GEBOG- Potensi wisata di lereng Pegunungan Rahtawu,
Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog dipastikan akan dikembangkan dengan tetap
mempertimbangkan aspek kelestarian alamnya.
Pengembangan dimulai sejak 2017 melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat akan terus dilanjutkan pada masa mendatang.
Menurut
Ketua BUMDes Pengembangan Pariwisata Desa Rahtawu Agung Darmono, Selasa
(30/1), penataan awal dimodali Rp 200 juta dan tahun ini dianggarkan
alokasi pengembangan lagi sebesar Rp 100 juta.
Beberapa objek akan
menjadi sasaran pengembangan objek wisata. ”Salah satunya pengelolaan
wisata Air Terjun Kalibanteng,” tuturnya. Sebelumnya, tempat tersebut
sudah dikelola warga sekitar.
Selanjutnya, melalui BUMDes
dilakukan pembenahan di beberapa titik, salah satunya pembuatan jalan
menuju ke bukit. ”Untuk menuju ke tempat itu dibuatkan tangga dan pagar
agar tidak licin,” paparnya.
Rasa Aman
Bila
segala sesuatunya sudah siap, tiket masuk ke tempat tersebut sebesar Rp
5 ribu dan parkir Rp 3 ribu. Sebelumnya, tiket masukan ditarik Rp 3
ribu. Tahap pembenahan menunggu dana cair.
”Diperkirakan dana
sudah cair pada bulan Februari sehingga Maret atau April sudah dapat
dikerjakan,” ungkapnya. Objek lainnya yang akan dikembangkan yakni Air
Terjun Kertomo dan rest area seluas sekitar tiga ribu meter persegi di
Dukuh Krajan.
Selain pengelolaan kawasan, lengkap dengan berbagai
kelengkapannya, personel untuk pengamanan dan keselamatan wisata pun
disiapkan. Tujuannya, untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi
wisatawan.
Disinggung soal status kawasan lindung, menurutnya,
tidak ada masalah. Secara prinsip, segala sesuatunya tetap harus menjaga
kelestarian alam baik pengelolaan dan juga pengunjungnya, termasuk
larangan menebang pohon sembarangan.
”Yang dinikmati pengunjung
adalah keasrian alam, jadi harus secara bersamasama dijaga
kelestariannya,” paparnya. Kasi Pelaksana Evaluasi dan Pelaporan (PEP)
Desa Rahtawu Sugiyanto menambahkan, pengelolaan objek wisata di wilayah
tersebut memang dalam upaya mengoptimalkan potensi kawasan.
Menurutnya, Pegunungan Rahtawu dengan berbagai pesona alam di sekitarnya sangat potensial untuk dijadikan objek wisata.
Sumber Berita : http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/30709/Wisata-Rahtawu-Berbasis-Pelestarian-Alam



.jpg)

