33 asean summit 2018

Cari Blog Ini

Senin, 09 Juli 2018

121 Warga Demaan Jepara Dibawa ke Rumah Sakit. Ini Penyebabnya...

JEPARA - Sebanyak 121 orang dirawat di rumah sakit diduga akibat keracunan sejak Jumat (6/7) hingga kemarin. Korban didominasi warga RT 1, 2, dan 3, RW 7,  Bukit Asri, Kelurahan Demaan, Jepara. Para korban mengalami gejala mual, diare, dan pusing.
Dugaan sementara akibat keracunan makanan katering. Karena pada  Kamis (5/7) sebagian warga pergi ke acara resepsi salah satu guru SMKN 1 Jepara di gedung Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara. Namun warga mulai merasakan gejala keracunan pada Jumat sore.
Terjadi keluhan yang sama di antara warga. Sehingga Puskesmas Jepara membuka posko di masjid setempat untuk memberikan pertolongan pertama pada korban.
“Puskesmas Jepara dan beberapa personel dari Dinas Kesehatan Jepara kami kerahkan untuk memberikan pertolongan pertama dan rujukan kepada korban,” ujar Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara M Fakhrudin.
Pihaknya belum bisa memastikan penyebab terjadinya gejala keracunan. Tindakan sementara yang sudah dilakukan adalah mengumpulkan sampel makanan yang diduga dikonsumsi warga pada saat acara resepsi.
“Sampel makanan kami uji laboratorium dulu. Hasilnya belum bisa keluar. Pekan ini semoga bisa keluar sehingga diketahui penyebab pastinya,” jelasnya.
Hingga ditutupnya posko kemarin, sebagian warga menjalani rawat jalan. Ada pula yang menjalani rawat inap. Di antaranya 39 warga dirawat di RSUD RA Kartini, 32 warga di RSI Sultan Hadlirin, 22 warga di RS Graha Husada, dan 38 menjalani rawat jalan. Dimungkinkan masih ada pasien yang masuk rawat inap tanpa melalui posko. Warga datang sendiri langsung ke rumah sakit yang bukan warga Bukit Asri.
Tim kesehatan juga menyisir rumah-rumah warga yang diindikasikan mengonsumsi makanan dalam acara resepsi. Hal itu untuk memastikan warga yang mengalami gejala keracunan tertangani.
“Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi pada tim Puskesmas Jepara, tim DKK, dan kerja sama semua pihak atas kesigapan, kecepatan pelayanan pada  korban,” imbuhnya. 



Sumber Berita :   https://radar.jawapos.com/radarkudus/read/2018/07/08/86409/121-warga-demaan-jepara-dibawa-ke-rumah-sakit-ini-penyebabnya