Cari Blog Ini

Senin, 16 Maret 2026

Mudik Gratis Pemprov, Bank Jateng Sediakan 53 Unit Bus

 


JAKARTA – Program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapat dukungan penuh dari Bank Jateng. Dalam program ini, Bank Jateng menyediakan puluhan armada bus untuk membantu masyarakat Jawa Tengah yang bekerja di wilayah Jabodetabek pulang ke kampung halaman.

Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widyatmoko mengatakan, pihaknya menilai program mudik gratis merupakan langkah penting untuk membantu masyarakat, khususnya pekerja sektor nonformal.

“Bank Jateng mendukung program mulia dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memberikan fasilitas mudik gratis bagi masyarakat Jawa Tengah, yang berada di Jabodetabek menuju berbagai kota di Jawa Tengah,” ujar Bambang, seusai mendampingi Gubernur Ahmad Luthfi melepas pemudik, di halaman Museum Purna Bhakti TMII Jakarta, Senin (16/3/2026).

Menurutnya, program tersebut tidak hanya memiliki nilai sosial dan kebersamaan, tetapi juga berperan dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas saat arus mudik.

Bambang menjelaskan, banyak pekerja nonformal yang biasanya mudik menggunakan sepeda motor karena keterbatasan biaya. Jika jumlah pemudik yang mencapai puluhan ribu orang tersebut pulang secara bersamaan, menggunakan kendaraan roda dua, risiko kecelakaan akan meningkat.

“Dengan adanya fasilitas mudik gratis ini, potensi kecelakaan dapat ditekan, karena mereka tidak perlu lagi menggunakan sepeda motor untuk melakukan perjalanan jarak jauh,” jelasnya.

Pada program mudik tahun ini, Bank Jateng mengerahkan sebanyak 53 unit bus untuk mengangkut pemudik dari Jabodetabek menuju berbagai daerah di Jawa Tengah. Sementara untuk arus balik, disediakan 12 unit.

Bambang menyebut jumlah armada arus balik lebih sedikit, karena waktu kepulangan pemudik biasanya tidak bersamaan. Berdasarkan peta bersama Dinas Perhubungan, arus balik puncak diperkirakan terjadi pada 28 Maret 2026. Sekitar 12 unit bus arus balik tersebut akan diberangkatkan dari tiga titik, yakni Terminal Mangkang di Semarang, Terminal Bulupitu di Banyumas, serta Asrama Haji Donohudan di Boyolali.

Selain armada bus, Bank Jateng juga menyediakan empat gerbong kereta api untuk program mudik gratis. Keberangkatan kereta mudik diadakan sehari setelah pelepasan bus, sementara kereta arus balik akan diberangkatkan pada 27 Maret 2026.

Bambang memastikan seluruh armada yang digunakan telah memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan. Bus yang digunakan bahkan sudah memenuhi standar emisi Euro 4 dan tergolong armada baru, dengan tahun produksi paling tua 2024 hingga 2026.

“Pengemudi juga sudah melalui pengujian, dan dipastikan layak mengemudi untuk perjalanan jauh dari Jabodetabek menuju Jawa Tengah,” katanya.

Selama perjalanan, para pemudik juga mendapatkan fasilitas konsumsi dan makanan ringan, untuk menunjang kenyamanan perjalanan.

Bambang menegaskan dukungan Bank Jateng dalam program ini merupakan bentuk tanggung jawab, sekaligus komitmen untuk mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Saat Mudik Gratis yang dilepas Gubernur Ahmad Luthfi, di halaman Museum Purna Bhakti TMII Jakarta, total ada 325 unit bus. Bus berasal dari berbagai dukungan, antara lain 70 bus dari Pemprov Jateng, 176 bus dari pemerintah kabupaten/ kota, 53 bus dari Bank Jateng, 8 bus dari PT Semen Gresik, 17 bus dari PT Jasa Raharja dan 1 bus dari Perumnas. Selain itu terdapat 23 bus yang diberangkatkan dari Lanud Sastranegara Bandung dengan penumpang 1.133. orang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi partisipasi pihak lain dalam memberikan fasilitas dalam Mudik Gratis tahun ini.

“Pemprov Jateng dengan seluruh stakeholder telah menyiapkan di antaranya PT Semen Gresik, PT Jasa Raharja, dengan Bank Jateng, dengan seluruh pihak,” kata Luthfi.

 

 

 

Sumber : https://jatengprov.go.id/publik/mudik-gratis-pemprov-bank-jateng-sediakan-53-unit-bus/