SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus memanjakan warganya. Tidak hanya mudik gratis, pemprov juga menggelar program Balik Rantau Gratis 2026.
HARBOSFM 102,6 Mhz
Cari Blog Ini
Rabu, 11 Maret 2026
Hai Warga Jateng, Pemprov Siapkan Fasilitas Balik Rantau Gratis, Catat Waktu Pendaftarannya
Selasa, 10 Maret 2026
Kementerian Luar Negeri Memfasilitasi Evakuasi Bertahap 32 WNI dari Iran
Jakarta, Indonesia — Kementerian Luar Negeri memfasilitasi evakuasi bertahap 32 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. WNI yang mengikuti evakuasi Gelombang I terdiri atas: 10 WNI Pekerja, 1 Pengajar/Jurnalis, 14 Pelajar/Mahasiswa, 2 PMI, dan 5 Turis (10/3).
Kepulangan dibagi menjadi 2 kloter. Kloter pertama sebanyak 22 WNI yang telah tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada hari ini Selasa, 10 Maret 2026 pukul 18.00 WIB setelah menempuh perjalanan dari Baku, Azerbaijan. Sementara itu kloter kedua 10 WNI dari Iran diperkirakan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu, 11 Maret 2026.
Setibanya di Tanah Air, para WNI tersebut disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri, Sugiono. “Kami mengucapkan selamat datang kembali ke Indonesia dan selamat berkumpul bersama keluarga” ujar Menlu Sugiono saat menyambut para WNI yg di evakuasi.
Menlu Sugiono juga menambahkan di tengah perkembangan situasi di Iran dan kawasan, prioritas Pemerintah Indonesia adalah untuk memastikan keselamatan para WNI yang berada di kawasan. “Sejak konflik berlangsung, Kementerian Luar Negeri bersama Perwakilan RI di Timur Tengah terus berkoordinasi secara erat untuk memantau situasi, melakukan pendataan WNI, serta membahas langkah-langkah kontinjensi,” ujar Menlu
Para WNI tersebut selanjutnya akan dibantu Pemerintah Daerah untuk melanjutkan perjalanan ke daerah asal masing-masing.
Evakuasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di luar negeri, dalam hal ini KBRI Tehran dan KBRI Baku dalam memastikan keselamatan dan pelindungan WNI di luar negeri, khususnya di wilayah yang terdampak konflik.
Berdasarkan catatan KBRI Tehran, jumlah WNI yang tercatat berada di Iran adalah 329 orang, yang mayoritas berstatus sebagai pelajar atau mahasiwa dengan konsentrasi utama di Kota Qom, dan sisanya adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan para ekspatriat.
Kementerian Luar Negeri melalui KBRI di Tehran terus lakukan komunikasi intensif untuk memastikan kondisi dan keberadaan para WNI serta melakukan assessment tentang bentuk bantuan yang saat ini dapat diberikan.
Sumber : https://kemlu.go.id/berita/kementerian-luar-negeri-memfasilitasi-evakuasi-bertahap-32-wni-dari-iran
Soal Haji, Presiden Prabowo Tegaskan Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas Utama
Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan jemaah menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, terutama di tengah dinamika konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam keterangannya kepada awak media pada Selasa, 10 Maret 2026 di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
“Pesan Presiden satu, fokus beliau adalah ingin memastikan keselamatan jemaah haji. Ini yang paling penting. Jadi, kita menyiapkan berbagai skenario dengan orientasi utama memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah haji pada bulan April,” jelasnya.
Dahnil menuturkan bahwa pemerintah tengah menyusun berbagai upaya dan skenario dalam penyelenggaraan haji yang dijadwalkan dimulai pada April mendatang. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan konflik di Timur Tengah dalam merumuskan langkah-langkah tersebut.
“Apabila tidak ada perubahan skenario atau eskalasi konflik menurun dan hal itu menjamin keselamatan warga negara Indonesia yang berangkat haji, maka pada tanggal 22 April akan menjadi keberangkatan kloter pertama. Namun, arahan Presiden jelas, semua kondisi dan semua skenario harus disiapkan,” tandasnya.
Selain itu, pemerintah juga terus menjalin koordinasi intensif lintas kementerian untuk memastikan penyelenggaraan haji dapat berjalan dengan aman. “Kami juga akan membahas berbagai skenario dengan DPR apabila konflik menunjukkan tanda-tanda yang dapat membahayakan jemaah haji kita,” tuturnya.
Dahnil menjelaskan, hingga saat ini pemerintah telah menyiapkan sejumlah skenario penyelenggaraan haji dengan tetap memprioritaskan keselamatan jemaah. Beberapa di antaranya meliputi pemilihan rute penerbangan yang lebih aman hingga opsi penundaan keberangkatan apabila kondisi dinilai berpotensi membahayakan jemaah.
“Misalnya jika situasi membahayakan keselamatan, maka skenario penundaan bisa saja muncul. Apabila keselamatan warga negara kita terancam, kami akan membicarakannya dengan DPR dan menyesuaikan dengan arahan Presiden,” sambungnya.
Prioritas pemerintah dalam menjamin keselamatan jemaah haji ini merupakan wujud komitmen untuk melindungi warga negara sekaligus memastikan pelaksanaan ibadah haji dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Jelang Idulfitri, Presiden Prabowo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Infrastruktur Siap Layani Masyarakat
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 10 Maret 2026. Dalam rapat tersebut, Kepala Negara pastikan stabilitas harga kebutuhan pokok hingga kesiapan infrastruktur menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
“Rapat tersebut membahas stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, kelancaran distribusi logistik serta kesiapan infrastruktur dan layanan publik,” tulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.
Pembahasan tersebut, menurut Seskab Teddy untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, Kepala Negara menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
“Presiden menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam menjaga ketersediaan pangan, mengendalikan harga kebutuhan pokok, serta memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke berbagai daerah,” ungkap Seskab Teddy.
Kolaborasi antara kementerian dan lembaga dalam memastikan kesiapan berbagai aspek menjelang hari besar umat Islam tersebut menjadi bentuk nyata upaya dan perhatian pemerintah kepada masyarakat. “Kesiapan sektor energi, transportasi, dan dukungan BUMN juga menjadi perhatian pemerintah,” lanjutnya.
Turut hadir dalam rapat tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Melalui langkah koordinasi tersebut, pemerintah memastikan berbagai kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik, sehingga masyarakat di seluruh Indonesia dapat merayakan hari kemenangan dengan khusyuk dan penuh kebahagiaan.
Presiden Prabowo: Di Tengah Ketidakpastian Dunia, Indonesia Harus Perkuat Persatuan dan Perdamaian
Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi dunia yang saat ini diwarnai ketidakpastian dan berbagai tantangan yang dapat mengancam perdamaian global. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada acara Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 H/2026 M di Istana Negara, pada Selasa, 10 Maret 2026.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa situasi dunia saat ini menunjukkan adanya berbagai dinamika geopolitik yang kompleks. Menurut Kepala Negara, di tengah kekuatan besar yang dimiliki sejumlah negara, upaya menjaga perdamaian dunia masih menghadapi berbagai tantangan.
“Di tengah dunia sekarang yang penuh ketidakpastian, bahkan penuh bahaya. Di mana banyak pemimpin di dunia yang memiliki kekuatan besar tidak dengan lancar menjaga perdamaian yang kita perlukan, yang diperlukan oleh seluruh umat manusia,” ujar Presiden Prabowo.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, Kepala Negara menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus terus memperkuat persatuan dan kerukunan sebagai modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan global. Presiden Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga harmoni dan kebersamaan demi memperkuat ketahanan nasional.
“Kita sebagai bangsa Indonesia bersama banyak-banyak bangsa lain, kita perlu untuk menggalang persatuan di antara kita, menggalang kerukunan di antara kita untuk menghadapi keadaan penuh ketidakpastian ini, untuk menghadapi keadaan yang penuh bahaya ini,” imbuh Kepala Negara.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa bangsa Indonesia harus tetap optimistis dan yakin bahwa kebenaran pada akhirnya akan menang. Dengan tekad dan komitmen yang kuat, Presiden meyakini bahwa cita-cita bersama bangsa Indonesia dapat dicapai.
“Kita harus yakin, bahwa pada ujungnya yang benar yang akan menang. Bahwa kita akan mencapai apa yang kita cita-citakan dengan tekad dan komitmen yang sangat jelas dan teguh, insyaallah apa yang kita cita-citakan akan kita capai bersama,” ungkap Presiden Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga menegaskan kembali tanggung jawabnya sebagai kepala negara untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia serta menjaga keutuhan bangsa.
“Sebagai Presiden Republik Indonesia, saya selalu ingat akan tugas yang dibebankan kepada saya, yaitu melindungi seluruh tumpah darah Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia,” tegas Kepala Negara.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menambahkan bahwa komitmen Indonesia untuk menjaga perdamaian sejalan dengan nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendiri bangsa serta ajaran universal berbagai agama yang menjunjung tinggi perdamaian dan kemanusiaan.
Peringatan Nuzulul Qur’an, Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Berhasil Jika Tidak Membersihkan Diri dari Korupsi
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi dan berbagai bentuk penyelewengan yang merugikan negara. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam sambutannya pada acara Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 H/2026 M di Istana Negara, pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kepala Negara menekankan bahwa praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan merupakan ancaman serius bagi kemajuan bangsa. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk membersihkan berbagai praktik yang merugikan rakyat serta memastikan bahwa kekayaan negara digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat.
“Memang kita harus menghilangkan korupsi, penyelewengan, semua praktik-praktik yang tidak benar dan tidak baik yang dilarang oleh semua agama. Itu adalah ajaran agama, itu juga ajaran sejarah. Tidak ada negara yang berhasil manakala pemerintahnya tidak mampu membersihkan diri dari korupsi. Ini ajaran agama dan sejarah,” tegas Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Kepala Negara juga menyoroti pentingnya menjaga kekayaan bangsa agar benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat. Kepala Negara menyampaikan bahwa Indonesia memiliki sumber daya yang sangat besar yang seharusnya dapat digunakan untuk mengatasi berbagai persoalan sosial, termasuk kemiskinan dan kelaparan.
“Kita diberikan dunia oleh Maha Kuasa kekayaanya sangat besar. Pada kesempatan ini sekali lagi saya sampaikan bahwa kita harus berjuang keras untuk menghilangkan kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan dari seluruh rakyat kita. Kita tidak boleh mengizinkan ada di antara rakyat kita yang terlantar. Kita mampu, kita telah diberikan kekayaan yang cukup oleh Yang Maha Kuasa,” ungkap Kepala Negara.
Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan pihak-pihak yang berupaya mengambil kekayaan rakyat untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
“Kita tidak boleh kalah dengan mereka yang ingin mengambil kekayaan rakyat, membawanya ke negara lain, dan memelihara bangsa dan rakyat Indonesia dalam keadaan lemah. Saya bersyukur, saya berterima kasih, pada malam yang baik ini, saya terus diberi pelajaran, diberi peringatan, diberi tambahan semangat,” imbuh Presiden Prabowo.
Kepala Negara mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk para ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama menjaga integritas serta memperkuat komitmen dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berkeadilan. Presiden Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa dengan persatuan dan tekad yang kuat, Indonesia mampu mengatasi berbagai tantangan dan mewujudkan cita-cita bangsa
Peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara, Presiden Prabowo: Kepemimpinan adalah Amanah untuk Melindungi dan Menyejahterakan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan amanah besar yang harus dijalankan untuk membela kebenaran, menegakkan keadilan, serta melindungi seluruh rakyat Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada acara Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 H/2026 M di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 10 Maret 2026.
Presiden Prabowo mengatakan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an sekaligus menjadi pengingat bagi dirinya sebagai kepala negara untuk senantiasa menjalankan tugas kepemimpinan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
“Semakin saya sadar bahwa kepemimpinan itu adalah takdir dan kekuasaan itu bersumber dari pada Yang Maha Kuasa, dan kekuasaan itu diberi sebagai penugasan untuk membela kebenaran, keadilan, dan kejujuran, dan bahwa kekuasaan itu adalah tugas untuk melindungi dan membawa kesejahteraan dan keadilan kepada seluruh rakyat yang dipimpin,” ujar Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Kepala Negara menegaskan bahwa tugas utama pemerintah adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun ras. Presiden menambahkan bahwa menjaga perdamaian tidak hanya dilakukan melalui doa, tetapi juga melalui kerja keras untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat.
“Seluruh rakyat Indonesia, apapun sukunya, apapun rasnya, apapun agamanya, harus dilindungi, harus dijaga, harus diurus, harus dirawat, harus dibina. Karena itu, terutama yang saya sadari adalah bekerja dengan sangat keras untuk menjaga perdamaian,” tegas Kepala Negara.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjaga perdamaian serta membangun hubungan persahabatan dengan seluruh negara di dunia.
“Bangsa Indonesia di bawah kepemimpinan pemerintah saya dan semua pembantu-pembantu saya, kita bertekad untuk memelihara persahabatan dan hubungan baik dengan semua bangsa, dengan semua negara, dengan semua kekuatan. Kita tidak mau campur tangan dalam urusan dalam negeri negara mana pun. Kita hormati semua kekuatan di dunia yang besar maupun yang kecil,” imbuh Presiden Prabowo.
Menutup sambutannya, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dan bekerja bersama demi kemajuan Indonesia. Presiden juga memohon doa dari para ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh rakyat Indonesia agar pemerintah dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta membawa bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih adil, makmur, dan damai.
Peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara, Presiden Prabowo Ajak Jadikan Al-Qur’an Sumber Persatuan dan Kedamaian Bangsa
Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 H/2026 M di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 10 Maret 2026. Peringatan tersebut menjadi momentum refleksi spiritual bagi bangsa Indonesia untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dari Surah An-Najm ayat 1 sampai dengan 20 oleh qari cilik M. Zian Fahrezi, siswa kelas 4 Sekolah Dasar (SD) peraih juara 1 kategori anak-anak dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional Al-Ameed ke-3 di Karbala, Republik Irak, pada tahun 2026 dan saritilawah oleh Velly Syukron. Lantunan ayat suci tersebut menghadirkan suasana khidmat dan penuh kekhusyukan, sekaligus mengingatkan akan besarnya rahmat dan karunia Allah SWT bagi umat manusia.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai kesempatan memperkuat keimanan, menjadi sumber inspirasi dalam merawat persatuan bangsa Indonesia, serta dalam mewujudkan kehidupan yang damai, adil, dan membawa rahmatan lil alamin.
“Peringatan Nuzulul Qur’an kali ini saya kira adalah suatu kesempatan bagi kita sekalian untuk masing-masing memahami, masing-masing meresap, meresapi arti daripada apa yang diajarkan dalam Al-Qur’an itu tersebut,” ujar Presiden Prabowo.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa penyelenggaraan peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan tahun ini sebagai pengingat bagi seluruh bangsa Indonesia untuk senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber nilai dan petunjuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Peringatan Nuzulul Qur’an yang diselenggarakan pada malam hari ini, merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan publik, sehingga ajaran-ajarannya tidak hanya dibaca dan dihayati, dihafal, tapi juga betul-betul diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nasaruddin.
Lebih lanjut, ulama dan cendekiawan Muslim, Muhammad Quraish Shihab menyampaikan uraian hikmah Nuzulul Qur’an. Dalam tausiyahnya, Quraish Shihab mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan makna mendalam di balik turunnya Al-Qur’an sebagai rahmat dan petunjuk bagi seluruh alam. Quraish Shihab menekankan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar kitab yang dibaca, melainkan harus dihayati, diamalkan, dan dijadikan landasan dalam membangun Indonesia yang penuh keberagaman.
“Allah ingin mengajarkan kita bahwa perbedaan itu adalah suatu keniscayaan. Tetapi perbedaan tidak perlu menimbulkan pertentangan. Kalau kemarin kita berbeda dalam berpuasa, terbuka kemungkinan yang tidak kecil kita pun akan berbeda dalam berlebaran. Tapi perbedaan sama sekali tidak menimbulkan pertentangan. Perbedaan yang dikehendaki Al-Quran itu adalah sama dengan falsafah bangsa kita, Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Quraish Shihab.
Melalui peringatan ini, pemerintah berharap semangat spiritualitas Ramadan semakin memperkokoh persaudaraan nasional dan menumbuhkan komitmen bersama untuk membangun Indonesia yang beradab, rukun, dan penuh kebajikan, sejalan dengan pesan universal Al-Qur’an sebagai rahmat bagi seluruh alam.
Quraish Shihab Tekankan Makna Kedamaian dalam Peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara
Ulama dan cendekiawan Muslim Prof. Muhammad Quraish Shihab menekankan pentingnya nilai kedamaian sebagai pesan utama Al-Qur’an dalam ceramah pada Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan Tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 10 Maret 2026. Acara tersebut turut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto beserta sejumlah tokoh agama dan pejabat negara.
Dalam ceramahnya, Quraish Shihab menjelaskan bahwa Al-Qur’an menempatkan perdamaian sebagai tujuan penting yang harus diwujudkan dalam kehidupan manusia. Menurutnya, kedamaian tidak hanya menjadi kebutuhan masyarakat, tetapi juga merupakan tuntunan ajaran agama.
“Allah Swt mewajibkan kita mewujudkan kedamaian. Kedamaian bermula dari jiwa kita. Kedamaian yang dari jiwa ini keluar ke tengah masyarakat kita, ke tengah masyarakat dunia,” ujar Quraish Shihab.
Ia menambahkan bahwa perdamaian merupakan dambaan seluruh manusia dan menjadi pesan kuat dalam Al-Qur’an. Bahkan, ketika pihak yang dianggap sebagai lawan mengajak untuk berdamai, umat diajarkan untuk menerima ajakan tersebut.
“Kedamaian adalah dambaan semua manusia, dambaan semua agama. Sedemikian penting kedamaian ini sampai-sampai Al-Quran menyatakan apabila musuh mengajak kamu untuk berdamai maka terimalah perdamaian itu,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Quraish Shihab menjelaskan bahwa Al-Qur’an memberikan petunjuk menuju berbagai jalan kedamaian yang pada akhirnya mengantarkan manusia menuju jalan lurus. Quraish Shihab juga menegaskan bahwa upaya mewujudkan perdamaian harus tetap berjalan seiring dengan penegakan keadilan.
“Kita ingin damai, tapi kita tidak ingin mengorbankan keadilan. Kita ingin damai, tetapi keadilan pun hendaknya kita tegakkan,” ujarnya.
Pada akhir ceramahnya, Quraish Shihab menyampaikan doa dan harapan bagi kepemimpinan Presiden Prabowo agar senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan amanah untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat. Doa tersebut, menurut Quraish Shihab, terinspirasi dari doa gurunya, Syekh Mutawalli Asy-Sya’rawi, yang pernah dipanjatkan kepada Presiden Mesir tentang hakikat kekuasaan yang bersumber dari Tuhan serta harapan agar pemimpin diberi kekuatan untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyatnya.
“Kalau Yang Mulia adalah takdir kami rakyat dalam arti Tuhan mentakdirkan Yang Mulia untuk melakukan kegiatan yang mensejahterakan rakyat. Maka kami berdoa, semoga kami dapat membantu Bapak,” ucapnya.
“Tapi, kalau Yang Mulia katanya, adalah menjabat jabatan ini karena takdir Yang Mulia untuk membantu mendekatkan keadilan dan perdamaian, maka kami akan berdoa, semoga Yang Mulia dibantu Tuhan dan kami akan ikut membantu. Itu doa kami kepada Bapak,” lanjut Quraish Shihab.
Menanggapi ceramah tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas pesan-pesan yang disampaikan Quraish Shihab, khususnya terkait makna damai, keadilan, dan amanah kepemimpinan. Kepala Negara juga menegaskan bahwa kepemimpinan merupakan amanah besar yang bersumber dari Tuhan dan harus dijalankan untuk membela kebenaran serta menghadirkan keadilan bagi seluruh rakyat.
“Semakin saya sadar bahwa kepemimpinan itu adalah takdir, dan kekuasaan itu bersumber dari pada Yang Maha Kuasa, dan kekuasaan itu diberi sebagai penugasan untuk membela kebenaran, keadilan, dan kejujuran. Dan bahwa kekuasaan itu adalah tugas untuk melindungi dan membawa kesejahteraan dan keadilan kepada seluruh rakyat yang dipimpin,” tutur Presiden.
Peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan tersebut menjadi momentum refleksi spiritual bagi seluruh elemen bangsa untuk semakin meneguhkan nilai-nilai kedamaian, keadilan, dan persatuan, sebagaimana pesan universal Al-Qur’an yang diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.
Menag: Peringatan Nuzulul Qur’an Sumber Inspirasi Rawat Persatuan dan Hadirkan Perdamaian
Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an harus menjadi sumber inspirasi bagi seluruh elemen bangsa dalam merawat persatuan dan mewujudkan kehidupan yang damai.
Hal tersebut disampaikan Menag dalam peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan di Istana Negara yang bertema “Mewujudkan Al-Qur’an sebagai Rahmat Alam Semesta”. Giat ini dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Menteri Agama Romo Syafii, Pimpinan Kementerian dan Lembaga dalam Kabinet Merah Putih.
Menag menyampaikan bahwa Al-Qur'an diturunkan sebagai sumber petunjuk dan rahmat bagi kehidupan manusia. Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus mampu dihadirkan dalam kehidupan publik agar tidak sekadar menjadi bacaan, tetapi juga pedoman dalam berbangsa dan bernegara.
"Dengan semangat itulah kita berharap peringatan Nuzulul Qur'an harus menjadi sumber inspirasi dalam merawat persatuan bangsa ini untuk menghadirkan kehidupan yang damai, adil, dan membawa kemanfaatan," ujar Menag, Selasa (10/3/2026).
Menag menjelaskan bahwa peringatan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mengamalkan ajaran Al-Qur'an secara nyata. Menurutnya, implementasi nilai Al-Qur'an dalam pembangunan bangsa akan melahirkan keteguhan dalam memimpin menuju kebaikan bersama.
Menag juga menekankan tentang urgensi mendoakan pemimpin. Menurutnya, kebaikan seorang pemimpin akan membawa dampak positif bagi kemaslahatan seluruh rakyat dan negara.
"Jika aku tunjukkan (doa) untuk diriku sendiri maka manfaatnya hanya kembali kepada aku. Tetapi jika aku tunjukkan untuk pemimpin, maka kebaikan pemimpin akan membawa kebaikan bagi manusia dan bagi mereka," tutur Menag.
Menag mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam membangun peradaban yang berkeadilan. Ia berharap momentum ini memperkuat komitmen nasional dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman Indonesia.
"Semoga peringatan Nuzulul Qur'an ini semakin memperkuat komitmen kita untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai pedoman di dalam pembangunan bangsa yang damai dan bermanfaat," pungkasnya.
Dalam acara ini, Kementerian Agama turut menghadirkan 30 anak yatim dari panti asuhan untuk menerima paket bantuan sebagai bagian dari penguatan nilai kepedulian sosial yang diajarkan dalam Al-Qur’an.
Wapres Gibran Dampingi Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 H
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendampingi Presiden Prabowo Subianto menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta, pada malam ke-21 Ramadan atau bertepatan dengan Selasa (10/03/2026). Momentum ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin mendalami sekaligus mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat semangat persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai kesempatan untuk semakin memahami serta menghayati pesan-pesan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Nuzulul Qur’an kali ini saya kira adalah suatu kesempatan bagi kita sekalian untuk masing-masing memahami, masing-masing meresapi arti daripada apa yang diajarkan dalam Al-Qur’an tersebut,” ujar Presiden.
Kepala Negara juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan bangsa, terutama di tengah kondisi dunia yang saat ini diliputi berbagai ketidakpastian dan tantangan global.
“Di tengah dunia sekarang yang penuh ketidakpastian, bahkan penuh bahaya—di mana banyak pemimpin di dunia yang memiliki kekuatan besar tidak dengan lancar menjaga perdamaian yang diperlukan oleh seluruh umat manusia, kita sebagai bangsa Indonesia bersama banyak bangsa lain perlu untuk menggalang persatuan di antara kita, menggalang kerukunan di antara kita untuk menghadapi keadaan penuh ketidakpastian ini, untuk menghadapi keadaan yang penuh bahaya ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Presiden menuturkan bahwa amanah kepemimpinan yang diembannya ia pahami sebagai tanggung jawab untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang latar belakang apa pun.
“Sebagai Presiden Republik Indonesia, saya selalu ingat akan tugas yang dibebankan kepada saya. Bahwa tugas saya sebagai Presiden Republik Indonesia adalah untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, seluruh rakyat Indonesia. Seluruh rakyat Indonesia apa pun sukunya, apa pun rasnya, apa pun agamanya harus dilindungi, harus dijaga, harus diurus, harus dirawat,” tegas Presiden.
Ia pun menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus mengupayakan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, sekaligus berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia.
“Kita harus berjuang keras untuk menghilangkan kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan dari seluruh rakyat kita. Kita tidak boleh mengizinkan ada di antara rakyat kita yang terlantar,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Presiden turut menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas dalam penyelenggaraan negara, termasuk melalui upaya pemberantasan korupsi serta berbagai praktik penyelewengan yang merugikan rakyat.
“Memang kita harus menghilangkan korupsi, penyelewengan, semua praktek-praktek yang tidak benar dan tidak baik yang dilarang oleh semua agama. Itu adalah ajaran agama, itu juga ajaran sejarah. Tidak ada negara yang berhasil mana kala pemerintahnya tidak mampu membersihkan diri dari korupsi,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Presiden mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bersatu, saling mendukung, serta bekerja keras demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera.
“Mari kita bersatu, mari kita bekerja keras, mari kita amankan dan selamatkan seluruh rakyat kita. Saya mohon doa terus, saya mohon dukungan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum untuk kembali mengukuhkan komitmen menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dalam membangun kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat. Melalui peringatan ini, nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan tidak hanya dibaca, dihayati, dan dihafalkan, tetapi juga benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam ruang publik.
Lebih jauh, Nasaruddin mengingatkan bahwa ajaran Al-Qur’an yang menekankan nilai keadilan, persaudaraan, tanggung jawab moral, amanah, serta kepedulian terhadap kelestarian bumi, memiliki relevansi penting bagi perjalanan bangsa Indonesia.
Selain itu, Nasaruddin mengungkapkan bahwa dalam tradisi keagamaan, para ulama senantiasa mengajarkan agar dakwah dan ucapan menjadi penyejuk yang memperkuat persaudaraan serta mempererat persatuan di tengah masyarakat.
“Dengan semangat itulah, kita berharap nilai-nilai Al-Qur’an terus menjadi sumber inspirasi dalam merawat persatuan bangsa Indonesia serta dalam mewujudkan kehidupan yang damai, adil, dan membawa rahmatan lil ‘alamin,” ucapnya.
Acara ini turut dihadiri oleh para pimpinan lembaga negara, menteri dan anggota Kabinet Merah Putih, khususnya yang berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, para ulama, pimpinan organisasi keagamaan, serta tokoh masyarakat.
Malam Anugerah LPTNU, Gus Ipul Ajak Perguruan Tinggi NU Terlibat di Sekolah Rakyat
Dalam sambutannya, Gus Ipul mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto senantiasa mengingatkan agar setiap kebijakan pemerintah memprioritaskan kelompok masyarakat yang sering tidak terlihat oleh sistem atau the invisible people.
“Kita mungkin berpapasan dengan mereka setiap hari, tetapi tidak benar-benar melihat kondisi mereka. Bukan karena mereka tidak ada, melainkan karena seringkali kita tidak mengetahui atau tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalami kesulitan yang sangat berat,” ujar Gus Ipul.
Menurutnya, fenomena tersebut tidak hanya terjadi di desa, tetapi juga di kota-kota besar. Mereka inilah yang sering disebut sebagai the invisible people, orang-orang yang tidak terlihat, tetapi seharusnya mendapat perhatian bersama.
Sebagian dari mereka berasal dari keluarga yang prasejahtera. Di mana dalam banyak kasus terjadi transmisi kemiskinan antargenerasi.
“Di sinilah pentingnya data. Selama ini setiap kementerian, lembaga, bahkan pemerintah daerah memiliki data masing-masing. Akibatnya muncul ego sektoral,” kata Gus Ipul.
Melalui Instruksi Presiden Nomor 4, pemerintah kemudian menyatukan berbagai data tersebut dalam satu sistem terpadu bernama Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Selama satu tahun terakhir, Kementerian Sosial bersama BPS, kementerian dan lembaga lain, serta pemerintah daerah terus melakukan konsolidasi agar seluruh program menggunakan data yang sama sebagai rujukan.
Dengan data yang lebih baik, pembagian peran antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat dilakukan secara lebih jelas.
Sebagai implementasi dari data tunggal, Sekolah Rakyat ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjalankan amanat undang-undang dalam memelihara fakir miskin secara terarah dan berkelanjutan.
Ke depan, pemerintah juga membuka peluang keterlibatan berbagai pihak swasta dalam pengembangan Sekolah Rakyat.
“Tujuan akhirnya adalah agar anak-anak dari keluarga miskin dapat tumbuh menjadi agen perubahan, bukan kembali terjebak dalam lingkaran kemiskinan yang sama,” tutup Gus Ipul.
Dalam kegiatan ini, penghargaan diberikan dalam tiga sesi kepada sejumlah kategori, antara lain ilmuwan Muslim berpengaruh, penghargaan pengabdian sepanjang hayat, dosen dengan karya ilmiah berpengaruh di bidang umum dan ilmu agama, dosen dengan karya kemasyarakatan, lembaga penelitian terbaik, staf dengan karya kependidikan, mahasiswa berprestasi, serta Duta PTNU.
Acara juga diisi dengan sambutan dari Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) Prof. Dr. Tri Yogi Yuwono dan Ketua LPTNU Prof. Dr. Ainun Na’im. Turut hadir Professor Mohammad Nuh sebagai penerima penghargaan lifetime achievement.
Sumber : https://kemensos.go.id/berita-terkini/menteri-sosial-1/Malam-Anugerah-LPTNU,-Gus-Ipul-Ajak-Perguruan-Tinggi-NU-Terlibat-di-Sekolah-Rakyat
Silaturahmi Ekosistem Perumahan, Kementerian PKP Perkuat Kolaborasi untuk Percepatan Hunian Rakyat
Jakarta — Suasana kebersamaan dan kolaborasi mewarnai kegiatan silaturahmi pegawai Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama BP Tapera serta ekosistem perumahan nasional yang diselenggarakan di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait beserta jajaran Kementerian PKP, pegawai di lingkungan kementerian, serta berbagai tokoh ekosistem perumahan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, pimpinan perbankan, para ketua asosiasi pengembang, serta mitra strategis sektor perumahan seperti CEO Lippo Group James Riady, Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial, PT Permodalan Nasional Madani, serta sejumlah perusahaan yang aktif memberikan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang perumahan seperti Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, PT Astra International, dan PT Djarum.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh pelaku dalam ekosistem perumahan nasional sekaligus momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pengembang, perbankan, dan sektor swasta dalam mendukung pembangunan perumahan rakyat.
Acara diawali dengan doa bersama dan ceramah agama, dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim dari Panti Yatim Indonesia. Dalam kesempatan tersebut juga diberikan bantuan kepada para petugas keamanan (security), pengemudi (driver), dan petugas kebersihan (cleaning service) di lingkungan Kementerian PKP sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan Ramadan, termasuk dengan menggratiskan uang muka bagi mereka yang ingin mengambil rumah subsidi.
Perwakilan pengembang, Angga Budi Kusuma, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan di antara seluruh pelaku sektor perumahan.
“Walaupun tahun 2025 penuh dinamika, kami melihat kinerja Kementerian PKP dan BP Tapera sangat aktif. Kami optimistis dengan kepemimpinan Menteri PKP, sektor perumahan pada tahun 2026 akan bergerak lebih baik,” ujarnya.
CEO Lippo Group, James Riady, juga menilai sektor perumahan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, sektor ini dapat berkontribusi sekitar 1,5 hingga 2 persen terhadap pertumbuhan ekonomi serta memberikan dampak sosial yang luas bagi masyarakat.
“Perumahan rakyat dapat membantu memutus rantai kemiskinan. Banyak masyarakat yang selama ini tinggal jauh dari tempat kerja dengan fasilitas umum yang terbatas. Saya juga melihat ekosistem perumahan saat ini sangat aktif dan solid,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pembangunan perumahan nasional, baik dari sektor pemerintah, perbankan, pengembang, maupun sektor swasta melalui program CSR.
“Atas nama negara kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan perumahan rakyat. Dukungan dari sektor swasta menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap upaya negara dalam menyediakan hunian bagi masyarakat semakin kuat,” ujar Maruarar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai Kementerian PKP yang telah bekerja keras sehingga berbagai terobosan di sektor perumahan dapat terus berjalan.
Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir berbagai langkah strategis telah dilakukan, mulai dari groundbreaking pembangunan rumah susun di kawasan Meikarta hingga pemanfaatan lahan milik negara untuk pembangunan hunian bagi masyarakat.
“Ekosistem perumahan saat ini sehat karena tidak ada monopoli. Pengembang memiliki pilihan terhadap perbankan, bank memiliki pilihan terhadap pengembang, dan konsumen pun memiliki pilihan terhadap pengembang maupun perbankan,” ujarnya.
Menteri PKP juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perumahan guna memperkuat kebijakan serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di sektor perumahan.
Acara ditutup dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim serta pesan inspiratif dari Menteri PKP kepada para penerima santunan.
“Penting menghargai sejarah, tetapi lebih penting lagi membuat sejarah yang baik bagi masa depan,” pesan Maruarar.
Gandeng Wartawan, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Perkuat Kolaborasi untuk Edukasi Masyarakat
SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kembali menyatakan komitmennya untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik di lingkungan kerjanya. Organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng, diminta terbuka terhadap progres pembangunan di wilayahnya, mengingat keterbukaan informasi merupakan hak publik yang semua orang boleh tahu.
“Saya perintahkan semua terbuka, jangan ada yang ditutupi. Harus terbuka, blakotang. Tidak hanya untuk wartawan, tetapi masyarakat boleh tanya. Di situ ada akuntabilitas keterbukaan informasi publik yang harus diketahui oleh masyarakat,” kata Luthfi, dalam acara silaturahmi dan buka bersama bersama wartawan, di Grhadika Bhakti Praja, Selasa (10/3/2026).
Turut hadir dalam acara tersebut Sekreteris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng Setiawan Hendra Kelana, perwakilan Bazas Jateng, sejumlah kepala OPD, serta para wartawan.
Dalam kesempatan itu, gubernur kembali menegaskan komitmennya menggandeng insan pers, untuk berkolaborasi membangun Jawa Tengah, khususnya sebagai sarana penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat.
Secara khusus, dia mengatakan, masukan dan kritik dari wartawan dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam rangka bersama membangun Jawa Tengah.
“Media juga memiliki peran untuk melakukan pembangunan. Tugas jurnalis sama dengan kita (pemerintah), dalam rangka untuk mendidik dan membangun masyarakat,” beber Luthfi.
Ketua PWI Jateng, Setiawan Hendra Kelana mengatakan, jurnalis memiliki tugas yang sama dengan pemerintah, yaitu memperjuangkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat. Perjuangan tersebut dilakukan dengan berbagai hal, seperti lewat tulisan, foto, video, dan sebagainya.
“Kita memiliki kewajiban itu. Dalam menjalankan profesi, kita memiliki hak untuk mendapatkan informasi publik, pun berhak untuk mendapatkan informasi dari para narasumber,” katanya.
Menurut Iwan, jurnalis juga punya cara bagaimana agar informasi itu bisa tetap tersampaikan kepada masyarakat secara utuh. Sejatinya, informasi itu memang harus transparan, tetapi bukan berarti telanjang. Harus ada chek and recheck kepada stakeholder atau mitra.
“Kolaborasi Pemprov dengan wartawan menjadi hal tidak terpisahkan. Ketika bagus kita sampaikan bagus, kalau ada kritik kita sampaikan juga dengan memberikan solusi. Media juga menjadi part of solution,” paparnya
Kunjungi Demak dan Jepara, Menko Pangan Perkuat Koordinasi Program Pangan di Daerah
Jepara, 10 Maret 2026 – Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan berbagai program strategis di sektor pangan guna menjaga ketahanan pangan nasional serta memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di daerah.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan melakukan rangkaian kunjungan kerja ke Kabupaten Demak dan Jepara, Jawa Tengah, untuk memperkuat koordinasi pelaksanaan program pemerintah di sektor pangan bersama pemerintah daerah.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan berbagai program prioritas nasional di bidang pangan dapat berjalan optimal di daerah, termasuk penguatan distribusi pupuk, peningkatan produksi pangan, serta program peningkatan kualitas gizi masyarakat seperti Program Makan Bergizi Gratis.
Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Menko Pangan juga menyampaikan sejumlah pesan terkait penguatan sektor pangan dan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Pemerintah terus mendorong berbagai program di sektor pangan agar dapat berjalan dengan baik di daerah. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Menko Pangan.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menghargai pangan dan tidak menyia-nyiakan makanan.
“Proses untuk menghasilkan makanan itu panjang, mulai dari petani, distribusi, hingga sampai ke masyarakat. Karena itu kita harus menghargai makanan dan tidak menyia-nyiakannya,” tegasnya.
Usai meninjau pelaksanaan program di Demak, Menko Pangan melanjutkan agenda kunjungan kerja ke Kabupaten Jepara untuk melakukan pertemuan dengan Bupati Jepara di Pendopo Kabupaten Jepara. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai langkah penguatan sektor pangan di daerah, termasuk distribusi pupuk, peningkatan produksi pangan, serta pelaksanaan program-program pemerintah di bidang pangan.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Pangan juga menyempatkan diri mengunjungi Museum Kartini yang berada di kompleks Pendopo Kabupaten Jepara sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan pendidikan bagi generasi bangsa.
Melalui rangkaian kunjungan kerja ini, pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta memastikan berbagai program pangan dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat.
Kapolri di Hadapan Buruh: Satukan Tekad dan Barisan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045!
Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak semua elemen bangsa untuk bersatu dan kompak menghadapi situasi global yang terjadi. Menurutnya, dengan persatuan dan kesatuan, bangsa Indonesia dapat menghadapi segala ancaman demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Hal ini disampaikan Kapolri dalam acara silaturahmi dan safari ramadhan dengan KSPSI di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/3/2026).
Sigit mengajak teman-teman serikat buruh khususnya dari KSPSI untuk selalu waspada dan bersatu menghadapi situasi kondisi global dimana harganya minyak dunia terus meningkat.
Tentunya kondisi global implikasinya akan berdampak kepada situasi ekonomi di dalam negeri. Oleh karena itu tentunya, menghadapi kondisi seperti ini seluruh elemen bangsa, pemerintah, masyarakat dan khususnya, teman-teman buruh, kita semua harus solid menghadapi situasi yang ada, kata Sigit.
Mantan Kabareskrim Polri menyampaikan pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk melakukan diplomasi perdamaian. Hal ini guna menjaga ekonomi global dan Indonesia tetap terjaga.
Selain itu, kata Sigit, pemerintah juga terus mendorong swasembada baik pangan dan energi agar Indonesia mampu mandiri dan tak tergantung dengan negara lain.
Dan untuk bisa melakukan ini semua tentunya butuh kekompakan. butuh persatuan, butuh kebersamaan dari seluruh elemen bangsa, ucapnya.
Sigit menuturkan, bangsa Indonesia pernah menghadapi situasi sulit dimana beberapa tahun lalu menghadapi pandemi Covid-19. Saat itu, ekonomi Indonesia mengalami minus.
Namun, lanjutnya, dengan semangat bersama kita bersatu menghadapi itu ekonomi kita bisa tumbuh kembali.
Oleh karena itu, saya meyakini saat kita bersama-sama solid semuanya, maka kondisi apapun, ancaman apapun kita akan bisa menghadapi dan tentunya berbagai macam program dalam rangka mempersiapkan kita untuk bisa mandiri harus terus kita dorong, kita lakukan, ujarnya.
Selain itu, Sigit mengatakan dengan kekompakan, iklim investasi yang saat ini terus diupayakan pemerintah untuk masuk berjalan kondusif. Sejalan dengan upaya menarik investasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga terus dilakukan agar bisa bersaing dengan negara-negara lain.
Ini tentunya yang harus terus kita lakukan. Oleh karena itu mari kita bersama-sama satu tekad, satu langkah, satu barisan untuk menjaga agar Indonesia ini akan menjadi lebih baik untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, katanya.
Silaturahmi Ramadhan Bareng KSPSI di Jatim, Kapolri Ajak Buruh Bersatu Dukung Upaya Perdamaian Presiden
Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri silaturahmi dan safari Ramadhan bareng KSPSI di Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Dalam kesempatan itu, Sigit mengajak elemen buruh untuk bersatu padu menghadapi dinamika situasi global.
Dalam kesempatan silaturahmi ini, saya mengajak teman-teman serikat buruh khususnya dari KSPSI untuk selalu waspada dan kita juga bersatu menghadapi situasi kondisi global, kata Sigit kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).
Dinamika global yang terjadi belakangan ini berpotensi melahirkan dampak ke dalam negeri. Sebab itu, Sigit menegaskan, buruh dan seluruh elemen masyarakat harus menjaga nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia, guna melewati segala bentuk tantangan.
Oleh karena itu tentunya, menghadapi kondisi seperti ini seluruh elemen bangsa, pemerintah, masyarakat dan khususnya, teman-teman buruh, kita semua harus solid menghadapi situasi yang ada, ujar Sigit.
Sigit mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto terus melakukan upaya kuat untuk mendorong terjadinya perdamaian dunia. Karenanya, Sigit menekankan, perlu adanya semangat bersama untuk mendukung hal tersebut.
Sehingga kemudian upaya-upaya yang dilakukan pemerintah saat ini untuk bisa melakukan berbagai macam upaya untuk melaksanakan diplomasi perdamaian, upaya untuk menjaga agar ekonomi kita tetap terjaga, ucap Sigit.
Di sisi lain, kata Sigit, Pemerintah juga terus mendorong agar Indonesia bisa mewujudkan swasembada pangan dan energi. Dan, menurut Sigit, kemandirian bangsa ini bisa terwujud dengan semua bersatu padu.
Ini terus digelorakan sehingga kita bisa berdiri di atas kaki sendiri. Dan untuk bisa melakukan ini semua tentunya butuh kekompakan. butuh persatuan, butuh kebersamaan dari seluruh elemen bangsa, papar Sigit.
Lebih dalam, Sigit meyakini bahwa, dengan nilai persatuan dan kesatuan, Indonesia akan bisa menghadapi segala bentuk tantangan yang terjadi di dalam negeri.
Kita pernah menghadapi situasi sulit. Beberapa tahun yang lalu, kita menghadapi situasi Covid. Indonesia sempat terpuruk, kondisi ekonominya kita pernah minus. Namun dengan semangat bersama kita bersatu menghadapi itu ekonomi kita bisa tumbuh kembali, tutup Sigit.
Menpar Widiyanti Putri Wardhana Tinjau Kesiapan Destinasi Wisata di Cirebon Jelang Libur Nyepi dan Lebaran
Cirebon, 10 Maret 2026 – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana meninjau langsung sejumlah destinasi wisata di Cirebon untuk memastikan kesiapan destinasi dalam menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan pada periode libur panjang Hari Raya Nyepi dan Lebaran mendatang.
Kunjungan Menpar yang berlangsung pada Selasa (10/3/2026) tersebut mencakup peninjauan ke beberapa destinasi unggulan di Cirebon, yakni Keraton Kasepuhan, Museum Topeng Cirebon, kawasan Batik Trusmi seperti Toko EB Batik Tradisional, serta Stasiun Kereta Api Cirebon.
“Kunjungan kerja di tengah bulan Ramadan ini penting kami lakukan untuk melihat secara langsung bagaimana tempat-tempat wisata di Kota dan Kabupaten Cirebon mempersiapkan diri dalam menghadapi momentum libur panjang Hari Raya Nyepi dan Lebaran,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti
Menteri Pariwisata menjelaskan kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pariwisata untuk memastikan wisatawan dapat menikmati destinasi yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Bersama perwakilan industri pariwisata, Wali Kota Cirebon, serta Dinas Pariwisata Cirebon, dan didampingi Deputi Bidang Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, Menteri Pariwisata meninjau kesiapan pelayanan publik, fasilitas, kebersihan, serta aspek keamanan di setiap destinasi yang dikunjungi.
Destinasi pertama yang ditinjau adalah Keraton Kasepuhan, yang merupakan ikon wisata sejarah tertua di Jawa Barat. Menteri Pariwisata memastikan Keraton Kasepuhan siap menyambut wisatawan dengan suasana asri, bangunan bersejarah yang terawat, serta museum pusaka yang menyimpan berbagai koleksi berharga, termasuk Kereta Singa Barong.
“Kami mengunjungi Keraton Kasepuhan dan merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat diterima langsung oleh Yang Mulia Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan Cirebon,” ucap Menteri Pariwisata Widiyanti.
Destinasi berikutnya adalah Museum Topeng Cirebon, yang dikenal sebagai destinasi wisata edukasi dengan ratusan koleksi topeng tradisional. Museum ini menghadirkan kekayaan filosofi budaya Cirebon dengan menampilkan sekitar 132 hingga 150 karakter topeng serta replika Kereta Paksi Naga Liman.
Selanjutnya, Menteri Pariwisata meninjau sentra oleh-oleh Batik EB di kawasan Batik Trusmi, sekaligus melihat secara langsung aktivitas ekonomi kreatif yang berkembang di kawasan tersebut.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Stasiun Kereta Api Cirebon untuk memastikan kesiapan layanan transportasi menjelang arus mudik. Menteri Pariwisata meninjau berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari pusat informasi, loket tiket, kamar mandi, hingga fasilitas kesehatan dan ruang laktasi. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata juga berbincang dengan para pengunjung untuk mendengarkan langsung masukan dari masyarakat.
“Pergi dengan moda transportasi kereta api juga menjadi pesan kuat bahwa mudik dapat dilakukan dengan aman dan nyaman menggunakan transportasi umum. Kami menyaksikan langsung, baik di Stasiun Gambir maupun di Cirebon, para petugas telah siap menyambut dan memberikan layanan terbaik bagi para pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.
Menteri Pariwisata juga berpesan agar seluruh pelaku ekosistem pariwisata di Tanah Air terus menjaga keamanan dan kenyamanan berwisata selama masa libur Nyepi dan Lebaran.
“Dengan demikian, wisatawan bisa mendapatkan pengalaman liburan yang indah dan berkesan saat berkunjung ke berbagai destinasi di Indonesia,” tuturnya.
Cek Legalitas Rampung, Lahan Komdigi 45 Hektare di Depok Siap Dibangun Rusun Subsidi untuk MBR
Depok — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid menggelar pertemuan untuk membahas rencana pemanfaatan lahan milik Kementerian Komdigi seluas sekitar 45 hektare di Kota Depok, Jawa Barat, sebagai lokasi pembangunan rumah susun (rusun) subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Selasa (10/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa hasil dari pemeriksaan menunjukkan status hukum lahan tersebut jelas merupakan aset negara dan dapat dimanfaatkan untuk program perumahan rakyat.
“Kami sudah melakukan pengecekan bersama tim dari Kementerian PKP dan Kementerian Komdigi. Dua Inspektur Jenderal kami turunkan untuk memastikan status hukumnya. Hasilnya, secara legal lahan ini milik negara dan bisa dilanjutkan untuk program perumahan rakyat,” ujar Menteri Maruarar Sirait.
Menurut Menteri Maruarar, koordinasi juga telah dilakukan dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan tidak ada hambatan hukum terhadap rencana pembangunan tersebut.
Menteri PKP menambahkan, jika pembangunan dilakukan dengan konsep rumah susun seperti proyek di Meikarta, maka lahan seluas 45 hektare tersebut berpotensi menampung hingga sekitar 170.000 unit hunian. Jumlah tersebut diperkirakan dapat menampung sekitar setengah juta warga.
Proyek ini diharapkan menjadi salah satu solusi konkret untuk mengatasi backlog atau kekurangan hunian di Kota Depok yang saat ini diperkirakan mencapai sekitar 170.000 rumah tangga. “Kalau program ini berjalan, kita bisa membantu ratusan ribu warga Depok mendapatkan hunian yang layak dan terjangkau,” kata Menteri Maruarar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Komdigi Meutya Hafid yang menginisiasi pemanfaatan lahan tersebut agar dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat luas. “Atas nama Kementerian PKP, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri Komdigi yang telah berinisiatif memanfaatkan aset negara yang sebelumnya tidak optimal agar bisa digunakan untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.
Sementara
itu, Menteri Komdigi Meutya Hafid menjelaskan bahwa pihaknya sedang
melakukan pembenahan dan inventarisasi aset negara yang dikelola
kementeriannya. Dari proses tersebut ditemukan lahan yang selama ini
belum dimanfaatkan secara optimal.
“Kami melihat ada aset negara yang
sifatnya idle dan sayang jika tidak dimanfaatkan. Ketika melihat lokasi
ini sangat potensial, kami langsung berdiskusi dengan Menteri PKP untuk
kemungkinan digunakan sebagai perumahan rakyat,” kata Menteri Meutya.
Menurutnya, pemanfaatan lahan tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat.
“Kalau
lahan ini bisa dimanfaatkan untuk menyediakan hunian yang layak bagi
hingga sekitar 500 ribu masyarakat, tentu itu jauh lebih bermanfaat bagi
negara dan rakyat,” ujarnya.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa
Barat Herman Suryatman menyambut baik rencana tersebut. Ia menyebut
program ini dapat menjadi kontribusi besar dalam mengurangi backlog
perumahan di Jawa Barat yang saat ini mencapai sekitar 2,1 juta unit.
“Kalau
di Depok bisa terbangun sekitar 170.000 unit hunian, ini bisa
berkontribusi signifikan dalam mengurangi backlog perumahan di wilayah
Depok dan sekitarnya,” kata Herman.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lanjutnya, siap mendukung penyelesaian berbagai aspek di lapangan, termasuk penanganan persoalan sosial secara baik dan humanis.
Hal
senada juga disampaikan Wali Kota Depok Supian Suri yang menyatakan
pemerintah kota siap mendukung penuh realisasi pembangunan rusun subsidi
di lahan tersebut.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Depok dan warga
Depok sangat menyambut baik rencana ini. Dengan backlog sekitar 170.000
warga yang belum memiliki rumah, program ini memberikan harapan besar
bagi masyarakat,” ujarnya.
Selanjutnya, Kementerian PKP dan Kementerian Komdigi akan melaporkan perkembangan rencana tersebut kepada Sekretaris Kabinet serta melakukan koordinasi lanjutan dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian ATR/BPN guna mempercepat proses pemanfaatan lahan dan pembangunan rusun subsidi di Kota Depok.
MenPKP Apresiasi Kemkomdigi Sumbangkan 45 Hektare Lahan untuk 170 Ribu Rumah Rakyat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi inisiatif Kementerian Komunikasi dan Digital yang mengusulkan pemanfaatan lahan negara seluas sekitar 45 hektare di Kota Depok, Jawa Barat, untuk pembangunan sekitar 170 ribu unit rumah rakyat.
Lahan milik Kemkomdigi yang selama ini belum dimanfaatkan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung program penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjelaskan gagasan tersebut muncul setelah Kemkomdigi melakukan penataan aset kementerian dan menemukan lahan negara yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik.
“Ada aset negara yang sifatnya idle, ini aset negara yang bisa dimanfaatkan dijadikan hunian yang layak bagi masyarakat melalui program-program Bapak Presiden, lokasinya juga bagus dan strategis," ujar Meutya di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (10/03/2026).
Meutya menambahkan kawasan tersebut dapat dihuni hingga sekitar setengah juta warga.
Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Komdigi yang telah mengibahkan tanah untuk program pembangunan rumah rakyat.
"Saya sangat berbahagia Ibu Meutya punya inisiatif untuk menyerahkan lahan kementerian yang cocok dijadikan perumahan rakyat di Depok," ujarnya.
Menteri Ara mengatakan tim Kementerian PKP dan Kementerian Komdigi telah berkoordinasi dan melakukan survei di lokasi.
Pihaknya memastikan lokasi tersebut telah siap untuk mendukung program pembangunan rumah rakyat.
Menteri Ara mengungkapkan saat ini pemerintah pusat bersama pemerintah daerah tengah membahas mekanisme pengalihan aset serta skema pembangunan agar program ini dapat segera direalisasikan.
Sumber : https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/menpkp-apresiasi-kemkomdigi-sumbangkan-45-hektare-lahan-untuk-170-ribu-rumah-rakyat
Wamendag Dyah Roro Esti Tinjau Harga dan Stok Bapok di Ritel Modern Hypermart Nagoya Hill Batam
Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti meninjau harga dan stok barang kebutuhan pokok (bapok) di ritel modern Hypermart Nagoya Hill, Batam, Selasa (10 Mar).
Wamendag menyatakan, tinjauan ke ritel modern ini untuk memastikan kelancaran pasokan bapok di ritel saat Ramadan serta stok mencukupi untuk Idulfitri. Selain itu, turut memastikan pelaksanaan berbagai program promosi ritel, seperti Friday Mubarak yang menawarkan beragam paket diskon bapok guna mendorong konsumsi domestik dan menstabilkan harga, terutama selama Ramadan dan menjelang Lebaran.
Wamendag menambahkan, di ritel modern ini, berbagai barang kebutuhan pokok (bapok) tersedia cukup. Beberapa jenis bapok yang ditemui yaitu beras premium, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng premium, cabai rawit merah, cabai merah keriting, telur ayam ras, bawang putih, bawang merah, dan daging sapi.
Acara ini turut dihadiri oleh Walikota Batam, Amsakar Achmad; Direktur Bina Pasar Dalam Negeri, Nawandaru Dwi Putra; Plh. Kepala Dinas Perindag Kota Batam, Suhar; Perwakilan Bulog Batam; dan General Manager Hypermart Nagoya Hill Batam, Eddy.
SIG dan Taiheiyo Cement Perluas Kolaborasi, Dorong Pengembangan Bisnis Stabilisasi Tanah di Indonesia
Kondisi tanah di Indonesia yang beragam sering menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur yang kuat dan tahan lama.
Setiap wilayah memiliki karakteristik tanah yang berbeda sehingga memerlukan pendekatan konstruksi yang tepat.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjalin kerja sama bisnis soil stabilization atau stabilisasi tanah dengan perusahaan asal Jepang, Taiheiyo Cement Corporation.
Kemitraan antara dua perusahaan bahan bangunan besar di Asia ini diharapkan mampu menghadirkan solusi baru di sektor konstruksi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.
Kolaborasi tersebut juga menjadi langkah strategis untuk menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur di berbagai kondisi geografis Indonesia.
Dengan sinergi ini, kedua perusahaan berupaya menciptakan inovasi yang dapat mendukung pertumbuhan industri konstruksi.
Soil stabilization merupakan material yang dirancang untuk memperkuat dan memadatkan berbagai jenis tanah lunak.
Jenis tanah yang dapat ditangani antara lain tanah ekspansif, tanah gambut, tanah dengan kandungan organisme tinggi, tanah liat laut, hingga tanah liat serpihan.
Kerja sama antara SIG dan Taiheiyo Cement Corporation mencakup berbagai tahapan, mulai dari pengembangan produk, proses produksi, hingga kegiatan pemasaran dan penjualan yang melibatkan beberapa entitas bisnis dari kedua perusahaan.
Beberapa entitas yang terlibat dalam kolaborasi ini di antaranya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Mitra Kiara Indonesia, serta Taiheiyo International Indonesia.
Sinergi dari berbagai perusahaan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan produksi sekaligus distribusi produk stabilisasi tanah di Indonesia.
Dengan dukungan tersebut, pengembangan solusi konstruksi berbasis stabilisasi tanah diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Penandatanganan Perjanjian Bisnis Soil Stabilization dilakukan pada Januari 2026 di kantor Taiheiyo Cement Corporation yang berlokasi di Tokyo, Jepang.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra, Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Rizki Kresno Edhie Hambali, Direktur Utama PT Mitra Kiara Indonesia Mirza Whibowo Soenarto, President and Representative Director Taiheiyo Cement Corporation Yoshifumi Taura, serta Direktur Utama PT Taiheiyo International Indonesia Makoto Nakano.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari hubungan kemitraan yang selama ini telah terjalin dengan baik antara kedua perusahaan.
Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya penguatan portofolio bisnis SIG. Melalui langkah ini, SIG berupaya memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin industri bahan bangunan di Indonesia.
"SIG memahami kebutuhan pembangunan pelanggan yang berbeda-beda, termasuk penanganan kondisi pra konstruksi untuk memastikan ketahanan bangunan atau jalan dalam jangka panjang."
"Kerja sama dengan Taiheiyo Cement Corporation dalam bisnis soil stabilization sekaligus menjadi langkah strategis ekspansi bisnis SIG untuk menciptakan peluang pasar," kata Indrieffouny Indra.
President and Representative Director Taiheiyo Cement Corporation, Yoshifumi Taura menyampaikan bahwa perusahaan telah berkomitmen untuk mengembangkan bisnis stabilisasi tanah di Indonesia sejak menjalin kemitraan strategis dengan SIG.
Bidang stabilisasi tanah juga dinilai menjadi salah satu fokus kolaborasi penting yang memperkuat hubungan kedua perusahaan. Dari kerja sama tersebut, pengalaman serta kepercayaan antara kedua pihak terus berkembang.
“Melalui kolaborasi multipihak yang baru ini, kami menyambut baik terbentuknya kerangka kerja sama yang lebih kuat untuk memperkuat struktur penjualan serta memperluas peluang pasar."
"Kami meyakini bahwa sinergi kapabilitas kelima perusahaan akan mempercepat penyediaan solusi berkualitas tinggi yang berkontribusi terhadap pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan berkelanjutan Indonesia,” kata Yoshifumi Taura.
SIG atau PT Semen Indonesia (Persero) Tbk merupakan perusahaan BUMN yang berada dalam klaster infrastruktur dan telah tercatat di PT Bursa Efek Indonesia dengan kepemilikan saham pemerintah sebesar 51 persen.
Sejak melakukan transformasi pada tahun 2013, SIG berkembang menjadi penyedia solusi bahan bangunan yang menjangkau pasar regional hingga Asia, Australia, dan Oceania. Perusahaan ini terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri bahan bangunan.
Dengan pengalaman lebih dari satu abad, SIG menaungi enam perusahaan produsen semen yang terdiri dari PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, PT Semen Baturaja Tbk, serta Thang Long Cement Company di Vietnam.
Melalui seluruh entitas tersebut, SIG berkomitmen menghadirkan solusi bahan bangunan yang mengedepankan prinsip keberlanjutan. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keanekaragaman hayati sekaligus menekan emisi gas rumah kaca





























