SOLO, - Sebanyak 860.001 peserta akan
mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun
2018 di seluruh Indonesia, Selasa (8/5).
"Angka ini naik 15 persen dibandingkan tahun lalu," kata Ketua Panitia Pusat SBMPTN Ravik Karsidi di Solo, Senin.
Menurut dia, dari total peserta tersebut, sebagian mengikuti ujian tulis
berbasis komputer (UTDK) dan sebagian lagi mengikuti ujian tulis
berbasis cetak (UTDC). Sebagai rincian, dikatakannya, untuk peserta
SBMPTN yang mengikuti UTDC sebanyak 833.820 orang, sedangkan sisanya
mengikuti UTDK.
"1.000 orang dari yang mengikuti UTDK ini akan menggunakan teknologi
berbasis android. Teknisnya mereka akan mengerjakan di ponsel
masing-masing," kata Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta
tersebut.
Dia mengatakan akan ada panduan yang bisa diikuti oleh peserta yang
mengerjakan UTDK berbasis android tersebut. Mengenai peserta yang
mengerjakan UTDK berbasis android sejauh ini hanya untuk tes masuk di
Universitas Pajajaran.
"Ini permulaan, tahun depan diharapkan dapat meluas. Mengapa saat ini
baru Pajajaran, karena di sana yang mendesain teknologi ini sejak awal.
Dari sisi kecukupan perangkat, di sana yang paling siap," ujarnya,
seperti dikutip Antara.
Sementara itu, dari total peserta yang akan mengikuti tes pada Selasa
(8/5) tersebut 341.290 di antaranya memilih jurusan sains dan teknologi,
359.140 memilih sosial dan hukum, sedangkan sisanya atau 159.571 orang
memilih jurusan campuran.
Dari jumlah itu tercatat 365 orang berkebutuhan khusus, yaitu 107 orang
tuna netra, 122 tuna rungu, 43 tuna wicara, dan 93 tuna daksa. "Seluruh
peserta ini akan memperebutkan sekitar 135.000 kursi yang ada di PTN,"
katanya.
Sumber Berita : https://www.suaramerdeka.com/news/baca/83338/ujian-sbmptn-2018-diikuti-860001-peserta



