Cari Blog Ini

Senin, 19 Oktober 2026

Bali Jadi Titik Temu Industri Teknologi Global, Kemkomdigi Bidik Kolaborasi Nyata

 

Sanur, InfoPublik.id — Bali Tech Week 2026 menjadi momentum konsolidasi ekosistem teknologi dan ekonomi digital Indonesia dengan mempertemukan lebih dari 4.000 peserta, termasuk lebih dari 1.000 delegasi internasional dari sedikitnya 32 negara. Ajang ini diharapkan menghasilkan kemitraan bisnis, investasi, serta kolaborasi teknologi yang manfaatnya menjangkau berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan Bali Tech Week dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku industri, perusahaan rintisan (startup), akademisi, pembuat kebijakan, dan komunitas teknologi dari dalam maupun luar negeri. 

"Bali Tech Week tidak hanya menjadi ajang pertemuan pelaku industri teknologi," ujar Edwin saat memberikan sambutan pada Bali Tech Week 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Kota Denpasar, Bali, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, Bali memiliki potensi besar menjadi pusat pertemuan ekosistem teknologi internasional. Selama ini, sekitar 50 hingga 60 kegiatan teknologi dan ekonomi digital diselenggarakan secara terpisah di Pulau Dewata setiap tahun.

Melalui Bali Tech Week, berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat dikonsolidasikan menjadi agenda berskala lebih besar dengan cakupan industri, peserta, dan peluang kerja sama yang lebih luas. "Ke depan, berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat diintegrasikan dalam satu penyelenggaraan yang lebih besar dan komprehensif sehingga mampu memberikan manfaat lebih luas bagi peserta, penyelenggara, dan pelaku industri," kata Edwin Hidayat Abdullah.

Bali Tech Week 2026 menghadirkan lebih dari 200 pembicara dan moderator untuk membahas berbagai perkembangan industri teknologi, peluang bisnis, inovasi digital, serta tantangan pengembangan ekosistem ekonomi digital.

Forum ini juga memfasilitasi pertemuan bisnis, penjajakan kemitraan (business matchmaking), pertukaran pengetahuan, dan dialog kebijakan antara pemerintah dan pelaku industri.

Edwin Hidayat Abdullah menilai keterlibatan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi digital. Kolaborasi lintas sektor memungkinkan perusahaan teknologi, investor, akademisi, dan pemerintah mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta dunia usaha.

Selain memperluas jejaring profesional, penyelenggaraan Bali Tech Week diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu tujuan pengembangan bisnis dan inovasi teknologi di kawasan regional maupun global.

Ajang tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan potensi pasar digital Indonesia, kualitas sumber daya manusia, dan kemampuan inovasi nasional kepada komunitas teknologi internasional.

Dorong Pemerataan Ekonomi Digital ke Daerah

Di tengah perkembangan industri teknologi, Edwin mengingatkan pentingnya memastikan manfaat transformasi digital tidak hanya terkonsentrasi di kota-kota besar.

Sebagai negara kepulauan dengan karakteristik geografis yang beragam, Indonesia menghadapi tantangan pemerataan akses teknologi, pengembangan talenta digital, dan kesempatan ekonomi antardaerah.

Karena itu, kolaborasi yang terbentuk melalui Bali Tech Week diharapkan membuka akses lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha di berbagai wilayah untuk memanfaatkan perkembangan teknologi. "Penyelenggaraan Bali Tech Week menghasilkan dampak yang melampaui lokasi kegiatan, termasuk membuka akses kolaborasi, teknologi, dan peluang ekonomi bagi daerah lain di Indonesia," imbuh Dirjen Ekosistem Digital Kemkomdigi.

Edwin juga menegaskan pentingnya dukungan kebijakan pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan kompetitif.

Melalui dialog antara regulator dan industri, berbagai aspirasi serta tantangan pengembangan teknologi dapat dihimpun sebagai masukan dalam penyusunan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Menurutnya, keberhasilan forum teknologi internasional tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya jumlah peserta atau banyaknya kegiatan, melainkan juga manfaat ekonomi yang dapat diwujudkan setelah penyelenggaraan berakhir. "Keberhasilan Bali Tech Week tidak cukup diukur dari jumlah peserta, pembicara, atau banyaknya agenda yang terlaksana, tetapi juga dari kolaborasi dan manfaat berkelanjutan yang dihasilkan," tutur Dirjen Ekosistem Digital.

Kemkomdigi berharap pertemuan yang berlangsung selama Bali Tech Week 2026 dapat ditindaklanjuti menjadi proyek inovasi, investasi, kemitraan strategis, serta peluang bisnis yang memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Dirjen Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah turut mengapresiasi para mitra pendiri, mitra strategis, penyelenggara, dan seluruh pihak yang mendukung Bali Tech Week 2026 sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem teknologi nasional yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing global.

 

 

Sumber : https://infopublik.id/kategori/prioritas-nasional-2026/993610/bali-jadi-titik-temu-industri-teknologi-global-kemkomdigi-bidik-kolaborasi-nyata 


Baca Terusannya »»  

Minggu, 18 Oktober 2026

Indonesia Women’s League 2026: Ketum PSSI Erick Saksikan Gol Tunggal Zahra Antar Dewa United Women Kalahkan Persikad Women

 


Jakarta: Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyaksikan langsung pertandingan pekan pertama Indonesia Women's League (IWL) 2026 yang mempertemukan Dewa United Women melawan Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10). 

Dalam laga yang berlangsung sengit dan saling serang tersebut, Dewa United Women keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan Dewa United Women dicetak oleh penyerang Zahra Muzdalifah pada menit ke-78.

Pelatih Dewa United Women, Dicky Firasat, mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang terus berjuang sepanjang pertandingan hingga memetik poin penuh.

“Saya kira saya senang dan mengapresiasi para pemain yang telah bekerja keras di lapangan. Tim lawan luar biasa, pertandingannya juga seru dan saling serang. Alhamdulillah kami bisa menang,” kata Dicky seusai laga.

Dicky mengulas bahwa skema permainan timnya sempat berjalan kurang maksimal pada babak pertama. Kendati demikian, perubahan taktik serta pergantian pemain di babak kedua berhasil memecah kebuntuan.

“Babak pertama skema bermain kurang maksimal. Babak kedua kita ganti strategi, ada sisi ruang yang lemah sehingga dengan pergantian pemain, sirkulasi bola menjadi lebih bagus,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, pemain Dewa United Women, Safira Ika, menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut meski harus menguras energi.

“Terima kasih untuk semuanya, teman-teman yang sudah berjuang, juga kepada pelatih. Hari ini pertandingan sangat melelahkan dan lawan bermain sengit. Berharap ke depannya kami bisa lebih baik lagi,” kata Safira.

Disisi lain, Pelatih Persikad Women, Derris Herdiansyah, menilai kekalahan timnya dipicu oleh penurunan konsentrasi pemain di momen-momen krusial selama pertandingan. 

“Para pemain kurang fokus. Mungkin ke depannya harus lebih fokus lagi,” ujar Derris.

Meskipun menelan kekalahan di laga awal, Derris optimistis performa timnya akan terus menanjak mengingat kerangka skuad utama Persikad Women pada dasarnya telah terbentuk.

“Pemain sudah saling kenal dan tinggal memperkuat visi-misi permainan. Sambil berjalan, harapannya bisa lebih baik lagi,” jelasnya.

Pemain Persikad Women, Viny Silfianus, membenarkan bahwa efektivitas penyelesaian akhir menjadi catatan utama yang harus segera diperbaiki.

“Kami sudah memberikan yang terbaik. Penyelesaian akhir tadi kurang efektif padahal permainan sengit dan saling serang. Kami tampil cukup baik di awal pertandingan, tetapi kecolongan. Ini jadi bahan evaluasi untuk laga berikutnya,” katanya. 

Menatap laga-laga selanjutnya di kompetisi ini, Viny menegaskan komitmennya untuk tampil konsisten serta menjaga kekompakan tim di dalam maupun di luar lapangan.

“Target aku bisa konsisten di setiap pertandingan dan performa terus meningkat. Motivasi kami adalah saling menguatkan, saling percaya, dan memberikan yang terbaik di lapangan terlepas dari hasil hari ini,” pungkasnya.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7308/indonesia-womens-league-2026-ketum-pssi-erick-saksikan-gol-tung 

Baca Terusannya »»  

Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2026: Kerja Sama Internasional untuk Stabilitas dan Ketahanan Ekonomi

 


Perekonomian global tetap menunjukkan resiliensi di tengah ketidakpastian global yang masih berlanjut. Ketidakpastian global yang dipicu ketegangan geopolitik, fragmentasi perdagangan, ancaman siber, dan risiko gejolak pasar keuangan menuntut kerja sama internasional yang semakin erat. Di sisi lain, pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI), diversifikasi rantai pasok, dan investasi energi berkelanjutan membuka peluang untuk menopang pertumbuhan dan ketahanan ekonomi global. Karena itu, koordinasi kebijakan dan penguatan kerja sama lintas negara menjadi penting untuk menjaga stabilitas serta memperkuat ketahanan ekonomi dalam menghadapi berbagai risiko global.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rangkaian Pertemuan Tahunan International Monetary Fund dan World Bank (IMF-World Bank). Pertemuan ini mencakup pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara G20 (FMCBG), yang berlangsung pada 12-18 Oktober 2026 di Bangkok, Thailand. Delegasi RI dipimpin oleh Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dan Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara. 

Pada rangkaian kegiatan tersebut, Destry menekankan pentingnya penguatan kerja sama internasional untuk memperkuat ketahanan ekonomi kawasan, antara lain melalui perluasan penggunaan mata uang lokal (Local Currency Transaction/LCT) dalam perdagangan dan investasi. Transaksi menggunakan mata uang lokal mengurangi ketergantungan pada mata uang negara ketiga dan menekan paparan terhadap gejolak nilai tukar global. Dengan demikian, perluasan transaksi mata uang lokal dapat mendukung ketahanan ekonomi kawasan dalam menghadapi gejolak eksternal.

Selain melalui kerja sama penggunaan mata uang lokal, penguatan ketahanan ekonomi juga memerlukan sistem keuangan digital yang inovatif dan tepercaya. Destry mengapresiasi capaian Presidensi G20 dalam memperjelas standar hukum dan regulasi bagi inovasi keuangan digital, sehingga inovasi dapat berkembang dengan tetap menjaga pelindungan konsumen, stabilitas keuangan, dan integritas pasar. Bank Indonesia juga mendukung peta jalan G20 untuk pembayaran lintas negara agar transaksi menjadi lebih cepat, murah, transparan, dan mudah diakses. “Kami mendukung peta jalan G20 untuk pembayaran lintas negara agar transaksi menjadi lebih cepat, murah, transparan, dan mudah diakses. Perbaikan ini akan memberi manfaat bagi dunia usaha, memfasilitasi perdagangan internasional, serta mendorong inklusi keuangan," tutur Destry. Sejalan dengan upaya tersebut, Bank Indonesia mendorong pembayaran QR lintas negara dan transaksi mata uang lokal untuk meningkatkan efisiensi pembayaran, mendukung perdagangan, dan memperluas inklusi keuangan. Di dalam negeri, Bank Indonesia juga memperluas manfaat digitalisasi keuangan melalui penggunaan QRIS oleh generasi muda dan UMKM untuk membangun rekam jejak transaksi digital dan meningkatkan akses ke pembiayaan formal.

Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral dalam pertemuan IMF–World Bank menyepakati Agenda Kebijakan Global (Global Policy Agenda) untuk memperkuat ketahanan ekonomi dunia. Agenda ini mencakup pemeliharaan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, perbaikan iklim usaha dan modernisasi pasar tenaga kerja untuk mendukung pertumbuhan sektor swasta, serta pemanfaatan AI dan digitalisasi yang didukung investasi pada infrastruktur digital dan energi berkelanjutan. Kerja sama internasional juga diperlukan untuk mengatasi ketidakseimbangan global, mengelola kerentanan utang, dan menjaga kelancaran perdagangan. Selain itu, IMF menekankan penguatan jaring pengaman keuangan global, penyediaan pembiayaan sesuai kebutuhan negara anggota, serta reformasi kuota dan tata kelola IMF.

Pembahasan berlanjut dalam pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 menyoroti penguatan kerja sama internasional untuk membangun sektor keuangan yang inovatif dan berdaya tahan. Sejalan dengan prioritas Presidensi G20 Amerika Serikat, pembahasan mencakup peningkatan efektivitas regulasi dan pengawasan, penyederhanaan regulasi, serta pemanfaatan inovasi dan teknologi dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. Pertemuan ini juga menandai serah terima Presidensi G20 Finance Track dari Amerika Serikat kepada Inggris.

Ke depan, Bank Indonesia bersama Pemerintah akan terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan otoritas global untuk bersama menjaga stabilitas makroekonomi dan memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

 

Sumber : https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2822826.aspx 

Baca Terusannya »»  

ISEF 2026: Perkuat Kolaborasi, Menuju Pusat Ekonomi Syariah Dunia


 

Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 tahun 2026 mencatat capaian positif dalam memperkuat industri halal serta memperluas peluang usaha dan pembiayaan syariah. Berlangsung pada 14–18 Oktober 2026, ISEF mencatat penjualan produk makanan halal dan fesyen sebesar Rp13,85 miliar serta business matching pembiayaan dan perdagangan syariah senilai Rp3,16 triliun, terdiri atas pembiayaan syariah sebesar Rp2,6 triliun dan perdagangan syariah sebesar Rp558,4 miliar. Selain itu, tercatat komitmen kerja sama pasar uang dan pasar valuta asing syariah sebesar Rp6,05 triliun. Hal ini sekaligus menegaskan peran ISEF sebagai wadah kolaborasi untuk memperluas manfaat ekonomi syariah bagi masyarakat dan memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

“Capaian ini mencerminkan aktivitas yang terbangun. Ke depan, yang terpenting adalah memastikan capaian tersebut memberikan manfaat nyata bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat," demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Solikin M. Juhro, saat menutup ISEF ke-13 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta (18/10). Solikin menegaskan bahwa pengembangan ekonomi syariah perlu diarahkan pada peningkatan kesejahteraan yang inklusif. Pertumbuhan ekonomi tidak hanya diukur dari meningkatnya aktivitas ekonomi, tetapi juga dari semakin luasnya kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi dan menikmati manfaatnya. Untuk itu, pembiayaan syariah perlu terhubung dengan kegiatan produktif, sementara keuangan sosial syariah perlu diarahkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Capaian ISEF 2026 turut didukung tingginya partisipasi masyarakat dan kuatnya kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. ISEF dikunjungi sekitar 93 ribu orang, dengan jangkauan melalui media massa dan media sosial mencapai 26,5 juta orang. Kegiatan ini juga melibatkan lebih dari 1.000 pelaku industri halal, mulai dari UMKM, lembaga keuangan syariah, industri kreatif, hingga investor domestik dan internasional. Partisipasi tersebut memperluas ruang kolaborasi sekaligus membuka peluang usaha, pembiayaan, dan perdagangan bagi pelaku ekonomi syariah.

Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital", ISEF 2026 menghadirkan lebih dari 100 kegiatan secara luring dan daring yang dirancang untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah dari hulu ke hilir. Rangkaian kegiatan tersebut mencakup penguatan ekosistem industri halal, pengembangan gagasan dan kepemimpinan ekonomi syariah, perluasan peluang usaha dan pembiayaan, serta pemberdayaan perempuan dan generasi muda melalui edukasi, kewirausahaan, dan inovasi. Rangkaian kegiatan ISEF 2026 juga turut memperkuat gerakan bersama dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.

Sejalan dengan upaya tersebut, Solikin menekankan tiga pilar utama dalam memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yaitu integrasi rantai nilai halal dari hulu ke hilir, perluasan pembiayaan syariah melalui inovasi dan integrasi keuangan komersial dan sosial syariah, serta peningkatan literasi dan inklusi yang didukung transformasi digital. Mengakhiri sambutannya, Solikin mengajak seluruh pihak menjadikan ISEF sebagai pijakan untuk memperluas kontribusi ekonomi dan keuangan syariah bagi perekonomian nasional. Berbagai inisiatif dan kolaborasi yang terbangun melalui ISEF 2026 diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Keberhasilan kita ke depan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya program yang dijalankan, tetapi oleh perubahan nyata yang kita hasilkan bagi dunia usaha dan kesejahteraan masyarakat," tegas Solikin.

Penutupan ISEF 2026 turut menjadi momentum pengumuman para pemenang berbagai kompetisi, antara lain Indonesia International Halal Chef Competition (IN2HCC), Video Animasi Kreatif Ekonomi Syariah (VITRAH), Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN), dan Youth Shariapreneur Innovation Competition (YSIC). Berbagai kompetisi tersebut merupakan bagian dari ISEF 2026 untuk mendorong kreativitas, inovasi, dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekonomi syariah. Pada kesempatan yang sama, turut diumumkan penerima ISEF Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada lembaga dan individu yang berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah nasional, serta finalis Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) – DIGDAYA x Hackathon 2026.

ISEF 2026 terselenggara melalui sinergi Bank Indonesia bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), didukung kementerian/lembaga, asosiasi industri halal, lembaga keuangan syariah, perguruan tinggi, komunitas kreatif, serta mitra internasional. Kolaborasi lintas sektor tersebut semakin memperkuat peran ISEF sebagai platform global yang menghubungkan pelaku usaha, memperluas peluang kolaborasi, serta meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat mengenai ekonomi dan keuangan syariah.

Melalui sinergi yang berkelanjutan, berbagai inisiatif dan kolaborasi yang terbangun selama ISEF 2026 diharapkan terus berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang produktif, memperluas kesempatan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat “Kebaikan untuk Semua", seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus bergerak bersama untuk memperluas manfaat ekonomi dan keuangan syariah bagi seluruh lapisan masyarakat.




Sumber : https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2822926.aspx

Baca Terusannya »»  

Kaisar Naruhito Resmi Buka Asian Para Games 2026, Pesan Inklusi Menggema dari Nagoya


 

Nagoya: Asian Para Games 2026 resmi dimulai. Kaisar Jepang Naruhito membuka pesta olahraga terbesar Asia bagi atlet disabilitas tersebut dalam upacara meriah di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Minggu (18/10) malam. Mengusung slogan *“We Are Beautiful Individuals!”*, ajang ini membawa pesan kuat bahwa keunikan setiap individu melampaui batas disabilitas, kebangsaan, dan budaya.

Momen pembukaan berlangsung istimewa karena untuk pertama kalinya Jepang menjadi tuan rumah Asian Para Games. Ribuan penonton memadati stadion sejak sore untuk menyambut para atlet dari berbagai negara yang akan berjuang pada 18–24 Oktober 2026.

Kehadiran Kaisar Naruhito bersama Pangeran dan Putri Mahkota Akishino serta Presiden Asian Paralympic Committee (APC), Majid Rashed, menambah kekhidmatan seremoni pembukaan.

Suasana stadion sebelumnya telah dipanaskan dengan ajakan meneriakkan yel-yel “HEE-HEE!” bersama maskot resmi UZUMIN dan mantan atlet seluncur indah profesional, Murakami Kanako. Sambutan meriah itu menjadi gambaran antusiasme masyarakat Jepang menyambut para pahlawan olahraga Asia.

Rangkaian acara kemudian berlanjut dengan pengibaran bendera nasional Jepang, pertunjukan artistik, hingga parade kontingen dari 45 negara yang memasuki stadion melalui *Welcome Gate*.

Kontingen Indonesia turut menjadi bagian dari parade yang menyemarakkan pembukaan Asian Para Games 2026. Sebanyak 47 peserta dari unsur atlet, pelatih, dan tim Chef de Mission (CdM) tampil elegan mengenakan busana rancangan desainer kenamaan Indonesia, Ivan Gunawan.

Busana tersebut menjadi representasi identitas dan kebanggaan Merah Putih di panggung olahraga Asia. Kehadiran kontingen Indonesia juga menandai kesiapan para atlet untuk berjuang membawa nama bangsa sepanjang penyelenggaraan kompetisi.

Sementara itu, kontingen tuan rumah Jepang mendapat kehormatan menutup parade dengan berjalan di barisan paling akhir.

Kemegahan upacara semakin terasa melalui pertunjukan seni bertajuk *The Festival of Flame* yang disutradarai Kaiji Moriyama. Tarian GAKU oleh kelompok NEKKO-TAI serta penampilan penari utama HA-RE menghadirkan perpaduan seni dan budaya tradisional Jepang.

Penampilan para Oni, makhluk mitologi Jepang, dari Festival Oni Toyohashi, Kuil Takisanji, dan Festival Hana turut menjadi daya tarik. Diiringi tabuhan genderang dan hamburan tepung putih suci, kemunculan mereka menyimbolkan penyucian bumi sebagai tempat para atlet berjuang demi kedamaian dan hasil yang berlimpah.

Presiden Aichi Nagoya Asian Games Organizing Committee (AINAGOC), Hideaki Ohmura, menilai penyelenggaraan Asian Para Games 2026 memiliki arti penting setelah dunia melewati pandemi COVID-19.

Sebelumnya, Paralimpiade Tokyo 2020 harus berlangsung tanpa penonton. Kini, Aichi-Nagoya 2026 memberikan kesempatan bagi para atlet untuk kembali merasakan dukungan langsung masyarakat di arena pertandingan, baik pada Asian Games maupun Asian Para Games.

Ohmura juga menekankan makna slogan *“Imagine One Heart”* yang diusung penyelenggara, yakni mengajak masyarakat memahami semangat, perjuangan, dan perasaan para atlet yang bertanding.

“Melalui slogan ini, kami berharap semua orang dapat membayangkan semangat para atlet yang berdiri di arena pertandingan sehingga pada akhirnya kita semua dapat menyatukan hati,” ujar Ohmura.

Presiden APC Majid Rashed turut menyoroti hubungan panjang Jepang dengan perkembangan gerakan Paralimpiade di Asia. Sejarah tersebut berawal pada 1975, ketika Kota Oita menjadi tuan rumah ajang multievent olahraga disabilitas regional Asia pertama yang diikuti 973 atlet dari 18 negara.

Menurut Rashed, pengalaman Jepang menyelenggarakan Paralimpiade Tokyo 2020 di tengah pandemi juga menjadi bukti ketangguhan dan persatuan melalui olahraga.

Ia berharap Asian Para Games 2026 tidak hanya berfokus pada perebutan medali, tetapi juga mampu mendorong perubahan sosial, menginspirasi generasi muda, serta memperkuat terciptanya masyarakat yang inklusif, setara, dan saling menghormati.

“Bertandinglah dengan keberanian, bertandinglah dengan kebanggaan. Tunjukkan kepada Asia dan dunia kekuatan tanpa batas Anda. Buat kenangan, buat sejarah, dan yang terpenting, inspirasikan perubahan,” kata Rashed.

Puncak seremoni ditandai dengan pernyataan resmi Kaisar Naruhito yang membuka Asian Para Games 2026.

“Saya menyatakan bahwa Asian Para Games 2026 resmi dibuka,” ujar Kaisar Naruhito.

Setelah itu, enam legenda peraih medali Paralimpiade membawa masuk bendera APC untuk dikibarkan dengan iringan Hymne APC. Sumpah atlet diwakili bintang tenis kursi roda Tokito Oda dan atlet para atletik Kaede Maegawa, bersama perwakilan juri internasional.

Rangkaian pembukaan kemudian mencapai puncaknya melalui estafet obor yang melibatkan tujuh tokoh penting olahraga disabilitas, termasuk Junichi Kawai dan Momoka Muraoka. Prosesi berakhir saat tiga pembawa obor terakhir menyalakan api di kuali utama yang dibuat oleh pengrajin lokal.

Upacara ditutup dengan *Grand Finale* pada pukul 19.50 waktu Jepang. Maskot Konoha mengepakkan sayapnya, diiringi tepuk tangan penonton dan seluruh pengisi acara dalam irama tradisional *san-san-nana-byoshi*.

Dengan resmi dimulainya Asian Para Games 2026, Nagoya kini menjadi panggung bagi para atlet Asia untuk membuktikan kemampuan, menorehkan prestasi, dan menginspirasi dunia. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini membawa pesan bahwa setiap individu memiliki keunikan, potensi, dan kesempatan yang sama untuk bersinar.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7312/kaisar-naruhito-resmi-buka-asian-para-games-2026-pesan-inklusi 

Baca Terusannya »»  

Konferensi Pers Penutupan Trade Expo Indonesia ke-41

 


Menteri Perdagangan, Budi Santoso melakukan konferensi pers penutupan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, pada Minggu (18 Okt).

Mendag Busan menyampaikan bahwa selama lima hari pelaksanaan TEI, potensi transaksi tercatat sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen melampaui target USD 17,5 miliar. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat, mulai dari eksportir, perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri, hingga para pemangku kepentingan.

Mendag Busan menambahkan, India mencatatkan nilai potensi transaksi terbesar, diikuti Belanda, Bangladesh, Uni Emirat Arab, dan Jepang. Adapun berdasarkan kategori produk, potensi transaksi terbesar berasal dari makanan dan minuman, perhiasan, produk kayu, produk pertanian, serta kertas.

TEI ke-41 diikuti 1.873 ekshibitor, melampaui target 1.500 perusahaan sebesar 24,9 persen. Pameran ini juga mencatat 9.600 buyer terdaftar dari 151 negara. Berdasarkan jumlah buyer, lima negara dengan partisipasi terbesar adalah India, Malaysia, Tiongkok, Arab Saudi, dan Taiwan. Sementara itu, jumlah pengunjung mencapai lebih dari 45.287 orang, meningkat 31,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Mendag Busan mengapresiasi kedutaan besar dan konsulat jenderal RI, perwakilan perdagangan RI, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta pelaku usaha yang berkontribusi dalam penyelenggaraan TEI ke-41.

 

 

Sumber : https://www.kemendag.go.id/berita/foto/konferensi-pers-penutupan-trade-expo-indonesia-ke-41 

Baca Terusannya »»  

Women's League 2026 Resmi Dibuka, Ketum PSSI Target Lahirkan Pemain Berkualitas untuk Timnas hingga Prestasi Kancah Internasional


 

Jakarta: Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyambut baik bergulirnya kembali kompetisi sepak bola wanita di tanah air. Dengan dimulainya kompetisi ini, PSSI optimistis kualitas sepak bola wanita nasional akan semakin meningkat dan mampu bersaing di level internasional. 

Hal itu disampaikan Ketum PSSI Erick usai membuka Indonesia Women's League (IWL) 2026 yang sekaligus dilanjutkan pertandingan Persija lawan FC Bekasi City di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10) malam. 

Ketua Umum PSSI mengatakan bahwa tidak ada perbedaan antara sepak bola lelaki dan wanita. "Kita lihat pembukaan tadi berjalan bagus, kita berikan yang terbaik, tidak ada perbedaan dengan lelaki dan perempuan. Pembukaan yang saya rasa sangat-sangat optimis. Mudah-mudahan pertandingannya berjalan baik," kata Ketum PSSI Erick Thohir. 

Ketum PSSI juga menyampaikan kompetisi ini diyakini menjadi wadah penting untuk menambah jam terbang para pemain. "Menariknya, dua pertandingan awal telah memperlihatkan banyak talenta baru dari kelompok usia U-17 hingga senior yang sebelumnya tidak terpantau kini mulai bermunculan," ujarnya. 

PSSI menargetkan agar kompetisi ini mampu melahirkan banyak pemain berkualitas untuk memperkuat tim nasional, dengan impian besar menembus level Asia Tenggara hingga lolos ke Piala Dunia. 

Untuk menjaga keberlangsungan liga, PSSI menerapkan komitmen kontrak selama 5 tahun bagi seluruh klub peserta sebelum nantinya dilakukan evaluasi berkala. Oleh karena itu, langkah awal dimulai secara terukur dengan melibatkan 6 klub yang berpusat di sekitar Jakarta. 

"Langkah ini diambil untuk memberi kesempatan kepada klub-klub peserta dalam membangun homebase (markas) yang kuat. Selain itu, PSSI berkomitmen memberikan dukungan penuhi," kata Ketum PSSI. 

Ketum PSSI Erick juga mengapresiasi antusiasme tinggi dari para penonton di tahun pertama penyelenggaraan liga ini. "Masyarakat yang selama ini menantikan kompetisi sepak bola wanita kini diundang untuk hadir langsung ke stadion guna membuktikan dukungannya secara nyata kepada klub dan para pemain timnas yang tersebar di berbagai klub," ajak Ketum PSSI. 

Sebagai bentuk motivasi tambahan, PSSI juga menyiapkan dukungan fasilitas dan partisipasi bagi klub juara untuk dikirim bertanding ke luar negeri. "Dengan kerja keras bersama antara PSSI, klub, dan suporter, sepak bola wanita Indonesia diharapkan mampu bangkit dan menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional," pungkas Ketum PSSI. 

Acara pembukaan Women's League 2026 berlangsung cukup meriah. Sebelum pertandingan Persija lawan FC Bekasi City di mulai, para penonton disuguhkan penampilan dari band Kotak dan pesta kembang api yang cukup meriah.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7309/women039s-league-2026-resmi-dibuka-ketum-pssi-target-lahirkan-pema 

Baca Terusannya »»  

Dirut Pertamina Tinjau Distribusi BBM di Bali, Pastikan Percepatan Pemulihan Penyaluran Energi

 


Denpasar, 17 Oktober 2026 – PT Pertamina (Persero) terus mempercepat pemulihan distribusi BBM di Bali melalui penguatan pasokan, optimalisasi armada dan personel, serta percepatan penyaluran ke SPBU. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, kembali turun langsung meninjau penanganan distribusi BBM di lapangan bersama Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, pada Kamis malam (15/10). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan langkah-langkah percepatan pemulihan berjalan efektif sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat segera terpenuhi.

“Prioritas kami adalah mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. Kami terus mengerahkan seluruh sumber daya dan memastikan setiap langkah penanganan berjalan efektif, mulai dari kedatangan pasokan, distribusi ke SPBU, hingga pelayanan kepada masyarakat. Saya juga meminta seluruh jajaran di Pertamina untuk terus berada di lapangan, memantau perkembangan, dan segera menindaklanjuti setiap kendala yang ditemukan,” ujar Simon.

Pada 16 Oktober 2026, dua kapal pengangkut BBM telah bersandar di Bali dengan total muatan 20 juta liter Pertalite. Pasokan tersebut terdiri atas 16 juta liter melalui Integrated Terminal Manggis menggunakan MT Pangkalan Brandan dan 4 juta liter melalui Fuel Terminal Sanggaran menggunakan MT Asian Rigel. Per 17 Oktober 2026, stok BBM di Terminal Sanggaran dan Manggis telah ditingkatkan hingga sekitar 48 juta liter untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Untuk mempercepat penyaluran, Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga memperkuat pasokan sekitar 57,9 juta liter BBM yang dijadwalkan tiba secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026. Langkah ini didukung pengoperasian 108 mobil tangki dan 465 Awak Mobil Tangki (AMT), optimalisasi operasional terminal, serta perluasan layanan SPBU selama 24 jam. Pertamina juga menyediakan layanan penjualan BBM secara literan sebagai upaya membantu mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan tambahan pasokan terus diimbangi dengan pengaturan distribusi yang responsif, terutama ke SPBU yang masih mengalami peningkatan kebutuhan dan antrean kendaraan.

“Pasokan yang telah tiba kami dorong segera tersalurkan melalui penguatan armada, personel, dan operasional terminal. Kami juga terus memantau kondisi SPBU dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait agar kendala distribusi dapat segera ditangani,” jelas Baron.

Pertamina terus mengevaluasi perkembangan langkah-langkah pemulihan distribusi yang dijalankan Pertamina Patra Niaga. Upaya percepatan distribusi dilakukan agar layanan BBM berangsur pulih dan kebutuhan energi masyarakat, aktivitas ekonomi, serta sektor pariwisata Bali dapat terus terdukung.

Pengerahan sumber daya secara optimal terus dilakukan dengan memperkuat koordinasi lintas stakeholder untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM di Bali.

 

 

Sumber : https://pertamina.com/news/dirut-pertamina-tinjau-distribusi-bbm-di-bali-pastikan-percepatan-pemulihan-penyaluran-energi 

Baca Terusannya »»  

Kendarai Maung, Menteri PKP Tinjau Bedah Rumah di Rorotan, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran



Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengunjungi penerima bantuan Program Bedah Rumah di Kelurahan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (18/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Maruarar untuk pertama kalinya menggunakan mobil dinas Maung untuk meninjau langsung kondisi rumah warga penerima bantuan.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan perbaikan rumah diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria, baik berdasarkan kondisi sosial ekonomi maupun tingkat kerusakan hunian.

Dalam kunjungan tersebut, Maruarar meninjau rumah Masulah (48), seorang juru masak di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpenghasilan sekitar Rp2,5 juta per bulan. Ia tinggal bersama suami dan lima anaknya yang masih bersekolah di rumah seluas 45 meter persegi. Suaminya saat ini tidak lagi bekerja karena mengalami stroke ringan. Masulah juga mengaku belum pernah menerima bantuan di sektor perumahan sejak tinggal di rumah tersebut.

Kondisi rumah Masulah cukup memprihatinkan. Struktur bangunan, mulai dari pondasi, sloof, kolom, hingga ring balok, sudah rapuh dan tidak kokoh. Rangka atap kayu juga dalam kondisi rapuh, sebagian besar dinding mengalami keretakan, lantai plester pecah, dan atap asbes rusak berat. Saat hujan, air kerap masuk ke dalam rumah, sementara dinding yang tidak ditopang struktur bangunan yang kuat membuat kondisi rumah semakin mengkhawatirkan.

“Kalau hujan, air dari jalan masuk ke rumah. Atap juga bocor, tidak ada pondasi, jadi temboknya goyang. Harapannya dinding rumah bisa lebih kokoh dan semoga rumah saya juga bisa punya lantai yang lebih baik,” ujar Masulah.

Selain Masulah, Maruarar juga meninjau rumah Nusrobah (55), seorang asisten rumah tangga dengan penghasilan sekitar Rp1 juta per bulan. Ia tinggal bersama dua anaknya di rumah seluas 37 meter persegi. Rumah tersebut mengalami kerusakan pada bagian struktur bangunan dan rangka atap. Sebagian dinding berupa tembok yang retak dan papan, sedangkan lantai plester rusak berat. Atap asbes yang sudah lapuk juga sering bocor dan berisiko ambruk.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menilai kedua penerima bantuan tersebut memenuhi kriteria berdasarkan kondisi sosial ekonomi dan keadaan tempat tinggal. Masulah tercatat berada pada desil 1, sedangkan Nusrobah berada pada desil 2 dengan penghasilan di bawah upah minimum provinsi (UMP). Kondisi rumah keduanya yang tidak layak huni turut menjadi pertimbangan dalam memastikan bantuan diberikan kepada keluarga yang membutuhkan.

Maruarar menyampaikan keprihatinannya atas masih banyaknya rumah tidak layak huni yang ditemukan di Rorotan. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus meningkatkan jumlah rumah yang diperbaiki, meskipun belum seluruh rumah tidak layak huni dapat ditangani sekaligus.

“Saya mohon maaf karena kita belum bisa memperbaiki seluruh rumah tidak layak huni. Namun, kita terus meningkatkan jumlahnya. Tahun lalu di Jakarta ada 158 rumah yang diperbaiki, sedangkan tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 10.300 rumah,” ujar Maruarar.

Ia menekankan bahwa ketepatan sasaran menjadi hal penting dalam pelaksanaan Program Bedah Rumah. Pemerintah melihat dua aspek utama, yakni kondisi ekonomi keluarga dan kondisi fisik rumah, agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.

“Tadi saya mengunjungi dua rumah dan penghasilan keluarganya di bawah UMP. Kita harus memastikan penerimanya tepat sasaran. Kita lihat kondisi ekonominya memang terbatas, dan kondisi rumahnya juga memang tidak layak huni,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kunjungan, terdapat sekitar 2.500 keluarga dengan rumah tidak layak huni di Kelurahan Rorotan. Sementara itu, jumlah rumah tidak layak huni di Jakarta Utara mencapai 174 ribu unit. Pada 2026, Jakarta Utara memperoleh alokasi 2.000 unit Program Bedah Rumah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Pengerjaan rumah bagi para penerima bantuan dijadwalkan berlangsung mulai 26 Oktober hingga 26 Desember 2026. Melalui Program Bedah Rumah, Kementerian PKP terus mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat, dengan memastikan bantuan diberikan secara tepat sasaran, dilaksanakan secara transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga yang membutuhkan.

 

Sumber : https://pkp.go.id/berita/detail/kendarai-maung-menteri-pkp-tinjau-bedah-rumah-di-rorotan-pastikan-bantuan-tepat-sasaran 

Baca Terusannya »»  

Sekjen PBB Guterres Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo dan Langkah Indonesia Membantu Palestina

 


Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) António Guterres di kediaman Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 18 Oktober 2026. Sekjen PBB Guterres datang ke Jakarta secara khusus dari New York, Amerika Serikat, dan akan kembali ke New York setelah kunjungan ini.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menyebut Sekjen PBB Guterres menyampaikan beberapa hal kepada Presiden Prabowo. Salah satunya, Sekjen PBB Guterres menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan politik luar negeri Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto.

“Berpamitan menjelang berakhirnya masa jabatan Sekjen PBB pada Desember 2026 nanti,” ujar Seskab Teddy.

Menurut Seskab Teddy, Sekjen PBB Guterres juga mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dalam usaha melaksanakan ketertiban dunia serta langkah nyata Indonesia membantu rakyat Palestina.

“Pertemuan ini menegaskan eratnya komunikasi dan kemitraan Indonesia dengan PBB dalam memperjuangkan perdamaian, memperkuat stabilitas global, serta mendorong terciptanya tatanan dunia yang lebih adil dan sejahtera,” imbuh Seskab Teddy.

Dalam kesempatan tersebut, Seskab Teddy menyebut bahwa Sekjen PBB Guterres bermalam di kediaman Hambalang milik Presiden Prabowo.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/berita-lainnya/seskab-teddy-sekjen-pbb-guterres-apresiasi-kepemimpinan-presiden-prabowo-dan-langkah-indonesia-membantu-palestina/ 

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang


 

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) António Guterres di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Presiden Prabowo menyambut langsung kedatangan Sekjen PBB Guterres saat turun dari kendaraan. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan bersahabat, mencerminkan suasana akrab dalam pertemuan kedua pemimpin.

Kedua pemimpin kemudian berjalan menuju pendopo untuk melaksanakan sesi foto bersama. Dalam kesempatan tersebut, Sekjen PBB Guterres juga disambut hangat oleh anak-anak yang mengenakan pakaian adat nasional, menambah suasana hangat dalam rangkaian penyambutan.

Setelah prosesi penyambutan, Presiden Prabowo dan Sekjen PBB Guterres melanjutkan agenda dengan menggelar pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis serta upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama multilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat dialog dan kemitraan antara Indonesia dan PBB, sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam mendorong perdamaian, stabilitas, dan penyelesaian berbagai persoalan global melalui pendekatan multilateral.

Sebelumnya, Presiden Prabowo dan Sekjen PBB Guterres bertemu dalam pertemuan bilateral usai Presiden Prabowo menyampaikan pidato pada Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara di Gedung Sekretariat PBB, New York, Amerika Serikat, pada Senin, 22 September 2025.

Melalui pertemuan di Hambalang ini, Indonesia terus memperkuat dialog dan komunikasi dengan PBB sebagai bagian dari upaya mendorong kerja sama multilateral dalam merespons dinamika dan tantangan global.

Dari Rio de Janeiro, New York hingga Hambalang, dialog kedua pemimpin mencerminkan pentingnya kemitraan Indonesia dan PBB dalam memperjuangkan perdamaian, menjaga stabilitas, serta memperkuat penyelesaian persoalan global melalui kerja sama multilateral.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-sambut-kunjungan-sekjen-pbb-antonio-guterres-di-hambalang/ 

Baca Terusannya »»  

Kepala BNPB Perkuat Kolaborasi, Evaluasi Efektivitas, dan Penegakan Hukum dalam Penanganan Karhutla di Sumatra Selatan

 


PALEMBANG - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yang berlangsung di Palembang pada Minggu (18/10). Rapat tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Selatan, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani, Wakil Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) Mayjen Sriyanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Provinsi Sumsel, M. Iqbal Alisyahbana dan jajaran Pemprov Sumsel.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari agenda perdana Letjen TNI Kristomei Sianturi sejak dilantik sebagai Kepala BNPB. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan memetakan langsung berbagai kendala serta kebutuhan penanganan karhutla di daerah yang membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat.

“Ini kunjungan perdana saya sejak saya jadi Kepala BNPB. Jadi saya baca masalah, apa sih yang sudah kita kerjakan dan apa sih yang akan perlu bantuan pusat untuk di-back-up," ujar Kristomei mengawali.

Dalam arahannya, Kepala BNPB menekankan pentingnya instruksi Presiden mengenai kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, penanganan karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan sinergi erat antar-kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta sinkronisasi program antara pusat dan daerah.

“Kita ini harus berkolaborasi, jadi tidak bisa sendiri. Harus berkolaborasi antar kementerian, lembaga, kemudian baik daerah, kemudian sinkronisasi antara pusat dan daerah," tegasnya.

Meskipun ribuan personel gabungan dan berbagai armada alutsista seperti helikopter telah dikerahkan, BNPB menggarisbawahi perlunya evaluasi berkala terkait keefektifan operasi di lapangan. Evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa pergerakan pasukan dan penggunaan sarana prasarana berbanding lurus dengan penurunan luasan serta jumlah titik panas (hotspot).

“Tapi begini, kita belajar mengevaluasi keefektifannya. Dengan penggunaan jumlah manusia besar, alutsista, kira-kira progresnya itu sudah sampai mana? Efektif tidak? Kemudian, kalau tidak efektif, apa evaluasinya?" imbuh Kepala

Sebagai langkah taktis, Kepala BNPB mendorong pembentukan posko-posko operasi kolaboratif yang terbagi berdasarkan klaster wilayah titik panas. Setiap posko diwajibkan memiliki penanggung jawab wilayah yang jelas, peta pembagian tugas, serta kepastian jumlah personel dan alutsista yang dikerahkan.

Selain itu, BNPB juga mendorong pengujian efisiensi dan efektivitas berbagai teknologi pemadaman, baik metode konvensional seperti operasi water bombing dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), baik yang berbasis NaCl, maupun inovasi baru seperti penggunaan dry ice. Penggunaan teknologi tersebut harus terukur secara saintifik agar tepat sasaran dan hemat anggaran.

Terkait ekosistem gambut, BNPB meminta perhatian intensif dari Badan Restorasi Gambut dan Mangrove untuk merumuskan solusi permanen penanganan lahan gambut di Sumatera Selatan dan Kalimantan. Salah satu langkah teknis yang dibahas adalah pembuatan atau optimalisasi kanalisasi untuk menjaga kelembaban dan membasahi lapisan dalam tanah gambut.

Berdasarkan pemetaan data spasial BNPB yang diselaraskan dengan data ATR/BPN, teridentifikasi sebanyak 44 area konversi hutan dan perkebunan di Sumatera Selatan yang mengalami kebakaran, meliputi areal sawit, Hutan Tanaman Industri (HTI), KPH, hingga hutan lindung. Sebagian besar titik api ditemukan di area perbatasan izin konversi yang mengindikasikan adanya dugaan pembukaan atau perluasan lahan.

Atas temuan tersebut, BNPB mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas para pelaku pembakaran, baik perorangan maupun korporasi. Penegakan hukum yang tegas (deterrent effect) dinilai sangat krusial agar upaya pemadaman di lapangan tidak sia-sia akibat adanya pihak yang sengaja membakar kembali lahan.

“Percuma juga kita kerja keras selama ini, kalau pemadaman enggak sinkron. Satu orang berusaha memadamkan, satu orang bakar, kan kambuh," tegas Kristomei.

Dalam menghadapi ancaman karhutla, Kepala BNPB menegaskan empat pilar strategi utama penanganan bencana: Kolaborasi, Responsif, Inovatif, dan Siderisasi. Penanganan harus dilakukan secara cepat dalam hitungan menit dan jam guna mencegah eskalasi kebakaran dan meminimalkan dampak buruk polusi asap terhadap kesehatan masyarakat.

Selanjutnya dalam arahan terakhir, Kepala BNPB mengingatkan pentingnya akuntabilitas serta kejujuran data personel di posko lapangan. Jumlah personel yang dilaporkan harus sesuai dengan fakta di lapangan untuk menjamin kesejahteraan, keselamatan, serta pemeriksaan kesehatan (seperti ronsen paru-paru) bagi para petugas yang telah bekerja keras memadamkan api di lapangan.

“BNPB tetap mendukung, tapi juga kita akuntabilitas di lapangan. Kalau memang 100, dukung 100. Orang itu harus 100. Jangan dukung 100, orangnya 10. Nah, gitu ya. Jadi ada harus akuntabilitas di sini ya, bahwa yang kita kuatkan dengan estimasi syarat kinerjanya, sehingga kalau kurang, tambah lagi,” jelas Kristomei.

“Kalau perlu, anak-anak 80 dironsenlah paru-parunya itu. Kasihan juga dia. Tapi satu-satu perusahaan bagus saya ini, Pak Dir Ops, free of charge, gratis untuk kerja-kerja yang di sana,” pungkasnya.

Usai memimpin rapat koordinasi, Kepala BNPB bersama Kepala BMKG melanjutkan peninjauan udara menggunakan helikopter untuk melihat langsung kondisi karhutla di wilayah Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Selama peninjauan, kepulan asap dan titik api masih terlihat di sejumlah lokasi. Kondisi tersebut menjadi perhatian utama Kepala BNPB untuk memastikan upaya pemadaman berjalan efektif dan titik-titik kebakaran yang masih aktif segera ditangani.

Temuan visual dari udara tersebut memperkuat urgensi arahan yang disampaikan dalam rapat koordinasi, yakni memastikan seluruh unsur penanganan bergerak secara terpadu, mempercepat pemadaman di lokasi yang masih terbakar, serta mengoptimalkan dukungan operasi darat dan udara sesuai kondisi di lapangan. Pemantauan langsung ini juga menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah lanjutan berdasarkan situasi aktual dan kebutuhan penanganan di daerah.




Sumber : https://bnpb.go.id/berita/kepala-bnpb-perkuat-kolaborasi-evaluasi-efektivitas-dan-penegakan-hukum-dalam-penanganan-karhutla-di-sumatra-selatan

Baca Terusannya »»  

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 18 Oktober 2026

 

 

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan bencana pada periode Sabtu hingga Minggu, 17-18 Oktober 2026. Laporan kejadian bencana masih didominasi oleh laporan kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Karhutla di wilayah pegunungan terjadi di lereng Gunung Lawu, tepatnya di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Kamis (15/10). Api menyambar vegetasi rumput alang-alang yang kering dan tanaman pinus. Kebakaran ini diketahui pertama kali pada pukul 10.00 WIB.

Laporan sementara per Sabtu (17/10) oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, lahan terbakar mencapai 200 hektare (ha).  Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Karanganyar bersama TNI, PoIri, Perhutani, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat melakukan upaya pemadaman dengan membagi tim menjadi empat regu untuk empat titik pemadaman.

Saat ini, upaya pemadaman terkendala kondisi cuaca dimana angin bertiup cukup besar, akses lokasi yang sulit dijangkau, dan vegetasi kering yang mudah terbakar. Tim gabungan membuat sekat atau ilaran di sekitar lokasi untuk mencegah perambatan api ke titik lain.

Karhutla di wilayah pegunungan juga terjadi di lereng Gunung Arjuno, Jawa Timur, pada Kamis (15/10) sekitar pukul 12.00 WIB. Lokasi terdampak meliputi dua desa di dua kabupaten yaitu Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, dan Desa Singosari, Kecamatan Singosari, kabupaten Malang. Kerugian material dan taksiran luas lahan terbakar masih dalam pendataan oleh BPBD setempat. Pada upaya pemadaman ini, tim gabungan terkendala medan yang sulit dijangkau dan minimnya sumber air. Hingga Sabtu (17/10), api belum padam dan masih dilakukan pendataan dan penanganan. 

Masih di wilayah Provinsi Jawa Timur, karhutla turut melanda kawasan hutan tepatnya di sekitar Petak 75B RPH Junggo di Desa Giripurno, Kecamatan Batu, dan Bon 12 RPH Oro-oro Ombo di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Desa Punten dan Desa Gunungsari di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. 

Tim gabungan dari BPBD Kota Batu, Perhutani, Polri perangkat desa, relawa, dan warga bekerja sama melaksanakan pemadaman. Pada Sabtu (17/10) api berhasil dipadamkan.

Berdasarkan pendataan oleh otoritas setempat, total lahan terbakar seluas ± 14,3 ha lahan hutan produksi yang terbakar dengan rincian, Desa Giripurno selus 9,25 ha, Desa Tlekung seluas 1,5 ha, Desa Punten seluas 0,35 ha, dan Desa Gunungsari seluas 3.2 ha.

Di tengah teriknya cuaca akibat fenomena EL Nino yang terjadi saat ini, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah atau membuka ladang dengan cara membakar guna mencegah terjadinya karhutla. Jangan membuang putung rokok sembarangan dan pastikan bara api telah padam sempurna sebelum membuang.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi kering di masa musim kemarau saat ini. Isi cadangan air saat pasokan masih tersedia, gunakan air sesuai kebutuhan, perbaiki keran atau pipa yang bocor, dan gunakan kembali air bekas yang masih layak (misalnya air cucian sayur untuk menyiram tanaman).

BNPB juga mengimbau agar masyarakat juga tetap waspada terhadap kemungkinan bencana geologi seperti gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat diharapkan menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah kesiapsiagaan dan senantiasa memantau pembaruan informasi dari sumber resmi dan terpercaya, seperti BNPB, BPBD dan BMKG.



Sumber ; https://bnpb.go.id/berita/perkembangan-situasi-dan-penanganan-bencana-di-tanah-air-18-oktober-2026

 

 

 

Baca Terusannya »»  

Hasil Race 2 Mandalika Festival of Speed Round 4

 


The Mandalika, 18 Oktober 2026 – Persaingan ketat mewarnai jalannya Race 2 dalam rangkaian Mandalika Festival of Speed (MFoS) putaran keempat yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (18/10/2026). Sejumlah pembalap dan tim tampil kompetitif untuk memperebutkan posisi terbaik dalam enam kejuaraan, yakni Kejurnas ITCR 1200, Kejurnas ITCR 1500, Kejurnas ISTCR 3600, Krida Agya One Make Race (OMR), Subaru BRZ Super Series, dan Superstars Sportscars Series.

Beragam kategori kejuaraan tersaji sepanjang kompetisi, mulai dari persaingan ketat mobil produksi massal di kelas ITCR, pertarungan sesama pengguna Toyota Agya, hingga adu kecepatan mobil sport dari Subaru, Porsche, Mercedes-AMG, BMW, dan Lamborghini. Para pembalap tidak hanya memperebutkan kemenangan secara keseluruhan, tetapi juga bersaing untuk menjadi yang terbaik di kategori masing-masing.

Race 2
Persaingan pembalap kategori Kejurnas ITCR 1200 memasuki tikungan 17 menuju lintasan lurus Pertamina Mandalika International Circuit pada event Mandalika Festiva of Speed putaran keempat, Minggu (18/10/2026).

Kejurnas ITCR 1200: Avila Bahar Kuasai Race 2

Avila Bahar dari Honda Racing Indonesia tampil sebagai pemenang Race 2 Kejurnas ITCR 1200 dalam rangkaian Mandalika Festival of Speed (MFoS) putaran keempat di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (18/10/2026). Mengendarai Honda Brio, Avila menempati posisi pertama pada hasil akhir balapan, disusul Daffa AB dari Razaiq Motorsport di posisi kedua. Keduanya bersaing di kategori Seeded A.

ITCR
Pemenang Race 2 Kejurnas ITCR 1200

Berdasarkan hasil resmi, balapan berlangsung sebanyak 12 lap di sirkuit sepanjang 4,31 kilometer. Avila juga mencatatkan waktu lap tercepat, yakni 2 menit 04,644 detik pada Lap 6, memperlihatkan performa kompetitifnya sepanjang perlombaan. Sementara itu, posisi ketiga secara keseluruhan ditempati Sebastian K Tamuntuan dari Dewa United yang mengendarai Honda Brio dan menjadi pemenang kategori Seeded B.

ITCR 1200
Hasil Race 2 ITCR 1200

Persaingan di Race 2 tidak hanya menghadirkan perebutan posisi teratas secara keseluruhan, tetapi juga persaingan di setiap kategori. Hasil akhir menunjukkan pembalap dari kategori Seeded A, Seeded B, dan Non Seeded menempati podium masing-masing dengan performa terbaik mereka.

Podium 1200
Podium Seremoni Race 2 Kejurnas ITCR 1200

Podium Race 2 Kejurnas ITCR 1200 

Seeded A

  1. Avila Bahar — Honda Racing Indonesia, Honda Brio.
  2. Daffa AB — Razaiq Motorsport, Honda Brio.
  3. Amato Rudolph — Toyota Gazoo Racing Indonesia, Toyota Agya.

Seeded B

  1. Sebastian K Tamuntuan — Dewa United, Honda Brio.
  2. Junus Danuatmodjo — Razaiq Motorsport, Honda Brio.
  3. Naufal M Ramadhan — Dewa United, Honda Brio.

Non Seeded

  1. MHD Ravin Valensya Dypo — Delta Garage Racing Team, Honda Brio.
  2. Farrel Rafellyno Augusto — Toyota Gazoo Racing Indonesia, Toyota Agya.
  3. Fladdy Malik — EnginEplus Motorsport, Honda Brio.
Podium Seremoni
Podium Seremoni Kejurnas ITCR 1200

Hasil Race 2 ini menegaskan persaingan kompetitif di kelas Kejurnas ITCR 1200 pada MFoS putaran keempat. Avila Bahar mengamankan kemenangan keseluruhan sekaligus posisi teratas kategori Seeded A, sedangkan Sebastian K Tamuntuan menjadi pembalap terbaik kategori Seeded B. Di kategori Non Seeded, MHD Ravin Valensya Dypo memimpin klasemen hasil balapan kategori tersebut.

Kejurnas ITCR 1500: Avan Abdullah Menangi Race 2

Avan Abdullah dari Delta Garage Racing Team tampil sebagai pemenang Race 2 Kejurnas ITCR 1500 dalam ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) putaran keempat di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (18/10/2026). Mengendarai Honda City Hatchback, Avan finis di posisi pertama setelah menyelesaikan balapan yang berlangsung selama 12 lap di sirkuit sepanjang 4,31 kilometer.

ITCR 1500
Pemenang Race 2 Kejurnas ITCR 1500

Posisi kedua ditempati Akheela Chandra Dewanto dari Dewa United, juga dengan Honda City Hatchback. Sementara itu, Abraham Franklin Nadeak dari REA X Siantar Man Racing Team mengamankan posisi ketiga secara keseluruhan. Hasil tersebut menempatkan Avan dan Akheela sebagai dua pembalap teratas kategori Seeded A, sedangkan Abraham menjadi pembalap terbaik kategori Seeded B.

Berdasarkan hasil resmi Race 2, persaingan Kejurnas ITCR 1500 menghadirkan tiga kategori klasifikasi, yakni Seeded A, Seeded B, dan Non Seeded. Selain perebutan posisi teratas secara keseluruhan, pembalap di setiap kategori juga bersaing untuk meraih podium masing-masing.

Abraham Franklin Nadeak juga mencatatkan waktu lap tercepat 2 menit 02,338 detik pada Lap 3. Catatan ini menjadi waktu tercepat yang tercantum dalam hasil resmi Race 2, meskipun Abraham menyelesaikan balapan di posisi ketiga secara keseluruhan.

Hasil Race 2
Hasil Race 2 ITCR 1500

Podium Race 2 Kejurnas ITCR 1500 

Seeded A

  1. Avan Abdullah — Delta Garage Racing Team, Honda City Hatchback.
  2. Akheela Chandra Dewanto — Dewa United, Honda City Hatchback.
  3. Fitra Eri — Master X HBC Racing Team, Honda City Hatchback.

Seeded B

  1. Abraham Franklin Nadeak — REA X Siantar Man Racing Team, Honda City Hatchback.
  2. Rava Mahpud — Dewa United, Honda City Hatchback.
  3. Muh Basyuni Aksan — P-Five Racing Indonesia, Honda City Hatchback.

Non Seeded

  1. Ananda Zayn Neymar Idy — HRI Management, Honda City Hatchback.
  2. Jeffri Ardiatma — P-Five Racing Indonesia, Honda City Hatchback.
  3. M Wildan Rizkyansyah — P-Five Racing Indonesia, Honda City Hatchback.

Race 2 Kejurnas ITCR 1500 MFoS putaran keempat ini memperlihatkan persaingan antarpembalap dengan hasil yang berbeda di setiap kategori. Avan Abdullah menjadi pemenang keseluruhan sekaligus juara Seeded A, Abraham Franklin Nadeak memimpin kategori Seeded B, sedangkan Ananda Zayn Neymar Idy menempati posisi teratas kategori Non Seeded.

Kejurnas ISTCR 3600: Alvin Bahar Menangi Race 2

Alvin Bahar dari Honda Racing Indonesia berhasil memenangi Race 2 Kejurnas ISTCR 3600 dalam ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) putaran keempat di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (18/10/2026). Mengendarai Honda Civic Type R, Alvin finis di posisi pertama setelah menyelesaikan balapan sebanyak 12 lap di sirkuit sepanjang 4,31 kilometer.

ISTCR
Kejurnas ISTCR 3600 menampilkan pertarungan Honda Civic, Mercedes Benz, dan BMW.

Gerhard Lukita dari SAV Motorsport menempati posisi kedua secara keseluruhan dengan BMW E90, disusul Denny Rommel Samuel dari H98 Racing Team yang mengendarai BMW E46 di posisi ketiga. Hasil ini membuat Alvin Bahar menjadi pemenang kategori Seeded A, sementara Gerhard Lukita dan Denny Rommel Samuel menempati dua posisi teratas kategori Seeded B.

ISTCR
Pemenang Race 2 Kejurnas ISTCR 3600

Persaingan Race 2 Kejurnas ISTCR 3600 juga diwarnai performa Gerhard Lukita yang mencatatkan waktu lap tercepat 1 menit 52,116 detik pada Lap 6. Catatan tersebut menjadi waktu tercepat yang tercantum dalam hasil resmi balapan. Sementara itu, Alvin Bahar mempertahankan posisi teratas hingga finis, diikuti Gerhard dan Denny.

Berdasarkan hasil resmi, pembalap terbagi dalam kategori Seeded A, Seeded B, dan Non Seeded. Berikut daftar tiga pembalap terbaik pada masing-masing kategori, disusun berdasarkan posisi finis dan klasifikasi kategori yang tercantum dalam dokumen hasil.

ISTCR 3600
Hasil Race 2 ISTCR 3600

Podium Race 2 Kejurnas ISTCR 3600 

Seeded A

  1. Alvin Bahar — Honda Racing Indonesia, Honda Civic Type R.
  2. Sunyoto Tsuyoshi Soejatmo — SAE Racing Team, Honda Civic FK8.

Seeded B

  1. Gerhard Lukita — SAV Motorsport, BMW E90.
  2. Denny Rommel Samuel — H98 Racing Team, BMW E46.
  3. Raden Dudy Darmady — Privateer, BMW F30 320 T.

Non Seeded

  1. Apip Ginanjar — Razaiq Motorsport, BMW E90.
  2. Muhammad Yasin Kosasih — Motu Jangkar Biru, BMW F30.
  3. Evan Shih Satria Pratama — Lamban, BMW F30 328i.

Race 2 Kejurnas ISTCR 3600 MFoS putaran keempat menghadirkan persaingan antarpembalap dengan beragam kendaraan, mulai dari Honda Civic Type R dan Civic FK8 hingga BMW serta Mercedes-Benz. Alvin Bahar menjadi pemenang keseluruhan sekaligus memimpin kategori Seeded A, Gerhard Lukita menjadi pembalap terbaik Seeded B, sedangkan Apip Ginanjar memimpin kategori Non Seeded.

Krida Agya OMR: Romy Tahrizi Menangi Race 2

Romy Tahrizi dari GR Garage Auto2000 Racing Team berhasil meraih kemenangan pada Race 2 Krida Agya One Make Race (OMR) dalam rangkaian Mandalika Festival of Speed (MFoS) putaran keempat di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (18/10/2026). Mengendarai Toyota Agya, Romy menyelesaikan balapan delapan lap dengan catatan waktu 16 menit 48,282 detik.

Race 2
Pemenang Race 2 Krida Agya OMR

Persaingan di barisan depan berlangsung ketat. Daffa AB dari Razaiq Motorsport finis di posisi kedua dengan selisih hanya 0,020 detik dari Romy. Sementara itu, Aris Harvenda, rekan satu tim Romy di GR Garage Auto2000 Racing Team, menempati posisi ketiga. Ketiganya menjadi tiga pembalap teratas dalam kategori Seeded.

Romy juga mencatatkan waktu lap tercepat 2 menit 05,320 detik pada Lap 7, berdasarkan data resmi timing. Catatan ini memperlihatkan konsistensinya dalam menjaga kecepatan hingga menjelang akhir balapan.

Krida Agya
Hasil Race 2 Krida Agya OMR

Di kategori Non Seeded, Arya Duta Kamdani dari GR Garage Auto2000 Racing Team tampil sebagai pemenang. Ia menuntaskan delapan lap dengan waktu 17 menit 11,466 detik, mengungguli Darryl Wenas dari Siantarman Racing Team yang finis kedua dan Rizky Rafi Thamrin dari Razaiq Motorsport di posisi ketiga. Hasil tersebut menunjukkan persaingan kompetitif di antara para pembalap Toyota Agya dalam balapan satu merek ini.

Agya
Pertarungan Krida Agya OMR pada event Mandalika Festival of Speed 16-18 Oktober 2026.

Podium Race 2 Krida Agya OMR Berdasarkan Kategori

Seeded

  1. Romy Tahrizi — GR Garage Auto2000 Racing Team, Toyota Agya.
  2. Daffa AB — Razaiq Motorsport, Toyota Agya.
  3. Aris Harvenda — GR Garage Auto2000 Racing Team, Toyota Agya.

Non Seeded

  1. Arya Duta Kamdani — GR Garage Auto2000 Racing Team, Toyota Agya.
  2. Darryl Wenas — Siantarman Racing Team, Toyota Agya.
  3. Rizky Rafi Thamrin — Razaiq Motorsport, Toyota Agya.

Race 2 Krida Agya OMR MFoS putaran keempat menjadi ajang pembuktian bagi para pembalap di dua kategori tersebut. Romy Tahrizi mengamankan kemenangan Seeded dengan keunggulan sangat tipis atas Daffa AB, sedangkan Arya Duta Kamdani memimpin kategori Non Seeded. Seluruh pembalap bersaing menggunakan Toyota Agya, sehingga konsistensi, ketepatan mengambil racing line, dan kemampuan menjaga ritme menjadi bagian penting dalam perebutan posisi finis.

Subaru BRZ Super Series: Demas Agil Menangi Race 2

Demas Agil dari Dewa United Motorsport tampil sebagai pemenang Race 2 Subaru BRZ Super Series dalam rangkaian Mandalika Festival of Speed (MFoS) putaran keempat di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (18/10/2026). Mengendarai Subaru BRZ bernomor 36, Demas menyelesaikan balapan 15 lap dengan catatan waktu 28 menit 20,866 detik.

Demas mengungguli rekan setimnya, Akheela Chandra, yang finis di posisi kedua dengan waktu 28 menit 23,473 detik. Rio S.B dari Rizqy Motorsport X Green Plafon Racing melengkapi tiga besar setelah menyentuh garis finis dengan waktu 28 menit 25,032 detik. Persaingan ketat terlihat dari selisih waktu Akheela yang hanya 2,607 detik dari Demas, sementara Rio terpaut 4,166 detik dari pemenang.

Podium
Podium Seremoni Race 2 Subaru BRZ Super Series

Performa Demas semakin lengkap dengan catatan waktu lap tercepat 1 menit 52,836 detik pada Lap 15. Berdasarkan hasil timing resmi, catatan tersebut menjadi waktu tercepat dalam balapan. Hasil ini sekaligus menempatkan Demas sebagai pembalap terbaik di kategori PRO pada Race 2 Subaru BRZ Super Series MFoS putaran keempat.

Selain persaingan di kelas PRO, Race 2 juga menghadirkan pertarungan pada kategori PRO AM, AM, dan ROOKIE. Hery Wirawan dari Wish Motorsport memimpin kategori AM, Sudarmono dari Rizqy Motorsport X Green Plafon Racing menjadi pemenang PRO AM, sedangkan Ristiawan Suherman dari Hogers Indonesia Motorsport menempati posisi teratas kategori ROOKIE.

Subaru
Pembalap di kelas Subaru BRZ Super Series menaklukkan tikungan 10 Pertamina Mandalika International Circuit pada event Mandalika Festival of Speed putaran keempat, Mimggu (18/10/2026).

Podium Race 2 Subaru BRZ Super Series Berdasarkan Kategori

Kategori PRO

  1. Demas Agil — Dewa United Motorsport, Subaru BRZ.
  2. Akheela Chandra — Dewa United Motorsport, Subaru BRZ.
  3. Rio S.B — Rizqy Motorsport X Green Plafon Racing, Subaru BRZ.

Kategori PRO AM

  1. Sudarmono — Rizqy Motorsport X Green Plafon Racing, Subaru BRZ.
  2. Henri — Wish Motorsport, Subaru BRZ.

Kategori AM

  1. Hery Wirawan — Wish Motorsport, Subaru BRZ.
  2. Wildan Rizkyansyah — REA Racing X Siantarman, Subaru BRZ.

Kategori ROOKIE

  1. Ristiawan Suherman — Hogers Indonesia Motorsport, Subaru BRZ.
  2. Yoshihiro Fajaryanto — Hogers Indonesia Motorsport, Subaru BRZ.
  3. Raphael Anggoman — Speed Adrenaline, Subaru BRZ.

Hasil Race 2 menunjukkan dominasi Dewa United Motorsport di kategori PRO melalui kemenangan Demas Agil dan posisi kedua Akheela Chandra. Sementara itu, persaingan pada kategori lainnya menghasilkan pemenang berbeda, dengan Sudarmono memimpin PRO AM, Hery Wirawan di kategori AM, dan Ristiawan Suherman di kategori ROOKIE.

Superstars Sportscars Series

H. Dypo Fitramadhan dari Delta Garage Racing Team meraih kemenangan pada Race 2 Superstars Sportscars Series dalam rangkaian Mandalika Festival of Speed (MFoS) putaran keempat di Pertamina Mandalika International Circuit, Minggu (18/10/2026). Mengendarai Porsche 911 GT3 R, Dypo menjadi pembalap tercepat di kategori GT3 setelah menyelesaikan balapan 10 lap dengan catatan waktu 21 menit 32,947 detik.

Rekan setimnya, Umar Abdullah, juga mengendarai Porsche 911 GT3 R dan finis di posisi kedua kategori GT3 dengan waktu 21 menit 41,970 detik. Dypo unggul 9,023 detik atas Umar, sekaligus membawa Delta Garage Racing Team mengamankan posisi pertama dan kedua di kategori tersebut.

SSS
Pembalap kategori kelas Superstars Sportscars Series memacu di lintasan lurus menuju tikungan 15 Pertamina Mandalika International Circuit.

Di kategori GT4, Rizal Sungkar dari Dewa United Motorsport tampil sebagai pemenang dengan Mercedes-AMG GT4. Ia menyelesaikan 10 lap dalam waktu 21 menit 59,330 detik, unggul 1,369 detik dari Yasuo Senna Iriawan dari Tania Motorsport yang finis kedua menggunakan Porsche Cayman 718 GT4 Clubsport RS.

Persaingan ketat juga terjadi pada kategori GTC. Rafa Dypo dari Delta Garage Racing Team membawa Porsche 911 GT3 Cup finis pertama dengan waktu 21 menit 58,383 detik. Nadeem Rustombi dari Rocket Racing Bali menempati posisi kedua, sedangkan Muhammad Detik Javasdad dari Delta Garage Racing Team melengkapi tiga besar dengan Lamborghini Huracan Super Trofeo EVO2.

Sementara itu, Michael Jorgy Junus dari Dewa United Motorsport menjadi pemenang kategori M2 dengan BMW M2 Trophy. Pada kategori TCR, Farrel dari Delta Garage Racing Team menjadi satu-satunya pembalap yang tercatat menyelesaikan balapan, dengan Audi RS3 LMS TCR dan waktu 22 menit 52,051 detik untuk delapan lap.

SSS
Podium Seremoni Superstars Sportcars Series.

Podium Race 2 Superstars Sportscars Series Berdasarkan Kategori

GT3 Class

  1. H. Dypo Fitramadhan — Delta Garage Racing Team, Porsche 911 GT3 R.
  2. Umar Abdullah — Delta Garage Racing Team, Porsche 911 GT3 R.

GT4 Class

  1. Rizal Sungkar — Dewa United Motorsport, Mercedes-AMG GT4.
  2. Yasuo Senna Iriawan — Tania Motorsport, Porsche Cayman 718 GT4 Clubsport RS.

GTC Class

  1. Rafa Dypo — Delta Garage Racing Team, Porsche 911 GT3 Cup.
  2. Nadeem Rustombi — Rocket Racing Bali, Porsche 911 GT3 Cup.
  3. Muhammad Detik Javasdad — Delta Garage Racing Team, Lamborghini Huracan Super Trofeo EVO2.

M2 Class

1. Michael Jorgy Junus — Dewa United Motorsport, BMW M2 Trophy.

TCR Class

1. Farrel — Delta Garage Racing Team, Audi RS3 LMS TCR.

Hasil Race 2 Superstars Sportscars Series menunjukkan dominasi Delta Garage Racing Team di kategori GT3 melalui kemenangan H. Dypo Fitramadhan dan posisi kedua Umar Abdullah. Tim tersebut juga meraih kemenangan di kategori GTC melalui Rafa Dypo. Di sisi lain, Dewa United Motorsport mengamankan kemenangan GT4 bersama Rizal Sungkar dan kategori M2 melalui Michael Jorgy Junus.

Ravi Fahrezi Tercepat di Time Attack MFoS Putaran Keempat, Fandy Adianto Kuasai Kategori Radical SR1

Sesi Time Attack dalam ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) Putaran Keempat di Pertamina Mandalika International Circuit menghadirkan persaingan kecepatan dari sejumlah pembalap dengan kendaraan berbeda. Berdasarkan hasil resmi yang dikeluarkan pada Minggu, 18 Oktober 2026, Ravi Fahrezi menjadi pembalap dengan catatan waktu tercepat, yakni 1 menit 39,356 detik.

Mengendarai Ligier F4 nomor start 11, Ravi menjadi satu-satunya pembalap yang mencatatkan waktu di bawah 1 menit 40 detik. Hasil tersebut menempatkannya di posisi pertama kategori Under 1:40, sekaligus menjadi catatan waktu tercepat dalam hasil resmi Time Attack MFoS Putaran Keempat.

Time Attack
Podium Seremoni Time Attack, Ravi Fahrezi menjadi pembalap dengan catatan waktu tercepat, yakni 1 menit 39,356 detik.

Persaingan berlanjut di kategori Under 1:50 yang dipimpin Fandy Adianto. Pembalap Radical SR1 XXR nomor 5 tersebut mencatatkan waktu 1 menit 40,307 detik. Mochamad Rayhan Tania menempati posisi kedua dengan waktu 1 menit 41,867 detik, sedangkan Igors Brainins berada di posisi ketiga dengan 1 menit 43,339 detik.

Time Attack
Mobil Ligier F4 dipacu pada Time Attack.

Di kategori Under 2:00, Ine Rosdiana tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 51,552 detik menggunakan Ligier F4 nomor 15. Posisi kedua ditempati Ferry Andrea Saputra yang membukukan waktu 1 menit 56,160 detik dengan Toyota GR Corolla. Leo Bagas Artato melengkapi tiga besar dengan waktu 1 menit 58,305 detik, juga menggunakan Toyota GR Corolla.

Persaingan kategori Road Legal diikuti dua pembalap. Ferry Andrea Saputra menempati posisi pertama dengan waktu 1 menit 56,160 detik, disusul Leo Bagas Artato di posisi kedua dengan catatan 1 menit 58,305 detik.

time attack
Mobil Radical SR1 XXR dipacu pada Time Attack.

Pada kategori Radical SR1, Fandy Adianto kembali memimpin dengan waktu 1 menit 40,307 detik. Mochamad Rayhan Tania berada di posisi kedua dengan 1 menit 41,867 detik, disusul Igors Brainins di posisi ketiga dengan 1 menit 43,339 detik. Angelica Amara menempati posisi keempat setelah membukukan waktu 1 menit 43,945 detik.

Angelica Amara menjadi pembalap terbaik di kategori Radical Women Time Attack. Mengendarai Radical SR1 XXR nomor 1, ia mencatatkan waktu 1 menit 43,945 detik dan menempati posisi pertama pada kategori tersebut.

Podium Seremoni
Podium Seremoni para pemenang Time Attack.

Pemenang Time Attack MFoS Putaran Keempat

1. Kategori Under 1:40

  1. Ravi Fahrezi — Ligier F4 — 1:39.356

2. Kategori Under 1:50

  1. Fandy Adianto — Radical SR1 XXR — 1:40.307
  2. Mochamad Rayhan Tania — Radical SR1 XXR — 1:41.867
  3. Igors Brainins — Radical SR1 XXR — 1:43.339

3. Kategori Under 2:00

  1. Ine Rosdiana — Ligier F4 — 1:51.552
  2. Ferry Andrea Saputra — Toyota GR Corolla — 1:56.160
  3. Leo Bagas Artato — Toyota GR Corolla — 1:58.305

4. Kategori Road Legal

  1. Ferry Andrea Saputra — Toyota GR Corolla — 1:56.160
  2. Leo Bagas Artato — Toyota GR Corolla — 1:58.305

5. Kategori Radical SR1

  1. Fandy Adianto — Radical SR1 XXR — 1:40.307
  2. Mochamad Rayhan Tania — Radical SR1 XXR — 1:41.867
  3. Igors Brainins — Radical SR1 XXR — 1:43.339
  4. Angelica Amara — Radical SR1 XXR — 1:43.945

6. Kategori Radical Women Time Attack

  1. Angelica Amara — Radical SR1 XXR — 1:43.945

Hasil resmi Time Attack MFoS Putaran Keempat ditandatangani oleh Arief Budiarto selaku Pimpinan Lomba dan Steward. Catatan waktu dari masing-masing kategori memperlihatkan persaingan kendaraan Ligier F4, Radical SR1 XXR, dan Toyota GR Corolla di Pertamina Mandalika International Circuit.

Melalui MFoS Putaran Keempat yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026, Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi arena bagi pembalap dan berbagai jenis kendaraan untuk menunjukkan performa terbaik dalam kompetisi motorsport nasional

 

 

Sumber : https://www.themandalikagp.com/news/2026/10/18/hasil-race-2-mandalika-festival-of-speed-round-4 

Baca Terusannya »»