Cari Blog Ini

Senin, 02 November 2026

Wapres bertolak ke Sulbar, tinjau Mamuju dan Mamasa

 


Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bertolak dari Jakarta menuju Sulawesi Barat pada Senin pagi untuk meninjau berjalannya sejumlah program prioritas pemerintah serta peringatan 100 tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang.

Dari pantauan ANTARA, Gibran bersama rombongan bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Senin sekitar pukul 06.00 WIB.

Rencananya Wapres Gibran akan mengunjungi sejumlah lokasi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Mamasa di Sulawesi Barat.

Gibran direncanakan akan mengunjungi Desa Tamalea, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju dalam rangka peringatan 100 tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang.

Selain itu, Wapres Gibran rencananya akan meninjau sejumlah lokasi di Kabupaten Mamasa yaitu Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Mamasa dan melihat langsung fasilitas rumah sakit umum daerah (RSUD) Kondosapata.

Tidak hanya berkunjung ke dua kabupaten tersebut, Wapres Gibran juga direncanakan akan melakukan dialog dengan masyarakat serta melihat kemajuan dari daerah program bedah rumah.

Sebelumnya, Gibran Rakabuming menerima audiensi pengurus Majelis Pekerja Sinode Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB) di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Majelis Pekerja Sinode GKSB Pendeta Mardi Tamandalan menyampaikan undangan kepada Wapres untuk menghadiri peringatan satu abad Injil masuk Tanah Kalumpang, Sulawesi Barat.

Menurutnya, kehadiran Wapres dalam peringatan tersebut dapat memperkuat semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

"Beberapa kegiatan yang kami harapkan dapat dilakukan oleh Wapres di sana. Yang pertama tentu pidato moderasi beragama. Yang kedua, penanaman pohon," papar Mardi dalam keterangannya usai pertemuan.

Mardi menjelaskan, kegiatan menanam pohon ini sejalan dengan kepedulian Wapres terhadap kelestarian lingkungan dan penanganan dampak bencana.

Hal ini juga sejalan dengan komitmen gereja dalam menjaga kelestarian alam melalui program penanaman pohon buah-buahan, terutama di tengah kekeringan dan musim kemarau berkepanjangan yang berdampak pada kondisi hutan.

"Ya, mengingat akhir-akhir ini kita mengalami kekeringan, musim kemarau berkepanjangan, El Nino, membuat pohon di hutan-hutan itu banyak yang mati, dan kemudian di gereja kami memang ada program penanaman pohon buah-buahan," demikian Mardi.

 

 

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5825467/wapres-bertolak-ke-sulbar-tinjau-mamuju-dan-mamasa 


Baca Terusannya »»  

Minggu, 01 November 2026

Satria Muda Pertamina Bandung Pertahankan Gelar Juara IBL All Indonesian 2026

 

BOGOR – Satria Muda Pertamina Bandung sukses mempertahankan gelar juara IBL All Indonesian setelah menundukkan Dewa United Banten dengan skor tipis 77-75 pada laga final IBL All Indonesian 2026 yang berlangsung di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Minggu (1/11).

Pertandingan final berlangsung sengit dan penuh drama. Kedua tim tampil agresif sejak kuarter pertama dengan aksi saling mengejar angka yang membuat persaingan berlangsung ketat hingga akhir pertandingan.

Satria Muda menunjukkan mental juara dalam menghadapi perlawanan Dewa United. Pertandingan yang berlangsung dengan margin angka tipis tersebut akhirnya berhasil dimenangkan Satria Muda dengan keunggulan dua poin, sekaligus memastikan mereka kembali mengangkat trofi IBL All Indonesian.

Abraham Damar Grahita menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Satria Muda. Ia tampil gemilang dengan mencetak 21 poin, sekaligus menjadi pencetak angka terbanyak dalam pertandingan final.

Penampilan impresif tersebut mengantarkan Abraham meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) Final IBL All Indonesian 2026.

Keberhasilan ini semakin mempertegas dominasi Satria Muda dalam turnamen yang memberikan panggung khusus bagi para pemain lokal Indonesia. Setelah meraih gelar pada edisi sebelumnya, Satria Muda kembali membuktikan kualitas dan konsistensinya dengan mempertahankan gelar juara pada tahun 2026.

IBL All Indonesian 2026 yang mengusung semangat "Our Game, Our Turn" menjadi ajang pembuktian kualitas pebasket nasional. Turnamen ini sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain Indonesia untuk menunjukkan kemampuan dan daya saing mereka tanpa kehadiran pemain asing.

Kemenangan Satria Muda menutup rangkaian IBL All Indonesian 2026 yang berlangsung sejak 24 Oktober hingga 1 November di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, sekaligus menjadi momentum penting bagi klub-klub dalam mempersiapkan diri menghadapi IBL musim 2027

 

 

Sumber : https://iblindonesia.com/news/satria-muda-pertamina-bandung-pertahankan-gelar-juara-ibl-all-indonesian-2026 


Baca Terusannya »»  

Tundukkan Dewa United Lagi, Satria Muda Juara IBL All Indonesian 2026

 


BOGOR - Dalam laga final yang menegangkan, Satria Muda Pertamina Bandung akhirnya keluar sebagai juara IBL All Indonesian 2026. Kepastian tersebut didapatkan setelah Satria Muda mengalahkan Dewa United Banten dengan skor 77-75, pada Minggu malam (1/11), di GOR Laga Tangkas, Kab. Bogor. 

Perjuangan Satria Muda kali ini memang tidak mudah. Dewa United memberikan mereka ujian yang berat di sepanjang laga. Di kuarter pertama, Satria Muda yang sudah unggul 10-2, terkejar dan justru keadaan berbalik. Tim asuhan Youbel Sondakh tersebut tertinggal tiga angka (41-44) di kuarter kedua. 

Selepas turun minum Dewa United terus memberikan tekanan. Di saat-saat genting, mereka harus menarik Yudha Saputera yang sudah melakukan tiga kali foul. Tampaknya Satria Muda tidak ingin kehilangan Yudha lebih awal. Namun justru ini memicu kebangkitan Satria Muda yang berhasil menyamakan kedudukan menjadi 60-60.

Dewa United tidak mau menyerah begitu saja. Sampai di 12 detik terakhir, Dewa United hanya terpaut satu angka (76-75). Satria Muda memang menambah skor menjadi 77-75, tetapi setelah Julian Chalias gagal memasukkan free throw terakhir, Dewa United punya peluang untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya upaya dari Erick Ibrahim Junior dan Dio Tirta Saputra gagal. Bola diselamatkan oleh M. Sandy Ibrahim Aziz, yang sekaligus memastikan gelar juara untuk Satria Muda. 

Abraham Damar Grahita mencetak 21 poin dari 8 dari 19 percobaan tembakan, yang sekaligus dinobatkan sebagai MVP Final IBL All Indonesian 2026. Julian Chalias mencetak dengan 18 poin dan tujuh rebound. Kemudian M. Sandy Ibrahim Aziz menyumbang 15 poin, sekaligus menjadi penyelamat Satria Muda di babak pertama.

Dame Diagne menyelesaikan laga dengan double-double 10 poin dan 13 rebound. Sedangkan Yudha Saputera hanya mencetak empat poin tapi mengirimkan 15 assist sepajang laga ini. 

"Ini bukti bahwa tim effort, karena kami benar-benar berjuang untuk mendapatkan kemenangan kali ini. Respect juga untuk tim Dewa United. Tetapi kami sudah berhasil back-to-back!" kata Yudha. "Kemenangan ini untuk Bandung."

Kemenanangan ini mengulang final All Indonesian tahun lalu, di mana Satria Muda juga meraih gelar juara setelah menundukkan Dewa United

 

 

Sumber : https://iblindonesia.com/news/tundukkan-dewa-united-lagi-satria-muda-juara-ibl-all-indonesian-2026 

Baca Terusannya »»  

Mensos Gus Ipul Apresiasi Ribuan Agen Perlinsos Banyumas, Capaian di Atas Rata-rata Nasional


 

Banyumas – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengapresiasi ribuan Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang telah membantu masyarakat melakukan registrasi ulang dan pemutakhiran data perlindungan sosial secara digital.

Apresiasi tersebut disampaikan Gus Ipul saat memberikan arahan dalam kegiatan Penguatan Penjangkauan Sekolah Rakyat dan Perlindungan Sosial di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (1/11/2026) malam.

Gus Ipul mengungkapkan, sebanyak 8.217 orang dari berbagai unsur di Kabupaten Banyumas telah menjadi Agen Perlinsos. Mereka turut membantu ratusan ribu kepala keluarga (KK) untuk masuk ke dalam sistem perlindungan sosial digital.

"Banyumas, kita buktikan Pak Bupati, yang masuk Sistem Perlinsos kita ada 209.176 Kepala Keluarga atau 32,21 persen lebih tinggi dari rata-rata nasional, Banyumas istimewa," kata Gus Ipul.

Kegiatan tersebut dihadiri 3.540 peserta yang terdiri dari perwakilan RT/RW se-Kabupaten Banyumas, Agen Perlinsos, operator SIKS-NG, perwakilan kecamatan, SDM PKH, serta siswa Sekolah Rakyat. Ribuan peserta memenuhi seluruh tribun GOR Satria.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan para siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Banyumas. Mereka menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari drama musikal, tari gumebyar, karate, silat, pidato tiga bahasa, paduan suara, hingga pembacaan puisi.

Dalam arahannya, Gus Ipul mengungkapkan bahwa kolaborasi berbagai pihak sangat penting dalam proses pemutakhiran data, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pilar-pilar sosial, hinggal RT/RW.

“Kita bangun Indonesia dari Kabupaten Banyumas, jadi kita malam ini kumpul untuk menjadikan Banyumas sebagai Kabupaten terbaik dalam rangka menghadirkan data yang akurat, dan tentu itu akhirnya untuk Indonesia sejahtera,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa perlindungan sosial digital merupakan salah satu upaya pemutakhiran data yang terintegrasi dengan berbagai basis data milik pemerintah.

"Jadi datanya terhubung dengan Dukcapil, terhubung dengan Samsat, terhubung dengan ATR/BPN, terhubung dengan PLN, terhubung dengan BPJS Kesehatan, terhubung dengan BPJS Ketenagakerjaan, dan nanti akan terhubung dengan semua data milik pemerintah," jelasnya.

Melalui sistem tersebut, penentuan kelayakan seseorang untuk menerima bantuan sosial (bansos) tidak dilakukan oleh Agen Perlinsos, melainkan melalui sistem berbasis Artificial Intelligence (AI). Sementara itu, para agen berperan sebagai relawan yang membantu masyarakat melakukan registrasi ulang bansos.

"Karena datanya ini sudah terhubung jadi nanti akan ketahuan semua. Maka itu dalam Perlinsos digital ini, sekarang kita daftar ulang seluruh keluarga masyarakat yang pernah menerima bansos, kita daftar ulang bagi yang menginginkan dapat bansos, diperbolehkan untuk daftar," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Gus Ipul juga berdialog dengan sejumlah Agen Perlinsos yang aktif membantu masyarakat mendaftar dalam sistem perlindungan sosial digital. Salah satunya Muhammad Mubarok, perangkat Desa Cilongok yang telah berhasil mendaftarkan 360 orang.

Mubarok menjelaskan bahwa melalui sistem perlindungan sosial digital, proses pemutakhiran data melalui mekanisme usul dan sanggah kini dapat dilakukan dengan lebih mudah.

"Saya pernah mendaftaran warga masyarakat, itu ternyata hasilnya adalah tidak layak, tapi di kondisi di lapangan itu seharusnya layak mendapatkan bantuan. Sehingga saya ajukan sanggahan, sesuai dengan kondisi ekonomi. Sekarang hasilnya sudah berubah," kata Mubarok.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan bahwa penerapan sistem perlindungan sosial digital yang terintegrasi diharapkan dapat memperkecil margin of error atau tingkat kesalahan data. Dengan demikian, data penerima semakin akurat dan penyaluran bansos dapat lebih tepat sasaran.

"Tujuan kita sama, dari Pak Menteri, dari saya, dari masyarakat, dari pemerhati sosial. Tujuannya adalah penerimaan manfaat adalah betul-betul tepat sasaran," kata Sadewo.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur, Ketua DPRD Kabupaten Banyumas Agus Priyanggodo, jajaran pejabat tinggi madya dan pratama Kemensos, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banyumas.

 

 

 

Sumber : https://kemensos.go.id/berita-terkini/menteri-sosial-1/Gus-Ipul-Apresiasi-Ribuan-Agen-Perlinsos-Banyumas,-Capaian-di-Atas-Rata-rata-Nasional 

 

Baca Terusannya »»  

Kementerian Kebudayaan Perluas Ruang Ekspresi dan Kolaborasi Musik melalui Rangkaian KMI 2026

 


Makassar, 1 November 2026 — Kementerian Kebudayaan terus mendorong penguatan ekosistem musik Indonesia melalui penyelenggaraan Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 di Makassar. Rangkaian kegiatan hari keenam di kawasan Fort Rotterdam menghadirkan berbagai agenda yang berfokus pada pengembangan kapasitas dan profesionalisme pelaku musik, mulai dari kelas musik, diskusi mengenai kurasi festival, persiapan konser dan tur, hingga pembahasan identitas visual dalam industri musik.

Salah satu agenda yang berlangsung adalah Lokakarya bertajuk Bass Masterclass bersama Lola Frichet, musisi sekaligus pendiri More Women on Stage dari Prancis. Kelas ini menghadirkan ruang pembelajaran mengenai permainan bass dan pengembangan keterampilan musikal melalui pengalaman serta perspektif praktisi musik. Kehadiran Lola Frichet juga membawa perspektif internasional mengenai perkembangan musisi perempuan dan partisipasinya dalam industri musik.

Selanjutnya, lokakarya kedua bertajuk Concert and Tour Preparation menghadirkan Julia Ronget dari More Women on Stage. Sesi ini membahas berbagai aspek persiapan penyelenggaraan konser dan tur musik, termasuk perencanaan serta pengelolaan pertunjukan secara profesional.

Selain lokakarya, hari keenam penyelenggaraan KMI 2026 ini menghadirkan diskusi mengenai pengelolaan festival dan pengembangan identitas visual dalam industri musik. Diskusi bertajuk Dissecting the Art of Festival Curation menghadirkan Hydhir Ramli dari Baybeats/Esplanade, Singapura; Arsita Pinandita dari Cherrypop; serta Ardy Siji dari Rock in Celebes, dengan Rifa sebagai moderator. Pembahasan berfokus pada proses kurasi festival, mulai dari penyusunan program, pemilihan penampil, hingga pembentukan karakter dan identitas sebuah festival. Sementara itu, diskusi Music Visual Articulation: Visual Branding & Merchandise menghadirkan Miska dari Fan & Makers, Much Faisal Amin dari Hook Studio, serta Abi Habibie dari Chambers Record, dengan Brandon dari Makassar sebagai moderator. Sesi ini mengangkat peran identitas visual dan branding dalam membangun karakter musisi maupun produk musik, sekaligus memperkuat hubungan antara karya dan audiens.

Rangkaian kegiatan turut dilanjutkan dengan gelaran Rock in Celebes 2026 di kawasan Fort Rotterdam. Festival ini menghadirkan empat panggung, yakni Fort Stage, Turtle Stage, Bastion Stage, dan Heritage Stage, dengan penampilan sejumlah musisi dan kelompok musik, di antaranya Frontxside, Grrrl Gang, Dongker, Ephemeral Queen, dan East Roots Dub, serta sejumlah penampil lainnya. Kehadiran Rock in Celebes dalam rangkaian KMI turut memperluas ruang pertunjukan dan apresiasi bagi musisi serta komunitas musik, sekaligus memperkuat keberadaan festival musik sebagai bagian dari perkembangan ekosistem musik di daerah.

Rangkaian program publik dan festival musik dalam KMI 2026 turut dihadiri oleh para insan musik dari berbagai daerah di Indonesia, komunitas musik Makassar dan sekitarnya, serta narasumber dan pelaku industri musik internasional yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Melalui penyelenggaraan rangkaian KMI 2026, Kementerian Kebudayaan turut mendukung pelaksanaan hasil Konferensi Musik Indonesia 2026 yang tertuang dalam Memorandum of Collaboration (MoC). Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengembangan kapasitas, peningkatan profesionalisme, perluasan jejaring, serta penyediaan ruang ekspresi dan apresiasi bagi para pelaku musik sebagai bagian dari penguatan ekosistem musik nasional.

 


 

 

Sumber : https://kemenbud.go.id/publikasi/berita/kementerian-kebudayaan-perluas-ruang-ekspresi-dan 

Baca Terusannya »»  

Pemprov Jateng Terus Perkuat Dukungan Pesantren, dari Tali Asih Hafiz hingga Beasiswa Santri


 

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat dukungan terhadap pondok pesantren dan santri melalui berbagai program, mulai dari pemberian tali asih (bisyarah) bagi penghafal Al-Qur’an, insentif guru agama, hingga beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan, hingga 2026 lebih dari 2.000 hafiz dan hafizah di Jawa Tengah telah menerima tali asih sebesar Rp1 juta per orang, setelah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.

“Ini bentuk apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberadaan pondok pesantren. Santri yang telah mengkhatamkan Al-Qur’an mendapatkan tali asih sebesar Rp1 juta per orang,” ujar Taj Yasin, saat menghadiri Haflah Khotmil Qur’an ke-XV, Qiro’ah Sab’ah, serta Haul KH M Saifulloh dan Nyai Hj Siti Mutmainah, di halaman Pondok Pesantren Sabilul Huda, Tegaron, Banyubiru, Kabupaten Semarang, Minggu, (1/11/2026).

Dia menjelaskan, pemberian tali asih tersebut tidak memerlukan pengajuan proposal. Pihak pesantren cukup menyampaikan undangan kegiatan wisuda, dan menunjukkan jika santri yang bersangkutan telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an, dengan disaksikan kiai atau pembimbingnya.

Taj Yasin menegaskan, perhatian pemerintah terhadap pesantren tidak hanya diberikan kepada santri penghafal Al-Qur’an, tetapi juga kepada para kiai, ustaz, dan lembaga pendidikan pesantren.

Melalui program Pesantren Obah, Pemprov Jateng melanjutkan berbagai program yang telah berjalan pada periode pemerintahan sebelumnya, sekaligus melengkapi dukungan yang dinilai masih perlu diperkuat. Salah satunya, pemberian insentif kepada guru-guru agama.

Selain itu, pemerintah memperluas dukungan melalui beasiswa pendidikan tinggi bagi santri, yang ingin melanjutkan studi.

“Kalau ada program yang sudah baik pada pemerintahan sebelumnya, kita lanjutkan. Yang masih kurang kita lengkapi. Termasuk apresiasi kepada anak-anak yang menghafalkan Al-Qur’an, insentif guru agama, dan sekarang kita tambahkan beasiswa bagi santri, yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah,” jelasnya.

Program beasiswa tersebut menjangkau berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah, antara lain UIN Walisongo Semarang, UIN Salatiga, Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), serta sejumlah perguruan tinggi yang berada di lingkungan pesantren.

Tidak hanya di dalam negeri, Pemprov Jateng juga memfasilitasi santri untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, seperti Yaman, Mesir, dan China.

Beasiswa juga diberikan kepada mahasantri Ma’had Aly yang berada di lingkungan pondok pesantren. Tercatat sebanyak 420 mahasantri mendapatkan fasilitas beasiswa, hingga menyelesaikan pendidikan.

Selain santri, Pemprov Jateng juga membuka kesempatan bagi guru-guru madrasah yang ingin meningkatkan kualifikasi pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Saat ini, proses rekrutmen dan seleksi bagi guru-guru tersebut masih berlangsung.

Taj Yasin menegaskan, program beasiswa tersebut tidak semata-mata bertujuan meningkatkan akses pendidikan, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren.

Karena itu, para penerima beasiswa diharapkan dapat kembali ke pesantren, setelah menyelesaikan pendidikan dan mengabdikan ilmu yang diperoleh. Bentuk pengabdian tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan pesantren dan arahan para kiai. Mereka bisa menjadi tenaga pengajar, mengembangkan kegiatan ekonomi dan UMKM pesantren, maupun memberikan pelayanan sesuai bidang keahlian masing-masing.

Menurutnya, pendidikan santri saat ini semakin berkembang, dan tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan. Santri juga memiliki kesempatan menekuni berbagai disiplin ilmu lain, termasuk teknik dan kedokteran.

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin berharap para wisudawan tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjaga kemuliaan Al-Qur’an melalui bacaan, pemahaman, dan pengamalan dalam kehidupan sehari-hari.

Dia berharap, pendidikan yang diperoleh para santri di Pondok Pesantren Sabilul Huda menjadi ilmu yang berkah, dan membawa manfaat bagi masyarakat. 

 

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/pemprov-jateng-terus-perkuat-dukungan-pesantren-dari-tali-asih-hafiz-hingga-beasiswa-santri/ 

Baca Terusannya »»  

BNPB Terbitkan Delapan Langkah Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027

 


JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan delapan langkah kesiapsiagaan untuk menghadapi musim hujan 2026/2027. Langkah tersebut mencakup pemetaan wilayah rawan bencana, penyiapan personel dan logistik, pemantauan informasi cuaca, penguatan sistem peringatan dini, hingga edukasi masyarakat.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala BNPB Nomor 4 Tahun 2026 tentang Langkah-Langkah Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan Tahun 2026/2027. Surat edaran yang ditandatangani Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi pada 30 Oktober 2026 tersebut ditujukan kepada gubernur serta bupati dan wali kota di seluruh Indonesia.

Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai prediksi musim hujan 2026/2027 pada 2 Oktober 2026, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada akhir 2026 hingga awal 2027. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Kesiapsiagaan sejak dini diperlukan untuk menyelamatkan jiwa, meminimalkan kerugian harta benda, serta memastikan koordinasi dan penanganan darurat berjalan cepat, tepat, dan terpadu.

Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah pemetaan wilayah rawan bencana hidrometeorologi. Pemetaan dilakukan berdasarkan dokumen kajian risiko bencana, rencana kontingensi, portal InaRISK, Portal Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI), maupun sumber informasi resmi lainnya. Hasilnya menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan dan prioritas kesiapsiagaan di masing-masing daerah.

Kesiapan personel, peralatan, dan logistik penanganan darurat juga menjadi bagian dari langkah antisipasi. Hal ini dilakukan melalui penyelenggaraan apel kesiapsiagaan. Selain itu, Dana Siap Pakai (DSP) dapat dioptimalkan apabila dibutuhkan dengan penetapan status keadaan darurat bencana.

Aspek pemantauan juga menjadi perhatian melalui peningkatan pengawasan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG secara berkala. Analisis wilayah rawan bencana perlu dilakukan agar informasi yang diperoleh dapat disebarluaskan melalui saluran komunikasi yang tersedia dan menjadi dasar bagi masyarakat dalam mengambil langkah antisipasi.

Koordinasi penanggulangan bencana dilakukan melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, lembaga usaha, akademisi, dan media. Kesiapan posko penanganan darurat bencana selama 24 jam juga menjadi bagian penting untuk mendukung koordinasi apabila terjadi keadaan darurat.

Di sisi masyarakat, edukasi dan sosialisasi kesiapsiagaan berbasis komunitas perlu ditingkatkan. Materi edukasi meliputi mekanisme evakuasi mandiri serta perlindungan kelompok rentan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Kesiapan dan keberfungsian sistem peringatan dini beserta mekanisme penyampaian informasinya kepada masyarakat juga perlu dipastikan.

Upaya pengurangan risiko turut dilakukan melalui pembersihan saluran air, normalisasi sungai, pemeriksaan fasilitas pengendali banjir, dan perbaikan infrastruktur fisik. Langkah tersebut diarahkan untuk mengurangi potensi dampak bencana hidrometeorologi di wilayah masing-masing.

Sebagai bagian dari koordinasi penanggulangan bencana, gubernur serta bupati dan wali kota melalui BPBD provinsi maupun kabupaten/kota menyampaikan laporan perkembangan situasi dan kejadian bencana kepada BNPB secara berkala.

Pelaksanaan langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan daerah dalam menghadapi musim hujan 2026/2027. Keterpaduan antara kesiapan pemerintah, dukungan berbagai pemangku kepentingan, sistem peringatan dini, dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya melindungi keselamatan masyarakat.




Sumber : https://bnpb.go.id/berita/bnpb-terbitkan-delapan-langkah-kesiapsiagaan-hadapi-musim-hujan-2026-2027


Baca Terusannya »»  

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air 1 November 2026

 

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia berdasarkan laporan Direktorat Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB untuk periode Sabtu (31/10) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (1/11) pukul 07.00 WIB.

Kejadian pertama, angin puting beliung terjadi di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, pada Jumat (30/10) pukul 16.00 WIB. Peristiwa ini terjadi di Dusun 4, Desa Ratna Daya, Kecamatan Raman Utara, saat hujan disertai angin melanda wilayah tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sebanyak 12 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan kerusakan pada 12 unit rumah dan dampak pada dua unit fasilitas umum.

BPBD Kabupaten Lampung Timur berkoordinasi dengan pemerintah desa, aparatur kecamatan, dan pihak terkait. BPBD juga melakukan pendataan dan kaji cepat terhadap dampak kerusakan rumah warga dan fasilitas umum. Unsur yang terlibat dalam penanganan meliputi BPBD Kabupaten Lampung Timur, Polsek Raman Utara, Koramil Raman Utara, Satpol PP Kabupaten Lampung Timur, aparat desa, dan masyarakat setempat. Hingga Sabtu (31/10), kondisi di lokasi dilaporkan kondusif. BPBD Kabupaten Lampung Timur terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak.

Selain angin puting beliung di Lampung Timur, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Jumat (30/10) pukul 16.20 WITA. Kebakaran melanda lahan kosong milik warga di Desa Karang-karangan, Kecamatan Bua. Api dilaporkan cepat merambat karena kondisi lahan yang kering dan angin yang cukup kencang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai empat hektare.

Tim pemadam kebakaran (Damkar) bersama warga melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api meluas serta memastikan tidak ada titik api yang tersisa. BPBD Kabupaten Luwu juga telah membuat laporan kejadian. Unsur yang terlibat dalam penanganan meliputi BPBD Kabupaten Luwu, Damkar Kabupaten Luwu, Fire Fighter PT BMS, dan masyarakat setempat. Hingga Sabtu (31/10), api dilaporkan telah padam pada pukul 18.30 WITA.

Untuk mendukung penanganan karhutla, terdapat kebutuhan peralatan di lapangan yang meliputi pompa punggung, pompa jinjing, tangki air portabel, garu cangkul api, gepyok pemukul api, kapak pemadam, pakaian pelindung, sepatu bot, helm, kacamata, dan masker.

Sementara itu, banjir terjadi di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat (30/10). Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan genangan di rumah warga dan persawahan. Kondisi tersebut dilaporkan berkaitan dengan kapasitas saluran drainase yang terbatas. Banjir melanda dua kecamatan, yakni Desa Wangon di Kecamatan Wangon dan Desa Gerduren di Kecamatan Purwojati. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sebanyak sembilan kepala keluarga (KK) atau 32 jiwa terdampak, dengan sembilan unit rumah terdampak.

BPBD Kabupaten Banyumas melakukan kaji cepat dan asesmen serta berkoordinasi dengan aparat setempat. Unsur yang terlibat dalam penanganan meliputi BPBD Kabupaten Banyumas, Polsek Wangon, Pemerintah Desa Wangon, Pemerintah Desa Gerduren, dan masyarakat setempat. Hingga Sabtu (31/10), banjir dilaporkan berangsur surut. Warga melakukan pembersihan rumah masing-masing, sementara koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dilakukan untuk perbaikan saluran drainase.

Karhutla juga terjadi di Kabupaten Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Jumat (30/10). Kebakaran melanda kebun milik warga yang ditanami kelapa sawit berusia kurang dari satu tahun dan tanaman sagu. Lokasi kejadian berada di Desa Woiha, belakang SLB, Kecamatan Tirawuta. Berdasarkan laporan yang diterima, tidak ada korban jiwa. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 1,5 hektare.

BPBD Kabupaten Kolaka Timur berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan asesmen di lokasi kejadian. Hingga Sabtu (31/10), api dilaporkan telah berhasil dipadamkan.

BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta menjaga kebersihan dan kelancaran saluran drainase untuk mengurangi risiko banjir. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kejadian bencana atau titik api kepada BPBD setempat serta mengikuti informasi resmi dari BNPB dan BPBD.

 

 

Sumber : https://bnpb.go.id/berita/perkembangan-situasi-dan-penanganan-bencana-di-tanah-air-1-november-2026 

 

 

 

Baca Terusannya »»  

Narasumber di BPYC, Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

 

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut bahwa tantangan yang dihadapi oleh generasi muda masa kini tidak hanya terjadi di Tanah Air, melainkan menjadi isu global yang kompleks dan menuntut penanganan bersama. 

Hal tersebut disampaikan Menpora Erick saat menjadi narasumber Beyond Professional Youth Con (BPYC) di Chillax, Jakarta, Minggu (1/11). Ditekankan, pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menghadapi persoalan tersebut. 

Menpora Erick memaparkan data bahwa tantangan utama pemuda dunia meliputi kesempatan kerja, kualitas pendidikan, kesehatan mental, kualitas informasi, hingga hubungan sosial. Berbagai persoalan tersebut turut dirasakan di berbagai negara lain.

“Tentu ini jangan dilihat sepotong-potong. Oh, ini hanya di Indonesia saja yang sedang dalam situasi susah mencari pekerjaan, tidak, ini terjadi di dunia, karena lima ini terjadi, ini tantangan kita bersama,” ujar Menpora Erick.

Lebih lanjut, Menpora Erick turut menyoroti sektor keolahragaan, misalnya sport industry dan sport tourism yang memiliki potensi besar bagi perekonomian sekaligus investasi pembangunan karakter bangsa yang disiplin dan tangguh. 

Menpora Erick juga menyampaikan bahwa pemerintah terus membuka ruang kolaborasi lintas kementerian guna memastikan program pelayanan dan pemagangan pemuda dapat berjalan secara terintegrasi.  

“Kita harus bersinergi dengan kementerian lain, contoh kita baru saja dengan Kementerian Ketenagakerjaan kerja sama (program pembangunan bidang ketenagakerjaan, kepemudaan, dan keolahragaan) di Indonesia Youth Summit,” jelas Menpora Erick.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah dan para pemuda sebagai stakeholder, Menpora Erick optimis berbagai tantangan global tersebut dapat diatasi secara bersama-sama.

“Ya ini akan saya coba terus disinergikan, membuka jalan, dan saya juga perlu perspektif kalian,” pungkas Menpora Erick.

 

 

Sumber : https://www.kemenpora.go.id/detail/7438/narasumber-di-bpyc-menpora-erick-sebut-tantangan-masa-depan-pemu 


Baca Terusannya »»  

TNI Kerahkan Tiga Pesawat TNI AU, Semai 9,3 Ton Bahan Modifikasi Cuaca di Kalimantan

 


(Puspen TNI). Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan tiga pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai sebanyak 9,3 ton bahan modifikasi cuaca berupa garam (Natrium Klorida/NaCl) dan dry ice di wilayah Kalimantan Selatan, Minggu (1/11/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan guna mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mengurangi dampak kabut asap dengan mengerah pesawat Hercules C-130 CN-295 dan Cassa 212.

Sementara itu menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), beberapa wilayah yang sudah diguyur hujan antara lain Pontianak, Kota Singkawang, Bengkayang, Kapuas Hulu, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sintang, Sambas, Sanggau, Kayong Utara, Ketapang, dan Sekadau, Mempawah, Ketapang, Landak, Kayong Utara, Kubu Raya, Bengkayang, Sambas, Sanggau, Sintang, Sekadau, dan Melawi, Palangkaraya, Balikpapan, Berau,

Pengerahan Alutsista TNI AU ini merupakan bentuk dukungan TNI dalam upaya penanggulangan Karhutla melalui OMC. Pelaksanaan penyemaian dilakukan secara terkoordinasi dengan unsur terkait guna mengoptimalkan pembentukan awan dan meningkatkan potensi terjadinya hujan di wilayah sasaran.

 

 

 

Sumber : https://tni.mil.id/view-268575-tni-kerahkan-tiga-pesawat-tni-au-semai-9-3-ton-bahan-modifikasi-cuaca-di-kalimantan.html 

Baca Terusannya »»  

Kemnaker Fasilitasi Pelatihan dan Sertifikasi Profesi bagi 100 Anggota PAPRI

 

Makassar — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memfasilitasi pelatihan vokasi dan sertifikasi profesi bagi 100 anggota Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPRI). Upaya ini bertujuan meningkatkan kompetensi sekaligus memperkuat pengakuan profesional bagi pekerja musik Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menyampaikan bahwa pekerja musik merupakan bagian dari ekosistem ketenagakerjaan yang berhak memperoleh kesempatan kerja dan penghidupan yang layak.  Hal tersebut sejalan dengan Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945 yang menjamin hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

“Ada dua hal yang perlu dipahami, pertama, setiap warga negara berhak atas pekerjaan, dan yang kedua adalah penghidupan yang layak,” ujar Cris melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (1/11/2026).

Cris menegaskan bahwa peningkatan kualitas industri musik perlu diiringi dengan peningkatan kesejahteraan pekerjanya. Pasalnya, tidak semua pekerja musik memperoleh penghasilan yang memadai.

Selain peningkatan kompetensi, Kemnaker juga memperhatikan aspek pelindungan pekerja musik yang perlu disesuaikan dengan karakteristik pekerjaannya. Hal ini mencakup kejelasan hubungan kerja, perluasan akses jaminan sosial ketenagakerjaan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta keselamatan dan kesehatan kerja.

Dalam upaya memperkuat standardisasi kompetensi, Kemnaker juga membuka peluang pengembangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik pekerjaan di industri musik.

Pengembangan SKKNI tersebut akan mendukung penyusunan skema sertifikasi yang lebih spesifik dan relevan. Saat ini, telah tersedia 11 skema sertifikasi yang dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan kompetensi para pekerja musik.

Cris menegaskan bahwa sertifikasi profesi bukan bertujuan membatasi kesempatan pekerja musik, melainkan memberikan pengakuan atas kompetensi yang dimiliki. Melalui sertifikasi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), pekerja musik diharapkan memiliki bukti kompetensi yang dapat memperkuat pengakuan profesional mereka.

Cris berharap upaya penguatan dan standardisasi nasional bagi pekerja musik Indonesia dapat memperkuat pelindungan serta memastikan terpenuhinya hak-hak pekerja, sekaligus menciptakan standar kerja yang adil dan memperluas akses terhadap sertifikasi profesi.

“Musik Indonesia akan tumbuh lebih kuat ketika kemajuan di dalamnya berjalan seiring dengan kesejahteraan orang-orang yang menghidupinya,” ujar Cris.

 

 

Sumber : https://kemnaker.go.id/news/detail/kemnaker-fasilitasi-pelatihan-dan-sertifikasi-profesi-bagi-100-anggota-papri 


Baca Terusannya »»  

Klasemen MotoGP 2026 Usai Race di Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh

 

SPORT.DETIK.COM Sepang - Marc Marquez makin tak tergoyahkan di pucuk klasemen MotoGP 2026. Pebalap Ducati itu kian dekat dengan gelar juara dunia musim ini.

Marc Marquez jadi pemenang di MotoGP Malaysia 2026. Ia tampil dominan dalam balapan di sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026) siang WIB, finis hingga lebih dari 4,1 detik atas Pedro Acosta di posisi dua.

Kemenangan itu kian memperkuat posisinya sebagai pemimpin klasemen. Mengingat rival terdekatnya yakni Jorge Martin absen akibat cedera pergelangan tangan, selisihnya kedua pebalap melebar signifikan.

Marc Marquez kini mengoleksi 399 poin. Pebalap asal Catalunya itu memimpin 44 poin dari Martin dengan hanya tiga balapan tersisa, yakni Qatar, Portugal, dan Valencia.

Marquez bahkan sudah berpeluang mengunci titel juara dunia pada balapan berikutnya di Qatar.

 

Klasemen MotoGP 2026

Posisi

Pebalap

Poin

1

Marc Márquez

399

2

Jorge Martín

355

3

Marco Bezzecchi

332

4

Pedro Acosta

295

5

Ai Ogura

278

6

Fabio Di Giannantonio

265

7

Raúl Fernández

236

8

Álex Márquez

197

9

Francesco Bagnaia

173

10

Enea Bastianini

134

11

Fermín Aldeguer

125

12

Brad Binder

118

13

Luca Marini

117

14

Fabio Quartararo

79

15

Diogo Moreira

78

16

Franco Morbidelli

65

17

Johann Zarco

51

18

Joan Mir

33

19

Jack Miller

31

20

Álex Rins

29

21

Toprak Razgatlıoğlu

18

22

Maverick Viñales

14

23

Iker Lecuona

11

24

Augusto Fernández

6

25

Pol Espargaró

5

26

Somkiat Chantra

3

27

Takaaki Nakagami

3



Sumber : https://sport.detik.com/moto-gp/d-8733490/klasemen-motogp-2026-usai-race-di-malaysia-marc-marquez-makin-kokoh


Baca Terusannya »»  

Hasil MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Juaranya, Acosta Runner-Up

 


SPORT.DETIK.COM Sepang  - Hasil MotoGP Malaysia 2026 sudah bisa dilihat. Rider Ducati, Marc Marquez, tampil dominan hingga mampu menjadi pemenang.

Di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026) siang WIB, Marc Marquez meenjadi yang tercepat dalam 20 lap. Dia menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 40 menit 14,236 detik.

Marc Marquez langsung mengambil posisi pertama sesaat setelah start. Tiga lap berlalu, Baby Alien sukses mempertahankan posisi terdepan.

Enam lap berjalan, Marc Marquez masih menjadi pebalap terdepan. Dia disusul Alex Marquez dan Pedro Acosta.

Setengah balapan berjalan, Marc Marquez nyaman memimpin. Dia mempunya gap dengan Acosta di posisi kedua sejauh 1,868 detik.

Tujuh lap tersisa, Marc Marquez memperlebar jarak dari Acosta. Pebalap yang identik dengan nomor 92 itu sempat unggul lebih dari dua detik.

Marc Marquez nyaman di posisi terdepan saat MotoGP Malaysia 2026 menyisakan lima lap. Pertarungan sengit terjadi di perebutan podium ketiga. Alex Marquez, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura yang bertarung untuk posisi itu.

Hingga balapan selesai, Marc Marquez tak terkejar. Dia mampu menjadi yang pertama menyentuh garis finis, diikuti oleh Acosta dan Alex Marquez.

Marc Marquez mengumpulkan 399 poin, kukuh di posisi pertama klasemen MotoGP 2026. Dia unggul 44 poin dari rider Aprilia, Jorge Martin, di posisi kedua.

 

Hasil MotoGP Malaysia

1. Marc Marquez - 40 menit 14,236 detik
2. Pedro Acosta
3. Alex Marquez
4. Ai Ogura
5. Enea Baxtianini
6. Marco Bezzecchi
7. Luca Marini
8. Fabio Di Giannantonio
9. Brad Binder
10. Franco Morbidelli
11. Fabio Quartararo
12. Alex Rins
13. Francesco Bagnaia
14. Mavarick Vinales
15. Iker Lecuona
16. Jack Miller
17. Johann Zarco
18. Diogo Moreira
19. Joan Mir
20. Augusto Fernandez

 

 

Sumber : https://sport.detik.com/moto-gp/d-8733440/hasil-motogp-malaysia-2026-marc-marquez-juaranya-acosta-runner-up 

Baca Terusannya »»  

Wamenaker Afriansyah Noor Tekankan Keterampilan Digital dan Pelindungan Hak Insan Pers di Era AI

 

Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya peningkatan keterampilan digital bagi insan pers dalam menghadapi pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial (AI). Pemanfaatan teknologi tersebut perlu diimbangi dengan profesionalisme jurnalistik serta pelindungan hak-hak insan pers dalam menghadapi transformasi dunia kerja.

Hal tersebut disampaikan Afriansyah saat memberikan sambutan pada peringatan HUT ke-27 Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Jakarta, Minggu (1/11/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema "27 Tahun IPJI: Jurnalis Berdaya di Era AI, Bersatu Membangun Kemandirian dan Mengawal Perlindungan Masyarakat".

Afriansyah menyampaikan bahwa teknologi AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk mendukung pekerjaan manusia. Namun, penggunaannya harus tetap memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan dan etika profesional jurnalistik.

"Kecerdasan artifisial membuka banyak peluang, seperti membantu mengolah informasi, mempercepat pekerjaan, dan menghadirkan cara-cara baru dalam berkarya. Namun, dalam dunia jurnalistik, integritas, verifikasi, nurani, dan tanggung jawab kepada publik tetap berada sepenuhnya di tangan jurnalis," ujar Afriansyah.

Ia menambahkan, perkembangan AI juga menghadirkan tantangan bagi industri media, antara lain disinformasi, potensi penurunan akurasi pemberitaan, perlindungan data, serta perubahan pola kerja yang menuntut kompetensi baru. Karena itu, insan pers perlu terus meningkatkan dan menyesuaikan keterampilan agar mampu beradaptasi serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Di sisi ketenagakerjaan, Afriansyah mengingatkan bahwa transformasi digital tidak boleh mengabaikan hak-hak dasar pekerja pers. Perubahan dunia kerja perlu diimbangi dengan pelindungan ketenagakerjaan dan penciptaan kesempatan kerja yang inklusif.

"Pers yang profesional dan berdaya memiliki peran vital dalam menyajikan informasi yang akurat, mencerdaskan publik, serta mengawal isu-isu ketenagakerjaan secara berimbang," tegasnya.

Afriansyah mengapresiasi perjalanan 27 tahun IPJI. Ia berharap Rakernas 2026 dapat memperkuat sinergi antara organisasi pers, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat serta memberikan kontribusi bagi kemajuan pers dan pelindungan masyarakat Indonesia.

 

 

Sumber : https://kemnaker.go.id/news/detail/wamenaker-tekankan-keterampilan-digital-dan-pelindungan-hak-insan-pers-di-era-ai 


Baca Terusannya »»  

Rajut Asa Generasi Muda Lewat Talenta Digital Desa

 



Kebumen, 1 November 2026 – Mengembangkan karier di industri kreatif kini tak lagi identik dengan hiruk-pikuk gedung pencakar langit kota besar. Di sudut Desa Adiluhur, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, layar-layar ponsel dan perangkat digital mulai menjadi pintu masuk bagi anak-anak muda lokal untuk meretas peluang usaha, melahirkan karya, hingga mendulang penghasilan mandiri dari tanah kelahiran mereka.

Asa itulah yang terpancar kuat dalam rangkaian Program Aktivasi Desa Kreatif yang diusung Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf). Kehadiran program ini bukan sekadar membawa seperangkat materi pelatihan, melainkan membuka ruang tumbuh yang humanis bagi talenta daerah.

Kisah Yudi menjadi salah satu potret nyata dari denyut perubahan tersebut. Menggeluti profesi sebagai pembuat konten dan afiliator digital dari desa, Yudi memandang Workshop Konten Digital yang digelar Kementerian Ekraf sebagai oasis untuk memperluas cakrawala berpikir sekaligus merajut jaringan antar-pelaku industri.

“Luar biasa sekali rangkaian acara Aktivasi Desa Kreatif yang menambah insight kepada kami. Mudah-mudahan ke depan ada tingkat selanjutnya karena pelatihan konten digital harus menjangkau materi lebih dalam. Harapannya, bakal ada pelatihan yang lebih advance dan bisa dijembatani untuk bertemu dengan afiliator-afiliator dari Jakarta,” ujar Yudi.

Bagi Yudi dan generasi muda di Adiluhur, menekuni pekerjaan digital bukan sekadar urusan materi. Ada ikatan emosional mendalam di baliknya yaitu keinginan untuk merajut masa depan dan berdaya secara finansial tanpa harus melangkah jauh meninggalkan sang ibu dan kampung halaman.

Pengalaman Yudi menjadi bukti bahwa intervensi teknologi digital dan pendampingan yang tepat mampu meruntuhkan sekat geografis. Kementerian Ekraf menangkap aspirasi tersebut dengan merancang Program Aktivasi Desa Kreatif secara berkelanjutan di 80 desa di seluruh Indonesia. Pendekatannya komprehensif dimulai dari penguatan kapasitas, pendampingan intensif, inkubasi bisnis, hingga fasilitasi akses pasar nasional maupun global.

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa narasi pembangunan ekonomi kreatif dari desa harus bermula dari akar rumput dengan mengasah talenta lokal, memperkuat jenama daerah, serta memberi nilai tambah pada produk kreatif yang sudah tumbuh. Karena itu, dukungan pemerintah diarahkan untuk memperkuat potensi yang sudah ada agar dapat berkembang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Kementerian Ekraf melihat banyak sekali desa-desa di Kebumen yang mempunyai potensi ekonomi kreatif dan sudah dibina oleh pemerintah daerah. Arahan Presiden adalah jangan hanya membangun desa yang baru, tetapi perkuat dukungan untuk talenta-talenta yang luar biasa, ragam jenama lokal, serta produk-produk industri kreatif dari berbagai desa,” ujar Teuku Riefky saat mengunjungi Desa Adiluhur, Minggu (1/11).

Di Desa Adiluhur, komitmen tersebut diterjemahkan melalui sentuhan pelatihan pada lima subsektor prioritas: Penyiaran dan Sulih Suara (voice over), Konten Digital, Literasi Bisnis, serta Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Di Desa Adiluhur, penguatan kapasitas tersebut diwujudkan melalui lima kegiatan yang menyentuh berbagai aspek pengembangan ekonomi kreatif, mulai dari subsektor sulih suara, konten digital, penyiaran, literasi bisnis, hingga jasa teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Pada ruang sulih suara dan penyiaran, peserta diasah mengolah vokal, teknik bercerita (storytelling), hingga seni public speaking bersama praktisi industri, Iqbal Fais (Head Officer Voice People Jogja). Di kelas Literasi Bisnis, para pelaku usaha dibekali kemampuan manajerial, pengelolaan keuangan, hingga strategi mengakses sumber pembiayaan agar karya yang lahir mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan.

Sementara dalam peninjauan ke Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Adiluhur, Menteri Ekraf menyaksikan langsung Program Sinergi Inkubasi Akselerasi dan Penguatan (SIAP) Talenta Jasa TIK. Di sini, peserta digembleng membangun reputasi dan citra profesional (image building) agar mampu menjangkau klien bertaraf nasional.

Teuku Riefky optimistis, sumbu ekonomi baru yang digerakkan oleh anak-anak muda di desa ini akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja.

“Ekonomi kreatif di berbagai daerah sudah terbukti menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi. Apalagi saat ini banyak kegiatan ekonomi kreatif digerakkan generasi Z dan milenial. Kita ingin kreativitas dari desa bisa memberikan penghasilan yang layak, membuka lapangan kerja, meningkatkan ekonomi daerah, dan berkontribusi terhadap PDRB,” ucap Teuku Riefky.

Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah, menyambut hangat kolaborasi strategis ini. Menurutnya, Kebumen menyimpan kekayaan ekosistem kreatif yang melimpah mulai dari kriya, kuliner, pariwisata, hingga seni pertunjukan yang membutuhkan sentuhan modernisasi pasar.

“Potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Kebumen sangat beragam, mulai dari produk kuliner, kriya, pariwisata, hingga seni dan budaya. Kami berharap kolaborasi ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Dengan peningkatan keterampilan dan akses pasar, ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah,” ungkap Zaeni.

Melalui kolaborasi erat pemerintah pusat, pemerintah daerah, praktisi, komunitas, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan media, Aktivasi Desa Kreatif hadir untuk memastikan bahwa potensi dari pelosok desa mampu berdiri sejajar, berdaya saing tinggi, dan memberi dampak nyata bagi perekonomian Indonesia.

Turut mendampingi Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya yaitu Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga, Rian Syaf; Direktur Konten Digital, Yuana Rochma Astuti; Direktur Pengembangan Akses Pendanaan, Pembiayaan, dan Investasi, Anggara Hayun Anujuprana; Direktur Jasa TIK, Dony Harso; Plt. Kepala Biro Umum, Indra Saputra Farhas; serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Keprotokolan dan Koordinasi Daerah, Panji Purboyo. Hadir pula Kepala Desa Adiluhur, Maryono, Ketua Bidang DPC Gekrafs Jakarta, Aliah Lestari Sayuti, CEO PT Cipta Kreasi Sinergi Indonesia (AKSARA), Bambang Wicaksono, dan sejumlah praktisi industri kreatif lainnya.


Sumber : https://ekraf.go.id/news/rajut-asa-generasi-muda-lewat-talenta-digital


Baca Terusannya »»  

Tingkatkan Penanganan Karhutla di Palembang, Satgas Udara Semai 7,2 Ton NaCl

 

(Puspen TNI). TNI bersama BMKG dan tim gabungan terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penanggulangan kabut asap di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terpadu, Minggu (1/11/2026).

Satgas Udara Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) menyebarkan 7,2 ton garam semai (NaCl) di atas kawasan sasaran. Operasi penyemaian tersebut dilaksanakan menggunakan penerbangan Alutsista TNI AU jenis Cassa NC-212 dan Hercules C-130.

Berdasarkan data pemantauan BMKG melalui radar, penakar hujan, dan laporan lapangan, operasi penyemaian ini berdampak pada terjadinya hujan di Kota Palembang, Ogan Ilir, OKI, Musi Banyuasin, Banyuasin, OKU Timur, Muara Enim, Prabumulih, dan Musi Rawas Utara.

Pengerahan armada udara secara berkelanjutan ini merupakan bentuk aksi nyata TNI di lapangan dalam mengatasi ancaman Karhutla serta menjaga kualitas udara secara cepat dan terpadu.

 

 

Sumber : https://tni.mil.id/view-268574-tingkatkan-penanganan-karhutla-di-palembang-satgas-udara-semai-7-2-ton-na-cl.html 


Baca Terusannya »»  

Hotspot Turun Jadi 96 Titik, Menhut Tinjau Bekas Karhutla dan Perkuat Penegakan Hukum di Kalteng

 


Jakarta, 1 November 2026 – Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional kembali menurun. Berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan hingga Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB, terdeteksi 96 hotspot, turun 64 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 160 hotspot.

Pada enam provinsi prioritas pengendalian karhutla terdeteksi 19 hotspot high confidence. Kalimantan Tengah mencatat 15 titik, Sumatera Selatan 3 titik, dan Kalimantan Selatan 1 titik. Sementara Kalimantan Barat, Jambi, dan Riau nihil hotspot high confidence.

Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa penurunan hotspot secara nasional merupakan perkembangan positif, namun dinamika pada wilayah prioritas tetap menjadi perhatian. Hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi melalui satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20 dan tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kejadian kebakaran maupun luas areal yang terbakar. Seluruh indikasi tetap diverifikasi melalui patroli dan groundcheck.

Kalimantan Tengah masih menjadi salah satu fokus utama pengendalian. Dibandingkan sehari sebelumnya, hotspot di provinsi tersebut meningkat dari 12 menjadi 15 titik. Karakter lahan gambut juga memungkinkan api dan bara bertahan di bawah permukaan meskipun nyala api sudah tidak terlihat, sehingga pemadaman, pembasahan, penyisiran bara, mopping up, dan patroli tetap dilanjutkan.

Penguatan penanganan di Kalimantan Tengah dikawal langsung Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Dalam rangkaian kunjungan lapangan, Menhut meninjau langsung kawasan bekas kebakaran untuk melihat kondisi aktual pascakebakaran serta memastikan kawasan tersebut tidak kemudian dimanfaatkan untuk kegiatan ilegal.

Di lokasi, Menhut bersama jajaran Kementerian Kehutanan mengecek kondisi kawasan menggunakan drone untuk memperoleh gambaran lapangan yang lebih luas. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan secara langsung pada sejumlah titik di kawasan yang sebelumnya mengalami kebakaran.

Peninjauan tersebut sekaligus diikuti dengan operasi pengawasan dan penegakan hukum kehutanan. Tim memasang papan peringatan larangan melakukan aktivitas pertambangan di dalam kawasan hutan, melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas dan kendaraan yang ditemukan di sekitar lokasi, serta mengecek temuan kayu dan kondisi kawasan secara langsung.

Petugas Penegakan Hukum Kehutanan juga melakukan pemeriksaan awal terhadap pihak yang ditemukan berada di lokasi untuk mendalami aktivitas yang berlangsung di kawasan tersebut. Proses lebih lanjut dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan dan alat bukti yang diperoleh.

Menhut menegaskan bahwa kawasan hutan yang telah mengalami kebakaran tidak boleh kemudian menjadi ruang untuk aktivitas ilegal maupun perubahan pemanfaatan kawasan secara melawan hukum. Pengawasan pascakebakaran karena itu menjadi bagian penting dari penanganan karhutla, tidak hanya untuk mencegah api kembali muncul tetapi juga mencegah penguasaan dan pemanfaatan kawasan secara ilegal.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan karhutla dilakukan dari hulu hingga hilir. Setelah api dipadamkan, pemerintah tetap harus memastikan kawasan dijaga, penyebab kebakaran ditelusuri, serta setiap indikasi pelanggaran ditindaklanjuti melalui proses penegakan hukum.

Kementerian Kehutanan melalui Ditjen Penegakan Hukum Kehutanan terus memperkuat penindakan terhadap dugaan pelanggaran terkait karhutla maupun aktivitas ilegal di kawasan hutan. Dalam penanganan perkara karhutla, Ditjen Gakkumhut juga telah menetapkan PT MAP di Kalimantan Barat dan PT GAP di Kalimantan Tengah sebagai tersangka korporasi setelah proses penyidikan dan pendalaman alat bukti.

Penegakan hukum tersebut berjalan bersamaan dengan operasi pengendalian api di lapangan. Manggala Agni Kemenhut bersama BNPB, TNI, Polri, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api, relawan, dunia usaha, dan para pihak tetap melakukan patroli, groundcheck, pemadaman, pembasahan, penyisiran bara, mopping up, dan pendinginan sesuai kondisi aktual masing-masing wilayah.

Kementerian Kehutanan menegaskan bahwa turunnya hotspot nasional dari 160 menjadi 96 titik harus dimanfaatkan untuk mempercepat penuntasan operasi. Namun perkembangan di Kalimantan Tengah menunjukkan bahwa kewaspadaan belum dapat dikendurkan.

Ukuran keberhasilan pengendalian karhutla bukan hanya berkurangnya jumlah hotspot. Yang harus dipastikan adalah api dan bara benar-benar padam, kebakaran tidak kembali muncul, kawasan bekas kebakaran tetap terlindungi, masyarakat aman, serta setiap pihak yang melakukan pelanggaran di kawasan hutan diproses sesuai ketentuan hukum.

Masyarakat dan pelaku usaha diimbau untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar serta tidak melakukan aktivitas ilegal di dalam kawasan hutan. Apabila menemukan asap, titik api, aktivitas pembakaran, atau indikasi pelanggaran di kawasan hutan, masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas melalui Posko Karhutla Kementerian Kehutanan di nomor telepon 021-5704618 atau WhatsApp +62 8131-00-35000, agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

 

 

Sumber : https://www.kehutanan.go.id/pers/hotspot-turun-jadi-96-titik-menhut-tinjau-bekas-karhutla-dan-perkuat-penegakan-hukum-di-kalteng 




Baca Terusannya »»  

Panglima TNI Buka Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge 2026

 


(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Terbuka Garuda Prima Offroad Challenge dan Fun Offroad Tahun 2026 dalam rangkaian memperingati HUT ke-81 TNI. Kegiatan yang mengusung tema "Dengan Semangat Prima Kita Tingkatkan Prestasi Olahraga Menuju Indonesia Emas" tersebut berlangsung di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Jawa Barat, Minggu (1/11/2026).

Kejurnas Garuda Prima Offroad Challenge Piala Panglima TNI mempertandingkan lima kategori, yakni kelas 1.000 CC, Under 1.500 CC, Upper 2.500 CC, FFA, dan UTV. Adapun para juara masing-masing kategori adalah kelas 1.000 CC: Bimo (SKAL), Maulana (Komando Setia Cakra), dan Iwang (SOCA Solidarity); Under 1.500 CC: Daniawan S. (BS 4X4), Khoirul Huda (Kawan), dan Arki (Kia Sportage)

Kelas Upper 2.500 CC: Darimin (Sentul 4X4 Halo Dayak), Heri Sucipto (SBC 4X4), dan Adsanov (Nalaxtax Racing Team); FFA: Hafid Rizali (Sentul 4X4 Halo Dayak), Antok Siswanto (DL 4X4), dan Akhmad Sukendi (Kandang 82); serta kelas UTV: Lucky Halim (Segway AXXA Halo Dayak), Baong (Scientist 4WD Can-Am), dan Ajeng (GSU RT).

Pelaksanaan offroad diawali dengan kegiatan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar PMPP TNI. Kegiatan meliputi khitanan massal, pemeriksaan mata, pemeriksaan kadar gula darah, dan pemeriksaan asam urat. Selain pelayanan kesehatan, TNI turut membagikan 500 paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu meringankan beban warga.

Hal ini merupakan wujud komitmen TNI untuk senantiasa hadir, memberikan manfaat nyata, serta mempererat kebersamaan dengan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaulat.

 

 

Sumber : https://tni.mil.id/view-268565-panglima-tni-buka-kejurnas-garuda-prima-offroad-challenge-2026.html 

Baca Terusannya »»  

Talenta Kreatif Wonosobo Nikmati Penggunaan AI lewat Aktivasi Desa Kreatif

 


Wonosobo, 1 November 2026 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengembangkan potensi ekonomi kreatif Desa Kadipaten, Wonosobo, melalui program Aktivasi Desa Kreatif. Program ini menghadirkan empat kegiatan yang mencakup pemanfaatan teknologi digital, penguatan musik berbasis komunitas, peningkatan kapasitas seni pertunjukan, serta pengembangan ruang kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya menilai pengembangan potensi dari tingkat desa penting untuk menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja sekaligus menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi.

“Desa memiliki kekuatan ekonomi kreatif yang luar biasa, mulai dari kekayaan tradisi, musik, seni pertunjukan, hingga kreativitas masyarakat di ruang kreatif. Desa-desa di Wonosobo mempunyai akar budaya dan sejarah yang kuat, tetapi itu tidak berhenti menjadi kebanggaan saja. Berarti, harus mempunyai nilai ekonomi yang membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat,” ungkap Menteri Ekraf di Dusun Giyanti, Desa Kadipaten, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah pada Minggu (1/11).

Aktivasi Desa Kreatif di Dusun Giyanti melibatkan pegiat usaha, talenta digital, musisi, seniman, komunitas, dan praktisi. Kolaborasi lintas subsektor ini diarahkan untuk mengembangkan potensi daerah sekaligus memperluas jejaring para penggerak lokal atau local hero yang selama ini berkontribusi menjaga dan mengembangkan kreativitas masyarakat.

“Kementerian Ekraf ingin terus mendukung lintas subsektor ekonomi kreatif yang menjadi kebanggaan bersama. Semangat local hero go national bisa berlanjut menjadi national champion go global. Kita melakukan kolaborasi dengan pemerintah daerah, praktisi, komunitas, dan pegiat ekraf dari desa yang diharapkan mereka saling bertukar pengetahuan serta jejaring untuk meningkatkan kapasitas produk maupun karya yang semakin berkembang,” tambah Menteri Ekraf.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyambut baik pelaksanaan Program Aktivasi Desa Kreatif. Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus mendorong pegiat UMKM dan komunitas kreatif agar mampu memperluas jangkauan usahanya, tidak hanya di tingkat desa, tetapi juga kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga pasar yang lebih luas. Salah satu potensi yang tengah dikembangkan yaitu produk olahan singkong khas Wonosobo, termasuk opak sehingga memiliki nilai tambah dan dapat memasuki pasar yang lebih besar.

“Harapan dengan adanya Aktivasi Desa Kreatif hadir di Wonosobo tentu bisa terus kita upgrade potensi yang ada dengan edukasi dan pengembangan inovasi. Apalagi semua masyarakat desa harus beradaptasi dengan media sosial dan AI sehingga potensi-potensi lokal bisa tumbuh menjadi industri kreatif di Kabupaten Wonosobo dan pada akhirnya mengangkat perekonomian daerah,” harap Afif Nurhidayat.

Peninjauan diawali dari Workshop Siap Talenta Jasa TIK bertema “AI sebagai Asisten Usaha: Kerja Lebih Ringkas, Keputusan Lebih Tepat”. Pelatihan ini membekali pegiat usaha dan talenta digital dengan keterampilan praktis memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mengotomatisasi pekerjaan rutin, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengolah data sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat.

Manfaat pelatihan AI dirasakan langsung oleh Putri, salah satu peserta yang menjalankan usaha wedding organizer, Rubio Enterprise. Ia mengaku memperoleh perspektif baru dalam memanfaatkan AI untuk mengembangkan skala usaha tersebut. Sebelumnya, penggunaan AI masih terbatas untuk mencari jawaban atas kebutuhan teknis pekerjaan sehari-hari. Melalui pelatihan ini, Putri mulai memahami pemanfaatan untuk menyusun strategi pemasaran dan memperluas jangkauan pasar. Menurutnya, kesempatan untuk langsung mempraktikkan penggunaan Meta AI membuat pelatihan lebih aplikatif dan dapat segera diterapkan dalam kegiatan usaha.

“Ini sangat menyenangkan bagi kami pegiat ekraf karena acara ini memang sangat relevan untuk kebutuhan kita supaya bisa memaksimalkan fungsi AI untuk bisnis. Kalau sebelumnya kami menggunakan AI hanya sebatas untuk bertanya terkait teknis pekerjaan, tadi juga diajarkan mengembangkan bisnis dalam bidang marketing, mencari ide desain undangan, konsep pernikahan, dan lainnya,” ungkap Putri.

Pada subsektor musik, Kementerian Ekraf menggelar Bincang Kreatif Musik bertema “Membangun Desa Kreatif Berbasis Komunitas”. Kegiatan ini mempertemukan pegiat musik lokal, peneliti budaya, dan penggerak ekosistem musik untuk membahas pengembangan musik berbasis komunitas. Rangkaian kegiatan dilengkapi showcase musisi lokal sebagai ruang ekspresi, apresiasi, dan penjajakan kolaborasi antarkomunitas.

Peninjauan berlanjut untuk melihat kegiatan penguatan seni pertunjukan yang dilakukan melalui Workshop Harmoni Seni Pertunjukan dengan tema “Optimalisasi Seni Pertunjukan Lokal sebagai Daya Tarik Utama Wisata Unggulan Desa Giyanti”. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pegiat seni dalam pengemasan artistik, koreografi, tata panggung, dan kostum agar menghasilkan produk pertunjukan yang berkualitas serta ramah wisatawan tanpa menghilangkan nilai spiritual dan pakem tradisi. Potensi seni lokal seperti Bundengan dan Topeng Lengger menjadi bagian penting dalam penguatan identitas budaya Wonosobo.

“Saya bertemu seni Bundengan sejak SMP dan sampai sekarang terus dibimbing oleh Ibu Mulyani dari Sanggar Setyo Langen Budoyo. Alhamdulillah, melalui kesenian khas Wonosobo, saya menjadi lebih percaya diri dengan apapun kekurangan yang saya miliki. Saya berharap bisa menjadi contoh bagi teman-teman di luar sana agar tidak minder atau berkecil hati. Selama kita terus bersemangat dan berjuang, saya percaya akan memperoleh hasil yang maksimal,” ujar Nanda sebagai anak muda berkebutuhan khusus yang mengikuti kegiatan.

Selain itu, Aktivasi Desa Kreatif dilakukan melalui pengembangan ruang kreatif sebagai wadah interaksi dan kolaborasi masyarakat, peningkatan kapasitas, pengembangan produk dan jasa kreatif, serta pendampingan praktisi untuk mengenali potensi, menentukan segmentasi, maupun mengembangkan produk-produk kerajinan seperti topeng dan kuda lumping. Ruang kreatif diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif, adaptif terhadap perubahan, dan berkelanjutan.

Turut mendampingi Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya yaitu Staf Khusus Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga, Rian Syaf; Deputi Bidang Kreativitas Media, Cecep Rukendi; Direktur Jasa TIK, Donny Harso; Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan, Dadam Mahdar; Plt. Kepala Biro Umum, Indra Saputra Farhas; serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Keprotokolan dan Koordinasi Daerah, Panji Purboyo. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo, Mugi Sugeng; Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat; beserta Kepala Desa Kadipaten, Heri Basuki; beserta jajaran pejabat daerah Wonosobo setempat.

 

 

Sumber : https://ekraf.go.id/news/talenta-kreatif-wonosobo-nikmati-penggunaan-ai-lewat-aktivasi-desa 

Baca Terusannya »»  

Resmikan Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita, Menteri Kebudayaan Dorong Regenerasi Pencerita Nusantara

 


Bekasi, 1 November 2026 – Tradisi bercerita merupakan salah satu upaya menjaga keberlanjutan tradisi lisan dan mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Indonesia memiliki kekayaan cerita rakyat yang tumbuh dari berbagai daerah, seperti kisah Panji, Malin Kundang, dan Sangkuriang. Cerita-cerita tersebut merupakan bagian dari kekayaan budaya Nusantara yang mencerminkan keberagaman latar belakang masyarakat Indonesia.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, dalam acara peresmian Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita (PPIB) pada program Gala Indonesia Bercerita di Masjid Yayasan Hafidz Indonesia Centre, Bekasi, menegaskan bahwa cerita memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat karena menjadi bagian dari tradisi lisan yang diwariskan secara turun-temurun. Menurutnya, kebudayaan tidak hanya berkaitan dengan seni, tetapi juga mencakup berbagai unsur kehidupan masyarakat, termasuk bahasa, tradisi lisan, adat istiadat, pengetahuan tradisional, dan cerita rakyat.

“Cerita itu sangat penting. Cerita merupakan bagian dari tradisi lisan kita. Kebudayaan itu sangat luas, jadi kalau kita bicara kebudayaan bukan hanya soal seni saja. Salah satunya adalah bahasa dan tradisi lisan. Cerita ini ada di dalam tradisi lisan, ada di dalam bahasa juga,” ungkap Menteri Kebudayaan.

Lebih lanjut, Menteri Fadli Zon menjelaskan bahwa tradisi bercerita juga dapat ditemukan dalam berbagai bentuk ekspresi budaya, termasuk pertunjukan wayang yang selama ini menjadi salah satu medium penyampaian nilai dan pengetahuan. Dongeng merupakan proses pewarisan pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan kepada anak-anak. Melalui cerita, generasi muda dapat mengenal, memperoleh informasi, serta memahami berbagai hal dengan cara yang lebih menarik dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Kenapa mendongeng itu penting? Karena mendongeng itu sebetulnya mentransmisi pengetahuan, menyalurkan, mewariskan pengetahuan, mewariskan cerita-cerita yang baik, keteladanan, dan juga informasi-informasi yang diperlukan,” jelas Menbud.

Menteri Kebudayaan berharap program Gala Indonesia Bercerita dapat menjadi ruang untuk melahirkan para pelopor dan pencerita baru yang mampu menghidupkan kembali tradisi bertutur di tengah masyarakat. Kemampuan bercerita membutuhkan proses pembelajaran dan latihan, termasuk melalui pendampingan oleh pelatih yang memiliki pengalaman dan keterampilan di bidangnya. “Saya berharap Gala Indonesia Bercerita ini akan menghasilkan pionir-pionir, akan menghasilkan pelopor-pelopor di dalam penceritaan, termasuk pendongeng-pendongeng,” tegas Menteri Kebudayaan.

Menteri Kebudayaan juga mendorong agar tradisi bercerita dikembangkan secara kreatif dengan memanfaatkan berbagai medium dan kemajuan teknologi. Penyampaian cerita dapat dikombinasikan dengan wayang, boneka, video, latar visual, musik, hingga teknologi imersif dan kecerdasan buatan. Pemanfaatan medium tersebut dapat memperkaya pengalaman bercerita sekaligus membuka peluang agar tradisi lisan semakin dekat dengan generasi muda.

Ketua Komite Gala Indonesia Bercerita, Neno Warisman, menjelaskan bahwa program ini merupakan pengembangan dari kegiatan Lomba Cerita Rakyat yang sebelumnya diikuti oleh 1.737 peserta dari berbagai kalangan, termasuk guru, orang tua, dan generasi muda. Kegiatan tersebut kemudian dikembangkan menjadi gerakan yang lebih luas melalui pembentukan para pelopor pencerita Nusantara.

Melalui PPIB, pelatihan direncanakan berlangsung di empat lokasi, yaitu Hafidz Indonesia Centre Bekasi, Aceh, Surabaya, dan Bogor. Para peserta akan mendapatkan pembinaan selama satu bulan dengan materi yang mencakup sejarah Indonesia, identitas kebangsaan, sejarah tokoh, serta cerita rakyat Nusantara. Peserta juga diharapkan dapat mengembangkan keterampilan bercerita melalui berbagai bentuk karya, seperti puisi, lagu, audio, dan media visual.

Neno menyampaikan bahwa para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan bercerita, tetapi juga mampu meneruskan tradisi tersebut di lingkungan masing-masing, terutama kepada anak-anak dan generasi berikutnya. “Insyaallah putra-putri kita ini akan menjadi pelopor cerita. Mereka akan juga bercerita kepada anak-anaknya. Kelak akan menjadi ayah dan ibu yang bercerita kepada anak-anaknya,” ungkap Neno.

Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Ketua Yayasan Hafidz Indonesia Centre, Bahruddin; para pelatih, peneliti, serta peserta Gala Indonesia Bercerita.

Penguatan tradisi bercerita melalui Gala Indonesia Bercerita menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya lisan Indonesia. Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, lembaga pendidikan, dan masyarakat, cerita Nusantara diharapkan tidak hanya dikenal sebagai warisan masa lalu, tetapi juga terus hidup dan berkembang sebagai sumber pengetahuan, nilai, serta identitas budaya bagi generasi mendatang.

 

 

Sumber : https://kemenbud.go.id/publikasi/berita/resmikan-pusat-pelatihan-indonesia-bercerita-ment 

Baca Terusannya »»