Cari Blog Ini

Selasa, 24 Februari 2026

Sukacita Diaspora Sambut Presiden Prabowo di Amman

 

Kedatangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Amman, Kerajaan Yordania Hasyimiah, Selasa (24/02/2026), tidak hanya menjadi agenda kunjungan kerja semata. Di balik rangkaian diplomasi, terselip suasana hangat penuh haru ketika Kepala Negara tiba di hotel tempatnya bermalam.

Di lobi hotel, puluhan diaspora Indonesia telah menanti dengan penuh antusias. Wajah-wajah sumringah mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Yordania tampak tak sabar menyambut pemimpin negaranya yang datang.

Momen paling menyentuh terlihat di pintu masuk hotel. Dua anak Indonesia, Arsyah dan Carissa, mengenakan pakaian tradisional dengan anggun. Keduanya menyambut Presiden Prabowo sambil menyerahkan bunga dan mengucapkan, “Selamat datang di Amman Pak Presiden.” Presiden Prabowo pun tersenyum hangat seraya menjawab singkat, “Terima kasih.”

Suasana lobi hotel seketika dipenuhi tepuk tangan dan sapaan hangat. Bagi para mahasiswa Indonesia di Yordania, kehadiran Presiden Prabowo terasa begitu dekat dan personal.

Lulu, mahasiswi Universitas Yordania, mengaku telah menantikan momen tersebut bersama rekan-rekannya. Ia menambahkan, kehadiran Presiden Prabowo membawa kebahagiaan tersendiri bagi para pelajar di negeri orang.

“Kami semua turut bersukacita atas kedatangan beliau dan juga bangga banget bisa datang ke negeri Yordania ini,” tuturnya.

Lulu juga mengungkapkan kesan mendalam saat Presiden menyempatkan diri memberikan semangat kepada para mahasiswa. “Tadi kebetulan minta semangat untuk kami semua yang berkuliah di Yordania ini dan juga beliau menyemangati kita, senang banget karena beliau ramah banget,” katanya.

Kesan serupa disampaikan Falihah dan Isma. Pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo menjadi pengalaman pertama yang tak terlupakan. “Jujur untuk pertama kalinya bertemu langsung dengan Bapak Prabowo tentunya sangat senang,” ungkap mereka.

Sementara itu, Firas, Rendi, dan Faruq juga tak kalah antusias. Kesempatan berjabat tangan langsung dengan Kepala Negara menjadi momen berharga bagi mereka.

"Senang bisa bertemu langsung dengan Pak Prabowo dan alhamdulillah tadi juga bisa salaman langsung sama beliau. Masyaallah jadi senang alhamdulillah,” ujar mereka.

Pertemuan hangat di lobi hotel malam itu pun terasa semakin bermakna karena berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadan. Di tengah nuansa kebersamaan dan spiritualitas yang kental, para diaspora Indonesia di Amman merasakan kebahagiaan tersendiri dapat menyambut sekaligus bertemu langsung dengan Presiden Prabowo




Sumber : https://setneg.go.id/baca/index/sukacita_diaspora_sambut_presiden_prabowo_di_amman

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Tiba di Amman, Disambut Putra Mahkota dan Dikawal F-16 AU Yordania


Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Militer Marka, Amman, Kerajaan Yordania Hasyimiah, Selasa (24/02/2026) sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Kedatangan Kepala Negara kali ini dalam rangka kunjungan kerja sebagai upaya mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Memasuki wilayah udara Yordania, Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia mendapatkan pengawalan kehormatan dari pesawat tempur F-16 milik Angkatan Udara Kerajaan Yordania Hasyimiah. Pengawalan udara tersebut menjadi simbol penghormatan tinggi dari pemerintah Yordania kepada Presiden Prabowo dan bangsa Indonesia.

Setibanya di Bandar Udara Militer Marka, Presiden Prabowo langsung disambut hangat oleh Putra Mahkota Kerajaan Yordania Hasyimiah, Prince Al Hussein bin Abdullah II. Penyambutan tersebut mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Yordania yang telah terjalin kuat selama ini.

Selain Putra Mahkota, Presiden Prabowo juga disambut oleh sejumlah pejabat tinggi dari kedua negara. Dari pihak Indonesia, tampak Duta Besar RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah Ade Padmo Sarwono dan Atase Pertahanan RI untuk Kerajaan Yordania Hasyimiah Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin.

Sementara itu, jajaran pejabat Kerajaan Yordania Hasyimiah juga menyambut Presiden Prabowo dengan penuh kehormatan. Prosesi penyambutan turut diwarnai dengan kehadiran pasukan jajar kehormatan yang berdiri rapi, menambah khidmat suasana kedatangan Kepala Negara di Amman.

Dari bandara, Presiden Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam di Amman. Esok hari, pada Rabu, 25 Februari 2026, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein. 

Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Yordania ini diharapkan semakin memperkuat kemitraan strategis kedua negara, khususnya dalam bidang pendidikan, pertahanan, pertanian, serta isu-isu kawasan Timur Tengah. Terlebih lagi tahun 2026 ini menandai 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Amman adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.


Sumber : https://setneg.go.id/baca/index/presiden_prabowo_tiba_di_amman_disambut_putra_mahkota_dan_dikawal_f_16_au_yordania

 

 

 

Baca Terusannya »»  

Hadiri Rakor Angkutan Lebaran 2026 Kemenhub, Korlantas Siapkan Empat Klaster Pengamanan Ops Ketupat

 


KORLANTAS POLRI, Jakarta – Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026 Kementerian Perhubungan, di Ruang Mataram Lt. 1 Gedung Karya Kemenhub pada Selasa (24/2/2026).

Brigjen Pol. Wibowo menyampaikan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar agenda rutin pengamanan lalu lintas, melainkan momentum pelayanan maksimal kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Operasi Ketupat ini bukan sekadar operasi penjagaan dan pengaturan saja bagi kami. Ini adalah momen bagi kita semua untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik dari sisi keamanan, kenyamanan, maupun keselamatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengamanan Operasi Ketupat dibagi menjadi empat klaster, pertama jalur arteri dan tol, kedua tempat ibadah dan kawasan wisata, ketiga lokasi penyeberangan, dan terakhir titik pergerakan mudik seperti terminal, bandara, dan stasiun.

“Kami menentukan ada empat klaster dalam kegiatan pengamanan Operasi Ketupat tahun ini, sehingga penanganan bisa lebih terfokus dan terukur,” kata Brigjen Pol. Wibowo.

Lebih lanjut, ia menyoroti Jawa Barat sebagai titik lelah pemudik asal Sumatera, di mana jalur tol kerap mengalami kepadatan terutama di rest area saat waktu berbuka puasa dan istirahat.

“Jawa Barat adalah salah satu lokasi yang menjadi titik lelah pemudik yang berasal dari wilayah Sumatera. Sehingga beberapa inventarisir masalah yang coba kami himpun untuk wilayah di Jawa Barat, kendala di jalur tol ini terutama pada saat-saat tertentu ada di rest area, khususnya pada saat masyarakat akan buka puasa atau istirahat,” jelasnya.

Selain itu, Korlantas juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di jalur arteri secara situasional mulai dari pengalihan arus, contraflow, hingga one way sepenggal di titik-titik dengan intensitas kendaraan tinggi namun kapasitas jalan terbatas.

“Kami tetap menggunakan rekayasa yang dimulai dari pengalihan arus, contraflow, sampai dengan one way sepenggal, khususnya di wilayah yang padat intensitas kendaraannya namun tidak didukung sarana jalan yang memadai,” tutup Dirregident.

Melalui sinergi lintas kementerian dan lembaga, Polri berharap penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik.

 

 

Sumber : https://korlantas.polri.go.id/2026-02-24-hadiri-rakor-angkutan-lebaran-2026-kemenhub-korlantas-siapkan-empat-klaster-pengamanan-ops-ketupat/ 

Baca Terusannya »»  

Menhub Dudy Tekankan Empat Faktor Penting Penentu Keberhasilan Angkutan Lebaran 2026

 


Jakarta - Kementerian Perhubungan menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026, di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta, Selasa (24/2) malam. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang memimpin rakor lintas sektor ini, menekankan empat faktor penting penentu keberhasilan dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026.

Keempat faktor yang dimaksud yakni keselamatan dan keamanan, perhatian terhadap hal detail, sinergi dan kolaborasi, serta kewaspadaan terhadap ketidakpastian dan potensi gangguan di lapangan.

Menhub Dudy menegaskan, aspek keselamatan dan keamanan merupakan prioritas utama yang harus diwujudkan melalui langkah antisipatif dan mitigatif guna meminimalkan risiko kecelakaan maupun gangguan keamanan.

Berikutnya, Menhub juga menekankan pentingnya perhatian terhadap hal detail dalam setiap tahapan persiapan. “Walaupun merupakan tradisi tahunan kita, mungkin Bapak dan Ibu sudah bertahun-tahun menyelenggarakan angkutan Lebaran. Namun saya berharap bahwa hal-hal yang kecil juga harus menjadi perhatian dan kita tidak remeh terhadap hal-hal yang kecil,” ungkapnya.

Selanjutnya adalah sinergi dan kolaborasi yang solid antarpemangku kepentingan. Menurut Menhub Dudy, koordinasi yang kuat menjadi kunci kelancaran penyelenggaraan angkutan Lebaran. “Sinergi dan kolaborasi sebagaimana yang saya saksikan pada malam hari ini dan Alhamdulillah dengan koordinasi yang solid serta sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan. Kami berharap bahwa penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini akan berjalan dengan baik,” kata Menhub.

Sebelumnya, sejak awal Februari 2026, Kemenhub telah melakukan serangkaian koordinasi dan sinergi dengan berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait.

Menhub Dudy telah melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian/lembaga antara lain Kemenkopolkam, KemenkoPMK, KemenPANRB, Kemenaker, Kemenristek, Kemendikdasmen, Kemendagri, Kemendag, Komdigi, Kemenag, serta TNI dan Polri. Dilakukan juga koordinasi dengan sejumlah pemerintah daerah antara lain Provinsi DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Lampung, serta Daerah Istimewa Yogyakarta.

Koordinasi tersebut menghasilkan sejumlah kebijakan antara lain pemberian stimulus diskon tarif transportasi, penerapan flexible working arrangement (FWA), pengaturan operasional angkutan barang, penggunaan masjid sebagai rest area, penguatan keamanan, hingga antisipasi titik rawan di daerah seperti perlintasan sebidang, pasar tumpah, serta lokasi wisata.

Adapun faktor terakhir yang ditekankan adalah kewaspadaan terhadap ketidakpastian dan potensi gangguan di lapangan. “Terakhir adalah always expect uncertainty and irregularities. Cuaca ekstrem, bencana alam yang dapat terjadi kapan saja, berpotensi menimbulkan gangguan pada transportasi,” tegasnya.

Menhub Dudy menyampaikan harapan agar keempat faktor tersebut dapat diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh pihak. “Harapan kita bersama, jika keempat faktor penting ini diperhatikan dengan seksama, bukan tidak mungkin tujuan kita bersama yaitu zero accident and zero fatality dapat kita wujudkan,” sebutnya.

Lebih lanjut, Menhub memberikan arahan dan berpesan pada saat pelaksaan angkutan Lebaran 2026, perlu dilakukan antisipasi lokasi kemacetan yang terjadi di jalur arteri seperti pasar tumpah. Setidaknya, lokasi yang perlu diantisipasi terdapat pada 4 lokasi di Banten, 25 lokasi di Jawa Barat, 12 lokasi di Jawa Tengah, 6 lokasi di Yogyakarta, serta 9 lokasi di Jawa Timur. Begitu juga dengan daerah lain yang berpotensi mengalami kemacetan karena pasar tumpah.

“Adapun antisipasi kemacetan dapat dilakukan dengan memperkuat koordinasi dan antisipasi lokasi pasar tumpah, serta pengendalian dan pengaturan hambatan samping di jalan nasional seperti kios pedagang dan alat transportasi tradisional becak dan delman,” ucap Menhub.

Kemudian menurut Menhub, yang perlu diantisipasi juga adalah peningkatan arus di daerah wisata. Diperkirakan, akan terjadi peningkatan signifikan di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, serta Jawa Timur. Pergerakan ini biasanya terjadi setelah hari pertama Lebaran. “Perlu disiapkan manajemen arus lalu lintas terpadu untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung dari dan ke sekitar lokasi wisata,” ucap Menhub.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Menteri Perhubungan Suntana, jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemenhub, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Kepala BIN Muhammad Herindra, Kepala BPJT Wilan Oktavian, Kepala BNPB Suharyanto, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, perwakilan Kemenpar, Komdigi, Kemenag, Kemenaker, Kemendikdasmen, KemenESDM, Kemendag, Kemendagri, Kemenperin, Kemenkes, KemenPANRB, KemenPPPA, TNI, Basarnas, Korlantas Polri, pimpinan lembaga non-kementerian dan ketua asosiasi, serta para direktur utama BUMN, jalan tol, juga operator bidang transportasi.

 

 

 

Sumber : https://dephub.go.id/post/read/menhub-dudy-tekankan-empat-faktor-penting-penentu-keberhasilan-angkutan-lebaran-2026 

Baca Terusannya »»  

Kemenhub Prediksi Pemudik Terbesar Berasal dari Jawa Barat

 

Jakarta – Kementerian Perhubungan memprediksi bahwa pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026, pergerakan terbesar pemudik berasal dari Jawa Barat sebanyak 30,97 juta orang, diikuti DKI Jakarta (19,93 juta) dan Jawa Timur (17,12 juta). Sedangkan dari sisi tujuan, arus terbesar mengarah ke Jawa Tengah sebesar 38,71 juta orang, disusul Jawa Timur (27,29 juta) dan Jawa Barat (25,09 juta). Angka tersebut didapatkan berdasarkan hasil survei nasional yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub.

Hal ini diungkapkan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, pada Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026, di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta, Selasa (24/2) malam.

Adapun menurut survei yang sama, prakiraan total pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026 adalah sebesar 50,60% penduduk atau 143,91 juta orang.

“Hal inilah yang menjadi dasar kita bersama untuk tetap menyiapkan Angkutan Lebaran 2026 secara komprehensif,” kata Menhub Dudy.

Pada level kabupaten-kota, asal perjalanan didominasi wilayah padat penduduk seperti Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, serta Kabupaten Bekasi. Sedangkan tujuan banyak terkonsentrasi di kabupaten-kabupaten di Jawa Tengah. Daerah asal pergerakan masyarakat Jabodetabek terbesar adalah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang. Sementara itu, provinsi tujuan favorit masyarakat Jabodetabek adalah Jawa Tengah.

Masih berdasarkan hasil survei yang sama, Kemenhub mencatat moda transportasi yang akan paling dominan digunakan adalah mobil pribadi sebesar 76,24 juta orang, disusul sepeda motor (24,08 juta orang) dan bus (23,34 juta orang). Untuk jalur yang digunakan, mayoritas pengguna mobil memilih jalan tol sebesar 50,63 juta orang, dan untuk pengguna sepeda motor mayoritas memilih jalur alternatif selain jalur utama yaitu sebesar 8,65 juta orang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, guna meningkatkan keselamatan, mengurangi kemacetan, serta menekan risiko kecelakaan karena mobilitas tinggi selama Lebaran,” pesan Menhub.

Berikutnya adalah prakiraan simpul transportasi terpadat pada angkutan Lebaran 2026, di antaranya stasiun asal terpadat adalah Stasiun Pasar Senen sebesar 2,38 juta orang dan stasiun tujuan terpadat adalah Stasiun Yogyakarta Tugu sebesar 867 ribu orang. Bandara asal terpadat adalah Bandara Soekarno Hatta sebesar 2,13 juta orang dan bandara tujuan terpadat adalah Bandara Soekarno Hatta sebesar 1,05 juta orang. Terminal asal terpadat adalah Terminal Pulo Gebang sebesar 2,31 juta orang dan terminal tujuan terpadat adalah Terminal Tirtonadi sebesar 1,44 juta orang. Pelabuhan asal terpadat adalah Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak 214 ribu orang, dan pelabuhan tujuan terpadat adalah Pelabuhan Tanjung Perak sebanyak 158 ribu orang. Serta lintas penyeberangan terpadat adalah Penyeberangan Merak – Bakauheuni sebesar 6,06 juta orang.

Kemenhub juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana transportasi pendukung angkutan Lebaran 2026, di antaranya untuk transportasi darat dipersiapkan 31 ribu unit bus dengan kapasitas angkut 1,25 juta penumpang. Transportasi laut dipersiapkan 829 unit kapal dengan kapasitas angkut 3,26 juta penumpang, dan prasarana sebanyak 636 pelabuhan laut. Transportasi penyeberangan dipersiapkan sebanyak 255 unit kapal dengan kapasitas angkut 6,15 juta penumpang dan 770 ribu kendaraan melalui 15 lintas penyeberangan dan 29 pelabuhan. Transportasi udara dipersiapkan 392 unit pesawat (serviceable) dengan 257 bandar udara. Transportasi kereta api dipersiapkan 3.821 unit sarana dengan prasarana sebanyak 668 stasiun.

Seperti tahun sebelumnya, pemerintah kembali memberikan diskon tarif transportasi kepada masyarakat, di antaranya diskon penyeberangan sebesar 100% untuk tarif jasa kepelabuhanan atau setara 21,9% dari tiket terpadu, pada periode 12-31 Maret 2026 (selama 20 hari); Diskon angkutan laut sebesar 30% untuk seluruh trayek kapal PSO PELNI kelas ekonomi, pada periode 11 Maret-5 April 2026 (selama 26 hari); Diskon kereta api sebesar 30% untuk tiket ekonomi pada periode 14-29 Maret 2026 (selama 16 hari); diskon angkutan udara 17-18%, berlaku tiket ekonomi dengan rute penerbangan domestik pada periode 14-29 Maret 2026 (selama 16 hari) untuk pembelian tiket mulai tanggal 10 Februari 2026.

Guna membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik secara aman dan nyaman sehingga mengurangi penggunaan kendaraan pribadi serta menekan kepadatan lalu lintas, Kemenhub telah mempersiapkan program mudik gratis, di antaranya:

- Moda transportasi darat, dengan 34 kota tujuan di 9 provinsi, menggunakan 401 unit bus (15.834 penumpang) dan 8 unit truk (240 sepeda motor) pada periode arus mudik (16-18 Maret 2026) dan arus balik (24-25 Maret 2026).

- Moda transportasi kereta api, untuk jalur kereta api di Pulau Jawa meliputi Lintas Utara, Lintas Tengah, dan Lintas Selatan sebanyak 28.182 penumpang dan 11.900 sepeda motor, pada periode arus mudik (13-19 Maret 2026) dan arus balik (24-30 Maret 2026).

- Moda transportasi laut, dengan kuota 50.000 penumpang ekonomi pada periode 11 Maret-5 April 2026.

Dari sisi regulasi dan pengaturan lalu lintas, Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan Angkutan Lebaran 2026 telah disusun bersama POLRI dan Kementerian PU. Pembatasan dilakukan untuk truk sumbu 3 atau lebih, dikecualikan untuk kendaraan yang mengangkut BBM/BBG, pupuk, bantuan bencana, hewan ternak, dan barang pokok.

“Bersama ini kami juga mengimbau kepada seluruh pihak, agar kendaraan angkutan barang yang beroperasi tidak menggunakan kendaraan lebih muatan (over loading) dan lebih dimensi (over dimension), untuk menjaga keselamatan bersama,” kata Menhub Dudy.

Turut hadir pada kegiatan ini Wakil Menteri Perhubungan Suntana, jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemenhub, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Kepala BIN Muhammad Herindra, Kepala BPJT Wilan Oktavian, Kepala BNPB Suharyanto, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, perwakilan Kemenpar, Komdigi, Kemenag, Kemenaker, Kemendikdasmen, KemenESDM, Kemendag, Kemendagri, Kemenperin, Kemenkes, KemenPANRB, KemenPPPA, TNI, Basarnas, Korlantas Polri, pimpinan lembaga non-kementerian dan ketua asosiasi, serta para direktur utama BUMN, jalan tol, juga operator bidang transportasi

 

 

 

Sumber : https://dephub.go.id/post/read/kemenhub-prediksi-pemudik-terbesar-berasal-dari-jawa-barat 


Baca Terusannya »»  

Adopsi AI 92 Persen, Pemerintah Jadikan AI Pilar Produktivitas Nasional

 


Pemerintah menegaskan bahwa tingginya tingkat adopsi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia harus diterjemahkan menjadi peningkatan produktivitas nasional, penciptaan nilai ekonomi, dan penguatan daya saing bangsa.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa tingkat adopsi AI di Indonesia telah mencapai 92 persen.

Namun, pemanfaatannya untuk kegiatan produktif dan penciptaan nilai tambah ekonomi masih perlu diperluas.

“Walau dengan adopsi AI 92 persen, penggunaan AI untuk produktivitas di Indonesia masih minim, inilah mengapa hari ini kita berbahagia melihat kelahiran dari startup-startup baru,” ujar Meutya dalam acara kelulusan program Google for Startups Accelerator di Garuda Spark Innovation Hub Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (24/02/2026).

Program ini merupakan kerja sama antara pemerintah dan mitra global untuk mempercepat proses pembelajaran dan peningkatan keterampilan talenta digital Indonesia.

Google for Startups Accelerator telah meluluskan 63 startup, terdiri dari 43 startup tahap awal (early stage) dan 20 startup Series A dalam satu tahun pertama sejak peluncurannya tahun lalu lewat kerjasama yang dilakukan Kemkomdigi dan Google Indonesia.

“Enam puluh tiga startup nasional yang lulus program ini bukanlah angka yang kecil. Bahkan dilaporkan ada 2.500 startup aktif di Indonesia yang sudah berkontribusi langsung untuk memberikan nilai ekonomi digital. Ini menunjukkan bahwa startup merupakan motor penggerak ekonomi digital nasional,” ujar Meutya.

Meutya mengajak para pelaku startup untuk melihat Indonesia sebagai salah satu pasar digital terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Dari 278 juta penduduk, sekitar 80,66 persen atau lebih dari 230 juta jiwa telah terkoneksi internet.

Nilai ekonomi digital nasional telah melampaui USD 80 miliar dan diproyeksikan menembus lebih dari USD 130 miliar pada 2025.

“Pertumbuhan ini bukan terjadi secara alami. Ia didorong inovasi teknologi, transformasi sektor tradisional, dan yang paling utama adalah SDM digital Indonesia yang membawa pertumbuhan ekonomi tinggi dan terbesar di kawasan Asia Tenggara,” tegasnya.

Meutya mengajak talenta-talenta digital Indonesia untuk terus berinovasi, agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, namun mampu menjadi tempat lahirnya inovasi-inovasi terbaru di bidang teknologi, khususnya AI.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem, Kementerian Komunikasi dan Digital juga menghadirkan Garuda Spark Innovation Hub sebagai ruang kolaborasi startup berbasis AI dengan perusahaan teknologi global dan modal ventura (venture capital).

“Kita ingin bergerak dari sekadar digital market menjadi AI innovation hub di ASEAN,” ujar Meutya. 

 Sumber : https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/adopsi-ai-92-persen-pemerintah-jadikan-ai-pilar-produktivitas-nasional

Baca Terusannya »»  

Menag Tekankan Pengawasan Ketat Distribusi Dana Umat agar Merata dan Berdampak


 

Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya pengawasan makro dan keadilan distribusi dalam pengelolaan dana sosial umat di Indonesia. Hal ini disampaikan Menag saat menjadi narasumber dalam acara Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia.

Menag menyoroti tantangan besar di balik meningkatnya jumlah zakat nasional yang mencapai Rp40,5 triliun pada 2024. Menurutnya, masalah utama saat ini bukan hanya pada pengumpulan, melainkan pada distribusi yang belum merata dan sering kali tumpang tindih.

"Jangan sampai yang banyak dapat bantuan itu hanya mereka yang pintar melobi atau pandai membuat proposal. Sementara orang yang benar-benar membutuhkan namun tidak pintar bikin proposal, justru tidak dapat apa-apa," ujar Menag di Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Menag mengaku prihatinan dengan fenomena satu pihak bisa mendapatkan bantuan ganda dari berbagai lembaga sekaligus, sementara warga lain terabaikan karena keterbatasan akses informasi. "Kalau tidak ada pengawasan secara makro, seseorang bisa dapat dari Baznas, dapat dari Wakaf, dan dapat juga dari Kementerian Sosial. Dia dapat banyak sekali. Sementara di sisi lain, ada orang yang tidak bisa dapat karena tidak tahu caranya," imbuhnya.

Guna mengatasi inefisiensi tersebut, Menag mewacanakan perlunya kehadiran sistem pengawasan yang kuat, serupa dengan fungsi OJK di sektor perbankan, atau pembentukan lembaga khusus yang fokus pada pemberdayaan.

"Ke depan, kita memerlukan pengawasan yang sangat ketat dan teliti. Tidak hanya diawasi secara internal oleh pimpinan lembaga masing-masing, tetapi ada pengawas makro yang meneliti alurnya. Kita sedang mengkaji pembentukan apa yang disebut dengan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU)," tegas Menag.

Selain masalah distribusi, Menag juga menegaskan posisi pemerintah dalam pengelolaan dana umat. Menag menjamin bahwa negara mendukung akuntabilitas dana sosial umat agar benar-benar berdampak pada pengentasan kemiskinan, bukan untuk mengambil alih dana tersebut demi kepentingan anggaran negara (APBN).

"Negara hadir untuk mendukung dana sosial umat agar berdampak pada ekonomi kelas bawah dan memangkas kesenjangan. Jangan sampai ada indikasi pemerintah menggunakan dana umat untuk membiayai program rutin negara. Kehadiran negara adalah untuk menjamin dana tersebut dikelola secara profesional bagi kemandirian masyarakat," pungkasnya.

Hadir dalam sarasehan tersebut para tokoh ekonom syariah dari seluruh Indonesia, praktisi perbankan syariah, serta pimpinan lembaga pengelola zakat dan wakaf nasional.

sumber : https://whatsapp.com/channel/0029Vb9xP10Fy72KZA2gk81Sampak-FXkyh

Baca Terusannya »»  

Pangkas Prosedur KKPR Darat, Usaha Mikro Lebih Cepat Kantongi Legalitas

 

 Jakarta, 24 Februari 2026 — Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menerbitkan Surat Edaran Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Nomor 1.S Tahun 2026 tentang Ketentuan Penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) Darat bagi Usaha Mikro. Mekanisme ini memangkas prosedur yang sebelumnya berlapis, sehingga proses menjadi lebih sederhana, cepat, dan tidak memberatkan pelaku usaha kecil, tanpa mengabaikan prinsip tata ruang dan pengawasan pemerintah daerah.

“Kami ingin usaha mikro tidak lagi terbebani prosedur yang rumit. Melalui pernyataan mandiri di Online Single Submission (OSS), prosesnya menjadi lebih cepat dan sederhana, namun tetap bertanggung jawab. Ini bentuk dukungan nyata agar pelaku usaha kecil bisa segera berusaha secara legal dan produktif,” ujar Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu.


Melalui kebijakan ini, penerbitan KKPR Darat bagi usaha mikro kini dapat dilakukan cukup dengan pernyataan mandiri melalui Sistem Online Single Submission (OSS), sehingga proses menjadi lebih sederhana, cepat, dan tidak memberatkan pelaku usaha kecil. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM dalam Keterangan Pers di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta (24/2).


Pelaku usaha cukup mengisi data lokasi usaha, meliputi informasi administratif, alamat lengkap, luas lahan, satu titik koordinat, serta foto tampak depan lokasi. Setelah data diisi, pelaku usaha menyampaikan pernyataan mandiri kesesuaian lokasi kegiatan usaha melalui sistem OSS. Kemudahan ini tetap mengedepankan prinsip kesesuaian tata ruang, serta pengawasan oleh pemerintah daerah untuk kegiatan usaha dengan tingkat risiko tinggi. Keterangan pers ini juga dihadiri juga oleh Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza dan Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Suyus Windayana.


Hingga saat ini, tercatat 14,9 juta pelaku usaha mikro telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) di sistem OSS. Jumlah ini mencapai 96,9% dari total keseluruhan NIB yang terdaftar. Capaian ini menunjukkan tingginya antusiasme pelaku usaha mikro untuk masuk ke sektor formal. Dengan penyederhanaan KKPR Darat, proses legalitas usaha menjadi semakin mudah dan terintegrasi.


Lebih lanjut, Wamen Todotua menegaskan bahwa kebijakan ini juga memberikan solusi bagi pelaku usaha yang sebelumnya sudah mengajukan permohonan.

“Bagi pelaku usaha mikro yang permohonannya masih dalam proses sebelum Surat Edaran ini berlaku, kami berikan kesempatan untuk mengajukan kembali melalui mekanisme yang lebih sederhana. Ini bagian dari komitmen kami memastikan tidak ada pelaku usaha mikro yang terhambat oleh prosedur transisi kebijakan,” tambahnya.

Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dalam memperkuat ekosistem usaha mikro. Kemudahan KKPR Darat diharapkan mendorong formalitas usaha, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa kemudahan perizinan merupakan instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

 =====================================================

Tentang Online Single Submission (OSS)

Online Single Submission (OSS) merupakan sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik yang dikelola oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Melalui OSS, pelaku usaha dapat mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), perizinan berbasis risiko, hingga berbagai persetujuan teknis secara daring tanpa harus melalui proses administratif yang berulang. Sistem ini terintegrasi dengan kementerian/lembaga serta pemerintah daerah, sehingga memastikan proses perizinan lebih efisien dan terkoordinasi. Sebagai bagian dari reformasi perizinan berusaha di Indonesia, OSS mendukung peningkatan kemudahan berusaha, percepatan investasi, serta penguatan formalitas dan daya saing pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

 

 

Sumber : https://bkpm.go.id/id/info/siaran-pers/pangkas-prosedur-kkpr-darat-usaha-mikro-lebih-cepat-kantongi-legalitas 

Baca Terusannya »»  

Pastikan Arus Mudik Lancar, Kakorlantas Cek Jalur Tol Jabar dan Matangkan Operasi Ketupat 2026

 


KORLANTAS POLRI, Bandung – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. bersama jajaran stakeholder melakukan pengecekan jalur tol di wilayah hukum Jawa Barat, Selasa (24/2) sebagai bagian dari kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 menjelang arus mudik Lebaran.

Kegiatan survei dimulai sejak pagi dengan meninjau jalur tol dari KM 01 hingga KM 188 ruas Cikampek–Palimanan (Cipali), termasuk melintasi Tol Cisumdawu untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan serta titik-titik pengamanan yang akan digunakan saat periode mudik.

Setelah peninjauan jalur tol, rombongan melanjutkan kegiatan ke Pos Cileunyi dan menerima paparan kesiapan dari Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kasatlantas Polresta Bandung, Kasatlantas Polres Garut, serta Kasatlantas Polres Tasikmalaya terkait strategi pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jawa Barat.

Kakorlantas menjelaskan survei dilakukan guna memastikan kondisi jalan, kesiapan personel, serta manajemen lalu lintas berjalan optimal sebelum Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan.

“Hari ini kami melakukan survei dari KM 01 sampai KM 188 Cipali, termasuk melewati Tol Cisumdawu untuk memastikan kondisi jalan serta kesiapan titik pengamanan,” ujarnya kepada awak media.

Salah satu fokus utama dalam pengecekan tersebut adalah kesiapan check point kendaraan pemudik yang akan ditempatkan di Rest Area KM 81. Pemeriksaan kendaraan akan dilakukan secara kolaboratif melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Polri, hingga unsur kesehatan.

Kendaraan angkutan penumpang seperti bus dan travel menjadi prioritas pemeriksaan guna memastikan kelayakan kendaraan serta keselamatan perjalanan masyarakat selama mudik.

Check point ini kolaborasi lintas sektor. Kendaraan yang mengangkut pemudik, khususnya bus, akan kita periksa secara menyeluruh sebagai langkah preventif keselamatan,” katanya.

Dalam paparannya, Kakorlantas menyampaikan kesiapan Operasi Ketupat 2026 disusun melalui lima klaster pengamanan, yaitu pengelolaan jalan tol, pengamanan jalan arteri dan nasional, pengamanan penyeberangan serta simpul transportasi, pengamanan tempat ibadah, dan pengamanan jalur menuju destinasi wisata.

Mabes Polri juga telah menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu di berbagai titik strategis yang telah dipetakan oleh jajaran kewilayahan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik.

Kakorlantas menambahkan survei lapangan masih akan terus dilakukan dan akan ditutup dengan Tactical Floor Game sebagai simulasi pengamanan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di lapangan.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan kementerian dan pengelola jalan tol, perbaikan infrastruktur yang masih berlangsung ditargetkan rampung paling lambat H-7 Lebaran, baik di ruas tol maupun jalan arteri.

“Kami memastikan jalan tol maupun arteri dalam kondisi siap dilalui pemudik. Ini komitmen bersama agar perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar,” ujarnya.

Pemeriksaan kendaraan di check point nantinya dilakukan secara situasional dengan prioritas angkutan umum di jalan tol, terutama bus dan travel, guna mencegah kecelakaan serta mengantisipasi potensi kemacetan sejak dini.

Operasi Ketupat 2026 mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sebagai upaya menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan bagi masyarakat Indonesia.

 

 

 

Sumber : https://korlantas.polri.go.id/2026-02-24-pastikan-arus-mudik-lancar-kakorlantas-cek-jalur-tol-jabar-dan-matangkan-operasi-ketupat-2026/ 

Baca Terusannya »»  

Perkuat Diplomasi Iklim, BMKG dan Kementerian Luar Negeri Jalin Sinergi Strategis

 


Jakarta, 24 Februari 2026 – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menerima kunjungan audiensi Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno, di Gedung Multi-Hazard Early Warning System (MHEWS) BMKG, Jakarta. Pertemuan strategis ini membahas integrasi kapasitas teknis BMKG ke dalam instrumen diplomasi luar negeri Indonesia guna menghadapi tantangan perubahan iklim global yang kian kompleks.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan bahwa perubahan iklim saat ini bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan telah bertransformasi menjadi isu strategis global yang memengaruhi stabilitas ekonomi, ketahanan pangan, energi, hingga keselamatan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional.

“Kapasitas suatu negara dalam menyediakan data kredibel dan sistem peringatan dini yang andal kini menjadi pilar strategis dalam menentukan posisi dan pengaruh Indonesia di kancah internasional. Perubahan iklim akan menjadi faktor penentu dalam dinamika geopolitik dan geoekonomi global ke depan,” kata Faisal, Selasa (24/2).

Lebih lanjut, sebagai institusi teknis yang mewakili Indonesia di mata dunia, BMKG secara konsisten menunjukkan peran aktifnya dalam World Meteorological Organization (WMO). Saat ini, Indonesia memegang posisi sebagai Permanent Representative sekaligus anggota Executive Council WMO, forum tertinggi dalam pengambilan keputusan strategis meteorologi dunia.

BMKG juga aktif memberikan kontribusi nyata melalui kerja sama teknis dan penguatan kapasitas bagi negara-negara di kawasan Asia-Pasifik serta negara berkembang lainnya. Peran ini memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang tidak hanya menjadi bagian dari sistem global, tetapi juga penggerak utama dalam memperkuat layanan iklim regional.

Dalan audiensi kali ini, Wamenlu turut diperkenalkan seluruh layanan utama yang saat ini dilaksanakan oleh BMKG. Mulai dari Indonesia Tsunami Early Warning System (Ina-Tews), Meteorological Early Warning System (MEWS), Climate Early Warning System (CEWS), hingga sejarah modifikasi cuaca di Indonesia dan dunia.

Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno, menyambut baik audiensi kementeriannya dengan BMKG. Melalui pertemuan ini, ia mengharap kedua instansi segera mengimplementasikan seluruh praktik baik yang telah dipaparkan demi kepentingan masyarakat luas.

Oleh karena itu, pertemuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara BMKG dan Kementerian Luar Negeri. Kolaborasi ini menyelaraskan seluruh kapasitas teknis serta kemitraan internasional BMKG dengan strategi diplomasi nasional.

Melalui audiensi ini, BMKG berharap mendapat arahan strategis untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih terintegrasi, guna memastikan Indonesia tetap menjadi pemain kunci dalam arsitektur kerja sama iklim global dan pelindungan masyarakat dari ancaman bencana hidrometeorologi.

Turut hadir dalam pertemuan ini Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, Plt. Deputi Bidang Meteorologi, Andri Ramdhani, Deputi Bidang Klimatologi, Ardhasena Sopaheluwakan, Deputi Bidang Modifikasi Cuaca, Tri Handoko Seto, Deputi Bidang Infrastruktur MKG, Michael Andreas Purwoadi, serta jajaran Direktur bidang MKG.

 

 

Sumber : https://www.bmkg.go.id/berita/utama/perkuat-diplomasi-iklim-bmkg-dan-kementerian-luar-negeri-jalin-sinergi-strategis 

Baca Terusannya »»  

Seleksi Timnas U-17 Dimulai


 

Sebanyak 42 pemain muda dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-17 yang akan berlangsung di Yogyakarta pada 23-28 Februari 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Yogyakarta International School Soccer Field dan berada di bawah arahan pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.

Agenda seleksi tersebut menjadi bagian dari persiapan tim menuju Piala AFF U-17 yang dijadwalkan bergulir pada 11-23 April mendatang, serta Piala Asia U-17 2025 yang akan digelar pada 30 April - 17 Mei nanti di Arab Saudi.

Pemanggilan ini sekaligus menandai momentum baru, untuk pertama kalinya Kurniawan Dwi Yulianto memimpin langsung kelompok usia U-17, yang sebelumnya ditangani Nova Arianto. Kurniawan dikenal sebagai salah satu mantan penyerang Timnas Indonesia yang memperkuat skuad Garuda pada periode 1995-2005.

Dalam perjalanan karier kepelatihannya, ia pernah menjadi asisten Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-23. Pada peran tersebut, Kurniawan turut menjadi bagian dari tim yang meraih medali emas SEA Games 2023.

Terkait komposisi pemain yang mengikuti seleksi, pemanggilan 42 pemain ini merupakan sebaran hasil pembinaan usia muda di Indonesia. Para pemain berasal dari berbagai klub dan akademi sepak bola, di antaranya Persib Bandung, Bali United, Persik Kediri, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, Madura United, PPLP Papua, hingga Erlangga FA.

Berikut daftar 42 pemain yang dipanggil:

Kiper

Syahdan Caesar - ASIOP
Moh Fahrizal - Persib Bandung
Noah Leo Duvart - Bali United
Vito Fauza - Persijap Jepara

Belakang

Waliyuddin Shofa A - Persib Bandung
Pandu Aryo - Persik Kediri
Putu Ekayana Yoga - Bali United
Farik Rizqi - Madura United
Shoyyo Himawan P - Persis Solo
Zidane Raditya Chandra - Persis Solo
M. Widi Fathillah - Persebaya Surabaya
Marthquin Yoku - PPLP Papua
M Rifaldi - Persija Jakarta
M Fata Fatihul Ihsan - PSS Sleman
Farrel Luckyta W - PSS Sleman
Made Arbi Ananta - Bali United
Rizki Qory Khatami - Persib Bandung
Gilbert G Wangge - Persita Tangerang
Handri Dimas Sulityo - Persik Kediri
Peres Akwila Tjoe - Persija Jakarta
M Daffa Prasetyo - Borneo FC
M Rauf - Bhayangkara Presisi

Tengah

Fardan Faras Prawita - Borneo FC
Girly Andrade Guevara - Persik Kediri
Chico Jericho Y - ASIOP
Keanu Sanjaya - Bali United
Miraj Riski Sulaiman - Madura United
M Irgi Fahrezi - Erlangga FA
Alfredo Naraya N - Persebaya Surabaya
Abdul Galih R - Persib Bandung
Ridho - Persija Jakarta
I Komang Semadi - Bali United
Dava Yunna Adi - Persebaya Surabaya
Rohmat Nur H - PSM Makassar
M Rofiq Januar - Bhayangkara Presisi
Ichiro Akbar - Bhayangkara Presisi
Faisal Ade - Malut United

Depan

Sean Rahman Castor - Persik Kediri
Fardhan Ary - Madura United
M Mierza F - Persik Kediri
M Hadza M - Borneo FC
Yohanes Yapagaimu - Safin Pati

 

Sumber :  https://www.pssi.org/news/seleksi-timnas-u-17-dimulai

Baca Terusannya »»  

BWF Perkenalkan Transformasi Besar Era Menuju Masa Depan Bulutangkis Global

 


Badminton World Federation (BWF)bersama mitra siaran dan komersial Infront secara resmi meluncurkan arah baru pengembangan bulutangkis dunia melalui serangkaian kebijakan strategis yang akan membawa olahraga ini memasuki era pertumbuhan global yang lebih modern, kompetitif, dan berkelanjutan.

Langkah transformatif ini sejalan dengan perpanjangan kerja sama jangka panjang antara BWF dan Infront hingga tahun 2034 yang telah diumumkan sebelumnya. Melalui kolaborasi tersebut, BWF menegaskan komitmennya untuk mendefinisikan ulang struktur kompetisi, meningkatkan daya tarik komersial, menyempurnakan standar produksi siaran, serta menghadirkan pengalaman yang lebih berkualitas bagi atlet, penggemar, dan seluruh pemangku kepentingan.

Mulai tahun 2027, jumlah pertandingan bulutangkis yang diproduksi untuk siaran televisi akan meningkat secara signifikan, dari 1.410 pertandingan menjadi sekitar 3.000 pertandingan di seluruh rangkaian turnamen BWF. Peningkatan ini diharapkan mampu memperluas eksposur bulutangkis di lebih banyak negara dan pasar, sekaligus memperkuat posisi bulutangkis sebagai olahraga global dengan daya tarik yang semakin luas.

Pembaruan besar juga dilakukan pada struktur BWF World Tour yang kini akan terdiri dari enam level dengan total 36 turnamen. Beberapa poin utama dalam pembaruan ini antara lain penetapan lima turnamen Super 1000, peningkatan total hadiah tahunan hingga mencapai US$26,9 juta, serta integrasi turnamen Super 100 ke dalam rangkaian resmi World Tour untuk pertama kalinya. Struktur baru ini diharapkan menjadi platform premium bagi tuan rumah, mitra, media, atlet, dan penggemar untuk saling berkolaborasi, sekaligus meningkatkan prestise BWF World Tour di tingkat global.

Lima turnamen Super 1000 yang diselenggarakan di Asia dan Eropa akan mengusung format kompetisi yang diperluas. Nomor tunggal akan diikuti oleh 48 pemain dengan sistem fase grup yang dilanjutkan ke babak gugur, sementara nomor ganda akan mempertandingkan 32 pasangan dengan sistem gugur. Setiap turnamen Super 1000 akan berlangsung selama 11 hari dan mencakup dua akhir pekan, dengan seluruh pertandingan disiarkan secara global.

Sementara itu, turnamen Super 750, Super 500, Super 300, dan Super 100 tetap diselenggarakan dengan durasi enam hari, dengan peningkatan jumlah pertandingan yang diproduksi untuk siaran televisi. Skema ini memastikan keseimbangan kalender kompetisi sepanjang tahun, sekaligus menjaga kualitas pertandingan dan kondisi bertanding para atlet di seluruh level.

Kejuaraan major BWF turut mengalami pengembangan signifikan. Kejuaraan Dunia BWF akan menerapkan format fase grup yang dilanjutkan dengan sistem gugur, sehingga setiap atlet dipastikan memainkan minimal dua pertandingan. Kebijakan ini bertujuan mengurangi eliminasi dini sekaligus meningkatkan keterlibatan penggemar di berbagai wilayah. Mulai 2027, BWF Sudirman Cup Finals serta BWF Thomas & Uber Cup Finals juga akan diperluas dengan penambahan jumlah tim peserta, guna menghadirkan representasi internasional yang lebih luas dan persaingan yang semakin beragam.

Dengan rekor jumlah pertandingan siaran televisi selama 12 hari penyelenggaraan, ketiga kejuaraan tersebut akan dikemas sebagai festival bulutangkis global berdurasi dua minggu, yang menampilkan puncak prestasi bulutangkis dunia sekaligus memperkuat citra global olahraga ini.

Selain aspek kompetisi, BWF juga menerapkan format turnamen yang lebih terstruktur sebagai bagian dari upaya meningkatkan kondisi bertanding para atlet. Penyesuaian durasi dan format kompetisi memungkinkan penjadwalan yang lebih seimbang serta memberikan waktu pemulihan yang lebih optimal bagi pemain. Kebijakan ini sejalan dengan visi BWF dalam mendukung performa atlet secara maksimal sekaligus menjaga keberlanjutan karier mereka di level tertinggi bulutangkis dunia.

Melalui berbagai langkah strategis tersebut, BWF menegaskan komitmennya untuk membawa bulutangkis memasuki era baru yang lebih relevan secara global, kompetitif, serta berorientasi pada pengembangan atlet dan penguatan ekosistem olahraga secara menyeluruh.

 

 

Sumber : https://pbsi.id/2026/02/10/bwf-perkenalkan-transformasi-besar-era-menuju-masa-depan-bulutangkis-global/ 

Baca Terusannya »»  

Tim Indonesia Lakukan Aklimatisasi dan Persiapan Menyeluruh Jelang All England 2026

 




Jakarta, — Tim bulutangkis Indonesia melakukan persiapan penuh jelang tampil di All England Open Badminton Championships 2026, yang akan berlangsung pada 3–8 Maret 2026 di Utilita Arena Birmingham, Inggris. Turnamen ini merupakan kejuaraan dengan level tertinggi dalam kalender BWF World Tour Super 1000, sekaligus menjadi salah satu ajang paling prestisius dan bersejarah dalam dunia bulutangkis.

Sebagai turnamen dengan level tertinggi All England bukan sekadar ajang perebutan gelar, tetapi menjadi tolok ukur kualitas, konsistensi, dan mental juara seorang atlet. Persaingan di level ini menuntut kesiapan maksimal dari seluruh aspek fisik, teknik, taktik, hingga mental karena setiap pertandingan akan mempertemukan pemain-pemain terbaik dunia.

Sebanyak 24 atlet Indonesia akan berlaga pada turnamen ini. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa persiapan dilakukan secara terukur dan menyeluruh dengan menitikberatkan pada kesiapan fisik, teknis, mental, serta adaptasi terhadap kondisi lokasi pertandingan yang berada di kawasan Eropa.

“Aklimatisasi menjadi faktor krusial. Tim akan menjalani program aklimatisasi pada 24–28 Februari 2026 di Milton Keynes, yang berjarak sekitar 120 kilometer di sebelah selatan Birmingham. Selanjutnya, pada 1 Maret, tim akan berpindah ke kota Birmingham agar para atlet memiliki waktu adaptasi yang optimal dengan venue pertandingan,” ujar Eng Hian.

Ia menambahkan bahwa pemilihan lokasi aklimatisasi dilakukan dengan mempertimbangkan fasilitas latihan, kenyamanan atlet, serta efektivitas adaptasi menuju turnamen dengan tingkat persaingan tertinggi. “Kami ingin pemain benar-benar siap saat memasuki arena, baik secara fisik, teknis, maupun mental,” tegasnya.

Dari total 24 atlet yang diturunkan, sejumlah atlet akan menjalani debut di kejuaraan All England Super 1000 ini, yakni Alwi Farhan, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Rahmat Hidayat, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Meilysa Trias Puspitasari, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Pasaribu, serta Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. Kehadiran para debutan ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman bertanding sekaligus memperkuat fondasi prestasi jangka panjang bulutangkis Indonesia.

“Bertanding di level Super 1000 adalah ujian kualitas dan mental. Kami ingin mereka berani menghadapi tekanan, belajar dari sebuah pertandingan besar, dan menunjukkan permainan terbaiknya,” ujar Eng Hian.

Sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi dan dinamika tim, PP PBSI juga melakukan penyesuaian struktur kepelatihan di sektor ganda putra yang bertujuan untuk refreshing. Langkah ini diambil agar suasana latihan dan pendampingan tetap segar, adaptif, serta responsif terhadap tuntutan kompetisi level tertinggi.

Dalam struktur tersebut, Chafidz Yusuf akan bertugas sebagai asisten pelatih di sektor ganda putra utama untuk mendampingi Antonius, sementara Thomas Indratjaja dipercaya sebagai asisten pelatih sektor ganda putra pratama mendampingi Andrei Adistia . Penyesuaian ini diharapkan menghadirkan sudut pandang baru tanpa mengubah arah pembinaan yang telah berjalan.

Dengan persiapan menyeluruh dan fokus penuh, Indonesia menargetkan minimalkan satu gelar juara pada All England 2026

 

 

 

Sumber : https://pbsi.id/2026/02/22/tim-indonesia-lakukan-aklimatisasi-dan-persiapan-menyeluruh-jelang-all-england-2026/ 

Baca Terusannya »»  

PBSI Tetapkan 74 Atlet Pelatnas PBSI Tahun 2026


 

Jakarta,  Melalui Surat Keputusan KEP/007/PBS l/l l/2026, PP PBSI menetapkan 74 atlet untuk masuk ke dalam program pelatihan nasional (pelatnas) tahun 2026.

74 atlet tersebut dibagi ke dalam lima sektor (tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran). Serta dua kelompok yaitu utama dan pratama.

Dari seluruh atlet ini, tiga atlet diantaranya adalah atlet baru yang masuk dari hasil prestasi sepanjang 2025. Mereka adalah Mayla Cahya Afilian Pratiwi (tunggal putri) dan Alexius Ongkytama Subagio/Aquino Evano Keneddy Tangka (ganda putra). Sementara sisanya adalah atlet-atlet eksisting.

Sebagai informasi, jumlah ini dipastikan akan kembali bertambah setelah proses perekrutan atlet dari hasil Seleksi Nasional 2026 yang diperkirakan rampung pada Maret mendatang.

Berikut nama 74 atlet pelatnas selengkapnya.

*Tunggal Putra Utama:*
1. Alwi Farhan – PB Exist – DKI Jakarta
2. Anthony Sinisuka Ginting – PB SGS – Jawa Barat
3. Moh. Zaki Ubaidillah – PB Djarum – Jawa Tengah
4. Yohanes Saut Marcellyno – PB Jaya Raya – DKI Jakarta

*Tunggal Putra Pratama:*
1. Prahdiska Bagas Shujiwo – PB Candra Wijaya – Banten
2. Bismo Raya Oktora – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
3. Richie Duta Richardo – PB Djarum – Jawa Tengah
4. Dendi Triansyah – PB Mutiara Cardinal – Jawa Barat
5. Muhamad Yusuf – PB AIC – Jawa Barat

*Tunggal Putri Utama:*
1. Putri Kusuma Wardani – PB Exist – DKI Jakarta
2. Ester Nurumi Tri Wardoyo – PB Exist – DKI Jakarta
3. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
4. Gregoria Mariska Tunjung – PB Mutiara Cardinal – Jawa Barat

*Tunggal Putri Pratama:*
1. Mutiara Ayu Puspitasari – PB Djarum – Jawa Tengah
2. Kavitha Nadjwa Aulia – PB Exist – DKI Jakarta
3. Chiara Marvella Handoyo – PB Djarum – Jawa Tengah
4. Dalila Aghnia Puteri – PB Djarum – Jawa Tengah
5. Salsabila Amiradana – PB Djarum – Jawa Tengah
6. Thalita Ramadhani Wiryawan – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
7. Mayla Cahya Afilian Pratiwi – PB Mutiara Cardinal – Jawa Barat

*Ganda Putra Utama:*
1. Fajar Alfian – PB SGS – Jawa Barat
2. Muhammad Shohibul Fikri – PB SGS – Jawa Barat
3. Daniel Marthin – PB Djarum – Jawa Tengah
4. Muhammad Rian Ardianto – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
5. Bagas Maulana – PB Djarum – Jawa Tengah
6. Leo Rolly Carnando – PB Djarum – Jawa Tengah
7. Rahmat Hidayat – PB Djarum – Jawa Tengah
8. Nikolaus Joaquin – PB Djarum – Jawa Tengah
9. Raymond Indra – PB Djarum – Jawa Tengah
10. Ali Faathir Rayhan – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
11. Devin Artha Wahyudi – PB Djarum – Jawa Tengah

*Ganda Putra Pratama:*
1. Daniel Edgar Marvino – PB Djarum – Jawa Tengah
2. Muh. Putra Erwiansyah – PB Djarum – Jawa Tengah
3. Adrian Pratama – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
4. Pulung Ramadhan – PB Djarum – Jawa Tengah
5. Anselmus Breagit Fredy Prasetya – PB Djarum – Jawa Tengah
6. Wahyu Agung Prasetyo – PB Exist – DKI Jakarta
7. Dexter Farrell – PB Exist – DKI Jakarta
8. Taufik Aderya M – PB Power Rajawali – Banten
9. Alexius Ongkytama Subagio – PB Djarum – Jawa Tengah
10. Aquino Evano Keneddy Tangka – PB Djarum – Jawa Tengah

*Ganda Putri Utama:*
1. Apriyani Rahayu – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
2. Siti Fadia Silva Ramadhanti – PB Djarum – Jawa Tengah
3. Febriana Dwipuji Kusuma – PB Djarum – Jawa Tengah
4. Amallia Cahaya Pratiwi – PB Mutiara Cardinal – Jawa Barat
5. Lanny Tria Mayasari – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
6. Rachel Allessya Rose – PB Exist – DKI Jakarta
7. Meilysa Trias Puspitasari – PB Exist – Jakarta
8. Febi Setianingrum – PB Djarum – Jawa Tengah
9. Isyana Syahira Meida – PB Djarum – Jawa Tengah
10. Rinjani Kwinnara Nastine – PB Djarum – Jawa Tengah

*Ganda Putri Pratama:*
1. Az Zahra Ditya Ramadhani – PB Djarum – Jawa Tengah
2. Velisha Christina Tjeng – PB Djarum – Jawa Tengah
3. Siti Sarah Azzahra – PB Exist – DKI Jakarta
4. Jania Novalita Situmorang – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
5. Riska Anggraini – PB Djarum – Jawa Tengah
6. Nabila Cahya Permata Ayu – PB Jaya Raya – DKI Jakarta

*Ganda Campuran Utama:*
1. Adnan Maulana – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
2. Indah Cahaya Sari Jamil – PB Djarum – Jawa Tengah
3. Amri Syahnawi – PB Jaya Raya – DKI Jakarta
4. Nita Violina Marwah – PB Exist – DKI Jakarta
5. Aisyah Salsabila Putri Pranata – PB Dimensi BA – DKI Jakarta
6. Marwan Faza – PB Djarum – Jawa Tengah
7. Jafar Hidayatullah – PB Power Rajawali – Banten
8. Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu – PB Exist – DKI Jakarta
9. Dejan Ferdinansyah – PB Djarum – Jawa Tengah
10. Bernadine Anindya Wardana – PB Djarum – Jawa Tengah
11. Verrell Yustin Mulia – PB Djarum – Jawa Tengah

*Ganda Campuran Pratama:*
1. Bimo Prasetyo – PB Power Rajawali – Banten
2. Aryla Nabila Thesya Munggaran – PB Mutiara Cardinal – Jawa Barat
3. M. Nawaf Khoiriyansyah – PB Gideon BA – DKI Jakarta
4. Kenzie Yoe – PB Djarum – Jawa Tengah
5. Nahya Muhyifa – PB Djarum – Jawa Tengah
6. Luna Rianty Saffana – PB Gideon BA – DKI Jakarta

 

 

 

Sumber : https://pbsi.id/2026/02/21/pbsi-tetapkan-74-atlet-pelatnas-pbsi-tahun-2026/ 

Baca Terusannya »»  

Serius Tangani Hunian Rakyat, PKP Siap Kucurkan Program Terintegrasi di Kalimantan Utara


 

Jakarta - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menegaskan kesiapan membangun program perumahan yang komprehensif dan terintegrasi di Kalimantan Utara. Komitmen tersebut disampaikan Menteri PKP Maruarar Sirait usai pertemuan dengan Gubernur Zainal A. Paliwang di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Direktur Utama Permodalan Nasional Madani (PNM), Direktur Utama Sarana Multigriya Finansial (SMF), serta Komisioner BP Tapera, dibahas langkah konkret percepatan pembangunan perumahan di Kalimantan Utara.

Menteri PKP menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak parsial, melainkan menyeluruh dan saling terintegrasi.

“Kita membangun secara komprehensif. Pertama, fokus menuntaskan satu kawasan kumuh menjadi tidak kumuh. Kedua, melakukan renovasi rumah tidak layak huni menjadi layak huni melalui program BSPS. Ketiga, mempercepat penyediaan rumah subsidi agar masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan akses hunian yang layak,” ujar Menteri Ara.

Program tersebut akan diperkuat melalui program penguatan ekonomi masyarakat melalui Kredit Program Perumahan (KPP) serta dukungan bantuan kredit ultra mikro bagi ibu-ibu Mekaar di Kalimantan Utara. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli dan kapasitas pembiayaan masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Sebagai langkah konkret tahun ini, Menteri PKP mendorong penyediaan kuota rumah subsidi sebanyak 2.000 unit di Kalimantan Utara.

“Kalau bisa tahun ini siapkan kuota 2.000 rumah subsidi. Pemerintah daerah agar mempersiapkan segmen profesi dan data calon penerima agar rencananya matang dan tepat sasaran,” tegasnya.

Gubernur Kalimantan Utara menyampaikan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung percepatan program tersebut, termasuk melalui dukungan APBD dan koordinasi lintas sektor di daerah.

Melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pembiayaan, Kementerian PKP memastikan pembangunan perumahan di Kalimantan Utara berjalan terintegrasi, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hunian serta kesejahteraan masyarakat

 

 

 

Sumber :  https://pkp.go.id/berita/detail/serius-tangani-hunian-rakyat-pkp-siap-kucurkan-program-terintegrasi-di-kalimantan-utara

Baca Terusannya »»  

Menhub Dudy Dukung Produk UMKM Binaan Kemendag Dipasarkan di Simpul Transportasi

 

Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendukung penuh program Kementerian Perdagangan yang memberikan kesempatan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya di simpul-simpul transportasi. Hal ini disampaikan Menhub saat meninjau penjualan produk lokal UMKM bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (24/2).

“Alhamdulillah, saya baru saja meninjau penjualan produk UMKM di gerbong restorasi dan di pelataran Stasiun Gambir bersama Menteri Perdagangan. Pada prinsipnya, saya sangat mendukung langkah Kementerian Perdagangan yang telah membuka akses bagi pelaku UMKM, sehingga dapat memasarkan produknya ke jaringan bisnis kereta api,” ujar Menhub Dudy.

Menhub Dudy juga menyampaikan bahwa dirinya berharap agar jangkauan program ini dapat makin diperluas keberadaannya. “Ke depan saya sangat berharap jangkauan program ini dapat makin diperluas, tidak hanya dipasarkan di sarana dan prasarana perkeretaapian, namun juga di titik-titik lain seperti di terminal, bus, pelabuhan, kapal, hingga bandara,” tambahnya.

Menhub Dudy menjelaskan, pemasaran produk-produk UMKM di sarana perkeretaapian sejatinya sangat potensial. Pasalnya, jumlah penumpang moda transportasi ini setiap tahun sangatlah besar.

“Semoga makin banyak pelaku UMKM binaan Kemendag yang memasarkan produk-produknya di berbagai simpul transportasi publik di seluruh wilayah Indonesia. Dengan begitu, UMKM dapat bertumbuh, perekonomian nasional pun akan semakin meningkat,” ungkap Menhub.

Pada kesempatan ini, Menteri Perdagangan Budi Santoso menuturkan bahwa sinergi dengan BUMN kereta api merupakan salah satu upaya Kementerian Perdagangan untuk meningkatkan daya saing dan popularitas produk-produk UMKM di dalam negeri. Ia pun mengungkapkan, produk-produk ini akan dipasarkan di 15 jalur kereta intercity dengan potensi pasar mencapai sekitar 51 juta penumpang per tahun.

“Jadi ini adalah salah satu upaya kita agar produk-produk UMKM kita ini semakin banyak diminati oleh masyarakat. Kemarin dari 50 perusahaan yang kita kurasi, enam terpilih oleh Kereta Api, empat produknya disajikan dalam kereta, yang dua produk di Loko Cafe,” ucap Mendag Budi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono dan sejumlah pejabat tinggi madya di lingkungan Kemendag.

 

 

Sumber : https://dephub.go.id/post/read/menhub-dudy-dukung-produk-umkm-binaan-kemendag-dipasarkan-di-simpul-transportasi 


Baca Terusannya »»  

Mendag Budi Santoso Bersama Menhub Dudy Purwagandhi Meninjau Produk UMKM Pangan Lokal pada Layanan Kereta Api Jarak Jauh (Intercity)

 


Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi meninjau produk UMKM pangan lokal yang masuk ke layanan kereta api jarak jauh (Intercity) yang berlangsung di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (24 Feb). Produk pangan lokal ini merupakan hasil business matching antara UMKM Pangan dengan KAI Services. Produk ini lahir dari kolaborasi Kemendag dan Kemenhub melalui KAI dan KAI Services dengan memanfaatkan transportasi publik sebagai ruang pemasaran dan penjualan produk UMKM Pangan Lokal.

Mendag menyatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka merespon naiknya mobilitas penumpang pada Bulan Ramadan hingga arus mudik Idul Fitri 2026 serta memanfaatkan captive market penumpang Kereta Api Intercity yang mencapai 51 juta penumpang/tahun dan jaringan bisnis Kereta Api Services seperti Loco Cafe, Sales on Train, dan Gerbong oleh-oleh.

Dalam kesempatan tersebut, Mendag dan Menhub berkesempatan menyapa penumpang dengan membagikan give away produk merek lokal seperti tas dan bodycare yang bermanfaat untuk para penumpang kereta api yang sedang bepergian jarak jauh serta semakin memperkenalkan brand-brand lokal ke seluruh lapisan masyarakat.

Menteri Perdagangan dan Menteri Perhubungan juga meninjau pameran produk lokal yang berlokasi di area parkir Stasiun Gambir. Pameran ini dilaksanakan pada 24 - 25 Februari 2026 dan diikuti oleh UMKM brand lokal seperti Oh My Glam (OMG), Torch, deya_ind, dan NEXTUP yang menampilkan produk-produk kebutuhan pemudik dan berhubungan dengan tema Ramadan dan Lebaran seperti baju koko, tas untuk keperluan mudik, sajadah, skin care untuk perjalanan jauh, dan asesoris.

Selain dipasarkan di layanan gerbong kereta api, produk UMKM hasil kolaborasi Kementerian Perdagangan dan KAI Services juga telah dipasarkan melalui Loko Cafe yang berada di area stasiun, seperti Loko Cafe Gambir, Loko Cafe KCIC Halim, Loko Cafe Bandung, Loko Cafe Tugu, dan Loko Cafe Malioboro.

Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN), Iqbal S. Shofwan; Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono; Sekretaris Ditjen PDN, Bambang Wisnubroto; Direktur Pemasaran Produk Dalam Negeri, Dewi Rokhayati; Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik, Sri Sugy Atmanto; Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemendag, N.M. Kusuma Dewi; Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin; dan Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto.

Sumber : https://www.kemendag.go.id/berita/foto/mendag-bersama-menhub-meninjau-produk-umkm-pangan-lokal-pada-layanan-kereta-api-jarak-jauh-intercity

Baca Terusannya »»  

Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

 


Aceh Selatan, – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatera Bagian Utara berhasil mengoperasikan secara perdana (energize) Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) Blangpidie-Tapak Tuan serta Gardu Induk (GI) 150 kV Blangpidie Extension menuju GI 150 kV Tapak Tuan berkapasitas 30 Mega Volt Ampere (MVA).

Pengoperasian infrastruktur ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat backbone sistem kelistrikan Pantai Barat Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Selatan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan, Baital Mukadis, mengapresiasi langkah PLN dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal bagi daerahnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, kami berterima kasih kepada PLN. Beroperasinya GI Tapak Tuan akan meningkatkan keandalan dan kualitas pasokan listrik. Dengan sistem yang lebih stabil, kami optimis pelayanan publik, aktivitas masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin baik,” ujar Baital.

Di lain kesempatan, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan pengoperasian SUTT dan Gardu Induk ini sejalan dengan komitmen PLN dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan swasembada energi nasional.

“Infrastruktur ini memperkuat ketahanan energi nasional karena mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbahan bakar fosil,” kata Darmawan.

Darmawan menambahkan, PLN terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan secara merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

“PLN berkomitmen menghadirkan sistem kelistrikan yang andal dan efisien sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional,” sambungnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIP Sumatera Bagian Utara, Dewanto, merinci SUTT 150 kV Blangpidie–Tapak Tuan dibangun sepanjang 115 kilometer sirkuit (kms) dengan 166 menara transmisi.

Infrastruktur ini berfungsi sebagai interkoneksi regional untuk menjaga kualitas tegangan, meningkatkan kontinuitas pasokan listrik, serta menghubungkan sistem kelistrikan Blangpidie (Aceh Barat Daya) hingga Samadua (Aceh Selatan).

“Beroperasinya infrastruktur ini meningkatkan keandalan sistem dan berpotensi menghemat konsumsi bahan bakar minyak rata-rata sekitar 638,6 kiloliter per bulan dari pengurangan penggunaan pembangkit diesel. Trafo berkapasitas 30 MVA juga disiapkan untuk menopang pertumbuhan kebutuhan listrik sektor rumah tangga, bisnis, dan industri,” jelas Dewanto.

Lebih lanjut, pengoperasian infrastruktur ini membuat Aceh Selatan tidak lagi bergantung pada jaringan tegangan menengah maupun pembangkit diesel. PLTD Kota Fajar pun akan dihentikan operasinya seiring beroperasinya SUTT Blangpidie – Tapak Tuan.

“Stabilitas tegangan menjadi lebih terjaga, manuver beban saat gangguan lebih fleksibel, dan potensi pemadaman dapat ditekan secara signifikan,” lanjutnya.

Dewanto juga menjelaskan keberhasilan energize fasilitas ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah setempat. Seluruh tahapan juga dipastikan telah sesuai sesuai standar teknis serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

“PLN memastikan setiap infrastruktur ketenagalistrikan dibangun secara andal, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Dewanto.

 

 

 

Sumber : https://web.pln.co.id/media/siaran-pers/2026/02/sutt-gi-150-kv-blangpidie-tapak-tuan-aceh-selatan 

Baca Terusannya »»  

Kunjungi Aceh Tamiang, Wakil Menteri PANRB Dorong Percepatan Pelayanan Publik Pascabencana


 

KAB. ACEH TAMIANG - Setelah kunjungan kerja ke Sumatra Utara, Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto mengunjungi Aceh Tamiang untuk memastikan pemulihan penyelenggaraan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik di wilayah terdampak bencana. Dikatakan, sebagai koordinator bidang tata kelola pemerintahan, Kementerian PANRB bertanggungjawab dalam melaksanakan pemulihan penyelenggaraan.

“Dalam rangka hal tersebut, Kementerian PANRB berperan memastikan bahwa pemulihan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik berjalan akan lebih cepat, lebih adaptif, dan terintegrasi. Tugasnya meliputi penguatan kelembagaan, unit layangan terdampak, penataan, dan mobilisasi sumber daya manusia untuk mendukung layanan darurat dan masa transisi,” ujarnya saat bertemu dengan Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, Aceh, Selasa (24/2/2026).

Purwadi menegaskan, penyederhanan proses bisnis dan regulasi pelayanan itu diperbarui percepatan digitalisasi layanan prioritas serta pengawalan standar kualitas pelayanan agar masyarakat tetap mempunyai layanan dasar tanpa hambatan selama masa rehabilitasi dan rekonstruksi. Menurutnya, peran ini menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya bersifat fisik tetapi juga mencakup pemulihan kapasitas negara dalam melayani masyarakat secara efektif dan berkelanjutan.

Disampaikan bahwa terdapat lima pilar dukungan pemulihan fungsi pemerintahan. Pertama, menjamin pemerintah tetap berjalan atau aktivasi penyelenggaraan. Dikatakan, pemerintah pusat mendorong fleksibilitas pelaksanaa tugas pemberian diskresi layanan kepala daerah baik diskresi operasional ataupun diskresi administratif, serta optimalisasi Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai pusat layanan.

Dalam kesempatan itu, tim Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB meninjau langsung MPP yang terdampak bencana. Untuk diketahui bahwa terdapat dua MPP yang terdampak bencana, yakni MPP di Kabupaten Aceh Tamiang. MPP tersebut mengalami kerusakan sarana dan prasarana yang cukup parah.

Kemudian, pilar yang kedua yaitu pengamanan dokumen data dan legalitas administrasi. Selanjutnya, yang ketiga adalah memulihkan kapasitas aparatur. Dijelaskan, diperlukan konsolidasi ASN, lintas wilayah, dan lintas instansi. Fleksibilitas pola kerja, penyesuaian target kinerja, serta jaminan hak kepegawaian agar layanan publik cepat pulih.

Adapun pilar keempat adalah pemulihan sarana, pendukung seperti penyediaan sarana dan prasarana kerja darurat, antara lain: kantor sementara/mobile, peralatan IT, jaringan komunikasi dan listrik darurat. Pilar terakhir adalah pengaturan kembali tugas dan prioritas pemerintahan daerah, meliputi penyesuaian indikator kinerja dan target pembangunan daerah selama masa pemulihan.

“Tidak kalah pentingnya adalah memastikan ketersediaan sarana kerja minimal. Pemerintah pusat siap mendukung kantor sementara, infrastruktur teknologi informasi, jaringan komunikasi, dan listrik darurat, termasuk pemulihan sistem pemerintahan berbasis elektronik,” ungkapnya.

Purwadi mengatakan, kondisi pascabencana bisa dijadikan momentum untuk mempercepat proses digitalisasi layanan publik di seluruh kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. “Langkah selanjutnya adalah menata ulang tata kelola pemerintahan daerah nanti akan menuju transformasi digital. Harapan kami tata kelolanya akan lebih baru, lebih baik, insyaAllah. Sehingga nantinya bisa operasionalnya lebih optimal,” tuturnya.

Senada dengan Wamen Purwadi, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, mengatakan Pemerintah Aceh Tamiang berupaya agar pelayanan publik tetap berjalan optimal, beberapa pelayanan telah dibuka pasca bencana seperti layanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). “Pemerintah daerah terus melanjutkan pelayanan publik yang prima di Aceh Tamiang sembari mendampingi masyarakat,” pungkasnya.

Pertemuan ini dilanjutkan dengan melaksanakan peninjauan ke Unit Pelayanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Mal Pelayanan Publik Kabupaten Aceh Tamiang, serta area terdampak di Desa Lubuk Sidup.

Sumber : https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/kunjungi-aceh-tamiang-wakil-menteri-panrb-dorong-percepatan-pelayanan-publik-pascabencana

Baca Terusannya »»  

Menag Dukung Implementasi Program Sekolah Ramah HAM


 

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam pemajuan Hak Asasi Manusia (HAM) melalui kolaborasi strategis bersama Komnas HAM. Fokus utama kali ini adalah internalisasi nilai kemanusiaan di lembaga pendidikan keagamaan melalui program Sekolah Ramah HAM (SRHAM) guna mencegah kekerasan dan penindasan atas nama agama. 

Hal ini Menag sampaikan saat menerima audiensi jajaran Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Kantor Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Pertemuan ini merupakan langkah konkret tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah disepakati kedua lembaga pada Januari lalu. Dalam pertemuan tersebut, Menag menyoroti fenomena penggunaan "bahasa agama" yang kerap disalahgunakan untuk melegitimasi penindasan dan perampasan hak. Menurutnya, Kemenag memiliki tanggung jawab besar untuk melakukan pembinaan agar agama tetap menjadi pelindung martabat manusia.

"Spirit perjuangan Kementerian Agama adalah mengangkat martabat kemanusiaan. Itu adalah tujuan inti dari semua agama. Jika Komnas HAM berhasil dalam misinya, maka itu juga merupakan keberhasilan Kementerian Agama," tegas Menag.

Internalisasi HAM di Pesantren dan Madrasah

Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, memaparkan urgensi implementasi program Sekolah Ramah HAM (SRHAM) di lingkungan pendidikan keagamaan. Selama ini, kurikulum dan metode SRHAM telah diterapkan di berbagai institusi pendidikan, namun belum menyentuh institusi di bawah naungan Kemenag secara menyeluruh.

"Kami mengajak Kementerian Agama untuk bersama-sama melakukan internalisasi nilai HAM melalui SRHAM di pesantren, madrasah, dan sekolah keagamaan lainnya. Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang akan disusun, kami berharap pendidikan HAM ini menjadi bagian integral dari sistem pendidikan keagamaan kita," ujar Anis.

Merespons usulan tersebut, Menag menyatakan dukungan penuhnya. Menag yakin bahwa sinergi ini akan membantu pemerintah dalam memetakan serta menyelesaikan persoalan mendasar terkait kekerasan, baik yang berbasis agama maupun bentuk kekerasan lainnya.

"Ini adalah program yang sangat penting. Meskipun ini adalah proses yang terus berjalan (on-going process), Kementerian Agama siap mendukung penuh Komnas HAM. Dengan bekerja sama, kita bisa lebih jeli mengenali dan memitigasi bentuk-bentuk kekerasan di lapangan," tutupnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut Staf Khusus Menteri Agama Faisal Ali Hasyim dan Ismail Cawidu, serta jajaran pejabat kementerian agama dan komisioner Komnas HAM.


Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/menag-dukung-implementasi-program-sekolah-ramah-ham-xNDRh

Baca Terusannya »»  

Kakorlantas Pastikan Command Center KM 188 Cipali Siap Kawal Operasi Ketupat 2026

 

KORLANTAS POLRI, Cirebon – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. memastikan kesiapan Command Center KM 188 Tol Cikopo–Palimanan (Cipali), Selasa (24/2) sebagai pusat pemantauan berbasis CCTV untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian survei jalur mudik nasional bersama sejumlah stakeholder. Sebelumnya, rombongan juga mempersiapkan titik check point di KM 81 Cipali sebelum melanjutkan pengecekan hingga KM 188 guna melihat kesiapan sistem pengawasan lalu lintas.

“Hari ini bersama stakeholder kami masih dalam rangka survei persiapan Operasi Ketupat. Tadi kami singgah di KM 81 untuk mempersiapkan check point dan dilanjutkan menyusuri jalan tol sampai KM 188,” kata Kakorlantas.

Ia menjelaskan command center memiliki peran strategis sebagai pusat kendali pemantauan arus kendaraan selama masa mudik. Melalui CCTV, petugas dapat memonitor kondisi lalu lintas secara real time sekaligus menentukan langkah rekayasa lalu lintas secara cepat dan tepat.

Menurutnya, masih terdapat beberapa titik perbaikan jalan yang sedang berlangsung dan diharapkan seluruh pekerjaan rampung sebelum Operasi Ketupat dimulai. Operasi tahun ini mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” sebagai bentuk komitmen negara dalam menjamin keselamatan perjalanan masyarakat.

“Negara hadir memastikan masyarakat bisa menikmati perjalanan mudik dan balik dengan aman serta selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Selain jalur tol, pengecekan juga dilakukan pada jalur arteri hingga kawasan Cileunyi untuk memastikan kesiapan menyeluruh menghadapi lonjakan kendaraan Lebaran.

Kakorlantas menyebut puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran. Namun kebijakan work from anywhere (WFA) diprediksi dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan. Penentuan rekayasa lalu lintas akan berbasis data traffic counting dari hasil pemantauan lapangan.

“Hari dengan volume kendaraan tertinggi akan menjadi dasar penerapan one way, baik lokal maupun nasional,” jelasnya.

Evaluasi manajemen lalu lintas juga dilakukan, termasuk kemungkinan perpanjangan skema one way nasional yang sebelumnya hanya sampai KM 188 menjadi hingga Pejagan. Pemantauan arus kendaraan akan diperkuat melalui CCTV di Command Center KM 29 dan KM 188, dukungan drone, serta integrasi sistem e-toll.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Dr. Muhammad Awaluddin mengapresiasi koordinasi lintas instansi dalam menyiapkan pengamanan mudik.

“Rekayasa lalu lintas ini diharapkan membuat perjalanan pemudik lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Perwakilan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Sony S. Wibowo mengatakan pihaknya mendorong percepatan perbaikan infrastruktur jalan tol di seluruh wilayah.

“Seluruh perbaikan ditargetkan selesai paling lambat H-10 sebelum Lebaran,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Kantor Staf Presiden Bhineka Putra Linanta menegaskan kesiapan sistem pemantauan menjadi bagian dari pelayanan negara kepada masyarakat.

“Tujuannya agar mudik berjalan aman, nyaman, dan masyarakat selamat sampai tujuan,” ujarnya.

Dengan optimalisasi command center dan pemantauan CCTV, kesiapan Operasi Ketupat 2026 diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan selama arus mudik dan balik Lebaran.

 

 

Sumber : https://korlantas.polri.go.id/2026-02-24-kakorlantas-pastikan-command-center-km-188-cipali-siap-kawal-operasi-ketupat-2026/ 


Baca Terusannya »»