TVRINews - Seattle, Amerika Serika Kesalahan
kiper Amerika Serikat, Matt Freese, di awal-awal babak kedua menjadi
salah satu penyebab kekalahan The Yanks di 16 besar ini.
Belgia
menang 4-1 atas Amerika Serikat dalam laga 16 besar Piala Dunia 2026
yang bergulir pada Senin (6/7/2026) waktu setempat atau Selasa
(7/7/2026) pagi WIB. Dua dari tiga gol Belgia dalam pertandingan ini
diciptakan Charles De Ketelaere pada menit ke-9 dan menit ke-33. Dua gol
lainnya ditorehkan pemain pengganti, Hans Vanaken pada menit ke-57 dan
Romelu Lukaku di menit ke-90+.
Sedangkan satu-saatunya gol
Amerika Serikat diciptakan Malik Tillman pada menit ke-31. Kesalahan
kiper Amerika Serikat, Matt Freese, salah satu penyebab dari kegagalan
Amerika Serikat dalam pertandingan ini.
Kemenangan ini bahkan
diraih Belgia tanpa menurunkan gelandang andalannya, Kevin De Bruyne.
Pelatih Rudi Garcia menempatkan playmaker mereka ini di bangku cadangan.
Namun, Setan Merah berhasil memukul Amerika Serikat yang dapat tampil
dengan penyerang andalan mereka, Folarin Balogun.
Jelang laga
ini, isu Folarin Balogun memang muncul karena FIFA menangguhkan sanksi
kartu merahnya. Sehingga seharusnya penyerang ini tidak dapat tampil,
namun Amerika Serikat dapat menurunkan mesin golnya ini. Tapi, dengan
kekalahan ini, Belgia seperti memberikan pelajaran kepada AS bahwa
mereka menang tanpa sejumlah bintangnya seperti Kevin De Bruyne.
The
Red Devils atau Setan Merah Belgia, sudah melakukan tekanan sejak
menit-menit awal. Tembakan Timothy Castagne mengarah ke gawang Amerika
Serikat di menit pertama tapi berhasil ditepis kiper Amerika Serikat,
Matt Freese. Penjaga gawang ini melakukan penyelamatan krusial di
menit-menit awal laga berjalan.
Belgia memang kemudian memberikan
kejutan kepada Amerika Serikat di menit ke-8. Berawal dari upaya
Nicolas Raskin yang melakukan tekanan, masuk ke jantung pertahanan
Amerika Serikat. Nicolas Raskin kemudian memberikan asis umpan silang
mendatar di depan gawang Amerika Serikat.
Charles De Katelelaere
langsung melepaskan tembakan yang menjadi gol. Belgia unggul 1-0 di awal
pertandingan. Pertandingan ini memang langsung panas dan ketat di
awal-awal laga berjalan. Amerika Serikat mencoba mendapatkan gol untuk
menyamakan kedudukan tapi hingga 20 menit laga berjalan tim asuhan
Mauricio Pochettino ini belum mendapatkannya.
Serunya laga ini
terjadi di menit ke-30 saat kedua tim justru saling membalas gol.
Amerika Serikat akhirnya berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan
bebas Malik Tillman di menit ke-31. Tapi, kegembiraan mereka hanya
bertahan dua menit karena kemudian Amerika Serikat kembali memberikan
respons yang cepat. Charles De Ketelaere kembali mencetak gol untuk
Belgia di menit ke-32.
Gol Malik Tillman tercipta lewat tendangan
bebas yang keras yang tidak dapat diantisipasi penjaga gawang Belgia,
Thibaut Courtois. Wasit memberikan tendangan bebas kepada The Stars and
Stripes setelah penyerang mereka, Folarin Balogun, dijatuhkan pemain
Belgia.
Malik Tillman kemudian yang mengambil tendangan bebas
tersebut dengan kaki kanannya. Thibaut Courtois tampak salah membaca
arah bola, di antaranya karena pandangannya teralihkan oleh pagar hidup
rekannya yang melompat. Bola mengarah ke tengah sedangkan Thibaut
Courtois justru menggerakkan tubuhnya ke kanan.
Meski demikian,
hasil imbang 1-1 di menit ke-31 tersebut tidak bertahan karena sebuah
serangan Belgia berhasil mengubah kedudukan. Gol kedua Charles De
Ketelaere pada menit ke-32 itu dia ciptakan dengan menanduk umpan silang
Leandro Trossard. Charles De Ketelaere melompat melebihi bek Timnas
Amerika Serikat, Tim Ream, yang saat itu menjaganya.
Jelang babak
pertama akan berakhir, Folarin Balogun mendapatkan peluang setelah
umpan lambung dari rekannya. Mendapatkan pengawalan dari dua pemain
Belgia, dia berhadapan dengan kiper Thibaut Courtois. Kesempatan yang
dia dapatkan itu akhirnya gagal setelah Thibaut Courtois mampu menghalau
bola sebelum Folarin Balogun melepaskan tembakan.
Pada 45 menit
pertama, Belgia menjadi tim yang berhasil menguasai pertandingan. Tim
asuhan Rudi Garcia memiliki 11 tembakan sementara Amerika Serikat asuhan
Mauricio Pochettino hanya tiga tembakan. Kepercayaan diri Belgia juga
terlihat di awal-awal babak kedua.
Meski Belgia turun di laga ini
tanpa bintang mereka, Kevin De Bruyne, yang hanya disimpan di bangku
cadangan, Setan Merah tetap kuat. Pelatih Rudi Garcia, menempatkan Youri
Tielemans sebagai gelandang tengah bersama Leandro Trossard di kiri dan
Dodi Lukebakio di kanan sementara Charles De Ketelaere sebagai
penyerang tunggal. Komposisi ini mampu menembus pertahanan Amerika
Serikat.
Kemenangan Belgia juga diraih di antaranya karena
blunder yang dilakukan kiper Amerika Serikat, Matt Freese. Pada menit
ke-57 tepatnya, dalam sebuah serangan Belgia, Matt Freese berhasil
menguasai bola dengan keluar dari pertahanannya. Saat itu, dia
mengamankan bola yang dalam penguasaan penyerang Belgia, Charles De
Ketelaere.
Namun, Matt Freese tampak tidak menguasai dengan baik
bola di kakinya. Dalam tekanan Charles De Ketelaere yang berada di
belakangnya, bola justru dia arahkan ke tengah dan di sana sudah ada
Hans Vanaken, yang langsung melepaskan tembakan Jarak jauh. Posisi Matt
Freese sudah tidak mungkin lagi mengejarnya. Bola sebenarnya mengarah ke
arah bek Timnas AS Tim Ream, tapi tembakan Hans Vanaken tampak sangat
keras yang membuat bola melewati kapten Amerika Tersebut hingga masuk ke
gawang.
Situasi tersebut semakin membuat Amerika Serikat dalam
tekanan. Harapan untuk mendapatkan gol kedua untuk menyamakan kedudukan
malah mereka yang justru dalam posisi tertinggal dua gol. Rumitnya
situasi Amerika Serikat ditambah lagi dengan keputusan Mauricio
Pochettino yang menarik pemain bintangnya, Christian Pulisic.
Di
sisi lain, Belgia justru menurunkan pemain bintang lainnya yaitu Romelu
Lukaku. Penyerang tinggi besar ini masuk pada menit ke-67 menggantikan
Charles De Ketelaere. Pada menit ini pula, Rudi Garcia baru menurunkan
penyerang sayap mereka, Jeremy Doku.
Romelu Lukaku berhasil
mencetak gol di menit ke-90+ setelah memanfaatkan kesalahan bek Amerika
Serikat. Setelah menguasai bola, dia melepaskan tembakan yang membuat
gawang Amerika Serikat kembali kemasukan gol. Belgia menang 4-1. Amerika
Serikat akhirnya harus terlempar dari Piala Dunia 2026 ini. Dengan
demikian, mereka menyusul Meksiko dan Kanada yang juga sudah terlempar,
sama-sama hanya sampai di 16 besar.
AMERIKA SERIKAT 1-4 BELGIA
Waktu: Senin, 6 Juli
Tempat: Seattle Stadium
Wasit: Adham Makhadamah (Yordania)
Gol: 0-1 Charles De Ketelaere 9', 1-1 Malik Tillman 31', 1-2 Charles De Ketelaere 33', 1-3 Hans Vanaken 57', 1-4 Romelu Lukaku 90+'
Susunan Pemain
Amerika Serikat (4-3-3):
24-Matt Freese; 16-Alex Freeman, 3-Chris Richards, 13-Team Ream,
5-Antonee Robinson; 8-Wiston McKennie, 4-Tyler Adams, 17-Malik Tilman;
2-Sergino Dest, 20-Folarin Balogun, 10-Christian Pulisic
Pelatih: Mauricio Pochettino
Belgia (4-2-3-1):
1-Thibaut Courtois; 21-Timothy Castagne, 25-Nathan Ngoy, 4-Brandon
Mechele, 5-Maxime de Cuyper; 23-Nicolas Raskin, 24-Amadou Onana; 14-Dodi
Lukebakio, 8-Youri Tielemans, 10-Leandro Trossasrd; 17-Charles de
Ketelaere
Pelatih: Rudi Garcia
























