KUDUS, suaramerdeka.com -
Hingga kemarin petugas Polres Kudus masih terus menyelidiki temuan
mayat yang telah membusuk di Desa Jurang, Kecamatan Gebog. Aparat masih
terus menelisik kasus itu termasuk kemungkinan mengkaitkannya dengan
dugaan pembunuhan, masih terus didalami.
Sejauh ini, sudah lima saksi dimintai keterangan petugas.Kapolres
Kudus AKBP Andy Rifai melalui Kasat Reskrim AKP Kurniawan Daeli,
mengemukakan hal tersebut. Pihaknya meyakinkan masyarakat, penuntasan
kasus itu masih terus diupayakan. “Beberapa saksi baru kemungkinan dapat
kami mintai keterangan,” tandasnya.Kepada awak media, dia juga menyebut mayat yang ditemukan warga di kebun tebu, di Desa Jurang, Kecamatan Gebog, pada Kamis (5/1) kemarin, dipastikan adalah Husnul Yana alias Joko (20), warga Desa Gondosari RT 06 RW 03, Kecamatan Gebog. Jenazah sudah dibawa pulang keluarga untuk dimakamkan.
Identitas korban diketahui setelah dua orang warga, Jamaah (60) dan Jamainah (53), yang melapor telah kehilangan keluarga, dengan ciri-ciri mirip mayat yang ditemukan. Jamaah dan Jamainah, tak lain adalah orangtua korban. Saat berita penemuan mayat kemarin menyebar di tengah masyarakat, kedua orangtua korban langsung mendatangi TKP.
Ketika itu, Jamaah sedang berada di Jakarta. Baru beberapa hari ini, ia pulang ke rumah, lantaran mendapat laporan dari istrinya bahwa anak mereka, Joko, sudah tak pulang selama tiga pekan belakangan. Diakui Kurniawan, saat pergi meninggalkan rumah, korban membawa sepeda motor.
Menurut dia, sepeda motor korban tidak hilang, ditemukan di tempat seorang teman korban, dalam kondisi masih utuh.”Tidak ada barang korban yang hilang,” jelasnya.
Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/temukan-mayat-di-jurang-lima-warga-dimintai-keterangan/





