Cari Blog Ini

Rabu, 01 Juli 2026

Presiden Prabowo Tinjau Pameran Bhayangkara, Tegaskan Kemandirian Industri Keamanan sebagai Pilar Kedaulatan Nasional

 



Presiden Prabowo Subianto meninjau Pameran Bhayangkara yang digelar dalam rangka Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. Pameran tersebut menampilkan berbagai produk, perlengkapan, dan inovasi pendukung tugas kepolisian yang sebagian besar merupakan hasil karya anak bangsa.

Setibanya di area pameran, Presiden Prabowo langsung meninjau sejumlah stan. Dalam peninjauan tersebut, Presiden mendapatkan penjelasan mengenai berbagai produk yang telah diproduksi dan memiliki pabrik di Indonesia, mulai dari seragam, perlengkapan perorangan, perlengkapan operasional, hingga teknologi pendukung tugas kepolisian.

Pameran Bhayangkara tahun ini mengusung tema “Kemandirian Menuju Kedaulatan”. Tema tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam memperkuat penggunaan produk dalam negeri serta mendorong tumbuhnya ekosistem industri keamanan nasional yang kuat, berkelanjutan, dan semakin mandiri.

Dalam pameran tersebut, Presiden terlebih dahulu meninjau zona yang menampilkan teknologi konversi kendaraan berbahan bakar fosil menjadi kendaraan listrik. Teknologi tersebut menjadi bagian dari pengembangan inovasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan dalam mendukung kebutuhan operasional Polri.

Setelah itu, Presiden meninjau zona perlengkapan perorangan, seperti baju tahan api dan sepatu antiselip. Selanjutnya, Presiden juga melihat produk pelindung diri, antara lain baju antisayat, baju antipanah, serta baju antiradiasi.

Presiden kemudian mendapatkan penjelasan mengenai sejumlah inovasi teknologi dan perlengkapan operasional, seperti defensive barrier dan command center, teknologi virtual reality, wifi portable, hingga drone pemadam kebakaran. Berbagai inovasi tersebut ditampilkan sebagai bagian dari upaya peningkatan kemampuan Polri dalam merespons kebutuhan tugas di lapangan.

Selain itu, pameran juga menampilkan kendaraan dan sarana pendukung operasional, antara lain mobil heavy duty, kendaraan taktis antipeluru, kapal patroli cepat, serta mobil dapur lapangan yang dilengkapi teknologi atmospheric water generator.

Melalui pameran tersebut, Polri menunjukkan arah transformasi dalam pemenuhan kebutuhan peralatan dan perlengkapan, dari ketergantungan menuju kemandirian, serta dari pengguna menjadi salah satu penggerak ekosistem industri nasional. Langkah tersebut sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyaksikan paparan dan video mengenai dukungan Polri terhadap pembangunan ekonomi nasional melalui keberpihakan pada produk dalam negeri. Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penggunaan produk lokal dalam memenuhi kebutuhan peralatan dan perlengkapan kepolisian.

Peninjauan Pameran Bhayangkara menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026. Pameran ini tidak hanya menampilkan kesiapan dan modernisasi perlengkapan Polri, tetapi juga menggambarkan kontribusi institusi kepolisian dalam memperkuat industri dalam negeri dan kedaulatan nasional.

 

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-tinjau-pameran-bhayangkara-tegaskan-kemandirian-industri-keamanan-sebagai-pilar-kedaulatan-nasional/ 

Baca Terusannya »»  

Aksi Peragaan Ketangkasan Polri Hingga Defile Ribuan Personel Warnai Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Hadapan Presiden Prabowo

 


Suasana Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu, 1 Juli 2026, berubah menjadi panggung kolosal yang menampilkan kemampuan terbaik Polri. Dari mimbar kehormatan, Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung rangkaian demonstrasi keterampilan hingga defile pasukan yang menggambarkan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan semangat pengabdian Polri.

Dengan penuh perhatian, Kepala Negara menyaksikan setiap peragaan yang ditampilkan. Gerak presisi dan formasi rapi menghadirkan pertunjukan yang memadukan disiplin, keberanian, dan kemampuan taktis personel Polri.

Rangkaian peragaan diawali dengan penampilan drum corps yang membangkitkan semangat seluruh peserta upacara. Irama yang bersemangat kemudian mengantarkan masuknya pasukan Kolone Senapan Polri ke lapangan dengan langkah serempak yang kemudian membentuk formasi “80th Polri” sebagai simbol peringatan delapan dekade Korps Bhayangkara.

Setelahnya simulasi penyelamatan sandera ditampilkan dan meningkatkan antusiasme penonton yang hadir. Dentuman senjata pun terdengar memecah suasana seiring dengan aksi personel yang bergerak cepat dan tangkas melaksanakan setiap langkah operasi.

Tampak Presiden Prabowo dalam beberapa kesempatan turut memberikan hormat sebagai bentuk apresiasi atas setiap aksi yang diperagakan dengan presisi. Tidak hanya itu, aksi yang mencerminkan kesiapsiagaan dan respons cepat Polri tersebut pun tidak luput disambut oleh sorak tepuk tangan penonton yang hadir.

Selain itu, aksi terjun payung, atraksi trail cross jumping, hingga peragaan smoke bomb turut mewarnai peragaan dan sekaligus menutup rangkaian demonstrasi keterampilan. Seluruh atraksi tersebut mencerminkan kemampuan, keberanian, serta kesiapan personel Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan melindungi masyarakat.

Kemeriahan rangkaian upacara kemudian berlanjut dengan penampilan defile pasukan yang melibatkan sekitar lebih dari 6.000 peserta yang terbagi ke dalam 22 resimen. Tidak hanya personel Polri, barisan tersebut juga diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, pelajar dan mahasiswa, kelompok buruh, kelompok keagamaan, hingga para pengemudi ojek daring.

Keberagaman peserta dalam iring-iringan defile ini menjadi simbol persatuan seluruh elemen bangsa dalam upaya bersama menjaga keamanan, keutuhan, dan ketertiban bangsa.

Seusai defile, barisan polisi cilik memasuki lapangan upacara. Dengan langkah tegap dan gerakan yang serempak, para anggota polisi cilik menampilkan berbagai formasi yang rapi dan presisi di hadapan Presiden Prabowo.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/aksi-peragaan-ketangkasan-polri-hingga-defile-ribuan-personel-warnai-peringatan-ke-80-hari-bhayangkara-di-hadapan-presiden-prabowo/ 


Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Apresiasi Sinergi Polri Jaga Stabilitas Nasional, Ingatkan Tantangan Semakin Besar

 


Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa makna keamanan tidak hanya terbatas pada ketiadaan tindak kejahatan, melainkan harus mampu menghadirkan rasa aman yang memungkinkan seluruh masyarakat menjalankan aktivitas dan kehidupannya dengan tenang. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam amanatnya saat memimpin Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korps Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026.

“Keamanan tidak hanya berarti tidak adanya kejahatan. Keamanan berarti rakyat leluasa bekerja, petani berani menanam, nelayan berani melaut, pengusaha berani investasi, guru tenang mengajar, anak-anak tenang belajar, dan masyarakat dapat beribadah dengan damai sesuai agama dan kepercayaan masing-masing dalam suasana yang rukun, dalam suasana penuh toleransi,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo pun menyampaikan rasa syukur atas terjaganya stabilitas keamanan nasional yang menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus melangkah menuju negara yang maju dan sejahtera. Menurut Presiden, berbagai upaya untuk menghambat kebangkitan bangsa tidak akan mampu menghentikan langkah Indonesia yang memiliki kekuatan dan potensi besar.

“Saya bersyukur bahwa stabilitas keamanan nasional terus terjaga. Memang setiap bangsa Indonesia akan bangkit, selalu ada usaha-usaha untuk menghambat, bahkan untuk mengganjal kebangkitan bangsa Indonesia. Tapi bangsa Indonesia sangat besar, sangat kuat, punya modal yang sangat besar, sehingga percayalah bangsa kita akan bangkit,” tegas Presiden.

Kepala Negara juga mengapresiasi sinergi Polri bersama TNI, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan pada berbagai momentum nasional. Menurut Presiden, keberhasilan tersebut menyebabkan jutaan masyarakat dapat melakukan perjalanan dan berkumpul bersama keluarga dengan aman, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Keberhasilan seperti ini menunjukkan bahwa negara hadir setiap saat rakyat memerlukan,” ucap Presiden.

Meski demikian, Presiden mengingatkan bahwa tantangan keamanan ke depan akan semakin kompleks. Dinamika geopolitik global, perkembangan teknologi, serta munculnya berbagai bentuk kejahatan baru menuntut seluruh aparat keamanan untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas.

“Tantangan kita tidak makin ringan. Dunia penuh konflik dan ketegangan. Perang di satu belahan bumi berpengaruh kepada kita. Kejahatan pun makin canggih dan terus berubah. Ancaman berubah, teknologi dapat juga dipakai dengan maksud-maksud yang jahat. Dengan demikian, cara kerja kita juga harus menyesuaikan,” kata Presiden.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo juga secara khusus menyoroti sejumlah ancaman serius yang harus terus menjadi perhatian bersama, mulai dari peredaran narkotika, judi daring, perdagangan orang, kejahatan siber, terorisme, korupsi, hingga berbagai praktik ekonomi ilegal seperti penyelundupan, pertambangan ilegal, perkebunan ilegal, dan kejahatan kerah putih (white collar crime) yang dinilai sangat merugikan bangsa.

Meski demikian, Presiden Prabowo memberikan apresiasi atas keberhasilan Polri bersama berbagai lembaga terkait dalam mengungkap ribuan kasus narkotika, memberantas judi daring bersama Kementerian Komunikasi dan Digital, serta mempertahankan nihil insiden terorisme selama beberapa tahun terakhir.

“Ini prestasi yang perlu kita hargai. Tetapi saya juga mengatakan dan mengingatkan jangan kita lengah. Jangan pernah cepat puas,” tegas Presiden.

Presiden Prabowo turut mengingatkan bahwa perjuangan aparat negara masih panjang. Menurut Presiden, kemiskinan yang masih dihadapi sebagian masyarakat tidak terlepas dari dampak korupsi, penyelundupan, dan berbagai aktivitas ekonomi ilegal yang harus terus diberantas secara konsisten.

“Rakyat kita masih menderita kemiskinan. Dan kemiskinan ini adalah akibat langsung dari korupsi, dari penyelundupan, dan dari kegiatan-kegiatan ekonomi ilegal. Karena itu tantangan saudara, tantangan kita semua masih besar dan masih banyak,” tutur Presiden.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-apresiasi-sinergi-polri-jaga-stabilitas-nasional-ingatkan-tantangan-semakin-besar/ 


Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo: Hukum Harus Ditegakkan Secara Adil Melindungi Seluruh Lapisan Rakyat

 



Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sebagai negara hukum, Indonesia harus menjunjung tinggi penegakan hukum untuk melindungi dan memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam amanatnya pada Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026.

“Negara kita adalah negara hukum. Karena itu hukum harus kita tegakkan. Hukum harus dihormati dan dihargai. Hukum harus menjadi pelindung rakyat. Hukum harus memberi rasa aman kepada rakyat yang jujur. Hukum harus menjadi tempat berlindung bagi mereka yang lemah,” ucap Presiden.

Selain itu, Kepala Negara menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan secara adil bagi seluruh lapisan masyarakat dan tidak boleh digunakan untuk membela kepentingan kelompok tertentu.

“Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas. Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang. Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik. Hukum tidak boleh digunakan untuk kepentingan satu kelompok manapun. Tidak boleh ada kriminalisasi, tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang, dan tidak boleh ada siapapun yang kebal terhadap hukum,” lanjut Presiden.

Lebih lanjut, Presiden juga menekankan bahwa perlindungan hukum harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang paling lemah. “Masyarakat yang mencari kebenaran dan keadilan harus dilayani. Orang yang benar harus merasa aman. Orang yang bersalah harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara turut menegaskan bahwa Indonesia terus membangun kehidupan demokrasi dengan menjunjung tinggi penghormatan terhadap kritik. Namun demikian, Presiden mengingatkan bahwa kualitas demokrasi harus tetap dijaga.

“Janganlah demokrasi dibajak oleh mereka-mereka yang punya uang banyak. Janganlah demokrasi kita dirusak oleh kepentingan-kepentingan asing. Perbedaan pendapat tidak boleh berubah menjadi kebencian. Kita adalah semuanya anak bangsa Indonesia. Demokrasi kita harus berciri nilai-nilai bangsa Indonesia,” ucapnya.

Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mengedepankan persatuan dan kerukunan. Dalam hal ini, Presiden menegaskan bahwa Polri memiliki peran sebagai penjaga demokrasi yang dewasa.

“Polri harus menjadi penjaga demokrasi yang dewasa. Menjamin setiap warga negara dapat menyampaikan pendapatnya secara damai. Dan pada saat yang sama, menjaga agar hukum tetap tegak dan ketertiban tetap terpelihara,” pungkasnya.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-hukum-harus-ditegakkan-secara-adil-melindungi-seluruh-lapisan-rakyat/ 


Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Terima Medali Loka Praja Samrakshana pada Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara

 



Presiden Prabowo Subianto menerima penganugerahan Medali Keamanan dan Keselamatan Publik (Loka Praja Samrakshana) pada Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Satuan Latihan Korps Brigade Mobil (Korbrimob), Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. Penganugerahan tersebut ditandai dengan pengalungan medali oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Penganugerahan Medali Loka Praja Samrakshana merupakan bentuk penghormatan kepada Kepala Negara atas jasa luar biasa terhadap dukungan pengembangan dan kemajuan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, serta penegakan hukum demi keamanan masyarakat, bangsa, dan negara Republik Indonesia.

Medali Loka Praja Samrakshana memiliki makna yang berakar dari bahasa Sanskerta. Kata “loka” berarti wilayah atau negara dan “praja” bermakna rakyat atau masyarakat, sedangkan “samrakshana” berarti perlindungan atau penjagaan. Secara keseluruhan, istilah tersebut dimaknai sebagai perlindungan bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Makna tersebut mencerminkan semangat pengabdian Polri sekaligus kepemimpinan nasional dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas negara.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan apresiasi kepada Kapolri beserta seluruh jajaran Polri atas segala dedikasi, disiplin, dan pelayanan yang diberikan kepala masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga berpesan kepada seluruh jajaran Polri untuk terus menjaga kehormatan, bangsa, dan rakyat Indonesia.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Kapolri, beserta seluruh jajarannya, yang terus melakukan pembedahan organisasi, meningkatkan profesionalisme, meningkatkan disiplin, memperkuat pelayanan publik, dan membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Jagalah kehormatan Kepolisian Republik Indonesia dan yang paling penting, jagalah bangsa dan rakyat Indonesia,” ujar Kepala Negara.

Dalam momen peringatan ke-80 Hari Bhayangkara ini, Presiden Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat memperingati ke-80 Hari Bhayangkara kepada seluruh jajaran Polri. “Dirgahayu ke-80 Kepolisian Negara Republik Indonesia, Polri untuk masyarakat, Polri presisi untuk Indonesia Maju, selalu bersama rakyat, selalu menjaga Indonesia. Polri di depan sebagai bhayangkara bangsa Indonesia,” imbuh Presiden Prabowo.

Peringatan delapan dekade pengabdian Polri menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, Polri, TNI, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, serta menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, modern, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-terima-medali-loka-praja-samrakshana-pada-peringatan-ke-80-hari-bhayangkara/ 

Baca Terusannya »»  

Enam Pesan Presiden Prabowo kepada Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat hingga Tegakkan Hukum dengan Adil

 


Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam pesan utama kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) saat memimpin Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korps Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. Kepala Negara menegaskan bahwa kepercayaan rakyat merupakan modal utama yang harus terus dijaga oleh setiap anggota Polri.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa kedekatan dengan masyarakat harus menjadi jati diri seorang polisi. Menurut Presiden, setiap anggota Polri harus hadir saat masyarakat membutuhkan, memberikan pelayanan terbaik, serta menjalankan tugas untuk melindungi rakyat.

“Pertama, jagalah kepercayaan rakyat. Karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi. Kedua, jadilah polisi yang dekat dengan rakyat. Datanglah ketika rakyat membutuhkan. Dengarkan rakyat, layani rakyat, lindungi rakyat. Jangan justru menyusahkan rakyat. Ingat, gaji kita sebagai alat negara adalah dari rakyat. Semua perlengkapan kita dari rakyat. Karena itu, kita harus benar-benar menjaga dan melindungi rakyat kita,” ujar Presiden.

Selain itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan. Kepala Negara meminta seluruh personel Polri untuk berani membela kebenaran, melindungi masyarakat yang lemah, serta tidak gentar menghadapi tekanan apa pun dalam menjalankan tugas.

“Ketiga, tegakkan hukum dengan adil. Beranilah membela yang benar. Beranilah melindungi yang lemah. Jangan pernah takut kepada siapa pun. Kita hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Presiden.

Menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang, Presiden Prabowo juga mengingatkan Polri agar terus meningkatkan profesionalisme dengan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan. Menurut Presiden, kemampuan tersebut menjadi kunci dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan di masa kini maupun masa depan.

“Keempat, terus tingkatkan profesionalisme saudara. Kuasai ilmu pengetahuan. Kuasai teknologi. Kuasai kecerdasan buatan. Kejahatan masa kini dan masa depan hanya bisa dikalahkan oleh aparat yang selalu belajar, yang cerdas, dan yang andal,” ucap Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat diwujudkan oleh Polri seorang diri. Karena itu, sinergi dengan TNI, pemerintah, tokoh masyarakat, ulama, akademisi, media, pelaku usaha, petani, nelayan, buruh, serta seluruh elemen bangsa harus terus diperkuat.

“Kelima, perkuat sinergi. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Polri harus selalu bersama institusi lain, bersama TNI, bersama pemerintah, bersama semua institusi pemerintah, bersama tokoh masyarakat, bersama ulama, bersama akademisi, bersama media, bersama pengusaha, bersama petani, nelayan, dan buruh, bersama seluruh rakyat Indonesia,” tutur Presiden.

Presiden Prabowo juga mengajak seluruh insan Bhayangkara untuk terus berbenah dan membangun institusi yang rendah hati serta terbuka terhadap perubahan. Presiden menegaskan bahwa institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar, sedangkan institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah demi menjaga kepercayaan masyarakat.

“Keenam, jangan pernah berhenti memperbaiki diri. Jangan sombong. Semakin berisi, semakin menunduk. Rendah hati tidak berarti rendah diri. Justru mereka yang kuat akan semakin sopan dan semakin berperilaku baik. Institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar. Institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah. Institusi yang dicintai oleh rakyat adalah institusi yang selalu rendah hati,” pungkas Presiden.

Enam pesan tersebut menjadi penegasan arah pembinaan Polri ke depan, yakni membangun institusi yang semakin profesional, modern, berintegritas, serta senantiasa berpihak kepada kepentingan rakyat. Melalui kepercayaan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, peningkatan profesionalisme, sinergi nasional, dan komitmen untuk terus berbenah, Polri diharapkan semakin kokoh sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat sekaligus pengawal utama stabilitas nasional.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/enam-pesan-presiden-prabowo-kepada-polri-jaga-kepercayaan-rakyat-hingga-tegakkan-hukum-dengan-adil/ 


Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan dan Pangkat Istimewa kepada Jajaran Polri

 


Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026. Penganugerahan tersebut digelar di Lapangan Upacara Nagara Janottama Satuan Latihan Korbrimob, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 1 Juli 2026.

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo secara resmi menganugerahkan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dan Bintang Bhayangkara Nararya, dan pangkat secara istimewa. Penganugerahan ini berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 37 dan 38/TK/Tahun 2026, serta Nomor 55/POLRI/Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dan Bintang Bhayangkara Nararya, serta Penganugerahan Pangkat Secara Istimewa.

Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti diberikan kepada 11 (Sebelas) kesatuan di lingkungan Kepolisian. Adapun kesebelas satuan tersebut yakni:

  1. Polda Metro Jaya;
  2. Polda Jawa Barat;
  3. Polda Sumatra Utara;
  4. Polda Riau;
  5. Polda Lampung;
  6. Polda Jawa Tengah;
  7. Polda Banten;
  8. Polda Kalimantan Tengah;
  9. Polda Jawa Timur;
  10. Divisi Hukum (Divkum) Polri, dan
  11. Pusat Keuangan (Puskeu) Polri.

Selain itu, Kepala Negara juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada 3 (tiga) penerima, yakni:

  1. Kombes Pol Ach. Prasetiyo Adhi Wibowo, Widyaiswara Kepolisian Madya Tingkat III Sespim Lemdiklat Polri;
  2. AKP Nengsi Marline Waromy, Kaurrenmin Setum Polda Papua Barat; dan
  3. Aiptu Wawan Setiyawan, Bintara Subsi Protokol Yanma Satlat Brimob Polri.

Sementara, pangkat secara istimewa dianugerahkan Presiden Prabowo kepada 3 (tiga) purnawirawan Polri. Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian, dedikasi, dan jasa yang luar biasa kepada bangsa dan negara. Ketiga penerima penghargaan tersebut adalah:

  1. Irjen Pol (Purn) Sidarto Danusubroto, dianugerahi pangkat berupa Komjen Pol. Kehormatan;
  2. Irjen Pol (Purn) Taufiequrachman Ruki, dianugerahi pangkat berupa Komjen Pol. Kehormatan; dan
  3. Brigjen Pol (Purn) Taufiq Effendi, dianugerahi pangkat berupa Irjen Pol. Kehormatan.

Penganugerahan tanda kehormatan dan pangkat secara istimewa tersebut menjadi wujud penghargaan negara kepada insan-insan Bhayangkara yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, loyalitas, serta pengabdian terbaik dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-anugerahkan-tanda-kehormatan-dan-pangkat-istimewa-kepada-jajaran-polri/ 


Baca Terusannya »»  

Wapres Dampingi Presiden pada Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara

 


Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara yang digelar di Lapangan Satuan Latihan Korps Brigade Mobil (Korbrimob), Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (01/07/2026).

Rangkaian upacara diawali dengan masuknya Komandan Upacara Irjen Pol. Suhendri beserta Lambang Kesatuan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tri Brata yang dilanjutkan dengan prosesi penghormatan. Presiden Prabowo bersama Wapres Gibran kemudian memasuki mimbar kehormatan. Setelah menerima laporan Perwira Upacara, Presiden selaku Inspektur Upacara didampingi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memimpin jalannya upacara.

Prosesi berlangsung dengan tertib dan khidmat, diawali penghormatan kebesaran, laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, pemeriksaan pasukan, mengheningkan cipta, hingga pengucapan Tri Brata sebagai pedoman hidup insan Bhayangkara. Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia, Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada sejumlah satuan dan personel Polri, serta Pangkat Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah purnawirawan.

Dalam amanatnya selaku Inspektur Upacara, Presiden menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri. Presiden menegaskan bahwa tema peringatan tahun ini, “Polri untuk Masyarakat”, mencerminkan jati diri sekaligus arah pengabdian yang harus senantiasa menjadi pedoman bagi setiap insan Bhayangkara dalam menjalankan tugas.

“Tema peringatan tahun ini, ‘Polri untuk Masyarakat’ adalah sangat tepat. Ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara,” ujar Presiden.

Usai upacara, Presiden yang didampingi Panglima TNI menerima Penganugerahan Medali Keamanan dan Keselamatan Publik (Loka Praja Samrakshana) dari Kapolri, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama pasukan.

Selanjutnya, Presiden bersama Wapres menyaksikan berbagai demonstrasi kemampuan personel Polri, mulai dari penampilan Drum Corps Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian, kolone senapan, simulasi penyelamatan sandera, aksi terjun payung, hingga demonstrasi trail cross jumping dan smoke bomb. Keduanya juga menyaksikan defile pasukan yang menampilkan kesiapsiagaan, disiplin, serta soliditas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara dilanjutkan dengan acara syukuran yang ditandai prosesi pemotongan tumpeng oleh Presiden dan penyerahannya kepada Kapolri. Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, sekaligus memperkuat stabilitas keamanan nasional sebagai fondasi keberlanjutan pembangunan Indonesia.

Turut hadir dalam upacara tersebut Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo, istri Presiden ke-4 Republik Indonesia Hj. Sinta Nuriyah Wahid, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla, serta istri Wakil Presiden ke-9 Republik Indonesia Soraya Hamzah Haz. Hadir pula Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua Mahkamah Agung Sunarto, para pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, Jaksa Agung, para mantan Kapolri, duta besar negara sahabat, serta tamu undangan dari berbagai unsur masyarakat.

 

 

Sumber : https://wapresri.go.id/wapres-dampingi-presiden-pada-upacara-peringatan-ke-80-hari-bhayangkara/ 

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor


 


Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. Presiden Prabowo tiba di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob sekitar pukul 07.35 WIB.

Rangkaian upacara dimulai dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, dilanjutkan dengan masuknya Lambang Kesatuan Polri Tri Brata serta penghormatan kepada Lambang Kesatuan Polri Tri Brata. Bertindak selaku Komandan Upacara yakni Irjen Pol. Suhendri.

Sekitar pukul 07.55 WIB, Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden menuju mimbar kehormatan. Presiden kemudian menerima laporan Perwira Upacara Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P.J., sebelum menuju mimbar upacara selaku Inspektur Upacara, didampingi oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Prosesi upacara diawali dengan penghormatan kebesaran, laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, serta pemeriksaan pasukan. Presiden Prabowo kemudian memimpin mengheningkan cipta, dilanjutkan dengan pengucapan Tri Brata sebagai pedoman hidup anggota Polri.

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia dan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada sejumlah satuan dan personel Polri. Presiden turut menganugerahkan Pangkat Kehormatan Republik Indonesia kepada sejumlah purnawirawan.

Usai rangkaian penganugerahan, Presiden Prabowo menyampaikan amanat selaku Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Tema peringatan tahun ini, ‘Polri untuk Masyarakat’ adalah sangat tepat, ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, ini adalah dan harus terus menjadi kompas moral setiap insan Bhayangkara,” ujar Presiden.

Setelah upacara pokok, Presiden Prabowo didampingi Panglima TNI menuju ke depan pasukan untuk menerima Penganugerahan Medali Keamanan dan Keselamatan Publik atau Loka Praja Samrakshana yang disematkan oleh Kapolri. Prosesi tersebut dilanjutkan dengan foto bersama Presiden dengan pasukan.

Rangkaian peringatan kemudian dilanjutkan dengan sejumlah peragaan kemampuan dan keterampilan personel Polri. Presiden dan Wakil Presiden menyaksikan penampilan Drum Corps Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian, kolone senapan, peragaan penyelamatan sandera, terjun payung, serta aksi trail cross jumping dan smoke bomb.

Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden juga menyaksikan defile pasukan yang melintas di hadapan mimbar upacara. Defile tersebut menampilkan kesiapan, disiplin, serta soliditas jajaran Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Setelah rangkaian upacara dan defile, acara dilanjutkan dengan syukuran Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026. Dalam prosesi syukuran tersebut, Presiden Prabowo melakukan pemotongan tumpeng yang kemudian diberikan kepada Kapolri.

Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 menjadi momentum bagi Polri untuk terus memperkuat komitmen pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Peringatan ini mencerminkan semangat Korps Bhayangkara dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan mendukung pembangunan Indonesia.

 

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-pimpin-upacara-peringatan-ke-80-hari-bhayangkara-di-bogor/ 

Baca Terusannya »»  

Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo: Polri Harus Selalu Hadir Melindungi, Melayani, dan Mengabdi kepada Rakyat


 


Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 1 Juli 2026. Dalam amanatnya, Presiden menegaskan pentingnya peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung berbagai agenda strategis nasional.

“Polri hadir untuk rakyat. Polri bekerja untuk rakyat. Polri harus melindungi rakyat. Polri mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa bangsa Indonesia saat ini berada pada momentum transformasi besar di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian. Transformasi tersebut dilakukan untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara modern, makmur, dan berkeadilan.

“Kita sedang melakukan transformasi ekonomi, transformasi birokrasi, transformasi pendidikan, transformasi pangan, transformasi energi. Transformasi kita adalah agar Indonesia menjadi negara yang modern, negara yang makmur dalam keadilan. Negara yang berdiri di atas kedaulatan rakyat,” ucap Presiden.

Kepala Negara menegaskan bahwa stabilitas dan keamanan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan nasional. Oleh karena itu, Presiden menyebut peran Polri sangat strategis dalam menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan ekonomi, kepastian hukum, serta kesejahteraan masyarakat.

“Tidak mungkin ada negara yang kuat tanpa aparat negara yang dipercaya rakyat, yang setia kepada rakyat, dan yang melindungi rakyat. Karena itu peran kepolisian sangat penting, sangat strategis, sangat menentukan,” tegas Presiden.

Selain itu, Presiden Prabowo juga memberikan penghargaan kepada seluruh anggota Polri yang terus menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurut Presiden, Polri bersama institusi pemerintah lainnya terus bertransformasi dan memperbaiki diri untuk membangun kepolisian yang semakin dipercaya rakyat.

“Saya juga melihat sendiri bagaimana Polri beserta institusi-institusi pemerintah Republik Indonesia lainnya terus bertransformasi, terus memperbaiki diri, terus bekerja keras membangun kepolisian yang unggul, yang didambakan oleh rakyat Indonesia,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo menyebut Polri memiliki karakter yang khas karena lahir dari sejarah perjuangan kemerdekaan. Oleh karena itu, Polri diharapkan selalu berada di tengah masyarakat dan hadir dalam berbagai persoalan rakyat.

“Dalam perang kemerdekaan kita, kepolisian ikut aktif, ikut dalam pertempuran. Karena itu, Kepolisian Republik Indonesia memiliki sifat selalu di tengah-tengah rakyat, dan harus selalu membela rakyat, merasakan penderitaan rakyat,” kata Presiden.

Dalam amanatnya, Presiden turut mengapresiasi keterlibatan Polri dalam berbagai program strategis nasional, mulai dari ketahanan pangan, penanganan bencana, menjaga stabilitas harga, hingga mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Polri hadir di desa-desa, polri hadir di perbatasan. Saya melihat sendiri bagaimana program ketahanan pangan Polri sangat membantu ketahanan pangan nasional, khususnya di bidang produksi jagung. Saya melihat sendiri, Polri membangun gudang-gudang pangan yang sangat dibutuhkan,” pungkas Presiden.

Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara menjadi momentum untuk semakin memperkuat komitmen Polri sebagai institusi yang profesional, modern, dan dicintai rakyat, sekaligus memperkokoh sinergi dengan seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas nasional dan mengawal terwujudnya Indonesia Maju.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/hari-bhayangkara-ke-80-presiden-prabowo-polri-harus-selalu-hadir-melindungi-melayani-dan-mengabdi-kepada-rakyat/ 

Baca Terusannya »»  

Rabu, 24 Juni 2026

Menteri Ekraf: Presiden Ajak Publik Pilih Logo HUT ke-81 Republik Indonesia


 

Jakarta, 24 Juni 2026 – Presiden Prabowo membuka ruang partisipasi publik dalam pemilihan logo HUT ke-81 Republik Indonesia. Hari ini, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), dan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) meluncurkan tautan jajak pendapat (polling) pemilihan logo HUT RI tahun 2026.

“Tahun ini menjadi tonggak baru dalam penentuan logo HUT RI. Untuk pertama kali dalam sejarah, atas arahan Bapak Presiden, masyarakat dilibatkan secara aktif dalam menentukan logo melalui mekanisme polling publik yang dilaksanakan mulai hari ini, 24 hingga 28 Juni 2026,” ujar Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya.

Masyarakat dapat mempelajari konsep dan filosofi serta menentukan logo pilihan pada tautan https://logohutri.istanapresiden.go.id/. Desain logo yang ditampilkan merupakan lima karya terbaik dari para desainer grafis profesional dari berbagai daerah di Indonesia, yang telah melalui serangkaian proses kurasi yang melibatkan Kemenekraf, Kemensetneg dan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI). Setiap karya menghadirkan interpretasi visual yang beragam terhadap tema peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini.

Menteri Ekraf menjelaskan, sayembara logo HUT ke-81 Republik Indonesia sebelumnya diikuti oleh 124 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam proses tersebut, Kementerian Ekraf berperan mendorong partisipasi talenta kreatif nasional serta memastikan proses kurasi berjalan secara profesional hingga terpilih lima desainer finalis terbaik yang kini dapat dipilih langsung oleh masyarakat.

Adapun lima kandidat logo tersebut adalah hasil karya desainer grafis profesional dari berbagai daerah, yakni David Wirawan (Surakarta), Fajar Novario (Padang), Kanda Putra (Denpasar), Riskiawan (Malang), dan Tiffany Djohan (Batam).

Sementara itu, Wamensetneg Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa selain peluncuran polling logo, pemerintah juga telah menetapkan tema resmi peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Wamen Juri juga menambahkan, sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang berpartisipasi, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi 300 peserta terpilih. Hadiah tersebut terdiri atas 100 undangan untuk menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI, 100 paket suvenir resmi peringatan kemerdekaan, serta 100 bantuan pendidikan.

 

sumber :  https://ekraf.go.id/news/menteri-ekraf-presiden-ajak-publik-pilih-logo-hut-ke

Baca Terusannya »»  

Pemerintah Luncurkan Polling Pemilihan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Libatkan Masyarakat untuk Pertama Kalinya


 

Pemerintah secara resmi meluncurkan jajak pendapat (polling) pemilihan logo dan identitas visual Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Rabu (24/06/2026). Untuk pertama kalinya dalam sejarah penyusunan identitas visual peringatan kemerdekaan, masyarakat dilibatkan secara langsung dalam menentukan logo resmi HUT RI melalui mekanisme polling publik.

“Tahun ini menjadi tonggak baru dalam penentuan logo HUT RI. Untuk pertama kalinya, atas arahan Bapak Presiden masyarakat dilibatkan secara aktif dalam menentukan logo melalui mekanisme polling publik,” ujar Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya dalam keterangan pers kepada awak media. Masyarakat dapat memberikan suara untuk memilih satu dari lima desain logo terbaik yang telah lolos proses seleksi dan kurasi profesional.

Menteri Ekraf juga menjelaskan bahwa sayembara logo HUT Ke-81 RI diikuti oleh 124 peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Setelah melalui proses seleksi dan kurasi yang ketat, terpilih lima desainer finalis terbaik yang karyanya akan dipilih langsung oleh masyarakat.

“Mulai dari tanggal 24 sampai dengan tanggal 28 Juni 2026, masyarakat dapat berpartisipasi untuk memilih logo HUT ke-81 Republik Indonesia melalui kanal resmi yang telah disiapkan pemerintah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa selain peluncuran polling logo, pemerintah juga telah menetapkan tema resmi peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Wamen Juri menegaskan bahwa pelibatan masyarakat dalam proses pemilihan logo merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar peringatan kemerdekaan menjadi milik seluruh rakyat Indonesia.

“Pak Presiden menginginkan agar rakyat Indonesia terlibat langsung ikut serta dalam menentukan logo serta visual dari logo yang akan digunakan atau ditetapkan sebagai logo hari ulang tahun. Jadi arahan Bapak Presiden supaya kemeriahan hari ulang tahun ke-81 Kemerdekaan RI ini juga menjadi milik rakyat, milik seluruh masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Menurut Juri, lima kandidat logo yang dipilih merupakan hasil karya desainer grafis profesional Indonesia dari berbagai daerah yang telah melalui proses kurasi berdasarkan kesesuaian dengan tema nasional yang telah ditetapkan. Kelima finalis yang dapat dipilih masyarakat berasal dari berbagai daerah di Indonesia, yakni David Wirawan dari Surakarta, Fajar Novario dari Padang, Kanda Putra dari Denpasar, Riskiawan dari Malang, dan Tiffany Djohan dari Batam.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang berpartisipasi, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi 300 peserta terpilih. Hadiah tersebut terdiri atas 100 undangan menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI, 100 paket suvenir resmi peringatan kemerdekaan, serta 100 bantuan pendidikan.

“Panitia Peringatan HUT ke-81 RI menyediakan hadiah untuk 300 orang terpilih yakni 100 berupa undangan untuk hadir di upacara peringatan detik-detik proklamasi, kemudian 100 lagi adalah souvenir yang biasa diterima oleh peserta undangan upacara peringatan kemerdekaan, dan juga kita menyediakan 100 bantuan pendidikan untuk masyarakat yang terpilih,” ungkap Juri.

Pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam polling pemilihan logo HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selain menjadi bagian dari proses kreatif nasional, keterlibatan masyarakat diharapkan dapat memperkuat rasa memiliki terhadap identitas visual yang nantinya menjadi simbol kebanggaan bersama dalam peringatan kemerdekaan tahun 2026.

 

sumber:https://setneg.go.id/baca/index/pemerintah_luncurkan_polling_pemilihan_logo_hut_ke_81_kemerdekaan_ri_libatkan_masyarakat_untuk_pertama_kalinya

Baca Terusannya »»  

Selasa, 23 Juni 2026

Dari Kabupaten Sampang hingga Bangkalan, Presiden Prabowo akan Resmikan Infrastruktur serta Hadiri Munas dan Konbes NU


 

Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Provinsi Jawa Timur dalam rangka kunjungan kerja pada Selasa, 23 Juni 2026. Kunjungan tersebut mencakup agenda peresmian infrastruktur hingga menghadiri kegiatan keagamaan berskala nasional.

Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.00 WIB. Keberangkatan Kepala Negara menandai dimulainya rangkaian agenda yang dijadwalkan berlangsung dalam satu hari.

Setibanya di Kabupaten Sampang, Presiden Prabowo akan meresmikan ruas jalan sepanjang 1.151 KM yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan guna meningkatkan konektivitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperlancar distribusi barang dan jasa.

Usai agenda di Sampang, Presiden Prabowo akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Bangkalan. Di wilayah tersebut, Kepala Negara dijadwalkan menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 yang diselenggarakan di IAI Syaichona Mohammad Cholil. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran ulama dalam menjaga persatuan bangsa serta memberikan kontribusi pemikiran terhadap pembangunan nasional.

Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Jawa Timur adalah Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

 

sumber :  https://presidenri.go.id/siaran-pers/dari-kabupaten-sampang-hingga-bangkalan-presiden-prabowo-akan-resmikan-infrastruktur-serta-hadiri-munas-dan-konbes-nu/


Baca Terusannya »»  

Prancis 3-0 Irak: Kylian Mbappe Tempel Lionel Messi dalam Perburuan Top-scorer


 

TVRINews – Philadelphia, Amerika Serikat

Kylian Mbappe menyumbang dua gol saat Prancis mengalahkan Irak.

Prancis memastikan satu tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kemenangan 3-0 atas Irak dalam lanjutan Grup I di Philadelphia Stadium, Senin (22/6/2026 waktu setempat atau Selasa (23/6/2026) pagi WIB, yang memastikan mereka mendapat tiket tersebut.

Sejak awal babak pertama, Irak sudah harus bekerja keras meladeni permainan Prancis. Tim besutan Graham Arnold menerapkan pertahanan blok rendah agar lawan tak mudah memasukkan bola ke dalam kotak penalti mereka.

Pertahanan solid yang digalang Irak akhirnya bobol pada menit ke-14. Kylian Mbappe melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang membuat bola tak bisa dibendung kiper Irak, Ahmed Basil.

Meski sudah kebobolan satu gol, Irak tidak mengubah gaya bermain. Mereka memilih tetap fokus pada lini pertahanan dan membangun serangan balik dengan mengandalkan operan-operan pendek.

Hujan deras disertai angin kencang melanda Philadelphia Stadium di tengah pertandingan. Cuaca tersebut bertahan sampai para pemain masuk ruang ganti jeda babak pertama.

Tidak berselang lama, penonton yang ada di stadion diberi informasi jalannya pertandingan babak kedua ditunda. Karena selain hujan deras dan angin kencang, muncul petir yang dapat membahayakan keselamatan.

Setelah menunggu sekitar dua jam, laga akhirnya dimulai lagi. Para pemain dari kedua tim sempat melakukan pemanasan ulang di lapangan, sembari menanti petugas menyingkirkan sisa-sisa air yang menggenang.

Delapan menit babak kedua berjalan, Irak harus membayar mahal keberaniannya memainkan operan pendek di area kotak penalti sendiri. Tendangan gawang yang diberikan Zaid Tahseen kepada Basil tidak dapat dikontrol dengan sempurna.

Bola berhasil dikuasai oleh Ousmane Dembele yang kemudian mengirimkan umpan mendatar kepada Mbappe. Berdiri bebas di depan gawang Irak, dengan mudah ia meneruskannya menjadi gol.

Tekanan yang dilakukan Prancis ketika Irak sedang menguasai bola kembali membuahkan hasil positif pada menit ke-66. Kali ini giliran Dembele yang mencatatkan namanya di papan skor.

Keunggulan 3-0 Prancis bertahan sampai laga usai. Statistik menunjukkan, mereka melakukan penguasaan bola sebesar 56 persen dan melepaskan 19 tembakan ke gawang lawan dengan lima mengarah tepat sasaran.

Sementara statistik Irak menunjukkan betapa sulitnya menghadapi Prancis. Tim berjuluk Lions of Mesopotamia tersebut hanya mampu melepaskan tembakan sebanyak lima kali, tetapi tidak ada yang mengarah ke sasaran.

Tambahan tiga angka memastikan Prancis mengamankan satu tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Mereka kini memuncaki klasemen Grup I dengan raihan enam poin hasil dari dua pertandingan.

Mbappe yang menjadi bintang kemenangan Prancis kembali memanaskan perburuan gelar top-scorer. Total ia telah mencetak empat gol, hanya terpaut satu gol dari penyerang Argentina, Lionel Messi yang ada di daftar teratas.

Rekaman Pertandingan

Grup I

Prancis 3-0 Irak

Stadion: Philadelphia Stadium

Wasit: Drew Thomas Fischer

Gol: 1-0 Kylian Mbappe 14', 2-0 Kylian Mbappe 54', 3-0 Ousmane Dembele 66'

Penguasaan bola: 56%-44% 

Tembakan: 19-4

Tembakan ke gawang: 5-0 

Sepak pojok: 4-2

Off-side: 1-0

Pelanggaran: 8-4

Kartu kuning: 0-1 Amir Al-Ammari 6', 

Kartu merah: -

Susunan Pemain

Prancis (4-2-3-1): 16-Mike Maignan; 5-Jules Kounde (2-Malo Gusto 83'), 4-Dayot Upamecano, 17-William Saliba, 3-Lucas Digne; 6-Manu Kone, 14-Adrien Rabiot; 11-Michael Olise (24-Rayan Cherki 68'), 7-Ousmane Dembele (20-Desire Doue 68'), 12-Bradley Barcola (25-Maghnes Akliouche 83'); 10-Kylian Mbappe (9-Marcus Thuram 90+1').

Cadangan: 1-Brice Samba, 23-Robin Risser, 15-Ibrahima Konate, 21-Lucas Hernandez, 26-Maxence Lacroix, 19-Theo Hernandez, 8-Aurelien Tchouameni, 13-N'Golo Kante, 18-Warren Zaire-Emery, 22-Jean-Philippe Mateta.

Pelatih: Didier Deschamps

Irak (4-5-1): 22-Ahmed Basil; 3-Hussein Ali. 4-Zaid Tahseen, 5-Akam Hashim, 23-Merchas Doski; 16-Amir Al-Ammari (20-Aimar Sher 68'), 24-Zaid Ismail, 14-Zidane Iqbal, 8-Ibrahim Bayesh (21-Marko Lawk Farji 69'), 11-Ahmad Qasem; 18-Aymen Hussein (9-Ali Al Hamadi 26').

Cadangan: 1-Fahad Talib, 12-Jalal Hassan, 15-Ahmed Maknzi, 6-Manaf Younis, 25-Mustafa Saadoun, 2-Rebin Sulaka, 26-Frans Putros, 19-Kevin Yakob, 17-Ali Jasim, 13-Ali Yousif, 10-Mohanad Ali, 7-Youssef Amyn.

Pelatih: Graham Arnold

 

 

 

sumber :  https://pialadunia.tvrinews.com/read/pd_tpjqgfl7yw/prancis-3-0-irak-kylian-mbappe-tempel-lionel-messi-dalam-perburuan-top-scorer

Baca Terusannya »»  

Senin, 22 Juni 2026

Pendorongan Jemaah dari Makkah Berakhir, Layanan Haji Terfokus di Madinah


 

Jakarta (Kemenhaj) — Proses pendorongan jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan selesai pada Senin (22/6/2026). Mulai besok, seluruh layanan operasional haji Indonesia akan terfokus di Madinah.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan hingga hari ini sebanyak 257 kelompok terbang (kloter) yang terdiri atas 97.477 jemaah dan 1.028 petugas telah diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah.

“Alhamdulillah, pendorongan terakhir jemaah dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan selesai hari ini. Selanjutnya, layanan operasional akan sepenuhnya terfokus di Madinah hingga seluruh jemaah kembali ke Indonesia,” ujar Ichsan di Jakarta, Senin (22/6/2026).

Seiring berakhirnya layanan di Makkah, petugas Daerah Kerja Makkah yang telah menuntaskan tugas pelayanan juga dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Senin malam.

Sementara itu, proses pemulangan jemaah terus berlangsung. Hingga hari ini, sebanyak 367 kloter telah tiba di berbagai debarkasi dengan membawa 142.053 jemaah dan 1.468 petugas. Total jemaah dan petugas yang telah kembali ke Indonesia mencapai 143.521 orang.

Adapun jemaah haji khusus yang telah kembali tercatat sebanyak 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.

Ichsan mengimbau jemaah yang berada di Madinah tetap menjaga kesehatan, tidak memaksakan aktivitas, mencukupi kebutuhan cairan, beristirahat, serta segera menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan.

Saat beribadah di Masjid Nabawi maupun melakukan ziarah, jemaah juga diminta selalu membawa kartu identitas, mengenali lokasi hotel, dan tidak bepergian seorang diri, terutama bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan jemaah berisiko tinggi.

Hingga saat ini, Petugas Haji telah membantu penerbitan 165.486 tasreh Raudhah, terdiri atas 54.506 tasreh bagi jemaah pada fase kedatangan dan 110.980 tasreh bagi jemaah pada fase pemulangan.

Menjelang kepulangan, jemaah diingatkan memastikan paspor, boarding pass, dan dokumen perjalanan tersimpan aman. Air zamzam juga tidak diperkenankan dibawa dalam koper bagasi maupun tas kabin karena akan dibagikan secara resmi di debarkasi.

“Kami berharap nilai kesabaran, kedisiplinan, kepedulian, dan keikhlasan yang ditempa selama berhaji terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Kemabruran harus hadir melalui akhlak yang lebih baik dan manfaat yang semakin luas,” pungkas Ichsan.

 

sumber :  https://haji.go.id/berita/pendorongan-jemaah-dari-makkah-berakhir-layanan-haji-terfokus-di-madinah-1782157598831

Baca Terusannya »»  

Kementerian PKP, Danantara, BP BUMN dan BPKP Bahas Skema Hibah Lahan Meikarta


 

Jakarta – Pemerintah terus mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui pengembangan apartemen subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang. Untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prinsip tata kelola yang baik, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria melakukan konsultasi dengan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh di Kantor BPKP, Jakarta Timur, Senin (22/6).

Pertemuan tersebut membahas aspek tata kelola, kepastian hukum, dan mekanisme hibah lahan dari Lippo Group untuk mendukung pembangunan apartemen subsidi bagi masyarakat. Selain itu, dibahas pula berbagai program perumahan yang sedang berjalan maupun yang akan dilaksanakan agar memiliki landasan hukum yang kuat, transparan, dan akuntabel.

Dalam pertemuan tersebut, para pihak membahas sejumlah isu strategis terkait penyelesaian rumah susun Meikarta, di antaranya percepatan proses due diligence terhadap legalitas tanah yang saat ini dilakukan oleh Danantara, penyelesaian serah terima hibah lahan, penentuan BUMN pelaksana proyek, penetapan harga jual unit apartemen subsidi, hingga pembahasan Instruksi Presiden (Inpres) yang diinisiasi Danantara guna mempercepat implementasi program.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa konsultasi dengan BPKP dilakukan untuk memastikan seluruh proses hibah lahan berjalan sesuai ketentuan dan prinsip tata kelola yang benar. "Kami datang ke sini untuk berdiskusi bagaimana tata kelola untuk hibah dari Lippo yaitu lahan di Meikarta untuk Negara sesuai dengan tata kelola yang benar," ujar Menteri PKP Maruarar Sirait.

Menurut Menteri Ara, pembahasan juga mencakup berbagai alternatif mekanisme hibah yang memungkinkan untuk diterapkan dengan tetap mengedepankan kepastian hukum, keamanan, dan kemanfaatan bagi masyarakat. "Kami juga sudah menerima masukan yang sangat berharga dari BPKP bersama Pak Rosan, Pak Dony, Pak James dan Kementerian Keuangan sehingga hari Senin kami ada acara penyerahterimaan hibah dari Lippo Group kepada Negara secara resmi," imbuh Menteri Ara.

Dalam diskusi tersebut, BPKP memberikan dua alternatif mekanisme penerimaan hibah. Alternatif pertama adalah hibah dari pihak swasta kepada Kementerian/Lembaga yang kemudian diteruskan kepada BUMN melalui mekanisme yang berlaku. Alternatif kedua adalah hibah langsung dari pihak swasta kepada BUMN dengan mempertimbangkan berbagai aspek regulasi yang mengaturnya.

Setelah mempertimbangkan aspek hukum, kecepatan pelaksanaan, keamanan, dan kenyamanan tata kelola, disepakati bahwa hibah lahan dari Lippo Group di kawasan Meikarta akan diserahkan kepada Negara melalui Kementerian Keuangan, dalam hal ini Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Selanjutnya aset tersebut akan diteruskan kepada Danantara dan kemudian kepada BUMN yang ditugaskan untuk membangun serta mengelola apartemen subsidi.

Skema hibah tersebut bersifat non-profit dan ditujukan sepenuhnya untuk mendukung penyediaan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah berharap langkah ini dapat menjadi model kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas nasional.

Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga proses hibah dapat berjalan sesuai prosedur dan prinsip kehati-hatian. "Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas masukan dan kerja sama yang baik dari Kementerian PKP, BPKP, BP BUMN, Pak James dan Kementerian Keuangan sehingga rencana hibah ini dapat berjalan dengan baik dan aman sesuai prosedur yang berlaku," ujar Rosan.

Ia menambahkan bahwa program tersebut memiliki dampak sosial yang besar karena memberikan kesempatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memperoleh hunian yang layak dan terjangkau.

Rencananya, acara serah terima hibah lahan dari Lippo Group kepada Negara akan dilaksanakan pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 15.00 WIB di Gedung Danantara Lantai 3, Jakarta.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh beserta jajaran, Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani beserta jajaran, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel, Inspektur Jenderal Heri Jerman, Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Fitrah Nur, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Sri Haryati, Plt. Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Roberia, Komisioner BP Tapera Heri Pudyo Nugroho, James Riady beserta jajaran Lippo Group, jajaran Kementerian Keuangan, serta pejabat pimpinan tinggi pratama Kementerian PKP.

 

sumber :  https://pkp.go.id/berita/detail/mendagri-apresiasi-kur-perumahan-dorong-penyediaan-rumah-dan-penguatan-umkm-sektor-perumahan

Baca Terusannya »»  

Realisasi KPP Capai Rp19,2 Triliun, Pemerintah Siapkan Peningkatan Plafon Menjadi Rp50 Triliun


 

Jakarta — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menghadiri Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Gedung Ali Wardhana, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Rapat tersebut membahas optimalisasi pelaksanaan Kredit Program pada Semester I Tahun 2026, termasuk perkembangan penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) yang menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mendukung sektor perumahan sekaligus memperkuat pelaku UMKM.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Danantara, serta BP BUMN dalam pengembangan program KPP.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan terhadap Kredit Program Perumahan. Dukungan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Danantara, dan BP BUMN sangat penting dalam mempercepat penyaluran program ini.” ujarnya

Menteri PKP menjelaskan bahwa KPP merupakan salah satu program strategis pemerintah yang diluncurkan pada 21 Oktober 2025 untuk memperkuat ekosistem perumahan nasional, baik dari sisi supply maupun demand.

Menteri PKP menjelaskan bahwa penyaluran KPP terbagi menjadi dua sisi, yaitu sisi supply dan sisi demand. Sisi supply ditujukan untuk mendukung pelaku usaha di sektor perumahan, seperti pengembang, kontraktor, produsen bahan bangunan, toko material, hingga UMKM yang terlibat dalam rantai pasok pembangunan perumahan. Sementara itu, sisi demand diperuntukkan bagi UMKM yang membutuhkan pembiayaan untuk memiliki, membangun, merenovasi, atau meningkatkan kualitas rumahnya.

Pada periode awal pelaksanaan, yakni 21 Oktober hingga 31 Desember 2025, realisasi KPP telah mencapai Rp5,64 triliun dengan total 12.175 debitur, yang terdiri atas 1.237 debitur dari sisi supply dan 10.938 debitur dari sisi demand.

Seiring tingginya antusiasme dan kebutuhan masyarakat, pemerintah terus meningkatkan target penyaluran KPP. Pada Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM tanggal 17 November 2025, plafon KPP tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp36 triliun.

Hingga 20 Juni 2026, realisasi penyaluran KPP telah mencapai Rp19,24 triliun atau sekitar 54 persen dari target awal Rp36 triliun, dengan total sebanyak 91.045 debitur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.271 debitur berasal dari sisi supply dan 88.774 debitur berasal dari sisi demand.

Tingginya capaian tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan perumahan. Oleh karena itu, pemerintah mengusulkan peningkatan plafon KPP tahun 2026 dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun agar semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha di sektor perumahan yang dapat memanfaatkan program tersebut.

“Dengan capaian yang sudah mencapai sekitar 54 persen atau Rp19,2 triliun, plafon KPP tahun 2026 ditingkatkan dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Menteri PKP.

Dalam penyalurannya, bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menjadi kontributor terbesar dengan total penyaluran mencapai Rp17,93 triliun atau sekitar 93,21 persen dari total realisasi nasional.

Adapun lima bank dengan realisasi penyaluran KPP terbesar adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebesar Rp10,18 triliun, Bank Tabungan Negara (BTN) sebesar Rp3,65 triliun, Bank Negara Indonesia (BNI) sebesar Rp2,03 triliun, Bank Syariah Indonesia (BSI) sebesar Rp1,06 triliun, dan Bank Mandiri sebesar Rp1,02 triliun.

Selain Himbara, bank pembangunan daerah dan bank swasta juga turut berkontribusi dalam penyaluran KPP. Hingga 20 Juni 2026, bank pembangunan daerah telah menyalurkan Rp936,17 miliar kepada 1.994 debitur dengan penyalur terbesar dari Bank Jateng, sedangkan bank swasta mencatat penyaluran sebesar Rp370,7 miliar kepada 120 debitur dengan penyalur terbesar melalui Bank Nobu.

Dengan semakin meningkatnya penyaluran KPP, pemerintah berharap program ini dapat menjadi salah satu motor penggerak pembangunan sektor perumahan, memperkuat pelaku usaha di bidang perumahan, serta mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia. 

 

sumber ;  https://pkp.go.id/berita/detail/realisasi-kpp-capai-rp192-triliun-pemerintah-siapkan-peningkatan-plafon-menjadi-rp50-triliun

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Terima Laporan Perkembangan Hilirisasi, Ketahanan Energi, dan Stabilitas Kelistrikan Nasional


 

Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. Dalam keterangannya usai diterima Presiden, Bahlil menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menerima laporan terkait perkembangan program hilirisasi, termasuk pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik.

“Tadi kami melakukan rapat dengan Bapak Presiden, yang pertama adalah untuk mengevaluasi daripada program hilirisasi. Karena beberapanya sudah jalan, kami juga melaporkan kepada Bapak Presiden bahwa program hilirisasi kita untuk ekosistem baterai mobil yang kerja sama antara CATL dan Antam, itu sudah selesai dan insyaallah akan diresmikan nanti di bulan Juli akhir, itu sudah selesai,” ujar Bahlil.

Selain membahas hilirisasi, Presiden Prabowo juga menerima laporan mengenai kondisi ketahanan energi nasional. Bahlil menyampaikan bahwa pemerintah terus memastikan ketersediaan energi dalam kondisi aman.

“Yang kedua, kami juga melakukan rapat dengan Presiden untuk membahas tentang energi kita, dan ketahanan energi kita rata-rata di atas 20 hari minimum,” kata Bahlil.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga membahas keberlangsungan pelayanan listrik kepada masyarakat. Menteri ESDM menyampaikan bahwa pemerintah bersama PT PLN (Persero) telah melakukan evaluasi terhadap sejumlah faktor yang memengaruhi stabilitas kelistrikan.

“Total konsumsi batubara PLN kita setiap tahun itu 154 juta ton. Sementara penugasan dari Kementerian ESDM kepada perusahaan-perusahaan untuk melayani PLN itu sudah sekitar 180-190 juta ton, yang sudah dikontrak oleh PLN 134 juta ton,” jelasnya.

“Sebenarnya, secara kontrak dengan PLN dengan pengusaha, 134 juta untuk satu tahun, sekarang kan berbulan 6, itu harusnya no issue. Ternyata yang PLN keluhkan itu, atau PLN minta itu adalah kalori yang medium untuk blending,” lanjutnya.

Bahlil menyampaikan, pemerintah telah mengambil langkah untuk membantu PLN agar pelayanan listrik kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik. Bahlil juga menyampaikan bahwa pemerintah membentuk tim pengadaan batu bara untuk memastikan persoalan serupa tidak kembali terjadi.

“Sudah kita pastikan bahwa sudah tidak ada masalah dan kita pemerintah sudah membantu PLN untuk bisa menjalankan. Tetapi yang lebih dari itu adalah kita meminta ke PLN agar segera melakukan maintenance, agar betul-betul bisa memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bahlil.

“Menurut kami, dari pihak regulator melihat, kalau ini tidak diawasi, kita tidak mau lagi seperti ini terus. Maka saya membentuk tim, tim pengadaannya itu dari PLN, Dirjen Batubara, BPKP, Inspektur Jenderal,” lanjutnya.

Terkait arahan Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut, Bahlil menyampaikan bahwa Presiden menginstruksikan kementerian terkait segera mengambil langkah terukur untuk memastikan pelayanan listrik kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Arahan Bapak Presiden Prabowo kepada kami adalah segera memastikan untuk melakukan langkah-langkah yang terukur dalam rangka percepatan agar tidak lagi terjadi hal seperti ini,” ujar Bahlil.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen Presiden Prabowo untuk mempercepat hilirisasi industri, memperkuat ketahanan energi nasional, dan memastikan seluruh masyarakat memperoleh layanan listrik yang andal sebagai fondasi menuju pertumbuhan ekonomi dan industrialisasi Indonesia yang berkelanjutan

 

sumber :  https://presidenri.go.id/berita-lainnya/presiden-prabowo-terima-laporan-perkembangan-hilirisasi-ketahanan-energi-dan-stabilitas-kelistrikan-nasional/

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Instruksikan Penataan Ulang Kawasan GBK untuk Ciptakan Pusat Ekonomi Baru


 

Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (22/06/2026). Pertemuan tersebut salah satunya membahas langkah strategis pengembangan sektor pariwisata nasional, termasuk rencana transformasi kawasan Gelora Bung Karno (GBK) menjadi ikon baru Indonesia berstandar internasional.

Rosan mengatakan bahwa Presiden Prabowo mengarahkan agar pengembangan kawasan GBK dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi guna menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jakarta. Menurutnya, pengembangan tersebut tidak hanya mencakup revitalisasi Hotel Sultan, tetapi juga penataan ulang seluruh kawasan GBK yang memiliki luas sekitar 200 hektare.

“Rencananya itu akan dijadikan ikon baru di Indonesia. Ya nanti akan diubah secara komprehensif untuk tidak hanya di daerah GBK ini, tapi juga secara keseluruhan akan didesain ulang dari termasuk lapangan golf sampai juga dengan area GBK yang kurang lebih itu luasnya 200 hektare,” ujar Rosan dalam keterangannya kepada awak media usai rapat.

Rosan menjelaskan bahwa pengelolaan kawasan nantinya dapat melibatkan sejumlah entitas milik negara, di antaranya InJourney dan Meru, setelah seluruh proses administrasi yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sekretariat Negara selesai. Meski demikian, Rosan menegaskan bahwa konsep akhir pengembangan kawasan masih terus dimatangkan. Ia memastikan fungsi perhotelan tetap akan menjadi bagian dari kawasan tersebut, meskipun nantinya dikembangkan dengan pendekatan yang lebih komprehensif.

“Nanti di antaranya pastinya ada hotel juga ya, dan tidak satu. Tapi pesan Bapak Presiden ini dijadikan ikon baru untuk Indonesia, sehingga perencanaannya itu harus dilakukan secara komprehensif dan memberikan dampak yang nyata kepada perekonomian dan juga paling-paling penting kepada rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Rosan menambahkan, pengembangan kawasan GBK juga berpotensi memperkuat sektor 8nasional. Menurutnya, seluruh fasilitas di kawasan tersebut akan ditingkatkan agar memenuhi standar internasional.

“GBK ya tetap ada GBK-nya, tapi semuanya akan kita tingkatkan, kita sempurnakan menjadi standar internasional atau world class standard, sehingga ini juga bisa memberikan satu sentral ekonomi baru di Jakarta,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rosan mengatakan bahwa pengembangan kawasan GBK merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo untuk mendorong sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Pemerintah, kata dia, akan memetakan dan memprioritaskan destinasi wisata yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara terintegrasi.

Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada peningkatan jumlah wisatawan, tetapi juga pada kualitas pengalaman wisata dan peningkatan nilai belanja wisatawan.

“Jadi kita bisa mengambil semua lapisan dari pariwisata yang lebih mass market, tapi juga yang high end atau yang lebih ke experience,” tuturnya. 

sumber : https://setneg.go.id/baca/index/presiden_prabowo_instruksikan_penataan_ulang_kawasan_gbk_untuk_ciptakan_pusat_ekonomi_baru

Baca Terusannya »»  

Tak Hanya Akhir Pekan, Stadion Jatidiri Semarang Buka untuk Umum Setiap Hari


SEMARANG – Untuk mendorong budaya hidup sehat dan meningkatkan minat olahraga di kalangan warga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi membuka lintasan lari Stadion Jatidiri Semarang untuk masyarakat umum setiap hari.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto mengatakan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, setelah melihat tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan fasilitas olahraga di kawasan Stadion Jatidiri.

“Awalnya dibuka hanya Jumat, Sabtu, dan Minggu. Setelah melihat antusiasme warga dan arahan Pak Gubernur, sekarang kami buka setiap hari,” kata Aria melalui sambungan telepon, Senin (22/6/2026).

Dia menjelaskan, lintasan lari dibuka pada Senin hingga Kamis pukul 07.00-09.00 WIB, sedangkan Jumat hingga Minggu pukul 06.00-09.00 WIB. Pembukaan dilakukan dengan tetap memperhatikan aktivitas pembinaan atlet, yang berlangsung di stadion tersebut.

Menurut Aria, jalur lari satu hingga empat tetap diprioritaskan untuk latihan atlet, sedangkan jalur lima hingga delapan dapat dimanfaatkan masyarakat umum untuk berolahraga.

Untuk penggunaan pada sore hari, Aria menyebut pihaknya masih melakukan kajian, karena lintasan atletik masih digunakan secara intensif oleh atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPOP) Jawa Tengah.

“Kami akan evaluasi sekitar satu bulan ke depan. Untuk sementara yang dibuka baru pagi hari,” ujarnya.

Selain mendorong gaya hidup sehat, pembukaan stadion juga diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas olahraga milik pemerintah, sekaligus menumbuhkan minat generasi muda untuk menekuni olahraga prestasi.

Pihaknya juga menyiapkan aturan penggunaan fasilitas, termasuk kewajiban mengenakan pakaian olahraga yang sesuai, serta pengawasan oleh petugas keamanan guna menjaga ketertiban dan keamanan kawasan stadion.

Aria mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut secara bertanggung jawab.

“Harapannya tubuh bugar, tentunya ke depan dari kebiasaan berolahraga itu nantinya muncul bibit-bibit atlet baru,” pungkasnya.


 sumber : https://jatengprov.go.id/publik/tak-hanya-akhir-pekan-stadion-jatidiri-semarang-buka-untuk-umum-setiap-hari/

Baca Terusannya »»  

Mendagri Apresiasi KUR Perumahan Dorong Penyediaan Rumah dan Penguatan UMKM Sektor Perumahan


 

Jayapura — Pemerintah terus memperkuat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan sebagai instrumen strategis untuk mendorong pembangunan perumahan rakyat sekaligus memperkuat ekosistem usaha di sektor perumahan.

Plt Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Rini Dyah Mawarty menjelaskan bahwa KUR Perumahan merupakan kredit atau pembiayaan modal kerja dan investasi yang diberikan kepada pelaku UMKM di sektor perumahan. Program ini dirancang untuk mendukung dua sisi sekaligus, yakni sisi penyediaan (supply side) dan sisi permintaan (demand side).

"Melalui KUR Perumahan, pemerintah mendukung pengembang, kontraktor, dan toko bahan bangunan sebagai penyedia perumahan, sekaligus membantu masyarakat dan pelaku UMKM memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah. Program ini tidak hanya meningkatkan ketersediaan rumah, tetapi juga memperkuat UMKM dan menciptakan lapangan kerja," ujar Rini.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menilai keberadaan KUR Perumahan menjadi salah satu solusi penting dalam menjawab tantangan penyediaan hunian layak, khususnya di wilayah Papua yang masih menghadapi angka rumah tidak layak huni yang cukup tinggi.

Menurut Tito, pemerintah terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat memperoleh rumah dengan dukungan pembiayaan yang terjangkau.
"Kita membutuhkan keterlibatan semua pihak agar kebutuhan rumah masyarakat dapat dipenuhi. KUR Perumahan menjadi instrumen penting karena tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga menggerakkan sektor usaha yang mendukung pembangunan perumahan," kata Tito.

Dukungan terhadap program tersebut juga ditunjukkan oleh sektor perbankan. Senior Vice President Bank Mandiri Region XII Papua Antonius Budi Setiawan menyampaikan bahwa pada tahun 2026 Bank Mandiri memperoleh plafon KUR Perumahan sebesar Rp1,5 triliun.

Iya mengatakan, hingga 15 Juni 2026, realisasi penyaluran KUR Perumahan Bank Mandiri secara nasional telah mencapai Rp951,7 miliar atau sekitar 63 persen dari total plafon yang tersedia. Penyaluran tersebut terdiri atas sektor penyediaan sebesar Rp330,6 miliar dan sektor permintaan sebesar Rp621,1 miliar.
Khusus di Papua, kinerja penyaluran KUR Perumahan menunjukkan hasil yang positif.

Untuk sektor penyediaan, realisasi pembiayaan mencapai Rp27,8 miliar atau 185 persen dari plafon Rp15 miliar. Sementara sektor permintaan telah tersalurkan sebesar Rp6,9 miliar dari plafon Rp13,5 miliar.
Secara keseluruhan, penyaluran KUR Perumahan di Papua hingga pertengahan Juni 2026 mencapai Rp34,7 miliar, atau 121,6 persen dari total plafon yang dialokasikan sebesar Rp28,5 miliar.

Kementerian PKP berharap percepatan penyaluran KUR Perumahan dapat semakin memperkuat peran UMKM sektor perumahan, meningkatkan pasokan hunian layak, serta mendukung target pemerintah dalam menyediakan rumah yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia

 

sumber ;  https://pkp.go.id/berita/detail/mendagri-apresiasi-kur-perumahan-dorong-penyediaan-rumah-dan-penguatan-umkm-sektor-perumahan

Baca Terusannya »»