Cari Blog Ini

Selasa, 14 April 2026

Bangun Sinergi Lintas Instansi, Irjen Kemenhaj Solidkan Seluruh Lini Petugas Haji 2026


 

Jakarta (Kemenhaj) – Penguatan struktur petugas haji dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini menjadi salah satu perhatian Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI. Hal ini ditegaskan Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Dendi Suryadi, saat memberikan laporan pada kegiatan Rapat Konsolidasi Petugas Pengawas, Pendamping dan Pendukung Penyelenggaraan Ibadah Haji di Asrama Haji Kelas I Jakarta.

Irjen menegaskan penguatan soliditas di antara seluruh elemen petugas haji merupakan hal yang penting guna memastikan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.

Dalam laporannya di hadapan Menteri Haji dan Umrah dan seluruh peserta rapat, Irjen menyoroti bahwa salah satu kunci utama menghadapi dinamika di Tanah Suci adalah keterpaduan antara petugas kloter dan non kloter.

"Di sisi lain kita juga sudah melakukan ikhtiar mensolidkan para petugas haji tahun ini. Baik itu petugas haji kloter, non kloter maupun embarkasi," ujarnya, Selasa (14/4/2026) malam.

Irjen menjelaskan, desain operasional tahun ini memadukan petugas haji mobile yang menempel langsung pada jemaah dengan petugas stasioner yang menetap di titik-titik layanan strategis. Menurutnya, keterpaduan ini akan membangun ketahanan mental dan kesiapan petugas dalam melayani jemaah.

"Dengan solidnya para petugas di tiap kloter dengan para jemaahnya, serta solidnya petugas haji non kloter sejak dari Tanah Air, maka apapun dinamika yang akan kita hadapi di Tanah Suci, insya Allah kita akan jauh lebih siap dan lebih kuat," tambahnya.

Kegiatan konsolidasi ini diikuti oleh 116 peserta dari lintas instansi, mencakup 1 Kementerian Koordinator, 7 Kementerian, 9 Lembaga Pemerintah Pusat, dan 1 Pemerintah Daerah. Selain itu, hadir pula 70 petugas Perlindungan Jemaah (Linjam) dari unsur TNI dan Polri.

Seluruh petugas yang terlibat dalam fungsi pengawasan ini merupakan bagian dari jajaran eksekutif Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, sambung Irjen, diperlukan semangat persatuan untuk mencapai misi "Sukses Penyelenggaraan, Sukses Ekosistem Ekonomi, serta Sukses Adab dan Peradaban Haji".

Khusus untuk pencapaian Sukses penyelenggaraan Ritual Ibadah Haji, Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah telah menetapkan 5 (lima) indikator keberhasilan utama, yaitu terserapnya kuota haji sebesar 100%, menurunnya angka kematian jemaah haji, tidak adanya jemaah haji yang hilang, berkurangnya kesulitan jemaah selama pelaksanaan ibadah (seperti terpisahnya suami-istri, kualitas konsumsi, akomodasi, permasalahan bagasi dan keluhan-keluhan lainnya), serta tidak adanya penyimpangan KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).

Menutup laporannya, Irjen kembali mengingatkan seluruh pihak agar tidak lengah meskipun persiapan tahun ini dinilai sangat sistematis.

"Seluruh petugas, baik dari unsur eksekutif maupun pengawas eksternal seperti Komisi VIII DPR RI dan BPK, diminta tetap menjaga kerendahan hati karena tergabung dalam satu kesatuan besar, yaitu Delegasi Haji Republik Indonesia," pungkasnya.

 

Sumber ;  https://haji.go.id/berita/bangun-sinergi-lintas-instansi-irjen-kemenhaj-solidkan-seluruh-lini-petugas-haji-2026-1776228485810