Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama, Nasaruddin Umar, memastikan proses transisi Kementerian Agama dan Kementerian Haji dan Umrah berjalan harmonis. Hal ini disampaikan Menag saat membuka Rapat Koordinasi Strategis bersama jajaran pimpinan Eselon I dan II di Kantor Kemenag Pusat, Jakarta.
"Kita adalah pasukan di bawah komando Presiden Republik Indonesia. Karena itu, setiap hal yang menjadi penekanan (stressing) Bapak Presiden harus langsung menjadi prioritas bagi kita di Kementerian Agama," tegas Menag Nasaruddin Umar, Selasa (17/2/2026).
Dalam rapat yang membahas pemisahan kelembagaan usai pembentukan Kabinet Merah Putih, Menag menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dan soliditas. Ia menginstruksikan agar proses peralihan aset dan Sumber Daya Manusia (SDM) ke Kementerian Haji dan Umrah berjalan secara harmonis atau smooth.
Menurutnya, Kemenag berkomitmen penuh mendukung berdirinya kementerian baru tersebut demi peningkatan layanan publik. "Peralihan ini harus berlangsung secara smooth," imbuhnya.
Guna memastikan detail teknis transisi berjalan cepat tanpa hambatan birokrasi, Menag menugaskan Wakil Menteri Agama untuk memimpin langsung koordinasi harian. Menag berharap, dengan sikap kooperatif dan komunikasi yang baik, kementerian hasil pemisahan dapat segera beroperasi secara optimal.
"Kita tunjukkan sikap kooperatif. Jika ada hambatan, selesaikan secara internal melalui dialog. Prioritas kita adalah kemaslahatan umat dan menjalankan amanah Presiden dengan sebaik-baiknya," pungkas Menag.
Sumber ; https://kemenag.go.id/nasional/menag-pastikan-transisi-kemenag-dan-kementerian-haji-berjalan-harmonis-Qcqoh




