Senin, 27 Maret 2017

Perbaikan Jalan Alternatif Mayong-Kalipucang Mendesak

JEPARA- MAYONG - Kerusakan jalan Mayong-Kalipucang di kawasan RS PKU Mumammadiyah Mayong ke selatan semakin parah. Proyek peningkatan jalan alternatif Mayong-Kalipucang tersebut dinanti masyarakat.
Dari Pantauan Jawa Pos Radar Kudus, kerusakan jalan di kawasan tersebut memakan seluruh badan jalan. Kerusakan parah membentuk kubangan cukup besar. Selain itu, hujan mengguyur kawasan tersebut belum lama ini menyebabkan kondisi jalan penuh lumpur.
Pengendara yang melitas di kawasan tersebut terpaksa harus melewati bagian pinggir agar tak tidak terperosok. Khusus kendaraan roda empat tak bisa menghindar karena kerusakan jalan merata dan memakan seluruh badan jalan.
Kusriyono, 24, warga setempat mengatakan, akibat kerusakan jalan cukup parah, beberapa waktu lalu ada pengendara terjatuh. Pengendara tidak sadar kalau genangan air di tengah jalan yang dilewati ternyata terdapat kubangan. ”Kasian saya. Yang jatuh ibu-ibu,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Rohman menilai perbaikan jalan di kawasan tersebut mendesak dilakukan. Sebab, kondisinya rusak parah. Di sisi lain, jalan tersebut akses utama masyarakat. Terutama masyarakat di kawasan Desa Paren dan sekitarnya.
”Setiap hari, jalannya ramai. Tapi kondisinya ya begini,” ujar Kusriyono.
Kusriyono berharap segera ada tindakan cepat dari pihak terkait. Seperti jalur alternatif Mayong-Jepara dari perempatan mayong ke arah utara. Dimana jalan kabupaten arah Pondok Pesantren Balaikambang itu sudah dilakukan peningkatan sejak beberapa waktu lalu. Separuh jalan jalan sudah dibeton.
Sementara jalur dari perempatan Mayong ke selatan belum tampak ada pengerjaan proyek. Padahal, kerusakan jalan lebih parah dibanding jalur alternatif Mayong-Jepara.
Dikonfirmasi terkait perbaikan di kawasan tersebut, Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hartaya memastikan bahwa peningkatan jalan juga dilakukan di kawasan tersebut tahun ini. Namun, ia tak menjelaskan kapan proyek mulai digarap. Juga terkait rencana detail pengerjaan proyek. 
”Proses lelang sudah kami lakukan. Akan kami lakukan secepatnya,” ujar Hartaya.