Cari Blog Ini

Sabtu, 01 Agustus 2026

Harga Pertamax Resmi Turun, Cek Tarif Terbarunya

 

Jakarta, InfoPublik - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 Agustus 2026. Penurunan ini memberi ruang penghematan bagi masyarakat pengguna BBM nonsubsidi, terutama Pertamax yang menjadi salah satu produk dengan konsumsi terbesar.

Berdasarkan penyesuaian harga yang diumumkan Pertamina, Jumat (1/8/2029), harga Pertamax di wilayah Jabodetabek turun dari Rp16.250 menjadi Rp15.950 per liter. Sementara itu, Pertamax Green turun dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter, sedangkan Pertamax Turbo turun dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter.

Penyesuaian tersebut menjadi penurunan harga pertama sejak Pertamax dan Pertamax Green mengalami kenaikan pada 10 Juni 2026.

Sebelumnya, pemerintah mempertahankan harga BBM di tengah tekanan kenaikan harga minyak dunia yang dipicu konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.

Di sisi lain, harga BBM jenis solar nonsubsidi belum mengalami perubahan. Harga Dexlite (CN 51) tetap Rp19.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex (CN 53) tetap Rp21.150 per liter.

Sementara itu, harga BBM penugasan dan subsidi juga tidak berubah. Pertalite tetap dijual seharga Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter sehingga masyarakat yang menggunakan kedua jenis BBM tersebut tetap memperoleh harga yang sama.

Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan sesuai mekanisme yang diatur dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020. Regulasi tersebut mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Cek Tarif Terbarunya : LINK PERTAMINAPATRANIAGA

 

Sumber : https://infopublik.id/kategori/nasional-ekonomi-bisnis/981668/harga-pertamax-resmi-turun-cek-tarif-terbarunya 


Baca Terusannya »»  

Jumat, 31 Juli 2026

Sempat Direpotkan Timor Leste, Timnas Indonesia Ambil Alih Puncak Klasemen Grup A Piala AFF 2026, Skor 3-0

 

SKOR.id - Timnas Indonesia mengambil alih posisi puncak klasemen sementara Grup A ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026 usai mengalahkan Timor Leste, Jumat (31/7/2026) petang.

Bertempat di Stadion Chonburi, Thailand, Timnas Timor Leste sempat menyulitkan tim berjuluk Garuda sebab bisa menahan imbang tanpa gol meski berlaga dengan 10 pemain di babak pertama.

Timnas Indonesia akhirnya bisa memecah kebuntuan pada babak kedua dan menang 3-0 berkat gol yang dicetak Shayne Pattynama (menit 73), Thom Haye (76’), dan Mitchell Baker (79’).

Kemenangan ini membuat tim asuhan John Herdman berhak naik ke peringkat pertama klasemen sementara Grup A ASEAN Championship 2026, menggeser Vietnam dan Singapura.

Kedua pesaing Timnas Indonesia tersebut bakal berhadapan dalam lanjutan Piala AFF 2026, Vietnam vs Singapura baru akan bertanding mulai pukul 20.00 WIB di hari yang sama.

 

Jalannya Pertandingan

Timnas Indonesia langsung tampil agresif sejak babak pertama dimulai. Berbagai upaya dilancarkan via Rayhan Hannan, Ivar Jenner, dan Thom Haye yang masih buntu.

Gempuran terus dilakukan, ada usaha Tim Geypens dan Thom Haye, tapi terus bisa dijegal. Pada menit ke-17, Timnas Timor Leste mengancam lewat Zenivo Gostavo.

Keuntungan didapat Garuda sebab lawannya diganjar kartu merah pada menit ke-20, Jackson Pereira mendapat kartu kuning kedua usai melanggar Thom Haye.

Namun keunggulan jumlah pemain tak kunjung bisa dimaksimalkan. Berbagai peluang dimiliki yang gagal dimaksimalkan oleh Eliano Reijnders, dan Thom Haye.

Malah Timnas Timor Leste bisa menebar teror melalui Zenivo Gostavo dan Joao Rangel, yang juga tak mampu menjadi gol. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum.

 

Babak Kedua

Timnas Indonesia melanjutkan dominasi saat pertandingan dilanjut, termasuk ada ancaman dari Egy Maulana Vikri yang baru dimasukkan saat memasuki babak kedua.

Terdapat pula upaya dari Mitchell Baker dan Thom Haye yang sama-sama belum menjadi gol. Seiring kebuntuan, berbagai pergantian pemain pun dilakukan Garuda.

Timnas Timor Leste sempat menebar teror melalui Tristan Arrarte, Zion Cruz, dan Zenivo Gostavo yang juga buntu. Indonesia tidak tinggal diam dengan terus menyerang.

Ada upaya Egy, Mitchel Baker, Thom Haye, dan kebuntuan akhirnya dipecahkan di menit ke-73. Gol dicetak Shayne Pattynama menyambar umpan Dony Tri Pamungkas.

Tekanan terus dilkukan dan keunggulan bisa digandakan berselang tiga menit, melalui eksekusi tendangan bebas langsung Thom Haye yang tidak mampu dibendung.

Pada menit ke-79, Timnas Indonesia sukses menciptakan gol ketiganya melalui Mitchell Baker yang meneruskan umpan silang dari Ragnar Oratmangoen di mulut gawang.

Gempuran terus dilakukan Garuda, ada upaya Eliano Reijnders, Mitchell Baker, Egy Maulana, dan Ragnar Oratmangoen, namun tidak ada lagi gol dan duel berakhir 0-3.

 

Susunan Pemain Utama

Timnas Timor Leste: Dylan Niski; Jackson Pereira, Zenivo Gostavo, Joao Varudo, Claudio Osario, Joao Rangel, Tristan Arrarte, Zion Cruz, Ryan Harris Jom, Liam Farrugia, Olagar Xavier;

Pelatih: Ze Pedro

Timnas Indonesia: Cahya Supriadi; Jordi Amat, Brian Fatari, Wahyu Prasetyo, Tim Geypens, Ivar Jenner, Thom Haye, Marc Klok, Rayhan Hannan, Eliano Reijnders, Mitchell Beker;

Pelatih: John Herdman

 

 

Sumber : https://www.skor.id/posts/774380/sempat-direpotkan-timor-leste-timnas-indonesia-ambil-alih-puncak-klasemen-grup-a-piala-aff-2026 


Baca Terusannya »»  

Ketua MPR Ahmad Muzani Apresiasi Hoegeng Awards, Harap Lahirkan Polisi Teladan seperti Hoegeng

 


NEWS.DETIK.COM Jakarta - Ketua MPR Ahmad Muzani memuji perhelatan Hoegeng Awards 2026 yang memberikan penghargaan bagi sederet anggota polisi berdedikasi. Dia mengatakan Hoegeng Awards menjadi ruang apresiasi bagi kepolisian dan menciptakan 'Hoegeng-Hoegeng' yang baru.

"Saya kira ini adalah ruang bagi apresiasi kepolisian yang sangat baik, untuk menciptakan keteladanan-keteladanan baru seperti menyemangati dari Jenderal Hoegeng ini," kata Muzani usai acara Hoegeng Awards 2026 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

"Mudah-mudahan ke depan mungkin Hoegeng-Hoegeng lain muncul dalam lingkungan kepolisian kita," imbuhnya.

Muzani berpesan kepada seluruh anggota kepolisian agar meneladani nilai-nilai hidup Jenderal Hoegeng.

"Ya saya kira keteladanan contoh harus menjadi sebuah upaya kita sebagai kepolisian," katanya.

 

Tentang Hoegeng Awards

Hoegeng Awards merupakan program kolaborasi detikcom dengan Polri untuk memberikan penghargaan bagi polisi-polisi teladan. Ada 5 kategori penghargaan yang akan diberikan dalam Hoegeng Awards 2026, yaitu Polisi Berdedikasi, Polisi Inovatif, Polisi Berintegritas, Polisi Pelindung Perempuan dan Anak, serta Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.

Proses Hoegeng Awards 2026 dimulai dari penjaringan nama-nama polisi teladan yang diusulkan masyarakat sejak 27 Januari 2026. Ada sembilan ribuan nama polisi teladan yang dikirimkan masyarakat hingga proses pengusulan itu ditutup pada 2 April 2026.

Dari banyaknya usulan itu, tim panitia Hoegeng Awards 2026 melakukan verifikasi dan seleksi awal. Nama-nama yang lolos verifikasi dan seleksi tim panitia kemudian diserahkan ke Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026, yakni Mantan Plt Pimpinan KPK Dr. Mas Achmad Santosa, S.H., LL.M., Anggota Kompolnas Gufron Mabruri, Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid, M.Psi. Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina, S.Psi., MM dan Ketua Komisi III DPR, Dr. Habiburokhman, S.H., M.H.

Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 melakukan sejumlah rapat hingga akhirnya memilih nominasi kandidat di masing-masing kategori. Uji publik juga digelar sejak Kamis, 7 Mei 2026 hingga Jumat, 22 Mei 2026. Dalam tahap ini, detikcom menjaring masukan dari masyarakat mengenai para kandidat.

 

Berikut daftar peraih Hoegeng Awards 2026:

- Polisi Berdedikasi: Kombes Eko Budhi Purwono (Dirbinmas Polda Riau)

- Polisi Inovatif: Brigadir Renita Rismayanti (Anggota Divisi Hubungan Internasional Polri)

- Polisi Berintegritas: Kombes Norul Hidayat (Kepala SPN Polda Bangka Belitung)

- Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan: AKP Siti Elminawati (Kanit 1 Subdit 4 Dit Reskrimum Polda Sulawesi Tengah)

- Polisi Tapal Batas dan Pedalaman: Iptu Motalip Litiloly (Kasat Samapta Polres Nduga, Polda Papua).

 

 

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-8599749/muzani-apresiasi-hoegeng-awards-harap-lahirkan-polisi-teladan-seperti-hoegeng 

Baca Terusannya »»  

Wamen PANRB: Hoegeng Awards Jadi Apresiasi bagi Polisi Berintegritas dan Berdedikasi

 


JAKARTA - Polisi yang bekerja dengan integritas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap negara. Karena itu, Hoegeng Awards 2026 hadir sebagai bentuk apresiasi kepada anggota Polri yang menunjukkan keteladanan dalam pengabdian.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto menegaskan bahwa apresiasi kepada aparatur yang berprestasi merupakan salah satu upaya membangun budaya kerja yang positif sekaligus mendorong lahirnya semakin banyak teladan dalam pelayanan publik.

“Hoegeng Awards adalah capaian strategis untuk mencari polisi-polisi yang bekerja dengan otak, otot, dan hati nurani. Mereka adalah orang-orang terpilih, dan hari ini kita menyaksikan mereka tampil sebagai sosok yang berintegritas,” ujar Wamen Purwadi saat menghadiri malam penganugerahan Hoegeng Awards 2026 di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, kehadiran Hoegeng Awards tidak hanya menjadi ajang penghargaan bagi individu, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya integritas dan keteladanan di lingkungan Polri. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus menginspirasi seluruh anggota Polri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Purwadi juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Hoegeng Awards yang secara konsisten setiap tahun dan memberikan ruang bagi polisi-polisi teladan untuk mendapatkan pengakuan atas dedikasi dan pengabdiannya.

“Acara ini merupakan bentuk apresiasi kepada polisi yang berprestasi sesuai kategori. Sukses selalu untuk Polri,” tutupnya

 

 

Sumber : https://menpan.go.id/site/berita-terkini/wamen-panrb-hoegeng-awards-jadi-apresiasi-bagi-polisi-berintegritas-dan-berdedikasi 

Baca Terusannya »»  

Dari Jalur Rempah ke Jalur AI, Wamen Nezar Patria: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

 


Hubungan Indonesia dan India yang terjalin sejak berabad-abad lalu melalui jalur rempah kini memasuki babak baru.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan kedua negara memiliki peluang membangun masa depan bersama di bidang kecerdasan artifisial melalui kolaborasi riset, pengembangan talenta, infrastruktur digital, dan inovasi teknologi yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Menurut Wamen Nezar, India dinilai sebagai mitra alami karena memiliki pengalaman membangun infrastruktur publik digital, sementara Indonesia memiliki bonus demografi, sumber daya strategis, dan potensi besar untuk memperluas pemanfaatan AI.

"Karena India dan Indonesia bukanlah pesaing yang mengejar jalur sempit yang sama di bidang AI. Kita saling melengkapi," ungkap Wamen Nezar Patria dalam acara An Overview of the AI Roadmap of Indonesia di Jakarta Selatan, Jumat (31/07/2026).

Wamen Nezar mengatakan regulasi Peta Jalan AI Indonesia menjadi pijakan untuk membawa kemitraan kedua negara ke tahap implementasi yang lebih konkret.

Menurutnya, Indonesia tidak ingin hanya menjadi pasar bagi teknologi AI global.

Pemerintah mendorong penguatan perangkat lunak, komputasi, pusat data, dan talenta digital agar Indonesia mampu mengambil peran lebih besar dalam pengembangan AI.

"Selama ini, persaingan global untuk AI telah memperlakukan negara-negara seperti Indonesia sebagai pasar. Tempat untuk menjual produk AI, bukan tempat di mana AI dibangun. Saya ingin menolak kerangka berpikir tersebut malam ini, dengan hormat namun tegas," tegas Wamen Nezar.

Ia menambahkan Indonesia memiliki modal kuat untuk membangun ekosistem AI, mulai dari cadangan nikel dan mineral kritis, populasi muda dalam jumlah besar, hingga posisi strategis di persimpangan Indo-Pasifik.

Momentum penguatan kemitraan kedua negara semakin terbuka setelah kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia yang menghasilkan 16 perjanjian baru.

Kedua negara juga berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi digital, termasuk integrasi sistem pembayaran digital dan pengembangan Indonesia Open Network sebagai fondasi kolaborasi AI.

Sebagai tindak lanjut, Wamen Nezar mendorong kolaborasi yang lebih erat melalui pertukaran peneliti AI, pengembangan startup, serta peningkatan investasi riset dan pengembangan perusahaan teknologi India di Indonesia.

"Saya mengajak Indcham untuk membantu kami mengidentifikasi perusahaan-perusahaan India, mulai dari pemimpin layanan TI hingga perusahaan rintisan berbasis AI, yang siap membangun kehadiran riset dan pengembangan yang nyata di Indonesia, bukan hanya kantor penjualan," tambah Wamen Nezar.

Wamen Nezar juga menegaskan Kemkomdigi berkomitmen memastikan setiap kolaborasi Indonesia dan India memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

 

 

Sumber : https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/dari-jalur-rempah-ke-jalur-ai-wamen-nezar-patria-indonesia-dan-india-buka-babak-baru-kemitraan-digital 

Baca Terusannya »»  

BGN Kembalikan Lebih dari Rp311 Miliar ke Kas Negara

 


Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono menjelaskan bahwa BGN telah melakukan penyisiran menyeluruh terhadap ribuan rekening virtual account (VA) yang digunakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari hasil pemeriksaan tersebut, lebih dari Rp311 miliar telah dikembalikan oleh BGN ke kas negara.

“Dalam proses pemeriksaan, kami menemukan semacam anomali pada rekening virtual account SPPG. Setelah kami verifikasi satu per satu, maka kami telah menemukan adanya 414 SPPG atau dapur yang rekeningnya itu kemudian rekeningnya double atau rekeningnya dapurnya tidak ada, atau dapurnya belum beroperasi. Sehingga kami mengembalikan uang negara, uang rakyat sebanyak Rp311.246.295.184 dari sisiran kami, hasil penelusuran yang kami temukan dari 414 SPPG atau dapur,” ujar Kepala BGN yang akrab disapa Mas Dar dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jumat (31/7).

Mas Dar menjelaskan bahwa dana tersebut telah dikembalikan melalui sejumlah bank penyalur sebagai bagian dari langkah korektif untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan anggaran Program MBG. Ia juga menegaskan bahwa proses verifikasi masih terus dilakukan dan hasilnya akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

Sebagai wujud transparansi, BGN juga menyerahkan seluruh temuan yang memiliki indikasi tindak pidana kepada aparat penegak hukum untuk dilakukan pendalaman sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kemudian kami juga melaporkan hal ini kepada penegak hukum apakah adanya indikasi mens rea, misalnya memang ada niat untuk nyuri, ada niat untuk korupsi, ada niat untuk nilep apa tidak dan lain-lain. kami serahkan kepada penegak hukum di kejaksaan untuk diperiksa. Tentu saja bagi SPPG atau pihak-pihak manapun, mau mitra mau siapapun itu, termasuk juga adalah oknum-oknum yang ada di Badan Gizi ini tidak ada yang kebal hukum, kami sampaikan semuanya kepada penegak hukum,” tegas Mas Dar.

Selain melakukan penelusuran terhadap rekening, BGN juga menindaklanjuti hasil klasifikasi data SPPG berdasarkan kertas kerja audit yang telah diterima dari Kejaksaan. Data tersebut menjadi dasar untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap SPPG yang masuk kategori risiko tinggi, sedang, maupun ringan guna memastikan tidak terdapat penyimpangan dalam pengelolaan Program MBG.

“Kami juga telah menerima hasil klasifikasi data SPPG berdasarkan kertas kerja audit dari kejaksaan. Ini ada daftarnya semua, ada merah, ada kuning, ada hijau. Ada 16.482 yang diperiksa dan sejauh ini kita sedang memeriksa lebih dalam dari 16.482 tadi, ada 5.355 itu kemudian kategori-kategori ada yang berat, ada yang sedang, ada yang ringan gitu ada 5.000, ada yang ringan, ada yang sedang, ada yang berat,” ungkap Mas Dar.

Dalam aspek pembinaan, Ia menegaskan bahwa penegakan disiplin tidak hanya menyasar operasional dapur, tetapi juga kepala SPPG dan mitra yang terbukti melakukan pelanggaran.

"Bagi dapur-dapurnya melanggar, ada yang kemarin kita umumkan 800 sekian kita suspend, itu bukan hanya dapurnya kita suspend tapi juga adalah SPPG atau kepala dapurnya juga akan kami berikan teguran peringatan dan bila memang ada indikasi-indikasi niat untuk tindak pidana korupsi, nyuri, nyolong, maka kita akan langsung copot dan kemudian kita usulkan pemecatan di Badan Kepegawaian Nasional," ujar Mas Dar.

 

 

Sumber : https://bgn.go.id/news/siaran-pers/bgn-kembalikan-lebih-dari-rp311-miliar-ke-kas-negara 


Baca Terusannya »»  

BGN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi


 

Jakarta – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan bahwa BGN siap menjalankan setiap kebijakan pemerintah sebagai tindak lanjut atas putusan MK mengenai penganggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan memastikan Program MBG berjalan optimal sesuai ketentuan yang berlaku.

Mas Dar menegaskan bahwa BGN berada pada tataran operasional sehingga seluruh pelaksanaan program akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan pemerintah melalui mekanisme penganggaran yang berlaku.

"Kami adalah lembaga pemerintah di tingkat operasional. Apa pun keputusan negara dan kebijakan pemerintah nantinya, kami akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Tugas kami adalah memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal untuk masyarakat," ujar Mas Dar pada Jumat (31/7).

Mas Dar menjelaskan bahwa kebijakan mengenai penganggaran merupakan kewenangan pemerintah melalui mekanisme yang melibatkan kementerian dan lembaga terkait. Oleh karena itu, BGN akan berfokus pada pelaksanaan program agar manfaat Program MBG dapat terus dirasakan oleh para penerima manfaat di seluruh Indonesia.

"Alokasi anggaran untuk Program MBG akan digunakan dengan sebaik-baiknya," sambung Mas Dar.

Menurutnya, hingga saat ini BGN memastikan seluruh pelaksanaan Program MBG yang telah berjalan tetap berlangsung dengan baik. Selain itu, BGN juga terus menyelaraskan data bersama kementerian terkait untuk mempercepat perluasan layanan di wilayah yang memiliki prevalensi stunting tinggi, sehingga intervensi gizi dapat diberikan secara lebih tepat sasaran.

Lebih lanjut, Mas Dar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung berbagai upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui Program MBG. Menurutnya, pembangunan nasional membutuhkan kolaborasi seluruh pihak dengan mengedepankan optimisme, data, dan akal sehat dalam melihat berbagai kebijakan yang dijalankan pemerintah.

 

 

 

Sumber : https://bgn.go.id/news/siaran-pers/bgn-siap-jalankan-kebijakan-pemerintah-pasca-putusan-mahkamah-konstitusi 

Baca Terusannya »»  

Kepala BGN: Daerah dengan Stunting Tinggi Jadi Prioritas MBG

 


Jakarta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan pemerintah akan memprioritaskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah dengan angka stunting tinggi sebagai upaya mempercepat penanganan masalah gizi nasional.

Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Jumat (31/7). Menurutnya, penentuan wilayah prioritas dilakukan berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan saat ini tengah disinkronkan oleh BGN.

"Sebagaimana saya sampaikan kemarin terkait daerah 3T, kami menyisir berdasarkan data Kementerian Kesehatan. Sudah ada wilayahnya, provinsi mana, kabupaten mana, kecamatan mana, hingga desanya. Saat ini data tersebut sedang kami sinkronkan sehingga daerah yang menjadi prioritas dapat segera kami fokuskan, terutama wilayah yang memiliki angka stunting tinggi," ujar Mas Dar.

Dia menjelaskan bahwa fokus penanganan tidak hanya mencakup wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), tetapi juga daerah lain yang memiliki prevalensi stunting tinggi.

Ia menyebut, selain Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT), terdapat sejumlah kabupaten di wilayah Sumatera dan Jawa yang juga tercatat memiliki angka stunting cukup tinggi sehingga memerlukan intervensi gizi secara cepat melalui Program MBG.

"3T ini sama dengan angka stuntingnya tinggi. Enggak hanya di Papua, tapi juga di NTT, di beberapa wilayah yang lain termasuk, ada beberapa temuan di beberapa kaupaten di Jawa ada yang memang angka stuntingnya cukup tinggi," tambahnya.

BGN menargetkan program MBG dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan agar intervensi gizi diberikan secara tepat sasaran, khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) di daerah dengan tingkat stunting tinggi.

 

 

Sumber : https://bgn.go.id/news/siaran-pers/kepala-bgn-daerah-dengan-stunting-tinggi-jadi-prioritas-mbg 

Baca Terusannya »»  

BGN Prioritaskan Pangan Lokal, Bulog Disiapkan sebagai Buffer Pasokan Beras

 

Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menyampaikan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) menyambut baik usulan Perum Bulog mengenai penyediaan beras premium untuk mendukung pelaksanaan Program MBG.

Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar menegaskan akan terus mengutamakan penggunaan bahan pangan lokal dalam pelaksanaan Program MBG. Langkah tersebut dipilih sebagai upaya memperkuat perekonomian daerah melalui pemberdayaan petani, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta rantai pasok pangan di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Bulog tidak akan menggantikan peran pemasok lokal, melainkan berfungsi sebagai penyangga (buffer) apabila pasokan beras di suatu wilayah tidak mencukupi atau terjadi gejolak harga.

"Usulan dari Bulog kami pandang positif. Namun yang ingin kami tegaskan, Program MBG tetap memprioritaskan penggunaan bahan pangan dari daerah setempat. Kami ingin petani lokal, pedagang lokal, dan UMKM ikut merasakan manfaat dari perputaran ekonomi yang dihasilkan program ini," ujar Mas Dar dalam konferensi pers di Kantor Badan Gizi Nasional, pada Jumat (31/7).

Mas Dar menjelaskan bahwa usulan Bulog bukan terkait beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), melainkan beras premium yang dapat dimanfaatkan sebagai cadangan apabila suatu daerah mengalami keterbatasan pasokan. Menurutnya, keberadaan Bulog sebagai lembaga negara memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin ketersediaan stok pangan nasional.

"Bulog memiliki fungsi sebagai stabilisator harga dan penjaga stok pangan. Karena itu kami ingin menempatkan Bulog sebagai buffer. Ketika pasokan beras lokal belum mencukupi atau ada potensi kenaikan harga akibat meningkatnya kebutuhan, Bulog dapat menjadi penyangga sehingga masyarakat tetap memperoleh harga yang wajar dan stok pangan tetap tersedia," kata Mas Dar.

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi BGN agar pelaksanaan Program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi daerah. Dengan mengutamakan pembelian bahan pangan dari lingkungan sekitar SPPG, perputaran ekonomi di tingkat desa maupun kecamatan diharapkan semakin meningkat.

"Jangan sampai keberadaan dapur MBG justru memicu gejolak harga di suatu wilayah karena menyerap pasokan yang terbatas. Karena itu kami memprioritaskan bahan pangan lokal terlebih dahulu. Jika memang terjadi kekurangan, baru Bulog hadir sebagai penyangga agar harga tetap stabil dan pasokan tetap aman," tutupnya.

 

 

Sumber : https://bgn.go.id/news/siaran-pers/bgn-prioritaskan-pangan-lokal-bulog-disiapkan-sebagai-buffer-pasokan-beras 


Baca Terusannya »»  

Bukan Cuma Donor Darah, PMI Jateng Diharap Jadi Garda Terdepan Hadapi Kekeringan

 


SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah, memperkuat perannya sebagai garda depan penanganan bencana termasuk kekeringan yang melanda. Tidak hanya berfokus pada pelayanan donor darah, tetapi juga aktif dalam respons cepat, pelayanan kemanusiaan, dan penanganan keadaan darurat.

Hal itu disampaikan Luthfi, saat menghadiri pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah masa bakti 2026-2031, di Grhadika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (31/7/2026).

Menurut Luthfi, Jawa Tengah merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, mulai dari banjir, tanah longsor, rob, gunung meletus, hingga kekeringan saat musim kemarau. Kondisi tersebut menuntut kolaborasi yang semakin kuat antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan PMI.

“Tidak hanya masalah donor darah, tetapi penanganan dapur umum, penanganan kemanusiaan, penanganan awal ketika masyarakat mengalami bencana. Bahkan kalau perlu terjadi kecelakaan lalu lintas, PMI harus hadir,” katanya, seusai pelantikan PMI Jateng.

Gubernur berharap, kepengurusan baru PMI Jawa Tengah mampu menghadirkan terobosan dalam penanganan bencana, mulai dari tahap mitigasi hingga pascabencana.

“Dengan adanya pelantikan yang baru ini diharapkan kita mempunyai terobosan kreatif, dalam rangka meminimalisasi bencana sampai dengan pascabencana. Quick response penanganan cepat sangat diperlukan,” ujarnya.

Luthfi juga optimistis kepengurusan baru akan semakin memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, karena para pengurus telah berpengalaman dalam berbagai aksi kemanusiaan.

Ketua PMI Jawa Tengah, Haryanto mengatakan, pihaknya siap mendukung dalam penanganan kebencanaan, pelayanan kesehatan, pembinaan relawan, dan pemenuhan kebutuhan darah.

Ditambahkan, saat ini PMI Jawa Tengah sedang fokus pada penanganan kekeringan. Haryanto menyebut, pihaknya telah mendistribusikan sekitar 2,2 juta liter air bersih, ke daerah terdampak kekeringan di 14 kabupaten/ kota. Bantuan tersebut disalurkan melalui 433 kali pengiriman menggunakan 18 unit truk tangki, yang menjangkau 288 desa di 48 kecamatan, dengan penerima manfaat lebih dari 109 ribu jiwa.

Selain itu, PMI Jawa Tengah bersama PMI kabupaten/ kota, Pemprov Jateng, TNI, Polri, dan instansi terkait lainya, telah menyalurkan bantuan bagi korban bencana di Aceh dan Sumatera berupa bantuan logistik senilai sekitar Rp1,7 miliar, serta dukungan dana Rp2,2 miliar.

Sementara itu, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, berpesan kepada PMI Jateng agar lebih berkembang, termasuk saat penanganan kebencanaan.

“Semua bencana itu harus dibantu, banjir apa kekeringan, apa gempa itu, PMI selalu aktif di manapun di Indonesia. Itu selalu menjadi bagian daripada program,” kata Jusuf Kalla, seusai melantik Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Provinsi Jawa Tengah masa bakti 2026-2031.

Terkait kekeringan yang melanda, PMI siap membantu masyarakat dalam penanganannya. Beberapa bulan terakhir ini, PMI telah mendistribusikan air bersih.

“Sudah didistribusikan (air bersih) sejak bulan lalu sudah berjalan,” terangnya. 

 

 Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/bukan-cuma-donor-darah-pmi-jateng-diharap-jadi-garda-terdepan-hadapi-kekeringan/

Baca Terusannya »»  

Wamenkeu Juda: Koordinasi Kebijakan Menjadi Kunci Menjaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global

 

 

Jakarta, Kemenkeu – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa koordinasi kebijakan fiskal, moneter, makroprudensial, dan sektor keuangan merupakan kunci menjaga stabilitas sekaligus mempertahankan pertumbuhan ekonomi di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Hal tersebut disampaikan dalam The 20th  Bulletin of Monetary Economics and Banking (BMEB) International Conference di Bali pada Jumat (31/7). 

Dalam paparannya, Wamenkeu menjelaskan bahwa kebijakan moneter berperan sebagai lini pertahanan pertama untuk menjaga stabilitas nilai tukar, mengendalikan inflasi, dan memulihkan kepercayaan pasar. Namun, penyesuaian suku bunga yang diperlukan untuk menjaga stabilitas dapat menimbulkan konsekuensi terhadap pertumbuhan ekonomi sehingga perlu diimbangi dengan kebijakan fiskal yang mendukung pertumbuhan dan menjaga daya beli masyarakat, serta kebijakan makroprudensial yang memastikan likuiditas dan penyaluran kredit tetap terjaga.

“Ini adalah koordinasi kebijakan yang perlu kita gunakan sebagai kerangka kerja dalam situasi saat ini,” kata Wamenkeu.

Di sisi fiskal, Wamenkeu mengatakan pemerintah melakukan stabilisasi harga energi dan pangan, pelaksanaan program prioritas pemerintah, efisiensi belanja negara, serta menjaga defisit APBN tetap berada di bawah 3 persen terhadap PDB. Pemerintah juga tetap mempertahankan subsidi energi untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran, sembari memfokuskan belanja negara pada program-program prioritas melalui peningkatan efisiensi belanja pemerintah. 

"Tujuan kebijakan fiskal dalam situasi saat ini adalah menyeimbangkan antara mendukung pertumbuhan dan pada saat yang sama kita mempertahankan keberlanjutan fiskal untuk menjaga defisit fiskal kita di bawah 3 persen," ujar Wamenkeu. 

Dalam kesempatan tersebut, Wamenkeu juga menegaskan pentingnya koordinasi antarlembaga melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang melibatkan Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Forum tersebut menjadi wadah untuk melakukan asesmen risiko, menyusun respons kebijakan secara terpadu, dan menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah dinamika global yang semakin kompleks. 

Wamenkeu mengungkapkan bahwa koordinasi kebijakan yang kuat telah menghasilkan ketahanan ekonomi Indonesia. Pada triwulan I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,61 persen, inflasi tetap terjaga dalam kisaran sasaran Bank Indonesia sebesar 2,5±1 persen, defisit fiskal semester I 2026 berada pada level 0,76 persen terhadap PDB, cadangan devisa mencapai USD145,6 miliar, dan pertumbuhan kredit tetap kuat sebesar 12,67 persen. 

“Ini merupakan contoh bagaimana kebijakan moneter, fiskal, dan sektor keuangan dapat saling berkoordinasi dalam mengelola perekonomian di tengah tantangan ekonomi global, khususnya dalam menjaga stabilitas,” kata Wamenkeu.

 

 

Sumber : https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/BMEB-International-Conference-Bali 

Baca Terusannya »»  

Kementerian PU Tangani 294 Titik Kekeringan di Seluruh Indonesia

 


Jakarta – Hingga akhir Juli 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menangani 294 titik kekeringan akibat el nino di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 180 titik kekeringan di daerah irigasi (sawah) dan 114 titik kekeringan di kawasan permukiman. Dari jumlah tersebut, 202 titik atau 68,7% telah selesai ditangani, sedangkan 92 titik lainnya masih dalam proses penanganan.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan air irigasi, memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, sekaligus mempertahankan produktivitas pertanian nasional di tengah musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, saat ini pemerintah memfokuskan upaya penanganan pada pencarian sumber-sumber air baru, khususnya air tanah. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kebutuhan pertanian di tengah kondisi kekeringan yang mulai terjadi di sejumlah wilayah sentra produksi pangan.

"Yang kita kejar sekarang adalah sebanyak-banyaknya mendapatkan sumber air bawah tanah dan mengalirkannya ke sawah-sawah terdekat. Kita harus menjaga agar produktivitas petani tidak turun meskipun dalam kondisi kekeringan," kata Menteri Dody.

Dalam upaya pencarian sumber air baru tersebut, Kementerian PU bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan memanfaatkan teknologi isotop untuk menelusuri potensi sumber air bawah tanah. Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemanfaatan teknologi terus diperkuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Penanganan kekeringan di daerah irigasi menjadi prioritas utama mengingat dampaknya terhadap produktivitas pertanian. Dari 180 titik kekeringan di daerah irigasi, sebanyak 160 titik telah selesai ditangani, sedangkan 20 titik lainnya masih dalam proses penanganan.

Berbagai langkah darurat dilakukan, antara lain melalui pemompaan air dari sungai ke areal persawahan, normalisasi saluran irigasi, peninggian tanggul saluran secara darurat menggunakan sandbag, pemasangan pipa untuk meningkatkan debit air, serta pembangunan saluran irigasi tersier agar air dapat menjangkau lahan pertanian yang terdampak kekeringan. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga pasokan air irigasi sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dalam mendukung swasembada pangan. 

Selain itu, Kementerian PU juga bekerja sama dengan BMKG untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah kawasan bendungan sebagai bagian dari strategi pengelolaan sumber daya air pada musim kemarau. Salah satu pelaksanaan OMC telah dilakukan di Bendungan Jatiluhur pada 30 Juli 2026 bekerja sama dengan Perum Jasa Tirta II, BMKG, dan TNI AU untuk menjaga ketersediaan tampungan air bagi kebutuhan irigasi. 

"Operasi Modifikasi Cuaca adalah salah satu cara kita memastikan bahwa air tetap mengalir ke sawah-sawah petani yang ada di sekitar bendungan," tegas Menteri Dody.

 

Penanganan Kekeringan di Kawasan Permukiman

Selain sektor pertanian, Kementerian PU juga terus menangani dampak kekeringan di kawasan permukiman. Dari 114 lokasi kekeringan permukiman, sebanyak 42 lokasi telah selesai ditangani, sementara 72 lokasi lainnya masih dalam proses penanganan. Penanganan darurat dilakukan melalui distribusi bantuan air bersih menggunakan truk tangki serta dukungan penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau. 

Dengan berbagai langkah tersebut, Kementerian PU terus memperkuat upaya mitigasi dampak musim kemarau melalui penyediaan sumber air, optimalisasi jaringan irigasi, serta pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan air dan mendukung ketahanan pangan nasional.

 

 

Sumber : https://pu.go.id/berita/kementerian-pu-tangani-294-titik-kekeringan-di-seluruh-indonesia 

Baca Terusannya »»  

Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan, Kementerian PU Siagakan Truk Tangki Air di Tiga Posko Strategis

 


Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan melalui penyediaan dukungan sarana dan prasarana guna membantu percepatan penanganan di lapangan secara terpadu dan berkelanjutan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan Kementerian PU terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla dan kekeringan pada musim kemarau tahun 2026 melalui penguatan koordinasi lintas sektor serta penyediaan infrastruktur pendukung yang dibutuhkan di lapangan. Menurutnya, Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan per 29 Juli 2026, tercatat sebanyak 2.141 titik panas (hotspot) dan 381 kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak mencapai 994,30 hektare. Wilayah Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, hingga kawasan perbatasan dengan Kota Banjarmasin menjadi daerah dengan tingkat kerawanan tinggi akibat dominasi lahan gambut, semak belukar, dan lahan terbuka yang semakin rentan terbakar pada musim kemarau.

Berbagai langkah antisipatif telah dilaksanakan melalui penguatan Satuan Tugas El Nino, optimalisasi jaringan irigasi, pengeboran air tanah, serta distribusi air bersih di sejumlah wilayah terdampak. Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi Kementerian PU untuk menjaga ketahanan pangan, menjamin ketersediaan sumber daya air, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi pada musim kemarau.

Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Selatan juga telah menyiagakan tiga unit truk tangki air berkapasitas 4.000 liter per unit sehingga total kapasitas air siap pakai yang disiagakan mencapai 12.000 liter. Armada tersebut ditempatkan di tiga posko utama yaitu BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, BPBD Kota Banjarbaru, dan BPBD Kabupaten Banjar untuk mendukung operasi pemadaman darurat.

"Total kapasitas air yang kami siapkan mencapai 12.000 liter untuk mendukung operasi penanganan darurat. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan agar distribusi bantuan dan dukungan di lapangan dapat berjalan secara cepat, tepat, dan efektif," ujar Kepala BPBPK Kalimantan Selatan Denny Surya Martha. 

Menurut Denny, keberhasilan penanggulangan karhutla sangat bergantung pada sinergi antarlembaga dan kecepatan respons di lapangan. Oleh karena itu, BPBPK Kalimantan Selatan akan terus mendukung upaya pemadaman melalui penyediaan sarana pendukung sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap upaya penanggulangan bencana melalui penyediaan infrastruktur dan dukungan sumber daya yang dibutuhkan. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menekan dampak karhutla, melindungi lingkungan, serta menjaga keselamatan masyarakat Kalimantan Selatan selama periode musim kemarau. Upaya ini juga sejalan dengan sasaran PU608 yaitu memperkuat ketahanan infrastruktur dalam mendukung pengurangan risiko bencana serta meningkatkan ketangguhan wilayah terhadap dampak perubahan iklim.

 

 

Sumber : https://pu.go.id/berita/perkuat-penanganan-karhutla-di-kalimantan-selatan-kementerian-pu-siagakan-truk-tangki-air-di-tiga-posko-strategis 

Baca Terusannya »»  

BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah melalui Operasi Modifikasi Cuaca

 


PALANGKA RAYA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah. Selain mengoptimalkan operasi pemadaman darat, dukungan udara melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga ditingkatkan melalui penambahan armada pesawat, pemenuhan stok bahan semai, serta fleksibilitas pelaksanaan operasi hingga malam hari.

Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto saat memimpin rapat koordinasi di Posko OMC Bandara Tjilik Riwut, Jumat (31/7). Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, serta pengelola Bandara Tjilik Riwut.

Dalam arahannya, Kepala BNPB menginstruksikan agar armada pesawat OMC dapat dioperasikan secara fleksibel kapan pun diperlukan, termasuk pada malam hari apabila BMKG mengidentifikasi potensi pertumbuhan awan hujan. Untuk mendukung hal tersebut, tim BMKG diminta terus memantau dan memetakan perkembangan awan secara cermat sebagai dasar pelaksanaan operasi penyemaian.

“Baru saja kita rapat koordinasi sambil melihat OMC oleh tim gabungan, setiap hari BMKG melihat apakah bisa dilaksanakan OMC? Jadi bisa tidaknya OMC itu sangat bergantung pada awan hujan. Tidak ada alasan untuk tidak terbang selama masih ada potensi pertumbuhan awan hujan. Jadi tidak terbangnya kalau tidak ada awan hujan saja,” tegas Kepala BNPB.

Lebih lanjut, Kepala BNPB mengarahkan agar penyemaian bahan semai Natrium Klorida (NaCl) diprioritaskan pada wilayah dengan tingkat kebakaran yang tinggi, yakni Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya. Sementara itu, pemantauan kondisi cuaca dan potensi penyemaian juga terus dilakukan di Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Ini akan menjadi atensi kami, semua pihak yang terlibat dalam OMC ini, saya perintahkan agar kalau ada pertumbuhan awan arahkan ke tempat-tempat yang terjadi pembakaran,” kata Suharyanto.

Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah terdampak sehingga mempercepat proses pemadaman, mempercepat pendinginan lahan gambut, serta mencegah meluasnya kebakaran. Untuk mendukung efektivitas operasi, Kepala BNPB juga menekankan pentingnya menjaga ketersediaan stok bahan semai NaCl selama pelaksanaan OMC.

Selain itu, Kepala BNPB menyetujui penambahan armada pesawat OMC sekaligus perluasan pangkalan operasi dengan menempatkan tambahan pesawat di Pangkalan Bun.

“Saya ijinkan juga kalau ada penambahan kemudian saya ijinkan juga penambahan satu di Pangkalan Bun satu, di sini (Tjilik Riwut) satu,” terangnya.

Berdasarkan data hingga Jumat (31/7), operasi OMC di Kalimantan Tengah menggunakan pesawat jenis Caravan telah dilaksanakan dengan total durasi terbang selama empat jam. Sebanyak 2.000 kilogram bahan semai NaCl telah disebarkan untuk menjangkau wilayah penyemaian seluas 1.777,60 kilometer persegi. Sementara itu, stok bahan semai NaCl yang tersedia di Posko OMC tercatat sebanyak 6.000 kilogram.

Satgas Darat Diperkuat dengan Dukungan Logistik, Peralatan, dan Personel

Berdasarkan hasil peninjauan di Pos Lapangan Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Pulang Pisau serta rapat koordinasi di Posko OMC Bandara Tjilik Riwut, Kepala BNPB menekankan pentingnya penguatan operasi Satgas Darat melalui pengerahan personel secara langsung di titik-titik api prioritas.

Ia juga menginstruksikan agar setelah api berhasil dipadamkan, Satgas Darat segera melakukan proses pendinginan pada area yang terbakar. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan bara api benar-benar padam dan mencegah munculnya kembali asap dari lahan gambut.

“Apinya sudah padam, tetapi karena lahan gambut harus segera didinginkan sampai asap itu betul-betul hilang, dan yang paling efektif dan efisien memang hujan, makanya satgas udara dan darat harus betul-betul bekerja maksimal,” katanya.

Untuk mendukung efektivitas operasi di lapangan, BNPB juga akan mendistribusikan berbagai peralatan pendukung, antara lain bahan pemadam api, pompa air, serta kantong air lipat (flexible tank) secara proporsional sesuai kebutuhan di lapangan. Pemanfaatan flexible tank milik BPBD juga akan dioptimalkan pada wilayah yang memiliki keterbatasan sumber air.

“Tapi hasil dari rapat tadi disampaikan bahwa flexible tank itu nanti diisi air dari heli water bombing. Jadi heli water bombing yang sekarang ada bergerak dua, sementara dua unit di titik ini (Pulang Pisau), di samping memadamkan api, juga mengisi flexible tank. Nah, nanti pasukan daratnya dari flexible tank itu menggunakan pompa kecil disiram di asap-asap yang masih mengepul,” jelas Suharyanto.

Sebagai bagian dari penguatan operasi lapangan, BNPB juga mengerahkan tambahan satu regu yang terdiri atas 10 personel untuk memberikan pendampingan teknis di lokasi terdampak. Selain itu, Kepala BNPB meminta pemerintah daerah memastikan pemenuhan perlengkapan perorangan, logistik, serta hak uang harian bagi seluruh personel lapangan agar moril dan kesiapan fisik petugas tetap terjaga selama operasi penanganan karhutla berlangsung.

 

 

Sumber : https://bnpb.go.id/berita/bnpb-perkuat-penanganan-karhutla-di-kalimantan-tengah-melalui-operasi-modifikasi-cuaca 

Baca Terusannya »»  

Menko Polkam dan Kepala BNPB Optimalkan Penanganan Karhutla di Kalimantan Tengah

 

PALANGKA RAYA – Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan pentingnya percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Pulang Pisau. 

Penegasan tersebut disampaikan saat Menko Polkam meninjau Posko Lapangan Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (31/7). Dalam arahannya, Menko Polkam meminta seluruh unsur yang terlibat mengoptimalkan upaya penanganan darurat dengan memadamkan api sedini mungkin sebelum meluas. Menurutnya, semakin luas area yang terbakar, semakin kompleks proses pemadaman meskipun telah didukung berbagai sumber daya.

“Pantau terus, jangan sampai ada titik api lagi. Kita lebih baik menyelesaikannya saat titik api masih kecil. Saya yakin bahwa kita semua bisa menyelesaikan ini,” tegas Menko Djamari.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto yang turut mendampingi Menko Polkam dalam peninjauan tersebut menyampaikan bahwa penanganan karhutla di Kalimantan Tengah menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Sebagai bentuk dukungan, pemerintah telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk memperkuat penanganan di lapangan, mulai dari pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), penambahan armada udara, hingga pemenuhan kebutuhan logistik dan peralatan.

Di sisi lain, Kepala BNPB meminta pemerintah daerah melalui BPBD bersama  unsur yang tergabung dalam Satgas Penanganan Karhutla untuk melakukan pendataan kebutuhan di lapangan secara lebih rinci dan terukur. Menurutnya, identifikasi kebutuhan yang akurat akan mendukung pengerahan sumber daya secara tepat sasaran sehingga upaya penanganan karhutla dapat berjalan lebih efektif. 

Kepala BNPB juga menginstruksikan agar operasi Satgas Darat terus diperkuat melalui optimalisasi personel, pengerahan mobil tangki untuk mendukung pemadaman di darat, serta pemenuhan berbagai peralatan pendukung, seperti pompa air, selang, hingga tangki air portabel yang dapat dilipat.

“Tentu saja yang paling tahu adalah yang di wilayah. Pak Kapolda, Pak Pangdam, dan jajaran yang tahu ini. Sebetulnya di lapangan tuh butuhnya apa, yang harus lebih spesifik tergantung dengan kondisi kebakarannya ya. Saya juga meminta Satgas Darat benar-benar siap. Ketika api masih kecil, segera padamkan. Kami dari pemerintah pusat sekali lagi atas petunjuk Bapak Menko menyiapkan semuanya, termasuk juga dukungan bagi personel,” terang Kepala BNPB.

Berdasarkan data terbaru, luas lahan yang terdampak kebakaran di Provinsi Kalimantan Tengah tercatat mencapai 3.069,52 hektare. Saat ini, upaya penanganan difokuskan di Desa Taruna dan Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, yang menjadi wilayah prioritas dalam operasi pemadaman.

Operasi penanganan melibatkan tim gabungan yang terdiri atas BNPB, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, serta berbagai unsur terkait. Seluruh personel terus melakukan upaya pemadaman dan pencegahan agar api tidak meluas hingga mengancam permukiman maupun akses jalan. Meski demikian, proses penanganan di lapangan masih menghadapi tantangan, terutama akibat perubahan arah angin yang dapat memicu pergeseran dan penyebaran titik api.

 

 

Sumber : https://bnpb.go.id/berita/menko-polkam-dan-kepala-bnpb-optimalkan-penanganan-karhutla-di-kalimantan-tengah 


Baca Terusannya »»  

Keselamatan Masyarakat dan Petugas Jadi Prioritas, Menko Polkam Ingatkan Pentingnya Penanganan Karhutla Secara Cepat dan Terpadu

 


Polkam, Pulang Pisau – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, menekankan pentingnya percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, dengan mengedepankan keselamatan masyarakat serta petugas di lapangan. Arahan tersebut disampaikan saat meninjau langsung Posko Lapangan Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (31/7/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Menko Polkam menegaskan bahwa kebakaran harus segera dipadamkan sebelum meluas. Menurutnya, semakin besar luasan api, semakin sulit upaya pemadaman dilakukan meskipun telah didukung berbagai sumber daya.

“Saya yakin bahwa kita semua ingin menyelesaikan masalah karhutla ini. Pantau terus, jangan sampai ada titik api lagi. Kita lebih baik menyelesaikannya saat titik api masih kecil,” tegas Menko Djamari.

Ia juga meminta seluruh unsur yang terlibat memperkuat koordinasi di lapangan dan memanfaatkan seluruh sarana serta prasarana yang telah tersedia, termasuk sumber air, peralatan pemadaman, pipa penyalur air, hingga tempat penampungan air sementara. Ia memastikan pemerintah pusat akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhan operasi penanganan karhutla.

“Kalau ada kesulitan di lapangan, sampaikan kepada Kepala BNPB. Apa pun kegiatannya, ini adalah upaya untuk menyelamatkan manusia. Dampak karhutla sangat besar karena dapat mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Selain fokus pada pemadaman, Menko Polkam mengingatkan agar keselamatan personel menjadi perhatian utama selama operasi berlangsung. Ia meminta setiap penugasan diawali dengan briefing yang memperhatikan aspek keamanan dan pengorganisasian personel agar tidak menimbulkan risiko bagi petugas.

“Perhatikan keamanan para petugas. Jangan sampai karena terlalu bersemangat, mereka lupa memperhatikan keselamatan diri hingga tidak bisa keluar dari lokasi. Jangan sampai kita mengabaikan keselamatan kita sendiri,” ujar Menko Djamari.

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus memperkuat dukungan penanganan karhutla melalui operasi modifikasi cuaca (OMC), penambahan armada pesawat apabila diperlukan, serta pemenuhan kebutuhan logistik dan peralatan pemadaman.

Saat ini, dua pesawat OMC telah diterbangkan, dan pemerintah siap menambah armada guna meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah terdampak.

“Kami akan terus menambah dukungan apabila diperlukan. Mudah-mudahan hujan segera turun sehingga proses pemadaman dapat berlangsung lebih efektif,” kata Suharyanto.

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, serta seluruh unsur terkait segera mengerahkan mobil tangki air yang tersedia untuk memperkuat operasi pemadaman sambil menunggu bantuan tambahan dari pemerintah pusat.

Selain itu, Kepala BNPB menginstruksikan evaluasi terhadap kekuatan Satgas Darat, baik dari sisi jumlah personel maupun kelengkapan peralatan, seperti pompa air, selang, dan sarana pendukung lainnya, agar penanganan di lapangan dapat dilakukan secara optimal.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Herman Wibowo, melaporkan bahwa tim gabungan yang terdiri atas BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, dan unsur terkait terus melakukan upaya pemadaman serta pencegahan agar api tidak meluas ke permukiman dan jalan raya.

Menurut Herman, perubahan arah angin menjadi tantangan utama bagi petugas di lapangan. Tim juga telah menempatkan mobil tangki air di sejumlah titik untuk mencegah api menyeberang jalan yang berpotensi memperluas area kebakaran serta mengganggu jalur transportasi akibat tebalnya asap.

Dalam peninjauan tersebut, Menko Polkam turut didampingi Sesmenko Polkam, para Deputi dan Staf Khusus. Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur teknis terkait, antara lain Kementerian Kehutanan, BMKG, BPBD, Basarnas, dan Manggala Agni.

 

 


Sumber : https://polkam.go.id/keselamatan-masyarakat-dan-petugas-jadi-prioritas-menko-polkam-ingatkan-pentingnya-penanganan-karhutla-secara-cepat-dan-terpadu/ 

Baca Terusannya »»  

22 Negara Resmi Akhiri MPE Garuda Canti Dharma III Tahun 2026

 


(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang diwakili Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun secara resmi menutup Multinational Peacekeeping Exercise (MPE) Garuda Canti Dharma III Tahun 2026 di PMPP TNI, Sentul, Bogor, Jumat (31/7/2026). Upacara penutupan dihadiri para Pejabat Utama Mabes TNI, Komandan PMPP TNI, pejabat Kementerian/Lembaga, perwakilan Polri, Atase Pertahanan negara sahabat, para Komandan Peacekeeping Center, serta 1.014 peserta dari 22 negara.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Asops Panglima TNI disampaikan bahwa latihan multinasional seperti Garuda Canti Dharma bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan investasi strategis untuk membangun kepercayaan, memperkuat kerja sama internasional, dan meningkatkan kesiapan bersama dalam mendukung perdamaian dunia. MPE Garuda Canti Dharma III menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama internasional sekaligus wujud komitmen TNI dalam mendukung operasi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui diplomasi militer yang profesional dan adaptif.

Selama pelaksanaan latihan, para peserta telah melaksanakan berbagai skenario dan materi yang dirancang untuk meningkatkan interoperabilitas, profesionalisme, serta kemampuan menghadapi tantangan dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB. Melalui latihan ini diharapkan terbangun sinergi, saling percaya, dan jejaring kerja sama yang semakin kuat antarnegara, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi keberhasilan misi perdamaian dunia pada masa mendatang.

 

 

Sumber : https://tni.mil.id/view-266770-22-negara-resmi-akhiri-mpe-garuda-canti-dharma-iii-tahun-2026.html 

Baca Terusannya »»  

Pemerintah Percepat Pemulihan PLTP Sarulla, Siapkan Investasi Baru untuk Optimalkan Potensi Panas Bumi 1.100 MW

 


TAPANULI UTARA -- Pemerintah mempercepat langkah pemulihan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi atau PLTP Sarulla di Kabupaten Tapanuli Utara sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional dan mengoptimalkan potensi panas bumi hingga sekitar 1.100 MW. Melalui penyelesaian administrasi dan rencana investasi sekitar USD 270 juta, pemerintah menargetkan kapasitas terpasang 330 MW dapat kembali beroperasi optimal pada 2027-2028.


Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot mengatakan, pemerintah akan terlebih dahulu menyelesaikan proses administrasi yang dibutuhkan hingga Oktober 2026. Setelah tahapan tersebut rampung, peningkatan kapasitas produksi akan dikejar pada 2027-2028.


"Yang pertama dari sisi administrasi kita akan selesaikan sampai dengan Oktober 2026 ini. Sudah selesai urusan administrasinya, tahun 2027-2028 ini kita kejar peningkatan kapasitas produksi," kata Yuliot seusai pertemuan di PLTP Sarulla, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (31/7).


Menurut Yuliot, pemulihan kapasitas PLTP Sarulla diperkirakan membutuhkan tambahan investasi sekitar USD 270 juta. Investasi tersebut diarahkan untuk mengembalikan kemampuan produksi pembangkit ke kapasitas terpasang sebesar 330 MW.


"Perlu ada tambahan investasi baru itu diperkirakan sekitar 270 juta US untuk mengembalikan kembali ke kapasitas 330 MW dari potensi yang ada 1.100 MW," tuturnya.


Dalam operasional lapangan panas bumi, perubahan tekanan uap menjadi salah satu tantangan teknis yang perlu dikelola secara berkelanjutan. Kondisi tersebut menyebabkan kapasitas produksi PLTP Sarulla saat ini berada di kisaran 220 MW dari kapasitas terpasang sebesar 330 MW.


Pemerintah bersama pengelola telah menyiapkan langkah penyelesaian administrasi dan rencana investasi untuk mengembalikan kapasitas pembangkit tersebut. Setelah kapasitas eksisting kembali optimal, investasi lanjutan direncanakan dilakukan secara bertahap untuk mendukung pemanfaatan potensi panas bumi yang tersedia.


PLTP Sarulla berlokasi di Kecamatan Pahae Julu dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Pembangkit tersebut dioperasikan oleh konsorsium Sarulla Operations Ltd. atau SOL.


PLTP Sarulla memiliki kapasitas terpasang sebesar 330 MW yang terbagi dalam tiga unit, masing-masing berkapasitas 110 MW. Unit Silangkitang atau SIL mulai beroperasi secara komersial pada Maret 2017. Unit Namora-I-Langit 1 atau NIL-1 beroperasi sejak Oktober 2017, sedangkan Unit Namora-I-Langit 2 atau NIL-2 mulai beroperasi pada Mei 2018.


PLTP Sarulla merupakan salah satu aset strategis panas bumi Indonesia. Dengan potensi sumber daya sekitar 1.100 MW, penguatan pengelolaan lapangan diharapkan tidak hanya memulihkan kapasitas pembangkit yang ada, tetapi juga mendukung pengembangan energi bersih sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

 

 

 

 

Sumber : https://esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/pemerintah-percepat-pemulihan-pltp-sarulla-siapkan-investasi-baru-untuk-optimalkan-potensi-panas-bumi-1100-mw

Baca Terusannya »»  

Kadin Sanjung Kepemimpinan Presiden Prabowo yang Visioner dan Berorientasi Eksekusi

 



Kalangan dunia usaha mengapresiasi agenda transformasi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, James Riady, menilai kepemimpinan Presiden memiliki arah yang visioner, strategis, serta ditopang keberanian mengambil terobosan dan kecepatan dalam mengeksekusi kebijakan.

Berbicara dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pengusaha Kadin pusat dan daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026, James menilai arah kebijakan pemerintah tidak hanya dirancang untuk menghadapi berbagai tantangan global saat ini, tetapi juga mempersiapkan posisi Indonesia pada masa mendatang.

“Saya kira ini hari yang Bapak uraikan dan juga beberapa kali yang Bapak uraikan sesungguhnya memberikan kita kesan ya, kepemimpinan yang sangat visionary, sangat strategis, sangat jelas. Dari sisi defensif maupun ofensif,” ujar James.

Menurutnya, keberanian pemerintah menjalankan berbagai terobosan secara bersamaan menjadi salah satu karakter penting kepemimpinan Presiden Prabowo. Agenda tersebut dilengkapi dengan perhatian kuat terhadap pelaksanaan program dan kecepatan menghasilkan capaian konkret.

“Keberanian dari terobosan-terobosan itu, not many people have that kind of guts. Agenda transformasi yang bersamaan yang begitu banyak, yang terobosannya,” ungkapnya.

“Ketiga, ini adalah fokus kuat pada eksekusi. Kalau kita lihat manajemen eksekusi ini dan kecepatannya. Swasembada pangan, ketahanan energi. Bisa sampai situasi dunia seperti ini tapi listrik subsidi itu enggak naik, 3 kilo LPG itu juga enggak naik. Jadi ini kan luar biasa ya,” lanjut James.

Sejumlah kebijakan yang disorot James antara lain pencapaian swasembada pangan, penguatan ketahanan energi, hilirisasi industri, pembangunan perumahan rakyat, reformasi pendidikan kedokteran, serta pembentukan Danantara. Menurutnya, berbagai langkah tersebut memperlihatkan pendekatan pemerintahan yang visioner sekaligus pragmatis.

James juga menilai diplomasi ekonomi Presiden telah memperkuat kepercayaan perusahaan-perusahaan teknologi global terhadap Indonesia. Ia mencontohkan makin terbukanya akses Indonesia terhadap teknologi strategis serta meningkatnya pandangan positif pelaku industri internasional terhadap prospek ekonomi nasional.

Dalam hal pengelolaan kekuatan ekonomi negara, James mengapresiasi pembentukan Danantara sebagai instrumen untuk memperkuat sinergi pemerintah, badan usaha milik negara, dan sektor swasta dalam semangat Indonesia Incorporated.

“Dan pembentukan Danantara sebagai instrumen Indonesia Inc. Kita pikir memang harus pemerintah memimpin in a strong way, dan I think Danantara is the way,” tuturnya.

James bahkan menyebut pendekatan pemerintahan Presiden Prabowo sebagai entrepreneur presidency, yakni kepemimpinan yang memiliki visi kuat, bersikap pragmatis, dan tegas dalam mengambil keputusan.

Pada kesempatan tersebut, James turut mendorong pemerintah dan dunia usaha menyiapkan strategi nasional menghadapi perkembangan kecerdasan artifisial dan robotika. Ia berharap Indonesia tidak hanya menjadi pasar teknologi, tetapi juga mampu menciptakan teknologi, membangun talenta, dan melahirkan industri baru menuju Indonesia Emas 2045.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/kadin-sanjung-kepemimpinan-presiden-prabowo-yang-visioner-dan-berorientasi-eksekusi/ 

Baca Terusannya »»  

Kadin Apresiasi Program MBG dan Penguatan Ketahanan Pangan Pemerintah

 


Sejumlah kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan mendapat apresiasi dari kalangan dunia usaha. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Mulyadi Jayabaya, menilai program-program pemerintah telah memberikan manfaat nyata, terutama bagi masyarakat kecil dan petani.

Salah satu kebijakan yang diapresiasi adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jayabaya menilai program tersebut sangat bermanfaat bagi anak-anak sekolah, khususnya di desa dan wilayah terpencil yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses terhadap makanan bergizi.

“Itu anak sekolah di desa-desa terpencil, Pak. Makan pagi, makan siang juga tidak, Pak. Tapi dengan adanya MBG, program Pak Prabowo ini, ini luar biasa, Pak,” ungkapnya dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pengusaha Kadin pusat dan daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026.

Jayabaya juga mengapresiasi langkah Presiden yang menjadikan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas utama pemerintah. Kebijakan tersebut dinilainya penting untuk memastikan kebutuhan pangan bagi sekitar 280 juta penduduk Indonesia dapat dipenuhi melalui peningkatan produksi dalam negeri.

“Tapi dengan Presiden Bapak, Bapak melakukan adalah langkah nomor wahid ketahanan pangan. Ketersediaan pangan, ya. Ini sangat kita dukung, Pak,” tuturnya.

Dalam mendukung agenda tersebut, Jayabaya mendorong penguatan penyediaan bibit unggul yang disesuaikan dengan karakteristik setiap wilayah, peningkatan akses pembiayaan petani, serta optimalisasi peran penyuluh pertanian lapangan. Langkah tersebut diperlukan agar produktivitas dan kesejahteraan petani terus meningkat.

Ia turut mengapresiasi penyederhanaan tata kelola distribusi pupuk yang telah dilakukan pemerintah. Menurutnya, perbaikan kebijakan tersebut telah membantu mengurangi panjangnya birokrasi yang selama ini menyulitkan petani memperoleh pupuk.

“Yang ketiga, Pak Presiden, adalah pupuk. Pupuk ini sudah diubah sekarang. Sudah bagus, Pak. Saya dulu bicara kepada Bapak, waktu Bapak kampanye, Pak, yang sulit petani itu pupuk,” ucapnya.

Selain sektor pangan, Jayabaya menyampaikan besarnya potensi investasi di daerah, termasuk pengembangan kawasan industri dan masuknya investasi industri garmen ke Kabupaten Lebak, Banten. Ia meyakini kemudahan perizinan, dukungan infrastruktur, dan ketersediaan energi akan makin memperkuat daya tarik Indonesia di mata investor global.

Jayabaya menyampaikan bahwa arahan Presiden memberikan keyakinan kepada dunia usaha untuk terus memperkuat kemitraan dengan pemerintah. Kadin, menurutnya, siap mendukung langkah-langkah pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Kali ini ber-partner dengan pemerintah dan kita siap mendukung langkah Pak Prabowo,” ujar Jayabaya.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/kadin-apresiasi-program-mbg-dan-penguatan-ketahanan-pangan-pemerintah/ 


Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Tegaskan Swasembada Pangan Perkuat Ketahanan Bangsa Hadapi Ketidakpastian Global

 


Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pangan sebagai fondasi utama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurut Presiden, capaian tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi situasi geopolitik saat ini.

“Paling dasar, Anda sudah tahu kalau saya bicara udah berapa puluh tahun pasti saya bicara masalah pangan, masalah perut. Karena ini pelajaran ribuan tahun sejarah. Alhamdulillah kita sudah capai dalam waktu yang singkat ketahanan pangan, swasembada pangan,” jelas Presiden dalam taklimatnya pada pertemuan dengan pengusaha Kadin pusat dan daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026.

Kepala Negara menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil perjuangan panjang bangsa Indonesia. Presiden pun optimistis bahwa dengan tercapainya swasembada pangan, Indonesia mampu bertahan dalam menghadapi dinamika dan ketidakpastian global.

“Ini yang membuat kita percaya diri, confident. Apapun terjadi, kita yakin, kita bisa jamin makan untuk bangsa Indonesia,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyoroti berbagai konflik yang terjadi di dunia, mulai dari perang di Ukraina hingga ketegangan di kawasan ASEAN. Presiden menilai sejumlah konflik yang terjadi tersebut memberikan dampak terhadap Indonesia, di antaranya mempengaruhi stabilitas harga pangan hingga energi.

“Mingkin perang Ukraina lebih lama dari perang dunia kedua juga. Jutaan sudah korban dan kita baru mengerti bahwa perang di satu bagian dari bumi kita punya pengaruh ke mana-mana, kepada harga pangan, harga BBM, dan sebagainya,” pungkasnya.

Ketercapaian swasembada pangan tersebut menjadi fondasi penting bagi Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian dunia sekaligus komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas bangsa dan menjamin terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-tegaskan-swasembada-pangan-perkuat-ketahanan-bangsa-hadapi-ketidakpastian-global/ 


Baca Terusannya »»  

Politik Luar Negeri Nonblok Perkuat Kepercayaan Dunia kepada Indonesia

  

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjalankan politik luar negeri yang nonblok dan mengedepankan hubungan baik dengan seluruh negara. Menurut Presiden, prinsip tersebut merupakan warisan para pendiri bangsa yang hingga kini menjadi fondasi dalam menghadapi dinamika geopolitik global.

“Kita sadar dan saya juga sudah kumandangkan dari awal saya dilantik, bahwa politik luar negeri Indonesia sekarang adalah ingin menjadi tetangga yang baik. The good neighbor. Our policy is the policy of the good neighbor. We want to be a good neighbor,” kata Presiden dalam arahannya pada pertemuan dengan pengusaha Kadin pusat dan daerah seluruh Indonesia pada Jumat, 31 Juli 2026 di Istana Negara, Jakarta.

Presiden menjelaskan bahwa Indonesia terus berupaya memperkuat hubungan persahabatan dengan negara-negara tetangga melalui dialog dan rekonsiliasi. “Saya berusaha memperbaiki semua hubungan dengan semua tetangga kita. Saya berusaha untuk rekonsiliasi. Saya berusaha untuk memberi pendekatan,” ucapnya

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus terus mengedepankan sikap arif, sabar, dan tidak mudah terpancing provokasi. Kepala Negara juga menekankan bahwa prinsip nonblok membuat Indonesia mampu menjaga hubungan baik dengan seluruh mitra strategis tanpa memihak pada kekuatan tertentu.

“Saya kemana-mana saya tegaskan Indonesia, we are neutral. Kita hormati semua kekuatan,” lanjutnya.

Menurut Presiden, konsistensi Indonesia dalam menjalankan politik luar negeri ini telah membangun kepercayaan masyarakat internasional. Hal tersebut, lanjut Presiden, tercermin dari diterimanya Indonesia oleh berbagai pihak, termasuk adanya harapan agar Indonesia dapat berperan dalam membuka ruang dialog di berbagai kawasan.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/politik-luar-negeri-nonblok-perkuat-kepercayaan-dunia-kepada-indonesia/ 

Baca Terusannya »»  

Kadin Tegaskan Dukungan kepada Presiden Prabowo, Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha Diperkuat Menuju Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen


 


Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pusat dan daerah serta para pimpinan asosiasi dunia usaha di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026. Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah dan dunia usaha mengenai kondisi perekonomian, pelaksanaan program prioritas nasional, serta peluang penguatan kerja sama ke depan.

Dalam arahannya, Presiden menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pengusaha dari berbagai daerah di Indonesia. Kepala Negara menilai pertemuan dengan Kadin penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam pembangunan nasional.

“Saya juga ingin ucapkan terima kasih atas kehadiran saudara-saudara di sini. Waktu saya dilaporkan bahwa Kadin ingin datang, saya bilang ini sangat penting, dan saya prioritaskan untuk menerima saudara-saudara,” ujar Presiden.

Dalam laporannya, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 8 persen.

Ia juga menyampaikan bahwa dunia usaha terus mempersiapkan diri menghadapi gejolak ekonomi dan geopolitik global. Kadin memilih untuk menjaga optimisme sekaligus mencari solusi bersama pemerintah, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan, energi, dan ekonomi sebagai bagian dari ketahanan nasional.

“Kadin sejak tahun lalu menyiapkan diri. Kami memilih untuk berpikir optimis dan mencari solusi, karena ke mana pun kami pergi, setiap negara juga menghadapi tantangan yang sama,” ungkap Anin.

Menurutnya, kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan dunia usaha turut mendorong pertumbuhan ekonomi di sejumlah wilayah. Pertumbuhan tersebut tidak hanya bersumber dari APBN dan APBD, tetapi juga dari investasi, kreativitas, serta inisiatif para pelaku usaha di daerah.

Ketua Umum Kadin juga melaporkan pelaksanaan empat program prioritas yang diarahkan untuk mendukung agenda pemerintah. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis Gotong Royong, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, perlindungan dan peningkatan kompetensi pekerja migran Indonesia, serta renovasi rumah tidak layak huni.

Dalam program Makan Bergizi Gratis, Kadin telah berkontribusi pada 866 dapur, termasuk 128 dapur di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar. Kadin juga menyiapkan sertifikasi dan pelatihan bagi 208 ribu pekerja migran Indonesia agar memiliki kompetensi yang lebih tinggi, serta mendukung program pembangunan tiga juta rumah yang dinilai mampu menggerakkan berbagai sektor dan membuka lapangan kerja.

Pada bidang diplomasi ekonomi, Kadin membentuk Kadin Global Engagement Office untuk membantu mengoptimalkan berbagai kesepakatan perdagangan dan kemitraan ekonomi. Lembaga tersebut diharapkan dapat menjembatani peluang investasi, perdagangan, dan industrialisasi dengan para pelaku usaha, termasuk Kadin daerah dan asosiasi.

Kadin turut memperkenalkan inisiatif “We Buy From Indonesia”, sebuah platform teknologi dan perdagangan yang menampilkan produk-produk Indonesia yang telah menjadi bagian dari rantai pasok global. Inisiatif tersebut diarahkan untuk memperluas pasar, meningkatkan pembelian produk nasional, serta memperkuat kapasitas produsen dalam negeri.

Menutup laporannya, Ketua Umum Kadin menyampaikan kesiapan dunia usaha untuk terus bekerja sama dengan pemerintah dalam mendorong transformasi ekonomi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mendukung upaya Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah.

“Ekonomi Indonesia sudah tumbuh selama 20 tahun 5 persen. Tapi kita ketahui bahwa untuk bisa naik kelas melewati middle income trap, kita mesti bertahap menuju 8 persen. Dan kami melihat apabila kita bekerja sama, ini suatu hal yang mungkin sekali dilakukan,” tuturnya.

Pertemuan tersebut mencerminkan semakin kuatnya kemitraan strategis antara pemerintah dan dunia usaha. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan gotong royong, pemerintah bersama Kadin optimistis mampu mempercepat transformasi ekonomi nasional, memperluas kesempatan kerja, serta membawa Indonesia menuju pertumbuhan yang lebih tinggi, inklusif, dan berkelanjutan.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/kadin-tegaskan-dukungan-kepada-presiden-prabowo-kolaborasi-pemerintah-dan-dunia-usaha-diperkuat-menuju-pertumbuhan-ekonomi-8-persen/ 

Baca Terusannya »»