Cari Blog Ini

Kamis, 26 Februari 2026

70 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Mongolia Perkuat Kemitraan

 


Jakarta, Indonesia – Dalam momentum peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Mongolia, kedua negara menyelenggarakan Pertemuan Konsultasi Politik di Jakarta (26/2) yang menandai babak baru penguatan kemitraan kedua negara. Pertemuan dipimpin bersama oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha C. Nasir dan Wakil Menteri Luar Negeri Mongolia Amartuvshin Gombosuren.

Dalam pertemuan, kedua Wamenlu bertukar pandangan mengenai perkembangan hubungan bilateral yang menunjukkan tren positif dan potensi ekspansi kerja sama antara lain ekonomi strategis, pertahanan, pertanian, pendidikan, kesehatan, hubungan antarmasyarakat, pariwisata, serta ilmu pengetahuan dan teknologi. “Potensi kerja sama Indonesia dan Mongolia masih sangat luas. Peningkatan engagement pelaku usaha menjadi kunci, antara lain melalui MoU antar-kamar dagang sebagai jembatan memperluas perdagangan, investasi, dan kemitraan bisnis,” ujar Wamenlu Tata.

Di sektor pertanian, Indonesia dipandang memiliki kapasitas dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pelatihan pengembangan pertanian berkelanjutan.

Sementara itu, di bidang pendidikan, kerja sama diperkuat melalui berbagai program beasiswa Indonesia, termasuk The Indonesian Aid Scholarship (TIAS), Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI), pelatihan peningkatan kapasitas bagi diplomat Mongolia serta program Kemitraan Negara Berkembang.

Kedua negara juga membahas perkembangan situasi geopolitik global dan upaya peningkatan kolaborasi dalam forum regional dan multilateral. Sebagai langkah konkret memperkuat dialog kebijakan luar negeri, kedua pihak akan menjajaki pembentukan Policy Planning Dialogue antar-Kementerian Luar Negeri guna memperdalam koordinasi strategis dan pertukaran pandangan terkait dinamika kawasan Indo-Pasifik dan isu global.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU on Political Consultation oleh Menteri Luar Negeri kedua negara di Jakarta pada Mei 2025, sekaligus menjadi fondasi penguatan arsitektur dialog bilateral yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Hubungan bilateral Indonesia–Mongolia terus menunjukkan tren positif, khususnya di bidang perdagangan. Total perdagangan kedua negara pada tahun 2025 mencapai USD 56 juta, dengan nilai ekspor Indonesia sebesar USD 49,5 juta dan impor dari Mongolia sebesar USD 6,5 juta. Hubungan kedua negara juga diperkuat dengan kehadiran satu-satunya Pusat Kebudayaan Mongolia di Asia Tenggara di Tanjung Lesung, Banten.

“Indonesia bangga menjadi tuan rumah pertemuan strategis ini. Kami berharap kemitraan Indonesia dan Mongolia terus berkembang dalam kerangka kerja sama komprehensif yang lebih erat, responsif terhadap tantangan global, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara,” pungkas Wamenlu Tata.

 

 

Sumber : https://kemlu.go.id/berita/70-tahun-hubungan-diplomatik-indonesia-mongolia-perkuat-kemitraan