PATI- Sebuah gerbang Pasar Imlek Pati Bumi Mina
Tani, lengkap dengan hiasan lampion sudah terpasang di ujung perempatan
Jl MH Thamrin. Gerbang tersebut merupakan kawasan pasar imlek yang
dipersiapankan dalam perayaan menyambut Tahun Baru Imlek 2569 di tahun
ini.
Mengacu pengalaman pada penyambutan tahun baru tersebut, maka
pasar imlek akan diserbu oleh para pedagang, baik yang berjualan
makanan muapun pernak-pernik imlek. Tak ketinggalan, sejumlah perusahaan
pun ikut serta menyiapkan ruang pamer di kawasan tersebut.
Karena
itu, kata penanggung jawab pelaksanaan kegiatan tersebut dari Kelompok
Gusdurian Kiai Happy Irianto, pihaknya harus menyediakan area berjualan
tidak hanya di sepanjang Jl MH Thamrin, tapi juga di Jl Setyabudi.
Khusus yang disebut terakhir berlokasi di kompleks Pecinan.
Untuk
penetaan lokasi kawasan tersebut, juga akan segera dipersiapkan tapi
terlebih dahulu harus dibersihkan karena lokasi akses jalan itu selama
ini digunakan berjualan para pedagang Pasar Rogowangsan. Dengan
demikian, upaya untuk membersihkannya sudah dipersiapan kegiatan kerja
bakti.
Kirab Budaya
Ternyata yang berminat
ikut serta dalam kegiatan yang dijadwalkan, Sabtu (3/2), bukan hanya
dari kalangan TNI/Polri ataupun gereja dan pesantren tapi juga para
pelajar. ‘’Untuk memberi kesempatan para pedagang mencari rezeki di
pasar imlek, maka mulai Kamis (1/2) besok dibuka pendaftaran mengingat
kapasitas tempat yang terbatas,’’ ujarnya.
Pada pelaksanaan pasar
imlek, lanjutnya, akan dimulai Sabtu (10/2) hingga Jumat (16/2) yang
merupakan puncak perayaan imlek dengan kirab budaya, mulai pukul 13.00.
Selasai
pemasangan gapura pasar dan pemasangan lampion di ruas Jl MH Thamrin,
akan segera diikuti dengan pemasangan di kompleks pecinan serta
Alun-alun Simpanglima Pati. Sebab, pada malam penyambutan datangnya
tahun baru, Kamis (15/2) di ruang publik itu juga digelar pertunjukan
barongsai dan reog.
Hal itu akan berlanjut pada Jumat siang,
ketika pelaksanaan kirab budaya berlangsung dengan rute beberapa ruas
jalan dalam Kota Pati. Untuk acara lain, Minggu (11/2) berlangsung lomba
modeling dan fashion pakaian adat suku Tionghoa.
Berikutnya ada
juga lomba rebana, melukis dan mewarnai, lomba fotografi, dan bakti
sosial yang waktu pelaksanaannya hingga menjelang malam penyambutan
tahun baru yang dikemas dalam acara resepsi. Dengan demikian, panitia
pun terus berbenah untuk penyelenggaraan kegiatan sosial dan budaya yang
tiap tahun kian bertambah marak.
Sumber Berita : http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/30746/Gerbang-Pasar-Imlek-Terpasang



.jpg)

