Cari Blog Ini

Sabtu, 22 Agustus 2026

Kualifikasi F1 GP Belanda 2026: Norris Rebut Pole Position


 

SPORT.DETIK.COM Zandvoort - Juara bertahan Lando Norris merebut pole position dalam kualifikasi Formula 1 GP Belanda 2026. Pebalap McLaren itu mengungguli pebalap Mercedes yang juga kompatriotnya, George Russell.

Dalam sesi yang berlangsung di Zandvoort, Sabtu (22/8), Norris menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 11,163 detik. Russell, yang sukses memenangkan sprint race beberapa jam sebelumnya, harus puas di grid kedua dengan catatan waktu 1 menit 11,265 detik.

"Jujur saja, saya agak terkejut. Itu putaran yang bagus; saya memacu mobil dengan maksimal karena Anda bisa melihat betapa ketat persaingannya-selisih 0,01-0,02 detik saja bisa membuat perbedaan besar pada akhirnya," ujar Norris, dikutip BBC.

"Ini adalah peningkatan performa yang baik dibanding tadi pagi, saat kami sempat agak kesulitan. Kami benar-benar merasa sangat kuat. Tim telah bekerja dengan baik, jadi apresiasi patut diberikan kepada mereka atas upaya memaksimalkan potensi mobil, dan hal itu sangat membantu saya hari ini."

"Di sirkuit seperti Zandvoort, Anda butuh kepercayaan diri yang tinggi terhadap mobil dan keinginan untuk memacu mobil dengan agresif. Saya merasa bisa melakukan hal itu lebih baik hari ini dan hasilnya memuaskan. Saya menantikan balapan besok. Ini selalu menjadi salah satu ajang terbaik. Semoga kami bisa menyuguhkan tontonan yang menarik," tegas Norris.

Rekan setim Russell, yakni Kimi Antonelli berada di urutan ketiga dengan catatan waktu 1 menit 11,296 detik. Oscar Piastri dari McLaren menempati posisi empat dengan catatan waktu 1 menit 11,305 detik.

Duo Ferrari, yakni Lewis Hamilton dan Charles Leclerc secara berurutan mengisi grid lima dan enam. Hamilton membukukan waktu 1 menit 11,494 detik, sedangkan Leclerc lebih lambat 0,064 detik di belakang rekan setimnya.

Max Verstappen, Liam Lawson, Gabriel Bortoleto, dan Arvid Lindblad melengkapi 10 besar. Balapan utama GP Belanda akan digelar Minggu (23/8) pukul 20.00 WIB.

Hasil Kualifikasi F1 GP Belanda 2026

Pos Driver Nat.Team Q1Q2Q3
1Lando NorrisGBRMcLaren Mastercard F1 Team1m12.695s1m11.628s1m11.163s
2George RussellGBRMercedes AMG Petronas F1 Team1m12.924s1m11.959s1m11.265s
3Kimi AntonelliITAMercedes AMG Petronas F1 Team1m13.022s1m11.915s1m11.296s
4Oscar PiastriAUSMcLaren Mastercard F1 Team1m12.610s1m11.641s1m11.305s
5Lewis HamiltonGBRScuderia Ferrari HP1m12.673s1m11.970s1m11.494s
6Charles LeclercMONScuderia Ferrari HP1m13.064s1m11.910s1m11.558s
7Max VerstappenNEDOracle Red Bull Racing1m13.290s1m11.874s1m11.618s
8Liam LawsonNZLOracle Red Bull Racing1m13.392s1m12.301s1m11.733s
9Gabriel BortoletoBRAAudi Revolut F1 Team1m13.142s1m12.433s1m12.079s
10Arvid LindbladGBRVisa Cash App Racing Bulls F1 Team1m13.074s1m12.525s1m12.185s
11Pierre GaslyFRABWT Alpine F1 Team1m13.115s1m12.616s
12Yuki TsunodaJAPRacing Bulls1m13.085s1m12.627s
13Nico HulkenbergGERAudi Revolut F1 Team1m13.188s1m12.797s
14Franco ColapintoARGBWT Alpine F1 Team1m13.322s1m12.800s
15Esteban OconFRATGR Haas F1 Team1m13.544s1m13.137s
16Alex AlbonTHAAtlassian Williams F1 Team1m13.552s1m13.182s
17Carlos SainzESPAtlassian Williams F1 Team1m13.574s

18Fernando AlonsoESPAston Martin Aramco F1 Team1m13.650s

19Lance StrollCANAston Martin Aramco F1 Team1m13.818s

20Oliver BearmanGBRTGR Haas F1 Team1m13.826s

21Valtteri BottasFINCadillac F1 Team1m14.371s

22Sergio PerezMEXCadillac F1 Team1m14.600s



sumber : https://sport.detik.com/f1/d-8630573/kualifikasi-f1-gp-belanda-2026-norris-rebut-pole-position
































































































































































Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Perkuat Pengendalian Karhutla Kalteng dari Pemadaman hingga Pencegahan


 

Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Langkah mitigasi dilakukan secara intensif untuk menghentikan perluasan kebakaran sekaligus mencegah munculnya titik api baru.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu, 22 Agustus 2026, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menerima laporan mengenai kondisi dan kebutuhan penanganan karhutla saat memimpin rapat di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalimantan Tengah, Palangka Raya.

“Dalam rapat di Posko Aju Penanganan Karhutla Kalteng, Palangka Raya, Sabtu, 22 Agustus 2026, Presiden menerima laporan kebutuhan di lapangan dan memastikan dukungan pemerintah terus diperkuat,” ujar Seskab Teddy.

Untuk memperkuat operasi pemadaman, pemerintah akan menambah empat helikopter water bombing pada Minggu, 23 Agustus 2026. Selain itu, dukungan kendaraan pemadam serta sarana untuk memastikan ketersediaan air di lokasi kebakaran juga terus ditingkatkan.

“4 helikopter water bombing akan ditambahkan besok untuk memperkuat operasi pemadaman,” kata Seskab Teddy.

“Mobil pemadam disiapkan untuk mendukung penanganan kebakaran di lapangan. Penyediaan pompa, pipa-pipa air, dan mesin bor air terus dipenuhi untuk memperkuat suplai air bagi operasi pemadaman,” lanjutnya.

Selain penanganan titik api yang telah muncul, pemerintah juga menempatkan langkah pencegahan sebagai bagian penting dalam pengendalian karhutla. Kesiapsiagaan seluruh unsur di lapangan terus diperkuat untuk mencegah kebakaran meluas maupun munculnya titik api baru.

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan, luas karhutla di Kalimantan Tengah sepanjang 1 Januari hingga 1 Agustus 2026 tercatat 7.634,46 hektare. Luasan tersebut lebih rendah dibandingkan sejumlah tahun sebelumnya seiring dengan penguatan kesiapsiagaan dan langkah mitigasi yang dilakukan pemerintah.

“Angka ini lebih rendah dibandingkan luas karhutla pada sejumlah tahun sebelumnya berkat kesiapsiagaan yang terus diperkuat,” ungkap Seskab Teddy.

Presiden Prabowo optimistis kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah dapat segera dikendalikan. Pemerintah, menurut Seskab, akan terus memperkuat langkah penanganan di lapangan dan pada saat yang sama memastikan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara sengaja.

“Presiden optimistis karhutla dapat segera dikendalikan. Pemerintah akan terus memperkuat penanganan di lapangan sekaligus menindak sesuai hukum apabila ditemukan pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran,” tutur Seskab Teddy.

 

 

sumber :  https://presidenri.go.id/berita-lainnya/presiden-prabowo-perkuat-pengendalian-karhutla-kalteng-dari-pemadaman-hingga-pencegahan/

Baca Terusannya »»  

Hasil Sprint Race F1 GP Belanda 2026: Russell Menang Ungguli Leclerc


 

SPORT.DETIK.COM Zandvoort - George Russell memenangi Sprint Race Formula 1 GP Belanda 2026. Russel mengungguli Charles Leclerc dan Lando Norris.

Sprint Race Formula 1 GP Belanda 2026 berlangsung di Sirkuit Zandvoort, Sabtu (22/8/2026). George Russel yang start terdepan mampu dengan baik mempertahankan posisinya.

Russell dengan nyaman memimpin sprint race. Pebalap Mercedes ini mampu meraih podium pertama Sprint race F1 GP Belanda 2026.

Charles Leclerc menempati peringkat kedua. Pebalap Ferrari ini mengamankan posisi kedua setelah mampu menyalip Lando Norris.

Norris harus puas finis di peringkat ketiga. Peringkat keempat ditempati oleh rekan satu tim Russell, Andrea Antonelli.

Antonelli gagal menyalip Norris meski beberapa kali memberikan tekanan. Lima besar dilengkapi oleh Oscar Piastri.

Max Verstappen mengakhiri sprint race di posisi keenam. Ia gagal naik podium pada sprint race yang berlangsung di negaranya sendiri. Lewis Hamilton tepat di belakang Verstappen pada urutan ketujuh.

Kemenangan di sprint race Belanda bikin Russell memangkas jarak dengan Hamilton di klasemen pebalap. Pria asal Inggris tersebut kini mengumpulkan 168 di posisi ketiga.

Russell hanya tertinggal tiga angka dari rekan senegaranya tersebut di urutan kedua. Puncak klasemen masih dikuasai oleh Antonelli dengan 224 poin.

 

 Hasil Sprint Race F1 GP Belanda 2026

PosPebalapTimLaps
1George RussellMercedes AMG Petronas F1 Team24 laps
2Charles LeclercScuderia Ferrari HP+1.3s
3Lando NorrisMcLaren Mastercard F1 Team+5.196s
4Andrea Kimi AntonelliMercedes AMG Petronas F1 Team+5.5s
5Oscar PiastriMcLaren Mastercard F1 Team+10.185s
6Max VerstappenOracle Red Bull Racing+10.529s
7Lewis HamiltonScuderia Ferrari HP+12.188s
8Pierre GaslyBWT Alpine F1 Team+42.510s
9Gabriel BortoletoAudi Revolut F1 Team+44.437s
10Arvid LindbladRacing Bulls+44.971s
11Liam LawsonOracle Red Bull Racing+47.471s
12Franco ColapintoBWT Alpine F1 Team+54.466s
13Yuki TsunodaRacing Bulls+56.483s
14Esteban OconTGR Haas F1 Team+66.098s
15Ollie BearmanTGR Haas F1 Team+66.588s
16Alex AlbonAtlassian Williams F1 Team+74.632s
17Lance StrollAston Martin Aramco F1 Team+74.650s
18Fernando AlonsoAston Martin Aramco F1 Team+75.284s
19Valtteri BottasCadillac F1 Team1 lap
20Carlos SainzAtlassian Williams F1 Team1 lap
21Sergio PerezCadillac F1 Team3 laps
22Nico HulkenbergAudi Revolut F1 Team17 laps

 

 

sumber : https://sport.detik.com/f1/d-8630277/hasil-sprint-race-f1-gp-belanda-2026-russell-menang-ungguli-leclerc

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Optimistis Karhutla Segera Terkendali, Kebutuhan Penanganan Terus Dipenuhi


 

Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah terus memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan. Pemerintah memprioritaskan langkah mitigasi untuk menghentikan perluasan kebakaran sekaligus mencegah munculnya titik-titik api baru.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam keterangan pers usai menggelar rapat bersama jajaran terkait di Posko Aju Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah yang berada di kawasan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

“Saya sudah lihat situasi kita ikuti terus. Kita ambil langkah-langkah ya, mitigasi, yang penting kita segera hentikan perluasan penambahan titik api. Alhamdulillah ini berjalan terus,” ujar Presiden kepada awak media.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan langsung dari jajaran terkait mengenai perkembangan situasi di lapangan, termasuk berbagai kebutuhan untuk memperkuat operasi penanganan karhutla. Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya memenuhi kebutuhan tersebut agar penanganan dapat berjalan secara optimal.

“Semua pejabat melaporkan kebutuhan-kebutuhannya, kita berusaha penuhi. Tiap hari kita tambahkan helikopter-helikopter, alat-alat, mesin bor untuk air, semua perlengkapan kita penuhi lah,” ungkap Presiden.

Presiden Prabowo pun menyampaikan optimismenya bahwa kebakaran hutan dan lahan dapat segera dikendalikan. Keyakinan tersebut didasarkan pada pengalaman Indonesia dalam menghadapi karhutla pada tahun-tahun sebelumnya dengan kondisi yang bahkan lebih berat.

“Jadi saya berharap kita segera bisa kendalikan. Dan kalau kita lihat sejarah tahun-tahun, berapa tahun-tahun yang dulu sangat lebih parah kita mampu atasi. Jadi saya percaya ini segera kita atasi,” tegas Kepala Negara.

Selain memastikan penguatan operasi pemadaman dan pemenuhan kebutuhan di lapangan, Presiden Prabowo memberikan perhatian terhadap kemungkinan adanya pembakaran hutan dan lahan yang dilakukan secara sengaja oleh korporasi. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran dan terbukti secara hukum.

“Harus kita tindak ya, akan kita tindak. Kalau benar-benar terbukti, ya kita tindak. Kita akan tindak sesuai dengan hukum dan peraturan,” tegas Presiden.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penanganan karhutla dilakukan pemerintah melalui dua langkah secara bersamaan, yakni memperkuat upaya pengendalian kebakaran di lapangan sekaligus memastikan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara sengaja.

sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-optimistis-karhutla-segera-terkendali-kebutuhan-penanganan-terus-dipenuhi/

 

Baca Terusannya »»  

Dari Kalimantan Barat ke Kalimantan Tengah, Presiden Prabowo Lanjutkan Penguatan Penanganan Karhutla


 

Usai meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Kalimantan Tengah, pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Setibanya di Palangka Raya, Kepala Negara kembali memimpin rapat bersama jajaran terkait di Posko Aju Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah yang berada di kawasan Bandara Tjilik Riwut.

Mengawali rapat, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa sejumlah unsur pemerintah pusat dan daerah telah hadir untuk memberikan laporan langsung kepada Presiden mengenai perkembangan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

“Hari ini, Sabtu 22 Agustus 2026, setelah tadi dari posko di Kalimantan Barat, di sini di Posko Aju, Kalimantan Tengah, Palangka Raya, telah hadir beberapa menteri, Kepala Staf Angkatan Darat, Wakapolri, Gubernur, Pangdam, dan Kapolda Kalimantan Tengah. Selanjutnya, Kepala BPBD Kalimantan Tengah akan menjelaskan kepada Bapak Presiden terkait perkembangan karhutla di Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Seskab Teddy.

Dalam laporannya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Toyib menyampaikan bahwa sepanjang 1 Januari hingga 22 Agustus 2026 tercatat 19.992 titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Tengah. Pada periode yang sama, sebanyak 1.639 kejadian karhutla dilaporkan dengan luas lahan yang telah ditangani mencapai 4.499,21 hektare.

“Data ini berdasarkan laporan harian dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah yang setiap hari kami himpun di Pusdalops Satgas Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Ahmad Toyib.

Sementara berdasarkan analisis satelit Kementerian Kehutanan, luas karhutla di Kalimantan Tengah tercatat mencapai 7.634,46 hektare atau berada pada urutan kesembilan secara nasional. Sebanyak 13 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah juga telah menetapkan status siaga darurat bencana karhutla.

Untuk memperkuat penanganan di lapangan, Satgas Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah telah melibatkan sekitar 10.700 personel. Mereka berasal dari berbagai unsur, antara lain BPBD, Dinas Kehutanan, pemadam kebakaran, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, serta berbagai potensi masyarakat lainnya.

Ahmad Toyib turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat dalam penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Dukungan tersebut, menurutnya, antara lain diberikan melalui supervisi langsung sejumlah kementerian dan lembaga hingga bantuan sarana dan prasarana untuk operasi pemadaman.

“Ucapan terima kasih yang tak terhingga kami sampaikan kepada Bapak Presiden yang melalui kementerian teknis juga telah memberikan supervisi penanggulangan karhutla kepada Provinsi Kalimantan Tengah, yakni dengan kunjungan Kepala BNPB, Bapak Menko Polkam, Bapak Menhut, dan Bapak Wamenko bidang Pangan yang sudah memberikan supervisi dan arahan kepada kami dalam pelaksanaan penanggulangan karhutla sampai dengan hari ini,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo turut menggali secara langsung kebutuhan tambahan di lapangan. Saat ditanya mengenai dukungan helikopter water bombing, Ahmad Toyib menyampaikan bahwa empat unit telah beroperasi dan tambahan armada masih dibutuhkan untuk meningkatkan efektivitas pemadaman.

“Mohon izin penambahan kalau bisa 2 sampai 3 unit lagi Bapak Presiden,” ujar Ahmad Toyib.

Presiden Prabowo juga menanyakan kebutuhan pompa air untuk memperkuat operasi pemadaman darat. Menjawab pertanyaan Kepala Negara tersebut, Ahmad Toyib menyebut Kalimantan Tengah masih membutuhkan tambahan dalam jumlah cukup besar sekitar 100 sampai 200 unit.

Mendengar kebutuhan tersebut, Presiden Prabowo langsung mengambil langkah untuk menindaklanjutinya, termasuk dengan melakukan komunikasi melalui sambungan telepon di tengah rapat. Langkah tersebut menunjukkan perhatian Kepala Negara untuk memastikan kebutuhan personel dan peralatan di lapangan dapat segera dipenuhi guna mempercepat pengendalian karhutla.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo juga terhubung melalui konferensi video dengan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Melalui sambungan tersebut, Kepala Negara menerima laporan langsung dari Gubernur Kalimantan Selatan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terkait perkembangan situasi serta upaya penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Selatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan berjalan secara terpadu dan terkoordinasi.

 

sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/dari-kalimantan-barat-ke-kalimantan-tengah-presiden-prabowo-lanjutkan-penguatan-penanganan-karhutla/

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal


 

Usai memimpin rapat terbatas terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pangkalan TNI AU Supadio, Presiden Prabowo Subianto langsung bergerak menuju salah satu lokasi terdampak kebakaran di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya pemadaman berjalan optimal.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo tampak berjalan menyusuri lahan yang terbakar. Kepala Negara melihat dari dekat kondisi area terdampak serta proses penanganan kebakaran yang tengah dilakukan oleh petugas gabungan.

Di tengah peninjauan, Presiden Prabowo turut memberikan arahan kepada para menteri dan jajaran terkait yang mendampinginya. Kepala Negara menekankan pentingnya penanganan karhutla dilakukan secara cepat dan terkoordinasi agar api dapat segera dikendalikan serta tidak meluas ke wilayah lainnya.

Presiden Prabowo juga menghampiri dan menyapa para petugas yang tengah bertugas melakukan proses pemadaman. Kehadiran Kepala Negara di tengah para petugas menjadi bentuk perhatian terhadap kerja keras seluruh unsur yang terlibat langsung dalam pengendalian kebakaran di lapangan.

Tidak hanya berinteraksi dengan para petugas, Presiden Prabowo turut menyapa sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi. Interaksi tersebut menjadi bagian dari peninjauan Kepala Negara untuk melihat secara langsung situasi masyarakat di wilayah terdampak karhutla.

Dengan turun langsung ke lokasi kebakaran, Presiden Prabowo ingin memastikan arahan dan strategi penanganan karhutla dapat diterapkan secara efektif di lapangan. Pemerintah juga terus mengerahkan berbagai upaya untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

 

sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-susuri-lahan-terbakar-di-kubu-raya-pastikan-penanganan-karhutla-berjalan-optimal/

Baca Terusannya »»  

Tiba di Kalimantan Barat, Presiden Prabowo Langsung Pimpin Rapat Penanganan Karhutla


 

Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Setibanya di Kalimantan Barat, Kepala Negara langsung menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri, pimpinan lembaga, serta jajaran pemerintah daerah untuk mendapatkan gambaran terkini mengenai situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Mengawali rapat, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melaporkan bahwa sejumlah pimpinan kementerian/lembaga dari pemerintah pusat serta unsur pemerintah daerah telah hadir untuk mengikuti rapat penanganan karhutla tersebut.

“Pada hari ini, Sabtu 22 Agustus 2026, telah hadir 8 pimpinan kementerian/lembaga dari pusat, kemudian 10 pimpinan pemerintah daerah, gubernur, kapolda, pangdam, Basarnas, BMKG, BNPD dari Daerah, di Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan. Saat ini kita berada di Pontianak, Kalimantan Barat,” ujar Seskab Teddy.

Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kedatangannya ke Kalimantan Barat bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi nyata di lapangan sekaligus memperoleh laporan mengenai situasi terkini. “Saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata. Sekarang saya minta siapa yang bisa kasih saya presentasi tentang situasi,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam pemaparan situasi terkini, Tenaga Ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Brigjen TNI (Purn.) Asrianus Bulo menyampaikan hasil pemantauan titik panas atau hotspot selama 24 jam berdasarkan pantauan satelit. Dari pemantauan tersebut, terdeteksi 198 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di wilayah Kalimantan Barat.

Selain itu, Bulo melaporkan terdapat 3.100 hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah dan 406 dengan tingkat kepercayaan rendah. Menurutnya, sebaran titik panas tersebut terutama berada di sejumlah kabupaten di bagian selatan dan timur Kalimantan Barat.

“Kami laporkan bahwa titik hotspot ini didominasi di wilayah Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Kayong Utara di wilayah sektor Selatan. Kemudian di wilayah timur juga Kabupaten Sanggau, Sintang, dan Sambas,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut turut disampaikan prakiraan potensi hujan di Kalimantan Barat. Berdasarkan pemantauan, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan berpotensi terjadi terutama di wilayah timur Kalimantan Barat pada periode 21 hingga 27 Agustus 2026.

Pemerintah sebelumnya juga telah melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada 11 hingga 18 Agustus 2026. Operasi tersebut sempat dihentikan karena tidak terdapat potensi awan yang memadai.

“Kemudian kami sudah rapat dengan BMKG bahwa potensi awal akan terjadi pada tanggal 23-27 sehingga kami akan melaksanakan operasi modifikasi cuaca,” tutur Bulo.

Rapat tersebut menjadi langkah awal Presiden Prabowo dalam kunjungannya ke Kalimantan Barat untuk melihat langsung situasi karhutla sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan secara terkoordinasi. Kehadiran jajaran pemerintah pusat dan daerah dalam satu posko juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah terdampak.

 

sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/tiba-di-kalimantan-barat-presiden-prabowo-langsung-pimpin-rapat-penanganan-karhutla/

Baca Terusannya »»  

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 22 Agustus 2026

 

 

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana pada periode pelaporan Kamis hingga Jumat, 20–21 Agustus 2026. Sejumlah kejadian yang dilaporkan didominasi oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di sisi lain juga terdapat laporan kejadian cuaca ekstrem dan kekeringan.

Karhutla pertama dilaporkan terjadi di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Kebakaran terjadi di tiga wilayah, yaitu Desa Sawagumu, Distrik Sorong Utara; Desa Klasabi, Distrik Sorong Manoi; dan Desa Klabala, Distrik Sorong Kota.

Di Desa Sawagumu, kebakaran terjadi pada Rabu (19/8) dan menghanguskan sekitar 5 hektare lahan. Faktor kekeringan, angin kencang, dan kondisi lahan gambut menyebabkan api cepat membesar dan menyebar. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Sorong, bersama tim gabungan serta relawan melakukan pemadaman darat. Berdasarkan laporan di lapangan, api berhasil dipadamkan pada Jumat (21/8). Sementara itu, kebakaran di Desa Klasabi menghanguskan sekitar 1 hektare lahan dan berhasil dipadamkan kurang lebih selama dua jam oleh tim gabungan pada Jumat (21/8). Kemudian di Desa Klabala, sekitar 5 hektare lahan terbakar dan api berhasil dipadamkan dengan dilanjutkan proses pendinginan. Tidak ada korban jiwa dari ketiga kejadian tersebut.

Selanjutnya, karhutla terjadi di Kabupaten Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan. Kebakaran terjadi di Desa Buttu Batu, Kecamatan Enrekang, dengan luas lahan terbakar sekitar 10 hektare. Kebakaran diduga dipicu aktivitas warga yang membuang puntung rokok sembarangan. Kondisi medan yang curam turut menjadi tantangan dalam proses pemadaman. BPBD Kabupaten Enrekang bersama Damkar, TNI, Polri, dan masyarakat melakukan pemadaman menggunakan mobil tangki dan selang air serta pendinginan. Api berhasil dipadamkan pada Jumat (21/8) pukul 01.30 WITA. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

Sementara itu, karhutla terjadi di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kebakaran terjadi pada Kamis (20/8) pukul 17.30 WIB di Desa Sembalun Timba Gading, Kecamatan Sembalun, dengan luas lahan terbakar sekitar 10 hektare. BPBD Kabupaten Lombok Timur melakukan pemadaman darat menggunakan selang air yang dilanjutkan dengan proses pendinginan lahan. Hingga Jumat (21/8), api telah berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan terkendali. Penanganan dilaporkan telah selesai pada pukul 21.40 WITA.

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan. Kebakaran melanda empat kecamatan, yaitu Kecamatan Lembang (Desa Taddakong), Lanrisang (Desa Amassangang), Watang Sawitto (Desa Sabbang Paru dan Kelurahan Bentengnge), dan Mattiro Bulu (Desa Makkawaru), dengan luas lahan terbakar sekitar 5 hektare. BPBD Kabupaten Pinrang bersama TNI, Polri, Damkar, masyarakat, dan pemerintah setempat melakukan pemadaman darat menggunakan satu unit mobil damkar. Pada Jumat (21/8), api telah berhasil dipadamkan.

Di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, karhutla dilaporkan terjadi pada Jumat (21/8) pukul 11.30 WIB di Desa Kelarik Air Mali, Kecamatan Bunguran Utara. Luas lahan yang terbakar sekitar 4 hektare. BPBD Kabupaten Natuna bersama tim gabungan melakukan pemadaman dengan dukungan sejumlah peralatan pemadam. Dilaporkan api telah berhasil dipadamkan pada hari yang sama.

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah, sejak Selasa (18/8). Kebakaran melanda Desa Longge di Kecamatan Ampana Tete, Kelurahan Malotong di Kecamatan Ampana, dan Desa Tampanombo di Kecamatan Ulubongka dengan total luas lahan terbakar sekitar 54 hektare dengan rincian 50 hektare di Desa Longge serta masing-masing 2 hektare di Kelurahan Malotong dan Desa Tampanombo. TRC BPBD bersama tim gabungan mengerahkan sejumlah armada dan peralatan pemadaman darat. Hingga Jumat (21/8), titik api di Desa Tampanombo masih dalam pemantauan dan belum sepenuhnya padam. 

Sebelumnya, karhutla juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kebakaran melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Manggar (Desa Lalang dan Padang), Kecamatan Damar (Desa Sukamandi), dan Renggiang (Desa Lintang dan Lenggang) dengan total lahan terbakar sekitar 3,8 hektare. BPBD Kabupaten Belitung Timur mengerahkan personel dan peralatan pemadaman untuk melakukan pemadaman serta pendinginan. Api berhasil dipadamkan pada hari yang sama dan pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kebakaran kembali.

Di samping itu, fenomena cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang melanda Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat pada Kamis (20/8) sekitar pukul 17.15 WIB di Kecamatan Parakansalak. Kejadian berdampak pada tiga desa, yaitu Bojongasih, Lebaksari, dan Bojonglongok. Sebanyak sembilan kepala keluarga atau 24 jiwa terdampak serta sembilan unit rumah mengalami kerusakan ringan. BPBD Kabupaten Sukabumi bersama unsur terkait melakukan asesmen dan penanganan di lokasi terdampak.

Di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, peristiwa kekeringan melanda sembilan desa yang tersebar di Kecamatan Mepanga (Desa Kotaraya Induk, Kotaraya Barat, Kotaraya Timur, Kotaraya Selatan, Kotaraya Tenggara, Kayu Agung dan Ogotion), Bolano Lambunu (Desa Anutapu), dan Tomini (Desa Ambesia Barat). Kondisi tersebut dipicu tidak adanya curah hujan dan berdampak terhadap sekitar 1.400 hektare lahan sawah. BPBD Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan asesmen, kaji cepat, serta berkoordinasi dengan aparat desa dan masyarakat. Hingga Jumat (21/8), kekeringan masih berlangsung dengan debit sumber air utama di Desa Kayu Agung yang hanya sekitar 25 persen dari kondisi normal.

Operasi Darat dan Udara dalam Penanganan Karhutla Kalsel

Penanganan karhutla di Pulau Kalimantan terus menjadi prioritas pemerintah, termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Hingga Jumat (21/8), terdeteksi kejadian karhutla di sembilan wilayah, yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tapin, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Balangan.

Berdasarkan pemantauan tim Direktorat Penanganan Darurat Wilayah III BNPB, terdeteksi 53 titik api (FS) dengan estimasi luasan lahan terbakar sekitar 595 hektare. Wilayah dengan estimasi luasan terbesar berada di Kabupaten Banjar sekitar 174 hektare, Kabupaten Tanah Laut 107 hektare, Kabupaten Barito Kuala 96 hektare, dan Kabupaten Tapin 85 hektare.

Adapun rincian sebaran titik api dan estimasi luasan lahan pada sembilan wilayah yang berada pada zona wilayah risiko tinggi meliputi:

  • Kota Banjarbaru: terdeteksi 11 FS dengan luasan 77 Ha 
  • Kabupaten Banjar: terdeteksi 13 FS dengan luasan 174 Ha  
  • Kabupaten Barito Kuala: terdeteksi 4 FS dengan luasan 96 Ha  
  • Kabupaten Tapin: terdeteksi 6 FS dengan luasan 85 Ha  
  • Kabupaten Tanah Bumbu: terdeteksi 3 FS dengan luasan 4 Ha 
  • Kabupaten Tanah Laut: terdeteksi 7 FS dengan luasan 107 Ha 

Sedangkan wilayah dengan zona sedang dan rendah, sebagai berikut.

  • Kabupaten Hulu Sungai Selatan: terdeteksi 7 FS dengan luasan 50 Ha
  • Kabupaten Hulu Sungai Tengah: terdeteksi 1 FS dengan luasan 1 Ha 
  • Kabupaten Balangan: terdeteksi 1 FS dengan luasan 1 Ha  

Operasi darat terus dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan sekitar 387 personel yang terdiri dari BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat. Penanganan dilakukan di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Kabupaten Tapin, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Selatan, Tanah Laut, Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Barito Kuala. Pemadaman darat didukung sejumlah armada dan peralatan seperti mobil tangki air, pompa jinjing dan pompa induk, suplai air, tanki fleksibel, alat penyemprot, kepyok, garu tajam, serta motor trail karhutla.

Di Kabupaten Banjar, pemadaman dilakukan di Kecamatan Gambut, Beruntung Baru, dan Karang Intan dengan luas area terbakar sekitar 31,5 hektare. Hingga Jumat (21/8), sekitar 7,5 hektare telah berhasil dipadamkan. Di Kota Banjarbaru, pemadaman dilakukan di Kecamatan Banjarbaru Selatan, Liang Anggang, Landasan Ulin dan Cempaka dengan luas area terbakar sekitar 7 hektare dan berhasil dipadamkan 3,5 hektare. Di Kabupaten Tapin, pemadaman dilakukan di Kecamatan Tapin Utara dan Tapin Tengah dengan luas area terbakar 5 hektare dan berhasil dipadamkan sekitar 1,5 hektare. Sedangkan di Kabupaten Tanah Bumbu, luas area terbakar di Kecamatan Batulicin seluas 4 hektare dan berhasil dipadamkan 2 hektare. 

Selanjutnya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, pemadaman dilakukan di Kecamatan Kandangan, Daha Selatan dan Kalumpang dengan luas area terbakar 8,6 hektare dan 3,3 hektare berhasil dipadamkan. Di Kabupaten Tanah Laut, penanganan dilakukan di Kecamatan Pelaihari, Tambang Ulang, Takisung, dan Bati-Bati dengan luas terbakar sekitar 67 hektare dan sekitar 11 hektare telah berhasil dipadamkan. DI Kabupaten Hulu Sungai Utara, luas area terbakar di Kecamatan Amuntai seluas 1 hektare lahan dan berhasil dipadamkan. 

Sementara di Kabupaten Balangan, luas area terbakar 1 hektare di Kecamatan Batumandi dan berhasil dipadamkan. Terakhir di Kabupaten Barito Kuala, luas area terbakar 1,5 hektare di Kecamatan Marabahan dan juga berhasil dipadamkan. 

Selain operasi darat, BNPB memperkuat penanganan melalui operasi udara. Armada yang disiagakan di Lanud Sjamsudin Noor terdiri dari dua unit patroli udara dan tiga unit helikopter water bombing.

Patroli udara menggunakan helikopter Bell 206 Reg. PK-IWF dan pesawat Cessna Caravan C208 Reg. PK-SNK dengan waktu terbang 4 jam 35 menit dan menemukan 29 titik api dengan estimasi luasan lahan terbakar sekitar 536 hektare.

Sementara itu, operasi water-bombing menggunakan tiga helikopter. Helikopter AS 322C1 Super Puma Reg. PK-DAN melaksanakan 245 kali penjatuhan air dengan total sekitar 980.000 liter, helikopter MI8-AMT Reg. RA-22834 melakukan 57 kali penjatuhan air dengan total sekitar 228.000 liter, sedangkan helikopter Sikorsky Black Hawk Reg. N711BF melakukan 82 kali penjatuhan air dengan total sekitar 328.000 liter.

Operasi udara tersebut diprioritaskan untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses melalui jalur darat, terutama wilayah yang mendekati permukiman masyarakat dan kawasan Ring 1 Bandara Sjamsudin Noor Banjarbaru. Sementara operasi darat tetap dimaksimalkan pada lokasi yang berada di area IUP/HGU.

Penanganan karhutla di Kalsel masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain angin kencang yang mempercepat perluasan api, akses menuju titik api yang sulit, keterbatasan sumber air, serta keberadaan sejumlah titik api di wilayah pertambangan dan perkebunan yang tidak dapat dijangkau operasi water bombing.

BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus mengoptimalkan operasi darat dan udara untuk mengendalikan karhutla. Pengoperasian helikopter akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, sedangkan operasi modifikasi cuaca dilakukan berdasarkan pemantauan potensi pertumbuhan awan hujan bersama BMKG.

BNPB mengimbau pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan, pemantauan, deteksi dini, serta memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pemadaman. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan aktivitas pembakaran di wilayah yang rawan terbakar. Apabila menemukan kejadian kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkan kepada otoritas setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif.

 

 

Sumber : https://www.bnpb.go.id/berita/perkembangan-situasi-dan-penanganan-bencana-di-tanah-air-22-agustus-2026 

 

 

 

 

Baca Terusannya »»  

Mitigasi Risiko Kemarau, Kemenhut Bergerak Cepat Selamatkan dan Translokasikan Orangutan di Kalimantan Barat

 

Pontianak,  Memastikan keselamatan satwa dilindungi dari dampak puncak musim kemarau dan potensi gangguan habitat, Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat merespons cepat laporan masyarakat dengan melakukan evakuasi dan pemindahan (translokasi) tiga individu orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) di Kabupaten Ketapang.

Tim gabungan yang terdiri dari BKSDA Kalimantan Barat, Balai Taman Nasional Gunung Palung (TNGP), dan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) melangsungkan aksi penyelamatan di Desa Tanjung Pura, Kecamatan Muara Pawan, pada Jumat (21/8/2026). Ketiga orangutan tersebut terdiri dari satu induk betina (Mamak Yuni, ±18 tahun), satu anak jantan (Pura, 8–10 bulan), dan satu individu remaja betina (Yuni, ±8 tahun).

Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane menjelaskan pergerakan satwa menuju area sekitar pemukiman dan perkebunan warga terjadi akibat dinamika kondisi alam musim kemarau di sekitar koridor habitatnya. Guna mengantisipasi potensi interaksi negatif serta memastikan kesehatan satwa tetap terjaga, BKSDA Kalbar mengambil tindakan preventif dengan memindahkan orangutan ke area konservasi yang jauh lebih aman.

"Langkah evakuasi ini merupakan bentuk komitmen penanganan cepat di lapangan. Kami memastikan satwa mendapatkan perlindungan optimal di habitat alam yang luas, aman, dan memiliki ketersediaan pakan melimpah," ujarnya.

Sebelum ditranslokasikan, tim dokter hewan YIARI melangsungkan pemeriksaan medis secara menyeluruh di lokasi. Hasil pemeriksaan menyatakan ketiga orangutan berada dalam kondisi sehat, memiliki sifat liar yang alami, dan sangat siap untuk kembali hidup bebas di kawasan konservasi.

Pada Jumat malam (21/8/2026) pukul 20.30 WIB, setelah menempuh perjalanan terpadu melalui jalur darat dan sungai, ketiga orangutan berhasil dilepasliarkan di kawasan Taman Nasional Gunung Palung (Sektor Batu Barat).

Selain aksi di Ketapang, BKSDA Kalimantan Barat juga menindaklanjuti laporan warga Desa Pemangkat, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, terkait ditemukannya satu individu orangutan yang melintas di sekitar perkebunan warga pada Kamis (20/8/2026).

Petugas BKSDA Kalbar segera menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan verifikasi spasial serta memberikan pendampingan kepada pemilik kebun. Petugas mengapresiasi keaktifan masyarakat yang langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Saat ini, BKSDA Kalbar sedang menyiapkan rencana penanganan lanjutan secara terukur agar orangutan tersebut dapat dipindahkan ke kawasan hutan terdekat.

Kementerian Kehutanan terus mengimbau masyarakat untuk menjaga ketenangan dan mengedepankan koordinasi serta pelaporan berkala melalui call center BKSDA setempat apabila menemukan satwa liar yang melintas di sekitar lingkungan permukiman, demi menjaga keselamatan warga sekaligus kelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.

 

 

Sumber : https://www.kehutanan.go.id/pers/mitigasi-risiko-kemarau-kemenhut-bergerak-cepat-selamatkan-dan-translokasikan-orangutan-di-kalimantan-barat 


Baca Terusannya »»  

Sabtu Pagi Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan, Pimpin Langsung Penanganan Karhutla, Instruksikan Bergerak Cepat, Terpadu, dan Serentak

 



Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu pagi, 22 Agustus 2026. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa Kepala Negara akan meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus memimpin langsung upaya penanganannya di sejumlah wilayah Kalimantan.

“Sabtu pagi, 22 Agustus 2026, Presiden Prabowo langsung terbang menuju Kalimantan untuk mengecek dan memimpin langsung penanganan serentak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan,” ujar Seskab Teddy.

Seskab Teddy menjelaskan bahwa langkah Presiden Prabowo tersebut merupakan kelanjutan dari instruksi yang telah diberikan sehari sebelumnya. Presiden Prabowo telah memerintahkan sekaligus membagi penugasan kepada jajaran pimpinan TNI dan Polri untuk turun langsung menangani karhutla di empat provinsi terdampak di Kalimantan.

“Sehari sebelumnya, Presiden Prabowo telah menginstruksikan para pejabat utama TNI dan Polri untuk turun langsung bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat menangani karhutla di empat provinsi terdampak di Kalimantan. Pembagian tugas dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan lebih cepat, terpadu dan serentak,” ungkap Seskab Teddy.

Untuk Kalimantan Barat, Presiden Prabowo menugaskan Panglima TNI dan Kapolri. Sementara di Kalimantan Tengah, penanganan dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Wakapolri.

Adapun di Kalimantan Selatan, Presiden menugaskan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) bersama Astamaops Polri. Sedangkan di Kalimantan Timur, Wakil Panglima TNI dan Komandan Korps Brimob Polri mendapat tugas untuk turun langsung dalam penanganan karhutla.

Presiden Prabowo pun menekankan agar seluruh jajaran bergerak cepat sehingga kebakaran dapat segera ditangani dan masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.

“Presiden menginstruksikan agar penanganan karhutla dilakukan secepat dan seoptimal mungkin sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal. Presiden juga meminta setiap pelanggaran hukum yang ditemukan ditindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ucap Seskab Teddy.

Kehadiran langsung Presiden Prabowo di Kalimantan sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat pengendalian karhutla. Selain memastikan koordinasi seluruh unsur berjalan efektif, pemerintah juga menegaskan penegakan hukum terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan dalam peristiwa kebakaran hutan dan lahan.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/berita-lainnya/seskab-teddy-sabtu-pagi-presiden-prabowo-terbang-ke-kalimantan-pimpin-langsung-penanganan-karhutla-instruksikan-bergerak-cepat-terpadu-dan-serentak/ 

Baca Terusannya »»  

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Dorong Pati Tetap Kondusif


 

PATI – Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas Kabupaten Pati untuk mendukung perputaran ekonomi daerah. Pesan itu disampaikan saat menghadiri Penyaringan Undian Tabungan Berlian dalam rangka HUT ke-31 PT BPR Bank Daerah Pati di GOR Growong Lor Sport Center Juwana, Sabtu (22/8/2026).
 
Plt Bupati mengatakan stabilitas daerah menjadi bagian penting dalam menjaga aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, kondisi yang aman dan kondusif akan memberi ruang bagi pelaku usaha dan UMKM untuk terus bergerak.
 
“Kondusivitas Pati sangat berpengaruh terhadap roda ekonomi Kabupaten Pati, baik bagi pelaku usaha, UMKM, maupun upaya kita menarik investor,” kata Chandra.
 
Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Pati saat ini menjadi sorotan nasional. Karena itu, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga situasi daerah agar tetap aman dan terkendali.
 
“Pati menjadi sorotan nasional,” ujar Chandra.
 
Plt Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Pati terus berupaya menarik investor untuk menanamkan modal di daerah. 
 
Upaya tersebut dinilai perlu ditopang oleh kondisi daerah yang kondusif dan dukungan seluruh masyarakat.
 
Selain sektor ekonomi, Chandra menyoroti kontribusi PT BPR Bank Daerah Pati dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. 
 
Ia berterimakasih atas pemberian beasiswa bagi pelajar SMP dan SMA serta mendorong keberlanjutan dukungan pendidikan bagi generasi muda Pati.
 
Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga mengapresiasi kinerja PT BPR Bank Daerah Pati yang dinilai mampu membangun kepercayaan masyarakat. Kepercayaan tersebut menjadi modal penting agar masyarakat tetap memiliki keyakinan untuk menabung dan berinvestasi melalui lembaga perbankan daerah.
 
Selain mengundang Plt Bupati Pati, acara tersebut juga dihadiri oleh unsur Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Pati, Direktur Bisnis PT BPR Bank Daerah Pati, serta Forkopimcam Juwana.
 
Baca Terusannya »»  

Gelar “Fun Run” dan Lomba, Ini Upaya Pemprov Jateng Kembali Semarakkan Kawasan Maerokoco-PRPP


 

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan berbagai upaya untuk menghidupkan kembali kawasan pariwisata Maerokoco dan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) di Kota Semarang.

Salah satu upayanya adalah dengan menggelar event Jateng Fun Run 8,1K, yang diikuti oleh sekitar 500 orang, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan rangkaian Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah itu dilepas Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah Sumarno, mewakili Gubernur Ahmad Luthfi.

Para peserta menempuh rute sekitar 8,1 kilometer. Dari kawasan PRPP, mereka masuk dan melintasi area Maerokoco sekitar dua kilometer, kemudian menuju depan Kampus Binus dan kawasan Mal 23 sebelum kembali ke PRPP.

Setelah menyelesaikan lari, peserta mengikuti senam bersama dan pembagian berbagai hadiah.

Kegiatan kemudian berlanjut di halaman PRPP, dengan beragam aktivitas komunitas, mulai lomba tradisional, mewarnai dan mural, hingga penampilan pelajar serta komunitas tari dari Kabupaten dan Kota Semarang.

Pada sore hari, kawasan tersebut kembali dihidupkan melalui ruang ekspresi budaya yang memadukan seni tradisional dan hiburan. Kesenian Saleho dan Abah Lala dijadwalkan tampil sebelum malam puncak ditutup dengan konser Harmony of Java 2026 bersama KLa Project, GME, dan Pertelon Koplo.

Sumarno mengatakan, pemilihan PRPP dan Maerokoco sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Pemprov Jateng ingin kembali mengenalkan kawasan tersebut kepada masyarakat, sekaligus menyiapkan revitalisasi Maerokoco, agar kembali menjadi ruang rekreasi yang menarik.

“Kita ingin menghidupkan lagi kawasan PRPP dan Maerokoco. Nanti Maerokoco juga akan direvitalisasi. Jadi mohon teman-teman bisa mempromosikan, karena Maerokoco adalah miniaturnya Jawa Tengah,” kata Sumarno.

Menurutnya, semangat menghidupkan kawasan tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi ke-81, yaitu “Jawa Tengah Wolong Puluh Siji, Gumregut Nyawiji”. Semangat itu, kata dia, tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan, tetapi juga dengan mempertemukan masyarakat dalam kegiatan yang sehat dan menyenangkan.

“Gumregut nyawiji berarti kita semua harus rukun,” ujarnya.

Bagi Sumarno, suasana santai dalam kegiatan tersebut justru menjadi kesempatan, untuk mengajak masyarakat mengenal kembali kawasan PRPP dan Maerokoco

 

sumber :  https://jatengprov.go.id/publik/gelar-fun-run-dan-lomba-ini-upaya-pemprov-jateng-kembali-semarakkan-kawasan-maerokoco-prpp/

Baca Terusannya »»  

Jumat, 21 Agustus 2026

BNPB dan Pemkab Ende Satukan 21 Camat Perkuat Sinergi Penanganan Gempa M 7,7 Flores

 

ENDE - Upaya mempercepat penanganan darurat pascagempa magnitudo (M) 7,7 Flores terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Ende mengumpulkan 21 camat se-Kabupaten Ende untuk menyatukan langkah sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

Pertemuan tersebut berlangsung di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende, Kota Ende, Jumat (21/8) malam. Forum ini menjadi bagian dari pendampingan BNPB kepada pemerintah daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) agar penanganan darurat dapat berjalan lebih terkoordinasi dan bantuan masyarakat terdampak dapat diterima secara tepat sasaran.

Salah satu hal utama yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah penguatan manajemen data dan informasi kebencanaan. Data dari tingkat desa dan kecamatan menjadi fondasi penting dalam menentukan kebutuhan, menyusun prioritas, hingga memastikan distribusi bantuan menjangkau masyarakat yang benar-benar terdampak.

“Melalui forum ini sesuai arahan Kepala BNPB, kami terus menguatkan sinergi hingga tingkat kecamatan untuk mengurai permasalahan di lapangan. Sehingga solusi seperti persoalan pendataan dan distribusi bisa kita selesaikan,” ujar Jahidin Chillo, Tenaga Ahli BNPB yang sekaligus menjadi Koordinator BNPB wilayah Ende, Jumat (21/8).

Selama penanganan darurat, proses pemutakhiran data terus dilakukan seiring dengan verifikasi dan pendataan langsung di lapangan. Kondisi tersebut menyebabkan jumlah warga terdampak mengalami perkembangan. Melalui forum bersama 21 camat, data yang berhasil dihimpun dan dimutakhirkan menunjukkan terdapat 6.931 kepala keluarga (KK) terdampak di Kabupaten Ende. Angka tersebut menjadi bagian dari proses validasi untuk memperoleh gambaran kebutuhan masyarakat secara lebih menyeluruh.

Penguatan data ini juga berkaitan langsung dengan proses distribusi logistik dan peralatan. Dengan data yang semakin lengkap dan terverifikasi, pemerintah dapat menentukan wilayah prioritas, jenis bantuan yang dibutuhkan, serta mekanisme pengiriman yang paling efektif hingga ke tingkat desa.

“Data dan informasi ini penting sebagai dasar kita untuk memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan. Ini yang terus kita optimalkan sehingga harapannya tidak ada lagi laporan yang menyatakan bahwa masyarakat belum menerima bantuan,” jelas Chilo.

BNPB mendorong para camat untuk menjadi penghubung aktif dalam proses tersebut. Pemerintah kecamatan diharapkan dapat memastikan kebutuhan masyarakat di wilayahnya terdata dengan baik sekaligus menyampaikan perkembangan kondisi di lapangan kepada BPBD Kabupaten Ende. Dengan demikian, setiap bantuan yang tersedia dapat segera diarahkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam forum tersebut juga dibahas persoalan distribusi bantuan yang saat ini telah tersedia di gudang BPBD Kabupaten Ende. Berbagai dukungan dari BNPB, kementerian/lembaga, pemerintah daerah lain, serta dunia usaha telah dihimpun untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak.

Untuk mempercepat penyaluran, para camat diberikan ruang untuk mengambil bantuan dari gudang BPBD dan mengoordinasikan pendistribusiannya hingga ke wilayah masing-masing. Mekanisme ini diharapkan dapat memangkas waktu tunggu sehingga bantuan tidak berhenti di gudang, tetapi segera sampai ke tangan masyarakat.

Keterbatasan armada di sejumlah wilayah juga menjadi perhatian. Bagi kecamatan yang belum memiliki sarana transportasi untuk mengangkut bantuan, kendala tersebut dapat segera disampaikan kepada BPBD Kabupaten Ende. Selanjutnya, BPBD bersama unsur terkait dapat mengoordinasikan penggunaan armada yang tersedia untuk mendukung pengiriman bantuan ke wilayah terdampak.

Hingga Jumat (21/8) pukul 20.00 WITA, bantuan yang telah dikirimkan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Ende mencapai 5.000 paket, termasuk 2.000 paket untuk memenuhi kebutuhan mendesak lainnya. Penyaluran bantuan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan hasil pendataan dan kebutuhan di masing-masing wilayah.

BNPB menegaskan bahwa penanganan darurat bukan hanya mengenai seberapa banyak bantuan yang tersedia, tetapi juga bagaimana bantuan tersebut dapat bergerak secara cepat, tepat dan merata. Karena itu, keterlibatan pemerintah kecamatan hingga desa menjadi bagian penting dalam memastikan tidak ada masyarakat terdampak yang luput dari perhatian.

“Hingga Jumat malam menurut data yang kita peroleh sebanyak kurang lebih 5.000 paket bantuan sudah kita salurkan. Secara bertahap kita akan terus mendistribusikan kepada masyarakat terdampak musibah ini,” terang Chilo.

Melalui penguatan koordinasi antara BNPB, Pemerintah Kabupaten Ende, BPBD, pemerintah kecamatan hingga desa, diharapkan berbagai kendala di lapangan dapat segera diatasi. Pemutakhiran data yang semakin baik, didukung distribusi logistik yang lebih terarah, menjadi langkah penting untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascagempa.

BNPB bersama pemerintah daerah akan terus mendampingi masyarakat dan memperkuat kolaborasi di seluruh wilayah terdampak. Dengan kerja bersama dan koordinasi yang semakin solid, penanganan darurat di Kabupaten Ende diharapkan dapat berjalan lebih efektif, sehingga masyarakat dapat segera memenuhi kebutuhan dasarnya dan perlahan bangkit menuju kondisi yang lebih aman dan pulih.

 

 

Sumber : https://www.bnpb.go.id/berita/bnpb-dan-pemkab-ende-satukan-21-camat-perkuat-sinergi-penanganan-gempa-m-77-flores 


Baca Terusannya »»  

Menpora Erick Bawa Agenda Kepemudaan Indonesia ke AMMY 2026, Soroti Tantangan Dunia yang Berubah Cepat

 

 

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, membawa agenda strategis kepemudaan Indonesia dalam ASEAN Ministerial Meeting on Youth ke-14 (AMMY XIV) 2026 secara virtual, Jumat (21/8).
 
Dalam pertemuan tingkat Menteri Kepemudaan Negara ASEAN tersebut, Menpora Erick menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perubahan dunia yang berlangsung semakin cepat.
 
Misalnya perkembangan kecerdasan buatan, perubahan teknologi, kondisi dunia kerja, hingga persoalan sosial dan kesehatan mental menjadi tantangan yang harus diantisipasi secara bersama-sama.
 
Menurut Menpora Erick, berbagai tantangan itu menjadi alasan bagi negara-negara ASEAN untuk memperkuat kerja sama dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan.
 
“Generasi muda kita sedang menghadapi dunia yang berubah lebih cepat dibandingkan sebelumnya,” ujar Menpora Erick dalam sambutannya.
 
Pada kesempatan ini, Menpora Erick memaparkan kondisi kepemudaan Indonesia. Disebutkan, terdapat sekitar 66,8 juta pemuda di Tanah Air yang menjadi salah satu kekuatan utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
 
Guna mempersiapkan generasi tersebut, pemerintah telah mengadopsi Desain Besar Kepemudaan Nasional untuk Karakter Pemuda Indonesia yang berlandaskan tiga nilai utama, yakni patriotik, tangguh, dan empati.
 
Implementasi desain tersebut dilakukan melalui sejumlah program unggulan, antara lain Pertukaran Pemuda Wirasena, Kemah Pemuda Wirasena, Forum Kepemudaan Nasional, serta Kompetisi Debat dan Pidato Nasional.
 
“Ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk saling terhubung, belajar, sekaligus membangun proyek berdampak sosial dan inovasi digital,” jelas Menpora Erick.
 
Menpora Erick menyambut baik Rencana Kerja Bidang Kepemudaan (ASEAN Work Plan on Youth) 2026-2030 dengan berfokus kepada transformasi digital dan AI, ketahanan iklim, kesehatan mental dan kewirausahaan. Hal ini sejalan dengan komitmen dari Bali Declaration, yang diadopsi pada pertemuan Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports di Bali pada bulan Mei 2026.
 
Dengan membawa semangat tersebut, Menpora Erick menyampaikan bahwa Indonesia akan menyelenggarakan ASEAN Youth Interfaith Camp 2027.  
 
Lebih lanjut, Menpora Erick menegaskan bahwa masa depan ASEAN sangat ditentukan oleh sejauh mana negara-negara anggota berinvestasi pada generasi mudanya.
 
“Ini adalah investasi jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia di kawasan dan masa depan kita bersama. Indonesia siap memperkuat kerja sama tidak hanya dengan seluruh negara anggota ASEAN, namun juga kerja sama melalui kerangka ASEAN Outlook on the Indo-Pacific untuk membangun generasi muda,” pungkas Menpora Erick

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/6967/menpora-erick-bawa-agenda-kepemudaan-indonesia-ke-ammy-2026-soro 

Baca Terusannya »»  

Ormas-ormas Pati Gelar Doa Bersama, Kompak Sepakat Jaga Kondusivitas

 


DETIK.COM Pati - Berbagai Organisasi Massa (Ormas) di Kabupaten Pati menggelar doa bersama dan menyatakan sikap bersama di Alun-alun Pati. Dengan menyalakan lilin mereka menyuarakan untuk Pati yang damai, aman, kondusif dan bermartabat.

Pantauan detikJateng di lokasi, berbagai ormas hadir di Alun-alun Pati mulai pukul 19.45 WIB. Mereka datang dengan mengenakan kostum identitas masing-masing ormas.

Doa bersama dan pernyataan sikap ini dibuka sambutan oleh Ketua Panitia Ahmad Sulaim Habibi. Pada kesempatan itu, Ahmad Sulaim Habibi mengajak peserta berdoa bersama agar Pati tetap adem, tenteram, damai, dan kondusif.

"Kita berdoa bersama agar Pati tetap adem, tenteram, dan damai kondusif dan bermartabat," kata dia saat memberikan sambutan dari atas panggung, Jumat (21/8/2026).

Setelah itu, pernyataan sikap secara bersama-sama. Peserta kemudian menyalakan lilin dan lampu ponsel masing-masing. Mereka bersama-sama mengucap pernyataan sikap.

Adapun pernyataan sikap dipimpin oleh Wakil Rois PCNU Kabupaten Pati, KH Abdul Majid. Majid mengatakan atas nama kepentingan masyarakat dan demi terpelihara keamanan, ketertiban, persatuan dan kehormatan Kabupaten Pati menyatakan beberapa sikap.

"Kami berkomitmen menjaga Kabupaten Pati tetap aman, damai kondusif dan bermartabat sebagai rumah bersama seluruh warga," kata Majid saat menyatakan sikap malam tadi.

Lebih lanjut pernyataan sikap selanjutnya mendukung menyampaikan pendapat yang dijamin oleh konstitusi namun menolak sebagai bentuk penyampaian aspirasi yang dilakukan dengan cara provokatif, intimidatif, anarkis dan tidak beretika serta berpotensi memecah persatuan masyarakat.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk serta senantiasa kepentingan persatuan dan keutuhan negara kesatuan negara Republik Indonesia di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan sesaat, perbedaan pendapat bagian dari demokrasi namun hendaknya tidak menjadi alasan menghadirkan perpecahan, kegaduhan mari kita bersama menjaga ruang demokrasi tetap beradab," jelas dia.

"Kami mengajak seluruh masyarakat mengedepankan dialog, musyawarah, kehormatan terhadap hukum serta menjaga adat etika dan budaya santun dalam penyampaian pendapat," lanjut dia.

Majid juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi belum terverifikasi, isu menyesatkan. Kemudian mereka mendukung aparat penegak hukum secara profesional adil dan tegas dalam menjaga keamanan ketertiban serta menjaga hak konstitusi seluruh warga.

"Kami mengajak seluruh warga memusatkan energi pikiran menjaga perdamaian serta membangun daerah sendiri. Oleh karena itu agar tidak mudah terlihat aksi di luar daerah yang berpotensi menimbulkan polariasi," jelasnya.

Setelah pernyataan sikap, para peserta membubarkan diri. Acara terakhir diisi dengan ramah tamah dan makan bersama.


Sumber : https://www.detik.com/jateng/berita/d-8629422/ormas-se-pati-gelar-doa-bersama-pernyataan-sikap-jaga-kondusivitas

Baca Terusannya »»  

Penanganan Gempa NTT Hari Ketujuh, 5.832 Personel TNI Dikerahkan dan 638 Ton Bantuan Disalurkan

 

(Puspen TNI). Memasuki hari ketujuh pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI terus melaksanakan penanganan dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Hingga Jumat (21/8/2026), sebanyak 5.832 personel telah dikerahkan dalam mendukung penanganan bencana.

Untuk menunjang pelaksanaan tugas tersebut, TNI mengoperasikan 27 unit alutsista, terdiri dari 21 pesawat, 5 KRI, dan 1 Kapal ADRI yang digunakan dalam mendukung mobilitas personel, distribusi bantuan, serta berbagai kegiatan penanganan bencana.

Pada hari ini, TNI telah menyalurkan 39,714 ton bantuan melalui pesawat udara. Dengan tambahan tersebut, jumlah bantuan yang telah disalurkan hingga hari ketujuh mencapai 638,471 ton.

TNI bersama pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, dan instansi terkait terus melakukan koordinasi dalam penanganan bencana, termasuk distribusi bantuan dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

 

 

 

Sumber : https://tni.mil.id/view-267161-penanganan-gempa-ntt-hari-ketujuh-5-832-personel-tni-dikerahkan-dan-638-ton-bantuan-disalurkan.html 


Baca Terusannya »»  

Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Indonesia dan Uruguay Dorong Akselerasi Kemitraan Antarkawasan dan Kolaborasi Pengembangan Sektor Peternakan

 


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan delegasi Uruguay yang dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Uruguay Valeria Csukasi bersama Wakil Menteri Peternakan, Pertanian, dan Perikanan Uruguay Matías Carámbula, Duta Besar Uruguay untuk Indonesia Cristina González serta perwakilan dari Institut Daging Nasional (INAC) dan Institut Susu Nasional (INALE) Uruguay, di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat (21/08).

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas peningkatan hubungan bilateral kedua negara di berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, dan ketahanan pangan. Melalui penguatan kerjasama tersebut, kedua negara berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi ekonomi yang saling menguntungkan, sekaligus menjadi langkah strategis yang diharapkan dapat memperkokoh hubungan kedua pihak.

Nilai perdagangan Indonesia dan Uruguay pada 2025 mencapai sekitar USD112,5 juta, atau meningkat hingga 70,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, realisasi investasi langsung (FDI) Uruguay di Indonesia pada kuartal pertama dan kedua 2026 tercatat mencapai sekitar USD606 ribu. Kedua negara sepakat untuk terus mendorong percepatan proses menuju perundingan Indonesia-Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement (IM-CEPA) untuk meningkatkan hubungan dagang kedua negara.

Indonesia dan Uruguay juga sepakat memperkuat kerja sama dalam konteks regional dan multilateral, termasuk dukungan Uruguay terhadap proses aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP), serta penguatan kerja sama di lingkup OECD, mengingat Uruguay merupakan partner country OECD.

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama di sektor pertanian dan peternakan, Uruguay menyampaikan ketertarikan untuk melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas (capacity building) bagi peternak Indonesia. Langkah kolaboratif ini didukung oleh reputasi Uruguay sebagai salah satu produsen dan eksportir daging sapi dan produk susu utama di Amerika Latin.

Menko Airlangga menegaskan bahwa pertemuan ini merefleksikan komitmen kuat kedua negara untuk memperluas kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan, khususnya di tengah ancaman ketidakpastian global dan ketegangan geopolitik yang kian meningkat.

"Indonesia dan Uruguay memiliki potensi besar untuk semakin memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, serta kolaborasi konkret di sektor peternakan. Kami optimistis kerja sama ini akan membawa manfaat nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat di kedua negara," pungkas Menko Airlangga.

Pertemuan bilateral ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Indonesia dan Uruguay untuk memperkuat hubungan ekonomi yang telah terjalin selama 60 tahun dan diharapkan dapat menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih luas ke depan.

Turut hadir mendampingi Menko Airlangga dalam pertemuan tersebut yaitu Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi dan Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata sekaligus Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa Dida Gardera. 

 

 

Sumber : https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/7063/perkuat-kerja-sama-ekonomi-indonesia-dan-uruguay-dorong-akselerasi-kemitraan-antarkawasan-dan-kolaborasi-pengembangan-sektor-peternakan 

Baca Terusannya »»  

Akses Pulih, Dukungan Terus Mengalir untuk Warga Pulau Palue Pascagempa M 7,7 Flores

 


SIKKA - Upaya percepatan penanganan dan pemulihan pascagempa bumi magnitudo (M) 7,7 Flores terus dilakukan pemerintah untuk memastikan masyarakat terdampak, termasuk warga di wilayah kepulauan, mendapatkan perlindungan dan dukungan yang dibutuhkan. Pada Jumat (21/8), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., mengunjungi Desa Ladolaka, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan penanganan berjalan hingga ke wilayah yang berada di luar daratan Pulau Flores.

Pulau Palue merupakan salah satu wilayah yang merasakan dampak gempa cukup kuat karena lokasinya relatif dekat dengan pusat gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8). Beberapa rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang beragam. Di tengah proses pemulihan, sejumlah warga masih memilih mendirikan tenda secara mandiri di sekitar rumah sebagai tempat beristirahat sementara karena masih diliputi rasa khawatir untuk kembali menempati rumah.

Kekhawatiran tersebut tidak terlepas dari guncangan gempa susulan yang masih dirasakan masyarakat. Kondisi psikologis warga menjadi perhatian pemerintah, terlebih setelah sebelumnya Desa Ladolaka sempat mengalami keterisolasian akibat akses utama tertutup material longsor yang dipicu oleh gempa.

Namun, kondisi tersebut kini berangsur membaik. Tiga unit ekskavator telah dikerahkan untuk membersihkan material longsor sehingga jalur yang sebelumnya terputus dapat kembali tersambung dan mulai dilalui masyarakat. Terbukanya kembali akses darat menjadi langkah penting dalam mempercepat mobilisasi bantuan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.

“Beberapa hari yang lalu jalur akses sudah bisa kita lalui, setelah tiga alat berat dikerahkan. Akses yang sebelumnya tertutup longsor kini sudah mulai bisa dilewati,” jelas Suharyanto.

Setibanya di Desa Ladolaka, Kepala BNPB berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan kondisi dan kebutuhan mereka. Dalam kesempatan tersebut, Suharyanto memberikan penguatan kepada warga agar tidak membiarkan rasa takut berkembang menjadi kepanikan. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi guncangan, namun tidak perlu berlebihan dalam menyikapinya.

Menurut hasil kajian dan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), aktivitas gempa susulan menunjukkan kecenderungan menurun. Besaran guncangan susulan juga diperkirakan tidak akan menyamai kekuatan gempa utama. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami situasi secara lebih tenang sekaligus tetap mengedepankan kesiapsiagaan.

“Bapak ibu tidak perlu takut yang berlebihan. Karena menurut riset BMKG, guncangan gempa susulan itu terus menurun skalanya, tidak seperti pada gempa pertama sebelumnya,” jelas Suharyanto.

Selain memberikan penguatan kepada masyarakat, pemerintah juga memastikan bahwa kebutuhan pemulihan tempat tinggal menjadi bagian penting dalam penanganan pascagempa. BNPB akan memberikan dukungan perbaikan rumah bagi warga terdampak berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi tingkat kerusakan.

Untuk rumah dengan kategori rusak ringan, BNPB memberikan dukungan sebesar Rp15 juta, sedangkan rumah rusak sedang mendapatkan dukungan sebesar Rp30 juta. Sementara itu, bagi masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat, pemerintah akan memberikan hunian tetap sebagai solusi jangka panjang.

Sambil menunggu proses pembangunan hunian tetap, BNPB juga menyiapkan pilihan tempat tinggal sementara bagi warga yang rumahnya rusak berat. Masyarakat dapat memperoleh dana tunggu hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per kepala keluarga atau memilih hunian sementara (huntara) sebagai alternatif tempat tinggal hingga hunian tetap selesai dibangun.

Berbagai dukungan tersebut akan diberikan setelah proses pendataan dan verifikasi dilakukan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini penting agar bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang berhak dan sesuai dengan tingkat kerusakan yang dialami.

Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Pulau Palue juga menjadi perhatian pemerintah. Dalam kunjungan tersebut, Kepala BNPB menyerahkan bantuan sembako dan kebutuhan dasar lainnya kepada warga terdampak. Distribusi bantuan akan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi akses menuju wilayah kepulauan tersebut.

“Bantuan sudah masuk, tentunya mungkin masih terbatas karena akses hanya bisa ditempuh menggunakan jalur laut dan udara menggunakan pesawat,” ujar Suharyanto.

Khusus untuk kebutuhan beras, pemerintah juga memastikan dukungan akan terus diberikan selama masa pemulihan awal. Pulau Palue bukan merupakan wilayah penghasil beras, sehingga pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat perlu mendapatkan perhatian khusus. Untuk itu, BNPB akan bersinergi dengan Perum Bulog guna memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat selama satu bulan ke depan.

“Karena Pulau Palue bukan penghasil beras, maka selama satu bulan sementara beras akan kita dukung melalui sinergi dengan Bulog,” tambahnya.

Dukungan terhadap masyarakat Pulau Palue sendiri telah dilakukan sejak hari-hari awal pascagempa. Selain pengiriman logistik dan peralatan, BNPB juga menyiagakan dukungan transportasi udara, termasuk helikopter, untuk mendukung kebutuhan evakuasi maupun pertolongan apabila sewaktu-waktu diperlukan.

Berdasarkan hasil dialog dengan masyarakat saat kunjungan, saat ini tidak terdapat warga yang membutuhkan evakuasi dari Pulau Palue. Meski demikian, kesiapsiagaan tetap dijaga. Berbagai armada dan dukungan operasional juga telah tersedia di Maumere sehingga dapat segera digerakkan apabila kondisi di lapangan kembali membutuhkan.

“Tadi dari hasil dialog dan informasi warga, sudah tidak ada lagi yang harus dievakuasi. Di Maumere segala jenis armada sudah lengkap sehingga jika dibutuhkan sewaktu-waktu sudah bisa kita pakai,” jelasnya.

Seiring dengan berjalannya penanganan darurat menuju tahap pemulihan, dukungan kepada masyarakat Pulau Palue juga terus diperkuat melalui kolaborasi lintas lembaga, pemerintah daerah, relawan, dan berbagai unsur kemanusiaan. Terbukanya kembali akses yang sempat terputus, tersedianya dukungan logistik, serta adanya kepastian bantuan perbaikan rumah menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu masyarakat bangkit.

Pemerintah memastikan penanganan tidak berhenti pada masa tanggap darurat. Pemulihan kehidupan masyarakat akan terus dikawal agar warga Pulau Palue dapat kembali beraktivitas dengan aman dan perlahan meninggalkan trauma akibat gempa.

Dengan akses yang kini mulai terbuka dan dukungan yang terus mengalir, masyarakat Pulau Palue diharapkan dapat menatap masa depan dengan lebih tenang. Pemerintah bersama seluruh unsur terkait akan terus hadir, memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, sekaligus mendampingi proses pemulihan hingga kehidupan warga kembali pulih.

 

 

 

Sumber : https://bnpb.go.id/berita/akses-pulih-dukungan-terus-mengalir-untuk-warga-pulau-palue-pascagempa-m-77-flores 

Baca Terusannya »»  

Dialog 2+2 RI-Tiongkok: Indonesia Tegaskan Pentingnya Menjaga Perdamaian dan Kemakmuran Kawasan

 


Jakarta, Indonesia – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, dan Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, bersama Menteri Luar Negeri RRT, Wang Yi, dan Menteri Pertahanan Nasional RRT, Dong Jun, memimpin Pertemuan Kedua Joint Foreign and Defense Ministerial Dialogue (2+2) Indonesia–Tiongkok di Jakarta. Pertemuan berlangsung back-to-back dengan Comprehensive Strategic Dialogue (CSD) kedua Menteri Luar Negeri pada pagi hari (21/8).

Melalui pertemuan 2+2, Indonesia dan Tiongkok terus memperkuat dialog dan kerja sama dalam menjaga perdamaian dan kemakmuran kawasan. Indonesia menegaskan bahwa di tengah situasi internasional yang masih penuh tekanan, dialog merupakan suatu keharusan untuk membangun kepercayaan, mencapai pemahaman bersama, dan menjaga landasan bagi kerja sama.

“Kawasan kita membutuhkan kemitraan yang dibangun atas dasar prinsip saling menghormati dan saling pengertian untuk menjaga kawasan tetap damai, terbuka, dan inklusif,” tutur Menlu Sugiono.

Kedua delegasi membahas penguatan kerja sama politik, keamanan, dan pertahanan, termasuk penegakan hukum, penanggulangan kejahatan lintas negara, dan keamanan siber. Kerja sama ini akan diperkuat melalui peningkatan kapasitas, pertukaran informasi, upaya bersama, serta dialog teknis di antara kedua pihak.

Di bidang pertahanan, kedua negara sepakat memperkuat mekanisme military-to-military antara TNI dan People’s Liberation Army (PLA), serta pertemuan antarkementerian pertahanan. Indonesia menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif dengan berbagai negara mitra, termasuk Tiongkok.

Terkait Laut China Selatan, Indonesia dan Tiongkok mendukung implementasi Declaration on the Conduct of Parties in the South China Sea (DOC) dan mendorong penyelesaian Code of Conduct (CoC) dalam kerangka ASEAN–Tiongkok dengan tetap mengedepankan sentralitas ASEAN.

Kedua pihak juga membahas penguatan kerja sama ASEAN–Tiongkok dan pentingnya menjaga stabilitas hubungan antarkekuatan besar. Indonesia menekankan bahwa penguatan integrasi ekonomi regional dapat turut menciptakan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera.

Terkait isu global, kedua pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan di Timur Tengah dan menekankan pentingnya upaya-upaya internasional untuk mendorong terwujudnya solusi politik yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina.

Mekanisme 2+2 pertama kali digelar di Beijing pada April 2025. Pertemuan kali ini menandai giliran Indonesia sebagai tuan rumah, sekaligus melengkapi arsitektur kerja sama kedua negara di lima pilar strategis, khususnya kerja sama keamanan, yang telah disepakati kedua Kepala Negara sejak November 2024. Pertemuan 2+2 berikutnya akan diselenggarakan di Tiongkok.

 

 

Sumber : https://kemlu.go.id/berita/dialog-22-ri-tiongkok-indonesia-tegaskan-pentingnya-menjaga-perdamaian-dan-kemakmuran-kawasan 

Baca Terusannya »»