Kudus, 29 November 2024 – Dalam kunjungan kerjanya ke
Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan
Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza UI Haq, memberikan pesan inspirasi
dalam peresmian Kampus Dua SD Asyiyah Multilingual Darussalam (SDA
Mulida) Kudus. Dalam kesempatan tersebut, Wamen Fajar menekankan
pentingnya kebijakan yang inklusif guna mewujudkan Pendidikan Bermutu
untuk Semua.
"Dalam membangun pendidikan, kebijakan yang inklusif
sangat penting untuk diwujudkan. Akses layanan pendidikan harus didapat
oleh semua anak Indonesia dan semua lembaga yang menyelenggarakan
pendidikan," ungkap Wamendikdasmen, Fajar Riza UI Haq di Kudus, Jumat
(29/11).
Wamen Fajar menambahkan, sistem pendidikan harus mampu
mengatasi ketimpangan sosial yang terjadi di masyarakat. Untuk itu,
negara melalui pemerintah perlu hadir memberikan kebijakan yang
berkeadilan untuk masyarakat, khususnya pada bidang pendidikan.
"Saat
ini terdapat kurang lebih 439.000 sekolah di Indonesia, dari jumlah
tersebut 60% nya adalah sekolah swasta. Kerja sama perlu dilakukan
dengan lembaga pendidikan swasta dan tidak membedakan antara sekolah
negeri dan swasta," ungkapnya.
Terkait Hari Guru Nasional (HGN)
2024, Wamen Fajar turut mengucapkan selamat hari guru kepada para
peserta. Ia menyebut, kebijakan inklusif yang dihadirkan pemerintah
adalah salah satunya di tahun 2025 para guru P3K dapat mengajar atau
ditempatkan di sekolah asal dan sekolah swasta.
"Selain kabar
tentang kesejahteraan guru, Kemendikdasmen terus berupaya melakukan
pemerataan jumlah guru. Redistribusi guru perlu dilakukan guna
memecahkan jumlah guru yang menumpuk di satu daerah dan menempatkan ke
daerah yang kekurangan guru," tutur Fajar.
Lebih lanjut, Wamen
Fajar turut mengapresasi peresmian SDA Mulida. Menurutnya, sekolah ini
telah merepresentasikan semangat global tanpa menghilangkan identitas
nasional.
"Saya sangat kagum dengan sekolah ini, sejak dini para
peserta didik telah dikenalkan dengan berbagai bahasa selain bahasa
Indonesia. Hal ini merupakan modal baik sekaligus pondasi anak Indonesia
menuju Indonesia emas 2045," tegas Fajar.
Fajar berharap, SDA
Mulida dapat membawa kemajuan bagi Kabupaten Kudus ke depannya. "Semoga
dari sekolah ini akan lahir banyak orang-orang hebat yang berdampak
positif untuk kemajuan bangsa Indonesia," tutupnya.












