Sabtu, 18 Maret 2017

Pemkab Rembang Berharap Dilibatkan Dalam Pengelolaan Sumur Gas di Desa Krikilan


Rembang – Bupati Rembang Abdul Hafidz berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang dilibatkan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) Randugunting dalam pengelolaan sumur gas di Desa Krikilan, Kecamatan Sumber, apabila nantinya sudah beroperasi. Menurutnya pengelolaan tersebut bisa dilakukan dengan berbagai mekanisme. Seperti halnya melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau kerja sama bentuk lain. “Apapun bentuknya, Kabupaten Rembang harus bisa memperoleh manfaat. Namun demikian, pihak Pertamina memang belum memberikan kepastian mengenai hal ini, kemungkinan Agustus nanti baru ada jawaban,” ujar Hafidz.
Selain itu, katanya, pada tahap awal pengeboran lalu, PHE Randugunting juga siap berkomitmen untuk melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang dilalui, sebelum maupun setelah kegiatan produksi. Buktinya, seusai survei kandungan migas belum lama ini,jalan berlubang antara Desa Dresi Kulon, Kecamatan Kaliori sampai Desa Krikilan, Kecamatan Sumber telah diperbaiki.
Menurutnya, PHE Randugunting selaku pelaksana pengeboran masih melakukan kajian teknis bersama pemerintah di Jakarta. Fokus pembahasannya, apakah langsung diproduksi atau menambah sumur baru. Masalah lainnya, kandungan gas di Desa Krikilan tersebut akan dikelola pihak tertentu atau siapapun bebas bisa menggunakan. Plus minusnya masih dikaji Pertamina, sedangkan pemkab tinggal menunggu kabar perkembangan lebih lanjut.
Untuk diketahui, pengeboran sumur migas di Desa Krikilan dimulai tanggal 21 November 2016 lalu. Setelah melewati rangkaian pengujian, diketahui kandungan gas cukup besar, terutama pada kedalaman 879 – 885 meter. Kala itu menembus angka 12.94 mmscfd. Sedangkan untuk kandungan minyak, hanya sedikit.


Sumber Berita : http://www.murianews.com/2017/03/18/110212/pemkab-rembang-berharap-dilibatkan-dalam-pengelolaan-sumur-gas-di-desa-krikilan.html