Cari Blog Ini

Kamis, 16 April 2026

Presiden Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

 


Presiden Prabowo Subianto menerima Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama jajaran pejabat utama TNI Angkatan Darat di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 16 April 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan pelaksanaan berbagai tugas strategis yang tengah dijalankan oleh TNI Angkatan Darat di sejumlah wilayah Indonesia.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa KSAD melaporkan capaian konkret TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar dan pemulihan pascabencana, khususnya di daerah terpencil dan terdampak. “Dalam pertemuan tersebut, KSAD melaporkan perkembangan pelaksanaan tugas strategis yang dikerjakan oleh TNI Angkatan Darat,” ujar Seskab Teddy.

Salah satu capaian yang dilaporkan adalah percepatan pembangunan jembatan gantung perintis. Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, TNI AD berhasil menyelesaikan pembangunan 300 unit jembatan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Dalam tiga bulan ini, TNI Angkatan Darat telah menyelesaikan pembangunan 300 unit jembatan gantung perintis yang tersebar di seluruh Indonesia,” ungkap Seskab Teddy.

Selain itu, TNI AD juga berkontribusi dalam pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana. Upaya tersebut diwujudkan melalui renovasi ratusan fasilitas pendidikan serta penyediaan akses air bersih bagi sekolah.

“Dalam tiga bulan ini pula, telah dirampungkan renovasi 300 sekolah di tiga provinsi terdampak bencana Sumatra, termasuk pembangunan 300 titik bor air bersih di sekolah tersebut,” ucap Seskab Teddy.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat tidak bekerja sendiri dalam menjalankan berbagai program tersebut. Kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan Kementerian Pekerjaan Umum, menjadi kunci percepatan pembangunan fasilitas umum hingga ke wilayah pedesaan dan daerah terpencil.

“TNI Angkatan Darat bersama Kementerian Pekerjaan Umum berkolaborasi untuk secepat-cepatnya menyelesaïkan segala bentuk fasilitas umum di desa-desa hingga daerah terpencil. Tentunya kerja sama ini didorong oleh kepedulian masyarakat di lokasi pembangunan daerah tersebut,” tutur Seskab Teddy.

Langkah cepat dan terukur ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan kehadiran negara hingga ke pelosok, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-terima-laporan-pembangunan-300-jembatan-dan-renovasi-sekolah-terdampak-bencana-dari-ksad/ 


Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Bertemu dengan Waka DPR Sufmi Dasco

 


Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad di Istana Merdeka, pada Kamis, 16 April 2026. Keduanya membahas sejumlah hal strategis usai Kepala Negara melaksanakan lawatan luar negeri.

“Hari ini, Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, di Istana Merdeka, 16 April 2026, untuk menerima laporan beberapa hal strategis sekembalinya Presiden Prabowo dari lawatan luar negeri,” tulis Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Seskab Teddy, pada pertemuan tersebut, Presiden menerima informasi strategis yang berkembang di dalam negeri. Sufmi Dasco, dalam forum tersebut, menyampaikan kepada Presiden terkait sejumlah perkembangan terkini mulai dari politik hingga ekonomi nasional.

“Dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco menyampaikan beberapa perkembangan situasi politik, keamanan dan ekonomi nasional,” katanya.

Selain itu, Seskab Teddy mengatakan bahwa Sufmi Dasco turut menyampaikan beberapa masukan dari fungsi legislasi DPR kepada pemerintah.

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-bertemu-dengan-waka-dpr-sufmi-dasco/ 


Baca Terusannya »»  

Energi Masa Depan, Indonesia Buka Investasi Rusia untuk Infrastruktur Strategis Nasional

 



Pemerintah Indonesia membuka peluang bagi Rusia untuk memperkuat kerja sama investasi jangka panjang di sektor energi. Kerja sama tersebut tidak hanya mencakup pasokan energi, tetapi juga investasi strategis dari pihak Rusia dalam pembangunan infrastruktur energi di Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam keterangannya kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis, 16 April 2026 menyebut bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Moskow pada Senin (13/04) lalu.

“Dari pihak Rusia akan siap membangun beberapa infrastruktur yang penting, dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional kita,” ujar Menteri ESDM.

Selain itu, pemerintah juga tengah membahas lebih lanjut skema investasi yang akan masuk ke Indonesia, khususnya untuk proyek kilang dan storage yang dinilai memiliki nilai strategis tinggi. Proses finalisasi investasi tersebut masih memerlukan beberapa tahap pembahasan lanjutan antara kedua negara.

“Memang ada beberapa investasi mereka yang sudah siap untuk masuk, tetapi finalisasinya tunggu ada 1-2 putaran lagi dengan kami, khusus untuk menyangkut dengan kilang dan storage,” ungkapnya.

Menteri ESDM menjelaskan bahwa investasi yang direncanakan berada dalam skema kerja sama jangka panjang, baik melalui mekanisme antar pemerintah (government to government/G2G) maupun antar pelaku usaha (business to business/B2B).

“Kerja sama ini dilakukan dalam waktu jangka panjang ya. Jadi karena waktu kerja sama jangka panjang, jadi kita melakukan baik G2G maupun B2B. Menyangkut dengan storage merupakan bagian daripada kesepakatan yang kemarin kita lakukan,” lanjutnya.

Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendiversifikasi sumber energi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi dinamika global. Dengan membuka peluang investasi dari berbagai negara, termasuk Rusia, Indonesia berupaya memastikan pembangunan sektor energi berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat optimal bagi perekonomian nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif, yang juga diterapkan dalam kebijakan ekonomi dan investasi, dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional.

“Pemerintah Indonesia selalu mengedepankan politik bebas aktif, dan dalam politik bebas aktif itu juga ada ekonomi bebas aktif. Jadi kita boleh belanja di mana saja, selama kita komitmen dengan orang-orang atau negara-negara yang telah kita melakukan ajak kerja sama,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Indonesia tidak hanya mengamankan pasokan energi, tetapi juga mempercepat pembangunan infrastruktur vital yang akan menjadi penopang kemandirian energi dan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/energi-masa-depan-indonesia-buka-investasi-rusia-untuk-infrastruktur-strategis-nasional/ 

Baca Terusannya »»  

Indonesia Amankan Pasokan Minyak Mentah dari Rusia, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

 


Pemerintah Indonesia mengamankan kerja sama strategis dengan pemerintah Rusia untuk memperkuat ketahanan energi nasional, khususnya melalui pasokan minyak mentah (crude) dan pembangunan infrastruktur energi. Hal tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai diterima Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 16 April 2026, sebagai tindak lanjut dari kunjungan kerja pemerintah ke Rusia.

“Kabarnya alhamdulillah cukup menggembirakan, bahwa kita akan mendapat pasokan, crude dari Rusia, dan juga dari pihak Rusia akan siap membangun beberapa infrastruktur yang penting, dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional kita,” jelas Bahlil.

Menurut Bahlil, kerja sama yang ditindaklanjuti mencakup kemitraan jangka panjang di sektor energi, termasuk pemenuhan kebutuhan minyak nasional. Bahlil menjelaskan bahwa konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Indonesia mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara produksi (lifting) domestik baru berkisar 600–610 ribu barel per hari.

“Kita masih impor kurang lebih sekitar 1 juta barel per day. Di tengah kondisi global yang seperti ini, kita harus mampu mencari cadangan-cadangan minyak dari berbagai sumber. Tidak hanya di satu negara, tapi di hampir semua negara,” ungkapnya.

Untuk memastikan stabilitas pasokan energi nasional dalam jangka pendek, pemerintah juga telah mengamankan ketersediaan minyak mentah hingga akhir tahun 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo guna menjaga ketahanan energi di tengah ketidakpastian global.

“Untuk crude satu tahun dari mulai bulan ini sampai dengan bulan Desember, insyaallah sudah aman. Jadi kita nggak perlu risau, tinggal kita meningkatkan produksi daripada kilang kita,” jelas Bahlil.

Selain minyak mentah, pemerintah juga membahas peluang kerja sama dalam pemenuhan kebutuhan LPG nasional yang saat ini masih bergantung pada impor sekitar 7 juta ton per tahun. Meski demikian, untuk kerja sama pasokan minyak mentah, Bahlil menyebut prosesnya telah mendekati tahap final.

“Sekarang kita lakukan diversifikasi, dan insyaallah kita juga akan mendapat support. Tetapi yang ini masih butuh perjuangan, masih butuh komunikasi dua atau tiga tahap,” tambahnya.

“Tapi kalau crude-nya saya pikir sudah hampir final,” tegasnya.

Terkait dinamika kerja sama dengan negara lain, termasuk Amerika Serikat, Menteri ESDM menegaskan bahwa pemerintah akan mengutamakan kepentingan nasional dalam setiap keputusan energi.

“Saya katakan bahwa kebutuhan crude kita setiap tahun itu kurang lebih sekitar 300 juta barel. Jadi semuanya kita ambil, mana yang menguntungkan untuk negara kita, harus kita lakukan,” pungkasnya.

Langkah ini menandai arah baru kebijakan energi Indonesia yang lebih adaptif, terbuka, dan berdaulat guna memastikan pasokan energi tetap aman, stabil, dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.


 
 
Baca Terusannya »»  

Pertemuan Lanjutan di Rusia Rampung, Presiden Prabowo Terima Laporan dari Menteri ESDM

 


Presiden Prabowo Subianto telah merampungkan kunjungan singkat selama dua hari ke dua negara yakni Federasi Rusia dan Prancis. Kunjungan tersebut menitikberatkan pada penguatan hubungan bilateral dan arah strategis kerja sama kedua negara.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa dalam rangkaian kunjungan tersebut, Presiden Prabowo melakukan pertemuan penting dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Setelahnya, Presiden Prabowo bertolak menuju Prancis untuk bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron.

“Bapak Presiden baru tiba dari kunjungan singkat dua hari ke dua negara super power, negara pemegang hak veto yaitu bertemu Presiden Rusia, kemudian Presiden Prancis,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 16 April 2026.

Dalam pertemuan dengan Presiden Putin, kedua pemimpin sepakat untuk mendorong peningkatan kerja sama di sektor energi dalam jangka panjang. Fokus ini menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis yang saling menguntungkan.

“Intinya adalah peningkatan kerja sama di bidang energi jangka panjang. Kemudian Bapak Presiden menugaskan khusus Bapak Menteri SDM untuk bertemu utusan khusus Presiden Putin dan juga Menteri Energi dari Rusia,” katanya.

Di Rusia, pertemuan lanjutan telah dilakukan oleh Menteri ESDM bersama dengan pihak dari pemerintah Rusia. Menurut Seskab Teddy, hari ini Menteri ESDM telah telah melaporkan hasil dari pertemuan lanjutan tersebut kepada Presiden Prabowo.

“Kemudian beliau melaksanakan rapat dengan utusan khusus Presiden Putin dan Menteri. Dan hasilnya, beliau laporan kepada Bapak Presiden baru saja,” pungkas Seskab Teddy

 

 

Sumber : https://setkab.go.id/prabowo-diplomasi-rusia-prancis-fokus-energi/ 

Baca Terusannya »»  

Bersih-Bersih Tambang di Kawasan Hutan, Presiden Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat

 


Presiden Prabowo Subianto mendapatkan laporan terkait hasil penataan izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan hutan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 16 April 2026. Laporan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo dalam rapat sebelumnya yang menekankan pentingnya penertiban izin tambang di kawasan hutan.

Dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan, Bahlil menjelaskan bahwa dirinya telah menyelesaikan evaluasi terhadap sejumlah IUP yang berada di berbagai kategori kawasan hutan.

“Ada di hutan lindung, ada di hutan konservasi, ada kemudian di cagar alam, dan beberapa IUP yang di dalam kawasan hutan, tadi kami juga sudah melaporkan kepada Bapak Presiden, karena saya dikasih waktu satu minggu. Satu minggu berarti sudah satu minggu, minggu kemarin dan minggu ini,” ujar Bahlil.

Ia juga menambahkan bahwa laporan tersebut telah disampaikan sesuai tenggat waktu yang diberikan oleh Presiden Prabowo. Menurut Bahlil, berdasarkan hasil evaluasi tersebut, pemerintah akan segera mengambil langkah lanjutan.

“Saya sudah melaporkan dan insyaallah hasilnya juga baik, dan sudah saya mendapatkan arahan teknis untuk segera saya akan melakukan eksekusi lebih lanjut,” ungkapnya.

Langkah tegas ini menandai fase baru dalam reformasi sektor pertambangan nasional, tidak hanya memastikan kepastian hukum dan tata kelola yang baik, tetapi juga menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan perlindungan lingkungan.

Dengan penataan IUP yang lebih disiplin dan terukur, pemerintah menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus berpihak pada kepentingan bangsa, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/bersih-bersih-tambang-di-kawasan-hutan-presiden-prabowo-perintahkan-eksekusi-cepat/ 

Baca Terusannya »»  

Bertemu Menteri PKP, Menpora Erick Bahas Piala Presiden 2026 dan Kerja Sama Program Rumah Atlet

 


Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menerima Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pak Maruarar Sirait, di kantor Kemenpora, Kamis (16/4) sore. 

Pada pertemuan tersebut, Menpora Erick menyampaikan kehadiran Menteri PKP Maruar Sirait yang juga Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden   membahas Piala Presiden ke-8 tahun 2026 dan kerja sama program rumah atlet.   
  
"Memang Piala Presiden yang ke-8 ini harus spesial karena sudah berjalan lama dan Pak Maruar Sirait punya komitmen yang luar biasa mengawal Piala Presiden yang pertama sampai hari ini," ujar Menpora Erick.   

Menpora bersama Ketua Steering Committee (SC) Maruar Sirait berpikir bagaimana sepak bola ini tidak hanya dibangun dari grassroot tapi kita juga harus branch marking kualitas klub kita dengan negara-negara lain. 

"Jadi salah satu pemikiranya akan ada Piala Presiden yang sekarang sudah berputar dimana juara-juara dari Piala Bupati, Walikota, sekarang sudah mulai ke Gubernur mudah-mudahan sudah selesai semua itu akan tetap ada Piala Presiden untuk memperebutkan klub-klub yang selama ini menjadi bagian dari pembangunan grassroot," kata Menpora.  

Menpora Erick juga mengucapkan terima kasih kepada Mentri PKP yang sudah hadir di Kemenpora. Di tengah kesibukanya yang membangun rumah, Menpora berharap ke depan ada rumah untuk atlet. 

"Jadi Pak Maruar Sirait datang ke sini suatu kehormatan untuk Kemenpora, semoga nanti ada kerja sama lebih lanjut. Jadi ada dua maksud dan tujuan acara pertemuan ini, satu Piala Presiden dan kerja sama program rumah atlet," pungkas Menpora. 

Sementara itu Menteri PKP Maruar Sirait menilai suksesnya Piala Presiden yang sudah berjalan tujuh kali ini berkat konsistensi banyak pihak. 

“Nomor satu konsistensi dalam menyelenggarakan sebuah turnamen yang sudah melewati tujuh kali penyelenggaraan. Berkat dukungan semua Bapak Presiden, TNI, POLRI, sponsor, teman-teman media, pemilik klub, pemain," kata Maruar Sirait. 
 
"Jadi konsistensi ini kita mohon doanya agar tetap dipertahankan, karena tidak mudah menjaga reputasi yang sudah berlangsung tujuh kali. Komitmen saya dengan Pak Erick tadi Piala Presiden selanjutnya harus lebih baik lagi. Kita ingin Piala Presiden ini bermanfaat untuk sepak bola Indonesia, karena keberhasilan ini adalah keberhasilan semuanya," pungkas Maruar Sirait.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/6708/bertemu-menteri-pkp-menpora-erick-bahas-piala-presiden-2026-dan 

Baca Terusannya »»  

Mendag Budi Santoso Kunjungi Pameran Indo Intertex 2026

 


Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi Pameran Indo Intertex 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Jakarta, Kamis (16 Apr).

Dalam kunjungannya, Mendag menyampaikan bahwa kinerja ekspor TPT Indonesia konsisten menunjukkan capaian positif. Pada 2025, nilai ekspor TPT tercatat mencapai USD 11,98 miliar dengan surplus sebesar USD 2,81 miliar. Capaian ini mencerminkan produk tekstil Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar global.

Mendag menegaskan, peningkatan daya saing menjadi kunci untuk memperkuat posisi industri dalam negeri sekaligus mengendalikan impor. Ekosistem tekstil Indonesia yang lengkap dari hulu hingga hilir menjadi modal kuat untuk meningkatkan daya saing, baik di pasar domestik maupun internasional.

Pada kesempatan tersebut, Mendag didampingi oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi; Direktur Impor, Iman Kustiaman; Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur, Deden Muhammad Fajar Siddiq; serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat, N.M. Kusuma Dewi.

 

 

Sumber : https://www.kemendag.go.id/berita/foto/mendag-kunjungi-pameran-indo-intertex-2026 

Baca Terusannya »»  

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tekankan Kolaborasi DPRD dengan Pemda dalam Pembangunan Daerah

 

MAGELANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri acara pembukaan retret atau Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua DPRD Seluruh Indonesia, di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Kamis (16/4/2026). Pembukaan dilakukan Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily, dan dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.

Retret yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI tersebut berlangsung pada 15-19 April, dan diikuti sekitar 500-an orang Ketua DPRD Provinsi, Kabupaten, dan Kota seluruh Indonesia.

Ahmad Luthfi mengatakan, dalam membangun wilayah diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Juga integrasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/ kota sampai tingkat desa. Termasuk, berbagai elemen masyarakat yang ada.

“Kita gandeng bupati-wali kota, juga DPRD Jateng melalui Forum Berlian, kemudian Forum Senayan yang isinya anggota DPR dengan dapil Jawa Tengah apapun partainya. Kita buat sebuah super team,” katanya dalam acara ramah tamah sebelum pembukaan KPPD, Rabu (15/4/2026).

Menurut Luthfi, DPRD merupakan partner atau mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan. Karenanya, mereka perlu terus melakukan kolaborasi. Keberadannya tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tapi harus bersama-sama agar bisa menyelesaikan permasalahan di daerah secara holistik dan komprehensif.

Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily mengatakan, kegiatan itu diharapkan dapat memberikan perspektif lebih utuh bagi para pimpinan DPRD se-Indonesia. Apalagi saat ini zaman tidak berjalan linier, tetapi melompat dalam ketidakpastian dan berubah dengan cepat.

“Perubahan dunia ini sangat berpengaruh atas kompleksitas ekonomi global yang tidak menentu. Lanskap seperti ini, kepemimpinan tidak hanya hadir secara fisik,  tetapi harus bisa membaca geopolitik global atau segala perubahan yang terjadi,” ujarnya.

Demi mewujudkan tujuan nasional dan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, DPRD memiliki peran penting dalam  mengawal dan mendukung tujuan tersebut. Menurut Ace, DPRD bukan hanya memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, melainkan penjaga harmoni kepentingan nasional dan aspirasi lokal.

“DPRD harus bisa merumuskan dan mendesain pembangunan kita. Keputusan anggaran dan kebijakan harus diarahkan, agar mampu berkontribusi pada masyarakat dan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Ace juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, yang telah mendukung penuh terselenggaranya kegiatan KPPD DPRD se-Indonesia tersebut.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan, ada tiga cara pandang yang telah disampaikan oleh Gubernur Lemhannas. Pertama, cara pandang melihat fenomena geopolitik. Kedua, cara pandang program prioritas. Ketiga, cara pandang mengelola pemerintahan dan menjalankan tugas

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/ahmad-luthfi-tekankan-kolaborasi-dprd-dengan-pemda-dalam-pembangunan-daerah/ 


Baca Terusannya »»  

Optimisme Menuju Piala Dunia 2030 Menguat dalam Water Break PSSI Pers


PSSI memanfaatkan momentum ulang tahun ke-96 sebagai ajang refleksi sekaligus penguatan optimisme menuju Piala Dunia 2030, melalui Water Break PSSI Pers yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan sepak bola nasional di Jakarta.

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia genap berusia 96 tahun pada 19 April 2026. Perjalanan panjang ini diwarnai dinamika prestasi dan tantangan yang terus membentuk wajah sepak bola nasional.

Dalam rangka peringatan tersebut, PSSI Pers menggelar diskusi bertajuk “96 Tahun PSSI: Fondasi Piala Dunia 2030” di GBK Arena, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Forum ini menjadi ruang bertukar gagasan lintas sektor dalam ekosistem sepak bola Indonesia.

 

Diskusi perdana ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, antara lain:

1. Komite Eksekutif PSSI - Hasnuryadi Sulaiman

2. Legenda Timnas Indonesia - Rochy Putiray

3. Pengamat Sepak Bola - Hadi Gunawan

4. Wartawan Sepak Bola Senior - Kesit B. Handoyo

 

Dan turut Dihadiri oleh:

1. Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 - Erick Thohir

2. Direktur Utama I.League - Ferry Paulus

3. Ketua Umum FFI - Michael Sianipar

4. Direktur Utama GSI - Marsal Masita

5. Direktur Kompetisi I.League - Asep Saputra

 

PSSI selama hampir satu abad tidak selalu mulus. Ada pencapaian yang patut diapresiasi, namun juga kegagalan yang menyisakan kekecewaan, termasuk belum berhasilnya Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengakui perjalanan sepak bola Indonesia belum sepenuhnya ideal. Namun ia menilai ada capaian yang layak diapresiasi dalam beberapa waktu terakhir.

"Liga menunjukkan performa yang lebih baik. Indikatornya, peringkat kita naik ke posisi 18 dari sebelumnya 25," kata Erick dalam sambutannya. 

"Untuk tim nasional, kita memang belum konsisten. Tetapi, bukan berarti program berhenti. Tim U-17 terus berjalan bersama pelatih, tim putri juga terus didorong," ujarnya. 

Erick turut menanamkan optimisme terkait peluang Indonesia tampil di Piala Dunia 2030. Ia menyebut kehadiran pelatih John Herdman sebagai bagian dari upaya membangun fondasi baru.

"Terakhir, kita harus punya mimpi. Memang mimpi tidak mudah, tetapi harus diperjuangkan. Jika kita berbicara tentang Piala Dunia 2030, itu juga menjadi mimpi kita bersama," kata dia.

Pengamat sepak bola Hadi 'Ahay' Gunawan menilai peluang Indonesia kini lebih terbuka dibanding masa lalu. Ia menyoroti peningkatan kualitas tim dalam beberapa tahun terakhir.

"Jika kita melihat ke tahun 1985, saat itu level kita tidak kalah dari Korea Selatan dan Jepang. Masyarakat pun masih melihat Indonesia setara dengan mereka," kata Ahay.

Ia juga menilai perkembangan signifikan terjadi menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Menurutnya, kualitas tim saat ini termasuk salah satu yang terbaik dalam sejarah Indonesia.

"Kualitas kita meningkat dan mulai setara dengan negara-negara Asia lainnya. Menurut saya, secara tim, ini adalah salah satu tim terbaik yang pernah dimiliki Indonesia," ujarnya.

Angota Komite Eksekutif PSSI Hasnuryadi Sulaiman menyebut progres positif mulai terlihat. Ia menilai target menuju Piala Dunia 2030 kini semakin realistis.

"Jika tahun 1985 dianggap sebagai tim terbaik, maka menurut saya tim saat ini adalah yang terbaik yang kita miliki. Kita harus yakin bahwa pada 2030 kita bisa lolos ke Piala Dunia," kata Hasnur.

Sementara itu, jurnalis senior Kesit Budi Handoyo menyoroti besarnya antusiasme publik terhadap Timnas Indonesia. Ia menilai pencapaian ke Piala Dunia akan menjadi kebanggaan terbesar bagi sepak bola nasional.

"Masyarakat selalu menantikan pertandingan Indonesia," ujar Kesit.

Mantan pemain Timnas Indonesia Rochy Putiray menekankan pentingnya dukungan penuh terhadap tim. Ia mengingatkan agar publik tidak hanya fokus pada kritik, tetapi juga memberi motivasi.

"Jangan hanya mencari kesalahan. Yang penting adalah bagaimana membuat mereka lebih kuat dan termotivasi ke depan," kata Rochy.


 

Sumber : https://www.pssi.org/news/optimisme-menuju-piala-dunia-2030-menguat-dalam-water-break-pssi-pers 

Baca Terusannya »»  

Menteri PKP dan Menteri ATR Bahas Pemanfaatan Aset Negara untuk Pembangunan Hunian bagi MBR

 

Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bertemu dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid untuk membahas potensi pemanfaatan lahan aset negara guna pembangunan rumah susun (rusun) dan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Kamis (16/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa pemerintah tengah mengidentifikasi sejumlah aset negara, termasuk lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Jakarta, yang berpotensi dimanfaatkan untuk pembangunan hunian vertikal bagi masyarakat. "Saya merasa senang, tadi soal tanah kereta api yang ada di Jakarta, itu jelas itulah aset negara sudah disampaikan seperti itu," ujar Menteri Ara.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan segera menggelar rapat lanjutan bersama sejumlah BUMN untuk mempercepat pemanfaatan aset negara tersebut. Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat pukul 15.00 WIB.

"Besok jam 15.00 WIB, kita rapat dengan BUMN, kemudian juga dengan kereta api (PT KAI) dan BUMN lainnya untuk aset negara, supaya segera bisa digunakan untuk kepentingan rakyat Indonesia," katanya.

Selain itu, Menteri Ara mengungkapkan bahwa Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid juga akan menugaskan jajaran teknis untuk memberikan penjelasan terkait status lahan-lahan yang akan dimanfaatkan, termasuk lahan di kawasan Tanah Abang, Jakarta.
"Besok juga Pak Nusron akan menugaskan dirjen dari sini untuk menjelaskan kepada teman-teman, apa alasan-alasannya dan kejelasan seperti tanah yang ada di Tanah Abang itu jelas adalah aset negara," lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri PKP juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima data awal terkait potensi pembangunan rusun di sekitar 10 kota baru yang dinilai memiliki kebutuhan hunian tinggi bagi masyarakat. "Yang kedua, kami sudah mendapatkan data untuk bakal 10 kota baru. Di antaranya ada Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, kemudian Kubu Raya, kemudian beberapa titik lainnya. Di Jawa Timur juga sudah diberikan datanya kepada kami," jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan membentuk tim bersama lintas kementerian dan lembaga untuk melakukan survei lapangan di lokasi-lokasi tersebut. "Kemudian kita bersepakat akan membuat tim bersama yang melakukan survei-survei di lokasi itu," tutup Menteri Ara.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi MBR sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset negara yang belum dimanfaatkan secara maksimal. 

 

 

Sumber : https://pkp.go.id/berita/detail/menteri-pkp-dan-menteri-atr-bahas-pemanfaatan-aset-negara-untuk-pembangunan-hunian-bagi-mbr 


Baca Terusannya »»  

Pemkab Pati Larang Pungutan Sekolah, Dorong Wisata Lokal


 

PATI, 16 April 2026 — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan larangan pungutan di sekolah negeri serta mengarahkan kegiatan wisata siswa ke destinasi lokal guna mendongkrak ekonomi daerah, saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) PKB DPC Kabupaten Pati Tahun 2026 di Hotel Gitrary, Kamis (16/4). 
 
Kebijakan ini diambil untuk melindungi orang tua dari beban biaya tambahan sekaligus memperkuat perputaran ekonomi lokal melalui sektor wisata.
 
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengeluarkan edaran resmi yang melarang segala bentuk pungutan di sekolah negeri, termasuk melalui komite sekolah atau pihak lain yang tidak sesuai ketentuan.
 
“Kemarin kami sosialisasikan tidak boleh ada pungutan-pungutan di sekolah negeri, apapun alasannya. Untuk komite dan yang lainnya sudah kita keluarkan edaran untuk dilarang,” tegasnya.
 
Selain itu, ia menjelaskan bahwa kebijakan pengalihan wisata siswa ke luar daerah menjadi wisata lokal merupakan langkah strategis untuk menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kabupaten Pati.
 
“Kami arahkan agar wisata siswa cukup di dalam daerah saja. Ini supaya ekonomi lokal bergerak, UMKM kita bisa ikut merasakan dampaknya,” ujarnya.
 
Lebih lanjut, Plt. Bupati juga menyoroti sektor infrastruktur yang masih membutuhkan penataan ulang, utamanya terkait sejumlah kendala teknis dan administratif yang perlu dibenahi secara menyeluruh.
 
Kemudian pada sektor kesehatan, ia menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, salah satunya melalui optimalisasi jam pelayanan di Puskesmas. 
 
“Puskesmas tidak hanya melayani di pagi hari, tetapi juga akan melayani di sore hari, supaya pelayanan ini lebih merata di semua wilayah,” tambahnya.
 
 
Baca Terusannya »»  

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Ajak Kadin Kolaborasi Atasi Kemiskinan Ekstrem

 


SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berkolaborasi dalam mengatasi kemiskinan ekstrem di wilayahnya.

Ajakan itu disampaikan saat menghadiri halalbihalal dan silaturahmi Kadin Jawa Tengah, di Hotel Patra Semarang, Kamis (16/4/2026).

Dia menekankan agar angka kemiskinan Jawa Tengah yang saat ini berada di angka 9,39 persen, dapat terus ditekan melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kadin kami minta untuk tampil di depan. Memerangi kemiskinan itu tidak bisa hanya sandang, pangan, papan. Ada kesehatan, ada pendidikan. Kita harus keroyok bersama,” katanya.

Luthfi menegaskan, penanganan kemiskinan tidak bisa lagi dilakukan secara parsial, tapi perlu dilakukan secara menyeluruh.

“Rumah kita perbaiki, perut kita isi, kesehatannya kita tangani, anaknya kita sekolahkan. Semua harus jalan bareng,” katanya.

Untuk sektor perumahan, Pemprov Jateng pada 2025 memperbaiki sebanyak 17.000 rumah tidak layak huni (RTLH). Untuk sektor kesehatan, Pemprov juga menjalankan program Dokter Spesialis Keliling (Speling), yakni layanan dokter spesialis yang turun langsung ke desa-desa.

“Masyarakat desa itu banyak yang belum pernah ketemu dokter spesialis. Maka, para dokter spesialis keliling ke desa-desa,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga secara tegas meminta Kadin mengoptimalkan program CSR, untuk membantu masyarakat miskin ekstrem di seluruh kabupaten/kota.

“CSR-nya digunakan untuk membantu yang miskin ekstrem di wilayah kita. Kalau tidak kita keroyok ramai-ramai, Jawa Tengah akan begitu-begitu saja,” beber Luthfi.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Harry Nuryanto Soediro, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung program pemerintah.

“Kami berharap Kadin sebagai mitra strategis pemerintah, bisa terus mendorong dan membantu program-program pemerintah provinsi, termasuk dalam mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.

Dengan kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah dan dunia usaha, upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah diharapkan berjalan lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan. 

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/ahmad-luthfi-ajak-kadin-kolaborasi-atasi-kemiskinan-ekstrem/ 

Baca Terusannya »»  

Perkuat Sinergi Nasional Hadapi Musim Kemarau, BNPB Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kalimantan Barat

 



PONTIANAK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (16/4). Hal ini sebagai langkah strategis dalam menghadapi potensi bencana karhutla yang diperkirakan meningkat seiring memasuki musim kemarau.

Kegiatan apel yang digelar di wilayah rawan karhutla ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago dan dihadiri oleh sejumlah pejabat kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta unsur TNI, Polri, dunia usaha, dan relawan kebencanaan. Dalam amanatnya, Djamari Chaniago memyampaikan bahwa penanganan karhutla harus mengedepankan langkah pencegahan dibandingkan penanganan saat kejadian.

“Karhutla adalah bencana yang dapat dicegah. Oleh karena itu, seluruh pihak harus mengutamakan upaya mitigasi dan deteksi dini, sehingga potensi kebakaran dapat ditekan sejak awal,” ujarnya.

Dalam kegiatan apel tersebut, dilakukan pengecekan kesiapan pasukan yang terdiri dari personel TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, relawan masyarakat peduli api serta instansi terkait lainnya. Selain itu, turut diperiksa kesiapan sarana prasarana penunjang dalam operasi pemadaman, termasuk peralatan pemadaman darat dan kendaraan operasional.

Djamari Chaniago juga menambahkan apabila masyarakat dan tokoh agama dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan. Hal ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dan kepedulian warga yang merupakan pondasi penting dalam membangun ketahanan bencana.

"Kepada masyarakat dan tokoh agama dan seluruh unsur sosial, saya mengajak untuk turut aktif dalam upaya pencegahan, laporkan apabila melihat aktivitas pembakaran karena pengendalian kebakaran hutan tidak akan berhasil tanpa partisipasi aktif seluruh kelompok masyarakat," jelasnya.

Apel kesiapsiagaan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh sumber daya, baik personel maupun peralatan, dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla secara terpadu. Kolaborasi menjadi kunci, pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, dunia usaha dan masyarakat harus bergerak bersama dalam satu komando untuk mencegah dan menangani karhutla.

 


 


Rakor Penanggulangan Karhutla

 

Usai Apel Kesiapsiagaan Pencegahan Karhutla selesai, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S,Sos., M.M., melanjutkan konsolidasi dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla di Balai Petitih Kantor Gubernur, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (16/4). Suharyanto mengingatkan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera dan Kalimantan, memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap karhutla, terutama pada lahan gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan.

Oleh karena itu, langkah-langkah pencegahan terus diperkuat melalui patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, serta pembasahan lahan gambut (rewetting) di wilayah rawan.

"Kita sudah bisa melewati 3 fase El Nino yakni 2015, 2019 dan 2023, mudah2an di tahun 2026 ini dampaknya bisa berkurang, sehingga harapannya kita bisa lebih melakukan tindakan preventif secara tepat," ujar Suharyanto.

Sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan, BNPB juga mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pemantauan dan penanganan karhutla, seperti sistem deteksi titik panas (hotspot) berbasis satelit, pemantauan cuaca dari BMKG, serta pemanfaatan drone untuk patroli udara.

Suharyanto menegaskan bahwa penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan.

“Kita tidak boleh lengah. Seluruh unsur harus bergerak bersama sejak dini. Pencegahan adalah kunci utama agar kebakaran tidak meluas dan berdampak besar bagi masyarakat,” tambah Suharyanto.

BNPB telah mengerahkan berbagai dukungan, termasuk operasi udara melalui helikopter patroli dan water bombing, serta pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah prioritas. Selain itu, BNPB juga menyalurkan Dana Siap Pakai (DSP) dan bantuan peralatan seperti pompa air, selang, alat pelindung diri, dan sarana komunikasi untuk mendukung kesiapsiagaan daerah.

“Penanganan karhutla bukan hanya tugas pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi menjadi faktor penentu keberhasilan,” tegasnya.


Dukungan Peralatan Karhutla

Pada kesempatan ini, BNPB juga memberikan dukungan peralatan dalam menunjang tugas tim satgas darat. Adapun bantuan yang diberikan berupa felksibel tank 5.000 liter 1 unit, pompa besar 1 unit, breecing inlet 1 unit, selang polyster 1,5 x 30 sebanyak 6 roll, selang polyster 2,5 x 30 sebanyak 15 roll dan pompa pemadam 2 unit untuk BPBD Provinsi Kalimantan Barat.

Lebih lanjut untuk  felksibel tank 5.000 liter 1 unit, pompa alkon 1 unit, selang polyster 1,5 x 30 sebanyak 7 roll, selang polyster 2,5 x 30 sebanyak 10 roll, pompa pemadam 2 unit dan APD karhutla 10 set. Seluruhnya masing-masing ditujukan untuk BPBD Kabupaten Mempawah, BPBD Kabupaten Kubu Raya dan BPBD Kabupaten Sambas. Diperkirakan total bantuan dukungan peralatan ini mencapai 2,9 Milyar.

Selain itu, dukungan peralatan berupa mobil dapur lapangan 1 unit, pompa pemadam 2 unit, felksibel tank 5.000 loter 1 unit dan APD karhutla 10 set. Seluruhnya masing-masing ditujukan untuk Kodam XII / Tanjung Pura dan Polda Kalimantan Barat.


Penegakan Hukum

Selain upaya teknis, BNPB juga menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera serta mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya penanggulangan karhutla melalui penguatan kapasitas daerah, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta pelibatan aktif masyarakat dalam upaya pencegahan. Sementara itu, unsur dunia usaha juga didorong untuk berperan aktif dalam pengelolaan lahan secara bertanggung jawab serta memastikan tidak terjadi praktik pembakaran dalam pembukaan lahan.

Strategi penanganan karhutla dilakukan secara terpadu melalui operasi darat, operasi udara, serta operasi modifikasi cuaca, yang didukung dengan peningkatan kapasitas personel dan penguatan sistem deteksi dini titik api. Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran juga terus diperkuat sebagai langkah efek jera.

Apel kesiapsiagaan ini juga dirangkaikan dengan simulasi penanganan karhutla guna meningkatkan kemampuan dan kesiapan personel di lapangan dalam menghadapi berbagai skenario kebakaran.

BNPB berharap melalui apel ini, seluruh pihak dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan sejak dini, sehingga dampak karhutla terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas ekonomi dapat diminimalkan.

“Dengan kesiapan yang optimal dan kerja sama yang kuat, kita optimistis dapat mengendalikan karhutla secara lebih efektif pada tahun 2026,” tutup Kepala BNPB.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Unsur TNI-Polri, sejumlah pejabat kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, dan relawan kebencanaan.

Sumber : https://bnpb.go.id/berita/perkuat-sinergi-nasional-hadapi-musim-kemarau-bnpb-gelar-apel-kesiapsiagaan-karhutla-di-kalimantan-barat

Baca Terusannya »»  

Bekal Potensi Digital dari Menteri PANRB untuk Praja Utama IPDN

 

SUMEDANG – Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) telah dibekali pendidikan yang harus siap memimpin di tengah perubahan yang cepat dan kompleks. Sebagai calon aparatur sipil negara (ASN) yang nantinya akan disebar ke berbagai daerah, praja IPDN harus mampu mengenali potensi digital dan menerapkannya untuk memperbaiki ekosistem pelayanan publik.

Kompetensi digital menjadi pesan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini kepada praja utama atau calon wisudawan dan wisudawati IPDN 2026.

“Praja masa kini tidak hanya dikenal karena disiplin dan ketegasannya, tetapi juga karena kecakapan digitalnya, kemampuannya memahami warga, dan kematangannya memimpin dengan data,” ujar Rini dalam Stadium General Pembekalan bagi Praja Utama Tahun 2026, di Kampus IPDN, Sumedang, Kamis (16/4/2026).

Rini memberikan bekal lima potensi digital yang harus dibangun oleh para praja. Pertama adalah mengenali potensi digital, yakni mampu melihat peluang teknologi untuk memperbaiki pelayanan publik. Praja harus bisa menganalisis teknologi apa yang belum ada atau yang diperlukan untuk memperbaiki pelayanan publik pada instansi tempatnya bertugas nanti.

Kompetensi kedua adalah memahami karakteristik masyarakat pengguna pelayanan publik. “Praja harus bisa menempatkan kebutuhan warga sebagai titik tolak desain layanan,” tegas Rini.

Pesan selanjutnya adalah berkolaborasi secara iteratif, dalam arti pendekatan pengembangan yang dilakukan untuk menyempurnakan hasil secara bertahap. Sebagai ASN, praja harus terbuka untuk bekerja lintas sektor serta siap memperbaiki layanan berdasarkan saran dan masukan dari berbagai pihak.

Berikutnya, Rini berpesan agar praja menjadi ASN yang trustworthy atau dapat dipercaya. “Dengan memahami etika data, privasi warga, dan keamanan siber sebagai fondasi kepercayaan,” ungkap Rini.

Terakhir, para praja harus bisa memimpin dengan data. Ketika dihadapkan pada suatu situasi yang memerlukan keputusan tepat, praja harus mampu mengambil keputusan berbasis bukti, bukan sekadar intuisi.

Rini mengakui, purnapraja IPDN memiliki kekuatan yang khas karena mendapat pendidikan yang cukup militan. Kekuatan khas itu adalah karakter kepemimpinan, disiplin, pemahaman administrasi pemerintahan, wawasan daerah, jaringan alumni, serta kurikulum yang dekat dengan realitas lapangan.

Ada ruang yang harus diisi agar modal itu menjadi utuh, yaitu penguasaan data dan literasi digital. “Kompetensi digital dan data belum merata, penguasaan AI, cloud, dan cybersecurity masih perlu diperkuat, sementara percepatan adaptasi teknologi dalam birokrasi tidak bisa ditunda,” pungkas Rini.

 

 

Sumber : https://menpan.go.id/site/berita-terkini/bekal-potensi-digital-dari-menteri-panrb-untuk-praja-utama-ipdn 


Baca Terusannya »»  

PPIH Siap Sukseskan Haji 2026, Wamenhaj Tekankan Kesiapan Mental dan Orientasi Layanan

 


Jakarta (Kemenhaj) – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan orientasi pelayanan bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Dalam arahannya menjelang keberangkatan petugas haji pada Jumat (17/4/2026) di Asrama Haji Pondok Gede.

Wamenhaj menekankan bahwa tugas PPIH bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan bagian dari ibadah dan misi suci yang harus dijalankan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

“Kita siap menyukseskan Haji 2026. Kesiapan mental menjadi penting, termasuk kemampuan mengelola emosi, agar kekuatan fisik yang kita miliki benar-benar ditopang oleh kekuatan rohani yang siap,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh petugas untuk meniatkan keberangkatan sebagai bagian dari ibadah melalui jalan pengabdian dalam melayani jemaah haji.
“Niatkan pelepasan ini bahwa kita semua sedang menunaikan ibadah melalui peran sebagai petugas haji yang melayani jemaah agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan baik. Ini adalah misi suci, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, agama, dan bangsa,” tegasnya.

Sebanyak 360 PPIH Daker Madinah dan Bandara akan bertolak menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Wamenhaj juga mengingatkan bahwa PPIH merupakan ujung tombak keberhasilan penyelenggaraan haji, sehingga amanah besar dari masyarakat harus dijaga dengan sebaik-baiknya.

“Banyak harapan yang dititipkan kepada kita. PPIH adalah ujung tombak kesuksesan. Jemaah kita adalah mereka yang telah memenuhi istithaah, yang berjuang dan berani mengupayakan diri agar bisa berhaji. Semangat spiritual jemaah Indonesia sangat luar biasa, dan itu adalah amanah yang harus kita jaga,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa keberagaman latar belakang jemaah haji Indonesia harus direspons dengan pelayanan yang maksimal dan penuh empati.

“Profil jemaah kita beragam. Karena itu, mari tunaikan layanan semaksimal mungkin kepada seluruh jemaah, tanpa membedakan latar belakang. Pastikan pelayanan kita sukses, sehingga penyelenggaraan haji tahun ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia, dan kita menjadi bagian di dalamnya,” katanya.

Berdasarkan data Pusdatin Kemenhaj (15 April 2026), profil jemaah haji Indonesia menunjukkan keragaman yang tinggi. Dari sisi pekerjaan, jemaah didominasi oleh ibu rumah tangga (52.717 orang), diikuti pegawai swasta (46.462), PNS (40.143), dan petani (24.126). Sementara itu, dari sisi pendidikan, mayoritas jemaah merupakan lulusan SD (55.217), SMA/SMK (52.796), serta Sarjana/S1 (51.968).

Adapun dari sisi usia, jemaah haji Indonesia didominasi kelompok usia 41–64 tahun, dengan jumlah laki-laki 58.461 orang dan perempuan 78.955 orang. Selain itu, terdapat pula jemaah lanjut usia di atas 65 tahun yang mencapai lebih dari 40 ribu orang secara keseluruhan. Kondisi ini menegaskan pentingnya pelayanan yang adaptif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan jemaah.

Di akhir arahannya, Wamenhaj menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh petugas haji.
“Terima kasih atas dharma bhakti saudara-saudara semua. Semoga Allah meridhai setiap langkah pengabdian kita,” pungkasnya.

 

 

Sumber : https://haji.go.id/berita/ppih-siap-sukseskan-haji-2026-wamenhaj-tekankan-kesiapan-mental-dan-orientasi-layanan-1776391267154 

Baca Terusannya »»  

Jelang Keberangkatan, Gelombang Pertama PPIH 2026 Mulai Masuk Asrama Haji

 


Jakarta (Kemenhaj)– Gelombang pertama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 untuk Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara mulai memasuki Asrama Haji Jakarta, Kamis (16/04/2026). Kedatangan ini menjadi bagian dari persiapan akhir menjelang keberangkatan ke Arab Saudi.

Sebanyak 360 petugas dijadwalkan bertolak menuju Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada Jumat (17/04/2026). Keberangkatan ini menandai dimulainya mobilisasi awal petugas haji Indonesia dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Menjelang keberangkatan, seluruh petugas mengikuti istighosah bersama sebagai bentuk penguatan spiritual. Kegiatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan niat sekaligus memperkuat komitmen bahwa PPIH harus berorientasi pada pelayanan, dengan menempatkan kebutuhan dan kenyamanan jemaah sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.

Laksamana Pertama TNI Harun Arrasyid menegaskan bahwa keberadaan PPIH harus berorientasi pada pelayanan dan kebermanfaatan bagi jemaah.

“Kehadiran kita adalah untuk melayani tamu-tamu Allah. Berikan pelayanan terbaik agar jemaah merasa nyaman,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas serta nama baik Kementerian Haji dan Umrah selama menjalankan tugas di Tanah Suci.

Senada dengan itu, Direktur Bina Petugas Haji Reguler, Chandra Sulistio Reksoprodjo, menegaskan bahwa seluruh petugas harus menempatkan kepentingan jemaah sebagai prioritas utama dan menjadikan orientasi layanan sebagai prinsip dasar dalam bekerja.

“Jangan lupa, kehadiran kita karena jemaah haji. Oleh karena itu, utamakan pelayanan kepada para jemaah,” tegasnya.

Selain pembekalan spiritual, para petugas juga telah menerima arahan teknis terkait proses keberangkatan, termasuk pengaturan logistik dan kesiapan penerbangan menuju Jeddah.

Dengan dimulainya keberangkatan gelombang pertama ini, seluruh PPIH diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan konsisten berorientasi pada pelayanan, sehingga kehadiran petugas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

 

Sumber : https://haji.go.id/berita/jelang-keberangkatan-gelombang-pertama-ppih-2026-mulai-masuk-asrama-haji-1776384196998 

Baca Terusannya »»  

Pertemuan Mendag Budi Santoso dengan Bupati Maluku Tenggara

 


Menteri Perdagangan, Budi Santoso menerima kunjungan Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (16 Apr).

Pertemuan tersebut membahas pengembangan sektor perdagangan di Kabupaten Maluku Tenggara, termasuk penguatan pasar rakyat.

Pertemuan tersebut juga membahas produk unggulan daerah serta potensi ekspor dari UMKM di Kabupaten Maluku Tenggara.

Pada kesempatan ini, Mendag didampingi oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan dan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi.

Sumber : https://www.kemendag.go.id/berita/foto/pertemuan-mendag-dengan-bupati-maluku-tenggara

Baca Terusannya »»  

Wamenkes Dante: AI Bukan Ancaman, Laboratorium Kesehatan Harus Jadi Garda Prediktif dan Preventif

 


Jakarta, 16 April 2026 

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, secara resmi membuka Seminar Nasional Ikatan Laboratorium Kesehatan Indonesia (ILKI) 2026 pada Kamis, (16/4). Dalam sambutannya, Wamenkes menegaskan bahwa peran laboratorium kesehatan menjadi kunci dalam penegakan diagnosis yang akurat, sekaligus fondasi penting dalam transformasi sistem kesehatan nasional.

Sebagai seorang klinisi, Prof. Dante menyoroti bahwa hasil pemeriksaan laboratorium selalu menjadi hal yang paling ditunggu oleh pasien.

“Sebagai klinisi, ada satu pertanyaan yang selalu disampaikan kepada saya setiap kali selesai memeriksa pasien, yaitu ‘hasil labnya seperti apa, Prof?’. Di situlah kepastian berada, di situlah diagnosis ditegakkan dan keputusan dapat diambil,” ujar Prof. Dante.

Lebih lanjut, Wamenkes menekankan bahwa perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), membawa perubahan besar dalam dunia laboratorium kesehatan.

“AI bukanlah ancaman, melainkan akselerator. AI menggeser paradigma layanan dari kuratif menjadi prediktif dan preventif. Namun, nurani dan tanggung jawab profesional tetap tidak tergantikan oleh teknologi apa pun,” tegasnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Wamenkes juga mengingatkan adanya tantangan nyata, seperti kenaikan biaya reagen dan ketergantungan pada alat impor. Oleh karena itu, kepemimpinan di sektor laboratorium dituntut untuk adaptif dan visioner.

“Pemimpin laboratorium masa kini harus AI-aware dan mampu menyusun peta jalan digitalisasi, tanpa mengorbankan mutu, serta tetap berlandaskan akreditasi dan standarisasi,” tambahnya.

Pada tingkat nasional, Kementerian Kesehatan terus mendorong transformasi digital melalui integrasi platform SATUSEHAT dan Electronic Health Record (EHR), sehingga hasil laboratorium dapat diakses secara real-time dan memperkuat sistem surveilans kesehatan.

“Kita ingin hasil lab tidak lagi tercecer, melainkan menjadi data real-time yang dapat diakses di mana saja dan memperkuat surveilans nasional,” jelas Wamenkes.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat jejaring Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) dari Tier 1 hingga Tier 5 melalui program InPULS, guna memastikan pemerataan kualitas layanan hingga ke pelosok daerah.

Menutup sambutannya, Wamenkes mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berinovasi demi memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Pusat ILKI, Dr. Purwanto, menjelaskan bahwa ILKI merupakan organisasi yang mewadahi fasilitas laboratorium kesehatan, baik laboratorium klinik mandiri maupun laboratorium kesehatan masyarakat, yang tersebar di seluruh Indonesia.

Ia menambahkan bahwa ILKI juga aktif mendukung pemerintah dalam penyusunan regulasi, termasuk keterlibatan dalam perumusan Peraturan Menteri Kesehatan terkait laboratorium kesehatan masyarakat.

“Kami turut membantu pemerintah dalam penyusunan regulasi, termasuk saat diminta berkontribusi dalam penyusunan Peraturan Menteri Kesehatan terkait Labkesmas,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan Seminar Nasional ILKI 2026, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, organisasi, akademisi, dan industri untuk mendorong kemajuan laboratorium kesehatan di Indonesia.

 

 

Sumber : https://kemkes.go.id/id/wamenkes-dante-ai-bukan-ancaman-laboratorium-kesehatan-harus-jadi-garda-prediktif-dan-preventif 

Baca Terusannya »»  

Kemenhaj Dukung Penyusunan Desain Besar Ekosistem Haji dan Umrah, Perkuat Ekonomi Nasional

 

Jakarta (Kemenhaj) - Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah melalui partisipasi aktif dalam Kick-Off Meeting Penyusunan Desain Besar Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal penyusunan kerangka strategis nasional guna mengoptimalkan potensi ekonomi haji dan umrah sebagai salah satu sektor strategis yang memiliki nilai transaksi besar serta melibatkan berbagai rantai industri, baik di dalam maupun luar negeri.

Penyusunan desain besar ini selaras dengan RPJMN 2025-2029, khususnya transformasi penyelenggaraan haji dan umrah, serta mendukung agenda prioritas Presiden dalam pengembangan Kampung Haji sebagai bagian dari penguatan ekosistem layanan dan ekonomi haji dan umrah.

Sejalan dengan hal tersebut, penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah diarahkan untuk memperluas dampak ekonomi penyelenggaraan haji dan umrah bagi masyarakat. Hal ini merupakan bagian dari amanah Menteri Haji dan Umrah untuk menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih luas, termasuk melalui keterlibatan pelaku usaha nasional, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjumlah lebih dari 64 juta.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, menyampaikan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global haji dan umrah.

“Pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah harus mampu meningkatkan nilai tambah domestik serta memperkuat peran pelaku usaha nasional dalam rantai pasok global,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendorong implementasi kebijakan yang terintegrasi dan berdampak nyata.

“Dengan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan, ekosistem ekonomi haji diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan ibadah, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” lanjutnya.

Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah akan terus berperan aktif dalam proses penyusunan desain besar ini, termasuk dalam memastikan keterlibatan pelaku usaha nasional serta optimalisasi potensi ekonomi syariah.

 

 

Sumber : https://haji.go.id/berita/kemenhaj-dukung-penyusunan-desain-besar-ekosistem-haji-dan-umrah-perkuat-ekonomi-nasional-1776395717880 


Baca Terusannya »»  

Bertemu Dubes Qatar, Menpora Erick Jajaki Kolaborasi Pengembangan Akademi Olahraga dan Sport Tourism

 


Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menerima kunjungan Duta Besar Qatar untuk Indonesia, Sultan bin Mubarak Al-Dosari, di Kantor Kemenpora, Kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (16/4) siang.

Kedatangan Duta Besar Qatar disambut langsung oleh Menpora Erick beserta jajaran pimpinan Kemenpora, antara lain Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gunawan Suswantoro; Staf Khusus Menteri Bidang Kebijakan Publik dan Komunikasi, Tsamara Amany; serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Industri Olahraga, Andira Utami.

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama strategis antara Indonesia dan Qatar, khususnya dalam pengembangan ekosistem olahraga yang terintegrasi serta sport tourism.

“Indonesia perlu banyak belajar dari Qatar. Sebab merupakan salah satu negara dengan  industri olahraga yang sangat maju. Mereka memiliki Aspire Zone Foundation yang mampu mengelola ekosistem olahraga secara terintegrasi, mulai dari pembinaan atlet, sport science, hingga pengelolaan infrastruktur secara menyeluruh,” ungkapnya.

Menurut Menpora Erick, pertemuan awal dengan Dubes Sultan menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mengeksplorasi berbagai peluang kerja sama, khususnya di bidang olahraga, baik sport industry maupun sport tourism, sehingga ekosistem olahraga nasional dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Saya berharap pertemuan ini dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan ekosistem olahraga nasional. Saya percaya kolaborasi yang tepat dapat mendorong ekosistem olahraga nasional menjadi lebih terstruktur dan berdaya saing global,” tuturnya.

Menutup pertemuan tersebut, Menpora Erick menegaskan pentingnya diplomasi olahraga sebagai kunci dalam memperkuat kerja sama antarnegara.

“Saya yakin pendekatan sports diplomacy ke depan akan menjadi kunci dalam memperkuat kolaborasi lintas negara. Bagi Indonesia, hal ini diharapkan mampu membangun ekosistem olahraga yang lebih terstruktur, kompetitif, dan berdaya saing global,”pesannya. 

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/6707/bertemu-dubes-qatar-menpora-erick-jajaki-kolaborasi-pengembangan 

Baca Terusannya »»  

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Budaya Kerja Pengadaan dan Tata Kelola Medsos

 


SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen memperkuat pencegahan korupsi dalam pengadaan barang/jasa. Strateginya tidak hanya menuntut pejabat pembuat komitmen bekerja profesional dan akuntabel, tetapi juga cakap mengelola informasi di ruang publik.

Hal itu disampaikan Asisten Administrasi Setda Provinsi Jawa Tengah, Dhoni Widianto, saat membuka kegiatan “Strategi Pencegahan Korupsi dalam Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta Pengelolaan Informasi PBJ di Media Sosial”, di Gedung B Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut menindaklanjuti arahan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan pimpinan KPK terkait pencegahan korupsi, yang dihadiri kepala daerah dan Ketua DPRD dari 35 kabupaten/ kota.

Menyitir data Komisi Pemberantasan Korupsi, sektor pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Indonesia, tidak luput dari potensi tindakan koruptif. Pada periode 2004–2015, jumlah kasus korupsi yang melibatkan UKPBJ mencapai 446 kasus atau 25 persen, terbanyak kedua setelah kasus suap atau gratifikasi.

“Saya ingin menegaskan bahwa pencegahan korupsi dalam PBJ bukan lagi pilihan, tetapi sebuah keharusan. Kita tidak boleh memberi ruang sedikit pun terhadap penyimpangan, sekecil apa pun bentuknya,” tegasnya.

Oleh karena itu, Dhoni meminta pejabat yang terkait pengadaan, tidak memberi ruang pada tindakan koruptif, sekecil apa pun. Menurutnya, upaya pencegahan tidak cukup hanya dengan memperkuat aturan dan sistem. Yang terpenting adalah bagaimana membangun budaya kerja yang berintegritas.

Integritas, menurutnya, bukan hanya slogan, tetapi harus tercermin dalam setiap keputusan, proses, dan tanggung jawab yang diemban. Doni juga menyoroti peran UKPBJ dan seluruh perangkat daerah, yang sangat penting sebagai garda terdepan dalam memastikan proses PBJ berjalan secara transparan, akuntabel, dan profesional.

Selain itu, Dhoni juga menekankan pentingnya para pejabat pengadaan melek media sosial. Bukan hanya sebagai panggung hiburan, di tengah disrupsi informasi, media sosial kini memegang peran penting dalam transparansi kinerja.

“Dinamika media sosial juga perlu diantisipasi oleh UKPBJ, mengingat informasi di ruang publik bisa diakses oleh semua pihak. Untuk itu, harus bekerja dengan prinsip kehati-hatian dan profesionalitas,” ujarnya.

Dhoni menggarisbawahi, UKPBJ harus menyampaikan informasi yang benar, jelas, dan mudah dipahami masyarakat. Bukan hanya sebagai bentuk transparansi, tetapi juga sebagai upaya membangun kepercayaan publik.

“Di sisi lain, kita juga harus bijak, cermat, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” pungkas Dhoni.

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/cegah-korupsi-pemprov-jateng-perkuat-budaya-kerja-pengadaan-dan-tata-kelola-medsos/ 

Baca Terusannya »»  

Media Visit Menteri Perdagangan Budi Santoso ke LKBN Antara


Menteri Perdagangan, Budi Santoso melakukan kunjungan media ke LKBN Antara di Jakarta, Kamis (16 Apr). Pada kunjungan ini, Mendag disambut oleh Direktur Utama Perum LKBN Antara, Benny Siga Butarbutar.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus diskusi mengenai berbagai isu perdagangan serta program kerja Kementerian Perdagangan.

Mendag menyampaikan bahwa Kemendag memiliki tiga program utama dalam meningkatkan pasar dalam negeri dan meningkatkan kinerja ekspor. Program tersebut adalah Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, dan Dari Lokal Untuk Global.

Mendag Busan menambahkan, Kemendag juga mempunyai program "Campuspreneur" sudah diluncurkan pada 2 April 2026 di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah. Program ini merupakan kolaborasi Kementerian Perdagangan dengan 19 perguruan tinggi di Indonesia untuk mendorong lahirnya wirausaha muda dari kalangan mahasiswa. Mendag menekankan pentingnya membangun pola pikir kewirausahaan sejak dini. Melalui program ini, mahasiswa didorong tak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja baru bahkan sebelum lulus kuliah.

Pada kesempatan ini, Mendag didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kemendag, Isy Karim; Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Iqbal S. Shofwan; Staf Ahli Mendag Bidang Hubungan Internasional, Johni Martha; Staf Ahli Mendag Bidang Manajemen, Tata Kelola, dan Hubungan Antar Lembaga, Susy Herawati; Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur, Deden Muhammad Fajar Shiddiq; Kepala Pusat Kebijakan Perdagangan Internasional, Rifan Ardianto; dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat, N.M. Kusuma Dewi.


 Sumber : https://www.kemendag.go.id/berita/foto/media-visit-menteri-perdagangan-ke-lkbn-antara

Baca Terusannya »»  

Jateng Bakal Miliki Peternakan Sapi Perah Terbesar, Kapasitasnya Capai 30 Ribu Ekor

 


SEMARANG – Peternakan sapi perah terpadu (mega farm) berskala besar dengan kapasitas mencapai 30 ribu ekor siap dibangun di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Peternakan tersebut digadang-gadang menjadi terbesar se-Indonesia.

Proyek yang dikembangkan oleh PT Global Dairy Bersama (GDB) itu tak hanya mengerek produksi susu nasional, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah secara signifikan.

“Kalau ini terbangun, ini akan jadi yang terbesar di Indonesia,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Agung Suganda, saat melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Semarang, Kamis (16/4/2026).

Dikatakan, mega farm tersebut diproyeksikan mampu menyumbang hingga 18 persen dari total produksi susu nasional. Saat ini, produksi susu dalam negeri baru mencapai sekitar 1 juta ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 4,7 juta ton. Artinya, sekitar 80 persen kebutuhan masih dipenuhi dari impor.

“Dengan tambahan produksi dari Brebes, ini akan sangat signifikan menekan ketergantungan impor,” ujarnya.

Tak hanya itu, tambahan produksi tersebut juga berpotensi mendongkrak posisi Jawa Tengah sebagai salah satu produsen susu nasional. Saat ini, Jawa Tengah berada pada peringkat ketiga, di bawah Jawa Timur dan Jawa Barat.

“Kalau ini berjalan, Jawa Tengah bisa naik ke peringkat dua, bahkan menyamai Jawa Timur,” tambahnya.

Pemerintah pusat sendiri telah menyiapkan berbagai dukungan, mulai dari penyediaan bibit sapi impor dari Australia, Amerika Serikat, Selandia Baru, hingga Brasil, hingga penguatan sistem kesehatan hewan untuk mencegah penyakit seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) dan LSD (Lumpy Skin Disease).

Dalam kesempatan itu, Perwakilan PT Global Dairy Bersama (GDB), Ihsan Mulia Putri menyampaikan, proyek itu dirancang sebagai peternakan sapi terpadu berbasis teknologi modern dan berkelanjutan, dengan luas lahan mencapai 710 hektare.

“Ini bukan sekadar peternakan, tapi ekosistem terintegrasi dari hulu ke hilir,” jelasnya.

Ditambahkan, proyek itu akan mengusung konsep close loop system, di mana seluruh proses saling terhubung. Limbah ternak akan diolah menjadi biogas sebagai sumber energi, sementara residunya dimanfaatkan sebagai pupuk untuk lahan pakan ternak. Air juga akan dikelola dengan sistem daur ulang.

Mega farm tersebut ditargetkan memproduksi mencapai 180 ribu ton susu per tahun. Selain itu, akan dibangun fasilitas pengolahan susu, pabrik pakan, hingga kawasan perkebunan jagung untuk mendukung kebutuhan pakan.

“Dengan skala ini, kontribusi terhadap produksi susu nasional bisa mencapai 18 persen. Bahkan untuk Jawa Tengah, produksinya bisa meningkat hingga dua kali lipat,” ungkapnya.

Dari sisi sosial ekonomi, proyek itu juga akan melibatkan sekitar 5.000 petani untuk penyediaan pakan di lahan seluas 2.000 hektare, serta menggandeng sekitar 8.000 peternak dalam pengembangan sapi.

“Ini bukan hanya proyek industri, tapi juga pemberdayaan masyarakat,” tegas Ihsan.

Adapun cut and fill persiapan lahan, akan dimulai pada Juni 2026. PT GDB menargetkan pembangunan selesai dan mulai operasional pada akhir 2027, dengan first milking direncanakan pada Desember tahun tersebut.

Sementara itu, Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menyambut baik investasi tersebut, dan menyebutnya sebagai peluang besar untuk mengangkat perekonomian daerah.

“Ini kebanggaan bagi kami. Investasi ini bukan hanya skala kabupaten, tapi nasional. Ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Brebes,” ujarnya.

Kehadiran mega farm ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat sektor peternakan, sebagai bagian dari ketahanan pangan.

Setali tiga uang, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, mendukung penuh pendirian peternakan tersebut.

Dia menegaskan, Jawa Tengah saat ini menjadi salah satu destinasi utama investasi, baik nasional maupun internasional. Hal itu didukung oleh stabilitas keamanan, kepastian hukum, kemudahan perizinan, serta ketersediaan tenaga kerja yang kompetitif.

Gubernur menekankan, Jawa Tengah juga membuka ruang bagi investasi yang mendukung swasembada pangan, termasuk sektor peternakan dan produksi susu.

“Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jateng 2026 fokus pada swasembada pangan. Maka investasi seperti ini sangat strategis, dan akan kami dukung penuh,” tegasnya.

 

 

Sumber  : https://jatengprov.go.id/publik/jateng-bakal-miliki-peternakan-sapi-perah-terbesar-kapasitasnya-capai-30-ribu-ekor/ 

Baca Terusannya »»