RANDUBLATUNG – Setelah ditutup sementara bagi kendaraan berat akibat amblesnya jembatan Kalisari Kecamatan Randublatung Km 25, Sabtu (4/2) lalu, kini jalur Blora-Randublatung kembali lancar. Hal itu seiring dengan sudah diperbaikinya titik yang ambles itu.
Perbaikan dilakukan dengan memberikan urukan batu grosok pada lokasi yang ambles sehingga kendaraan yang lewat bisa lancar.
Sebelumnya, kendaraan roda empat harus melintas pelan, bahkan beberapa penumpang harus turun agar kendaraan tidak tersangkut aspal. ’’Sabtu sore saat lewat sini masih belum diperbaiki, mobil harus jalan pelan saat melintas di lokasi yang ambles.
Pagi ini, saya lewat sudah diuruk arus lalu lintas jadi lancar,’’ ujar Rinawati, pengendara mobil yang lewat di jalur itu. Pantuan Suara Merdeka Minggu (5/2) pagi, di lokasi ambles sudah diuruk. Titik yang diuruk sekitar lima meter dan lebar tujuh meter.
Adapun seluruh lebar jembatan yang ambles sedalam 50 sentimeter. Meski sudah diuruk, jembatan itu terlihat masih rawan ambles karena fondasi jembatan yang ada disisi timur sudah ambrol tergerus air.
Dengan begitu, kendaraan dengan muatan berat tetap dilarang melintas karena membayakan. Meski demikian, beberapa truk tanpa muatan banyak yang nekat melintas.
Masih Dipasang
Meski sudah bisa dilewati, rambu larangan bagi kendaraan berat masih dipasang. Seperti di Simpang Tiga Wulung Randublatung, rambu dilarang melintas akibat jembatan putus masih terpasang. Begitu juga di Kaliwangan Blora.
’’Beberapa rambu dipasang agar kendaraan berat tidak lewat Jalan Blora-Randublatung akibat jembatan yang ambles, agar jembatan tidak terputus,’’ kata Kapolres Blora AKBP Surisman melalui Kasatlantas AKP Febriyani AER, kepada Suara Merdeka, kemarin.
Menurutnya, jika kendaraan berat melintas dikhawatirkan jembatan semakin ambles. Hal itu mengakibatkan jalur menjadi terputus. Saat ini, mobil penumpang masih diperbolehkan melintas.
Sebelumnya, warga setempat membuat sistem buka tutup untuk lewat di atas jembatan itu. Tiga buah drum besar dengan warna kuning dan hitam diletakkan di pinggir jembatan. Lokasi yang ambles diberi tulisan dengan cat warna putih.
Sumber Berita : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/blora-randublatung-kembali-normal/








