Rabu, 19 April 2017

Warga Anggap Rembang Tak Aman

REMBANG - Sejumlah warga di wilayah kota Rembang beberapa bulan terakhir ini dibuat resah. Pasalnya, beberapa kios/toko milik warga disatroni penjahat. Pencuri umumnya hanya mengambil rokok atau uang yang ditinggal pemilik di laci toko.
Sri Purwaningsih (53), warga Kelurahan Kutoharjo, Kecamatan Rembang Kota menuturkan, toko miliknya yang terletak di depan Percetakan Sang Timur sudah tiga kali disatroni pencuri. ‘’Kejadian terakhir pada bulan ini.
Dua kali tapi dalam hari yang berbeda,’’ kata dia, kemarin. Pihaknya heran mengingat lokasi itu ramai. Apalagi tokonya terletak di depan sebuah panti asuhan yang setiap hari selalu ramai.
Ia menduga pelaku orang yang sama mengingat seperti tahu toko sudah sepi. ‘’Cara masuknya pun sama, yaitu menjebol dinding yang terbuat dari kayu.’’ Menurutnya, rokok yang baru dia kulak selalu dicuri. Kendati sudah tiga kali tokonya kebobolan, ia belum melapor kepada polisi.
Siang Hari
Tidak jauh dari toko milik Sri Purwaningsih, yakni jalan sempit di timur SD Katolik juga dianggap oleh beberapa warga rawan tindak penjambretan. Sudah berkali-kali penjambretan terjadi di tempat itu.
Semua korban adalah ibu rumah tangga yang menjemput anak pulang sekolah. Yang membuat warga geram, penjambretan terjadi pada siang hari ketika masih banyak orang. Bahkan adakalanya di dekat rumah warga.
Kepala Kelurahan Kutoharjo, Kecamatan Rembang Kota, Purwono membenarkan kabar bahwa di wilayahnya sering terjadi tindak kejahatan. ”Saya sudah berkali-kali mendapat informasi ada penjambretan.
Namun korban enggan melapor ke polisi, meski sudah saya sarankan.’’ Di tempat lain, yakni sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Jenderal Soedirman, Jalan Diponegoro, Jalan Pemuda, dan daerah Karangmencol, juga disebutkan oleh warga rawan tindak kriminalitas, terutama penjambretan. ”Sekarang ini Rembang tidak aman,” kata Suwardi, yang mengaku istrinya pernah menjadi korban penjambretan.

Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/warga-anggap-rembang-tak-aman/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar