Cari Blog Ini

Sabtu, 21 Maret 2026

Lebaran di Istana: Kisah Haru dan Bahagia Warga Bertemu Presiden Prabowo


 

Halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi senyum dan haru pada Sabtu, 21 Maret 2026, saat Presiden Prabowo Subianto menggelar gelar griya (open house) Idulfitri 1447 Hijriah. Bagi ribuan warga yang hadir, momen tersebut bukan sekadar silaturahmi Lebaran, melainkan pengalaman langka yang membekas sepanjang hidup.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai latar belakang telah memadati kawasan Istana. Reza, salah satu warga, mengaku telah menantikan momen tersebut sejak lama dan mengungkapkan bahwa keinginannya hadir terinspirasi dari pelaksanaan gelar griya pada tahun-tahun sebelumnya.

“Saya berkaca dari tahun-tahun sebelumnya yang mana Istana Negara selalu membuka open house jadi tahun ini saya mencoba untuk ikut open house Istana,” ucapnya.

Di sudut lain, kebahagiaan terpancar dari Nina yang mendampingi adiknya, Samuel, seorang penyandang disabilitas. Mereka datang dengan satu harapan sederhana: bertemu langsung dengan Presiden Prabowo.

“Saya senang sekali, memang niatnya untuk datang lebaran ke sini masyarakat banyak, terutama adikku ini yang saya wakili disabilitas ini juga sangat senang sekali kita sama-sama tadi naik kendaraan itu busway itu kita satu tujuan untuk datang mau ketemu Bapak Presiden Prabowo Subianto yang terbaik. Jadi kita sangat senang sekali ya,” ungkap Nina.

Keceriaan juga terlihat dari Ayu, seorang anak yang datang bersama kedua orang tuanya. Ia mengungkapkan kebahagiaannya dapat bertemu, berjabat tangan, bahkan mendapatkan hadiah berupa mainan dari Presiden Prabowo.

“Senang banget. Bahagia. Senang banget bisa ketemu, dapat mainan,” ucap Ayu.

Sementara itu, Aji Agung Waruna, seorang pengemudi ojek daring, turut menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan tersebut. “Alhamdulillah, tahun ini saya bisa bertemu langsung dengan Bapak Presiden Prabowo. Dan saya berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah memberikan open house kepada masyarakat warga negara Indonesia, beribu-ribu terima kasih banyak,” katanya.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan Thalia dan Marco yang telah lama menantikan momen ini. Keduanya turut menyampaikan harapan dan doa untuk Presiden Prabowo.

“Yang pastinya senang banget ya, karena kan kita kan sering melihat dari televisi dan handphone kan. Nah, sekarang kita bisa bertemu langsung tuh senang banget sih. Apalagi bisa salaman langsung sama Pak Prabowo. Semoga Pak Prabowo sehat selalu dan sukses selalu untuk memajukan Indonesia,” ujar Thalia.

Gelar griya Idulfitri di Istana Kepresidenan tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan ruang pertemuan yang hangat antara pemimpin dan rakyatnya. Di balik jabat tangan dan senyuman, tersimpan kisah-kisah sederhana penuh makna—tentang harapan, kebanggaan, dan kedekatan yang terasa begitu nyata.

 

 

 

Sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/lebaran-di-istana-kisah-haru-dan-bahagia-warga-bertemu-presiden-prabowo/

Baca Terusannya »»  

Hangatnya Lebaran di Istana, Presiden Prabowo Sapa Ribuan Warga dalam Gelar Griya 1447 H


 

Presiden Prabowo Subianto menggelar acara gelar griya (open house) dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Sabtu, 21 Maret 2026. Momentum tersebut disambut antusias oleh ribuan masyarakat yang memadati halaman tengah Istana.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan begitu terasa saat Presiden Prabowo didampingi putranya, Didit Hediprasetyo, menyapa langsung masyarakat yang hadir. Kepala Negara tampak berkeliling, menyalami satu per satu warga, sekaligus menyampaikan ucapan selamat Idulfitri.

Antusiasme terlihat dari raut wajah bahagia masyarakat yang untuk pertama kalinya merasakan suasana Lebaran di lingkungan Istana. Salah satunya Sinta, seorang tukang urut keliling, yang mengaku haru karena mimpinya untuk bertemu Presiden Prabowo akhirnya terwujud.

“Memang saya sudah ada impian ingin ketemu, ternyata diwujudkan. Alhamdulillah, saya bahagia. Nggak bisa saya ucapkan lagi semoga Bapak Presiden sama wakil-wakilnya panjang umur, dimudahkan rejekinya,” ujar Sinta.

Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya dapat menginjakkan kaki di Istana Kepresidenan untuk pertama kali dalam hidupnya. Bagi Sinta, kehadirannya di Istana tidak hanya untuk merayakan Lebaran, tetapi juga untuk bertemu langsung dengan Presiden dan Wakil Presiden.

“Alhamdulillah, saya diwujudkan, mungkin Allah sayang sama saya. Bahkan saya dikasih hadiah, bersyukur banget buat diri saya,” tambahnya.

Cerita serupa juga datang dari Fitri, warga asal Padang yang kini tinggal di Kebon Kacang. Ia mengaku bangga dapat berjabat tangan langsung dengan Presiden Prabowo dalam momen istimewa tersebut.

“Ini pengalaman saya pertama datang ke istana ya. Saya rasanya ketemu sama Pak Presiden, salaman, dapat berjabat tangan langsung dengan Pak Presiden, rasanya bangga banget ya,” ungkap Fitri.

Meski datang tanpa persiapan khusus, Fitri mengaku puas dengan pengalaman yang didapatkan. Ia pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai wujud kedekatan pemimpin dengan rakyatnya.

“Ya mudah-mudahan untuk tahun-tahun berikutnya open house kayak gini masih tetap terlaksana ya,” tandasnya.

Gelar griya Idulfitri di Istana Kepresidenan tahun ini menjadi momentum istimewa yang mempertemukan Presiden Prabowo secara langsung dengan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai silaturahmi, kebersamaan, dan kedekatan antara pemimpin dan rakyat dalam suasana hari raya.

 

Sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/hangatnya-lebaran-di-istana-presiden-prabowo-sapa-ribuan-warga-dalam-gelar-griya-1447-h/

Baca Terusannya »»  

Istana Terbuka untuk Rakyat, Presiden Prabowo Prioritaskan Masyarakat pada Gelar Griya Idulfitri


 

Presiden Prabowo Subianto menggelar acara gelar griya (open house) dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Sabtu, 21 Maret 2026. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kegiatan tersebut secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat umum sebagai wujud kebersamaan di momen hari raya.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan persnya menyampaikan ucapan selamat Idulfitri sekaligus menjelaskan konsep pelaksanaan gelar griya tahun ini. Menurutnya, Presiden Prabowo sejak beberapa hari sebelumnya telah mengarahkan agar kegiatan tersebut tidak mewajibkan kehadiran pejabat negara.

“Beliau sejak beberapa hari yang lalu menyampaikan bahwa tidak wajib dihadiri oleh para pejabat, baik kementerian maupun lembaga. Karena beliau tidak ingin merepotkan barangkali ada agenda-agenda atau acara-acara keluarga. Jadi, sore hari ini memang khusus untuk masyarakat umum,” ujar Menteri Pras.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga direncanakan untuk menyapa langsung masyarakat yang hadir, sebagaimana tradisi yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. “Insyaallah, sebagaimana tahun lalu, beliau nanti akan berkeliling menyapa masyarakat yang berkenan hadir untuk merayakan Hari Raya Idulfitri di Istana Merdeka,” ungkap Menteri Pras.

Adapun jumlah masyarakat yang hadir diperkirakan mencapai 5 ribu orang. Pemerintah tidak melakukan pembatasan ketat, melainkan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk hadir secara sukarela.

“Memang kita tidak membatasi atau tidak mengorganise sebagaimana acara biasanya. Misalnya seperti acara 17 Agustus, kita berikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin hadir, sukarela, dipersilahkan sepanjang masih memungkinkan, kami persilahkan untuk masuk ke dalam lingkungan Istana,” jelasnya.

Menteri Pras pun menegaskan bahwa penyelenggaraan gelar griya ini merupakan bagian dari tradisi yang telah berlangsung setiap tahun. Namun demikian, terdapat penekanan pada kesederhanaan dan empati terhadap kondisi masyarakat.

“Sebagaimana kami juga sampaikan melalui surat edaran bahwa kita dihimbau, para pejabat pemerintah, kementerian, dan lembaga untuk mengurangi kegiatan-kegiatan open house dan halal bihalal oleh karena sebagaimana kita ketahui bersama, masih banyak saudara-saudara kita yang di berbagai daerah masih mengalami kesulitan-kesulitan. Oleh karena itulah, Bapak Presiden memilih untuk memprioritaskan kepada masyarakat umum,” ucap Menteri Pras.

Selain masyarakat umum, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menerima kunjungan dari para Presiden Republik Indonesia sebelumnya, termasuk Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 Joko Widodo.

“Insyaallah, rencananya sore ini,” pungkas Menteri Pras.

 

 

Sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/istana-terbuka-untuk-rakyat-presiden-prabowo-prioritaskan-masyarakat-pada-gelar-griya-idulfitri/

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo: Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Warga Bangkit Lebih Cepat


 

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Idulfitri sekaligus apresiasi atas percepatan pemulihan pascabencana banjir di wilayah Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Usai melaksanakan salat Idulfitri bersama masyarakat di Masjid Darussalam, kawasan hunian sementara Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu, 21 Maret 2026, Presiden menyampaikan harapannya agar momentum Idulfitri membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Alhamdulillah ya kita sampai ke hari Idulfitri ini, saya mohon maaf lahir batin minal aidin wal faizin. Mudah-mudahan tahun yang akan datang tahun yang baik untuk kita semua,” ujar Presiden di hadapan awak media.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyoroti progres pemulihan pascabencana yang dinilai berjalan sangat cepat dan signifikan. Bahkan, menurut Kepala Negara, pemulihan itu sudah mencapai hampir 100 persen.

“Di tenda sudah gak ada lagi, 100 persen. Semua sudah keluar dari tenda masuk ke hunian-hunian sementara ataupun hunian tetap sudah mulai,” ungkapnya.

Presiden menambahkan bahwa kondisi infrastruktur dasar juga telah pulih hampir sepenuhnya. “Listrik hampir semuanya sudah jalan, hampir 100 persen lah, hanya lima desa dari seluruh Aceh hanya lima desa yang memang sulit,” jelasnya.

Selain itu, Presiden memastikan bahwa bantuan pemerintah telah tersalurkan kepada masyarakat terdampak. “Bantuan semua sudah turun ke rakyat semua, alhamdulillah,” tegas Presiden.

Atas capaian tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan dan pemulihan bencana. “Saya sangat bangga dan terima kasih kepada semua petugas, semua aparat, dari TNI, Polri, BNPB, PU, pemerintah daerah, dan semua kementerian/lembaga yang bekerja luar biasa membantu rakyat,” ujarnya.

Presiden juga menegaskan bahwa upaya penanganan bencana tidak hanya dilakukan di Aceh, tetapi juga di berbagai wilayah lain yang terdampak. Melalui percepatan pemulihan ini, pemerintah menunjukkan komitmen untuk memastikan masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal dengan dukungan fasilitas yang memadai.

 

Sumber:  https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-pemulihan-pascabanjir-aceh-tamiang-hampir-100-persen-warga-bangkit-lebih-cepat/

Baca Terusannya »»  

Dari Huntara Aceh Tamiang, Kisah Ibu Nurita dan Harapan yang Disampaikan Langsung kepada Presiden


 

Usai menunaikan salat Id di Masjid Darussalam, Presiden Prabowo Subianto meninjau kawasan hunian sementara (huntara) di Kahupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Di salah satu unit huntara, Presiden menyempatkan diri berbincang dengan warga, salah satunya Ibu Nurita, seorang ibu yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir beberapa bulan lalu.

Dengan suara yang sesekali bergetar, Ibu Nurita menceritakan bagaimana kehidupannya berubah sejak bencana melanda. Ia bersama lima anaknya kehilangan rumah yang selama ini disewanya.

“Saya di huntara ini hampir sekitar tiga bulan. Sebelumnya rumah kami habis semua,” ujarnya.

Sebagai orang tua tunggal yang telah lama membesarkan anak-anaknya sendiri, Ibu Nurita harus menghadapi masa-masa paling sulit dalam hidupnya saat banjir datang tiba-tiba. Ia mengaku tidak sempat menyelamatkan barang apapun karena air datang begitu cepat.

“Saat kejadian itu, kami pun gak menduga, gak sangka-sangka. Kami pikir banjirnya seperti biasa. Jadi kami gak bawa barang apapun di rumah. Kata anak saya, gak usah dibawa, Ma. Karena airnya kencang kali,” kenangnya.

Setelah sempat mengungsi di jembatan dan tenda darurat, Ibu Nurita akhirnya menempati huntara. Meski sederhana, ia mengaku bersyukur karena kondisi hidup kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Sejak kami huni huntara, alhamdulillah lebih baik daripada kami di tenda. Alhamdulillah kami bersyukur kali kami dengan Bapak kita Prabowo yang sudah memberi dan membantu kami,” katanya.

Kunjungan Presiden ke huntara menjadi momen yang sangat berarti bagi dirinya. Ia mengaku terharu dan tidak menyangka bisa bertemu langsung dengan Kepala Negara.

“Senang kali kami, bisa menjabat tangan Bapak Presiden,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Nurita juga menyampaikan harapan yang mewakili banyak warga lain, khususnya mereka yang sebelumnya tidak memiliki rumah sendiri.

“Kalau bisa kami diberilah huntap (hunian tetap). Itu saja harapan kami. Walaupun gak besar, kecil. Kami hanya minta huntap dengan Bapak Presiden,” ujarnya.

Bagi Ibu Nurita, hunian tetap bukan sekadar tempat berteduh, tetapi simbol kepastian hidup setelah melewati masa-masa sulit akibat bencana. Ia berharap pemerintah dapat memberikan solusi jangka panjang agar dirinya dan warga lain dapat kembali membangun kehidupan.

Di tengah keterbatasan, Ibu Nurita juga tak lupa menyampaikan rasa terima kasih dan doa bagi semua pihak yang telah membantu.

“Kepada Bapak Presiden, terima kasih banyak. Dan kepada donasi-donasi lain yang telah memberi dan membantu kami dalam keadaan musibah banjir kemarin itu terima kasih banyak. Semoga yang memberi bantuan kepada kami saya ucapkan semoga mereka semua sehat-sehat,” tuturnya.

Kisah Ibu Nurita menjadi potret nyata ketangguhan warga Aceh Tamiang dalam menghadapi bencana, sekaligus pengingat bahwa di balik setiap kebijakan dan bantuan, terdapat harapan-harapan sederhana yang ingin segera diwujudkan: hidup yang lebih layak, aman, dan pasti bagi masa depan keluarga.

 

 

Sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/dari-huntara-aceh-tamiang-kisah-ibu-nurita-dan-harapan-yang-disampaikan-langsung-kepada-presiden/

Baca Terusannya »»  

Harapan yang Kembali Tumbuh: Kisah Warga Aceh Tamiang Sambut Lebaran Bersama Presiden


 

Suasana Lebaran di Aceh Tamiang tahun ini terasa berbeda. Di tengah jejak bencana yang masih membekas, warga berupaya bangkit dengan segala keterbatasan. Duka masih terasa, namun harapan perlahan tumbuh, terlebih dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang turut melaksanakan salat Id bersama masyarakat.

Pagi itu, Sabtu, 21 Maret 2026, di Masjid Darussalam yang berdiri di tengah kawasan huntara, takbir menggema, pelan tapi penuh. Di antara saf-saf yang mulai terisi, Presiden Prabowo hadir, berdiri sejajar dengan warga, tanpa jarak yang terasa.

Bagi sejumlah warga, kehadiran Presiden Prabowo membawa arti tersendiri. Bagi Ibu Ami, warga Desa Upah, kehadiran Kepala Negara pada Lebaran kali ini seakan menjadi pelipur dari rasa sedih akibat musibah yang baru saja dialami.

“Alhamdulillah ya senang kami dikunjungi bentar-bentar sama Presiden. Alhamdulillah berarti kan Presiden sayang sama orang Aceh Tamiang,” ujarnya.

Di balik kesedihan, Ibu Ami memaknai cobaan sebagai pengingat untuk makin mendekatkan diri kepada Tuhan. Ia berharap bencana ini menjadi titik balik kebangkitan bagi daerahnya.

Senada dengan itu, Ibu Ades dari Desa Simpang Empat menggambarkan Lebaran tahun ini sebagai perpaduan antara sedih dan bahagia. Sedih karena musibah, namun bahagia karena kebersamaan dan semangat yang kembali tumbuh di tengah masyarakat.

“Antusias kami masyarakat setelah mendengar katanya Presiden akan hadir ke mari alhamdulillah kami merasa bahagia, senang karena kami merasa tidak ditinggal. Kami merasa dihargai, kami merasa mendapat spirit untuk kami bisa bangkit walaupun kami sudah terpuruk, tetapi kami sudah bisa bangkit,” tuturnya.

Menurutnya, kehadiran Presiden menjadi suntikan semangat bagi warga untuk bangkit dari keterpurukan. Ia melihat optimisme baru mulai tumbuh di tengah masyarakat untuk kembali berdiri dan maju.

“Kehadiran Bapak ke mari menambah semangat kami untuk kami optimistis kami harus bisa maju, bisa bangkit lagi, berdiri tanpa bantuan dari orang lain,” tambahnya.

Sementara itu, haru tak terbendung dari Ibu Rusnida, yang tak kuasa menahan air mata saat menceritakan pengalamannya. Baginya, kunjungan Presiden merupakan sesuatu yang belum pernah ia bayangkan sebelumnya.

“Pak Presiden ke mari, kami senang. Senang, kami tak pernah dikunjungi Presiden, sekarang dikunjungi karena ada musibah yang besar datanglah Presiden ke mari,” ucapnya lirih.

Di balik rasa haru tersebut, tersimpan harapan sederhana namun mendalam agar kehidupan ke depan menjadi lebih baik, terutama bagi generasi muda. “Biar lebih bagus, anak-anak di sini biar dapat kerja semua,” harapnya.

Kehadiran Presiden di tengah warga yang tengah bangkit dari bencana bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan simbol bahwa negara hadir dan tidak meninggalkan rakyatnya. Di tengah keterbatasan, momen Lebaran ini menjadi penguat semangat, bahwa dari duka bisa lahir harapan baru untuk masa depan yang lebih baik.

 

 

Sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/harapan-yang-kembali-tumbuh-kisah-warga-aceh-tamiang-sambut-lebaran-bersama-presiden/

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Salat Idulfitri dan Halalbihalal dengan Jemaah Masjid Darussalam Aceh Tamiang


 

Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idulfitri bersama masyarakat di Masjid Darussalam, kawasan hunian sementara (huntara), Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Sabtu, 21 Maret 2026 bertepatan dengan 1 Syawal 1447 Hijriah.

Setibanya di lokasi, Presiden bergabung bersama sekitar 1.300 jemaah untuk mengikuti rangkaian ibadah yang diawali dengan takbir dan tahmid. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa sejak awal pelaksanaan ibadah di lingkungan masjid yang berada di kawasan hunian tersebut.

Salat Idulfitri dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan imam Tengku Junaidi. Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan khotbah Idulfitri yang disampaikan oleh Zulkhaizir.

Dalam khotbahnya yang bertema “Makna Idulfitri sebagai Wadah Menyatukan Hati, Menguatkan Negeri dalam Iman dan Taqwa (Pascabencana Alam)”, khatib mengajak jemaah untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum bangkit dari duka, memperkuat kesabaran dan tawakal dalam menghadapi musibah, serta mengambil hikmah dari setiap ujian yang dihadapi.

Khatib juga menekankan pentingnya mempererat ukhuwah dan silaturahmi sebagai kekuatan sosial dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana, serta menjadikan doa dan istighfar sebagai penguat dalam menghadapi kesulitan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan halalbihalal antara Presiden dan seluruh jemaah Masjid Darussalam, yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, turut dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga berupa perlengkapan ibadah, Al-Qur’an, dan pakaian. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat huntara dan warga sekitar, dengan total paket yang disiapkan mencapai sekitar 7.000 paket.

Kehadiran Presiden di Aceh Tamiang pada hari yang fitri ini bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata bahwa negara hadir menguatkan, mendampingi, dan memastikan rakyatnya tidak berjalan sendiri dalam menghadapi masa sulit.

 

 

Sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-salat-idulfitri-dan-halalbihalal-dengan-jemaah-masjid-darussalam-aceh-tamiang/

Baca Terusannya »»  

Wapres Gibran Laksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal


 

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Istiqlal, Jl. Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Sabtu (21/03/2026). Pelaksanaan salat Id ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, tokoh nasional, serta masyarakat umum.

Tiba sekitar pukul 06.45 WIB, kehadiran Wapres beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming disambut hangat oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, segenap pengurus masjid, serta para jemaah yang telah memadati area masjid.

Dimulai pukul 07.00 WIB, salat Idulfitri berlangsung khidmat dengan diimami K.H. Ahmad Husni Ismail. Sementara itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Noorhaidi Hasan bertindak sebagai khatib. Adapun tema khutbah yang diangkat adalah “Kemenangan Idulfitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan”.

Usai pelaksanaan salat Id, Wapres menyapa para jemaah dan bersalam-salaman dalam suasana penuh kehangatan.

Pada kesempatan terpisah, Wapres menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam di tanah air. Ia berharap momentum ini menjadi saat yang tepat untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat persatuan bangsa.

“Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan perlindungan-Nya bagi bangsa Indonesia,” ucap Wapres dalam rekaman video yang diunggah kanal Youtube Wakil Presiden Republik Indonesia pada Minggu (15/03/2026).

Pada perayaan Idulfitri yang jatuh berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, Wapres menilai momentum tersebut kian menegaskan bahwa keberagaman Indonesia bukanlah sesuatu yang dipertentangkan, melainkan kekuatan bangsa yang tumbuh dan hidup berdampingan dalam harmoni.

“Saya berharap perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri tahun ini dapat menjadi momen penting bagi kita semua dalam mempererat persaudaraan serta memperkuat persatuan kita sebagai saudara sebangsa dan setanah air,” ujarnya.

Seiring adanya tradisi mudik Lebaran, Wapres mengimbau para pemudik untuk selalu waspada dalam berkendara serta menjaga kesehatan agar dapat berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara di kampung halaman. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus menjalankan tugas selama periode mudik.

“Kepada seluruh jajaran TNI, Polri, ASN, teman-teman media, serta seluruh pihak yang tetap bertugas dengan penuh dedikasi sesuai arahan Bapak Presiden Republik Indonesia,” tandasnya.

Turut hadir dalam salat Id kali ini Ketua MPR Ahmad Muzani, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, dan duta besar negara sahabat.

 

Sumber :  https://www.wapresri.go.id/wapres-gibran-laksanakan-salat-idulfitri-1447-hijriah-di-masjid-istiqlal/

Baca Terusannya »»  

Berbaur dengan Warga, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi: Idulfitri Momen Kembali ke Fitrah dan Peduli Sesama


 

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama ribuan orang warga melakukan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Lapangan Pancasila Simpanglima, Kota Semarang, Sabtu (21/3/2026).

Luthfi tiba di lokasi sekira pukul 06.15 WIB bersama putra bungsunya Mohammad Alif Daffa. Mengenakan baju putih dan berpeci hitam, dia berjalan menuju lokasi sembari mendorong kursi roda Daffa. Dia langsung mengambil tempat di barisan paling depan, berdampingan dengan putranya.

Salat Idulfitri dimulai sekira pukul 06.30 WIB. Bertindak sebagai imam salat adalah KH Zaenuri Ahmad, imam Masjid Raya Baiturrahman dan Masjid Agung Jawa Tengah sekaligus pengasuh Ponpes Nurul Qur’ani. Sementara Ketua Kanwil Kemenag Jateng Saiful Mujab sebagai khotib.

Setelah salat dan khotbah selesai, Luthfi sempat menyapa masyarakat. Dia juga melayani masyarakat yang meminta berjabat tangan dan berfoto.

“Hari ini kita merayakan Lebaran 1447 H. Selamat Idulfitri, dengan fitri kita kembali ke yang suci, kita harus menatap masa depan dengan rasa persatuan dan kesatuan secara optimis,” kata Luthfi.

Dia mengatakan, lebaran merupakan momentum untuk refleksi bersama dalam rangka menyucikan diri, kembali ke fitrah. Artinya seluruh elemen masyarakat harus memilik rasa persatuan dan kesatuan dalam rangka membangun wilayah, dalam hal ini Jawa Tengah dan Indonesia.

“Tentu saja dengan cara saling peduli sesama, karena dengan membangun suatu wilayah dibutuhkan suatu kolaborasi, peduli satu dengan yang lain, untuk tidak saling dengki iri apalagi berghibah,” katanya.

Selain Ahmad Luthfi, tampak Sekda Jateng Sumarno beserta istri, Indah Sumarno, serta sejumlah forkopimda, ikut menunaikan salat Idulfitri di Lapangan Simpanglima.

Berdasarkan pantauan sementara, perayaan Idulfitri di Jawa Tengah berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Sampai saat ini belum ada peristiwa menonjol.

Sementara untuk pantauan lalu lintas selama arus mudik, tercatat lebih dari 1,3 juta kendaraan masuk ke wilayah Jawa Tengah. Sementara untuk kendaraan yang keluar Jawa Tengah tercatat sekitar 700-an ribu. Jumlah ini mengalami kenaikan dibanding Lebaran 2025.

“Arus mudik sudah selesai, nanti arus balik kita sudah siapkan untuk pelayanan. Silakan istirahat di rest area biar nggak capek. Silakan berwisata dan berbelanja UMKM di Jawa Tengah,” terangnya.

 

Sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/berbaur-dengan-warga-ahmad-luthfi-idulfitri-momen-kembali-ke-fitrah-dan-peduli-sesama/

Baca Terusannya »»  

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Bersyukur, Ramadan Hingga Idulfitri Pati Tetap Kondusif




 

PATI, 21 Maret 2026 — Pagi tadi, halaman Masjid Agung Baitunnur Pati dipenuhi lautan jamaah. Suasana khidmat terasa begitu kuat, diiringi gema takbir yang menandai datangnya Hari Raya Idulfitri 1447 H, Sabtu (21/3). Dalam suasana yang khusyuk dan penuh makna, Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turut hadir menunaikan Salat Idul Fitri bersama masyarakat.

Dalam momen kebersamaan itu, ia mengungkapkan rasa syukur atas situasi yang tetap kondusif selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, di mana berbagai kegiatan keagamaan dapat berjalan dengan tertib dan penuh kekhidmatan.

“Alhamdulillah, selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri berbagai kegiatan ibadah dan aktivitas keagamaan di tengah masyarakat dapat berlangsung dengan tertib dan khusyuk. Kerukunan antarumat beragama juga terjalin dengan baik, mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan toleransi yang telah lama menjadi kekuatan masyarakat Kabupaten Pati,” ujar Chandra.

Namun di balik suasana kemenangan, ia mengingatkan bahwa masih ada peristiwa yang menyisakan duka di tengah masyarakat. Ia menyinggung kejadian di wilayah Kecamatan Tambakromo dan Kecamatan Kayen yang menimbulkan korban luka hingga meninggal dunia.

“Kepada korban yang kini masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit, mari kita doakan agar lekas pulih dan dapat beraktivitas kembali seperti sebelumnya. Kemudian kepada keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Pati menyampaikan rasa keprihatinan dan duka yang mendalam,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran bersama agar tidak terulang di masa mendatang. Salah satunya melalui komitmen bersama Forkopimda dalam mengatur kegiatan masyarakat pasca-lebaran.

“Kemudian terkait kegiatan H+7 nanti, agar kegiatan hiburan dilaksanakan pada pagi hingga sore hari, tidak dilaksanakan di malam hari, supaya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Plt. Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjalankan pembangunan dan pelayanan publik secara optimal.

“Kami berupaya melanjutkan roda pemerintahan serta program pembangunan daerah dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat,” tambahnya.

Usai pelaksanaan Salat Idul Fitri, kegiatan berlanjut dengan silaturahmi Hari Raya Idul Fitri 1447 H bersama jajaran Forkopimda di Pendopo Kabupaten Pati. Dalam suasana penuh kehangatan, momen tersebut menjadi simbol eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Di hari kemenangan itu, bukan hanya maaf yang saling dipertukarkan, tetapi juga harapan baru yang kembali diteguhkan  bahwa Kabupaten Pati akan terus melangkah dengan kebersamaan, menjaga harmoni, dan membangun masa depan yang lebih baik.

 

Sumber :  https://humas.patikab.go.id/berita/detail/plt-bupati-bersyukur-ramadan-hingga-idulfitri-pati-tetap-kondusif-

Baca Terusannya »»  

Jumat, 20 Maret 2026

Istana Dibuka untuk Masyarakat pada Idulfitri, Presiden Prabowo Siapkan Halalbihalal dan Jamuan untuk Warga


 

Presiden Prabowo Subianto akan membuka Istana Kepresidenan Jakarta bagi masyarakat umum dalam rangka perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk halalbihalal dan silaturahmi bersama warga, sebagai wujud keterbukaan dan kedekatan Presiden dengan masyarakat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya kepada awak media di Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara pada Jumat, 20 Maret 2026, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut direncanakan berlangsung pada siang hari setelah Presiden kembali dari rangkaian kegiatan Idulfitri di Provinsi Aceh.

“Setelah itu (dari Aceh), Bapak Presiden akan ke Jakarta. Kemudian kemungkinan kalau di istana, siang kami menyiapkan halalbihalal, silaturami, untuk seluruh warga masyarakat yang mau berkunjung,” ungkap Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menjelaskan, Istana Negara akan dibuka untuk umum mulai setelah salat Zuhur hingga sore hari, dengan skema kunjungan bergiliran untuk memastikan kenyamanan masyarakat. Diperkirakan jumlah pengunjung yang hadir dapat mencapai sekitar 5.000 orang, dengan pengaturan area di dalam maupun di luar Istana untuk mengakomodasi antusiasme masyarakat.

“Ya lima ribuan mungkin, seperti tahun lalu lah. Tentunya kita siapkan di dalam, nanti bila tidak muat, di luar juga sudah disiapkan oleh Pak Mensesneg tenda, kemudian ya nanti bergantian masuk,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyiapkan berbagai hidangan khas Idulfitri serta suasana ramah keluarga bagi para pengunjung. Selain itu, disiapkan juga beberapa hiburan terutama untuk para pengunjung anak-anak.

“Ada makan siang, ada silaturami, ada ketupat dan sebagainya. Istana terbuka untuk umum, itu siang sampai sore hari. Seperti tahun lalu, istana dibuka untuk rakyat, nanti disiapkan berbagai macam makanan dan hiburan sedikit untuk anak kecil begitu ya kira-kira,” tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana Idulfitri, sekaligus memperkuat nilai silaturahmi dan persatuan nasional.

 

Sumber:  https://presidenri.go.id/berita-lainnya/istana-dibuka-untuk-masyarakat-pada-idulfitri-presiden-prabowo-siapkan-halalbihalal-dan-jamuan-untuk-warga/

Baca Terusannya »»  

Malam Takbir, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Pantau Langsung Situasi Kamtibmas


 

PATI, 20 Maret 2026 — Malam takbir Idulfitri 2026 di Kabupaten Pati berlangsung khidmat dan tertib, diwarnai semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan turut memastikan situasi tetap aman melalui pemantauan langsung di sejumlah titik.

Pemantauan diawali dengan Zoom Meeting perkembangan situasi Kamtibmas bersama Kapolri dan jajaran kementerian/lembaga terkait yang digelar di Pos Terpadu Alun-Alun Pati. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya koordinasi nasional dalam menjaga stabilitas keamanan selama momentum Lebaran.

Usai mengikuti rapat virtual, jajaran pemerintah daerah bersama aparat melanjutkan monitoring ke lapangan, khususnya pada kegiatan takbir keliling yang berlangsung di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Juwana.

Di lapangan, suasana takbir keliling berlangsung meriah dengan partisipasi masyarakat dari berbagai musala. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan warga dalam suasana religius.

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut, memastikan pelaksanaan takbir berjalan aman serta tetap dalam koridor yang tertib dan kondusif.

Selain pemantauan, kegiatan juga diisi dengan penyerahan piala kepada peserta takbir keliling di Juwana sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam menjaga tradisi yang positif.

Chandra berharap kegiatan takbir keliling dapat terus berkembang dan diikuti lebih luas oleh masyarakat.

“Takbir keliling di Juwana, tadi kita monitoring takbir, ternyata di sini ada takbir keliling, tadi sudah diserahkan pialanya di musala-musala yang ikut takbir keliling di Juwana. Harapan ke depan takbir keliling bisa dilaksanakan di Kabupaten Pati diikuti oleh seluruh desa di Kabupaten Pati,” ujarnya.

 

Sumber :  https://humas.patikab.go.id/berita/detail/malam-takbir-plt-bupati-pati-pantau-langsung-situasi-kamtibmas

Baca Terusannya »»  

1,3 Juta Unit Kendaraan Masuk Jateng, 55 Titik Kegiatan Terpantau Aman


 

SEMARANG — Pantauan perayaan Idulfitri 1447 H pada malam takbiran berlangsung aman dan tertib. Dari 55 kegiatan yang tersebar di provinsi ini, berdasarkan pantauan hingga pukul 21.00 WIB berlangsung tertib.

Pantauan dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, Sekda Jateng Sumarno, serta perwakilan forkopimda lainnya. Dalam pantauan tersebut juga dilakukan video conference bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

“Pantauan malam takbiran cukup aman dan tertib, meskipun hujan rintik-rintik (di Kota Semarang),” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Wibowo, di Pos Terpadu Pelayanan Perayaan Idulfitri 1447 Semarang, Jumat (20/3/2026) malam.

Sejauh ini belum ada kejadian menonjol di Jawa Tengah selama arus mudik dan perayaan idulfitri. Hal itu berkat pengamanan dan pelayanan yang dilakukan oleh 11.800 personel gabungan dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya, termasuk organisasi kemasyarakatan.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi saat video conference dengan Kapolri melaporkan, situasi dan kondisi di Jawa Tengah aman. Termasuk saat malam takbiran yang biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk takbir keliling dan sebagainya.

“Kami laporkan Pak Kapolri, saat ini kami hadir di Simpanglima. Simpanglima tidak terlalu ramai, kegiatan takbir (keliling) boleh dilakukan asal koordinasi dengan aparat,” katanya, saat video conference dengan Kapolri.

Dia menjelaskan, berdasarkan data pantauan sementara, jumlah kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah selama arus mudik sampai tanggal 20 Maret 2026 sekitar 1.370.000 unit. Kemudian kendaraan yang keluar dari Jawa Tengah sekitar 750 ribuan unit.

“Seperti diketahui, sentralnya mudik ya di Jawa Tengah. Dari data itu menunjukkam adanya peningkatan dari tahun lalu,” jelasnya.

Terkait pengamanan dan pelayanan perayaan idulfitri, Provinsi Jawa Tengah sudah menggelar rakor lintas sektoral yang ditindaklanjuti rakor di tingkat kabupaten/kota. Berbagai mitigasi telah dilakukan, baik terkait lalu lintas, infrastruktur jalan dan rambu pendukung, objek wisata, termasuk kebencanaan.

“Harapan kami, Kamtibmas di tempat kami terjaga. Begitu juga dengan situasi harga bahan pokok penting, di mana tidak ada kelangkaan di Jawa Tengah,” katanya.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi sinergitas yang dibangun oleh Forkopimda di Jawa Tengah. Kolaborasi tersebut merupakan kekuatan yang bagus dijaga, dan diharapkan bisa terus berlanjut.

“Terus pantau dan koordinasi lintas sektoral, termasuk dengan kementerian terkait,” katanya.

 

Sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/13-juta-unit-kendaraan-masuk-jateng-55-titik-kegiatan-terpantau-aman/

Baca Terusannya »»  

Momentum Idulfitri 1447 H Pererat Kebersamaan Demi Bangun Indonesia yang Lebih Baik


 

PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani menyampaikan selamat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ia berharap momen Lebaran 2026 dapat mempererat kebersamaan bangsa, demi membangun Indonesia yang lebih baik. 

 

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” kata Puan dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Jumat (20/3/2026).

 

Puan pun mengajak umat Muslim untuk menyambut Hari Kemenangan dengan sukacita setelah sebulan lamanya menjalankan ibadah puasa.

 

“Ramadan telah menempa diri kita, membersihkan jiwa dan menjernihkan hati,” ungkap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

 

“Kini, Idulfitri hadir membawa kita kembali pada kesucian diri. Di Hari yang fitri ini, marilah kita saling membukan pintu maaf,” imbuh Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

 

Meski ada perbedaan Hari Raya Idulfitri, Puan mengajak semua pihak untuk terus menjaga kebersamaan dan selalu membangun toleransi.

 

Seperti diketahui, Pemerintah resmi menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 pada Sabtu (21/3). Sementara Muhammadiyah menetapkan awal bulan Syawal 1447 H jatuh pada hari ini.

 

“Mari kita mempererat kebersamaan, dan memperkuat semangat gotong royong demi membangun Indonesia yang lebih baik,” tutur Puan.

 

Puan juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memperkuat kepedulian dan kebersamaan.

 

“Di momen Idulfitri ini, mari kita meningkatkan rasa empati kepada sesama, terutama bagi mereka yang kekurangan dan membutuhkan,” ujarnya.

 

Puan pun menilai aksi kepedulian sangat penting, apalagi dunia tengah dilanda berbagai dinamika geopolitik yang mempengaruhi stabilitas ekonomi global termasuk perekonomian Indonesia. Ia juga mendorong Pemerintah untuk semakin peka dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

 

“Rakyat masih terus menaruh harapan besar agar negara hadir, khususnya di saat-saat rakyat paling membutuhkan,” tegas Puan.

 

Lebih lanjut, Puan meminta Pemerintah memastikan kelancaran momen Idulfiitri.

 

“Mulai dari kelancaran umat Muslim dalam merayakan Hari Idul Fitri, kelancaran transportasi dan semua infrastruktur arus mudik-arus balik, hingga kepastian keamanan dan kenyamanan masyarakat saat libur Lebaran,” paparnya. 

 

Kepada seluruh rakyat Indonesia, Puan mengucapkan selamat bersilaturahmi bersama keluarga di momen libur Lebaran 2026.

 

“Semoga seluruh umat Muslim menyambut Hari Kemenangan dengan gembira. Dan bagi seluruh masyarakat, selamat berkumpul dengan keluarga di momen libur Lebaran ini,” tutup Puan.

 

Sumber :  https://www.dpr.go.id/kegiatan-dpr/berita/Momentum-Idulfitri-1447-H-Pererat-Kebersamaan-Demi-Bangun-Indonesia-yang-Lebih-Baik-63905

Baca Terusannya »»  

Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Presiden Prabowo Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat


 

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam di Indonesia dan di dunia. Ucapan tersebut disampaikan dalam video yang ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat, 20 Maret 2026.

Dalam pesannya, Kepala Negara menyampaikan ucapan selamat atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Republik Indonesia, seraya memohon maaf lahir dan batin.

“Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pribadi, keluarga, dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Kepala Negara mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Idulfitri sebagai kesempatan saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat persatuan sebagai satu bangsa.

“Mari kita manfaatkan momen Idulfitri ini untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat persatuan sebagai satu bangsa di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi. Marilah kita terus perkuat kebersamaan kita sebagai satu keluarga besar, bangsa Indonesia,” imbuh Kepala Negara.

Selain itu, Presiden Prabowo mendorong seluruh elemen bangsa untuk bekerja lebih keras. “Mari kita bekerja lebih keras, saling membantu, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih adil, lebih sejahtera, lebih kuat,” ucap Presiden.

Menutup pesannya, Presiden Prabowo memanjatkan doa agar seluruh amal ibadah umat Islam diterima oleh Allah SWT serta bangsa Indonesia senantiasa diberikan rahmat, keberkahan, dan kekuatan dalam melangkah ke depan.

“Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita sekalian dan senantiasa melimpahkan rahmat serta berkah-Nya kepada bangsa Indonesia,” pungkas Kepala Negara.

 

 

Sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/ucapkan-selamat-idulfitri-1447-h-presiden-prabowo-ajak-perkuat-persatuan-dan-bangun-indonesia-lebih-kuat/

Baca Terusannya »»  

Malam Takbiran, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Salurkan 4 Ton Zakat Fitrah kepada Ribuan Mustahik


SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi manyalurkan zakat fitrah secara simbolis kepada mustahik (orang yang berhak menerima), di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Semarang, Jumat (20/3/2026).

Total ada 4 juta ton zakat fitrah yang dibagikan kepada sekitar 2.000-an orang mustahik.

Selain zakat fitrah, juga dibagikan hasil fidyah, infak, sodaqoh, dan zakat maal, yang dikumpulkan melalui panitia zakat Masjid Raya Baiturrahman.

Dikatakan Luthfi, zakat fitrah merupakan kewajiban bagi umat Islam sebagai sarana penyucian diri. Melalui zakat, kebahagiaan Idulfitri dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya kaum dhuafa dan fakir miskin.

Penyerahan zakat secara simbolis ini jadi wujud nyata semangat berbagi dan gotong royong di tengah masyarakat.

“Semoga ini menjadi amal soleh dan solehah (para muzakki). Semoga tahun depan (yang saat ini menerima zakat) sudah bisa membayar zakat, tidak menerima zakat lagi,” ujarnya didampingi Sekda Jateng Sumarno, dan Kanwil Kemenag Jateng Saiful Mujab.

Dia menjelaskan, dalam satu tahun terakhir Pemprov Jateng berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan. Tercatat, angka kemiskinan di Jawa Tengah per September 2025 sekitar 9,39 persen. Turun dari sebelumnya 9,48 persen pada Maret 2025.

“Saya ucapkan terima kasih sudah mau datang. Selamat merayakan idulfitri, minal aidin wal Faidzin,” katanya.

Ketua Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman, Ahmad Darodji mengatakan, zakat fitrah yang terkumpul tahun ini mencapai 4 ton lebih sedikit, ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Zakat fitrah tersebut kemudian dibagikan dalam bentuk paket kepada lebih dari 2.000 penerima zakat.

“Kegiatan ini sudah menjadi tradisi di Jawa Tengah sejak Gubernur Ismail. Sejak itu penyerahan secara simbolis selalu dilakukan oleh Gubernur,” katanya.

Darodji menambahkan, penyerahan zakat tahun ini sedikit berbeda, karena ada sarung yang dibagikan oleh Gubernur Ahmad Luthfi. Semua itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, untuk merayakan Idulfitri bersama.


 Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/malam-takbiran-ahmad-luthfi-salurkan-4-ton-zakat-fitrah-kepada-ribuan-mustahik/

Baca Terusannya »»  

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Salat Id di Simpanglima, Wagub Jateng Taj Yasin di Mijen, Silaturahmi Bersama di Wisma Perdamaian


 

SEMARANG — Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama telah menetapkan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi pada Sabtu (21/3/2026). Penetapan dilakukan setelah sidang isbat yang digelar Kamis (19/3/2026) lalu.

Berkaitan dengan hal itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi rencananya akan menunaikan salat id di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang, Sabtu (21/3/2026). Ini merupakan kali kedua Ahmad Luthfi merayakan Idulfitri sebagai orang nomor satu di Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi yang disebar oleh Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman, salat id di Lapangan Pancasila Simpanglima akan digelar pukul 06.15 WIB. Ibadah salat id tersebut terbuka untuk seluruh umat muslim di Kota Semarang dan sekitarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qur’ani Kabupaten Semarang KH Zaenuri Ahmad Al Hafidz dijadwalkan akan menajdi imam salat id dengan Ustadz Muhammad Yusuf sebagai bilal.

Adapun bertindak selaku Khotib adalah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab. Tema khutbah salat id kali ini adalah “Idulfitri Momentum Menjaga Ketaqwaan, Membangun Kepedulian Sosial dan Kepedulian terhadap Lingkungan”.

Sementara itu, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen berdasarkan informasi yang diperoleh akan mengikuti salat id di sekitar daerah Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Setelah salat id di Simpanglima, Gubernur Ahmad Luthfi beserta Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen akan menggelar silaturahmi dan halal bihalal bersama masyarakat di Wisma Perdamaian Kota Semarang. Kegiatan silaturahmi rencananya akan dilaksanakan pada pukul 08.30-11.00 WIB. 

 

Sumber ;  https://jatengprov.go.id/publik/ahmad-luthfi-salat-id-di-simpanglima-taj-yasin-di-mijen-silaturahmi-bersama-di-wisma-perdamaian/

Baca Terusannya »»  

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi pada H-3, Pergerakan Tinggi Hampir di Seluruh Moda Transportasi


 

Jakarta – Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 mencatat puncak pergerakan arus mudik Lebaran tahun ini terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 atau H-3 Lebaran. Puncak pergerakan ini terdistribusi hampir merata di seluruh moda transportasi, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dalam periode mudik tahun ini.

Berdasarkan data posko, jumlah pergerakan penumpang tertinggi pada H-3 tercatat pada sejumlah moda transportasi utama, yakni angkutan penyeberangan sebesar 403.883 penumpang, diikuti perkeretaapian (antarkota dan regional) sebanyak 401.238 penumpang, angkutan udara (domestik dan internasional) sebanyak 311.836 penumpang, serta angkutan darat (bus dan travel) sebanyak 232.016 penumpang. Sementara itu, moda angkutan laut mencatat puncak pergerakan lebih awal pada H-6 dengan jumlah 105.936 penumpang.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Ernita Titis Dewi menyampaikan, pola pergerakan tahun ini menunjukkan kecenderungan multimoda yang semakin kuat, seiring meningkatnya konektivitas dan integrasi layanan transportasi nasional.

“Puncak arus mudik pada H-3 terjadi hampir di seluruh moda transportasi, dengan dominasi tertinggi pada angkutan penyeberangan. Hal ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat semakin tersebar dan tidak terfokus pada satu moda saja, melainkan memanfaatkan berbagai alternatif transportasi yang tersedia,” ujar Titis di Jakarta, Jumat (20/3).

Data sementara Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat akumulasi dari H-8 (13 Maret 2026) hingga H-2 (19 Maret 2026), jumlah pengguna angkutan umum pada sejumlah moda mencapai 9.047.233 penumpang atau naik 10,79% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 8.166.170 penumpang. Angka ini mencakup moda perkeretaapian sebesar 2.669.314 orang, naik 14,05% dari tahun sebelumnya 2.340.509 orang; angkutan udara sebesar 1.982.987 orang, naik 5,18% dari tahun sebelumnya 1.885.266 orang; angkutan laut 739.724 orang, naik 6,48% dari tahun sebelumnya 694.702 orang; angkutan penyeberangan sebesar 2.259.469 orang, naik 15,54% dari tahun sebelumnya 1.955.508 orang; angkutan darat (bus dan travel) sebesar 1.395.739 orang, naik 8,18% dari tahun sebelumnya 1.290.185 orang.

Kemudian pergerakan keluar dan masuk Jakarta melalui jalan tol pada H-8 s/d H-2 terpantau 1.383.338 kendaraan yang keluar Jakarta, naik 5.27% dari tahun sebelumnya 1.314.042 kendaraan; sedangkan kendaraan yang masuk sebesar 917.512 kendaraan, naik 11,39% dari tahun sebelumnya 823.697 kendaraan.

Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2026 memantau total 1.560 simpul dan jaringan, dengan rincian 264 titik simpul angkutan laut, 177 terminal yang terdiri dari 115 terminal tipe A dan 62 terminal tipe B, 248 titik simpul angkutan penyeberangan, 472 titik simpul angkutan kereta api, 257 titik simpul angkutan udara, serta 43 jaringan di 6 gerbang tol dan 44 jaringan di jalan arteri.

Lebih lanjut, Titis menegaskan bahwa Kementerian Perhubungan bersama seluruh pemangku kepentingan telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat selama periode mudik.

“Pemerintah terus memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi, peningkatan kapasitas layanan, serta penguatan koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama arus mudik dan balik Lebaran. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama,” imbuh Titis.

Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan keselamatan, memperhatikan jadwal perjalanan, serta memanfaatkan informasi resmi yang disediakan guna menghindari kepadatan pada titik-titik tertentu. Adanya sinergi antara pemerintah, operator transportasi, dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali.

 

Sumber :  https://dephub.go.id/post/read/puncak-arus-mudik-lebaran-2026-terjadi-pada-h-3,-pergerakan-tinggi-hampir-di-seluruh-moda-transportasi

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Bertolak ke Sumatra Utara, Salat dan Rayakan Idulfitri Bersama Rakyat di Aceh


 

Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Medan, Provinsi Sumatra Utara pada Jumat, 20 Maret 2026 guna melakukan kunjungan kerja. Presiden Prabowo diagendakan untuk menunaikan salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang, esok hari.

“Iya betul, Pak Presiden akan malam takbiran di Sumatra Utara dan Insyaallah akan Salat Idul Fitri di Aceh besok pagi,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya.

Presiden Prabowo dan rombongan diketahui lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 15.00 WIB. Presiden diagendakan mendarat di Pangkalan TNI AU Soewondo, Kota Medan.

Esok hari, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk menunaikan salat Idulfitri di Provinsi Aceh. Presiden Prabowo juga akan melakukan halalbihalal bersama warga setempat selepas salat.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Medan yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Momentum Idulfitri ini menjadi simbol kuat dan komitmen Presiden Prabowo untuk selalu hadir di tengah rakyat, mempererat persaudaraan, serta memperkuat semangat persatuan bangsa.

 

 

Sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-bertolak-ke-sumatra-utara-salat-dan-rayakan-idulfitri-bersama-rakyat-di-aceh/

Baca Terusannya »»  

Tekan Risiko Cuaca Ekstrem, BMKG dan BPBD Jatim Gelar OMC demi Kelancaran Mudik Lebaran 2026


 

Surabaya, 20 Maret 2026 – Berdasarkan press release Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda terkait kewaspadaan cuaca ekstrem periode 11–20 Maret 2026, wilayah Jawa Timur diprakirakan mengalami peningkatan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, serta kondisi atmosfer yang labil sehingga mendukung pertumbuhan awan konvektif.

Potensi cuaca ekstrem tersebut berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas masyarakat, termasuk pada periode arus mudik Lebaran 2026. Oleh karena itu, diperlukan langkah mitigasi aktif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mengamankan arus mudik dari ancaman cuaca ekstrem. Operasi yang berpusat di Posko Lanudal Juanda ini berlangsung sejak 16 hingga 25 Maret 2026 dengan fokus mengendalikan intensitas curah hujan di wilayah rawan bencana.

Supervisi BMKG, Alif Kurniawan, menjelaskan bahwa hingga kemarin, tim gabungan telah melakukan 7 sorti penerbangan dengan total durasi 14 jam 1 menit selama tiga hari pertama pelaksanaan (16–18 Maret). Dalam operasi tersebut, sebanyak 6.800 kg bahan semai digunakan, terdiri dari 1.000 kg NaCl dan 5.800 kg CaO yang disemaikan ke awan potensial di langit Jawa Timur.

“Langkah aktif ini terbukti efektif menurunkan rata-rata curah hujan hingga 40 persen dibandingkan kondisi normal tanpa intervensi,” ujar Alif.

Evaluasi sementara juga menunjukkan hasil signifikan, di mana kejadian hujan lebat menurun hingga sekitar 70 persen, sementara hujan sangat lebat berkurang sekitar 25 persen. Distribusi hujan kini lebih terkendali dan bergeser menjadi kategori ringan sehingga mengurangi risiko gangguan pada jalur mudik.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, yang meninjau langsung kesiapan personel dan armada di Posko OMC Lanudal Juanda, mengapresiasi keberhasilan tim dalam menerapkan teknologi modifikasi cuaca sebagai langkah mitigasi. Ia menilai hasil yang dicapai menjadi bukti nyata efektivitas intervensi berbasis sains dalam melindungi masyarakat.

Kepala Stasiun Meteorologi Juanda, Taufiq Hermawan, menambahkan bahwa strategi penyemaian dilakukan berdasarkan analisis radar cuaca real-time WOFI. Bahan CaO digunakan untuk menekan pertumbuhan awan di daratan, sedangkan NaCl disemaikan pada awan di wilayah laut agar hujan turun lebih awal sebelum mencapai daratan.

Berdasarkan prediksi curah hujan harian BMKG, potensi cuaca di Jawa Timur masih akan berlangsung hingga 23 Maret 2026. Pada periode 19–20 Maret, sebagian wilayah Jawa Timur berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Sementara itu, pada periode 21–23 Maret, kondisi cuaca didominasi hujan ringan hingga sedang, namun masih terdapat potensi hujan lebat di sebagian kecil wilayah. Kondisi ini menunjukkan bahwa risiko cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai selama periode tersebut, terutama di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama BMKG terus mengimbau masyarakat, khususnya para pemudik, untuk tetap waspada dan aktif memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi. Sinergi antara pemerintah dan kesiapsiagaan masyarakat diharapkan mampu menjamin keamanan serta kenyamanan selama perayaan Idulfitri 1447 H.

 

Sumber ;  https://www.bmkg.go.id/siaran-pers/tekan-risiko-cuaca-ekstrem-bmkg-dan-bpbd-jatim-gelar-omc-demi-kelancaran-mudik-lebaran-2026

Baca Terusannya »»  

Kamis, 19 Maret 2026

Pemerintah Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen, Siapkan Strategi Antisipasi Kenaikan Harga Energi


 

Pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah dinamika global, termasuk kenaikan harga energi. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 19 Maret 2026.

Menko Perekonomian menjelaskan bahwa Presiden menegaskan pentingnya menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap di bawah 3 persen. Untuk itu, pemerintah melakukan langkah efisiensi di berbagai kementerian dan lembaga.

“Kita menjaga APBN agar defisit tetap di bawah 3 persen dan sesuai dengan arahan pada saat Sidang Kabinet Paripurna dan sudah dirapatkan dengan kementerian teknis, itu dilakukan efisiensi dari berbagai K/L. Dan dengan efisiensi berbagai K/L itu defisit 3 persen bisa dijaga,” ujar Airlangga.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif terhadap dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan komoditas lainnya. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah meningkatkan volume produksi batu bara.

“Bapak Presiden juga meminta agar volume daripada produksi batu bara bisa ditingkatkan. Artinya akan ada perbaikan terkait dengan RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya),” jelasnya.

Pemerintah juga tengah mengkaji penyesuaian kebijakan terkait pajak ekspor batu bara guna meningkatkan penerimaan negara, seiring dengan tren kenaikan harga komoditas tersebut.

Di sektor energi, pemerintah juga mendorong percepatan konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai langkah efisiensi di tengah tingginya harga minyak. Penugasan tersebut diberikan kepada Badan Pengelola Investasi Danantara untuk segera ditindaklanjuti.

Selain itu, pemerintah juga mengkaji kebijakan fleksibilitas kerja melalui skema work from home (WFH) satu hari dalam lima hari kerja. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 20 persen dari konsumsi normal melalui pengurangan mobilitas.

“Ada penghematan dari segi penggunaan mobilitas dari bensin penghematannya cukup signifikan, seperlima dari apa yang biasa kita keluarkan,” ungkap Airlangga.

Ia menambahkan bahwa skema WFH tersebut nantinya tidak hanya berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga diharapkan dapat diadopsi oleh sektor swasta dan pemerintah daerah. Pemerintah saat ini masih mematangkan berbagai kebijakan tersebut dan akan menyampaikan secara lebih rinci kepada publik setelah seluruh konsep final disiapkan.

Langkah-langkah ini mencerminkan pendekatan pemerintah yang adaptif, terukur, dan proaktif dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat fondasi menuju kemandirian energi dan ketahanan nasional.

 

 

Sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/pemerintah-jaga-defisit-apbn-di-bawah-3-persen-siapkan-strategi-antisipasi-kenaikan-harga-energi/

Baca Terusannya »»  

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026


 

Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (19/03/2026).

“Berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Menag dalam konferensi pers yang digelar usai Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H/2026 M.

Menag memaparkan, dalam menetapkan awal bulan kamariah Indonesia menggunakan kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yang menyepakati kriteria baru yaitu tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.

Berdasarkan paparan Tim Hisab Rukyat Kemenag, posisi hilal pada 29 Ramadan atau Kamis (19/03/2026), di seluruh wilayah Indonesia, ketinggian hilal di atas ufuk berkisar antara nol derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik dan sudut elongasi antara 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.

"Secara hisab, data hilal pada hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS," ujar Menag.

Menag menambahkan, pemantauan hilal dilakukan di setidaknya 117 titik pengamatan yang tersebar di seluruh Indonesia dan dilaporkan bahwa hilal tidak terlihat di satu titik pun.

"Pengamatan hilal telah dilakukan di 117 titik di seluruh Indonesia, dan laporan yang diterima serta dikonfirmasi menunjukkan bahwa tidak ada satu pun titik yang berhasil melihat hilal," ujarnya.

Menutup pernyataannya, Menag mengajak umat Islam di Indonesia untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk mempererat ukhuwah, menyambung silaturahmi, dan menjaga stabilitas sosial, sebagai bentuk kontribusi di dalam membangun Indonesia yang damai dan sejahtera.

"Sebagai Menteri Agama dan mewakili pemerintah, saya juga ingin menyampaikan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Kami mengimbau seluruh umat Islam di Indonesia untuk senantiasa menjaga ketenangan, keamanan, ketertiban, dan kebersamaan selama masa Lebaran tahun ini," pungkasnya.

Turut hadir dalam Sidang Isbat antara lain Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, para pimpinan ormas Islam, para ahli falak dan astronomi dari perguruan tinggi, perwakilan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), perwakilan Badan Informasi Geospasial (BIG), perwakilan dari Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung dan Planetarium Jakarta, serta Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Abu Rokhmad dan anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag.

 

Sumber :  https://setneg.go.id/baca/index/pemerintah_tetapkan_1_syawal_1447_h_jatuh_pada_21_maret_2026

Baca Terusannya »»  

BMKG Laksanakan Pemantauan Hilal Serentak di 37 Lokasi, Pastikan Kesiapan Observasi di Seluruh Indonesia


 

Jakarta, 19 Maret 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan pemantauan hilal secara serentak di 37 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia pada Kamis (19/03/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penyediaan data astronomis yang akurat untuk penentuan awal bulan Hijriah, sekaligus bagian dari tugas BMKG dalam memberikan layanan informasi posisi Bulan dan Matahari kepada masyarakat.

Plt. Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Fachri Radjab, menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG di berbagai daerah dengan koordinasi terpusat dari BMKG Pusat di Jakarta. Selain melibatkan tim BMKG pusat dan UPT BMKG, pengamatan juga didukung oleh Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Dalam pelaksanaannya, UPT BMKG di daerah bekerja sama dengan kantor wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia, perguruan tinggi Islam, serta organisasi kemasyarakatan Islam setempat.

Secara teknis, seluruh tim pengamat di daerah telah memulai persiapan sejak pukul 16.00 waktu setempat. Sebelum observasi langsung dilakukan, BMKG Pusat terlebih dahulu menggelar pengecekan kesiapan di setiap lokasi melalui koordinasi daring via Zoom Meeting.

“Kita berkoordinasi dengan teman-teman di bidang meteorologi, ya, untuk mendapatkan informasi prakiraan cuaca dan kondisi perawanan seperti apa,” kata Fachri.

Fachri menambahkan, pengamatan hilal dilakukan tepat pada saat matahari terbenam dan akan berakhir setelah bulan terbenam.

Karena adanya perbedaan letak geografis, rentang waktu pengamatan di setiap wilayah berlangsung bervariasi. Sebagai contoh, pengamatan di wilayah DKI Jakarta dimulai sekitar pukul 18.05 WIB, sementara titik observasi paling akhir berada di Sabang, Aceh.

Dalam pelaksanaannya, BMKG mencatat bahwa kondisi dinamika cuaca menjadi faktor penentu utama yang memengaruhi tingkat keberhasilan observasi visual di lapangan. Setiap stasiun diwajibkan melakukan dokumentasi visual minimal lima gambar sampling sebagai bahan analisis untuk memastikan ada atau tidaknya penampakan wujud hilal.

Terkait kondisi di lapangan, Fachri memaparkan bahwa sejumlah daerah mengalami kendala cuaca. Di wilayah timur dan tengah seperti Jayapura dan Balikpapan, hujan lebat menyebabkan hilal sangat sulit untuk diamati.

“Dari beberapa lokasi yang tadi sempat melaporkan, seperti di Jabodetabek, di Bekasi saat ini kondisi di lokasi pengamatan itu berawan. Kemudian tadi di Jayapura juga hujan lebat, dan di Tangerang juga berawan. Nah, ini kita monitor terus semuanya,” ungkapnya.

Dalam proses penentuan awal bulan Hijriah ini, BMKG berperan sebagai lembaga penyedia data astronomis (hisab) dan hasil observasi lapangan (rukyat). Seluruh hasil pengamatan visual dan analisis gambar dari 37 titik tersebut selanjutnya dihimpun secara terpusat untuk diserahkan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia.

Adapun penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah telah diputuskan melalui sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada 19 Maret 2026, dengan hasil penetapan bahwa 1 Syawal jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Melalui pemantauan yang dilakukan secara serentak di berbagai wilayah, BMKG memastikan dukungan data astronomis tersaji akurat dan tepat waktu guna mendukung proses penetapan kalender Hijriah nasional.

 

Sumber :  https://www.bmkg.go.id/berita/utama/bmkg-laksanakan-pemantauan-hilal-serentak-di-37-lokasi-pastikan-kesiapan-observasi-di-seluruh-indonesia

Baca Terusannya »»  

Di Penghujung Ramadan, Presiden Prabowo dan Presiden ke-5 Megawati Pererat Silaturahmi Kebangsaan


 

Presiden Prabowo Subianto bersilaturahmi dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 19 Maret 2026. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa pertemuan dua tokoh bangsa tersebut digelar menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Di hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idulfitri 1447 H, Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Presiden RI ke-5, Ibu Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 19 Maret 2026,” tulis Seskab Teddy.

Seskab menjelaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari silaturahmi menjelang Idulfitri. Momen ini mencerminkan nilai kebersamaan dan persatuan di antara para pemimpin bangsa.

“Kedua pemimpin bangsa tersebut bersilaturahmi secara kekeluargaan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah,” lanjut Seskab.

Turut hadir mendampingi dalam pertemuan tersebut yakni putri Presiden Megawati yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani, serta putra Presiden Prabowo, Didit Hediprasetyo.

Momen ini menjadi simbol kuat bahwa harmoni dan persatuan nasional harus terus dijaga, terlebih di saat bangsa Indonesia menyambut hari kemenangan Idulfitri yang membawa pesan kembali ke fitrah, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan semangat kebangsaan.

 

Sumber:  https://presidenri.go.id/siaran-pers/di-penghujung-ramadan-presiden-prabowo-dan-presiden-ke-5-megawati-pererat-silaturahmi-kebangsaan/

Baca Terusannya »»  

Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api


 

akarta - Kementerian Perhubungan melepas keberangkatan peserta Mudik Gratis Ramah Anak dan Disabilitas Tahun 2026 dengan moda kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (19/3). Program ini menjadi wujud layanan transportasi yang aman, nyaman, dan inklusif bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.


Tahun ini, jumlah peserta mudik gratis ramah anak dan disabilitas jalur kereta api mencapai 303 orang. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 276 orang. Mudik ini melayani berbagai tujuan di Pulau Jawa, di antaranya Tegal, Semarang, Solo, Yogyakarta, Malang, dan Surabaya.

"Kami menyadari bahwa perjalanan jauh seringkali memberikan tantangan tersendiri, terutama bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas dan keluarga yang membawa anak-anak. Oleh karena itu, pada tahun ini kami secara khusus memperkuat komitmen inklusivitas melalui kerjasama antara PT Bank Syariah Indonesia, Kementerian Perhubungan, dan PT Kereta Api Indonesia. Program Mudik Gratis 2026 bukan sekadar memberikan tiket cuma-cuma, tetapi memastikan pelayanan yang setara dan berkeadilan," ujar Sekretaris Jenderal Kemenhub Arif Toha saat melepas keberangkatan para pemudik.

Di Stasiun Pasar Senen, penyelenggara menyiapkan pendampingan khusus dari petugas untuk memastikan setiap penumpang dengan kebutuhan khusus dapat naik ke gerbong dengan aman dan selamat. Selain itu, terdapat berbagai fasilitas inklusif untuk mendukung kenyamanan peserta mudik, meliputi area tunggu yang nyaman, guiding block, akses kursi roda, ruang laktasi, serta area bermain anak.

"Kepada para petugas, saya instruksikan untuk memberikan pelayanan terbaik dan penuh kesabaran. Pastikan aspek keselamatan menjadi prioritas utama hingga sampai di kota tujuan. Sementara, kepada seluruh pemudik, kami berpesan agar tetap menjaga ketertiban selama di atas kereta. Nikmatilah perjalanan ini dengan ceria," kata Sesjen Arif Toha.

Sesjen Arif Toha juga menyampaikan apresiasi kepada PT Bank Syariah Indonesia Tbk dan seluruh mitra penyelenggara yang telah mendukung program ini. Ia menegaskan bahwa kehadiran layanan inklusif ini merupakan bukti nyata negara hadir untuk semua warga tanpa terkecuali.

"Selamat sampai tujuan, selamat berkumpul dengan keluarga tercinta. Salam hangat untuk keluarga di kampung halaman," kata Arif Toha.

Turut hadir dalam acara ini Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono, SEVP Operations PT BSI Ibu Ana Nurul Khayati, Direktur Eksekutif BSI Maslahat Sukoriyanto Saputro.

 

Sumber;  https://dephub.go.id/post/read/kemenhub-berangkatkan-303-peserta-mudik-gratis-ramah-anak-dan-disabilitas-moda-kereta-api

Baca Terusannya »»  

Volume Lalu Lintas Meninggalkan Wilayah Jabotabek Pada H-10 s.d H-3 Libur Idulfitri 1447H Mencapai 1,4 Juta Kendaraan, Dirut Jasa Marga: Puncak Mudik Terjadi Pada H-3


 

Jakarta (19/03), Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 s.d H-3 libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 atau pada periode 11-18 Maret 2026 mencapai 1.483.703 kendaraan. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak). Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 30,1% jika dibandingkan dengan lalin normal (1.140.021 kendaraan).

Rivan menambahkan bahwa 1,4 juta kendaraan yang telah meninggalkan wilayah Jabotabek tersebut merupakan 42,0% dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan lalin keluar Jakarta selama periode 11–31 Maret 2026.

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 788.710 kendaraan (53,1%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 402.945 kendaraan (27,2%) menuju arah Barat (Merak), dan 292.048 kendaraan (19,7%) menuju arah Selatan (Puncak).

Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:
ARAH TIMUR (TRANS JAWA & BANDUNG)
* Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 523.223 kendaraan, meningkat sebesar 132,4% dari lalin normal.
* Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 265.487 kendaraan, meningkat sebesar 6,8% dari lalin normal.

Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 788.710 kendaraan, meningkat sebesar 66,5% dari lalin normal.

ARAH BARAT (MERAK)
Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 402.945 kendaraan, meningkat 4,7% dari lalin normal.

ARAH SELATAN (PUNCAK)
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 292.048 kendaraan, meningkat 3,8% dari lalin normal.

Jasa Marga mencatat pada H-3 libur Hari Raya Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 (Rabu, 18 Maret 2026) volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama tercatat mencapai 270.315 kendaraan, meningkat 98,3% dibandingkan lalin normal sebanyak 136.326 kendaraan serta meningkat 4,62% dibandingkan puncak tahun lalu sebanyak 258.383 kendaraan. Hingga saat ini, angka tersebut menjadi angka tertinggi lalu lintas meninggalkan Jabotabek pada arus mudik Lebaran 2026.

Menanggapi lonjakan volume lalu lintas yang signifikan pada puncak arus mudik tersebut, Rivan menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas berupa one way nasional dan juga contraflow diberlakukan atas diskresi Kepolisian guna menjaga kelancaran arus mudik.

“Hingga saat ini masih berlangsung rekayasa lalu lintas one way dan contraflow melalui diskresi Kepolisian. Pemberlakuan ini berdasarkan data volume lalu lintas kendaraan yang meningkat signifikan dari arah Jakarta menuju Semarang, pantauan visual CCTV dan laporan petugas Kepolisian di lapangan," ujar Rivan.

Untuk mengantisipasi kepadatan di sejumlah ruas, termasuk di rest area, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengatur waktu istirahat secara bijak agar fasilitas dapat dimanfaatkan secara bergantian. Saat ini, Jasa Marga Group mengoperasikan total 64 rest area, yang terdiri atas 59 rest area operasional dan 5 rest area fungsional. Selain itu, Jasa Marga juga menyiapkan strategi untuk mengurai kepadatan di rest area dengan menyediakan 10 lokasi SPBU yang dapat menjadi rest area alternatif di luar jalan tol. Fasilitas ini tersebar di sepanjang ruas Jalan Tol Trans Jawa, mulai dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 72 hingga Jalan Tol Semarang-Solo KM 444.

“Rest area ini berlokasi tidak jauh dari gerbang tol sehingga tetap mudah diakses oleh pengguna jalan. Pengguna jalan dapat beristirahat di rest area alternatif dengan memanfaatkan fasilitas pendukung yang disediakan, termasuk tenant UMKM, toilet, serta motoris BBM. Setelah beristirahat, pengguna jalan dapat melanjutkan perjalanan melalui gerbang tol yang sama tanpa dikenakan tarif tambahan, selama tidak terjadi perubahan asal dan tujuan perjalanan,” jelas Rivan.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026 dengan baik. Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, gunakan waktu dengan bijak dengan memanfaatkan waktu yang cukup untuk beristirahat di rest area, memastikan kecukupan BBM, dan saldo kartu uang elektronik serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

Informasi lalu lintas terkini dan permintaan bantuan selama berkendara di jalan tol juga bisa didapatkan melalui Call Center Jasa Marga di nomor 133, akun X @PTJASAMARGA, Radio Travoy FM di Sonora 92.0 FM Jakarta dan jaringannya serta di media sosial resmi Jasa Marga Group.

 

Sumber :  https://www.jasamarga.com/media/press-release/b823adda-ce01-46ce-bcb6-3501d8ce3304

Baca Terusannya »»