Selain di Desa Tondomulyo, banjir juga merendam di kawasan persawahan Desa Ngastorejo seluas seratus hektare. Para petani pun berbondong-bondong segera memanen padi agar kerugian tidak terlalu banyak. Jika tidak demikian, mereka terancam tidak bisa memanen padi sama sekali.
Menanggapi hal tersebut, Danramil 05/Jakenan mengatakan, banjir yang merendam ratusan hektare sawah di Kecamatan Jakenan memang tidak bisa dihindari. Selain faktor alam, banjir disebabkan lokasi geografis persawahan yang berada di bantaran Sungai Silugangga.
Pihaknya berharap, petani bisa segera mengolah sawah untuk masa tanam berikutnya. Dengan demikian, sawah bisa segera ditanam kembali di tengah musim penghujan dengan ketersediaan air yang cukup. Namun, petani mesti jeli agar benih yang ditebar bisa aman dari banjir.
sumber berita : http://www.murianews.com/2017/01/09/105113/ratusan-hektare-tanaman-padi-siap-panen-di-jakenan-pati-terendam-banjir.html






