Jakarta, 12 Maret 2026 – Wakil Menteri Ekonomi
Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, membahas
peluang kolaborasi antara PUBG MOBILE dengan pelaku ekonomi kreatif
Indonesia sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis IP
(Intellectual Property), teknologi, dan komunitas. Wamen Ekraf ingin
agar produk lokal Indonesia muncul di setiap ajang internasional.
“Kami mendukung dan
siap mengkoneksikan ekosistem gim ini dengan subsektor lain seperti
brand fashion dan kuliner lokal agar mereka bisa ikut memperlihatkan
jenama mereka dan berkolaborasi dalam event besar tersebut. Kami ingin
memastikan bahwa setiap turnamen gim internasional memberikan panggung
bagi produk kreatif asli Indonesia,” ujar Irene Umar saat menerima
audiensi dari perwakilan Level Infinite sebagai penerbit global PUBG
MOBILE di Autograph Tower, Jakarta pada Kamis, 12 Maret 2026.
Dalam audiensi tersebut, pihak Level Infinite memaparkan rencana penyelenggaraan perayaan HUT ke-8 PUBG MOBILE yang akan digelar di Surabaya, sekaligus rencana turnamen internasional PUBG MOBILE Global Open (PMGO) yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Juni mendatang. Rangkaian kegiatan tersebut mencakup kompetisi esports, aktivasi komunitas, serta peluang kolaborasi dengan berbagai subsektor ekonomi kreatif, termasuk melalui penyelenggaraan PUBG MOBILE Pro League Indonesia (PMPL) Spring Grand Final yang akan mempertemukan tim-tim profesional dari berbagai daerah di Indonesia.
Wamen Ekraf menilai momentum perayaan anniversary PUBG MOBILE dapat menjadi peluang untuk memperkuat kolaborasi antara industri gim global dengan pelaku ekonomi kreatif lokal, khususnya melalui pengembangan merchandise dan kerja sama dengan berbagai brand nasional.
“Event seperti ini membuka ruang
kolaborasi yang luas bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia. Kementerian
Ekraf dapat berperan menjembatani sekaligus mengkurasi brand-brand lokal
agar dapat terlibat dalam kolaborasi bersama PUBG MOBILE,” ujar Irene
Umar.
Wamen
Ekraf menambahkan bahwa kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui
berbagai produk kreatif yang mengangkat identitas Indonesia, seperti
merchandise edisi khusus bagi pemain maupun produk kolaborasi yang dapat
diakses oleh masyarakat luas.
“Misalnya melalui kolaborasi dengan brand fesyen lokal yang memadukan unsur budaya seperti batik atau tenun dengan desain modern yang relevan bagi komunitas gim. Selain itu, rangkaian kegiatan juga berpotensi menghadirkan berbagai aktivasi kreatif di ruang publik, mulai dari pemanfaatan landmark kota, transportasi publik, hingga kolaborasi dengan sektor perhotelan untuk menghadirkan pengalaman tematik yang terinspirasi dari PUBG MOBILE,” tambah Irene Umar.
Sementara itu, Country Manager PUBG MOBILE Indonesia, Agung Chaniago, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu komunitas PUBG MOBILE terbesar di dunia. Melalui perayaan anniversary ke-8 ini, pihaknya ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan komunitas sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan kreator dan brand lokal.
Dalam pertemuan tersebut, Agung Chaniago juga memaparkan bahwa perayaan di Surabaya juga akan menjadi momentum pengumuman resmi kolaborasi PUBG Mobile dengan Tahilalats. Kolaborasi ini merupakan hasil proses matching yang difasilitasi oleh Direktorat Gim Kementerian Ekraf.
“Dukungan penuh dari Ibu Wamen memberikan semangat baru bagi kami. Kolaborasi dengan IP lokal adalah bukti komitmen Level Infinite untuk tumbuh bersama kreator Indonesia,” ungkap Agung.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan kompetisi desain
global PUBG MOBILE yang melibatkan mahasiswa dan pelajar animasi untuk
menciptakan skin gim dan elemen visual bertema Indonesia.
Selain
membahas HUT ke-8, audiensi ini juga mendalami teknis penyelenggaraan
PMGO sebagai turnamen kualifikasi menuju kasta tertinggi yakni World Cup
dan Global Championship. Pemerintah berharap ajang ini menjadi etalase
profesionalisme sebagai penyelenggara event esports dunia.
Melalui sinergi antara industri gim global, kreator lokal, serta berbagai brand nasional, kegiatan ini diharapkan memperkuat peran ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Turut mendampingi Wamen Ekraf dalam audiensi tersebut yaitu Direktur Gim Luat Sihombing serta Direktur Fesyen Romi Astuti.








