Cari Blog Ini

Selasa, 26 Mei 2026

“Bienvenue, Presiden Prabowo Subianto”: Haru dan Bangga Diaspora Sambut Kepala Negara di Paris


 

Sejak pagi hari, Selasa, 26 Mei 2026, ratusan warga negara Indonesia (WNI) telah menanti kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Paris dengan penuh antusias. Di antara kerumunan para WNI di hotel tempat Kepala Negara bermalam selama di Paris, Ruth, perempuan asal Blitar yang telah menetap selama 23 tahun di Prancis, tampak tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya saat bertemu Presiden Prabowo untuk pertama kalinya.

“Saya sangat terima kasih sekali kepada beliau, Bapak Prabowo sudah menyempatkan untuk bertemu dengan warga Indonesia di sini. Walaupun sekedar berjabat tangan, saya sangat tersentuh sekali. Saya sangat terhormat ya bisa bertemu dengan beliau,” kata Ruth.

Bienvenue, Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ucapnya.

Selain Ruth, kesan mendalam juga dirasakan oleh para mahasiswa Indonesia di Prancis. Reval bersama Evelyn dan Syeril mengaku bangga mendapat kesempatan untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo. Menurutnya, hal ini merupakan sebuah pengalaman yang tidak datang setiap hari bagi mahasiswa Indonesia di luar negeri.

“Perasaannya sangat bangga ya, dan sangat senang bisa bertemu dengan Bapak Presiden secara langsung. Apalagi kami as a student di Prancis ini merupakan suatu opportunity yang tidak semua orang bisa. Jadi kami sangat senang sekali,” kata Reval.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga berbincang singkat bersama para mahasiswa. Presiden menanyakan bidang studi dan jenjang pendidikan para mahasiswa, sekaligus memberikan dorongan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh.

“Tentunya terima kasih untuk Bapak Presiden sudah menyempatkan waktu untuk berdiskusi sama kami, meskipun kita cuma student. Itu bukan approach yang bisa kita dapat setiap hari gitu. Jadi kita merasa bangga dan tentunya senang bisa berdiskusi dengan Bapak Presiden,” ucap Evelyn.

Dengan kunjungan ini, para mahasiswa tersebut turut berharap hubungan Indonesia dan Prancis makin erat di masa mendatang. Menurut mereka, hubungan baik kedua negara telah memberi manfaat nyata bagi mahasiswa Indonesia di Prancis, sekaligus membuka ruang lebih luas untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.

“Terima kasih untuk Bapak Presiden sudah menjalin hubungan yang sangat baik dengan Prancis. Sebagai kita juga mahasiswa merasakan sekali benefit-nya di sini, dan juga semoga ke depannya bisa menyebarkan cultural things tentang Indonesia juga ke seluruh dunia,” ujar Syeril.

Pertemuan tersebut menjadi pengikat rasa, menghadirkan kembali kedekatan dengan Tanah Air, sekaligus menegaskan bahwa di mana pun berada, mereka tetap bagian dari Indonesia.

 

Sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/bienvenue-presiden-prabowo-subianto-haru-dan-bangga-diaspora-sambut-kepala-negara-di-paris/

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Tiba di Paris, Kunjungan Resmi Kenegaraan Perkuat Kerja Sama Super Strategis


 

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandara Orly, Paris, Republik Prancis, pada Selasa, 26 Mei 2026, sekitar pukul 10.00 waktu setempat (WS) setelah menempuh 16 jam penerbangan. Ketibaan di Prancis menandai dimulainya rangkaian kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo.

“Ketibaan ini menandai dimulainya rangkaian state visit (kunjungan resmi kenegaraan) Presiden Prabowo di Prancis, yang undangannya telah diagendakan sejak tahun lalu dan sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang,” tulis Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya.

Di bawah tangga pesawat, ketibaan Kepala Negara di bandara disambut oleh Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou dan regu jajar kehormatan. Tidak hanya itu, kunjungan Presiden Prabowo di Prancis turut disambut penuh antusias oleh ratusan warga negara Indonesia yang telah menunggu sejak pagi hari di hotel tempat Kepala Negara menginap.

Kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo diharapkan makin memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis. Seskab menyampaikan bahwa saat ini kedua negara memiliki sejumlah kerja sama strategis di berbagai bidang.

“Saat ini, Indonesia memiliki banyak kerja sama super strategis dengan Prancis, dan state visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis,” katanya.

Selain itu, menurut Seskab Teddy, hubungan bilateral Indonesia dan Prancis juga dinilai memiliki peran yang saling melengkapi dalam hubungan global. “Indonesia menjadi salah satu gerbang utama hubungan Eropa ke Asia, sementara Prancis merupakan gerbang penting bagi hubungan Asia—khususnya Asia Tenggara—menuju kawasan Eropa,” tulisnya.

Dalam keterangan tertulisnya, Seskab Teddy turut menyampaikan agenda Presiden Prabowo sebelum memulai rangkaian acara resmi kenegaraan. “Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan salat Iduladha dan silahturahmi dengan WNI di Wisma KBRI Paris,” tandasnya.

 

Sumber ;  https://presidenri.go.id/siaran-pers/seskab-teddy-presiden-prabowo-tiba-di-paris-kunjungan-resmi-kenegaraan-perkuat-kerja-sama-super-strategis/

Baca Terusannya »»  

Senin, 25 Mei 2026

Menhaj RI: Saudi Apresiasi Lompatan Besar Pelayanan Haji Indonesia

 


Makkah (Kemenhaj) — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa Pemerintah Arab Saudi memberikan apresiasi atas peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Dr. Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, melakukan kunjungan ke layanan jemaah haji Indonesia di Mina, Minggu (25/5/2026).

Menhaj menyebut kunjungan tersebut menjadi kehormatan sekaligus bentuk pengakuan atas berbagai upaya perbaikan layanan yang dilakukan Indonesia pada musim haji tahun ini.

“Alhamdulillah, baru saja kita mendapatkan kehormatan mendapatkan kunjungan dari Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Dr. Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah. Mereka datang dengan rombongannya untuk mengapresiasi capaian kita tahun ini, yang menurut mereka telah melakukan lompatan yang luar biasa,” ujar Menhaj.

Menurut Menhaj, Pemerintah Arab Saudi berharap peningkatan kualitas layanan haji Indonesia dapat terus dijaga dan ditingkatkan dari tahun ke tahun. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

“Kami berterima kasih bahwa kerja sama antara Kementerian Haji dan Umrah Indonesia dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi benar-benar luar biasa dan menghasilkan pelayanan haji yang terbaik untuk jemaah kita tahun ini,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan Pemerintah Arab Saudi menilai penyelenggaraan haji Indonesia mengalami existential leap atau lompatan besar dalam tata kelola dan pelaksanaan layanan haji.

“Yang jelas istilah Menteri Haji dan Umrah Saudi tadi ada existential leap, ada lompatan yang jauh dalam pelaksanaan haji tahun ini,” ujar Wamenhaj.

Apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kemenhaj serta petugas haji Indonesia untuk terus menjaga kualitas pelayanan, khususnya pada fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.

Pemerintah juga memohon doa dan dukungan masyarakat Indonesia agar transformasi layanan haji terus berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi seluruh jemaah haji Indonesia.

“Mohon doa dari seluruh rakyat Indonesia supaya kerja-kerja keras semua tim di Kementerian Haji dan Umrah memberikan dampak yang baik untuk transformasi haji di era Presiden Prabowo ini,” tutup Wamenhaj.

 

 

Sumber : https://haji.go.id/berita/menhaj-ri-saudi-apresiasi-lompatan-besar-pelayanan-haji-indonesia-1779750935607 

Baca Terusannya »»  

Perang Obor Jepara, Tradisi yang Terus Menyala

 


JEPARA — Di tengah pekat malam, bunga-bunga api berterbangan ke langit malam setelah obor dipukulkan dalam sebuah Tradisi Perang Obor, di Desa Tegalsambi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Senin (25/5/2026) malam.

Perang obor itu merupakan rangkaian agenda tahunan, agar warga desa selalu dilimpahi berkah dan harapan baik. Ribuan warga dan wisatawan tampak tumplek blek menyaksikan ritual tahunan tersebut. Tak terkecuali, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin, dan Bupati Jepara Witiarso Utomo, yang menyaksikan tradisi itu.

Perang Obor merupakan tradisi sedekah bumi dan ritual tolak bala yang digelar setiap Senin Pahing, malam Selasa Pon, setelah masa panen. Tradisi yang berkaitan dengan legenda Ki Gemblong serta Kyai Babadan itu, dipercaya sudah berlangsung sejak abad ke-16 atau era 1500-an.

Dalam cerita rakyat setempat, Ki Gemblong yang bertugas menggembala ternak terlena mencari ikan hingga ternak milik Kyai Babadan sakit. Kyai Babadan kemudian memukul Ki Gemblong menggunakan obor. Namun, api obor justru dipercaya menyembuhkan ternak yang sakit. Dari situlah muncul keyakinan masyarakat, api obor menjadi simbol penolak bala dan keselamatan desa.

Wagub Jateng Taj Yasin mengatakan, Perang Obor bukan sekadar atraksi budaya, melainkan tradisi yang menyimpan pesan moral, sekaligus memiliki potensi besar sebagai wisata budaya unggulan.

“Dari sejarah Perang Obor ini ada pesan yang perlu diingat masyarakat, bahwa amanah harus benar-benar dijalankan,” katanya.

Menurut wagub, ritual tersebut pada hakikatnya merupakan bentuk doa masyarakat kepada Tuhan, agar dijauhkan dari musibah dan diberi keselamatan.

“Ini bentuk doa agar masyarakat diangkat dari bala dan diberi keselamatan,” lanjut Taj Yasin.

Dia menilai, event budaya seperti Perang Obor mampu menggerakkan ekonomi warga, sekaligus memperkenalkan identitas lokal Jepara kepada masyarakat luas. Terbukti, antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak sore hari. Banyak pengunjung datang dari luar daerah, untuk menyaksikan langsung tradisi khas Jepara tersebut.

Salah seorang pengunjung, Jatus, mengaku sengaja datang bersama keluarganya dari daetah Batealit Jepara untuk menikmati kemeriahan Perang Obor.

“Sudah dua kali nonton. Tahun ini lebih seru,” ujarnya.

Jatus mengatakan, meski cuaca sempat diguyur hujan, masyarakat tetap bertahan memenuhi lokasi acara. Dia berharap, tradisi tersebut ke depan semakin ramai dan terus dilestarikan sebagai identitas budaya masyarakat Jepara.

Di sisi lain, Perang Obor juga menjadi bagian hidup masyarakat Tegalsambi, yang terlibat langsung sebagai pelaku tradisi. Salah satunya Petruk, warga yang sudah mengikuti Perang Obor sejak 2000, atau sekitar 26 tahun terakhir.

“Saya ikut Perang Obor mulai tahun 2000,” terangnya.

Tak hanya dirinya, tradisi tersebut kini juga diteruskan anaknya sebagai generasi penerus keluarga.

“Anak saya juga ikut. Ini tradisi turun-temurun,” ungkap Petruk.

Dia berharap Perang Obor tetap lestari dan semakin dikenal luas, tanpa kehilangan nilai budaya yang diwariskan leluhur.

Sebagai informasi, Tradisi Perang Obor telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2020.


Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/perang-obor-jepara-tradisi-yang-terus-menyala/

Baca Terusannya »»  

Matahari Tepat di Atas Ka’bah pada 27 - 28 Mei, Ini Cara Mudah Cek Kiblat dari Rumah


 

Jakarta (Kemenag) --- Fenomena astronomi ‘Rashdul Kiblat’ atau ‘Istiwa A‘zam’ akan kembali terjadi pada 27 dan 28 Mei 2026. Saat itu, matahari berada tepat di atas Ka’bah sehingga bayangan benda yang berdiri tegak lurus akan menunjukkan arah kiblat. Momen ini bisa digunakan untuk memverifikasi arah kiblat secara mandiri dari rumah.

“Rashdul Kiblat menjadi kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat untuk memeriksa kembali arah kiblat secara mandiri. Ketika matahari tepat berada di atas Ka’bah, arah bayangan benda tegak lurus akan mengarah berlawanan dengan arah kiblat,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Berdasarkan data astronomi, fenomena tersebut akan terjadi pada 27 dan 28 Mei 2026, sekitar pukul 16.18 WIB atau 17.18 WITA. Pada waktu itu, posisi matahari berada tepat di atas Ka’bah sehingga menjadi acuan alami dalam penentuan arah kiblat.

Menurut Arsad, metode Rashdul Kiblat merupakan salah satu pendekatan ilmu falak yang telah lama digunakan dalam verifikasi arah kiblat selain penggunaan kompas, teodolit, maupun aplikasi digital berbasis satelit.

“Fenomena ini bersifat konfirmatif. Jika arah kiblat yang digunakan selama ini sudah tepat, maka Rashdul Kiblat akan memperkuat ketepatan tersebut. Namun jika masih ada keraguan, ini menjadi waktu yang ideal untuk melakukan pengecekan kembali,” katanya.

Arsad menuturkan, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar proses pengecekan arah kiblat berjalan akurat. Pertama, benda yang digunakan sebagai patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus dan dapat dibantu menggunakan lot atau bandul.

Kedua, permukaan tempat pengecekan harus datar dan rata agar arah bayangan tidak mengalami distorsi. Ketiga, masyarakat diminta menyesuaikan waktu pengukuran dengan waktu resmi yang dikeluarkan BMKG, RRI, maupun layanan waktu terpercaya lainnya.

“Ketepatan waktu menjadi faktor penting dalam pengukuran arah kiblat. Selisih beberapa menit saja dapat memengaruhi arah bayangan yang terbentuk,” jelas Arsad.

Ia menambahkan, fenomena Rashdul Kiblat juga memiliki nilai edukatif karena membantu masyarakat memahami keterkaitan antara ibadah dan ilmu pengetahuan. Menurutnya, pendekatan astronomi dalam penentuan arah kiblat menunjukkan bahwa praktik keagamaan dapat berjalan selaras dengan perkembangan sains.

Arsad berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen tersebut secara optimal, baik untuk kebutuhan pribadi maupun fasilitas umum seperti masjid, musala, sekolah, dan pesantren. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fenomena ini dengan baik sebagai ikhtiar menjaga ketepatan arah kiblat sekaligus memperkuat pemahaman keagamaan yang berbasis ilmu pengetahuan,” tandasnya.



Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/matahari-tepat-di-atas-kabah-pada-27-28-mei-ini-cara-mudah-cek-kiblat-dari-rumah-44m5S

Baca Terusannya »»  

Jemaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah, Kemenhaj Imbau Jaga Kesehatan Selama Armuzna

 


Jakarta (Kemenhaj) — Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan bahwa jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan secara bertahap dari hotel masing-masing menuju Arafah pada Senin (25/5/2026), bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah, untuk menjalani rangkaian puncak ibadah haji.

“Alhamdulillah, memasuki hari ke-34 operasional penyelenggaraan ibadah haji, hari ini jemaah haji Indonesia mulai bergerak menuju Arafah secara bertahap untuk menjalani puncak ibadah haji. Ini adalah fase yang sangat penting dan membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan seluruh jemaah,” ujar Juru Bicara Kemenhaj Maria Ulfa Assegaf, di Jakarta, Senin (25/5).

Maria menjelaskan, pergerakan jemaah menuju Arafah dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi.

“Kami mengimbau seluruh jemaah agar mengikuti jadwal yang telah ditentukan, tidak bergerak sendiri, tidak mendahului rombongan, dan selalu mematuhi arahan petugas kloter, sektor, maupun pembimbing ibadah agar seluruh proses berjalan tertib dan aman,” lanjutnya.

Selain kesiapan teknis, Kemenhaj juga mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kepatuhan terhadap ketentuan ihram selama menjalani rangkaian ibadah.

“Bagi jemaah laki-laki, kami ingatkan agar tidak memakai pakaian berjahit yang membentuk anggota badan, tidak menutup kepala dengan penutup yang melekat seperti peci atau sorban, serta tidak menggunakan alas kaki yang menutupi mata kaki dan tumit,” jelas Maria.

“Sedangkan bagi jemaah perempuan, selama dalam keadaan ihram tidak diperkenankan menutup wajah dengan cadar maupun menggunakan sarung tangan. Seluruh jemaah juga harus menjaga diri dari larangan ihram lainnya seperti memotong kuku, mencabut rambut, menggunakan wangi-wangian setelah niat ihram, serta menjaga lisan dan perilaku agar ibadah tetap khusyuk,” sambungnya.

Maria juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan selama fase Armuzna yang membutuhkan stamina tinggi dan mobilitas intensif.

“Kami meminta seluruh jemaah untuk menjaga kondisi tubuh dengan istirahat cukup, makan teratur, memperbanyak minum air putih, serta menghindari aktivitas yang tidak perlu agar energi tetap terjaga selama puncak ibadah haji,” ujarnya.

“Gunakan payung, masker, dan alas kaki yang nyaman saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi risiko kelelahan akibat cuaca panas. Bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu, pastikan obat pribadi selalu dibawa dan mudah dijangkau,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan agar jemaah segera melapor jika mengalami gangguan kesehatan.

“Jangan memaksakan diri. Bila merasa lemas, pusing, sesak napas, atau mengalami gangguan kesehatan lainnya, segera hubungi petugas kesehatan. Menjaga kesehatan adalah bagian dari ikhtiar agar ibadah dapat berjalan aman, lancar, dan sempurna,” tegas Maria.

Selain itu, penguatan layanan kesehatan selama puncak haji juga terus dilakukan melalui kesiapan fasilitas kesehatan lapangan.

“Kami menyiagakan masing-masing satu Pos Kesehatan Indonesia di Arafah dan di Mina untuk memastikan layanan kesehatan dapat diberikan secara cepat dan optimal selama fase Armuzna,” kata Maria..

Untuk mendukung kelancaran operasional, sebanyak 657 petugas Satgas Arafah juga telah ditempatkan di berbagai titik layanan.

“Mereka terdiri dari petugas adhoc Arafah, koordinator markas, pengawas konsumsi, dan unsur layanan lainnya yang akan memastikan transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, hingga pelindungan jemaah berjalan maksimal,” jelasnya.

Menutup keterangannya, Maria mengajak seluruh jemaah untuk saling peduli dan saling membantu selama menjalani puncak ibadah haji.

“Jika melihat jemaah yang tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, mohon segera dibantu dan dilaporkan kepada petugas terdekat. Semoga seluruh jemaah Indonesia diberi kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalani wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan lontar jumrah di Mina,” pungkas Maria.

 

 

Sumber : https://haji.go.id/berita/jemaah-haji-mulai-bergerak-ke-arafah-kemenhaj-imbau-jaga-kesehatan-selama-armuzna-1779698736601 

Baca Terusannya »»  

FIFA World Football Week 2026, PSSI Berkolaborasi dengan KNVB Hadirkan Coaching Clinic dalam Kampanye “Be Active”

 

Kolaborasi antara FIFA dan PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) hadir dalam rangka merayakan World Football Week 2026 yang berlangsung pada 21-25 Mei 2026. Melalui kampanye “Be Active”, FIFA dan PSSI ingin meningkatkan kesadaran anak-anak akan pentingnya menerapkan gaya hidup aktif dan sehat sejak dini.

“Be Active” merupakan kampanye yang diinisiasi oleh FIFA bersama World Health Organization (WHO). Dalam rangka perayaan World Football Week tahun 2026 ini, FIFA dan PSSI melalui PT GSI berupaya mendorong lebih banyak anak di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik selama 60 menit setiap hari, khususnya melalui olahraga sepak bola.

Kampanye ini relevan tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga seluruh generasi, karena gaya hidup aktif dapat mendukung terciptanya kehidupan yang lebih sehat, bahagia, dan produktif.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung perayaan FIFA World Football Week, PSSI melalui PT GSI bekerja sama dengan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB), serta didukung oleh UEFA, akan menyelenggarakan program Coaching Clinic pada 1-2 Juni 2026 di ASIOP Stadium, Cempaka Putih, Jakarta.

Program ini melibatkan 25 pelatih muda, 70 pemain Sekolah Sepak Bola (SSB) kelompok usia U-12, serta 30 peserta dari komunitas Berbuat Baik. Seluruh rangkaian kegiatan akan dipandu oleh 2 instruktur KNVB dan dua instruktur medis guna menghadirkan pembelajaran sepak bola yang ekstensif, mulai dari pengembangan teknik permainan hingga pemahaman mengenai pencegahan cedera dan peningkatan performa atlet.

Selain di Jakarta, program Coaching Clinic kolaborasi bersama KNVB juga akan diselenggarakan di Mimika Sports Complex, Timika, Papua Tengah, pada 28-30 Mei 2026. Kegiatan ini akan diikuti oleh 19 pelatih dan 40 pemain SSB, serta dipandu oleh dua instruktur KNVB sebagai bagian dari upaya pemberdayaan sepak bola usia muda serta peningkatan kapasitas dan kompetensi pelatih.

Kegiatan Coaching Clinic ini menjadi wujud partisipasi PSSI dan PT GSI dalam mendukung kampanye “Be Active” pada rangkaian FIFA World Football Week 2026 melalui program pembinaan sepak bola usia dini guna mendorong anak-anak untuk menerapkan gaya hidup aktif dan sehat.

 

 

Sumber : https://www.pssi.org/news/fifa-world-football-week-2026-pssi-berkolaborasi-dengan-knvb-hadirkan-coaching-clinic-dalam-kampanye-be-active 


Baca Terusannya »»  

Menjadikan Rumah Ibadah sebagai Ruang Besar Pelayanan Kemanusiaan

 


Jakarta (Kemenag) --- Rumah ibadah ke depan tidak cukup hanya sebagai tempat ritual keagamaan. Lebih dari itu, rumah ibadah dapat menjadi ruang pelayanan sosial bagi masyarakat luas.

Menag Nasaruddin Umar mengatakan, rumah ibadah memiliki potensi besar untuk menjadi ruang besar pelayanan kemanusiaan. Di tempat itu, umat tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga menghadirkan pelayanan, kepedulian, dan ruang perjumpaan bagi siapa pun.

“Semua rumah ibadah juga bisa menjadi rumah besar untuk kemanusiaan,” kata Menag saat menerima audiensi Indonesian Conference on Religion and Peace atau ICRP, Senin (25/5/2026).

Menag mencontohkan pembukaan ribuan masjid saat momentum mudik Natal dan Lebaran. Masjid-masjid tersebut, kata dia, dapat menjadi tempat singgah bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan.

Di rumah ibadah itu, masyarakat bisa beristirahat, mengisi daya telepon genggam, memperoleh makanan ringan, hingga mendapatkan layanan sederhana lain yang dibutuhkan selama perjalanan.

Menurut Menag, praktik pelayanan seperti itu dapat membuat masyarakat semakin terbiasa hidup berdampingan. Ketika rumah ibadah hadir untuk melayani siapa pun, sekat-sekat sosial perlahan dapat berkurang.

“Jadi, mengajak masyarakat kita tidak menganggap asing orang yang berbeda agama dengan kita,” ujarnya.

Menag juga menekankan bahwa gerakan toleransi harus dijalankan dengan cara yang bijak, santun, dan tidak menyerang pihak lain. Menurutnya, mereka yang ingin merawat kerukunan tidak boleh menggunakan cara-cara yang justru menambah jarak di tengah masyarakat.

Menag mengatakan, kerja-kerja toleransi perlu dilakukan dengan pendekatan yang menyejukkan. Ia mengingatkan, perbedaan pandangan tidak semestinya dibalas dengan sikap yang sama kerasnya. Masyarakat perlu diberi contoh bahwa perbedaan dapat dihadapi dengan kedewasaan dan kelapangan.

Menag juga menyambut baik peran ICRP dalam membangun komunikasi lintas agama. Ia menilai, organisasi seperti ICRP dapat menjadi ruang perjumpaan yang penting untuk memperkuat kohesi sosial di Indonesia.

Menag juga mendorong agar para cendekiawan dari berbagai agama dapat saling terhubung. Menurutnya, jika para cendekiawan lintas agama mampu duduk bersama, proses menjembatani masyarakat akan menjadi lebih mudah.

“Kalau cendekiawannya sudah menyatu, otomatis yang lainnya paling tidak lebih mudah untuk dijembatani satu sama lain,” ujarnya.

Menag menyampaikan, Indonesia memiliki modal besar dalam membangun kerukunan. Keberagaman yang dimiliki Indonesia, kata dia, dapat menjadi kekuatan jika dikelola dengan baik melalui dialog, pelayanan, dan kerja bersama lintas iman.

Sementara itu, ICRP menyampaikan sejumlah agenda penguatan toleransi, termasuk pengembangan media komunikasi lintas agama melalui CRP TV. Kanal tersebut dihadirkan untuk menampilkan tokoh-tokoh lintas agama dan memperluas percakapan tentang keberagaman.

ICRP juga menyampaikan rencana penyelenggaraan Festival Toleransi. Menag merespons positif gagasan tersebut yang bertepatan dengan momentum Hari Perdamaian Internasional pada 21 September.

Menag berpesan agar kampanye toleransi tetap menjaga cara penyampaian. Ia menekankan, gerakan yang membawa misi kerukunan tidak boleh terjebak dalam ujaran yang merendahkan pihak lain.



Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/menjadikan-rumah-ibadah-sebagai-ruang-besar-pelayanan-kemanusiaan-GOUCU

Baca Terusannya »»  

Sukseskan MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah, Wagub Jateng Taj Yasin Gandeng Maskapai Garuda Indonesia


 

SEMARANG — Untuk mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2026 yang akan digelar di Jawa Tengah pada 11–21 September mendatang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

Dukungan tersebut dibahas dalam pertemuan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dengan pihak Garuda Indonesia, di kantor Wagub Jateng, Senin (25/5/2026). Taj Yasin mengatakan, MTQ Nasional merupakan agenda besar tingkat nasional yang diperkirakan akan menghadirkan ribuan peserta, ofisial, hingga tamu undangan dari berbagai provinsi.

Dia menyebutkan, belajar dari pengalaman sejumlah daerah penyelenggara sebelumnya, menunjukkan adanya peningkatan arus penumpang udara selama pelaksanaan MTQ.

“Kita coba belajar ke beberapa provinsi lain, biasanya memang ada penambahan flight (penerbangan) di siang hari,” ujar wagub.

Apalagi, lanjut Taj Yasin, pembukaan MTQ Nasional biasanya dihadiri kepala daerah hingga Presiden RI, sehingga kesiapan akses transportasi menjadi perhatian penting. Dia berharap pelaksanaan MTQ tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia Branch Semarang, Stanislaus Radityo Adi Putranto, menyatakan siap mendukung pelaksanaan MTQ Nasional 2026, termasuk membuka peluang penambahan penerbangan atau extra flight menuju Jawa Tengah.

“MTQ Nasional ini salah satu event besar yang selalu ramai di daerah mana pun. Dan Jawa Tengah tahun ini diamanahkan menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Agama dan maupun Pemprov Jateng, untuk memetakan kebutuhan penerbangan selama kegiatan berlangsung.

Maskapai nasional tersebut juga tengah menghimpun data terkait jumlah peserta, jadwal pembukaan dan penutupan, hingga titik lokasi kegiatan sebagai bahan pengajuan dukungan ke kantor pusat.

“Kami menyampaikan kemungkinan akan ada extra flight dari Garuda, sebagai bentuk dukungan membuka akses dari peserta-peserta di luar Pulau Jawa terutama, untuk ke Semarang,” katanya.

Selain Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Garuda juga menyiapkan opsi optimalisasi Bandara Adi Soemarmo Solo, sebagai pintu masuk dan keluar kontingen MTQ Nasional.

“Semarang rata-rata lebih ramai, tapi nanti kami juga akan mengoptimalkan Solo apabila diperlukan,” bebernya.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Arif Djatmiko menambahkan, sejauh ini sudah ada  sejumlah daerah peserta yang mulai melakukan pemesanan hotel di Semarang.

“Sudah ada beberapa yang berkontak, setidaknya sembilan daerah, dan mereka mulai booking hotelnya,” ujarnya.

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/sukseskan-mtq-nasional-2026-di-jawa-tengah-taj-yasin-gandeng-maskapai-garuda-indonesia/ 

Baca Terusannya »»  

Pemprov Dukung Penuh Forum Santri Anak Jateng, Cegah Kekerasan di Pesantren

 


SEMARANG — Forum Santri Anak Jawa Tengah (Forsan Jateng) menyiapkan berbagai program penguatan perlindungan anak dan pencegahan kekerasan, pada lingkungan pesantren di provinsi ini.

Saat beraudiensi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (25/5/2026), Ketua Forsan Jateng, Farel Alfariz menjelaskan, forum tersebut dibentuk untuk memenuhi hak-hak anak dan santri di pondok pesantren, baik hak pendidikan, kesehatan, maupun perlindungan dari kekerasan dan perundungan.

“Forum ini menjadi pelopor dan pelapor. Karena kalau tidak ada yang memulai, maka tidak akan bergerak. Insyaallah forum ini akan menjadi wadah aspirasi santri, terkait berbagai problematika di pondok pesantren,” ujar santri asal Pesantren Darul Falah Jepara ini.

Wakil Ketua Forsan, Nabila menambahkan, organisasi mereka merupakan forum santri anak pertama di Indonesia di tingkat provinsi. Para pengurusnya telah mendapatkan pembekalan terkait konvensi hak anak, pendidikan keterampilan hidup, hingga konsep pelopor dan pelapor dalam perlindungan anak.

Dalam audiensi itu, Forum Santri Anak memaparkan sejumlah program kerja 2026–2027, baik internal maupun eksternal. Program internal meliputi pengukuhan kepengurusan dan peningkatan kapasitas anggota melalui seminar dan pelatihan daring maupun luring.

Sementara program eksternal meliputi pembentukan Forum Santri Anak di 35 kabupaten/kota, Safari Santri atau “Forsan Goes to School”, survei anak santri Jawa Tengah, hingga program edukasi melalui siaran langsung media sosial dan webinar.

“Nanti kami akan berkunjung ke pesantren-pesantren, untuk saling mengedukasi tentang pesantren ramah anak dan pencegahan bullying maupun kekerasan,” kata Nabila, yang merupakan santri Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menyambut baik pembentukan Forum Santri Anak, yang dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat perlindungan anak di lingkungan pesantren.

Dia menilai, tantangan kekerasan terhadap anak saat ini semakin kompleks dan tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga di lingkungan sosial maupun keluarga.

“Kekerasan anak sekarang muncul di banyak tempat, bahkan sampai tingkat TK dan SD. Ini juga tidak menutup kemungkinan terjadi di pondok pesantren,” ujarnya.

Karena itu, Taj Yasin berharap Forum Santri Anak dapat menjadi mitra pemerintah, dalam membangun lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Dia juga mendorong forum tersebut memperluas jejaring, hingga seluruh kabupaten/ kota di Jawa Tengah. Selain itu, berkolaborasi dengan organisasi kepesantrenan lain dalam penguatan edukasi perlindungan anak.

“Dengan adanya Forum Santri Anak ini, saya berharap pesantren-pesantren bisa semakin aktif mencegah kekerasan, dan membangun budaya saling menjaga antarsantri,” beber wagub.

Sebagai informasi, Forum Santri Anak Jawa Tengah resmi dibentuk pada 19–20 Desember 2025, di Asrama Haji Islamic Center Semarang, melalui fasilitasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah,Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jateng, dan Forum Anak Jawa Tengah. 

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/pemprov-dukung-penuh-forum-santri-anak-jateng-cegah-kekerasan-di-pesantren/ 

Baca Terusannya »»  

Iduladha di Istiqlal Jadi Model Pelaksanaan Kurban di Asia Tenggara

 


Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menyebut pelaksanaan Iduladha di Masjid Istiqlal telah menjadi salah satu model penyelenggaraan kurban di kawasan Asia Tenggara.

“Iduladha di Istiqlal memiliki standar tersendiri karena menjadi model bagi masyarakat Indonesia bahkan Asia Tenggara,” ujar Menag saat konferensi pers persiapan Salat Iduladha 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta. Senin (25/5/2026).

Menurutnya, Masjid Istiqlal selama ini aktif berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai lembaga kemasjidan di kawasan Asia Tenggara.

Menag juga menyoroti sistem pengelolaan lingkungan di Istiqlal yang menjadi perhatian dunia internasional. Salah satunya adalah sistem daur ulang air wudu yang digunakan kembali untuk kebutuhan kebersihan hingga wudu.

“Air wudu di Istiqlal tidak langsung terbuang ke saluran kota, tetapi masuk ke sistem recycle dan digunakan kembali,” jelasnya.

Atas inovasi tersebut, Istiqlal memperoleh penghargaan internasional dari lembaga dunia di Washington DC sebagai rumah ibadah yang dinilai efektif, efisien, tertib, dan bersih.

“Ini menjadi kebanggaan kita bersama dan harus terus dijaga,” tandas Menag.



 

 

Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/iduladha-di-istiqlal-jadi-model-pelaksanaan-kurban-di-asia-tenggara-KgZWs 

Baca Terusannya »»  

Distribusi Hewan Kurban di Istiqlal Berbasis Pesantren dan Lembaga Binaan

 

Jakarta (Kemenag) --- Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengatakan distribusi hewan kurban di Masjid Istiqlal tahun ini difokuskan kepada pesantren, panti asuhan, perguruan tinggi Islam, dan lembaga binaan Istiqlal.

“Hari ini sudah terkumpul 59 ekor sapi dan tujuh kambing. Di antaranya berasal dari Presiden, Wakil Presiden, dan sejumlah tokoh masyarakat,” ujar Menag dalam konferensi pers persiapan Iduladha 1447 H, Senin (25/5/2026).

Menurut Menag, pola distribusi tersebut dipilih agar penyaluran daging kurban lebih tertib, aman, dan tepat sasaran. “Kami tidak membagikan langsung kepada masyarakat di kawasan Istiqlal untuk menghindari kerumunan dan risiko dorong-dorongan,” jelasnya.

Ia menambahkan, Istiqlal memiliki fasilitas penyembelihan modern dan higienis dengan kapasitas besar. Dalam satu waktu, proses penyembelihan dapat dilakukan di beberapa titik sekaligus. “Kalau 100 sampai 200 ekor sapi sehari pun insya Allah bisa tertangani,” katanya.

Menag memastikan seluruh limbah penyembelihan dikelola dengan baik sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar masjid.




 

 

Sumber :  https://kemenag.go.id/nasional/distribusi-hewan-kurban-di-istiqlal-berbasis-pesantren-dan-lembaga-binaan-JAaYQ


Baca Terusannya »»  

Iduladha 2026 Usung Spirit Kurban Harus Rawat Alam dan Kemanusiaan

 


Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal mengusung tema “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan”.

Hal ini disampaikan Menag saat konferensi pers persiapan pelaksanaan Salat Iduladha 1447 H di Masjid Istiqlal. “Tema tahun ini terutama dalam khutbah nanti adalah spirit kurban merawat alam dan kemanusiaan. Ini sejalan dengan tema-tema besar Kementerian Agama tentang ekoteologi dan teologi cinta,” ujar Menag di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Tema ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para khatib dan masyarakat muslim Indonesia untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan nilai-nilai kemanusiaan melalui ibadah kurban. Pelaksanaan kurban di Istiqlal juga dirancang ramah lingkungan. Seluruh proses penyembelihan dilakukan dengan sistem yang higienis dan tidak mencemari sungai maupun lingkungan sekitar.

“Tidak ada satu tetes pun darah atau limbah yang masuk ke sungai. Semua sudah disiapkan dengan sistem pengelolaan yang baik,” katanya.

Ia juga mengajak jamaah untuk menjaga kebersihan kawasan masjid dengan membawa pulang sampah masing-masing atau membuangnya pada tempat yang telah disediakan. “Masjid Istiqlal baru saja mendapat penghargaan dunia karena dinilai efektif, efisien, tertib, dan bersih. Ini harus kita jaga bersama,” tandasnya.



Sumber :  https://kemenag.go.id/nasional/iduladha-2026-usung-spirit-kurban-harus-rawat-alam-dan-kemanusiaan-bcvWq

Baca Terusannya »»  

Wamenkeu Suahasil Nazara: Ketidakpastian Global Jadi New Normal, ASEAN Harus Jaga Stabilitas dan Pertumbuhan

 

 

Jakarta,Kemenkeu – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyebut bahwa ketidakpastian global kini telah menjadi tantangan normal baru (new normal) yang harus dihadapi oleh negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Oleh karena itu, stabilitas kawasan ini harus dibangun secara aktif oleh seluruh negara anggota ASEAN.

“Ketidakpastian akan menjadi normal baru kita di masa depan. Jadi, stabilitas atau kepastian itu tidak diberikan begitu saja kepada kita. Itu harus dibangun oleh kita sendiri,” ujar Wamenkeu Suahasil dalam acara Seminar ASEAN Regional Economic Outlook and Fiscal Policy di Jakarta pada Senin (25/5).

Dalam paparannya, Wamenkeu Suahasil menyoroti berbagai tantangan global mulai dari perang dagang, fragmentasi perdagangan, isu iklim, hingga gangguan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI). Ia pun menekankan strategi besar bagi ASEAN dalam menguatkan sektor perekonomian, salah satunya dengan mendorong perdagangan intra-ASEAN, mengurangi hambatan non-tarif, serta memperkuat kerja sama di sektor ekonomi digital dan transisi hijau.

Selain itu, ia juga menekankan mengenai pemilihan kebijakan makroekonomi yang prudent, peningkatan ketahanan pangan dan energi, serta optimalisasi kerja sama keuangan seperti CMIM (Chiang Mai Initiative Multilateralization) dan local currency settlement. Wamenkeu berharap, ASEAN tidak terjebak masuk ke dalam salah satu blok geopolitik, melainkan harus mampu merangkul berbagai kekuatan ekonomi global seperti AS, China, India, Uni Eropa, hingga Jepang.

Wamenkeu Suahasil pun menegaskan komitmen Kementerian Keuangan dalam memperkuat sinergi regional melalui kerja sama riset antara Kemenkeu, Dewan Ekonomi Nasional (DEN), serta ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO). Ia menilai upaya ini sebagai instrumen krusial dalam merumuskan kebijakan fiskal yang tepat.

Pada kesempatan ini, Wamenkeu Suahasil juga menyampaikan capaian kinerja ekonomi Indonesia yang mencatatkan performa solid. Pada kuartal pertama tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61% dengan tingkat inflasi yang sangat terkendali di angka 2,4%. Kombinasi pertumbuhan tinggi dan inflasi rendah ini dicapai dengan defisit anggaran yang terjaga di level 2,9%.

"Kombinasi pertumbuhan ekonomi 5,6% dengan inflasi 2,4% ini saya berani jamin menjadi sumber kecemburuan bagi banyak negara lain," ujar Wamenkeu Suahasil.

Dengan melihat tren pertumbuhan dalam dua hingga tiga dekade terakhir yang rata-rata berada di angka 5%, Wamenkeu Suahasil menyebutkan bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan menjadi hal yang sangat krusial. Target ini ia yakini dapat dicapai melalui peningkatan produktivitas, pembangunan infrastruktur, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia demi menciptakan lapangan kerja yang berkualitas. 

 

 

Sumber : https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/Wamen-Suahasil-Nazara-ASEAN-Jaga-Stabilitas 

Baca Terusannya »»  

Menhan Hadiri Taklimat Presiden kepada Ribuan Perwira Siswa TNI-Polri di Seskoad

 


Bandung – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menghadiri kegiatan taklimat Presiden RI Prabowo Subianto kepada 1.095 perwira siswa Sesko TNI, Sespimti Polri, Sesko AD, AL, AU, dan Sespimmen Polri di Kompleks Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembekalan strategis bagi para perwira siswa TNI-Polri yang tengah menempuh Pendidikan.

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di lokasi kegiatan disambut antusias ribuan perwira siswa TNI-Polri yang memenuhi area acara dengan semangat nasionalisme dan kebersamaan. Nuansa patriotisme semakin terasa ketika seluruh peserta berdiri serempak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang kemudian dilanjutkan dengan mars TNI, mars tiap matra, hingga mars Polri sebagai simbol soliditas dan jiwa korsa antarlembaga pertahanan dan keamanan negara.

Kegiatan taklimat Presiden RI Prabowo Subianto kepada 1.095 perwira siswa, menurut Komandan Seskoad Mayjen TNI Agustinus Purboyo, merupakan momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya seorang Presiden aktif hadir secara langsung untuk memberikan kuliah dan pengarahan kepada para perwira siswa.

Kehadiran Presiden dalam forum pendidikan strategis ini mencerminkan komitmen pemerintah terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia. Taklimat tersebut sekaligus menjadi sarana pembekalan strategis bagi para perwira dalam menghadapi dinamika tantangan nasional maupun global di masa mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para kepala staf angkatan.

 

 

Sumber : https://www.kemhan.go.id/2026/05/25/menhan-hadiri-taklimat-presiden-kepada-ribuan-perwira-siswa-tni-polri-di-seskoad.html 

Baca Terusannya »»  

Presiden Prabowo Sampaikan Taklimat kepada Seribu Perwira Siswa TNI dan Polri

 


Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada perwira siswa Sesko TNI dan Sespimti Polri, perwira siswa Sesko AD, AL, AU, dan Sespimmen Polri. Taklimat tersebut diberikan Presiden pada Senin, 25 Mei 2026 di Komplek Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Kota Bandung, Jawa Barat. Acara taklimat diikuti oleh 1.095 perwira siswa dari TNI dan Polri yang sedang menempuh pendidikan.

Ketibaan Presiden disambut penuh semangat oleh para peserta dengan iringan lagu ‘Maju Tak Gentar’ yang menggema di area kegiatan. Suasana khidmat langsung terasa saat acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan mars TNI, mars masing-masing matra TNI, hingga mars Polri yang diikuti secara serempak oleh seluruh peserta yang hadir.

Komandan Seskoad, Mayjen TNI Agustinus Purboyo, dalam laporannya menyampaikan keseluruhan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan taklimat Presiden. Para peserta terdiri atas perwira siswa dari berbagai matra TNI dan Polri yang hadir untuk mengikuti pengarahan secara langsung dari Kepala Negara.

“Bapak Presiden yang sangat kami banggakan, di hadapan Bapak saat ini telah hadir 1.095 orang,” ucap Komandan Seskoad.

Usai laporan, acara kemudian dilanjutkan dengan taklimat Presiden kepada para perwira siswa. Sebelum menuju panggung utama, Presiden Prabowo tampak menyalami sejumlah perwira yang hadir dan menciptakan suasana hangat dengan penuh kedekatan. Taklimat Presiden pun diikuti dengan khidmat dan seksama oleh seluruh peserta.

Kegiatan taklimat ini, menurut Komandan Seskoad, menjadi momen bersejarah. Hal ini dikarenakan untuk pertama kalinya seorang Presiden aktif hadir secara langsung untuk memberikan kuliah dan pengarahan kepada para perwira siswa.

“Hari ini terasa sangat istimewa Bapak, dikarenakan baru pertama kali seorang Presiden aktif hadir langsung dan mengajar kepada seluruh siswa Sesko,” lanjutnya.

Kehadiran Presiden dalam forum pendidikan strategis tersebut dinilai mencerminkan perhatian besar pemerintah terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia. Taklimat ini juga menjadi ruang pembekalan strategis bagi para perwira dalam menghadapi dinamika tantangan nasional maupun global ke depan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para kepala staf angkatan.

 

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-sampaikan-taklimat-kepada-seribu-perwira-siswa-tni-dan-polri/ 

Baca Terusannya »»  

Pengembangan Ekonomi Daerah Kunci Pencapaian Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional

 


Pemerintah terus memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan sektor jasa keuangan guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung, pengembangan ekonomi daerah dinilai menjadi kunci penting dalam memperkuat daya tahan ekonomi nasional sekaligus mendorong pemerataan pertumbuhan antarwilayah.

“Kita memiliki target besar menuju pertumbuhan ekonomi 8%. Untuk mencapai target tersebut, daerah harus terus didorong karena pertumbuhan nasional pada dasarnya merupakan agregasi dari pertumbuhan daerah,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah bertema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor” di Jakarta, Senin (25/05).

Menko Airlangga menyampaikan bahwa kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini tetap solid, baik dari sisi korporasi maupun perekonomian secara umum. Menko Airlangga menjelaskan bahwa inflasi nasional saat ini terjaga pada level 2,4% dengan depresiasi rupiah sekitar 2,6%, jauh lebih baik dibandingkan beberapa periode tekanan ekonomi sebelumnya.

Selain itu, Menko Airlangga menyampaikan bahwa Pemerintah terus memperkuat sektor UMKM sebagai penopang utama perekonomian daerah. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dialokasikan sekitar Rp300 triliun dinilai mampu mendorong peningkatan kapasitas UMKM hingga sekitar 34% serta berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 18–27%. Hingga April 2026, realisasi penyaluran KUR tercatat mencapai sekitar Rp111 triliun melalui berbagai skema pembiayaan.

Pemerintah juga terus mendorong pengembangan ekonomi digital melalui kolaborasi bersama Pemerintah Daerah. Saat ini, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai USD150 miliar dan berpotensi meningkat menjadi USD400 miliar pada tahun 2030. Menko Airlangga menambahkan bahwa apabila integrasi ekonomi digital ASEAN berjalan optimal, potensi ekonomi digital kawasan ASEAN dapat mencapai USD2 triliun dan Indonesia berpotensi memperoleh sekitar USD600 miliar dari nilai tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menyampaikan perkembangan program pengembangan industri semikonduktor nasional. Pemerintah menargetkan pelatihan bagi 15 ribu talenta semikonduktor dalam tiga tahun ke depan. Pada tahap awal, sebanyak seribu peserta telah mengikuti pelatihan dengan jumlah pendaftar mencapai sekitar 4.500 orang. Selain pengembangan SDM, Pemerintah juga akan mendorong daerah-daerah yang memiliki potensi silika untuk mengembangkan hilirisasi berbasis silika sebagai bagian dari penguatan ekosistem industri semikonduktor nasional.

Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya yakni Ketua dan Wakil Komisi XI DPR RI, Ketua dan Wakil Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wakil Menteri Keuangan, Wakil Menteri Dalam Negeri, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, para Gubernur dan Wakil Gubernur, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kemenko Perekonomian, Ketua Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi/Kabupaten/Kota, para Kepala OJK Daerah, asosiasi lembaga jasa keuangan, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan terkait.

 

 

 

sumber : https://www.ekon.go.id/publikasi/detail/6949/pengembangan-ekonomi-daerah-kunci-pencapaian-target-pertumbuhan-ekonomi-nasional 

Baca Terusannya »»  

Wamenkeu Juda Agung: Sinergi Fiskal Pusat dan Daerah Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

 

 

Jakarta, Kemenkeu – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan bahwa sinergi kebijakan fiskal pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan di Balai Kartini, Jakarta, Senin (25/5).

“Pertumbuhan tidak dimulai dari tabel dan angka, pertumbuhan dimulai ketika kebijakan pusat dan daerah bergerak bersama dan manfaatnya dirasakan sampai ke rumah tangga,” kata Wamenkeu.

Menurut Wamenkeu, pertumbuhan ekonomi nasional pada dasarnya bertumpu pada aktivitas ekonomi di daerah, mulai dari pasar tradisional, sentra UMKM, kawasan industri, hingga sektor pertanian dan rumah tangga. Oleh karena itu, penguatan ekonomi daerah perlu dilakukan melalui sinergi lintas sektor dan kebijakan yang terintegrasi.

“Akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah melalui sinergi kebijakan lintas sektor menjadi tema yang penting karena tentu pertumbuhan ekonomi nasional tidak terjadi di dalam ruang kosong. Pertumbuhan ekonomi nasional terjadi karena adanya pertumbuhan di daerah,” ujar Wamenkeu.

Dalam konteks pengembangan ekonomi daerah, Wamenkeu menyoroti tiga tantangan utama yang masih dihadapi pemerintah daerah, yaitu perlunya diversifikasi ekonomi daerah, peningkatan kualitas belanja daerah, dan keterbatasan kapasitas fiskal daerah. Banyak daerah masih bergantung pada sektor komoditas primer serta transfer dari pemerintah pusat, sementara belanja daerah dinilai belum sepenuhnya produktif karena masih didominasi belanja pegawai dan barang.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus memperkuat dukungan kepada daerah melalui transfer ke daerah (TKD), pembiayaan kreatif, dan penguatan pendapatan asli daerah (PAD). Hingga April 2026, realisasi TKD telah mencapai Rp256 triliun atau sekitar 37 persen dari pagu.

Selain itu, Kementerian Keuangan juga mendorong pembangunan daerah melalui skema pembiayaan inovatif yang dijalankan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI). Hingga Maret 2026, komitmen pembiayaan daerah melalui PT SMI mencapai Rp37 triliun untuk mendukung pembangunan infrastruktur daerah seperti rumah sakit, jalan, jembatan, dan kawasan pariwisata.

Menutup sambutannya, Wamenkeu menegaskan pentingnya orkestrasi kebijakan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor keuangan, dan dunia usaha dalam memperkuat ekonomi nasional.

“Daerah yang kuat akan membuat ekonomi nasional kuat, tetapi daerah yang kuat bukan hanya daerah yang memiliki anggaran besar, daerah yang kuat adalah daerah yang mampu mengubah anggaran menjadi layanan, layanan menjadi produktivitas, dan produktivitas menjadi kesejahteraan,” kata Wamenkeu. 

 

 


Sumber : https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/Sinergi-Fiskal-Pusat-dan-Daerah 

Baca Terusannya »»  

OJK Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Sinergi Lintas Sektor, Gelar Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah 2026

 

Jakarta, 25 Mei 2026. OJK terus memperkuat peran sektor jasa keuangan menjadi akselator pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan yang lebih inklusif, produktif dan tepat sasaran, khususnya pada sektor-sektor unggulan berbasis potensi lokal.

Sinergi antarlembaga seperti OJK, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Pemerintah Daerah dan Industri Jasa Keuangan, serta kementerian/lembaga teknis di sektor riil lainnya secara bersama, sangat diperlukan untuk mendukung berbagai program Percepatan Pengembangan Ekonomi Daerah.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner ​OJK Friderica Widyasari Dewi dalam sambutannya pada Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah (KNPED) 2026 dengan tema 'Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor' di Balai Kartini, Senin.

“Berbagai tantangan dinamika global saat ini tidak boleh menyurutkan optimisme Indonesia. Justru inilah saat untuk kita membuktikan bahwa kekuatan Indonesia salah satunya adalah dari kekuatan ekonomi di daerahnya. Mari kita cintai Indonesia dengan bersama-sama, bersinergi, berkolaborasi mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah yang nantinya kita harapkan akan menyokong pertumbuhan ekonomi nasional supaya Indonesia ke depan semakin maju dan semakin sejahtera," kata Friderica.

Hadir dalam KNPED 2026 ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Komisi XI DPR RI Mokhamad Misbakhun, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, dan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destri Damayanti.

Selain itu, hadir sejumlah Kepala Daerah seperti Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Gubernur Jambi Al Haris, serta Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. KNPED 2026 juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay.

Menurut Friderica, sejak 2024 OJK telah mengembangkan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) yang berfokus pada optimalisasi berbagai potensi ekonomi di daerah melalui kolaborasi dengan berbagai kementerian/lembaga terkait untuk membangun ekosistem yang bisa mendukung pengembangan potensi ekonomi tersebut.

Sampai saat ini Program PED telah diimplementasikan di 40 kabupaten dan kota dengan fokus pada sektor agrikultur dan ekonomi kreatif termasuk di Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Hernawan Bekti Sasongko mengatakan Program PED diharapkan bisa memberikan manfaat yang besar terhadap perekonomian daerah dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Kita terus mendorong PED ini semakin luas agar bisa memberikan kontribusi yang nyata di daerah melalui berbagai kolaborasi yang bisa membangun ekosistem program prioritas di daerahnya," kata Hernawan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan ekonomi nasional tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi di daerah sehingga Pemerintah pusat senantiasa melakukan berbagai upaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) senantiasa digenjot dan diharapkan dapat mendorong perekonomian di daerah. Pemerintah juga mendorong digitalisasi melalui berbagai kegiatan ekonomi. Selain itu, pemerintah juga mendorong industri semikonduktor di daerah, proses hilirisasi, serta mempersiapkan SDM yang andal," kata Airlangga.

Sedangkan Misbakhun mengatakan sektor jasa keuangan menjadi salah satu sektor yang memberikan kontribusi tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sehingga melalui pengaturan pembiayaan yang tepat sasaran akan membantu pemberdayaan UMKM dan memberikan penguatan daya beli masyarakat yang akan berdampak pada PDB.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada OJK yang selalu ingin mengkonsolidasikan semua tugas sektor jasa keuangan dengan pemerintah daerah, kemudian membangun akselerasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Langkah ini menjadi tanggung jawab kita semua supaya pembangunan itu dirasakan oleh seluruh masyarakat di seluruh Indonesia," kata Misbakhun.

Wakil Menkeu Juda Agung dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa kolaborasi dan sinergi menjadi faktor penting dalam memberdayakan pertumbuhan ekonomi daerah sehingga bisa mendukung perekonomian nasional.

“Kita harus bergerak bersama untuk mewujudkan ekonomi yang kuat. Ekonomi daerah yang kuat bukan hanya memiliki anggaran daerah yang besar tetapi bagaimana daerah mampu mengubah anggaran menjadi layanan, layanan menjadi produktivitas, dan produktivitas menjadi kesejahteraan. Pertumbuhan tidak dimulai dari angka, pertumbuhan dimulai ketika kebijakan pusat dan daerah bergerak bersama dan manfaatnya dirasakan sampai rumah tangga," kata Juda.

Arah Program PED

Tahapan PED yang dilakukan OJK antara lain memetakan potensi ekonomi unggulan di daerah melalui TPAKD, kemudian menyiapkan kolaborasi terintegrasi dengan multistakeholder, peningkatan kapasitas dukungan pembiayaan sektor jasa keuangan dan sektor riil, serta pemanfaatan produk keuangan untuk peningkatan nilai tambah keunggulan daerah.  

Di Sumatera Selatan, Program PED difokuskan pada pengembangan ekosistem kopi dari hulu hingga hilir. Pada 2025, produksi kopi Indonesia mencapai 832,7 ribu ton dan berpotensi meningkat hingga 1,2 juta ton per tahun melalui optimalisasi produktivitas lahan didukung industri olahan kopi dengan valuasi mencapai Rp129 triliun.

Di Jawa Timur, Program PED mengembangkan ekosistem susu sapi perah untuk mendukung rantai nilai pangan nasional. Dengan nilai ekonomi mencapai Rp49,5 triliun, penguatan dilakukan melalui peningkatan produktivitas, adopsi teknologi, dan perluasan akses keuangan yang juga potensial diterapkan di daerah sentra susu lainnya.

Di Jawa Tengah, Program PED mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan komoditas padi, jagung, dan rajungan sebagai bagian komoditas pangan yang memiliki potensi ekonomi hingga Rp1.684 triliun. 

Di Jakarta, Program PED mendorong pengembangan ekonomi kreatif, termasuk sektor film dan konten kreatif, dengan potensi nilai mencapai Rp2.130 triliun pada 2029.

Ekosistem PED diharapkan dapat didukung oleh beragam jenis lembaga jasa keuangan (LJK) sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas, paling sedikit melibatkan tiga jenis LJK.

Keberhasilan Program PED terlihat dengan telah dikembangkannya berbagai ragam keunggulan daerah di sektor agrikultur dan sektor ekonomi kreatif, dan berpotensi untuk diimplementasikan pada sektor pariwisata.

Ke depan, OJK akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memperluas implementasi program PED di berbagai wilayah Indonesia. OJK juga akan senantiasa mendukung fokus pembangunan nasional yang dimulai dari daerah sebagai sumber pertumbuhan baru dan berbasis penguatan rantai nilai yang mendukung pertumbuhan. 



Sumber : https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/Gelar-Konferensi-Nasional-Pengembangan-Ekonomi-Daerah-2026.aspx


Baca Terusannya »»  

Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian

 

JAKARTA – Capaian pertumbuhan ekonomi dan kinerja program swasembada pangan di Jawa Tengah pada 2026, dinilai memuaskan. Tak ayal, capaian itu menuai pujian berbagai pihak.

Hal itu mengemuka dalam acara Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah Melalui Sinergi Kebijakan Lintas Sektor”, yang digelar di Balai Kartini Grand Ballroom Jakarta, Senin (25/5/2026).

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Frederica Widyasari Dewi mengatakan, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, memiliki program swasembada pangan, yang disusun berdasarkan pemetaan potensi daerah. Selanjutnya, menyusun program yang tepat untuk mendukung keberhasilannya.

“Pak Luthfi punya program padi dan jagung (swasembada pangan) yang mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Frederica, saat membuka acara.

Menurutnya, strategi yang dijalankan merupakan wujud komitmen kuat dalam memajukan wilayah, sesuai dengan potensi yang dimiliki. Karenanya, OJK juga mendorong sektor jasa keuangan untuk ikut serta mendukung program yang telah dijalankan di daerah.

Sebagai informasi, capaian produksi padi di Jawa Tengah hingga April 2026 pun tergolong tinggi. Per Triwulan I 2026 telah mencapai 4.696.422 ton, atau sekitar 44,48 persen dari target tahunan sebesar 10,5 juta ton. Sementara, berdasarkan data BPS, prognosa padi Jateng periode Januari – Juni 2026 sebesar 5.674.991 ton GKG. Angka tersebut menduduki peringkat 2 setelah Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, untuk mencapai swasembada pangan 2026, pihaknya melakukan berbagai upaya yang untuk menggejot produktivitas. Sebab, pada 2026 ini, musim kemarau diprediksi lebih panjang dibanding pada 2025. Untuk mengatasinya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sudah diintruksikan untuk menjamin ketersediaan air.

Langkah berikutnya, imbuh Luthfi, menyiapkan petani milenial. Caranya, melatih petani-petani muda melalui Program Kecamatan Berdaya. Langkah itu dilakukan dengan berkolaborasi bersama Kementerian Pertanian.

Selain itu, papar Luthfi, Pemprov Jateng juga mengangkat UMKM agar naik kelas melalui pelatihan, permodalan hingga pendampingan penjualan produk.

Keberhasilan program swasembada pangan, jelasnya, secara tidak langsung turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah, yang berkontribusi pula pada pertumbuhan ekonomi di level nasional.

Sebagai catatan, pertumbuhan ekonomi Jateng pada Triwulan I – 2026 sebesar 5,89%. Angka itu di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,61%.

Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian RI, Airlangga Hartarto pun memberikan pujian atas pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah. Sebab, pertumbuhan ekonomi Jateng di atas nasional.

“Kalau daerah (pertumbuhan ekonomi) di bawah nasional, akan jadi bandul (memperberat),” ujarnya.

Dalam acara itu, Gubernur Ahmad Luthfi ditunjuk OJK menjadi salah satu narasumber, dan memaparkan hasil kerjanya di bidang swasembada pangan. 


Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/pertumbuhan-ekonomi-dan-swasembada-pangan-jateng-memuaskan-tuai-berbagai-pujian/

Baca Terusannya »»  

Menhan RI Dampingi Presiden Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad

 


Bandung – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Bandung, Jawa Barat pada Senin (25/5/2026).

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Senin, 25 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad),” ucap Presiden Prabowo.

Seskoad tercatat telah melahirkan lulusan yang kemudian menjadi pemimpin bangsa Indonesia. Presiden Ke-2 RI Soeharto, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, dan Presiden Prabowo Subianto tercatat sebagai lulusan Seskoad.

Sementara itu, tiga lulusan Seskoad lainnya dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Wakil Presiden RI. Ketiganya yakni Wakil Presiden Ke-4 Umar Wirahadikusumah, Wakil Presiden Ke-5 RI Sudharmono, dan Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno.

Reputasi Seskoad juga diakui di tingkat internasional. Empat Kepala Staf Angkatan Darat Singapura tercatat pernah menempuh pendidikan di lembaga tersebut, yakni Neo Kian Hong sebagai KSAD Singapura tahun 2007-2010, Melvyn Ong Su Kiat sebagai KSAD Singapura tahun 2015-2018, David Neo Chin Wee sebagai KSAD Singapura tahun 2022-2025, dan KSAD Singapura saat ini Cai Dexian.

Kehadiran Menhan RI dalam peresmian tersebut menjadi bagian dari dukungan Kementerian Pertahanan terhadap penguatan lembaga pendidikan strategis TNI AD yang berperan penting dalam mencetak calon pemimpin bangsa dan pengembang pemikiran strategis pertahanan negara. 

 

 

Sumber : https://www.kemhan.go.id/2026/05/25/menhan-ri-dampingi-presiden-resmikan-renovasi-museum-dan-perpustakaan-seskoad.html 

Baca Terusannya »»  

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Subianto Resmikan Museum dan Perpustakaan di Seskoad

 

(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Wapang TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kasau Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Seskoad Jl. Gatot Subroto No. 96 Bandung, Jawa Barat, Senin (25/5/2026).
 
Peresmian tersebut semakin menegaskan peran Seskoad sebagai lembaga pendidikan strategis TNI AD yang telah melahirkan banyak pemimpin bangsa dan tokoh militer berpengaruh, baik di tingkat nasional maupun internasional.  Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara langsung meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad. "Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Senin, 25 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan renovasi museum dan perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad)," ucap Presiden RI.

Seskoad tercatat telah melahirkan lulusan yang kemudian menjadi pemimpin bangsa Indonesia. Sebagai Presiden Republik Indonesia, Presiden Ke-2 RI Soeharto, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, dan Presiden Prabowo Subianto tercatat sebagai lulusan Seskoad. Sementara itu, tiga lulusan Seskoad lainnya dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Wakil Presiden RI. Ketiganya yakni Wakil Presiden Ke-4 Umar Wirahadikusumah, Wakil Presiden Ke-5 RI Sudharmono, dan Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno.

Tidak hanya berkontribusi bagi Indonesia, Seskoad juga memiliki reputasi internasional dengan melahirkan empat Kepala Staf Angkatan Darat Singapura yang pernah menempuh pendidikan di lembaga tersebut. Di antaranya Neo Kian Hong sebagai KSAD Singapura tahun 2007-2010, Melvyn Ong Su Kiat sebagai KSAD Singapura tahun 2015-2018, David Neo Chin Wee sebagai KSAD Singapura tahun 2022-2025, dan KSAD Singapura saat ini Cai Dexian.

Selain museum, Seskoad juga memiliki perpustakaan besar dengan koleksi sekitar 42 ribu buku. Setiap tahunnya, lembaga pendidikan tersebut menjadi tempat menimba ilmu bagi sekitar 500 siswa, termasuk 30 siswa mancanegara. Keberadaan museum dan perpustakaan ini diharapkan semakin memperkuat kualitas pendidikan, literasi strategis, serta pengembangan kepemimpinan prajurit TNI di masa depan.

Hal tersebut juga sejalan dengan komitmen TNI untuk terus membangun sumber daya manusia yang profesional, adaptif, modern, dan berwawasan kebangsaan guna menghadapi dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

 

 

Sumber : https://tni.mil.id/view-265607-panglima-tni-dampingi-presiden-prabowo-subianto-resmikan-museum-dan-perpustakaan-di-seskoad.html 

Baca Terusannya »»  

Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa, Presiden Prabowo Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad

 



Presiden Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 25 Mei 2026. Peresmian tersebut menegaskan peran Seskoad sebagai lembaga pendidikan strategis yang telah melahirkan banyak pemimpin besar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, hari Senin, 25 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan renovasi museum dan perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad),” ucap Presiden.

Seskoad tercatat telah melahirkan lulusan yang kemudian menjadi pemimpin bangsa Indonesia. Sebagai Presiden Republik Indonesia, Presiden Ke-2 RI Soeharto, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, dan Presiden Prabowo Subianto tercatat sebagai lulusan Seskoad.

Sementara itu, tiga lulusan Seskoad lainnya dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Wakil Presiden RI. Ketiganya yakni Wakil Presiden Ke-4 Umar Wirahadikusumah, Wakil Presiden Ke-5 RI Sudharmono, dan Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno.

Tidak hanya berkontribusi bagi Indonesia, Seskoad juga memiliki reputasi internasional dengan melahirkan empat Kepala Staf Angkatan Darat Singapura yang pernah menempuh pendidikan di lembaga tersebut. Di antaranya Neo Kian Hong sebagai KSAD Singapura tahun 2007-2010, Melvyn Ong Su Kiat sebagai KSAD Singapura tahun 2015-2018, David Neo Chin Wee sebagai KSAD Singapura tahun 2022-2025, dan KSAD Singapura saat ini Cai Dexian.

Di museum Seskoad, sejarah, perjalanan, hingga pengabdian mereka ditampilkan sebagai inspirasi bagi para perwira lainnya yang menempuh pendidikan. Kepala Departemen Kejuangan dan Doktrin Seskoad, Kolonel Arhanud Desi Ariyanto menjelaskan bahwa museum tersebut menjadi ruang pembelajaran penting bagi para perwira dalam memahami sejarah perjuangan dan kepemimpinan.

“Museum ini tujuannya didirikan pada saat itu adalah sebagai tempat untuk menggali semua sejarah karena kita sebagai militer, kita harus tahu khususnya sejarah perang, sejarah militer, dan di dalam sejarah perang itu juga ada leadership,” jelas Desi Ariyanto.

Selain museum, Seskoad juga memiliki perpustakaan besar dengan 42 ribu buku di dalamnya. Setiap tahunnya ada sekitar 500 siswa, termasuk 30 siswa mancanegara yang menempuh pendidikan di Seskoad.

“Mereka belajar di sini. Di museum lantai satu mereka belajar sejarah, di lantai dua mereka mengisi dirinya sehingga memiliki kemampuan, keterampilan, dan khususnya olah pikir tidak hanya kemiliteran, juga ilmu pemerintahan,” ujar Desi Ariyanto.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/kawah-candradimuka-pemimpin-bangsa-presiden-prabowo-resmikan-museum-dan-perpustakaan-seskoad/ 

Baca Terusannya »»  

Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Presiden Prabowo di Bandung

 



Presiden Prabowo Subianto tiba di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 25 Mei 2026, untuk melakukan kunjungan kerja. Ketibaan Presiden disambut oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, dan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan.

Lebih dari itu, sambutan meriah dari masyarakat diterima oleh Presiden saat melewati ruas jalan menuju lokasi acara. Antusiasme warga tampak begitu tinggi sejak iring-iringan kendaraan Presiden memasuki jalanan kota.

Masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari warga umum hingga para pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA, tampak berdiri di tepi jalan sambil melambaikan tangan. Sorak sorai dan teriakan penuh antusias terdengar ketika mobil Presiden melintas di hadapan mereka. Mereka juga turut melambaikan bendera tangan Merah Putih yang dibawa.

Suasana makin semarak saat Presiden Prabowo keluar dari atap kendaraan untuk menyapa langsung masyarakat. Presiden membalas sapaan warga dengan lambaian tangan sambil tersenyum kepada masyarakat yang terus menyambut kehadirannya dengan penuh semangat.

Antusiasme warga membuat rangkaian kendaraan Presiden berjalan perlahan. Banyak masyarakat yang terus mengikuti iring-iringan kendaraan sambil mengabadikan momen kedatangan Presiden menggunakan ponsel mereka.

Kehadiran Presiden Prabowo menjadi momen yang disambut hangat dan penuh sukacita oleh masyarakat Kota Bandung. Meski hujan rintik-rintik, hal tersebut tidak menyurutkan semangat warga untuk tetap berdiri dan menyapa Presiden. Suasana hangat dan meriah tetap terasa sepanjang perjalanan rombongan Presiden di Kota Bandung.

 

 

Sumber : https://presidenri.go.id/siaran-pers/hujan-tak-surutkan-antusiasme-warga-sambut-presiden-prabowo-di-bandung/ 

Baca Terusannya »»  

Wamenhan RI Terima Kunjungan Wamen PPN/Waka Bappenas Bahas Optimalisasi Bandara dan Industri Pertahanan

 


Jakarta – Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Wamen PPN/Waka Bappenas) RI Febrian Alphyanto Ruddyard di Ruang Kerja Wamenhan, Jakarta, pada Senin (25/5/2026). Pertemuan ini guna membahas koordinasi percepatan berbagai program strategis nasional yang bersinggungan langsung dengan pengelolaan aset pertahanan, optimalisasi infrastruktur perhubungan, serta pengembangan industri kedirgantaraan nasional.

Agenda utama pertemuan berfokus pada rencana reaktivasi dan optimalisasi komersialisasi sejumlah bandara, di antaranya Bandara Husein Sastranegara di Bandung dan Bandara Adi Sutjipto di Yogyakarta, menyusul arahan langsung dari Presiden RI. Terkait pemanfaatan bersama pangkalan udara TNI Angkatan Udara untuk penerbangan sipil komersial tersebut, Kementerian Pertahanan menyatakan komitmen penuh dan dukungan regulasi. Tantangan teknis mengenai pengaturan kapasitas apron serta manajemen waktu penerbangan akan dikoordinasikan lebih lanjut secara lintas sektoral bersama Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah terkait.

Dalam diskusi tersebut, Wamenhan menekankan pentingnya menjaga kesiapan operasional militer sembari mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah melalui sektor penerbangan sipil. Beliau memberikan penegasan khusus mengenai prinsip penggunaan bersama fasilitas pangkalan udara tersebut.

“Kami menyambut baik rencana pembukaan kembali penerbangan komersial, dengan tetap memastikan operasional serta eksistensi pertahanan TNI Angkatan Udara di kawasan tersebut berjalan optimal dan terjaga dengan baik. Ke depan, hal yang menjadi perhatian utama adalah pengaturan teknis terkait penggunaan apron dan pengelolaan waktu penerbangan agar tidak terjadi kepadatan, sehingga aktivitas militer dan sipil dapat berlangsung secara harmonis, selaras, dan tanpa saling mengganggu,” ujar Wamenhan.

Selain penataan bandara, pertemuan ini juga membahas proyeksi jangka panjang pembentukan ekosistem industri makro kedirgantaraan melalui konsep Sustainable Aerospace Park di Kertajati, yang mengombinasikan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) komersial dan militer. Kedua pihak sepakat untuk terus mematangkan cetak biru teknokratis serta pola pengelolaan asetnya. Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk segera menggelar rapat koordinasi lanjutan yang lebih intensif bersama kementerian teknis, jajaran TNI Angkatan Udara, serta pihak pemerintah provinsi terkait.

Hadir mendampingi dalam pertemuan tersebut Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) serta Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital

 

 

Sumber : https://www.kemhan.go.id/2026/05/25/wamenhan-ri-terima-kunjungan-wamen-ppn-waka-bappenas-bahas-optimalisasi-bandara-dan-industri-pertahanan.html 

Baca Terusannya »»