Jakarta (Kemenag), — Kementerian Agama kembali menyelenggarakan program mudik gratis pada Ramadan 1447 H/2026 M sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan. Program yang telah memasuki tahun kelima ini mendapat sambutan dari masyarakat.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menyampaikan bahwa program ini dihadirkan untuk membantu masyarakat pulang kampung dengan aman dan nyaman. Program ini juga untuk mendukung kelancaran perjalanan mudik.
“Program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah dan entitas masyarakat lainnya, termasuk yang diselenggarakan Kemenag, senantiasa mendapat respons dan disambut antusias masyarakat yang akan menjalankan Lebaran di kampung. Program mudik gratis tahun kelima ini diinisiasi untuk membantu masyarakat pulang kampung dengan nyaman dan aman,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Kamaruddin Amin menjelaskan, Mudik Kemenag mengusung tagline Mudik Aman, Keluarga Bahagia dan menjadi bagian dari program Ramadan yang dirancang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Tahun kelima program mudik, sebanyak 700 pemudik diberangkatkan menggunakan 14 bus dengan tujuan berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera,” lanjutnya.
Dari Masjid Ramah Pemudik hingga Distribusi Bantuan
Selain program mudik, Kementerian Agama juga menghadirkan berbagai inisiatif Ramadan yang bersifat sosial dan inklusif. Salah satunya adalah program Masjid Ramah Pemudik.
“Melalui program tersebut, Kementerian Agama menyiapkan sebanyak 6.859 masjid di seluruh Indonesia sebagai tempat singgah gratis bagi para pemudik, termasuk rumah ibadah agama lainnya, sbersama-sama memberikan kenyamanan selama mudik,” kata Kamaruddin Amin.
Program lainnya meliputi pembagian takjil lintas agama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, distribusi bantuan kurma dari pemerintah luar negeri, serta penyaluran sembako bagi masyarakat dhuafa.
“Pembagian takjil ini tidak hanya melibatkan umat Islam, tetapi juga umat Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu, menunjukkan resonansi sukacita Ramadan dari dan untuk semua,” jelasnya.
Kamaruddin Amin menambahkan bahwa Kemenag juga mendistribusikan 100 ton kurma hibah dari Pemerintah Arab Saudi dan 30 ton dari Unit Emirat Arab, serta menyalurkan ribuan paket sembako bekerja sama dengan berbagai pihak.
Kolaborasi Nasional dan Peran Rumah Ibadah
Menag mengungkapkan peran besar rumah ibadah dalam mendukung kelancaran mudik tahun ini. Ribuan masjid, serta gereja, pura, dan vihara, disiapkan sebagai tempat istirahat pemudik.
Menag juga mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam penyelenggaraan mudik nasional, mulai dari Kementerian Perhubungan, Polri, TNI, hingga BUMN.
“Sesungguhnya, orang yang paling tepat untuk kita tempatkan berterima kasih adalah Presiden kita tercinta, Bapak Prabowo. Berkali-kali rapat dilakukan untuk memperhatikan bagaimana nasib para pemudik agar lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujarnya.
Menag juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga keselamatan selama perjalanan serta mengedepankan niat ibadah dalam mudik. “Selamat kepada Bapak Ibu yang mendapatkan kesempatan ini untuk pulang ke kampung,” ucapnya.
Sumber : https://kemenag.go.id/nasional/mudik-kemenag-2026-berangkatkan-700-pemudik-ke-jawa-dan-sumatra-AkHfW











