ini dinilai jauh lebih berisiko ke stabilitas perekonomian global.

"Diperlukan tiga respons kebijakan untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengatasi global imbalances. Pertama, menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Kedua, mendorong reformasi struktural. Ketiga, menerapkan kebijakan perdagangan yang terbuka." ujar Perry.  

Selanjutnya, Bank Indonesia juga menghadiri Pertemuan Kedua Tingkat Deputi BRICS di bawah Presidensi India 2026 yang mengusung tema “Building for Resilience, Innovation, Cooperation and Sustainability". Dalam forum BRICS, negara-negara anggota menyepakati penguatan kerja sama "South-South" untuk menghadapi meningkatnya fragmentasi geopolitik, keterbatasan pembiayaan, serta kerentanan makrofinansial yang memengaruhi negara-negara berkembang, antara lain melalui pembentukan Task Force on Growth and Development (TFGD). Ke depan, bank sentral negara BRICS sepakat untuk terus memperkuat kerja sama di area strategis seperti sistem pembayaran, artificial intelligence, keamanan siber dan financial technology, serta jaring pengaman keuangan internasional guna mendukung pertumbuhan.

Di sela-sela pertemuan G20 dan BRICS, Perry menghadiri pertemuan bilateral dengan Gubernur Federal Reserve Bank, Michael S. Barr, untuk mendiskusikan perkembangan ekonomi global, ketahanan energi, dan digitalisasi sistem pembayaran. 

 

Sumber :  https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_288226.aspx

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

 


Presiden Prabowo Subianto menerima Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama jajaran pejabat utama TNI Angkatan Darat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 16 April 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan pelaksanaan berbagai tugas strategis yang tengah dijalankan oleh TNI Angkatan Darat di sejumlah wilayah Indonesia.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa KSAD melaporkan capaian konkret TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar dan pemulihan pascabencana, khususnya di daerah terpencil dan terdampak. “Dalam pertemuan tersebut, KSAD melaporkan perkembangan pelaksanaan tugas strategis yang dikerjakan oleh TNI Angkatan Darat,” ujar Seskab Teddy.

Salah satu capaian yang dilaporkan adalah percepatan pembangunan jembatan gantung perintis. Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, TNI AD berhasil menyelesaikan pembangunan 300 unit jembatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Dalam tiga bulan ini, TNI Angkatan Darat telah menyelesaikan pembangunan 300 unit jembatan gantung perintis yang tersebar di seluruh Indonesia,” ungkap Seskab Teddy.

Selain itu, TNI AD juga berkontribusi dalam pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana. Upaya tersebut diwujudkan melalui renovasi ratusan fasilitas pendidikan serta penyediaan akses air bersih bagi sekolah.

“Dalam tiga bulan ini pula, telah dirampungkan renovasi 300 sekolah di tiga provinsi terdampak bencana Sumatra, termasuk pembangunan 300 titik bor air bersih di sekolah tersebut,” ucap Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat tidak bekerja sendiri dalam menjalankan berbagai program tersebut. Kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan Kementerian Pekerjaan Umum, menjadi kunci percepatan pembangunan fasilitas umum hingga ke wilayah pedesaan dan daerah terpencil.

“TNI Angkatan Darat bersama Kementerian Pekerjaan Umum berkolaborasi untuk secepat-cepatnya menyelesaïkan segala bentuk fasilitas umum di desa-desa hingga daerah terpencil. Tentunya kerja sama ini didorong oleh kepedulian masyarakat di lokasi pembangunan daerah tersebut,” tutur Seskab Teddy.

Langkah cepat dan terukur ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan kehadiran negara hingga ke pelosok, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-terima-laporan-pembangunan-300-jembatan-dan-renovasi-sekolah-terdampak-bencana-dari-ksad/ 


Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Bertemu dengan Waka DPR Sufmi Dasco

 


Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad di Istana Merdeka, pada Kamis, 16 April 2026. Keduanya membahas sejumlah hal strategis usai Kepala Negara melaksanakan lawatan luar negeri.

“Hari ini, Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, di Istana Merdeka, 16 April 2026, untuk menerima laporan beberapa hal strategis sekembalinya Presiden Prabowo dari lawatan luar negeri,” tulis Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Seskab Teddy, pada pertemuan tersebut, Presiden menerima informasi strategis yang berkembang di dalam negeri. Sufmi Dasco, dalam forum tersebut, menyampaikan kepada Presiden terkait sejumlah perkembangan terkini mulai dari politik hingga ekonomi nasional.

“Dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco menyampaikan beberapa perkembangan situasi politik, keamanan dan ekonomi nasional,” katanya.

Selain itu, Seskab Teddy mengatakan bahwa Sufmi Dasco turut menyampaikan beberapa masukan dari fungsi legislasi DPR kepada pemerintah.

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-bertemu-dengan-waka-dpr-sufmi-dasco/ 


Baca Terusannya »»  

Energi Masa Depan, Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

 



Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan energi, tetapi juga investasi strategis dari pihak Rusia dalam pembangunan infrastruktur energi di Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam keterangannya kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis, 16 April 2026 menyebut bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Moskow pada Senin (13/04) lalu.

“Dari pihak Rusia akan siap membangun beberapa infrastruktur yang penting, dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional kita,” ujar Menteri ESDM.

Selain itu, pemerintah juga tengah membahas lebih lanjut skema investasi yang akan masuk ke Indonesia, khususnya untuk proyek kilang dan storage yang dinilai memiliki nilai strategis tinggi. Proses finalisasi investasi tersebut masih memerlukan beberapa tahap pembahasan lanjutan antara kedua negara.

“Memang ada beberapa investasi mereka yang sudah siap untuk masuk, tetapi finalisasinya tunggu ada 1-2 putaran lagi dengan kami, khusus untuk menyangkut dengan kilang dan storage,” ungkapnya.

Menteri ESDM menjelaskan bahwa investasi yang direncanakan berada dalam skema kerja sama jangka panjang, baik melalui mekanisme antar pemerintah (government to government/G2G) maupun antar pelaku usaha (business to business/B2B).

“Kerja sama ini dilakukan dalam waktu jangka panjang ya. Jadi karena waktu kerja sama jangka panjang, jadi kita melakukan baik G2G maupun B2B. Menyangkut dengan storage merupakan bagian daripada kesepakatan yang kemarin kita lakukan,” lanjutnya.

Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendiversifikasi sumber energi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi dinamika global. Dengan membuka peluang investasi dari berbagai negara, termasuk Rusia, Indonesia berupaya memastikan pembangunan sektor energi berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat optimal bagi perekonomian nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif, yang juga diterapkan dalam kebijakan ekonomi dan investasi, dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional.

“Pemerintah Indonesia selalu mengedepankan politik bebas aktif, dan dalam politik bebas aktif itu juga ada ekonomi bebas aktif. Jadi kita boleh belanja di mana saja, selama kita komitmen dengan orang-orang atau negara-negara yang telah kita melakukan ajak kerja sama,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Indonesia tidak hanya mengamankan pasokan energi, tetapi juga mempercepat pembangunan infrastruktur vital yang akan menjadi penopang kemandirian energi dan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/energi-masa-depan-indonesia-buka-investasi-rusia-untuk-infrastruktur-strategis-nasional/ 

Baca Terusannya »»  

Indonesia Amankan Pasokan Minyak Mentah dari Rusia, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

 


Pemerintah Indonesia mengamankan kerja sama strategis dengan pemerintah Rusia untuk memperkuat ketahanan energi nasional, khususnya melalui pasokan minyak mentah (crude) dan pembangunan infrastruktur energi. Hal tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai diterima Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 16 April 2026, sebagai tindak lanjut dari kunjungan kerja pemerintah ke Rusia.

“Kabarnya alhamdulillah cukup menggembirakan, bahwa kita akan mendapat pasokan, crude dari Rusia, dan juga dari pihak Rusia akan siap membangun beberapa infrastruktur yang penting, dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional kita,” jelas Bahlil.

Menurut Bahlil, kerja sama yang ditindaklanjuti mencakup kemitraan jangka panjang di sektor energi, termasuk pemenuhan kebutuhan minyak nasional. Bahlil menjelaskan bahwa konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Indonesia mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara produksi (lifting) domestik baru berkisar 600–610 ribu barel per hari.

“Kita masih impor kurang lebih sekitar 1 juta barel per day. Di tengah kondisi global yang seperti ini, kita harus mampu mencari cadangan-cadangan minyak dari berbagai sumber. Tidak hanya di satu negara, tapi di hampir semua negara,” ungkapnya.

Untuk memastikan stabilitas pasokan energi nasional dalam jangka pendek, pemerintah juga telah mengamankan ketersediaan minyak mentah hingga akhir tahun 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo guna menjaga ketahanan energi di tengah ketidakpastian global.

“Untuk crude satu tahun dari mulai bulan ini sampai dengan bulan Desember, insyaallah sudah aman. Jadi kita nggak perlu risau, tinggal kita meningkatkan produksi daripada kilang kita,” jelas Bahlil.

Selain minyak mentah, pemerintah juga membahas peluang kerja sama dalam pemenuhan kebutuhan LPG nasional yang saat ini masih bergantung pada impor sekitar 7 juta ton per tahun. Meski demikian, untuk kerja sama pasokan minyak mentah, Bahlil menyebut prosesnya telah mendekati tahap final.

“Sekarang kita lakukan diversifikasi, dan insyaallah kita juga akan mendapat support. Tetapi yang ini masih butuh perjuangan, masih butuh komunikasi dua atau tiga tahap,” tambahnya.

“Tapi kalau crude-nya saya pikir sudah hampir final,” tegasnya.

Terkait dinamika kerja sama dengan negara lain, termasuk Amerika Serikat, Menteri ESDM menegaskan bahwa pemerintah akan mengutamakan kepentingan nasional dalam setiap keputusan energi.

“Saya katakan bahwa kebutuhan crude kita setiap tahun itu kurang lebih sekitar 300 juta barel. Jadi semuanya kita ambil, mana yang menguntungkan untuk negara kita, harus kita lakukan,” pungkasnya.

Langkah ini menandai arah baru kebijakan energi Indonesia yang lebih adaptif, terbuka, dan berdaulat guna memastikan pasokan energi tetap aman, stabil, dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.


 
 
Baca Terusannya »»  

Pertemuan Lanjutan di Rusia Rampung, Presiden Prabowo Terima Laporan dari Menteri ESDM

 


Presiden Prabowo Subianto telah merampungkan kunjungan singkat selama dua hari ke dua negara yakni Federasi Rusia dan Prancis. Kunjungan tersebut menitikberatkan pada penguatan hubungan bilateral dan arah strategis kerja sama kedua negara.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa dalam rangkaian kunjungan tersebut, Presiden Prabowo melakukan pertemuan penting dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Setelahnya, Presiden Prabowo bertolak menuju Prancis untuk bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron.

“Bapak Presiden baru tiba dari kunjungan singkat dua hari ke dua negara super power, negara pemegang hak veto yaitu bertemu Presiden Rusia, kemudian Presiden Prancis,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 16 April 2026.

Dalam pertemuan dengan Presiden Putin, kedua pemimpin sepakat untuk mendorong peningkatan kerja sama di sektor energi dalam jangka panjang. Fokus ini menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis yang saling menguntungkan.

“Intinya adalah peningkatan kerja sama di bidang energi jangka panjang. Kemudian Bapak Presiden menugaskan khusus Bapak Menteri SDM untuk bertemu utusan khusus Presiden Putin dan juga Menteri Energi dari Rusia,” katanya.

Di Rusia, pertemuan lanjutan telah dilakukan oleh Menteri ESDM bersama dengan pihak dari pemerintah Rusia. Menurut Seskab Teddy, hari ini Menteri ESDM telah telah melaporkan hasil dari pertemuan lanjutan tersebut kepada Presiden Prabowo.

“Kemudian beliau melaksanakan rapat dengan utusan khusus Presiden Putin dan Menteri. Dan hasilnya, beliau laporan kepada Bapak Presiden baru saja,” pungkas Seskab Teddy

 

 

Sumber : https://setkab.go.id/prabowo-diplomasi-rusia-prancis-fokus-energi/ 

Baca Terusannya »»  

Bersih-Bersih Tambang di Kawasan Hutan, Presiden Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat

 


Presiden Prabowo Subianto mendapatkan laporan terkait hasil penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 16 April 2026. Laporan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo dalam rapat sebelumnya yang menekankan pentingnya penertiban izin tambang di kawasan hutan.

Dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan, Bahlil menjelaskan bahwa dirinya telah menyelesaikan evaluasi terhadap sejumlah IUP yang berada di berbagai kategori kawasan hutan.

“Ada di hutan lindung, ada di hutan konservasi, ada kemudian di cagar alam, dan beberapa IUP yang di dalam kawasan hutan, tadi kami juga sudah melaporkan kepada Bapak Presiden, karena saya dikasih waktu satu minggu. Satu minggu berarti sudah satu minggu, minggu kemarin dan minggu ini,” ujar Bahlil.

Ia juga menambahkan bahwa laporan tersebut telah disampaikan sesuai tenggat waktu yang diberikan oleh Presiden Prabowo. Menurut Bahlil, berdasarkan hasil evaluasi tersebut, pemerintah akan segera mengambil langkah lanjutan.

“Saya sudah melaporkan dan insyaallah hasilnya juga baik, dan sudah saya mendapatkan arahan teknis untuk segera saya akan melakukan eksekusi lebih lanjut,” ungkapnya.

Langkah tegas ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan nasional, tidak hanya memastikan kepastian hukum dan tata kelola yang baik, tetapi juga menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan perlindungan lingkungan.

Dengan penataan IUP yang lebih disiplin dan terukur, pemerintah menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus berpihak pada kepentingan bangsa, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/bersih-bersih-tambang-di-kawasan-hutan-presiden-prabowo-perintahkan-eksekusi-cepat/ 

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Gelar Ratas Terbatas Akselerasi Program Strategis Nasional Usai Lawatan Eropa


 

Presiden Prabowo Subianto langsung menggelar Rapat Terbatas (Ratas) bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih setibanya di Tanah Air usai lawatan ke Rusia dan Prancis, pada Kamis (16/04/2026). Rapat tersebut menjadi langkah cepat pemerintah untuk memastikan kesinambungan agenda strategis nasional sekaligus menindaklanjuti hasil kerja sama internasional.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya menyampaikan bahwa rapat dihadiri oleh sejumlah menteri, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Luar Negeri, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Investasi dan Hilirisasi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sekretaris Kabinet, serta Chief Technology Officer (CTO) Danantara.

“Sepulang dari lawatan kenegaraan ke Rusia dan Prancis, Presiden Prabowo Subianto menggelar Rapat Terbatas yang dihadiri oleh sejumlah anggota Kabinet Merah Putih,” ujar Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya percepatan implementasi program-program strategis nasional yang menjadi prioritas pemerintah. Fokus pembahasan mencakup sektor pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, hingga pemanfaatan sampah menjadi energi sebagai bagian dari upaya transformasi ekonomi berkelanjutan.

“Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden membahas percepatan pelaksanaan program-program strategis nasional, termasuk di bidang pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, serta pemanfaatan sampah menjadi energi,” ungkap Seskab.

Lebih lanjut, Seskab menegaskan bahwa rapat ini juga menjadi forum strategis untuk mengintegrasikan hasil diplomasi Presiden Prabowo selama kunjungan luar negeri ke dalam kebijakan domestik yang konkret dan terukur.

“Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menindaklanjuti hasil penguatan kerja sama Indonesia dengan negara-negara mitra, sekaligus mendorong sinergi lintas sektor guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional ke depan,” tegasnya.

Rapat terbatas ini sekaligus menunjukkan arah kepemimpinan Presiden Prabowo yang responsif, terukur, dan berorientasi pada hasil serta memastikan bahwa setiap peluang dari global benar-benar memberi manfaat nyata bagi rakyat Indonesia.

 

Sumber :  https://setneg.go.id/baca/index/presiden_prabowo_gelar_ratas_terbatas_akselerasi_program_strategis_nasional_usai_lawatan_eropa

Baca Terusannya »»  

Bertemu Menteri PKP, Menpora Erick Bahas Piala Presiden 2026 dan Kerja Sama Program Rumah Atlet

 


Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menerima Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pak Maruarar Sirait, di kantor Kemenpora, Kamis (16/4) sore. 

Pada pertemuan tersebut, Menpora Erick menyampaikan kehadiran Menteri PKP Maruar Sirait yang juga Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden   membahas Piala Presiden ke-8 tahun 2026 dan kerja sama program rumah atlet.   
  
"Memang Piala Presiden yang ke-8 ini harus spesial karena sudah berjalan lama dan Pak Maruar Sirait punya komitmen yang luar biasa mengawal Piala Presiden yang pertama sampai hari ini," ujar Menpora Erick.   

Menpora bersama Ketua Steering Committee (SC) Maruar Sirait berpikir bagaimana sepak bola ini tidak hanya dibangun dari grassroot tapi kita juga harus branch marking kualitas klub kita dengan negara-negara lain. 

"Jadi salah satu pemikiranya akan ada Piala Presiden yang sekarang sudah berputar dimana juara-juara dari Piala Bupati, Walikota, sekarang sudah mulai ke Gubernur mudah-mudahan sudah selesai semua itu akan tetap ada Piala Presiden untuk memperebutkan klub-klub yang selama ini menjadi bagian dari pembangunan grassroot," kata Menpora.  

Menpora Erick juga mengucapkan terima kasih kepada Mentri PKP yang sudah hadir di Kemenpora. Di tengah kesibukanya yang membangun rumah, Menpora berharap ke depan ada rumah untuk atlet. 

"Jadi Pak Maruar Sirait datang ke sini suatu kehormatan untuk Kemenpora, semoga nanti ada kerja sama lebih lanjut. Jadi ada dua maksud dan tujuan acara pertemuan ini, satu Piala Presiden dan kerja sama program rumah atlet," pungkas Menpora. 

Sementara itu Menteri PKP Maruar Sirait menilai suksesnya Piala Presiden yang sudah berjalan tujuh kali ini berkat konsistensi banyak pihak. 

“Nomor satu konsistensi dalam menyelenggarakan sebuah turnamen yang sudah melewati tujuh kali penyelenggaraan. Berkat dukungan semua Bapak Presiden, TNI, POLRI, sponsor, teman-teman media, pemilik klub, pemain," kata Maruar Sirait. 
 
"Jadi konsistensi ini kita mohon doanya agar tetap dipertahankan, karena tidak mudah menjaga reputasi yang sudah berlangsung tujuh kali. Komitmen saya dengan Pak Erick tadi Piala Presiden selanjutnya harus lebih baik lagi. Kita ingin Piala Presiden ini bermanfaat untuk sepak bola Indonesia, karena keberhasilan ini adalah keberhasilan semuanya," pungkas Maruar Sirait.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/6708/bertemu-menteri-pkp-menpora-erick-bahas-piala-presiden-2026-dan 

Baca Terusannya »»  

Menpar Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Daya Tarik Wisata Unggulan Danau Toba


Jakarta,  – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba untuk memastikan kesiapan infrastruktur, fasilitas pendukung, serta pelestarian budaya di berbagai titik daya tarik wisata unggulan.

Kunjungan diawali dengan peninjauan Geosite Sipinsur di Kabupaten Humbang Hasundutan. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata berkeliling area geosite dan berinteraksi langsung dengan pengunjung.

“Sipinsur bukan sekadar menawarkan pemandangan, tetapi juga merepresentasikan bagian penting dari sejarah geologi dunia,” kata Menteri Pariwisata di sela peninjauan, Kamis (16/4/2026).


Menteri Pariwisata pun disambut oleh Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan. Pada kesempatan ini, Oloan mengungkapkan berbagai isu pariwisata di Geosite Sipinsur. Salah satunya pendampingan teknis terkait penataan Geosite Sipinsur—salah satu titik pandang terbaik Danau Toba—serta pengembangan destinasi unggulan lainnya agar lebih tertata secara kelas dunia.

"Kami berharap kedatangan Ibu Menteri Pariwisata dapat berdampak pada pengembangan wisata di Geosite Sipinsur," kata Oloan.

Agenda dilanjutkan dengan perjalanan menuju Kabupaten Samosir melalui Pelabuhan Muara di Kabupaten Tapanuli Utara. Saat menyambut rombongan, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, meminta dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dalam penguatan sektor sport tourism di kawasan tersebut, terutama penyelenggaraan ajang Open Water Swimming yang akan segera digelar di perairan Muara.

Visitasi berlanjut ke kawasan Patung Yesus Kristus Sibeabea dan Waterfront City di Kabupaten Samosir. Menteri Pariwisata meninjau berbagai fasilitas yang tersedia guna memastikan kenyamanan wisatawan, khususnya wisatawan religi yang terus meningkat.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pariwisata mengapresiasi keindahan lanskap Samosir sekaligus berdiskusi mengenai berbagai tantangan pengembangan pariwisata di daerah tersebut, terutama terkait kebutuhan infrastruktur dasar.

“Kami sangat senang dapat berkunjung ke Patung Yesus ini dengan panorama yang luar biasa indah. Dalam diskusi bersama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami membahas sejumlah isu strategis,” katanya.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, menyambut baik kunjungan Menteri Pariwisata dan berharap adanya tindak lanjut konkret dari berbagai usulan yang telah disampaikan.

“Kami merasa bangga atas kunjungan Ibu Menteri Pariwisata. Harapan kami, kebutuhan utama seperti air bersih dapat segera ditindaklanjuti melalui sinergi dengan Kementerian PUPR. Kami juga berharap dukungan promosi agar Samosir semakin dikenal dan menarik lebih banyak wisatawan,” ucapnya.

Menutup rangkaian kunjungan, Menteri Pariwisata mendatangi Desa Wisata Huta Siallagan, sebuah desa bersejarah yang menjadi salah satu daya tarik utama di kawasan Danau Toba. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pariwisata mendengarkan penjelasan mendalam dari pemandu wisata mengenai nilai sejarah dan budaya setempat.

Desa ini dikenal dengan rumah adat Batak yang telah berusia ratusan tahun serta batu persidangan yang menjadi simbol sistem hukum tradisional masyarakat setempat. Batu tersebut dahulu digunakan sebagai tempat pengambilan keputusan terhadap pelanggaran hukum.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal, Menteri Pariwisata juga menyempatkan diri mengunjungi toko-toko suvenir dan berinteraksi dengan pengusaha UMKM kreatif di kawasan Danau Toba.

Turut mendampingi Menteri Pariwisata dalam kunjungan ini, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto, Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Publik dan Strategi Media Apni Jaya Putra, serta Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Destinasi Pariwisata Florida Pardosi.


 Sumber ; https://kemenpar.go.id/berita/siaran-pers-menpar-pastikan-kesiapan-infrastruktur-dan-daya-tarik-wisata-unggulan-danau-toba

Baca Terusannya »»  

Mendag Budi Santoso Kunjungi Pameran Indo Intertex 2026

 


Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi Pameran Indo Intertex 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Jakarta, Kamis (16 Apr).

Dalam kunjungannya, Mendag menyampaikan bahwa kinerja ekspor TPT Indonesia konsisten menunjukkan capaian positif. Pada 2025, nilai ekspor TPT tercatat mencapai USD 11,98 miliar dengan surplus sebesar USD 2,81 miliar. Capaian ini mencerminkan produk tekstil Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar global.

Mendag menegaskan, peningkatan daya saing menjadi kunci untuk memperkuat posisi industri dalam negeri sekaligus mengendalikan impor. Ekosistem tekstil Indonesia yang lengkap dari hulu hingga hilir menjadi modal kuat untuk meningkatkan daya saing, baik di pasar domestik maupun internasional.

Pada kesempatan tersebut, Mendag didampingi oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi; Direktur Impor, Iman Kustiaman; Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur, Deden Muhammad Fajar Siddiq; serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat, N.M. Kusuma Dewi.

 

 

Sumber : https://www.kemendag.go.id/berita/foto/mendag-kunjungi-pameran-indo-intertex-2026 

Baca Terusannya »»  

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tekankan Kolaborasi DPRD dengan Pemda dalam Pembangunan Daerah

 

MAGELANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri acara pembukaan retret atau Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua DPRD Seluruh Indonesia, di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Kamis (16/4/2026). Pembukaan dilakukan Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily, dan dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.

Retret yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI tersebut berlangsung pada 15-19 April, dan diikuti sekitar 500-an orang Ketua DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota seluruh Indonesia.

Ahmad Luthfi mengatakan, dalam membangun wilayah diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Juga integrasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/ kota sampai tingkat desa. Termasuk, berbagai elemen masyarakat yang ada.

“Kita gandeng bupati-wali kota, juga DPRD Jateng melalui Forum Berlian, kemudian Forum Senayan yang isinya anggota DPR dengan dapil Jawa Tengah apapun partainya. Kita buat sebuah super team,” katanya dalam acara ramah tamah sebelum pembukaan KPPD, Rabu (15/4/2026).

Menurut Luthfi, DPRD merupakan partner atau mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan. Karenanya, mereka perlu terus melakukan kolaborasi. Keberadannya tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tapi harus bersama-sama agar bisa menyelesaikan permasalahan di daerah secara holistik dan komprehensif.

Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily mengatakan, kegiatan itu diharapkan dapat memberikan perspektif lebih utuh bagi para pimpinan DPRD se-Indonesia. Apalagi saat ini zaman tidak berjalan linier, tetapi melompat dalam ketidakpastian dan berubah dengan cepat.

“Perubahan dunia ini sangat berpengaruh atas kompleksitas ekonomi global yang tidak menentu. Lanskap seperti ini, kepemimpinan tidak hanya hadir secara fisik,  tetapi harus bisa membaca geopolitik global atau segala perubahan yang terjadi,” ujarnya.

Demi mewujudkan tujuan nasional dan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, DPRD memiliki peran penting dalam  mengawal dan mendukung tujuan tersebut. Menurut Ace, DPRD bukan hanya memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, melainkan penjaga harmoni kepentingan nasional dan aspirasi lokal.

“DPRD harus bisa merumuskan dan mendesain pembangunan kita. Keputusan anggaran dan kebijakan harus diarahkan, agar mampu berkontribusi pada masyarakat dan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Ace juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, yang telah mendukung penuh terselenggaranya kegiatan KPPD DPRD se-Indonesia tersebut.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan, ada tiga cara pandang yang telah disampaikan oleh Gubernur Lemhannas. Pertama, cara pandang melihat fenomena geopolitik. Kedua, cara pandang program prioritas. Ketiga, cara pandang mengelola pemerintahan dan menjalankan tugas

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/ahmad-luthfi-tekankan-kolaborasi-dprd-dengan-pemda-dalam-pembangunan-daerah/ 


Baca Terusannya »»